All language subtitles for The.Mentalist.S02E06.Black.Gold.and.Red.Blood.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Namanya Kirby Hines, usia 29 tahun.

Remaja setempat, tukang las. Hanya itu yang kita punya.

Polisi lokal sudah merusak TKP, jadi kurasa forensik akan percuma.

Mereka seperti tak pernah lihat TV. Anak kecil pun tahu hal itu.

- Apa kabar, Lisbon? - Pat, sudah lama tak jumpa.

Apa yang kau dapat?

Waktu kematian sekitar kemarin sore.

Luka pukulan benda tumpul di belakang kepala.

Satu pukulan yang diikuti pukulan mematikan.

Mungkin dengan kayu.

- Apa ini di wajahnya? Glitter? - Ya.

Mungkin anak desa ini baru saja berdisko.

Keluarganya tiba.

Kurasa situasinya akan kacau.

Sampai nanti.

Rigsby, Van Pelt, periksa mayatnya. Cho, ikut aku.

Cukup menarik.

Kurasa Jane tahu tentang kita.

- Tak mungkin. Bagaimana bisa? - Kita memang tampak biasa.

- Tapi sepertinya dia tahu. - Kau paranoid.

Walau begitu, bukan berarti Jane tak tahu.

- Kau pasti pembunuhnya, Ted! - Aku tak punya masalah dengannya.

Bocah malang itu terlalu bodoh karena menikahi putrimu.

- Kau akan mati! - Coba saja, Dooley!

Cukup!

- Jangan dekati tanahku. - Aku di sini, Dooley!

Kami sedang berduka! Kenapa tak pergi saja?

Coba saja kalau berani.

Bagaimana rasanya?

Penyelesaian yang bagus.

- Kau ditahan. Ayo. - Benar! Singkirkan dia!

Biar kuperjelas. Istri korban adalah Donna Hines...

Dan saudaranya, Rod Gerber, yang memintamu mundur, benar?

Namaku Theodore Luscom, warga negara California Merdeka.

Otoritas federal dan negara tempat kalian bekerja itu tak sah.

Aku tak mengakui hak kalian untuk menangkap atau menanyaiku.

Yang benar saja.

Kalian tak menyadarinya, tapi kalian hanya alat PBB.

Kami tahu itu. Mereka membeberkannya Juni lalu.

Apa?

Ada perubahan kebijakan. Sebuah pertemuan rahasia.

Mereka memberi tahu siapa atasan kami sebenarnya.

Itu benar-benar membuka mata kami. Sungguh.

- Kau mengejekku? - Aku serius.

Mereka menceritakan semua rencana besarnya.

Abaikan dia, Tn. Luscom.

Itu kisah yang bagus.

Jangan pedulikan aku.

- Lisbon? - Bosco, ada apa?

Kau tak akan suka tindakanku, tapi kau harus menerimanya.

- Apa? - Hai, Bosco.

Jane, kau ditahan.

Apa? Apa yang kaulakukan, Bosco?

Borgol dia.

Ini pemancar mikrofon.

Ditemukan saat ada pemeriksaan penyadap di kantor kami.

Itu alat penerimanya yang kutemukan di meja Jane.

Jane, apa kau memata-matai Bosco dan timnya?

"Memata-matai" adalah kata yang buruk.

Aku hanya bantu mengawasi beberapa hal.

Kau tahu tentang ini?

- Tidak! Tak akan kuizinkan. - Benar.

Apa kau sadar ini pidana serius?

Yang benar saja.

Penyadapan adalah pidana berat, menurut pasal 632 Hukum Pidana.

Hukumannya maksimal 1 tahun penjara.

Bagaimana kau bisa bertindak bodoh?

Dia menangani kasus Red John dan tak mau membagi informasi.

Aku terpaksa mencari tahu sendiri.

Aku melakukannya diam-diam. Bisa saja kuperalat agennya...

Memeras atau menyuap mereka. Tapi tak kulakukan.

Terima kasih atas tindakanmu.

Kita bisa mempermudahnya. Itu pilihanmu.

Bagaimana caranya?

Jika Jane bersedia mundur dan setuju tak kembali ke CBI...

