Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
ADAPTASI KOMIK WEB YI REN ZHI XIA
FILM FIKSI
DILARANG MENIRU SEMUA ADEGAN
Pengacau Penjaga Emas!
Sial.
Kau bahkan melompat dari gedung
demi tak bekerja.
Jika aku Ketua Sekte Wudang,
aku juga akan mengeluarkanmu.
Baik. Aku akan naik sekarang.
Tenang, Zhuge Qing sudah mengurusnya.
Baiklah.
Sebelas orang.
Kakak Baobao.
Kita bisa mendapat pujian jika membawa mereka ke perusahaan, 'kan?
Ya.
Kau begitu arogan.
Kau pasti pemimpinnya.
Begini saja.
Katakan siapa yang mengutus kalian,
maka kalian boleh pergi.
Nak.
Tak perlu repot-repot.
Pekerja di industri kami
mengutamakan kepercayaan.
Jika memberitahumu,
aku tak akan bisa bekerja lagi.
Jika tak kuberi tahu,
kau tak bisa berbuat apa-apa.
Aku tak bisa berbuat apa-apa?
Kakak Baobao.
Beri tahu dia apa yang bisa kulakukan padanya.
Tentu.
Bagus.
Lihat?
Ini kecelakaan kerja.
Sudah kulaporkan ke perusahaan.
Perusahaan kami kompak.
Kami kelompok yang penuh kasih.
Mulai hari ini,
namamu sudah tercatat di perusahaan kami.
Kau memukulku hingga seperti ini.
Mulai sekarang,
kau akan menjadi fokus utama perusahaan kami.
Bisnismu sudah tamat.
Kau memfitnahku!
Memfitnah?
Sejak awal kau tahu
dia begitu hina,
itulah sebabnya kau menyuruhku mencarinya, 'kan?
Mana mungkin aku tahu?
Kurasa
itu bonus tak terduga.
Tidak akan kukatakan.
Serang aku saja.
Kenapa mendekati keluargaku?
Pendeta Wang.
Kami belum melakukan apa-apa pada keluargamu.
Tenanglah.
Jangan coba-coba!
Katakan. Siapa yang mengutus kalian?
Berapa jumlah kalian?
Mau katakan tidak?
Kau...
Wang Ye.
Jangan.
Benar, Wang Ye.
Aku melukai diri begitu parah, tapi dia menolak bicara.
Mari kita bicarakan lagi.
Jika ingin menemukan dalangnya sekarang,
bukankah harus menggunakan Dunia Dalam kalian berdua?
Kenapa menatapku seperti itu? Aku salah bicara?
Ucapanmu benar.
Ini urusanku.
Aku harus menanggungnya sendiri.
Jangan.
Jika semudah itu,
kau pasti sudah melakukannya.
Lakukan bersama.
Ajak Bocah juga.
Kita lakukan bertiga.
Bersama?
Kau bercanda?
Tunggu.
Bisakah kalian melakukannya dan memberiku jawaban?
Wang Ye.
- Bisa atur Empat Kompas? - Bisa.
Apa maksudmu melakukannya bertiga?
Jika bertiga, bagaimana bisa meramal?
Ternyata ada hal yang kau tak bisa.
Ini teknik khusus Sekte Wuhou.
Kami tahu sejak lama.
Dunia Dalam bukan hanya dikhususkan untuk semua ahli sihir.
Setelah masuk,
semuanya akan sama.
Kakak Baobao.
Kau harus menjaga kami.
Satu hal lagi.
Jangan biarkan mereka kabur.
Itu mudah.
Sudah.
Mereka takkan bisa bergerak.
Aku suka gaya Kakak Baobao.
Ayo. Kita cari tempat terbuka.
Zhang Chulan.
Matamu baik-baik saja?
Akan kugosok sampai mengempis.
Wang Ye, menurutku tempat ini bagus.
Di sini saja.
Pertama,
formasi ini harus dibuat oleh Wang Ye.
Empat Kompas Qimen akan bergerak tiap dua jam.
Formasi ini hanya bisa dipakai
saat Empat Kompas di tempat yang tepat.
Itu artinya Tiga Batang Misteri dan Enam Batang Sarana,
Simbol Delapan Trigram,
Sembilan Bintang,
dan Delapan Dewa
harus berada di istananya masing-masing.
