All language subtitles for Mothers.Job.2017.HDRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
nl Dutch
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Edited by: Valon www.sivalon.com

Kau mengidap Melankolia

LIM Chang-jung

Katamu kalian telah putus enam bulan yang lalu

SONG Ji-hyo

Janganlah terlampau patah hati. Dan pulihkan dirimu

di rumah sakit untuk beberapa hari

CHOI Sung-kook / Shin-ee

YOO Chae-young / LEE Hwa-seon

Penampilan Cameo HA Ji-won Penampilan Istimewa KIM Cheong / KIM Hyeong-ill

Manajer Investasi CHO Joon-hwan Perencana Investasi LEE Sang-yong

Screenplay YOUN JK

Manajer Produksi GIL Young-min Produser KIM Hwee, PARK Ja-myeong

Penata Sinematografi KIM Yong-cheu/, CHO/ Jin-yong Penata Cahaya SONG Jae-wan

Penata Suara LEE Choong-hwan Penata Seni KIM Hye-jin

Editor CHEONG Jin-hee Penata Musik LEE Han-cheo/(Tubeamp)

Pemeran Pengganti CHEON Moon-sik (Kan Fist Studio) Penata Efek Suara Moby (PARK Joon-oh)

Penata Efek Visual MEDIA FORCE

Jangan mendekat! Aku bunuh kalian semua!

- Tenang, tenang. - Jangan mendekat!

- Kubunuh kalian! - Turunkan pisaunya.

Jangan mendekat!

Kenapa tidak biarkan aku mati?!

Kubunuh dia juga, itu yang kalian inginkan hah?

Biarkan aku mati. Aku ingin mati.

Bawa dia.

Sutradara YOON Tae-yun

Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang

Minta apinya.

Apa kau tuli?

Kau lihat apa?

Begitulah aku bertemu dengan gadis gila ini

Sex is Zero 2 Seks = Nol 2

3 tahun kemudian

Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang

Aku tidak melihat apapun.

Aku bisa menilai lewat suara.

Eun-sik!

Tongkat kayu.

Cambuk.

- Pukulan ke lengan... Bukan! Ke betis dengan cambuk. - Wah, benar...

Ini namanya Konsentrasi spiritual. Ayo, Eun-sik!

Satu.

Tunggu, tunggu.

Kubilang pukul aku pada hitungan ketiga.

Kamu memang tak waras.

Sudah empat tahun dan kamu masih seperti ini.

Keluar dari sini, sekarang!

Cepat bersihkan!

Enak kah?

Ah, aku cuma mau...

Konsentrasi Spiritual sekarang sudah ketinggalan jaman. Bela diri ''K-1'' adalah cara untuk bertahan.

Meskipun waktu kita tak banyak,

manajer HAN Yoo-mi telah mengijinkan kita menggunakan tempat ini.

Berikan applause atas kebaikan hatinya.

Sekarang mari kita mulai upacara pembukaan Klub Bela Diri Universitas Seonjeong.

Kita akan mulai dengan sebuah tradisi.

Namanya 'Saba I shik' (Saba I shik: minum alkohol dalam mangkok besar)

Ayo. Minumlah.

Tidakkah seharusnya seseorang memberikan kami contoh?

Eun-sik

Kau kan tahu kalau kau tak akan tahan. Kenapa minum begitu banyak?

Kyeong-ah, aku mual. Kita masuk dan istirahat sebentar.

Hari ini aku tak bisa.

Tidak akan lama.

Aku tak bisa.

Ayolah kita istirahat.

Aku harus cepat pulang.

Kyeong-ah.

Aku cinta padamu, Kyeong-ah.

Kita sudah punya seorang manajer yang menangani aerobik

dan seorang pelatih yang menangani pemanasan.

Tapi kurasa itu belum cukup. Hanya LEE Kyeong-ah satu-satunya atlet nasional di sekolah kami.

Karenanya kami sangat berterima kasih

pada Anda karena mau melatihnya langsung.

Tidak, justru saya merasa terhormat atas tawaran Anda.

Aku berani bertaruh tak ada seorangpun yang pernah masuk koran akibat melakukan masturbasi pada sebuah patung.

Kau memang memalukan.

Itu hanya mimpi basah. Aku tidak masturbasi.

Sudah selesai mengepak barang?

Ya.

- Sudah dapat tempat untuk pindah? - Aku masih mencari.

Ini dia.

Masuklah.

Aku bisa saja membujuk pihak sekolah

tapi kurasa mereka tak akan mengabulkannya.

