All language subtitles for Game.of.Thrones.S01E06.Bluray.x264-A.Golden.Crown

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Maaf, Yang Mulia, aku ingin berdiri, tapi...

Kau tahu yang dilakukan istrimu?

- Dia hanya lakukan perintahku. - Ternyata dia bisa berpikir begitu?

Dengan hak apa kau bisa menyentuh keluargaku?

- Aku Hand yang menjaga kedamaian. - Tadinya kau seorang Hand.

Kau harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

Kalian berdua, diamlah!

Catelyn harus bebaskan Tyrion...

Dan kau harus akhiri perselisihanmu dengan Jaime.

Dia membantai pengawalku.

Lord Stark kembali dengan keadaan mabuk dari rumah bordil...

- Saat pengawalnya menyerang Jaime. - Diamlah, Wanita!

Jaime telah melarikan diri dari kota.

Izinkan aku membawanya untuk diadili.

- Kupikir kau seorang raja. - Jaga bicaramu!

Dia menyerang adikku dan menculik adikku yang lainnya.

Seharusnya aku memakai baju zirah dan kau memakai gaun.

Aku akan anggap ini sebagai tanda kehormatan.

Rahasiakan ini atau kuberikan "kehormatan" lagi.

Lihat perbuatannya padaku? Istriku yang tercinta.

Seharusnya aku tak menamparnya.

Itu bukan tindakan raja.

Jika kita tak bertindak, akan terjadi perang.

Suruh istrimu mengembalikan Imp itu ke King's Landing.

Dia telah bersenang-senang, kini saatnya untuk mengakhiri.

Kau dengar aku? Kirimkan gagak dan akhiri ini.

Dan bagaimana dengan Jaime Lannister?

Bagaimana dengan Jaime?

Setengah kerajaanku berutang pada ayahnya.

Entah apa yang terjadi antara kau dan berengsek itu...

Aku tak ingin tahu. Ini yang jadi masalahnya.

Aku tak bisa memimpin kerajaan jika Stark dan Lannister...

Saling bermusuhan satu sama lain. Hentikanlah!

Sesuai keinginanmu, Yang Mulia.

Atas izinmu, aku akan kembali ke Winterfell...

- Dan menyelesaikan masalahnya. - Lupakan itu.

Kirimkan gagak. Aku ingin kau tetap di sini.

Aku Raja dan aku dapat yang kumau.

Aku tak pernah mencintai saudaraku.

Menyedihkan bagi pria mengakui itu, tapi ini kenyataannya.

Kaulah saudara yang kupilih.

Kita akan bicara setelah aku kembali dari berburu.

Berburu?

Membunuh sesuatu menjernihkan pikiranku.

Kau akan duduk di atas takhta sementara aku pergi.

- Kau akan membencinya lebih dariku. - Wanita Targaryen itu...

Astaga! Jangan mulai dengan wanita itu lagi.

Wanita itu akan mati, dan aku tak mau lagi dengar tentang itu.

Kenakan lencana itu dan jika kau melepaskannya lagi...

Aku bersumpah atas nama ibu, aku akan sematkan lencana itu...

Pada Jaime Lannister.

Khaleesi?

Khaleesi!

Kau terluka.

- Jangan terlalu cepat. - Ayo, Dancer!

- Kapan kau akan katakan padanya? - Tidak sekarang.

- Darah dibalas darah. - Ayo!

Kau harus menghukum Lannister atas Jory dan lainnya.

- Kau bicarakan tentang perang. - Aku bicarakan keadilan.

Hanya Lord dari Winterfell yang bisa menentukan perang.

Lannister tancapkan tombak di kaki ayahmu.

Dia kabur ke Casterly Rock, tak ada yang bisa menyentuhnya.

Kau ingin aku memimpin pasukan ke Casterly Rock?

- Kau bukan bocah lagi. - Ayo!

Mereka menyerang ayahmu. Mereka yang memulai perang.

Kau wajib mewakili klanmu jika ayahmu tak bisa.

Dan itu bukan kewajibanmu karena ini bukan klanmu.

