Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Guru Besar Tianshi.
Baik.
Pelan-pelan.
Guru Besar Tianshi,
ini kerugian yang disebabkan Quanxing.
Kami akan menghubungi Asuransi All-In-One dan mengajukan klaim.
Baik.
Zhang Chulan.
Apa rahasia gelar Guru Besar Tianshi?
Apakah ada identitasku?
Gelar Guru Besar Tianshi...
Chulan, kemarilah.
Kakak Baobao, tunggu aku di sini.
ADAPTASI KOMIK WEB YI REN ZHI XIA
FILM FIKSI
DILARANG MENIRU SEMUA ADEGAN
Guru Besar Tianshi!
Feng dari Quanxing.
Kun dari Quanxing.
- Memberi salam pada Guru Besar. - Memberi salam pada Guru Besar.
Sangat bagus.
Bisakah kami pergi?
Istirahatlah lebih awal.
- Syukurlah! - Akhirnya kita bisa turun gunung!
Kalian melakukan tugas dengan baik,
jadi, tinggallah di Gunung Longhu
untuk mengurus kehidupan sehari-hariku.
Masih tidak berterima kasih kepada Guru Besar Tianshi?
Bisa mengurus Guru Besar itu suatu kehormatan.
Aku yang ingin tinggal di sini saja tidak bisa.
Membuat iri saja!
Kami akan bersiap.
Itu kena tanganku. Kau harus mengganti kawat gigimu.
Selamat, Guru Besar,
telah merekrut dua asisten lagi.
Katamu kau iri pada mereka.
Kenapa tidak tinggal di sini?
Guru Besar,
sebenarnya,
orang Quanxing di atas gunung sudah diusir semuanya.
Xu San bilang kali ini karena kelalaian perusahaan.
Kelak tidak akan terjadi lagi.
Jangan mengganti topik.
Kutanya sekali lagi.
Kau mau menerima gelar Guru Besar Tianshi atau tidak?
Guru Besar.
kau juga belum menjawab pertanyaan...
yang kutanyakan hari itu.
Jika kau memberiku gelar Tianshi ini,
apa yang terjadi padamu?
Jawabannya...
bukankah sudah kau tebak?
Guru Besar.
Kelak bolehkah aku masih memanggilmu Guru Besar?
Usahaku memang sia-sia.
Kelak selama kau tidak melakukan kesalahan apa pun,
sampai kapan pun, aku akan selalu menjadi gurumu.
Gunung Longhu selamanya menjadi kampung halamanmu.
Maaf, Guru Besar.
Sudahlah.
Karena kau sudah tahu jawabanku,
kau harus tahu usaha kerasku.
Besok, kau turun gunung.
Bantu aku mencari orang.
Ujilah dia. Pastikan dia berkemampuan.
Untuk mewarisi gelar Guru Besar Tianshi.
Kau harus memenangkan kontes.
Kau akan tahu saat menjadi juara.
Yang terpenting,
begitu mendapatkan gelar Guru Besar Tianshi ini,
jangan harap orang Quanxing bisa menyentuhmu.
Guru Besar,
aku tidak menginginkan
gelarmu.
Mustahil kau tidak menyadarinya.
Aku mengatur kontes bela diri kali ini hanya untukmu!
Jagalah dirimu.
Kau,
Lingyu,
dan Wang Ye.
Kelak dunia ini...
akan menjadi era kalian.
Beban kalian
tidak akan ringan.
Dengan adanya Guru Besar di sini,
siapa yang berani menggangguku?
Bocah.
Gadis itu sedang menunggumu di luar.
Cepat kembali.
Kak Baobao?
Dia sangat penting bagimu, 'kan?
- Tolong kami! - Berhenti!
Guru Besar Tianshi, kau menipuku.
Tolong kami.
- Ini perbuatan siapa? - Dia!
Guru Besar,
kau baik-baik saja?
Kenapa kau di sini?
Bukankah kusuruh menjaga Jinzhong?
Di sana sangat tenang.
Tidak ada yang mengacau.
Dalam perjalananku keluar,
aku kebetulan bertemu mereka.
Aku tanya kenapa kau di sini?
Mana Jinzhong?
Beliau masih di kamarnya.
Guru Besar?
Guru Tian.
Guru Besar datang.
Guru.
Guru Tian?
Guru Tian?
Guru Tian!
Chulan,
siapa yang melakukan ini?
Informasinya telah dihapus.
Lyu Liang...
Pergilah dan lihat apakah ada petunjuk.
Guru Besar Tianshi,
mohon tunggu di sisi.
Ini staf khusus perusahaan kami.
