Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
MAD CONCRETE DREAMS
9 TAHUN LALU
Aku tidak terlalu percaya dukun.
Tidak bisakah kau masuk sendiri?
Seon.
Siapa pun yang sukses di Korea berkonsultasi dengan dukun.
Ibuku lebih memercayai Master Park daripada pengacaranya.
Ibu bilang dia kaya berkat Master Park.
- "Kaya"? - Ya.
Jangan ragu, ikutlah denganku.
Siapa tahu? Kita mungkin dapat kabar baik.
Aku tetap tidak suka.
- Itu juga membuang-buang uang. - Uang apa?
Kau tidak perlu membayar jika bersamaku.
Aku selalu datang ke sini bersama ibuku.
Ini kali pertamaku datang sendiri dan ini agak menakutkan.
Hanya kau yang bisa kumintai tolong.
Baiklah.
PEMBACA LANGIT MASTER PARK
Apa hubungan kalian?
Dia teman baikku. Kenapa?
Aku melihat kekhawatiran di Empat Pilar-mu.
Rumahmu akan menjadi gelap
seolah-olah tersambar petir.
Apa maksudnya?
Kenapa kau kembali jika tidak mau mendengarkanku?
Sudah kubilang jangan nikahi si bodoh itu.
Kau bilang ada jalan keluar.
Kami juga sudah menikah.
Satu-satunya jalan keluarmu
adalah punya anak.
Tapi itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.
Apimu sudah sangat lemah.
Angin semilir pun bisa memadamkannya.
Apa maksudmu?
Berhenti mengatakan hal yang tidak kupahami.
Beri tahu aku harus bagaimana. Tuliskan jimat kertas untukku.
Bahkan Nyonya Jeon yang hebat
tidak bisa membujuk putrinya.
Apa lagi yang bisa kukatakan kepadamu?
Kau hanya ingat yang kau suka.
Jangan bicara seperti itu kepadaku.
Aku sudah muak dengan ini.
Beraninya kau bicara seperti itu kepadaku!
- Aku... - Yi-gyeong.
Kau dengar caranya bicara.
Apa aku yang tidak sopan?
Ayo pergi dari sini.
Kau yang harus mendengarkanku.
Apa?
Bukankah suamimu menghabiskan banyak uang baru-baru ini?
Untuk apa?
Gedung?
Aku melihatnya.
Aku melihatnya. Aku bisa melihatnya.
Borgol.
Seragam penjara.
Borgol?
Jika kau diam saja, suamimu akan dipenjara.
Dia tidak butuh hukum untuk hidup lurus dan jujur.
Kau mau dipenjara dengannya?
Apa?
Kecuali kau ingin ikut dipenjara dengannya
belilah jimat kertas.
- Ayo, Yi-gyeong. - Anakmu tidak sehat.
Itu karena kalian bertemu dan menikah padahal seharusnya tidak.
Mari kita lihat...
Ini tasbih yang terbuat dari meteorit.
Simpan ini.
Hal baik akan terjadi kepada anakmu
dan suamimu akan baik-baik saja.
Ambillah.
Terima kasih.
Satu juta won.
Apa?
Kau kuberi diskon besar karena ini kali pertamamu.
Apa?
Dengarkan ucapanku.
MAD CONCRETE DREAMS
Pak Gi?
Hei, apa yang kau lakukan?
Kau tidak boleh minum di toserba sekarang ini.
Begitukah?
Ada barang bagus di kantorku.
Ikut aku.
AGEN M&A
Aku membeli ini di Kyoto untuk dinikmati dengan klien spesial.
Silakan.
Ada masalah, Hee-ju?
Maaf.
Alkohol cepat memengaruhiku.
Astaga.
Pak Gi.
Wakil Nam itu.
Jangan terlalu memercayainya.
Dia psikopat mata duitan.
Dia sanggup melakukan apa pun demi uang.
Kenapa bilang begitu?
Ada apa? Apa ada masalah?
Kau sama buruknya.
Ada apa denganku?
Kau bilang akan memberiku bagian.
Saat kita membeli Gedung Hanmaeum
kau bilang akan memberiku bonus.
Ini gila! 30 miliar won!
Ini semua berkat kau, Hee-ju.
Aku akan dapat bonus, 'kan?
Tentu saja. Mari bicara di luar.
