Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Pengadilan memanggilmu atas kasus pembawa panjimu...
Gregor Clegane, "The Mountain".
Datang dalam 2 minggu, atau dianggap sebagai musuh kerajaan.
Ned Stark yang malang.
Pria yang berani, tapi menilai dengan buruk.
Menyerangnya adalah tindakan bodoh.
Seorang Lannister tak bertindak seperti orang bodoh.
Kau ingin mengatakan sesuatu yang cerdas?
Ayo, katakan sesuatu yang cerdas.
Catelyn Stark menahan adikku.
- Kenapa dia masih hidup? - Tyrion?
Ned Stark.
Salah satu anak buah kami ikut campur.
Menombak kakinya sebelum kami membunuhnya.
Kenapa dia masih hidup?
- Itu tak akan terlihat bersih. - Bersih.
Kau terlalu mengkhawatirkan pendapat orang tentangmu.
Aku tak peduli apa yang orang pikirkan tentangku.
Bukan, itu yang kau mau orang pikirkan tentangmu.
Itu yang sesungguhnya.
Jika kau dengar mereka diam-diam berbisik "Pembantai Raja"...
Tidakkah itu mengganggumu?
Tentu, itu menggangguku.
Singa tak pedulikan pendapat domba.
Aku harus bersyukur kesombonganmu mengalahkan kenekatanmu.
Aku memberimu setengah jumlah pasukan kita.
30.000 prajurit.
Dan kita akan membawa mereka ke kediaman Catelyn Stark...
Dan mengingatkannya bahwa Lannister akan membayar utang mereka.
Aku tak menyangka kau sangat menghargai hidup adikku.
Dia seorang Lannister.
Mungkin dia Lannister yang terendah, tapi tetap keluarga kita.
Dan semakin lama dia dipenjara, nama kita semakin kurang dihormati.
Jadi seekor singa mempedulikan pendapat tentang...
Itu bukan pendapat, tapi fakta.
Jika klan lain bisa menahan salah satu anggota kita...
Dan menahannya tanpa mendapat hukuman...
Kita bukan lagi klan yang harus ditakuti.
Ibumu sudah meninggal. Tak lama lagi aku akan meninggal.
Lalu dirimu, adik laki-lakimu...
Adik perempuanmu dan semua anak-anaknya.
Kita semua akan mati dan membusuk di dalam tanah.
Hanya nama keluarga yang tetap bertahan.
Bukan kemenangan pribadimu, bukan kehormatanmu, tapi keluarga.
Kau mengerti?
Kau dikaruniai kemampuan yang hanya dimiliki sedikit orang.
Kau dikaruniai karena berasal dari keluarga terkuat di kerajaan.
Dan kau masih dikaruniai umur yang masih muda.
Lalu apa yang telah kau lakukan dengan karunia ini?
Kau melayani sebagai pengawal kehormatan untuk dua raja.
Satu orang gila dan satunya lagi pemabuk.
Masa depan keluarga kita ditentukan dalam beberapa bulan ini.
Kita bisa dirikan dinasti yang bertahan seribu tahun.
Atau kita bisa hancur seperti yang dialami Targaryens.
Aku ingin kau menjadi sosok pria yang telah ditakdirkan untukmu...
Bukan tahun ini, bukan besok, sekarang.
Kau kesakitan.
Aku pernah mengalami yang lebih buruk, Lady-ku.
Mungkin ini saatnya untuk pulang.
Pihak Selatan sepertinya tak sepaham denganmu.
Aku tahu yang diperjuangkan oleh Jon Arryn hingga tewas.
Benarkah, Lord Stark?
Itu tujuanmu memanggilku kemari, untuk memberikanku teka-teki?
Apa dia pernah melakukan ini sebelumnya?
Jamie akan membunuhnya.
- Adikku berharga ratusan temanmu. - Adikmu? Atau pacarmu?
Keluarga Targaryens saling menikahi kakak dan adik selama 300 tahun...
Untuk menjaga kemurnian garis darah.
Jaime dan aku lebih dari kakak beradik.
Kami berbagi rahim.
Lahir di dunia ini bersama. Kami saling memiliki.
Putraku melihatmu bersamanya.
- Kau mencintai anak-anakmu? - Dengan segenap hatiku.
- Begitu juga denganku. - Mereka semua anak-anak Jaime.
Berkat para dewa.
Saat Robert meninggalkan pelacurnya dan mendatangiku dengan mabuk...
Aku selesaikan dengan cara lain.
- Paginya, dia tak ingat. - Kau selalu membencinya.
Membencinya? Aku memujanya.
Setiap gadis di Seven Kingdoms memimpikannya...