Dia bisa merekonstruksi yang terjadi berdasarkan sisa energi.
Tentu saja,
makin lama sesuatu terjadi,
makin sedikit energi tersisa
dan makin sulit memulihkannya.
Apakah masih ada harapan?
Ini terjadi kurang dari 40 menit lalu.
Bisa direkonstruksi.
Saat itu, aku ada di sana.
Guru Tian.
Kakak Rong Shan.
Qing, apa yang terjadi?
Kenapa begitu panik?
Sekte Tianshi...
Sekte Tianshi sudah hampir dihancurkan oleh Quanxing.
Dasar siluman ini.
Kudengar Guru Besar Tianshi juga turun tangan.
Begitu banyak orang Quanxing datang.
Guru Besar Tianshi juga sudah tua.
Tidak peduli seberapa kuatnya dia, juga tidak bisa mengalahkan mereka.
Rong Shan, cepat pergi.
Bantu gurumu.
Tidak bisa, Guru Tian.
Guru memintaku melindungimu, dan tidak boleh meninggalkanmu.
Tempat ini terpencil, tidak ada yang akan datang.
Cepat pergi.
Ini perintahku.
Yu, Qing.
Lindungi Guru Tian.
Baik.
Jangan khawatir, Rong Shan.
Dasar bodoh.
Kau pergi begitu saja?
Bagaimana ini?
Apakah siluman Quanxing
sungguh ingin menghancurkan Sekte Tianshi?
Tidak apa-apa.
Mereka tidak sehebat itu,
juga tidak berencana menghancurkan Sekte Tianshi.
Qing.
Kau tidak memahami siluman Quanxing ini.
Mereka tidak berakal,
juga menghalalkan segala cara.
Qing.
Apa yang kau lakukan?
Katamu Quanxing tidak berakal.
Tentu saja aku tahu.
Aku sudah memberi tahu mereka.
Jika mau merusak, rusaklah juga benda yang tidak penting.
Bagaimanapun, aku sudah tiga tahun tinggal di sini.
Aku punya kenangan di sini.
Aku Gong Qing, Ketua Interim Quanxing,
memberi salam pada Tuan Tian.
KETUA INTERIM QUANXING, GONG QING
TIGA PULUH MENIT SETELAH TIAN JINZHONG TERBUNUH
Sudah datang.
Kau akhirnya muncul,
Ketua Interim Gong Qing.
Mereka sedang waspada.
Sisi jurang telah diblokir NDT Express.
Gudang ini sudah lama tidak digunakan.
Mereka seharusnya tidak mencari sampai sini.
Kalian bisa tidur dahulu di sini.
Setelah pemakaman besok,
kalian bisa turun gunung saat kekacauan terjadi.
Pemakaman?
Pemakaman siapa?
Tuan Yuan.
Bagaimana areamu di sana?
Kau pasti sudah tahu,
kami berhasil menahan Guru Besar Tianshi.
Aku malah ingin bertanya padamu.
Begitu banyak orang yang meninggal.
Bahkan jika itu anak malang yang tidak punya otak,
mereka juga orang Quanxing.
Jika kau kembali dengan tangan kosong,
tahu yang akan terjadi padamu, 'kan?
Jangan meremasnya lagi.
Sudah cukup!
Tuan Yuan.
Tadi kau bertanya padaku pemakaman siapa itu.
Orang itu Tian Jinzhong.
Pemakaman Guru Tian.
Tian Jinzhong meninggal?
Aku membunuhnya.
Bukankah kau mengira kau sangat memahami Quanxing?
Ketua Interim Quanxing ada di sini.
Kenapa beberapa tahun ini aku menjadi murid di Gunung Longhu
bisa begitu mengejutkanmu?
Aku akan berterus terang.
Aku sangat tertarik dengan yang terjadi di Tahun Jiashen.
Terutama masalah Zhang Huaiyi.
Begitu tahu dia berasal dari Gunung Longhu,
aku langsung menyusup ke sini.
Namun, kau memang tidak membocorkan apa pun.
Menjadi murid di sisimu begitu lama,
aku tidak temukan apa pun.
Meski begitu, aku beruntung.
Saat aku hendak menyerah,
aku malah menemukan petunjuk.
Jadi, aku selalu menunggu kesempatan.
Kesempatan seperti hari ini
untuk memastikan sesuatu denganmu secara langsung.
Tentang apa?
Saat kau dan Zhang Zhiwei turun gunung,
kalian berpencar.
Entah apa tujuan kalian turun gunung,
tetapi aku tahu.
Kalian pergi mencari
pengkhianat Gunung Longhu,
Zhang Huaiyi.