Benar. Aku menundanya terlalu lama.
Coba kulihat.
Aku mengerti maksudmu.
Aku memikirkannya.
Benarkah?
Ini.
Ini kupon hadiah.
Ini berlaku di banyak tempat.
Kau tidak akan kesulitan menggunakannya.
Yang benar saja.
- Terserahlah. - Baiklah.
Mari bersulang.
- Ya. - Ini.
- Tambah lagi. - Astaga.
Kita bisa pelan-pelan.
- Untuk pembangunan ulang. - Untuk pembangunan ulang.
Semoga menyenangkan, konstruktif
- dan berkah bagi banyak orang. - Baiklah.
AGEN M&A
Hee-ju.
Kau tahu soal cinta?
Apa yang terjadi?
Ada masalah dengan istrimu?
Tidak.
Ada apa?
Kau tahu firasatku bagus.
Sudah jelas ada sesuatu.
Tidak.
Apakah soal perselingkuhan?
Perselingkuhan?
Perselingkuhan
Angin perselingkuhan berembus
Angin
Aku benar. Ini soal perselingkuhan.
Dengan siapa?
Kau atau dia? Siapa yang selingkuh?
Hee-ju.
Dengar.
Secara hukum, saat kau bercerai
yang berselingkuh yang salah.
Itu artinya, yang tak bersalah lebih diuntungkan
saat kita membagi aset.
Aku tidak berselingkuh
tapi Seon berselingkuh.
Dengan siapa?
Aku tidak bisa memberitahumu.
Ya ampun.
Aku yang diselingkuhi.
Kenapa aku merasa terpojok?
Tidak.
Kau tidak terpojok.
Kau bilang tidak melakukan kesalahan.
Tuntut istrimu dan minta cerai.
Dalam hal pembagian aset atau pengaturan hak asuh
kau akan lebih diuntungkan daripada istrimu.
Sepertinya kau hanya melihat satu sisi.
Cinta adalah kekuatan mutlak.
Jauh di atas hukum.
Orang yang lebih mencintai selalu dirugikan.
Begini...
Aku lebih mencintai istriku daripada dia mencintaiku.
Aku bodoh.
Malangnya dirimu.
Astaga.
Pasti sulit bagimu.
- Perselingkuhan... - Astaga.
Angin perselingkuhan...
- Embusan angin... - Perselingkuhan...
Perselingkuhan...
Fotonya bagus.
Aku ingin mengungkap tindak kekerasan
pewaris Pyeongbukgwan, Jeon Yi-gyeong.
Pak Gi.
- Pak Gi. - Ya?
Pak Gi.
PAK MIN HWAL-SUNG
Pak Min, aku punya sesuatu yang besar.
Kau mau membuat kesepakatan?
Kami sudah menikah selama sepuluh tahun.
Aku korban kekerasan fisik dan verbal
serta penghinaan berulang kali.
HEE-JU
Apa ini?
PAK MIN, AKU PUNYA SESUATU YANG BESAR
KAU MAU MEMBUAT KESEPAKATAN?
Dia hanya mengirim pesan saat butuh sesuatu.
Sedang apa dia?
Hee-ju.
Kau tahu soal cinta?
Apa yang terjadi?
Ada masalah dengan istrimu?
AGEN M&A
Jelas terjadi sesuatu.
Angin perselingkuhan...
- Embusan angin... - Perselingkuhan...
Hee-ju.
Hee-ju.
Hee-ju.
Hee-ju.
Astaga, pukul berapa ini?
Hee-ju.
Bangun.
Hee-ju.
Masuklah.
Kenapa menatapku seperti itu? Aku tidak nyaman.
Aku menyukaimu sejak awal.
Apa?
Aku menyukaimu sejak Su-jong memperkenalkan kita.
Kau tidak tahu betapa aku berharap kalian berdua berpisah.
Hentikan.
Perbuatan kita itu salah.
Sebelum kalian menikah
jika aku menyatakan perasaanku
apa kita akan menikah?
Aku pulang.
Secara hukum, saat kau bercerai
yang berselingkuh yang salah.
Itu artinya, yang tak bersalah
- lebih diuntungkan - Apa ini?
saat kita membagi aset.
Su-jong bersiap untuk menceraikanmu.
Tapi Seon berselingkuh.
Apa?
Kau akan dikhianati.
Aku tidak bisa memberitahumu.