Tapi dia milikku secara tersumpah.
Dan saat aku melihatnya di hari pernikahan di Sept of Baelor...
Kurus, galak dan berjenggot hitam...
Itu saat paling bahagia dalam hidupku.
Malam itu dia bercinta denganku, beraroma anggur...
Dan melakukan kewajiban kecilnya...
Dan berbisik di telingaku, "Lyanna."
Adikmu sudah jadi mayat dan aku gadis yang hidup.
Dan dia mencintainya lebih daripada mencintaiku.
Saat raja kembali dari berburu, akan kukatakan yang sebenarnya.
Kau harus sudah pergi saat itu, kau dan anak-anakmu.
Aku tak mau ada darah mereka di tanganku.
Pergi sejauh mungkin, dan bawa pasukan sebanyak mungkin.
Karena ke mana pun kau pergi, kemurkaan Robert akan mengikutimu.
Dan bagaimana dengan kemurkaanku, Lord Stark?
Kau seharusnya mengambil alih kerajaan untukmu.
Jaime cerita padaku tentang peristiwa kekalahan King's Landing.
Dia sedang duduk di Iron Throne dan kau memaksanya menyerah.
Yang harus kau lakukan adalah berjalan ke arahnya.
Itu adalah kesalahan yang menyedihkan.
Aku sudah banyak membuat kesalahan dalam hidupku.
- Tapi hal itu tak termasuk. - Kau salah.
Saat kau memainkan permainan takhta, kau menang atau mati.
Tak ada posisi tengah.
Hentikan!
Itu yang mereka ajarkan pada kalian di Utara?
Dan kau, dari manapun asalmu, kau tahu betapa kau terdengar konyol?
Apa diantara kalian ada yang mengerti maksudku?
Tentu saja, Lord-ku.
Bisakah kita mulai lagi?
Kau sebagai pria dan kau sebagai wanita.
Mulailah!
Lakukan perlahan.
Kalian tak bisa membodohi mereka. Mereka membayar kalian.
Mereka tahu siapa kalian. Tahu kalian hanya berpura-pura.
Tugas kalian adalah untuk membuat mereka lupa akan hal itu.
Itu memang memakan waktu.
Kalian harus melakukannya dengan perlahan.
Ayolah, perlahan saja.
Dia yang harus memenangkan kalian, bukan sebaliknya.
Kalian mulai menyukainya. Dia ingin memercayai kalian.
Dia menikmati kemaluannya, mereka sudah cukup dewasa untuk itu.
Kenapa kalian tak bisa nikmati kemaluan kalian?
Dia tahu dia lebih baik dibanding pria lain.
Dia selalu tahu hal itu jauh di lubuk hatinya.
Dan sekarang dia bisa membuktikannya.
Dia sangat hebat, mencapai sesuatu jauh dalam tubuhmu...
Yang tak satupun tahu kau memilikinya demi puaskan kebutuhanmu.
Kenapa kau tak bergabung saja, Lord-ku?
Aku menjaga keperjakaanku untuk seseorang.
Apa yang tak diketahuinya tak akan melukainya.
Ungkapan yang bodoh.
Apa yang tak kita ketahui biasanya adalah yang membuat kita terbunuh.
Dia pasti sangat cantik.
Tidak juga, tapi dia dari keturunan yang sempurna.
Aku yakin kau sedang jatuh cinta, Lord-ku.
Telah bertahun-tahun, hampir seluruh hidupku.
Mempermainkan bokongnya, dan dia mencintaiku juga.
Dulu aku orang kepercayaannya, orang yang bisa dia permainkan.
Dia bisa menceritakan semuanya, tanpa kecuali.
Dia memberitahuku tentang kuda-kuda kesukaannya.
Istana yang ingin ditinggalinya, juga pria yang ingin dia nikahi.
Seorang pria Utara dengan rahang kokoh.
Jadi, aku menantang pria itu. Kenapa tidak? Pikirku.
Aku telah membaca semua dongeng.
Pahlawan selalu menang melawan penjahat di setiap dongeng.
Pada akhirnya, dia tak izinkan pria itu membunuhku.
"Dia hanya anak kecil" katanya. "Kumohon jangan sakiti dia."
Lalu lawanku beri luka kecil untuk kuingat. Dan merekapun pergi.
- Apa dia masih menikahi pria itu? - Tidak.
Pria itu terbunuh sebelum pernikahan.
Akhirnya dia menikahi kakak pria itu. Seorang pria yang lebih mengesankan.
Dia mencintai pria itu, sepertinya.
Kenapa tidak? Tak seorangpun yang bisa dibandingkan dengan pria itu.
