Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
TERIMA KASIH: gendhutz, Ibnu triawan, Zammil R, KwetiauMedan71,
TERIMA KASIH: Sophie Lengkong, Penonton miawaug,
Arjuna Plantagenet, Lk21.de atas SUPPORTNYA di: trakteer.id/broth3rmaxSUB
berikan SUPPORT di: trakteer.id/broth3rmaxSUB
Setelah 4 tahun, Supreme dan Invincibles Cup kembali!
Tim-tim terbaik di planet ini berkumpul di sini!
Ya betul, penonton sekalian!
16 Strong secara resmi hadir!
Pertama yang akan naik ke panggung: Tim Gold Dragon!
Secepat kilat.
Ganas dan anggun seperti naga.
Tim Ganges.
Dijuluki "Tentara Manusia Abnormal".
Misterius dan tak terduga.
Tim Pear Blossom.
Di balik kecantikan mereka tersembunyi hati yang mematikan.
Mereka jagonya taktik licik.
Tim Coral.
Mereka mendorong batas kemampuan fisik.
Kekuatan mutlak.
Dan inilah mereka...
Juara bertahan tujuh-kali...
Tim Grand River!
Perpaduan sempurna antara teknik dan kekuatan fisik.
Mereka sepakbola bangsawan.
Tim Emei.
Mereka pertama kali di panggung besar.
Mereka tak dikenal, tapi mungkin bisa tarian bibi menari.
Silahkan masuk.
Ayo maju.
Mari kita sambut Ibu Ketua, Lina Zhao!
Kunyatakan...
Supreme dan Invincible Cup dimulai!
KUNG FU SOCCER
Tunggu, menurut info kami,
rata-rata usia pemain Tim Emei 35 tahun.
Sebagian besar atlet yang sudah pensiun pada saat itu.
Mengapa kalian memulai seCoral? / Apa masalahnya usia 35?!
Begini masalahnya...
tenaga dalam Emei butuh bertahun-tahun untuk dikuasai.
Kami sebenarnya saat ini sedang di puncak-puncaknya.
Tenaga dalam Emei? / Betul.
Kungfu dipadukan sepakbola.
Pernah lihat Shaolin Soccer? / Tidak.
Kamu rugi (kalah)!
Pokoknya, "kalah" tak ada dalam kamusku.
Tapi setidaknya kualifikasi minggu ini,
tim kalian kalah dengan tim peringkat terendah sepanjang masa,
Tim Dried Fish. / Mereka waktu itu jauh lebih lemah.
Kami tak tega melukai mereka. / Maksudmu...
itu kalah karena mengalah? / Ya!
Tidak!
Atlet tidak mengalah. Hanya saja kekuatan kami sangat luar biasa.
Betul.
Ketika kami bermain melawan tim lain, kami praktis membunuh separoh tim.
Bahkan tiang gawangpun roboh,
mencederai beberapa penonton. Tapi dengan cepat pulih kembali.
Jadi begitu.
Apa kau salah minum obat? / Sebenarnya, dia tak minum obat.
Sepak bola
itu soal 2 kata...
Be-water, my-friend! (jadilah air, temanku!)
Be-Wa-ter-My-friend.
Itu 5 kata.
Be-water, my-friend,
2 kata. / Be-Wa-ter-My-friend...
Ada apa ini? / Apanya yang 2 kata?
Maaf.
Kami ada urusan.
Sudah!
Mau lewat...
Ocehan Tim Emei barusan
telah membuat bingung awak media disini.
Netizen sudah merespon negatif.
Apa yang mereka bicarakan?
Membungkam opini publik.
Jalur satu, pak.
Grandmaster!
Berapa lama lagi pengasinganmu?
Siapa namamu, seksi?
Pengasinganku agak lebih lama lagi.
Ada apa, Pak Ketua?
Kami dalam masalah! Ocehan tim
membuat orang-orang kesal!
Kapten-mu mudah marah di depan media
menaikkan tekanan darahku.
Ini turnamen besar pertama para gadis itu.
Kalau mereka salah ngomong, tolonglah dimaklumi.
Dimaklumi?
Netizen ingin membunuh keluargaku!
Apa mereka bilang mereka sungguh-sungguh?
Terserahlah.
Pesankan aku tiket keluar kota! / Tenang.
Aku sudah kirim ahli untuk membentuk mereka dengan benar.
Siapa?
Paman bela diriku...
Paman Buyut mereka.
terjemahan broth3rmax
Paman Chen. Tutup dulu katup airnya sebelum diperbaiki.
Atau kau bisa kedinginan. / Baik!
Selamat datang. Paman Buyut.
Aku Pelatih Guanghui. / Halo, Pelatih.
Sebenarnya, aku cuma koki mereka. Shuang pelatih sebenarnya.
Lama tak jumpa, Paman Buyut.
Lama tak jumpa, Shuang.
Lama tak jumpa, Jade. / Paman Buyut.
Makin tua kau makin keren.
Kalian ada yang belum kukenal.
Namaku Xu Feng, secara teknis aku Paman Buyut kalian,
tapi tak usah masalahkan senioritas.
Aku baru kembali dari kuliah di luar negeri. Tak punya banyak pengalaman,
tapi aku akan jadi penasihat kalian. / Paman Buyut.
Ingat saat kau jatuh ke jamban?
Kalau tak kami keluarkan, kau tenggelam di kubangan tai.
Aturan Klan No. 9!
Jangan kurang ajar sama seniormu!
Tadi kau bilang tapi tak usah masalahkan senioritas.
Bukan soal senioritas.
Tapi soal sopan santun. Mana tata kramamu?
Maaf, Paman Buyut.
Kami salah.
Tak usah ikutan, Loony!
Aku...
Membentak tak ada gunanya.
Kau sukses dengan etika yang benar. Nona, menyela pembicaraan itu tak sopan.
Aku ngerti. / Lihat 'kan?
Cukup ngobrolnya. Guru kalian sedang di pengasingan.
Dia memberiku tugas yang penting.
Apa itu?
Membimbing kalian menuju jalan kemenangan.
Jalan kemenangan! Luar biasa!
Saudari sekalian! / Ayo beraksi!
Kamu hebat. / Tidak.
Jangan rusak rambutku...
Ada sisir lagi!
Kakek Buyut, kepalamu ada berapa?
Ada sisir lagi?
Jangan tak sopan sama seniormu!
Sukseslah dengan etika yang benar.
Jaga tata krama.
Biar kulihat... / Jangan malu.
Kenapa kau merona?
Kamu sakit?
88!
Hadir!
Denyut nadi lemah, trauma ginjal, lutut lemas...
Sering pipis malam, tidak semangat, tidak ada stamina...
Lembut secara fisik, kemauan lemah...
Aku paham, kita bisa ngobrol secara pribadi.
Ini tukang pijat kita, 88.
Dia buta.
Salah lagi, si cantik yag sebelah kiri.
Sudah cukup!
Jangan takut, Paman Buyut.
Kau sudah nikah, berlagak perawan!
Tak punya urat malu? / Aku sudah cerai, banyak omong!
Mereka galak suka merundung.
Kau akan kulindungi.
Kami juga akan melindungimu!
Tenaga dalam yang kuat!
Ayo tanding! / Murid-murid Emei, dengarkan aku!
Apa kalian anggap aku main-main?
Tidak, pak!
