Afrikaans
Akan
Albanian
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Dunia ini tak adil.
Jika kau di bawah,
kau harus mempertaruhkan segalanya.
Kau harus pergi ke ujung
dan bahkan melampauinya.
Tak mempertaruhkan apa pun,
itu untuk orang yang punya pilihan.
Tapi masalahnya sekarang…
aku tak hanya mempertaruhkan diriku.
Sarah.
Sarah!
Tidak. Pak!
Tidak, aku harus bertemu dia sebentar.
Kudengar benda itu berharga, tapi…
Mereka rela membunuh demi itu tepat di depan kita?
Mereka membunuh.
Mereka tak mengejarmu.
Mereka tak mengejar kita. Mereka mau benda itu.
Sebegitu berharganya?
Mereka pikir ada kode di benda ini
yang bisa menghidupkan orang mati.
- Itu gila. - Aku tahu.
Hei.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
- Ibu. - Syukurlah.
Hei. Bagaimana perasaanmu?
Pening.
Ya, kau dehidrasi.
Gula darah rendah, tapi sejauh yang kami amati, hanya itu.
Bagaimana dengan bayinya?
Kami melakukan semua tes. Semua dalam kisaran normal.
Jadi, kau baik-baik saja. Bayimu juga.
Baiklah. Terima kasih.
Kau beruntung, Nona Cameron.
Kau akan jadi orang tua enam setengah bulan lagi.
Hidupmu akan berubah.
Sementara itu,
bacaan ringan.
Selamat.
Terima kasih.
Terima kasih.
Hei, tak apa.
Terima kasih.
JJ.
Ini…
Sayang sekali.
Kau dan aku.
Aku tak bisa…
Tolong, jangan! JJ, kumohon!
Seharusnya kau memberiku
tali itu.
Tali itu.
Tidak!
Hei.
Hei.
Terima kasih. Selesai.
Kau lihat Ibu?
Tidak, sudah pergi.
Aneh.
Katanya, "Hei, mampirlah sebelum kau pergi.
Ibu punya sesuatu untukmu."
- Sedikit lebih berantakan. - Maaf.
- Sedikit lebih. - Maaf.
Terima kasih.
Biar aku.
Ya, tapi…
Aku berhasil, di tengah kekacauan,
menemukan ini.
Apa itu?
Tanda terima.
Kita mungkin kehilangan scytale.
Tapi itu bisa jadi penggantinya.
Aku tahu dia, Trent Wincloss.
Dia orang kaya yang membeli…
- Figure Eight. - …ujung utara Figure Eight.
Ya. Dia juga kolektor.
Saat pertama membeli rumahnya,
dia membeli semua artefak lokal yang bisa dia temukan.
Ayahmu dan Ibu sedang tak punya uang.
Kami menjual banyak dokumen bersejarah,
termasuk beberapa gambar yang dibuat Denmark Tanny
tentang barang terpenting di tanah itu.
Scytale itu termasuk?
Ya.
Gambar-gambar ini adalah cetak biru
dan termasuk prasasti Persia kuno.
- Jadi, jika punya dokumen Tanny… - Kita bisa membuat artefak itu.
Lalu memecahkan pesannya sendiri.
Benar sekali.
Astaga.
Terima kasih, Bu.
Andai bisa lebih banyak membantu.
Aku tak sabar memberi tahu Rafe dan Wheezie. Ibu juga harus berkunjung.
- Bilang Ibu akan segera datang. - Ya.
Senang bertemu denganmu.
Hati-hati.
Ya, Bu.
Semoga berhasil.
Kau baik-baik saja?
Ya.
Kukira aku membencinya.
Sekarang?
Aku punya ibu.
- Terima kasih. - Untuk?
Karena membuatku masuk.
Aku tak memaksamu melakukan apa pun.
Ya, kau memaksaku.
Terima kasih.
Groff pikir dia licik. Dia tak licik.
Dia pembunuh berdarah dingin dan kita semua tahu itu.
Ya. Sepertinya dia ingin kita tahu dia ada di sini. Kau merasakannya?
