Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
ADAPTASI KOMIK WEB YI REN ZHI XIA
FILM FIKSI
DILARANG MENIRU SEMUA ADEGAN
Beri tahu Gong Qing.
Tiga hari lagi,
aku akan menunggunya di padang rumput Ganbei.
Orang yang kunantikan bukan kalian.
Zhiwei,
hentikanlah!
Pulanglah!
Guru Besar Tianshi,
setidaknya dengarkanlah kata-kata kami semua.
Ketua Serikat Feng.
Apakah Serikat Dunia
juga ingin ikut campur urusanku?
Kami tidak berani.
Namun, aku berani!
Urusanmu adalah urusanku!
Kami paham kau ingin membalas dendam untuk Tian.
Namun, kau sembrono. Kau sudah keterlaluan!
Semua orang tidak memahamimu, tetapi aku memahamimu!
Kau sama sekali bukan orang seperti ini!
Apa lagi yang kau tutupi dari kami?
Kita telah berteman begitu lama.
Beri tahu aku kalau kesulitan!
Aku akan memikirkan cara untukmu!
Makin tua seseorang, makin buruk temperamennya.
Lu Jin.
Urusanku hari ini tidak sulit.
Aku hanya ingin melenyapkan Quanxing.
Aku mau melihat siapa
yang menghentikanku.
Dasar tua bangka! Kau sungguh keras kepala!
Jika begitu,
aku, Lu Jin, akan mencobanya!
Kau seorang Guru Besar Tianshi,
Master Langit Tao,
aku tidak boleh membiarkanmu
terus bersikap seenaknya seperti ini!
Maaf, Lu Jin.
Aku tidak punya waktu untuk kalian.
Jangan menghalangiku.
Karena kalian datang,
aku akan menjelaskannya.
Apa yang terjadi nanti
antara aku dengan Quanxing,
aku tidak ingin kalian ikut campur.
Setelah masalah selesai,
aku akan bertanggung jawab atas semuanya dan menerima hukuman.
Ding Dao'an,
kau juga datang?
Dapat melawan Master Langit Tao,
mana boleh aku melewatkannya?
Aku Tu Junfang dari Quanxing
Salam, Guru Besar Tianshi.
Di mana Gong Qing?
Tidak masalah dia ada atau tidak.
Kami khusus datang
menemui Guru Besar Tianshi.
Tidak akan ada penjahat tanpa pahlawan,
tidak ada kebaikan tanpa kejahatan.
Pertarungan di Gunung Longhu tidak cukup memuaskan.
Hari ini, kami 14 anggota Quanxing
datang untuk menantangmu,
sang petinggi Dunia Super.
Aku, Gong Qing, Ketua Interim Quanxing
memberi salam pada Guru Besar Tianshi.
Seorang Ketua Interim Quanxing
datang menyamar di Sekte Tianshi
serta menjadi pelajar Tao selama tiga tahun.
Xiaoqingzi.
Kau berani juga.
Selama tiga tahun di Gunung Longhu,
aku belajar amat banyak darimu
dan Guru Tian.
Aku berterima kasih pada Guru Besar Tianshi.
Kau masih berani
mengungkit Jinzhong di hadapanku?
Guru Besar Tianshi.
Kini nyawaku ada di tanganmu.
Tidak perlu buru-buru membunuhku.
Sebelum aku tewas,
aku ingin bertanya padamu.
Katakan.
Aku membunuh Guru Tian,
pantas membayar dengan nyawaku.
Namun, Guru Besar Tianshi menyinggung Sepuluh Tetua
dan mengabaikan aturan Manusia Super untuk memaksaku muncul.
Kau begitu ingin membunuhku
bukan demi nyawaku saja.
Guru Besar Tianshi ingin menjaga rahasia di balik Guru Tian, 'kan?
Rupanya tebakanku benar.
Kau ingin dunia ini melupakan Pertempuran Jiashen
agar tidak mengulangi kesalahan itu.
