Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Jika ototmu sudah rileks, takkan sakit lagi.
I...bu...
Kenapa kau lahir?
COIN LOCKER GIRL
Ada seorang anak yang dibuang.
Pengemis yang tinggal di stasiun menemukannya.
Bahkan saat tali pusarnya juga belum dipotong.
Anak itu menangis keras sampai keujung paru-parunya.
Pengemis itu menamai anak itu "Il Young"
karena dia ditemukan di loker #10.
Il Young.
adalah namaku.
Ada polisi.
Apa kau akan menangkap kami?
Berdiri!
Kau bilang apa keparat?
Keluar!
Kau pengemis bagai parasit :v
Hei, pak.
Kau baik-baik saja?
Aku tahu, aku akan pergi.
Keluarkan aku!
Kau tidak mabuk laut kan?
Tidak.
Coba buka bajumu.
Aku tidak pernah dioperasi sebelumnya.
Aku sehat.
Baiklah.
Terimakasih. Terimakasih.
Duduk.
Aku tahu.
Akan kupinjamkan
untuk dikembalikan.
Terimakasih. Terimakasih.
Selanjutnya.
Ibu.
Rupanya kau masih hidup.
Kukira kau sudah mati di kota sana karena judi.
Yang ini kualitasnya bagus.
Dia bukan bocah kecil. Dia monster.
Dia tak punya sertifikat kelahiran.
Dia bersih.
Bayar sebagai ganti anak sebelumnya.
Apa kau bisa kurangi pinjamanku dengan anak ini?
Dihargai berapa?
Hidupmu akan hancur,Tak.
Il Young!
Kau dapat berapa?
Aku dapat banyak. Akan kubagi.
Ddeokbokki lagi? Tuan, bisa kita makan yang lain?
Aku suka Ddeokbokki kok.
Aku tidak suka ddeokbokki.
Aku juga tidak suka.
Tapi kita mau kemana?
Kita akan pergi ke tempat yang bagus.
Tuan, beri aku kesempatan lagi.
Akan kukumpulkan lebih banyak uang.
Kenapa tak menangis?
Tutup pintunya.
Kau tak mau pergi?
Kemana?
Ibu.
Suruh mereka bawa dua jjajangmyeon lagi ketika mereka datang mau ambil piring.
Pesan lagi.
Aku lapar.
Bangun.
Kau harus kerja.
Kenapa cuma melihat dan tidak membantu?
Kalau kau sudah tidak berguna..
Kau juga akan kubunuh.
Asbaknya penuh.
Makan kotoran saja kalau kau tak puas,keparat!
Urusi urusanmu,bajingan.
Kocok kartunya.
Kubilang kau pergi sana.
Tukang pukul.
11 Juli tahun lalu, kau pinjam 4,000,000 won.
Pinjaman dan bunga total 12,105,000 won.
Harusnya hari ini hari terakhir kau bayar,bukan?
Ah, sial.
Bayar!
Pelacur sialan ini.
Akan kubayar,keparat.
Sudah kau kocok kartunya?
Jangan marah.
Kubilang... bayar hutangmu.
Aku bakal gila gini terus.
Baiklah, akan kubayar.
Tapi, kupukul dulu kau.
Sayang, kau sekarang dimana?
Siapa orang-orang ini?
Aku... akan kubayar hutangku minggu depan.
Beneran. Akan kubayar hutangku. Tapi istriku..
Berapa taruhannya?
50.
300.
Tunggu.
Tentu.
Kau tahu apa yang terjadi kalau kau kalah,kan?
Main sana.
Pong.
Wuhuy!
Mahjong.
Sial.
Terimakasih.
Terimakasih banyak.
Terimakasih.
Aku akan kerja keras. Terimakasih.
Karena ginjal istriku kurang sehat, dia selalu kencing darah.
Aku hanya ingin mengumpulkan uang untuk operasinya.
- Kau belum lunas.t. - Hah?
Gigit ini,
untuk bayar bunganya.
Ya.
Mau pinjam uang?
Apa kau akan kembali bergabung?
Ya, sepertinya begitu.
Apa kau pernah lihat Tak di Jeongseon?
Aku lihat.
Keparat itu tinggal di Casino.
Dia bukan polisi lagi.
Setelah aku kalah, jariku dipotong.
Yah, selama kepalamu masih utuh.
Kau masih berjualan Ddeobokki?
Lebih baik kumakan kotoran daripada jualan lagi.
Dia belum pernah kulihat.
Pekerjamu?
Putriku.
Apa?
Putriku.