Pria itu terlalu...
Hebat.
Apa kau tahu apa yang kupelajari dari kekalahanku?
Aku jadi tahu bahwa aku tak akan pernah menang.
Tidak dengan cara seperti itu.
Itu adalah permainan mereka, peraturan mereka.
Aku tak akan melawan mereka, tapi aku akan hancurkan mereka.
Itulah yang kutahu. Itulah diriku.
Dan hanya dengan menerima diri kita yang sesungguhnya...
Kita bisa meraih apa yang kita inginkan.
Dan apa yang kau inginkan?
Semuanya, Sayangku. Semuanya.
Kini bersihkan diri kalian. Kalian berdua bekerja malam ini.
Kau gadis yang sangat beruntung, kau tahu itu?
Di tempat asalku tak ada pengampunan untuk penjahat.
Di tempat asalku, jika orang sepertimu menyerang Lord Kecil...
Saat air pasang turun, kau direbahkan di pantai...
Tangan dan kakimu dirantai pada empat pancang.
Air laut akan semakin mendekat.
Kau lihat kematian maju setiap inci perlahan ke arahmu.
- Dari mana asalmu? - Iron Islands.
Apa itu jauh?
Kau tak pernah dengar Iron Islands?
Percayalah padaku, kau tak pernah dengar tempat asalku juga.
"Percayalah padaku, Lord-ku."
Kau tak tinggal di alam liar lagi.
Di tanah yang berbudaya, kau panggil majikanmu dengan gelar mereka.
- Dan apa itu? - Lord.
Kenapa?
Kenapa? Apa maksudmu kenapa?
Ayahku Balon Greyjoy, Lord Iron Islands.
Apa hubungannya denganmu?
Jika ayahmu Lord, bagaimana kau bisa jadi Lord juga?
- Aku akan jadi Lord jika ayahku... - Jadi kini kau bukan Lord?
Tidak, kau...
Kau menantangku? Begitukah?
Aku hanya tak mengerti tindakan orang Selatan.
Aku bukan orang Selatan.
Kau dari Selatan Wall. Bagiku kau adalah orang Selatan.
Kau gadis kecil yang lancang, ya?
Aku tak bisa menjawabnya, Lord-ku. Aku tak mengerti arti lancang.
Lancang. Artinya kasar, tak sopan.
Kau ingin lepaskan rantai itu?
Theon Greyjoy.
- Wanita ini tamu kita. - Aku pikir dia tawanan kita.
Apa kalian telah saling berkenalan dengan intim?
Mungkin aku tak akan ada di dekatmu jika lain kali itu terjadi.
Dulu aku lebih buruk darinya.
Aku biasa menghabisi pria seperti itu...
Dan mencabut giginya dengan tulangnya.
- Kenapa kau kemari? - Aku tak bermaksud kemari.
Aku ingin pergi lebih jauh ke Selatan daripada ini.
Sejauh mungkin sampai ujung Selatan, sebelum Long Night tiba.
Kenapa? Apa yang kau takutkan?
Ada sesuatu yang tidur siang hari dan berburu di malam hari.
- Burung hantu dan kucing hutan. - Aku tak membicarakan hal itu.
Sesuatu yang kau bicarakan sudah punah ribuan tahun lalu.
Mereka tak punah, Pak Tua.
Mereka tidur.
Dan mereka sudah tak tidur lagi.
Aku rindu pada gadis-gadis.
Aku bahkan tak pernah bicara pada mereka.
Aku hanya melihat mereka, mendengar mereka tertawa.
Kau tak rindu pada gadis-gadis?
Kelompok penunggang kuda.
Terompetnya. Kita harus tiup terompetnya.
Kenapa dia sendirian?
Satu tiupan untuk prajurit yang kembali...
Dua tiupan untuk Wildlings...
- Tiga... - Tak ada penunggangnya.
Itu kuda pamanku Benjen.
Di mana pamanku?
Ned!
Ini tentang Robert. Kami sedang berburu babi hutan.
Seharusnya Ayah meluangkan waktu lebih denganmu.
Menunjukkan cara menjadi pria sejati.
Aku tak pernah bermaksud menjadi seorang ayah.
Pergilah. Kau tak akan mau melihat ini.
Salahku, terlalu banyak anggur, tusukanku meleset.
Bau busuk.
Bau busuk seperti kematian.
Jangan pikir aku tak bisa menciumnya.
Aku membalas bajingan itu, Ned.
Aku tusukkan pisauku ke kepalanya. Tanyakan padanya jika tak percaya.
Aku ingin jamuan penguburan yang terbesar di kerajaan ini.
Dan aku ingin tiap orang mencicipi babi hutan yang membunuhku.
