All language subtitles for Mushoku.Tensei.Jobless.Reincarnation.S01E12.The.Woman.with.Demon.Eyes.WEBRip.AMZN.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh Download
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian Download
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Rudeus, kita sampai di pantai!

Asin!

Kamu baru pertama kali melihat pantai, ya?

Aku mau berenang!

Kamu tidak punya baju renang. Memangnya kamu ta-

Apa itu? Tidak butuh!

Berarti dia mau berenang sambil telanjang bulat?

Dia sudah berumur 13 tahun.

Akhir-akhir ini pertumbuhannya sangat pesat.

Lebih baik kalian tidak berenang.

Di pantai ini banyak monster.

Jangan pernah melupakan♪

Suara gemuruh halilintar mencakar bumi♪

Yang mampu membangunkan bintang nan terlelap♪

Menghujam bagai hujan panah♪

Mari berdoa agar Sang Pemberi Napas segera pulang♪

Dari perjalanan panjang beribu malam♪

Senandung ini akan membimbing pengembaraanmu♪

Aku persembahkan hanya untuk dirimu seorang♪

Sisa tetes air mata dari pandangan yang buram♪

Aku persembahkan di hari yang engkau pinta♪

Engkau pinta♪

Daratan! Akhirnya sampai di daratan.

Payah sekali, begini saja mabuk laut.

Kalian kawanan Dead End yang terkenal itu, ya?

Kalian sedang panas digosipkan, tahu.

Eris si Anjing Galak

dan Ruijerd si Anjing Penjaga.

Wah, mereka berdua punya julukan.

Lalu, kamu... eng...

Apa, dong?

Jangan bilang anjing pembantu masturbasi?

Oh, iya! Rujerd.

Rujerd si Majikan.

Agak syok kalau setelah satu tahun aktif cuma namaku saja yang enggak diingat.

Aku memang pernah memperkenalkan diri sebagai Ruijerd.

Disebut majikan enggak masalah, sih. Langsung gas kasih Eris tali anjing lalu...

Dua ratus koin bijih zamrud?

Topik utama rapat kali ini adalah uang.

Biaya perjalanan untuk Ruijerd adalah 200 koin bijih zamrud.

Dana yang sangat tinggi.

Meski menyelesaikan misi kelas S, butuh banyak waktu sampai terkumpul.

Susah.

Jangan bilang mau meninggalkan Ruijerd?

Tentu saja tidak.

Terus mau bagaimana?

Aku belum menemukan penyelesaian masalahnya.

Ruijerd, kamu tidak bisa berlari di atas laut?

Mustahil.

Oh. Susah.

Rudeus.

Maaf, ini salahku.

Aku juga akan bantu pikirkan.

Benar juga. Kita coba cari peluang yang bisa diambil.

Terima kasih.

Oke, harus bagaimana?

Halo, sudah setahun tak bersua.

Tadinya aku sudah tenang mengira kau takkan menunjukkan batang hidungmu.

Tidak, dong!

Karena nasihatku sebelumnya, kamu jadi kesusahan, 'kan?

Aku agak sungkan mau menemuimu.

Ternyata dewa juga bisa sungkan, ya.

Kalau kamu membereskan monster kecil itu seperti biasa,

pasti bisa mudah akrab dengan Ruijerd.

Tapi tidak kusangka kamu bisa berteman dengannya.

Sangat di luar perkiraan!

Aku sebagai penonton sangat menikmatinya, lo!

Aku enggak sama sekali.

Tapi berkat itu kamu hanya perlu setahun untuk sampai di tempat ini, 'kan?

Mau bilang semua oke asal berhasil?

Di dunia ini yang penting hasil.

Aku enggak suka.

Ini bukan permintaan maaf, tapi aku mau memberimu nasihat lagi.

Belilah makanan di pedagang kaki lima dan berjalanlah ke gang-gang.

Jangan seenaknya menasihati.

Lalu, apa yang akan terjadi?

Nantikan kejadiannya esok hari.

Baiklah, aku pamit dulu.

Hei!

Sampai jumpa!

Kalau datang tiba-tiba, jangan hilang seenaknya!

Rudeus bilang dia ada keperluan.

Memangnya dia mau apa, sih?

Jangan lengah di tengah pertempuran!

Kena kau!

Aku berhasil?

Kena! Aku mengenaimu, 'kan?

Hore! Berhasil kena!

Aku semakin kuat, ya, 'kan?

Tujuan dewa abal-abal itu selalu susah dipahami.

Dia malah senang saat aku terlalu memikirkan kata-katanya.

Bagaimana kalau sekarang aku coba menuruti nasihatnya?

Enggak perlu banyak berpikir, lakukan saja nasihatnya.

