Afrikaans
Akan
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sarah?
Hei.
Ada apa?
Kau baik-baik saja?
Ya.
Kembalikan balnya atau 70.000 dolar.
Atau mereka akan mengajak Sarah "memancing".
Aku tak bisa melibatkan Pope. Dia dalam masa percobaan.
Dan jujur, aku tak tahu seberapa berguna Pope yang baru.
Jadi,
aku menelepon Rafe. Hanya itu pilihanku.
Hari terburuk. Aku sibuk sekali.
Kau tahu Barry bukan Walmart, 'kan?
- Ya. - Pengembalian gratis 30 hari?
- Tak masalah. Mudah, 'kan? - Mungkin dia hanya ingin keluar?
- Sarah tahu? - Tidak, dia tak perlu tahu.
Jika ada yang mau membunuhnya, dia harus tahu.
- Kita saja. - Hanya memberi tahu.
Ayo selesaikan ini.
Tangani dengan lebih cepat, Bung.
- Aku bisa lari lebih cepat dari ini. - Lakukan!
Ini mobil tahun '76! Semua orang lebih lambat dulu.
Astaga, aku stres.
Ya, kita semua stres. Ini 70.000 dolar.
- Balnya… - Tenang saja.
Barry?
Hei!
- Di mana dia? - Hei! Ada keadaan darurat.
- Hei, Rafe! - Ini darurat.
- Turunkan senjatanya. - Mau apa?
Aku muak melihat kalian berkeliaran.
Kalian membuatku gugup. Mau apa?
Ingat apa yang kita lakukan kemarin?
Mereka menemukanku. Para penyelundup.
Mereka mau ganja atau uang.
Ingat Ben Rhodes?
Selesaikan atau hal buruk akan terjadi.
Mereka melacaknya.
- Siapa? - Julio.
Julio.
Berapa yang dia mau?
Berapa yang dia mau?
Tujuh puluh.
Tujuh puluh?
Jadi, semua keuntungan operasiku?
- Semua uangku, itu saja. - Dengar aku.
Beri aku balnya.
Baiklah, akan kuurus. Atau uangnya. Dan kita semua kembali normal.
Itu uangmu.
Lihat di sana. Lihatlah.
Uangnya di sana. Lihat jet ski itu?
Yang tiga kursi itu? Aku mengendarainya di air sepanjang hari.
Sialan.
Itu uangmu.
Kau beli jet ski seharga 70.000 dolar.
Ya. Itu yang kulakukan.
Investasi terbaik. Aku melaju 145 km/jam di atas air.
Terbang seperti burung osprey.
Kalian pikir kursi pijat itu menyenangkan. Kalian harus coba.
Lalu kita beri Julio Jet Ski.
Yang benar saja.
Itu segalanya bagiku.
Jadi, apa rencana B-mu, John B?
Waktu berjalan. Apa yang akan kau lakukan?
Aku ada ide, Barry.
Bagaimana jika kubilang aku menjualnya padamu?
Bagaimana?
Kau yang tanggung jawab.
Kau suka Julio, 'kan?
Rafe, kau harus menasihati kawanmu sebelum hal buruk terjadi.
Barry, dengar!
Bicaramu ngawur.
Bicara padaku. Jangan bicara padanya. Dia stres.
- Makanya aku tak mau berurusan dengannya. - Kita sama-sama terlibat.
- Tenang. - Tidak.
- Kau akan bawa kekacauan ini ke sini. - Turunkan.
Ini yang kubicarakan… Hei!
- Hei! - John B!
Sial! Hei!
Itu tembakan peringatan. Berikutnya aku serius.
- Bagaimana? - Hei.
Maaf. Jet ski sudah selesai.
Lupakan itu.
Tapi kau butuh 70 ribu, 'kan?
Baiklah.
Aku tahu cara cepat dapat 40.
Mungkin.
Dan aku menyimpannya untukku.
Karena itu pasti.
Aku punya sandi brankas di Figure 8.
Brankas besar. Penuh uang.
Apa aku mau berbagi ini dengan kalian? Jelas tidak. Tapi akan kulakukan.