Pernahkah kau berpikir...
apa bisa semua orang melupakan?
Selama Delapan Teknik Ajaib masih ada,
pasti akan ada yang mencari kebenaran ini.
Apakah kau ingin membunuh mereka semua?
Jika mau cegah keributan terjadi lagi,
bukan aku yang seharusnya dibunuh,
melainkan Zhang Chulan.
Sebagai cucu Zhang Huaiyi,
sang dalang Pertempuran Jiashen,
Zhang Chulan yang mampu membuat segalanya terjadi kembali.
Jika dia menghilang dari dunia ini bersama Teknik Aliran Energi,
segalanya baru akan menjadi tenang.
Kau tahu tentang ini
sehingga mengikatnya dengan gelar Guru Besar Tianshi,
tetapi dia menolaknya.
Apakah dalam ingatan Tuan Tian...
ada hal yang lebih penting lagi dari Zhang Chulan?
Semua orang tahu
Pertempuran Jiashen bermula dari Delapan Teknik Ajaib,
tetapi mereka tidak tahu dibanding rahasia di balik...
Delapan Teknik Ajaib๏ผ
semua ini bukanlah apa-apa.
Kau mementingkan ingatan Tuan Tian
karena selain hal-hal pada tahun itu,
ada informasi yang jauh lebih penting,
berupa tempat yang mampu memutarbalikkan seluruh Dunia Super,
yaitu tempat Wu Gensheng, mantan ketua Sekte Quanxing
mendalami kultivasi.
Gua 24 Musim.
Zhang Chulan adalah undian bagiku
dan juga bagimu.
Karena orang yang memiliki niat menegakkan keadilan itulah
yang paling mampu hentikan kalian.
Xiaoqingzi.
Kau sangat pandai.
Kepandaian yang digunakan salah tempat merupakan bencana.
Apa pun kekuatan yang dimiliki ingatan,
tidak boleh jatuh ke tangan orang seperti kalian.
Dunia Super sudah tidak bersatu sejak awal.
Diam dan mengabaikannya merupakan bencana terbesar!
Buat seluruh dunia dirombak kembali
untuk menemukan akarnya,
itulah yang harus dilakukan.
Guru Besar Tianshi.
Kau tidak bisa menghentikannya.
Aku melewatkan Tahun Jiashen
yang sebelumnya.
Kali ini,
tidak akan lagi.
Kelihatannya kau hendak beraksi.
Membunuhku
juga ada balasannya untukmu.
Kelak Guru Besar Tianshi tidak boleh...
ikut campur urusan Dunia Super lagi.
Bukan hanya ada aku,
Zhang Zhiwei di Dunia Super.
Kau punya keyakinanmu sendiri,
aku pun demikian.
Ketua Interim.
Orang yang mampu mengadang kalian sudah keluar!
Mereka akan menang.
Keadilan akan ditegakkan!
MASTER LANGIT TAO MELAKUKAN PELANGGARAN SERIUS.
DEMI BALAS DENDAM PRIBADI,
DIA MENYEBABKAN SATU ORANG TEWAS DAN LAINNYA TERLUKA.
NTD EXPRESS MENGUMUMKAN UNTUK MENGHUKUMNYA.
DIA DIHUKUM PENJARA SEUMUR HIDUP.
DIA DIKURUNG DI SEBUAH TEBING DI GUNUNG LONGHU,
DAN SELAMANYA, DILARANG MENINGGALKAN TEMPAT ITU.
Guru Besar.
Chulan, kau datang?
Chulan.
aku sudah membuat masalah.
Ini mungkin hari terakhir
kita bertemu.
Di mana ada manusia, akan ada aturan.
Apalagi aturan ini pernah dibuat olehku sendiri.
Sekarang aku melanggarnya,
sepantasnya mendapatkan hukuman.
Gong Qing sudah tewas.
