All language subtitles for Outer.Banks.S05E10.1080p.WEB.h264-ETHEL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic Download
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian Download
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian Download
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kami keluar dengan selamat,

tapi gagal menyelesaikan tujuan kami.

Tak ada rumah, tak ada pekerjaan.

Sekali lagi, kami kehilangan harta karun setelah hampir mendapatkannya.

Kita berhasil!

Figure Eight, awas!

Dan Pope menghadapi kegagalannya sendiri.

Kau dikirim ke Nassau?

Baiklah. Jangan khawatir.

Kami akan pulang naik pesawat.

Begitu kami tiba, aku akan menemuimu

dan kita akan cari solusinya.

Jangan khawatir.

Stubby menjagaku.

Aku kembali ke kapal. Baiklah.

Aku sangat menyayangimu. Paham?

Kau dengar aku, Cleo?

Sial.

Hei, Bung. Apa kita bisa naik sedikit lebih tinggi?

Menghindari turbulensi?

Mereka bilang hanya badai di atas Atlantik.

Sekarang badai kategori satu, tapi akan ada evakuasi di Kildare.

Apa? Evakuasi? Bagus.

Kita akan melewatinya?

- Ini… - Bisa kita hindari?

Bisa turun di Wilmy?

- Ya. Turunkan kami di Wilmington. - Setuju.

Kami tak takut badai kategori satu.

- Tak apa. - Tidak?

Yang tersisa hanya kapal. Kita harus mengambilnya.

Tapi itu pilihanmu.

Ini akan cepat memburuk. Aku sendiri akan ke Montauk.

Gelombang badai, menghadap selatan. Pasti seru.

- Aku tak peduli. - Bagus.

Di mana alat tekanan udara yang seharusnya turun dari langit-langit?

Pesawat ini tak punya itu.

John B, ini kawanmu.

Ini kawanmu. Ini salahmu.

Badai bergerak cepat dan akan meningkat.

Diperkirakan mencapai kategori empat atau lima

saat mencapai daratan di Carolina.

Ada evakuasi wajib di semua area terpencil,

termasuk Outer Banks.

Apa yang Rose lakukan di sini?

- Wheezie melakukan apa? - Menembak Groff.

- Astaga. - Dia gila.

Aku dicekik dan dia menyelamatkanku. Dia menembaknya.

Dia baik-baik saja?

Ya. Dia di feri bersama Thompson.

Tidak. Di mana Groff?

Itu masalahnya.

Dia terluka, tapi dia kabur dan ada di trukku.

Aku siap pergi. Semua ada di sana.

Jadi, dia mencuri semuanya.

Kau bicara apa?

Kalian tahu.

Tidak. Apa?

Emasnya. Emas Royal Merchant ada di trukku.

Tunggu. Groff mencuri emas Royal Merchant?

Kau tak tahu dia ke mana?

Shoupe menyuruh semua orang mencari. Tak ada yang menemukannya.

Dengan badai yang datang, dia akan lolos. Aku sendirian.

Aku butuh bantuan.

Jadi, kau butuh bantuan kami untuk menemukan emas kami? Astaga.

Akan kubagi.

- Setengah. Ya. Setengah. - Setengah.

Setengah emas yang kami temukan yang kau curi dari kami.

- Aku sudah membantumu. Sarah! - Gila.

- Kau gila? - Ayo.

Aku membantumu.

- Semoga sukses. - Aku nyaris mati.

- Ayo. - Kupinjamkan pesawat!

Ya, dan itu membuat kami keluar lapangan.

- Sarah, aku memberimu satu. - Maaf soal Groff.

Bilang ke Wheezie aku akan menelepon.

Kita ambil emas itu.

Kita temukan dia. Dia takkan lolos lagi.

Akan kuperbaiki.

Ini sangat sederhana.

Kita pergi ke…

Caracas. Caracas dan temui Ruiz.

Ruiz akan mencuci emasnya. Kita akan kaya. Lalu kita…

Lalu kita akan menemui Finch.

Dan ambil mahkotanya.

Lalu…

Lalu… mereka akan lihat.

Lalu aku akan bertemu denganmu, Sayang.

Bersama lagi. Di sini.

Bersamaku.

Aman.

Selamat dan sehat.

Kau tinggalkan tempat ini begitu saja?

Kau takkan menutup apa pun?

Ini uang asuransi gratis kita, Kawan.