Mereka cuma bercanda denganmu.
Tak ada waktu buat bercanda! Aku serius seCoral.
Kuminta kerjasama dan kepatuhannya!
"Tim Emei itu pembual tak tahu malu."
"Semoga ada truk melindas mereka."
"Tim Emei, kalian tak berguna."
Kalian trending dengan alasan yang salah! / Tak usah hiraukan mereka!
Perhatikan saja aku!
Yang kumaksud dari tadi itu kamu!
Apa maksud ungkapan Inggris itu?
"Be-water, my-friend" (Jadilah-Air, temanku),
itu mantranya Bruce Lee.
Ini turnamen dunia, tentu saja aku ngomong bahasa Inggris!
Bagaimana kalau kubilang,
"Bertindaklah selayaknya air, sobat."
Bagaimana? / Kalian bertengkar di depan umum.
Apa tidak malu? / Dia yang mulai!
Be-water, my-friend.
Itu 2 kata.
Be-Wa-ter-My-friend.
Berapa kata? / Siapa yang peduli?
Bersikaplah normal di depan wartawan. Paham?
Baiklah.
Tentu.
Aku akan pakai bahasa Cina... / Aku tak mau sumpah...
Cina yang pantas. / Tapi kalau dia ucap itu lagi...
Pelafalan yang jelas. / Aku bersumpah.
Cukup!
Pokoknya tutup mulut kalian.
โ Rebate tertinggi di Indonesia 1,3% โ
โ Setor 30rb meledak 2 juta โ
โ Scatter hitam turun selayar โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
(EMEI lawan GOLD DRAGON)
Hai.
Aku harus hormati para seniorku.
Karena timmu banyak sekali senior...
kalau ada yang terluka, akan kubayari biaya pengobatannya.
Bagus sekali.
Maafkan aku.
Grandmaster, keberuntungan tak berpihak padamu.
Kau harus fokus.
Kau benar.
Tapi aku kuatir sama para gadis itu.
Karena kau bahas itu...
Tim Emei itu tua-tua.
Bagaimana mereka bisa bertahan? / Bukan itu yang kumaksud.
Aku kuatir sama lawan mereka.
Jangan main keras hari ini.
Jangan lukai para senior.
Oke, aku akan main santai.
Lagi turun hujan, ini bakalan seru.
Kau tak apa-apa?
Menyingkir!
Mundur ke posisi pertahanan!
Awasi sisi sana!
Samai!
Kamu maju! Ayo!
Bunuh dia!
Main keras!
Lawan!
Hey!
Cepat!
Posisi pertahanan!
Mampus! Habislah sudah!
[EMEI 22 : GOLD DRAGON 0]
Emei...
Shuang...
Jade...
Shuang... / Jade...
Shuang...
Jade... / Shuang...
Jade... / Shuang...
Pertama-tama... / Kau bisa minggir dulu?
Shuang, kemari.
Kamu saja!
Kau menghancurkan lawanmu hari ini.
Kekuatanmu gokil!
Kamu mendominasi!
Bagaimana kau akan rayakan malam ini?
Rayakan di tempatku saja! / Yeah!
Kau kira akan memenangkan semuanya?
Tim Emei juara! / Juara dunia!
Juara dunia!
Juara...
Kapten Shuang.
Menurut info kau yatim piatu.
Apa merasa tak pede?
Aku juga dengar kau menggunakan metode lama
yang sangat kasar. Seolah kau psikopat.
Apa kau sakit mental? Apa kau mendapat perawatan medis?
Sial!
Lengket di mataku!
Nona, mobilku arah sini.
Sudah kubilang jutaan kali. Aku tak butuh tumpangan!
Perintah ayahmu. / Pergilah!
Jade.
Permen karet itu tepat sasaran. Apa kau melatih itu?
Kamu anak pewaris.
Mengapa main sepak bola?
Mantanmu bilang penyesalan terbesarnya
adalah menikah denganmu. Bagaimana tanggapanmu?
Pacar barunya dia usianya 18 tahun. Kau bisa jadi ibunya. Apa kau tak marah?
Kalau kau mau gosip, tanya saja mantannya.
Kalau ada yang tanya-tanya lagi, habis kesabaranku!
Ya sudah, terima kasih! Nanti bicara lagi...
Jangan pergi dulu...
Oke, terima kasih. / Jade...
Shuang, Jade. Kalian berdua...
Kamu dengar pertanyaan itu!
Aku sudah muak! / Paparazzi memang begitu!
Dengar...
aku senang kalian berdua saling membela.
Itu semangat Emei namanya.
Aku tak bela dia! / Aku tak bela dia!
Jade, jangan pergi dulu...
(WANITA TAK AKAN MENYERAH)
Ayo!
Satu lagi!
Kekuatan berasal dari jari-jari kaki.
Bayangkan betapa kuatnya Shuang.
Melihatmu aku merasa capek sendiri.
Apa gunanya?
Kau ngapain? Mulai latihan!
Aku lagi latihan.
Aku capek.
Yang serius!
Jade menggunakan kedua sisi kakinya untuk melatih insting tendangan melengkung.
Sepertinya dia sudah menguasainya.
Setiap tendangan Shuang mengenai titik tengah bola.
Arah bola sangat lurus berarti kekuatannya terpusat.
Itu bisa menjelaskan.
Kapten.
Perhatikan.
Kamu mau ngomong apa?
Aku sudah siap main.
Kau kira bisa main karena bisa mematahkan tebu?
Ya.
Kalau aku memasukkanmu, kau bisa menang?
Pasti. / Kubutuh kepastian 100%.
Kau bisa jamin?
Kau tak bisa jamin!
Benar 'kan?
Hey!
Aku lagi bicara sama kamu. Tak usah berlagak kalem.
Aku bisa. Tak bisa janji 100%.
Tapi... / Itu artinya kau akan kalah!
Jujur, itu bisa saja.
Tak usah sejujur itu. Yang dia maksud adalah...
Itulah alasan kau hanya bisa jadi bangku cadangan.
Bukan masalah usia ataupun kemampuanmu.
Tapi pola pikir!
Tanpa tujuan kemenangan pasti, apa gunanya main?
Sudah kubilang jutaan kali. Kata "kalah"
tak ada dalam kamusku! / Aku dengar.
Aku yakin 1000%, aku pasti menang.
1000%?!
Tak apa-apa. Aku yang salah...
Baik. Kuyakin 10.000%!
10.000%?!
Kapten.
Mereka mendengarmu. / Mereka tak dengar aku!
Mereka tak tahu pentingnya penyelesaian masalah.
Aku mengkritik demi kebaikanmu sendiri.
Dan kamu!
Kau mengabaikan 90% waktuku.
Kamu sama kekuatan terbangmu. Lompat lebih tinggi kalau berani!
Tenang. Minumlah.
Kau mau kemana?
Aku bicara denganmu! Kau mau kemana?
Aku punya nama.
Jade.
Kau mau kemana? / SeCoral waktunya istirahat, memang apa?
Kapten, jangan marah. Jade, mewakili Kapten aku minta maaf.
Mewakiliku? / Maaf, aku salah.
Aku akan membunuhmu di tempat!
Tak apalah.
Asalkan jangan patah hati, rasanya paling kayak tergores dikit.
Mana semangat yang dulu kau punya?
Si brengsek itu telah merusakmu!
Kau sedang apa?
