Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
==> Resync/Edited By (Coffee_Prison)
Penerjemah : robbinsan (IDFL™ SubsCrew)
"Kuperingatkan, aku akan murka. Lihat?
"Kita akan senang-senang di pulau ini, mengerti?
"Kita akan senang-senang.
"'Ayo ikut!", kata Lord of the Flies.
"Kembali sana dan kita akan melupakan semuanya.
"Ini sudah cukup jauh, Anakku yang malang.
"Menurutmu kau lebih tahu daripada aku?"
Jadi, di sini ada peradaban melawan kebiadaban...
...serta penalaran melawan kata hati.
Banyak tema menarik dalam satu buku kecil, ya?
Selama liburan, Ibu minta kalian baca 3 bab berikutnya.
Lalu tulis 2 halaman ringkasan salah satu tema, terserah kalian.
Demerius.
Bacakan yang kau baca sebelum bel.
Bukan itu. Buku yang ada di pangkuanmu. Apa itu?
Demon Sword Z.
Mari kita dengarkan. Kita akhiri kelas dengan semangat.
"Kini aku memiliki kekuatan lima jiwa.
"Kita akan lihat apa pendapat Gauntlet of Destiny, Kekasih setan.
"Kemudian tentakel cumi-cumi membagi Okami menjadi dua.
"Kucuran darah ada di mana-mana."
Ini 26% lebih kuat dibanding produk lain di pasaran.
Bisa awet hingga 4 jam.
Tidak hanya lebih merata, tapi pilihan warnanya paling menarik.
Terasa gatal pada awalnya, tapi sepadan.
Lebih bagus dari kolagen.
Produk ini dari mana?
Timur. Banyak resep rahasianya.
- Aku punya hak warga Amerika Utara. - Itu bagus.
Ini akan menjadi produk eksklusif untuk Harold's.
Benar-benar mulai terasa gatal.
- Komik macam apa ini? - Bukan komik. Ini manga.
"Masukkan kekuatan iblismu dalam diriku, Cumi-cumi.
"Aku ingin merasakan keperkasaanmu."
Astaga, tentakelnya mirip penis.
Zack, kau benar.
"Jangan meronta, Sayang. Setelah kupanggil iblis, kau hanya bisa.."
Pak Moss. Halo.
Kami temukan kesamaan tema antara Lord of the Flies dan..
Baiklah. Tugas kalian 2 halaman.
Selamat berlibur.
Produk ini dari mana?
Asia.
DPRK. Bukannya ini Korea Utara?
Kau ingin menjual produk Korea Utara ke Harold's?
Mungkin.
Korea Utara yang terkena embargo dari Amerika?
Kini embargonya seperti yang terjadi pada Kuba.
Semacam simbolis.
- 20 tahun, Kate. Sudah kubaca semua. - Benar.
Mungkin bukan yang bercinta dengan gurita.
Itu baru pertama kali.
Aku juga.
Silakan duduk.
Aku minta bantuanmu untuk menghadapi masalah besar...
...karena kepentingan kita sama.
Yaitu cinta yang mendalam untuk sekolah ini.
Maju Falcons!
Aku ingin menggunakan otak kanan untuk masalah otak kiri.
Apa kita sedang membahas nilai test arbitrase?
Aku sedang membahas pemberdayaan.
Maksudku, mari kita menjadi bagian dari perubahan.
Mari jangan sia-siakan energi untuk kebencian dan fitnah.
Apa kau memecatku?
- Apa? - Maaf.
Aku berusaha menyatukan pendapat kita...
...agar kita tak sia-siakan sumber daya sekolah...
...untuk arbitrasi dan pesangon.
Hal-hal tersebut mengancam sekolah tercinta kita.
Tentu. Benar.
Kadang sebuah sekolah bisa menghindari rasa pilu...
...jika guru mengosongkan posisinya.
Kau ingin aku mengundurkan diri?
Bukan. Itu keputusan pribadi. Tak penting apa keinginanku.
Tapi begini...
Kulihat kau kurang berkembang dalam bidang mengajar...
...atau mungkin tak berkembang sama sekali.
Boleh kuakui sesuatu?
Rambutmu selalu bagus.
Mungkin kau akan senang memotong rambut orang.
Aku menghadiri rapat ini karena Lucas selalu memujimu.
Sebaiknya begitu.
Namun kurasa produk ini tak cocok untuk Harold's.
- Semoga beruntung. - Serius? Itu alasannya?
Hanya karena produk buatan mana?
Agak rasis, 'kan?
Baik, kita selesai.
Tidak, kau yang selesai.
Karena aku akan menjual produkku ke tempat lain.
- Di mana kamar mandi? - Di sana.
Astaga.
Apa-apaan? Itu mobilku! Sial!
Itu dia!
- Apa kabar? - Menarilah bersamaku!
- Ada apa? - Goyangkan pinggulmu!
Apa yang terjadi? Kau berhasil jual produkmu?
Gerakan andalan!
Kau berhasil menjualnya?
Apa kini kita bisa buang kardus-kardus itu?
Ingat stiker Korea Utara yang kita lepas dari botol?
Tentu. Ada sekitar 10.000.
Ternyata ada 10.001.
Oh, tidak. Oh, ya.
Tamat sudah riwayatku.
Selain itu, mobilku kena derek. Bagaimana harimu?
Meg.
Aku tak bisa. Aku tak mau membahasnya.
Berapa uang yang kau habiskan?
Aku akan mengembalikan itu, tapi kaus kaki akan kusimpan.
Bagaimana sekolahanmu? Luar biasa.
Moss memintaku mengundurkan diri. Apa?
Dia pikir aku akan senang memotong rambut orang.
Kau tak beri tahu dia bahwa dia botak?
Aku tidak memberitahunya.
Apa kau dipecat?
Permisi. Aku harus pergi.
Baiklah.
Bisa kuminta bajuku?
Oh, ya.
Maaf.
Aku tak lihat... Baju, celana.
Celana dalam merah muda.
Bukan, itu milikku.
Terima kasih sudah mengantarku.
Kau akan memberiku penilaian bagus, 'kan?
Bintang lima.
Kau beli kaus kaki dan aku mengisap.. Aku mengerti.
Hei, Nona-nona.
Apa?
Dia kembali?!
Astaga! Ya ampun.
Apa kabar?
Potongan rambut yang berani. Kau harus acungi dia jempol.
Apa kita masih lanjut minum?
- Jelaslah. - Bagus.
Usiaku 28 tahun, sudah sukses dan sudah mapan.
Meg, kau melewatkan otot perut.
...dengan siapa kuhabiskan sisa hidupku.
Mengapa gadis-gadis ini susah payah berebut?
Andai aku, langsung kulepas celana dia begitu jeda komersial.
Inilah permainan. Mereka beradu strategi.
...yang bisa memuaskanku hari demi hari.
Aku pasti tampil cukup bagus di acara ini.
Apa maksudnya itu?
Kau tidak kompetitif. Kau bahkan tidak agresif.
Untuk melawan mereka, kau harus seagresif mungkin...
...atau mereka menyingkirkanmu.
Aku orang yang berpikiran luas.
Terserah.
Aku mengikuti iramaku sendiri.
Bagiku hari yang menyenangkan adalah..
Aku benar-benar menyukai pekerja konstruksi.
Orang baik yang bisa menyelesaikan pekerjaannya.
Satu-satunya kebaikannya adalah kemaluannya.
Bagus, Meg.
Itu hanya rayuan manismu.
Kau boleh memiliknya, asal kudapatkan...
...pemadam kebakaran di musim sebelumnya.
- Pemadam kebakaran itu. - Dia penakluk wanita.
Ya. Ya.
