Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Di sini dingin. Sebaiknya kita pergi ke mana?
Ke mana saja, yang penting secepatnya.
Sudah siap.
Di sini!
Ini di sini.
Seseorang pasti jatuh dari atap.
Bunuh diri?
Aku tidak tahu.
Ayo kita periksa.
Ada orang mati, dan kamu ingin lihat?
Ayolah, kita lihat nanti.
Permisi.
Apa yang Anda lakukan?
Cepat.
Apa anda tahu di mana Lee Eun-yi tinggal?
Maaf karena aku masuk rumahmu tanpa permisi.
Tapi aku harus hati-hati terhadap penyewa baru.
Aku memeriksa resume-mu, referensi dan yang lainnya.
Tapi saya ingin melihat sendiri bagaimana Anda hidup.
- Tolong jangan salah paham. - Baik.
Kamu tak banyak bicara, ya?
Kudengar kamu memiliki apartemen kecil di Pyung-taek?
Ya, saya harus menyewa itu.
Kamu sudah melihat-lihat semuanya bersama Ny. Cho?
Kamu di sini atas rekomendasinya.
Kami menghargai bantuan Anda.
Tidak, Bu. Terima kasih.
Kandunganku besar, bukan?
Ya, sangat besar.
Itu karena ada dua calon bayi di dalamnya.
Anda tidak memberitahunya?
Mrs Cho ...
...sudah kubilang jangan lakukan itu lagi.
Oh, si kembar bukan masalah...
Aku akan memeriksa persyaratannya lagi, Nyonya.
Pasti pas buatmu.
Jangan sampai mereka melihatmu mengenakan pakaian lainnya.
Itu bagus, tapi ...
...aku tak pernah mengenakan yang seperti ini di tempatku bekerja sebelumnya.
Pakaian dalam Nyonya ada di dalam kamar mandinya,...
...kamu harus mencucinya dengan tangan.
Saat kandunganmu sebesar itu, kencingmu keluar saat bersin.
Lihat di keranjang cucian.
Kau Nami, kan? Saya pengasuh baru, Eun-yi.
Saya bilang pembantu baru datang hari ini.
Aku tahu.
Apa kamu tak ingin menyapa Ibumu? menyapa ibumu?
Setelah aku salin dan cuci tangan.
Aku bisa melakukannya sendiri.
Kalau begitu, panggil saja jika membutuhkanku.
- Haruskah kututup pintunya? {/i1}- Ya.{/i0}
Kamu suka pembantu barunya?
Dia sangat menyukaiku.
- Apa dia mengatakannya? - Tidak.
Kalau begitu bagaimana kamu tahu?
Bisa kulihat dari wajahnya.
Ini semua akan dibuang.
Sebaiknya kita memakannya.
Apa kamu gila?
Maafkan aku.
Dia sudah datang.
Dia baru, Tuan. Dia akan di sini untuk sementara.
-Namanya Lee Eun-yi,... -ia merawat
adik bayi Hyun selama 3 tahun.
Dia bercerai dan tinggal sendirian.
Ah, apakah Anda punya anak?
Silakan duduk.
Bilang pada Mama... ...tak perlu turun ke bawah.
Ayah akan segera ke atas.
Baik.
Aku Goh Hoon. Ayahnya Nami.
Lee Eun-yi, Tuan.
Tak ada hal khusus yang harus kukatakan...
...tapi kamu akan mengasuh anakku...
...dan memasak makanan yang akan kumakan.
Kamu orang penting, jadi harus kusambut dengan baik.
Nyonya?
Bisa bawakan sebotol anggur merah?
Dia memanggilmu Nyonya?
Kadang-kadang, saat dia merasa menyukainya.
Antarkan ke atas.
Kamu uring-uringan lagi seharian?
Aku bahkan tidak bisa bernapas. Dan perut saya begitu gatal.
Kamu berlatih terlalu keras.
Aku harus sehat untuk melahirkan secara alami.
Kamu tahu, para Dokter mengatakan hal itu tidak akan mudah.
Tentu saja mereka berkata begitu. C-Section* sangat mudah bagi mereka. [*Operasi Cesar/Sesar]
Mereka akan melakukan sesuai perintahku. Kamu yakin ingin melahirkan secara alami?