Aku merasa dia pikir kita takkan melawan.
Tapi jika dia mendekatiku
atau orang terdekatku…
Langsung ke mata.
Apa kabar, Heyward?
Hei, Dale.
Aku mau ke klub. Aku ingin mampir untuk melihat apa kau…
Apa yang diinginkan bajingan ini?
Akan kubantu.
Kudengar dia ada urusan dengan Rafe kemarin,
tapi Rafe mengabaikannya.
Senang bocah nakal itu menentang Bocah Kaya.
Kau akan buat keputusan tepat.
Cek ponselmu. Kau mungkin berubah pikiran.
Bajingan tua.
Tunggu sebentar.
Hei, Ayah.
Apa maunya?
Dia memintaku…
- Dia memintaku menonton sesuatu. - Apa?
Apa maksudmu?
Dia baru mengirim ini.
Ya.
Ya. Aku menjual properti itu
atau dia akan mengambilnya dan memberikannya kepada Sheriff.
- Dia ingin kau menjual properti ini? - Ya.
Dia akan meratakan tempat ini
untuk membangun kondominium.
Tidak, kau tak bisa menjualnya. Aku akan menyerahkan diri.
Kenapa tak kau pikirkan sebelum melanggar pembebasan bersyarat?
- Akan kuperbaiki. - Bagaimana?
Akan kucari cara.
Jangan jual propertinya.
Ada apa?
- Ada apa? - Tidak.
- Pope! - Ayo. Masuk!
Pope, mau ke mana?
Sarah, kita harus berasumsi Finch akan menerjemahkan scytale,
lalu dia akan tahu waktu dan tempatnya,
mengucapkan mantra…
Lalu kita bisa menemukannya dan mencuri kembali mahkotanya.
Apa?
Baiklah, aku akan menepi.
- Sarah… - Apa?
Kita ikuti petunjuk dari ibuku.
Kita bicara tentang pedagang senjata.
- Aku tahu! - Dia punya milisi.
- Kau tahu betapa berbahayanya itu? - Ya.
- Dan kau tetap ingin mengejarnya? - Ya.
Aku juga tahu bahayanya jika kita tak mencoba.
Kita akan punya bayi. Apa yang terjadi jika kita tak mengejarnya?
Bank masih menahan semua uang kita dari Poguelandia.
Kau pikir Rose akan memberiku bagian emasku?
Tidak.
Jadi, jika kehilangan mahkota biru itu,
kita akan bekerja untuk Bocah Kaya selama sisa hidup kita
dan mungkin tak bisa tinggal di Kildare.
Ini demi masa depan kita.
Aku tak melihat versi ini saat kita tak mencoba.
Zeasy sialan.
Jika tak bisa beli, mereka mencurinya, dengan polisi yang memihak mereka,
jadi apa yang harus kita lakukan?
Membunuh mereka?
Jangan lakukan hal yang akan membuatmu dipenjara.
Cari kelemahan mereka?
Memeras mereka? Menculik mereka?
Aku tak tahu!
Heyward sudah 20 tahun di keluargaku.
Dan dia akan kehilangannya karena aku.
Aku tak bisa diam saja.
Kau mau menemuinya?
Kurasa aku tahu di mana dia.
Dale ada di klub setiap hari.
Kita bisa masuk.
Ya.
Ayo kunjungi dia.
- Bersulang, Kiara. - Cleo, aku muak dengan ini.
Kau akan menjebaknya untuk menanggung semua ini?
- Kita bicarakan dulu. - Waktunya tak tepat.
Empat puluh, kosong.
Bagus, Sayang.
Hei, Zeasy!
Kita harus bicara!
Kami hanya ingin bersantai, Kawan!
Di klub kami.
Kau seharusnya dipenjara karena masuk tanpa izin!
Bisa saja, Topp.
Seperti kataku, mereka merusak pulau.
Jika kau punya masalah denganku, bicarakan.
Jangan libatkan ayahku.
Pope…
Aku hanya berbisnis, melakukan hal baik untuk pulau ini.
Pemerasan membatalkan penjualan. Aku akan menuntutmu.