Justru yang ingin kupastikan,
apakah kau benar-benar
tidak bertemu Zhang Huaiyi saat turun gunung?
Bagaimana kau tahu itu?
Insiden itu
hanya diketahui guruku, Zhiwei, dan aku.
Orang yang mengetahuinya
memang hanya kalian bertiga.
Namun, mudah untuk ditebak.
Aku sudah melihat lukamu.
Itu jelas luka akibat penyiksaan yang kejam.
Mereka menyiksamu seperti ini, apa tujuannya?
Tujuannya adalah mengetahui
tujuanmu turun gunung,
yaitu Zhang Huaiyi.
Tebakanku ini
masuk akal, 'kan?
Apakah ini semua tebakanmu?
Benar.
Aku bisa memberitahumu.
Serangan mendadak terhadap Gunung Longhu hari ini
juga dilakukan berdasarkan tebakanku.
Begitu tebakanku salah,
aku akan dibunuh oleh rekanku.
Sungguh disayangkan.
Tebakanmu benar.
Saat kami turun gunung,
memang untuk mencari Huaiyi.
Orang yang menculikku
memang menanyakanku keberadaannya.
Aku benci diriku sendiri
karena tidak bisa menemukan Huaiyi.
Seandainya Huaiyi ada di sisiku,
apakah mereka bisa menyakitiku?
Jadi, mereka benar-benar
tidak mendapat informasi darimu?
Lihatlah.
Mereka membuatku begini saja tidak bisa mendapatkan apa pun.
Hanya dengan dirimu,
Gong Qing,
ingin mendapatkan informasi?
Kau tidak akan bisa mendapatkannya!
Guru Tian,
kau sungguh pria yang tangguh.
Hanya aku, Gong Qing seorang, memang tidak bisa melakukannya.
Masuklah.
Apakah kau mau terus bersikeras
atau membiarkanku terus menebak?
Kau harus tahu beberapa tahun terakhir
akulah yang mengurus keseharianmu
di Gunung Longhu.
Selama ini,
aku tidak hanya sekali menyadari
bahwa kau yang mengaku tidak perlu tidur,
hampir saja tertidur.
Guru Besar.
Apakah Guru Tian sehebat itu?
Dia tidak tidur selama puluhan tahun ini?
Ya.
Jika jiwanya penuh, dia tidak mengantuk.
Ini terlalu hebat.
Kapan dia mulai tidak tidur?
Sudah lama.
Sejak terluka,
tubuh Jinzhong
tidak bisa berlatih apa pun
selain bermeditasi.
Penemuan ini
membuatku sangat bersemangat.
Karena itu memberiku kemungkinan lain.
Kau bukan tidak ingin tidur,
tetapi tidak bisa
atau bisa dibilang tidak berani.
Menurut tebakanku,
para perampok
tidak mendapatkan informasi apa pun darimu.
Setelah kembali ke Gunung Longhu,
kau juga tidak memberi tahu siapa pun.
Namun, sejak saat itu,
kau menjadi tidak berani tidur.
Apa alasannya?
Karena tidur bisa menyebabkan seseorang
kehilangan sedikit kendali diri.
Kau takut berbicara dalam tidurmu.
Sejak kau diselamatkan,
dalam hatimu,
ada rahasia yang harus disembunyikan.
Rahasianya adalah
kau bertemu Zhang Huaiyi
saat turun gunung.
Tidak hanya itu,
ada beberapa informasi
dalam percakapanmu dengan Zhang Huaiyi.
Informasi yang harus kau simpan
meski membohongi gurumu.
Bocah.
Kau sungguh pandai menebak.
Namun, kali ini,
tebakanmu salah.
Aku tidak menemukan Huaiyi.
Meski memotong tangan dan kakiku,
atau melumpuhkan meridianku,
yang tidak terjadi tetaplah tidak terjadi.
Entah di mana posisiku atau siapa yang kuhadapi,
jawabanku hanya satu.
Guru Tian.
Kita semua tahu mulutmu yang paling rapat.
Aku juga tidak berencana bertanya padamu.
Lyu Liang.
Hentikan.
Dasar kalian dua berandalan!
Cepat.
Keluarkan semua ingatannya dari tahun itu.
Hapus semua ingatan tentang aku, dia, dan tahun-tahun itu.
Dia bertahun-tahun mengubur masalah ini di dalam hatinya.
Saatnya dia merelakannya.
Tidak bisa.
Jiwa Dasar orang ini
yang tersulit yang pernah kutemui.
Anggaplah kau beruntung
aku bisa menggunakan jurus.
Uutuk menyaring sesuatu keluar,
sebulan pun mungkin tidak cukup.
