Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Lampu menyala berarti sudah siap, 'kan?
Ya.
Bisa katakan kenapa dan bagaimana cenayang bisa jadi agen CBI?
Aku bukan cenayang. Tak ada yang namanya cenayang.
Dan dia juga bukan agen CBI. Dia konsultan. Sangat berbeda.
"Tak ada yang namanya cenayang." Bisa kau jelaskan?
Tidak juga.
Kurasa ini bukan ide yang bagus.
Baiklah. Mungkin kita bicarakan itu lagi nanti.
Bagaimana kasusmu biasanya dimulai?
Kasus dimulai dengan telepon masuk dari kantor Jaksa Wilayah...
...untuk melakukan penyelidikan.
Pada pembunuhan St. Clare, Jaksa mau kami mengusutnya...
...karena ada keterlibatan masalah politik.
Bagaimana perasaan polisi setempat dengan keterlibatan tim kalian?
Kami bisa bekerja sama dengan baik dengan penegak hukum setempat.
Bawahanku bisa menangani ini. Tidak masalah.
Biro Pengganggu California, itulah kalian.
- Pengganggu? Itu lucu. - Jangan ikut campur.
Aku yakin bawahan Anda kompeten, Chief Donner.
Kami hanya mengikuti perintah Jaksa Agung.
Kasus ini akan masuk berita dan kalian yang akan jadi terkenal.
Bisa kupastikan, Chief...
Jangan buang waktumu! Dia lebih marah dari dugaanmu.
Jangan cari masalah di sini. Kita tak menginginkan itu.
Korban adalah Martha St. Clare, usia 34 tahun.
Koordinator Hubungan Media untuk wali kota kota ini.
Wali Kota hadir untuk resmikan pembangunan baru...
...tapi justru menggali Humas-nya sendiri.
Korban ditikam 2 kali di dada, tapi tak ada darah di sini.
- Dibunuh di tempat lain. - Di rumah.
Kuku dan rambutnya sudah rapi.
Wanita ini hanya mengenakan celana olahraga di rumah saja.
Cho, minta Van Pelt untuk memeriksanya.
Pembunuh ingin tubuh korban ditemukan di bawah sorotan kamera.
Dia mungkin datang kemari untuk lihat kehebohannya.
- Mungkin saja. - Mungkin kru kamera rekam sesuatu.
Kita harus memeriksanya lebih lanjut.
Ada memar di lengannya.
Ada yang ditarik dari lehernya saat perlawanannya.
- Dia mengendusnya? - Benar.
- Kau bayar dia untuk endus orang? - Sepertinya begitu.
Dia habis merokok.
Plester nikotin di lengan tunjukkan bahwa dia coba berhenti merokok.
Jadi dia sedang stres karena takut terlambat.
Kasus selesai! "Stres" ambil pisau dan menikamnya hingga tewas.
Dia sedang menikmatinya. Kau menikmati hal ini.
Sabun murahan. Baju tak disetrika. Sakit perut. Turun berat badan.
Aku akan coba menebak.
Kau marah dan tak bahagia karena tinggal di motel...
...istrimu tahu soal selingkuhanmu yang bahkan tak kau pedulikan.
Kau sangat membenci dirimu sendiri. Dan itu bisa dipahami.
Dasar berengsek!
Chief Donner, maafkan aku! Dia memang keterlaluan.
Mari kita lanjutkan periksa mayatnya. Setuju?
Kami selesaikan lebih banyak kasus dibanding unit lain di CBI.
Tapi kami tak menghitungnya. Ini bukan perlombaan.
Kalian juga memimpin dalam jumlah keluhan dan tuntutan hukum.
Baiklah. Tunggu dulu.
Kupikir kita punya kesepakatan.
Brenda, aku ingin bicara!
Jane benar. Ini bukan ide bagus. Kupikir ini peliputan yang positif.
Nantinya begitu. Jika kita jujur tentang masalahnya...
...hal baik akan mengikuti. Itu publikasi dasar.
Kami sedang coba ungkap pembunuhan seorang wanita, Brenda.
Kami tak punya waktu untuk urusan kehumasan.
Kau tahu kita telah dikritik media...
...sejak Bosco dan timnya terbunuh di tempat ini.
Saat KTQZ minta izinku kemarin, aku langsung memberikannya.
Dan wakil Jaksa Agung menyetujuinya.
Siapa dia sebenarnya?
Reporter penyelidik yang hebat, Mike Brewster.
Dia sudah meliput Central Valley selama bertahun-tahun.
Kita butuh ini, Teresa. Kumohon. Bekerjasamalah dengan kami.