Namun, rahasia yang dijaga Guru Tian juga
tetap tidak bisa disimpan lagi.
Ingatannya ada di tangan Lyu Liang dari Quanxing.
Sisa semuanya
bergantung padamu.
Aku sudah tua,
juga sudah lelah.
Sudah seharusnya mundur dari semua ini.
Lagi pula, usiaku sudah 100-an tahun.
Menurutku, kau masih bisa hidup 100 tahun lagi.
Jika hidup 100 tahun lagi,
aku sudah menjadi siluman tua.
Chulan.
Aku selalu ingin bertanya sesuatu.
Kau begitu ingin menemukan kebenaran.
Namun, setelah menemukannya,
apa rencanamu?
Sebenarnya aku tidak tahu.
Meski begitu, ini harus kulakukan.
Demi kakekku,
Kakak Baobao,
dan demi diriku.
Jika ada yang memakai kebenaran untuk mencelakai orang?
Kau harus tahu manusia bersifat tamak.
Banyak orang yang mampu melakukan apa pun demi keuntungan.
Aku akan menghentikan mereka.
Mereka begitu banyak. Bagaimana menghentikannya?
Aku akan mempertaruhkan nyawaku.
Andaikan aku punya tekad seperti dirimu.
Masalah kini juga tidak akan terjadi.
Aku sudah membereskan bagian termudah,
untuk bagian tersulitnya,
aku akan bersikap egois kali ini,
dan menyerahkannya padamu.
Guru Besar.
Orang yang terakhir memegang kepalaku...
merupakan kakekku.
Kehidupan sangat panjang.
Tentang kakekmu, aku hanya bisa
mengantar kepergianmu saja.
Untuk semua peristiwa yang akan datang,
kami tidak bisa ikut campur lagi.
Guru Besar!
Guru Besar.
Bisakah membantuku untuk terakhir kali?
Bisakah memecahkan Pasir Terlarang
yang ditinggalkan kakekku?
MEMANGGIL
Maaf, nomor yang Anda tuju tidak aktif.
Ingatannya ada di tangan Lyu Liang dari Quanxing.
Sisa semuanya...
bergantung padamu.
Pertempuran Jiashen.
Delapan Teknik Ajaib.
Delapan Teknik Ajaib.
Yang sudah muncul ada Teknik Pengendali Jiwa Dasar,
Teknik Jimat Langit,
Teknik Perubahan Ruang.
Teknik Perubahan Ruang.
Chulan.
Guru Besar Tianshi berpesan apa lagi?
Aku sudah menyampaikan setiap kata yang dia dikatakan.
Hanya ini saja.
Kali ini Guru Besar Tianshi mundur.
Jangankan Dunia Super,
selanjutnya Sepuluh Tetua juga akan memulai kekacauan.
Lagi pula, orang yang mampu menyegel mereka
tidak bisa keluar dari Gunung Longhu lagi.
Ada pertanyaan yang selalu ingin kutanyakan.
Kenapa kau menolak gelar Guru Besar Tianshi?
Benar, Chulan.
Setidaknya beri tahu kami alasan
kau menolaknya.
Kakak Baobao.
Kakekku dan Tuan Xu pernah mengatakan apa?
Dia bilang,
"Bocah,
jika kau juga sedang menyelidiki asal usulnya,
maka seharusnya tahu
bahwa segalanya berhubungan dengan kekacauan itu."
Jika ingin tahu masa lalu Kakak Baobao,
kita harus membuka rahasia Pertempuran Jiashen.
Kakekku menjebak Tuan Xu.
Kenapa begitu?
Membuka rahasia bisa mendapatkan latar belakang Kakak Baobao.
Bagaimana kalau gagal?
Kakak Baobao akan terus berjaga di sisiku,
di sisiku akan ada perlindungan Kakak Baobao yang berkekuatan tempur kuat.
Kakak Baobao.
Kau dan Tuan Xu
sudah dimanfaatkan kakekku.
