All language subtitles for Game.of.Thrones.S01E09.Bluray.x264-Baelor

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kau pernah alami hari lebih baik, Lord.

Kunjungan lagi?

- Tampaknya kau teman terakhirku. - Tidak. Banyak yang menyayangimu.

Pagi ini Sansa mendatangi pengadilan memohon pengampunan untukmu.

Dia berlutut demi diriku. Kau tertawa seperti yang lainnya?

Kau salah, Lord. Darahmu hal terakhir yang kuinginkan.

Aku tak tahu apa keinginanmu. Aku sudah lelah menebak.

Saat aku masih anak-anak...

Sebelum mereka mengebiri aku dengan pisau panas.

Aku berkelana bersama kelompok aktor melewati Free Cities.

Mereka mengajariku bahwa semua orang punya peran masing-masing.

Sama seperti di pengadilan. Akulah Master of Whisperers.

Peranku adalah bersikap lihai, suka menjilat, dan tak beretika.

Aku aktor yang hebat, Lord.

- Bisakah kau membebaskanku? - Bisa saja.

Tapi bersediakah aku? Tidak.

- Aku bukan pahlawan. - Katakan apa maumu?

Tanpa teka-teki dan cerita tambahan. Katakan apa maumu?

Perdamaian.

Kau tahu putramu bergerak ke Selatan bersama pasukan Northmen?

Anak yang berbakti. Berjuang demi kebebasan ayahnya.

Robb?

Dia hanya anak-anak.

Anak-anak pun sebelumnya pernah jadi penakluk.

Pria yang membuat Cersei tak bisa tidur adalah...

Saudara almarhum Raja.

Lord Stannis lebih berhak mewarisi takhta.

Dia komandan perang yang hebat dan tanpa belas kasih.

Stannis Baratheon adalah pewaris Robert sesungguhnya.

Takhta itu memang haknya secara sah.

Sansa memohon pengampunanmu dengan begitu sopan.

Sayang sekali jika hal itu disia-siakan.

Cersei bukan orang bodoh.

Baginya serigala jinak lebih berguna daripada serigala mati.

Kau mau aku mengabdi pada wanita yang membunuh Rajaku...

Membantai prajuritku, membuat cacat putraku?

Aku memintamu mengabdi pada Kerajaan!

Bilang pada Ratu kau akui pengkhianatanmu.

Bilang pada putramu untuk menyarungkan pedangnya...

Dan mengusung Joffrey sebagai pewaris sesungguhnya.

Cersei menganggapmu sebagai pria terhormat.

Jika kau berikan kedamaian yang dibutuhkannya...

Dan berjanji menyimpan rahasianya hingga liang kuburmu.

Dia pasti mengizinkanmu menyepi dan habiskan waktumu di Wall...

Bersama dengan saudara dan anak harammu.

Kau pikir aku menganggap nyawaku berharga?

Aku akan menukar kehormatanku dengan beberapa tahun lagi?

Kau tumbuh bersama para aktor.

Kau mempelajari keahlian mereka sampai begitu ahli.

Tapi aku tumbuh bersama para prajurit.

Aku belajar cara untuk mati sejak dulu.

Kasihan.

Sungguh kasihan sekali.

Bagaimana dengan nyawa putrimu? Apa hal itu berharga bagimu?

Ini ucapan selamat ulang tahun untuk Walda, cucu perempuannya.

Atau agar Walder Frey ingin kau mengiranya begitu.

Terus panah mereka.

Jangan biarkan Lord Walder kabari pergerakanmu pada Lannister.

Kakeknya pembawa panji. Tak bisakah kita harapkan dukungannya?

Jangan berharap pada Walder Frey agar kau tak terkejut.

Lihat.

Ayah meringkuk di penjara. Berapa lama sebelum dia dipancung?

Kita harus menyeberangi Trident sekarang juga.

Ayo datangi dan bilang kau mau menyeberang.

Pasukan kita 5 kali lebih banyak. Kita bisa rebut Twins jika mau.

Belum saatnya. Tywin Lannister kini sedang menuju Utara.

Keluarga Frey jaga penyeberangan ini selama 600 tahun.

Dan selama itu mereka selalu berhasil menagih ongkosnya.