Jauhkan dia dariku.
Dia bisa meliput di kantor dan penjara tapi tidak di lapangan.
- Terima kasih. - Sungguh. Terima kasih.
Kau tak akan menyesal.
Saling menguntungkan, Agen Lisbon. Jika ada yang bisa aku bantu...
Ada satu hal.
Ini liputan yang Steve dan aku dapat dari lokasi.
Itu Ibu Wali Kota, Melba Walker Shannon.
Dia tampak ramah, tapi bisa keras jika diperlukan.
Sepatu bagus.
- Keripik? - Tidak, terima kasih.
Siapa orang kaya di samping Wali Kota?
Itu Heaton Krupp. Dia kontraktor swasta proyek itu.
Kalau boleh jujur, dia berengsek.
- Siapa orang-orang itu? - Pencinta lingkungan.
Proyek itu dibangun di atas tanah reklamasi.
- Maksudmu tanah yang dilindungi. - Sama saja.
- Ada gambar lain kerumunan itu? - Tidak juga.
Jaringan lain mungkin punya. Tapi agak sulit untuk memintanya.
Akan bagus jika punya sudut pandang lain.
- Cho, coba kau dapatkan gambar itu. - Siap.
Itu Wilson Fonteneau. Kaki tangan Wali Kota.
Dan ini kejadiannya.
Ini diambil dari rumah korban. Selain bekas perkelahian...
...satu-satunya yang hilang adalah laptop korban.
Pembunuh mungkin mengambilnya.
Lihat kalung ini.
Dari foto, sepertinya dia sering memakainya.
Itu penyebab tanda di lehernya?
Mungkin saja. Jika kau ke apartemen lakukan pencarian spesifik.
Kalung itu sudah hilang.
Tebakanku, si Pembunuh menjadikannya cinderamata.
Pergilah.
- Kita mau ke mana? - Kantor Wali Kota.
Menjadi pimpinan bukan merupakan masalah bagiku.
Mungkin pada awalnya, bagi seorang wanita itu tantangan.
Tuntutan tugas lalu mengalahkan hal itu.
Ceritakan tentang akhir pekanmu.
Kau ingin tahu kegiatanku di akhir pekan?
Kenapa kau ingin tahu itu?
Aku juga punya kehidupan sendiri, jika itu maksudmu.
Entah kenapa orang lain mengatakan sebaliknya.
Jika mereka mengatakan sebaliknya. Maaf. Kita sedang bicara apa?
Kantor Wali Kota Shannon Salter, California
Maaf atas keterlambatannya. Bu Wali Kota baru selesai rapat.
Ini hari yang melelahkan. Ada yang bisa kubantu?
Aku baik-baik saja. Terima kasih.
Tn. Fonteneau, kau akrab dengan Martha St. Clare?
Selama 16 bulan. Martha yang pekerjakan aku.
Dari beberapa fotonya, terlihat dia punya kalung dengan batu indah.
Ya, kurasa batu Topaz. Itu batu kelahirannya.
Dia mendapatkannya Natal lalu dan tak pernah melepasnya.
- Kau tahu siapa yang berikan? - Tidak.
Dia punya banyak jadwal rapat, bahkan di akhir pekan.
Kepentingan bisnis, grup komunitas, klub buku.
Besok hari yang besar. Ada bintang dengan 3 tanda seru pukul 11.00.
Dia jadwalkan pertemuan dengan Dewan Kota.
Membahas hal apa?
Aku tidak tahu. Bu Wali Kota pasti tahu.
- Dia kencan dengan seseorang? - Kehidupan sosial? Martha?
Tidak, dia punya seekor kucing.
Tapi dia sudah mati.
Kalian agen CBI?
Bu Wali Kota, terima kasih mau menemui kami.
Senang bisa membantu dan tolong panggil aku Melba.
- Seperti nama roti? - Kurang lebih. Lewat sini.
Bisa cerita soal proyek konstruksi yang diresmikan kemarin?
Namanya Kompleks Granton. Kami sangat bangga akan hal itu.
Proyek perkantoran, tempat usaha, dan perumahan.
Semua dibangun dengan teknologi ramah lingkungan terkini.
Apa keterlibatan Martha dalam proyek itu?
Tidak ada. Dia...
Dulu dia penghubungku dengan media.
Dia tak berhubungan dengan penentuan kebijakan.
Dia mau bahas apa di Dewan Kota besok?
Pertemuan dengan pers. Mereka akan berarung jeram.
Kata Chief Donner, kantor Anda terima beberapa ancaman...
