All language subtitles for Mojin_The_Tomb_of_Ghost

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

sukanal.com Situs Terbaik Hadirkan Kepuasan Untuk Anda!

= BANYAK EVENT TAK TERDUGA = BUKTIKAN SAJA SENDIRI!

Untuk Pemberani dan Berjiwa Pejuang Ke sukanal.com Aja!

Kumpul kayu bakar seharian,

di cuaca sedingin ini,

Sangat menyiksa.

Subtitle by RhainDesign Palu, 11 Juni 2021

Melakukan takhayul feodal, percuma membunuh ayam ini.

Hua Mei.

Hua Mei.

The Tomb of Weasel

Saat aku masih muda,

aku dan Wang Kaixuan pergi mengajar sukarela ke Daxing'anling.

Dan semua awal petualangan,

juga dimulai sejak saat itu.

Kau mau dipukul?

Dasar penakut.

Kau yang penakut.

Jangan ribut.

Tadi kau ke mana?

Kerja sampingan.

Lihat musang ini,

Kubunuh di hutan belakang.

Bagaimana?

Darah musang amis dan gatal,

jika berani memaparkannya ke tubuhku, kupukul kau.

kuberitahu kau,

setelah selesai menukar barangnya, kau jangan dekat padaku.

Setelah menukarnya harus antar untuk Yanzi.

Tanpa bantuannya, kau juga tiak bisa lakukan apa-apa.

Benar kau bilnag.

kita makan dan tinggal di tempat orang,

jika di Beijing kita pasti habiskan banyak uang.

Nanti kita berikan beberapa buku untuk Yanzi.

Kau juga tahu ilmu lebih berharga dari harta.

Pangzi,

Dia Hua Mei?

Benar.

Dia tak kedinginan berpakaian seperti itu?

Kau sangat perhatian.

Dia sangat cantik.

Hua Mei, pulanglah, sangat dingin.

Hua Mei!

Kenapa dia diam?

Kenapa dia begitu?

Hua Mei.

Kenapa dia lari?

Lao Hu!

Pangzi!

Ada apa?

Lao Hu!

Lao Hu!

Larut malam lari ke sini, ikat lebih kencang.

Penyakit Hua Mei ini,

bikin sial.

Kakak besar, ada apa ini?

Gadis ini lari dari Desa kami.

Dewa Musang...

Dewa Musang...

Kakek, apa karena mereka membunuh Dewa?

Bukan hanya itu,

jika menganggu Dewa Musang,

maka seluruh Desa akan hancur.

Lalu bagaimana?

Bagaimana?

Kuserahkan saja padamu.

Tangkap!

Tangkap!

Astaga!

Cepat panggil dukun untuk obati penyakitnya.

Matahari terbenam di ufuk barat.

Langit pun gelap.

Matahari terbenam di ufuk barat, langit pun gelap.

Setiap keluarga menuntup pintu rumah.

Dari sepuluh keluarga, sembilan keluarga mengunci pintu,

hanya ada satu keluarga yang pintunya masih terbuka.

Membuatku panik

sampai memanggil dewa.

Hua Mei!

Dewa Musang ini, selalu mengeluh.

Dua orang asing ini, menguliti musang,

takutnya, seluruh Desa kita akan mendapatkan kesialan.

Sekretaris Desa sedang tak ada, kita tunggu dia kembali baru bicarakan lagi?

Menunggu untuk apa?

Jika terus menunggu, seluruh penduduk Desa akan mati.

Ketidakadilan ada sumbernya dan hutang ada tuannya.

Coba kalian pikir, siapa yang mengganggu Dewa Musang?

Jika kalian berdua bisa melewati malam ini,

berarti Dewa Musang sudah memaafkan kalian.

Kalian kembali lagi ke Desa.

Pertahankan suhu tubuh, kita jangan sampai tertidur.

Hu Bayi!

Hu Bayi, sadarlah!

