All language subtitles for The.Hobbit.The.Desolation.of.Smaug.2013.720p.BluRay.x264.YIFY

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
so Somali
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Translated By Pein Akatsuki http://sebuah-dongeng.blogspot.com

Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang

Bree - Di Perbatasan Shire

Aku kehausan disini. Cepatlah, cepatlah.

- Ini pesananmu. - Terima kasih.

- Awas ! - Maaf, sayang.

- Ini dia. - Terima kasih.

Tuan Stadle.

Boleh aku bergabung bersamamu ?

Aku pesan yang sama.

Aku harus memperkenalkan diri, Namaku Gandalf.

Gandalf Penyihir Abu - Abu.

Aku tahu siapa kau.

Nah, ini kebetulan yang menyenangkan.

Apa yang membawa Thorin Oakenshield Datang ke Bree ?

Aku mendapat kabar bahwa Ayahku..,..

Terlihat berkeliaran Di Belantara dekat Dunland.

Aku pergi mencarinya.

Tak kutemukan Tanda darinya.

Thorin, sudah lama tak ada kabar Tentang Thr๏ฟฝin selain kabar burung.

Dia masih hidup.

Aku yakin itu.

Ayahku menemuimu sebelum dia menghilang.

Apa yang kau katakan kepadanya ?

Kudesak dia menyerang Erebor..,..

..,..Menyatukan Tujuh Pasukan Kurcaci.

Untuk membunuh Sang Naga Dan merebut Gunung Sunyi.

Dan kukatakan hal sama kepadamu..,..

Rebut kembali Kerajaanmu.

Pertemuan ini bukan Kebetulan 'kan, Gandalf ?

Tidak.

Memang bukan kebetulan.

Aku mencemaskan Gunung Sunyi, Thorin.

Naga itu sudah terlalu lama menguasainya.

Cepat atau lambat,

Kekuatan Kegelapan Akan berusaha merebut Erebor.

Aku bertemu dengan penjahat dalam Perjalanan ke Greenway.

Mereka mengira aku Gelandangan.

Kurasa mereka pasti menyesalinya.

Salah satunya membawa pesan.

Ini "Bahasa Hitam".

Sebuah janji pembayaran.

Akan apa ?

Kepalamu.

Ada yang ingin kau mati.

Thorin, kau tak boleh menunggu lagi. Kau ahli waris Tahta Durin.

Persatukan Pasukan Kurcaci. Bersama - sama, kau punya kekuatan..,..

..,..Untuk merebut Erebor.

Adakan pertemuan antara Tujuh Keluarga Kurcaci.

Tuntutlah sumpah kesetiaan mereka.

Tujuh Pasukan bersumpah kepada Pemegang Permata Raja..,..

Arkenstone.

Hanya benda itu yang Dapat menyatukan mereka..,..

Dan jika kau lupa, Permata itu dicuri Smaug.

Bagaimana jika aku menolongmu mengambilnya ?

Bagaimana ?

Arkenstone terletak jauh dari sini..,..

Terkubur di bawah Kaki Naga bernafaskan api.

Ya, itu benar.

Karena itu kita perlu Seorang Pencuri.

12 Bulan Kemudian

Padang Gersang Smaug

Seberapa dekat mereka ?

Sangat dekat. Tak begitu jauh, Tapi ada yang lebih mengerikan lagi.

- Apa Warg mencium jejak kita ? - Belum, tapi pasti sebentar lagi.

- Kita punya masalah lain. - Apa mereka melihatmu ?

Mereka melihatmu !

Tidak, bukan itu.

Bagus, apa yang kukatakan. Dia begitu lihai.

Bagus sekali, Tn. Pencuri.

Bisakah kalian mendengarkan dulu ? Bisakah kalian..,..

Mendengarkan dulu ?

Aku ingin mengatakan ada sesuatu Yang lain di luar sana.

Seperti apa wujudnya ?

Apa seperti Beruang ?

Ya, ya, tapi lebih besar.

Jauh lebih besar.

Kau tahu makhluk itu ?

Kurasa kita kembali saja.

Dan dibunuh Pasukan Orc ?

Ada sebuah rumah..,..

Tak jauh dari sini, Kita bisa berlindung disana.

Rumah siapa ?

Kawan atau lawan ?

Bukan keduanya.

Dia akan menolong kita, Atau..,..

Dia akan membunuh kita.

Pilihan apa yang kita miliki ?

Tak ada.

Cepatlah !

Sebelah sini, cepat !

Lari !

Bombur, cepatlah !

Masuk ke dalam rumah !

Lari !

Cepat, masuk ke dalam !

Buka pintunya !

Cepat !

- Dorong ! - Dorong !

Dwalin !

Cepatlah, kalian semua !

Makhluk apa itu ?

Itu Tuan rumah kita.

Namanya Beorn.

Dan dia "Perubah Wujud".

Terkadang, dia menjadi Beruang Hitam Raksasa.

Terkadang dia pria yang kuat.

Wujud Beruangnya tak bisa ditebak,

Tapi, wujud manusianya Bisa di ajak bicara. Namun..,..

Dia tak menyukai Kurcaci.

Dia sudah pergi.

Menjauhlah dari sana !

Ini tak alami, Ini tak benar.

Sudah jelas, dia dalam kendali Sihir Hitam.

Jangan bodoh.

Perubahan Wujud itu dalam kendalinya.

Baiklah, sekarang. Tidurlah kalian semua.

Kalian aman disini, malam ini.

Kuharap.

Kita serang mereka sekarang.

Kita bunuh Kurcaci kotor itu Saat mereka tidur.

Tidak.

Makhluk itu menjaga mereka.

Kita bunuh mereka Dalam perjalanan.

Pasukan berkumpul di Dol Guldur

Tuan memanggilmu !

Jumlah kita bertambah.

Kita semakin kuat.

Kau akan memimpin pasukanku.

Bagaimana dengan Oakenshield ?

Perang telah datang.

Kau menjanjikanku kepalanya.

Kematian akan menimpa Semua makhluk.

Apa kita akhiri perburuannya ?

Bolg !!

Aku punya tugas untukmu.

Apa kau masih haus darah Kurcaci ?

Jadi kaulah yang mereka panggil Oakenshield ?

Katakan padaku..,..

Mengapa Azog Sang Penghancur memburumu ?

Kau tahu Azog ?

Dari mana ?

Bangsaku yang pertama kali Tinggal di Pegunungan..,..

..,..Sebelum Bangsa Orc datang dari Utara.

Sang Penghancur membunuh Sebagian besar keluargaku.

Tapi ada yang dia perbudak.

Tidak untuk bekerja, kau tahu..,..

Tapi untuk olah raga.

Dia mengurung para Perubah Wujud..,..

Dan menyiksanya Karena itu menyenangkan hatinya.

Apa masih ada yang lain Sepertimu ?

Dulu jumlah kami banyak.

Dan sekarang ?

Sekarang hanya ada satu.

Kalian harus tiba di Gunung itu Sebelum hari terakhir musim gugur.

Sebelum hari Durin tiba.

Ya.

Kalian kehabisan waktu.

Itu sebabnya kami harus melewati Mirkwood.

Ada sesuatu yang jahat di Hutan itu.

Makhluk - makhluk jahat Mendiami pepohonannya.

Ada persekutuan antara Orc dari Moria..,..

Dengan Necromancer di Dol Guldur.

Aku tak akan pergi kesana..,..

Kecuali sangat terpaksa.

Kami akan lewat Jalan Peri.

Jalan itu masih aman.

Aman ?

Peri Hutan Mirkwood Tak seperti Kerabat mereka.

Mereka kurang bijak..,..

Dan jauh lebih berbahaya.

Tapi itu tidak penting.

Apa maksudmu ?

Banyak Orc di wilayah ini.

Jumlah mereka bertambah.

Dan kalian hanya berjalan kaki.

Kalian tak akan sampai Hutan itu hidup - hidup.

Aku tak suka Kurcaci.

Mereka serakah..,..

..,..Dan Buta.

Buta akan orang - orang yang Mereka anggap rendah.

Tapi aku lebih membenci Orc.

Apa yang kau perlukan ?

Pergilah sekarang Selagi masih ada cahaya.

Para Pemburumu Berada tak jauh dari kalian.

Gerbang Peri.

Inilah jalan kita..,..

Melintasi Mirkwood.

Tak ada tanda dari Orc. Keberuntungan berpihak pada kita.

Lepaskan kuda poni-nya.

Biar mereka kembali ke majikannya.

Hutan ini terasa..,..

..,..Sakit.

Seolah terjangkiti penyakit.

Apa tak ada jalan memutarinya ?

Tak ada, kecuali kita berjalan 200 mil ke Utara..,..

Atau dua kali dari jarak itu Menuju ke..,..