Asal kau tahu, hanya karena aku jarang meniduri pria...
...bukan berarti tak mampu bersaing dengan para wanita.
Kau membantahku? Itu ejekan?
Kau mengejekku "kurang agresif"?
Itu cara cerdik. Jelas dia yang akan dapat mawar.
Memang ini gila memberikan mawar...
...sebelum waktunya, tapi aku tak peduli.
Ini hari yang melelahkan. Aku mau tidur.
Baru saja kubuka botol baru. Ayo kita habiskan.
Aku mau tidur.
Tidak sampai pengumuman. Kutonton sisanya nanti.
Gadis-gadis ini tak sebanding denganku.
Ini mimpi buruk.
Kate? Bangun.
- Kebakaran? - Tak ada kebakaran...Ada apa?
Kehidupan kita kacau dan tidak berjalan mulus.
Ini jam 04:15?
Ingatkah saat kelas 9 ketika kau disengat ubur-ubur...
...dan aku mengencingimu lalu kau sangat murka?
Kau minum obatku?
Saking murkanya hingga kau tak merasakan sakit lagi, 'kan?
Saat kau punya masalah yang mengancam nyawamu...
...kau menjauhi permasalahan itu.
Dengan sikap dewasa, kau menyembuhkan diri...
...hingga solusi muncul dengan sendirinya.
Baik. Lebih bagus lagi di pantai dan minum margarita.
- Baiklah, ayo kita bahas. - Itu baru temanku.
- Bisa kita rencanakan besok pagi? - Tidak. Kita harus pergi.
Apa? Ke mana?
Fort Lauderdale. Kugunakan Sky Miles milikmu. Hari ini?
Sekarang! Penerbangan kita 3 jam lagi.
Tidak, Meg. Itu gila.
Aku tak mau berlibur sekarang. Kau sungguh gila.
Pasti kita ketinggalan pesawat! Ini sungguh gila!
Mengapa mengajakku kalau jelas kita ketinggalan pesawat?
- Pak, kami turun di sini. - Berhenti!
Jangan meneriakinya.
- Terima kasih, Pak. - Kau bayar, aku ambil tas.
Ya Tuhan. Lihat antreannya!
Kita pasti ketinggalan pesawat!
Sulit dipercaya. Aku terus merengek minta pulang.
Ini selalu terjadi. Lihat antreannya!
Tak mungkin kita bisa masuk pesawat.
Tak ada penggantian tiket.
Sudah kubilang pilihlah mandi atau sarapan. Bukan kedua-duanya!
Meg. Apa yang kau lakukan?
- Tunggu. - Ikut antre!
Permisi.
Aku dan temanku hampir ketinggalan pesawat.
Bolehkah kami langsung antre di sini?
Anda kelas satu atau anggota Elite Club?
Kami ikut kelas satu.
Mungkin aku anggota Elite Club jika belum kadaluarsa.
Tunggu, biar kuperiksa.
Bukan.
Sial. Mungkin tidak.
Turut menyesal.
Terima kasih atas bantuanmu dan menjaga kami tetap selamat.
Saya hanya bagian check-in.
Mengapa kau selalu begitu?
- Begitu apa? - Itu memalukan.
Sudah kubilang.
Kau tak boleh menyerobot antrean begitu saja.
Maaf.
Maaf.
Kau pria paling manis.
Tenang saja.
Kau lapar?
Sebaiknya kau masukkan tasmu ke bagasi.
Aku ingin menghemat uang.
- Kau baik saja? - Ya.
- Sudah bawa headphone, obat, bantal leher? - Ya.
Ini akan baik-baik saja. Pasti menyenangkan.
Tarik napas.
Nyonya, dilarang membawa cairan lebih dari 3,4 ons.
Silakan buang di tempat sampah sebelah sana.
Kau ingin aku membuang ini? Tentu.
Lebih mudah kalau bir.
Semoga penerbangan Anda lancar.
Tarik napas.
Kita menuju ke Florida. Pasti sangat menyenangkan.
Pikirkan keindahan pantai, sinar matahari.
Ini bantal lehermu.
Perjalanan 6 jam. Naik dan turun.
- Tolong jangan bilang "turun". - Pesawat belum jalan.
Aku tahu, tapi ini sudah cukup tinggi.
Kursi tengah untuk pecundang, 'kan?
Sebaiknya kita tukar kursi.
Aku mau, tapi aku butuh tempat lebih luas.
Semacam situasi Gandalf-Bilbo.
Aku hobbit?
Maksudku adalah aku lebih tinggi.
Minumlah obatmu.
- Aku sudah minum obat. - Minum lagi.
Baik.
- Kucarikan air. - Tak perlu.
Permisi, boleh minta air agar dia bisa minum obat anti gelisah?
Tentu.
Bisakah cuma kita berdua yang tahu itu?
Aku ingin membantu, itu saja.
Jangan genit lagi, itu mulai membosankan!
Aku tidak genit. Atur napasmu, Kawan.
Untung kau tak pamer beha padanya.
Mungkin dia tertarik mencoba behaku.
Astaga!
Soda keluar.
Ya ampun, Meg. Bau sekali.
- Hiruplah. - Hentikan!
- Astaga! - Aku masih mau bersendawa lagi.
Permisi. Aku duduk di tengah sini.
Terima kasih.
Hai.
Ini air Anda.
- Terima kasih. - Ya Tuhan.
- Ngomong-omong, aku Meg. - Ryan.
Keperluan apa, Ryan? Kerja atau jalan-jalan?
Sebenarnya pernikahan.
Kadang terasa seperti pekerjaan, ya?
Tahun lalu, pernah aku merasa menghadiri pernikahan...
...setiap seminggu sekali.
- Silih berganti, ya? - Ya.
Bagaimana denganmu?
Apa keperluanmu?
Jalan-jalan ala wanita. Aku benci istilah itu, tapi benar.
Kami mau jalan-jalan dan kami wanita.
Kalian saling kenal? Ya, kami sahabat baik.
Kami duduk di pinggir karena...
...kursi tengah untuk para pecundang.
Reputasiku sudah terkenal.
Aku suka pernikahan.
- Selama itu pernikahan orang lain. - Benar sekali.
Wanita lajang ada di sini.
Aku Kate. Ryan. Senang berkenalan.
Aku juga. Aku masih Meg. Lihat kita!
Meg Ryan. Karakter film America's Sweethearts.
Kau ingat salah satu adegannya?
Ya, "Aku pesan yang dia pesan".
Kurasa temanku meniru adegan di film...
...When Harry Met Slarry.
When Harry Met Smarly. When... Smarly Met...
Kau baik saja?
Apa dia terserang stroke?
Dia baik saja. Cuma takut terbang.
Dia minum banyak obat.
Tetap di sana. Aku iri.
Tenang.
Aku akan berhenti mengganggu kalian.
Kau tidak mengganggu.
Halo, Para penumpang. Ini Kapten Pilot Anda.
Badai Cindy awalnya bergerak menuju Carolina...
...tapi ternyata berubah arah...
...dan kini kita terpaksa mendarat di St. Louis.
Kami akan terus mengabari Anda.
Astaga.
Sejak kapan ada badai?
Sudah diberitakan sepanjang pekan.
Aku bukan pecandu berita. Aku kutu buku.
Aku tak suka berita ini.
Permisi, Nona-nona. Saya minta Anda... Astaga.
Yang benar saja. Kau butuh sesuatu?
Tolong majukan kursi Anda dan teman Anda.
Kate? Kau disuruh bangun oleh pramugari pria.
"Pramugara". Saya akan memaksanya.
Sebentar lagi kita mendarat.
Ya ampun.
Apa dia baik saja?
Biar kulihat.