Nak,
itu tak perlu dan biayanya mahal, lalu pengacaraku melawan pengacaramu?
Apa yang akan terjadi?
- Boleh aku… - Kondominium bisa terbakar.
Kau tahu kawanmu di sana?
Dia tak sepenuhnya legal, 'kan?
Sayang sekali jika dia diusir dari pulau indah ini.
Akan kubunuh kau!
- Jangan libatkan dia! - Pope!
- Cleo! - Pope!
Pope, turun!
Pope! Turun!
- Hei. - Kau baik-baik saja?
Hei, maaf.
Hanya untuk anggota.
Ya, tolong panggil keamanan! Ada orang gila di sini.
Mungkin kau lupa, Topper, tapi aku anggota.
Dia tamuku.
Kau tak bisa mengusir kami.
Aku akan menemui orang tuamu, Kiara.
Coba saja!
- Ayo. - Kami tak menjualnya!
Jangan datang lagi!
Terima konsekuensinya.
Siapa yang jaga gerbang?
- Ayo main. - Konyol. Aku hilang fokus.
Ayo, Bobby! Ayo!
Alexander.
Darius Agung.
Raja Cyrus.
Mereka mengerti nilainya.
Suku Berber menyembunyikannya selama 300 tahun.
Mereka percaya kekuatannya tak wajar.
Tapi kau lebih tahu.
Ya, aku tahu.
Setelah menerjemahkan scytale,
aku yakin dalam tiga hari aku akan bertemu putriku lagi.
Dan semua yang kulakukan, semua ini,
akan sepadan.
Jangan ada yang masuk.
Aku harus berlatih mantra.
Rumahku, surgaku.
Penasaran yang lain sedang apa.
Temui mereka di bangkai kapal.
Kita beri tahu mereka.
Ini belum berakhir.
Jika kita bisa melihat dokumen Denmark Tanny
yang dijual ke orang ini,
kita bisa mendapatkan mahkotanya.
Trent Wincloss?
Ya. Orang Long Beach yang sangat kaya dan mencolok.
Dia juga benci Pogue.
Biasanya kita tak bisa mendekati rumahnya sejauh 300 meter.
Dia punya keamanan pribadi dan bukan polisi sewaan.
- Tapi malam ini… - Tapi malam ini…
Dia mengadakan pesta topeng.
- Aku dapat undangan dari Rafe. - Aku pernah ke pesta itu.
- Biar kulihat. - Setengah Figure Eight diundang.
Heyward mengantar ke sana malam ini.
- Ya. - Kami akan membantumu.
Ya, jadi kita masuk, lalu cari gambar scytale-nya,
dan kita hanya perlu memotretnya.
Setelah punya fotonya, kita buat artefak kita sendiri.
Kita bisa memecahkannya sendiri dan tahu lokasi Finch.
- Lalu mencuri mahkota darinya. - Benar.
Jadi, jika kita dapat foto dokumennya,
kau yakin kita bisa dapat mahkotanya?
Ya, kurasa kita punya peluang.
Aku ikut.
- Ini pesta. Pasti seru! - Tunggu.
Kurasa mereka takkan membiarkan kita
berkeliaran dengan kaus Boga Bahari Heyward.
Aku punya ide.
Ini rencananya.
Rumah Wincloss itu benteng. Dinding, sensor gerak, keamanan.
Aku antar Boga Bahari Heyward. Tiram.
- Kita tak bisa menyelinap. - Boga bahari?
Kita harus menyamar.
Pintu masuk layanan di kanan.
Terima kasih.
Kita pakai truk Pope dan menyelinap sebagai pelayan katering.
John B. Kau pikir Rose dan Groff akan datang malam ini?
Entahlah.
Setelah di dalam, kita ganti baju pesta dan menyamar.
Jika ada masalah,
kita saling melindungi dan batalkan misi.
- Tiram. - Dan udang.
Kami butuh itu sejam lalu.
Maaf. Kami terjebak macet.
Kalian terlambat. Pakai topeng. Di balik pintu itu, layani! Jangan bicara.