Dan aku takkan membiarkan omong kosong dengan Julio ini kembali padaku.
Karena itu akan kembali padaku.
Di mana?
Itu agak lucu.
Di rumah Topper.
Lucu, 'kan?
Ya.
Kalian butuh uang.
Ambillah.
Jadi, kita akan merampok Topper?
Lebih baik dia daripada orang lain, 'kan?
Kurasa begitu.
Tapi dia membakar rumahmu.
- Kau punya pilihan lain? Tidak? - Tidak.
Kalau aku, aku akan melakukannya.
Mau membantu?
- Aku? - Ya.
Tidak. Aku takkan membantu.
- Kenapa? Rafe? - Bukan urusanku.
Top kawanku. Aku takkan merampok ayahnya.
Bukan berarti aku peduli. Mereka orang mampu.
Oke, dengar.
Jika kau melakukannya hari ini, aku punya cara.
Apa maksudnya?
Aku akan main golf dengan Top sore ini. Acara amal,
tak penting. Jadi…
- Tunggu, hari ini. - Hari ini. Seharian.
Seluruh Figure 8 akan ada di klub.
- Jadi, aku harus… - Hanya bilang. Ya. Jadi, sekarang.
Ini kesempatanmu. Antar aku ke sana.
- Ya. - Sekarang.
Ya, aku akan mengantarmu ke klub.
Pulau ini adalah ekosistem yang sangat istimewa.
Belum pernah kulihat yang seperti ini sejak The Breakers.
Kau tahu The Breakers?
Ya, Dale. Palm Beach, 'kan? Tempat itu legendaris.
Lihat garis pantai ini.
Kita dapat untung besar.
- Kau mengerti? - Ya.
- Ayo minum. - Baik.
Kau punya orang dalam, 'kan? Anak Cameron itu?
Ya, Pak. Sedang kami usahakan.
Bagus. Dia akan memberi kita Tannyhill?
- Jim, dua bloody. - Baik, Pak Zeasy.
Kita dapatkan tanah ini, lalu satukan.
Menjadi marina kelas atas. Kondominium enam juta dolar.
Bukan tempat untuk mencari udang lagi, kau tahu maksudku.
Bagaimana menurutmu, Nona? Ide bagus, 'kan?
Di mana Pogue akan tinggal?
Di mana para Pogue…
Kau harus mengerti aku tak membuat peraturan, oke?
Aku miskin saat kecil.
Oke, Dale, kita bisa melewati narasi Pogue miskin.
Kau lihat apa yang mereka lakukan.
Kerusuhan itu bagus. Itu memperjelas.
Baiklah.
Dalam dua tahun, akan ada gerbang penjaga di Cut,
seperti di Figure 8.
Itu akan jadi pribadi.
Tak butuh ini. Bagaimana menurut kalian?
Dua suku, satu pulau.
Akan ada satu suku, satu pulau.
Dan kau, aku, atau Tuhan tak bisa berbuat apa-apa.
Itu yang akan terjadi.
Sayang, mimosa ini takkan terisi sendiri, terima kasih.
Bisa ambilkan dia satu lagi?
Dia agak sombong.
Ya, 'kan?
KEBAKTIAN MINGGU PUKUL 10
Musim ini ada karena Yesus.
Jangan lupakan alasan kita ada di sini di hari yang indah ini.
Dan izinkan aku mengingatkan kalian
bahwa pelayanan-Nya adalah tentang pengorbanan-Nya.
Saat mereka menyalib-Nya,
Dia berkata kepada Bapa-Nya, "Maafkan perbuatan mereka."
Tolong! Tidak, JJ, tolong!
Tolong, tidak, JJ. Tolong!
Kau akan baik-baik saja.
Kau aman. Jangan mati.
Aku mencintaimu, Kie.
Tolong!
Dan setelah tiga hari,
Dia bangkit lagi.
- Amin. - Amin.
Jadi, jangan lupakan pengorbanan-Nya,
kasih-Nya, dan darah-Nya yang Dia tumpahkan untuk kita.
PAK SUNN BISA KE PERPUSTAKAAN? ADA BARANG JJ.