Tak apa-apa.
Selamat datang di Sheraton.
Ini tempat singgahnya. Sialan kau, Cindy.
Siapa Cindy? Badai.
Untuk ukuran badai, ini cuaca yang bagus.
Badainya di Florida, kita di St. Louis.
Kau terlalu banyak minum obat.
Selamat datang di St. Louis Sheraton, saya Anuj.
Apa kabar? Tidak baik.
Maskapai menghilangkan tasku.
Masa? Punyaku juga hilang?
Tidak. Tasmu tidak masuk bagasi.
Benar, tasku tak ikut bagasi.
Maaf, kamar kami tak tersedia banyak karena ada konvensi tahunan perhiasan.
Perhiasan punya konvensi?
Namun, saya bisa menempatkan kalian di kamar biasa.
Berhubung Anda di sini, silakan kunjungi restoran bintang 4 kami,...
...kolam renang, spa, layanan antar jemput gratis...
...menuju St. Louis Arch, dan terakhir Tut's Tomb...
...kelab malam terbaik di St. Louis 2 tahun beruntun.
Silakan naik lift turun ke P1.
Kami cuma menginap semalam. Selamat menikmati.
Silakan hubungi kami jika ada keluhan.
Astaga.
Ini akibatnya kalau pergi dadakan.
Warna apa ini?
Bukan warna lipstik, tapi bibir pecah-pecah.
Sangat keren. Terima kasih.
Teman-temanku di pesawat.
Senang melihat kalian lagi.
Terima kasih.
Mungkin aku harus turun satu lantai lagi.
Aku ingin melampiaskan frustasi pada gym.
Astaga, pernikahan temanmu.
Ya, beberapa hari lagi.
Niatku berangkat lebih awal untuk pesta lajang.
Mereka pasti mau menunggu.
Bencana pun tak bisa hentikan temanku dari mabuk-mabukkan.
Kalian mau minum-minum nanti malam?
Membuat pertemuan ini berkesan.
Ya. Tentu. Tentu. Ya.
Aku suka minum. Benar.
Tak terlalu banyak tapi... Alkohol.
Bagus, jam 20.00 nanti? Ya, ini kencan.
Bukan kencan, tapi rencana. Ya.
Selamat berolahraga. Jangan lupa pemanasan!
Selamat menikmati. Jangan terluka!
Lumayan. Aromanya harum.
Sangat lumayan. Ya.
Dan kita akan pergi minum dengan pria seksi.
Dia yang mengajak kita.
Benar.
Siapa tahu salah satu dari kita akan cocok, jika dia beruntung.
Mungkin dia memilihmu.
Atau kau. Kau cantik, apa lagi saat mabuk.
Tidak, aku tampak seperti Mickey Rourke.
Jangan Mickey Rourke lagi. Mengapa kau selalu bilang itu?
Itulah yang kurasakan. Hentikan. Kau cantik.
Ini berjudul "Pria yang Lolos dari Danau Beku".
Untunglah aku membawa Spanx.
Astaga, tasku. Boleh aku pinjam gaun?
Maaf, aku cuma bawa satu.
Boleh aku memakainya? Tidak.
Bagaimana bila... Tidak.
Anuj.
Apa ada mal dekat sini?
Bisa tunggu sebentar?
Ada apa? Mal terdekat?
Westgate Pavilion dekat Arch.
Berapa jauh? 30 menit tanpa macet.
Sial. Aku butuh gaun. Kami bisa panggilkan taksi.
Aku butuh sekarang, malam ini.
Anda ingin saya bagaimana?
Baiklah.
Pak, Anda masih di sana?
Baik. Jadi, tiga angka terakhir..
Mau kunilai berapa tingkat keluhannya?
Bisa Anda tunggu lagi?
Benar, 'kan?
Mana temanmu? Entah. Mungkin cuma aku seorang.
Kau terlihat sangat cantik.
Terima kasih. Aku tak banyak bawa baju...
...karena ini cuma jalan-jalan.
Jadi kucoba sesuatu yang kubawa..
Ya ampun.
Kau tampak sangat menawan.
Kau suka? Aku ragu ini cocok denganku.
Tidak. Kau sangat menawan.
Meg ahli dalam memadukan baju.
Baik, akan kucarikan tempat untuk kita.
Dari mana kau dapat itu?
Pria India di resepsionis. Ibunya meminjamkannya.
Gila, 'kan? Sangat gila.
Hai. Kalian peserta Konvensi Perhiasan?
Bukan. Kami cuma menanti teman.
Ya, itu kami. Hai.
Aku Craig, pakar batu mulia.
Chuck adalah pakar reparasi jam.
Shahar adalah importir.
Dalam bahasa Ibrani "Shahar" berarti "matahari terbit".
Pengalaman yang akan kau dapat besok pagi di ranjangku.
Bagus. Bagus sekali.
Dia tidak menolak. Aku punya kokain.
Chuck, singkirkan itu.
Dia sangat bersemangat punya kokain.
Dia pamerkan itu pada semua orang.
Kuselundupkan ini ke pesawat dalam celanaku.
Cukup tentang kami, kalian..?
Agen federal yang menyelidiki cincin berlian imitasi.
Jadi minggirlah dan biarkan kami menjalankan tugas...
...atau kuizinkan Kate untuk menembak kalian.
Siap. Maaf, Petugas. Ayo pergi.
Aku baru kenalan dengan beberapa pelancong.
Ini Roger dan Nancy. Kate dan Meg.
Astaga, kau seperti seorang Putri.
Terima kasih. Ini sari.
Sayang, kau tak perlu merasa bersalah.
Roger dan Nancy sedang merayakan hari jadi mereka.
10 tahun dan aku akan terus menjaganya.
Romantis.
Sial. Badai kategori empat?
Sangat buruk. Tak ada yang bisa keluar besok.
Aku takkan sempat menghadiri malam gladi resik.
Ayolah, jangan pesimis.
Badai memang sulit diprediksi.
Itu sebabnya diberi nama seperti wanita.
Itu kasus ringan, seorang pria yang jarang beribadah...
...tapi dia memiliki pengacara yang sangat cantik.
Pengacara cantik dan bertalenta.
Semua tuduhan dibatalkan. Tidak semuanya.
Aku berusaha mengajukan banding...
...agar Nancy mau kencan denganku.
Pertama kali dalam karirku membebaskan 2 pria dalam sehari.
Seingatku lebih dari sekali. Aku bisa saja memenjarakanmu.
Masa? Aku bisa mengikatmu.
Aku akan mengikatmu. Bawa borgol?
Kututup matamu lebih dulu. Interogasi./ Tanya jawab.
Kita kehilangan mereka.
Bagaimana dengan kalian? Pekerjaan?
Aku seorang CEO.
Aku menjual produk perawatan kulit.
Tahu Michelle Obama?
Dia klienmu?
Aku tak bisa jawab itu, tapi bagaimana kondisi kulitnya?
Astaga. Kalau kau, Kate?
Aku seorang guru SMA. Bagus.
SMA berkebutuhan khusus.
Apa sulit?
Kesulitan itu sudah tak ada pada diri mereka.
Banyak orang mengira aku mengajari mereka.
Tapi sebenarnya mereka mengajariku.
Orang buta mengajariku agar mau mendengar.
Dan orang bisu mengajariku...
...agar tak banyak bicara, jadi aku akan berhenti.
Astaga, aku tak bisa bersaing dengan kalian.
Aku cuma petugas pemadam kebakaran.
Apa kabar, Semuanya?
Ini DJ Spooj, hampir sama dengan Anuj.
Kami akan menemani kalian sampai penghujung malam.
Bagi yang pecandu katakan "ho".