Kenapa semua orang hanya berdiri?
- Keluar dari dapurku. Keluar! - Terima kasih.
- Masker. - Makanan di nampan!
Baik.
TRENT WINCLOSS MENGUNDANG ANDA KE PESTA TOPENG
Bagus.
Baiklah…
Panjang umur.
Kau dapat artikel yang kukirim tentang dokumen Tanny?
Ya, lantas?
Sejauh yang kutahu dari kontakku,
itu cetak biru artefak.
Dan sepertinya masih ada di pulau itu.
Pahlawanku.
Dengar, aku harus pergi, Kawan Lama.
Aku takkan melupakanmu.
- Hei, kau suka? - Wah, wah.
- Hei, aku sudah berpikir. - Apa?
- Apa ini semua terlalu berlebihan. - Tidak.
- Kita tak harus pergi. - Tidak, aku…
Tidak, aku…
Aku butuh pengalih.
Kau yakin?
Yakin.
Baiklah.
Baiklah.
Kau lihat itu?
Ya, ini pesta Bocah Kaya.
Sial.
- Oke. - Aku melihat Wincloss.
Di sana, dekat api.
Baiklah, Kie. Kau tahu tugasmu.
- Fase dua. - Menyamar.
- Oke. - Ayo.
Jangan mencolok.
Aku lewat sini.
John B, mereka akan ganti baju. Dan…
Kau bawa kostum untuk kami?
- Ya. Kostum… - Mari lihat.
Ya, aku bawa kostumnya.
- Itu? - Kau bilang pesta kostum.
Tidak mungkin.
Kostum bajak laut? Kau seperti Long John Silver.
- Ini acara kelas atas… - Bukan.
…tapi kau jadi bajak laut!
Oke. Siap berangkat.
Kau tampak cantik.
Wincloss akan menyukaimu. Dekati dia dan…
- Kie? Kau bersamaku? - Ya.
Ya.
Aku harus melakukan sesuatu dulu.
- Aku di depan. - Oke.
Wah! Si rubah menggigit!
- Maaf. - Tak masalah.
Maaf. Kukira kau orang lain.
Itu… Aduh! Sial!
Maaf!
Maaf.
Ini malam yang kikuk.
Terima kasih sudah melakukannya.
Aku bosan… jujur saja.
Bukankah ini pestamu?
Memalukan, 'kan?
Terima kasih.
Beri yang mereka inginkan. Itu kata mereka.
Itu agak berlebihan.
Yah…
Kau tahu siapa aku, tapi aku tak tahu apa-apa tentangmu.
Selain kau bersenjatakan pisau ukir Whiting milikku.
Semoga kau mau mencurinya.
Itu gaji beberapa tahun bagi kebanyakan orang.
Aku sebenarnya mau membunuh seseorang, tapi… bisa ditunda.
Jangan biarkan aku menghentikanmu.
Bumbui sedikit.
Ada apa, Bung?
Kau tampan.
Kau seperti baru merampok pohon.
Harus membaur.
Ya.
Lihat Zeasy di sana.
Dia memeras keluargaku. Dia akan mencuri properti kami.
Dia di luar sana… bersenang-senang, menari sepuasnya.
Selalu ada orang yang lebih kaya, Pope.
Kita juga baik-baik saja.
Karena kita saling memiliki.
Aku ingin memukul wajahnya. Aku tak tahan.
- Astaga. - Bukan, ini aku.
Aku tahu. Aku tahu itu kau. Letakkan.
Kau mau berdansa denganku?
Tentu saja.
Lihat, itu Kie.
Dia bersama Wincloss. Ayo awasi dia.
Silakan.
Itu luar biasa.
Kau Tanny.
Hubungan jauh, tapi…
Aku punya beberapa dokumennya.
Kau bercanda.
Tidak.
Ada di ruang kerja.
Mau lihat?
Ruang kerja.
Ini agak nakal.
Kita baru bertemu.
Percaya padaku.
Ya.
Itu belum berakhir. Baiklah.
Ya, lalu Bu Zeasy masuk.