Di mana Bran?

Entahlah. Ini bukan klanku.

Robb?

Sendirian di dalam hutan gelap.

Aku tak sendirian. Ada kakakku.

Aku tak melihatnya. Kau sembunyikan dia di balik mantel?

Itu bros perak yang cantik.

Kami akan ambil bros dan kudanya. Turunlah!

- Cepatlah! - Aku tak bisa.

Pelananya, pengikatnya...

Kenapa kau? Kau pincang?

Aku Brandon Stark dari Winterfell.

Jika kau tak melepaskanku, akan kusuruh kalian dibunuh.

Potong kelaminnya dan masukkan itu ke mulutnya.

Bocah ini tak patut mati. Keluarga dari Benjen Stark?

Pikirkan imbalan dari Mance untuk kita.

Masa bodoh dengan Mance Rayder dan Utara!

Kita akan pergi ke Selatan.

Tak akan ada White Walker di Dorne.

Jatuhkan pisaunya!

Lepaskan dia dan kalian akan tetap hidup.

Robb!

- Robb! - Diam kau!

- Jatuhkan pedangnya! - Tidak! Jangan!

Lakukanlah!

Kau baik-baik saja?

Ya. Aku tak merasa sakit.

Anak yang tangguh.

Di Pulau Iron kau belum jadi pria hingga bunuh musuh pertamamu.

- Hebat. - Apa kau sudah gila?

Bagaimana jika kau meleset?

Dia akan membunuhmu dan menggorok Bran.

- Kau tak berhak... - Untuk apa? Menyelamatkan adikmu?

Hanya itu yang bisa dilakukan. Jadi, aku melakukannya.

Bagaimana dengan wanita itu?

Jangan bunuh aku, Lord-ku. Dan aku milikmu.

Kita akan membiarkannya hidup.

Mord! Buka pintunya! Mord!

Mord!

Pria kerdil berisik!

- Kau ingin menjadi kaya? - Pria kerdil masih berisik!

Keluargaku kaya. Kami punya emas yang sangat banyak.

Aku bersedia memberikanmu emas yang banyak...

Tak ada emas.

- Aku tak membawanya sekarang. - Tak ada emas.

Enyahlah!

Aku tak ingin berlatih hari ini.

Tidak mau?

Mereka membunuh Jory. Ayahku terluka.

Aku tak peduli dengan pedang kayu yang bodoh.

- Kau ada masalah. - Ya.

Bagus. Bermasalah adalah waktu yang tepat untuk berlatih.

Saat kau menari di padang rumput dengan boneka dan anak kucingmu...

Ini bukan saat pertarungan berlangsung.

- Aku tak suka boneka dan... - Kau tak di sini.

Kau dengan masalahmu.

Jika kau bersama masalahmu saat pertarungan berlangsung...

Masalahmu bertambah banyak.

Seperti itulah.

Bagaimana bisa kau secepat ular...

Tapi setenang bayangan...

Saat kau berada di tempat lain?

Kau mengkhawatirkan nasib ayahmu.

Itu tidak apa-apa. Kau berdoa pada para dewa?

Pada dewa kuno dan baru.

Hanya ada satu dewa dan namanya Kematian.

Dan hanya satu kalimat yang kita ucapkan pada Dewa Kematian.

"Tidak hari ini."

Dia harus makan seluruh jantung itu?

- Kuharap itu bukan kudaku. - Dia melakukannya dengan baik.

Dia pasti akan memuntahkannya.

- Terjemahkan ucapan mereka. - "Pangeran sedang berkuda.

Aku mendengar gemuruh kaki kudanya. Cepat bagaikan angin.

Musuhnya akan ketakutan di hadapannya.

Para istri mereka akan menangis darah."

Dia akan memiliki anak lelaki.

Dia tak akan menjadi Targaryen sejati.

Dia tak akan menjadi Naga sejati.

"Kuda jantan yang menguasai dunia."

Kuda jantan adalah Khal dari para Khal.

Dia akan menyatukan rakyat ke dalam satu khalasar.

