Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
JDrama Rerey RESYNC Selimut-semut
Dengan kata lain ..
Selama 2 tahun terakhir, aku belum mencapai kesulitan atau menulis novel tunggal.
Apa kau akan dalam masalah jika kau tak bisa menulis lagi?
Daripada bermasalah.. aku akan tamat.
- Hanya tiga kali lagi ... - Benarkah?
Bisakah aku menggerakkan tanganku sedikit?
Aku baru aja "keluar".
Eeeehhhhhh ~?
Baiklah, umm ...
Anuku di dalam CD dan celanaku..
Aku menggeseknya terlalu keras ...
Aku bahkan melakukannya dalam tidurku ...
Sesuatu seperti itu bisa terjadi juga ...
Baik...
Tapi...
Kau tahu..
itu terjadi setelah waktu yang sangat lama ...
Aku sedikit..
..senang.
Kita udah mengganti seprainya, jadi ayo balik tidur.
Ahh, tapi...
Bukankah itu berarti ...
... kau udah sembuh?
Tapi, aku hanya keluar sedikit.
Dan aku masih tak yakin tentang "pagi yang cerah".
Baiklah.
Maafkan aku.
Selamat pagi, Terada-san!
Selamat pagi!
- Terima kasih udah bersih-bersih. - Tidak masalah.
Karena aku berhutang budi pada Akari-san, kupikir aku harus membersihkan ruangan.
Apa maksudmu?
Bagaimanapun, terima kasih.
Aku akan membuat kopi. Kau mau?
Iya!
Bolehkah?
Ya baiklah
Selamat pagi.
- Selamat pagi! - Selamat pagi.
Terada-san, kenapa kau tak bangunin aku?
Aku melakukannya!
Aku mencoba membangunkanmu pagi ini!
Aku membangunkanmu berkali-kali, tapi kau tidur seperti batang...
Apa kalian tidur bersama lagi?
Iya ...
Dan.. gimana perasaanmu sekarang, Tomo?
Baik...
Aku berusaha terbaik.
Begitu.. Semangat ya!
Kita kehabisan biji kopi, jadi.. aku akan pergi membelinya.
Terima kasih.
Apa kau tidur dengan nyenyak?
Ya.
Berkat hal itu.
Senang mendengarnya.
Kenapa kau memakai masker?
Aku lagi bersihin rumah.
Itu ciuman tidak langsung, jadi boleh kan?
Aku akan mencuci muka.
Engsub by eveychooey Alih bahasa by Rerey || JDrama Rerey
Follow IG : @rey_faurora || FB : Reyta Elinda Yin Jangan lupa kunjungi blog JDrama Rerey
KAKAFUKAKA
Sharehouse dewasa yang kacau
Haruskah aku menyuapimu?
Gak perlu.
Dagingnya sudah kupotong.
Sini.
Luar biasa...
Tomoya,
Mari makan.
Itadakimasu!
Ini terlihat enak.
Aku senang kau berpikir begitu.
Mari makan.
Kau terlihat lebih ceria, Tomo.
Tidak juga.
Kau lebih sering menghabiskan waktu di ruang tamu, belakangan ini.
Yah begitulah.
Kau juga, Akari.
Tentu saja! Karena ada umpan di sini.
- Terada-san, tambah! - Baik.
Jangan menyebutnya "umpan".
Tapi, potongan daging untuk sarapan?
Hase-san, kau bisa sarapan juga jika kau suka.
Terima kasih!
Tapi aku biasanya gak sarapan.
Di pagi hari asupan yang penting adalah kalori, kau tahu.
Tapi, potongan daging terlalu berat untukku.
Hei, Hase-kun!
Teleponmu berdering. Kau tak akan menjawabnya?
Ah, maaf, maaf.
Itu dari seseorang yang agak menyebalkan.
Sejak saat itu aku belum tidur dengan Hongyo.
Aku ingat itu!
Aku ingin tahu ...
... tentang apa itu?
Hongyo ...
Apa yang dia pikirkan tentangku?
Kerja bagus!
Hase-kun? Ada apa kemari?
- Apakah Terada-san ada di sini? - Iya!
Apa kau mau makan malam denganku malam ini?
Kau tak perlu lembur malam ini, jadi.. Kau bisa pergi.
