Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aku Erin.
Aku pecandu.
Aku mendaftar masuk sendiri,
Aku mengalami pekan terburuk yang pernah ada.
Aku sangat mengacau di tempat kerja.
Itu sepenuhnya salahku.
Aku takkan salahkan orang lain selain diriku sendiri.
Dan aku merasa malu.
Aku merasa kecewa pada diriku sendiri.
Dan aku mendengar suara yang berkata,
"Kau adalah kegagalan. Kau akan selalu menjadi kegagalan."
Dan itu seperti, seandainya aku bisa memiliki sesuatu.
Kau tahu, apa saja.
Untuk membantuku beranjak dari ranjang.
Segelas anggur, mungkin. Kau tahu?
Hanya satu gelas.
Apa salahnya?
Karirku, hubunganku...
Itu yang bisa menjadi salah dengan segelas anggur.
Dan itu membuatku sadar.
Kau tahu? Aku punya begitu banyak pertanggung jawaban.
Dan itu dulu membuatku takut, tapi sekarang aku...
Aku sadar betapa beruntungnya aku untuk mengatakan itu.
Ibuku, saudariku, mantanku.
Mereka semua berpikir aku gila,
Tapi pasanganku tidak, dan...
...aku bersyukur untuk itu.
Dan aku bersyukur untuk kalian semua.
Aku bersyukur untuk hari ini.
Terima kasih.
Hai, aku Will, dan aku pecandu.
Aku baik-baik saja, sebenarnya.
Baiklah,
Aku ingin berbagi hari ini, karena...
...aku menemui perubahan besar di hidupku baru-baru ini.
Aku bertemu seseorang.
Dan...
Aku tidak mengharapkan itu, tapi...
Sekarang aku mulai merasa seolah aku bisa...
Setidaknya, melihat masa depan bersama dia.
Ya.
Aku bahkan mulai merasa ingin mengajaknya tinggal bersama.
Tapi... Aku tak tahu jika itu hal yang tepat saat ini.
Kau tahu, selama ini,
Dia hanya melihat apa yang aku ingin untuk dia lihat.
Aku khawatir jika dia pindah tinggal bersamaku,
Kau tahu, dia akan melihat semuanya.
Dia akan lihat siapa aku sebenarnya,
Dan aku khawatir itu akan membuatnya takut.
Apa kabar, kawan?
Bajingan.
Aku dengar kau menjadi bersih.
Ya. Ya, itu benar.
Bagus untukmu.
Kau adalah alasannya.
Untuk menjadi bersih.
Menurutmu orang seperti kita bisa berubah?
Maksudku, itu...
Itu bisa dilakukan, kau tahu? Tapi...
Ya, aku rasa bisa.
Dan itu berhasil untukku, jadi...
Aku bukan kau.
Kita pecandu, kau tahu? Kita semua sama.
Maksudku, aku tak punya keterampilan.
Aku residivis.
Dan tak ada tempat di dunia ini untukku.
Kau memiliki musikmu.
Aku bisa membentuk band.
Maksudku, kecuali...
Aku tak menyentuh bass bertahun-tahun.
Apa kau merindukan itu?
Aku tak punya waktu untuk berpikir tentang kehidupan itu.
Dan hanya waktu yang aku punya.
Satu per satu, kau tahu?
Satu per satu.
Astaga, jika aku ingin curhat, aku lebih baik ke pertemuan.
Apa yang kau inginkan?
Aku tak tahu jika aku bisa melakukan ini.
Melakukan apa?
Melakukan ini. Kehidupan ini.
Hidup seperti apa yang kau inginkan?
Kembali seperti dulu.
Aku tak bisa membantumu, kawan.
Kau tahu, pacarku akan datang.
Jadi, kau mau aku pergi?
Hei!
Semoga malammu indah.
Siapa itu?
Hanya teman lama.
Hei./ Apa yang dia inginkan?
Tidak ada.
Kau dari mana saja?
Jalan-jalan. Mencari kerja.
Kau menemukannya? Di jam sekarang?