Itu bagus untuknya.
Agar dia
mencoba mencari tahu sesuatu.
Kau ingin menemuiku?
Ini ada di barang hilang.
Mereka memberikannya.
Kau dekat dengannya.
Terima kasih.
Sebelum kau pergi, aku harus bertanya.
Aku dengar pembicaraan orang-orang.
Apa benar kau melihat Mahkota Biru?
Kau tahu?
Aku tahu semua terkait Denmark Tanny.
Apa kaitan Denmark dengan Mahkota Biru?
Blackstone itu estat lain di pulau
dan ada desas-desus artefak dicuri dari Murat.
Saat istri Denmark meninggal,
Denmark tertarik pada okultisme, pada kekuatan Mahkota Biru.
Itu tak mungkin nyata, 'kan?
Mengabulkan permintaan dan menghidupkan orang mati, itu…
Yang kudengar, jika kau memegang mahkota
dan mengucapkan kata yang tepat di waktu dan tempat yang tepat,
orang mati bisa dihidupkan.
Kekuatan ini adalah fakta selama ribuan tahun.
Tapi kita lebih tahu.
Baiklah.
Semoga harimu menyenangkan.
Kau juga.
Jangan tabrak.
Bagaimana jika kutabrak?
Aku akan…
Sepuluh poin?
Kacamu mau copot.
Jangan disentuh.
Apa kabar?
- Salam kenal. Itu sopirku. - Bukan.
Buka.
- Bagus. - Sama-sama.
Turun.
Bagus.
Selamat bermain.
TURNAMEN TAHUNAN KILDARE LINKS & LEGACY CLASSIC
Jalan.
Semoga berhasil.
Turnamen golf amal.
Aku bekerja di sana sejak usia 14.
Para anggota membayar seribu dolar untuk satu hari.
Ada golf.
Senang bertemu, Rafe.
Lalu ada pesta setelah golf.
Ini Dale.
- Ayo main. - Ya.
Ayo bersenang-senang, Dale.
Topper di luar seharian.
- Bagus. - Bagus.
Aku takkan dapat kesempatan lebih baik,
tapi membobol rumah?
Merampok?
Sungguh?
Sebelum itu, aku ingin membicarakannya dengan Sarah.
Hei, Sarah.
Sarah.
Hei, Sarah.
Kau di mana?
- Sarah. - Hei, Kawan.
Kami hanya ingin memeriksa keadaanmu.
Itu saja.
Ya.
Lumayan.
Aku punya kejutan kecil untukmu.
Sebenarnya… ada… ada lagi.
Ada
beberapa di sini.
Dan ini juga. Kurasa sekitar 16, mungkin 17 ribu dolar.
Itu jauh dari cukup.
Kau buang-buang waktu.
Ya, tapi ini permulaan.
Dua hari.
Cuaca bagus untuk memancing.
Ben Rhodes.
Sial.
Keluar sekarang dan kau akan hidup!
Ingat yang kukatakan?
Pope, pergi! Aku harus melakukannya.
- Tak usah. Aku saja. - Tak ada ruginya, Pope.
Sial.
Hoki.
Baiklah.
Itu takkan kembali, 'kan?
Hebat. Itu pukulan luar biasa.
Hebat, Top.
Pukulan hebat.
- Lihat bolanya. - Ya.
Aku tak peduli kata mereka. Rumput Bermuda selalu jadi pilihanku.
Benar, Kawan. Pukulan bagus. Ayo, Semuanya. Ayo.
Aku kenal ayahmu, Rafe. Dia orang baik.
Meninggalkan warisan.
Itu penting.
Aku akan melanjutkannya.
Tak ada yang salah dengan ambisi. Itu yang menggerakkan dunia.
Aku takkan bermain jika tak bisa menang, Rafe.
Aku akan memberitahumu rahasia kecil. Dale Zeasy tak suka kalah.
Aku tahu kau tahu soal Tannyhill. Soal apa yang kami butuhkan.
Properti itu baru satu bagian, oke?
Kami akan dapatkan Blackstone, area sungai itu.
Kami akan membangun ulang pulau ini.