Kau terlalu paksakan qi-mu. Tak baik buat tubuhmu.
Aku akan menenangkanmu. / Tak usah, biarkan saja.
Santailah.
Merasakan?
Merasakan apa? / Energi vitalku.
Sebenarnya, kuingin mengatakan sesuatu.
Mengatakan apa?
Kata dari hatiku.
Aku pergi dulu!
โ Rebate tertinggi di Indonesia 1,3% โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
Kapten. Kebetulan ketemu kamu disini.
Seberapa kebetulannya? Kau juga disini.
Lagi ngobrol soal kerjaan.
Jauh-jauh sampai sini?
Sungguh ngobrol soal kerjaan. Benar 'kan, Jade?
Tak usah seret-seret aku.
Permisi dulu.
Dia marah.
Kejar dia. / Kayaknya kamu yang marah.
Apa kamu cemburu?
Cemburu?
Aku sering ketemu lelaki brengsek kayak kamu.
Hey, kau sedang apa?
Aku sedang latihan.
Mukuli pohon lagi?
Ada apa?
Kau melatih perisai ajaib saat lagi kesal?
Aku tak apa-apa.
Bicaralah.
Aku ingin membuat nutrisi tambahan untuk tim, bagaimana?
Kayaknya bagus.
Punya bahan-bahannya?
Shuang.
Kita bisa ngobrol?
Sebentar.
Ada apa?
Aku dari tadi menunggumu.
Apa aku mengganggu latihanmu?
Kau ngomong apa? Sinyalku putus-putus.
Cepatlah.
SeCoral bisa dengar? / Aku dengar.
Dengar dengan jelas.
Apa kumesti yang ngomong? / Tak perlu.
Tak perlu.
Urusan pribadi dulu.
Kau salah paham soal aku.
Aku bukan lelaki brengsek. Aku sangat serius soal cinta.
Aku sangat menyukaimu.
Aku memasak sup kaki babi dan kacang.
Tak usah banyak omong.
Cukur bulu kakinya dulu.
Bukannya itu butuh waktu lama?
Apa bulu kaki itu jelek?
Rambut bisa membuat gatal. Jangan sisakan sehelaipun.
Ada cukuran di sebelah kananmu.
Kau lihat?
Itu cukuran yang gede.
Selesai mencukurnya?
Hampir.
Hampir.
Tak pernah kucukur kakiku pakai parang.
Tapi demi kamu.
Bakar itu, akan lebih cepat.
Air!
Kulitnya kebakar.
Tak usah disiram air.
Bisa merusak kulitnya.
Biarkan kebakar. / Tapi ini panas!
Ini sungguh panas.
Tak usah ngeluh.
Pikiran tenang mendinginkan.
Tidak.
Tidak berhasil!
Oh ya, punggungku sakit.
Apa rasanya kesemutan dan mati rasa?
Agak lebih sakit!
Ya, benar.
Kau tahu tarian bibi menari?
Bibi menari? Mengapa?
Menarilah bisa mengurasi sakitnya.
Itu ajaib! Ayo, mulai nari!
Jangan buang waktu lagi. / Baiklah.
Begitu bulunya sudah kebakar habis
rebus kaki babi dan kacangnya sekaligus ke panci.
Nanti kutelpon lagi.
Apa-apaan?
Apa kau kerasukan?
Kukira kau tadi...
Ini rumit.
Aku ingin jelaskan. Aku bukan lelaki brengsek.
Tak mau dengar.
Kecuali urusan tim, sana pergi!
Ini urusan tim.
Menurutku kau pimpinan yang bermasalah.
Apa masalahku?
Ada banyak. Kau punya salep luka bakar?
Kita duduk dan bicara.
Apa kau pernah main sepak bola? / Aku...
belum. / Lantas kenapa kau jadi orang ahli?
Apa cuma orang ahli yang bisa mengetahui masalah?
Aku tak punya waktu dengar bualan orang luar sepertimu.
Baik.
Kalau begitu, langsung ke masalahnya.
Aku memberimu perintah sebagai Paman Buyut.
Bagaimana?
Tidak bisa.
Di dunia ini, kalau kita saling menghor...
Menghormati dengkulmu!
Selama ini aku sudah bersabar.
Jangan... / Aku tua,
jelek, kerempeng kayak karpet.
Kau mau mencurahkan isi hatimu padaku?
Kayaknya, apa kau tak tahu tujuanmu sendiri?
Kok kamu tahu?
Kamu mendatangi tim ini, buat pamer
menggoda cewek-cewek, dan main politik. Bah!
Murid-murid Emei, dengarkan perintahku!
Kuperingatkan kau... / Aku yang memperingatkanmu!
Sepak bola adalah hidupku.
Kau mau aku menuruti perintahmu?
Langkahi dulu mayatku!
Maka bersiaplah mati.
Kita lihat saja siapa yang mati duluan.
โ Setor 30rb meledak 2 juta โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
Kau menyebutku sampah tak berguna?
Tidak! Siapa yang bilang?
Jade, janganlah bahas itu.
Bakal membuat suasana jadi canggung.
Dia bilang begitu?
Dan kau percaya dia? / Aku tak mau ikutan urusanmu.
Salahkan dia karena menggodaku. Jangan mengumpat di belakangku!
Huh?
Kau memang sampah tak berguna.
Jangan berkelahi...
Xu Feng...
Dasar kau bajingan pengadu domba! / Tenanglah.
Pertandingan akan segera dimulai. Jangan berkelahi!
Akan kubunuh kau! / Halo, Tn. Chen?
Sinyalnya disini tak bagus.
Aku akan keluar. / Berhenti!
Kapten, biar kuurus dia.
Tn. Chen.
Berhenti, akan kubunuh kau!
Tolong, kumohon...
janganlah berkelahi.
Berhentilah demi aku, oke?
Beraninya kalian berkelahi di depan sponsor?
Kenapa kau macam-macam sama kaptenku?
Ada apa ini? / Tak tahu.
Pertandingan mau dimulai, berhenti berkelahi!
Sudah waktunya masuk ke lapangan.
Mereka lagi ganti kostum, hampir siap.
Apa yang terjadi di dalam?
Mereka sedang memakai kaus kaki.
Hidungmu mimisan.
Puluhan wanita cantik sedang ganti pakaian...
Kau paham 'kan? / Aku tak paham.
Kau bisanya cuma mencibir. Katakan saja apa yang membuatmu kesal!
Tak mungkin!
Kau sendiri tahu itu!
Kalau mereka tak keluar, mereka akan didiskualifikasi.
Akan kuurus.
Hampir siap.
Ada apa di dalam sana seCoral?
Berdandan.
Kau tahulah, cewek-cewek...
Itu gigimu.
Bukan.
Ini kacang pistachio.
Satpam, ada orang aneh makan gigi disini.
Cepatlah kemari.
Aku berhenti. Aku pergi.
Baik!
Kau pergi seperti biasanya!
Kali ini tak usah repot-repot kembali.
Kau selalu kesal denganku sejak aku kembali.
Dan kau tak bilang alasannya.
Apa kuharus mengatakannya?
Kita sudah bersumpah
untuk bermain dan menguasai dunia bersama-sama.
Tapi kau kabur demi cinta sejatimu dan menikah.
Kau sudah kuperingatkan kalau dia itu brengsek!
Dan coba tebak? Dia tak mencintaimu!