Semua manusia di dunia akan bergabung dalam kawanannya.

Aku mengandung seorang pangeran!

Dan dia akan dipanggil Rhaego!

Rhaego!

Rhaego!

Mereka mencintainya.

Rhaego!

Rhaego!

Rhaego!

Rhaego!

Hari ini dia benar-benar menjadi ratu.

Rhaego!

Jangan sampai mereka melihatmu membawa pedang di Vaes Dothrak.

Kau tahu hukumnya.

Ini bukan hukumku.

- Telur itu bukan milikmu. - Apa pun miliknya juga milikku.

Satu telur mungkin.

Jika aku menjual satu telur, hanya cukup untuk membeli kapal.

Dua telur bisa membeli kapal dan pasukan.

- Kau membawa tiga telur. - Aku perlu pasukan yang banyak.

Aku harapan terakhir dinasti, Mormont.

Dinasti terbesar yang pernah ada...

Menjadi tanggunganku sejak aku berusia lima tahun.

Tak ada yang memberikan padaku apa yang diberikan padanya di tenda itu.

Tak pernah, tak sedikit pun.

Bagaimana bisa kumenangkan yang harus kumenangkan tanpa itu?

Siapa yang dapat memimpin tanpa kekayaan, ketakutan, atau cinta?

Kau berdiri saja, bagai seorang bangsawan terhormat.

Kau tak tahu aku melihatmu memandangi adikku?

Kau pikir aku tak tahu apa maumu?

Aku tak peduli, kau bisa memilikinya.

Dia boleh menjadi ratu kaum liar dan makan daging kuda terbaik.

Dan kau bisa menikmati tubuh adikku sesukamu.

Tapi biarkan aku pergi.

Kau boleh pergi, tapi tak boleh bawa telurnya.

Kau bersumpah padaku. Apa kesetiaan tak ada artinya bagimu?

- Itu segalanya bagiku. - Tapi kau berdiri di sini.

Tapi di sinilah aku berdiri.

Mord!

Mord!

Mord!

Mord!

Berisik lagi.

- Tentang emasnya... - Tak ada emas.

Dengarkan aku!

Terkadang kepemilikan benda adalah konsep abstrak.

Saat mereka menangkapku, mereka mengambil kantungku.

- Tapi emasnya tetap milikku. - Di mana?

Di mana? Aku tak tahu di mana, tapi saat mereka membebaskanku...

Kau mau bebas? Silakan saja.

Kau pernah mendengar ungkapan, "Kaya seperti Lannister?"

Tentu kau pernah mendengarnya, kau pria yang pintar.

Kau tahu siapa keluarga Lannister.

Aku seorang Lannister.

Tyrion, putra dari Tywin.

Pasti kau juga pernah mendengar ungkapan...

"Lannister selalu membayar utangnya."

Jika kau sampaikan pesanku pada Lady Arryn...

Aku akan berutang padamu.

Aku akan berutang emas padamu.

Jika kau sampaikan pesannya dan aku tetap hidup sesuai niatku.

Apa pesannya?

Katakan padanya, aku ingin akui kejahatanku.

- Kau ingin akui kejahatanmu? - Ya, Lady-ku.

Aku akan mengaku.

Penjara Langit selalu membuat tahanan menyerah.

Bicaralah, Imp. Temui para dewa sebagai pria jujur.

Dari mana aku memulainya, para Lord dan Lady?

Aku manusia keji dan aku akui itu.

Kejahatan dan dosaku tak dapat terhitung.

Aku berbohong, berjudi, dan menyewa PSK.

Aku tak pintar berbuat kekerasan.

Tapi aku pintar membujuk orang lain melakukan kekerasan untukku.

Kurasa kau mau contoh detail.

Di usia tujuh tahun, aku melihat pelayan wanita mandi di sungai.

Aku curi jubahnya dan dia terpaksa kembali ke kastel...

Tanpa busana sambil menangis.

Jika kututup mataku, aku masih bisa melihat dadanya berayun.