Kau pulang lebih awal.
Ibu mana?
Aku akan ke suatu tempat.
Noona datang. [Noona : Panggilan adik laki-laki/lebih muda ke kakak perempuan/lebih tua]
Akh, keparat ini.
Kau sudah minum obat?
Menyebalkan.
Kau akan mati kalau tak makan obat.
Sudah kumakan.
Sekarang aku takkan mati.
Ada surat datang.
Noona, dan..
Siapa itu Ma Woo Hee?
Nama ibu bahkan tak tahu.
Oh, Ibu namanya Ma Woo Hee?
Sangat cocok untuknya.
Jadi pantas dinamai "Ma Ga Heung Eob". ๋ง๊ฐํฅ์ (Ma Ga Heung Eob) - Nama Perusahaan Lintah Darat.
Noona.
Letakkan yang biru diatas dan yang kuning dibawah.
Yang putih dibawah kabin.
Ya.
Hai, Hong ! Aku Jeon Ji Hyun.
Fotoku kelihatan aneh.
Apa yang aneh. Sama persis kok.
Bagaimana harga pasar sekarang?
Retina 1 to 1ยฝ.
Ginjal paling 1ยฝ.
Cocok.
Aku bertemu Chi Do tadi pagi.
Dia sakit tapi masih tetap bekerja?
Sudah kau telepon Tuan Park?
Sudah. Dia bilang akan mengembalikan uangnya.
Entahlah, keparat itu penjudi.
Kudengar dia di Filipina.
Bisa kau lihat dia cuma kucing yang ketakutan.
Bukannya dia selalu bayar bunga nya tepat waktu?
Anaknya di Korea, dia tidak mungkin kabur.
Mungkin dia akan bawa anaknya.
Mulai minggu ini, kita tagih bunga dulu.
Il Young, kau yang tagih.
Lagi?
Kalau terus begini, dia bakal melampaui Gon.
Okay.
Setelah dia pinjam uang, dia tak mau angkat telphonenya.
Hong , berhenti.
Jangan. Aku sudah makan dan minum obat, aku harus bekerja.
Aku harus patuh ke Ibu.
Ibu bilang akan membunuhku kalau aku tak berguna.
Berangkat sekarang?
Yeah, kenapa?
Mungkin kau tak butuh, tapi sekedar jaga-jaga.
Aku punya kok.
Hati-hati.
Kalau kau merasa sulit, aku yang pergi.
Kau salah minum obat?
Kau tak mau masuk?
Oh, Ibu. Aku sudah sampai.
Akan kuhubungi nanti.
Siapa itu?
Oh, yang di lift?
Park Seok Hyun?
Ya, aku.
Ah, apa kau kesini untuk menagih uang?
Masuk dulu,nona. Akan kubawa uangnya.
Kau dari mana? Kau bukan dari Bank?
Apa kau dari perusahaan keuangan?
Tapi kami sudah mengirim uang tepat waktu. Kau dari perusahaan mana?
Ma Ga Heung Eob.
Mulai minggu ini, kami akan menagih pinjamannya. Tunai.
Ah. Apa kau mau minum sesuatu?
Kau belum makan,kan? Mau makan apa?
Kami tak punya banyak makanan sih.
Mau pasta?
Krim? Tomat?
Ah, bagaimana kalau glio e olio (garlic and oil)? Itu paling gampang.
- Hey! - Akan kubayar bunganya, tenang saja.
Paling tidak kau harus makan. Kita emua bekerja untuk makan,kan?
Silahkan dicoba.
Ah, mungkin kau lebih nyaman pakai sumpit?
Sebentar ya.
Ini dia,guru.
Hey.
Ya?
Berhenti memanggilku "guru".
Maaf, aku kebiasaan.
Silahkan makan.
Kau pasti takut aku kabur,kan?
Tapi jangan khawatir. Ayahku sedang mencari uang di Filipina.
Meskipun, cuma sedikit sekarang.
Dia kan melunasinya segera,guru.
Kau percaya sekali dengannya. Ayahmu.
Kenapa aku harus tidak percaya pada ayahku.
Dia ayahku.
Bagaimana kalau dia menelantarkanmu?
Apa yang kau bicarakan?
Ayahku bukan orang yang seperti itu.
Jangan terlalu menyentuhnya. Nanti bisa berbekas.
Apa kau gila?
Tidak, aku tak bermaksud..
[Ibu]
Ya.
Kau dapat uangnya?
Tidak,dia tak di rumah.
Baiklah.
Aku akan kesana lagi besok.
