All language subtitles for Fairy.Tail.100.Years.Quest.S01E12.JAPANESE.WEBRip.NF.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Dia...

bisa bergerak.

Padahal sudah kugulung-gulung.

Wendy...

Kamu ini dari bangsa naga apa?

Naga Langit.

Dragon Slayer Langit.

Bukan.

Tapi naga kepompong.

Idih!

Pong, kepompong...

Namaku Wendy!

Akan kugulung-gulung sekali lagi!

Tentu saja aku tidak akan lengah dengan serangan yang sama.

Kepompongnya menggelinding.

Cakaran Naga Langit!

Inilah klimaksnya!

Kamu menarik sekali kepompong.

Karenanya aku tak akan memakanmu kali ini.

Tujuan yang sesungguhnya sudah tercapai.

Gawat!

Gulung-gulung...

Kristalnya!

Duar!

Dua kristal telah dihancurkan.

Tersisa tiga lagi.

Tiga kristal lagi sampai Aldoron sang Naga Hutan...

kehilangan kekuatannya.

Tak akan ada keputusasaan di dunia ini♪

Ikatan nyata yang membuka jalan menuju esok hari♪

Di sebuah malam yang bahkan terlupakan tuk disadari♪

Melanjutkan mimpi yang tak terlihat♪

Bunyi kegelisahan yang didekap oleh semua orang♪

Menerima semuanya dan mewujudkannya♪

Dengan kecepatan yang tak masuk akal, waktu pun berlalu♪

Saat mengenang itu, bahkan "saat ini" pun menghilang♪

Tak akan ada keputusasaan di dunia ini♪

Ikatan nyata yang membuka jalan menuju esok hari♪

Setelah sampai di sini dengan menggenggam harapan♪

Aku akan mencari makna janji yang telah kita buat♪

Di masa depan "Story"♪

Guncangan apa itu?

Sepertinya kristal sudah dihancurkan.

Dengan begini tersisa tiga kristal lagi.

Salah satunya ada di sini.

Apa maksud di balik rencana kalian melemahkan Aldoron?

Kami akan melakukan Dominasi Putih...

untuk melawan Lima Dewa Naga lainnya.

Penyihir Putih berniat mencuri kekuatan Dewa Naga Hutan.

Begitu rupanya.

Kalau kami berniat melemahkan Aldoron untuk memakannya.

Tujuan kita berbeda tapi sama-sama ingin menghancurkan kristal itu.

Jadi kurang lebih kita punya misi yang sama.

Sepertinya memang begitu.

Lalu kenapa kita bertarung...

di depan kristal itu seperti ini?

Bukankah kamu yang duluan menyulut apinya?

Benar juga.

Habis kekuatanmu boleh juga, sih.

Sangat pas dijadikan hidangan pembuka.

Kesempatan terbesar untuk mengambil kristal itu...

adalah saat Laxus dan Kiria bertarung.

Tapi!

Dengan kondisi seperti ini!

Erza,

mari kita sucikan dirimu sekarang.

Kamu terlalu dekat!

Jangan takut.

Lepaskan aku! Hentikan ini!

Rileks saja dan serahkan padaku seutuhnya.

Jellal...

Kumohon, lepaskan aku.

Aku jadi teringat luka lamaku.

Aku ingin menyentuh pundakmu dengan tangan ini.

Aku pun ingin membelai pipimu.

Erza...

Ma-Maafkan aku.

Aku tidak akan melakukannya lagi.

Se-Sedang apa kamu, Erza?

Kali ini aku yang akan mengikatmu!

Akan kuterima segalanya darimu apa pun itu.

Nah, kemarilah. Aku siap kapan pun kamu mau.

Kamu salah paham!

Untuk sementara diamlah seperti itu!

Begitu rupanya, aku sedang digoda, ya?

Aku harus segera ke tempat peribadatan itu.

Benar juga, aku belum pernah bertarung serius melawan Kakek.

Sebaiknya jangan anggap dia seperti orang yang kamu kenal selama ini.