Yanzi,

cepat bantu aku lepaskan.

kulepaskan untukmu.

Pangzi!

Pangzi!

Yanzi, kenapa kau kemari?

Menurutmu kenapa aku kemari?

Kalian berdua sangat pintar mencari masalah.

Jika Paman Zhao tidak membawaku kemari, kita tak akan menemukan tempat ini.

Paman Zhao?

Dia tak tinggal di Desa.

Dia biasanya tinggal di atas gunung bersama putrinya.

Kenapa dia tak takut pada musang?

Dia tak percaya hal ini.

Dia biasanya memburu musang di atas gunung.

Terima kasih, Paman Zhao.

Terima kasih.

Yanzi, tak sia-sia aku baik padamu.

Jangan bilang aku yang lepaskan kalian berdua.

Malam ini aku buatkan api unggun untuk kalian berdua.

Setelah melewati malam ini, besok kalian bisa kembali ke Desa.

Kembali?

Membuat masalah sebesar ini,

mereka pasti akan membunuh kami.

Jelas-jelas sakit jiwa, bersikeras mengatakan kerasukan.

Aku pergi dulu, kalian lanjutkan sendiri.

Paman Zhao, jangan pergi dulu!

Paman Zhao!

Ada apa?

Bukankah penyakit jiwa putrimu kemarin sudah disembuhkan?

Bagaimana cara menyembuhkannya?

Gunung Tuanzi, Gua Beruang,

di dalamnya ada jamur yin yang, makan jamur itu.

Gua Beruang?

Paman Zhao,

tolong antarkan kami pergi memetik jamur.

Menyelamatkan orang paling penting.

Bagaimana? Kau mau pergi sekarang?

Gelap dan tak ada cahaya, tidak takut jadi makanan beruang?

Paman Zhao!

Lalu bagaimana dengan Hua Mei?

Paman Zhao!

Hu Bayi.

Hu Bayi.

Jika ada beruang, kita langsung pulang.

Kenapa kau berteriak?

Sembarangan lagi, ya?

Aku lihat apa dia ada di rumah atau tidak.

Sepertinya tak ada.

Benar, bagaimana jika sudah pindah?

Kau sudah gila?

Begini saja, Yanzi, pegang ini.

Kalian di depan menjaga beruang, aku masuk ke dalam memetik jamur.

Jika ada pergerakan,

panggil aku.

Kau harus hati-hati.

Apa yang kau lakukan?

Hu Bayi!

Hu Bayi!

Mana ada beruang?

Gua ini sungguh sangat besar.

Beruangnya pasti sangat besar.

Lao Hu!

Sudah ketemu belum?

Ayo jalan.

Jamur yin yang, pasti jamur ini.

Cepat kita petik.

Kantong.

Pangzi!

Pangzi!

Pangzi!

Pangzi!

Tolong!

Lao Hu!

Kenapa beruang ini terus mengejarku?

Mungkin di tubuhmu ada jamur.

Lao Hu!

Yanzi, berikan pisaunya padaku!

Lari, ke arah Gua Beruang.

Cepat lari!

Cepat!

Cepat masuk ke dalam gua!

Apa yang kau lakukan, Lao Hu.

Pangzi, tolong aku.

Cepat!

Yanzi,

kau pergi dulu, cepat!

Yanzi, beruang sudah mendekat. Kau turun dulu,

aku di belakang.

Pangzi, cepat turun!

Gua ini sangat kecil, Lao Hu.

Ayo pergi!

Cepat!

Lao Zhao!

Kembali!

Lepaskan!

Yanzi.

Yanzi, kau tak apa?

Yanzi.

Kau tak apa?

Jangan takut.

Kemari,

berikan senternya.

Pangzi!

Wang Kaixuan!

Pangzi!

Pangzi!

Kau tak apa?

Tak apa-apa.

Bikin kaget saja.

Lao Zhao,

terima kasih telah menyelamatkanku.