Akan kuminta Jaksa Penuntut agar tak menuntutnya.

Bos.

Bosco berhak melakukannya. Aku tak berdaya.

Aku menolak melakukannya. Dia sudah melanggar batas!

Apa pilihanmu, Jane?

Tuntut saja aku. Sampai jumpa di pengadilan.

Aku tak akan tinggalkan CBI hanya karena perintahmu.

Jika kutuntut, kau akan dipenjara. Sekarang. Hari ini.

Tak ada jaminan hingga Selasa, jadi kau dipenjara 3 hari, 3 malam.

Ini pengalaman baru. Aku terima.

Jangan bodoh, ini masalah serius.

- Kau sungguh akan melakukannya, Sam? - Baru saja kulakukan.

Malloy!

Dia siap untuk pergi.

Buka gerbang Dua.

- Pete, apa kau lihat pengerat? - Pengerat?

- Tikus. - Tidak.

Benar, 'kan? Sudah kubilang kau paranoid.

Aku tahu yang kulihat.

Petugas penahanannya sarankan penjagaan khusus.

- Kau polisi atau pemerkosa anak? - Bukan keduanya.

Lalu kenapa butuh penjagaan khusus?

Mungkin aku tak memerlukannya.

Ini risikomu sendiri.

Ada napi baru.

Mereka hanya menggodamu.

Berhenti.

Buka sel nomor 8.

Senang bertemu denganmu.

- Kenapa kau ditahan? - Aku?

Menyadap agen pemerintah.

Kau?

Kata mereka aku memerkosa dan membunuh seorang pria.

Menusuknya hingga mati.

- Tapi itu tak benar. - Baiklah.

Tempat tidurmu di atas.

Aku suka tempat tidur di atas.

Ini memang menyedihkan dan bodoh, tapi Jane pasti hancur sendirinya.

- Kita tahu itu. - Tapi pasti ada sesuatu...

Kita bahas kasus saja, ya?

Itu buku yang kita temukan pada korban?

Dia pasti kalah lomba tulis indah. Tulisannya susah dibaca.

Banyak angka. Mungkin penunjuk waktu?

Koordinat peta. Kutipan Alkitab.

Ada beberapa nama yang terbaca. Jay, Martin.

Lalu pada halaman ini...

"Burung hering"?

Seseorang mengawasinya, menunggunya mati?

Untuk apa? Dia miskin.

Cho, tangani Ted Luscom.

Van Pelt dan aku akan bicara pada keluarga Kirby besok pagi.

- Rigsby! Pergilah ke rumah Hines. - Baiklah.

Ted, ceritakan permusuhanmu dengan Kirby Hines dan Keluarga Gerber.

Aku boleh memanggilmu dengan nama depan juga?

- Silakan. Aku Kimball. - Kau tenang dan santai sekali.

Tanah 4 hektar tempat Kirby tewas adalah tanah kakekku.

20 tahun lalu, saudara ayahku, Roy, mencurinya dari kami keturunannya.

Dan menjualnya pada Gerber, yang mengetahuinya.

Keluarga Gerber tahu itu tanah curian.

Berapa harga tanah 4 hektar?

Ini bukan soal tanah, tapi kandungannya.

Pasir minyak.

Dulu tak berharga, karena biaya memompanya mahal.

Dengan meroketnya harga minyak, pasir minyak pun berharga.

Kita bicara 50 sampai 60 juta dolar bagi pemilik lahan.

Jadi kau menuntut Keluarga Gerber ke pengadilan.

Ya, tahun lalu.

- Menurutmu apa yang terjadi? - Kau tak dapat apa pun.

Nol.

Memang seharusnya aku tak buang waktu...

Tapi kebohongan dan ketakjujuran telah membuatku berang.

Di mana kau kemarin, Ted?

Aku pergi ke banyak tempat, Kimball.

- Kami butuh daftar. - "Kami"? Aku hanya melihatmu.

Aku dan para penindas lainnya akan butuh daftar.

Akan kupikirkan lagi.

Beberapa orang memang tak punya kemampuan itu.

Ayahmu pasti menyayangimu, tapi tak bisa mengekspresikannya.