Selatan.

Ada sesuatu bergerak Tak terlihat dalam Kegelapan..,..

Tersembunyi dari pandangan kita.

Setiap hari dia tumbuh semakin kuat.

Waspadalah terhadap Necromancer.

Dia tak seperti yang terlihat.

Jika musuh kita kembali, Kita harus tahu.

Pergilah ke Makam di Pegunungan.

The High Fells.

Baiklah kalau begitu.

Jangan kudaku !

Aku memerlukannya !

Kau meninggalkan kami ?

Tak akan kulakukan ini kecuali terpaksa.

Kau sudah berubah, Bilbo Baggins.

Kau bukan Hobbit sama Yang meninggalkan Shire.

Aku ingin memberitahumu..,..

Aku..,..

Menemukan sesuatu di Gua Goblin.

Menemukan apa ?

Apa yang kau temukan ?

Keberanianku.

Bagus, itu bagus.

Kau akan memerlukannya.

Aku akan menunggu kalian di Jurang Sebelum lereng Erebor.

Jaga peta dan kuncinya.

Jangan masuk Gunung itu tanpa aku.

Ini bukan Hutan Hijau yang dulu.

Udara di Hutan ini menyebabkan ilusi.

Pikiranmu akan dipengaruhi Dan membuatmu tersesat.

"Membuat Kita tersesat" ?

Apa artinya itu ?

Tetap di jalan setapak. Jangan keluar dari situ.

Jika kalian keluar, Kalian tak akan pernah..,..

Menemukan Jalannya lagi.

Apapun yang terjadi, Tetaplah di Jalan Setapak !

Ayo ! Kita harus mencapai Erebor Sebelum malam di Hari Durin.

- Hari Durin. - Ayo.

Itu satu - satunya kesempatan kita Menemukan Pintu Tersembunyi.

Jalannya berbelok kesini.

Sebelah sini.

Udara. Aku perlu udara.

Kepalaku, berputar - putar !

Apa yang terjadi ?

Terus bergerak.

Nori..,..

Mengapa kita berhenti ?

Jalan Setapaknya..,..

..,..Menghilang !

Apa yang terjadi ?

Kita kehilangan Jalan Setapaknya !

Cepat cari !

Kalian semua, cepat cari ! Cari jalan setapaknya !

Aku tak bisa mengingat jalan disini.

Aku tak tahu daerah ini.

Seharusnya jalannya di sini.

Jam berapa sekarang ?

Aku tak tahu, Aku bahkan tak tahu hari apa sekarang.

Tempat ini tak ada akhirnya ! Dasar Hutan sialan !

Sialan !

Lihat !

Kantong Tembakau.

Ada Kurcaci di Hutan ini !

Pasti Kurcaci dari Pegunungan Biru.

Kantong ini sangat mirip dengan milikku.

Karena itu memang milikmu. Apa kau paham ?

Kita terus berputar - putar. Kita tersesat.

Kita tak tersesat. Kita terus berjalan ke Timur.

Sebelah mana Timur itu ? Kita kehilangan cahaya mentari !

Kukira kau ahlinya.

Mentari.

Kita harus menemukan..,..

..,..Mentari.

Di atas sana.

Kita harus naik ke atas pepohonan.

Apa itu ?

Cukup ! Diamlah ! Kalian semua !

Kita sedang di awasi.

Aku bisa melihat Danau !

Dan Sungai.

Dan Gunung Sunyi.

Kita hampir sampai !

Apa kalian bisa mendengarku ?

Aku tahu kita harus pergi Ke arah mana !

Halo ?!!

Halo.

Oh, tidak.

Oh, ayolah.

Bunuh mereka ! Bunuh mereka !

Makan mereka sekarang, Selagi darah mereka masih mendesir.

Kulit mereka keras, Tetapi banyak sari di dalamnya.

Sengat dia.

Sengat dia. Bunuh dia.

Dagingnya masih hidup dan menendang !

Bunuh dia !

Bunuh dia sekarang !

Mari kita makan.

Makan ! Makan ! Makan !

Makan ! Makan ! Makan !

Makan ! Makan mereka hidup - hidup !

Makan !

- Apa itu ? - Apa itu ?

Makan mereka hidup - hidup !

Gemuk dan Berair !

Hanya mencicipi sedikit !

Terkutuklah ! Dimana dia ? Dimana dia ?

Disini !

Dia menyengat !

Dia Menyengat (Sting) !

Sting (Sengat).

Nama yang bagus.

Sting.

Kau baik saja, Bofur ?

- Aku baik saja. - Lepaskan aku !

Dimana Bilbo ?

Aku di atas sini.

Pegang kakinya !

Tarik !

Tarik !

Dimana ? Dimana ? Ayolah !

Dimana Cincinnya ?

Tidak !

Tidak ! Tidak !

Thorin ! Bunuh dia !

Ayolah !

Awas, saudaraku !

Fili !

Milik-ku !

Ayo, terus bergerak !

Semuanya aman !

Jangan pikir aku ragu Membunuhmu, Kurcaci.

Akan kulakukan dengan senang hati.

- Tolong ! - Kili !

Beri aku Pisau !

Cepatlah !

Kau pikir aku akan Memberimu senjata, Kurcaci ?

Kau salah besar.

Geledah mereka !

Hei, kembalikan padaku ! Itu barang pribadi !

Siapa ini ?

Saudara priamu ?

Dia Istriku.

Dan makhluk mengerikan apa ini ?

Mutan Goblin ?

Itu puteraku, Gimli.

Apa Laba - Laba sudah mati ?

Ya, tapi mereka akan Terus berdatangan.

Mereka semakin berani.

Ini pedang kuno Peri.

Ditempa oleh Kerabatku.

Darimana kau mendapatkannya ?

Itu diberikan padaku.

Kau bukan hanya pencuri Tapi juga pembohong.

Thorin, dimana Bilbo ?

Tutup Gerbangnya.

Jangan anggap ini berakhir !

- Kalian dengar ? - Hei, keluarkan kami dari sini !

Lepaskan aku !

Apa kau tak mau menggeledahku ?

Aku mungkin menyembunyikan Sesuatu di celanaku.

Atau tak ada apapun.

Mengapa Kurcaci itu Menatapmu, Tauriel ?

Entahlah.

Dia cukup tinggi untuk kaum Kurcaci.

Benar 'kan ?

Lebih tinggi dari beberapa..,..

..,..Tapi sama jeleknya.

- Sekali lagi ! - Hentikan !

Tak ada jalan keluar !

Ini bukan Penjara Orc !

Ini ruang utama Kerajaan Peri Hutan.

Tak ada yang bisa meninggalkan tempat ini Tanpa seizin Raja.

Beberapa orang percaya sebuah Perjalanan Mulia sedang berlangsung.

Perjalanan merebut tanah kelahiran..,..

Dan membunuh Naga.

Aku menduga motivasi yang lebih sederhana.

Usaha Pencurian..,..

Atau kurasa semacamnya.

Kau menemukan jalan masuk.

Kau mencari sesuatu yang memberimu Hak untuk berkuasa.

Permata Raja.

Arkenstone.

Permata itu sangat berharga bagimu, Dibanding apapun.

Aku memahaminya.

Ada batu permata di Gunung itu Yang sangat kudambakan.

Permata Putih..,..

Dengan Cahaya Bintang nan murni.

Aku menawarkan bantuanku kepadamu.

Aku mendengarkan.

Aku akan melepaskanmu..,..

..,..Jika kau mengembalikan Benda milik-ku.

Bantuan dibalas imbalan.

Aku berjanji.

Sebagai sesama Raja.

Aku tak akan mempercayai Thranduil..,..

Raja Agung untuk menepati janjinya Walau dunia akan kiamat !

Kau !

Tak punya kehormatan !

Aku melihat caramu memperlakukan teman.

Dulu kami menemuimu, Kelaparan, Tanpa rumah, meminta bantuanmu.

Tapi kau berpaling !

Kau berpaling dari penderitaan Rakyatku..,..

Dan api yang menghancurkan kami !

Jangan berbicara padaku tentang Naga Api.

Aku tahu amarah dan Kekuatannya yang merusak.

Aku pernah berperang Dengan Naga dari Utara.

Aku sudah memperingatkan Kakekmu Akibat dari keserakahannya.

Tapi dia tak mau mendengarkan.

Kau sama seperti dia.

Tinggallah disini kalau kau mau..,..

Dan membusuklah.

Seratus tahun hanyalah sekejab mata Bagi kaum Peri.

Aku penyabar.

Aku bisa menunggu.

Apa dia memberimu perjanjian ?

Benar.

Aku bilang padanya Supaya dia enyah..,..

Dia dan semua kaumnya !

Jadi beginilah akhirnya.

Perjanjian itu Satu - satunya harapan kita.