Kami butuh bantuanmu.
Kemitraan.
Aku tak bisa membayangkan Rose bisa menjual rumah itu.
Kau atur saja dengan saudaramu.
Tenangkan suasana.
Lakukan itu, kau dapat kursi kosong.
Rafe, kau harus tahu. Aku akan mewujudkannya, oke?
Itu bukan ancaman. Aku hanya memberitahumu.
Hari yang sangat indah.
Terima kasih banyak. Terima kasih.
MEDAN LATIHAN KORSAIR AFRIKA UTARA
Kami pikir itu dialek Persia awal, tapi bisa diterjemahkan.
Bisa beri tahu cara menggunakan mahkota?
Ya. Kami yakin, kami tahu,
scytale digunakan sebagai buku petunjuk berkode
untuk Mahkota Biru. Tapi…
Belum ketemu?
Belum.
Lalu kenapa aku mempekerjakanmu?
Keluar.
Apa?
Aku tahu legenda itu.
Kau menemukan ujung pelangi, ucapkan kata yang tepat di waktu tepat,
lalu apa? Semua mimpimu jadi nyata?
Itu rencanamu, Pak Finch?
Tak semua. Hanya satu.
Jadi, kau benar-benar percaya?
Kau percaya akan bertemu putrimu lagi?
Aku hidup di dunia nyata.
Tapi tak semua hal bisa dijelaskan.
Selama ribuan tahun, orang percaya
pada kekuatan mahkota.
Mereka telah melihatnya dengan mata kepala sendiri.
Jadi, siapa bilang aku takkan jumpa Sadie lagi?
ARAWAK BAY, BAHAMA
Stubby, kenapa kita berhenti di sini?
Isi bensin, lalu menyeberang.
Ya, baiklah. Mungkin untuk makan karena kau lapar?
Hei, aku sudah berusaha.
Hanya beberapa camilan. Aku punya misi.
Hei!
Hei!
Apa maumu?
Kenapa kau mengikutiku?
Pak Finch ingin bertanya.
Saat kau menemukan mahkota, apa ada benda lain?
Bukan aku yang menemukannya.
Yang menemukannya sudah mati.
Berhenti mengikutiku, oke? Aku tak tahu apa-apa.
Hei!
Hei, C.
Kau baik-baik saja?
Tanyai mereka.
Mereka yang akan dihabisi, 'kan?
Ayo, Stubby.
Oke.
Kau pasti bisa.
Masuk, keluar. Ambil yang kau butuhkan.
Jangan lebih, oke?
Dia membakar rumahmu, John B.
Kau pantas mendapatkannya.
- Kau pantas mendapatkannya. - Ya.
Astaga! Pope!
Ya, jangan…
Jangan lakukan itu, Pope.
Apa masalahnya?
Jangan masuk begitu saja.
- Seperti David Blaine. - Aku minta tumpangan kemarin.
- Kukira itu untuk kemarin. - Bukan, hari ini.
Aku harus mengantar paket, jadi itu yang kulakukan.
Di Figure 8?
Ya, jadi jika kau bisa menjaga mobil, itu akan bagus.
- Paket apa? - Hanya paket, oke?
Baiklah.
- Untuk apa linggis itu? - Pope…
Tolong jaga mobil ini sebentar. Aku takkan lama.
Kau mau aku jadi pengintai?
Aku tak memintamu mengintai.
Aku hanya memintamu untuk waspada terhadap sekitarmu.
Untuk mengawasi?
- Ya, Pope. - Saat kau mengantar paket?
Pope, maukah kau jadi pengawasku?
Hanya itu.
Terima kasih.
Hei, boleh pinjam kunci agar aku bisa mendengarkan radio?
Di kunci kontak.
ALARM AKTIF
Baiklah.
Rumah yang bagus, Top.
Topper, ambilkan minuman untuk Ayah.
Sayang? Kau di rumah?
Top? Itu kau?
Siapa itu?
Tolong!
Baiklah.
Astaga.
Semoga masih hidup.
Oke.
Apa kabar?
- Apa? - Apa kabar?
Aku butuh bantuanmu. Aku butuh sedikit bantuan.