...dari aktivis lingkungan.
Aktivis? Bukan. Mereka teroris! Mereka membakar kondo di gunung.
Mereka hancurkan tempat mobil mewah di kota sebelah.
Mereka dipimpin oleh orang gila yang menyebut dirinya Jasper.
Maaf.
Wilson, hal lainnya bisa menunggu.
- Ancamannya? - Baik.
Pembangunan Granton adalah sebuah penistaan.
40 hektar lahan yang dilindungi dihancurkan.
Seluruh ekosistem dalam bahaya. Ini harus dihentikan.
Ini akan dihentikan, walau dengan cara apa pun.
Namaku Jasper dan aku adalah legiun.
Yang benar saja.
"Aku adalah legiun." Itu konyol sekali.
Konyol?
- Dia membunuh Martha. - Baru dugaan.
Tentu saja. Mayatnya dikubur di lokasi pembangunan...
Itu pesan yang jelas, bukan?
Melba, kenapa dia membunuh Martha, bukannya kau?
Itu akan jadi publisitas yang lebih besar.
Apa?
Tn. Jane coba menanyakan apa ada yang punya dendam pada Martha.
Tidak ada. Dia orang yang menyenangkan.
Lalu kenapa kau begitu tidak menyukainya?
Aku bukan tak menyukai Martha.
Kenapa kupekerjakan orang yang tidak kusuka?
Pertanyaan bagus. Saat mengatakannya...
Rahangmu menegang dan mata kosong seperti mata kobra.
- Wilson! - Aku tak bilang kau membunuhnya.
Aku cuma bilang bahwa kau lega dia sudah meninggal.
Orang-orang ini akan pergi sekarang!
Aku suka caramu mengucapkannya. Melba yang seperti nama roti...
Begitu tangguh dan berkuasa. Izinkan kukatakan sesuatu.
Kami penegak hukum negara bagian dan kami pergi bila ingin pergi.
- Terima kasih untuk waktumu. - Dia ingin pergi.
Sampai jumpa.
Kau rusak kehebatanku.
Kadang kupikir kau butuh terapi. Kau seperti mengidap ADD.
Pertama, aku ragu ADD itu ada.
Kedua, aku menipunya demi satu alasan.
- Yaitu? - Pengalihan.
Pesan yang baru diterimanya membuatnya gugup. Jadi kuambil.
- Kini kau mencuri? - Sebut saja aku mengutil.
- Apa isinya? - Tertulis...
..."Rapat pukul 15.00 diundur ke pukul 15.15."
Aku cuma bercanda.
Tertulis, "911. Telepon sekarang. Penting. Tentang Martha."
- Dari Heaton Krupp. - Kontraktor proyek Granton.
Kau menikmati pekerjaan sebagai polisi?
Patrick?
Aku sedang memikirkannya.
Ya dan tidak.
Terkadang aku menikmatinya. Terkadang juga tidak.
Lupakan saja, Steve.
Kenapa kau begitu tak suka difilmkan?
Karena kau mencuri jiwaku.
Aku memang telepon Wali Kota. Lalu kenapa?
Aku membangun kompleks senilai 20 juta dolar di kotanya.
- Aku sering meneleponnya. - Tentang Nn. St. Clare?
Tentang kapan aku bisa mulai pembangunannya lagi.
Ini menghabiskan ratusan ribu dolar uangku.
Nn. St. Clare kehilangan lebih banyak lagi.
Aku menyesal tentang itu. Sungguh.
Tapi tak ada yang bisa kulakukan.
Martha pasti ingin kami terus melanjutkan.
Kau cukup mengenalnya untuk tahu itu?
Kau benar. Aku terlalu optimis.
Aku tidak mengenalnya, selain untuk urusan bisnis.
Sungguh? Kami baru dapat catatan panggilan ponsel...
Ternyata kau meneleponnya 10 kali, kemarin.
Bisa ceritakan apa yang ingin kau bicarakan?
Akan kupanggil pengacaraku, memintanya duduk bersama kita.
Tentu saja. Itu hakmu.
Minta dia bawa semua perizinanmu untuk proyek Granton.
- Perizinanku? Kenapa? - Kenapa tidak?
Kami harus pastikan TKP-nya terlindungi.
Mencegah orang masuk hingga kasus ini terungkap.
- Bisa berminggu-minggu. - Kami bicara soal uang di sini.
10 juta dolar dana publik harus dikucurkan saat peresmian.
Lalu kudengar isu St. Clare minta Dewan Kota menahan dana itu.
- Kenapa? - Entahlah!