Bahagia seCoral?
Aku mungkin tak bahagia.
Setidaknya aku pernah dicintai dan kehilangan.
Kalau begitu, makan itu cinta, kenapa kembali?
Karena aku merindukanmu.
Aku ingin kembali dan main sepak bola bersamamu lagi.
Ya, sebelumnya aku salah.
Dan aku menyesalinya.
Jika kita tak bisa jadi sahabat lagi...
aku akan pergi selamanya.
Berhenti.
Sudah cukup.
Apa kumesti mendiskualifikasi mereka?
[EMEI melawan GANGES]
Siapa dia? / Pak Ketua.
Kepalanya cedera. Jadi kuselamatkan dia.
Ini... karena dia...
Lukamu parah, jangan bicara seCoral, ngerti?
Serang!
[EMEI 1 : GANGES 0]
Tembok sembilan!
Cepat!
Kamu arah sini! Kamu arah sana!
[EMEI 2 : GANGES 0]
[EMEI 4 : GANGES 0]
[EMEI 9 : GANGES 0]
[EMEI 12 : GANGES 0]
Shuang...
Shuang...
Shuang, ayo berfoto selfie!
Oke, aku akan terus terang.
Ini sudah direncanakan.
Aku sengaja memprovokasi kalian
supaya kalian akrab lagi.
Apa menurutmu aku bodoh?
Kamu memang bodoh.
Letakkan parangnya dulu.
Coba pikir. Kami punya minat yang sama.
Aku hanya berharga jika kamu menang.
Mengapa juga aku harus menyakitimu? / Bohong!
Kau ingin pembalasan!
Kau kau ingin kami bersatu, mestinya suruh kami bicara baik-baik.
10 tahun bicara
tak bisa menghilangkan dendammu.
Kau harus berkelahi dengan benar untuk menyelesaikannya.
Seni Perang mengatakan, "Saat ada bahaya mengancam, seseorang akan hidup."
Kalau begitu, kuhadirkan bahaya mengancam.
Kau pengecut!
Kamu salah. Mati itu mudah, tapi itu tidak menyelesaikan masalah.
Hiduplah untuk jadi berani.
Tim ini masih punya banyak masalah.
Kau akan kalah.
Kalah dari siapa?
Tim Pear Blossom dan Tim Coral berkemampuan tinggi.
Tim Sungai-Besar, juara tujuh kali! / Tim Pear Blossom dan Tim Coral?
Bisa kukalahkan mereka pakai ludah saja.
Akan kukalahkan telak Tim Grand River sampai kepala mereka berputar-putar!
Rasa kurang pede-mu telah membuatmu jadi seorang egois.
Apa salahnya kurang pede?
Aku kurang pede karena aku yatim piatu.
Justru kurang pede itulah memotivasiku hingga sejauh ini.
Kau luar biasa.
Kau kuat. Dan pemimpin yang hebat.
Namun, ada terobosan lain
yang dibutuhkan ketimbang semangat juang.
Kau butuh ketenangan. / Diam kau!
Maafkan aku.
Kuampuni kau kali ini.
Tapi kalau kau macam-macam denganku lagi,
kau tak akan kuampuni. / Dimengerti.
Lawanmu selanjutnya adalah Pear Blossom
mereka punya banya cara rahasia.
Perhatikan titik tekan jari kakimu.
Jangan sampai titik lemahmu kena serang. / Bodohnya kau.
Ini sepak bola. Kenapa juga kubuta kakiku lemah?
Sudah kupindahkan titik kelemahanku...
Sudah-sudah, tak perlu telanjang.
Telanjang?
Cuma bercanda.
Scatter hitam turun selayar Cari kami di Google: AYUKPLAY
Aku anak yatim piatu. Sedang kau anak pewaris orang kaya.
Bagaimana kita bisa berteman? Kau ingat?
Aku ingat.
Pertahankan kuda-kuda kalian!
Makanlah ini.
Tidak, makasih.
Mana orangtuamu?
Aku tak punya orangtua. Aku yatim piatu.
Kamu punya banyak orangtua.
Mereka para pelayanku.
Kenapa kau tak ke taman bermain saja?
Mengapa ikut latihan disini?
Karena aku suka.
Dan kamu?
Aku ingin jadi kuat
supaya tidak ditinggalkan.
Ayo bermain bersama.
Aku tak akan meninggalkanmu.
Hm. / Mau makan ini?
Setelah makan, kita akan jadi sahabat.
Baiklah, aku mau.
Kalian berdua bego.
Minta maaf sekarang! / Buat apa?
Sini lemparkan bolanya!
[PEMAIN BOLA GALAK]
Pemain Bola Galak?
[MACHO HAWKS melawan PEMAIN BOLA GALAK] 0 : 0
[MACHO HAWKS melawan PEMAIN BOLA GALAK] 0 : 30
Bagaimana kalau tanding ulang?
Prinsip-prinsip kungfu
bisa dipraktekkan dimanapun.
Untuk membuktikannya
kita harus menjadi juara dunia sepakbola wanita!
Paman Buyut diam-diam memotret kita!
Berhenti!
Ha ha! Dia jatuh ke jamban!
Mandilah, Paman Buyut!
Ini lollipop, Paman Buyut.
Paman Buyut dulu memang konyol.
Mengapa sekarang dia jadi licik?
Kurasa Grandmaster-pun tak tahu sifat aslinya.
Kuingin bunuh dia kemarin.
Dan kau jatuh cinta sama dia?
Bagaimana dia membujukmu?
Sebenarnya, itu salahku.
Demi menjadi juara dunia,
aku kerahkan segalanya.
Sekarang aku hampir 40 tahun.
Mengingat dahulu, aku menyadari
aku belum pernah pacaran...
Tak pernah bergandengan tangan sama cowok...
Tapi kamu tak pernah diselingkuhi...
Tak pernah mengalami perceraian.
Tak pernah merasakan masalah sepele yang merepotkan ini.
Tapi setidaknya kau pernah dicintai dan kehilangan.
Dulu aku pernah membencimu.
Tapi juga mengagumimu.
Kau bisa mencintai seseorang tanpa syarat.
Itu sangat berani.
Kaulah yang pemberani.
Mampu menanggung kesendirian...
Itu kekuatan sejati.
Tak perlu menghiburku.
Pokoknya...
kau masih ada aku.
Ada apa ini?
Katamu kau tak pernah menggandeng tangan. Sekarang kau bisa pilih siapa saja.
Waduh, pilihan yang susah.
Aku tak ada waktu, jadi pilih saja.
Mereka terlalu seksi, aku tak sanggup.
Tak usah malu, kau boleh apakan mereka sesukamu.
Tak keberatan kalau kuginikan.
Kubunuh kalian semua!
Setor 30rb meledak 2 juta Cari kami di Google: AYUKPLAY
Berapa gol yang kita inginkan?
Sebanyak mungkin.
Sampai papan skornya meletus.
Sampai meletus!
Dengar itu?
Ya!
Sampai papan skornya meletus.
Bukan, ini semangat juang! Dasar bodoh.
Aku tak main untuk menang.
Ngomong apa? Ayo ulangi?
Kubilang, aku tak main untuk menang.
Lalu mengapa kau main?
Aku main ya untuk main saja.
Kamu main untuk main?
Sungguh omong kosong!
Menjengkelkan! / Sudahlah...
Tidak!
