Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
JDrama Rerey
Ketika kita di posisi ini, apa membuatmu ingin melakukannya?
Yah begitulah ..
Maka kau bisa melakukannya, jika kau mau.
Aku merasa seperti...
Aku ingin kau menyentuhku sedikit lagi, Hongyo.
Aku baru sadar sekarang.
Ada apa?
Aku ...
...gak memakai kondom, apa gak masalah?
TIDAK!!
Engsub by eveychooey Alih bahasa by Rerey || JDrama Rerey
Follow IG : @rey_faurora || FB : Reyta Elinda Yin Jangan lupa kunjungi blog JDrama Rerey
KAKAFUKAKA
Sharehouse dewasa yang kacau
Aku minta maaf.
Aku beneran lupa.
Yah, aku juga ceroboh.
Kupikir itu masih cukup aman.
Tapi, kita sudah melewati batas dari awal!
Namun ..
Kupikir ..
..kalau lihat tanggal hari ini, kita harusnya aman.
Kalau gitu... Ayo balik tidur, ya?
Ngomong-ngomong, kenapa dia merasa seperti biasa saja?
Maksudku ..
Seolah-olah dia melakukannya hanya untuk mencapai tujuannya?
Kami tidak melepas pakaian kami..
..atau ciuman.
Kami sudah ... "belah duren".
Itu dia.
Namun..
Kupikir sejenak..
..kalau aku senang.
Aahh! Ini buruk! Melakukan anu???
Tidak! Aku membencinya!
Kupikir ...
... Aku menyukai Hongyo.
Eh? Selamat pagi, Terada-san!
Selamat pagi!
Ah, sarapan! Aku belum masak ...
Tak masalah, aku akan berpakaian dulu.
Maafkan aku! Aku akan segera membuatnya!
Kau tak perlu memasak bagian Tomoya hari ini.
Kupikir dia keluar pagi ini.
Ah! Begitukah?
Apa kau pikir Tomoya baik-baik saja?
Tak ada tanda bahwa dia udah mulai mengerjakan buku barunya.
Meskipun ini adalah momen kritis baginya sebagai seorang penulis.
Akari-san.. sepertinya kau suka Hongyo ya?
"Seperti"?? Bisakah kau tak mengatakan hal konyol seperti itu ?!
Aku dan Tomoya adalah satu-satunya sayap satu sama lain di dunia ini.
Atas nama takdir, kami ...
Maafkan aku! Aku minta maaf karena mengatakan itu!
Ngomong-ngomong, kenapa kau tiba-tiba bertanya padaku?
Yah...
Akari-san ..
Kau berkomitmen pada Hongyo begitu banyak..
..jadi, aku ingin tahu apakah kalian pernah berkencan ?
Aku tak tertarik berkencan dengannya atau semacamnya.
Aku satu-satunya orang yang memahami dirinya yang sebenarnya. Itu saja.
Jadi, kau tak memiliki perasaan seperti itu untuk Hongyo..
Apakah kau...?
Apa maksud "perasaan seperti itu".
Perasaan apa?
Yah, maksudku..
Sebagai contoh..
Pernahkah kau ingin dia menyentuhmu?
Atau memelukmu?
Atau kau tak ingin menciumnya?
Perasaan semacam itu ...
Melakukan hal-hal itu dengan Tomoya?
Ah, maafkan aku!
Itu pertanyaan vulgar! Maafkan aku...
Tolong hentikan!
Hal-hal yang vulgar ...
Aku tidak ...
Ciuman...?
Ini buruk!
Dia menganggapnya terlalu serius!
Beberapa hari telah berlalu sejak itu.
Sejak aku mengatakan hal-hal bodoh itu..
Akari-san telah ...
Pagi!
Pagi, Tomoya!
... menunjukkan perilaku aneh.
Hongyo!
Apa kau suka telur untuk menu hari ini?
Aku ingin sisi setangah matang.
Sikap Hongyo gak berubah sama sekali sejak itu.
Dia berperilaku seolah-olah gak ada yang terjadi ... Aku terkejut.
Itu penting bagiku.
Tapi.. Hongyo gak merasa begitu...