Bukan satu - satunya.

Aku tahu kau disana.

Mengapa kau berdiam diri dalam kegelapan ?

Aku datang untuk melapor padamu.

Aku sudah memerintahkan Sarang itu Dimusnahkan dua bulan lalu.

Kami membersihkan Hutan Sesuai perintah Tuanku.

Tapi semakin banyak Laba - Laba Datang dari Selatan.

Mereka bersarang..,..

Di reruntuhan Dol Guldur. Jika kita Membunuh mereka di sarangnya..,..

Benteng itu terletak Di luar perbatasan kita.

Bersihkan makhluk itu dari Kerajaan kita, Itu tugasmu.

Setelah kami berhasil, lalu apa ?

Mereka akan menyebar ke daerah lain.

Daerah lain bukan urusanku.

Nasib dunia akan bangkit dan jatuh.

Tapi di Kerajaan ini, Kita akan bertahan hidup.

Legolas bilang kau bertempur Dengan baik hari ini.

Dia semakin tumbuh menyukaimu.

Kujamin, Tuanku..,..

Legolas hanya menganggapku Sebagai Kapten Penjaga.

Mungkin itu dulu.

Sekarang aku tak yakin.

Kurasa Tuan tak membiarkan puteramu..,..

Berhubungan dengan Peri Silvan rendahan ini.

Tidak, kau benar. Tak akan kubiarkan.

Namun, dia tetap menyukaimu.

Jangan memberinya harapan kosong.

Semua Gerbangnya dijaga.

Tidak semuanya..,.. Ikuti aku !

Batu di tanganmu, apa itu ?

Ini hanyalah Jimat.

Memiliki mantera yang kuat.

Kecuali Kurcaci yang Membaca mantera di batu ini..,..

..,..Mereka akan dikutuk selamanya.

Atau tidak.

Tergantung apa yang kau percayai. Ini hanya kenang - kenangan.

Batu bermantera.

Pemberian Ibuku agar Aku ingat akan janjiku.

Janji apa ?

Bahwa aku akan kembali kepada Ibuku.

Dia mengkhawatirkanku.

Dia menganggap aku ceroboh.

Apa itu benar ?

Tidak.

Kedengarannya kau mengadakan Pesta besar di atas sana.

Pesta Mereth-e-nGilith..,..

Perjamuan Cahaya Bintang.

Semua cahaya murni bagi kaum Eldar.

Tapi Peri Hutan paling Menyukai Cahaya Bintang.

Aku selalu mengira itu Cahaya yang dingin.

Terpencil dan sangat jauh.

Itu sebuah "kenangan".

Berharga dan murni.

Seperti janjimu.

Aku terkadang berjalan di luar sana.

Di dalam Hutan, menatap Langit Malam.

Aku melihat dunia bagai menjauh.

Dan Cahaya Putih selamanya mengisi udara.

Aku pernah melihat Bulan Api sebelumnya.

Muncul di sebuah jalan dekat Dunland. Begitu besar.

Bewarna merah ke-emasan, Memenuhi Langit.

Kami sedang mengawal pedagang Dari Ered Luin.

Mereka menukar benda perak dengan Bulu. Kami lewat selatan Greenway..,..

Dan Gunung itu berada di kiri kami.

Lalu Bulan itu muncul.

Bulan Api yang besar Menyinari jalan kami.

Kuharap aku bisa Menunjukkan Gua - Gua itu padamu.

Galion, kau bedebah tua, Kita kehabisan minuman.

Mestinya tong - tong kosong ini Sudah dikirim kembali ke Esgaroth.

Pengayuh Perahu akan menunggunya.

Terserah apa katamu tentang..,..

Raja kami yang pemarah. Tapi selera Anggurnya tinggi.

Ayo, Elros, cobalah.

Aku sedang menjaga para Kurcaci.

Mereka dikurung. Mereka bisa pergi kemana ?

Aku yakin sekarang Mentari telah bersinar terang.

Sekarang pasti sudah pagi.

Kita tak akan pernah Sampai ke Gunung 'kan ?

Tidak jika kalian tetap disini.

Bilbo.

Apa ?

Ada Penjaga di dekat sini !

Tutup pintunya.

- Supaya memberi kita Waktu. - Baiklah, Nori.

-Naik tangga. - Kau dulu.

Ori.

Tidak ke arah sana. Di bawah sini. Ikuti aku.

- Dia mau kemana ? - Cepat.

Tenanglah.

Sebelah sini.

Cepatlah.

Aku tak percaya kita di Gudang bawah tanah.

Kau seharusnya membawa kami Ke atas, bukannya ke bawah.

- Aku tahu apa yang kulakukan. - Shhh.

Sebelah sini ! Sebelah sini !

Semuanya, masuklah ke dalam Tong. Cepatlah !

Apa kau gila ? Mereka bisa menemukan kita.

Tidak, tak akan ! Aku berjanji padamu.

Kumohon, kumohon, Kalian harus mempercayaiku.

Lakukan perintahnya.

Semuanya sudah masuk.

Bifur, cepat masuk ke Tong ! Cepatlah !

Semuanya cepat masuk !

Apa yang harus Kita lakukan sekarang ?

Tahan nafasmu

Tahan nafas ? Apa maksudnya ?

Dimana Penjaga Kunci ?

Bagus sekali, Tn. Baggins.

Ayo, cepat pergi !

Bertahanlah !!

Bilbo !

Bertahanlah !

Tolong ! Ori !

Tutup Gerbangnya !

Tidak !

Awas ! Ada Orc !

Habisi mereka semua !

Masuk ke bawah Jembatan !

Kili !

Kili !

Kili !

Bunuh dia ! Bunuh Peri Perempuan itu !

Kejar mereka !

Kili !

Nori !

Potong kayunya !

Bombur !

Tauriel..,..

Tunggu !

Biarkan yang satu itu tetap hidup.

Kejar mereka ! Hentikan Mereka !

Oh, ternyata kau.

Mengapa aku disini, Gandalf ?

Percayalah padaku, Radagast.

Aku tak memanggilmu Kemari tanpa alasan bagus.

Ini bukan tempat bagus untuk bertemu.

Tidak.

Itu Memang benar.

Ini mantera kuno, Gandalf.

Mantera kuno dan penuh kebencian.

Siapa yang dikubur disini ?

Jika dia punya nama, Nama itu sudah lama hilang.

Sekarang dia hanya dikenal sebagai..,..

"Pelayan Iblis."

Satu dari beberapa lainnya.

Satu dari Sembilan lainnya.

Mengapa sekarang Gandalf ? Aku tak paham.

Hantu Cincin telah dipanggil ke Dol Guldur.

Tapi tak mungkin Necromancer.

Penyihir manusia tak mungkin Mampu memanggil Iblis semacam itu.

Siapa yang bilang dia manusia ?

Sembilan Pelayan Iblis Hanya menjawab kepada Satu Tuan.

Kita dibutakan, Radagast.

Dan dalam kebutaan kita..,..

..,..Musuh telah kembali.

Dia memanggil pelayannya.

Azog Sang Penghancur,

Dia bukan pemburu biasa.

Dia seorang Komandan.

Komandan untuk Legiun.

Musuh telah menyiapkan Perang.

Ini akan dimulai di Timur.

Pikirannya tertuju pada Gunung itu.

- Kau mau pergi kemana ? - Bergabung dengan yang lainnya.

Gandalf.

Aku yang memulai ini. Aku tak bisa meninggalkan mereka.

Mereka dalam bahaya besar.

Jika perkataanmu itu benar..,..

Dunia juga dalam bahaya besar.

Kekuatan di Benteng itu Tumbuh semakin kuat.

Kau ingin aku meninggalkan teman - temanku ?

- Ada sesuatu di belakang kita ? - Kulihat tidak ada.

- Kurasa kita berhasil lolos dari Orc. - Tak akan lama. Arusnya berhenti.

Bombur setengah tenggelam !

- Cepat menepi ! - Baik.

Ayo, cepatlah !

Gloin, tolong aku, saudaraku.

Ayolah, angkat dirimu.

Ayolah !

Ayolah, dasar pemalas !

Aku tak apa. Ini tak masalah.

Cepat berdiri.

Kili terluka, kakinya perlu diperban.

Ada pasukan Orc di belakang kita, Kita terus bergerak.

Pergi ke mana ?

Ke Gunung, kita sudah dekat.

Ada Danau diantara kita dan Gunung itu.

- Kita tak bisa menyeberanginya. - Maka kita memutarinya.

Pasukan Orc sudah pasti Akan menangkap kita.

Kita tak punya senjata Untuk mempertahankan diri.

Perban kakinya, cepat.

Waktumu dua menit.

Jika kau lakukan lagi..,..

Maka kau mati.