Kau membawa mobilku tanpa meminta izin dariku.
Kau tak mengangkat teleponmu.
Ya, aku ingin sendirian.
Bisa aku melihat matamu?
Biar aku lihat.
Aku akan tidur.
Selamat malam./ Selamat malam.
Chris?
Chris?
Astaga, Ibu tak suka melihatmu begitu menutup diri,
Dan Ibu tahu kau pasti merasa tersesat.
Ibu tahu kau berpikir Ibu tak mengerti, tapi ibu mengerti.
Dan Ibu di sini, dan ibu ingin kau tahu.
Kau akan selalu memiliki Ibu.
Aku janji.
Oke, selamat malam.
Chris?
Chris, buka pintunya.
Chris, buka pintunya.
Chris? Tolong buka pintunya.
Chris, buka pintunya
Chris?
Tolong buka pintunya sekarang!
Tolong?
Tolong, Chris.
Ponselmu.
Akan ada upacara pemakaman, aku harap kau bisa datang.
Itu akan sangat berarti bagiku, dan...
Sampai jumpa. Sampai jumpa, Will.
Ada apa?
Will?
Apa yang dia lakukan?
Dia meninggal, Doug.
Di mana kau temukan dia?
Semalam di kamarnya.
Di rumahmu?
Apa itu...
Apa itu kecelakaan?
Halo!/ Hei!
Hai.
Bagaimana harimu?
Itu bagus. Aku belikan kau sesuatu.
Apa ini?/ Bukalah.
Apa itu?
Kau tak harus melakukan ini.
Ayolah. Apa kau punya dasi?
Tidak.
Cobalah pakai.
Kemari.
Jadi, aku berpikir untuk ikut denganmu,
Ke pemakaman besok.
Aku hargai kau ingin ikut denganku.
Aku rasa sebaiknya aku melakukan ini sendiri.
Kau tak harus khawatir denganku.
Astaga.
Aku tak mengira kau akan datang.
Aku tak melihatmu...
Sangat lama./ Sangat lama.
Dia banyak bicara tentangmu, kau tahu?
Ya.
Apa dia bilang?
Dia bicara untuk menyatukan band kembali.
Dia terus menulis lagu selama didalam.
Sayang kita takkan pernah mendengar itu, tapi...
Kau masih bebas narkoba?
Masih. Ya.
Kau sendiri?
Aku tak sekuat kau.
Kau tahu, begitu juga Chris.
Aku tak lebih baik darimu, dia, atau siapapun.
Mungkin kita akan bertemu lagi.
Atau tidak.
Apapun itu, tidak masalah.
Siapa?
Hei...
Claire, ini Will.
Will, masuklah.
Hei. Maaf, aku hanya...
Aku ingin untuk...
Aku turut prihatin.
Aku tahu.
Kau tak apa?/ Kau?
Tidak.
Duduklah.
Ya.
Aku tak melihatmu di pemakaman. Apa kau datang?
Kau tahu, aku ingin datang.../ Tidak. Tidak.
Ya Tuhan.
Astaga, kau terlihat begitu sehat.
Ya?/ Ya.
Aku baik-baik saja./ Ya?
Ya.
Aku berharap Chris bisa melihatmu seperti ini.
Itu sangat berarti karena kau datang.
Kami merindukanmu.
Ayah sudah dengar tentang Chris?
Ada apa dengan Chris?
Dia meninggal.
Demi Tuhan, Will.
Dia baru bebas dari penjara.
Dia ke sini mencarimu.
Kenapa dia begitu ingin menemuimu?
Tak ada alasan.
Tak ada alasan?/ Tidak.
Kemari.
Apa?/ Kemari.
Bisa gulung lengan bajumu?
Aku bersih, Ayah.
Berarti tak ada yang disembunyikan, bukan?
Sudah?
Bagaimana keadaan Claire?
Seperti orang yang baru kehilangan anaknya.
Ya. Mengkhawatirkan orang seperti itu bisa berdampak buruk.