Terimakasih untuk makanannya!
Akari-san, kau sudah selesai?
Aku gak bisa makan banyak hari ini.
Kau bertingkah aneh belakangan ini. Apa yang terjadi?
Yah, tidak ada apa-apa.
Tapi...
Aku buru-buru hari ini.
Aku merasa agak kesepian tanpamu.
Tomoya ...
Mari kita menikah!
Aku dan kau, Akari?
Benar.
Kalau begitu, mari kita hidup di sini selamanya!
Tinggal disini?
Hase-san!
- Selamat pagi. - Pagi.
Biarkan aku berpikir tentang hal itu.
Kau benar.
Aku mendadak bertanya padamu.
Maafkan aku.
Hah, ada apa, Terada-san?
Kau terlihat pucat. Apa kau sakit?
Ah, yah, sedikit ..
Berhati-hatilah untuk tidak menyebarkannya, oke?
Kenapa kau gak istirahat di kamarmu?
Aku akan membereskannya.
Maafkan aku.
Aku akan beristirahat.
Ah iya..
Terada-san, jangan lupa!
Kukatakan sebelumnya, kan?
Untuk serius memikirkannya.
Menikahlah denganku? Kalau tidak, keluar dari sini.
Aku merasa seperti...
... kau mengancamku.
Itulah yang telah kulakukan sejak awal.
Kau benar...
Yah, aku tidak ingin membuatmu terburu-buru.. tapi, tolong buat keputusan.
Baik...
Di otak ku berputar banyak hal.
Aku merasa lelah.
Mendekati masa menstruasiku ...
Mungkin itu sebabnya ...
Hah?
Aku terlambat...?
Kupikir kalau lihat tanggal hari ini..
..kita harusnya aman.
Mungkinkah...
Hari itu...?
Untuk pertama kalinya aku beli ini.
Ini bisa digunakan seminggu setelah aku terlambat menstruasi.
Jadi, ini waktu yang pas.
Tidak.
Untuk hasil yang lebih akurat, mungkin aku harus menggunakannya nanti ...
Tapi entah bagaimana..
Aku sadar.
Jangan menghindarinya, Terada-san.
Ketika kami melakukan hal semacam itu..
Diamlah ...
..ini bisa mengarah ke sesuatu seperti ini.
Apakah ada sesuatu yang terjadi ...
... atau tidak.
Terada-san, kau di dalam?
Iya!
Apa dirimu baik-baik aja?
Aku khawatir dengan kondisimu.
Ah, jangan khawatir.
Aku sepenuhnya baik-baik saja.
Begitu? Lalu, itu gak masalah kan?
Aku menemukan struk ini di koridor.
Ini untuk tes kehamilan, kan?
Apa? Apa kau yang membelinya?
Kurasa aku membeli ini udah lama.
Tapi, ini tanggal hari ini.
[wkwkwk.. Tercyduk dia XD]
Itu...
Apa cowok itu adalah Tomo?
Itu berarti ..
..dia sudah sembuh. Luar biasa bukan?
Ah, itu ...
Ah maaf!
Ini masalah besar bagimu, kan?
Tapi serius ..
Kupikir harus melakukan tes, untuk berjaga-jaga.
Baik. Jangan khawatir. Aku gak akan memberi tahu Tomo.
Baik.
Tapi.. bahkan jika hasilnya positif..
Kau bisa membesarkan bayi itu sebagai anakku.
Jadi, menikahlah denganku.
Aku beneran gak keberatan kok.
Aku sendiri gak tertarik punya anak.. tapi jika itu milik Tomo.. kupikir aku gak akan keberatan.
Hah? Apa masalahnya?
Maaf, Hase-san ...
Kau serius dengan ini.
Apa yang tiba-tiba kau katakan?
Apapun masalahnya..
Tolong beri tahu aku hasilnya.
Sampai jumpa.
Pada akhirnya, aku gak bisa tidur sama sekali.
Terada-san, selamat pagi.
Selamat pagi.
Kenapa kau menghindariku?
Bukan begitu.
Kau bangun sangat pagi, Hongyo.