Ssong berbuat masalah. Pergi lihat.
Kau tak takut pada uang?
Kau tak tahu betapa seramnya uang itu?
Eonnie, tolong bujuk Ssong! [Eonnie ; Panggilan adik perempuan ke kakak perempuan/lebih tua].
Eonnie..
Ah, Il Young!
Bukan begitu, pelacur ini sudah keterlaluan. Aku hanya memberinya pelajaran.
Mereka ingin minum anggur mahal, tapi tak mengembalikan hutangnya.
Keparat ini.
Mereka terlalu bersenang-senang dengan uang hasil menjual badannya.
Tunggu sampai kau melewati batasmu.
Tak akan ada lagi yang mau denganmu. Kau tahu itu?
Kau takkan punya sepeser pun saat kau tak laku lagi.
Pelacur kotor.
Wanita jalang.
Kau puas?
Terbaiklah,Il Young.
Il Young!
Lama tak jumpa.
Apa kabarmu?
Sudah kubilang jangan memberi Ssong narkoba,kan?
Siapa kau datang ke wilayah kekuasaan orang dan menunjuk klien mereka sembarangan?
Sudah kubilang...mph...
Oppa sedang berbicara. [Oppa : Panggilan perempuan lebih muda/adik kepada kakak laki-laki/lebih tua]
Walaupun sekarang aku berdiri sendiri,
Karena kita masih bekerja dengan Ibu, aku selalu baik padamu..
Aku tidak memaksa Ssong.
Tapi dia sendiri yang minta.
Ini uang untuk itu.
Cukup?
- Wanita gila ini. - Hei..
Bukankah sudah kukatakan,
Kalau aku sedang berbicara?
- Bukan? - Kuperingatkan kau.
Bila kau menjualnya lagi pada Ssong..
Kubunuh kau.
Oppa.
Il Young.
Jangan terlalu banyak omong.
Kalau kau tetap seperti ini, nyawamu bakal lenyap.
Hari ini dia kenapa?
Memangnya aku kenapa,paman?
Kau bilang kau sudah berhenti konsumsi narkoba.
Ah, beneran deh. Aku tahu.
Kau bilang terus sampai telingaku sakit.
Kenapa kau hidup sperti ini?
Ah, nyebelin deh.
Wanita jalang ini.
Kau ngomong apa sih?
Nomor yang anda tuju...
Bajingan..
Ya, halo guru. Apa kau tadi telfon aku?
Selamat datang. Apa kau sudah buat janji?
Dia tamuku.
Hey!
- Pacarmu? - Ah, bukan speerti itu.
Ada satu meja lagi.
Kau bisa tunggu sebentar?
- Kutitip dia ya. - Hey!
Kau bisa duduk dan tunggu disana?
Terjemahan Indonesia oleh : Yolanda Samosir - YoA_Han ._.
(Gantengnya Bo Gummie (>_
Kuserahkan sisanya padamu ya.
Aku pulang dulu.
Kalian sudah bekerja keras.
- Kau juga. - Sampai jumpa besok.
Sudah mulai. Ayo cepat kesana.
Apa?
Hari ini hari terakhir.
Kalau tidak dipakai sekarang, kupon 200,000 Won nya akan hangus.
Jangan banyak omong. Cepat kembalikan uangnya.
Padahal kukira kau bisa pergi sebentar..
Sekarang, bisa kita berangkat?
Hey!
Ada apa?
Kau tahu mengemudi?
Tidak..
Kalau begitu keluar dan dorong.
Kau tidak bisa buang makanannya disini.
Berisik.
Dorong lebih kuat!
Kau mau nonton film selanjutnya
Senior, kau sudah datang.
Ya, apa kabar?
Kelihatannya enak.
The meat should only be flipped once so that it won't lose the meat juices.
Kau bisa makan sekarang.
Mau lihat sesuatu yang ajaib?
Aku punya nasib yang bagus. [Gratis satu botol lagi]
Harusnya aku berhenti.
Harusnya tak kugunakan keberuntunganku untuk ini.
Mari bersulang.
Cheers!
Wah enaknya.
Apa yang membuatmu begitu bahagia?
Aku tak punya alasan untuk sedih lagian.
Walaupun aku tak meminta untuk dilahirkan..
tapi karena aku sudah lahir, aku tak boleh mati.
Karena itu aku harus hidup bahagia.
Lagipula memasak juga menyenangkan.
Kapan kau mulai memasak?
Kenapa kau tiba-tiba penasaran denganku?
Kalau kau tak suka, tak usah bilang.