Mencari sesuatu sekarang
akan sia-sia.
Pergilah.
Jaga pintu untukku.
Aku akan mencoba yang terbaik
untuk menyalin seluruh ingatannya.
Sudah selesai.
Cepat pergi dari sini.
Berbahaya tinggal di sini lebih lama lagi.
Qing.
Kemarilah.
Ayo, kita sudah selesai.
Apa yang kau tunda?
Kau mau apa?
Apakah kau gila?
Jika kau tidak pergi, aku tinggalkan.
Qing.
Kau hebat.
Setelah merencanakan selama tiga tahun,
akhirnya keinginanmu terkabul.
Aku ingin memintamu kembali,
sudah tidak memungkinkan, ya?
Apakah kau berencana pergi begitu saja?
Ya.
Itukah kesetiaan Quanxing?
Sungguh pandai membanggakan diri.
Kalian hanyalah sekelompok siluman yang membuat kekacauan di mana-mana.
Sekelompok berandalan!
Kalian mengira bisa mendominasi dunia.
Sebenarnya hanya merusak.
Orang licik tidak tanggung jawab.
Guru Tian, jangan begini.
Terlalu merendahkan.
Jangan sebut begitu!
Kau tidak pantas.
Kaulah dalang siluman ini.
Menteri Berjubah Hitam apanya?
Wu Gensheng apanya?
Kalian sama saja!
Siluman yang tidak bertanggung jawab!
Aku mengerti.
Kau memang benar.
JARUM PENGHENTI MERIDIAN
Aku akan menanggung beban...
atas nyawamu.
Sungguh berani.
Kau ingin membunuhku?
Aku mungkin cacat,
tetapi di Sekte Tianshi ini,
kekuatanku hampir setara dengan Zhiwei!
Jangan memprovokasiku lagi.
Bagaimana kalau aku mundur karena provokasimu?
Kau yakin?
Kau yakin?
TAHUN JIASHEN
Meski begitu,
masih memaksaku mengatakannya?
Begitukah, Jinzhong?
Ya, aku tidak akan menyerah
sampai kau menjelaskannya.
Inilah yang akan kami lakukan.
Apa yang sebenarnya kau sadari?
Akhir dari teknik
adalah Teknik Aliran Energi.
Si Telinga Besar!
Ayo pergi. Sudah tidak ada waktu.
Jinzhong.
Jangan kembali lagi.
Ikutlah bersamaku.
Tidak bisa.
Guru menunggu kabarku di Gunung.
Aku harus kembali dan melapor.
Sudahlah.
Aku tahu dirimu.
Kau memang begitu.
Jika orang lain,
mati pun tidak akan kuberi tahu.
Jinzhong!
Jaga dirimu!
Selanjutnya mohon bantuanmu!
Jangan bertemu lagi!
Jangan bertemu lagi.
Kau sudah sadar?
Guru.
Zhiwei.
Aku tidak bertemu Huaiyi,
tetapi mereka tidak percaya.
Mereka tidak...
Jinzhong.
Guru pasti akan menemukan asal mereka
dan membalaskan dendammu.
Jinzhong!
Apa yang ingin kau lakukan?
Guru.
Biarkan aku mati.
Guru.
Tolong aku!
Dasar bodoh!
Selama bertahun-tahun,
apa yang kau sudah capai di gunung ini?
Ingat.
Kau bukan orang biasa.
Kita sama-sama orang yang mengejar Tao.
Kita adalah murid yang paling berharga.
Pernahkah kau melihat
pengejar Tao yang bunuh diri
karena mengalami kesulitan?
Betapa menyakitkannya itu,
kau harus terus berjuang hidup.
Meski tidak tahan,
ingatlah juga.
Waktu berkultivasi.
Guru.
Aku sudah tahu kesalahanku.
Mari.
- Bagaimana? - Ini masakanmu?
Ada kemajuan?
Lumayan.
Zhiwei.
Jabatan apa pun yang diatur Guru untukmu,
meski menjadi Guru Besar Tianshi, kau harus luangkan waktu memasak untukku.
Padahal aku sepakat dengan Huaiyi.
Dia turun gunung setahun,
aku baru turun setahun setelahnya.
Dia malah tidak pernah kembali.
Mari.
Makan sesuap lagi.
Zhiwei.
Maaf merepotkanmu.
Jinzhong.
Kau tidak perlu merasa bersalah.
Kau terluka saat bertugas.
Mana bisa bersalah pada gunung ini?
Kau juga tidak salah pada kami.
Sejujurnya,
saat kami bergiliran menjagamu,
kami bisa bermalas-malasan
untuk tidak berlatih.