Waktu seperti ini sulit ditemui,
jadi, formasi ini sangat tak praktis
bagi keluarga Zhuge.
Namun, di sini ada Wang Ye.
Jadi, tuntutan ketat ini
bukanlah masalah.
Langkah kedua.
Pengendali energinya harus ada di dalam istana
dan mengorbankan dirinya.
Konon,
leluhurku, Kong Ming, pernah berencana mengumpulkan
15 barang persembahan Tiga Batang Misteri dan Enam Batang Sarana
demi kekuatan besar
lewat formasi ini.
Sayangnya, pada akhirnya dia gagal.
Tentu saja,
kita hanya bertiga,
kita bukan jelmaan roh,
juga tak menginginkan kekuatan.
Hanya ingin bertanya.
Seharusnya tak masalah.
Nanti, aku akan berdiri di Batang Api Bing.
Wang Ye, kau berdiri di Batang Api Ding.
Chulan tak cocok dengan Batang Kayu Yi.
Gunakan Mantra Cahaya Emas.
Kakak Baobao.
Jaga kami bertiga.
Kita bertiga berdiri di Tiga Batang Misteri.
Aku akan bawa kita
ke Dunia Dalam lewat formasi ini.
Ayo mulai, Wang Ye.
Baik.
Teknik Melihat Qimen.
Zhuge Qing,
ini tujuan aslimu mencariku, 'kan?
Kau ingin melihat Teknik Perubahan Ruang lagi
dengan alasan apa pun.
Semuanya masih sama.
Berubah.
Sudah.
Lalu,
aku ke mana?
Kau di sana.
Ayo mulai.
Karakter Li,
Api Peledak.
Mantra Cahaya Emas.
Karakter Li,
Cahaya Waktu Kunang-Kunang.
Formasi Awal Dunjia.
Formasi Pengembali Elemen.
Tempat apa ini?
Zhang Chulan.
Kau dan Wang Ye
kini ada di Dunia Dalam-ku.
Sederhananya,
kalian ada di dalam dunia spiritualku.
Sementara tubuh kalian
sedang dijaga oleh Kakak Baobao di luar.
Luar biasa.
Chulan, bukankah kau membahas nomor lotre tadi?
Coba tanyakan nomor lotre berikutnya di dalam benakmu.
Bertanya? Bagaimana caranya?
Aku hanya perlu memikirkannya?
Inilah jawabannya.
Jika kau pecahkan,
kau akan mendapat jawabannya.
Tak bisa dipecahkan.
Akankah lebih mudah jika kalian yang pecahkan?
Pintar.
Nomor ini
tak berarti bagi kami.
Jadi, kami bisa mendapatkannya dengan mudah.
Karena kalian berada di dalam Dunia Dalam-ku,
informasi ini bisa dibagikan.
Apa yang akan terjadi jika kita memberi tahu orang lain
tentang nomor lotrenya?
Ini namanya menipu Langit.
Nasibmu bisa dipersingkat.
Setidaknya, kau akan menghadapi berbagai kesulitan.
Paling buruk, kau bisa mati tragis.
Beratnya hukuman
bergantung pada dampak informasi yang kau bocorkan terhadap dunia.
Namun, jika kau menyampaikannya secara samar,
mungkin bisa meringankan efek hukumannya.
Inilah sebabnya ahli sihir
selalu bertele-tele.
Baiklah, Chulan.
Kau sudah paham konsep dasarnya.
Ayo mulai.
Inilah yang ingin kita tanyakan dengan masuk ke sini.
Identitas dalang di balik masalah ini.
Besar sekali!
Bola ini jauh lebih besar daripada bola nomor lotre tadi.
Benar. Jika tidak, kita bertiga tak perlu masuk.
Selain itu,
daya hidupmu dikuras dan dikikis di sini.
Masih sempat jika mau keluar.
Aku sudah tahu tentang ini.
Tidak perlu khawatir.
Wang Ye.
Kau harus menambah bayaran
untuk masalah pengurangan usia.
Ayo mulai.
Chulan.
Serang bola cahaya ini sekuat tenaga dengan jurus petir.
Kenapa jurus petirku seperti ini?
Dalam formasi ini,
kau memasuki Dunia Dalam dengan menginjak Batang Misteri Yi.
Jadi, kini kau jelmaan Batang Kayu Yi.
Sementara aku,
jelmaan Batang Api Bing.
Aku jelmaan Batang Api Ding.