Kau tak masuk akal. Masuk ke mana?
- Ada banyak rumah di sini. - Rumah Topper.
Rumah Topper? Apa yang kau lakukan?
Pope, aku butuh kau masuk dan, koma, berhentilah mengganja.
Komanya salah tempat.
- Kau bisa masuk? - Baiklah.
Dia mati?
Tidak, dia mabuk.
Tinggalkan paketnya dan ayo pergi dari sini.
Pope, tak ada paket.
- Apa maksudmu? - Aku bohong. Tak ada paket.
Aku butuh bantuanmu.
Jadi, apa yang kau lakukan di sini jika tak ada paket yang diantar?
Aku akan ceritakan semuanya setelah kita membawanya ke atas, oke?
Tinggalkan saja dan pergi.
Kurasa dia melihatku. Kau mengerti maksudku?
Melihatmu melakukan apa?
Jika kita membawanya ke ranjang, dia takkan ingat dia jatuh.
Itu hanya mimpi buruk. Dia tak melihatku. Dia bangun.
Kau harus menjelaskan ini. Akan kubantu.
Bisa simpan ganjamu dan bantu aku?
Berat sekali.
Pegang kakinya.
Dua, tiga.
Baiklah.
Oke.
- Mulai jelaskan. - Dengar, Bung…
Baiklah.
Aku menemukan bal berisi ganja.
Pemiliknya penyelundup. Mereka menemukanku.
Mereka ingin balnya kembali atau uangnya.
Jika aku tak bisa memberikannya dalam tiga hari,
sekarang tinggal dua hari, mereka akan bunuh Sarah.
Mereka akan membunuh Sarah? Siapa mereka?
Orang yang membunuh Ben Rhodes.
- Membunuh Ben Rhodes? - Ya.
- Sering ke tempat Heyward. - Ya.
Aku dapat info ada brankas di sini. Banyak uang.
Itu sebabnya kita di sini. Agar Sarah tak berakhir seperti Ben Rhodes.
Wheeze?
- Sarah! - Astaga!
Astaga, Wheeze. Tak kusangka kau di sini.
Ya, tapi, Sarah, kau harus mengeluarkanku dari sini.
Aku tak bisa tinggal dengan Rose. Dia tak mengizinkanku bicara
denganmu atau Rafe. Dan entah di mana Ibu sekarang.
Aku harus memberitahumu sesuatu yang kurasa takkan kau percaya.
Kenapa aku merasa ini akan mengejutkanku?
Aku hamil.
Baiklah. Tidak, serius, apa?
Aku hamil.
- Apa? - Ya.
- Sungguh? - Ya, tiga bulan.
Aku akan jadi bibi.
Bibi Wheeze.
Seperti nenek dengan emfisema.
Tapi bagus.
Kami saling mencintai. Kami seperti punya keluarga.
Aku ikut senang.
Aku menyayangimu.
Kenapa Rose ada di sini? Dia mau apa?
Entahlah. Pacarnya ingin kembali.
Dia punya pacar?
Ya.
Bertemu di Guadeloupe dan mereka punya banyak kesamaan.
Dia mengingatkanku pada Ayah.
Menarik.
Kita tertinggal satu, Top. Lubang terakhir. Masukkan.
- Bum! - Ini dia.
Ayo, Top, Top terbaik.
Luar biasa.
Bagus! Senang kita bersama.
Terima kasih sudah datang.
- Kita fokus, Dale. - Ya.
Pukulan bagus.
Terima kasih.
Dale luar biasa. Sudah selesai, Rafe.
Kau diterima. Mereka menyukaimu.
Tidak, mereka senang aku bisa membantu.
Ayolah. Kita saling membantu. Itu cara kerjanya.
Kau tahu?
Baiklah, akan kumenangkan dengan mudah.
Santai.
Kau ingat mereka memanggilku Clutch?
Tak ada yang memanggilmu Clutch.
Kita merampok bersenjata?
- Tidak. - Jadi, kau merampok.
Mereka mencuri dari kita.
Halo, Pak Thornton.