Tinggalkan kami semua. Aku perlu bicara dengan Ned.
- Robert, Sayangku... - Ke luar! Kalian Semua!
Kau ceroboh sekali.
Ambil kertas dan tinta di meja. Tulis yang kukatakan.
Atas nama Robert dari klan Baratheon...
Kau tahu yang selanjutnya.
Isi gelarnya.
Dengan ini, kuperintahkan Eddard dari klan Stark, gelar...
Untuk melayani sebagai Wali dan Pengawas Kerajaan setelah aku mati.
Untuk memerintah sebagai penggantiku sampai Joffrey cukup umur.
Berikan padaku.
Berikan pada Dewan, setelah kematianku.
Setidaknya ini satu hal yang kulakukan dengan benar.
Kau yang memerintah sekarang.
Kau akan lebih membencinya dibanding aku.
Tapi kau akan memerintah dengan baik.
Gadis itu, Daenerys...
Kau benar. Varys, Littlefinger, adikku, tak berharga.
Tak ada yang melarangku, selain kau.
Hanya kau.
Biarkan dia hidup.
- Hentikan jika tak terlambat. - Pasti.
Dan putraku...
Bantu dia, Ned.
- Buat dia lebih baik daripada aku. - Aku...
Akan kulakukan semampuku untuk menghormati kenangan tentangmu.
Kenangan tentangku.
Raja Robert Baratheon, dibunuh oleh seekor babi hutan.
Beri aku penawar rasa sakit dan biarkan aku mati.
Beri dia sari bunga candu.
Dia terlalu banyak minum anggur.
Dia memerintahkan kami untuk minggir, tapi...
Aku gagal.
Tak ada yang bisa melindungi diri dari dirinya sendiri.
Aku penasaran, Ser Barristan...
Siapa yang memberi anggur pada raja?
Pelayannya, dari tempat anggur raja sendiri.
Pelayannya? Putra dari keluarga Lannister?
Anak yang rajin, memastikan raja tak kehabisan kudapan.
Aku berharap anak malang itu tak menyalahkan dirinya sendiri.
Raja sudah berubah pikiran mengenai Daenerys Targaryen.
Rencana apa pun yang telah kalian buat...
Batalkan sekarang juga.
Aku khawatir semua sudah terlambat.
Gadis itu sepertinya telah mati.
Kuda yang menguasai dunia
tak perlu kursi besi itu.
Menurut ramalan...
Kuda itu akan lari
sampai ke ujung Bumi.
Ujung Bumi berakhir
di laut hitam asin.
Tak ada kuda yang bisa
melintasi air beracun.
Bumi tak berujung di laut.
Banyak lumpur di seberang laut.
Lumpur tempatku lahir.
Tak ada lumpur. Tanah.
Tanah. Ya.
Ada ribuan kapal di kota bebas.
Kuda kayu yang terbang melintasi laut.
Jangan bicarakan kuda kayu
dan kursi besi.
Itu bukan kursi.
Itu...
Takhta.
Takhta.
Tempat duduk untuk Raja.
Atau seorang Ratu.
Raja tak butuh kursi untuk duduk.
Dia hanya perlu kuda.
Bisakah kau membantuku membuat dia mengerti?
Dothraki melakukan sesuatu berdasarkan waktu dan alasan mereka.
Sabarlah, Khaleesi. Kita akan pulang, aku janji.
Kakakku bodoh, aku tahu.
Tapi dia keturunan sah dari Seven Kingdoms.
- Apa aku katakan hal bodoh, Tuan? - Maaf, Khaleesi.
Tapi moyangmu Aegon sang Penakluk...
Tak merebut enam kerajaan karena itu haknya.
Dia tak punya hak. Dia merebutnya karena dia mampu.
Dan karena dia punya naga.
Punya beberapa naga membuat beberapa hal mudah dikerjakan.
- Kau tak percaya? - Sudah pernah lihat naga, Khaleesi?
Aku hanya percaya dengan mata dan telingaku.
Lagi pula, itu sudah 300 tahun lalu. Siapa yang tahu kejadian sebenarnya?
Jika kau izinkan, aku akan mencari kapten kapal dagangku...
Mencari tahu apakah dia punya surat untukku.
- Aku ikut. - Tak perlu repot.
Nikmati pasar ini. Aku akan segera kembali.
Jorah the Andal.
Spider kirim salam dan ucapan selamat.
Surat pengampunan dari Kerajaan. Kau bisa pulang sekarang.
Anggur merah manis.
Aku punya anggur merah manis
dari Lys, Volantis dan Arbor.
Anggur pir Tyroshi.