Permisi..,..

Tapi, um, apa kau dari Kota Danau Jika aku tak salah.

Perahu di sebelah sana..,..

Apa mungkin bisa disewakan ?

Apa yang membuatmu berpikir Aku mau menolongmu ?

Sepatu itu sudah usang.

Dan juga mantelmu.

Kuyakin ada mulut - mulut lapar Untuk diberi makan.

Berapa anakmu ?

Seorang putera dan dua puteri.

Dan istrimu kuyakin dia cantik.

Benar.

Almarhum memang cantik.

Maaf, aku tak bermaksud..,..

Oh, ayolah, cukup basa - basinya.

Mengapa terburu - buru ?

Apa urusanmu ?

Aku ingin tahu siapa kalian.

Dan apa yang kalian lakukan Di Wilayah ini.

Kami hanyalah pedagang biasa Dari Pegunungan Biru.

Dalam perjalanan menemui Kerabat kami di Pegunungan Besi.

Pedagang biasa, katamu ?

Kami butuh makanan, ransum, senjata.

Apa kau bisa membantu kami ?

Aku tahu darimana tong - tong ini berasal.

Lalu kenapa ?

Aku tak tahu apa urusan kalian dengan para Peri.

Tapi kurasa tak berakhir Dengan baik.

Tak boleh ada yang memasuki Kota Danau Tanpa seizin Wali Kota.

Kekayaannya berasal dari hasil berdagang Dengan Kerajaan Peri Hutan.

Dia akan mengurungmu daripada Membuat Raja Thranduil marah.

Tawari dia lebih banyak.

Aku yakin ada cara masuk ke Kota itu tanpa terlihat.

Benar.

Tapi untuk itu..,..

Kalian butuh seorang penyelundup.

Itu sebabnya kami bayar dua kali lipat.

Demikianlah sifat alami Iblis.

Di Dunia yang tidak menyadari Iblis semakin kuat dan menyebar..,..

Sebuah Bayangan tumbuh dalam Kegelapan.

Kebencian yang tak tertidur segelap Dinding Malam yang mendekat.

Semenjak dulu seperti itu.

Dan selalu seperti itu.

Pada akhirnya, semua hal buruk Akan terungkap.

Kau melacak Kelompok yang Terdiri dari 13 Kurcaci.

Mengapa ?

Bukan 13.

Tidak lagi.

Yang Muda..,..

Pemanah berambut hitam..,..

Kami menusuknya dengan Panah Morgul.

Racun itu masuk ke dalam darahnya..,..

Dia akan segera mati.

Jawab pertanyaannya, makhluk kotor !

Aku tak menjawab ke Anjing, Peri Perempuan !

Sebaiknya jangan buat dia marah.

Kau suka membunuh, Orc ?

Kau suka kematian ?

Biar kuberikan kepadamu !

Cukup !

Tauriel, pergilah !

Pergilah sekarang.

Aku tak peduli pada Satu Kurcaci yang mati.

Jawab pertanyaannya.

Kau tak perlu takut.

Katakan yang kau ketahui

Dan kau akan kubebaskan.

Kau diperintah membunuh mereka.

Mengapa ?

Apa hubunganmu dengan Thorin Oakenshield ?

Kurcaci bodoh itu tak akan menjadi Raja.

Raja ?

Tak ada Raja Di Bawah Gunung Dan tak akan pernah ada.

Tak ada yang berani memasuki Erebor..,..

Selama Naga itu masih hidup.

Kau tak tahu apapun.

Duniamu akan terbakar.

Apa maksudmu ?

Bicaralah !

Waktu kami telah datang kembali.

Majikanku melayani Sang Satu.

Sekarang kau mengerti, Peri ?

Kematian akan menimpamu.

Api Peperangan..,..

Di ambang Pintumu.

Mengapa kau melakukannya ?

Kau berjanji membebaskannya.

Sudah kulakukan.

Kubebaskan kepalanya yang kotor Dari bahunya yang buruk.

Masih ada yang bisa dikatakan Orc ini.

Tak ada lagi yang bisa dia katakan padaku.

Apa maksudnya "Api Peperangan" ?

Mereka berupaya menggunakan Senjata nan Hebat..,..

Untuk menghancurkan segalanya.

Gandakan pengawasan di perbatasan kita, Semua jalanan dan Sungai.

Tak boleh ada gerakan tanpa sepengetahuanku.

Tak boleh ada yang masuk Kerajaan ini..,..

Dan tak boleh ada yang meninggalkannya.

Tutup Gerbangnya !

Tutup rapat sesuai perintah Raja.

Bagaimana dengan Tauriel ?

Ada apa dengannya ?

Dia pergi ke dalam Hutan..,..

..,..Bersenjatakan panah dan pedang.

Dia belum kembali.

Darah Kurcaci !

Mereka tadi disini !

Ada bau yang lainnya juga..,..

Bau Manusia !

Mereka menemukan cara Menyeberangi Danau.

Awas !

Apa kau mencoba menenggelamkan kami ?

Aku mengenali perairan ini, Tn. Kurcaci.

Jika aku ingin menenggelamkanmu..,..

Tak akan kulakukan disini.

Oh, aku muak dengan Orang Kota Danau licik ini.

Bagaimana kalau kita buang dia Dan sudahi urusan dengannya.

- Bard, namanya Bard. - Bagaimana kau tahu ?

Oh, aku berbicara dengannya.

Aku tak peduli namanya, Aku tak menyukainya.

Kita tak perlu menyukainya.

Kita hanya perlu membayarnya.

Ayo, semuanya. Keluarkan isi dompet kalian.

Bagaimana kita tahu dia Tak akan mengkhianati kita ?

Kita tak akan tahu.

Kita punya masalah disini.

Kita kekurangan sepuluh koin.

Gloin.

Ayolah.

- Berikan yang kau punya. - Jangan lihat padaku.

Aku menghabiskan segalanya Demi perjalanan ini.

Apa yang kuperoleh dari investasiku ?

Tak ada, hanya penderitaan dan kesedihan.

Terberkatilah janggutku.

Ambil ini.

Ambil semuanya.

Uangnya, cepat ! Berikan padaku !

Kami membayarmu setelah Kesepakatan kita dipenuhi.

Jika kau tak ingin tertangkap, Lakukan perintahku.

Ada Penjaga di depan.

Apa yang dia lakukan ?

Dia berbicara ke seseorang.

Dia menunjuk ke arah kita.

Sekarang mereka berjabat tangan.

- Apa ? - Kurang ajar.

Dia mengkhianati kita.

- Oh, astaga. - Yang benar saja.

Diamlah !

Kita mendekati Pos Pemeriksaan.

Berhenti !

Pemeriksaan muatan !

Perlihatkan surat - suratnya !

Oh, ternyata kau Bard !

Selamat pagi, Percy.

Ada yang perlu dilaporkan ?

Tak ada. Kecuali aku Kedinginan dan kelelahan..,..

Serta siap untuk pulang.

Kita semua juga.

Ini dia.

Semuanya beres.

Tidak..,.. Secepat itu.

"Pengiriman Tong - Tong Kosong Dari Kerajaan Peri Hutan."

Akan tetapi..,..

Tongnya tidak kosong.

Benar 'kan, Bard ?

Seingatku..,..

Kau pendayung perahu berizin.

Bukannya..,..

..,..Seorang Nelayan.

Ini bukan urusanmu.

Salah.

Ini urusan Wali Kota Maka ini juga urusanku.

Ayolah, Alfrid. Beri kelonggaran, Orang perlu makan !

Ikan ini ilegal.

Buang isi tong itu ke air.

Kalian mendengarnya, Buang ke Kanal.

Ayo, cepatlah.

Orang - orang di Kota ini bersusah payah.

Ini masa yang sulit.

Makanan sulit didapat.

Itu bukan masalahku.

Jika warga mendengar Wali Kota Membuang ikan kembali ke Danau..,..

Saat kekacauan timbul..,..

Apa itu juga jadi masalahmu ?

Berhenti.

Kau selalu menjadi Pahlawan Rakyat, benar 'kan, Bard ?

Pelindung Rakyat Jelata.

Mungkin saat ini kau Mendapat dukungan mereka.

Tapi itu tak akan bertahan lama.

Angkat Gerbangnya !

Wali Kota selalu mengawasimu.

Camkanlah itu.

Kami tahu dimana kau tinggal.

Ini Kota Kecil, Alfrid.

Semua orang tahu dimana Setiap orang tinggal.

Segala pembicaraan Tentang hak sipil ini.

Ada yang menghasut mereka, Tuan.

Sakit sendi kambuh lagi, Tuan ?

Karena udara lembab. Hanya itu Penjelasan yang mungkin.

Ambilkan aku Brandy.

Pikiran rakyat semakin buruk, Tuan. Mereka kalut.