Maksudmu,
Zhang Huaiyi menipu ayahku sejak awal?
Kakekku tidak membohongi kalian.
Mengungkap rahasia Tahun Jiashen bisa mengetahui asal usul Kakak Baobao,
tetapi gelar Guru Besar Tianshi merupakan
sebuah ikatan dan segel.
Jika aku mewarisi gelar itu,
Guru Besar akan tewas.
Akan sama seperti beliau.
sekalipun tahu semua rahasia,
tidak akan bisa memberi tahu siapa pun,
termasuk Kakak Baobao.
Daripada menjadi Guru Besar Tianshi seumur hidup,
lebih baik menjadi budak Kakak Baobao.
Chulan.
Selanjutnya, apa rencanamu?
Selanjutnya,
tentu saja menyelesaikan janji kakekku.
Tentang 36 pencuri, Delapan Teknik Ajaib,
aku akan pelan-pelan menyusuri petunjuk.
Kebenaran pasti terungkap.
Kawan, kau memikirkannya dengan terlalu mudah.
Begitu banyak tahun telah berlalu.
Semua 36 pencuri sudah tewas sejak lama.
Delapan Teknik Ajaib adalah jurus
yang tidak diwarisi di Dunia Super.
Siapa saja yang kini punya Delapan Teknik Ajaib?
Dari Wang Ai, Feng Zhenghao
sampai Lu Jing,
beri tahu aku
siapa yang tidak berhati kejam?
Ingin mengetahui sesuatu dari mereka lebih sulit
daripada mencapai langit.
Aku sudah memikirkan semuanya sejak awal,
tetapi kau melupakan satu orang.
Aku tidak akan berhenti mencari kebenaran.
Teknik Perubahan Ruang milik Wang Ye,
itu petunjuk selanjutnya.
Bahkan, sepengamatanku,
seharusnya bukan hanya aku yang mengincarnya.
GUNUNG WUDANG
Guru Besar Tianshi! Ini aku, Wang Ye!
Aku membawakanmu bubur.
Bubur labu jagung kesukaanmu!
Guru Besar Tianshi?
Untuk apa kau kembali?
Gunung Wudang adalah rumahku.
Jika tidak pulang, aku harus ke mana?
Aku sudah pulang satu minggu,
kau juga belum menemuiku.
Beri aku kesempatan menjelaskan.
Bukankah kau sudah menjelaskannya lewat telepon?
Guru Besar Tianshi,
apakah masih khawatir Teknik Perubahan Ruang yang kugunakan
bisa membahayakan Sekte Wudang?
Tenang saja.
Jika ada masalah di Wudang,
aku akan menanggungnya.
Tidak akan melibatkan semuanya.
Wang Ye, kau tidak memahami maksudku.
Gelarmu sudah resmi dihapus Sekte Wudang.
Sekalipun bencana menimpa Sekte Wudang,
juga tidak berhubungan denganmu.
Guru Besar Tianshi...
Aku bukan gurumu!
Kau dipersilakan tinggal di sini sebagai tamu,
tetapi jangan ungkit hal lain lagi,
Pendeta Wang.
WANG WEIGUO, AYAH WANG YE
Wang You! Wang Yi!
Jangan bermain lagi! Ayo, kemari.
Kalian buatlah permohonan.
Wahai Dewa.
Semoga Xiaoxin bisa menerimaku.
Wahai Dewa.
Semoga hasil ujianku masuk lima teratas.
Wang Ye, kau juga berdoalah.
Kaisar Agung Maha Kesatria amat manjur.
Aku tidak tahu harus memohon apa.
WANG YE, USIA TUJUH TAHUN
Doakanlah apa pun yang kau inginkan.
Ayo.
Ayah, jangan pedulikan Wang Ye.
Mari berdoa di aula selanjutnya.
Tunggu aku!
Pendeta.
Apakah Dewa akan memedulikan kita?