Bagi yang bercelana pendek katakan "heyo".
Heyo!
Mari kita mulai. Selamat bersenang-senang.
Kalian mau menari?
Siapa? Aku?
Bila mau senang-senang, beri kami nilai.
Mari buat adu tarian di sini!
Tunjukkan kemampuanmu!
robbinsan IDFL™ SubsCrew
Visit us = http://idfl.me
Meg! Buah dadamu kelihatan!
Dapat.
Berapa lama dadaku kelihatan?
20 detik.
Sama lamanya dengan iklan Geico.
Aku takjub semua orang terpukau dengan pramugara itu.
Ini lantai kalian.
Malamku sungguh menyenangkan.
Aku juga. Terlepas dari... Kau tahu.
Malam. Malam.
- Ya? - Ada apa?
Karena besok kita terjebak di sini, sebaiknya kita jalan-jalan ke kota.
Mungkin beli magnet kulkas dari St. Louise?
- Aku memang butuh magnet. - Aku punya kulkas.
Bagus. Kita ketemu besok pagi.
- Baik. Selamat malam. - Selamat malam.
Sebenarnya aku mau ikut kau naik lift.
Mesin es di lantai kami rusak. Untuk apa es?
Air es.
Tunggu, kau tak boleh pergi. Kau yang bawa kunci.
Kita berdua punya kunci. Kunciku ketinggalan.
Lift mau jalan. Kemari, kau boleh bawa kunciku.
Aku tetap ikut denganmu.
Jangan konyol, tak perlu 2 orang untuk membeli es.
Lebih mudah kalau berdua. Semoga beruntung mencari es.
Selamat malam! Selamat malam!
Es? Yang benar saja.
Setidaknya aku tak pamer buah dada. Pikirmu aku sengaja?
Jelas sengaja. Bentuk dadamu bagus. Itu konyol!
Aku tahu kau ingin lakukan kebiasaanmu...
Bukan pamer buah dada. ...tapi aku menyukai dia.
Aku mencintainya. Mencintainya?
Ya, aku mencintainya.
Kau bahkan tak tahu nama belakangnya.
Lalu? Apa Romeo dan Juliet perlu tahu nama belakang mereka?
Ya! Montague dan Capulet.
Aku guru bahasa Inggris.
Aku menginginkannya.
Tidak kali ini.
Kalian minta aku memilih?
Apa pun itu, kami tak masalah.
Jelas. Aku juga tak masalah.
Kabarnya museum seni St. Louis cukup bagus...
...tapi ini hari yang cocok untuk mengunjungi kebun raya, 'kan?
Atau pilihan ketiga. Naik balon udara!
- Itu baru keren. - Balon?
Dia ingin melihat kota. Cara ini bisa lihat seisi kota.
Ini jauh lebih seru dari melukis dan berkebun.
Ini bukan cuma melukis. Ada furnitur dan seni pahat.
Aku lupa kau takut ketinggian.
Kita tak usah naik balon udara.
Begini saja. Bagaimana bila kau kunjungi museum...
...dan kami naik balon lalu kita ketemu lagi saat makan malam?
Jika kau takut terbang. Aku tidak takut.
Ini sama seperti pesawat. Jadi aku ikut.
Yakin? Tentu. Ini sebuah petualangan.
Baiklah. Kita naik balon udara.
Perjalanan sekitar sejam.
Saudaraku akan mengikuti dengan mobil.
Memastikan barang bawaan aman.
Untuk pasangan kekasih kami jual sampanye dingin.
Ada pertanyaan?
Bukan bermaksud kurang ajar, tapi apa kau bisa lihat?
Tenang, Nyonya. Penglihatanku lancar.
Hanya bercanda. Baiklah.
Mari menyentuh langit!
Kita berangkat!
Ya!
Indah, ya?
St. Louis terlihat lumayan dari atas sini.
Cukup spektakuler, ya?
Ini luar biasa.
Kau baik saja? Kau berkeringat.
Aku baik saja. Cuma kepanasan.
Hawa akan dingin saat ketinggian 2.000 kaki.
Ketinggian kita saat ini? 500.
Yakin kau baik saja?
Ya.
Tidak! Turunkan aku sekarang juga!
Turunkan aku!
Nyonya, kita harus mengikuti arah angin.
Persetan dangan arah angin!
Kurasa dia panik.
Baguslah. Dia baik saja.
Bernapaslah.
Atur napasmu. Lihat aku.
Maaf. Aku tak mau mengecewakanmu.
Pegang tanganku dan tatap mataku.
Matamu sangat indah.
Biru kehijauan.
Mari kita bernyanyi, ya?
Kumohon Jangan pernah kau merasa
Seolah dirimu kekurangan
Lagunya Pink? Entah, terlintas begitu saja dalam pikiranku.
Aku suka dia. Aku juga.
Siap? Ya.
Kumohon Jangan pernah kau merasa
Astaga. Ini menyenangkan.
Begitu sempurna Sangat menyenangkan.
Kumohon
Astaga. Berapa harga sampanye?
$ 100 termasuk pajak. Aku terima kartu kredit.
Kau sinting? Sebotol cuma seharga $ 20.
Silakan belanja tempat lain.
Kumohon Jangan pernah kau merasa
Seolah dirimu kekurangan Kubeli sampanyemu.
Begitu sempurna
Lihat yang kubawa ini.
Mari kita minum sampanye dan nikmati pemandangan ini.
Aku tak yakin alkohol cocok baginya saat ini.
Bukan dia yang kumaksud. Dia baik saja.
Sudah sering terjadi.
Bersenang-senang sana.
Aku sedang bersenang-senang.
Aku juga. Sangat menyenangkan.
Mataku! Sial!
Maafkan aku!
Kau menembak matanya yang sehat?
Dia menembak satu-satunya mataku! Apa?!
Sini biar kulihat. Parah? Aku tak bisa lihat.
Ada luka kecil.
Dia menangis darah! Pupilmu merah.
Sial! Tidak terlalu parah.
Ada sedikit darah. Kita akan mati!
Semuanya tenang! Takkan ada yang mati!
Kita hanya perlu turun lebih cepat.
Baiklah. Baik.
Aku mau bertanya.
Apa ada yang pernah mengemudikan balon udara?
Apa? Apa maksudmu?
Semua akan baik saja!
Kau baik saja? Tidak!
Ya Tuhan!
Tolong panggilkan ambulans!
Kumohon Jangan pernah kau merasa
Tolong diamlah!
Tutup mulut kalian!
Ada apa?
Bagaimana balon udaranya? Pemandangan indah, 'kan?
Luar biasa. Ada kabar baik dari maskapai.
Penerbangan dilanjutkan? Bukan. Mereka temukan tas Anda.
Maaf, seharusnya saya tidak basa-basi.
Terima kasih, Anuj.
Haruskah kita rayakan?
Sejujurnya, aku ingin bersantai.
Aku mau naik, telepon Florida, lalu ke kolam renang.
Aku ikut! Aku mau ikut. Aku suka kolam renang.
Kini bajuku kembali, jadi tak perlu telanjang.
Mungkin aku akan telanjang.
Astaga, aku benci diriku.
Aku siap.
Baju renang yang lucu.
Sampai ketemu di kolam.
Lacerater.
Aku pesan dua Mai Tai's untuk di sini.
Ini menakjubkan. Kau harus coba.
Sepertinya sangat menggoda.
Dari tadi aku penasaran apa nanti kau senggang..
Pertama, aku tak bicara padamu. Kedua, itu takkan terjadi, paham?
Sudah dipesan.
Bukan berarti kau tak cukup seksi...
...karena kau memang cukup seksi.
Tapi aku pernah mengencani pria di bawah standar.