Aku akan mencairkannya.

Hidupmu pasti enak, Bocah Kaya.

Kau buron, tapi dengan evakuasi ini,

kau bisa kabur.

Ya, itu rencananya.

Hei, akan kuberi saran gratis.

Kalau jadi kau, aku akan pergi dari sini.

Aku akan jemput gadis itu nanti.

Tidak mungkin. Aku membebaskan Sofia, kami bebas. Mudah.

Aku bilang, kita harus cepat ke sana.

Badai ini datang dengan cepat.

Perhatian, perintah evakuasi wajib.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Bersenang-senanglah.

Apa rencananya?

Bagaimana kita menemukannya?

Jika berpencar, kita bisa lebih menyebar.

John B dan Sarah, ke Figure Eight.

Aku dan Pope ke inlet.

Jika Groff ingin keluar pulau, itu salah satu dari dua tempat itu.

Kami akan pakai Pogue.

Kie, jika kau melihatnya, hubungi kami. Jangan mengejarnya sendiri.

Jika ada kesempatan, akan kuambil.

Pope, bawa portofon. Saluran dua.

- Baik, semoga berhasil. - Ya.

Kau juga.

Astaga.

Ya, evakuasi penuh. Ini gila.

Kita takkan menemukannya dengan mudah.

Kita tahu mobilnya.

Cari truk Rose.

Kurasa F-350 hitam.

Tak ada truk di sini.

Hei, tunggu.

Siapa itu?

Lupakan.

Aku akan cek Heyward.

Aku akan cari orang tuaku di The Wreck.

Kita harus cepat.

Ayah!

Hei! Kukira kau berkemah.

Kau seharusnya tetap di sana. Ibumu pergi hari Selasa.

- Kaki Ayah kenapa? - Tak apa. Ketiban karung pasir.

- Biar kubantu. - Deknya basah.

Kita harus ke feri. Keluarga Carrera akan mengantar kita.

Baik, aku akan mengantar Ayah.

Dia tak menelepon?

- Tidak. - Tidak?

Itu dia.

- Kie, ayo! Cepat! - Ayo, Sayang! Cepat.

Kau dari mana?

- Kita harus pergi. - Ada evakuasi.

Aku akan menemui kalian nanti.

- Tidak. Apa? - Masuk!

Aku harus membawa kapal kembali ke dermaga.

Jangan terlalu lama. Ini serius.

Kita tak bisa pergi jika tak sekarang.

Groff masih di sini.

Jangan mencari Groff.

Jika dia pergi dari pulau ini, kita takkan menemukannya.

Ada evakuasi.

Feri terakhir akan berangkat. Kau ikut kami.

- Tunggu! - Ayo.

- Ayah. - Ayo pergi!

Pope, ini mengacaukan segalanya!

Kita cari dia di feri, oke?

Kita tak bisa meninggalkan HMS.

Kita akan kembali.

- Ayo! - Cepat.

- Masuk! - Baik. Aku masuk.

Pegangan!

Ayo! Kita harus melewati jembatan.

Menyingkir!

Semua orang sudah pergi.

Ya, ini akan jadi badai besar.

Kita harus memeriksa Tannyhill barangkali dia kembali ke sana.

Kita harus cepat. Kita akan basah kuyup.

Badai saat ini Kategori 3, tapi terus menguat.

Jika masih di pulau, semoga kalian punya rencana keluar.

Kita harus cepat!

Ini makin parah.

Banyak yang harus dilakukan. Siapa namamu?

Quintero.

Baiklah, mari lihat. Quintero… Baik.

Kapal Blackenbush di lorong 2, ke sini.

- Semoga berhasil. - Terima kasih.

Selanjutnya. Ada yang bisa kubantu?

Ayo, kita harus cepat.

Baiklah.

Hei, Kapten!

Ya.

Bagaimana keadaanmu?

Aku dipekerjakan untuk mengemudikan kapal tiram ini.

Dan…

Ini agak memalukan, tapi aku tak tahu cara menyalakannya.

Komputer dan lain-lain, aku…

Kau tahu cara mengoperasikan konsol ini?

Aku pernah jadi kapten di kapal sewaan beberapa tahun lalu.

Aku benci meminta tolong, tapi bisakah kau membantuku?

- Aku tahu. Hanya sebentar. - Baik.

Terima kasih. Kau penyelamatku. Di sini.

