Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Lihat aku!
Kau masih ingat aku?
Anak pintar.
Kau akan ikut denganku dan tutup mulutmu.
Tutup mulutmu!
- Aku bukan laki-laki! - Kau bukan anak pintar.
Itu maksudmu? Kau ingin tetap hidup?
Ke Utara. Kita akan pergi ke Utara.
Gagaknya memiliki tiga mata.
Burung itu menyuruhku mengikutinya, maka kulakukan.
Gagak itu turun ke makam. Ayahku juga di sana.
Ayahmu tak ada di sana, Lord Kecil. Tidak selama bertahun-tahun.
Kau hanya takut, seperti Hodor.
Aku tak takut pada lubang di tanah.
Kau pernah tinggal di luar Wall. Apa yang kau takutkan?
Aku memiliki disabilitas, tapi berani ke sana.
Itu kakekku, Lord Rickard.
Dia dibakar hidup-hidup oleh Mad King Aerys.
Itu Lyanna, adik ayahku. Raja Robert seharusnya menikahinya.
Namun, Rhaegar Targaryen menculiknya.
Robert memulai perang untuk mendapatkannya kembali.
Dia berhasil membunuh Rhaegar, tapi Lyanna tetap meninggal.
Di sanalah aku melihat ayah.
Benar, 'kan? Dia tak ada.
Kemari, Shaggydog.
Rickon!
Binatang buas itu seharusnya dirantai di kandang!
- Dia tak suka rantai. - Sedang apa kau di bawah sini?
- Ikut kami ke atas. - Tidak. Aku mau menemui ayah!
Harus berapa kali aku katakan kalau ayah ada di King's Landing?
Dengan Sansa dan Arya.
Tadi aku melihat ayah di sini.
Kapan kau melihat ayah?
Semalam, saat aku sedang tidur.
Kemari, Shaggydog.
Kalian berdua merindukannya.
Wajar saja jika dia ada di pikiran dan mimpimu.
Namun, itu tak berarti...
Bran...
- Lady-ku. - Lady-ku.
- Lady-ku. - Lady-ku.
- Lady-ku. - Lady-ku.
Lady-ku.
Robb.
Robb.
Robb!
Kau merusak pedangmu.
Aku akan membunuh mereka semua.
Mereka semua akan aku bunuh.
Anakku.
Mereka menahan adik-adikmu.
Kita harus mendapatkan adik-adikmu kembali.
Lalu kita akan bunuh mereka semua.
"Taring babi yang hebat membawa luka..."
"Untuk kesehatan Raja Robert yang baik."
"Binatang buas itu hampir sebesar Robert."
"Namun, raja kita yang pemberani berteriak."
"Lakukan sesukamu. Aku akan potong kepala jelekmu."
"Kau tak sejahat..."
"Singa di ranjangku."
"Raja Robert kalah dalam pertarungan."
"Dia gagal dalam ujian terakhirnya."
"Singa itu mengoyak tubuhnya."
"Lalu babi itu menyelesaikannya."
Sangat menghibur.
Lagu itu lucu, 'kan?
Terima kasih atas penampilanmu.
Kurasa sambutan di kedai minum pasti lebih meriah.
Maaf, Yang Mulia.
Aku tak akan menyanyikannya lagi. Aku bersumpah.
Katakan, mana yang kau pilih?
Jari-jarimu atau lidahmu?
Yang Mulia?
Jika harus memilih salah satu, kau memilih jari atau lidahmu?
Atau aku bisa saja menggorok lehermu.
- Orang butuh tangan, Yang Mulia. - Bagus.
- Kalau begitu lidahmu. - Kumohon, Yang Mulia.
Aku tak akan... Yang Mulia.
Ser Ilyn, siapa lebih baik darimu untuk menjalankan hukuman ini?
Kumohon.
Tidak!
Yang Mulia, mohon ampun. Aku tak akan bernyanyi lagi.
- Cukup untuk hari ini. - Tidak!
Sisanya kuserahkan pada Ibu.