Di usia 10 tahun, kumasukkan kotoran kambing ke bot pamanku.

Saat aku disuruh mengakui hal itu, aku menyalahkan pelayan.

Bocah malang itu dicambuk dan aku lolos dari keadilan.

Di usia 12 tahun, aku merancap...

Dan kumasukkan spermaku ke dalam sup kura-kura.

Kucambuk kemaluanku, kugosok-gosok.

Kubuat penisku mengeluarkan sperma ke dalam sup kura-kura itu.

Aku yakin supnya dimakan kakakku. Setidaknya, kuharap dia makan itu.

Aku pernah membawa keledai dan sarang lebah ke rumah bordil.

- Diam! - Apa yang terjadi berikutnya?

Kau pikir apa yang kau lakukan?

- Mengakui kejahatanku. - Lord Tyrion...

Kau dituduh menyewa pria...

Untuk membunuh putraku, Bran, di tempat tidurnya.

Dan berkomplot untuk membunuh suami adikku...

Lord Jon Arryn, seorang Hand.

Aku sangat menyesal.

Aku tak mengetahui kedua hal itu.

Kau telah ceritakan leluconmu, aku yakin kau menikmatinya.

Mord, kembalikan dia ke penjara.

Kali ini cari sel sempit dengan lantai curam.

Seperti inikah pengadilan berlangsung di Vale?

Kau menuduhku lakukan kejahatan dan aku menyangkalnya.

Jadi, kau masukkan aku ke penjara agar kedinginan dan kelaparan.

Di mana keadilan dari Raja?

Aku dituduh dan aku ingin pengadilan.

Jika saat diadili kau dinyatakan bersalah...

Maka atas hukum Raja, kau akan membayarnya dengan nyawamu.

Aku mengerti hukumnya.

Di Eyrie tak ada hukuman mati. Hidup lebih anggun di sini.

Buka Pintu Bulan.

Kau ingin diadili pengadilan, Lord Lannister. Baiklah.

Putraku akan mendengar apa pun yang akan kau katakan...

Dan kau akan dengar keputusannya.

Lalu, kau bisa pergi melewati satu pintu atau pintu yang lainnya.

Tak perlu melibatkan Lord Robin.

Aku ingin pengadilan dengan pertarungan.

Kau memiliki hak tersebut.

Lady, aku mohon kehormatan itu. Izinkan aku menjadi petarungmu.

Kehormatan itu seharusnya milikku.

Untuk cinta yang kuberikan pada suamimu...

Izinkan aku membalas kematiannya.

- Aku akan bertarung untukmu, Lady. - Itu akan jadi kehormatanku.

Buat pria jahat itu terbang.

Ser Vadis, kau tak bersuara.

Tidakkah kau ingin membalas dendam suamiku?

Dengan segenap hatiku, Lady-ku.

Tapi orang kerdil itu setengah ukuranku.

Memalukan membantai pria seperti itu dan menyebutnya keadilan.

Setuju.

Kau meminta pengadilan dengan pertarungan.

Kini aku meminta petarung. Aku punya hak itu, sama sepertimu.

Lady-ku, aku bersedia melawan petarung orang kerdil itu demi kau.

Aku tak begitu bersedia, Ser.

Aku mengajukan kakakku, Jaime Lannister.

Kingslayer berada ratusan km dari sini.

Kirimkan gagak padanya. Akan kutunggu dengan senang hati.

Pengadilannya hari ini.

Apa ada yang ingin menjadi sukarelawan?

Ada yang mau?

Kurasa bisa kita anggap tak ada yang bersedia...

Aku akan berpihak pada orang kerdil itu.

Mau anggur lagi, Yang Mulia?

- Apa yang kukatakan tadi? - Masa-masa yang lebih sederhana.

Benar. Kau terlalu muda untuk mengingat.

- Bukankah lebih sederhana, Selmy? - Tadinya, Yang Mulia.

Musuh tepat berada di tempat terbuka. Kejam, seperti dugaan kita.

Hanya tinggal menunggu undangan berperang.