Oke.

Itu dia. Di sana.

Kuncinya bahkan tak ada.

Maaf, Kapten.

Semua orang harus antre dengan tertib.

Warga Figure Eight dapat akses prioritas.

Kartu penduduk tetap. Yang lain harus mundur.

- Ada apa, Pope? - Dia tak ada.

Semua orang ini berusaha naik kapal feri.

Bagaimana semua orang bisa pergi?

Keluar sekarang! Kita harus keluar! Ayo. Kita harus menyeberangi jembatan.

- Ambil tas dari mobil. - Sudah.

Cepat, berikan!

Hanya orang dengan kartu penduduk tetap yang boleh ke Figure Eight.

Yang lain harus menunggu. Ayo!

Jangan hentikan kami. Orang-orang akan tenggelam.

Kami mengendalikan massa.

Ayo. Ya, kami punya kartu. Ini istri dan anakku.

Mereka bersama kami.

- Apa kami bisa menyeberang? - Maaf, Pak.

- Mereka juga. - Tak boleh.

Hanya kalian bertiga.

Biarkan mereka masuk feri. Itu satu-satunya jalan.

Mike, tak apa. Kalian duluan.

Kami akan cari cara.

Tidak, kita semua menyeberang. Pope, Heyward, ayo!

Yang lain, mundur!

- Ayo! - Hei, apa yang kau lakukan?

- Mundur. - Jangan dorong putriku.

Kita semua akan tenggelam karena kapal pesiar Bocah Tajir dicuri.

Apa?

Kapal dua juta dolar dari marina.

Kapten kapal dipukul di kepala, hampir tenggelam.

Ke mana?

Pelakunya kabur ke utara, lalu menghilang.

- Itu dekat… - Ke Blackstone.

- Benar. - Blackstone.

- Pope! Dia ke Blackstone! - Kembali!

Apa? Aku tak bisa mendengarmu. Kie!

- Ulurkan tanganmu. - Aku harus pergi.

Ke mana?

Aku akan ke daratan.

- Kiara, kumohon! Kiara, kembali! - Tidak. Kiara!

Sampai pemberitahuan lebih lanjut, semua mundur!

Mundur!

Kau tak perlu mengacaukan ini sekarang.

Kita akan naik HMS, oke?

Oke? Ayo!

Baik, ayo.

- Astaga. - Ayo, kita harus masuk.

Oke.

Aku periksa kamar ini. Periksa sisi lain.

Hati-hati.

- Di atas? - Ya, ayo.

Kurasa dia tak di sini.

Astaga!

Kita kehabisan waktu.

Untung kita tak berlabuh di sini.

Astaga!

- Kita harus kembali ke kapal. - Ya.

Baiklah.

Kau sungguh akan melakukannya?

Ya.

Kau benar-benar bernyali.

Kau bocah liar.

Aku akan menunggu, tapi kalau soal nyawa,

kau tahu pilihanku.

Jadi, cepatlah.

Ayo jemput putrimu. Kita pergi dari sini.

- Terima kasih, Kawan. Sepuluh menit. - Sepuluh menit.

Badai terus meningkat dari menit ke menit.

Kecepatan angin mencapai 257 km/jam, dengan tekanan terus turun.

Baiklah.

Kami punya unit yang menyisir untuk mencari yang tertinggal.

Siapa pun yang tertinggal akan mendapat masalah.

Baiklah. Bawa senjata.

Ronnie, aku akan membantu siapkan kapal.

Siapkan ruang untuk tahanan. Tetap tenang.

- Aku akan kembali untukmu dan gadis itu. - Ya.

Ayo! Tarik itu di belakangmu!

Sial, badai ini gila. Ayo, cepat.

Sialan.

Ayo! Aku di belakangmu.

Turunkan! Turunkan jendelamu!

Ada apa, Pak Sherif?

Apa yang kau lakukan di sini, Barry?

Aku mencari anjingku.

Kau harus ikut aku ke kapal polisi!

Maaf, Pak, tidak bisa. Itu anjingku. Ia amat berarti. Meatball!

- Lupakan anjingnya! Kalau ada! - Kemari, Nak!

- Meatball! - Kita harus pergi.

Ini evakuasi wajib, sialan!

Kau ikut denganku.

Masuk ke truk atau aku akan memborgolmu!

Kau akan mati di sini. Ayo!

Apa-apaan, Barry?