Gadis ini, entah mau diam atau membantah.
Lepas seragammu.
Beritahu perubahan daftar pemain pada penyelenggara.
Hapus nama dia!
Lepas seragammu, kau dipecat.
Kurang ajar! Ayo sini lawan aku.
Kuhajar kau sampai mampus.
Sudah sudah...
Ayo. Kita masuk lapangan.
[EMEI melawan PEAR BLOSSOM]
Hati-hati sama titik lemah kalian, mereka mungkin melakukan serangan mendadak.
Apa yang kau lakukan?
Apa masalahmu?
Apa yang kau lakukan?
Dia terlalu dekat.
Terlalu dekat sampai dia nyium rambutku.
Itu tak lucu. / Dia tak sungguh-sungguh.
Aku tak apa-apa. / Kau tak apa-apa?
Ya. / Baiklah.
Jangan ulangi lagi.
Kau tak apa-apa?
Aku tak apa.
Waspada belakangmu.
Kamu juga.
Kamu ini wasit macam apa? / Berhenti!
Pura-pura dilanggar! (diving) / Berhenti!
Tenaga dalam Emei itu kuat.
Tapi setiap pemain punya titik kelemahan.
Saat mengenainya, qi mereka akan membalik (mati).
Mereka akan kehilangan kekuatan.
Kau memang mengagumkan!
Xu Feng, kau memang anjing!
Mestinya kubiarkan kau tenggelam di kubangan tai!
Hey, kemarilah!
Tidak.
Aku tak tahan mau ngomong ini. Wasit macam apa kau?
Tak lihat dia kesakitan?
Kartu kuning, huh?
Aku suka kartu kuning. Ayo kasih!
Kasih kartu merah kalau berani.
Ayo kasih! / Titik lemahku sudah kena.
Tim mengandalkanmu, bertahanlah!
Ngerti?
Berjanjilah.
Kau tak apa-apa, Kapten?
Oh tidak, titik lemahmu kesakitan.
Akan kupulihkan kau!
Memarnya sudah hilang.
Dia akan pulih setelah minum obat.
Tapi untuk seharian ini dia tak bisa menggunakan kekuatannya.
Hey, cepetan! Bekal makanku mulai dingin.
Jalang brengsek.
Ngomong apa? / Jalang.
Ayo ngomong lagi. / Sundal.
Jade.
Apa yang terjadi?
Pelacur yang tidak diinginkan.
"D" itu artinya diam.
Kau dengar?
Yang benar kalau ngomong!
Satu tendangan per kesalahan!
Jangan...
Hey, kasih aku kartu merah!
Tenanglah...
[EMEI NO. 1]
Kau kira bisa melewatiku?
Yay!
Mukaku...
Ini sakit...
Ini sakit...
Sakit...
Sakit...
Sakit semuanya...
Sakit...
Ya!
Tidak, aku harus main.
Tidak, kau sudah usai. / Kapten, biarkan kami main.
Kalian belum siap.
Cepat maju!
Ayo cepat...
Loony, cegat dia!
Rebate tertinggi di Indonesia 1,3% Cari kami di Google: AYUKPLAY
Tim Emei dihajar habis-habisan.
Paman Buyutmu jadi pengkhianat.
Bagaimana kau bakal mengurusnya?
Lihatlah senyuman liciknya.
Maaf.
Aku harus fokus main mahyong.
Jangan diganggu lagi.
Timur.
Aku menang! 3 poin.
Katamu mau fokus, tapi tetap saja kalah.
Kalah sedikit itu kemenangan.
Aku bisa saja dapat susunan kartu full flush sendiri! / Aku tahu.
Grandmaster, bagaimana kamu tahu? / Mengesankan.
Ini strategi "mundur untuk maju".
Kalah tempur untuk memenangkan perang.
Betul 'kan? / Pintar.
Gerakan hebat! / 3 poin 'kan?
Hey, kenapa kamu mengurung diri?
Kita masih bisa maju meskipun kalah 1 kali di babak penyisihan grup.
Kenapa kau menyesali diri?
Kita mungkin berhadapan dengan Pear Blossom di semifinal.
Kita bisa balas kekalahan kita.
Hey!
Keluarlah.
Aku tahu kau tak sengaja membocorkan rahasia kita.
Kalau kita kalah, kita kalah bersama-sama.
Ini salahku
Dia pasang perangkap, dan aku masuk perangkap itu.
Sebenarnya, aku juga salah.
Betul sekali, bagaimana kau akan memperbaikinya?
Aku akan menghabiskan sebotol anggur herbal ini. / Aku masih butuh ini!
Maafkan aku. Entah mengapa.
Melihat tatapan mata mereka membuatku kehilangan konsentrasi.
Rasanya seperti terkena sihir! / Aku juga merasakannya.
Aku juga rasakan itu. / Aku juga.
Mungkin kita dikutuk.
Ayo lakukan ritual menghilangkan energi negatif.
Pak Ketua berpandangan jauh ke depan.
Dia sudah pakai jubah Taois. Mari kita mulai.
Kamu berlebihan, ini bukan jubah.
Ini Giogio Piano musim ini.
Kalian boleh saja tak tahu fashion.
Tapi itu bukan alasan untuk kalah!
Itu bukan alasan.
Kami kalah karena Xu Feng membohongi kapten kami.
Si bajingan itu pelakunya.
Akan kumutilasi dia jadi 18 potong!
Siapa yang kau mutilasi?
Maaf, aku asal ngomong saja.
Aku datang untuk menemui kapten.
Kau masih berani datang ke sini?
Xu Feng, akan kubunuh kau!
Mengapa kau mengkhianati kapten kami?
88, tenanglah.
Kamu disini? Lalu siapa ini?
Itu Pak Ketua.
Kau belum pulih. Kau kira bisa melawanku?
Kalau menyangkut kungfu, Grandmaster kalianpun memanggilku master.
Kalian kira bisa mengalahkankanku?
Aku ada ide. / Biar kucoba.
Ini dia!
Apa sudah pecah? / Belum.
Sekarang sudah pecah?
Belum, tapi...
Gucinya sudah pecah? / Belum.
Tapi Pak Ketua sudah...
Gucinya sudah pecah. Aku tak apa-apa.
Aku sudah selamatkan Pak Ketua!
Pak Ketua!
Kau pengkhianat! Kau mengkhianati Emei!
Mereka memberi tawaran yang tak bisa kutolak.
Grandmaster-mu tak bisa membayarku.
Saat dia keluar dari pengasingan, dia bakal mendepakmu!
Kenapa nunggu?
Aku sudah mendepak diriku sendiri.
Paman Buyut.
Ampuni dia.
Kalian dari sekte yang sama.
Itulah tujuanku ke sini
untuk memberi dia pelajaran.
Hormatilah seniormu.
Sukseslah dengan etika yang benar. / Kau pakai cara licik buat mengalahkanku.
Memang etika yang kayak apa?
"Cara licik" apaan?
Trik yang berhasil adalah trik yang bagus.
Ini kamusmu!
(KALAH)
(KALAH)
Apa kau berani taruhan denganku?
Kalau aku menang di pertandingan selanjutnya,
kau berlutut di hadapanku, dan menerima 3 tamparan!
Dan kalau kau kalah lagi?
Kalau aku kalah lagi, aku tak akan sentuh camilan dan permen.
Tidak, Kapten!