Terima kasih atas bantuan Paman Zhao.

Yang kedua kali.

Paman Zhao, kenapa kau datang?

Kalian akan mati jika aku tak datang.

Paman Zhao, kau sangat baik.

Aroma apa ini? Bau sekali.

Kenapa melihatku? Bukan aku.

Barangnya dibawa kabur.

Kejar!

Di mana musang itu?

Carilah.

Kita datang untuk ini, harus menemukannya.

Di mana?

Apa itu?

Ini...

Ini Kuil Musang.

Dulu di Desa beredar kabar,

ini kuburan musang.

Ternyata ada di bawah tanah.

Dulu juga dinamakan Kuil Dewa Musang.

Mana ada Dewa?

bukannya melindungi malah celakai orang.

Lukisan dinding ini,

sepertinya semacam ritual penyembahan Dewa Musang.

Berdasarkan lukisan di dinding,

korbankan mata, telinga, lidah, hidung, bisa buat yang mati hidup lagi.

Sepertinya gua ini tak ada pintu keluar.

Musang itu bisa lari ke mana?

Lao Hu,

kau mengerti masalah di bawah, coba perhitungkan.

Pasti ada jalan pintu keluar lain.

Asalkan di bawah tanah,

menurut aturan yang ditetapkan orang dulu, pasti tak akan salah.

Lao Zhao,

di mana arah Timur?

Pintu keluar ada di sebelah kanan.

Di sini.

Jia, wu, ren, zi berada terpisah.

Bing, geng, zi, shu mengelilingi posisi angin.

Gui, ji, mao, tu,

melewati posisi petir.

Bing, ren, wi, ma berada di bumi.

Yi, ji, you, kun, menandakan air.

Patung adalah pintu masuk.

Lao Hu, yang kau katakan takhayul feodal.

Apa ada jalan di dalam patung ini?

Takhayul feodal apa?

Zaman kuno membuat bangunan didasarkan pada lima prinsip Fengshui.

Dengan begini, kita baru bisa menemukan jalan.

Untuk apa gua sebesar ini?

Mungkin para perampok makam punya banyak waktu, jadi sangat memerhatikannya.

Pasti musang itu sudah lari ke sini.

Tingkatkan kewaspadaan.

Apa baik-baik saja?

Paman Zhao, tak apa?

Rumah sebesar ini,

bagaimana kalau kita

pulang saja?

Melewati jalan ini, mau pulang untuk jadi makanan beruang?

Pegang ini.

Kita cari tahu kondisinya dulu.

Hati-hati di jalan.

Tempat ini, sangat luar biasa.

Aku mencium aroma daging.

Masakannya sangat enak.

Kediaman Huang

Kenapa bangun rumah sebesar ini?

Dan begitu banyak orang.

Apa kalian tak merasa aneh?

Yanzi, aku harus menasihatimu.

Lihat di sini semuanya manusia hidup, apa yang kau takutkan?

Langsung menciut begitu hadapi masalah. Bukankah akan tahu jika ditanyakan?

Dan lagi,

lapar sekali.

Pergi!

Busur tidak punya panah yang kembali.

Kita harus mendapatkan jamur itu kembali.

Lagi pula, ada Kakak Hu, tak perlu takut.

Sudah datang.

Maaf sudah lama menunggu.

Kalian sudah lelah di perjalanan.

Hamba pengurus kediaman ini.

Wajah kalian terlihat asing,

datang dari mana?

Aku pemuda berambisi dari Daxing'Anling, Provinsi Heilongjiang.

Kami hanya kebetulan lewat.

Kehilangan arah, tersesat sampai ke sini.

Aku mau tanya, kalian melihat seekor

musang berbulu putih masuk ke sini membawa sesuatu?

Musang?

Masalah ini cukup menarik.

Musang biasanya membawa barang yang tak terlalu penting.

Benda itu sangat penting bagi kami.

Tuan Besar berulang tahun hari ini.