Tentu saja. Aku yang jadi Ibu.
Nona Lee dulu mengambil bidang pendidikan anak usia dini.
Apa hubungannya dengan mengasuh anak?
Kurasa, dia menyukai anak-anak.
Baguslah. Dia akan akrab dengan anak-anak.
Eun-yi?
Ya?
Belum tidur?
Bisa kamu biarkan pintunya terbuka sedikit?
Segini?
Sedikit lagi.
Terima kasih.
Siapa yang bermain piano?
Lada hitam.
Dua kali.
Bawalah.
Musik Beethoven enak di dengar.
- Dah. - Hmm.
- Tolong, sarapan pagi. - Baik..
Aku juga. Tolong, sarapan pagi.
Baik.
Airnya terlalu panas.
Kurasa Tuan Goh sudah pulang, Nyonya.
Aku harus membersihkan bak mandinya.
Kuku tanganku besok saja.
Baik.
Cobalah.
Jika kamu suka, mampirlah ke rumah Ayahku.
Minumlah, ini enak..
Leganya!
Kamu bawa baju renangmu, kan?
Gotcha! [Dapat]
Kamu perenang handal.
Kau mengambang!
Ini dia.
Airnya terlalu dingin.
Mmm, air panas!
Kamu tahu mengapa aku tak mau operasi sesar, sayang?
Aku ingin memiliki 4 atau 5 anak.
Aku tak mengerti mengapa istri saudaramu berhenti setelah punya 2 anak.
Itu untuk orang biasa yang bersusah payah membesarkan mereka.
Tak terlalu dalam.
Kurasa sebaiknya kita berhenti.
Sungguh memalukan.
Aku akan menggunakan mulutku.
Kamukah itu, Nami?
Ayo turun.
Habiskan.
Biar kulihat.
Buka selimutnya.
Astaga, aku suka baunya.
Menghisapnya.
Seks Kedua
Sudah cukup.
Nona Lee?
Terima kasih.
Dah, sayang.
Tidak terlalu sulit.
Terlihat keputus-asaan di matamu untuk menemukan bayimu.
Matamu, semurni berlian dan setajam safir.
Sekarang, titikkan air matamu ke dalam danau.
Hanya air matamu yang akan kuambil.
Kemudian aku akan membawamu..
ke sisi lain danau, ke tempat bayimu.
Ibu muda itu menangis dalam keputus-asaan.
Andai saja aku dapat menyelamatkan bayiku dari kematian....
...pasti mata ini kuberikan padanya.
Sang Ibu mulai menumpahkan air matanya ke dalam danau.
Lihat gambarnya.
Aku senang karena kamu gadis yang baik.
Kamu tak mudah tersinggung, dan bersikap sopan padaku.
Aku mempelajarinya dari Ayah.
Ayah berkata agar bersikap sopan kepada orang lain.
Mungkin itu sebagai wujud rasa hormat,...
...tapi hal itu yang pertama terlintas dalam pikiranku.
Kamu beruntung memiliki Ayah
yang mengajarimu hal seperti itu.
Tolong, buka pintunya lebih lebar malam ini.
Baik, Nona.
Ini sudah larut. Tak perlu bersikap seperti itu.
Selamat buat anakmu.
Terima kasih, Tuan.
Kamu pasti lelah.
Tidak, Tuan.
Aku mau "keluar".
Bisa aku keluarkan di dalam?
Tolong jangan.
Kalau begitu kukeluarkan di dalam mulutmu.
Ya!
Belum. Hisap dengan kuat saat kumasukkan.
Apa?
Hisaplah seperti sedotan.
Aku akan mencoba.
Aku sangat takut.
Apa yang kamu takutkan?
Aku menggigil.
Sekarang, dalam mulutmu!
- Mana? - Ini!
Ambillah.
Kamu!
Ayo makan.
Wow.
Mereka menendang dengan keras.
Kamu tak sabar ingin keluar?
Kalian berdua begitu bersemangat!
Mereka berputar.
Kamu terbangun di pagi hari...
...dan memikirkan bagaimana mempertahankannya...
...dan sialnya, itu membuatku terluka.