Mereka rakyat biasa, Alfrid. Mereka selalu buruk.

Bukan salahku mereka tinggal di Tempat yang bau minyak ikan dan ter.

Pekerjaan, tempat berteduh, Makanan.

Hanya itu yang mereka keluhkan.

Kuyakin, Tuan, Mereka dihasut para perusuh.

Kita harus temukan perusuh ini Dan menangkap mereka.

Aku juga berpikiran yang sama, Tuan.

Dan pembicaraan tentang Perubahan harus ditekan.

Jangan sampai rakyat jelata berkumpul Dan berbuat kekacauan.

Selanjutnya mereka akan Mengajukan pertanyaan..,..

Membentuk Komite.

Melakukan penyelidikan.

Yang tua pergi, Yang muda datang.

Apa ?

Itulah yang mereka katakan, Tuan.

Bahkan ada kabar Tentang Pemilihan.

Pemilihan ?

Itu konyol !

Tak akan ku-izinkan.

Kurasa mereka tak akan meminta izinmu, Tuan.

Pemalas.

Tak tahu terima kasih.

Penghasut.

Siapa yang berani Menentang kekuasaanku ?

Siapa yang berani ?

Siapa ?

Bard..,..

Pegang perkataanku.

Pendayung Perahu pembuat masalah itu Penyebab semua ini.

Lepaskan tanganmu dariku !

Kau tak melihat mereka. Mereka tak pernah disini.

Kau bisa mengambil ikannya juga.

Ikuti aku !

Ayah !

Rumah kita, sedang di awasi !

Beritahu Wali Kota Aku sudah selesai bekerja.

Ayah ! Darimana saja kau ?

Ayah, disana kau. Aku sangat khawatir.

Ini, Sigrid.

Bain, bawa mereka masuk.

Jika kau mengatakan ini ke orang lain..,..

Akan kuhancurkan kau !

Minggirlah.

Ke atas sana !

Ayah..,..

Mengapa ada Kurcaci Keluar dari toilet kita ?

Apa mereka membawa keberuntungan ?

Mungkin ukurannya tak pas. Tapi bisa menghangatkanmu.

Terima kasih banyak.

Busur Kurcaci.

Kau seperti melihat hantu.

Memang benar.

Terakhir kali kami melihat Senjata seperti itu..,..

Sebuah Kota sedang terbakar..,..

Itu merupakan hari Dimana Naga datang.

Hari saat Smaug menghancurkan Dale.

Girion, penguasa Kota..,..

Mengumpulkan pemanahnya dan Memanah monster itu.

Tapi sisik Naga sangat keras.

Lebih keras dari baja terkuat.

Hanya Panah Hitam yang dilesatkan Dari Busur Kurcaci

..,..Yang mampu membunuh Naga.

Dan hanya sedikit panah Seperti itu yang dibuat.

Panah itu semakin berkurang saat Girion melakukan upaya terakhirnya.

Jika upaya manusia Berhasil pada hari itu.

Maka kisah ini akan berbeda.

Kau berbicara seolah ada disana.

Semua Kurcaci tahu kisah itu.

Berarti kau tahu Girion Mengenai Naga itu.

Dia melepaskan satu sisik Di bawah sayap kirinya.

Satu tembakan lagi dan dia bisa Membunuh monster itu.

Itu hanyalah dongeng, nak.

Tak lebih.

Kau mengambil uang kami.

Dimana senjatanya ?

Tunggulah disini.

Besok hari terakhir musim gugur.

Hari Durin dimulai ke-esokan paginya.

Kita harus mencapai Gunung itu Sebelum hari itu tiba.

Dan jika kita tak berhasil ?

Jika kita gagal menemukan Pintu Tersembunyi saat itu.

Maka perjalanan ini sia - sia.

Apa ini ?

Kait panjang.

Terbuat dari harpun tua.

- Dan apa ini ? - Palu besi.

Dibuat dari tukang pandai besi.

Palu itu memang berat, tapi..,..

Untuk mempertahankan nyawamu, Ini jauh lebih baik dibanding tanpa senjata.

Kami membayarmu untuk senjata.

Pedang kuat dan kapak !

Ini lelucon !

Kalian tak bisa menemukan yang lebih baik Selain di gudang senjata Kota.

Semua senjata disimpan disana Dan terkunci rapat.

Thorin,

Kita ambil saja tawarannya dan pergi.

Kita pernah mengalami lebih buruk dari ini, Begitu juga kau.

- Kita pergi sekarang ! - Kau tak bisa pergi kemanapun.

Apa katamu ?

Ada mata - mata mengawasi rumah ini.

Dan mungkin setiap dermaga Dan juga terowongan.

Kalian harus menunggu sampai malam tiba.

Thorin.

Ayah ?

Jangan biarkan mereka pergi.

Kukira kau Orc.

Jika aku Orc..,..

..,..Kau pasti sudah mati.

Tauriel..,..

Kau tak bisa memburu 30 Orc sendirian.

Tapi aku tak sendirian.

Kau tahu kalau aku akan datang.

Raja sangat marah, Tauriel.

Selama 600 tahun Ayahku telah Melindungimu, menjagamu..,..

Kau menentang perintahnya.

Mengkhianati kepercayaannya.

Kembalilah bersamaku..,..

..,..Dia akan memaafkanmu.

Tapi aku tak mau kembali.

Jika aku kembali, Aku tak bisa memaafkan diriku.

Raja tak pernah membiarkan Orc Kabur dari tanah kita.

Tapi dia membiarkan kawanan Orc itu Menyeberangi perbatasan kita

Dan membunuh tawanan.

Ini bukan pertempuran kita.

Ini pertempuran kita.

Ini tak akan berakhir disini.

Jika mereka terus menang, Kekuatan mereka semakin membesar.

Jika Ayahmu tetap seperti ini, Kita tak melakukan apapun.

Kita hanya bersembunyi dalam Tembok Kerajaan kita.

Menjauhkan diri dari Cahaya..,..

..,..Dan membiarkan Kegelapan menyebar.

Apa kita bukan bagian dunia ini ?

Katakan padaku..,..

Sejak kapan kita membiarkan Kekuatan jahat lebih kuat dari kita ?

Halo Bard, apa yang kau cari ?

Aku mencari permadani.

Permadani tua. Kemana perginya ?

Permadani tua apa yang kau maksud ?

Yang ini !

Memang ada Kurcaci. Mereka datang Entah dari mana.

Berjenggot lebat, mata yang tajam.

Aku tak pernah melihat seperti itu.

Apa yang dilakukan Kurcaci di tempat ini ?

- Ini pasti Ramalan itu. - Ramalan apa ?

Ramalan Harta Kekayaan Durin.

Ramalan.

Ramalan.

Kisah tua akan jadi kenyataan.

Ruangan luas penuh harta.

Mungkinkah itu benar ?

Apakah Penguasa Air Mancur Perak telah kembali ?

"Penguasa Air Mancur Perak"

"Raja dengan batu berukir"

"Raja Di Bawah Gunung..,.."

"..,..Akan kembali ke Tahtanya."

Dan lonceng akan berbunyi Dalam kegembiraan

Menyambut Kembalinya Raja Gunung.

Tapi semuanya akan tenggelam Dalam kesedihan

Dan Danau akan bercahaya dan terbakar.

Ayah, kucoba hentikan mereka.

Berapa lama mereka pergi ?

- Kau melihat sesuatu ? - Shh ! Tenanglah.

Setelah kita dapat senjata, Kita langsung pergi ke Gunung.

Cepat, cepat !

Cepatlah, Nori.

Selanjutnya.

Kau baik saja ?

Aku bisa.

Mari kita pergi dari sini.

Lari !

Cepat pergi !

Lepaskan aku ! Lepaskan aku !

Bawa mereka kemari.

Cepatlah !

Ada apa ini ?

Kami menangkap mereka Mencuri senjata, Tuan.

Ah, musuh negara 'ya ?

Tentara bayaran yang putus asa, Jika itu memang ada, Tuan.

Jaga ucapanmu !

Kau tak tahu dengan siapa Kau berbicara.

Dia bukanlah seorang penjahat.

Dia Thorin..,..

Putera Thr๏ฟฝin, Putera Thr๏ฟฝr !

Kami Kurcaci dari Erebor.

Kami datang untuk merebut Tanah Kelahiran kami.

Aku ingat Kota ini pada masa jayanya.

Armada perahu berlabuh disini.

Penuh akan kain sutra dan batu mulia.

Dulu ini bukan Kota Danau yang Melarat.

Tempat ini merupakan Pusat Perdagangan di Utara !

Aku ingin melihat masa - masa itu kembali.

Akan kunyalakan kembali Api penempaan besi Kurcaci

Dan kembali mengalirkan kekayaan Dari Ruang Utama Erebor !