Dengan begitu dia akan bilang kalau aku enggak menarik.

Lo, kok?

Bukannya ini malah sesuai rencananya?

Roxy sedang apa, ya, sekarang?

Sip, bisa buat bahan main batang sekali nanti.

Woi, bau sekali!

Makanan. Tolong bagi makananmu.

Hei...

Hei! Engkau mau ke mana?

Tiga abad sejak aku bangkit kembali, tetapi malah di tempat seperti ini.

Aku tumbang.

Jangan-jangan ini yang dia maksud?

Uenak!

Mantap! Maknyus!

Uenak pol!

Ciat! Ciat!

Aku tertolong.

Dengan begini aku bisa tahan satu tahun ke depan.

Mana bisa? Memangnya situ kutu laut raksasa?

Sip. Sebutkan namamu!

Saya Rudeus Greyrat.

Oh.

Aku adalah Kishirika Kishirisu!

Orang-orang memanggilku

Kaisar Agung Dunia Iblis!

'Gitu!

Hamba mohon maaf, Yang Mulia.

Bagus, bagus! Aku menunggu jawaban begitu.

Anak muda zaman sekarang tidak tahu tata krama.

Maaf, hamba berlaku kasar karena tidak tahu Yang Mulia telah bangkit kembali.

Tidak apa-apa.

Oh.

Ih, idih!

Apa-apaan engkau? Menjijikkan sekali!

Apaan coba? Apaan ini?

Aku baru pertama lihat.

Aku dibilang menjijikkan oleh succubus cebol pada pertemuan pertama.

Oke. Engkau menyelamatkan nyawaku.

Engkau boleh meminta satu permintaan apa pun!

Eng, saya minta kekayaan yang melimpah.

Dasar otak udang!

Seperti yang engkau lihat, aku sekarang fakir harta.

Kalau minta kuasa setengah dunia?

Kuasa setengah dunia katamu?

Besar juga permintaanmu!

Tetapi maaf. Aku belum pernah menguasai dunia.

Okelah.

Bayar saja dengan tubuh Anda.

Oh, tubuhku, ya?

Masih bocah ingusan, tetapi otakmu kotor.

Bahaya kalau sudah besar.

Tentu saja cuma bercanda.

Engkau harus pelan-pelan, ya.

Eits, tidak boleh.

Yang bisa diberi oleh Kaisar Agung Dunia Iblis Kishirika

tentu saja Mata Iblis.

Apa Mata Iblis bisa dijual?

Mana bisa!

Jangan malah dijual, dong!

Oh.

Lalu Mata Iblis bagaimana yang akan Anda beri?

Kemarikan mukamu.

Baik.

Kamu ngapain, Bocah Tengik?

- Berisik, deh. Kamu laki-laki-kan? - Jangan bercanda!

Berengsek!

Mataku! Mataku!

Oke, sip.

Engkau bisa melihat, 'kan?

Makanan tadi sangat lezat.

Kalau ada masalah, engkau bisa mengandalkanku.

Sampai jumpa!

Ciat!

Begitulah ceritaku saat mendapatkan Mata Terka.

Aku harus bagaimana kalau dapat mata begini tiba-tiba?

Hei, berengsek. Bisa jalan yang benar, tidak?

Maaf, mata saya sedang rabun.

Matamu rabun? Harusnya kau lebih berhati-hati!

Hei!

Ada apa? Kau tidak dengar?

Ma-Maaf!

Kamu baik-baik saja?

Saya akan turun!

Sialan!

Kaisar Agung Dunia Iblis, ya?

Tidak kusangka dia bangkit kembali.

Anda mengenalnya?

Aku tidak pernah bertemu, tapi pernah dengar namanya.

Kishirika Kishirisu sang Kaisar Agung Dunia Iblis.

Dia memiliki 12 Mata Iblis di dalam dirinya.

Konon katanya mata-mata itu dapat melihat berbagai hal.

Kenapa dia ada di kota ini?

Entahlah.

Aku tidak mungkin paham pemikirannya.

Benar juga.

Maaf, aku mau mengurung diri sampai terbiasa dengan mata ini.

Baiklah.

Terima kasih.

Eris?

Percuma saja kamu mencari Kaisar Iblis itu.

Aku tahu, kok!

Apa mungkin dia masih ada di kota?

Entahlah.

Oke! Kita cari dia, Ruijerd!

Ayo bergegas!

Aku pun terbiasa dengan Mata Iblis ini setelah satu pekan.

Sekali bisa memahaminya, mata ini mudah digunakan.

Mirip dengan sihir tanpa merapal.

Ciptakan penglihatan dengan mengatur daya sihir.