- Pak dan Bu Thornton, ada orang? - Kau mau ke mana?
Alarm berbunyi. Bucky dari Keamanan Pesisir.
Aku masuk untuk memeriksa.
- Aku sedang masa percobaan. - Aku tahu.
Ada orang di rumah?
- Kita harus pergi. - Oke.
Lewat sini.
Halo?
Pak Thornton, Bu Thornton.
Kami mendengar alarm salah satu pintu atas terbuka.
Baiklah.
Tunggu!
- Lewat sini! - Halo!
Ayo, cepat.
Pak Thornton, Bu Thornton. Alarm…
- Sial. - Ada orang di rumah?
Ini Keamanan Pesisir.
Halo?
Ini Keamanan Pesisir.
Ada orang di sini?
Halo?
Pak Thornton? Apa itu kau? Ini Bucky dari Keamanan Pesisir.
Kau di rumah.
Kami dapat pemberitahuan alarm berbunyi.
Ya, Buck. Tak apa.
Terima kasih.
Maaf mengganggu, Pak.
Bucky ke markas. Alarm palsu di rumah Thornton.
Semua aman di sini.
Kau harus memperbaiki karpet itu. Sepertinya berbahaya.
Oke, beres. Ayo pergi.
- Astaga. - Aku lelah.
Tunggu.
PERPUSTAKAAN KILDARE
LEGENDA MAHKOTA BIRU
Kurasa dia berasal dari sini.
Dia mengingatkanku pada Ayah.
Kurasa itu ide pacarnya.
APA KAU PUNYA FOTO PACAR ROSE?
Masukkan, Top, lalu kita ke ekstra. Ayo sekarang.
- Ya. - Tenang, Top.
Ayo, Topper.
Dia pasti bisa.
Fokus.
Ayo.
- Masuk! - Masuk.
- Sial, Top. Kau bercanda? - Tentu.
Beta.
Pertandingan yang bagus.
- Ya. - Bagus.
- Bagus. - Kekalahan yang berat.
Dia takkan batalkan kesepakatan karena kau gagal.
- Top… - Aku tak yakin, Ruthie.
Aku mau pergi dari sini.
Hei, Top!
- Ayo minum. - Ya.
Tidak. Aku butuh istirahat.
Kita bisa istirahat di bar.
- Lucu. - Top!
Tidak, aku mau pulang.
Sial.
Sial. John B.
Bagaimana, Rafe? Mau ikut?
Aku bukan orang sabar, mengerti?
Aku harus tahu. Ya atau tidak?
Aku butuh beberapa hari, Dale. Kedengarannya bagus.
Aku hanya butuh waktu.
Beberapa hari.
Berapa utangmu kepada orang ini?
Sebesar 52.500 dolar.
- Berapa banyak di sana? - Kita akan tahu.
Astaga.
Pope. Astaga.
- Baiklah. Dengar. - Baiklah.
- Kita ambil yang kita butuhkan. - Benar.
Dua ratus, tiga ratus, empat ratus, lima ratus. Berhasil.
- Berhasil. - Lumayan. Ayo pergi.
- Baiklah. - Tunggu.
Mereka memukulku dengan stik golf.
Biaya pengobatan mahal. Sepuluh ribu lagi.
Baiklah.
- Ini untuk membakar rumahku. - Mereka membakar rumahmu.
- Itu dua, tiga… - Dan kau tahu?
Jika tertangkap, kita butuh biaya hukum. Jadi…
- Mungkin 20. - Ya.
Tambahkan.
Pogue butuh mesin baru.
Uang yang hilang di Enduro.
- Aku belum punya arloji. - Ya.
Astaga.
Ayo pergi dari sini. Ayo.
Ayo! Tinggalkan saja.
Astaga, kau sangat pemarah.
Itu hanya permainan bodoh, Top.
- Itu hanya permainan bodoh, sungguh? - Ya.
Aku tahu kau suka mengejekku, Ruthie,
tapi namaku bisa terpampang di dinding.
Cucu-cucuku bisa melihat plakat itu,
tapi kesempatanmu tak banyak.
Aku suka saat kau marah.
- Ya? - Ya.