Aku mencoba menyelamatkanmu!

Apa yang kau tunggu? Undangan resmi? Masuk mobil! Ayo!

Astaga, Shoupe, santai.

Aku hampir tak bisa melihat.

Ya.

Baiklah.

Ambil yang bisa kau bawa. Cepat.

Airnya naik. Tapi jika kita cepat, HMS masih bisa membawa kita ke daratan.

- Hei. - Pope, bagaimana di sana?

Kudengar ada badai gila.

- Bagaimana keadaanmu? - Makin parah.

Kami mau keluar dari pulau, tapi tak mudah.

Kami akan cari cara untuk membawamu kembali.

Tidak, Pope.

Jika kembali, aku bisa ditangkap dan kau juga.

Aku tak bisa begitu.

Mungkin kau bisa kemari.

Ke Nassau?

Kau bisa?

Untukku?

Pope?

Ya, aku tak…

Pope?

Pope!

Halo?

Apa katanya?

Teleponnya putus.

Hei! Ada apa?

Kita harus pergi, oke? Kita harus ambil ember sebelum pergi.

Kita akan menyelamatkan diri.

Kita akan berenang ke daratan, oke?

Pope, kita harus pergi.

Sial! Kapalnya sudah kebanjiran.

Kita harus menyelamatkan diri dan pergi dari pulau ini. Embernya.

- Ambil ember. Di belakang. - Baik!

Cepat!

WASTU BLACKSTONE

PERINGATAN JALAN DAPAT DILEWATI HANYA SAAT AIR SURUT

…keluar sekarang.

Evakuasi wajib berlaku untuk semua pulau.

Badai makin menguat.

Kecepatan angin terus meningkat

dan kami memperkirakan badai yang belum pernah terjadi

di semua daerah pesisir dan pulau.

Hei! John B, Sarah. Kalian dengar? Ini Pope.

Ya. Kami dengar. Ganti.

Aku di tempat Heyward.

Kapal kami kebanjiran.

Entah apa kami bisa keluar. Tolong jemput kami secepatnya.

Baik. Kami akan ke sana.

Kita harus cepat.

Ada jalan pintas ke dermaga. Ayo!

Aku bisa.

Sial!

- Sial! - Sarah!

Sarah, aku datang.

John B, tolong.

Astaga.

Turunkan aku! Aku terjebak.

Aku datang.

Turunkan aku!

- John B! - Aku memegangmu.

- John B! - Aku tahu.

- Jangan bergerak. - Kabel listrik.

- Aku tahu. - Kabel listrik!

- Cepat. Turunkan aku! - Tenang!

Aku akan menurunkanmu. Hei, lihat aku! Hitungan ketiga, ya?

Kau siap? Satu, dua, tiga.

- Kau baik-baik saja? - Sial, hampir saja.

Kita harus ke The Snapper.

Aku di sini, Ayah. Biar aku yang ambil.

Kita kehabisan waktu, Pope. Gelombang datang cepat.

Aku bisa keluarkan lagi.

Tak apa. Kita keluarkan sisanya nanti.

Ayo. Ambil tali yang lain. Kita harus pergi.

- Ayah. - Pope.

Ombak besar datang, Nak.

Sangat besar.

Pegangan!

Pope! Tolong!

- Ayah! - Cepat!

Cepat! Tolong!

- Ayah! - Tolong!

SELAMAT DATANG DI OUTER BANKS SURGA DI BUMI

Pegangan. Aku di sini, Ayah.

Pegangan! Aku menangkapmu.

Bertahanlah.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Kurasa begitu.

Kita siap untuk pergi, John B.

…badai masih menuju ke arah Outer Banks secara langsung.

Evakuasi wajib diberlakukan untuk semua pulau.

Kita seharusnya sudah pergi.

Berdiri di sana menonton. Itu takkan mengubah apa pun.

Astaga.

Kubilang mereka tak boleh beli genset murahan itu.

Ada senter?

Cek meja di sana. Mungkin ada.

- Ya. - Kau tahu cara menggunakannya?

Biar aku saja. Kau tetap di sini.

Aku pastikan dia tak ke mana-mana.

Shoupe akan segera kembali.

- Baiklah. Lima menit lagi. - Baiklah.

Sofe.

Sofe.

Hei.

Aku akan membawamu keluar dari sini. Kau baik-baik saja?