Baik.
Kita mungkin akan jadi suami-istri dalam waktu dekat.. jadi, kita harus saling mengenal.
Benarkah?
Kalian berada dalam hubungan seperti itu?
Tidak, tidak!
Dia belum mengatakan "Oke" setelah aku melamarnya.
Lamaran ??!
Kau harusnya memberi tahuku ini sebelumnya!
Kalau begitu, sampai jumpa malam ini, Terada-san.
Selamat atas pernikahanmu!!
Maaf telah memintamu mendadak begini.
Aku udah memesan makanan.
Iya ...
Halo.
Senang bertemu denganmu.
Maaf, aku membuatmu datang jauh-jauh ke sini.
Aku ibu Taichi.
Bu, ini Terada-san, dia cukup baik untuk mengizinkanku berkencan dengannya.
Dia wanita yang sangat muda.
Terada-san, ini ibuku.
Senang bertemu denganmu.
Saya Terada Aki.
Aku tertipu!
Restoran ini sangat populer jadi harus reservasi dahulu untuk memastikan kau mendapatkan tempat duduk.
- Aki-san! - Iya.
Jangan ragu untuk makan banyak hari ini!
Baik! Terima kasih banyak!
Lalu .. Berapa umurmu sekarang, Aki-san?
Dan universitas mana yang kau tuju?
Umm .. umurku 24 tahun.
Saya lulus dari Universitas Keihin.
Tidak apa-apa!
Universitas apa yang kau tuju tak masalah ...
Masyarakat yang sadar akan pendidikan seperti itu sudah tidak relevan lagi! Jangan khawatir tentang itu!
Terima kasih telah menunggu.
Bu, itu hidangan pembuka nya.
Inilah terrine makanan laut dan hidangan pembuka Anda.
Yah, kelihatannya enak.
Permisi.
Jadi, kalian akan menikah, kan?
Saat ini, kami hanya berkencan belum berfikir ke jenjang pernikahan.
Kami belum memutuskannya.
Kalau begitu, menikahlah secepatnya!
Gak apa-apa terlalu awal untuk punya bayi!
Maaf?
Aku mengatakan ini karenamu, Aki-san.
Ketika aku melahirkan Taichi, aku sangat menderita!
Itu sangat sulit!
Dari sana dan seterusnya..
..dia terus berbicara tentang betapa sulit baginya
..tapi dia membesarkannya dengan sabar dan cinta.
Dan bagaimana dia mengirim putranya ke universitas yang bagus..
..sampai ia mendapatkan pekerjaan di perusahaan bergengsi.
Juga tentang bagaimana dia membesarkannya menjadi orang dewasa yang baik ...
Begitulah cerita berlanjut.
Kerja bagus, Terada-san.
Terima kasih banyak!
Tak perlu!
Maksudku.. kau menipuku.. Hase-san!
Aku tak bermaksud begitu.
Tapi.. kau sungguh menyelamatkanku.
Aku keceplosan ketika berbicara dengannya di telepon.
Dia akan nyelonong masuk ke rumah kita jika dia gak bisa bertemu pacarku.
Kau sungguh tak ingin dia datang?
Yah, setiap kali kupikir kalau dia mungkin bertemu Akari dan berbicara dengannya, aku terlalu takut.
Mereka seperti air dan minyak, atau bahkan air dan natrium.
Kau benar!
Mereka akan membuat ledakan kuat!
Juga..
Aku ingin menjauhkannya dari Tomo.
Aku juga tak akan membiarkannya lebih dekat denganmu. Jangan khawatir.
Baik.
Kita punya beberapa surat?
Ya. Banyak.
Yang ini adalah undangan pernikahan dari temanku.
- Aku pulang! - Aku pulang.
Hah? Apa kalian pergi bersama?
Ya, kami pergi makan malam.
Dia berhenti di bagian itu.
Yang satu ini untuk mu.
Ini undangan pernikahan dari Asami-chan.
Eh?
Kami Menikah!
Luar biasa!
Dia sudah menikah sekarang.
Apa yang luar biasa? Dia mengirimkannya padamu. Dia pasti dendam.
Dia cantik, bukan?
Apakah dia temanmu, Hongyo?