Masa depan yang dapat dilihat bisa diatur lewat jumlah daya sihir yang dialirkan ke mata.

Kamu kira bisa menang dariku karena mendapat Mata Iblis?

Dengan mengalirkan sejumlah daya sihir, aku bisa melihat dua detik ke depan.

Terlihat.

Tapi bercabang!

Masa depan ada dua-tiga kemungkinan.

Satu detik dari sekarang

adalah batas masa depan tak bercabang.

Selanjutnya tebasan dari kanan.

Bagus.

Bersiap. Dia berpura-pura kalah,

lalu melempar pasir untuk menghalangi penglihatanku.

Gerakan selanjutnya.

Huplah!

Tanpa memberi waktu menyerang balik,

kunci gerakannya, lalu habisi!

Cukup.

Berhasil!

Rudeus.

Aku kalah telak.

Eris.

Kamu naif!

Aku mau pulang!

Eris...

Cara bertarungmu begitu lihai.

Di pasukan suku Superd pun

ada yang memiliki Mata Iblis, tapi tak bisa menguasainya sampai gugur.

Kamu yang dapat menguasai mata itu dalam sepekan memang luar biasa.

Jangan-jangan aku bisa menang melawan Anda?

Mau coba?

Iya!

Aku memang tidak bisa menang darinya.

Aku dengar seranganmu mengenainya sekali.

Hebat, dong?

Tidak perlu menghiburku.

Kamu curang.

Padahal aku ingin segera mengejar kemampuanmu.

Maaf.

Kenapa minta maaf?

Aku sedang apa, sih?

Padahal aku mendapatkan Mata Iblis secara tidak sengaja.

Dengan kekuatan ini, aku menang dari Eris yang sudah berusaha keras...

dan malah merasa senang.

Aku terlalu besar kepala.

Mau ke mana selarut ini?

Mau kamu jual?

Iya.

Bukankah tongkat sihir itu adalah benda berharga bagimu?

Sama halnya dengan kalung ini.

Iya, Eris meminta membuatkan ini khusus untukku.

Tongkat ini sama berharganya dengan kalung itu.

Jika terjadi hal serupa, apa kamu juga menjual kalung ini?

Kalau memang dibutuhkan.

Apa aku masih belum...

...mendapatkan kepercayaanmu?

Saya percaya pada Anda.

Sejak bertemu denganmu dalam satu tahun ini,

aku mencoba mengerti keadaan dunia.

Karena itu aku ingin menyelesaikan masalah bersamamu.

Lantas, kenapa kamu mau menyelesaikannya sendirian?

Dalam satu pekan ini, kita tidak menemukan jawaban apa-apa.

Apa boleh buat.

Yang terpikir olehku hanya menjual tongkat ini

atau menjadi penumpang gelap.

Tapi menjadi penumpang gelap adalah kejahatan bagi Anda, 'kan?

Meski itu jawaban yang benar, percuma jika ada retakan dalam tim kita.

Aku akan menjual tongkat ini untuk mendapat uang.

Kita akan menyeberangi laut dengan uang halal.

Tidak ada yang perlu bersabar.

Ini adalah pilihan terbaik.

Rudeus.

Masalah kali ini adalah salahku.

Jika menjual tongkatmu demi menyelesaikan masalah,

kehormatanku tidak akan memaafkanmu.

Terlebih lagi,

bagaimana perasaan Eris nantinya?

Bukankah hubunganmu dengannya yang akan retak jika menjualnya?

Aku akan menutup mata dengan semua kejahatan sampai menyeberangi laut.

Carilah solusinya, Rudeus.

Mau menjadi penyelundup ataupun masuk kapal penyelundup,

aku akan ikut bersamamu.

Sekian pembicaraan kita.

Bicara empat mata terang-terangan cukup melelahkan, bukan?

Siapa di sana?

Aduh, seram sekali.

Aku tidak datang untuk cari ribut.

Aku mencarimu untuk berterima kasih.

Oh, orang yang sempat aku tolong?

Namaku Garus Cleaner.

Salam kenal, Nak.

(Episode 12: Perempuan Pemilik Mata Iblis)

Aku melihat langit di bilik jendela dan bertanya-tanya♪

Apakah langit ini adalah langit yang sama?♪

Ibarat warna senja yang seakan membaca isi nurani♪

Di tempat kita meninggalkan hari-hari nan polos♪

Angin berembus menyambut kedatangan kita♪

Janganlah berubah♪

Wahai kota dan penduduknya, tetaplah sama seperti dalam mimpiku♪

Aku berdoa semua akan tetap sama♪

Seperti sediakala ketika kita melihat bintang pertama♪

Di perjalanan pulang♪

(Episode Selanjutnya: Berselisih Jalan)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.