Tapi apa yang bisa kamu lakukan?
Tarik napas yang dalam, dan berubah jadi sedingin batu.
Maaf aku tak bisa bersikap lembut padamu.
Ini adalah pekerjaan R.U.N.S.
Apa?
Revolting [Menjijikkan], Ugly [Berbahaya], Nauseating [Memuakkan], Shameless [Memalukan].
Seluruh hidupku kuhabiskan di tempat ini.
bekerja di sini?
Saya menyukai pekerjaan ini.
Kamu punya pacar? Tubuhmu masih bagus.
Benarkah? Aku masih seperti itu?
Kamu punya pacar atau tidak?
Di luar sana, penuh dengan laki-laki.
Tapi tak seorangpun yang membuatku benar-benar terpikat.
Begitu.
Dulu dia makan kimchi paling amis,...
...tapi sekarang dia bahkan tak mau menyentuhnya.
Dia tak bisa menurunkan selera makannya...
...dan payudaranya terlihat membesar.
Aku tahu setajam apa penglihatanmu.
Jadi aku memintanya berhenti, tapi dia tak punya pacar.
Aku sangat yakin akan hal itu, Nyonya.
Jadi dia bahkan tak menyadari kalau dirinya hamil?
Dia sepertinya lambat dalam berpikir...
Lambat?
Benarkah?
Bagaimana jika dia mengetahuinya?
Lambat, atau polos...
Dia tidak sepenuhnya bodoh, tapi dia tak akan merencanakan apapun.
Dia berhati baik.
Seperti si Bodoh Dostoyevsky?
Putri anda pasti marah karena aku datang kemari.
Seperti dia dapat melakukan semuanya tanpaku saja.
Kudengar anakmu dilantik jadi jaksa.
Luar biasa sekali, bukan?
Terima kasih. Ini semua berkat Anda.
Apa maksudmu?
Ini kebanggaan tersendiri bagimu.
Kebanggaan tersendiri.
Majikanmu datang dengan telanjang... ...dan kamu bahkan tidak menentang?
Aku juga telanjang, dan menunggunya.
Apa kamu sudah gila?
Jadi, apa perbedaannya dengan pria kaya?
Dia mengakhirinya dengan itu.
Kurasa ini berbeda.
Apa kamu akan tetap bekerja di rumah itu?
Ya.
Bukankah tidak nyaman berada dekat dengan istrinya?
Seperti tak terjadi apa-apa di sana.
Tapi itu sudah terjadi. Kamu tak bisa mengubahnya.
Selamat tinggal, Ma.
Aku tidak akan datang lagi.
Mengapa memanggil orang lain untuk bersih-bersih?
Biarkan Nyonya Cho yang mengerjakannya perlahan-lahan.
Dia tidak akan terlalu sibuk hingga si kembar lahir.
Benda sialan!
Astaga, Mama!
Tetap tenang, jangan panik.
Ibu, lakukan sesuatu!
Jangan bergerak!
Nyonya? Tolong pegang kakiku.
Nenek! Cepat!
Nami, tetap di sana.
Mama! Apa Mama sudah gila?
Diamlah jika kamu tak tahu apa-apa.
Dia hanya gegar otak ringan.
Tapi dia merasakan sakit di panggulnya, jadi kita akan lakukan beberapa tes.
Dia jatuh dari lantai dua?
Dia sangat beruntung.
Suami Anda bercinta dengannya, dan dia hamil.
Itulah kenyataannya.
Kemungkinan bayi itu bukan benih suamimu?
Nol.
Sehingga Mama menarik tangganya di depan Nami?
Aku tak percaya pada Mama.
Tangga apa?
Itu hanyalah sebuah kecelakaan.
Ya?
Dia gegar otak, memar tulang panggul,...
...dan beberapa luka gores.
Semua itu tidak parah.
Dia hanya perlu istirahat beberapa hari.
Bukan itu yang ingin kudengar.
Dokter tak mengatakan itu.
Dan dia tak mengucurkan darah sedikitpun.
Sekuat rumput liar, gadis itu...
Dokternya melakukan semua tes itu
dan tak mendapati dia hamil?