Itu yang terjadi kepada Ibumu.
Tapi kau tahu itu, bukan?
Hanya itu saja?
Apa maksudmu?
Kau hanya ke sini ketika butuh sesuatu,
Apa yang kau inginkan?
Aku tak ingin apa-apa.
Bagus.
Dan ayahmu, seperti apa orangnya?
Aku tidak tahu.
Biar kutebak.
Tipe orang yang misterius, pendiam dan suka merenung.
Menyimpan semua didalam dirinya.
Kapan aku bisa bertemu dia?
Semoga saja tidak pernah.
Kau malu denganku?
Tidak! Tidak, tidak, tidak. Itu bukan kau.
Dia memiliki masalah denganku.
Mungkin kau yang lama.
Tidak, aku menemui dia saat kembali.
Dia tak berubah.
Seolah dia melihatmu,
Dan yang bisa dia lihat adalah Ibuku.
Dan jika Ibuku telah tiada.
Dia hanya merindukan dia.
Ini tak semudah itu.
Dia menyalahkanku.
Dia menyalahkanmu?
Kau tahu itu tak benar, bukan?
Sulit untuk mencerna kesedihan.
Beberapa orang menyalahkan dirinya sendiri,
Beberapa orang menyalahkan orang lain.
Dia memiliki alasannya.
Kau tahu?
Aku tak harus bertemu dia.
Ini cukup kau dan aku.
Hanya kau dan aku.
Hanya kita.
Aku suka itu.
Hai, Will, ini Claire.
Aku menelepon untuk bilang,
Jika aku berpikir tentangmu dan Chris,
Dan ada sesuatu dari miliknya yang aku tahu...
Aku tahu dia ingin untuk kau miliki.
Aku berharap memberikannya secara langsung kepadamu.
Apa kau ada waktu malam ini?
Ya, ya. Tentu.
Oke, bagus. Mungkin kita bisa makan bersama.
Aku akan menghubungimu,
Dan mengabari di mana kita bisa bertemu.
Bagus, terima kasih. Sampai nanti.
Ya, baiklah. Sampai nanti.
Tidak, aku tak ingin bicara tentangku.
Tolong jangan tanyakan bagaimana kabarku.
Jangan tanyakan aku apa-apa.
Mari bicara tentangmu.
Bicara tentangku?/ Ya.
Apa yang kau ingin ketahui?
Apa kau punya pacar?
Ya...
Ya, aku punya pacar.
Seperti apa orangnya?
Dia manis./ Ya?
Dia ramah.
Dia asisten perawat.
Dia merawatmu.
Bagus.
Itu tak mudah mengurus orang sepertiku.
Tidak, jangan katakan itu.
Itu benar./ Tidak.
Tak banyak orang yang bisa melakukan apa yang kau lakukan.
Chris tak bisa.
Aku berharap kalian tetap berteman. Sungguh.
Mungkin dia akan lihat jika ada jalur berbeda yang bisa diambil.
Kau tahu?
Aku bukan orang itu untuk dia.
Tidak, kau sudah berusaha semampunya.
Tidak, aku memanjakan dia.
Semua ancamanku kosong,
Dan dia tahu tak peduli apa yang dia lakukan,
Aku akan menerimanya kembali.
Kau disana untuk dia.
Bisa aku bertanya padamu?
Ya.
Ayahnya tanya padaku jika menurutku itu kecelakaan.
Bagaimana menurutmu?
Astaga, aku...
Aku tidak tahu.
Kau dekat dengannya.
Tolong beritahu aku.
Aku tak bisa berhenti berpikir,
Jika dia tahu pasti apa yang dilakukannya.
Bagaimana menurutmu?
Bagaimana aku bisa tahu apa yang dia pikirkan?
Aku rasa aku tahu.
Permisi.
Kau tak apa?/ Ya.
Kau mau memakai ini?
Kemari, bisa aku... Ini. Biar aku pakaikan ini.
Biar aku bantu. Kemari.
Benar begitu./ Oke, terima kasih.
Kau tak apa?/ Ya.