Itu brutal.
Sepakat.
Apa kau menganggapku bodoh?
Kau berkhayal!
Kalau kau kalah lagi, akulah yang akan menamparmu!
Baik!
Asal tahu saja, aku berlatih Tapak Besi.
Dan aku menguasai Tapak Buddha.
Tidak takut.
Awas kau ya.
Kawan-kawan, sebagai kapten kalian,
maaf telah kalian khawatir.
Kita akan hajar Xu Feng, dan menjadi juara!
Jadi juara!
Jadi juara!
Jika mereka bertemu Pear Blossom lagi, apa kau bisa memenangkan tanding ulang?
Tidak.
Apa taktik licik mereka benar-benar efektif?
Itu bukan sekadar trik licik.
tapi juga perang psikologis tingkat tinggi.
Mengendalikan mentalitas Shuang, itu bagai pedang bermata dua.
Saat dia sedang terpuruk, itu menjadi tekanan yang menghancurkan.
Kelemahan Emei bukan di titik lemah tubuh mereka.
Tapi di kecerdasan emosional mereka.
Apa mereka ditakdirkan untuk kalah?
Semoga dewa menolong mereka.
Kuharap mereka yang mengambil langkah pertama.
Apa langkah pertama mereka?
Mengalahkan Tim Coral.
Aku menang! Pong!
Menang 1 poin!
Apa pendapatmu terhadap Tim Emei untuk pertandingan selanjutnya?
Target utama kami adalah Grand River.
Emei memang berpotensi.
Jadi kami menantikan bertanding dengan mereka.
Dibanding denganmu, kekuatan mereka sangat tertinggal jauh.
Jelas. / Sebenarnya, Tim Emei
tidak mengandalkan kekuatan fisik. / Betul.
Mereka menggunakan q. Itu level lebih tinggi.
Q?
Aku tak peduli
Kekuatan manusia berdasarkan sains. Pokoknya...
Biar kusampaikan pesan ke mereka.
Mereka di kamp pelatihan sekarang.
Apa yang ingin kau sampaikan pada mereka?
Aku tak perlu mengatakan apapun.
Apaan itu tadi? / Tak tahu.
Kelihatannya kayak bola sepak.
Astaga naga!
Tim Coral menendang bola ke arah kita di siaran langsung TV!
Ya tak mungkinlah.
Jaraknya berkilo-kilo meter.
Butuh waktu lama kalau naik kereta bawah tanah.
Apa yang...?
Itukah?
Itu memang bolanya! Tingginya 1.000 meter lebih.
Gravitasi mempercepat jatuhnya bola.
Bola yang beratnya hampir 1 pon
akan menghantam dengan kekuatan 1 ton!
Wow!
Aku tak takut. Akan kutendang balik bola itu!
Bagus! Jade!
Giliranmu.
Aku tak bilang begitu. / Lalu siapa yang ngomong?
Tak usah saling tunjuk. Harus ada yang nendang balik!
Diamlah dan lari!
Kapten menyusun formasi baru. Dia sebentar lagi siap.
Tanpa tujuan kemenangan yang pasti, apa gunanya main sepak bola?
Kata "kalah" tidak ada dalam kamusku!
Aku main untuk main saja.
Main untuk main?
Sungguh omong kosong! Menjengkelkan!
Sepertinya kau sudah nemukan solusi.
Aku main di tim cadangan.
Ada berapa mereka? / Semuanya.
Dan pemain inti?
Di bangku cadangan.
Termasuk kamu dan aku.
Aku tahu. Ini resikonya besar.
Siapa peduli? Kita harus mencobanya.
Kita harus menjemput Snowy kembali.
Dia penyerang utama kita.
Tak ada tim tanpa dia.
Snowy mungkin meninggalkanmu.
Jika dia memakimu, kau bisa bersabar?
Itu terlalu berlebihan!
Aku tak terima.
Kamu sendiri sering mengkritik.
Itu konyol.
Aku ini kapten dan pelatih, apakah salah mengkritik?
Kau ingin Snowy kembali atau tidak? / Ya!
Kalau begitu, lupakan soal benar atau salah.
Bersiap terima penghinaan terbesar dalam hidupmu.
Hai Snowy, kamu sudah makan?
Um...
maksudku...
Oh ya?
Kita harus bicara. Benar 'kan?
Mungkin ada peluang.
Maksudku...
Bagaimana mengatakannya?
Kau tahu?
Uh...
Kau paham?
Misalnya... / Kapten.
Boleh aku gabung lagi?
Kumohon?
Tentu.
Terima kasih, Kapten.
Mungkin kelak, aku bisa main di satu pertandingan.
Memang itu yang kupikirkan.
Sungguh?
Bagus sekali. Maafkan aku, Kapten.
Aku tak pandai berkata manis.
Tapi ucapanmu itu menusuk hati.
Kalau begitu, aku mau berangkat latihan.
Kenapa?
Um...
Snowy,
aku...
aku memperlakukanmu buruk.
Aku...
sungguh...
sangat menyesal.
Tidak, Kapten. Kau sudah sangat baik padaku.
Jangan ngomong begitu.
Kau harus memanfaatkan kesempatan ini.
Pasti.
Tapi, kurasa aku akan gugup saat pertama kali tampil.
Itu wajar. / Tapi aku muntah kalau gugup.
Kau ini melawak.
Dia memang serius.
Dia tersedak.
Mungkin keracunan makanan.
Tersedak bisa menyebabkan emosional.
Seperti Chusan? / Tak apa-apa, jangan nangis...
Tapi bagi dia, itu air mata bahagia.
Bukan emosional.
Kalau Hao? Itu emosional 'kan?
Jangan gugup...
Dia cuma menepok nyamuk.
Lihat.
Aku tak lihat apa-apa.
Mereka tidak memasukkan pemain inti.
Cuma para pemain tak guna ini.
Ini tak seru sama sekali.
Babak perempat final itu pertandingan eliminasi.
Sulit dipercaya mereka memakai pemain yang tak berguna.
Hari ini pastinya akan seru.
Kita tetap harus menyemangati mereka.
Harus,
Tenangkan diri kalian!
Akan kubunuh kalian semua!
BABAK PENYISIHAN PEREMPAT FINAL
[CORAL melawan EMEI]
Maju.
Sialan!
Apa kita harus bantu mereka?
Lihatlah kapten yang menendang dia.
Hao baik-baik saja.
Lihatlah tatapan Snowy dan Chusan.
Mereka akan meletup.
Chusan melaju sangat cepat!
Apa dia lari pakai bahan bakar jet?
Cepat sekali!
Hentikan dia!
Perisai Lonceng Emasnya Hao
bahkan bisa menghentikan bom atom!
Setelah kekalahan kita, aku sadar
seluruh tim, termasuk aku
tak bisa mengatasi tekanan.
Saat kita ketinggalan, kita hancur.
Kita harus menata ulang diri kita.
Aku berencana memasukkan pemain cadangan kita.
Tapi mereka tak punya pengalaman.
Katamu pola pikir mereka soal kemenangan kurang.
Pola pikir menang itu paduan motivasi dan tekanan.
Kalah itu tidak menakutkan.
Aku harus kalah untuk mengetahui kelemahanku.
Snowy juga mengingatkanku
kalau kita harus main hany untuk bermain.
Kita akan menghadapi pemain profesional sesungguhnya.