Ini tergantung permohonanmu
dan aksimu kelak.
Anak Kecil, kau juga ingin membuat permohonan?
Menurutku,
jika dia mengurus segalanya, pasti melelahkan sekali.
Sebaiknya aku jangan menambah bebannya.
Semua makhluk memiliki masalah,
tetapi Dewa tidak.
Dewa juga tidak akan lelah.
Jika kau punya permohonan,
maka buatlah.
Dewa begitu hebat.
Bolehkah kutanyakan sesuatu?
Tentu saja.
Makhluk apakah
aku ini?
Aku tadinya mengira Zhang Chulan adalah kuncinya,
tetapi begitu aku menguasai Teknik Perubahan Ruang,
aku jelas sudah terlibat dalam Pertempuran Jiashen ini.
Selama bertahun-tahun di Sekte Wudang,
aku tetap tidak mengenali diriku.
Sebenarnya,
makhluk apakah diriku?
Pendeta Wang Ye,
mau ke bandara?
Maukah aku antarkan?
Ayolah.
Terima kasih.
Jangan sungkan.
Pendeta Wang Ye,
ayahku amat mengagumimu.
Di Kontes Bela Diri Manusia Super,
selain Zhang Chulan, dia mengagumimu.
Bahkan Zhang Lingyu atau Zhuge Qing?
Dia sama sekali tidak peduli.
Selera ayahmu bagus juga.
Tentu saja.
Apa yang tidak dimiliki pendeta?
Tentu saja uang.
Siapa yang akan menjadi pendeta kalau punya uang?
Aku akan jujur padamu.
Ayahku ingin merekrutmu ke Serikat Dunia.
Setiap bulannya, kau akan diberikan 25,000 yuan.
Setelah pajak.
Sebanyak itu?
Benar.
Bergabung ke Serikat Dunia
lebih baik daripada menjadi pendeta di Gunung Wudang.
Lihatlah.
Kita berdua hampir seumuran.
Lihat penampilanku, lalu lihat dirimu.
Setelah kau punya uang,
kau tidak perlu hidup sulit lagi.
Bisa memakai atau membeli apa pun yang kau mau.
Sangat menyenangkan.
Kau benar.
Ini baru benar.
Ini kontraknya, coba kau lihat.
Beri tahu kapan pun kalau ada pertanyaan.
Tidak perlu buru-buru.
Pikirkanlah dua hari ini.
Nanti kukirim orang untuk menjemputmu.
Pak, arahnya salah.
Berhentilah di tanjakan depan.
Aku membelikanmu tiket kelas satu.
Tidak perlu berlebihan begitu.
Aku tidak pernah naik pesawat di kursi kelas satu.
Tidak apa-apa.
Ada kali pertama untuk segala hal.
Begitu bergabung di Serikat Dunia,
kau bisa naik kelas satu sebanyak yang kau mau
bahkan sampai kau muak.
Pak, berhenti di sana saja.
Pendeta Wang Ye, bukan ini.
Kita salah jalan.
Kita naik mobil.
Direktur Ye.
Kakak Du.
Lama tidak berjumpa.
Sudah sering kubilang,
jangan memanggilku begitu.
Apakah ini sopirmu?
Terima kasih.
Jangan sungkan.
Adik Feng,
mau kuantar kembali ke ibu kota?
Tidak perlu, Direktur Ye.
Maksudku, Pendeta Wang Ye.
Lebih baik
aku pulang
untuk melapor pada ayahku.
Aku tidak akan mengganggu lagi.
Pendeta Wang Ye.
SERIKAT DUNIA
Sampai jumpa nanti.
IBU KOTA
Kakak Du.
Apakah kita salah jalan?
Seingatku komplek rumahku tidak sebesar ini.
Tahun lalu, Direktur Wang membeli tanah 30 hektar
untuk membangun komplek.
Karena sudah tua,
kau juga tidak ada di sisinya,
dia selalu merasa komplek sangat sepi.