Tidak seperti sekarang ini.

- Kedengarannya menyenangkan. - Ya, menyenangkan.

Tak begitu menyenangkan seperti pesta topeng yang sering kau adakan.

Kau pernah bercinta dengan wanita dari Riverlands?

Kurasa pernah sekali.

Kurasa kau akan ingat.

Dahulu, pria belum dianggap sejati hingga dia bercinta...

Dengan wanita dari tiap Tujuh Kerajaan dan Riverlands.

Dahulu kami menyebutnya, "Meniduri Kedelapannya."

Mereka wanita yang beruntung.

Kau berhasil meniduri kedelapannya, Barristan?

Kurasa tidak, Yang Mulia.

- Hari-hari yang menyenangkan. - Hari yang mana tepatnya?

Saat separuh dari Westeros bertarung dan setengah juta lainnya tewas?

Atau sebelum itu? Saat Mad King membantai wanita dan bayi...

Karena suara di kepalanya mengatakan mereka layak dibunuh?

Atau masa sebelum itu, saat naga menghanguskan seluruh kota?

Tenang, Nak! Kau mungkin adikku, tapi kau bicara pada Raja.

Apakah itu kepahlawanan jika kau cukup mabuk...

Lalu bercinta dengan beberapa pelacur Riverlands...

Agar bisa meniduri kedelapannya?

Mau minum anggur lagi, Yang Mulia?

Mereka membakar hampir seluruh Riverlands.

Lahan, lumbung padi, dan rumah kami.

Mereka memerkosa para wanita berkali-kali.

Setelah mereka selesai, mereka memotongnya seperti hewan.

Mereka melumuri anak-anak kami dengan minyak, lalu membakarnya.

Kemungkinan besar para bandit.

Mereka bukan pencuri. Mereka tak mencuri apa pun.

Mereka bahkan meninggalkan sesuatu, Yang Mulia.

Kau bicara pada Hand, bukan Raja.

Raja sedang berburu.

Ikan. Itu simbol dari keluarga Tully.

Bukankah itu klan istrimu, Tully? Lord Hand?

Apakah orang-orang itu mengibarkan simbol?

- Panji? - Tak ada, Hand.

Tapi pemimpinnya orang tertinggi yang pernah kulihat.

Aku melihatnya memotong pandai besi menjadi dua.

Dia juga memotong kepala kuda hanya dengan sekali tebas.

Itu terdengar seperti orang yang kita kenal. Mountain.

Kau menggambarkan Ser Gregor Clegane.

Kenapa Ser Gregor berubah menjadi bandit? Dia kesatria yang disucikan.

Aku pernah mendengarnya menyebut Tywin Lannister, anjing gila.

Aku yakin kau juga pernah mendengarnya.

Bisa kau pikirkan alasan lain yang mungkin dimiliki Lannister...

Karena marah dengan istrimu?

Jika Lannister melakukan penyerangan pada penduduk desa...

Di bawah lindungan raja, itu akan jadi...

Itu sama beraninya dengan menyerang seorang Hand di jalan di ibu kota.

Aku tak bisa mengembalikan rumahmu dan menghidupkan yang mati...

Tapi mungkin aku bisa berikan keadilan atas nama Raja Robert.

Lord Beric Dondarrion.

Kau memiliki wewenang.

Kumpulkan 100 orang dan pergi ke kastel Ser Gregor.

Perintah segera dilaksanakan.

Atas nama Robert dari klan Baratheon, Pertama dari Namanya...

Raja dari Andals dan Yang Utama, Lord dari Tujuh Kerajaan.

Dan Pelindung Kerajaan.

Aku menugasimu untuk memberikan keadilan dari Raja...

Pada kesatria yang bersalah, Gregor Clegane...

Dan mereka semua yang ikut dalam kejahatannya.

Kucabut dan kubuang reputasinya.

Kucabut seluruh pangkat dan gelarnya...

Seluruh tanah dan hartanya, dan memberinya hukuman mati.

Lord-ku, ini tindakan yang drastis.