Rasa asam Andalish.
Aku memilikinya!
Khaleesi mau mencicipi?
Aku punya anggur merah manis
dari Dorne, Lady-ku.
Satu teguk dan kau akan beri nama
anakmu seperti namaku.
Putraku sudah punya nama, tapi kucoba anggur musim panas.
Hanya mencicipi.
Lady-ku, kau dari Westeros?
Kau diberi kehormatan bicara dengan Daenerys dari klan Targaryen...
Khaleesi dari pasukan berkuda dan putri Seven Kingdoms.
- Putri. - Berdiri.
Aku masih ingin mencicipi anggur itu.
Itu air cucian dari Dornish. Tak layak untuk ratu.
Aku punya anggur merah dari Arbor. Sari dari para dewa.
Akan kuambil dari tong, sebagai hadiah.
- Suatu kehormatan, Tuan. - Aku yang merasa terhormat.
Kau tahu, banyak warga yang berdoa agar kau pulang, Putri.
Aku harap suatu saat aku bisa membalas kebaikanmu.
Letakkan tong kecil itu.
- Ada yang tak beres? - Aku haus. Buka itu.
Anggurnya untuk Khaleesi, bukan untuk kalian.
Bukalah.
Tuang.
Suatu kejahatan untuk minum anggur sebanyak ini...
- Tanpa memberi kesempatan bernapas. - Lakukan perintahnya.
Sesuai perintah putri.
Manis, 'kan? Bisa cium aroma buahnya, Tuan?
Cobalah, Lord-ku.
Katakan itu bukan anggur terenak yang pernah menyentuh lidahmu.
Kau duluan.
Aku?
Aku tak pantas minum anggur kuno ini.
Hanya pedagang anggur miskin yang minum anggurnya sendiri.
Kau akan meminumnya.
- Khaleesi. - Hentikan dia!
Mari.
Kalian datang pada kami sebagai penjahat...
Pemburu gelap, pemerkosa, pembunuh, pencuri.
Kalian datang sendiri, dirantai...
Tanpa teman atau kehormatan.
Kalian datang sebagai orang kaya, dan sebagai orang miskin.
Beberapa di antara kalian menyebutkan klan yang dibanggakan.
Yang lain hanya nama anak haram atau tak ada nama sama sekali.
Itu semua tak penting. Itu semua terjadi di masa lalu.
Di sini, di Wall...
Kita semua satu klan.
Malam ini...
Kau diizinkan untuk terlihat senang. Kau akan jadi prajurit.
Bukankah itu yang selalu kau inginkan?
Aku ingin temukan pamanku. Aku tahu dia hidup di luar sana.
Aku tahu itu.
Aku berharap bisa membantu, tapi aku bukan prajurit.
Aku hanyalah seorang pelayan.
Ada kehormatan untuk jadi pelayan.
Tak terlalu dihormati, tapi selalu ada makanan.
Dan seperti cinta yang lama.
Di sini, kalian mulai hidup baru.
Pria dari Night's Watch...
Mengabdikan hidupnya untuk kerajaan.
Bukan untuk raja, lord, atau kehormatan klan mana pun...
Tak untuk emas, kejayaan, atau cinta dari wanita.
Tapi untuk kerajaan dan rakyatnya.
Kalian akan belajar kata-kata sumpah.
Pikirkan baik-baik sebelum mengucapkannya.
Hukuman desersi adalah mati.
Kalian bisa bersumpah di sini, nanti malam.
Setelah matahari terbenam.
Masihkah ada yang percaya pada para dewa tua?
Aku, Lord.
Kau ingin bersumpah di depan pohon hati seperti pamanmu?
Ya, Lord-ku.
Kau akan temukan pohon weirwood 1,6 km arah Utara Wall.
Dan mungkin dewa tuamu juga.
Lord-ku, bolehkah aku pergi juga?
Apakah klan Tarly masih menyembah para dewa tua?
Tidak, Lord-ku.
Aku dinamai di cahaya ketujuh.
Seperti juga ayahku dan kakekku.
Kenapa kau tinggalkan para dewa ayahmu dan klanmu?
Night's Watch adalah rumahku sekarang.
Ketujuh dewa tak pernah menjawab doaku.
Mungkin para dewa tua akan menjawab doaku.
Silakan, Nak.
Kalian akan ditugaskan suatu perintah...
Sesuai kebutuhan kita dan kekuatan kalian.
Halder, ke pembangun.
Pyp, ke pelayan. Toad, ke pembangun.
Grenn, ke prajurit. Samwell, ke pelayan.
Matthar, ke prajurit. Dareon, ke pelayan.
Balian, ke prajurit. Rash, ke prajurit.