Kita harus pelajari satu hal: tenang.
Apa?
Hey! Kau tak bisa begitu!
Jurus Peri Terbang itu gokil!
Tak ada yang bisa menghentikannya! Tak ada!
Tak terhentikan!
BABAK PERTAMA [EMEI 1 : CORAL 0]
Lagi?!
Hentikan dia!
BABAK KEDUA [EMEI 5 : CORAL 0]
Ya Tuhan!
Kita menang...
โ Rebate tertinggi di Indonesia 1,3% โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
Grandmaster. Pemain cadanganmu ganas-ganas.
Tim Pear Blossom kalah.
Inilah kesempatanmu membalas!
Grand River sudah di final!
Jika kau kalahkan mereka, sungguh membawa kemenangan bagi Emei!
Makan malamnya kamu traktir kalau kau menang.
Itu tak diragukan lagi.
Tapi yang ingin kutahu adalah...
bagaimana kalau mereka kalah?
Sudah kubilang jangan macam-macam denganku! Berlutut!
Sekarang kau akan lihat siapa yang mati duluan.
BABAK SEMI FINAL .
BABAK SEMI FINAL [EMEI melawan PEAR BLOSSOM]
Susunan pemain baru mereka kuat.
Tak heran kapten mereka cuma duduk saja.
Lantas kenapa?
Kita tidak berkompetisi dalam hal keterampilan.
Itu benar!
Wasit! Dia memukulku!
Kamu...
Kau tak apa-apa? / Ya, tak apa.
Aku tak apa-apa...
Tunggu, tidak...
Kau tak apa-apa?
Apa-apaan!
Mereka menyerang pemain kita, mana sportifitasnya?
Oh, punggungku sakit!
Pergelangan tanganku juga!
Apa wasit itu buta?!
Itu akting yang payah!
Untuk pura-pura kesakitan...
internalkan yang eksternal,
lalu eksternalkan. (PERSIAPAN JADI AKTOR)
Ulangi lagi tindakan itu.
Lagi.
Aduh, aduh, aduh...
Jangan senyum.
Aduh, aduh, aduh...
Mantap!
Bagus!
Lensa kontak ini bagus!
Kirimkan link-nya.
Kenapa kau ini? Apa kau gila?
Nih kukembalikan!
Kontak matapun tak berhasil!
Mereka tak terpancing umpannya!
Sepertinya mereka tidak ada tekanan mental hari ini.
Maka kita tak punya pilihan lain.
Kita harus tunjukkan kemampuan kita.
Mulai sekarang...
mainnya sungguhan.
Sialan!
Jangan takut! / Ayo!
Aduh sakit!
Tahan itu!
Tahan itu! / Ayo balas!
Aku terkesan. Pertandingan yang bagus.
Terima kasih.
Semangat.
Hai.
Hai.
Kau tak apa-apa?
Kau tak apa-apa? / Aku tak apa-apa.
Jangan...
Sisa 2 tamparan lagi.
Tunggu.
Berlutut.
Ayo tampar sini.
Satu tamparan lagi.
Berhasil ke final!
Kapten, kenapa tak kasih tamparan ketiga?
Kalau kutampar lagi, dia bisa mati, aku bakal dipenjara.
Aku tidak sebodoh itu.
Sangat bijaksana! / Bersulang!
Bersulang, kapten!
Pedasnya.
Kau bisa saja membunuh dia,
tapi kau tak melakukannya. Itu kekuatan sejati.
Kau paham.
Coba pikir...
saat dia mempermainkan kita, kita makin kuat,
seolah secara tidak sengaja dia membantu kita.
Itu sangatlah kebetulan.
Mungkin saja aku keliru...
tapi bisa saja itu disengaja?
Kapten, dagingmu sudah matang.
Apakah itu mungkin?
Itu memang direncanakan.
Aku sengaja memprovokasi kalian
supaya kalian bersatu.
Kau anggap aku bodoh?
Tim ini masih punya banyak masalah. Kau akan kalah.
Namun, butuh terobosan lain ketimbang semangat juang.
Kau butuh ketenangan. / Diam kau!
Maaf.
Dia ingin membantu, tapi tak kudengarkan.
Dia harus membuatku kalah
supaya kubisa tahu kelemahanku sendiri.
Hah!
Aku sungguh terharu, Shuang.
Akhirnya kau bisa dewasa.
Jadi, kalian berdua bersekongkol?
Aku tak mau bohong.
Tapi untuk membantumu berubah,
dia bilang itu satu-satunya cara.
Dan itu terbukti berhasil.
Paman Buyut, kau... / Jangan pegang.
Shuang...
pukulan Tapak Besimu cukup mengesankan.
Oh...
Itu pujian...
Oh, maafkan aku.
Akupun minta maaf.
Tapi demi mengemban perintah Grandmaster,
aku telah banyak menyusahkan kalian.
Maaf, Paman Buyut.
Tamparan itu berarti aku telah menyelesaikan...
misiku.
Aku tak merasakan sakit. Aku merasa bangga.
Ah.
Permisi dulu.
Tapi, Shuang...
Tapak Besi kayak apa yang kau pelajari?
Kenapa aku terus-terusan ngiler?
Ngiler?
Normalnya, kau tidak...
ngiler...
Maaf, aku ke toilet dulu.
Aku juga.
Aku juga...
Grandmaster!
Kalian ketawa-tawa di atas penderitaan orang lain.
Apakah itu pantas?
Tidak!
Maafkan aku.
Itu salahku. Telah membuatmu khawatir.
Aku merasa malu.
Semua orang hebat tumbuh melalui kesulitan.
Katakan, Shuang...
butuh apa untuk menjadi hebat?
Rebut kemenangan, menerima kekalahan.
20 tahun pelatihan telah mengarah ke hari esok.
Namun, ada satu nasihat bijak...
kekuatan Grand River itu tak terbayangkan.
Apa rencana kalian menghadapi mereka?
Aku akan mulai makan enak dulu.
Kemudian lanjut Karaoke.
Berendam air hangat lalu tidur nyenyak. / Bagus.
Bagus sekali.
Grandmaster.
Proses ini telah banyak mengajarkanku.
Ada rasa sakit.
Tapi dengan sakit akan bertumbuh.
Jalanku masih panjang,
tapi kuyakin, di hari-hari ke depan...
Sebentar, aku mau ke toilet dulu.
Aku antar. / Akan kubantu.
Aku juga...
Obatnya Grandmaster sangat manjur.
Bengkakku sudah hampir hilang.
Mestinya kupakai sejak awal.
Sebenarnya, bengkak itu memberimu karakter.
Masa?
Tampar aku lagi biar bengkak lagi.
Aku ada pertanyaan.
Mengapa kau tidak melakukan tamparan ketiga?
Apa kau menyukaiku?
Tak mungkinlah! / Tapi, aku menyukaimu.
Selama 10 tahun terakhir, aku membawa fotomu.
Paman Buyut diam-diam memotret kita!
Berhenti!
Dia kecebur ke dalam jamban!
Aku menyukaimu sejak aku masih kecil.
Aku pergi dulu!
[BABAK FINAL]
[GRAND RIVER melawan EMEI]
โ Scatter hitam turun selayar โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
Aku melihat sesuatu.
Aku juga. / Pasti karena kita kebanyakan minum semalam.
Aku tidak minum.