Kenapa, seperti tidak ada objek lain saja

haruskah patung Kepala Sekolah yang kau garap?

Ini, hadiah.

Astaga!

Kyeong-ah, maukah kau membuatkanku pasta?

Tidakkah kau punya pakaian yang lain?

Ini bukan kontes kecantikan, lagipula kamu tetap terlihat lucu.

Kyeong-ah, bagaimana kalau kau tinggal di sini bersamaku?

Kita bisa bangun bareng, makan bareng,

dan berangkat kuliah bareng. Itu akan sangat menyenangkan.

Aku bersumpah aku tak akan menyentuhmu hingga kau siap.

Tidakkah itu menyenangkan?

Bilang halo pada teman sekamarmu.

Apa kau pikir ini tidak berlebihan?

Hah? Apa kau tak pernah lihat di Internet?

Ini cukup, tenanglah.

Tapi itu terlalu besar.

Dia tak akan sadar.

Ambilkan kamera.

Berposelah di sampingnya.

Dude, kau memang orang aneh.

Senyum, senyum.

Dasar cabul. Cepat, lepaskan.

Menjijikkan.

Kau sinting.

Kalian lihat Sung-kook?

Tidak.

Mmm... ini enak!

Itu bukan buat kau makan.

Eun-sik, jangan makan itu.

Jangan makan yang itu!

Aku belikan kau yang baru muntahkan yang itu sekarang juga.

Aku senang gratisan, senang sekali.

Muntahkan, benda itu kotor.

Muntahkan.

Apa kau lelah? Baiklah sekarang giliranku.

Buka pintu sialan ini.

Kudengar Kyeong-ah punya pelatih baru.

Itu benar.

Si anjing gila sudah benar-benar kalah gara-gara jalang itu.

Kenapa?

Itu kan menandakan pihak sekolah benar-benar peduli dengan tim renang.

Kau memang bodoh.

Semakin mereka memperhatikan pelatih baru,

akan semakin sedikit perhatian mereka terhadap anjing gila kita.

Tapi bukankah anjing gila kita adalah seorang dosen kenapa dia mesti tersingkir?

Hey, hey. Renang bukanlah keahlian utamanya.

Tahukah kamu?

Manajer dan pelatih kita itu sebenarnya ahli di bidang aerobik.

Sungguhkah?

Jadi kau juga akan dipecat?

Jadi itu masalahnya. Tapi kurasa aku baik-baik saja.

Lehermu harus lebih rapat lagi.

Lakukan ini di setiap kayuhan.

Biasakanlah.

Kyeong-ah, apa yang sedang kau lakukan di situ?

Kemarilah.

Bagaimana bisa dia begitu kurus?

Kapan dia selesai wajib militer?

Aku tidak tahu, mungkin setahun lagi?

Sial, kau harusnya bilang ini masih panas. Sial...

gara-gara kamu mulutku terbakar.

Kumpulkan semua orang di kolam renang.

Tapi ini belum waktunya.

Lakukan apa yang dia katakan!

Cepatlah!

Kenapa kau masih di sini?

Ikuti aku.

Ada yang bisa kubantu?

Ini sesi latihan siang kami.

Masih ada waktu sampai sesi latihan utama.

- Pelatih PARK. - Ya.

Ayolah cewek-cewek, bersiap untuk latihan.

Kenapa kau masih di sini?

Aku pergi.

Kalian...

164

165 Jangan lembek!

Hati-hatilah, aku bisa saja memukulmu di kepala.

Regangkan kakimu sejauh-jauhnya.

Ya.

Akankah itu tisu merah atau biru?

Aku tak bisa. Aku benar-benar sibuk sekarang.

Lantai tiga, aula mahasiswa, kedua dari kanan.

Aku bilang aku sedang sibuk. Hey, hey.

Sial, sial.

Kyeong-ah.

Apa yang sedang kamu lakukan?

Ini toilet wanita.

Dasar orang sinting.

- Apa yang sedang kau lakukan? - Keluar.

Dasar mesum!

Kakak!

Kau akan membayar untuk ini!

Bagaimana dengan tisu toilet?

Aku cinta padamu.

Kita bersiap untuk menghadapi kejuaraan nasional K-1 yang akan segera berlangsung.

Hari ini, mari kita perkuat mental kita.

Untuk itu, tak ada latihan yang lebih baik dari ini.

Lompat, sekarang.

Latihan apa ini? Sial.

Apa katamu? Sial?