Astaga.
Bukankah ini Hee-ju si agen properti?
Kau bisa diinjak-injak.
Bersiaplah untuk menceraikannya.
Kau sudah tahu kejahatan yang dilakukan Su-jong.
Penculikan Yi-gyeong, Oh Dong-ki
kematian ibu mertuaku.
Kita bisa gunakan itu untuk memudahkan kita.
Aku akan membantumu.
Apa yang kau lakukan?
Kita tahu semua tentang satu sama lain.
Luar dan dalam.
Jangan konyol. Singkirkan tanganmu.
Tidak apa-apa.
Siapa yang akan membantumu jika bukan aku?
- Bisa kau hentikan ini? - Kemarilah.
Menjauhlah dariku.
Hidungku!
Akan kutanyakan sendiri padanya.
Hei, Seon. Dengar...
Dengarkan aku dahulu, Seon!
Kau harus bersiap untuk bercerai sekarang
untuk mendapatkan yang terbaik!
Tawaranku untuk bekerja sama.
Itu masih berlaku, jadi, pikirkan baik-baik.
SEON
- Hei, Seon. - Halo?
- Kau bersama siapa sekarang? - Tunggu.
Bisakah kau datang ke tempatku?
Mari bicara tatap muka.
Di mana kau?
Aku di kantor agen properti Hee-ju.
Baik, tunggu di sana.
Baiklah.
AGEN M&A
Su-jong.
Dia sudah tewas.
Kau membunuhnya?
Aku tidak gila.
PANGGILAN MASUK
Sial.
Dia sudah tewas saat aku bangun.
Aku sungguh tidak melakukan apa pun.
Tunggu.
Apa maksudnya "membagi aset"?
Kau bilang pada Hee-ju bahwa kau ingin bercerai?
Bagaimana kau tahu soal itu?
Hwal-sung memberitahuku.
Bagaimana dia bisa tahu?
Dia memutar rekaman suaramu.
Mana bagianku?
Bagianmu? Apa itu?
Kita sepakat membaginya.
Itu sudah tidak berlaku begitu kau menelepon polisi.
Sudah kujelaskan.
Aku tidak menelepon mereka. Ibu mertuaku yang melakukannya.
Kau mencari-cari alasan lagi.
Ini perbuatan Hwal-sung.
Apa?
Begini...
Belum lama ini dia mendatangiku
dan meminta bagiannya dari propertiku.
Dia membuat keributan dan aku menolaknya.
Dia berencana memisahkan kita
untuk mengambil Gedung Se-yoon dariku.
Tapi itu...
Apa hubungannya dengan kematian Hee-ju?
Apa Hee-ju akan memberinya rekaman itu secara gratis?
Dia menuntut sesuatu sebagai gantinya
dan itu memicu pertengkaran.
Saat aku tidur
mereka bahas soal bagian dan rekaman itu
lalu ini terjadi.
Itu sungguh gila.
Apa Hwal-sung tega membunuh seseorang karena itu?
Kau tak tahu dia seperti apa?
Kau tak ingat dia merencanakan penculikan?
Aku akan menceraikan Yi-gyeong.
Kita berdua akan bercerai
dan mengambil alih
proyek pembangunan ulang.
Dengan rencana yang tepat
kita bisa melakukannya.
Begitu dia mendapatkan bagiannya
dia akan menyeret dan mencekikku.
Entah di mana ponsel Hee-ju.
Apa yang kau lakukan?
Ponselnya.
Aku ingin melihat riwayat panggilannya.
Kemarilah, Seon.
Halo? Ada orang di dalam?
Sial.
Tunggu.
Apa yang terjadi?
Dia sudah pergi?
- Ya. - Kau yakin?
Ya, dia sudah pergi.
Seon.
Kau percaya padaku?
Apa?
Kau tidak memercayaiku?
Saat mabuk
- kau tidur sangat lelap. - Benar.
Aku bersumpah.
Aku tidak ingat apa pun setelah tertidur.
Kenapa? Ada apa?
Bu Kim.
Di mana kau?
Kami merayakan Da-rae masuk Harvard.
Kau ikut, 'kan?
- Su-jong, dia diterima. - Apa?
Da-rae diterima.
- Benarkah? - Tunggu.
GURU BIMBEL DA-RAE
Da-rae diterima? Ada kabar dari mereka?