Benar begitu.../ Terima kasih.
Terima kasih, terima kasih./ Tak masalah.
Aku ingin berikan ini kepadamu.
Itu ada di kamarnya Chris. Aku ingin berikan itu kepadamu.
Ya. Seven Edge.
Ya.
Aku sudah lama tak mendengarkan ini.
Terima kasih./ Terima kasih kembali.
Oke, selamat malam.
Claire? Hei, tunggu!
Hei.
Kau takkan pulang menyetir.
Aku tak apa.
Aku rasa itu bukan ide bagus.
Claire.../ Aku tak apa, aku janji.
Bisa aku yang mengantarmu pulang?
Ya?
Ayo.
Ayo.
Bisa kau tolong ambilkan aku segelas air, Will?
Ya. Ya, tentu.
Claire.
Claire.
Kemari, kemari.
Kau mau?
Aku tak apa, aku tak apa.
Terima kasih.
Baiklah, aku mungkin sebaiknya pergi.
Bisa kau tetap di sini untukku?
Setidaknya hingga aku ketiduran.
Tolong.
Ya, ya. Ya, tentu./ Terima kasih.
Claire...
Aku sebaiknya pergi.
Aku sebaiknya pergi.
Oke.
Selamat malam./ Selamat malam.
Hei!
Hai.
Aku tak tahu kau masuk hari ini.
Ya.
Bagaimana kabarmu?
Kau tahu.
Jika kau butuh seseorang untuk bicara...
Aku akan menghubungimu. Aku janji.
Aku berpikir mungkin seseorang yang...
...lebih ahli untuk mengatakan apa.
Dan aku kenal seorang terapis. Terapisku.
Dan menurutku dia akan sangat bagus untukmu.
Kau pikir aku tak pernah bicara kepada psikiater?
Kau tak harus melewati ini sendiri.
Kau mau aku jaga kotak kayunya tetap seperti ini,
Atau aku perlu menggantinya?
Ya, itu tak masalah. Ya./ Oke.
Hei.
Kau mau ke mana?
Ke pertemuan.
Kau benar-benar pergi ke pertemuan sekarang?
Ya!
Jadi kau bisa bicara pada orang asing tapi tidak denganku?
Kau takkan mengerti.
Hai!/ Hei.
Masuklah.
Kau tak apa?
Ya, ya.
Ada apa?
Aku tidak tahu.
Aku tak ingin sendiri.
Tapi aku juga tak ingin berada didekat orang lainnya.
Kenapa kau ke sini?
Itu selalu aku dan Chris, kau tahu?
Itu selalu kami berdua, dan sekarang...
Aku banyak habiskan waktu menginginkan hidupku sendiri, dan...
Entahlah.
Aku ingin kembali.
Aku ingin kembali dan bilang padanya aku menyesal.
Bagaimana kau melakukan itu?
Bagaimana kau dan ayahmu melakukan itu?
Ketika Ibumu sekarat.
Ibuku yang sakit.
Bukan aku yang melakukan kemoterapi.
Bukan aku yang beratnya turun karena tak bisa menelan makan.
Pada akhirnya...
Dia begitu rapuh.
Aku harus membantunya pergi ke kamar mandi.
Kau merawat dia.
Maksudku, kebanyakan hari,
Aku pulang dari sekolah,
Aku akan duduk bersamanya, selagi dia tidur.
Mereka memberinya obat untuk mengatasi rasa sakitnya.
Jadi aku duduk dan menunggu hingga dia ketiduran.
Supaya aku juga bisa mencobanya.
Pernah suatu kali,
Aku yakin dia sudah tidur,
Jadi aku memakainya.
Saat aku melihat kembali ke dia,
Dia menatap balik ke arahku.
Astaga.
Apa kau bilang padanya jika kau menyesal?
Tidak.
Aku tak disana ketika dia meninggal.
Ya Tuhan.
Kita berdua mengalami hal yang sama.
Peduli pada seseorang yang begitu sakit.
Tak ada yang bisa kau lakukan soal itu.