Sedang apa kamu? Lompat.

Sungguh aku benar-benar tak bisa melakukannya.

Apa maksudmu tak bisa melakukannya?

Kau tolol, lompatlah.

Lepaskan.

Lihatlah si tolol ini. Apa yang kamu? Conan?

Aku bilang kita harus memperkuat mental kita.

Tolong, tolong aku!

Raih ini.

Kau mendalami olahraga apa?

Aku melatih beberapa mahasiswa Beladiri K-1.

Wow, K-1!

Kau tahu?

Mirko FiIIipovic terkenal akan tendangan tingginya!

Jerome Le Banner terkenal dengan tinjunya.

Tapi teknik tertinggi yang pernah ada adalah

tendangan lutut melayangnya Remy Bonjasky.

Nona Young-chae.

Aku harus belajar. Ah, aku ingin melakukannya Bersabarlah! Sial.

Apa-apan ini?

Percayalah aku cuma sedang berdiri di sana

menunggu seorang teman.

Untuk apa lagi aku berdiri di sana?

Dan sejujurnya,

Kita mungkin satu-satunya pasangan yang sudah jalan tiga tahun tapi belum pernah melakukannya.

Itu hanya...

Pria akan merasa stress jika mereka tidak melakukannya.

Kau ingin bersenang-senang?

Ya, aku ingin.

Apa yang kau lakukan?

Lihat ke depan.

Menyenangkan ya?

Ya, sangat menyenangkan.

Hey, bagaimana kalau aku naik di pundakmu.

Di pundakku? Oh, tidak, tidak, tidak.

Kau akan meremukkan tulang punggungku.

Tangkap aku kalau ka...

Tangkap aku kalau kau bisa.

Tangkap aku kalau kau bisa.

Berhenti!

Itu membuatmu sakit.

Makanya kau seharusnya tidak menggunakan sepatu hak tinggi.

Hey, kau bahkan belum pernah membelikan sepasangpun untukku.

Aku tak pernah berniat membelikanmu sepatu.

Katanya itu bisa mendatangkan kesialan bagi sepasang kekasih.

Berhenti, berhenti, berhenti.

Wow, cantiknya.

Mereka memang cantik.

Tapi terlalu mahal.

Berapa harganya?

850,000 won.

850,000 won.

Benar-benar gila.

Hanya orang tolol yang membuang uang untuk benda tak berguna macam itu dan menyombongkan diri.

Hanya orang kere yang mengatakan itu.

Hey, aku mampu membelinya.

Kau pikir aku tak sanggup membelikanmu sepasang sepatu?

- Ayo lebih cepat. - Diamlah.

- Cepat. - Diam.

Jalan terus!

Dasar wanita tolol!

Aku tak mengerti kenapa kita harus melakukan latihan fisik di kolam umum.

Di luar akan begitu panas aku rasa itu lebih baik.

Jelas kau takkan keberatan.

Punyamu cukup berisi.

Ayo.

Ini seperti wangi Dae-hak.

Dae-hak? Pacarmu yang pergi wajib militer?

Apa itu saudara perempuannya Dae-hak?

Tapi dia tidak punya saudara perempuan.

Siapakah dia?

Dasar betina gila.

Selalu begitu tiap tahun.

Kurasa bagus menjadi seorang yang konsisten.

Kurasa juga.

Tutup mulut, kuhajar kalian.

Dia tak punya tanda.

Dia tak punya rambut?

Rambut? Kau ingin punyamu dicabuti semua, tolol?

Lihat dadanya, benar-benar besar.

Biasa saja. Lagipula, itu palsu.

Aha, kenapa dia melakukan itu? Ada sesuatu kah di bokongnya?

Kenapa...?

Aku minta maaf atas kejadian tadi.

Aku akan mentraktirmu minum, jadi jangan marah terus ya.

Tak apa-apa.

Gi-joo, itukah kamu?

Sung-kook.

Lama tidak jumpa. Sedang apa di sini.

Aku di sini bersama teman-teman kerjaku.

Kudengar kau sudah menjadi seorang jaksa.

Yoo-mi, ini orang yang menjadi jaksa itu.

Kyeong-ah?

Kak Gi-joo?

Kakak, kapan terakhir kita bertemu ya?

Sewaktu aku masih di SMA.

Oh ya benar!

Aku menangis terus waktu kudengar kau pindah.

- Benarkah? - Ya.

Kenalkan. Ini teman priaku.

Dia mahasiswa hukum tingkat akhir.