Kau tidak tahu?
Dia menerima surel penerimaan semalam.
Akan kuteruskan surelnya.
Surat penerimaannya.
KEPADA NONA GI, SELAMAT!
Da-rae berhasil.
Ini luar biasa.
Tunggu.
Jika mereka mengirim surel semalam
kenapa Da-rae diam saja?
Dia tidak bilang? Apa dia sibuk?
Tidak, dia di kamarnya semalaman.
Lakukan panggilan video.
PUTRIKU TERSAYANG
- Kenapa dia tidak menjawab? - Dia tidak mau menjawab.
Tidak ada respons.
Sial.
AKU INGIN SENDIRIAN
Selamat sudah diterima, Anak-Anak.
Sudah kuduga kalian akan berhasil.
Tepuk tangan.
Selamat.
- Selamat. - Selamat.
Selamat sudah diterima.
Sudah kuduga kau akan berhasil, Da-rae.
Da-rae, Jeong-min, Bo-mi. Tiup lilinnya.
Bersiaplah.
KITA BERHAK MENYOMBONG SELAMANYA! KITA AKAN MASUK IVY LEAGUE!
- Selamat! - Selamat!
- Selamat. - Selamat.
Selamat!
- Aku sangat iri. - Sungguh.
- Selamat. - Yang benar saja.
- Selamat. - Baguslah.
Da-rae, kenapa kau tidak menjawab?
Kau mau soda?
- Aku mau. - Bagaimana denganmu?
Kau baik-baik saja?
- Aku sudah tak sabar untuk makan. - Aku juga mau.
Baik, tunggu.
KAU MEMBUNUHKU
IBU MERTUAKU, DAN PEMILIK KAFE
Apa yang kau pikirkan?
SOAL... BIAYA KULIAH?
Ayahmu pemilik gedung.
Kenapa kau khawatir?
Yang lain memesan makanan.
Kau mau bergabung dengan mereka?
Ayo.
Sayang sekali dia meninggal, tapi apa boleh buat.
Benar.
Apa boleh buat bagaimana?
Mari kita bersihkan.
AGEN M&A
Semua CCTV di area ini
merekammu masuk ke sini bersamanya.
AGEN M&A
Benar.
Kami minum, aku pingsan
dan dia sudah tewas saat aku bangun.
Aku baru-baru ini menjadi tersangka penculikan
bahkan diinterogasi soal itu.
Aku tidak bisa memikirkan jalan keluar.
Kau berpikir Hwal-sung pelakunya.
Bukankah dengan menangkapnya semuanya akan selesai?
Setidaknya kita akan tahu apa yang terjadi di malam itu.
Kita harus tahu pembunuhnya.
Atau setidaknya menemukan bukti bahwa itu bukan kau.
Akan lebih baik bagi Hee-ju jika kita tahu
siapa yang melakukan ini kepadanya.
Seon.
Terima kasih sudah memercayaiku.
Kita akan bicara lagi setelah menyelesaikan ini.
Da-rae harus masuk Harvard.
Benar.
Begini...
Kita punya tempat untuk menyembunyikannya.
Masalahnya, bagaimana cara memindahkannya?
Apa yang kau lakukan?
Telanjangi dia, Su-jong.
Apa?
Lepaskan pakaiannya.
- Kunci mobilnya. - Ya.
Baiklah.
- Su-jong, ayo. - Baiklah.
Aku tidak bisa menemukan ponselnya. Pasti ada yang mengambilnya.
Sekarang kita pergi dulu.
Jalannya benar?
Kita harus pulang lebih dahulu.
Kita harus terlihat di CCTV area kita.
Kalian berdua turun lebih dahulu, lalu temui aku di belakang.
Baiklah.
Hati-hati.
Aku akan turun lebih dahulu.
Dia berat sekali.
Masuklah.
Ayo.
AMBIL TINDAKAN!
JANGAN USIR KAMI!
Periksa apakah ada yang datang.
- Tidak ada. - Tunggu.
Tunggu.
Tunggu, kita harus bagaimana sekarang?
Sebentar.
- Ayo dekatkan dia. - Lebih dekat?
- Sedikit lagi. - Baiklah.
Bawa dia lebih dekat.
Lebih dekat.
Bawa dia lebih dekat.
Lebih dekat.
Kau bisa mengangkatnya?