Tidak, bukan itu maksudku.
Aku hidup sendiri sejak umur 8 tahun.
Aku bahkan lebih miskin daripada yang sekarang.
Tapi,suatu hari...
Aku sangat ingin makan hamburger.
Aku cuma punya uang 5,000 Won di kantongku.
Dan itu untu makan seminggu.
McDonalds kan menjual hamburger..
1,000 won untuk sebuah hamburger biasa.
Tak ada yang spesial. Hanya roti dan sepotong daging.
Aku memberli lima buah dan memasukkannya ke kulkas.
Kumakan satu setiap dua hari.
Sampai di rumah, kumakan segigit hamburger dingin.
Aku tiba-tiba menangis.
Karena kau sangat menyedihkan?
Tidak.
Karena tidak adil.
Pasti ada banyak makanan enak dan hal menarik lainnya di dunia ini...
tapi di lidahku, hamburger seharga 1,000 Won saja sudah sangat enak.
Tidak adil, makanya aku menangis.
Makanya aku ingin menjadi seorang koki.
Aku punya sedikit kemampuan.
Aku diterima di Le Gordon Blue.
Le...apa tadi?
Sekolah Masak di Prancis.
Seklah tempat koki terkenal di seluruh dunia.
Walaupun akhirnya sia-sia, karena harga tiket yang mahal.
Tapi tetap saja, karena kita tak tahu apa yang terjadi di masa depan..
Aku tetap belajar bahasa Prancis.
Maafkan aku.
Aku sangat menyesal.
Bukan salahku kalau aku miskin.
Maaf.
Itu salahmu.
Maaf.
Maafkan aku.
Maaf.
Maaf.
Maaf.
Maaf.
Maafkan aku.
[Ibu]
Ibu, aku datang.
Cepat ambil.
Kau tak berubah.
Kau sangat menyedihkan tinggal di ruangan yang gelap ini.
Kita jarang bertemu, tolong lihat mataku.
Kalau sudah selesai, pergilah.
Jangan berbicara lagi.
Tapi, aku bukan anjing...
Chi Do.
Aku lelah.
Jadi pulanglah dengan tenang.
Aigoo,
Ibu tambah tua..
bahkan bilang kalau kau lelah.
Sepertinya akan hujan.
Mau payung?
Aku kesini naik mobil.
Payung untuk apa?
Oh iya, kau tak pernah lihat paman lagi,kan?
Paman Tak meminjam uang padaku.
Dia terpuruk karena hutangnya.
Yahh, itulah.
Dia menitip salam untukmu padaku.
Ibu mau kemana?
Aku tak lihat panggilanmu.
Bawa ini.
Berhenti menangis.
Aku tak tahu kalau kau menangis.
Harusnnya kutuangkan ke gelasmu,
tapi sudah pecah.
Ibu punya ibu juga?
Memangnya kau tak punya ibu?
Ibumu pasti orang baik.
Kubunuh dia disini.
Kau mau minum?
Tidak, tidak usah.
Baiklah, pulanglah.
Aku mau sendiri.
Kapan?
Kau harus diam-diam mengatasinya.
Oke.
Ya.
Aku mengerti.
[Ibu]
Satu,dua,tiga,empat..
Dua retina harganya 30,000,000 won.
Ginjal 15,000,000 won.
Beri aku waktu lagi... akan kubayar...
Aku yang akan berbiacardengan Ibu.
Aku masih berguna... Akan kubayar bagaimana pun caranya...
Apa kau masih belum mengenal Ibu-ku?
Ibu...
dan keluargamu...
akan dihukum oleh Surga.
Surga akan menghukummu...
Hukuman Tuhan tidak bisa ditukar dengan uang.
[Park Seok Hyun: Apa kau sudah sampai di rumah dengan selamat?]
Il Young.
Apa?
Beritahu aku yang sejujurnya.
Terjadi sesuatu,kan?
Tidak,jangan bicara yang aneh-aneh.
Kau sangat mencurigakan.
Benerkah tidak terjadi apa-apa?
Baiklah kalau begitu.
Haruskah kita pergi makan kue-ikan di tempat Paman?
Tidur saja. Tidur.
Ayo kita pergi.
Ayo kesana, Il Young.
Ayo pergi bersama~
Apa kau gila?
Ayo pergi~
Biarkan aku tidur.
Apa ini mode baru?
Il Young, coba lihat!
Cantik,bukan?
Yup.
Kau tak lucu.
Selalu membuat orang kecewa.
Menyebalkan.