Kau bisa bilang itu, tapi.. dia adalah mantan pacar Tomo.
Mereka kencan selama satu tahun atau lebih.
Ya, mungkin.
Tapi, dia mencampakkannya.
Karena anunya gak bisa "bangun" untuknya.
Begitu, dia punya pacar?
Itu bisa terjadi, kan?
Tentang itu..
..aku turut bersedih.
Kau baik sekali.
Kau pasti sangat terluka sekarang, kan?
Jangan khawatir tentang itu!
Tomo dan aku mirip.
Kita tak pernah benar-benar jatuh cinta pada seseorang bahkan jika kita punya pacar.
Begitukah ~?
Itu sebabnya kami sangat cocok sejak awal.
Tapi.. itulah satu-satunya kesamaan yang kita miliki.
Benarkan.. Tomo? Kau gak pernah benar-benar jatuh cinta pada seseorang, kan?
Tidak.. mungkin belum.
Mungkin karena aroma yang akrab ini?
Orang-orang seperti itu benar-benar ada, ya?
Mereka yang tak pernah benar-benar jatuh cinta ...
Ada banyak orang di luar sana, kau tak menyadarinya.
Tidak tidak Tidak. Kupikir tidak.
Berbicara tentang masa lalu..
Sebenarnya.. aku agak berharap tentang Hongyo ...
Aku cukup terkejut ...
Setelah mendengar bahwa Hongyo punya pacar, dan pernyataannya tentang dia tak pernah jatuh cinta pada seseorang.
Berhentilah menarik nafas yang begitu panjang di pagi hari!
- Selamat pagi! - Pagi!
Apa hari ini sup miso?
Ini lobak dengan tahu-goreng.
Aku mencium bau sup miso.
Selamat pagi, Tomoya!
Waktunya tepat. Ayo sarapan bersama!
Selamat pagi, Hongyo.
Selamat pagi.
Terima kasih.
Apa kau tidur dengan nyenyak?
Di akhir hari..
Aku selalu berakhir seperti ini ...
Setiap kali aku berharap tentang sesuatu..
lalu terbukti salah..
Daisuke ...
label harga diriku akan diganti dengan yang lebih murah lagi.
diskon 70%
Dan sekarang, itu kembali jatuh ke lebih murah lagi.
Ngomong-ngomong.. Terada-san.
Kudengar kau makan malam dengan ibu Hase-kun?
Ya.
Kalian mengalami kemajuan dengan mantap.
Nah, tentang itu ...
Terima kasih atas makanannya.
Tomoya, kau sudah selesai makan?
- Aku akan keluar sebentar. - Ya
Hati-hati.
Selamat tinggal.
Hati hati.
Aku pergi.
Apa kau sungguh baik-baik saja dengan itu, Terada-san?
Hase-kun bukan orang yang buruk, tapi aku juga gak bisa bilang dia orang baik.
Aku tak akan menghentikanmu, tapi aku juga tak bisa mendukungmu.
Tapi, aku belum mengatakan "OK" ...
Begitukah?
Iya.
Sebenarnya, aku sedikit berterima kasih padanya.
Dia bersedia menerima seseorang sepertiku.
Ya kamu tahu lah,
dibandingkan dengan Hongyo, Hase-san, atau dirimu, aku diurutan bawah piramida, kan?
Biarkan aku mengisi ulang tehnya.
Aku tak punya tujuan, atau keterampilan khusus. Aku seorang pekerja level tiga.
Aku bahkan tak seharusnya berada di sini.
Yah, kebetulan aku ada di sini yang Hase-san usulkan padaku.
Tapi jika aku adalah dia, aku bahkan tak ingin pilih orang sepertiku.
Hase-san sungguh sial, dalam arti tertentu!
Terada-san..
Kau berbicara seperti itu kadang-kadang.
Tertawa idiot, mengira kau tak bisa atau meremehkan diri sendiri.
Bisakah kau berhenti melakukannya?
Sangat gak enak didengar.
Jika kau memiliki harga diri yang rendah, simpanlah untuk diri sendiri,
Kau tak harus menunjukkannya pada orang lain.
Maafkan aku...
Kau tak perlu meminta maaf.
Itu permintaan, bukan peringatan.
Baik...