Apa kita boleh melakukan ini?
Mari kita lihat.
Su-jong.
- Aku ganti pakaian dulu. - Baiklah.
DILARANG MASUK
Borgol.
Seragam penjara.
Borgol?
Jika kau diam saja, suamimu akan dipenjara.
Simpan ini.
Hal baik akan terjadi kepada anakmu
dan suamimu akan baik-baik saja.
Apa kita sudah selesai?
Ya.
Aku tidak tahu
apa yang kulakukan sekarang.
Maafkan aku. Aku pasti akan menangkap pelakunya.
Aku akan melaporkanmu
jika kau tak menangkapnya.
Ya, salahkan aku.
Aku tidak akan bilang bahwa kau membantu.
Apa maksudmu?
Aku bukan kaki tanganmu.
Aku tidak bilang begitu.
Lupakan saja. Astaga.
PUTRIKU TERSAYANG
Su-jong, lihat.
Aku dapat pesan dari Da-rae.
IBU, AKU TAHU APA YANG TERJADI ANTARA IBU DAN YI-GYEONG
Apa ini?
Tunggu, bagaimana dia bisa tahu?
Aku tidak tahu.
Apa?
Dia tidak membalas pesanku atau menjawab teleponnya.
- Aku harus menemuinya sekarang. - Ya, Seon.
Panggil taksi. Aku harus membuang mobilnya.
- Pergilah. - Ya, baiklah.
Halo, Bu Guru Da-rae?
Aku baru membaca pesannya.
Aku harus ke mana?
Sial.
- Makanlah ayam ini. - Aku mau paha ayamnya.
- Ini dia. - Itu tidak adil.
Apa maksudmu kau tahu semuanya?
- Kau mau apa? - Minuman bersoda.
Minuman bersoda?
AKU TAHU...
- Dia minum sesapan pertama. - Itu tidak penting.
Sulit dipercaya.
AKU TAHU PERBUATAN IBU DAN AYAH
Kau harus berbagi.
PANGGILAN VIDEO MASUK, IBU
- Hentikan. - Apa?
Hentikan!
- Aku pesan soda. - Kau makan ini lagi?
Berapa potong yang kau makan?
- Tiga. - Tiga?
Silakan ambil satu.
KOMITE ANTIPEMBANGUNAN
- Terima kasih. - Sama-sama.
BERSATU DAN BERJUANG
Pasang di kepalamu.
Ini untukmu.
PANGGILAN TIDAK TERJAWAB SU-JONG, SEON
Kalian sudah menerimanya?
- Ya. - Ya.
Tolong keluarkan suara kalian sekeras mungkin.
- Ya! - Baik!
Haruskah kita berlatih?
- Baiklah. - Baiklah.
Menentang proyek pengembangan paksa yang merampas properti pribadi!
- Kami menentang! - Kami menentang!
Tangguhkan semua kehancuran sejarah!
Kami akan mempertahankan gedung dengan nyawa kami!
- Kami pertahankan! - Kami pertahankan!
Aku suka volume hari ini.
- Tolong pertahankan ini. - Baik.
- Kita bisa! Ayo! - Ayo!
- Ayo! - Ayo!
- Kerja bagus hari ini. - Masukkan ke sakumu.
- Telepon aku lain kali. - Tentu.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Kau sudah datang. - Di sinikah aku harus merekam?
Kau datang tepat waktu.
- Buatlah terlihat bagus. - Tepati saja janjimu.
Baiklah, Bung.
- Terima kasih atas bantuanmu. - Ya.
- Rekam semuanya. - Semuanya.
- Kita mulai? - Ya.
Berkumpul!
Mari berkumpul.
Halo, Semuanya.
Pyeongbukgwan, kebanggaan Sejeong-ro dengan sejarah dan tradisi.
Aku menantunya, Min Hwal-sung.
SEGERA HENTIKAN PEMBANGUNAN ULANG
Ayo!
Semuanya.
Sayangnya
ada keprihatinan yang muncul bahwa Sejeong-ro
akan menjalani pembangunan ulang yang gegabah dan dipaksakan.
Bukankah kita di sini untuk melindungi sejarah
dan tradisi kita di tengah kekacauan ini?
- Kau benar! - Kau benar!
Kita harus bersatu
dan mengangkat suara
untuk memastikan kita didengar oleh mereka.