Ini berapa?
Satunya 10,000 won.
Lucunya.
Bisa kurang tidak?
Kau lihat apa?
Tidak ada kok.
Sudah selesai?
Oh,cantik juga.
Ayo kita lihat.
Eonnie, dia mau coba ini.
Tidak, tidak usah.
Wow.
Luar biasa.
Bukannya aneh?
Tidak kok.
Kau sangat imut.
Cantik,kan?
Hey!
Kau tidak main-main,kan?
Tidak, sudah kubilang cantik. Kau sudah coba lagian.
- Il Young, kubilang cantik kok. - Diam.
Ah, cantiknya Il Young-ku.
Ayo kita beli sepatu, lalu menata rambutmu.
Kau bisa diam?
[Kesempatan-sekali untuk harga spesial terbang ke Prancis!]
Il Young, senyum.
Kubilang senyum.
Sudahlah.
Satu...
Dua...
Dia tinggal di studio foto tapi fotonya bahkan seperti ini.
Tapi kenapa kau tiba-tiba ingin foto Passport?
Kau mau ke luar negeri?
Terjemahan Indonesia oleh : Yolanda Samosir - YoA_Han
Kemana?
Bukan kok.
Apa Prancis itu jauh?
Kenapa tiba-tiba bilang Prancis?
Lupakan.
- Aku keluar sebentar. - Hey!
Diluar hujan! Kau mau kemana?!
Gadis itu..
Semuanya sudah bekerja keras hari,kalian boleh pesan sesukanya.
Aku mau makan nasi goreng.
- Nasi goreng? - Yaa.
Aku mau makan pasta.
Hutang ayahmu is 1,000,123,000 won.
Kuberi waktu semalam.
Tak peduli mau kau pinjam atau curi uangnya.
Bawakan saja.
Sync By Coffee_Prison
Kau terlambat.
Aku tadi ke suatu tempat.
Apa ada sesuatu di toko?
Tidak.
Kita akan ke suatu tempat.
Kau yang bawa.
Semuanya sudah selesai Sangdo-dong, kita kemana selanjutnya?
Ayahnya kabur bersembunyi. Kita akan operasi anaknya segera.
[Sertifikat Kematian]
Sekarang?
Kenapa?
Ada masalah?
Tuan Ahn, aku sudah bawa steamer and mixer.
Ya, aku sama Il Young.
Aku kesana 30 menit..
Woo Gon ada urusan lain.
Hong Joo sudah disana.
Baiklah.
Hari ini, kau lakukan sendiri.
Dan, Tuan Ahn yang akan membedah, kau yang akan menggiling sisa tubuhnya...
dengan penggiling dan buang ke saluran pembuangan, tidak apa-apa. Rebus tulangnya dan giling.
Urus pengumpulan sampah nya juga. Oh, ingat pakai mantel hujan. Darahnya akn muncrat.
Il Young.
Menurutmu kenapa aku selalu membawamu bersamaku?
Kau... tak akan melakukannya dengan baik.
Kau juga tak berpikir dengan baik.
Itulah kanapa aku membawamu.
Halo,noona.
Aku sudah makan obat hari ini.
Kau mau lihat?
Tapi hari ini, Il Young noona yang akan operasi.
Kau bisa lakukan itu?
Hong Joo.
Noona, kau cantik.
Cantik sekali.
Dengarkan noona baik-baik..
Apa?
Aku akan pergi duluan.
Jadi hitung dulu 1 sampai 100, baru kau datang.
Kau mengerti?
100.
Satu...
Dua...
Tiga...
Empat...
Lima...
Satu...
Dua...
Tiga...
Empat...
Lima...
Kau sudah pulang?
Ibu mana?
Dia pergi.
Hari ini?
Yeah.
Dia ke Sangdo-dong.
Il Young juga?
Mungkin?
Terjemahan Indonesia oleh : YoA_Han ._.
Ada apa? Kau baik-baik saja?
Kau harus lari.
Apa?
Tinggalkan Korea Selatan atau kau akan mati.
Pertama-tama, tenang dulu.
Siapa yang akan membunuhku?
Ibu-ku.
Bagaimana dengan ayahku?
Kau masih tak mengerti juga?
Ayahmu membuangmu untuk menyelamatkan hidupnya sendiri.
Tidak mungkin, ayahku bukan orang seperti itu.
Sadarlah, dengarkan aku baik-baik.
Tali sepatumu lepas.
Aku tak akan pergi.
Kalaupun itu benar, aku takkan pergi.
Rumahku disini.