Terima kasih mau mendengarkanku.

Sudahlah, Boo. Itulah gunanya teman satu sel.

- Dengar aku. - Aku mendengarkan.

Tentang situasi tak mengenakkan yang menimpa Jane...

Aku hanya ingin kau tahu, masalahku hanya dengannya.

Aku tak punya masalah denganmu atau anak buahmu.

Melibatkan orang gila macam dia adalah sebuah kesalahan.

Tapi itu sudah berlalu sekarang.

Kau dan aku...

Hubungan kerja kita selalu baik. Dan kuharap itu bisa berlanjut.

Baiklah. Akan kudengarkan.

Jadi sudah tak ada masalah?

Kau lakukan apa yang menurutmu benar.

Aku perlu memikirkannya sebelum pastikan tak ada masalah.

Baik, cukup adil.

Selamat malam, Jane.

Selamat malam, Sobat.

Jangan cemas tentang besok pagi.

Kenapa aku harus cemaskan besok?

Ada beberapa orang menakutkan. Mereka tahu bahwa kau polisi.

Bagaimana mereka bisa tahu? Aku bukan polisi sungguhan.

Kalau begitu, kau akan baik-baik saja.

Fasilitas kesehatan di sini juga sangat bagus.

Properti Keluarga Gerber

- Grace, kau ikut? - Maaf.

- Ada masalah? - Tidak.

Aku teringat Jane. Kuharap dia baik-baik saja.

Dia pasti baik-baik saja. Mungkin dia akan belajar sesuatu.

- Kau Gail, putri Donna Hines? - Ya.

- Apa ibumu ada? - Ada.

- Kalian polisi? - Ya. Bisa antar kami ke ibumu?

Kalian akan membawa ayahku pulang?

Tidak, Sayang. Maaf, kami tak bisa melakukannya.

- Selamat pagi, Semua. - Selamat pagi, Pig (polisi).

Terima kasih telah membahasnya. Biar kuperjelas.

Kalian pikir aku polisi, itu salah.

Aku bukan polisi ataupun mantan polisi.

Aku memang bekerja pada polisi.

Kugunakan kemampuanku untuk menangkap pembunuh.

Walau aku jarang berurusan dengan profesional seperti kalian.

Kemampuan apa?

Membaca karakter orang.

- Coba tunjukkan kemampuanmu. - Tunjukkan padamu?

Kau adalah pemimpin di sini.

Kau berasal dari Bay Area.

Suka mengendus semacam lem atau pelarut untuk mabuk.

Kau ingin berhenti, karena takut dianggap lemah rekanmu.

- Benarkah? - Ya, tapi kau tak perlu khawatir.

Karena sikapmu saat mabuk membuat orang lebih takut padamu.

- Benar, 'kan? - Ya.

Itu benar.

Kurasa aku tak menyukaimu.

Jika kau berhenti melihat dunia berdasarkan apa yang kau suka...

Dan bisa menerima kondisi yang sebenarnya...

Maka hidupmu akan lebih damai.

Aku bisa membantumu, jika kau mau.

Pikirkanlah.

Di mana teleponnya? Aku harus menelepon.

- Sebelah sana. - Terima kasih.

Kalian baik sekali. Terima kasih.

- Ini buatanmu? - Buatanku dan Ibu.

- Kami sengaja menyibukkan diri. - Enak sekali.

Acaramu sudah Ibu rekam, Sayang. Kau mau melihatnya?

Baiklah.

Kami turut berduka atas kehilanganmu, Donna.

Ini berat. Padahal keadaan mulai membaik.

Apa ada masalah?

Masalah pernikahan.

Aku dan Kirby berpacaran sejak SMP. Orang berubah saat dewasa.

Bagaimana bisa begitu?

Mungkin karena kami berubah. Keluargaku, Gerber, sangat akrab.

Kadang terlalu akrab, karena kami semua tinggal bersama.

Kirby merasa sedikit tertekan oleh mereka.

Dia tipe serigala penyendiri. Dia suka menyendiri di hutan.

Dia punya masalah dengan orang?

Atau orang bermasalah dengannya?