Jadi, dia membangun lebih banyak vila.
Lebih banyak orang yang tinggal,
suasana semakin ramai.
Dia menyusahkan sekali.
Direktur Ye.
Kau tidak boleh masuk dengan pakaian ini.
Kenapa?
Direktur Wang sedang sakit.
Jangan membuatnya marah.
Ganti pakaian ini.
Apa kau sudah mendengarnya?
Cepat juga kau.
Ibu. Aku sudah pulang.
Wang Ye!
Ibu sangat merindukanmu!
Coba lihat apa kau menggemuk.
Kau benar-benar sudah dewasa.
Bibi Zhao menemukan pacar untukmu.
Ibu sudah melihatnya.
- Dia cantik. - Ibu.
Mana ayahku?
Ayahmu ada di kamar.
Belakangan ini,
ayahmu kurang sehat.
Kau...
Wang Ye!
Ayah!
Wang Ye.
Apa yang terjadi?
Kami sudah mencarikan dokter terbaik.
Limpa dan lambung ayahmu lemah
karena terlalu khawatir.
Juga ada gejala insomnia, depresi,
sakit kepala, sakit kaki, sekujur tubuhnya linu.
- Dia sungguh... - Cukup.
Sudah cukup.
Aku ingin bicara dengan putraku.
Ayah.
Wang Ye.
Ayah baik-baik saja.
Ayah benar-benar merindukanmu.
Beberapa hari lalu,
Pendeta Zhou dari Gunung Wudang meneleponku dan berkata
kau sudah bukan
anggota Sekte Wudang
dan akan segera pulang.
Begitu mendengarnya,
penyakitku sudah sembuh setengahnya.
Aku meninggalkan Sekte Wudang hari ini.
Ayah sudah tahu dua hari lalu?
Aku sudah berteman bertahun-tahun
dengan Pendeta Zhou.
Hubungan kami sangat baik.
Begini juga bagus.
Bantulah ayah menjalankan bisnis.
Lihatlah, dengan kondisi tubuh ayah,
ditakutkan tidak bisa bertahan lama.
Terlebih, otak ayah sudah tidak bisa
mengingat hal apa pun.
Ayah!
Mana obatnya?
Ayah!
Limpa dan lambung melemah.
Neurastenia.
Depresi dan insomnia.
Satu pun tidak ada obat
yang berhubungan dengan itu.
Pil Liuwei Dihuang.
Goji beri.
Kuda laut kering.
Vitalitas kangguru?
Hebat!
Pil kuning kecil?
Putraku.
Wang Ye, itu bukan...
Ayah.
Lain kali, pura-pura sakit ginjal saja.
Lihat raut wajah Ayah ini.
Kenapa aku berpura-pura?
Ini agar kau mau menetap di rumah!
Lihatlah.
Ayah sudah sembuh.
Kau menyebalkan.
Bantu lihat gelang ini.
Bagaimana?
Dari mana mendapatkannya?
Ini diberikan oleh seorang temanku
yang baru aku kenal.
Katanya bisa menjadi perlindungan.
Seorang teman? Baru kenal belakangan ini?
Wang Ye, kau juga ingin bermain?
Panggil ayahmu dan kakakmu, Wang Yi.
Kita bermain mahyong.
Ibu, ke mana tiga teman Ibu yang tadi?
Sudah pergi.
Putraku pulang, untuk apa mereka di sini?
Itu tidak sopan.
Apakah mereka teman yang baru Ibu kenal?
Ada apa?
Mereka cukup baik.
Mereka tidak mengincar uang kita.
Memang bukan mengincar uang.
Kakak Du, kau juga manusia super.
Apakah selama ini
kau menemukan ada yang tidak beres?
Adakah manusia super lain yang datang?
Tidak ada.
Ada apa?
Aku baru memeriksa gemboknya.
Ada bekas pembukaan dengan energi.