Hei, semangat.
Ini untuk anak-anak, ingat?
Itu benar.
Terima kasih sudah mengingatkan,
tapi itu kesempatan.
Soal kesempatan,
aku ingin kau pakai tongkatmu.
Ya?
- Kau mau aku pakai yang kayu? - Ya.
Lepas ini dulu.
- Hei, tunggu. Ayahku datang. - Apa?
- Siapa peduli? - Aku.
- Top, ayolah. Satu ronde lagi. - Diam.
- Ayahku di atas. - Ayolah.
Aku tak bisa mendengar ini.
- Tidak. - Kita harus pergi.
Tidak bisa.
Kirimi Kie pesan. Kita butuh pengalih perhatian.
Itu mereka.
Pesan masuk dari J. Booker Routledge.
Darurat. Terjebak. Rumah Topper. Butuh bantuan.
- Apa? Rumah Topper? - Ya. Butuh petunjuk arah?
Tidak, aku tak butuh petunjuk arah.
Pesan masuk dari J. Booker Routledge.
Ingat aljabar kelas lima.
Saat kau menyalakan alarm kebakaran agar aku keluar kelas?
Kelas lima? Siri, bisa hubungi dia?
Maaf, saya tidak paham.
Kurasa kau bisa sekali lagi. Sekali lagi. Kumohon.
- Aku sudah main 18 lubang. - Ayo.
- Aku harus keluar. - Baiklah. Ayo!
Aku ingin…
Kau bilang kau mencintaiku?
Itu katamu tadi.
Tak apa. Ya, aku juga.
Hujan uang.
Apa-apaan?
Apa kau bodoh? Nanti mereka lihat.
- Ayo. - Hei.
- Tunggu. - Ayah?
Ayah, kau di atas?
Ayo. Ayo pergi. Cepat.
John B, cepat.
Ayah?
- Jangan… - Apa ini?
Apa ini?
- Astaga, Ruthie. - Apa?
Ini uang di brankas ayahku.
Ada orang di rumah. Kita dirampok.
Apa aku telepon polisi?
- Topper! - Ya, telepon polisi!
- Haruskah? - Di mana pistolnya?
Aku tak tahu.
- Di mana? - Kau punya pistol?
Sial.
Hanya ini?
Ya, kau suruh aku tinggalkan. Hanya ini.
- Astaga. - Astaga.
- Sejak kapan kau punya senjata? - Aku selalu bawa.
Jangan bergerak tiba-tiba.
Ya, kau dengar itu?
Kami baru menelepon polisi.
Kau dengar senjataku? Aku bersenjata. Senjata berat.
- Hei. - Ya.
- Hati-hati! - Baiklah.
Siri, hubungi J Booker, sekarang!
Menghubungi J Booker.
Akan kubunuh mereka.
Kau dengar itu?
Ya, seperti cicitan.
Dari kamar tidur utama.
Periksa ayahmu.
- Kenapa ponselmu tak senyap? - Aku tak tahu.
Kau tak tahu akan merampok tempat ini?
- Kau merampok. - Aku datang.
Aku bersenjata.
Aku bersenjata lengkap.
Aku siap, Sayang.
Apa-apaan? Ayah?
Topper.
Kenapa kau bawa pistol?
Maaf.
Astaga.
Kukira ada yang masuk.
Astaga. Kau sedang apa?
Ambilkan aspirin.
Mereka di depan.
Top! Ayo!
- Itu pasti Kie. - Ayo pergi!
Sial.
Sial!
Sial.
Dari semua orang yang bisa kau rampok…
Ayo, Pope.
"Aku hanya mengantar paket, Pope.
Kubawa linggis untuk mengantar paket."
Lengkungkan jari kakimu agar lebih cepat.
Ayo!
Ayo, Pope. Masuk. Ayo pergi dari sini.
- Harusnya kau biarkan aku kembali. - Kembali?
Akan kuambil.
- Mungkin lain kali… - Baiklah. Pope!
Kalian berdua. Tamat riwayat kalian.
Tidak, selesai. Karena apa?
Aku pergi lima menit dan kita di rumah Topper?