Kecuali melihat mereka tersisih sia-sia, kau tahu.
Kau berusaha semampunya.
Saat dia pulang malam itu,
Aku tahu ada yang salah.
Dia langsung masuk ke kamarnya dan aku tak hentikan dia.
Aku merasa seperti aku membiarkannya bunuh diri.
Hei, hei.../ Itu benar.
Itu tidak benar./ Tidak. Aku merasa lega.
Sungguh.
Tak apa.
Itu bukan salahmu.
Kau tak di sana.
Tapi kau di sini sekarang.
Kau di sini sekarang.
Situs Agen Slot Terbesar www.raja138.club
Selamat pagi.
Hei, selamat pagi./ Ini untukmu.
Terima kasih./ Terima kasih kembali.
Duduk.
Kau mau krim, gula, atau yang lainnya?
Tidak. Cukup kopi pahit./ Oke.
Kau tak harus repot-repot.
Ini tidak repot.
Apa?
Tidak apa.
Kau akan datang lagi nanti malam?
Ya.
Hei.
Bagaimana pertemuanmu?
Bagus.
Kau keluarkan unek-unek...
...apapun yang membuatmu begitu gusar semalam?
Aku tak bisa bicara soal itu.
Aku bicara tentang betapa aku membutuhkanmu.
Dan kau satu-satunya di hidupku yang menahanku dari memakai.
Apa itu benar?
Itu tak adil bagiku untuk mengatakan itu.
Itu tak adil terhadapmu.
Itu bukan tanggung jawabmu untuk...
Hei!
Aku senang kau beritahu aku.
Dan aku minta maaf.
Kenapa kau meminta maaf?
Pertemuan itu adalah tempatmu berlindung.
Aku tak seharusnya membuatmu merasa bersalah untuk itu.
Oke?
Apa yang kau ingin lakukan?
Aku berpikir untuk sedikit berkebun didepan.
Aku pikir kau orang yang tepat untuk bicarakan itu.
Ya.
Ini bersifat musiman, jadi...
Kau mencari sesuatu yang khusus?
Apa yang kau suka?
Semua orang berbeda. Tapi aku pribadi,
Aku sebenarnya lebih suka bunga lili.
Ini bunga lili?/ Ya.
Aku suka tanaman seperti itu.
Oke./ Silakan kau tak melihat-lihat,
Dan jika kau temukan sesuatu yang kau suka,
Cukup beritahu aku.
Ya, oke.
Aku tak ke sini hanya untuk melihat tanaman.
Aku ke sini untuk menemuimu, kau tahu?
Melihat bagaimana kabarmu.
Aku berusaha tetap tegar. Tapi terima kasih.
Aku belum pernah melalui apa yang kau lalui, aku hanya...
Jika kau butuh teman bicara,
Atau orang untuk mendengarkan, kau tahu...
Phil, aku bukan teman berbincang yang tepat untuk sekarang.
Ya.
Kau tahu? Aku...
Aku rasa kau benar. Bunga lili.
Aku ambil, apa, enam?
Jadikan itu delapan. Aku akan menemuimu di meja kasir.
Terima kasih./ Baiklah, terima kasih.
Hai, Will, ini Claire.
Aku penasaran kau di mana.
Aku...
Mungkin kau sedang ingin sendiri.
Tapi aku di sini.
Dan aku hanya tak ingin harus khawatir tentangmu.
Jadi beritahu aku kau baik-baik saja.
Dan aku sangat ingin mendengar suaramu.
Hanya itu saja. Baiklah, sampai jumpa.
Apa ini?
Itu bandku dulu.
Kenapa kau tak pernah beritahu aku soal ini?
Entahlah.
Apa yang kau lakukan?
Hei.
Sebenarnya, Becca...
Bisa kau tak memutar itu, tolong?
Hei, Becca, aku serius, aku tak mau mendengarnya.
Baiklah, bisa kau matikan itu?
Aku suka ini./ Becca, aku serius! Matikan!
Aku bilang matikan!
