All language subtitles for The.Mentalist.S02E08.His.Red.Right.Hand.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ponselku.

Rigsby.

Ya. Baiklah, Bos.

- Bangunlah. - Lisbon?

- Ya. - Gawat.

Nanti dia akan menelepon lagi. Dia akan tahu. Bangunlah.

Grace, bangun. Lisbon tak mungkin tahu aku bersamamu.

Kau benar.

Angkat teleponnya.

Bangunlah.

Agen Grace Van Pelt.

Ada apa, Bos?

Baiklah.

Bosco, ada apa tiba-tiba meneleponku?

- Kau sudah bangun. Ada di mana? - TKP. Kenapa?

- Minum kopi seperti biasa? - Gelas besar, tanpa krim.

- Kita harus bicara. - Soal apa?

Temui aku setelah kau kembali.

Baiklah, rasanya tak sabar lagi.

- Sudah ada kabar dari Hicks? - Belum.

- Selamat pagi. Hampir pagi. - Selamat pagi, Semuanya.

Di sini ada jasad pria Kaukasia. Usia 50 tahunan. Tembakan di kepala.

Satpam yang temukan jasad ini lalu menghubungi Kepolisian Sacramento.

Tapi ini pemakaman umum, itulah kenapa kita di sini pukul 05.30.

Pemilihan tempat yang bagus.

Perhatikan dari sudut ini. Sepertinya dia ditembak dari dekat.

Dan serat pada luka mengindikasikan bajunya dilepas setelah korban mati.

Kau harum. Sabun lilac?

- Ada petunjuk, Jane? - Ya, ada.

- Dia telanjang. - Akan aku catat.

Membuatnya tampak menyedihkan. Lemah...

Dan bahkan tampak menggelikan.

- Artinya? - Dia diposisikan begitu.

Tidak diletakkan sembarangan. Semacam isyarat pernyataan.

Dokter, apakah tanda di tangannya bekas luka bakar?

Lebih seperti luka karena membeku.

Kini sudah jelas.

Suhu hatinya 45 derajat. Tapi ruangan ini bersuhu 58 derajat.

Jadi seseorang membekukannya dalam posisi ini dan membuangnya kemari?

Bisa jadi sebuah ciri khas atau mungkin sebuah pola serial.

Lisbon dan aku akan bicarakan dengan Bosco...

Mungkin dia pernah tangani kasus yang sama.

Ayo, kita pergi dari sini. Biarkan tim forensik lakukan tugas.

Kau harum. Bau apa ini? Lilac?

Ya.

- Terima kasih. - Aromanya enak.

Selamat pagi, Rebecca. Kopinya tampak enak. Satu untukku?

Silakan menyukaiku sekarang. Atasanmu dan aku sudah berbaikan.

Jangan hiraukan dia. Aku pun tak menyukainya.

Dia pembohong. Dia menyukaiku.

Hibur dirimu sendiri.

Ya, Tuhan! Gawat.

Sam!

Dia sudah tewas.

- Tak ada denyut nadi. - Dyson juga tewas.

Jane, bantu aku. Kemarilah!

Tekan sekuatnya di bagian itu.

Agen Khusus Cho. Ada beberapa petugas tertembak di lantai 5.

2, 3, 4...

Ya, di dalam gedung. Kunci gedung ini atas perintahku.

3 agen tertembak. Aku butuh medis, SWAT, Kepolisian Sacramento...

Dan Patroli Lalu Lintas California. Perintahkan buat blokade.

Tersangka mungkin masih di sini. Kepung gedung ini sekarang!

1, 2...

5, 6, 7, 8, 9, 10...

11, 12, 13, 14...

24 Jam Sebelumnya

Hicks, Bosco. Bosco, Hicks.

Mencuri makanan dari divisi kejahatan besar.

Aku yakin ini melanggar pasal 484 KUHP.

- Tak tertera nama pemiliknya. - Yang ini ada namanya.

Itu punyaku. Aku beli dari Cornaro's.

Roti lapis bakso adalah menu terbaik mereka.

Berharap saja aku tak cerita Mandy kau mangkir diet ini.

Sepanjang minggu dia rumah kakaknya di New Hampshire.