- Kalian tahu apa yang terjadi, 'kan? - Rafe!
Rafe! Pelan-pelan. Aku mau bicara.
Kau menarik orang?
Kau harusnya ke tempat Dale dan dia terus menekanku.
Benarkah? Karena aku melawan gertakanmu.
Aku jatuh, emas itu terikat selamanya.
Emas ini? Ingat ini?
Kita punya 947 lainnya.
Hakim Holden mencucinya. Kita bebas dan bersih.
- Simpan itu. Kau gila? - Ya.
Terlalu banyak minum?
- Ya. - Bawa emas batangan?
Aku hanya ingin kau melakukan hal benar.
Apa Groff tahu?
Aku sudah cerita semuanya.
Tentu saja tidak.
Aku tak bodoh. Jangan anggap aku bodoh.
Apa yang lucu?
Aku tahu reputasi Groff. Aku sangat berhati-hati.
- Kau sudah berhati-hati. - Ya.
Apa pun yang kau dengar jauh lebih buruk.
Dia akan membusuk di penjara selama sisa hidupnya.
Kau tak tahu, 'kan?
Itu bukan masalahmu. Sama sekali.
- Bukan. - Bukan. Kau tahu apa?
Kita punya emas senilai $400 juta yang tak bisa kita belanjakan.
Pelankan suaramu.
Tapi kita bisa jika kau mau tanda tangan.
Lalu kau bisa pergi bersama kekasih kecilmu.
Atau…
Wheezie bisa tinggal denganmu atau Sarah.
Kau biarkan Weez tinggal.
Aku tahu itu yang kau mau, jadi jadilah keluarga kecil yang bahagia.
Aku akan membuat penawaran.
Bagaimana dengan tiga batang?
Itu setengah juta dolar?
Bonus penandatanganan.
Aku tak seharusnya melakukannya. Aku sedang merasa murah hati.
Dan aku ingin ini selesai.
Kau tak punya pilihan lain.
Semoga kau menyadarinya.
- Hei. - Jangan sentuh aku!
Jangan coba-coba menipuku.
Jadi, apa yang dia katakan?
- Hei. - Permisi!
Pestanya di sana, Pak.
Maaf.
Apa yang kupikirkan?
Hei, ada masalah apa?
Terima kasih. Kau berutang minuman.
Kau tamu pertamaku.
Nikmati ketenangan ini.
Aku merasa terhormat.
Kau bisa lepas maskermu.
Bagus.
Hai.
Selamat datang di ruang bawah tanahku.
- Mereka kawan lamaku, Hank dan Frank. - Mereka pendengar yang baik.
Mereka memberi nasihat bagus. Luar biasa. Lihat ini.
Ini pedang Pickett.
- Wah. - Ya.
Dari serangan terkenal.
Coba saja.
Tentu.
Cocok untukmu. Galeri Nasional sangat menginginkannya, jadi diam saja.
Tapi ini
alasan kau di sini.
Ini adalah… artefak
dari leluhurmu.
- Boleh? - Silakan.
Terima kasih.
Ini semua milik Denmark Tanny?
Ini luar biasa.
Serangkaian entri bertanggal.
Seperti almanak.
Mengingatkanku pada Ben Franklin.
Dia mencatat semuanya dengan detail.
Menarik.
Ya, lihat ini.
Dia juga bisa menggambar.
Bukankah itu indah?
Dia pria yang luar biasa.
Apa yang terjadi padanya itu tragedi.
Kukira aku satu-satunya penggemar Tanny di sini.
Lalu kau datang.
- Kita harus buat klub. - Baiklah.
Maaf. Tak boleh difoto.
Ini untuk nenekku. Takkan kuunggah ke mana pun.
Jangan difoto.
Baiklah.
- Maaf. - Tapi…
Tak ada yang pernah melihat ini.
Dan aku tak mau memberikan apa pun.
Tentu saja tidak.
Ya, jadi…
Maaf, itu sangat menarik.
Dia pasti suka.
Harus mengundangnya.
Tapi kita harus kembali ke bawah karena aku…
harus mengadakan pesta.