Bola cahayanya makin besar.
Kita tak bisa menghancurkannya!
Ia melawan!
Kalian pikir informasi sepenting ini
bisa didapat dengan mudah?
Bersiaplah untuk mempertaruhkan nyawa!
Zhang Chulan.
Bertahanlah!
Berhasil.
Jika melakukannya sendiri,
aku mungkin harus mengorbankan setengah nyawa.
Bagaimana, Wang Ye?
Kau sudah melihat
kehebatan Teknik Wuhou.
Wang Ye.
Ingat bayaran tambahan.
Kita sudah tahu jawabannya.
Dalangnya
adalah orang nomor satu Sekte Peramal.
Salah satu Sepuluh Tetua,
Chen Jinkui.
Kehidupan begitu mudah bagi ahli sihir seperti kalian.
Bisa mendapatkan jawaban yang diinginkan dengan mudah.
Jika kalian tak mengajakku,
aku tak akan bisa merasakan hal seperti ini.
Bagaimana jika kita bertanya lagi
sebelum formasinya berakhir?
Tidak!
Zhang Chulan.
Apa yang kau tanyakan?
Apakah ini kebenaran Pertempuran Jiashen?
Zhang Chulan!
Zhang Chulan!
Berhenti!
Menyerahlah.
Jangankan kita bertiga, sepuluh atau 100 orang pun
tak akan bisa membukanya.
Zhang Chulan!
Sadarlah!
Apa yang dia tanyakan?
Cepat sadar!
Kacau.
Mereka bertiga kacau.
Aku harus segera melancarkan energi mereka.
Yang ini, begini saja.
Zhang Chulan!
Minggir!
Kakak Baobao?
Apa yang terjadi?
Kau sudah sadar. Ayo pergi!
Berhenti!
Apa yang terjadi?
Sakit!
Feng Baobao, leherku bisa patah!
Sudah sadar?
Aku melihat energi kalian
menjadi kacau.
Jadi, aku melancarkan peredaran kalian.
Zhang Chulan.
Apa yang kau tanyakan?
Kau hampir membuat kami terbunuh.
Jawablah.
Sudahlah, Zhuge Qing.
Kita juga bertanggung jawab
karena membawa orang luar.
Maaf.
Kalian terluka karena aku.
Kau tak pernah menerima latihan Teknik Mental Qimen.
Sulit mencegah dirimu terpengaruh.
Jika aku tak sadar dari Dunia Dalam,
apa yang akan terjadi?
Jika kau tak sadar,
status kita sebagai Tiga Batang Misteri tak akan berlaku.
Aku tak akan bisa hentikan formasinya.
Sementara kau...
Jika kau bersikeras mengejar jawaban itu,
tubuhmu pasti akan hancur.
Kami berdua juga akan dilahap oleh jawaban itu.
Jiwa kita mati di Dunia Dalam
dan menjadi manusia tanpa jiwa.
Kakak Baobao. Syukurlah kau membantu tepat waktu.
Terima kasih banyak.
Tidak masalah.
Baiklah.
Bagaimanapun,
petualangan ini sepadan.
Setidaknya kini kita tahu
musuh yang kita hadapi.
Serahkan urusan berikutnya padaku.
Aku sudah dibayar, jadi, aku harus lakukan tugasku.
Pekerjaanku belum selesai.
Jadi, kau Zhang Chulan,
juara Kontes Bela Diri Manusia Super?
Tuan Chen.
Semua itu hanya trik remeh.
Aku tak bisa menyaingi Tuan Chen.
Katakanlah. Kenapa kau tiba-tiba datang menemuiku?
Begini, Tuan Chen.
Kau kenal Wang Ye, 'kan?
Tidak kenal
dan tak pernah bertemu.
Tidak kenal
dan tak pernah bertemu?
Kalau begitu, aneh sekali.
Kudengar dari seseorang
kau menempatkan banyak orang di dekat keluarganya.
Tuan Chen.
Jangan marah.
Aku hanya dimintai bantuan untuk berbicara denganmu.
Wang Ye berpikir begitu.
Jika ada masalah, cari dia saja.
Jangan melibatkan keluarga.
Jika kedua pihak berbuat seperti ini,
bukankah akan menjadi rumit?
Tuan Chen.
Aku punya satu saran lagi.
Jika kau sungguh ingin bertarung dengan Wang Ye,
berduellah satu lawan satu.