Hal itu terlalu dini untuk dikatakan, Nyonya.
Kau yakin tidak membuat kesalahan?
Baiklah! Tenangkan dia dan segera pulang.
Kudengar Hoon keluar negeri untuk urusan bisnis.
Bertahanlah untuk malam ini.
Aku akan mengurus semuanya sebelum dia kembali.
Ibu, aku ingin sendirian.
Dengan suami yang kaya, berbuat curang hanyalah hal kecil..
Ibunya Hae-ra menyampaikan permohonan maaf.
Dia bilang agar kamu istirahat dan jangan khawatir tentang semuanya.
Ini pasti berat..
Ini santunan untuk menghiburmu.
Kamu tahu, beginilah cara mereka menyelesaikan segala masalah, kan?
Mudah bagi mereka, dan tak buruk juga bagi kita.
Beristirahatlah.
Mrs Cho!
Apa kamu masih menganggapku...
...seperti gadis SMA yang manja?
Tentu saja tidak, Nyonya.
Kalau begitu,...
...beraninya kamu membicarakan tentang suamiku...
...kepada orang luar di belakangku?
Orang luar? Bagaimana bisa aku dianggap orang luar?
Mama!
Mohon maaf sebesar-besarnya, Nyonya.
Hal itu tidak akan terjadi lagi.
Halo, Ibu.
Hi.
- Hae-ra sedang uring-uringan. - Seharian ini dia seperti itu.
Aku tak melihat pembantu muda itu hari ini.
Aku membawanya ke Rumah Sakit. Dia kurang sehat, Tuan.
Selarut ini?
Mereka baru bisa menerimanya malam ini.
Oh, benarkah?
Besok dia pulang, Tuan.
Nyonya Cho?
Mengapa kamu masih berceloteh selarut ini?
Dengan suaramu yang menyebalkan itu.
Dan mengapa kamu mengepak selama berjam-jam?
Apa karena kamu sudah tua?
Aku adalah Ibu...
...dari seorang Jaksa Republik Korea.
Revolting [Menjijikkan], Ugly [Berbahaya], Nauseating [Memuakkan], Shameless [Memalukan].
R.U.N.S.
R.U.N.S.
R.U.N.S!
- Nona Lee Eun-yi di sini, Dok. - Terima kasih.
Kami tak menyadari hal ini sebelumnya.
Lihat ini?
Telur yang telah di buahi tertanam dalam rahimmu?
Kamu hamil. Sepertinya sudah 4 minggu.
Suatu berkah bisa mengandung.
Hadapilah dengan berani.
Majikanmu adalah Ayahnya?
Kamu akan menghabiskan tabunganmu dengan melahirkan
dan membesarkan bayinya.
Tapi kurasa tabunganmu layak untuk habis di saat seperti ini.
Mungkinkah ada sedikit bantuan dari pemerintah?
Apa itu bayi majikanmu?
Maksudku, dia kaya dan memiliki segalanya.
Pernahkah kamu melakukan aborsi?
Sebaiknya kamu segera berkemas dan lekas keluar dari rumah itu sekarang.
Jadi tidaknya kamu aborsi.
Kemudian?
Kemudian? Kamu bisa pikirkan itu nanti.
Bayimu tak akan kemana-mana.
Terima kasih.
Tes kandungan tercantum dalam tagihan Rumah Sakitnya.
Sekarang, dia tahu kalau dia hamil.
Mari kita lihat apa yang akan dilakukan jalang itu.
Apa yang dia lihat dari wanita murahan itu? Dasar wanita jalang.
Seharusnya aku mendorongnya dari tempat yang lebih tinggi...
...dan mengakhiri semua ini.
Sialan.
Maafkan aku, Eun-yi.
Tak bisa kupercaya aku telah melakukan kesalahan seperti itu.
Kau mengerti, kan?
363 Ya, Nyonya.
Temanmu memberikan obat herbal padamu?
Aku harus melakukannya.
Tidak, aku baik-baik saja, Nyonya. Aku akan segera pulih.
Aku terlambat untuk bekerja.
Dah.
Minumlah sambil berbaring. Ayo, berbaringlah.
Bisanya keparat itu melakukan ini padaku?