Teman atau kekasih?

Calon suami.

- Benarkah? - Ya.

- Senang bertemu denganmu. - Ya, ya.

Kau pasti sedang sibuk persiapan ujian hukum.

Apakah kamu sudah lulus tahap pertama?

Ya, ini pertama kalinya kita duduk minum bersama.

Dia tak lulus ujian.

Dia beruntung kalau dia tidak mengacau.

Aku cuma bercanda.

Aku rasa aku terlalu banyak minum bir.

Kemihku rasanya mau meledak. Permisi.

Astaga, maafkan aku.

- Air... - Air?

Minum ini.

Tidur, sana.

Apa aku salah bicara? Aku cuma mengatakan hal yang sebenarnya.

Kakak, bisakah tolong ambilkan tisu?

Kau sangat cantik.

Itu!

Dae-hak, Dae-hak, LEE Dae-hak. Kamu Dae-hak, kan?

Kau bisa menipu orang lain, tapi kau tak bisa menipuku.

Berhenti, kau jalang.

Siapa kamu? Berhenti, kau haram jadah.

Tidak, kamu brengsek.

Sial, ini benar-benar membingungkan.

- Cinta katakanlah katakanlah. - Sini.

- Tolong, lagu nomor 329. - Baiklah, sini.

- Dah. - Dah.

- Bernyanyilah untukku. - Tak ada nyanyian.Pulanglah.

Kau harus menyanyikan satu lagu untukku.

Tolong ke persimpangan Universitas Seonjeong ya.

Kalau kamu tak bisa nyanyi, kamu tak akan pernah menikah.

Aku tak ingin menikah. Pergilah.

Dae-hak, Dae-hak.

Maafkan aku.

Aku kira kau pergi wajib militer. Apa yang terjadi padamu?

Maafkan aku.

Bagaimana ini terjadi?

Setelah aku tidur denganmu...

Apa yang sudah kulakukan padamu?

Maafkan aku.

Punyamu bahkan lebih besar dariku.

Kau dan aku... kita mati saja.

Dae-hak.

Apa ini?

Aku akan memperlihatkan padamu saat kita di dalam.

Tempat ini sangat mahal. Kau punya cukup uang?

Kau?

Kancingnya di depan.

Hah? Oke.

Apa?

Matikan lampu.

Lampu? Kenapa?

Aku malu.

Tak apa-apa. Tak usah malu.

Apa yang kau lakukan?

Tunggu sebentar lagi.

Kami harap Anda menikmati hari yang menyenangkan.

Silahkan datang lagi.

Apa itu?

Kau punya kondom?

Apa lagi sekarang?

- Ini pertama kali bagiku. - Jadi?

Mari kita berdoa.

Hari ini aku menyerahkan keperawananku kepada seseorang yang aku cintai.

Kumohon jadikanlah cinta kami abadi.

Apa ini?

Itu hadiah.

Kakak, kau tak perlu repot-repot.

Sakit.

Siap atau tidak, terimalah ini.

Sang-woo.

Apa lagi masalahnya?

Aku benar-benar tak bisa melakukannya. Aku takut.

Kau keberatan kalau kita tidak melakukannya?

Kau bercanda?

Kau ingat waktu aku bilang

ingin membelikan sebuah pakaian buatmu?

- Apakah itu ini? - Ya.

Apa kau pikir ini tidak berlebihan?

Pakailah demi aku.

LEE Bo-ra, kenapa kamu terlambat sekolah?

Kenapa kamu terlambat sekolah?

Apa maksudmu?

Jawablah!

Aku tidak terlambat hari ini.

Jawab saja, kenapa kamu terlambat ke sekolah?

Aku harus makan sesuatu, oke?

Kamu gadis nakal harus dihukum.

Bo-ra, aku keluarkan di wajahmu.

Kena sedikit di mataku.

Permisi, Mr. KIM.

Kau benar-benar mengalahkan dirimu sendiri.

Kau menyukainya?

- Ya. - Seberapa besar?

Tak tahu.

Aku cuma ingin tahu bagaimana rasanya bagimu tadi.

Pria memang aneh.

Kenapa?

Kenapa semua pria menanyakan hal yang sama setelah selesai berhubungan seks?

- Aku rasa karena kita penasaran... - Aku tak mengerti.

Setiap pria yang pernah tidur denganku selalu menanyakan hal yang sama,

sungguh aneh.

Jadi kamu tidak pergi militer?

Aku pergi, tapi keluar.