Aku harus kemana?
Kenapa aku harus lari?
Kau benar-benar ..
Memangnya aku salah apa?
Kenapa aku yang harus lari?
Noona, sedang apa?
Hong Joo.
Tetap disana, jangan bergerak.
Park Seok Hyun.
Dua retina harganya 30,000,000 won.
Ginjalnya 15,000,000 won.
Jantungnya is 50,000,000 won.
Totalnya 95,000,000 won.
Kubilang tetap disana, jangan bergerak.
Bajingan.
Noona, kau kenapa?
Noona, hari ini kau aneh sekali.
Noona kau seperti ini membuatku takut.
Tidak, Hong Joo.
Dengarkan noona saja.
Ya,aku akan mendengarmu.
Noona, aku bahkan membelikan ini untukmu.
Makasih, makasih.
Tapi tetap disana sebentar.
Tidak bisa.
Aku harus bekerja setelah makan dan minum obatku.
Ibu bilang aku harus bekerja setelah makan dan minum obatku.
Aku harus patuh.
Aku akan dengarkan Noona.
Aku akan patuh pada Ibu.
Aku akan mendengar Ibu.
Noona.
Kau siapa?
Keparat kau!
Jangan!
Sialan.
Lepaskan aku!
Lepaskan!
Kau golongan darah apa?
Kau golongan darah apa?
Dasar kotoran.
Bangsat!
Coba periksa golongan darahnya.
Ya.
Bangsat!
Kita mulai saja membiusnya?
Bangun, ayo buktikan...
bahwa dirimu masih berguna...
Iib... Ibu...
Kumohon...
Kau orang yang menggangunya?
Ibu. Ibu..
Jangan!
Jangan!
Cepat pindahkan dia ke mobil. Segera siapkan kotak es, kita akan memindahkan organnya.
Ya.
Saat ototmu rileks, tak akan sakit lagi.
Ibu.
Kau sedang apa?
Biar aku yang lakukan.
Hubungi Chi Do.
Tenang dan pikirkan baik-baik. Kau dia seperti ini, orang-orang akan...
Apa kau sedang mengajariku?
Woo Hee.
Siapa kau?
Apa yang kau lakukan,hah?
Apa kau harus seperti ini?
Kita ini keluarga padahal.
Keluarga.
Kau keluargaku?
Pergi dan bawa Hong Joo.
Dia kenapa?
Tak usah pedulikan dia.
Hey!
Keluar semuanya!
Ya.
Cepa,cepat!
Kau sedang apa? Ayo cepat turun.
Cepat,cepat.
- Bangsat, ikuti saja mereka. - Aku tak mau!
Dengarkan saja kami.
Biarkan aku menelepon sekali saja.
Jangan banyak tingkah. Masuk saja.
Hey, Il Young, sini.
Ao, bajumu cantiknya.
Tapi, lihat penampilanmu ini.
Sudah kubilang jangan macam-macam.
Ya ampun, Il Young-kitaa..
Ya, Ibu. Ini aku.
Aku masih tak mengerti.
Jadi kutanyakan lagi.
Kenapa kau harus lakukan ini?
Membuatku bingung.
Gadis sialan ini.
Dadah.
Boss. boss!
Jangan mendekat,bangsat!
Jangan mendekat.
Jangan mendekat!
Tangkap dia cepat!
Tangkap dia cepat.
Berhenti kau,bangsat!
Berhenti. Kepung dia.
Ah, bener-bener ya.
Kau takut kesana?
Kemarilah.
Minggir.
Ayo.
Aku akan bersamamu.
Aku lapar.
Sial.
Brengsek!
Karena gadis brengsek itu...
Akan kubunuh dia.
Kau dengar aku..? Tit.
Il Young tidak ke Jepang.
Jangan lakukan apapun kecuali kusuruh.
Bahkan jangan pikirkan apa pun.
Sepertinya ada pelanggan yang datang.
Apa karena sudah lama tak makan ini?
Rasanya sangat enak.
Apa peringatan kematian Ibu berjalan dengan lancar?
Cukup basa-basinya.
Langsung saja.
Ada penting apa kalian kesini?
Apa tentang semalam?
Kenapa kau seperti ini,Ibu?
Kami juga dengar kok.
Chi Do bilang, "Ibu tidak pernah seperti ini seumur hidupnya. Sangat aneh".
Jadi kami datang untuk memastikannya sendiri.
Kami datang karena khawatir.
Baiklah.
Mengkhawatirkanku?
Terimakasih.
Tapi...