Itulah yang coba kucari tahu.
Tapi St. Clare terbunuh sebelum bicara dengan Dewan Kota.
Jadi uang 10 juta dolar akan tetap kau terima.
Kalian coba menimpakan hal ini padaku?
Kalian berurusan dengan orang yang salah, Petugas.
- Kami bukan petugas. Kami Agen. - Ternyata kau pemarah juga.
Awas!
- Kakiku! - Selamatkan dia!
Merunduk! Tiarap di lantai!
Padamkan apinya! Cepat padamkan!
- Buka pintunya. Cepat! - Akan kubuka!
Pintunya macet!
Aku sudah mengamankanmu.
Ini dilakukan oleh orang yang sangat ahli.
Si gila Jasper, dia teroris.
Kau tak berbuat apa pun untuk menangkapnya, Chief.
Tugasku di kota Salter, Tn. Krupp. Bukan area di pinggirannya.
Sebelumnya Jasper tak pernah melancarkan serangan di kota ini.
Hingga saat ini.
Lihat ini!
Tanda ini mirip yang dipakai Jasper pada serangan ke kondominium.
- Di sini cukup? - Bagus.
Aku pernah tangani beberapa kasus kebakaran.
Beberapa tahun aku bertugas di Unit Anti-Pembakaran San Diego.
Jadi aku tak asing dengan masalah itu.
Namun tak pernah menyenangkan.
Saat kau menjalaninya, tidak ada waktu untuk berpikir.
Tapi setelahnya...
Itu bisa membuatmu berpikir.
Ada saat di mana...
Membuatmu berpikir.
Itu sebuah anugerah, bukan? Kehidupan.
Seharusnya kau bersyukur atas itu. Manfaatkan sebaik-baiknya.
Kita harus tangkap pria ini sebelum dia bunuh orang lain
- Dia belum bunuh siapa pun. - Bahkan Martha St. Clare?
St. Clare ingin tunda pembangunan. Itu yang diinginkan Jasper.
- Kenapa harus membunuhnya? - Mungkin dia tak tahu niat Martha.
Tapi Wali Kota pasti tahu. Ayo kita temui dia.
Selidiki lebih dalam soal Jasper.
Tidak usah repot. Dia hanya pengalih perhatian.
Pengalih perhatian itu apa?
Pengalih perhatian adalah yang kau cari...
Tanpa pedulikan perkataan Jane.
- Ada sesuatu dari video itu? - Mereka terus menghalangi.
Sesuatu tentang masalah amandemen pertama.
Dapatkan video itu. Aku lelah dengar alasan-alasan mereka.
Kita kenali seseorang di kerumunan, mungkin kita bisa beruntung.
Baik, Bos.
Kenapa aku seorang detektif? Kenapa kau jadi reporter?
- Apa? - Kenapa kau buat dokumenter ini?
Ini perspektif baru dari penegak hukum.
Bukan, maksudku, apa gunanya bagimu?
Menjadikan ini berita eksklusif adalah cara bagus untuk dikenal.
Jadi kau ambisius. Berapa lama kau meliput berita?
- Sekitar 8 tahun. - Sebagai penyiar?
Kebanyakan kerja lapangan.
Jadi kau ambisius, tapi belum berhasil.
Kurasa cukup itu saja. Kau tidak suka ditanya rupanya.
Tim ini sepertinya punya masalah dengan itu.
- Itu pertanyaan? - Mike, bisa kuganggu sebentar?
- Selesai. - Ada kopi di dapur, John. Maaf.
- Agen Cho? - Ya?
Ini permintaan khusus dari Wakil Jaksa Agung...
...agar unitmu bekerja sama dengan media.
Apa maksudmu?
Wali Kota Shannon, kita perlu bicara.
Silakan. Aku ada rapat. Buat sesingkat mungkin.
Seberapa besar kau disuap oleh Heaton Krupp?
Itu fitnah yang kejam.
Kau jual persetujuanmu atas proyek Granton.
Martha mengetahuinya. Dia akan ungkap di rapat Dewan Kota.
Yang menurutmu soal wisata arung jeram.
Arung jeram, dari mana kau dapatkan pikiran itu?
Sebaiknya kalian punya pengacara pribadi yang hebat.
Jika kau teruskan penghinaan yang tak jelas ini...
Aku akan menggantungmu terbalik.
Kau juga dapat bagian atau hanya pekerja biasa?
Atasanmu akan dikabari pengacara kami.
Jangan repot dengan pengacara, hanya membuang-buang pajak.
Mengaku saja. Kau akan merasa lebih baik.