Aku…
Aku dapat pesan daruratmu.
Ya, aku tak mau bicara di klub.
Kau tak bisa menatapku?
Kudengar mereka membeli sebagian sungai, Heyward.
Dan namamu disebut.
Lantas?
Jadi, jika hanya jual beli, bagus untukmu, Rafe,
tapi mereka membatalkan sewa, mengajukan litigasi omong kosong.
Mereka bahkan pakai kerusuhan sebagai alasan untuk mengusir orang.
Jadi, jika itu yang kau mau, silakan, tapi…
Aku…
Aku tak ingin kau terlibat hanya karena aku…
- Aku melakukan sesuatu yang kau pikir… - Kau menipuku?
Maaf, Rafe, tapi kau tak tahu apa yang telah kulalui.
Aku ikut sedih atas apa yang kau lalui. Aku bangkrut karena kau.
Aku tak punya uang.
Aku diusir dari rumahku karena kau,
jadi aku minta maaf karena itu sulit bagimu.
Pikirmu aku melakukannya karena aku mau?
- Ya. - Kau salah.
Tak ada alasan lain.
- Ayahku memintaku, aku menolak. - Terima kasih.
Tapi kau tahu apa yang terjadi?
Aku dengar kau bicara dengan Topper dan Ruthie tentangku.
Hanya karena kami berhubungan seks, bukan berarti dia pacarku.
- Baik. - Aku tak tinggal dengan Pogue.
- Semoga tidak. Astaga. - Aku punya standar.
Kau mengorbankanku karena malu padaku.
Tidak.
Dan aku melakukan sesuatu yang kusesali.
Maafkan aku.
Tapi Bocah Tajir hanya mengambil dari Pogue.
Selalu begitu.
- Itu takkan berubah. - Itu ilegal, Rafe.
Itu maksudku.
Aku hanya tak ingin kau melakukan sesuatu yang akan kau sesali.
Rafe, ini bukan dirimu.
Jangan lakukan.
Kau mengkhianatiku demi uang.
Aku tak percaya padamu. Kau tak bisa memerintahku.
Itu definisi dari menghakimi.
Tidak, biar kujelaskan. Aku pergi memancing seperti biasa
dan aku menarik perangkap kepiting dari kemarin,
lalu, "Lihat itu!"
Ada bal ganja. Apa yang akan kau lakukan?
Mungkin akan kuambil seperdelapan dan mengembalikannya.
- Hanya seperdelapan? - Setengah.
Baiklah.
Aku takkan menjualnya.
- Jadi, maksudmu apa? - Baiklah.
Kau berutang pada pengedar narkoba?
Tepatnya 70.000 dolar.
- Tujuh puluh? - Aku menemukan bal itu mengapung.
Dan kau pikir itu tak ada yang punya?
Sarah diincar, tapi kau tak memberitahunya?
Aku akan memberitahunya.
Kau belum sempat? "Hei, maaf…"
"Diincar pembunuh."
Tidak, dia terlalu sibuk merampok rumah orang.
Orang itu adalah Topper.
Kenapa merampok orang yang kita kenal?
Aku tak mau dia khawatir. Itu saja.
Aku tak bisa dapat pekerjaan.
Dia butuh vitamin prenatal. Dia hamil dan aku minta maaf.
Oke? Aku mengacau.
- Kau harus memberitahunya. Itu saja. - Kau benar.
Aku tahu dan aku akan memberitahunya.
- Terima akibatnya. - Pasti.
- Bagus. - Hei!
Kesempatanmu datang.
Jangan malu-malu.
Hei!
Astaga.
Hei, Sarah…
- Hei. Ada apa? - Hei. Aku…
Kenapa kalian menatapku begitu?
Aku harus bicara denganmu.
- Aku juga harus bicara. - Ini penting.
Kumohon, boleh aku duluan?
Aku baru lihat Wheezie. Dia kembali. Dia bersama Rose.
- Wheezie? - Sungguh?
Ya. Rose punya pacar baru. Mau lihat foto dari Wheezie?
Baiklah.
Terjemahan subtitle oleh M Pandu A
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.