Di dalam rumahku, dengan jalang yang mencuci celana dalamku.
Kamu menyuruhnya mencuci celana dalammu?
Kamu tak perlu sampai membenci Hoon.
Sejak lahir, dia telah memiliki apa yang dia inginkan
Apapun yang ia lihat, jika dia menginginkannya, pasti jadi miliknya.
376
Tak peduli apapun itu.
Dan anakmu akan menjadi seperti Hoon.
Itulah yang kita berdua inginkan, bukan?
Biarkan dia tidur dimanapun sesukanya.
Kemudian, kamu dapat menikmati hidupmu bagaikan seorang Ratu.
Tahukah kamu...
...rumah ini sepertinya menyeramkan.
Mengapa?
Semalam...
Ada apa semalam?
Mimpi buruk?
Kurasa sebaiknya aku berhenti bekerja dari sini.
Kalau begitu segeralah berkemas dan pergi.
Tapi sampai mereka menemukan penggantiku...
Dengar.
Tak seorangpun di keluarga ini yang akan peduli jika kamu pergi.
Pergilah.
Tapi aku harus memberitahu mereka ...
Jangan banyak bicara, pergilah.
Bagaimana jika suatu hari nanti dia muncul dengan bayinya?
Kamu pikir dengan jutaan dolar dapat menyelesaikan masalah?
Dia akan menjadi penghalang hidupmu,...
...dan menjadi duri bagi Nami dan juga si kembar.
Kamu harus memikirkan hal itu dari sekarang.
Buat dia menggugurkan kandungannya sebelum semuanya terlambat.
Silakan masuk.
Duduklah.
Maaf karena aku mengatakan ini... ...tapi ada suatu masalah.
Apa itu?
Ini masalah keluarga.
Apa yang Anda lakukan?
Kubilang, apa yang anda lakukan?
Aku memperlakukanmu dengan baik dan manusiawi.
Bukan begitu?
Maafkan aku, Nyonya.
Tentang apa?
Aku akan keluar.
Tolong, tetap di sana.
Aku minta maaf.
Untuk apa?
Mama?
Duduk yang lurus.
Ayo kita lakukan aborsi.
Kemudian kamu bisa ambil ini dan pergi.
Sehingga kita semua bisa kembali hidup tenang.
Ini cek senilai $100,000.
Sesuatu di dalam tubuhmu itu, bukan apa-apa.
Tinggal potong saja, seperti kista.
Pikirkan baik-baik.
Tapi bagaimana kalian semua bisa tahu...?
Kuberi waktu beberapa hari,...
...tapi kamu tak akan dapatkan yang kamu inginkan, selamanya.
Dia terlanjur sayang dengan anak-anak dalam kandunganku.
Seperti anaknya sendiri.
Dia tak akan menyerahkan bayinya demi uang itu.
Tak akan pernah.
Bodoh! Sinting!
Aku memikirkan tentang Nyonya.
Aku telah melakukan sesuatu yang mengerikan.
Suaminya-lah yang harusnya memikirkan dia.
Apa pihak Rumah Sakit yang memberitahu mereka tentang kehamilanku?
Jika kamu ingin tambahan uang, mintalah. Mereka akan berikan.
Dan lupakan bayinya.
Dengar.
Kamu benar-benar ingin memiliki bayi ini dan membesarkannya?
Aku tidak yakin.
Mengapa kamu hanya diam saja ditampar seperti itu?
Maafkan aku.
Jangan minta maaf! Sial!
Kamu belum tidur?
Kamu tidurlah duluan, malam ini. Aku akan menjagamu.
Maafkan aku.
Tentang apa?
Nenek mendorong tangganya dengan sengaja.
Aku melihatnya.
Itu kecelakaan karena vacuum cleaner.
Kamu orang baik. Aku merasa bersalah.
Pengobatan Herbal
- Nyonya Cho! - Ya?
Katakan padanya agar pindah dari ruangan ini.
Maaf?
Pindahkan dia ke kamarmu dan awasi dia.
Mengapa kamu pindah ke kamar ini?
Pengasuh baru akan datang.
Mengapa? Apakah kamu sakit?
Bukan begitu.
Ada bayi juga dalam perutku.