Kematian !

Itu yang akan kau berikan kepada kami !

Api naga dan kehancuran.

Jika kau membangunkan monster itu..,..

Dia akan menghancurkan kita semua.

Kalian boleh mendengarkan pembantah ini..,..

Tapi aku berjanji..,..

Jika kami berhasil..,..

Semua akan menikmati kekayaan Gunung.

Kalian akan punya cukup emas untuk Membangun Esgaroth..,..

Sepuluh kali lebih besar.

Kalian semua !

Dengarkan aku !

Kalian harus dengar !

Apa kalian lupa Apa yang terjadi pada Dale ?

Apa kalian lupa orang - orang Yang mati dalam Badai Api itu ?

Tidak !

Dan demi tujuan apa ?

Ambisi buta Raja Gunung..,..

Yang diracuni oleh keserakahan

Dan tak mau melihat selain hasratnya.

Cukup ! Cukup !

Kita tak boleh terlalu cepat Menyalahkan orang lain.

Jangan lupa, bahwa..,..

Girion, Penguasa Dale..,..

Leluhurmu..,..

Yang gagal Membunuh Monster itu !

Itu benar, Tuan.

Kita semua tahu Kisah itu.

Dia menembakkan panah demi panah.

Semuanya meleset dari sasaran.

Kau tak punya hak.

Kau tak punya hak masuk ke Gunung itu.

Aku satu - satunya yang berhak.

Aku berbicara ke Penguasa Rakyat Kota Danau.

Maukah kau melihat Ramalan itu terpenuhi ?

Apa kau mau berbagi kekayaan besar Bangsa kami ?

Apa jawabanmu ?

Aku berkata kepadamu..,..

Selamat datang !

Selamat datang !

Dan ketiga kalinya,

Selamat datang !

Raja Di Bawah Gunung !

Kita kehilangan satu orang. Dimana Bofur ?

- Jika dia tak disini, Kita tinggalkan dia. - Kita terpaksa melakukannya.

Jika kita ingin menemukan pintunya Sebelum Malam tiba,

Kita tak boleh menunda lagi.

Kau tidak.

Kita harus bergerak cepat. Kau hanya memperlambat kami.

Apa maksudmu ? Aku ikut denganmu.

Jangan sekarang.

Aku akan disana saat Pintu itu terbuka.

Saat pertama kali kita melihat Ruang utama leluhur kita, Thorin.

Kili, tinggalah disini.

Beristirahatlah.

Bergabunglah setelah kau pulih.

Aku tinggal bersamanya.

Tugasku merawat yang sakit.

Paman..,..

Sejak kecil kami mendengar kisah Gunung itu.

Kisah yang kau ceritakan kepada kami..,..

Kau tak boleh merampas darinya.

- Fili. - Aku akan menggotongnya jika perlu.

Suatu hari, kau akan menjadi Raja Dan kau akan memahaminya.

Aku tak bisa membahayakan Perjalanan ini Demi satu Kurcaci.

Bahkan termasuk kerabatku.

Fili, jangan bodoh. Tempatmu bersama Kelompok.

Tempatku bersama saudaraku.

Demi janggutku ! Apa ini sudah waktunya berangkat ?

Berangkatlah dengan Berkat..,..

Dan Doa dari kami semua.

Semoga kalian kembali Membawa kekayaan untuk kami semua !

Selamat tinggal.

Minggirlah.

Tidak ! Tidak !

Kalian ketinggalan perahunya juga ?

Kili ! Kili !

Tidak.

Aku muak dengan Kurcaci ! Pergilah !

Tidak, tidak..,..

Tidak, kumohon !

Tak ada yang mau menolong kami. Kili sakit.

Dia sangat sakit.

Tempat apa ini ?

Dulu ini Kota Dale.

Sekarang hanyalah reruntuhan.

Padang Gersang Smaug.

Sekarang hampir tengah hari.

Kita harus menemukan pintu ke Gunung Sebelum matahari tenggelam.

Lewat sini !

Tunggu. Apakah ini Tepi Jurangnya ?

Gandalf menyuruh kita menemuinya disini.

- Apapun yang terjadi kita..,.. - Apa kau melihatnya ?

Kita tak punya waktu menunggu Sang Penyihir.

Kita Sendirian. Ayolah !

Dol Guldur.

Bukit Penyihir.

Kelihatannya benar - benar kosong.

Sebagaimana seharusnya.

Mantera Penyembunyi menutupi tempat ini.

Artinya musuh kita belum siap Menunjukkan dirinya.

Dia belum mencapai kekuatan penuh.

Radagast, bawa pesan ini ke Lady Galadriel.

Katakan padanya, Kita harus memaksanya keluar.

Apa maksudmu ?

Aku pergi sendirian.

Apapun yang terjadi, Jangan mengikutiku.

Apa kau berjanji ?

Ya, ya, ya.

Tunggu Gandalf !

Bagaimana jika ini jebakan ?

Berbaliklah Dan jangan kembali.

Ini sudah jelas jebakan.

Iblis yang bersembunyi disini..,..

Kuperintahkan kau datang !

Kuperintahkan kau tunjukkan dirimu !

Sang Penyihir telah datang.

Dia mengangkat Manteranya..,..

Dia akan menemukan kita !

Ya, dia akan menemukan kita.

Menemukan sesuatu ?

Tidak !

Jika Peta ini benar.

Pintu Tersembunyi itu Tepat berada di atas kita.

Di atas sini !

Kau punya mata yang tajam, Tn. Baggins.

Ini pasti tempatnya.

Pintu Tersembunyi.

Biarlah mereka yang meragukan kita..,.

Menyesali hari ini !

Baiklah, kita punya kuncinya.

Artinya, di suatu tempat..,..

Terdapat lubang kunci.

"Cahaya terakhir Hari Durin..,.."

"Akan menyinari Lubang Kunci."

Nori.

Kita kehilangan cahaya mentari, cepatlah !

Tenanglah ! Aku tak bisa mendengar Apapun dengan suara ribut ini.

Aku tak bisa menemukannya.

Lubangnya tak disini !

Lubangnya tak disini !

- Hancurkan ! - Ya !

Cepatlah !

Terbukalah !

Pintunya harus terbuka.

Percuma !

Pintunya Disegel ! Tak bisa dibuka paksa !

Ada sihir yang melindungi pintunya.

Tidak !

"Cahaya terakhir Hari Durin..,.."

"Akan menyinari Lubang Kunci."

Begitulah yang tertulis.

Apa yang kita lewatkan ?

Apa yang kita lewatkan ?

Balin ?

Kita kehilangan cahaya mentari.

Tak ada lagi yang bisa kita lakukan.

Kita hanya punya satu kesempatan.

Ayo, semuanya.

Ini sudah berakhir.

- Tunggu dulu. - Sudah terlambat.

Kalian mau pergi kemana ?

Kalian tak boleh menyerah sekarang !

Thorin ?

Kalian tak boleh menyerah sekarang.

"Berdirilah dekat batu kelabu"

"Saat Burung Srigunting mematuk"

"Dan mentari yang sedang terbenam"

"Akan memancarakan cahaya terakhir Hari Durin"

Cahaya terakhir..,..

Cahaya terakhir.

Cahaya terakhir !

Lubang Kuncinya !

Kembalilah !

Kembalilah !

Itu cahaya bulan !

Cahaya bulan terakhir musim gugur !

Dimana kuncinya ? Dimana kuncinya ?

Dimana..,..

Dimana..,..

Tadi ada disini !

Ayolah, Tadi ada disini.

Tadi ada..,..

Erebor !

Thorin.

Aku kenal dinding - dinding ini.

Ruang utama ini..,..

Batu ini.

Apa kau juga mengingatnya, Balin ?

Ruangan penuh akan cahaya emas.

Aku mengingatnya.

"Disinilah tempat Kerajaan Ketujuh Bangsa Durin."

"Semoga Jantung Gunung Menyatukan seluruh Kurcaci..,.."

"..,..Untuk membela Rumah ini."

Tahta Raja.

Ah.

Dan, apa itu ? Di atasnya ?

Arkenstone.

Arkenstone ?

Dan apa itu ?

Itu, Tuan Pencuri..,..

Alasan mengapa kau ada disini.

Apa kau tak bisa melakukan sesuatu ?

Aku perlu tanaman obat.

Sesuatu untuk menurunkan demamnya.

Aku punya Nightside, Feverfew.

Itu tak berguna bagiku. Apa kau punya Kingsfoil ?

Tidak, itu hanyalah rumput Untuk memberi makan Babi.

Babi ?

Rumput.

Benar.

Jangan bergerak.

Kau ingin aku menemukan sebuah permata ?

Permata Putih yang besar.

Ya.