- Ya. - Kau baik-baik saja?

Baiklah.

Baiklah, dengar. Ini yang akan kita lakukan…

Tolong!

Deputi, tolong!

Ada kebocoran.

Deputi!

Deputi, tolong bantu!

Deputi!

- Apa… - Tolong!

- Kenapa kau berteriak? - Ada kebocoran!

- Kering. - Tidak. Ada kebocoran di sini.

- Di mana? - Ada air. Tolong!

- Tolong. - Kau bicara apa?

Maaf, Kawan.

Rafe.

Ayo. Kita harus cepat.

Hei, Parker!

Sepertinya ada yang memutus aliran listrik.

Parker!

Parker!

Hei, Parker!

Kutembak kau, Cameron.

Rafe!

Rafe.

Ayo!

Rafe!

Ini untuk Peterkin, Berengsek.

Lepaskan!

Ayo.

Kita mau ke mana?

Barry menunggu di belakang. Ayo, bawa ini!

Di mana dia?

Sial!

Hei! Barry!

Apa yang kita lakukan?

Baiklah. Rencana baru. Ayo!

Hei!

- Hei! - Apa yang terjadi kepadamu?

- Gadis itu hilang. - Apa?

Anak Cameron. Dia menyerangku dan membawanya.

Sial! Bagaimana?

Aku akan coba melacaknya. Lalu aku akan menghubungimu secepatnya.

- Hati-hati. - Pergi!

Aku menangkapmu, dasar bajingan.

Sial.

Tak ada sinyal. Maaf, Sarah.

Maaf, Ayah.

Apa yang kau ratapi sekarang?

Ini salahku.

Ditangkap. Dale. Bengkel. Sekarang kita terjebak di sini.

Aku tak bisa mengendalikan diri dan aku tak tahu kenapa.

Itu bukan salahmu.

Kau hanya mengalami banyak hal.

Itu saja.

Hei, Nak. Tak apa-apa.

Ayah menyayangimu.

Jangan pernah lupakan itu.

Aku juga sayang Ayah.

Selain itu…

Dale takkan bisa…

menghancurkan bengkel sekarang.

Kurasa tidak.

Hei!

Lihat!

- Hei! - Hei!

- Hei! - Hei!

- Di sini! - Hei!

- Tolong kami! - Itu Pope.

- Pope! - Kami di sini!

- Pope! Kami datang! - Tolong!

- Tunggu! Sarah, ambil tangga. - Baik.

Tenang. Aku memegangmu.

- Kami baik-baik saja. - Ayo!

Ya, kami pergi.

Kita bisa ke mana?

Tempat tertinggi di pulau ini. Itu tempat terbaik.

Ayo! Ke sini.

- Rafe! Polisi! - Sial.

Ayo!

Hei! Rafe!

Berhenti, sialan! Angkat tanganmu!

Tiarap!

Itu jalan buntu!

- Sial! - Aku muak dengan ini. Rafe!

Tidak!

Kau dengar itu?

Kau bercanda?

Kurasa dia terluka. Kita harus kembali.

- Kita tak bisa meninggalkannya. - Hei! Sofe, tunggu!

Sial!

Tidak! Sial!

- Sial! - Apa yang kau lakukan, Shoupe?

Menurutmu aku melakukan apa? Aku melakukan tugasku.

Hei! Anakmu membunuh Peterkin.

Kau harus tahu itu. Dia kawanku.

Peterkin sedang menjalankan tugasnya, tapi dia membunuhnya.

Ya. Aku membunuh Sherif Peterkin.

Oke?

Aku berharap tak pernah melakukannya. Tapi aku mengakuinya.

Tapi dengar…

Setelah malam ini, aku akan pergi. Oke? Kau takkan melihatku lagi.

Kau mengerti?

Shoupe, kau mengerti?

Baiklah.

Ayo.

Baiklah. Angkat. Siap? Ayo.

Ayo.

Hei!

Jangan kejar aku, Shoupe! Sudah selesai.

Maaf.

Kita bisa berlindung dari badai di sini.

Mercusuarnya aman?

Ia sudah berdiri selama 200 tahun dan menghadapi segala jenis badai.

Pasti aman.

Ayo, kita hampir sampai di atas.

Hei!

- Rafe. - John B.

Hei.

Selamat datang.

- Kalian baik-baik saja? - Kami selamat.

Oke, aku membantumu. Pelan-pelan.