Tidak! Yang Mulia, kumohon!
Kau terlihat cantik.
- Terima kasih, Lord-ku. - "Yang Mulia".
- Tidak! - Kini aku seorang raja.
Tidak!
Ikut aku. Aku ingin menunjukkan sesuatu.
Patuhi perintahnya.
Segera setelah kau menstruasi, aku akan menghamilimu.
Menurut ibu, itu tak akan lama.
Astaga, tidak!
Yang ini kepala ayahmu.
Yang ini.
Lihat apa yang terjadi pada pengkhianat.
- Kau berjanji akan mengampuninya. - Memang.
Aku membiarkannya mati dengan cepat.
Lihat dia.
Izinkan aku pulang, aku tak akan mengkhianatimu.
- Aku berjanji akan... - Kata ibu, aku akan menikahimu.
Jadi, kau harus tetap di sini dan mematuhi perintahku.
Lihat dia!
Bagaimana?
Berapa lama aku harus melihat?
Selama itu membuatku senang.
Kau mau lihat yang lainnya?
Jika itu bisa menyenangkanmu, Yang Mulia.
Itu Septa-mu.
Begini saja, aku akan memberimu hadiah.
Usai menyusun tentara dan membunuh kakakmu yang pengkhianat...
Aku juga akan memberikan kepalanya padamu!
Atau mungkin dia akan memberiku kepalamu.
Kata ibu, seorang raja tak boleh memukul pasangannya.
Ser Meryn.
Kemari, Nak.
Kini maukah kau mematuhiku?
Atau kau membutuhkan pelajaran lain?
Aku akan menemuimu di hadapan Dewan.
Jangan menyusahkan dirimu. Turuti perintahnya.
Kau akan membutuhkannya lagi.
Tujuan utamanya jelas. Bersumpah setia pada Raja Renly...
Dan bergerak ke Selatan untuk menggabungkan kekuatan.
Renly bukan raja.
Kau tak mungkin setia pada Joffrey. Dia membunuh ayahmu.
Itu tak menjadikan Renly sebagai raja.
Dia adik bungsu Robert.
Bran tak bisa menjadi Lord Winterfell sebelum aku.
Renly tak bisa menjadi raja sebelum Stannis.
- Maksudmu kita mendukung Stannis? - Renly tak berhak!
- Para Lord! - Aku tak mau bertarung demi Stannis!
Para Lord! Ini pendapatku soal kedua raja itu.
Renly Baratheon tak berarti bagiku...
Begitu pula Stannis.
Kenapa mereka menguasai aku dan barang-barang milikku...
Dari kursi istana di Selatan?
Mereka tahu apa soal Wall atau Wolfswood?
Dewa-dewa mereka pun salah!
Kenapa bukan kita saja yang berkuasa?
Dahulu kita tunduk pada Sang Naga dan kini Naga itu telah mati.
Di sana duduk seorang raja yang ingin aku layani.
Raja Utara!
Aku setuju.
Mereka boleh memiliki istana merah dan kursi besi itu.
Raja Utara.
Apa aku adalah saudaramu, sekarang dan selamanya?
Sekarang dan selamanya.
Pedangku adalah milikmu dalam kemenangan dan kekalahan...
Mulai hari ini hingga ajalku.
- Raja Utara! - Raja Utara!
Raja Utara!
Raja Utara!
Raja Utara!
- Lady Stark. - Aku ingin bertemu dengannya.
Sekarang.
Tinggalkan kami.
Kau tampak cantik malam ini, Lady Stark.
Kini kau telah menjanda.
Ranjangmu pasti sepi.
Itu sebabnya kau kemari?
Kondisiku sedang tak prima, tapi aku bisa melayanimu.
Ya. Lepaskan bajumu dan kita lihat apa aku sanggup.
- Aku menyukai wanita kasar. - Aku akan membunuhmu malam ini.
Menaruh kepalamu di dalam kotak dan mengirimkannya ke kakakmu.
Biar kutunjukkan caranya. Pukul lagi, di atas telinga.