Tidak. Hanya aku.

Seperti kubilang, hubungan kami membaik belakangan ini.

Dia lebih jujur padaku, membuka perasaannya.

- Kalian pasti tahu sifat pria. - Kami tahu.

- Ada masalah uang? - Tidak. Kirby itu cukup terampil.

Dia pemberi nafkah yang baik, dan bangga atas itu.

Lalu penghasilan dari minyak mulai mengalir.

Benar.

Kira-kira berapa pemasukannya?

Katanya kami masing-masing akan dapat 80.000 dolar per tahun.

Aku harus mengatakannya, Donna. Itu sepertinya motif yang kuat.

Kirby berhak atas setengah hartamu jika pernikahan kalian bermasalah?

Itu pasti membuatmu kesal, 'kan?

Pernikahan kami baik-baik saja.

Koroner bilang banyak luka memar di tubuh Kirby.

Itu menunjukkan bahwa 3 minggu sebelum kematiannya...

Kirby dipukuli cukup parah.

Aku tak tahu apa pun tentang itu.

Lain kali jika kau rasakan dorongan untuk mabuk...

Mungkin kau akan melihat wajah ibumu yang tersenyum.

Mungkin kau akan merasa lebih aman dan bahagia.

Mungkin kau akan menyadari bahwa sensasi mabukmu hanya ilusi.

Hanya sekadar reaksi kimia yang berputar di otakmu.

Napi Jane diharap datang ke Ruang Kunjungan.

Kita lanjutkan nanti. Kemajuanmu sudah baik.

Itu laporan kasusnya sejauh ini. Itu salinan dari catatan korban.

Tak lebih dari teka-teki Sudoku.

- Apa masih membingungkan? - Dia punya alasan dan motif.

Koroner bilang Kirby dipukuli sekitar sebulan lalu.

Saat itu Luscom dipenjara karena mabuk dan menolak penahanan.

Bisa jadi pelakunya adalah salah satu temannya.

Mereka tak laporkan pemukulannya, tidak pergi ke RS.

Istrinya menyangkal mengetahui kejadian itu.

Mungkinkah Kirby dan istrinya diam karena ini masalah keluarga?

Ya. Lisbon sedang menanyai ayah mertuanya.

Kirby dipukuli bulan lalu? Aku tak ingat.

Dilihat dari reaksi Donna, tampaknya ini masalah keluarga.

Mungkin kau atau anakmu, Roddy, terlibat masalah keluarga Donna?

Tentu tidak. Dugaanmu berlebihan.

- Hai, Cantik! - Hai.

- Kau baik-baik saja? Sakit? - Apa aku tampak sakit?

Kau biasanya tak pakai baju kaus, tanpa riasan dan rambut diikat.

Suami anak tiriku baru meninggal. Aku berduka.

- Baiklah. - Siapa dia?

Ini Agen Lisbon dari CBI bertanya tentang Kirby.

Ini istriku, Sandrine.

Aku mau ke mal.

Apa pendapatmu, Sandrine? Siapa pembunuh Kirby?

Entahlah. Apa aku harus menjawab? Kupikir itu pekerjaan kalian.

Tak ada salahnya bertanya.

Aku akan jujur. Aku berduka Kirby tewas...

Tapi lega putriku tak menikah dengan pecundang lagi.

Kenapa dia disebut pecundang?

Dia perusak suasana.

Keluarga Gerber makin makmur dan dia tak menyukainya.

Dia suka hidup miskin. Tak punya cita-cita.

Donna layak dapat lebih. Setuju, Sand?

Dia sangat berharga.

- Agen Bosco, bisa kita bicara? - Tentu.

Aku tahu kau sibuk, jadi aku tak akan buang waktumu...

- Itu yang sedang kau lakukan. - Kami ingin bicara tentang Jane.

Kami tahu Jane keterlaluan...

Tapi jika kau mau bantu, kami akan berutang budi padamu.

Baik, aku mengerti.

Misalnya, aku minta kalian melakukan beberapa hal.

- Hal macam apa? - Hal yang harus diselesaikan.

Menangkapi penjahat agar orang baik bisa berkeliaran.