Kenyataannya, kau tak punya bukti soal penyuapan ini.
Tidak ada sama sekali.
Apa semua agen CBI tak kompeten?
Sudah coba memeriksa kekasihnya sebagai tersangka?
Pertama kau bilang Jasper. Sekarang kekasihnya pelakunya.
Bisa tentukan pikiran?
Setahu kami dia tak punya kehidupan sosial.
- Aku tidak tahu dia punya. - Dia punya.
Dan polisi yang kompeten pasti tahu itu.
Kenapa tak katakan pada kami sejak awal?
Kenapa tak sekalian kulakukan tugas kalian? Bagaimana?
- Kumohon tahan dia. - Tidak ada yang bisa menahannya.
Aku orang baru di tim ini. Aku di sini sudah 18 bulan.
Ini pekerjaan yang sulit. Tapi ini impianku sejak kecil.
Menjadi seorang detektif.
Hal apa yang paling mengejutkan dari pekerjaan ini?
Aku sudah belajar banyak tentang diriku sendiri.
Begitu juga tentang orang lain.
Terkadang aku berharap tidak mengetahuinya.
Sesuatu seperti...
Kenapa orang melakukan hal buruk kepada orang lain.
Utamanya karena hal rahasia.
Coba menyembunyikan kebenaran menghancurkan jiwamu.
Rahasia menghancurkan hubungan.
Akhirnya kita dapat gambar dari semua stasiun berita...
Yang meliput upacara peresmian. Ternyata ancaman itu berhasil.
Ini dua sudut berbeda pengambilan gambar Wali Kota.
Dan ini gambar kerumunannya. Di sana. Orang itu.
Bisa kau perjelas? Ada sekitar 50 orang di sana.
Pria di kerumunan setelah Wali Kota menggali korban.
Dia jelas tak terlihat menyatu.
"J." Itu jelas sekali!
- Pengikut Jasper. - Atau memang dia.
Hubungi kepolisian setempat, mungkin mereka bisa mengenalinya.
- Kenapa? - Tak apa-apa. Hanya lapar.
Kami kembali ke apartemen St. Clare memeriksa lemarinya...
Dan menyadari sebagian dari pakaian kerjanya...
- Kancingnya di kanan. - Ya, dan bukan ukurannya.
Jadi Wali Kota benar. Dia memang punya kekasih.
Dia pasti punya kekasih.
Kalung yang dia kenakan adalah kado cinta.
Dia tak pernah habiskan uang senilai itu untuk dirinya sendiri.
Sekarang kau bilang begitu. Sangat bijaksana.
Kupikir itu akan terungkap tanpa dikatakan.
Jika orang memiliki hubungan, tidak mungkin disembunyikan.
Mereka boleh saja mencobanya.
Dia wanita yang sangat menarik.
Aku tidak akan terkejut jika dia punya 2 kekasih.
Tak ada apa-apa di sini. Aku akan ke luar makan siang.
Matikan! Atau kumasukkan ke tenggorokanmu.
Ayo kita jalan-jalan.
Aku tahu memang tak nyaman ada kru kamera di sini.
Tapi kau harus bekerja sama. Itu perintah wakil Jaksa Agung.
Apa masalahnya?
Kukira dibanding yang lain, kau akan nyaman dengan kamera.
Terakhir kali aku di depan kamera, keadaan tidak berjalan baik.
- Astaga, Jane. Maafkan aku. - Kau tak perlu minta maaf.
Kau benar. Seharusnya aku lebih sopan. Aku akan minta maaf.
Maaf, kami tak bermaksud mengganggu.
Seharusnya aku tidak menghardikmu.
Maaf. Aku hanya tak suka dimata-matai.
Itu masalahku sendiri. Kau hanya lakukan tugas, bukan?
Izinkan kutraktir kalian taco.
- Boleh. - Aku tahu kau akan ikut.
- Aku memang lapar. - Bagus. Aku tahu tempat tepat.
Terima kasih banyak.
- Mike. - Terima kasih.
Steve.
Ceritakan tentang proses mengumpulkan berita.
Menyingkir!
Masuk!
Jalan!
Kau sudah merekamnya?
Terus jalan!
Cepat!
Entah ke mana tujuan kita tapi kuharap ada kamar kecil.
Aku sudah tak tahan.
Sudah pasti Jasper.
Van-nya sama dengan yang terlihat di kondo yang terbakar...
Dan di tempat mobil mewah yang dihancurkan Jasper.
Berapa lama Chief Donner punya informasi ini?
Hubungi kepolisian setempat dan wilayah.