Khawatirkan saja dirimu sendiri.
Kita urusi bisnis kita saja.
Tapi, lupakan saja tentang kami.
I heard Chi Do melepaskan seekor anjing.
Tak, laki-laki dengan bekas luka sayatan pisau di wajahnya.
Kau pasti semakin bertambah tua.
Kau terlalu banyak omong.
[Bunuh salah satu gadisnya Ibu, hutangmu akan lunas dan kuberi tambahan 3,000 - Chi Do]
[Il Young]
Apa Il Young noona akan menelepon kemari?
Dia akan menelepon?
Kau bajingan sial.
Tutup mulutmu.
Kau tak dengar kata-kata Ibu?
Dia menyuruhmu untuk diam.
Il Young noona.. mau membunuhku.
Jadi kubunuh dia duluan.
Kalau kau membantunya,
kau juga akan kubunuh.
Berikan padaku.
Halo.
Siapa?
Paman siapa?
Tak ada orang sperti itu disini.
Bangsat, kau salah nomor.
Tidak ada paman siapapun disini, brengsek.
Puas?
Kau mau kemana?
Tidak... Cuma... sebentar.
Kudengar ada pelanggan datang pagi tadi.
Ya.
Bagaimana dengan Woo Gun?
Dia belum pulang juga?
Bajingan malang itu.
Woo Gun tak disini. Hong Joo orangnya lamban.
Kau sudah tau,kan?
Terjemahan Indonesia oleh : YoA_Han.
Ibu bukan seperti dia lagi sekarang.
Kami cuma punya kau sekarang.
Pikirkan baik-baik.
Kita semua mungkin akan berakhir.
Ssong akan menemuimu di lapangan baseball.
Jangan kesini lagi.
Aku tak mau berhubungan dengamu lagi.
Aku minta maaf.
Kue-ikannya enak.
Kau datang sendiri?
- Kau mau minum sesuatu? - Tidak.
Aku tak punya apa pun untuk ditawarkan.
Ibu.
Kudengar mata sebelah ini akan buta.
Begitu?
"Begitu?".
Aku mungkin jadi cyclops.
"Begitu?".
Brengsek!
Bagaimana kau akan membayar mataku dan anak buahku yang terluka?
Baiklah.
Kita akan berhitung..
Matamu.
Biaya pengobatan anak buahmu.
Uang yang kupinjamkan, modal dan bunganya.
Apa ini cukup?
Lalu gadis sialan Il Young itu...?
Aku mengasuhmu sejak kau kecil.
Uang untuk makan , dan tempat tinggalmu.
Aku memperhatikanmu saat kau ingin bebas.
Aku tidak memperhitungkan dulu saat kau kena masalah.
Kurangi itu semua.
Ibu!
Kau sedang apa?
Sudah kubilang..
jangan sentuh Il Young seujung jari pun dan lepaskan dia.
Sialan, gadis brengsek itu selalu pertama...!
Kau tak bisa apa-apa,kan?
Kau juga tak punya uang,kan?
Maka bayar aku dengan tubuhmu
Kalian mau apa?
Maaf boss.
Bangsat!
Kau pengkhianat,bangsat!
Beraninya kau membicarakan uang di depan lintah darat.
Cukup.
Ibu!
Bukankah aku ..
juga tak berguna...
anak ibu?
Siapa nomor 2?
Mulai sekarang,kau nomor 1.
Patuhi aku.
Ya.
Dimana Il Young?
Dia masih belum menjawab ponselnya.
Guwol-dong disini.
Kemari dan lakukan operasi.
Ya.
Satu retina.
Ada yang kau mau minum?
Ya.
Paman...
Kau masih bisa lakukan dengan dua jari?
Jangan takut.
Aku hanya mau tanya sesuatu.
Kau tahu Il Young,kan?
Gadisnya Ibu?
Entahlah.
Pertama kali kudengar tentangnya.
Baikah.
Kalau kupotong jarimu, kau akan ingat?
[Tutup]
Ssong.
Hong Joo.
Akan kubunuh kau.
Kau jahat, sangat jahat.
Aku akan membunuhmu,noona.... akan kubunuh!
Kau jahat padaku, makan akan kubunuh kau,noona.
Kau yang pertama jahat padaku.
Jadi aku harus membunuhmu.
Kubunuh kau!
Kau membuangku,noona.
Kau ingin membunuhku.
Tidak seperti ini sebelumnya.
Karena itu, aku akan membunuhmu.
Aku terpaksa melakukannya.
Hong Joo, tolong berhenti.