Saat kekuatanku dipadukan dengan tua bangka ini,

akan lahir kekuatan tak terkalahkan.

Sakit.

Padahal tadi aku bisa menembus dinding.

Ah?

Kenapa aku yang sudah jadi hantu bisa terkena seranganmu?

Padahal waktu itu tubuh asliku tak bisa menyerangmu!

Tentu saja itu karena kita berbeda.

Aku ini hantu,

dan kamu adalah roh berakal.

Akulah yang menentukan kena atau tidaknya serangan pada sebuah objek.

Aku tidak begitu paham, yang jelas itu curang.

Tidak.

Padahal kamu juga bisa menentukannya tanpa sadar.

Saat ini, aku yang berwujud hantu tidak bisa menyentuh benda.

Tapi kamu bisa memukul kucing yang kurasuki.

Kalau kamu begitu penasaran, kamu juga bisa coba memukul tua bangka ini.

Aku jadi makin bingung berubah jadi hantu itu menguntungkan atau sebaliknya.

Bagaimanapun, siapa sebenarnya si tua bangka ini?

Tingkat sinkronisasinya benar-benar luar biasa.

Kakek itu adalah Guild Master-ku.

Guild Master? Pantas saja kekuatannya sangat besar.

Lalu, jika dilihat dari usianya, mungkin saja dia juga memiliki pengalaman...

melalui alam antara hidup dan mati.

Tapi, dengan ini saja pun tingkat sinkronisasinya sudah tinggi.

Jangan-jangan, dia memenuhi ketiga syaratnya?

Ada hubungan darah?

Tua bangka ini... sepertinya punya ikatan denganku.

Seenaknya merasuki Happy lalu sekarang Kakek!

Ingatanku di kehidupan sebelumnya sudah tak ada.

Karena itu...

aku harus menemukan orang yang membunuhku,

lalu mengadilinya!

Dengan begitu mungkin saja ingatanku akan kembali.

Jangan jadikan teman-temanku sebagai wadahmu!

Mungkin saja dulu aku juga punya seseorang yang kupanggil "teman".

Tidak, saat ini yang lebih penting adalah...

Kekuatan yang luar biasa.

Ini adalah kekuatan sihir tua bangka itu!

Kakek memang hebat.

Tapi...

Kakek yang sungguhan jauh lebih kuat lagi!

Maafkan aku, Kek. Aku akan melawanmu dengan serius.

Tinju...

Raja Naga Api!

Di-Dia bahkan punya kekuatan sihir yang melampaui kekuatan ini.

Ternyata sekuat apa pun kekuatannya...

tubuh yang sudah jompo ini tidak bisa...

diajak kompromi dengan bebas.

Jangan bicara hal-hal seperti orang kolot begitu!

Ini...

Aku sudah muak dengan pertarungan.

Itu karena kamu lemah, kan?

Jangan bilang begitu, Goldmine.

Ini ingatan si tua bangka itu...

Aku ingin segera keluar dari guild ini.

Apa jadi konselor saja, ya?

Kenapa kamu malah ingin dianggap musuh oleh kami, sih?

Yah, aku juga memikirkan kebebasanku, sih...

Walah, walah.

Bob, kamu bermaksud keluar dari Fairy Tail?

Bukankah bagus? Guild ini sudah kebanyakan orang.

Padahal kamu tidak bisa menggunakan sihir, kenapa bisa ada di guild ini?

Kamu pikir sudah berapa banyak nyawa yang selamat berkat obatku, hah?

Jangan bertengkar, dong, pasutri.

Kalian akrab, ya.

Kami bukan pasutri!

Mana mungkin aku mau dengan orang ini!

Wajah kalian merah, lo.

Segeralah menikah.

Jangan bercanda!

Karena inilah aku benci manusia!

Cepat! Beri jalan!

Apa yang terjadi?

Korban luka!

Dia diserang kawanan monster dalam perjalanan ke tempat kerjanya!

Kumohon, Porlyusica!

Selamatkanlah nyawanya!

Menyingkirlah.

Duh, lukanya parah sekali.

169

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.