Ini dia orangnya. Agen Hicks, formulir 41-mu.

Bos, kantor Kejaksaan Agung tadi telepon soal Kartel Armenia.

Dan berharap saja aku tak cerita ke istrimu soal mangkir diet ini.

Bernapaslah.

- Bernapaslah. - Tak ada denyut.

Gunakan alat kejut. Siap!

Jantung kembali berdetak.

Pendarahan cukup parah. Bagaimana statusnya?

Tak ada suara napas dari paru-paru sebelah kanan. Denyut nadi lemah.

Berikan infus darah. Kode 3, bawa dia!

Beri tahu pemerintah daerah ada beberapa korban luka tembak...

Kau baik-baik saja?

- Ada perkembangan apa? - Pengepungan di seluruh gedung.

Begitu juga gedung MPR dan Departemen Kehakiman.

Bagus. Cho sedang bersama Kepolisian Sacramento...

Untuk membuat dua lapis blokade. Tak ada yang masuk atau keluar.

Semua warga sipil sedang dibawa ke lobi untuk diperiksa.

SWAT sedang dalam perjalanan. Kita harus sisir setiap ruangan.

Tersangka mungkin masih di sini.

Bantu keamanan, periksa semua rekaman kamera...

Dan bentuk tim untuk menanyai para satpam...

Penjaga kebersihan dan orang-orang di lobi.

Siap.

Dia sudah tewas. Pergilah.

Jane.

Kau mungkin terkejut. Lihat aku.

Seharusnya ada 3 jasad. Tapi hanya ada 2 jasad.

- Di mana Agen Hicks? - Akan kutanyakan pada Cho.

Lisbon. Sebaiknya cuci tangan dulu.

- Kau tak melihat Hicks pagi ini? - Aku belum melihatnya dari kemarin.

Apakah kemarin dia sedang kesal atau marah?

Menurutmu Marlon Hicks pelakunya? Tak mungkin.

Kita harus periksa tiap kemungkinan. Coba kau ingat-ingat.

Saat kau pergi beli kopi, kau lihat sesuatu yang tak wajar?

- Misalnya yang tak berkepentingan? - Tidak.

Keadaan normal dan baik-baik saja.

Maaf, aku tak banyak membantu.

Aku keluar sekitar 10 menit dan tak melihat hal yang mencurigakan.

Pagi tadi Bosco hubungi tim. Kau tahu alasannya?

Mungkin itu soal penangkapan kartel Armenia.

Kalian nyaris melakukan penangkapan?

Ya. Ada terobosan pekan ini.

Bos bilang ada informan kemari terkait soal...

- Gudang. - Lisbon.

Tim forensik sudah datang dengan identitas jasad beku itu?

Aku belum memeriksanya. Itu bukan prioritas saat ini.

Baiklah. Kurasa begitu.

Teruskan ceritamu.

Tak ada apa-apa juga di kamera 4. Hanya rutinitas biasa.

Aneh, bukan? Tersangka ini seperti hantu.

Benar. Kita sudah sisir gedung dari atas sampai bawah.

Tak ada tanda keberadaannya.

Biro Forensik memeriksa sidik jari di tangga dan pintu...

Tapi butuh waktu lama merampungkannya.

Lisbon bilang hubungi dia jika kalian butuh bantuan.

Jimmy, alihkan ke kamera 5. Pintu masuk lobi. Waktu yang sama.

Itu Rebecca kembali.

Dia pergi selama 9 menit, keseluruhannya jadi 30 menit.

Aku tak kenal pria bertopi itu.

Masukkan ke dalam daftar orang yang harus diperiksa.

Alihkan ke kamera 6, pintu masuk garasi.

Tunggu. Ada yang kacau di sini.

Ada beberapa fail rusak di penyimpanan data.

Tak mungkin. Dinding apinya...

Telah ditembus. Kamera 6 dan 7 ada di garasi.

Kameranya sengaja dimatikan. Setidaknya 30 menit.

Artinya kita tak tahu siapa yang keluar dan masuk lewat garasi.

Jimmy, panggil teknisi untuk cari tahu penyebabnya.

Baik, akan kuhubungi bosku.

10 menit.