Kita dapat petunjuk kawan Jasper di upacara peresmian.
Aktivis lokal tak setujui penculikan.
- Mereka langsung mengadukannya. - Bart Henrik.
Di blog-nya dia sebut dirinya "Pejuang Hijau".
Pernah ditahan beberapa kali karena menyulut kerusuhan...
Mengganggu kepentingan umum dan vandalisme.
- Temukan dia! Ajak Rigsby. - Siap.
Awas langkahmu!
Aku bisa lihat kau bersungguh-sungguh.
Tidak perlu senjata. Aku bukan Harry Houdini.
Diam!
Terima kasih.
Jadi kau Jasper.
Aku merasa terhormat.
Jangan bilang kau menculikku demi tebusan.
Aku ragu kau bisa dapat 50 dolar, apalagi selamatkan paus.
Tak ada tebusan. Kenyataannya, hanya pesan sederhana.
Aku tidak membunuh Martha St. Clare...
Dan tidak melemparkan bom api di kantor Krupp.
Kau akan mengatakannya pada polisi juga media.
Jadi kau menculikku untuk tunjukkan ketidak-bersalahanmu.
Kau pernah dengar yang namanya telepon?
Aku mengerti.
Jika kau menculikku dan kusampaikan pesan itu...
Kau akan dapat publisitas yang kau butuhkan.
Jika dicap sebagai pembunuh, semua usahaku tak akan dianggap!
Masyarakat mendukung karena aku menghormati makhluk hidup.
Tapi sebaiknya kau hindari perbuatan yang mengharuskanmu pakai topeng.
Sedangkan kau sendiri orang yang cukup tampan.
Bagaimana kau tahu aku tampan?
- Aku hanya menebak. - Tidak.
- Kau tahu siapa aku. - Aku tidak tahu sama sekali.
Tinggalkan kami dan jangan kembali.
Dia tak perlu pergi. Aku...
Bisa dengarkan aku? Entahlah. Bisa saja kau Elvis Presley.
- Bagaimana kau tahu? - Aku tidak tahu!
Tolong jangan lakukan itu!
Bagaimana kau tahu?
Bagaimana bisa tidak tahu?
Tinggi badanmu, bahasa tubuhmu, pemilihan katamu.
Kau bilang, "kenyataannya". Maksudku, siapa yang bilang begitu?
Pintar sekali.
Jadi sekarang kita punya masalah.
Jauhkan benda itu dariku!
Jasper menculik rekan kami. Di mana mereka?
Jasper siapa?
Tahukah kau hukuman penculikan lebih lama dari pembunuhan?
Itu gila, 'kan?
Sebagai kaki tangan, kau sama bersalahnya dengan Jasper.
Jasper hanya membalaskan dendam Bumi. Itu saja.
Kau cukup mengenalnya untuk tahu motifnya?
Kau sangat mengenalnya hingga bisa beri tahu tempat persembunyiannya.
Walaupun tahu, padahal tidak, aku tak akan khianati Jasper.
- "Tak akan" terlalu berlebihan. - Coba saja.
Jane akan berbuat apa dalam situasi ini, Cho?
Saat nyawanya dalam bahaya?
- Kau tahu keinginannya. - Baiklah.
Kurasa kita harus pergi. Sudah.
Kita harus panggil ambulans. Itu prosedur.
Mereka bisa segera meluruskannya dan kita bisa kembali bertanya.
Tunggu. Meluruskan apa?
Lenganmu, kau mematahkannya. Terpeleset di tangga.
Kau harus lebih hati-hati, Henrik.
Banyak orang melihatku masuk dalam keadaan sehat.
Banyak polisi dan aku salah satunya.
Aku melihatmu jatuh. Semua akan bilang hal yang sama.
Sebuah kabin di kaki bukit Sierra. 10 mil timur laut Salter.
Kerja yang bagus.
Apa yang harus kulakukan?
Jika kulepaskan kau sekarang, kau akan mengadukanku.
- Boleh aku beri saran? - Tidak boleh!
- Wilson, aku bisa membantumu. - Aku tak boleh masuk penjara.
Aku harus selesaikan pekerjaanku. Tidakkah kau mengerti?
Ya. Aku mengerti. Pekerjaanmu sangat penting.
Tapi yang tak kupahami...
Kenapa kau bekerja di kantor Wali Kota?
Mana lagi tempat terbaik pelajari musuh selain kampnya sendiri?
Kau tahu Wali Kota menerima suap dari Krupp?
Tentu saja. Kau pikir siapa yang beri tahu Martha?
Kau yang beri tahu dia.