Aku akan memimpin kalian, jadi, tolong ulangi ucapanku.
Menentang proyek pengembangan paksa yang merampok properti pribadi!
- Kami menentang! - Kami menentang!
Tangguhkan semua kehancuran sejarah!
Kami akan mempertahankan gedung dengan nyawa kami!
- Kami pertahankan! - Kami pertahankan!
Tahun-tahun yang dicurahkan ke semangkuk mi
tidak bisa dihapus dengan upaya pembangunan ulang!
- Mustahil! - Mustahil!
Semuanya, berteriaklah untuk melindungi Pyeongbukgwan!
- Menentang! - Menentang!
KENANGAN TIDAK BERKURANG PERLINDUNGAN ADALAH MASA DEPAN
- Kami menentang! - Kami menentang!
PANDANGAN PERUSAHAAN
- Kami menentang! - Kami menentang!
Terima kasih, Semuanya.
Beberapa orang mulai mengerti.
Mari kita selesaikan ini dengan cepat.
Baik, Pak.
Ini hampir berakhir.
Kami menentang!
- Kami menentang! - Kami menentang!
Kami menentang!
Dia yang kusebutkan, dari Real Capital.
Kau harus menyapanya. Anggota Dewan Yong Su-cheol.
Senang bertemu denganmu.
Aku harus pergi.
Jadi, bekerjalah.
Ada apa dengan anak itu?
Baik, Pak.
Aku akan menanganinya.
Kau tidak perlu bertindak sejauh itu.
Kita semua di sini untuk hidup bersama.
Cari tahu saja, ya?
- Kami menentang! - Kami menentang!
Kami menentang pembangunan paksa yang merampok properti pribadi!
- Kami menentang! - Kami menentang!
Tangguhkan semua kehancuran sejarah!
Kami akan mempertahankan gedung dengan nyawa kami!
- Kami pertahankan! - Kami pertahankan!
Tahun-tahun yang dicurahkan ke semangkuk mi
tidak bisa dihapus dengan upaya pembangunan ulang!
- Mustahil! - Mustahil!
Kami menentang pembangunan paksa...
Haruskah aku menanganinya?
Tidak perlu.
Itu merusak pemandangan.
- Aku berangkat duluan. - Siap.
Ada apa? Kau mau ke mana?
Kita menerima laporan tentang pengunjuk rasa ilegal.
Tapi kenapa Unit Jatanras dipanggil?
Aku sering melakukan itu dahulu.
Sersan menyuruh kami berangkat.
Aku sering melakukan itu dahulu.
Anggap saja sebagai istirahat.
Kau tidak ikut?
Aku ingin memastikan kebebasan mereka berkumpul dan berdemonstrasi.
Kenapa kau melakukan itu?
Ini dilaporkan oleh seseorang bersama Pak Nam.
Ini menentang pembangunan ulang kawasan kota tua.
Pak Nam?
Ya.
Sampai nanti.
GI SU-JONG, OH DONG-KI
KIM GYUN, GI SU-JONG
NAM SANG-HO
Nam Sang-ho.
REAL CAPITAL NAM SANG-HO
DEPUTI PENGEMBANGAN PERKOTAAN NAM SANG-HO
MENDAPATKAN INVESTASI ASING SEPERTI REAL CAPITAL
PEMBANGUNAN NAM SANG-HO
WAKIL NAM SANG-HO BERTANGGUNG JAWAB ATAS PEMBANGUNAN ULANG
MENYINGKAP FAKTA BARU PENYUAPAN WAKIL NAM SANG-HO
DIA MENYEWA FIRMA HUKUM SUNGGUHAN UNTUK MEWAKILINYA
Firma Hukum...
FIRMA HUKUM REAL
FIRMA HUKUM REAL, ANAK PERUSAHAAN REAL CAPITAL
Sial.
Apa ini tidak apa-apa?
Sial.
Maafkan aku, Hee-ju.
WAKIL NAM SANG-HO DUA FAIL TERLAMPIR
Pak Gi.
Lakukan sesuatu tentang temanmu.
Ada apa?
Da-rae.
Da-rae.
Kudengar kau diterima di universitas.
Kenapa kau tidak menghubungiku?
Da-rae.
Ibu tahu Ayah menculik Yi-gyeong, 'kan?
Apa?
Ibu tahu.