Pukul terus-menerus.
Kau lebih kuat dari kelihatannya, pasti tak lama.
Kau mau dunia percaya itu, 'kan? Bahwa kau tak takut mati?
Aku memang tak takut mati.
Kematian pasti datang pada kita. Untuk apa diratapi?
Karena kau akan masuk ke neraka ketujuh terdalam...
- Jika para Dewa memang adil. - Dewa yang mana?
Pohon yang disembah suamimu?
Di mana pohon itu saat kepalanya dipenggal?
Jika dewamu nyata dan mereka adil...
Kenapa dunia penuh dengan ketidakadilan?
Karena pria sepertimu.
Tak ada pria sepertiku.
Hanya ada aku.
Putraku, Bran.
Kenapa dia bisa jatuh dari menara itu?
Aku mendorongnya dari jendela.
Kenapa?
Aku berharap itu bisa membunuhnya.
Kenapa?
Sebaiknya kau tidur. Ini akan jadi perang yang panjang.
Aku tak percaya bahwa kita sedang berperang.
Apa perang sama menyenangkannya saat kau masih muda?
Apa isinya?
Kita sudah menangkap Robb Stark?
- Apa langkah selanjutnya? - Berhenti bicara.
Kembalilah ke ranjang.
Mereka menahan putraku.
Bocah Stark itu ternyata lebih pandai dari perkiraan kita.
Kudengar serigalanya membunuh lusinan pria dan kuda.
- Apa benar soal Stannis dan Renly? - Baratheon Bersaudara melawan kita.
Jamie tertangkap, pasukannya kocar-kacir.
Ini bencana.
Mungkin kita harus mencari jalan damai.
Itu perdamaianmu.
Joffrey memastikan itu saat dia memutuskan...
Untuk memenggal Ned Stark.
Kau akan lebih mudah untuk minum dari gelas itu...
Daripada membawa Robb Stark kemari.
Dia unggul, jika kau memang belum paham.
Aku diberi tahu bahwa kita menahan adik-adiknya...
Yang utama adalah menebus Ser Jaime.
Tak ada gencatan senjata. Kita tak boleh tampak lemah.
- Kita harus menyerang mereka. - Kita harus ke Casterly Rock...
Mereka menahan putraku!
Kalian semua, keluar.
Bukan kau.
Kau benar soal Eddard Stark.
Jika dia masih hidup, kita bisa mengajukan perdamaian...
Dengan Winterfell dan Riverrun.
Itu akan memberi menambah waktu untuk mengatasi saudara Robert...
Tapi kini...
Kegilaan dan kebodohan.
Dahulu Ayah kira kau bodoh.
Mungkin Ayah salah.
Separuh salah.
Aku tak begitu paham soal strategi, tapi...
Jika tak mau dikepung tiga tentara, kita tak bisa tetap di sini.
Tak ada yang akan tetap di sini.
Ser Gregor akan pergi dengan 500 pasukan berkuda...
Dan membakar Riverland dari God's Eye hingga Red Fork.
Sisanya akan berkumpul kembali di Harrenhall.
Kau akan ke King's Landing.
- Lalu melakukan apa? - Memerintah.
Kau akan menjadi orang kepercayaan Raja.
Kau akan buat anak itu dan ibunya berlutut jika diperlukan.
Jika kau mendapat perlawanan dari orang lain seperti...
- Baelish, Varys, Pycelle... - Kepala, pasak, tembok.
Kenapa bukan pamanku? Atau orang lain? Kenapa aku?
Kau putraku.
Satu hal lagi.
Kau tak boleh membawa pelacur itu ke hadapan Dewan.
Kau mengerti?
Ser Jorah...
Pelan-pelan.
Putraku.
Di mana dia? Aku ingin melihatnya.
Di mana dia?
Anak itu tak selamat.
- Katakan. - Apa yang harus aku katakan?
Bagaimana anakku bisa mati?
Dia tak pernah hidup, Putri.
- Wanita itu bilang... - Wanita itu bilang apa?