Aku sangat menyukaimu tapi...
Kau pasti membenciku,kan?
Maka aku membencimu.
Hong Joo.
Aku sangat membencimu.
Aku yang salah.
Hyung. [Hyung : Panggilan adik laki-laki/lebih muda ke kakak laki-laki/lebih tua]
Berhenti.
Brengsek.
Kau juga akan membunuhku?
Kendalikan dirimu.
Kubunuh kalian semua!
Sadarlah,brengsek!
Kau baik-baik saja?
Diamlah.
Jangan!
Kumohon padamu jangan.
Sangat sakit.
Kupikir...
lebih baik kalau kau cabut ini.
Bajingan kau!
Jangan banyak omong.
Kalau ke rumah sakit, kau akan selamat.
Aku..
Jangan bicara lagi.
Dengarkan aku sekali saja.
Pergilah ke rumah sakit.
Aku sangat ingin menariknya keluar.
Aku takut...
Maaf..
Kau tak boleh membenci Ibu.
Ah, benar-benar deh.
Jadi kita tak boleh memesan makanan dengan kupon?
Brengsek.
Sudah berapa banyak kita pesan ini?
Tapi mereka kasih sedikit....
Kalau kau makan sambil berbicara..
makanan akan melompat keluar, jadi berhenti makan sambil berbicara.
Heyi
Tak ada yang keluar kok.
Berpura-pura bersih dengan penampilan kotormu.
Sngat kotor. Sangat sangat kotor.
Kalian sudah selesai mengobrol?
Kau mau punyaku?
Tidak,makanlah.
Kenapa?
Ah,tidak. Tadi kulihat lencanya rusak.
Sudah berapa tahun kita memakai kamera unik itu? Apa kita ganti saja?
Kubilang jangan bersuara.
- Apa kameranya berfungsi? - Apa kau mau menurut kalau kuajari sesuatu?
Tidak,bisa kok.
Diamlah.
Aku harusnya tak datang.
Seharusnya aku benar-benar tak datang.
Aku tak seharusnya datang.
Apa yang seharusnya kulakukan?
Mati disini.
Lalu apa yang harus kulakukan?
Kau seharusnya mati saja disini.
Diam.
Tidakkah kau berpikir demikian?
Kalau itu bakal lebih baik?
Diam kau!
Diam...
Gadis bodoh.
Aku akan keluar..
Aku akan pergi..
Sekarang juga.
Apa kau tidak akan membunuhku?
Kalau kubunuh kau sekarang,
apa akan jadi lebih mudah?
Ibu..
Ini aku.
Woo Gon dan Hong Joo sudah mati.
Benarkah?
Kau sangat ingin membunuhku?
Apa aku benar-benar... sudah tak berguna sekarang?
Apa kau juga yang menyuruh Tak membunuhku?
Apa kau akan datang?
Kemana lagi aku akan pergi?
Kau akan membunuhku?
Ya.
Sampai jumpa nanti.
Dah.
Akulah yang tak berguna lagi.
Sialan.
Il Young yang salah.
Aku melakukannya dengan baik.
Brengsek.
Aku minta maaf, Il Young.
Seperti idiot.
Seperti idiot.
[Ibu]
[Ssong]
Kau datang?
Kau sudah makan?
Makan dulu.
Laki-laki itu?
Apa yang begitu bagus darinya?
Aku juga tidak tahu.
Hanya saja...
Dia baik.
Semuanya sudah mati.
karena Ibu dan aku.
Aku juga tak berharap seperti ini.
tapi sudah sejauh ini.
Itu saja?
yang ingin kau katakan?
Bukankah kau datang untuk membunuhku?
Mau bunuh aku atau tidak?
Kucoba.
Kau cuma bisa lakukan atau tidak.
Tidak ada istilah mencoba.
Ibu.
Kau hanya bisa memutuskan sekali.
Itulah cara kita.
Brengsek!!!!
Jangan cabut!
Maaf tak bisa menolongmu...
Il Young.
Tersenyumlah.
Saat kau menderita....
lebih mudah untuk tersenyum.
Kau sudah dewasa.
Jangan mati.
Sampai kau mati...
Sekarang ...
... semuanya terserah padamu.
Oke.
Kerja bagus.
Tuan Ahn sudah dibunuh.
Dua?
Apa?
Kutanya, apa kau punya dua identitas?
Ya.
Anakku.
Ah, anakku.
Anakku.
Kami butuh dua identitas.
[Sertifikat Adopsi]
[Identitas Kependudukan]
TAMAT :'3
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.