Terima kasih sudah menunjukkan.
Dengan senang hati.
Silakan.
Aku tahu rasanya kehilangan segalanya. Rumah, keluarga, semuanya.
Kau masih punya ibu dan ayahmu. Tapi Pope…
Kau tak lihat yang ada di depanmu.
Apa maksudmu?
Aku takkan di sini selamanya, Pope.
Aku bisa ditangkap dan dideportasi.
Aku takkan biarkan itu.
Ya? Bagaimana kau akan memperbaikinya?
Kita menikah.
Pikirkan. Kau langsung dapat kartu hijau.
Saat aku kuliah kedokteran, kita bisa tinggal di asrama.
Lalu kita bisa cari cara dari sana.
Asrama mahasiswa?
Sekolah kedokteran?
Itu lamaranmu?
Serius, Pope?
Hanya ide.
Pantas kau pakai tanduk kayu itu.
Karena kau bodoh. Dan kau payah dalam cinta.
Aku masih agak haus.
- Aku bisa membantumu. - Terima kasih.
Sampai jumpa.
Aku tak bisa memotretnya, tapi dia punya surat-suratnya.
Di lantai atas rumah.
Ada ruang kerja. Brankas di dinding.
- Kuncinya di kotak cerutu. - Oke.
- Kuncinya di kotak cerutu. - Oke.
Aku akan mengalihkan Bocah Kaya.
Ya.
Kita sampai.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Maaf.
Kau mau apa?
Oke. Lihat pria itu? Namanya Jace.
- Kau kenal dia? - Dia tinggal dua jalan dari rumahku.
- Baiklah. Lihat ini, ya? - Oke.
- Hei, Jace. - Ya.
Apa kabar, Bung?
Ini… Sial. Maaf.
Orang bingung dengan penutup mata. Aku John B.
Aku bekerja untuk katering.
Aku butuh lima kantong es.
Kau punya bisep. Mau bantu aku?
- Tentu. - Senang bertemu denganmu.
- Kau juga. - Bagaimana putramu? Bebas dari penjara?
Bingo.
Astaga.
Cleo.
Hei, dengar.
Maaf lamarannya tak romantis.
Aku tak butuh amalmu.
Aku…
Jadi, yang kuberikan itu amal?
Yang kau berikan?
Aku tak butuh bantuanmu. Aku tak suka menikah.
- Bukan itu maksudku. - Kau memperburuk keadaan.
Kita tak perlu membahas ini…
- Dia mengerti. - Kita butuh lebih banyak orang. Pirang!
Cepat! Mana nampanmu?
Aku bukan Pirang. Aku bajak laut.
Kau bukan pelayan katering.
Aku curiga saat kau masuk.
Tunggu sebentar.
Kau main ponsel di depanku? Simpan ponselmu.
Kau dengar aku?
- Tidak. - Oke. Kau jelas tak berlatih denganku.
Aku memecat diriku sendiri. Bagaimana?
- Selamat siang. - Itu tugasku.
- Aku memecatmu. Kau dipecat. - Aku dipecat.
Terima kasih banyak.
Kau baik-baik saja?
Ya. Aku hanya mau menghirup udara.
- Kau yakin? - Terima kasih. Ya.
- Kau yakin? - Sungguh.
Hei!
- Hei, Kawan. - Hati-hati!
Kau mau ke mana? Ambil 400 ribuku?
Rafe, waktumu sangat tepat. Jangan sekarang, kumohon.
Terakhir kita bertemu, kau mencoba membunuhku.
- Jangan sekarang. - Kau pacaran dengan ibu tiriku?
- Uangmu ada padaku. - Bagaimana?
- Aku janji. - Oke, dengar…
- Aku punya lebih. - Rafe! Sobat.
Itu dia. Kami merindukanmu di Dale's.
Tunggu. Bukan waktu yang tepat.
Tidak. Kau harus datang. Karena kesepakatan ini…
Kesepakatan yang kuusahakan selama berbulan-bulan…
Hei!
Hei.
Itu dia.
Tidak, terima kasih. Dia keponakanku.