Kejadian itu berlangsung dalam waktu 10 menit.

Aku mengerti. Terima kasih, Avila. Aku utang budi padamu.

Agen Lisbon, aku sudah bicara dengan Gubernur.

Kubilang padanya sudah kerahkan tim terbaik mengatasi kejadian ini.

- Aku yakin kau pasti berhasil. - Terima kasih, Bos.

Aku baru bicara dengan Kepolisian Sacramento Bagian Narkotika...

- Soal kartel Armenia... - Tunggu sebentar.

Aku baru dapat kabar dari rumah sakit.

- Dia tidak mati. - Tidak. Bosco sedang dioperasi.

Tapi aku ingin kau menyiapkan diri.

Lukanya sangat parah. Kondisinya kritis.

Teresa, maaf aku harus tanyakan ini...

Tapi aku perlu tahu apakah kau mampu tangani kasus ini...

Apa pun yang terjadi. Jika tak mampu, beri tahu aku.

- Aku gantikan dengan orang lain. - Tak perlu.

Menurutmu Sam Bosco akan menyerah terhadap timah kecil?

Yang benar saja.

Kuharap kau benar. Semoga berhasil.

Tak ada kabar soal Hicks. Aku bersama tim ke rumahnya.

Dia tak ada. Mobilnya juga tak terlihat.

Aku punya berita. Kalian tahu soal kartel narkoba Armenia...

Yang hampir digerebek Bosco?

Dipimpin oleh pria bernama Michael Assanian.

Orang jahat. Selain orang Meksiko...

Distributor heroin terbesar di Pesisir Barat.

Bosco pasti telah menakutinya. Assanian ke luar negeri 3 hari lalu.

Mungkin dia pergi demi amankan dirinya...

- Lalu anak buahnya habisi Bosco. - Itu masuk akal.

Habisi tim berarti hentikan penyelidikan.

- Layak untuk diselidiki. - Lisbon.

Kita sudah dapatkan identitas pria beku itu?

Kau penasaran sekali dengan kasus itu.

- Hanya firasat. - Menurutmu terkait dengan Bosco?

- Mungkin. - Bagaimana bisa?

Sulit dijelaskan.

Baiklah. Cho, hubungi mereka.

Saat ini tim forensik mungkin sudah dapat petunjuk.

- Terima kasih. - Tanyai informan ini.

Mungkin ada informasi untuk kita.

Lauro di Divisi Narkotika bilang kau bisa gunakan namanya.

Baik.

Tim forensik bilang sidik jari jasad di pemakaman itu...

Milik dr. Towlen Morning.

- Umur 55 tahun. Alamat di Stockton. - Towlen Morning.

Jane?

Cho, ikut aku.

Pusat Medis River Stockton, California

Gawat.

Hicks.

Bagaimana kau tahu pelakunya Red john?

Towlen adalah dokter keluarga bagi Janet dan Carter Peak.

Pasangan Peaks adalah korban ketiga dan keempat Red John.

Carter dianggap sebagai korban keempat.

- Jasadnya tak pernah ditemukan. - Itu 9 tahun yang lalu.

- Kenapa sekarang menyerang CBI? - Ini membingungkan.

Aku Red John. Kenapa aku bunuh Morning, Hicks, dan tim Bosco?

Carter dan Janet Peak. Sembilan tahun lalu.

Sembilan tahun lalu, aku masih kurang berpengalaman.

Ada sesuatu yang salah dengan Carter dan Janet Peak. Sebuah kesalahan.

Dia kembali untuk memperbaikinya, tapi malah berantakan.

Hicks menemui dokter itu demi sebuah alasan.

Dia sedang menyelidiki sesuatu.

Karena itu Red John membunuhnya. Membunuh semua tim.

Kecuali Bosco.

Bosco punya petunjuk soal kasus Red John.

Cho, masuk ke dalam. Periksa data-data dokter itu...

Terkait Carter dan Janet Peak. Rontgen, laboratorium, semuanya.

Kenapa Bosco ingin catatan medis? Apa yang dia ketahui?

Dia sedang koma di ruang UGD. Dia tak bisa beri tahu apa pun.

Aku tahu.