Segera siapkan kudaku.

Kau mau masuki Twins sendirian? Dia akan menjualmu pada Lannister.

Atau memenjarakanmu dan menggorok tenggorokanmu.

Ayahku akan berbuat apa pun untuk amankan penyeberangan kita.

Jika aku akan pimpin pasukan ini...

Aku tak bisa biarkan orang lain mewakiliku membuat penawaran.

Ibu setuju.

- Ibu saja yang pergi. - Dia akan membunuhnya!

Ibu kenal Lord Walder sejak Ibu kecil.

Dia tak akan menyakiti Ibu.

Kecuali ada untungnya.

Apa maumu?

Senang bisa berjumpa lagi setelah sekian lama, Lord.

Jangan basa-basi.

Putramu terlalu congkak untuk menemuiku sendiri.

Bagaimana aku harus menghadapimu?

Ayah sepertinya lupa. Lady Stark adalah...

Siapa bertanya padamu?

Kau bukan Lord Frey. Tidak sebelum aku mati.

- Apa bagimu aku sudah mati? - Ayah, aku mohon.

Apa aku butuh pelajaran tata krama darimu, Anak Haram?

Ibumu pasti tetap jadi pemerah susu, jika aku tak menghamilinya.

Baik, majulah.

Sudah. Karena aku sudah tunjukkan sopan santun...

Mungkin putraku bisa belajar menutup mulut mereka.

- Ada tempat untuk kita bicara? - Saat ini kita sedang bicara.

Baiklah.

Keluarlah! Semua keluar!

Kau juga.

Kau lihat itu? Umurnya baru 15 tahun.

Dengan sedikit bunga...

Dan dia akan jadi milikku.

Aku yakin dia akan memberimu banyak putra.

- Ayahmu tak hadiri pernikahanku. - Dia sedang sakit, Lord.

Dia juga tak hadiri pernikahan terakhirku.

Atau pun yang sebelumnya.

- Keluargamu selalu menyepelekanku. - Lord-ku...

Jangan menyangkalnya. Kau tahu itu benar.

Lord Tully tak akan nikahkan anaknya dengan anakku.

- Pastinya ada alasan... - Aku tak butuh alasan.

Aku ingin singkirkan putra dan putriku.

Kau lihat mereka semakin banyak?

Kenapa kau kemari?

Untuk memintamu membuka gerbangmu, Lord.

Agar putraku dan pembawa panji bisa menyeberangi Trident...

- Dan lanjutkan perjalanan. - Kenapa harus kuizinkan?

Jika bisa naiki bentengmu, kau akan lihat...

Putraku punya 20.000 prajurit di luar gerbangmu.

Saat Tywin Lannister tiba, mereka akan jadi 20.000 mayat.

Jangan menakutiku, Lady Stark.

Suamimu dikurung dalam penjara di bawah Red Keep...

Dan tak ada yang bisa melindungi putramu.

Kau sudah bersumpah pada ayahku.

Benar. Aku memang mengucapkan beberapa kata.

Tapi seingatku aku juga bersumpah pada mahkota.

Joffrey sekarang rajanya.

Bagiku hal itu membuat putramu dan pasukannya sebagai pemberontak.

Jika tega, akan kuserahkan kalian pada keluarga Lannister.

Kenapa tak kau lakukan?

Stark, Tully, Lannister, Baratheon.

Beri satu alasan tepat kenapa aku harus pedulikan kalian.

Menurut Aemon, kapan kau bisa gunakan tanganmu?

- Katanya segera. - Bagus.

Kalau begitu kau siap untuk ini.

Kurasa serigala lebih cocok untukmu dibanding sosok beruang.

Jadi, kubuatkan ujung gagang baru. Ini disebut Longclaw.

Kurasa nama yang cocok bagi serigala atau pun beruang.

Ini baja Valyrian.

Ini pedang ayahku, dan juga milik kakekku.

Keluarga Mormont sudah memilikinya selama 5 abad.

Pedang ini tadinya untuk Jorah, anakku.

Dia mengecewakan keluargaku...

Tapi berani tinggalkan pedangnya sebelum pergi ke Westeros.

Aku tersanjung, tapi tak bisa kuterima.