Aku juga sudah memeriksa kamarku.
Awalnya tidak ada yang aneh.
Sampai aku melihat beberapa area yang tidak pernah aku sentuh itu
begitu bersih
dan tidak ada debu sama sekali.
Aku langsung paham
ada yang memakai energi
untuk memulihkan tempat yang digeledah.
Apakah kamar Direktur Wang juga digeledah?
Mereka sedang tidur.
Aku belum pergi memeriksa.
Namun, siang tadi, saat aku membuka laci ayahku,
memang cukup berantakan,
tidak ada bekas energi.
Menurutmu, mereka mengincar Direktur Wang
atau dirimu?
Kali ini,
mereka pasti mengincarku.
Apa yang mereka incar darimu?
Aku tidak bisa mengatakannya.
Kakak Du, coba katakan.
Jika sungguh terjadi sesuatu padaku,
akankah kau membantuku?
Tentu.
Baik.
Kau panggil kawan-kawanmu
untuk diam-diam menjaga rumah ini.
Namun, jangan sampai mereka tahu.
Tenang saja.
Serahkan padaku.
Baik.
Kekuatan super macam apa ini?
Orang normal berkedip sepuluh sampai 12 kali setiap menit,
Setiap berkedip 0,2 detik.
Kekuatan superku adalah tidak berkedip selamanya.
Lihatlah, Direktur Wang.
Selanjutnya.
Kakak Du.
Kekuatan super apa lagi ini?
Jika orang biasa ingin membuat gelembung, mereka harus meminum deterjen
atau membuat air gelembung.
Dia berbeda karena bisa membuat gelembung sendiri.
Baik.
Selanjutnya.
- Berhenti. - Berhenti!
- Berhenti! - Berhenti!
Direktur Wang, lihatlah.
Pakaian yang basah tadi
menjadi kering
karena kekuatan superku.
Tuan, kau bekerja di mana?
Penatu.
Bagus sekali.
Selanjutnya.
Sudahlah.
Silakan kembali.
Terima kasih.
Kakak Du.
Adakah yang lebih bisa diandalkan?
Ada apa?
Mereka semua tidak bisa diandalkan?
Mereka yang terhebat dari para orang hebat.
Mereka tidak turun gunung.
Kuupayakan banyak cara untuk mengundang mereka.
Baiklah.
Mereka saja.
Baiklah, berikan dua juta yuan saja.
Dua juta yuan?
Mereka semua orang hebat.
Dua juta yuan sudah merupakan harga teman.
Kakak Du, aku mana punya uang?
Begini saja.
Langsung ambil dari uang kas keluargaku.
Jangan.
Aku hanya asisten ayahmu.
Aku mana bisa sembarangan memakai uang keluargamu?
Kau tahu...
Luar biasa.
Ini barulah orang hebat.
Tuan, mari masuk dan mengobrol.
Lian?
Kenapa kalian kemari?
Begini. Kami baru tiba.
Tadinya mau ketuk pintu dan menemuimu.
Namun, ini sudah malam.
Berencana menginap semalaman di mobil
dan baru berkunjung besok.
Memangnya di mobil tidak dingin?
Carilah hotel.
Tidak punya uang.
Kau juara pertama!
Ya, tetapi hanya gelar Guru Besar Tianshi
atau Teknik Jimat Langit,
tidak diberi uang tunai!
Jika semuanya begitu membutuhkan uang...
Ayo.
Kita cari uang.
Zhang Chulan, bukankah kita ingin memata-matai?
Kenapa dia datang?
Lian.
Kau memata-mataiku?
Begini.
Kami ingin memata-matai orang lain,
lalu orang lain memata-memataimu.
Kau memata-matai orang lain
di depan rumahku?
Ayo pergi.
Jin Yuanyuan yang akan kita temui
ialah ratu investasi.
Dia bocah ajaib.