Ini sudah dipesan.
Jangan ada yang duduk dekat Meg.
Geser. Bagus.
Serius? Kau sedang apa?
Entahlah.
Hei, Ryan! Lihat ada kursi kosong untuk kita.
Astaga. Ya ampun.
Mungkin aku sebaiknya santai-santai saja.
Kau tampak cantik sekali.
Terima kasih.
Hentikan!
Inilah yang dimaksud "perusak suasana".
Maaf soal tadi.
Terima kasih. Aku sangat malu.
Malu? Akulah yang menyanyi lagunya Pink.
Pasti itu bukan pertama kalinya kau menyanyikannya dengan lantang.
Tak ada komentar.
Mau berenang?
Aku cuma mau duduk-duduk di sini. Aku tak keberatan berenang.
Aku juga. Aku ikut berenang.
Kau tak perlu begitu. Apa?
Kau boleh lompat indah di kolam hotel.
Kami suka lompat indah!
Dulu kami sering lakukan dari atas... Kapal milik ayahku.
Awalnya kau sangat gugup untuk lompat, ingat?
Katamu ada piranha di danau.
Itu membuatku takut. Kau sangat jahat.
Kau kesal karena aku selalu mengalahkanmu.
Itu karena ayahmu jurinya.
Aku pasti menang bila juri netral. Aku jauh lebih baik dari kau.
Itu lucu.
Kalian punya juri sekarang.
Kita mulai dengan gerakan dasar. Lompatan lurus.
Kau sebut itu lompatan lurus? Itu seperti lekukan perut.
Pengurangan poin untuk percikan, aturan Olimpiade.
Baiklah.
Lompatan lurus. Cara yang benar.
Juri yang netral memberi kalian nilai 5.
Lanjut ke yang lebih sulit. Salto ke belakang.
Silakan.
Baiklah!
Bagus!
Itu salto terbaikmu?
Apa yang kau lakukan?
Salto satu setengah putaran ke depan.
Apa itu?
Kau gila? Itu sangat berbahaya.
Masih takut, ya? Aku tidak takut.
Kau akan terhempas.
Silakan saja, lakukan sesukamu.
Salto satu setengah putaran ke depan.
Astaga. Tidak!
Pasti sakit.
Meg? Kau baik saja?
Mengapa kau malah duduk? Kau tak apa-apa?
Meg? Keluarlah.
Meg, kau masih hidup? Meg!
Kita mau minum?
Dia pesan Screwdriver.
Es jangan terlalu banyak.
3 biji saja.
Kau baik-baik saja?
Sebenarnya tidak.
Kurasa kelopak mataku terluka.
Itu teman-temanku.
Bisa aku pesan Tequila Sunrises?
Sudah dengar laporan cuaca?
Katanya badai sudah berlalu...
...jadi kalian bisa lanjut pergi ke pantai.
Bagus.
Beberapa hari tidak senikmat seminggu...
...tapi kusyukuri apa yang kudapat.
Aku takkan bertemu Roger sebulan ke depan.
Dia bepergian?
Kembali ke istri dan anak-anaknya.
Terima kasih.
Maaf, kembali ke mana?
Roger menikah, tapi tidak menikahiku.
Kalian merayakan hari jadi. Hari jadi perselingkuhan.
Persetan kau, jangan salahkan aku karena aku tak suka.
Kuberi tahu sesuatu.
Aku seorang wanita yang mengidamkan kesempurnaan.
Apakah adil bagi istrinya? Tidak.
Apakah adil bagi anak-anaknya? Tidak.
Aku tak peduli.
Karena aku bersedia lakukan apa pun demi Roger.
Aku rela mati demi pria itu.
Benar. Aku akan bunuh siapa pun.
Akan kubunuh keluarganya, istrinya.
Siapa pun yang menghalangiku, kubunuh semua.
Kubunuh kau dan kau, siapa saja.
Aku tahu cara membunuh karena adikku anggota Navy Seal.
Aku cuma bercanda!
Itu lelucon. Tapi kadang kau harus meraih apa yang kau inginkan.
Apa pun risikonya.
Karena akhirnya tak ada yang peduli...
...apakah kau bahagia atau tidak, mengerti?
Minuman mereka aku yang bayar.
Ryan! Ryan!
Tidak! Tunggu dulu!
Itu dia.
Sebenarnya aku sedang mencari kalian.
Kini kau menemukannya.
Aku ingin pamit sebelum berangkat.
Itu dia teman seperjalananku.
Nona-nona.
Bagaimana matamu, Meg?
Baik saja. Agak bengkak.
Kau mau pergi?
Tak lihat laporan cuaca?
Penerbangan kembali dilanjutkan sesaat lagi.
Aku kehabisan waktu. Tak mau ambil risiko.
Bila berangkat sekarang, kita sampai di kota besok pagi.
Kota mana?
Singkatan dari Fort Lauderdale.
Kau mau naik mobil dengan orang asing?
Mungkin saja dia pembunuh berantai.
Aku bukan pembunuh berantai.
Itulah yang pembunuh berantai katakan.
Kau sesuatu, tahu itu? Ayo berangkat.
Ya.
Pembunuh berantai. Bukan main.
Senang berjumpa kalian.
Dah. Dah.
Baiklah.
Ya.
Dah. Tunggu!
Ada satu tempat kosong? Astaga.
Aku segera kembali.
Sediakan dua tempat!
Aku segera kembali.
Tak bisa menolak. Aku suka wanita gila.
Aku tak menyangka hal ini.
Ada yang menemani untuk mengobrol.
Biasanya aku cuma mendengarkan musik.
Ngomong-omong, apa kalian ikut Google Plus?
Tidak. Aku ikut Tinder.
Bergabunglah. Kita harus membentuk grup.
Berapa lama perjalanannya?
Takkan lama. Aku tahu jalan pintas.
Mungkin 17 jam?
Aku punya banyak lagu, jadi kita disuguhi musik sepenuhnya.
Kini kita mendengarkan "Campuran jalan tol selatan I-24".
Tunggu dulu sampai 4 lagu sebelum protes.
Ini pasti menyenangkan. 7 jam, tak melelahkan.
17.
Aku menuju Fort Lauderdale dan bawa Apple, Banana, Egg, Frog,...
...Griffon, Haberdasher, Icicle, Jackalope, dan Knight.
Sampai huruf "k", padahal guru bahasa Inggris!
Memang "k", seperti kesatria memakai zirah.
Aku menuju Fort Lauderdale dan bawa Apple,...
...Banana, Chihuahua, Dolphin, Egg, Frog...
...Griffon, Haberdasher, Icicle, Jackalope...
...Knight, dan Labradoodle.
Meg, giliranmu! Bagus!
Aku menuju Fort Lauderdale dan benci permainan ini.
Gin. Kurang ajar.
Aku mau duduk di belakang.
Aku juga kalah.
Tidak boleh! Giliranku!
Dilarang pindah! Kau sedang apa?
Pergi ke depan sana!
Biar aku duduk sini!
Apa yang kau lakukan? Giliranku sekarang!
Terima kasih.
Mereka selalu menaruh banyak es di sini.
Apa yang kau lakukan?
Yang benar saja.
Astaga, kau kentut sungguhan?
Menjijikkan.
Astaga! Buka jendelanya!
Bung! Ya ampun!
Menjijikkan!
robbinsan IDFL™ SubsCrew
Baunya enak.
Ini lavender. Cocok untuk kulit kering.
Kulitmu tidak kering.
Rasanya enak.
Ekstrak mineral dan vitamin.
Dan banyak madu.
Seperti menggenggam sarang lebah.
Hati-hati, jangan tersengat.
Astaga.
Apa? Ini SMS dari ibunya Meg.