Apakah laki-laki atau perempuan?
Kuharap perempuan seperti dirimu.
Aku belum yakin.
Masih terlalu kecil, ya?
Nami ...
Ya?
Nami ...
Nami? Ibumu sudah menunggu.
Dah, Eun-yi.
Semoga anda sampai dengan selamat.
- Darimana kamu tadi? - Tak usah dipikirkan.
Terus awasi wanita itu. Mengerti?
Baik.
Lega sekali!
Kebebasan!
Nyonya Cho?
Kuputuskan, memiliki bayi ini.
Baguslah.
Halo, Ibu. Terima kasih telah datang.
Tepat waktu meskipun begitu sibuk.
Ayo masuk
Mari kita makan.
Mereka bahkan mengambil ponsel saya.
Duduk.
Pikirnya mereka siapa, bisa lakukan apa saja pada bayiku?
Orang-orang ini menakutkan.
Aku takut sesuatu yang buruk akan menimpamu.
Bravo. [Bagus sekali]
Bagus sekali, Sayangku.
Terima kasih, Sayang.
Beristirahatlah. Aku mau ganti pakaian dan secepatnya kembali.
Brengsek.
Sudahlah, mengerti?
Setelah malaikat-malaikat kecil ini lahir... .
Ohh, perutku
Aku tidak perlu apa-apa.
Jalang sialan. Beraninya dia!
Sedang apa kamu di sana?
Aku merasa kurang sehat.
Mau bergabung denganku?
Terserah padamu...
Apa si kembar sudah lahir?
Ada apa denganmu?
Aku hamil.
Tapi Nyonya-nyonya di rumah ini mengetahui semuanya.
Mereka menamparku dengan keras.
Mereka bilang akan memberikan $100,000 jika aku melakukan aborsi.
Tapi aku ingin memiliki bayi ini.
Sedang apa kamu di sana?
Keluarlah, cepat!
Aku tahu anda tak pernah menganggapku sebagai manusia.
Tapi ini adalah bayi anda!
Tidak! Jangan lakukan ini! Tidak, sayang!
Aku akan menghilang secepatnya dan hidup bersama bayi ini.
Aku tidak bisa menyakiti siapa pun, dan aku tidak butuh uang.
Anda adalah Ayahnya. Ini juga adalah bayi anda.
Tenanglah, Nona Lee.
Mari kita rawat bayinya, oke?
Terima kasih, Tuan Goh.
Maaf karena aku hamil dari orang seperti anda.
Dia menggeliat kesakitan.
Aku menyuntiknya dengan obat keras.
Bagus.
Pria di keluarga ini benar-benar aneh.
- Sampai jumpa. - Dah.
Kemasi barang-barangnya dan bawa dia keluar.
Jangan biarkan dia kembali lagi, selamanya.
Baik.
Tuan Goh ingin bertemu dengan anda.
- Aku? - Ya.
- Dia melihatnya? - Ya..
Apa bayinya mati? Sepenuhnya?
Oh, kelihatannya dia bertindak bodoh kemudian hamil.
Mengapa kamu begitu peduli?
Ibu! Kuulangi lagi pertanyaannya.
Apa bayinya benar-benar mati?
Ya.
Dia bilang itu adalah bayiku.
Kata siapa?
Dia akan berkata apa saja untuk menguras uang kita..
Jika itu bukan bayiku, mengapa begitu peduli dengan masalah ini?
Kamu memberikan racun padanya?
Itu bukan aku.
Lalu siapa?
Putrimu?
Maaf. Akulah yang melakukannya.
Apa kamu benar-benar gila?
Ini sungguh mengejutkanku.
Itu adalah anakku.
Beraninya kamu berpikir untuk melakukan hal itu?
Sungguh lancang!
Dengar.
Bukankah anak saya
Jika bayi itu tidak dilahirkan oleh putrimu berarti bukan anakku?
Begitukah?
Tidak, Tentu saja tidak.
Sudah dapat tanda tangan?
Lakukan saja. Ini darurat.
Bukankah wanita di luar itu adalah Ibunya?
Bukan. Dia bukan siapa-siapa.
Kemungkinan Hae-ra yang melakukannya.