Kenapa tidak beberkan sendiri atau sebagai Jasper?
Mereka akan tahu Jasper ada di dalam kantor Wali Kota.
Mereka akan langsung mencurigaiku.
Aku bekerja secara diam-diam, karena itu aku masih di sini.
- Masih melawan. - Aku mengerti.
- Biar aku membantumu. - Jangan coba menipuku.
Jangan bilang kau tak mengadukanku, jika kubebaskan...
Karena kau pasti melakukannya.
Aku tak sedang menipumu. Aku tak akan menipumu.
Aku mengerti dan menghormati kepintaranmu.
Duduklah.
Sebentar saja.
Wilson, tatap aku. Aku bisa membantumu.
- Bagaimana? - Tatap aku.
Kau bisa lihat aku berkata jujur.
Aku ingin apa yang kau inginkan.
Kedamaian dan harmoni.
Kedamaian dan ketenangan.
Itu mudah. Kau bisa mendapatkannya.
Jika kau mau, kau bisa mendapatkannya.
Begitu tenang.
Ini Chief Donner dari Kepolisian Salter.
Kau sudah dikepung.
- Keluar dengan tangan di atas. - Tenang.
Tetap tenang.
Maju!
- Aman! - Aman!
Ada pintu tingkap!
- Aku urus dia. - Lisbon?
- Jane. - Aku terkesan.
- Bagaimana kau menemukanku? - Karena kami tersesat tanpamu?
Aku tak akan bilang begitu, tapi aku tetap terkesan.
Jangan bergerak!
Mereka mungkin pasang perangkap.
Kami akan datangkan Jihandak untuk memeriksamu.
Kau bercanda? Aku sangat berterima kasih.
Keluarkan aku! Dan akan kuceritakan sesuatu.
Cerita apa?
- Jadi kita tahu siapa Jasper. - Fonteneau.
Dia tidak terlacak. Lolos dari polisi setempat.
- Padahal hanya satu orang. - Jelas dia kenal sekali hutan itu.
Jane, cukup waktu pemulihannya.
Ceritakan tentang Fonteneau. Dia bilang apa?
Lebih banyak omong kosong, penyangkalan.
Dia bekerja di kantor Wali Kota untuk serang bangunan baru di kota.
- Dia dan St. Clare berpacaran. - Pacar rahasia.
Saat St. Clare tahu rahasia Fonteneau sebagai Jasper...
Dia membunuhnya untuk membungkamnya.
Aku akan minta surat geledah untuk rumah Fonteneau.
Beri tahu semuanya, bersiap, dan kita berangkat.
Cari kalung St. Clare. Itu pemberian Fonteneau.
Dugaanku, dia mengambilnya saat membunuhnya. Kita butuh itu.
Kalian tetaplah di lokasi sampai surat geledahnya ada.
- Chief Donner? Ini Lisbon. - Aku butuh aspirin.
Aku hanya ingin...
Bisa tunggu sebentar, Chief?
Sudah cukup, Kawan-kawan. Kita sudah selesai meliput.
Menangkap penjahatnya adalah akhir hebat untuk acara ini.
Kalian bisa terlihat seperti superstar.
Itu pasti akan membuat wakil Jaksa Agung sangat bahagia.
Baik, kalian bisa meliput penangkapannya.
- Tapi patuhi perintahku. - Setuju.
Temui aku di tempat Fonteneau pukul 06.00.
Baik, Bu.
Chief, kami butuh bantuan dari timmu lagi.
Sekarang bagaimana?
Kami mengepungnya dan menunggu surat perintah.
Kami sering alami ini.
Jarang ada pengejaran mobil.
Mungkin kami bisa bertanya sambil menunggu?
Tentu saja. Jika harus.
Bagaimana kau bisa bekerja untuk CBI?
Kau tahu alasannya.
- Tapi aku perlu kau... - Ya, aku mengerti.
Aku bekerja untuk CBI setelah istri dan anakku dibunuh.
Kau pernah mengalami kehilangan seperti itu?
Kehilangan cinta?
Tidak ada yang lebih penting daripada cinta, bukan?
Kita sedang bicara tentang dirimu.
Amat menyakitkan saat cinta pergi. Rasanya seperti pengkhianatan.
Hampir seperti tindak kekerasan, bukan?
- Bukan begitu? - Kurasa.
Bagaimana jika kita kembali ke...
Saat kau berikan hatimu pada orang, tapi mereka membuangnya...
Wajar saja jika kau marah.
Terutama jika kau sangat bergantung pada mereka.