Atau kumpulkan 50 orang
untuk menghajarnya.
Jangan libatkan keluarganya.
Omong-omong,
kudengar bayaran teman-temanmu sangat mahal.
Bubarkan saja mereka.
Trik apa yang kalian gunakan?
Bukan hanya tahu siapa penyuruh kami,
tapi juga bisa membuat mereka membatalkan transaksi.
Keberuntungan.
Itu murni keberuntungan.
Maaf atas beberapa hari ini.
Satu amplop per orang.
Tolong jangan ditolak.
Terlepas bagaimana perlakukan pada kalian,
itu ulah Zhang Chulan, pegawai NDT Express.
Sekarang, masalah sudah selesai.
Meski kita bukan teman,
kita jelas bukan musuh.
Kelak kami mungkin butuh bantuan kalian.
Uang ini hanyalah sedikit kemurahan hati
dari Pak Wang Ye.
Semoga kalian bersenang-senang di sini.
Wang Ye.
Aku tak akan meminta maaf.
Kami hanya dibayar
untuk menyelesaikan masalah.
Bukan karena masalah pribadi.
Jika kelak kau ada masalah, hubungi kami.
Kami akan membereskannya.
Semuanya, permisi.
Hati-hati di jalan!
Terima kasih, Chulan.
Awalnya uang itu untukmu,
tapi kau membuat mereka merasa berutang budi padaku.
Jujur saja,
aku belajar sesuatu darimu.
Ini hanya hal sepele.
Mau makan apa, Kakak Baobao?
Bebek panggang.
Biar aku saja.
Akhirnya pekerjaan selesai.
Setelah berhari-hari, sudah lama tak makan dengan benar.
Selesai?
Apakah sudah selesai?
Pada dasarnya sudah.
Hanya perlu penyelesaian akhir.
Semudah ini?
Apa yang kau harapkan?
Menyerbu rumah Chen Jinkui dan habisi keluarganya?
Biar kuberi tahu.
Kalian belum mengungkap rencana kalian.
Ini waktu yang tepat untuk sama-sama mundur.
Kenapa dia membubarkan pekerjanya?
Artinya dia juga punya kekhawatiran.
Lebih mudah diselesaikan jika begitu.
Kau lebih kuat daripada Chen Jinkui.
Namun, pernahkah kau berpikir
kenapa kau begitu memusingkannya?
Karena kau bertemu musuh yang curang.
Apa itu curang? Menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan.
Itu sebabnya dia bisa mempermainkan orang sepertimu sesukanya.
Namun, bagaimana jika orang curang bertemu orang curang?
Sebelum kedua pihak saling mengekspos diri,
mereka akan berhati-hati.
Karena begitu terekspos,
ini akan menjadi pertarungan yang makin kehilangan batas.
Jadi, demi melindungi keluargamu,
kau harus memberi tahu mereka
bahwa kau juga curang.
Setelah masalah ini selesai,
tinggalkan rumahmu dan pergilah ke mana pun.
Kau tak bisa melindungi keluargamu sendirian.
Itu malah akan mengekspos kelemahanmu.
Jadi, tinggalkan rumah dan biarkan orang lain melindungi mereka.
Aku sudah memikirkannya.
Namun,
kepada siapa aku bisa mempercayakan keluargaku?
Apa?
Zhuge Qing.
Sepertinya kau sangat santai.
Maukah kau
bekerja paruh waktu di rumahku?
Tidak bisa.
Begini saja. Kurekomendasikan tiga orang.
Teman-temanku
lebih baik dari pengawal Ayah, 'kan?
Tiap keterampilan mereka sungguh bagus.
Jadi, pertimbangkanlah untuk mempekerjakan mereka.
Yang tinggi itu.
Jadikan dia pengawal pribadi Ayah.
Gadis itu bisa menjadi pengawal pribadi Ibu.
Yang pendek itu bisa melindungi keluarga Kakak Yi.
Kau sudah mengatur semuanya.
Kau berencana pergi lagi?
Beberapa tahun lalu,
begitu lulus kuliah,
kau mau menjadi pendeta.
Ayah sangat marah sampai menamparmu.
Ayah menunggu begitu lama.
Akhirnya kau pulang dari Wudang.
Namun,
kau tetap harus pergi!
Ayah.
Jika Ayah masih marah,
silakan tampar aku lagi.