Tidak ilegal. Mungkin sedikit melanggar aturan.

Itu tak masalah.

Itulah maksudku. Bagiku itu masalah.

Tak boleh ada pelanggaran aturan di CBI.

Kalian agen baik, tapi Jane merusak kalian.

Tidak!

Jadi kalian siap melanggar aturan sebelum dia tiba?

- Terima kasih atas waktumu. - Senang bicara dengan kalian.

"Burung hering".

Apa artinya? Siapa Jay dan Martin?

Burung hering mengencingi kakinya untuk mendinginkan diri.

Benarkah?

Ya, tentu saja.

- Apa arti "burung hering"? - Burung.

Sungguh?

Hines seorang pengamat burung. Itu sebabnya dia punya teropong.

Dia mengamati burung Jay, Martin, dan burung hering.

Baik, jadi ini buntu.

Tidak, itu malah terobosan.

Aku harus bertanya pada Roddy Gerber.

Rigsby sedang menemuinya. Sampaikanlah pertanyaanmu.

Itu kurang seru. Bisa bawa Gerber kemari?

- Tidak. - Tak apa-apa. Akan kuatasi.

- Akan kuhubungi kau lagi. - Tunggu. Kau...

Hai, Napi.

Aku hanya memperingatkanmu.

Kurasa Roddy Gerber mungkin akan berlaku kasar padamu.

Jadi mungkin kau harus sangat berhati-hati padanya.

Jangan khawatir. Kurasa aku bisa tangani dia.

Aku hanya memperingatkanmu. Dia orang yang tangguh.

Aku ingin lihat dia mencobanya. Kita lihat seberapa kuatnya dia.

Terserah.

- Roddy Gerber? - Ini siapa?

Agen Rigsby, CBI. Aku menuju ke tempatmu.

Aku punya beberapa pertanyaan yang cukup pribadi.

Kudengar dari sumber terpercaya, kau dan Kirby punya hubungan gelap.

Semacam hubungan intim.

- Itu fitnah! - Benarkah?

Bohong pada agen CBI adalah pelanggaran berat.

Aku pernah masuk Korps Marinir.

Benarkah? Pantas saja. Aku mantan Angkatan Darat.

Persetan dengan Korps Marinir!

Percuma berdebat di telepon. Kita selesaikan saat aku tiba.

Semper fi ,Banci!

Roddy Gerber? Aku Agen Rigsby, dari CBI.

Roddy.

Terima kasih banyak telah datang.

Roddy, ceritakan padaku soal burung hering.

- Aku tak tahu maksudmu. - Tentu kau tahu.

Aku tak suka nada bicaramu.

Kita mau main atau bicara? Ayolah.

Kirby menemukan burung hering bersarang di tanahmu, 'kan?

Tidak.

Burung hering sangat langka karena kehilangan habitat.

Mereka spesies yang dilindungi.

- Benarkah? - Ya.

Kau tak menghormati permainannya.

- Terima kasih. - Tunggu. Mereka dilindungi.

Jika mereka bersarang di tanahmu, kau tak bisa menambang minyak...

Dan kau tak bisa jadi kaya.

- Benarkah? - Ya.

Jadi saat Kirby memberitahumu tentang sarang itu...

Kau minta Kirby menunjukkannya agar bisa kau hancurkan.

- Tidak. - Tapi Kirby menolak.

Jadi kau memukulinya sampai dia cerita.

Lalu kau pergi menembak burungnya dan hancurkan sarangnya.

Tidak.

Membunuh burung besar bawa sial, kecuali untuk dimakan.

- Kau tak memakannya, 'kan? - Tentu tidak!

Tapi kau mengaku menembaknya.

Itu hanya burung hering.

Menurutmu aku akan serahkan jutaan dolar demi pemakan bangkai?

Tidak akan!

- Jadi kau menembaknya? - Ya.

Semua orang pasti melakukannya.

- Setuju. - Dan Kirby?

Tidak, bukan aku. Aku menghajarnya, tapi tak membunuhnya.

Tak perlu. Apa untungnya bagiku?

Kau bersumpah atas kuburan ibumu, kau tak membunuh Kirby?