Bisa dan kau harus menerimanya.

Aku pasti sudah mati jika bukan karenamu dan peliharaanmu.

Seorang pria mati coba membunuhku.

Jadi, terimalah. Aku tak mau dengar lagi.

- Kau paham? - Ya, Lord.

Bukan berarti aku menyetujui perselisihanmu dan Alliser Thorne.

Itu pedang pria. Butuh seorang pria untuk menghunusnya.

Aku akan minta maaf pada Ser Alliser malam ini.

Tak perlu. Kemarin aku mengutusnya ke King's Landing.

Tangan dari makhluk yang diputuskan oleh serigalamu...

Kuperintahkan Thorne meletakkannya di bawah kaki raja muda itu.

Itu pasti akan menarik perhatian Joffrey.

Ini akan menempatkan 1.000 pasukan di antara kau dan Thorne.

Kini simpan pedangmu di tempat aman. Dan bawakan makan malamku.

Baik, Lord.

Selamat. Kerja bagus.

Kau pantas mendapatkannya, Snow.

Bagus.

- Cepat tunjukkan. - Apa?

Pedangnya! Perlihatkan pedangnya!

Pedang!

Ayo kita lihat.

Ayo! Aku mau melihatnya di bawah sinar.

Berikan padaku!

Ada apa?

- Aku tak bisa. - Kau tak bisa apa?

Aku sungguh tak boleh mengatakannya.

Tapi kau ingin mengatakannya. Kau ingin bilang bahwa...

Ada seekor burung gagak. Aku baca pesan untuk Maester Aemon.

- Ini soal saudaramu, Robb. - Apa?

Ada apa dengannya?

Dia menuju Selatan untuk berperang.

Semua pembawa panjinya mendampinginya.

Mereka akan menjaganya.

Aku harus berada di sana.

Aku harus menemaninya.

Jika kau lakukan itu, kau tak bisa menyeberang kembali.

Dia bilang apa?

Lord Walder sudah mengizinkan kalian menyeberang.

Prajuritnya juga akan menjadi milikmu.

Dikurangi 400 prajurit yang tinggal menjaga penyeberangan...

- Menghalangi para pengejar kalian. - Dia minta imbalan apa?

Oliver, anaknya, akan jadi pengawal pribadimu.

- Dia ingin segera jadi kesatria. - Baiklah.

Lalu?

Arya akan nikahi Waldron, putranya, saat mereka sudah cukup umur.

Arya pasti tak akan senang.

- Lalu? - Lalu...

Saat peperangan sudah selesai...

Kau harus menikahi salah satu putrinya.

Terserah pilihanmu.

Dia punya beberapa calon yang menurutnya cocok.

Jadi begitu.

Ibu sudah lihat para putrinya?

- Sudah. - Dan?

Ada satu yang...

Kau menyetujuinya?

- Boleh kutolak? - Tidak, jika ingin menyeberang.

Maka aku setuju.

- Kata Sam, kau ingin menemuiku? - Benar.

Mungkin kau mau berbaik hati membantuku.

Kau pernah penasaran kenapa pria anggota Night's Watch...

Tak memiliki istri atau anak?

Tidak.

Agar mereka tidak mencintai. Cinta itu kematian bagi tugas.

Jika suatu hari ayahmu terpaksa memilih...

Antara kehormatan di satu pihak, dan orang tercintanya di pihak lain.

Apa yang akan dia lakukan?

Dia akan lakukan hal terbaik, apa pun itu.

Maka Lord Stark itu pria langka di antara 10.000 pria.

Kebanyakan dari kita tak sekuat itu.

Apa artinya kehormatan dibandingkan cinta seorang wanita?

Apa artinya tugas...

Dibanding kenikmatan menggendong putramu yang baru lahir?

Atau senyuman seorang saudara?

Sam cerita padamu.

Kita semua manusia.

Kita melakukan tugas jika tak ada risikonya.

Kehormatan akan datang dengan mudahnya.

Tapi cepat atau lambat...

Dalam kehidupan semua orang akan tiba hari yang terasa sulit.

Hari di mana dia harus memilih.

Dan sekarang saatnya bagiku. Itukah maksudmu?

Hal itu menyakitkan, Nak. Ya, aku tahu.