Kuucapkan selamat ulang tahun padanya.
Ini bukan ulang tahunnya.
Dia mengirimi foto saat kami SMA. Foto apa?
Ya ampun. Ini acara apa?
Pesta dansa.
Benda apa di kepalamu?
Hanya topi biasa. Helm pelindung tengkorak.
Boleh kulihat?
Benar. Keponakanku pernah pakai saat usia 3,5 bulan...
...karena kepalanya lonjong. Dipakai agar bentuknya normal lagi.
Dulu kepalamu lonjong? Tidak, aku cuma terserang migrain.
Dia memiliki kondisi yang langka.
Apa namanya? Complex.. Complex chiari malformation.
Ya, itu. Cacat. Itu mengerikan.
Anak-anak banyak memberinya julukan.
Dia memakai helm itu selama 6 bulan.
Parah. Anak-anak terkadang kejam.
Ya.
Kepala skrotum.
Tanggul waduk. Kapten idiot.
Smurf tulang lunak. Buruk sekali.
Aku berusaha selalu ada untuknya...
...tak peduli anak-anak menjulukinya apa.
Beruntung dia punya teman seperti dirimu.
Sebenarnya aku yang beruntung kerena perjuangan dia...
...menginspirasiku untuk mengajar anak-anak berkebutuhan khusus.
Jadi, terima kasih.
Ya.
Kepala skrotum. Cukup bagus.
Aku mau pergi ke toilet.
Kalian mau minum? Aku yang traktir.
Tak usah.
Aku juga tak usah.
Bagaimana kabarmu?
Lumayan.
Terima kasih.
Astaga.
Astaga.
Astaga.
Masih dipakai!
Baiklah.
Meg, itu kau?
Ini Kepala skrotum, Jalang.
Halo?
Halo? Toilet di sini mampat!
Kate mungkin lama. Dia ada masalah.
Semuanya baik-baik saja?
Dia menceret. Jangan bilang apa-apa.
Mestinya aku tak memberitahumu. Dia pasti malu...
...kalau semua orang mengira itu diare.
Padahal itu semua sudah jelas.
Baik. Kita tunggu saja.
Lihat yang kubawa, Minuman termahal kedua.
Ide bagus.
Gila, ya?
Kita baru saling mengenal beberapa hari ini...
...namun rasanya sudah lama saling kenal.
Kita sering singgah. Kita akan naikkan kecepatan.
Maaf, harus kujawab ini. Hai, Orang gila!
Aku sudah di luar Valdosta.
Mestinya sampai sana jam 10:00.
Kalian bersenang-senang?
Tawon sialan! Astaga.
Semua orang ingin menggigitnya. Padahal tak ada madu di krim olesku.
Maaf. Tidak.
Bensin sudah terisi dan siap berangkat.
Baguslah.
Mana Kate? Kita harus berangkat.
Tenang. Aku tenang.
Kita berusaha mengejar acara pernikahan.
Itu sebabnya aku mengebut selama ini.
67 km per jam kau sebut mengebut?
Biasanya, saat seseorang membantumu,...
...kau beri ucapan "terima kasih".
Aku pemberontak.
Tetap kabari aku. Baiklah.
Ryan! Semua baik-baik saja?
Ya. Orang-orang ini seperti binatang.
Tak perlu mengurusi mereka. Bagus.
Sebenarnya, aku tak punya banyak acara nanti.
Kate terobsesi mencari kerang di pantai...
...jadi, setelah acara pernikahan itu mungkin kau ingin bertemu...
...atau kalau ingin kencan, aku sudah bawa gaun.
Itu lebih..
Astaga!
Kau tak apa-apa? Ada apa?
Ada apa?!
Seseorang mengunciku di toilet!
Mengapa? Siapa pelakunya?
Pria gelandangan. Dia sedang teler.
Mengapa lama sekali? Astaga!
Kau baik-baik saja?
Ada sesuatu di..
Di mana kita?
Kurasa itu kotoran manusia.
Jangan sentuh aku!
Aku tak berniat menyentuhmu.
Dasar bedebah!
Ya ampun!
Astaga.
Kau baik saja?
Leherku.
Kurasa terkilir saat jatuh tadi.
Kemarilah. Baik. Terima kasih.
Sebelah sini?
Ya, di situ. Tepat di situ.
Oh, ya.
Oh ya, sebelah situ.
Astaga, itu sangat nikmat.
Ada memar di bagian sini.
Oh ya. Sangat nikmat.
Astaga, kalian cari kamar sana.
Setuju.
Aku menyesal lehermu sakit. Ya, jelas.
Sungguh. Mau minum?
Mungkin membantu meredakan sakit.
Tidak, terima kasih. Aku juga tidak.
Begitulah kalau bepergian bersama orang-orang kaku.
Apa yang kau lakukan? Hentikan!
Kau tak mengenalku.
Setahuku kau yang menyetir.
Kukira kau seorang pemberontak.
Berapa berat badanmu? Apa?
Dari tadi kau sudah menyetir. Mau gantian?
Aku nyaris tiap hari menyetir jarak jauh.
Perjalanan ini tak seberapa.
Tidur sana. Semua baik-baik saja.
Kau sinting?!
Tadi rambu-rambu apa?
Apa kau tidak waras?
Aku benar-benar gawat.
Aku takkan sempat datang ke pernikahan.
Pasti sempat, Kawan.
Kapan acaranya? Besok.
Astaga, aku merasa aneh.
Ada yang bisa kubantu?
Ya, lampu depan mobil kami rusak.
Ada bengkel dekat sini? Ya.
Apa masih buka dan mau memperbaikinya?
Tidak, aku ragu.
Bisa kami menyewa mobil?
Tentu. Sekarang?
Tidak malam ini. Berapa lama kami harus menunggu?
Tadi aku makan...
Mobilnya datang dari bandara. Mungkin baru buka jam 08:00.
Apa akan diantar kemari?
Entah. Mungkin. Tidak.
Boleh kami pinjam mobilmu? Tidak.
Kalau tak terbiasa makan roti.. Baiklah.
Tak ada yang bisa kita perbuat. Kami pesan 2 kamar.
Kurasa huruf awalnya "T".
3 kamar. Aku mau sendiri.
3 kamar. Meski kita dapat taksi ke bandara...
...kita baru berangkat jam 09:30-10:00.
Kamar ada di luar pintu, naik lalu belok kanan.
Ada restoran di belakang sana. Bisa jalan kaki.
Baiklah.
Buka hingga jam 22:00.
Aku akan antar pria ini dulu lalu memarkirkan mobil.
Untuk ukuran keracunan, ini tidak buruk.
Selamat malam.
Sampai nanti.
Ya.
Dia milikmu. Milikmu seutuhnya.
Aku tak menginginkan dia.
Aku tak mau kau memiliki dia.
Jangan terlalu percaya diri.
Mana Ryan?
Sedang telepon urusan pernikahan, jadi kubiarkan dia.
Kau baik saja?
Masih agak berkunang-kunang.
Mungkin alkohol bisa meredakan itu.
Bisa aku pesan Turkey? Terima kasih.
Aku mau main biliar. Kau boleh duduk di sampingku.
Yakin? Nanti kau tertular kutu.
Lihat pria ganteng itu ditemani nenek sihir.
Dua senyuman dalam semalam. Aku menang banyak.
Akhirnya kau dapat es.
Aku benci es. Gigiku sensitif.
Mana Meg?
Di bar. Mungkin sedang menunggumu.
Selamat malam.
Tunggu.
Apa yang kau lakukan?
Kalian berdua selalu bersama.
Aku akan menciummu sekarang.
Baik.
Aku tahu ini bengkok.