Orang yang menakutkan. Mungkin itu yang membuatnya jadi kaya.
Nami mengatakan ...
...dia melihat Neneknya mendorongku dari lantai dua.
Dia minta maaf, dan merasa bersalah padaku.
Anak-anak tidak berbohong.
Tapi, aku bahkan tidak tahu kalau aku hamil.
Aku tahu.
Tak ada satupun kejadian di rumah itu yang tak kuketahui.
Aku tahu segalanya.
Saat kamu pulang dari Rumah Sakit,...
...takdir bayimu telah ditentukan.
Meskipun aku tak memberitahu mereka...
Maafkan aku.
Aku malu.
Wanita sepertiku...
...memang tak berguna.
Ambil ini dan carilah orang yang baik.
Kamu akan baik-baik saja, kamu memiliki hati yang baik.
Aku akan membalas dendam.
Aku tahu. Semua orang juga menginginkan hal itu.
Tidak! Seberapapun kecilnya, aku harus melakukan sesuatu!
Dunia sialan ini sangat kejam padaku.
Malangnya dirimu.
Akan kumintakan maaf pada mereka. Senang?
Putri mereka, Nami ...
Dia benar-benar baik padaku.
Berhenti berpikir tentang hal itu.
Aku ingin memiliki putri kecil yang cantik seperti dia.
Seorang gadis yang baik padaku.
Hapus pikiran itu dari kepalamu.
Bauku seperti restoran, kan?
Tidak.
Tidurlah, dan lupakan hal itu pernah terjadi.
R.U.N.S., R.U.N.S.
Sudah lama kita tak melakukannya.
Kamu tidak bersih.
Aku?
Letakkan tanganmu di dadamu dan pikirkanlah.
Semua benar.
...saat kamu sudah siap untuk anak kita yang ke 4 atau ke 5.
Ibu!
Apa yang kau lakukan di sini?
"Apa yang yang kau lakukan di sini? "
- Jangan sentuh bayinya. - Jangan sentuh bayinya.
- Pergi, pergi! - Aku pergi!
- Sayang! - "Sayang!"
- Sayang! - "Sayang!"
Apa yang terjadi?
Dia sudah gila!
Nyonya Cho? Bagaimana jalang itu bisa masuk ke sini?
Siapa yang izinkan dia masuk?
Usir dia, sekarang.
Panggil penjaga jika kamu tak bisa melakukannya sendiri.
Aku berhenti. Aku keluar dari rumah ini, sekarang.
Mengapa mendadak begitu?
Aku sudah berkemas untuk pergi.
Darimana kamu dapatkan keberanian itu?
Usir jalang gila itu sebelum kamu pergi!
Tutup mulutmu, bisa?
Mulai sekarang, jika kamu ingin sesuatu lakukanlah sendiri. Aku berhenti.
Saya berhenti.
Apa yang Anda lakukan, Nyonya Cho!
Apa yang Anda lakukan?
Kamu benar-benar ingin hidup seperti ini?
Kehidupan seperti inilah yang orang-orang inginkan.
Jangan pedulikan dia.
Eun-yi!
Nami, bagaimana kabarmu?
Baik. Bagaimana denganmu?
Kamu pasti sangat bahagia, karena memiliki dua adik malaikat kecil.
Begitulah.
Bagaimana dengan bayi dalam perutmu?
Bayiku?
Dia meninggal.
Mengapa?
Eun-yi?
Jangan lakukan itu.
Pergilah dari sini denganku.
Aku tak bisa melupakan...
apa yang terjadi di sini.
Sungguh mengerikan.
Aku tak sanggup lagi menahannya. Itulah mengapa.
Nona Lee.
Aku minta maaf atas apa yang telah terjadi. Aku akan bersamamu selama yang dibutuhkan.
Kau tahu aku.
Nami. Terima kasih untuk segalanya.
Aku minta maaf padamu, dan juga si kembar.
Jangan lupakan aku! Berjanjilah!
Apa yang dia lakukan?
Api!
Cepat keluar dari sini!
Selamat ulang tahun Anda
Selamat ulang tahun Anda
Selamat ulang tahun
Saya berharga gadis
Selamat ulang tahun ...
Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.