Mungkin bisa lewat data-data kasus itu.

Van Pelt, perintahkan Biro Forensik periksa ruangan Bosco...

Untuk mencari bukti baru atau catatan terkait kasus Red John.

Kau dan Rigsby mulailah periksa sekretarisnya, Rebecca.

Hai, Bos. Tak ada petunjuk dari Rebecca.

Biro Forensik masih periksa ruangan Bosco. Tapi sejauh ini...

- Jane sudah kembali? - Aku belum melihatnya.

- Temukan dia. - Baik.

Agen Khusus Nick Martinez dan Mark Dyson tewas di sini...

Dan Agen Khusus Marlon Hicks ditemukan tewas di TKP kedua.

Agen Khusus Samuel Bosco masih dalam kondisi kritis.

Kami kerahkan seluruh kemampuan untuk investigasi ini...

Dan aku berjanji pada seluruh keluarga agen...

Kami tak akan istirahat hingga kami tangkap pelakunya untuk diadili.

Agen Khusus Minelli, kami turut berduka.

Bisakah kaugambarkan bagaimana perasaanmu saat ini?

Meredith, itu...

Bagi kalian awak media, hal itu...

Selama 8 tahun aku menghadapi pertanyaan bodoh dari media...

Dan aku tak pernah meresponsnya.

Tapi hari ini, harus kukatakan, Meredith.

Kau telah membuat standar baru dalam hal kebodohan.

Kalian tak pernah paham apa yang kami lakukan.

Kami pergi ke tempat mengerikan dan gelap, merasa takut, sendirian.

Kami melakukannya tanpa uang, kendaraan bobrok...

Dan virus-virus komputer yang jumlahnya melebihi pelacur murahan.

Bagaimana bisa? Orang-orang yang andal.

Dan aku kehilangan 3 orang andal hari ini.

Yang keempat dalam kondisi kritis. Dan kautanyakan perasaanku?

Aku merasa sedih, Dasar Bodoh.

Ada pertanyaan lain?

Baiklah kalau begitu. Semoga hari kalian indah.

Elizabeth, teruskan.

Virgil.

Hal kebodohan? Bagus.

- Seharusnya aku tak katakan itu. - Kausampaikan kebenaran.

Memang. Terasa menyenangkan.

Tetaplah seperti itu, Bos.

- Kami membutuhkanmu. - Baiklah. Ya.

- Aku harus pergi. Tak apa-apa? - Pergilah.

Selamat malam, Tuan-tuan.

- Siapa kau? - Maaf.

Patrick Jane dari CBI. Aku temannya. Bagaimana keadaannya?

Tak terlalu baik. Baru bisa dipastikan 2 hari lagi.

Dia sedang menderita. Dia mendapat cukup morfin?

Seharusnya begitu.

Tampaknya cukup. Panggil kami jika butuh sesuatu.

Tentu saja. Terima kasih, Dokter.

Apa yang kaulakukan?

Mencopot selang morfinnya.

Tadinya aku mau minta dokter, tapi mereka pasti menolak.

- Kau sudah gila? - Ya.

Persis seperti itulah yang akan mereka katakan.

Mereka tak akan mengerti dorongan moral dalam hal ini.

Bosco satu-satunya yang bisa beri tahu kita perihal kasus Red John.

Dan dia berisiko meninggal.

Kita harus menyadarkannya, agar dia beri tahu yang dia tahu...

Selagi dia masih bisa.

- Kau tak boleh lakukan itu. - Kenapa tidak?

Morfin tak membuatnya lebih baik. Hanya hilangkan rasa sakit.

Ya, memang itu gunanya.

Tak apa-apa merasakan kesakitan karena itu berarti dia masih hidup.

Kita membutuhkannya saat ini.

- Dia tak berguna saat mati. - Diam! Dia akan selamat.

Mungkin. Mungkin juga tidak.

- Kau memang sadis. - Sudahlah.

Kau harus berpikir logis. Dia pasti ingin kita melakukannya.

Bagaimana kau bisa tahu apa maunya? Kau bahkan tak mengenalnya.

Tapi kau mengenalnya. Jika dia harus menahan rasa sakit...

Untuk menghentikan Red John, dia akan melakukannya.