Jon, ke pelayan. Rancer, ke pembangun.
Echiel, ke pembangun. Gordo, ke pelayan.
Niko, ke prajurit. Escan, ke prajurit.
Vorkoy, ke pembangun. Joby, ke kandang kuda.
Mink, ke dapur. Allo, ke pembangun.
Nelugo, ke prajurit.
Semoga para dewa melindungi kalian.
Para prajurit ikut denganku.
Para pembangun.
Samwell, kau akan membantuku di kandang burung dan perpustakaan.
Pyp, lapor pada Bowen Marsh di dapur.
Luke, lapor ke One Eyed Joe di kandang kuda.
Dareon, kami mengirimmu ke Eastwatch.
Perkenalkan dirimu pada Borcas saat kau tiba.
Jangan berkomentar tentang hidungnya.
Jon Snow...
Lord Commander Mormont memintamu menjadi pelayan pribadinya.
Apa aku akan menyiapkan makanan dan air hangat untuk dia mandi?
Tentu dan tetap nyalakan api di ruangannya.
Ganti seprai dan selimutnya setiap hari.
Dan lakukan hal lain yang diperintahkan Lord Commander.
Kau menjadikanku pelayan?
Kami menjadikanmu anggota Night's Watch.
Tapi mungkin kami salah dalam hal itu.
- Bolehkah aku pergi? - Silakan.
Jon, tunggu. Kau tak paham maksud mereka?
Ser Alliser membalas dendam. Itu saja.
Dia menginginkannya, dia mendapatkannya.
Pelayan hanyalah seorang pembantu.
Aku ahli pedang dan penunggang kuda terbaik di antara kalian.
- Ini tak adil! - Adil?
Aku menyanyi untuk High Lord di Acorn Hall dan dia pegang kakiku.
Dan dia ingin melihat kemaluanku.
Aku mendorongnya, dan dia bilang dia akan memotong tanganku...
Karena mencuri perak mereka. Maka aku di sini, di ujung dunia...
Tak ada yang perlu dihibur, selain bajingan seperti kalian.
Aku tak akan bertemu keluargaku lagi.
Aku tak akan pernah bercinta lagi. Jangan katakan padaku tentang adil.
Aku pikir kau tertangkap mencuri keju untuk adikmu yang kelaparan.
Siapa yang bercerita pada orang asing bahwa lord ingin sentuh kemaluannya?
Bisa nyanyikan aku lagu, Pyp? Aku ingin mendengar lagu.
Dengarkan aku.
Pria tua itu Lord Commander dari Night's Watch.
Kau akan bersamanya siang dan malam.
Ya, kau memang membersihkan bajunya. Tapi kau juga membaca suratnya...
Ikut dia ke pertemuan, melayani dalam perang.
Kau akan tahu segalanya, jadi bagian segalanya.
Dan dia sendiri yang memintamu.
Dia ingin mengajarkanmu cara memerintah.
Aku hanya...
Aku selalu ingin jadi prajurit.
Aku selalu ingin jadi penyihir.
Apa? Aku serius.
Kau akan tinggal dan mengucap sumpah bersamaku?
Lord Stark? Bisa bertemu sebentar?
Sendirian, jika kau tak keberatan.
Dia memberimu gelar Pelindung Kerajaan?
- Ya. - Ratu tak akan perduli.
Beri aku waktu satu jam dan kau akan dapatkan 100 prajurit.
- Apa yang kulakukan dengan itu? - Menyerang.
Malam ini, saat semua tertidur.
Kita harus jauhkan Joffrey dari ibunya dan kita awasi.
Pelindung Kerajaan atau bukan...
Siapa pun yang menjadi raja berkuasa di Kerajaan.
Semakin lama kau menunda, Cersei akan semakin siap.
Saat Robert meninggal, semua akan terlambat bagi kita.
Bagaimana dengan Stannis?
Menyelamatkan Seven Kingdoms dari Cersei...
Dan menyerahkan mereka pada Stannis?
Kau punya ide aneh untuk melindungi kerajaan.
Stannis adalah kakakmu.
Ini bukan tentang garis darah keturunan.
Itu tak jadi masalah saat kau memberontak terhadap Mad King.
Seharusnya kini itu bukan masalah.
Apa yang terbaik untuk Kingdom?
Apa yang terbaik untuk rakyat yang kita pimpin?
Kita semua tahu Stannis seperti apa.
Dia tak punya cinta dan kesetiaan.
Dia bukan raja.
Akulah rajanya.
Stannis adalah komandan.
Dia memimpin prajurit untuk perang, dua kali.