Lebih baik menunggu kepulangan Raja Robert.

Grand Maester Pycelle, Lord-ku...

Kirimkan gagak ke Casterly Rock, beri tahu Tywin Lannister...

Dia dipanggil pengadilan untuk bertanggung jawab...

Atas kejahatan para pemegang panjinya.

Dia harus tiba dalam waktu dua minggu...

Atau dicap sebagai musuh dan pengkhianat kerajaan.

Tindakan berani dan mengagumkan, Lord-ku.

Tapi apakah bijaksana menarik ekor singa?

Tywin Lannister adalah pria terkaya di Tujuh Kerajaan.

Emas, bukan prajurit, yang memenangkan perang.

Lalu kenapa Robert bisa jadi raja, bukannya Tywin Lannister?

Bertarunglah!

- Ayo! - Serang dia!

Ayo, serang dia!

Hadapi dan bertarunglah, Pengecut!

Habisi dia!

Bagus!

Sudah cukup, Ser Vadis, habisi dia!

Ayo bangkit lagi!

Bangkit dan bertarunglah!

- Tidak! - Bunuh dia!

Ini sudah berakhir?

Kau tak bertarung dengan kehormatan.

Tidak.

Dia bertarung dengan kehormatan.

Kini, apa aku bisa membuat pria kecil itu terbang?

Tidak, pria kecil ini pulang ke rumah.

Aku yakin kau memegang benda milikku.

Lannister selalu membayar utangnya.

Kini pakaian dan rambutmu seperti Lady sejati dari Selatan.

Kenapa tidak? Kita berada di Selatan.

Penting untuk mengingat dari mana kau berasal.

Aku tak yakin ibumu menyukai gayamu yang baru.

Ibuku bukan dari Utara.

- Aku tahu itu. - Apa pedulimu?

Apa kau punya rambut di balik kerudungmu?

- Ya, aku punya. - Aku tak pernah melihatnya.

Kau ingin melihatnya?

Tidak.

Omong-omong, kau berasal dari mana? Utara atau Selatan?

- Aku berasal dari desa kecil di... - Tunggu.

Aku baru menyadari, aku tak peduli.

- Sansa... - Septa...

Kau tak sopan.

Pangeran.

- Pangeran. - Lady.

Aku telah bertindak jahat beberapa minggu lalu.

Atas izinmu?

Kalung ini cantik, seperti yang dikenakan ibumu.

Suatu hari, kau akan jadi ratu. Kau harus terlihat seperti kami.

Maukah kau memaafkanku atas kekasaranku?

Tak ada yang perlu dimaafkan.

Kau Lady-ku.

Suatu hari, kita akan menikah di ruang takhta.

Seluruh Lord dan Lady dari Tujuh Kerajaan akan datang.

Dari Last Hearth di Utara sampai Pantai Salt di Selatan.

Dan kau akan menjadi ratu dari mereka semua.

Aku tak akan merendahkanmu lagi. Aku tak akan kejam lagi padamu.

Kau mengerti?

Kini, kau Lady-ku mulai hari ini...

Hingga hari terakhirku.

Berhenti!

- Apa yang kau lakukan? - Pergi ke King's Landing.

Dengan kereta lobak?

Aku akan cari kapal yang menuju Selatan di Pelabuhan White.

Kau bisa membayarnya?

Ada temanku yang lebih murah hati dibanding yang lain.

Ada banyak wanita sepertimu di King's Landing.

Kalau begitu aku akan banyak teman.

Ya, kau akan sangat terkenal hingga Lord gemuk datang berkunjung...

Dengan perut besar dan kemaluannya yang kecil...

Dan dia tak bergairah, lalu dia merontokkan gigimu.

Dan apa yang terjadi padaku jika aku tinggal di sini?

Akankah aku menjadi Lady Greyjoy?

- Penguasa Pulau Iron? - Jangan bodoh.

Kudengar Jaime Lannister menyerang Lord Stark di jalan King's Landing.

Setiap pria dalam 100 km akan segera ikut berperang...

Dan kebanyakan dari mereka tak akan kembali.