Dan Ibu berselingkuh dengan Paman Hwal-sung.
Bu Kim.
Halo, senang bertemu denganmu.
Aku Hojun, teman Da-rae.
Ya, halo.
Pergilah lebih dahulu.
Pergi?
Ayo.
Da-rae!
Apa maksudmu?
Siapa yang memberitahumu?
Aku tahu semuanya.
Itu tidak benar.
Ini kesalahpahaman.
Kesalahpahaman apa? Sudah kuduga kalian aneh belakangan ini.
Bisa kita bicara? Kumohon?
Aku sedang merayakan dengan teman, jangan kacaukan ini.
Da-rae.
Aku sangat kecewa pada Ibu.
Aku tak sanggup menemui Ibu lagi.
Da-rae.
Menentang proyek pengembangan paksa yang merampas properti pribadi!
- Kami menentang! - Kami menentang!
Tangguhkan semua kehancuran sejarah!
Kami akan mempertahankan gedung dengan nyawa kami!
- Kami pertahankan! - Kami pertahankan!
- Apa yang terjadi? - Mau apa dia?
- Hei! - Berhenti!
- Apa? - Apa yang kau lakukan?
- Apa yang terjadi? - Apa yang dia lakukan?
Aku melindungi sejarah dan tradisi.
Jangan bicara omong kosong. Kemarilah.
- Hei! - Kau pikir kau siapa?
- Apa yang kau lakukan? - Siapa kau?
Biarkan kami melindungi Pyeongbukgwan!
- Biarkan kami lindungi. - Ya!
- Hei, kemarilah. - Berhenti!
- Berhenti menyentuhnya. - Hentikan.
Lepaskan aku.
Aku baik-baik saja.
Mari istirahat sepuluh menit.
- Kau tidak apa? - Aku baik-baik saja.
- Istirahat sepuluh menit. - Istirahat sepuluh menit!
- Kau baik-baik saja? - Siapa pria itu?
- Siapa itu? - Apa?
Baiklah, jangan marah.
Tidak apa-apa.
Kenapa kau tidak menjawab telepon?
Aku bukan sekretarismu.
Aku bisa memilih untuk tidak menjawab.
Apa yang kau lakukan semalam?
Kenapa kau ingin tahu?
Aku di Arab Saudi, Berandal.
Kau bertemu Seon pagi ini?
Kau dapat rekaman suara itu
langsung dari Hee-ju?
Itu membuatmu merasa bersalah?
Kau munafik.
Kau bersenang-senang dengan gadis lain.
Jangan sok jadi korban saat bersama Seon dan aku.
Dasar kau...
Berhenti bicara omong kosong.
Kau melakukan itu kepada Hee-ju?
Melakukan apa?
Kubilang, kau melakukan itu kepada Hee-ju?
Apa yang kau bicarakan?
Hei.
Kau pikir aku tidak akan menyadari bagaimana kau dan Wakil Nam
bekerja sama untuk mengambil alih Pyeongbukgwan?
Tapi aku punya kabar buruk.
Itu bukan lagi milik Yi-gyeong.
Apa maksudmu?
Aku sudah merevisi aktanya dengan Pengacara Yang.
Kau butuh tanda tanganku untuk membeli tempat itu.
Hei, tunggu.
Yi-gyeong tahu soal ini?
Jangan ikut campur.
Minggir.
Baiklah, Semuanya.
Mari kita lanjutkan di dalam.
- Sekarang, mari kita masuk. - Ayo masuk!
- Ayo masuk. - Lewat sini.
Hei, Hwal-sung.
Apa?
Yi-gyeong hamil.
Apa?
Kau seorang ayah sekarang.
Kau melakukannya dengan baik.
Da-rae.
Hari ini.
Aku sangat bersenang-senang.
Agar aku bisa bicara denganmu
aku belajar sedikit.
Mari berkumpul lagi lain kali.
Da-rae.
Kau bisa memilih yang lebih bagus.
YI-GYEONG, BISA KITA BERTEMU?
Dengarkan ini.
REKAMAN SUARA
Bawa dia kemari.
Sama seperti penderitaanku.
YI-GYEONG, BISA KITA BERTEMU? ADA YANG INGIN KUSAMPAIKAN
Aku akan ikut denganmu.
Tentu, terserah kau saja.