Kekuatan Grand River itu tak terbayangkan.
Apa rencana kalian untuk menghadapi mereka?
Kekuatan itu berlebihan.
Mereka baru pemanasan.
Apa kita perlu main santai?
Kita tak ingin membunuh siapapun.
Jangan remehkan mereka.
5.000 tahun seni bela diri Cina itu tak terduga.
Mereka terlalu cepat. / Seperti cheetah.
Secepat angin.
Setenang hutan.
Seganas api.
Tak tergoyahkan seperti gunung.
Mereka mencapai puncak tak terkalahkan.
Meliuk tinggi, menukik tajam! / Awas!
Waspadai taktik tendangan sudut mereka!
Awasi sisi jauh.
Waspada tembakan meriam.
Tidak ada taktik.
Mereka cuma berusaha mencetak gol.
Tendangan Macan!
Bisa kau atasi?
Bisa!
Perisai Lonceng Emas yang legendaris.
Hao bisa atasi.
Tendangan Macan itu sangat kuat,
tapi Lonceng Emas bisa menahan.
Ayo.
Kau tak apa-apa?
Tidak masalah.
Tendangan macan itu menembus tubuhnya.
Ledakan kedua langsung menembus inti.
Itu menembus kekuatan perisai.
BABAK 1 FINAL SUPREME & INVINCIBLE CUP GRAND RIVER 1 : EMEI 0
Grandmaster.
Sepertinya mereka telah bertemu tandingannya.
Ya betul.
Lalu bagaimana cara kita menang?
Dengan kekuatan tekad dan pola pikir.
Mereka kayak kelinci yang dikejar-kejar macan.
Mereka pasti ketakutan.
Aku penasaran apa yang bakal dilakukan kelinci yang ketakutan.
Aku tak sabar ingin tahu.
(Ruang Ganti Tim Emei)
โ Rebate tertinggi di Indonesia 1,3% โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
Dalam seni bela diri, tiada yang lebih hebat dari kecepatan.
Bagaimana kau bisa menang kalau kurang cepat?
Kami tak berusaha jadi cepat.
Kami akan melambat.
Itu akan mengganggu ritme permainan dan kepercayaan diri mereka.
Ayo!
Itu tak berhasil!
Habislah kita. / Tenang.
Kita masih punya Sisi.
Delapan Trigram & Lima Elemen memiliki telapak yang lembut
dan yang keras. Itu bisa menangkal Tendangan Macan.
Itu bukan Tendangan Macan!
Trik kita tak cuma satu.
Binatang terpaku disaat sedang ketakutan.
Tubuhnya menegang, pikirannya kosong.
Berhadapan dengan Tendangan Ilusi Hantu.
Tiada orang yang kebal.
Lihat mereka! / Tetap tenang.
Dia cuma kaku saja.
Tak akan membunuhnya.
Tapi kita kalah 2-0.
Mereka belum kalah telak.
Biarkan dia masuk.
Salah jalan, arahnya ke sana.
Maaf. / Apa-apaan!
Kita sudah sampai.
Kiper mereka kayaknya ada gangguan penglihatan.
Dia buta seperti kelelawar!
Tangkapan bagus!
Tangkapan mantul!
Tim Emei benar-benar...
tim yang punya bakat tersembunyi.
Yang dilihat mata hanyalah ilusi.
Gerakan mematikan mereka hanyalah macan kertas.
Sudah waktunya serangan balasan!
Ya!
Gol! Kita bisa balas!
Mereka menghadang langsung Tendangan Macan
dan mengembalikan bolanya dengan kekuatan ganda.
Gol! / 2-1!
Kenapa kalian ini?
Itu sudah diduga.
Reaksi kalian berlebihan.
Waktu sudah mau habis.
3 penyerang mereka sudah tumbang.
Bagaimana mereka bisa membalik keadaan?
Kita masih punya 1 pemain andalan lagi.
Loony, si Kaki Gledek kita.
Dia punya kepribadian ganda.
Ada Mr. Hyde bersemayam dalam tubuhnya
yang menguasai Kaki Gledek.
Dia lebih kuat dari Shuang.
Tapi ketika mantannya yang brengsek itu mencampakkannya,
sisi liarnya tidak muncul lagi.
Kita harus mengembalikan lagi Kaki Gledek itu.
Aku tak bisa bayangkan apabila kehilanganmu.
Biarkan aku menjagamu.
Aku bangkrut, aku sudah memberimu segalanya.
Maka carilah uang lagi!
Kau sudah janji untuk menjagaku!
Aku tak bisa menjagamu kalau kau tak punya uang!
Wow, 2-2! Kita seimbang!
Wow, kita berhasil!
Kita untung besar! Luar biasa!
Tak usah bereaksi berlebihan. / Itu sudah diduga.
Kenapa kau ini?
BABAK 2 FINAL SUPREME & INVINCIBLE CUP GRAND RIVER 2 : EMEI 2
Loony ambruk.
Gerakan itu menguras segalanya.
Dia hanya bisa menggunakannya sekali. / Apa kita masih bisa menang?
Pasti.
Kiper mereka juga tumbang.
Kapten kakinya patah. Lehernya Jade terkilir.
Tersisa 3 menit.
Kita harus mencetak 1 gol lagi untuk menang.
Tapi semua penyerang kita sudah tumbang.
Kita hanya bisa mengandalkan anggota tim yang lainnya.
Selama kiper lawan tidak bisa bangkit,
kita masih punya kesempatan.
Kamu sangat imut.
Siapa namamu?
Namaku Aman.
Mohon bertahanlah.
Pasti.
Aman!
Hentikan mereka dengan nyawamu!
Jangan tumbang lagi!
Baik! Aku tak akan tumbang!
Ngumpul!
Sini maju!
Ayo!
Hadang mereka!
Ayo cepat!
Hadang dia!
Jangan biarkan dia menerobos!
Ayo!
Kapten!
Apakah itu...?
Itu cuma perangkap!
Aman!
BABAK 2 FINAL SUPREME & INVINCIBLE CUP GRAND RIVER 2 : EMEI 3
Kita menang!
Kita menang!
Pertandingan yang bagus. / Sama-sama.
Aku sungguh terkesan.
Kita menang!
Emei...
JUARA SUPREME & INVINCIBLE CUP
Selamat. / Terima kasih.
Kalian semua hebat! / Terima kasih.
Kungfu Cina itu yang terbaik
yang harus kita capai
agar kita menjadi juara dunia sepak bola wanita.
Kita akan jadi juara!
Kita akan jadi juara!
Shuang dan Jade mengajak yang lain untuk main sepak bola.
Mereka ikut serta dalam turnamen.
Bukankah mereka melampaui batas?
Itu bagus juga.
Biarkan mereka bermain.
Ayo!
1, 2, 3!
Ayo berfoto tim!
broth3rmax, 20 Juli 2026
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 20 Juli 2026
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 088905942930 (NEW)
MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
Mereka cukup bagus.
Ya, mereka punya beberapa trik.
Bang, bagaimana menurutmu?
Ayo bertanding melawan mereka.
broth3rmax, 20 Juli 2026
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 20 Juli 2026
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 088905942930 (NEW)
MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
โ Rebate tertinggi di Indonesia 1,3% โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
โ Setor 30rb meledak 2 juta โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
โ Scatter hitam turun selayar โ โบCari kami di Google: AYUKPLAY
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.