Di usia 19 tahun, dia membantu ayahnya mengelola dana miliaran.
Dia juga sangat kuat minum.
Tidak ada yang mampu membuatnya mabuk.
Omong-omong, Feng Baobao.
Kabarnya kau kuat minum.
Aku beri kau misi. Temani dia baik-baik.
Bagaimana denganku?
Bantu aku menjadi perisai.
Untuk apa?
Panah Kupido.
Wang Ye.
Kau kembali setelah lama berkelana
di Gunung Wudang, ya?
Kenapa minum dari termosmu?
Pelayan.
Antar arak untuknya.
Menyulang.
Kakak Jin.
Sebenarnya aku ingin meminta bantuanmu.
Bisa pinjamkan sedikit uang?
Akan kukembalikan beserta bunga.
Pernahkah aku menolakmu?
Namun, jelaskan kepadaku.
Terakhir kunyatakan perasaan di sini,
besoknya, kau menjadi pendeta.
Apa maksudmu?
Apa?
Aku terpaksa pergi.
Jika malam ini
aku menyatakan perasaan padamu lagi,
apakah besok kau pergi menjadi pendeta lagi?
Kakak Jin!
Tenang saja, Kakak Jin.
Selama tinggal di Gunung Wudang,
Wang Ye memahami satu hal, yaitu dia harus menikahimu!
Mereka pegawai ayahmu?
Bukan, mereka temanku.
Mereka kurir paket.
Dari perusahaan ekspedisi.
Wang Ye bisa punya teman juga, ya?
Menyulang.
Kemampuan minummu bagus juga.
Kau mau berapa?
Dua ratus.
Itu bukan masalah.
Namun, kau harus
menggadaikan sesuatu.
Menggadaikan apa?
Aku?
Menyulang.
Benar-benar arak, ya?
Wang Ye.
Di mana kau kenal dia?
Menyulang.
Bagaimana ini?
Bangunkan dia. Kuajak minum.
Untuk apa?
Dia sudah setuju meminjamkan uang,
tetapi masih dibuat mabuk.
Benar.
Bukankah kau pandai meramal?
Kau bahkan bisa menebak lotre,
- tetapi tidak bisa meramal ini? - Uang.
- Uang. - Uang?
Uang.
Uang.
- Uang. - Ini.
Uang.
Usap sendiri.
Naik mobil.
Naik mobilku.
Naik mobil.
Mobil bobrok ini bisa dinaiki berapa orang?
Sudah bangun?
Aku lupa.
Aku belum bertanya padamu.
Kenapa mencariku?
Kau pasti sudah mendengar bahwa aku
menolak gelar Guru Besar Tianshi.
Apa? Kau menolaknya?
Aku berusaha mengadangmu menemukan kebenaran,
tetapi kau sendiri menolaknya?
Makanya aku menemuimu.
Bisakah kau ramalkan kebenarannya?
Memangnya aku peramal nasib?
Kita diincar.
Aku akan belok.
Tidak perlu. Mereka sudah ikut sepanjang jalan.
Pancing mereka ke tempat kosong,
lalu singkirkan.
Sungguh tidak menyenangkan terus dimata-matai dalam berbuat apa pun.
Aku merasa aku pembawa bencana.
Seharusnya aku tidak ikut campur masalah Pertempuran Jiashen.
Kita sudah di mana?
Jembatan Buzhimen Barat.
Naik ke jembatan.
Baik.
JEMBATAN BUZHIMEN BARAT
Teknik menyetirmu boleh juga.
Entah apakah mereka bisa turun dari jembatan setelah matahari terbit.
Tentu saja.
Teknik menyetirku ini garis pertahanan terakhir NDT Express.
- Bannya pecah. - Aku tahu!
Pengacau Penjaga Emas!
Sudah kubilang.
Teknik menyetirku ini garis pertahanan terakhir NDT Express.
Siapa orang-orang ini?
Bagus.
Musuh sudah datang.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.