Itu saja ? Kurasa ada beberapa Seperti itu di bawah sana.

Hanya ada satu Arkenstone.

Kau akan tahu saat kau melihatnya.

Baik.

Sebenarnya, kawan.

Aku tak tahu..,..

Apa yang akan kau Temukan di bawah sana.

Kau tak perlu pergi jika tak mau. Tak perlu malu jika kau ingin mundur.

Tidak, Balin !

Aku berjanji akan melakukan ini.

Dan kurasa aku harus mencobanya.

Kau selalu membuatku kagum.

Mengapa begitu ?

Keberanian kaum Hobbit.

Pergilah sekarang,

Dengan keberuntungan Sebanyak yang bisa kau kumpulkan.

Oh, dan Bilbo..,..

Sebenarnya, jika kau menemukan..,..

..,..Seekor Naga hidup di bawah sana.

Jangan dibangunkan.

Kau terlambat, Penyihir !

Tamatlah riwayatmu.

Dimana tuanmu ?

Dimana dia ?

Dia ada dimanapun..,..

Kami adalah Legiun !

Tamatlah Sudah.

Tangkap dia.

Tak ada Cahaya, Penyihir..,..

..,..Yang mampu mengalahkan Kegelapan.

Sauron..,..

Halo ?

Dia tak ada di rumah.

Dia tak ada di rumah.

Bagus.

Bagus. Bagus. Bagus.

Apa ini ?

Arkenstone.

Arkenstone.

Permata Putih yang besar.

Sangat membantu.

Nah..,..

Pencuri !

Aku mencium-mu..,..

Aku mendengar nafasmu..,..

Aku merasakan..,..

Nafasmu.

Dimana kau ?

Dimana kau ?

Keluarlah..,..

Jangan malu..,..

Perlihatkan dirimu.

Hmm.

Ada sesuatu tentang dirimu.

Sesuatu yang kau bawa.

Sesuatu yang terbuat dari emas.

Tapi jauh lebih..,..

Berharga !

Berharga, berharga, berharga.

Disana kau.

Pencuri dalam Kegelapan.

Aku tak kemari untuk mencuri darimu.

Oh, Smaug yang kaya raya.

Aku hanya ingin melihat kebesaranmu.

Melihat apa kau sehebat seperti Dalam kisah - kisah tua..,..

Awalnya aku tak mempercayainya.

Dan sekarang kau percaya ?!

Sungguh..,..

Kisah - kisah dan lagu - lagu itu..,..

Tak seberapa dibanding Kebesaranmu..,..

Oh, Smaug Yang Mengagumkan.

Pikirmu dengan memujiku Kau akan tetap hidup ?

Tidak, tidak.

Tidak, itu benar.

Kelihatannya kau mengenal namaku..,..

Tapi aku tak ingat pernah mencium Kaum-mu sebelumnya.

Siapa kau..,..

Dan darimana asalmu..,..

Kalau aku boleh bertanya ?

Aku..,..

Aku datang dari bawah Bukit.

Bawah Bukit ?

Aku telah melintasi bawah Bukit Dan mendaki Bukit..,..

Dan, dan..,..

Melewati Udara, Akulah yang berjalan tanpa terlihat.

Mengagumkan.

Kau sebut apa lagi dirimu ?

Aku..,..

Pembawa Keberuntungan.

Pencipta Teka - Teki.

Gelar - gelar yang hebat.

Teruskan.

Penunggang Tong.

Tong ?

Itu baru menarik.

Bagaimana dengan teman - teman Kurcaci kecilmu ?

Dimana mereka bersembunyi ?

Kurcaci ?

Tidak.

Tidak, Tak ada Kurcaci disini.

Kau salah sangka.

Oh, Kurasa tidak, Pengendara Tong !

Mereka mengirim-mu kemari Untuk bagian tersulit

Sementara mereka bersembunyi di luar !

Sungguh..,..

Kau salah..,..

Oh, Smaug yang Agung. Sumber Bencana yang paling Besar.

Kau punya sopan - santun,

Untuk seorang pencuri..,..

Dan Pembohong !

Aku tahu bau dan rasa Kurcaci.

Aku yang paling tahu.

Itu Karena emas !

Mereka tertarik pada emas Seperti lalat kepada bangkai.

Kau pikir aku tak tahu Hari ini akan datang ?

Sekumpulan Kurcaci yang baik..,..

Merangkak kembali ke dalam Gunung ?

Apa itu gempa bumi ?

Itu, kawanku..,..

..,..Adalah Naga.

Ayah ?

Asalnya dari Gunung !

Tinggalkan kami !

Bawa anak - anakmu, Pergilah dari sini !

Dan pergi kemana ?

Tak ada tempat untuk pergi.

Apa kita akan mati, Ayah ?

Tidak, Sayang.

Naga itu akan membunuh kita.

Tidak jika aku membunuhnya Terlebih dulu.

Raja Di Bawah Gunung telah mati.

Aku merebut Tahtanya.

Kumakan rakyatnya bagai Serigala di tengah Domba.

Aku membunuh, Dimana aku mau, kapan aku mau !

Kulitku dari besi !

Tak ada pedang yang dapat menembusku !

Baiklah.

Panah Hitam ? Mengapa Kau tak Pernah memberitahuku.

Karena kau tak perlu tahu.

Dengarkan baik - baik.

Aku ingin kau mengalihkan para Penjaga.

Setelah aku berada di atas Menara, Kupasang panah ini di busur itu.

Itu dia !

Bard !

- Tangkap dia ! - Cepat, pergi ke sebelah sana, cepat !

Hentikan dia !

Hentikan dia !

Berhenti !

Bain ! Bain !

Jagalah ! Jangan sampai ada yang menemukannya !

- Tidak. - Akan kualihkan mereka.

- Aku tak mau meninggalkanmu ! - Pergilah !

Braga.

Kau ditahan.

- Atas tuduhan apa ? - Tuduhan apapun yang ditentukan Wali Kota.

Kemana perginya dia ?

Bagaimana dengan Bilbo ?

Kita berikan dia waktu.

Waktu untuk apa ? Untuk dibunuh ?

Apa kau takut ?

Ya, aku takut.

Aku takut padamu.

Ada penyakit dalam harta karun itu.

Penyakit yang membuat Kakekmu jadi gila !

Aku bukan Kakek-ku.

Kau bukan dirimu sendiri !

Thorin yang kukenal Tak akan ragu masuk kesana.

Aku tak mau mempertaruhkan Perjalanan ini untuk satu..,..

..,..Pencuri.

Bilbo.

Namanya Bilbo.

Pasti Oakenshield..,..

Kurcaci perampas Kekuasaan yang kotor itu.

Dia menyuruhmu kemari untuk Mengambil Arkenstone 'kan ?

Tidak ! Tidak !

Tidak ! Aku tak tahu yang kau bicarakan.

Jangan menyangkalnya.

Sudah lama kutebak rencana busuknya.

Tapi itu tak penting lagi.

Perjalanan Oakenshield akan gagal.

Kegelapan telah datang.

Kegelapan akan menyebar Ke seluruh Penjuru Negeri.

Kau dimanfaatkan, Pencuri dalam Kegelapan.

Kau sudah pasti akan mati.

Si pengecut Oakenshield telah menilai Harga nyawamu..,..

Dan baginya nyawamu tak berarti !

Tidak.

Tidak.

Tidak. Kau berbohong.

Apa yang dia janjikan padamu ?

Bagian dari harta karun ?

Seolah dia berhak memberikannya.

Tak akan kubiarkan satu koinpun dicuri !

Tidak satupun !

Gigiku..,..

Adalah Pedang !

Cakarku adalah Tombak !

Sayapku..,..

adalah angin topan !

Ternyata itu benar.

Panah Hitam mengenai sasarannya.

Apa yang kau katakan ?

Aku berkata, Reputasimu mendahuluimu.

Oh, Smaug yang kejam..,..

Sungguh.

Kau tak ada Bandingannya di Dunia ini.

Aku hampir tergoda Membiarkanmu mengambilnya.

Demi melihat Oakenshield..,..

Menderita.

Melihat Batu itu menghancurkannya.

Melihat Batu itu meracuni hatinya..,..

..,..Dan membuatnya gila !

Tapi kurasa tidak.

Kurasa permainan kita berakhir disini.

Katakan padaku, Pencuri.

Bagaimana kau ingin mati ?

Bukan.

Ayah ? Apa itu kau, Ayah ?

Ke bawah sini !

Merunduk !

Oakenshield tak ada !

Mundur !

Berkumpul di Jembatan.

Kau membunuh mereka semua.

Masih ada yang lainnya.

Tauriel..,..

..,..Cepatlah.

Kami kehilangan dia !

Tauriel.

Athelas.

Athelas.