Aku bersumpah atas kuburan ibuku, aku tak membunuh Kirby.

Menarik.

Kau saja yang lakukan. Ini masalah wanita.

Bukan. Lisbon wanita, tapi Jane bukan.

- Seharusnya kau saja. - Kenapa aku?

Kau selalu jujur. Dia tak akan tersinggung.

- Siapa yang tak akan tersinggung? - Bukan siapa-siapa.

Kami berpikir...

Berpikir itu bagus. Tentang?

Kami menemui Bosco, minta Jane dibebaskan. Dia menolak.

Kami pikir jika kau yang minta, mungkin dia akan setuju.

Kenapa kalian bilang begitu?

- Itu jelas sekali. - Dia tertarik padamu.

Kami tak bilang kalian berhubungan. Hanya saja...

Dia tampaknya menyukaimu. Terlihat dari caranya melihatmu.

Kalian keliru. Bosco tak tertarik padaku.

Kalaupun benar, aku tak akan memanfaatkannya demi Jane.

- Kenapa tidak? - Karena hukum adalah mutlak.

Jane melanggar hukum, dia harus menerima akibatnya.

Hai, Jane.

- Aku mau kau mengunjungiku. - Kenapa? Kami sedang sibuk.

Kumohon, Lisbon. Ini penting. Aku perlu bertemu denganmu.

Dan juga muffin blueberry.

- Ini cranberry. - Mereka kehabisan blueberry.

Ada apa?

- Roddy Gerber tak bersalah. - Itu saja?

Begitulah. Sebenarnya, tidak.

Roddy memukuli Kirby agar beri tahu tempat sarang burung hering...

Agar dia bisa membunuhnya.

Tapi dia bilang tak membunuh Kirby, dan aku percaya.

Dia bersumpah atas makam ibunya.

Menarik. Tapi kau bisa beri tahu lewat telepon.

Aku perlu pengunjung, agar bisa masuk Ruang Kunjungan.

Andai saja aku membawa senjataku.

Melawan kejahatan memang berat. Terima saja.

- Itu alasanku kemari. - Dooley Gerber?

- Aku perlu menanyainya. - Soal apa?

Apa saja, tak masalah. Bisa alihkan pengawasan dariku?

Tak apa-apa.

Dooley, kau telah membunuh menantumu sendiri, 'kan?

Siapa kau?

Jawaban yang bagus. Terima kasih.

Apa yang kau pelajari?

Itu hanya pertanyaan kendali. Selanjutnya pertanyaan kritis.

Aku tak butuh senjataku. Aku bisa memukulmu dengan kursi.

Kurasa kursinya dibaut pada lantai.

Kau mengerti apa yang terjadi padamu?

Kau bisa dikenakan hukuman penjara.

Aku tahu kau biarkan aku di penjara agar aku bisa belajar.

Itu percuma.

Bukan aku yang memenjarakanmu, tapi hukum.

Hukum telah dimainkan oleh Sam Bosco.

Kau bisa buat dia lakukan apa pun, kapan pun kau mau.

Jadi, karena dia mencintaiku maka aku bisa memerintahnya.

- Benar. - Tidak!

Aku hanya bilang karena itu ucapan Rigsby dan lainnya.

Itu tak masuk akal. Sam Bosco adalah pria beristri.

Dia sama sekali tak tertarik padaku.

Aku tak bisa mempengaruhinya.

Yang lain juga menyadarinya? Aku terkesan.

Dia pintar sembunyikan ketertarikannya.

Sulit melihat bahwa dia bersedia mati untukmu.

- Percayalah, kau salah. - Pembelaan yang menarik.

Kebohongan dan kebenaran bercampur jadi satu.

Aku berharap kami bisa membebaskanmu.

Tapi aku juga berharap kau bisa belajar dari ini.

Ada batasan dalam hidup. Ini tembok penjara sungguhan.

Hanya dalam pikiranmu, Lisbon.

Tolong! Deputi!

Ada tahanan pingsan! Dia tak bergerak!

Deputi! Ada orang pingsan. Kami butuh bantuan!

Sial!

Ada tahanan pingsan, level 9. Sel nomor 8, tak sadarkan diri.