Pernah kecelakaan? Tidak. Bawaan sejak lahir.
Katanya ini meningkatkan kepuasan.
Baiklah.
Ini dia!
Nikmat, ya?
Ya Tuhan!
Kau baik saja?
Ya, aku hanya mau berputar.
Sial. Tenang.
Kemari, biar kucoba.
Oh ya, lebih baik!
Kau tak apa-apa?
Kita tak perlu lakukan ini.
Ya. Perlu.
Ini dia!
Ya!
Singkat cerita, begitulah kisahku menjadi penjual perhiasan.
Persetan kau, Ayah. Benar?
Baiklah.
Aku menyerah.
Apa?
Ada semua jenis batu mulia di tokoku. Ratusan.
Mulai dari mulia, semi mulia, belum diasah, sudah diasah.
Tiap wanita yang datang ke tokoku selalu mencari satu batu. Berlian.
Jangan salah, aku suka berlian...
...tapi masih banyak batu yang kualitasnya tak kalah bagus.
Giok imperial, permata jacinth,...
...serta batu kecubung yang jika ditambahkan sedikit besi...
...akan menghasilkan warna ungu terindah yang pernah ada.
Aku giok imperial jika kau belum paham.
Aku paham. Baik, aku terlalu banyak minum.
Aku pergi dulu. Selamat malam.
Tambahkan mentega dan sedikit kayu manis...
...pada King's Hawaiian menjadi makanan paling enak.
Boleh bergabung?
Tutup mulutmu.
Sereal ini enak sekali. Cobalah.
Kau kenapa?
Tak ada apa-apa.
Kita harus berhenti. Ini gila.
Kau adalah orang terpenting dalam hidupku.
Tahu itu, 'kan?
Aku tak mau korbankan itu demi seorang pria.
Yang benar saja.
Dia memang tampan, tapi tak ada yang menarik selain...
...otot perut dan penisnya yang bengkok.
Lihatlah tatapan matanya.
Aku sangat ragu dia orang yang setia.
Di situ kalian. Tadi aku mencari kalian.
Jangan sekarang, Craig. Ryan pergi.
Apa? Dia mencuri mobilku.
Kau serius?
Apa masalahmu? Apa masalahmu?!
Kau bilang aku boleh memilikinya!
Itu yang kau katakan. Tapi kau tetap menidurinya?..Tidak.
Mengapa kau tahu penisnya bengkok?
Apa? Kau tidur dengan Ryan.
Kau tak dapat dipercaya. Aku muak denganmu!
Tunggu, kita belum selesai.
Mengapa juga kau tahu penis dia bengkok?
Karena kuhabiskan malam bersamanya, Einstein!
Itu pukulan telak!
Apa? Aku pernah ikut Krav Maga!
Jelas pukulan telak! Kau memukulku dengan telak?
Apa masalahmu?
Aku tak berniat lakukan itu, kau baik saja? Tidak!
Aku membencimu!
Sebaiknya hentikan. Aku membencimu!
Bisakah kau dewasa?!
Dewasa? Aku yang biayai perjalanan ini!
Berhenti! Aku biayai semuanya!
Kau tak bayar sarapan ini!
Ini kudapan! Gratis!
Aku berharap sekali saja kau bilang "Maaf."
"Aku bangkrut, bisa kau bayar makananku?"
Bagimu, itu bukan hal penting!
Aku tahu kau tidak ikhlas! Untuk apa kau mengungkit itu?
Mengapa kau tidak beli permen saja?
Adakah yang tak kau takuti? Kau mengira dirimu kuat.
Kau mudah menyerah dan melakukan hal bodoh sehingga kau gagal.
Kau pengecut!
Pengecut? Bagus sekali.
Sudah cukup?
Celaka.
Jangan bergerak, Lesbian.
Aku sudah dapat pernyataan dari para saksi dan pemilik motel.
Dapat disimpulkan pertikaian ini pecah...
...karena seorang pria yang sama-sama kalian tiduri?
Tidak bersamaan. Aku lebih dulu.
Pencuri mobilmu itu, siapa namanya?
Dia tidak mencuri, dia meninggalkan catatan.
Aku agak berlebihan. Dia tak mencuri mobilku.
Baik. Siapa namanya?
Ryan... Ryan...
Ryan...
Kalian berhubungan seks dengannya dan tak tahu namanya?
Aku tidak berhubungan..
Petugas resepsionis bilang kalian datang dengan mobil rusak?
Petugas, aku tak ingat sama sekali.
Aku masih butuh nama pria itu.
Dia menerima permintaan pertemanan Google Plus-ku.
Kutunjukkan foto dirinya.
Kutunjukkan nama, kesukaan, dan ketidaksukaannya.
Pasti sangat membantu.
Dia menghadiri pernikahan. Pernikahan dia sendiri.
Dia mau menikah? Astaga!
Kalian dalam masalah besar.
Petugas! Duduk!
Ada wanita di luar sana yang akan menyerahkan hidupnya...
...demi penipu dan tukang selingkuh. Kami punya kesempatan...
...untuk menghentikannya dan menyelamatkan wanita itu.
Jadi aku memohon padamu, bukan sebagai polisi tapi sebagai wanita.
Kami akan ganti rugi semua kerusakan.
Kumohon?
Anda memanggil taksi?
Kita pergi ke kota. Kota mana?
Fort Lauderdale.
Serius? Biayanya mahal.
Masukkan saja ke tagihan kartu kreditku.
Kita bagi tiga./ Tidak, aku mau pulang saja.
Yakin? Kau tak mau lihat akhir prahara ini? Tidak.
Ayo! Ayo kita kacaukan pernikahan!
Ayo jalan!
Nona-nona, kita hampir sampai.
Saatnya beraksi! Ya.
Permisi. Kami agak telat menghadiri acara pernikahan.
Bisa beri tahu lokasinya?
Ada pesta pernikahan di gedung H, dekat lobi. Terima kasih.
Itu orangnya. Dengarkan kami!
Kau membuat kesalahan besar! Kau membuat kesalahan.
Memang kau tak mengenal kami...
...tapi aku sudah meniduri calon suamimu.
Kami berdua. Semalam.
Kami tak tahu dia bakal menikah.
Dia membohongi kami dan akan membohongimu.
Sudah kubilang.. Diamlah, Ayah!
Kau pantas dapat yang lebih baik.
Kau brengsek, Carlos!
Carlos?
Aku merasa bersalah. Itu kacau.
Kita berdua salah.
Apa saat ini ada pernikahan lain yang diadakan di hotel ini?
Sial! Kita terlambat!
Dia menikahi orang Asia.
Aku tak bermaksud rasis, tapi aku terkejut.
Itu orangnya!
Kejar!
Hei, Karen.
Maaf!
Apa kabar? Kau tampak cantik.
Sedang apa kalian di sini?
Bajingan pembohong berpenis bengkok!
Baiklah!
Kalian murka, tapi kumohon jangan hancurkan..
Terima kasih sudah datang. Senang melihat kalian.
Kau membohongi dan memanfaatkan kami!
Padahal aku menyukaimu. Aku rela naik balon demi kau!
Aku gegar otak demi kau! Dengar dulu!
Kalian tergila-gila padaku sejak aku naik pesawat itu.
Itu permainan, 'kan? Kalian ingin membuktikan entah apa pun itu.
Yang jelas tak ada urusannya denganku.
Jadi, kita sudah sama-sama impas.
Ya ampun.
Upacara pernikahan yang paling indah. Terima kasih, Nenek.
Ini teman-temanku. Meg dan Kate.
Maaf sudah menyela.
Vernon! Bisa permisi sebentar?
Vern, beri tahu Ryan apa yang ingin kau katakan.