Kukira hanya kami yang tersisa di pulau ini.

- Hei. Hai. - Hei.

Astaga. Syukurlah kalian selamat. Bagaimana kalian bisa sampai di sini?

Aku membebaskan Sofia lalu kemari untuk berlindung.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Syukurlah kalian bisa kemari.

Di mana yang lain? Di mana Kie?

Tidak.

Berhenti!

Ayo.

Ayo!

Kenapa kau lakukan itu?

Kau punya mahkota. Kau punya segalanya. Kenapa?

Kau punya semua

yang takkan pernah kumiliki.

Itu yang dia katakan.

Kalian semua.

Dan aku tak bisa memilikinya.

Kau punya kesempatan, Kiara.

Kau tak bisa melakukannya sekarang.

Bisa!

Tidak!

Tidak.

Halo? Tolong! Aku butuh pertolongan. Kapalnya bocor.

SOS!

Ada orang di sana? Aku butuh bantuan segera. Tolong!

- SOS! - Halo?

- Kapalku bocor. - Kami dengar. Siapa ini?

Aku butuh pertolongan segera.

Koordinat kami…

- Kiara. - Kie.

35° 6' 46" Lintang Utara.

71° 58' 33" Bujur Barat. SOS.

- Tolong! - Hei, Kie. Kami dengar.

- Bagaimana dia bisa di sana? - Kita harus mengejarnya.

Hei, tunggu!

Kau tak berpikir untuk ke sana lagi, 'kan?

Itu bunuh diri.

Aku harus mengurangi beban.

Maaf, Kawan-Kawan.

Apa yang kita cari?

Ya. Kita tak tahu dia di kapal mana.

Aku tak tahu.

Dia ada di sini. Kita harus menemukannya.

Tidak!

Tidak…

Tolong aku, JJ!

Rafe! Kau bisa mendengar kami?

Kami sudah menemukan Kie.

Kami mencoba kembali. Kami tak bisa melihat apa pun.

Rafe, jika kau bisa mendengarku, nyalakan lampu suarnya!

Baiklah. Hei! Bertahanlah! Akan kami lakukan.

Apa yang terjadi di sana?

Ya, kenapa kau di kapal itu?

Groff.

Di mana dia?

Aku melakukannya.

Sudah berakhir.

Ayo.

Sial. Kita harus berputar.

Kita harus menemukan mercusuar, Pope!

Aku nekat terbang.

Aku mencari.

Ombaknya besar. Kita bisa menabrak beting.

Kita hampir sampai di daratan.

Ini akan berbahaya.

Rafe!

Hei! Jangan khawatir. Aku bisa.

Hati-hati!

Aku akan turun. Masuklah!

Kita harus segera sampai.

Seharusnya sudah di depan.

Aku tak bisa melihat.

Oke.

Ayo.

Kita pasti sudah dekat, 'kan?

Rafe, kita butuh lampunya. Ayo! Sial.

Seharusnya di depan kita.

Sialan!

Hei!

Itu dia!

- Kau melihatnya? - Ya.

Pegangan, Semuanya!

Melihat kehancuran yang ditinggalkan Badai Cassandra,

ini sangat ekstrem, terutama di Outer Banks.

Seluruh Pulau Kildare hancur.

Tak ada listrik selama berminggu-minggu.

Pasokan darurat tertunda sampai ke pulau.

Ini belum pernah terjadi.

Kami semua selamat.

Namun, pulau itu berubah selamanya.

Butuh berbulan-bulan untuk mulai pulih.

Tapi urusan pertama adalah Rafe.

Ada yang pesan kapal pelarian?

Hati-hati, ya?

Terima kasih. Kau juga.

Baiklah.

Oke?

Selamat jalan.

Baiklah.

Bensinnya seperempat.

Itu cukup untuk ke New Bern.

Setelah itu, kau bisa ke Amerika Selatan.

Soal kapal, kita bilang saja kapalnya hilang di badai.

Terima kasih.

Semoga berhasil, Rafe.

Sampai jumpa, Kie.

Sampai jumpa, Rafe.

Baiklah.

Baiklah, kurasa ini perpisahan.

Terima kasih.

Maaf atas semua yang terjadi.

Sungguh.

Tapi kurasa aku tak bisa kembali.

Jadi, aku tak bisa melihat bayimu.

Tapi aku dapat kesempatan kedua.