Aku memintamu agar tak memutar itu.
Astaga.
Aku tahu apa yang kau lakukan.
Apa yang aku lakukan?
Kau menyalahkan dirimu atas yang terjadi dengan Chris.
Kau tak tahu apa yang kau bicarakan.
Maka beritahu aku.
Atau aku lebih baik pergi.
Aku baru kehilangan temanku.
Dia bukan hanya temanku.
Dia teman baikku.
Dan kami pernah satu band.
Dia sangat...
Dia sangat spesial.
Dan...
Dia bisa saja memiliki kehidupan.
Tapi dia mulai memakai narkoba.
Sepertiku.
karena aku.
Itu sulit.
Di malam terakhirnya, dia...
Dia datang menemuiku. Kau tahu, dia mampir.
Aku tak tahan melihat dia.
Apa yang sudah aku lakukan terhadap dia.
Aku tak bisa melihat dia.
Jadi aku berpaling darinya.
Dan sekarang dia tiada.
Hai.
Ada apa?
Masuklah ke dalam. Ayo.
Masuklah.
Aku hanya ingin kau tahu jika aku meminta maaf.
Untuk apa kau meminta maaf?
Untuk Chris.
Aku tahu itu.
Aku tahu.
Kau pikir aku tak ingin kembali memutar waktu...
...dan melakukan sesuatu?
Kita tak bisa.
Kau tak perlu meminta maaf.
Aku tak seharusnya di sini.
Hai.
Apa aku mengenalmu?
Aku rasa tidak.
Tapi aku satu sekolahan dengan Chris.
Dia setahun diatasku.
Aku kemarin karena melihatmu memandangku.
Aku berpikir mungkin kau bicara tentangku?
Apa kau bicara tentangku?
Aku hanya beritahu temanku apa yang terjadi.
Ketika kau beritahu dia apa yang terjadi,
Apa kau bilang?
Apa kau bilang padanya jika dia bunuh diri?
Tidak.
Dia hanya menyebutkan jika kau kehilangan anakmu.
Ya.
Ya.
Dia orang yang lembut.
Dia orang baik.
Dan itu sakit.
Aku harap begitu kau mengingat dia.
Itu pasti.
Terima kasih.
Kau tak apa?
Ya, aku tak apa.
Aku bisa lihat kau tak baik.
Tidak, sungguh, aku baik.
Dengar, aku ada janji nanti.
Dengan terapisku.
Jika kau mengizinkan, aku ingin menghubungi dia,
Dan melihat jika kau bisa pergi menggantikan aku.
Kau tidak serius.
Claire...
Aku belum pernah kehilangan seorang anak.
Aku tak bisa berpura-pura tahu seperti apa rasanya.
Aku hanya tahu bahwa ketika aku berada di titik terendahku,
Dia membantuku.
Jika kau tak bisa pergi untuk dirimu, maka pergilah untukku.
Tolong?
Sebagai teman, pergilah.
Bisa aku bertanya padamu?
Apa yang kau ingin ketahui?
Apa kau memiliki anak?
Tidak punya.
Bagaimana denganmu?
Aku punya seorang putra.
Ya.
Seperti apa hubunganmu dengan dia?
Apa yang Linda katakan kepadamu tentangku?
Dia bilang ada temannya...
...yang butuh seseorang untuk berbincang.
Beritahu aku tentang anakmu.
Ya. Dia...
Dia 25 tahun. 26 tahun Agustus nanti.
Dia mantan pecandu.
Dia sudah bersih sekarang.
Itu bagus./ Ya, dia anak baik.
Dia memiliki pekerjaan stabil. Dia memiliki pacar.
Kau suka dengan pacarnya?
Aku suka pacarnya...
Dia merawatnya dengan baik.
Sebelum sekarang, kau yang merawat dia.
Ya.
Itu selalu hanya kami berdua, jadi...
Tapi tidak lagi.
Tidak lagi.
Hei.
Bisa kita bertemu?
Hei, Phil./ Hei. Bagaimana kabarmu?