Sial. Dia ada benarnya?
Ya.
Tunggu! Benar, 'kan?
Pernikahan yang indah.
Permisi, kami pinjam dia sebentar. Maaf.
Kau menikah 10 menit lalu dan sudah meniduri 2 wanita berbeda?
Apa masalahmu?
Aku tahu. Aku brengsek.
Berengsek? Lebih kasar dari itu.
Aku ingin meninjumu.
Bisa kalian dengar penjelasanku?
Aku sudah berpacaran dengan Genevieve sejak kuliah...
...dan semoga langgeng bersama wanita itu.
Sejak awal kuliah.
Kalian adalah dambaan setiap pria.
Mungkin kalian takkan percaya ini...
...tapi hal macam ini belum pernah kualami.
Baiklah. Kau membohongi kami.
Mengapa tak bilang kau bakal menikah sekarang?
Aku tidak bohong. Kalian tak pernah tanya.
Kumohon jangan hancurkan pernikahanku.
Ryan. Kau sedang apa?
Apa kau tak pakai jam tangan?
Sudah kubilang jam 17:50. Bukan 18:00 atau 18:05.
Maaf. Apa ini?
Tadi aku..
Yang benar saja, Ryan.
Aku Genevieve. Dan kalian?
Gen, ini Meg dan Kate. Mereka naik pesawat bersamaku.
Sudah kuceritakan, kami teman seperjalanan.
Kalian telah mengalami ujian berat.
Sulit dibayangkan.
Terima kasih sudah mengembalikannya dengan selamat.
Aku terbawa emosi.
Maaf. Nanti bisa melar.
Nanti hilang sendiri. Kurasa ini noda makanan.
Sudah bicara dengan orang tuamu?
Sedang kuusahakan. Biar aku saja.
Apa kau bisa jalan ke kebun sendiri?
Ya.
Maaf. Mestinya kami mulai sesi foto 7 menit lalu.
Apa kalian... Apa? ...tetap tinggal?
Tidak, kami datang hanya untuk..
Melihat gaunmu.
Aku suka.
Rancangan Christopher Perry.
Dia datang sendiri untuk membuatnya.
Kuharap cocok.
Yang benar saja.
Itu terlihat lebih dari cocok. Benar, Meg?
Benar sekali.
Senang berjumpa kalian.
Ryan?
Ya.
Ya ampun.
Karma memang ada.
Ryan!
Kurasa tugas kita sudah selesai.
Tadi berjalan mulus.
Ya, lumayan.
Masih ada 4 jam sebelum penerbangan kita.
Masih mau menghancurkan pernikahan lain?
Atau masih mau ke pantai?
Apa rencanamu?
Permisi, aku sedang mencari batu mulia.
Batu yang kurang terkenal, mungkin timah?
Timah bukanlah batu, tapi logam.
Aku tahu bukan batu. Aku mencoba puitis.
Kau mengikutiku hanya untuk membuatku kesal?
Tidak. Sial.
Bisa kita ulangi?
Halo, Craig. Aku orang yang brengsek.
Kau berusaha bersikap baik tapi kutanggapi kasar,...
...melecehkan, serta tak memberi kau kesempatan.
Aku tak mau lari dari masalah ini tanpa memberitahumu.
Baiklah. Terima kasih.
Selamat tinggal.
Begitu saja?
Itu saja rencanaku. Aku mencoba bertanggung jawab.
Hal baru bagiku.
Baik. Jaga dirimu, Meg.
Masa bodoh.
Bagaimana kalau ini?
Ya, boleh juga.
Dah, Craig.
Siapa wanita itu? Kini aku tak tahu.
Aku mulai mengkhawatirkanmu. Kau menemukannya?
Ya. Bagaimana?
Sebagian besar aku yang bicara. Bagus.
Setidaknya kau berbuat sesuatu.
Hampir.
Kurasa kita tak bisa tinggal seatap lagi.
Permasalahannya aku. Aku biang masalah.
Aku perlu menata hidupku lagi.
Dan tak bisa, jika kau terus mengulurkan tanganmu untukku.
Kau terlalu baik untukku.
Entah mengapa terkadang aku bersikap jahat kepadamu.
Penerbangan 770 tujuan Seattle siap untuk diberangkatkan.
Mohon persiapkan tiket Anda.
Bukan berarti kita takkan bertemu lagi. Tentu tidak.
Kau orang terpenting dalam hidupku. Kau juga, sejak kelas 5.
Kita akan sering-sering bertemu. Tentu.
Baiklah.
Tunggu. Kau selalu menjadi orang hebat.
Aku selalu ingin meniru dirimu.
Sebenarnya akulah yang terlalu bergantung kepadamu.
Aku selalu menangis saat masa peralihan.
Bu Jeffries!
Hai, Demerius. Kau datang lebih pagi.
Klub komputer. Aku sudah buat ringkasan.
Dua halaman, 'kan?
Bolehkah kalau kubuat seperti itu?
Kau menggambar ini?
Ya, sudah kubaca buku itu.
Apa yang mereka perbuat pada Piggy, itu konyol.
Sepenuhnya konyol.
Apa itu boleh?
Ya, boleh.
Bu Jeffries, tunggu dulu!
Sampai jumpa di kelas.
Sampai jumpa.
Kau terlihat sangat cantik.
Bisa kau menyerah? Aku tak mau mengundurkan diri.
Siapa yang meminta begitu? Kau sendiri. Tidak.
Ya. Tidak.
Nanti kuperiksa catatanku. Kuyakin kau salah paham.
Justru sebaliknya, aku kemari ingin menawarimu...
...posisi asisten pelatih tim voli.
Ibu Garcia sedang cuti hamil.
Kau tahu dia hamil?
Tidak. Aku juga.
Pertimbangkan dulu, nanti kabari aku, ya?
Pak Moss!
Tidak bisa, aku ada rapat.
Kemarilah, aku ingin kau lihat ini.
Demerius, dia yang menggambar ini.
Luar biasa. Lihatlah.
Aku sudah berpikir selama liburan.
Aku ingin mengubah paradigma penggunaan otak kiri...
...menjadi otak kanan serta di luar nalar.
Kau mengerti?
Maaf. Sangat membosankan ketika orang bicara berlagak sok pintar.
Maksudku adalah aku minta dukunganmu...
...untuk hal-hal seperti ini.
Aku sudah menggali info tentang potong rambut. Kau benar.
Para penata rambut menghasilkan banyak uang.
Kedengarannya kau mengancamku.
Stanley, tenang. Kita satu tim.
Aku berusaha menjaga kerangka bangunanmu tetap utuh.
Terutama sebelum ujian.
Satu lagi. Kuterima asisten tim bola voli.
Kedengarannya sebuah petualangan.
Maju Falcons!
Edgeworth, dia yang kembangkan matematika menjadi ekonomi.
Dia menulis esai tentang penerapan ilmu matematika...
...pada ilmu sosial, 1881.
Leon Morris. Theory of General Competitive.
Tunggu.
Halo? Aku tahu. Aku segera datang.
Siapa itu? Maaf. Itu Kate.
Aku harus tidur. Sampai ketemu lagi?
16 hari.
16 hari.
Berikan sesuatu untuk bekal mimpiku.
Dasar mesum.
Ayolah.
Ya ampun! Kau memang paling..
Aku datang. Sudah dimulai?
Kurasa Kalynn takkan melaju lebih jauh.
Dia terpukul.
Ini sungguh berat. Entah apa aku bisa..
Siapa yang berakting begitu?
==> Resync/Edited By (Coffee_Prison)
[ TEMPAT SINGGAH ]
Penerjemah : robbinsan (IDFL™ SubsCrew)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.