Kamu masih memilikinya.

Dae-hak, tidakkah kamu merasakan apapun?

Bagaimana dengan ini?

Jadi kamu benar-benar tidak dapat melakukannya dengan wanita?

Bagaimana dengan pria?

Oh Tuhan.

Pukul aku.

Apa?

Pukul aku.

Lebih keras.

Cukup.

Maki aku.

Apa?

Sumpahi aku.

Bodoh.

Katakan yang lebih buruk.

Tolol.

Lebih buruk lagi.

Kamu monyet terkutuk!

Sial, biar kucontohkan.

Seperti ini, kamu bangsat.

Apa yang kamu lihat?

Mengerti tidak?

Seperti ini, seperti ini, begini, begini.

Maafkan aku, aku sungguh menyesal.

Tak apa.

Maafkan aku.

Aku tak bisa menahannya saat sedang bergairah.

Aku juga menikmatinya, sungguh.

Kau tak perlu minta maaf.

Aku senang kau menikmatinya

Aku sungguh menikmatinya.

Aku tahu. Harusnya aku tak mengizinkanmu minum.

Kyeong-ah.

Apa?

Tak bisakah kau tinggal denganku malam ini?

Lalu apa?

Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu.

Apa itu?

Kau ingin minum lagi?

Tidak, aku sudah cukup.

Tak bisakah kamu masuk dan tinggal sebentar?

- Kakak? - Ya

Bukankah kau tahu kenapa aku tak bisa melakukannya?

Aku tahu, aku mengerti.

Dan aku juga mengerti apa yang kau rasakan.

Tapi aku tak bisa.

Kumohon mengertilah.

Kyeong-ah.

Siapa meneleponmu selarut ini?

Hai. Aku sedang menuju pulang.

Sampai jumpa lagi. Hati-hati. Ya tentu.

Pasti itu Sang Jaksa kan?

Baiklah. Aku pergi.

Kau ingin aku mengantarmu?

Ah, papiku yang lucu.

Jagalah dirimu sendiri.

Apa? Sudah tiga tahun dan kau belum pernah melakukannya?

Belum pernah.

Kau benar-benar membunuhnya, dasar pembunuh.

Aku tak mengerti.

Dengar.

Katakanlah kau pergi berpiknik dengan Eun-sik,

dan saat dia hendak buang air kecil

seekor ular muncul dan menggigit kemaluan Eun-sik.

Dan Eun-sik berkata, ''Kyeong-ah, racun sedang menyebar''

''Tolong hisap kemaluanku, hisap dengan keras''

Akankah kamu menolaknya?

Kau membuatku merinding.

Pernahkah kamu mendengar istilah Orgasme?

Pentingkah itu?

Pernahkah kalian merasakannya?

Kau benar-benar rugi, kasihan sekali.

Aku beritahu kalian apa itu orgasme.

Kakimu terasa lemas.

Dan tubuhmu kehilangan kontrol. Nafasmu terasa lebih berat.

Dan kau merasa uap panas keluar dari pantatmu.

Kau seolah bukan dirimu. Kau menjadi wanita jalang.

Sedang bicara apa kamu?

Adakah orang yang melihat ke mana Sung-kook pergi kemarin?

Katakan padaku!

Katakan, sialan!

Aku rasa aku melihatnya pergi bersama si pelatih baru.

Apa?

Tidakkah kamu mempercayai dia?

Kau sialan.

Dia jelas cukup kecewa.

Kau jalang.

Aku tak menginginkannya. Kau bisa memilikinya.

- Kau pelacur. - Kau bayar tagihannya.

Kau pelacur!

Apa yang kalian lihat?

Dasar pelacur.

Haram jadah.

Kau tak mempercayaiku?

Ingatkah saat pertama kali kita berjumpa?

Tentu aku ingat.

''Aku mengenalmu lebih baik dari siapapun

Kau sungguh polos''

Aku mengenalmu lebih baik dari siapapun

Kau sungguh polos

Itulah aku.

Yoo-mi.

Ayo.

Baiklah.

Ujian Pelayanan Sipil akan segera berlangsung.

Jangan remehkan ujian.

Tekunlah belajar. Pakailah ini saat kau belajar.

Dan berhati-hatilah saat kau berlatih. Istrimu, Kyeong-ah.

Kau jangan membiarkan kekasihmu kecewa.

Sudahkah kalian melakukannya?

Apa?

Kita pernah tidur bareng beberapa kali.

Aku menyentuh dadanya,

bahkan d

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.