Hei./ Hei.
Masuklah.
Terima kasih.
Aku begitu sibuk dengan pemakaman,
Dan semua rincian yang tak kau ketahui.
Aku tidak tahu.../ Ya.
Dia ingin aku memutar lagu apa, kau tahu...
Itu sulit./ Benar?
Kemudian aku tak punya waktu untuk merasakan apapun.
Dan sekarang aku berusaha menata kembali hidupku,
Dan aku justru semakin sadar.
Aku sendirian dan aku seorang penyendiri.
Kau dan Doug sudah lama cerai.
Kenapa kau tak menikah lagi?
Aku sempat punya pacar.
Beberapa orang yang baik.
Hanya saja mereka tak bisa menerima itu.
Mereka tak bisa mengurusi Chris./ Ya.
Bagaimana denganmu? Kenapa kau tak menikah lagi?
Tidak.
Aku tak ingin menggantikan Diane.
Tidak, kau tak bisa menggantikan seseorang yang kau cintai.
Apa gunanya?
Agar tak sendiri.
Entahlah. Aku masih tidur di sisi ranjangku,
Seolah dia masih di sana.
Phil... Ya Tuhan...
Aku ingin kita baikan.
Will, aku juga ingin kita baik-baik saja.
Tapi aku tak bisa melakukan ini jika kau tak membiarkanku masuk.
Aku takut.
Aku takut jika kau tahu aku yang sebenarnya...
Kau akan pergi.
Dan kau takkan kembali.
Aku mendorongmu menjauh.
Aku pikir aku bisa sendirian.
Tapi aku salah.
Aku membutuhkanmu.
Tolong, tetap bersamaku.
Kemari.
Maafkan aku./ Apa?
Apa?
Aku rasa aku tak bisa.
Maafkan aku.
Apa kau merasa bersalah, atau...?
Aku tidak merasa bersalah.
Kau tak seharusnya begitu./ Memang tidak.
Bukan aku yang salah, jadi...
Tidak salah untuk apa?
Semua ini.
Apanya?
Kau tahu, apa yang terjadi kepada anakmu,
Dan apa yang terjadi kepada Diane.
Aku tak tahu apa maksudmu.
Diane bukan hanya meninggal karena kanker.
Melihat seperti apa jadinya Will...
Tekanan yang diberikan kepadanya...
Dan apa yang kau lalui saat ini...
Tidak. Mereka pecandu. Mereka sakit.
Claire, itu hanya alasan.
Itu omong kosong.
Kau memiliki anakmu. Dia memperbaiki hidupnya.
Setelah menghancurkan keluarganya.
Dan keluargamu. Maksudku...
Bagaimana dia menghancurkan keluargaku?
Bayangkan Will tak pernah kecanduan.
Dia tak membuat Chris kecanduan.
Semua orang pasti masih hidup.
Hidup layaknya orang normal.
Kita takkan pernah tahu.
Tidak, kita takkan pernah tahu.
Jika Chris tak datang menemui Will malam itu,
Situasi mungkin berbeda.
Malam kapan?
Malam terakhirnya.
Dia bilang padaku pergi mencari kerja.
Ya, lebih tepatnya pergi mencari obat.
Hei./ Bisa kau pergi, tolong?
Claire, aku tak berusaha untuk.../ Tidak, tolong, pergilah.
Tolong./ Apa yang aku katakan?
Tolong, pergi. Tolong.
Tolong./ Oke. Aku minta maaf.
Pagi.
Tidak.
Kenapa kau melakukan itu?
Karena itu menjijikkan.
Jika kita akan tinggal bersama...
Apa?
Maksudku, seandainya jika kita tinggal bersama,
Itu sesuatu yang harus kau biasakan.
Ini caramu untuk memintaku tinggal bersamamu?
Tidak./ Tidak?
Maksudku, aku memikirkan soal itu.
Karena jika kita akan tinggal bersama,
Kau harus membuat beberapa perubahan di sini.
Jadi itu artinya tidak?
Aku tak berkata tidak.