UNIVERSITAS HARVARD PENERIMAAN DAN BANTUAN BIAYA
KEPADA NONA GI, SELAMAT!
Aku sangat kecewa pada Ibu.
Aku tak sanggup menemui Ibu lagi.
AKU AKAN MENEMUI YI-GYEONG
AKU AKAN MENCERITAKAN SEMUANYA DAN MEMINTA MAAF
KITA BERTEMU DI TEMPAT PERINGATAN KEMATIAN BU JEON
IBU JUGA DATANGLAH
AKU INGIN IBU MINTA MAAF PADANYA
Kau sudah sampai.
MENDIANG JEON YANG-JA
Kau terkejut aku meminta bertemu denganmu di sini?
Aku sering datang ke sini setelah dia meninggal.
Da-rae.
Kau mengenal ibuku dengan baik?
Aku pernah bertemu dengannya beberapa kali.
Wajahnya tampak menakutkan saat kau melihatnya?
Tidak apa-apa.
Aku putrinya, tapi aku juga takut padanya.
Dia menakutkan
dan aku sangat membencinya.
Dia hanya memedulikan uang
dan ingin mengendalikan hidupku.
Apa aku terdengar seperti menjelek-jelekkan dia?
Tapi kau tetap kemari karena merindukannya, 'kan?
Ya.
Aku sangat membencinya
saat dia masih hidup
tapi anehnya aku merindukannya.
Aku menyadari sesuatu.
Bahkan ibuku, wanita luar biasa itu
hanyalah orang ceroboh dan tidak layak menjadi seorang ibu.
Dia mengasihiku dengan caranya sendiri
tapi itu tidak berhasil denganku.
Semua orang punya batasan, 'kan?
Akhirnya aku menyadari
hubungan keluarga itu intinya
menerima batasan itu.
Bagaimana denganmu, Da-rae?
Orang tuamu baik-baik saja?
Aku harus memberitahumu sesuatu.
Aku ingin minta maaf
mewakili Ibu dan ayahku.
Kenapa kau meminta maaf mewakili mereka?
Perbuatan mereka salah, tapi mereka tak sengaja melakukannya.
Mereka merasa bersalah atas perbuatan mereka kepadamu.
Mereka merasa bersalah?
Itu mudah sekali.
Kau bisa bersikap seperti sampah dan merasa bersalah.
Da-rae.
Kau mau tinggal denganku?
Kau sudah tahu perbuatan orang tuamu.
Kau masih bisa tinggal dengan mereka?
Aku tidak punya keluarga.
Kau juga tidak.
Jadi, mari kita menjadi keluarga.
Aku akan membiayai sekolahmu di luar negeri.
Bagaimana?
Kau hanya perlu bilang ya.
Relakan saja Ibu dan ayahmu.
Aku tidak bisa. Bagaimana mungkin?
KATAMU HUBUNGAN KELUARGA ITU UNTUK MENERIMA BATASAN
Aku tahu kau akan bilang begitu.
Maka kau juga bertanggung jawab
atas hal-hal yang akan terjadi.
SEON
Panggilan tidak dapat tersambung.
Hei.
Di mana kau?
Aku bertemu dengan Hwal-sung dan dia tidak tahu apa-apa.
Bukan itu masalahnya.
Tapi berandal ini selalu berbohong, jadi, aku tak bisa memercayainya.
Kurasa Da-rae diculik.
Apa?
Da-rae!
Kurasa Da-rae diculik!
Apa?
Apa yang terjadi kepada Da-rae?
Aku akan ke kantor polisi sekarang.
Cepatlah datang, ya?
Da-rae.
Kau sudah bekerja keras.
MAD CONCRETE DREAMS
Apa dia benar-benar diculik?
Yi-gyeong tidak akan melakukan itu.
Tak mungkin lebih buruk lagi.
Aku sudah terpuruk.
Aku hanya ingin ibu dan ayahmu sama hancurnya denganku.
Da-rae tahu semuanya, Su-jong.
Pak, berapa usia anakmu?
Dia belum lahir.
Kau punya barang-barang bayi?
Siapa kau?
Kenapa kau melakukan ini kepadaku?
Tidak!
Hwal-sung, aku ingin kau mati hari ini.
Aku mengakui telah membunuh
suami Jeon Yi-gyeong, Min Hwal-sung
dan membuang jasadnya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.