Kau tahu dia akan melakukannya. Kau tahu itu.

Keributan apa ini?

Apa-apaan ini? Kau sentuh mesin itu?

Tidak.

Orang-orang yang andal.

Aku kehilangan tiga orang andal hari ini.

- Lisbon bersamamu? - Tidak.

Ada apa?

Ada petunjuk dari rekaman ponsel Bosco.

Sebelum penyerangan, Bosco menelepon seorang polisi di Cloverville...

Tak jauh dari Stockton.

Polisi itu memberitahuku saat gerebek mal minggu lalu.

Mereka temukan jasad terkubur di fondasi.

Jasad?

Polisi yang siarkan buletin berkata dia ditelepon Bosco...

- Dan bilang dia akan memeriksanya. - Jasad apa?

Yang ini. Kepolisian Cloverville mengirim salinan rontgen.

Tanpa nama, umur 30 tahunan. Kau lihat?

Kepalanya hampir putus terpotong. Kejam sekali. Dan ini.

- Apa itu? - Kakinya.

Dia kehilangan kakinya?

Koroner beri tahu polisi, kaki itu bukan bagian dari serangan.

Amputasi yang dilakukan sebelumnya.

Soal data yang kita dapat dari kantor dr. Morning...

Cocok dengan hasil rontgen yang kita dapatkan.

Carter Peak.

Carter Peak, pensiunan militer, kehilangan kaki kanannya...

Dalam Perang Teluk pertama.

Kita temukan korban John Red yang hilang.

Malah lebih baik, ini kesalahan John Red.

Ini dia.

Dia membuat kesalahan, dan inilah dia.

Pembunuhan Carter Peak bukanlah modus dari Red John.

Korban hanyalah pria yang terbunuh bersama istrinya.

Jasadnya dipindahkan dari TKP.

Tak sama seperti 14 pembunuhan yang pernah dilakukan Red John.

Mungkin Carter secara tak diduga berbalik melawan si pelaku.

Jadi jasad Peak ditemukan, entah bagaimana Red John mengetahuinya...

Dan hal itu membuatnya marah.

Pertanyaan A, bagaimana dia bisa tahu soal jasad itu?

Kurasa lewat buletin. Tersebar luas.

Dan pertanyaan B, kenapa itu membuatnya marah?

Ada bukti pada jasad Carter Peak. Sebab itu dia coba menghilangkannya.

Bukti kuat seperti DNA. Kita harus ke Cloverville.

Kerangka semen melindungi jasad dengan sangat baik.

Kita bisa tes DNA menyeluruh, peralatan kejahatan...

Rambut, kulit, di bawah kuku, dan sebagainya.

Tempat ini harus dijaga setiap saat...

Sampai jasad dipindahkan ke Sacramento.

Maaf, keliru.

- Ini aneh. - Benar. Di mana jasadnya, Dok?

Coba kulihat catatan laporannya.

Kalian harus kirim perintah langsung ke Sacramento.

- CBI sudah ambil jasadnya semalam. - CBI yang mengambil?

Ya, petugas malam mencatat di sini.

Biro Investigasi California, Agen Rojo.

Jasad, contoh DNA, semuanya. Lihatlah sendiri.

Tiba pukul 02.15 dengan mobil barang.

Malam sebelum serangan CBI.

Aku bisa berikan fotonya, kami selalu menyimpan cadangan.

Peralatan kejahatan, contoh DNA. Bagaimana dengan DNA?

Sudah kubilang semua diambil petugas kalian. Sesuai prosedur.

- Dia bukan petugas kami. Red John? - Panggil petugas malam di sini.

Penting untuk mengetahui perawakan Agen Rojo ini.

- Ingin bertemu denganku, Bos? - Silakan duduk.

Keadaan Bosco membaik, aku baru bicara dengan dokternya.

Bagus.

Kau tak apa-apa, Bos?

- Apa karena konferensi pers tadi? - Bukan.

Ya, aku...

Ada yang ingin kukatakan, Teresa. Hal penting.

- Ada apa? - Maaf menyela.

Aku sudah memeriksa cuplikan kamera keamanan...

Untuk mengenali orang yang lalu-lalang.