- Dia bilang anak itu... - Mengerikan.
Dia terlilit. Aku yang menariknya.
Dia bersisik seperti kadal, buta, dengan sayap seperti kelelawar.
Saat aku sentuh, kulitnya terlepas dari tulang.
Tubuhnya dipenuhi cacing.
Sudah aku peringatkan.
Hanya kematian yang membayar kehidupan.
Kau tahu harganya.
Di mana Khal Drogo?
Perlihatkan dia padaku.
Perlihatkan apa yang aku beli dengan nyawa anakku.
Sesuai perintahmu, Lady.
Mari, aku akan mengantarmu padanya.
- Masih ada waktu untuk itu... - Aku ingin bertemu dia sekarang!
Khalasar sudah pergi.
Khal yang tak bisa naik kuda bukanlah Khal.
Dothraki hanya mengikuti orang yang kuat.
Aku turut berduka, Putri.
Drogo!
Matahari dan Bintangku.
Kenapa dia sendirian di sini?
Dia menyukai kehangatan tempat ini.
Dia hidup.
Kau meminta kehidupan dan membayarnya dengan kehidupan.
Ini bukan kehidupan. Kapan dia akan kembali seperti semula?
Saat matahari terbit dari Barat dan tenggelam di Timur.
Saat lautan kering dan gunung terbawa angin bagai daun.
Tinggalkan kami.
Aku tak ingin kau sendirian dengan penyihir itu.
Tak ada yang kutakuti dari wanita ini.
Pergilah.
Kau tahu apa yang aku beli dan harga yang harus aku bayar.
Mereka salah karena membakar kuilku. Itu membuat Great Shepherd marah.
Ini bukan perbuatan Dewa. Anakku tak bersalah.
Tak bersalah?
Dia akan menjadi Stallion yang menguasai dunia.
Kini dia tak akan membakar kota karena Khalasar-nya...
Sudah tak bisa menghancurkan negeri.
Aku membelamu. Aku menyelamatkanmu.
Menyelamatkanku?
Ketiga penunggang telah memerkosaku sebelum kau menyelamatkanku.
Aku melihat rumah dewaku terbakar.
Di sana aku telah menyembuhkan banyak pria dan wanita.
Aku melihat tumpukan kepala di jalan. Kepala pembuat rotiku.
Kepala pemuda yang baru kusembuhkan dari demam tiga bulan lalu.
Jadi, coba katakan apa yang telah kau selamatkan.
Nyawamu.
Lihat saja Khal-mu.
Kau baru akan menyadari nilai kehidupan...
Usai semuanya hilang.
Kau tak boleh pergi.
- Jangan menghalangiku, Sam. - Mereka akan menyebarkan soal ini.
Mereka akan mengutus burung gagak. Orang-orang akan mengejarmu.
Kau tahu apa yang terjadi pada pengkhianat?
Aku tahu lebih baik darimu.
Apa yang akan kau lakukan?
Menemukan adikku...
Dan menusuk tenggorokan Raja Joffrey dengan pedang.
Kau tak bisa meninggalkan kami sekarang.
Kami membutuhkanmu.
Minggir.
Aku tak akan membiarkanmu pergi.
Minggir.
Tidak!
Orang kepercayaan Raja.
Sepertinya begitu.
Ayahmu bilang kau tak boleh membawa siapa pun ke King's Landing?
Katanya aku tak boleh membawamu. Ayah menegaskan hal itu.
Dia tahu namaku?
- Apa? - Dia bilang...
"Jangan bawa Shae ke King's Landing?"
Aku yakin ayah menyebut "pelacur".
Kau malu padaku?
Kau cemas aku akan menari dan putingku terlihat?
Kini aku lucu. Aku Shae, pelacur yang lucu.
Ayahku mungkin pria paling berkuasa di negeri ini. Ayah yang terkaya.
Dia menguasai Tujuh Kerajaan.
Semua orang, di mana pun, harus mematuhi perintah ayahku.
Ayahku memang berengsek.