Aku hanya gak bisa tidur.
- Kau mau minum apa? - Ah, um ...
Air putih saja.
- Ini. - Terima kasih.
Ah, omong-omong, Akari-san melamarmu, kan?
Ah benar
Aku penasaran gimana tanggapanmu ...
Pernikahan...?
Apa itu?
Ngomong-ngomong, Terada-san ..
Kau menghindariku, kan?
Sejak hari itu.
Ternyata kau emang marah padaku?
Tidak, bukan begitu.
Yah, aku hanya merasa ...
... agak sulit bagiku untuk bertatapan muka denganmu.
Aku gak tahu ekspresi apa yang harus kubuat ketika kita bertemu ...
Sekali lagi ...
Masih ada satu waktu lagi, kan? Tidur bersama.
Iya.
Ada.
Baiklah.
Lalu, aku akan melakukan yang terbaik.
Aku mengandalkanmu, Terada-san.
Baik.
Aku akan kembali tidur.
Masih ada waktu lagi, ya?
Kata-kata sepele seperti itu ...
Kenapa aku merasa sangat senang setelah mendengarnya?
Tapi ...
Itu membuatku penasaran..
...jika aku beneran hamil..
.. apa yang harus kulakukan?
Terada-san?
Terada-san?
Apa yang sedang kau lakukan? Kau menakutiku.
Selamat datang kembali! Kau pulang lebih awal.
Ya.
Apa kau mau secangkir teh?
Terima kasih.
Apakah Tomo keluar?
Aku pikir begitu.
Dia mungkin keluar sore tadi.
Jadi, apa kau udah mengetesnya?
Gimana hasilnya?
Aku belum ...
Hah? Kupikir kau tampak muram karena hasilnya keluar.
Yah...
Aku hanya...
... Memikirkan kenapa aku begitu ceroboh pada waktu itu ...
Tapi, hal yang sama juga berlaku untuk Tomo, kan?
Dia seharusnya lebih berhati-hati, bukan begitu?
Nah, tentang itu ...
Juga, ini tentang apa yang kukatakan kemarin.
Bahkan jika kau sedang hamil, itu gak akan menghalangi pernikahan kita.
Hah? Mana reaksimu?
Yah...
Jika kau mencari pasangan yang cocok, siapa pun pasti cocok, bukan?
Lalu, itu ...
Aku gak mengatakan, "siapa pun akan cocok."
Aku bilang, "Kau cocok untuk kebutuhanku."
Jika aku harus menjelaskan secara detail..
Misalnya.. setiap kali kau membantu seseorang, kau gak pernah membual tentang hal itu.
Kau juga jarang mengeluh.
Apa yang kau katakan sebelumnya..
Kau seharusnya bilang, "Kuharap Tomo lebih berhati-hati." sebagai gantinya.
Apa yang kau bicarakan?
Kau tahu.. sebenarnya, aku benci ketika orang melakukan itu.
Mereka membantumu tanpa diminta dan sebagai balasannya berharap kau melakukan sesuatu.
Tapi, cewek kebanyakan melakukannya, kan? Terutama untuk orang terdekat mereka.
Juga, kau mengakui keberadaan orang lain dengan selalu menyapa mereka.
Menyapa orang? Maksudmu Aku?
"Selamat pagi", "Selamat malam", "Aku pulang", "Selamat datang di rumah", "Itadakimasu", "Terima kasih untuk makanannya."
Kau mengatakan banyak hal.
Begitukah?
Aku gak menyadari itu ...
Kukira kau menyadarinya kok.
Tapi...
Ini masalah besar bagiku.
Mungkin terdengar konyol.
Tapi, ketika aku berkata, "Kau cocok untuk kebutuhanku", itu berarti kau yang ...
Permisi sebentar.
Aku harus balik ke kantor.
Terima kasih untuk tehnya.
Hati hati!
Yah, apa pun hasilnya.. kupikir kau harus mengetes secepatnya.
Melakukannya nanti tidak akan mengubah hasilnya.
Baik...
Lalu...
Sampai jumpa lagi, Terada-san.
Itu sama sekali gak berarti apa-apa.