Harus kumanfaatkan.

Kau tahu.

Tentu.

- Oke. Jaga dirimu. - Ya.

Hei, Bung.

- Jaga dirimu, ya? - Aku ikut senang.

Baiklah. Sial…

Aku akan rindu kalian.

Kirimi kami kartu pos dari Rio.

Setelah berpisah dengan Rafe dan Sofia, kami memiliki seluruh pulau.

Semua orang telah dievakuasi.

Jadi, apa sekarang? Berselancar?

Kita mungkin punya rencana.

Apa?

Kami tahu sulitnya menemukan sesuatu

yang jatuh dalam badai seperti itu.

Tapi Pope sudah menghitung sejak kami menyelamatkan Kie.

Jadi, mulai pagi itu, kami mencari.

Mencari.

Dan mencari.

Tapi, setelah seharian mencari,

kami mulai berpikir emas Merchant sekali lagi hilang di laut.

Jadi, jika kita triangulasikan posisi fisik dengan benteng,

mercusuar, dan tempat kita menjemputmu…

Triangulasikan posisi, itu seharusnya membawa kita ke sini.

Apa itu mungkin?

Pelaut melakukannya selama berabad-abad, jadi, ya, itu mungkin.

Aku harus menyesuaikan arus, angin.

Tapi harusnya di sekitar sini. Ada margin kesalahan 12 persen.

- Kalian melihatnya? - Tidak.

Dia sudah lama di bawah.

- Itu dia? - Ya, kurasa. Gelembung.

- Hei! - Yo!

- Kau baik-baik saja? - Hei.

- Aku baik-baik saja. - Kau menakuti orang.

Airnya keruh sekali. Sulit melihatnya.

Kau menemukan sesuatu?

Tidak?

Apa aku menemukan sesuatu?

Sama seperti di tempat lain. Ada banyak puing, banyak pasir.

Dan ini… emas?

Bukan…

Semuanya ada di bawah sana.

Astaga!

Aku tahu!

- Astaga! - Aku tahu!

Aku bilang apa. Sudah kuduga.

- Cium aku! - Tidak bisa!

Kami mengambil sebagian hari itu dan sisanya di hari-hari berikutnya.

Harta karun pertama kami, hilang selama lebih dari dua tahun,

ditemukan setelah Badai Cassandra.

Jujur, itu agak membingungkan.

Semua emas itu.

Kami tak tahu harus apa.

Setidaknya, sebagian dari kami tak tahu.

Hei!

Kurasa kau punya tamu.

Aku tak mendengarmu.

Apa katamu, Stubby?

Ya, ada yang ingin menemuimu.

Ada yang ingin menemuiku?

Hei, Gadis Nakal.

Aku tahu aku mengacau saat terakhir melakukannya, jadi…

Biar kucoba lagi.

Cleopatra Anderson.

Maukah kau menikah denganku?

Ya.

Ya!

Ya.

Aku amat merindukanmu.

Aku juga merindukanmu.

Ya!

Ternyata, setelah kau punya akses ke 400 juta emas,

cukup mudah menyelesaikan masalah imigrasi.

Dan itu juga berguna

untuk menyelesaikan masalah lain yang mungkin kau miliki.

Setelah itu selesai, saatnya menilai.

Badai mengubah segalanya. Tapi, menurutku, itu demi kebaikan.

Saat asuransi menyelidiki bisnis Dale,

ternyata pembiayaannya tak legal.

Kau harus mengkhawatirkan penjahat aslinya.

Jangan merendahkan dirimu, Kawan. Kau benar-benar bajingan.

Cynthia, panggil Stan.

Dengan semua rumah Bocah Tajir yang rusak dan tak bisa diasuransikan lagi,

itu memberi kesempatan bagi orang kaya untuk masuk ke pasar.

Dengan emas itu, kami mulai membeli tanah kembali,

membangun kembali pulau seperti yang kami inginkan.

Tak ada yang berubah. Kita buat sama, oke?

Semuanya tetap sama.

Warna cat, gaya rumah…

- Tidak. Mungkin… - Sama.

Tapi kita butuh pendingin ruangan sentral.

- Benar. - Itu tak bisa ditawar.

- Ya, benar. - Tapi yang lain tetap sama.

Kiara beli kembali properti Maybank lama dan membangunnya ulang.

Sebagai ganti atas semua masalah yang dia sebabkan…

Kiara memberi hadiah kecil untuk orang tuanya.