Kau tidak tahu!

Tak ada yang tahu!

Walau aku anak haram, tapi dia ayahku dan Robb saudaraku!

Para Dewa berlaku kejam saat mereka menguji sumpahku.

Mereka menunggu sampai aku sudah tua.

Aku bisa berbuat apa saat gagak bawa kabar dari Selatan?

Kabar hancurnya rumahku, tewasnya keluargaku.

Aku tak berdaya, buta, dan rapuh.

Tapi saat kudengar dia membunuh putra saudaraku...

Dan putranya yang malang, serta anak-anak!

Bahkan anak-anak kecil!

Siapa kau ini?

Ayahku bernama Maekar, orang pertama yang wariskan namanya.

Saudaraku Aegon memerintah setelah kepergian ayahku...

Saat aku menolak takhta.

Lalu takhta berikutnya jatuh pada Aerys, putranya.

Yang mereka sebut sebagai Mad King.

Kau Aemon Targaryen?

Akulah Master of the Citadel.

Terikat untuk melayani Castle Black dan Night's Watch.

Aku tak akan menyuruhmu tetap tinggal atau pergi.

Kau harus membuat pilihan itu sendiri.

Dan menjalaninya sepanjang sisa hidupmu.

Seperti halnya diriku.

Lord.

Matahari dan bintangku.

Drogo!

Kudaku.

Saudara sedarahku...

Tidak, aku harus terus berkuda.

Dia jatuh dari kudanya.

Khal yang tak bisa berkuda

bukan seorang Khal.

Dia hanya lelah.

Dia perlu beristirahat.

Perjalanan kita hari ini cukup.

Kita berkemah di sini.

Tempat ini tak cocok untuk berkemah.

Wanita tak bisa memerintah kami.

Bahkan Khaleesi sekali pun.

Kita berkemah di sini.

Bilang saja ini perintah Khal Drogo.

Kau tak bisa memerintahku, Khaleesi.

Cari Mirri Maz Duur. Bawa dia padaku.

Si penyihir?

Akan kubawakan kepalanya, Khaleesi.

Bawa dia kemari dengan selamat...

Atau Khal Drogo akan dengar

kenapa kau menentangku.

Menurut mata-mata kita, pasukan Stark bergerak ke Selatan dari Twins.

Diikuti pasukan Lord Frey.

Mereka berjarak satu hari ke arah Utara.

Anak itu mungkin kurang pengalaman dan akal sehat.

Tapi dia punya keberanian bela wilayahnya tanpa pikir panjang.

Silakan lanjutkan. Aku tak bermaksud mengganggu.

Semoga kaum liarmu bisa berguna.

Jika tidak, kita sudah sia-siakan logam bagus.

Makhluk besar yang berbulu bersikeras meminta 2 kapak.

Terbuat dari baja hitam berat, bersisi ganda.

Shagga suka kapak.

Saat perang dimulai, kau dan kaum liarmu pasukan perintis.

Pasukan perintis? Aku dan pasukanku bersiap di garis depan?

Mereka memang terlihat buas.

Buas?

Semalam...

Anggota Moon Brother menikam anggota Stone Crow demi sosis.

Tiga anggota Stone Crow menangkapnya dan menggorok tenggorokannya.

Bronn berhasil mencegah Shagga memotong kemaluan mayat pria itu.

Untung saja. Tapi Ulf tetap meminta uang ganti rugi.

Shagga dan Gunthor menolak membayarnya.

Jika prajurit tak disiplin, kesalahan terletak pada komandannya.

Pastinya ada cara membunuhku yang tak merugikan peperangan!

Jangan bahas masalah ini lagi.

Sepertinya aku tak merasa lapar. Permisi, Lord sekalian.

Di mana kau temukan makhluk secantik dia?

- Aku merebutnya. - Rebut? Dari siapa?

Dari Ser...

Siapa namanya? Entahlah. Jaraknya 3 tenda dari sini.

- Dia sama sekali tak membantah? - Dia bilang sesuatu.

Peluangku hidup sampai dia bisa balas dendam...

Baru menurun drastis.

Besok kita akan jadi pasukan perintis.

Kurasa aku akan cari pendamping lain untukku.