Aku yakin wanita anggota Dewan bisa belajar dari gadis sepertimu.
Bagaimana jika kau ikut denganku? Jadi pendamping orang kepercayaan.
Karena Raja butuh orang kepercayaan, dan orang itu...
Aku tahu yang dibutuhkan orang kepercayaan itu.
Ghost!
Samwell!
- Apa dia tewas? - Tidak.
Apa kita menangkapnya?
Ayo.
Untung kau pakai banyak bantalan.
- Kami akan membawamu pulang. - Seharusnya aku bersama saudaraku.
- Kini kami saudaramu. - Mereka akan membunuhmu jika tahu.
Mereka akan membunuh kalian jika tahu kalau kalian mengejarku.
- Pulanglah. - Sam menceritakan semuanya.
- Kami turut berduka atas ayahmu. - Tapi itu tak penting.
Kau sudah bersumpah, kau tak boleh pergi.
- Aku harus pergi. - Tak bisa.
- Kau sudah bersumpah. - Aku tak peduli soal...
"Dengarkan kata-kata dan sumpahku."
- Masa bodoh dengan kalian semua. - "Malam tiba, pengawasan dimulai."
"Tak akan berakhir hingga aku mati. Aku akan hidup dan mati di posku."
- "Aku pedang di kegelapan." - "Pengawas di Wall."
"Perisai yang menjaga dunia manusia."
"Aku membaktikan hidupku demi Night's Watch."
"Untuk malam ini dan malam-malam berikutnya."
Ingatkah pertama kali kita berkuda...
Matahari dan Bintangku?
Jika kau masih ada dan belum pergi...
Tunjukkanlah.
Kau pejuang.
Sejak awal kau adalah pejuang sejati.
Aku ingin kau berjuang sekarang.
Aku tahu kau sangat jauh.
Namun kembalilah padaku...
Matahari dan Bintangku.
Saat matahari terbit dari Barat...
Dan tenggelam di Timur.
Kau akan kembali padaku, Matahari dan Bintangku.
Raja-raja?
Aku bisa katakan hal yang perlu kau ketahui soal raja.
Hal yang harus kau pahami soal raja...
Selama 67 tahun ini, aku mengenal...
Lebih banyak raja jika dibandingkan dengan orang lain.
Mereka pria yang membingungkan, tapi aku tahu cara melayaninya.
Aku terus melayani mereka.
Aerys Targaryen.
Dari beribu-ribu penyakit yang dikirim para Dewa pada kita...
Kegilaan adalah yang paling parah.
Dia pria baik.
Sungguh memesona.
Namun, melihatnya sekarat di depan mataku...
Digerogoti oleh mimpi akan api dan darah.
Robert Baratheon adalah hewan buas yang berbeda.
Pria kuat, petarung hebat...
Namun, memenangkan dan memerintah kerajaan...
Adalah dua hal yang berbeda.
Katanya pria yang hidup dalam keadaan siap berperang...
Seringkali tak melihat musuh yang berada di sampingnya.
Kini aku mengabdi pada putranya, Raja Joffrey.
Semoga para Dewa memberkati pemerintahannya.
Dia anak muda yang pintar, punya pemikiran militer yang kuat.
Tegas.
Namun, belum berpengalaman dalam hal mempertahankan kerajaan.
Terlalu dini menilai dia akan menjadi raja yang seperti apa, tapi...
Aku merasakan kehebatan sejati pada raja baru kita.
Kehebatan sejati.
Lalu apa yang harus aku pahami?
Soal apa?
Soal raja.
Kau bilang, "Hal yang harus kau pahami soal raja..."
Hal apa?
Saat kau mulai bicara...
Lupakan.
Biar aku antar, Sayang.
Tak apa. Tak perlu.
Ya.
Sampai nanti.
Saat kau bayangkan dirimu di sana, bagaimana penampilanmu?
Apa mahkotanya cocok?
Apa semua Lord dan Lady tersenyum dan tunduk padamu?
Orang-orang yang menghinamu bertahun-tahun?