Pope juga melakukan hal yang sama.

Ayo, lihat itu!

Dia juga punya tempat untuk dia dan Cleo tinggal.

Sarah ingin dia memilikinya.

Tannyhill kembali jadi milik Tanny.

Kami membangun kembali pulau agar kami semua, Bocah Tajir dan Pogue,

bisa tinggal di sana bersama selamanya.

Dengan kepergian Groff,

Kiara akhirnya bisa melanjutkan hidup

dan mengejar mimpinya.

PERIKANAN LAUT CAROLINA UTARA KIARA CARRERA - MAGANG BIOLOGI KELAUTAN

UNTUK MENGENANG JJ MAYBANK

POGUE SELAMANYA

Kami bersiap menyambut impian kami.

- Kau baik-baik saja. - Kau hebat.

Aku di sini.

Kau hebat. Tekan saja… Oke. Ya.

Lalu, kami mengadakan pesta.

Hai. Terima kasih sudah datang.

Lebih dari sekadar pesta.

- Pak Sunn! - Baiklah!

Terima kasih sudah datang.

Ya. Tentu saja.

- Terima kasih. - Terima kasih banyak.

- Hai. - John B!

Wheezie.

Senang bertemu denganmu.

- Selamat. - Ya. Terima kasih.

Hai. Hei.

- Kalian tampak hebat. - Kau juga.

Sampai jumpa. Hai, Cleo.

- Aku butuh miras. - Sudah kubuatkan.

Pedas. Jangan banyak-banyak.

- Terima kasih. - Ayo, Tampan.

- Topper. - John B. Selamat, Kawan.

- Terima kasih. - Ya, sama-sama.

Aku yang membuka jalan.

Kukira kau akan menyerah.

- Astaga. - Dia sudah.

Kudengar kau jadi bartender. Bagaimana hidup Pogue-mu?

Tak sebaik hidup Bocah Tajir, tapi…

- Selamat. - Ya.

Itu dia! Ayo! Turunlah!

Paman Barry! Aku suka kemejamu.

- Rose. - John B.

Senang bertemu denganmu.

Senang melihatmu membuat keputusan baik.

Semoga begitu. Hai, Anna.

- Apa kabar? - Terima kasih.

- Apa kabar? - Selamat.

Aku sayang kalian. Ayo.

- Aku bangga. Kau berhasil. - Siap?

- Tok, tok. - Tidak.

- Tidak! - Tidak. Apa?

- Apa? - Itu sial!

- Sial? - Ayolah.

Jangan mengintip.

Mencari ini?

Aku lupa.

- Bagaimana perasaanmu? - Baik.

Jangan gugup. Kau sudah pernah menikahinya.

Baiklah, Pope.

Kami mendapatkan semua yang kami inginkan.

Dan semua yang telah kami lalui…

semua waktu yang dihabiskan untuk mencari…

semua kesulitan…

semua kesalahan…

dan satu kehilangan besar…

mungkin tak sebanding.

Tapi akhirnya, untuk sekali,

kami menang.

Kami. Pogue.

Dan satu kemenangan… Kami tak serakah.

Itu cukup bagi kami.

Sapa dia.

Hai, Baba.

Hai. Halo.

Akhirnya mereka benar-benar akan melakukannya.

Sudah waktunya.

Kau siap?

Ya.

Dengan kekuatan yang diberikan kepadaku.

Atas nama langit.

Dan…

Atas nama…

Dan…

Haruskah kita bantu?

- Atas nama bintang, langit, dan laut. - Atas nama bintang, langit, dan laut.

Bagus.

Aku nyatakan kalian

sebagai suami dan istri.

Kau boleh mencium pengantin wanita.

Ya.

Hai, Sayang, hei.

Satu kemenangan.

Itu cukup untuk seumur hidup kami.

Begini cara kami memanggilmu dari rawa, JJ kecil.

Sudah lewat jam tidurnya.

Sangat kelelahan.

Kami Pogue.

Misi kami seumur hidup adalah bersenang-senang sepanjang waktu.

Kami keliling dunia mencari harta karun.

Tapi pada akhirnya,

kami menemukan semua yang kami inginkan di sini, tempat kami memulai.

Outer Banks.

Surga di Bumi.

BARU MENIKAH

Terjemahan subtitle oleh M Pandu A

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.