Baik...
Kau tahu..
di masa lalu..
Dulu aku sangat memikirkan diri sendiri.
Itu sungguh hanya rasa percaya diri yang tidak berarti ...
Tapi, seiring berjalannya waktu..
kenyataan telah memukulku begitu keras.
Sederhananya..
..itu seperti, setelah kau memberi label harga mahal pada dirimu sendiri,
Kau secara bertahap menggantinya dengan yang lebih murah dari waktu ke waktu ...
Itu harga yang sangat rendah ...
Sangat menyedihkan.
Itu saja.
Jadi, kau bilang, kau memutuskan untuk menempatkan label harga rendah pada nilaimu?
Begitu.
Terada-san, kau bilang kau punya kebanggaan tinggi yang tidak perlu.
Kau cukup sadar diri, bukan?
Sadar diri?
Pertama, orang gak akan peduli dengan label harga jika mereka tidak membeli.
Tidak apa-apa, Terada-san.
Jika kau gak sengaja menunjukkan harga dirimu yang rendah, toh kebanyakan orang gak akan melihatnya.
Juga, kau selalu bisa menilai hargamu dengan mereka yang tertarik padamu.
Benar.
Lalu, apakah sekarang atau di masa lalu..
Dia gak pernah memandangku rendah, atau merasa aku memandang rendah dirinya.
Kau gak pernah benar-benar jatuh cinta pada seseorang, kan?
Tidak, mungkin belum.
Aku bingung dan kesal ...
Tapi, akulah yang terlalu memikirkannya ...
Dari awal.. dari sudut pandang Hongyo..
mungkin belum ada label harga yang terpasang padaku.
Kenapa begitu?
Entah bagaimana, aku merasa seperti beban telah terangkat dari pikiranku.
Selamat datang.
Terada-san, masih ada 2 kali lagi, kan?
Maksudmu tentang tidur bersama?
Ya.
Aku ingin melakukannya malam ini?
Jika kau bisa.
Baiklah, kalau begitu.
Jika aku gak terlalu berharap..
Aku gak perlu khawatir.
Ngomong-ngomong.. Terada-san.
Semuanya baik-baik saja?
Yah.. hari ini..
Kurasa kau terlihat terlalu tenang dalam hal ini.
Berbeda denganmu biasanya.
Benarkah?
Baiklah..
Aku sudah terlalu banyak mengeluh sampai saat ini.
Apa itu karena aku meminta hal-hal aneh.
Kau benar.
Jika aku gak mencapai harapanku, aku bisa berbicara ini dengan mudah dengan Hongyo.
Aku tak merasa gelisah, atau gugup lagi.
Punggungku...
... terasa hangat.
Bagaimanapun juga ...
Hanya terasa sangat nikmat.
Hei, Hongyo ...
Kau bilang begini sebelumnya, kan?
Ketika kita berada di posisi ini..
itu membuatmu ingin melakukannya.
Ya.
Apakah kau masih ingin melakukannya hari ini?
Sebenarnya..
..iya.
Maka kau bisa melakukannya, jika kau mau.
Hah...
Jika kau tak ingin melakukannya, aku tak akan ...
Aku gak berpikir begitu ...
Entah itu gelisah atau gugup..
..cemas atau bersemangat..
Aku tak akan memiliki perasaan yang tak perlu lagi.
Sekarang menjadi lebih jelas.
Aku gak bisa bilang aku ingin melakukannya..
tapi aku merasa seperti ...
... kuingin kau menyentuhku sedikit lagi, Hongyo.
Terima kasih...
Terada-san ...
Aku tak yakin jika aku bisa menangani ini..
jadi, bisakah kita melakukannya di posisi ini?
Ya.
Bahkan jika sesuatu berubah setelah ini..
..atau bahkan jika tak ada perubahan sama sekali..
Kupikir aku akan baik-baik saja.
Lalu...
Permisi...
Rasanya aneh bahwa aku gak bisa melihat orang lain.
Terada-san ...
Tolong angkat sedikit pinggangmu ...
Benar...
Gak apa-apa.
Benar...
Jangan menghindarinya, Terada-san.
Diamlah.
Engsub by eveychooey Alih bahasa oleh Rerey || JDrama Rerey
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.