Hei, kau mau ke mana? Kemari.
Hei./ Hei.
Bisa kau tunggu sini?/ Ya.
Kenapa kau ke sini?
Aku ingin bicara denganmu.
Aku akan masuk sendiri.
Terima kasih.
Wow.
Bagus.
Aku Claire.
Hai.
Aku Becca.
Aku banyak mendengar tentangmu.
Apa kau pernah menemui hari-hari...
...dimana kau merasa tak bisa sendirian?
Bagaimana denganmu? Kau pernah mengalami hari itu?
Ya, tentu.
Apa kau habis minum sepanjang malam?
Tidak.
Kau mau air putih?
Ambilkan dia air putih./ Tidak, hanya...
Tolong duduklah.
Oke./ Terima kasih.
Astaga, kau pasti berpikir, siapa wanita ini?
Aku terdengar seperti Ibunya, 'kan?
Aku bukan Ibunya.
Tapi terkadang aku merasa seperti Ibunya.
Dia selalu diusir dari rumahnya,
Atau dia hanya kelaparan, atau apa saja.
Aku akan selalu biarkan dia masuk.
Bahkan sekarang, saat dia datang tengah malam,
Aku masih tak bisa menolak dia.
Benar?
Dia seperti anak keduaku.
Seperti anak kedua.
Tapi kau bukan anakku.
Anakku sebenarnya Chris. Dia meninggal.
Ya, dia baru saja meninggal.
Aku benar-benar minta maaf.
Astaga, hidup...
Itu benar-benar mengacaukanmu, benar?
Astaga.
Hanya saja, semua jalur yang bisa kau ambil ini, dan...
Maksudku, lihat Will.
Lihatlah dirimu.
Kau bisa memperbaiki hidupmu.
Rumah indah dan pekerjaan bagus.
Gadis yang cantik.
Saat kau pikirkan Chris...
Dan dia bisa menjadi orang...
...dengan rumah, gadis, dan pekerjaan,
Jika dia tak pernah bertemu Will. Benar?
Ya.
Kau sebaiknya pergi./ Aku sebaiknya pergi?
Bukankah pembantahan langkah awal yang kalian hadapi?
Aku dalam pembantahan?
Chris meninggal di rumahmu, dan kau di sana,
Dan aku yang dalam pembantahan?
Lihatlah dirimu sendiri.
Kau dan wanita itu...
Ada apa denganmu?
Hei, hei. Kumohon, kumohon, kumohon.
Jangan pergi.
Kenapa aku harus tetap di sini?
Aku membutuhkanmu.
Claire?
Kenapa kau di sini?/ Biarkan aku masuk.
Aku mohon.
Aku hanya ingin hidup normal.
Jauh dari semua ini.
Kau pikir aku tak merasakan rasa sakit yang kau rasakan?
Di sini aku temukan dia.
Matanya terbuka, badannya kaku.
Karena dia sudah meninggal.
Dia meninggal sendirian malam itu.
Kenapa dia pergi menemuimu?
Dia menginginkan sesuatu yang tak bisa kuberikan padanya.
Apa?
Agar kami berteman lagi.
Aku hanya ingin dia pergi.
Aku minta maaf.
Itu sebabnya kau ke sini? Untuk meminta maaf?
Kau sempat ucapkan perpisahan. Aku tidak.
Dan aku di sini.
Aku tak bisa pergi ke mana-mana. Aku hanya di sini.
Aku akan selalu di sini.
Apa kau merasakan rasa sakitku sekarang?
Kau merasakan itu?
Dia tak menginginkan kehidupan ini.
Kehidupan apa?
Kehidupan yang kau inginkan untuknya.
Dia tak menginginkan itu.
Beberapa orang tak bisa diperbaiki.
Maksudmu orang seperti Chris.
Mereka mungkin berpura-pura demi orang lain semampunya.
Hingga mereka tak sanggup lagi.
Maaf, Claire.
Jaga dirimu.
Situs Agen Slot Terbesar www.raja138.club
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.