Sulit bagi mereka untuk tersenyum dan tunduk tanpa kepala.
Pria dengan ambisi besar dan tak bermoral.
Aku tak akan menjagokanmu.
Kau akan melakukan apa jika bisa duduk di atas sana?
Aku salah satu dari sedikit pria di kota ini yang tak mau jadi raja.
Kau salah satu dari sedikit pria di kota ini yang tak jantan.
Kau bisa lebih baik dari itu.
Saat kau dikebiri, apa mereka memotong semuanya?
- Aku selalu penasaran. - Sungguh?
Kau habiskan banyak waktu memikirkan apa yang ada di antara kakiku?
Aku membayangkan ada luka robek, seperti wanita.
- Apa itu benar? - Aku tersanjung telah dibayangkan.
Pasti aneh bagimu, meski setelah bertahun-tahun.
Seorang pria dari negeri lain.
Dibenci oleh kebanyakan orang, ditakuti oleh semua orang.
Sungguh? Senang mengetahuinya.
Apa kau terbangun di malam hari dan ketakutan pada lukaku?
Namun, kau terus maju. Berbisik dari satu telinga raja ke raja lain.
Aku mengagumimu.
Aku juga kagum padamu, Lord Baelish.
Pencari kesempatan dari rumah bordil dengan bakat...
Untuk mudah berteman dengan pria dan wanita berkuasa.
Bakat yang berguna, kau pasti setuju.
Jadi, di sinilah kita...
Saling mengagumi dan menghormati.
- Memerankan peran kita. - Melayani raja baru.
Semoga kekuasaannya panjang.
- Rajaku. - Rajaku.
Para Lord. Bisa kita mulai?
Namamu Arry, kau dengar? Arry si Anak Yatim.
Tak ada yang banyak bertanya pada anak yatim.
Karena tak ada yang peduli.
Siapa namamu?
Arry.
Perjalananmu masih panjang dan orang-orangnya buruk.
Kini aku punya 20 orang.
Lelaki dan anak-anak, semua menuju Wall.
Ayahmu mengizinkanku melihat penjara...
Dan aku tak menemukan Lord Kecil di sana.
Kelompok ini, setengahnya akan menyerahkanmu pada Raja...
Demi pengampunan.
Setengahnya lagi akan melakukan hal yang sama, tapi kau akan diperkosa.
Jangan menarik perhatian dan jika harus buang air kecil...
Lakukan di hutan. Sendirian.
Bergabunglah dengan kelompok ini dan jangan ke mana-mana.
Atau aku akan mengurungmu di kereta bersama ketiga orang itu.
Perhatikan langkahmu, Kerdil!
Dia punya pedang.
Kenapa makhluk sepertimu punya pedang?
- Mungkin dia bangsawan kecil. - Mustahil. Lihat dia.
Dia terlihat seperti gadis kecil. Pasti dia mencuri pedang itu.
Ayo lihat.
- Pedang itu bisa berguna untukku. - Ambil saja.
- Berikan padaku, Kerdil! - Lihat dia.
Sebaiknya berikan pedang itu pada Hot Pie.
Aku pernah melihatnya menendang seorang anak hingga tewas.
Aku menjatuhkan dia, menendangnya...
Dan terus menendangnya sampai dia tewas.
Aku menendangnya sampai hancur.
Berikan pedang itu!
Kau mau? Akan aku berikan.
Aku pernah membunuh satu anak gemuk. Pasti kau belum pernah membunuh.
Aku yakin kau pembohong, tapi aku bukan.
Aku pintar membunuh bocah gemuk dan aku menikmatinya.
Kau suka melawan anak kecil, ya?
Selama 10 tahun, aku memukul bantalan besi.
Saat kupukul, besi itu berbunyi. Kau akan bergitu jika kupukul?
Ini besi tempa istana.
Di mana kau mencurinya?
- Ini hadiah. - Itu tak penting.
Tempat yang kita tuju tak memedulikan perbuatan kita.
Ada pemerkosa, pencopet, perampok, pembunuh.