Ketika kariermu berhubungan dengan karier mereka.
Aku tak mengerti yang kau...
Perlihatkan benda yang kau simpan di kantongmu.
- Apa? - Kau dengar ucapanku.
- Tidak mau. - Kenapa?
- Karena kau tak punya hak. - Baiklah.
Biar kuberi tahu isi kantongmu. Katakan jika aku benar.
Di kantongmu ada kalung Topaz biru...
Hadiahmu pada Martha St. Clare saat jadi kekasih.
Kau ambil kalung itu kembali setelah membunuhnya.
Kau akan menaruhnya di rumah Fonteneau...
Sesuai dengan arahanku yang luar biasa.
- Ini dia. - Entah bagaimana bisa ada di situ.
Yang benar saja. Jangan konyol. Tahan dia, Cho!
Berlutut. Letakkan tangan di kepala.
Sekarang!
- Bangun. - Itu untukmu.
Dan ini...
Untukku.
Ini dia.
Di situ. Kau berpaling.
Jasad Martha St. Clare belum ditemukan.
Tapi kau berpaling karena tahu apa yang akan terjadi.
Karena kau kubur tubuh itu di tempat pembangunan...
Dan lempar bom api ke trailer untuk menjebak Jasper.
Kau terlalu pintar, Mike. Terlalu pintar.
Tidak. Kau terlalu banyak menggunakan teori tanpa bukti.
Kau mau bukti? Laporan lab sudah datang.
Mereka temukan jejak darah Martha di bagasi mobilmu.
Kau mau katakan apa yang terjadi?
Ada isu bahwa Wali Kota korupsi, tapi tidak ada bukti.
Aku tahu ada sesuatu.
Tapi sekeras apa pun kupaksa, Martha tak mau menceritakannya.
Tidak sepatah kata pun.
Di malam terakhir itu...
Aku memeriksa komputernya dan melihat beberapa hal.
Aku temukan pidato yang sedang dia siapkan...
Mengungkap bahwa Wali Kota korup disertai bukti-bukti.
Kenyataan dan jumlah. Seluruh buktinya.
Selama ini dia merahasiakannya dariku.
Itu cerita yang bisa meningkatkan karierku.
Aku telah menunggu cerita seperti ini seumur hidupku.
Dan dia marah karena aku periksa komputernya.
Lalu dia...
Dia bilang tak percaya padaku dan hubungan kami berakhir.
Perdebatannya meningkat dan kuambil kalungku kembali.
Dan dia mulai mengejekku.
Dia bilang aku tak punya kemampuan untuk jadi orang hebat.
Dia bilang aku pecundang!
Dia muak padaku? Dia muak?
Tidak! Aku yang sudah muak. Aku!
Kami anggap itu sebagai pengakuan.
Dalam pengungkapan mengejutkan, Wali Kota Melba Walker Shannon...
Ditahan oleh Jaksa Agung atas tuduhan korupsi.
Atas pembangunan The Granton di Salter.
Pelapornya adalah asistennya, Wilson Fonteneau.
Yang siap bersaksi lawan Wali Kota sebagai ganti pembebasan...
Berkaitan aktivitasnya sebagai teroris lingkungan "Jasper".
Ini kisah terbaru dari cerita aneh pembunuhan dan ketamakan...
Yang terjadi di Central Valley.
Aku sedang menikmati itu.
Aku benci saat mereka melebih-lebihkan segalanya.
"Terjadi di Central Valley." Yang benar saja.
Donat.
Wanita lebih dulu.
Kawan-kawan, ada sesuatu yang ingin kukatakan.
Kami punya sesuatu yang ingin dikatakan.
Hidup terlalu singkat untuk kebohongan. Van Pelt...
Grace dan aku berpacaran.
Tidak mungkin.
- Itu benar. - Tidak. Kalian bukan kekasih.
- Tapi kami sepasang kekasih. - Bukan.
Karena hubungan seksual antara 2 pekerja dalam satu biro...
- Sungguh melanggar peraturan. - Karena itulah kami rahasiakan.
Tapi kami tidak ingin hidup dalam kebohongan lagi.
Kami akan terima risikonya.
Itu rahasia besar yang sangat terjaga.
Mungkin kau tahu, tapi yang lain tidak.
- Aku tahu. Separuh gedung juga. - Mereka tidak tahu.
Satu-satunya orang yang tak tahu sedang memandangmu sekarang.
Sekarang aku harus melakukan sesuatu tentang ini.
- Kau akan berbuat apa? - Benar. Apa yang akan kau lakukan?
Sedang kupikirkan.
Pergi!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.