Aku akan mengantarnya.
- Setidaknya ada yang benar. - Hei.
- Akhirnya. - Dapat?
- Ya. - Dapat.
- Berhasil. - Misi selesai.
Ayo pergi dari pesta ini.
- Di mana Kie? - Kukira dia bersama Wincloss.
Kawan-Kawan? Astaga. Itu dia.
Bersama Groff.
Kita butuh perahu. Pope, lacak ponselnya.
Kau… kau ada di pesta.
Kau minum. Kau…
Kau mencuri kapal.
Kau kehilangan kendali.
Mungkin…
Mungkin kau ingin itu terjadi.
Ini pasti sulit bagimu.
Setelah kematian JJ.
Aku akan menanyaimu tentang apa yang kau temukan.
Tapi foto-foto ini… memberitahuku semua yang perlu kuketahui.
Pengenalan wajah.
Itu sangat berguna.
Tolong!
- Tolong. - Tolong!
- Tolong! - Tolong!
- Tolong! - Tolong!
Tak ada yang bisa mendengar. Halo!
Tolong!
Jangan begitu.
- Jangan. - Kau dapat yang kau mau.
Lepaskan aku!
- Tidak. - Lepaskan aku!
Kiara, jika aku melepaskanmu,
kau akan memberi tahu orang-orang
apa yang kulakukan.
Dengar…
Kau akan terus berteriak pembunuh.
- Sumpah. - Ya.
Tidak. Groff, sumpah.
Tolong.
Sama seperti Larissa.
Tak pernah tahu
kapan harus diam.
Aku tak mau.
Itu mengganggu rencanaku.
Groff…
Aku yang akan mendapatkan mahkota, Kiara. Bukan kau.
Bukan Finch. Aku.
Lalu…
aku akan kaya,
bisa balas dendam,
dan…
Baiklah. Aku akan membantu.
…kekuasaan untuk melakukan apa yang diperlukan.
Aku bisa membantumu.
- Kami bantu ambil mahkotanya. - Tidak.
Akan kuberi tahu mereka. Groff.
- Kau orang baik. - Maaf.
Groff. Kau orang baik.
Aku tahu.
Jadi, kau akan melepaskanku.
Dan aku takkan bilang apa-apa.
Groff, demi Tuhan. Aku takkan bilang apa-apa.
Tolong!
Maaf
kau takkan ada
untuk melihat semua yang kulakukan.
Groff.
Groff! Tidak! Groff!
Ini yang kupelajari dari Corsair.
Dengarkan aku!
Lepaskan aku!
Groff!
- Selamat tinggal, Kiara. - Jangan lakukan ini! Groff!
Sampaikan salamku untuk JJ.
Aku mencintaimu, Kie.
Aku mencintaimu.
Pope, ayolah.
Dia bernapas!
Hei!
- Ya, bernapas! - Dia sadar!
- Hei! - Hei!
Hei!
- Bernapaslah! - Hei, kau baik-baik saja.
- Kau tak apa? - Kau baik-baik saja?
- Bernapaslah! - Oke.
Oke. Kau baik-baik saja.
Kami menjagamu.
Aku tahu apa yang kurasakan, Sarah.
Dan itu terasa nyata.
Aku tahu.
Aku percaya padamu.
Maaf.
Bisa minta waktu sebentar?
Tentu.
Bagaimana kondisinya?
Dia…
Dia berpikir dia melihat JJ.
Beri dia ruang.
- Kubilang kita akan menunggu. - Tak apa.
Ayo.
JJ.
JJ.
Kau di luar sana?
Aku memahamimu, JJ.
Bangkitlah.
Pencabut nyawa, dewa para dewa,
biarkan tabir kematian terbuka.
Tulang, daging, napas. Bangunlah.
Bangkitlah.
Pengambil nyawa,
biarkan tabir kematian terbuka.
Tulang, daging, napas.
Bangun. Bangkitlah.
Biarkan tabir kematian terbuka.
Tulang, daging, napas.
Bangkitlah.
Bangun.
Bangun.
Terjemahan subtitle oleh M Pandu A
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.