Kau yang mana?
Murid pembuat senjata.
Namun, guruku bosan padaku. Jadi, di sinilah aku.
Ayo, Pecundang!
Jarak dari sini ke Wall adalah 4.800 km...
Dan musim dingin akan tiba!
Ham.
Berapa hari berturut-turut seorang pria harus sarapan ham?
Setidaknya bawakan aku bir.
Kau tampak letih.
Apa berkuda di malam hari sangat melelahkan?
Jangan ketakutan begitu.
Jika kami penggal semua orang yang kabur di malam hari...
Hanya akan ada hantu yang menjaga Wall.
Setidaknya kau tak mencari pelacur di Mole Town.
Kehormatan mengharuskanmu pergi, kehormatan yang mengembalikanmu.
Temanku yang membawaku kembali.
Aku tak bilang kalau itu kehormatanmu.
- Mereka membunuh ayahku. - Kau akan menghidupkannya kembali?
Tidak?
Bagus.
Sudah ada banyak yang seperti itu.
Di luar Wall, para ranger melaporkan soal desa-desa tak berpenghuni.
Di malam hari, mereka melihat api di gunung dari senja hingga fajar.
Orang liar yang tertangkap bersumpah bahwa suku-suku mereka bersatu...
Dan membentuk pertahanan. Hanya Tuhan yang tahu tujuannya.
Di luar Eastwatch, Cotter Pikesmen menemukan...
Empat jasad bermata biru. Berbeda dengan kita...
Mereka tahu harus membakarnya.
Kau merasa perang saudaramu lebih penting dari perang kita?
- Tidak. - Saat mayat dan makhluk lain...
Datang memburu kita, apa penting siapa yang duduk di Iron Throne?
- Tidak. - Bagus.
Karena aku ingin kau dan serigalamu bersama kami...
Saat kita berkuda keluar Wall besok.
Di luar Wall?
Aku tak mau duduk bersantai dan menunggu salju datang.
Aku ingin mencari tahu apa yang terjadi.
Night's Watch akan berkuda dan melawan kaum liar...
White Walkers, dan makhluk apa pun di luar sana.
Kita akan temukan Benjen Stark, hidup atau mati.
Aku sendiri yang akan memimpin.
Aku hanya akan bertanya sekali, Lord Snow.
Kau saudara dari Night's Watch...
Atau anak haram yang ingin bermain dalam peperangan?
Apa ini perintahmu, Khaleesi?
Telur itu tak berguna bagi Drogo di alam baka. Jual saja.
Kau bisa kembali ke Kota Bebas dan hidup sebagai wanita kaya.
Telur itu tak diberikan padaku untuk dijual.
Khaleesi, Ratuku...
Aku bersumpah akan melayani dan mematuhi perintahmu...
Bahkan mati untukmu jika diperlukan.
Namun relakan dia, Khaleesi. Aku tahu tujuanmu. Jangan lakukan.
Aku harus melakukan itu.
Kau tak mengerti.
Jangan memintaku berdiri di dekatmu saat kau menaiki perapian itu.
Aku tak mau melihatmu terbakar.
Itu yang kau takutkan?
Kalian akan menjadi Khalasar-ku.
Aku melihat wajah-wajah budak.
Aku bebaskan kalian.
Lepaskan kalung kalian dan pergilah jika mau.
Tak ada yang akan menghentikan kalian.
Namun jika kalian tetap di sini, kita akan menjadi saudara.
Sebagai suami dan istri.
Ser Jorah, ikat wanita ini ke perapian.
Kau bersumpah akan mematuhiku.
Aku Daenerys Stormborn dari House Targaryen.
Keturunan dari Valyria tua. Aku adalah putri Sang Naga.
Aku bersumpah pada kalian...
Orang yang menyakiti kalian akan mati sambil berteriak.
- Kau tak akan mendengar teriakanku. - Aku pasti akan mendengarnya.
Namun, bukan teriakanmu yang aku inginkan.
Hanya nyawamu.
Ratuku.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.