Putraku.
Kau sudah dewasa.
Jalanilah
jalanmu sendiri.
Ayah hanya meminta satu hal darimu.
Saat di luar,
jika menemui bahaya
atau masalah,
jangan menanggungnya sendiri.
Pulanglah.
Masih ada ayah.
Baik.
Ayah.
Aku tahu Ayah kaya dan punya kemampuan.
Namun, aku sungguh tak membutuhkan mobil mewah dan rumah besar.
Berikan saja kepada kedua kakakku.
Benar.
Itulah sebabnya
ayah tak bisa berbuat apa-apa padamu.
Ayah.
Jangan mengatakan itu.
Sebenarnya...
aku lebih bergantung pada Ayah.
Karena dengan adanya Ayah,
aku bisa lebih bebas dalam memilih
dan menjadi diriku sendiri.
Ayah.
Terima kasih.
Ayah akan mempekerjakan
teman-temanmu.
Besok, makanlah dengan ibumu.
Jangan bahas hal ini.
Biar ayah saja
yang membujuknya.
Putraku.
Pergilah
secara diam-diam.
Kakak Baobao.
Ada mentimun di menu sarapan hotel?
Aku mengambilnya di dapur.
Kau masuk ke dapur mereka?
Mereka sangat baik.
Kau ambil di depan mereka?
Tuan Zhang, aku sudah memarkirkan mobilmu di depan.
Ini kuncimu.
Terima kasih.
Kau menghasilkan banyak uang.
Kenapa masih pelit?
Wang Ye, aku harus berterima kasih kepadamu.
Jika bukan karena pekerjaan,
aku ingin menginap di hotelmu beberapa hari lagi.
Jangan sungkan.
Kali ini,
aku yang berterima kasih
karena telah membebaskan keluargaku dari kekacauan Tahun Jiashen.
Aku akan mengurus sisanya sendiri.
Aku pamit.
Zhang Chulan.
Feng Baobao.
Sampai jumpa lagi.
Omong-omong,
aku sudah mentransfer uang tambahannya ke rekeningmu.
Kau tak mau uangnya?
Kau sudah membawaku ke Dunia Dalam.
Aku terlalu lemah untuk mendapatkan jawaban.
Kau tak berutang padaku.
Entah kapan lagi kita akan bertemu.
Aku sudah bertahun-tahun tak melihat orang menutup jendela mobil dengan tuas.
Kuputar tuasnya sekali lagi untukmu.
Sudahlah. Cepatlah pergi.
Wang Ye.
Terima kasih.
Meski aku hanya melihat sedikit kebenaran secara samar,
kini aku tahu aku harus mencari Lyu Liang.
Semoga kau juga bisa menemukan jalanmu.
Sudah mengantar dua orang aneh itu?
Mendadak suasana menjadi tenang.
Aku sungguh kurang terbiasa.
Kalau kau?
Kau berencana pulang?
Aku tak akan pulang.
Aku ingin berkelana.
Jika bukan karena masalahmu,
aku tak akan bisa bertemu banyak orang menarik dan hal seru.
Aku sedikit ketagihan.
Bagaimana denganmu?
Entahlah.
Aku terus memikirkannya dua hari ini.
Kenapa Zhang Chulan bisa menangani masalah
dengan sangat mudah?
Begini,
aku bukan ingin menyombongkan diri.
Aku termasuk pintar.
Sejak kecil,
aku bisa menghadapi semua orang di dekatku.
Orang tua.
Guru.
Teman sekolah.
Bahkan kedua kakakku.
Aku bisa memuaskan mereka semua.
Namun, dalam hubungan sosial atau nilai sekolah,
aku hanya melakukannya agar orang lain senang.
Menurutku semua itu sangat merepotkan.
Itulah sebabnya
setelah lulus,
aku pergi ke Wudang untuk memperbaiki pikiran.
Apakah kau tahu?
Setelah itu,
tiap kali menghadapi orang lain,
aku punya rasa superioritas yang sulit dijelaskan.
Aku melihat orang-orang bodoh seperti kalian
bekerja keras sepanjang hari
demi keinginan kecil.
Lihatlah aku,
hidupku sangat bebas
dan nyaman.
Saat kalian masih bekerja keras di dunia,
aku sudah meninggalkan hal duniawi.
Namun,
rasa superioritas ini hilang beberapa hari ini.