- Kau yang lakukan ini? - Tidak, aku tak menyentuhnya!

Dia sama sekali tak bergerak.

- Dia kenapa? - Dia sudah pingsan saat aku tiba.

Baik, tinggalkan dia. Aku akan panggil paramedis.

Kembalilah ke pos kalian.

Ada pasien untukmu.

Tidak. Baik.

Kau bilang apa?

- Tanganku. - Tangan?

Steve, cepat kemari!

Kita ada masalah, Steve. Aku perlu bantuan!

Jangan! Siapa pun! Ada tahanan kabur!

Tolong!

Silakan.

Tolong! Seseorang!

Lisbon, aku bermimpi buruk.

Aku bermimpi Jane kabur dari penjara.

Aku bermimpi Sherif, Jaksa, dan Kepala Polisi memarahiku!

Kau pasti akan membangunkanku, 'kan?

Maaf, Pak. Aku tak bisa membelanya. Dia sudah keterlaluan.

Dia benar-benar kabur.

Kami sudah keluarkan perintah penangkapan.

Tapi mungkin kau bisa meneleponnya dan bujuk dia menyerahkan diri.

Tak seorang pun mau dia terluka.

Meneleponnya bagaimana? Membujuknya bagaimana?

- Kalian dekat. Dia akan menurut. - Lucu sekali.

- Kenapa lucu? - Memang begitu.

- Sam, ini aku. - Di mana kau?

Rumah Dooley Gerber.

Jika kau mau kirimkan Sherif...

Akan kuserahkan pembunuh Kirby 10 menit lagi.

- Jane, dasar kau... - Terima kasih.

Apa maksudmu? Kau akan tangkap pembunuh Kirby.

Memang belum. Tapi aku optimis.

Kau tak keberatan membuatkan secangkir teh, 'kan?

- Terima kasih. - Sama-sama.

Roddy cerita tentang burung hering dan perbuatannya pada Kirby.

Bagaimana kau mengatasinya, Donna? Suamimu dipukuli saudaramu.

Bagaimana perasaanmu?

- Marah. - Pada siapa?

Pada diriku sendiri dan keluargaku.

Kirby orang baik dan aku mengecewakannya.

Itu benar, Ayah. Kubiarkan diriku dibutakan uang. Kita semua.

- Permisi, aku ada urusan. - Jangan pergi, Sandrine.

Menurutku sungguh lucu...

Bahwa pertengkaran keluarga bisa menjelaskan situasinya.

- Apa itu bisa terjadi? - Andai saja.

Mungkin Kirby menemukan kejelasan.

Mungkin Kirby menyadari pentingnya untuk bersikap jujur.

Saat Kirby ditemukan, ada bekas glitter di wajahnya.

Dan saat bertemu Dooley di penjara, ada glitter juga di wajahmu.

Artinya, kau dan Kirby dekat dengan wanita yang sama.

Wanita yang suka pakai glitter. Yaitu kau, Sandrine.

- Kau bodoh. - Memang sering begitu.

Tapi sekarang aku melihat, baik Dooley atau Donna...

Sama sekali tak tahu tentang hubunganmu dengan Kirby.

Artinya, Kirby cukup baik hati untuk memperingatkanmu dulu...

Sebelum beberkan hubungan gelap kalian.

Sayang, aku bersumpah, tak ada perselingkuhan.

Ada. Kau bosan dan frustasi, sedangkan dia bersedia.

Tidak.

Kirby lalu tahu sifat aslimu, dan dia memutuskannya, 'kan?

Dia ingin keluar dari Sutter Valley mulai hidup baru dengan istrinya.

Wanita yang sebenarnya dia cintai.

Tapi, dia merasa harus katakan kebenarannya. Dasar bodoh.

Dia akan hancurkan hidupmu hanya demi apa? Burung?

Untuk pemukulan yang mungkin pantas dia dapatkan?

Kenapa dia melakukannya?

Padahal kau memohon padanya. Tapi dia tak mau dengar.

Ini semua bohong. Hal itu tak pernah terjadi.

Lalu kau membunuhnya di tempat itu.

Tidak. Itu bohong!