Itu hal kecil ...
Tapi, dia memujiku.
Sejujurnya, aku senang.
Sejak aku masih kecil ...
Selamat pagi!
Makan sarapanmu dengan cepat!
Selamat pagi, Mama.
Selamat pagi!
Bukankah aku menyuruhmu makan dengan cepat?
Kenapa kau gak mau menurut yang ku katakan?
Bocah yang nakal.
Dia gak pernah membalas "selamat pagi" ku.
Dia gak akan mendengarku.
Taichi-kun, kau bisa mengikuti ujian masuk untuk sekolah itu, Papa telah memberimu izin.
Apakah kau gak senang?
Ini sekolah yang bagus.
Aku udah memberi tahu teman-temanmu.
Kubilang pada mereka untuk gak ngobrol denganmu, karena kalian gak bisa bermain bersama lagi.
Aku sangat senang!
Kau harus belajar lebih giat, oke?
Taichi-kun!
Aku mendukungmu, kau tahu!
Aku mencoba yang terbaik untukmu!
Kenapa kau melakukan ini? !!
Ayo buka pintunya!
Aku berbaik hati membelinya untukmu.
Aku membuatnya untukmu.
Aku akan akan melakukan apapun untukmu.
Ketika aku masih mahasiswa..
Aku menjalani hidupku seperti keiinginan ibuku.
Aku akhirnya mendapatkan kebebasan setelah mencari pekerjaan.
Dia membiarkanku hidup sendiri.
Eh ~? Kau tinggal di sini sendirian?
Luar biasa!
Jika kau memberiku kunci duplikatmu..
Aku akan mengurus rumah ini untukmu.
Permisi ~!
Selamat datang.
Aku kan udah bilang akan membuatkanmu makan malam?
Ah, maaf! Bisakah kau melakukannya besok pagi?
Aku mengerikan.
Bagaimana kau bisa mengatakan itu padaku?
Aku mencoba yang terbaik untukmu, kau tahu!
Kata-kata dan tindakan sepele itu ...
... tiba-tiba mengingatkanku pada ibuku.
Meskipun aku melakukan ini untukmu.
Selama masa itu, aku bertemu Tomo.
Kurangnya keterikatannya adalah apa yang membuatku penasaran.
Lalu, mantan teman sekelasnya muncul.
Senang bertemu denganmu.
Aku Terada.
Maukah kau menikah denganku atau berkencan denganku dalam pernikahan?
Sepertinya tidak benar ...
Jika kau pikir itu tak benar, kau harus mengatakan tidak.
Atau, kau gak ingin menolaknya, Terada-san?
Dia adalah orang pertama yang membuat Tomo menunjukkan sisi tertariknya.
Aku penasaran kenapa ...?
Tapi bagaimanapun, aku tak melihat ibuku di dalam dirinya.
Mama ... Aku merasa sakit ...
Kau anak yang baik, tunggu sampai kita mencapai kamar mandi. Aku tahu kau bisa melakukannya.
Rasanya sakit ...
Oh, tidak! Itu menodai bajumu juga!
Tunggu, Papa!
Itu buruk! Rasanya sakit!
Ada apa, Hase-san?
Kau terlihat sangat pucat!
Air...
Baik!
Hase-san!
Apakah kau baik-baik saja?
Maaf, aku harus membersihkan ...
Aku akan membersihkannya!
Apakah kau baik-baik saja?
Jika kau masih merasa mual..
..cobalah muntah lagi.
Ini hangat...
Terada-san ...
Maaf sudah menanyakan ini sekarang ...
Tapi, apakah kau udah mengetes kehamilanmu?
Tidak...
Aku belum.
Aku berharap kau mengharapkan ...
...bayi.
Karena, jika kau..
itu akan meningkatkan kemungkinan kita menikah.
Terada-san ...
Maukah kau menikah denganku?
Apakah kamu sedang hamil..
atau tidak..
Ayo kita...
... menikah.
[Haiyaa.. tercyduk ama Hongyo x_x ]
Engsub by eveychooey Alih bahasa by Rerey || JDrama Rerey
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.