- Dia hancurkan kapal Greyjoy. - Ya, dia prajurit yang baik.
Semua tahu itu. Begitu juga dengan Robert.
Katakan padaku...
Kau masih percaya prajurit yang baik akan jadi raja yang baik?
Aku tak akan menodai saat terakhir Robert dengan darah di aulanya...
Dan menyeret anak-anak yang ketakutan dari ranjang mereka.
Kau akan berlayar ke Dragonstone nanti malam.
Kau akan berikan ini pada Stannis Baratheon.
Bukan pada pelayannya, bukan kapten pengawalnya...
Dan bukan pada istrinya.
Hanya pada Stannis langsung.
Ya, Lord-ku.
Kini, tinggalkan kami.
Pelindungku.
Raja tak punya anak kandung.
Joffrey dan Tommen adalah anak haram Jaime Lannister.
Maka, jika raja meninggal...
Takhta akan diberikan pada adiknya, Lord Stannis.
Jadi seperti itu.
- Kecuali... - Tak ada kecuali.
Dia penerus yang sah, tak ada yang bisa mengubah itu.
Dan dia tak bisa mengambil takhta tanpa bantuanmu.
Akan bijaksana untuk menyangkalnya dan memastikan Joffrey naik takhta.
Apa kau tak punya sedikit kehormatan?
Kini kau adalah Hand of the King dan Pelindung Kerajaan.
Semua kekuatan milikmu, kau hanya perlu meraih dan mengambilnya.
Berdamailah dengan Lannister, lepaskan Imp.
Nikahkan putrimu dengan Joffrey.
Kita punya banyak waktu untuk menyingkirkan Stannis.
Dan jika Joffrey membuat masalah saat dia telah jadi raja...
Kita hanya perlu buka rahasianya dan jadikan Lord Renly sebagai raja.
Kita?
Kau perlu seseorang untuk berbagi beban ini.
Imbalanku sangat sederhana.
Yang kau sarankan adalah pengkhianatan.
Hanya jika kita kalah.
Berdamai dengan Lannister katamu?
Dengan orang-orang yang ingin membunuh putraku?
Kita hanya berdamai dengan musuh, Lord-ku.
Itu sebabnya disebut berdamai.
Tidak. Aku tak mau melakukannya.
- Jadi hanya ada Stannis dan perang? - Tak ada pilihan lain.
Dia ahli warisnya.
Lalu kenapa kau memanggilku? Pasti bukan untuk mendengar saranku.
Kau janji pada Catelyn akan membantuku.
Ratu punya banyak kesatria dan ratusan prajurit siap tempur...
Cukup untuk mengalahkan sisa penjaga rumahku.
Aku perlu Gold Cloaks.
City Watch 2.000 kali lebih kuat...
Dan bersumpah untuk mempertahankan kedamaian raja.
Lihat dirimu.
Kau tahu yang kau ingin aku lakukan. Kau tahu ini harus diselesaikan.
Tapi ini tak terhormat, maka kata-kata tak terucap.
Saat ratu menyatakan seseorang menjadi raja...
Dan Penasihat Raja menyatakan sebaliknya...
Kedamaian siapa yang dilindungi oleh Gold Cloaks?
Siapa yang akan mereka ikuti?
Orang yang membayar mereka.
Dengar kata-kataku, dan jadilah saksi sumpahku.
Malam tiba dan saatku menjadi seorang Watch dimulai.
Ini tak akan berakhir sampai aku mati.
Aku tak akan punya istri, tak punya tanah...
Tak menjadi seorang ayah.
Aku tak akan memakai mahkota dan tak memiliki kejayaan.
Aku akan hidup dan mati di tempat tugasku.
Aku pedang dalam kegelapan. Aku pengawas Wall.
Aku perisai yang melindungi prajurit kerajaan.
Kuabdikan hidup dan kehormatanku pada Night's Watch...
Untuk malam ini dan malam-malam yang akan datang.
Kalian berlutut sebagai remaja.
Berdirilah sekarang sebagai anggota Night's Watch.
Selamat.
Apa yang dia dapatkan?
Kemari, Ghost. Bawa kemari.
Astaga.
Apa yang akan mereka lakukan padanya?
Saat khalasar bangun, dia akan diikat pada pelana...
Dan dipaksa lari di belakang kuda selama mungkin.
Dan jika dia jatuh?
Aku pernah lihat orang bertahan sampai 14 km.
Raja Robert masih menginginkan aku mati.
Peracun ini yang pertama, dia tak akan jadi yang terakhir.
Aku pikir dia sudah tak menggangguku karena kakakku tak ada.
Dia akan selalu mengganggumu.