Aku juga tidak merasa terlalu bersalah.
Orang lain tidak masuk hitungan.
Kau menjagaku, menurutku itu sudah seharusnya.
Kalau begitu, apa yang kau gumamkan dalam mimpimu?
Kau bilang bersalah pada Guru,
bersalah padaku.
Apa lagi yang kukatakan?
Kau juga menyebut...
"akhir".
Apa lagi, ya?
"Aliran"?
Waktu berkultivasi.
Waktu berkultivasi.
Huaiyi.
Maaf.
Aku tidak seharusnya bertanya.
Berada dalam situasi hari ini...
itu kesalahanku sendiri.
Sejak mengetahui perbuatan Huaiyi,
aku seharusnya membuat keputusan yang tegas.
Meski kehilangan kualifikasi
sebagai seorang pengejar Tao,
aku seharusnya sudah lama mati.
Maaf.
Aku seharusnya sudah lama mati.
Guru Tian.
Selamat malam.
Lyu Liang sudah mengeluarkan
ingatan Tuan Tian sebanyak mungkin.
Hebat!
Tidak disangka
tebakanmu benar.
Tiga tahun lalu,
kau mempertaruhkan nyawamu
dengan meyakinkan kami.
Katamu mau mencari petunjuk Ketua Sekte sebelumnya, Wu Gensheng.
Kali ini, kau memenangkan taruhan.
Mengenai ingatan Guru Tian,
jangan beri tahu siapa pun.
Instruksiku selanjutnya,
harap kalian menyampaikan pada semua orang.
Baru saja mengacaukan Sekte Tianshi,
kau mau beraksi lagi?
Tahukah kau berapa
jumlah korban kali ini?
Beri tahu semua orang yang bisa diberi tahu
untuk berkabung selama tujuh hari.
Kita beri penghormatan pada Tuan Tian.
Bagi yang menolaknya,
akan dibunuh.
Aku sudah memulihkan adegan itu sebisa mungkin.
Namun, ingatan Guru Tian tersembunyi
dalam bulatan energi Lyu Liang.
Aku juga tidak bisa menunjukkannya pada kalian.
Kau sudah bekerja keras.
Ini juga sudah tidak mudah.
Terima kasih.
Guru Besar Tianshi, aku turut berduka.
Rong Shan.
Hidup dan mati sudah ditakdirkan.
Terimalah.
Rong Shan.
Rong Shan?
Rong Shan.
Rong Shan.
Rong Shan!
Guru!
ENERGI TAO AKAN SELALU HIDUP
- Zhang... - Baobao.
Jangan katakan apa pun sekarang.
Kak Baobao.
Kak Baobao.
Xu San bilang suasana hatimu sedang buruk belakangan ini.
Dia memintaku tidak menanyakan apa pun.
Apakah karena sedih?
Sepertinya aku mengerti apa itu kesedihan.
Saat orang yang sudah lama akrab mati,
semua orang akan sedih.
Saat keluarga meninggal,
semua orang juga akan sedih.
Saat kekasihmu meninggal,
semua orang juga akan sedih.
Kau hanya bertemu Guru Tian beberapa kali,
dia juga bukan keluargamu.
Apakah kau menyukainya?
Kenapa bisa menyukai orang yang baru ditemui beberapa kali?
Kak Baobao.
Aku menolak gelar Guru Besar Tianshi.
Aku tidak bisa menanyakan kebenaran pada Guru Besar Tianshi tentang tahun itu.
Maaf.
Kak Baobao.
Kau juga tidak perlu terikat pada saat itu.
Bagaimanapun, sudah lama berlalu.
Mungkin mereka sudah...
Kak Baobao.
Bukan hanya kau.
Aku juga tidak punya tempat untuk pulang.
Namun, aku bisa meyakinkanmu.
Aku akan setia padamu
seperti Kakak Xu dan Guguk.
Aku bersedia menjadi budakmu.
Kau berbohong.
Siapa bilang kau tidak punya tempat pulang?
Kau punya.
Kalian semua punya.
Di sini.
Kak Baobao.
Kau akan memiliki semua yang kami miliki.
Aku akan membantumu menemukan kebenaran,
menemukan tempat untukmu pulang.
Guru Tian.
Terima kasih telah menjaga rahasia kakekku selama bertahun-tahun.
Jinzhong.
Selama beberapa dekade ini,
kau telah bekerja keras.
Tidurlah dengan nyenyak.
Guru, jangan terlalu sedih.
Jaga kesehatan tubuhmu.
Jinzhong.
Kau tidak akan mati sia-sia.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.