- Siapa namamu? - Kau ingin menamaiku apa?

- Apa nama pemberian ibumu? - Shae.

Apa nama pemberian ibumu?

Ibuku meninggal saat melahirkanku.

Itukah alasanku ada di sini? Agar bisa membahas ibu kita?

- Aksenmu dari daerah mana? - Negeri asing.

- Kau mau apa dariku? - Apa yang aku mau darimu?

Aku ingin kau tinggal di tendaku.

Menuangkan anggurku, tertawa mendengar gurauanku...

Menggosok kakiku yang bengkak setelah berkuda seharian.

Jangan tidur bersama pria lain selama kita bersama.

Aku ingin kau bercinta denganku seolah itu malam terakhirku hidup.

Dan itu mungkin saja terjadi.

Lalu apa imbalanku?

Pertama, keselamatan.

Tak akan ada yang menyakitimu selama kau jadi milikku.

Kedua, bisa berdampingan denganku, yang kudengar cukup spektakuler.

Siapa yang bilang? Wanita bayaranmu?

Dan ketiga...

Emas berlimpah untuk kau habiskan jika bisa hidup 1.000 tahun.

Kau terima tawaranku?

Mari mulai dengan malam terakhirmu hidup di dunia ini.

- Khaleesi. - Masuklah.

Dia sangat kuat.

Tak ada yang mengerti betapa kuatnya dia.

Dia akan mati malam ini, Khaleesi.

Tak bisa. Dia tak boleh mati. Tak akan aku biarkan!

Bahkan Ratu pun tak punya kekuatan seperti itu.

Kita harus segera berangkat.

Kudengar ada pelabuhan bagus di Asshai.

- Aku tak akan meninggalkannya! - Dia sudah pergi, Khaleesi.

Walau jika dia mati, kenapa aku harus lari?

Aku Khaleesi dan anakku akan jadi Khal penerus Drogo!

Tempat ini bukan Westeros di mana orang menghormati darah.

Di sini mereka hanya hormati kekuatan.

Mereka akan berkelahi setelah kematian Drogo.

Pemenang perkelahian itu akan jadi Khal yang baru.

Dia tak mau ada saingan.

Anakmu akan diambil dari pelukanmu dan diumpankan pada anjing.

Aku tak akan meninggalkannya.

Lukanya sudah bernanah.

Kaulah penyebabnya, Penyihir.

Hentikan!

Aku tak mau dia disakiti.

Tidak? Kau tak mau dia disakiti?

Berdoalah kami tak menyakitimu juga.

Kau biarkan penyihir ini menyentuh Khal.

Jaga ucapanmu. Dia masih Khaleesi-mu.

Selama saudara sedarahku masih hidup!

Saat saudaraku mati,

dia bukan siapa-siapa lagi.

Aku tak pernah

menjadi orang tak penting.

Akulah pewaris darah naga.

Para naga sudah mati, Khaleesi.

Kurasa malam ini kau harus siapkan baju zirahmu, Ser.

Kurasa kau benar.

- Kau menyelamatkanku lagi. - Kini kau harus menyelamatkannya.

Dia sudah tak bisa disembuhkan.

Aku hanya bisa mempermudah kepergiannya.

Selamatkan dia dan aku akan membebaskanmu.

Kau pasti tahu cara lainnya.

Mungkin dengan sihir.

Ada sebuah mantra.

Banyak yang bilang, kematian itu lebih bersih.

Lakukanlah. Selamatkan dia.

- Ada harganya. - Kami punya emas. Apa pun maumu.

Ini bukan soal emas. Ini sihir darah.

Hanya kematian yang bisa membayar kehidupan.

Kematianku?

Tidak. Bukan kematianmu, Khaleesi.

Bawakan kudanya padaku.

Khaleesi, jangan lakukan ini. Biar kubunuh penyihir ini.

Jika membunuhnya, Khal-mu akan mati.

Ini sihir darah. Hal ini dilarang.

Aku Khaleesi-mu. Aku yang tentukan apa yang dilarang.

- Pergilah. Sekarang. - Ajak dia dan pergilah.

Bawa dia.

Kau juga harus pergi.

Begitu aku mulai bernyanyi, tak ada yang boleh masuki tenda.