Jika kau pergi ke Asshai'i, pembunuhnya akan mengikutimu.
Jika kau berlayar ke Basilisk Isles, mata-matanya akan melaporkan.
Dia tak akan mengabaikan perburuan.
Kau Targaryen yang terakhir.
Anakmu akan punya darah Targaryen dengan 40.000 prajurit mendukungnya.
Dia tak akan memiliki anakku.
Dia juga tak akan memilikimu, Khaleesi.
Bulan kehidupanku.
Kau terluka?
Jorah the Andal,
aku dengar apa yang kau lakukan.
Pilih kuda yang kau inginkan,
itu milikmu.
Aku membuat hadiah ini untukmu.
Dan untuk anakku,
kuda yang akan memerintah dunia...
Aku juga akan memberinya hadiah.
Akan kuberikan padamu kursi besi.
Yang akan diduduki
ibu dan ayahnya...
Akan kuberikan padanya
Seven Kingdoms.
Aku, Drogo, akan melakukannya.
Akan kubawa Khalasar-ku
ke Barat ke ujung dunia...
Dan naik kuda-kuda kayu
menyeberangi laut hitam asin...
Yang tak pernah dilakukan
seorang Khal sebelumnya.
Akan kubunuh orang-orang
berpakaian besi...
Dan merobohkan
rumah-rumah batu mereka.
Akan kuperkosa wanita-wanitanya...
Mengambil anak-anak mereka
sebagai budak...
Dan membawa dewa-dewa rusak mereka
ke Vaes Dothrak.
Dengan ini, aku bersumpah,
aku, Drogo, anak Bharbo...
Aku bersumpah di hadapan
Pelindung Pegunungan...
Bintang-bintang sebagai saksinya.
Bintang-bintang sebagai saksinya.
Lord Stark.
- Berhenti! - Tak apa-apa.
- Tak apa-apa. Biarkan dia lewat. - Lord Stark...
Raja Joffrey dan Ratu Wali meminta kehadiranmu di ruang tahta.
Raja Joffrey?
Raja Robert sudah meninggal. Para dewa memberinya istirahat.
Semua selesai. City Watch milikmu.
Bagus.
Apa Lord Renly bergabung dengan kita?
Sepertinya Lord Renly sudah meninggalkan kota.
Dia pergi melewati gerbang tua satu jam sebelum subuh...
Bersama Ser Loras Tyrell dan sekitar 50 tahanan.
Terakhir terlihat bergerak menuju Selatan dengan terburu-buru.
Kami mendukungmu, Lord Stark.
Semua hormat pada Yang Mulia...
Joffrey dari klan Baratheon dan Lannister...
Nama pertama, Raja Andals dan Pemimpin Prajurit...
Lord Seven Kingdoms, dan Pelindung Kerajaan.
Kuperintahkan pada Dewan untuk mengatur waktu penobatanku.
Aku ingin dimahkotai dalam waktu dua minggu.
Hari ini, aku mau terima sumpah setia dari konselorku yang setia.
Ser Barristan...
Aku yakin tak ada seorang pun di sini meragukan kehormatanmu.
Segel Raja Robert yang tak rusak.
Lord Eddard Stark dengan ini disebut sebagai Pelindung Kerajaan...
Untuk memerintah sebagai pengawas sampai warisnya sudah cukup umur.
Bisa kulihat surat itu, Ser Barristan?
Pelindung Kerajaan.
Ini yang kau maksud sebagai perisaimu, Lord Stark?
Secarik kertas?
- Itu kata-kata dari Raja. - Kini kita punya raja baru.
Lord Eddard, terakhir kita bicara, kau menawarkanku beberapa dewan.
Izinkan aku mengembalikan kehormatan.
Berlututlah, Lord-ku.
Berlututlah dan bersumpah setia pada putraku...
Dan kami izinkan kau habiskan waktumu di tempat gelap...
Yang kau sebut rumah.
Putramu tak punya hak atas takhta.
- Pembohong! - Kau hukum dirimu atas ucapanmu.
Ser Barristan, tahan pengkhianat ini.
Ser Barristan adalah pria baik dan setia. Jangan sakiti dia.
Menurutmu dia sendirian?
Kuperintahkan bunuh dia!
Commander!
Masukkan ratu dan anak-anaknya dalam tahanan.
Kawal mereka kembali ke tempat tinggal mereka...
Dan biarkan mereka di sana di bawah penjagaan.
Pengawal...
Aku tak ingin ada pertumpahan darah.
Perintahkan pengawalmu untuk turunkan pedang mereka.
Tak ada yang perlu untuk mati.
Sekarang!
Kau sudah kuperingatkan untuk tak memercayaiku.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.