Ternyata ada hal yang tak bisa kutangani.
Aku yang sangat beradab ini
terpaksa harus meminta bantuan pada orang yang paling tak beradab itu.
Dari semua pilihan yang ada,
kenapa kau memilih pilihan terburuk?
Inilah yang ingin kulakukan.
Apa pun hasilnya,
aku akan menanggungnya sendiri.
Entah apa yang Zhang Chulan tanyakan di Dunia Dalam,
tapi kebenaran yang harus dia hadapi
adalah sebuah bencana.
Sekarang aku percaya,
sekalipun dia menaiki kereta api itu kelak
dan menemukan kebenarannya,
dia akan mampu menghadapi masalah apa pun dengan tenang.
Saat melihat mereka berdua,
aku menyadari betapa bodohnya diriku.
Hal yang mereka miliki sekarang,
tapi tak kumiliki,
adalah masa lalu duniawi.
Itu hasil ukiran dan polesan dari hidup duniawi.
Dibandingkan dengan mereka,
satu-satunya keunggulanku
adalah bernasib lebih baik.
Aku terus melarikan diri dari dunia.
Aku tak berhak membicarakan kebebasan dari hal duniawi.
Wang Ye.
Apa pun itu,
kau mendapatkan sesuatu dari hal ini.
Ini bagus.
Namun, jangan meniru Lian.
Dia sangat tak tahu malu.
Bukan itu maksudku.
Sebenarnya, aku sedang berpikir.
Guru Besar menyuruhku meninggalkan Wudang.
Mungkin ada makna mendalam dari itu.
Aku juga akan keluar
untuk menjadi pengelana
dan melihat seberapa jauh kemampuanku.
Kepergianku
juga bisa membuat kehidupan keluargaku
kembali tenang.
Aku pergi.
Kau pergi begitu saja?
Kakak Baobao.
Masih ada mentimun? Beri aku satu.
SUVENIR KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
LYU LIANG
Ini aku.
Kau sungguh berani datang.
Tidak takut aku membunuhmu?
Kenapa tertawa?
Jika kau ingin membunuhku,
lakukanlah sekarang.
Banyak orang ingin aku mati.
Mati di tanganmu
adalah pilihan terbaik.
Kenapa?
Tidak tega?
Karena kita sejenis. Benar, 'kan?
Siapa yang sejenis denganmu?
Kau menjebakku?
Aku tahu rahasia Delapan Teknik Ajaib.
Zhang Chulan, ini satu-satunya cara...
Astaga.
Lihat apa? Aku juga perlu harga diri.
Aku diam-diam keluar untuk menemui penjahat sepertimu.
Tentu saja harus mempersiapkan diri.
Kau belum berubah.
Ini ingatan penting kakekmu dan aku.
Berisi kebenaran Pertempuran Jiashen.
Tapi hanya aku yang bisa membukanya.
Kuberikan kepadamu.
Bukan karena memercayaimu,
tapi karena kau akan mencariku.
- Apa yang terjadi? - Tidak ada waktu menjelaskan.
Cepat pergi!
- Berpencar! - Baik!
Quanxing telah bubar.
Aku hanya bisa bersembunyi.
Aku tak punya kekuatan untuk terus mencari kebenaran.
Hari ini pada akhirnya akan tiba.
Aku terpaksa kembali ke tempat itu.
Zhang Chulan.
Aku sudah menandai semua ingatan
yang berkaitan denganmu.
Semoga kita bisa bertemu lagi.
Mungkin hanya kau yang bisa membantuku.
Ada apa?
Kau masih mau lari?
Lama tak bertemu,
Lyu Gong.
Jika merindukanku,
kau cukup meneleponku.
Aku juga merindukanmu.
Aku sudah bertahun-tahun tak pulang.
Kalau begitu, ikut aku dan temui Kakek Buyut malam ini.
Baiklah.
Sudah begitu lama.
Kuharap Kakek Buyut sehat.
Apa yang kau lakukan?
Cukup.
Tuan Besar ingin dia hidup-hidup.
Kau pikir
kau bisa kabur?
Jangan bermimpi.
Bawa dia.
Rahasia yang dijaga Guru Tian
juga tak bisa dirahasiakan lagi.
PERKEMBANGAN TERUNGKAPNYA KEBENARAN MENCAPAI SEPULUH PERSEN
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.