Roh orang mati akan berdansa di sini malam ini.

Tak akan ada yang masuk.

Bawa dia kembali padaku.

- Apa yang kau lakukan? - Aku harus menyelamatkannya.

Kita seharusnya sudah berjarak 16 km menuju Asshai. Kau pasti selamat.

Jangan biarkan ini terjadi.

Biarkan saja.

Penyihir.

Kau tak boleh masuk.

Khaleesi!

Jangan teruskan, Tuan.

- Kau terluka? - Bayinya akan segera lahir.

- Panggilkan bidan. - Mereka tak akan datang.

Mereka bilang dia dikutuk.

Mereka harus datang, atau aku penggal kepalanya.

Penyihir itu bisa bantu kelahiran bayi.

Aku pernah mendengarnya bilang begitu.

- Kau kesakitan, Singaku? - Tidak.

Tampaknya kau sedang kesakitan. Apinya membakar kulit halusmu.

Dasar wanita.

- Kau tidak kesakitan? - Aku sudah terbiasa.

Minum?

Ayo kita mainkan permainan baru.

Ada permainan pisau Braavosi yang bisa aku ajarkan.

Apa dalam permainan ini kau bisa kehilangan jarimu?

- Tidak jika kau menang. - Aku tak mau main.

Jangan ada permainan menggunakan api atau pisau.

- Kita mainkan permainan keahlianku. - Apa keahlianmu?

Aku penilai watak yang hebat.

- Sepertinya permainan membosankan. - Bukan. Begini caranya.

Aku akan buat pernyataan soal masa lalumu.

Jika benar, kau harus minum. Jika salah, aku yang minum.

Dilarang berbohong. Aku bisa tahu jika kau berbohong.

- Aku tak mau main. - Baik. Bronn giliran pertama.

Ayahmu memukulimu.

Tapi pukulan ibuku jauh lebih keras.

Kau membunuh korban pria pertamamu sebelum umurmu 12 tahun.

Dia seorang wanita.

Dia mengayunkan kapak ke arahku.

Kau pernah tinggal di bagian Utara dari Wall.

Apa yang membuatmu ke sana?

- Pekerjaan. - Dan...

Kau pernah mencintai seorang wanita, tapi hubungan kalian kandas...

Jadi, kau tak membiarkan dirimu jatuh cinta lagi.

Tunggu, itu kisahku.

Giliranmu, Wanita asingku yang cantik dan misterius.

- Aku tak mau main. - Ini menyenangkan.

Lihatlah kesenangan yang kami rasakan.

Ibumu seorang PSK.

Minumlah.

Baiklah.

Ayahmu tinggalkan keluarga kalian saat kau kecil dan belum kembali.

Minumlah.

Bukankah kita sepakat dilarang berbohong?

Minumlah.

Kau ingin punya hidup berbeda.

Kau datang dari suatu tempat dan ingin berada di tempat lain.

Kisah dunia yang ternoda bisa buat siapa pun minum.

Baik, akan aku perjelas.

Kau ingin berada di tempat lain, tapi bagaimana caranya ke sana?

Aku yakin kehidupan Silent Sisters tak cocok untukmu.

Gadis rendahan macam kau mau berbuat apa?

Minumlah.

- Kau yakin... - Minumlah.

Jangan pernah bicarakan ayah ibuku lagi.

Atau akan aku cungkil matamu dari kepalamu.

Jika aku menyinggungmu, aku minta maaf.

- Giliranku. - Baiklah. Tanyakan saja.

Cobalah pecahkan teka-teki diriku ini.

Kau pernah jatuh cinta pada siapa?

- Cara mainnya bukan begitu. - Aku tak peduli.

Lord kita ini pernah menikah.

- Menikah? - Dari mana kau mendengarnya?

Kau bisa dengar banyak jika berjudi dengan prajurit Lannister.

Mungkin lain waktu saja.

Tidak. Aku ingin mendengarnya malam ini.

Itu bukan kisah yang menyenangkan.

Atau aku akan menangis.

Kurasa aku dan nona ini punya banyak kisah kelam...

Dibandingkan denganmu, Lord.

Jadi...

Saat itu usiaku 16 tahun.