Maaf, Sandrine. Tapi kami punya bukti forensik kuat dari lab.

Glitter di wajah Kirby penuh dengan DNA-mu.

Dan DNA tidak berbohong.

Entah dari mana asalnya, tapi itu bukan milikku.

Polisi sedang kemari, Sandrine. Jujurlah pada keluargamu...

Karena kalian akan berpisah cukup lama.

Sandrine!

Katakan padaku itu bohong! Katakan.

- Dia memaksaku melakukannya. - Memaksamu?

- Dia akan dapat hukumannya. - Tidak cukup!

Patrick Jane, kami tahu kau di dalam.

Keluarlah dengan tangan ke atas!

Ya, mereka mengejarku. Bukan kau. Dan juga tak ada bukti DNA.

Bukti forensik dan lainnya hanya karanganku.

Terima kasih tehnya.

- Tapi kau baru saja... - Ucapanmu tak bisa ditarik.

Tn. Jane, keluar sekarang. Kami tahu kau di dalam.

Aku keluar. Jangan tembak!

Sampai jumpa.

Terima kasih.

- Jadi? - Jadi?

Jane dapat pengakuan Sandrine Gerber. Kasus selesai.

Jaksa juga pasti tak bisa menangkan kasusnya...

Jika saksi kuncinya dipenjara.

Yang akan menambah dakwaan setelah ditambah upaya pelariannya.

Itu yang ingin kubahas denganmu.

Kupikir ini akan memberi Jane pelajaran.

Kupikir dia akan mundur atau minta maaf. Tapi tidak.

Dan ini sudah terlalu jauh. Kau harus membebaskannya.

Jika kau batalkan tuntutan, Jaksa tak akan melanjutkannya.

Bagaimana jika aku menolaknya?

Jangan paksa aku melakukannya, Sam.

- Apa maksud perkataanmu? - Kau tahu maksudku.

Aku akan beberkan kejadian 8 tahun lalu.

Kau akan bertindak sejauh itu? Sungguh? Aku tak percaya.

Percayalah. Aku siap.

Kau rela menghancurkan hidup dan karier kita demi Jane?

Apa dia begitu berarti bagimu?

- Dia banyak menyelesaikan kasus. - "Banyak selesaikan kasus"?

Hanya itu saja?

Jika kau tak bebaskan Jane, aku akan membongkarnya. Itu saja.

Apa pilihanmu?

Baiklah, kerjamu bagus. Tapi ada 2 hal membuatku bingung.

Bagaimana kau bisa kabur dan ganti pakaian?

Aku senang kau menanyakannya. Itu sangat...

Hai, Lisbon.

- Mudah. - Jadi mereka membebaskanmu?

Ya, terima kasih banyak.

- Aku tak melakukan apa pun. - Sangat merendah.

Bosco jatuh cinta padaku, dia akan turuti perintahku.

Memang kurang meyakinkan.

Dia memang mencintaimu, bagaimana tidak?

Tapi dia bukan orang yang mengubah prinsip demi cinta.

Pasti karena sesuatu yang nyata. Kau mengetahui rahasianya.

- Benarkah? - Ya.

Sebuah kesalahannya. Kesalahan buruk yang kau ketahui.

Dia bukan tipe pencuri atau pemakai narkoba...

Jadi dia pasti menyakiti seseorang. Membunuhnya?

Membunuh penjahat yang sulit ditangkap.

- Bukan. - Ya. Dan kau membantunya.

Bukan? Kau tahu setelahnya dan membebaskannya...

Karena menurutmu penjahat itu pantas menerimanya.

Bukan.

Aku terharu kau mau membahayakan kariermu demi aku.

Itu sangat berarti bagiku.

Jika kau benar, walau aku tak membenarkan...

Artinya, aku merusak kepercayaan seseorang yang kuhormati...

Dan kukagumi demi dirimu.

Jika benar, maka kuharap selanjutnya kau lebih dewasa...

Dan bertanggung jawab atas tindakanmu.

Aku bersyukur atas itu, tapi jangan terlalu berlebihan.

Seharusnya kubiarkan saja kau membusuk di penjara.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.