Ini terekam tadi pagi, tepat sebelum penyerangan.

Berdasarkan Pelayanan Pegawai, itu adalah Amblyn DeMott.

- Analis di sektor 4. - Lalu kenapa?

DeMott hamil tua bulan lalu. Dia melahirkan kemarin.

Tak mungkin dia ada di sini seperti terlihat dalam kamera.

Ada yang mengubah cuplikan kamera.

Kita tak bisa percaya apa pun di kamera mana pun.

Kauberikan jasadnya pada agen CBI?

- Ya. - Gambarkan agen ini.

Rambut gelap, tak telalu tinggi, agak gemuk, kulit kuning langsat.

- Memakai hak yang berdetak. - Seorang wanita?

- Memakai sesuatu di rambutnya. - Jepitan?

Benar, jepitan.

Hai, Manis.

- Ini. Semoga harimu indah. - Terima kasih.

- Hai, Rich. - Hai.

- Halo, Marty. Apa kabar? - Hai, Rebecca.

Hai, Bos.

Bukankah kau mau ke Cloverville?

Setelah aku beri pengarahan pada Jane.

Samuel Bosco Junior semakin melunak.

Sial kau, Martinez!

Hai, Teman-teman! Lihat yang kubawa.

Kau yang terbaik. Kau bawa kopinya?

- Rebecca, kau tak apa-apa? - Ya, Bos.

Rebecca.

Red John mengirim salam.

Hai, Bos. Bos?

Jangan bergerak. Letakkan senjatanya!

Dasar jalang!

Jangan bergerak, jangan bernapas, dan jangan tersenyum padaku!

Kenapa ada balon?

Apa yang kalian lakukan di sini?

Bawa dia keluar dari sini.

Pemberitahuan untuk semua agen, tersangka adalah...

Berapa lama mereka akan duduk di sana?

Apa jenis musik kesukaanmu?

Tn. Jane, sudahlah. Aku tahu permainanmu.

Kau tak peduli jenis musik yang aku suka.

Aku hanya ingin berbincang, untuk mengenalmu.

Kau ingin tahu kenapa aku bisa lakukan hal buruk ini demi Red John?

Aku tahu hal semacam itu.

Masa kecil tak bahagia, pelecehan seksual oleh kerabat dekat...

Menyayat diri, mengobati diri, membenci diri, dan lain-lain.

Semua orang yang kautemui membuatmu merasa malu.

Malu akan kekelaman yang memborok dalam dirimu.

Tapi dia tidak. Dia membuatmu kuat.

Dia membuatmu merasa bangga akan kekelaman itu.

Benar.

Dia memberimu tujuan dan makna hidup.

Dan juga cinta.

Kau sangat mirip dengan dia.

Caramu melihat orang-orang dan menelusuri pikiran mereka.

Itu menakutkan.

Aku ingin kau pikirkan hal ini sebelum tidur nanti malam.

Kau tak berarti apa pun baginya selain untuk diperalat.

- Dia bukan pria baik. - Kau benar-benar keliru.

Dia pria yang sangat baik. Dia sedang dalam misi.

Misi cinta dan pencerahan.

Dia menyiksa dan membunuh wanita.

Kau tak paham?

Tanpa kematian, tak ada kehidupan.

Tanpa kekelaman, tak ada terang.

- Lihatlah dirimu sendiri. - Aku?

Sebelum istri dan putrimu dibunuh, kau seakan buta.

Kau hidup dalam ilusi. Lalu Red John membuka matamu.

Kini kau lihat dunia yang sebenarnya.

Bagaimana kau bertemu dia pertama kali?

Aku tak memberitahu apa pun tentang dia padamu.

Kau akan beri tahu.

Kelak kau akan terbangun, ketakutan dengan perbuatanmu ini.

Kemudian kau akan beri tahu semuanya padaku.

Tidak akan pernah.

Aku cinta Red John, dan dia juga cinta padaku.

Dan aku tak akan pernah khianati kepercayaan itu.

Kelak.

Tapi akan kuberi tahu, aku suka segala jenis musik.

Terutama lagu country. Aku punya kucing bernama Rex.