Aku dan Jaime, saudaraku, sedang berkuda saat dengar jeritan.

Dia berlari ke jalan dengan baju terkoyak.

Dua pria memegangi tumitnya. Jaime berhasil mengusir mereka...

Sementara aku memasangkan jubah padanya.

Dia terlalu ketakutan untuk dibiarkan pulang sendiri.

Saat Jaime memburu pemerkosanya...

Aku membawa dia ke penginapan dan memberinya makan.

Gadis itu bernama Tysha.

Dia gadis yatim anak tukang roda.

Dia kelaparan.

Kami berdua habiskan 3 ayam dan sebotol besar anggur.

Memang mustahil, tapi ada saatnya aku tidak terbiasa minum.

Aku lupa betapa takutnya aku dikelilingi wanita.

Selalu menunggu mereka menertawaiku, membuang muka karena malu...

Atau bertanya soal saudaraku yang tinggi dan tampan.

Aku lupa soal segalanya, kecuali Tysha.

Dan entah bagaimana, aku berakhir di ranjangnya.

Demi 3 ayam? Aku harap begitu.

Itu tak berlangsung lama. Aku tak memahami perbuatanku.

Tapi dia baik padaku.

Setelah itu dia menciumku dan menyanyikan lagu untukku.

Pagi harinya, aku begitu jatuh cinta hingga akhirnya melamarnya.

Sedikit kebohongan, koin emas, pendeta Septon mabuk, lengkap sudah.

Kami menjadi suami dan istri. Setidaknya selama 2 minggu...

Sampai Septon-nya sadar dan mengadukan pada ayahku.

- Kurasa itu akhir segalanya. - Tidak juga.

Pertama-tama, ayahku minta Jaime katakan yang sejujurnya.

Ternyata gadis itu seorang PSK.

Jaime sudah mengatur segalanya. Rute jalan, pemerkosa, semuanya.

Menurutnya, sudah saatnya aku punya kekasih.

Setelah pengakuan saudaraku...

Ayahku membawa masuk istriku dan memberikannya pada prajuritnya.

Bayaran untuk istriku memuaskan. Koin perak untuk setiap prajurit.

Berapa PSK yang menggunakan harga seperti itu?

Ayahku mengajakku ke barak dan memaksaku melihatnya.

Pada akhirnya, dia mendapat banyak koin perak...

Hingga koinnya jatuh dari genggaman dan menggelinding di lantai.

Aku akan membunuh pria yang melakukan itu padaku.

Seharusnya kau tahu dia seorang PSK.

Benarkah? Umurku 16 tahun, mabuk, dan kasmaran.

Gadis yang hampir diperkosa...

Tak akan mengajak pria bercinta dua jam setelahnya.

Seperti kataku tadi, saat itu aku masih muda dan bodoh.

Kini pun kau masih muda dan bodoh.

- Ada apa? Apa maumu? - Kau tidur selama perang.

- Apa? - Semalam mereka bergerak dahulu.

Mereka hanya berjarak 1,6 km ke arah Utara.

- Panggil pengawal pribadiku! - Kau tak punya!

Jika aku tewas, bersedihlah untukku.

Kau akan mati. Bagaimana kau bisa tahu?

Aku akan mengetahuinya.

- Awas! - Minggir!

Jangan halangi jalan!

- Tetaplah merunduk. - Tetap merunduk?

Jika kau beruntung, tak ada yang memerhatikanmu.

Aku terlahir sebagai orang beruntung.

Suku Vale! Berkumpullah!

Stone Crows, Black Ears, Burned Men, Moon Brothers.

- Dan Painted Dogs! - Dan Painted Dogs.

Kekuasaan kalian atas Vale akan dimulai sekarang.

Kita bergerak maju. Rebut milik kalian.

Halfmen!

Halfmen!

Menuju medan perang!

Kau prajurit yang beruntung.

- Aku masih hidup? - Kau masih hidup.

Apa kita menang?

Kita tak akan berbincang jika tidak menang.

Bagaimana perjuangan anggota suku kita?

Ya, bagus.

Aku senang mereka bisa akur.

Kau terluka.

Syukurlah Ayah menyadarinya.

Aku dengar kita sudah menang.