Tak ada yang tersisa untukku di sini.

Mari kita pergi, Stefon.

Biarkan aku melihatnya lagi.

Lihat apa?

- Aku akan merindukanmu. - Aku tahu.

Ayah mengirim kalian berdua kembali ke Winterfell.

- Apa? Bagaimana dengan Joffrey? - Dengar.

Ayah sekarat karena kaki ayah? Karena itu mengirim kami pulang?

- Apa? Tidak. - Kumohon, Ayah. Jangan.

Ayah tak bisa lakukan itu. Aku sedang berlatih dengan Syrio.

- Akhirnya aku makin baik. - Ini bukan hukuman.

Ayah ingin kalian kembali demi keselamatan kalian.

- Apa Syrio bisa ikut kami? - Masa bodoh dengan guru menarimu.

Aku tak bisa pulang. Aku akan menikah dengan Pangeran Joffrey.

Aku mencintainya. Aku ditakdirkan jadi ratunya dan punya anak darinya.

- Ya, ampun. - Saat kau cukup umur...

Ayah akan carikan seseorang yang pantas untukmu.

Seseorang yang berani, lembut, dan kuat.

Aku tak ingin pria seperti itu. Aku menginginkan Joffrey.

Dia akan jadi raja terhebat yang pernah ada, singa emas...

Dan aku akan berikan putra dengan rambut pirang yang indah.

Simbolnya bukan singa, Bodoh. Tapi rusa jantan seperti ayahnya.

Bukan. Dia tak seperti Raja tua pemabuk itu.

Bergeraklah. Temui Septa dan mulai kemasi barang kalian.

- Tunggu! Ini tak adil. - Ayolah!

"Tujuh Kerajaan"

Lord Orys Baratheon, berambut hitam.

Axel Baratheon berambut hitam.

Lyonel Baratheon berambut hitam.

Steffon Baratheon berambut hitam.

Robert Baratheon berambut hitam.

Joffrey Baratheon berambut emas.

Daenerys?

- Di mana adikku? - Hentikan dia.

Di mana dia?

Di mana dia? Aku datang untuk jamuan.

Jamuan para pelacur.

- Ikut denganku. - Singkirkan tanganmu!

Tak seorang pun bisa menyentuh Naga.

Raja Sakit Kaki!

Khal Drogo, aku ke sini untuk jamuan!

Khal Drogo bilang tempat untukmu ada di belakang.

- Itu bukan tempat untuk raja. - Kau bukan raja.

- Menjauhlah dariku! - Viserys, kumohon.

Di sana dia rupanya.

Turunkan pedangnya. Mereka akan bunuh kita semua.

Mereka tak akan membunuh kita.

Mereka tak bisa tumpahkan darah di kota suci mereka.

Tapi aku bisa.

Aku ingin dapatkan tujuanku.

Aku ingin mahkota yang dijanjikannya padaku.

Dia membelimu, tapi belum pernah membayarmu.

Katakan, aku ingin tawaranku atau aku akan membawamu kembali.

Dia bisa ambil bayinya.

Akan kupotong dan berikan padanya.

Biarkan dia mendapat yang diinginkannya.

Aku akan berikan mahkota emas yang diinginkannya.

Dan manusia akan ketakutan melihatku.

Apa yang dikatakannya?

Dia bilang akan mengabulkannya.

Kau akan dapatkan mahkota emas...

Yang akan membuat semua orang ketakutan saat melihatnya.

Memang itu yang kuinginkan.

Apa yang telah dijanjikannya.

Tahan dia.

Tidak! Kalian tak boleh menyentuhku.

Aku Naga dan aku ingin mahkotaku.

Kosongkan pancinya!

- Tak perlu melihatnya, Khaleesi. - Tidak.

Dany, katakan pada mereka. Hentikan mereka.

Kumohon, Dany!

Kau tak boleh melakukannya.

Dany, kumohon.

Mahkota untuk raja.

Khaleesi.

Dia bukan Naga.

Api tak dapat membunuh naga.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.