Dan aku mengoleksi kodok porselen.

Jangan tanya alasannya, itu memang aneh.

Psikolog ingin bicara denganmu setelah ini.

Mereka akan senang mendengarkan itu semua.

Tapi aku sangat sehat dan waras. Sungguh.

Aku tahu.

Aku punya satu pertanyaan sebelum kau pergi, Rebecca.

Setelah kau ambil jasad Carter Peak dan semua contoh DNA...

Kenapa Red John menyuruhmu menyerang timnya Bosco?

Itu sebenarnya tak perlu. Bukti sudah dihancurkan.

- Tentu kau tahu alasannya. - Tidak.

Kau tidak tahu?

Red John mengira kau akan mengerti.

Aku singkirkan Bosco dan timnya agar kaudapatkan kasus ini kembali.

Red John merindukanmu. Dan...

Itu juga yang kauinginkan, bukan?

Kami sudah selesai.

Sangat menarik berbincang denganmu.

Aku juga.

- Kurasa kita akan bertemu lagi. - Ya.

Kirim bantuan. Tahanan tak sadarkan diri!

Jangan sentuh dia!

Red John meracuninya.

Bajingan!

Kau sudah menghubungi Mandy?

Semua penerbangan dari Boston tertunda.

Kini dia sudah dalam perjalanan.

Dia akan segera sampai di sini. Semua akan baik-baik saja.

Teresa...

Jangan bohong padaku.

- Aku tahu saat kau berbohong. - Memang benar.

Kau akan baik-baik saja.

Aku seorang polisi.

Kau tak pandai berbohong.

Matamu menunjukkan semuanya. Mata kejujuran.

- Sam... - Katakan sejujurnya.

Kau kehilangan banyak darah.

Menurut dokter kau tak akan bertahan.

Maka aku akan mengatakannya.

Dan perkiraan dokter sebaiknya benar.

Aku menyayangimu, Teresa.

Aku juga menyayangimu.

- Tidak. Maksudku, aku mencintaimu. - Aku tahu maksudmu.

Ini harus dikatakan.

Jane ada di sini?

Sebagai catatan...

Aku sangat kesal soal ini.

Aku tak bisa menyalahkanmu.

Kita tak punya waktu untuk sok baik.

Red John juga lakukan kesalahan.

Ini adalah buktinya. Kau akan menangkapnya.

Tentu saja.

Bantu aku.

Saat kau menangkapnya, jangan penjarakan dia.

Bunuh bajingan itu.

- Memang itu rencananya. - Bagus.

Dengar...

Dengar...

Bosco?

Sam!

Satu Pekan Kemudian

- Kau tak hadir di pemakaman. - Aku tadi di sana. Di belakang.

Kau berhenti.

Aku sudah coba katakan padamu.

Aku lebih suka istilah pensiun.

Pensiun penuh. Dapat rumah dan lainnya.

Baiklah.

Kami akan tetap di sini menangkap penjahat selagi kau memancing.

Lisbon, 8 tahun aku menjadi SAC...

Aku kehilangan 4 agen, hanya dalam sepekan ini.

Kau seharusnya berhenti pekan lalu.

- Sekarang sudah terlambat. - Tidak. Saatnya sudah tiba.

Jagalah anak buahmu. Mereka orang-orang baik.

Awasi Jane. Jika dia terlalu rusuh, tembak dia.

Tak ada pengadilan yang bisa menghukummu.

Aku sudah dengar soal Minelli.

Aku turut prihatin.

Jane...

Kau dan Bosco, saat di rumah sakit...

- Dia bilang apa? - Dia...

Dia memintaku menjagamu.

- Itu saja? - Tidak.

Dia bilang jika aku tak menjagamu, dia akan menghantuiku.

Tak masuk akal, tapi bukan waktu yang tepat untuk mengoreksi dia.

Tequila. Kesukaan Bosco.

Botol kecil scotch di kiri kulkas, di balik ramen.

Untuk Sam Bosco.

Agen terbaik.

Pemakaman yang indah.

- Musik yang bagus. - Aku tak suka bagpipe.

Benarkah? Aku suka. Alat musik itu sangat...

Hening.

Jelas pemakaman yang baik.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.