Mata-mata kita salah.

Hanya ada 2.000 pembawa panji Stark, bukan 20.000 orang.

- Kita menangkap putra Stark? - Dia tak ada di sini.

Di mana dia?

Bersama 18.000 orang prajurit lainnya.

Lalu di mana mereka?

- Kita harus pergi, Lady. - Tidak.

Lady...

Saat mereka menyadarinya, peristiwa ini sudah terjadi.

Lady Stark. Aku ingin tawarkan pedangku, tapi sepertinya hilang.

Bukan pedangmu yang aku inginkan.

Kembalikan kedua putriku dan juga suamiku.

Tampaknya aku juga kehilangan mereka.

Bunuh dia, Robb! Kirim kepalanya pada ayahnya!

Dia sudah bunuh 10 prajurit kita. Kau melihatnya.

Dia lebih berguna dalam keadaan hidup.

Cepat bawa dan kurung dia.

Kita bisa akhiri perang ini, Nak. Selamatkan ribuan nyawa.

Kau mewakili Stark, aku mewakili Lannister.

Pedang, tombak, gigi, kuku.

Pilih senjatamu. Mari akhiri sekarang juga.

Jika kita lakukan sesuai caramu, Kingslayer...

Kau pasti menang.

Kita tak akan melakukannya dengan caramu.

Ayolah, Pria cantik.

Hari ini aku mengirim 2.000 orang untuk mati.

Para penyair akan nyanyikan lagu tentang pengorbanan mereka.

Tapi mereka yang gugur tak akan mendengarnya.

Satu kemenangan tak membuat kita sebagai penakluk.

Apa kita berhasil bebaskan ayah dan saudariku dari tangan Ratu?

Apa kita sudah bebaskan daerah Utara...

Dari penjajah yang ingin kita berlutut?

Perang ini masih belum berakhir.

Bolehkah aku minta satu? Rasa lemon atau apa pun.

Harganya 3 koin tembaga.

Bagaimana jika ditukar dengan merpati gemuk?

Pergilah.

Masih ada sisa roti kemarin? Atau roti gosong?

Pergilah.

Hei, kalian mau ke mana? Apa yang terjadi?

Mereka membawanya ke Sept of Baelor.

- Siapa? - Hand of the King.

Pengkhianat!

Baelor. Baelor!

Aku Eddard Stark.

Lord of Winterfell dan Hand of the King.

Aku menghadap kalian untuk mengakui pengkhianatanku...

Di hadapan para Dewa dan manusia.

Aku mengkhianati kepercayaan Raja sekaligus temanku, Robert.

Aku bersumpah melindungi dan membela anak-anaknya.

Tapi sebelum darahnya mengering, aku berencana membunuh putranya.

Dan mengincar takhtanya untuk diriku sendiri.

Biarkan Pendeta Tinggi Septon...

Dan Baelor the Blessed menjadi saksi perkataanku.

Joffrey Baratheon adalah pewaris sejati Iron Throne.

Atas kemurahan para Dewa, Lord dari Tujuh Kerajaan...

Dan pelindung Kerajaan.

Penderitaan akan menerpa kita jika kita berbuat dosa.

Pria ini sudah mengakui kejahatannya di hadapan Dewa dan manusia.

Para Dewa itu adil.

Tapi Baelor telah mengajari kita bahwa Dewa juga bisa mengampuni.

Kami harus melakukan apa kepada pengkhianat ini, Yang Mulia?

Ibu memintaku membiarkan Lord Eddard bergabung dengan Night's Watch.

Gelar dan kekuasaannya akan dicopot.

Dia akan mengabdi pada Kerajaan dari pengasingan.

Dan Lady Sansa sudah memohon ampun bagi ayahnya.

Tapi hati mereka selemah hati wanita.

Selama aku jadi raja kalian, pengkhianatan tak boleh dibiarkan.

Ser Ilyn...

Bawakan kepalanya padaku.

Tolong hentikan dia!

Buat dia berlutut!

- Jangan lihat! - Lepaskan aku!

Tutup mulutmu! Lihat aku!

- Hentikan mereka! - Pengkhianat! Penggal kepalanya!

Hentikan dia!

Tolong hentikan!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.