Apa yang kau lakukan ?

Aku akan menyelamatkannya.

- Kau masih hidup ! - Tapi tidak bertahan lama !

- Apa kau menemukan Arkenstone ? - Naga itu datang !

Arkenstone ?!

Apa kau menemukannya ?

Tidak, kita harus pergi.

Thorin.

Thorin.

Kalian akan terbakar !

Lari !

Cepatlah, Bilbo !

Ayo.

Pegangi dia.

Tilda.

Kita harus menyelinap.

Tidak.

Dia terlalu licik untuk itu.

Kita harus pergi kemana ?

Ruang Penjaga Barat.

Mungkin ada jalan keluar disana.

Disana terlalu tinggi, itu mustahil.

Itu satu - satunya harapan kita.

Kita harus mencobanya.

Ayolah.

Aku pernah mendengar Keajaiban Pengobatan Peri.

Suatu kehormatan bisa melihatnya.

Tauriel.

Berbaringlah.

Kau tak mungkin Wanita itu.

Wanita itu berada di tempat jauh.

Dia jauh..,..

Jauh sekali dariku.

Dia berjalan..,..

Dalam cahaya Bintang di Dunia Lain.

Itu hanyalah Mimpi.

Menurutmu, Wanita itu mencintaiku ?

Tetap berdekatan.

Inilah akhirnya.

Tak ada jalan keluar.

Kaum terakhir kita.

Mereka pasti datang kemari..,..

Dengan harapan yang sangat besar.

Kita bisa pergi ke Pertambangan.

Kita mungkin bisa Bertahan beberapa hari.

Tidak.

Aku tak mau mati seperti ini.

Ketakutan.

Berusaha bertahan hidup.

Kita ke Tungku Api.

Dia akan melihat kita. Kita semua bisa terbunuh.

Tidak jika kita berpencar.

Thorin..,..

Kita tak akan berhasil.

Beberapa dari kita pasti bisa.

Tuntun Naga itu ke Tungku.

Kita bunuh Naga itu..,..

Jika ini berakhir dalam api..,..

Maka kita akan terbakar bersama.

Sebelah sini !

Larilah !

Larilah !

Larilah demi Nyawamu !

Tak ada tempat untuk bersembunyi.

Dibelakangmu !

Cacing !

Ayolah !

Lari !

Hai, kau !

Di sebelah sini !

Kirim kabar ke Dol Guldur..,..

Oakenshield telah mencapai Gunung !

Pergilah !

Kau ! Ikut bersamaku.

Sebelah sini ! Sebelah sini !

Cepatlah !

Thorin !

Ikuti Balin !

- Thorin. - Ayolah !

Thorin !

Bertahanlah !

Thorin !

Cepat ! Cepat !

Rencananya tak akan berhasil ! Tungkunya sudah mendingin !

Dia benar, tak ada api yang Cukup panas untuk menyalakannya.

Kita punya.

Aku tak menduga kau Begitu mudah ditipu !

Kau semakin lamban dan gemuk !

Kau semakin pikun..,..

Dasar Siput !

Berlindung, cepat !

Bombur.

Pergilah ke Pengembus Udara itu !

Cepatlah !

Bilbo !

Di atas sana. Dengan aba - abaku,

Tarik Tuas itu.

Balian, kau bisa membuat "Kilat Api" ?

Ya, itu makan waktu Sedikit lama, ayolah.

Kita tak punya banyak waktu.

Dimana Belerangnya ?

Kau yakin bisa melakukan ini ?

Cepatlah !

Sekarang !!

Tuntun dia ke Galeri Para Raja.

Teruslah bergerak, Bilbo !

Lari !

Kau pikir bisa menipuku..,..

Penunggang Tong ?

Kau datang dari Kota Danu.

Ini rencana busuk antara Kurcaci kotor itu..,..

Dan pedagang berperahu menyedihkan Kota Danau itu.

Para penakut itu,

Dengan busur panjang..,..

Dan Panah Hitam mereka.

Mungkin ini saatnya bagiku mengunjungi mereka.

Oh, Tidak.

Ini bukan kesalahan mereka !

Tunggu !

Kau tak boleh ke Kota Danau !

Kau peduli kepada mereka 'kan ?

Bagus.

Maka kau boleh Melihat mereka mati !

Disini !

Dasar kau cacing tak berguna !

Kau..,..

Kuambil apa yang kau curi dariku.

Kau tak akan mendapat apapun dariku, Kurcaci.

Dahulu aku membantai para Kesatriamu.

Aku tetaplah teror Dalam diri manusia.

Akulah Raja Di Bawah Gunung !

Ini bukan Kerajaanmu.

Ini Kerajaan para Kurcaci.

Ini Emas Kurcaci.

Dan kami akan..,..

..,..Membalas dendam !

Balas Dendam !

Balas Dendam !

Akan kuperlihatkan pada kalian Balas dendam !

Dengarkan aku !

Apa kalian tak tahu Apa yang datang ?

Akulah..,..

Api.

Akulah..,..

Kematian !

Apa yang telah kami lakukan ?

Translated By Pein Akatsuki http://sebuah-dongeng.blogspot.com

Keep careful watch of my brothers๏ฟฝ souls Teruslah jaga jiwa saudaraku

And should the sky be filled with Dan saat langit dipenuhi

Fire and smoke Api dan asap

Keep watching over Durin๏ฟฝs sons Terus jagalah para putera Durin

If this is to end in fire Jika ini berakhir dalam api

Then we shall all burn together Maka kita semua akan terbakar bersama

Watch the flames climb high Lihatlah api membumbung tinggi

Into the night Ke langit malam

Calling out father oh Memanggil Bapa Oh

Stand by and we will Bertahanlah dan kita akan

Watch the flames burn auburn on Melihat api bergelora membakar

The mountain side, high..,.. Sisi Gunung, nan tinggi

And if we should die tonight Jika kita harus mati malam ini

We should all die together Kita akan mati bersama

Raise a glass of wine Angkatlah segelas anggur

For the last time Untuk terakhir kalinya

Calling out father oh Memanggil Bapa Oh

Prepare as we will Bersiaplah saat kita

Watch the flames burn auburn on Melihat api bergelora membakar

The mountain side Sisi Gunung

Desolation comes upon the sky..,.. Kehancuran datang dari Langit..,..

Now I see fire Sekarang kulihat api

Inside the mountain Di dalam Gunung

I see fire Kulihat api

Burning the trees Membakar pohon

I see fire Kulihat api

Hollowing souls Mencabut jiwa

I see fire Kulihat api

Blood in the breeze Darah bergejolak

And I hope that you๏ฟฝll remember me Dan kuharap kau selalu mengingatku

Oh should my people fall then Oh jika rakyatku tiada, maka

Surely I๏ฟฝll do the same Aku pasti bernasib sama

Confined in mountain halls we Terkurung dalam Aula Gunung, kita

Got too close to the flame Semakin dekat pada api

Calling out father oh Memanggil Bapa Oh

Hold fast and we will Bertahanlah dan kita akan

Watch the flames burn auburn on Melihat api bergelora membakar

The mountainside Sisi Gunung

Desolation comes upon the sky..,.. Kehancuran datang dari Langit..,..

Now I see fire Sekarang kulihat api

Inside the mountain Di dalam Gunung

I see fire Kulihat api

Burning the trees Membakar pohon

I see fire Kulihat api

Hollowing souls Mencabut jiwa

I see fire Kulihat api

Blood in the breeze Darah bergejolak

And I hope that you๏ฟฝll remember me Dan kuharap kau selalu mengingatku

And if the night is burning Dan jika malam terbakar

I will cover my eyes Akan kututup mataku

For if the dark returns Karena jika Kegelapan kembali

Then my brothers will die Maka saudaraku akan mati

And as the sky is falling down it Dan saat Langit runtuh

Crashed into this lonely town and Menimpa Kota Sunyi ini dan

With that shadow ๏ฟฝpon the ground Dengan selimut Kegelapan di atasnya

I hear my people screaming out Kudengar rakyatku berteriak

I see fire Kulihat api

Inside the mountain Di dalam Gunung

I see fire Kulihat api

Burning the trees Membakar pohon

I see fire Kulihat api

Hollowing souls Mencabut jiwa

I see fire Kulihat api

Blood in the breeze Darah bergejolak

I see fire Kulihat api

Oh you know I saw a city burning out (Fire..,..) Oh kau tahu aku melihat Kota terbakar habis (Api..,..)

I see fire Kulihat api

Feel the heat upon my skin, yeaah (Fire..,..) Kurasakan panas di kulitku, yeaah (Api..,..)

And I see fire Dan Kulihat api

Fire..,.. Api..,..

And I see fire burn auburn on Dan kulihat api bergelora membakar

The mountainside Sisi Gunung

OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.