Jika kalian tidak ada urusan penting, silakan kembali.

Jangan mengganggu kegembiraan tamu.

Paman Zhao!

Paman, apa kau bisa bertoleransi sedikit?

Mohon belas kasihmu, biarkan kami masuk.

Kau ini...

Kediaman Huang

berbentuk panjang dan kotak, dilindungi oleh gunung besar.

Rumah dengan Fengshui yang bagus, pemiliknya akan jadi kaya raya.

Walaupun di bawah tanah, tapi dibangun di atas pintu masuk.

Rumah ini sangat sejahtera,

tentu tempat berharga untuk Fengshui.

Karena keluarga besar, aku mau minta bantuan.

Tidak kelihatan, kau Master Fengshui.

Maaf, maaf.

Kebetulan Tuan Besar kami,

mau minta bantuan Master Fengshui.

Mohon kalian bisa memaafkan.

Silakan masuk.

Terima kasih.

Terima kasih.

Pangzi,

setelah menemukan musang,

segera pergi.

Silakan duduk.

Hari ini kami menyediakan makanan serba ayam

untuk menjamu tamu.

Jika rasanya kurang cocok,

mohon dimaafkan.

Tuan Besar kami,

sangat suka makan ayam.

Terima kasih.

Coba kalian lihat,

apa ada musang berbulu putih.

Tangkap jika ketemu.

Baiklah.

Kalian makan dulu, aku masih ada kerjaan.

Baiklah, silahkan.

Pengurus rumah,

kenapa rumahmu dibangun di bawah tanah?

Menghindari peperangan.

Peperangan?

Orang Jepang.

Bisnis Tuan besar waktu itu

berkembang sangat pesat.

Di semua Timur Laut ada properti dia.

Tapi siapa yang menyangka, saat orang Jepang masuk,

membakar dan merampas di mana-mana.

Sadis sekali.

Tuan Besar Huang tak ada cara lain,

hanya bisa pakai uangnya sendiri,

diam-diam membangun rumah ini di Gunung Tuanzi.

Tuan Besar Huang orang baik, hatinya mulia.

Membawa semua penduduk desa, yang tua dan muda

bersembunyi ke sini,

dan tak ada yang keluar lagi.

Semua warga bersembunyi kemari sejak masa Republik Tiongkok.

Di sini sungguh surga di dunia, ya.

Benar sekali.

Kami sudah hidup di sini selama bertahun-tahun,

sekarang sudah bukan masa pemerintahan Republik lagi.

Dunia sudah damai.

Setelah tinggal sekian lama,

yang baru akan berubah jadi tua,

yang tua kan berubah jadi baru.

Lao Hu, jangan khawatirkan hati orang lain.

Menurutku,

hidup santai, tak ada salahnya.

Kami berdua sudah terlalu lama tinggal di hutan,

sangat membosankan.

Melihat hal yang baru, terasa sangat bersemangat.

Kau mohon maafkan.

Tak masalah.

Menurutku daerah hutan ini sangat menarik.

Biasanya tidak bisa makan makanan enak.

Tapi cerita legenda hantu di sini tidak sedikit.

Terutama terkait musang.

Benarkah?

Aku sungguh tak tahu hal ini.

kau beruntung hari ini, aku akan menceritakannya.

Musang ini...

Kau tak bicara jujur.

Ada iga.

Indra penciumanmu sangat tajam.

Tak tahu apakah di izinkan atau tidak.

Di izinkan.

Ikuti aku saja.

Tolong kau antarkan.

Aku sudah mengerti.

Awasi.

Ternyata Komandan Wang pemberani dan teliti.

Aku pergi lihat kebenarannya dulu.

Lao Zhao, kau harus hati-hati.

Aku keliling-keliling dulu.

Ibuku sering sakit-sakitan.

Memangkas rambut untuk menukar waktu kembali.

Maafkan,

Tuan harap maklum.

Ini tradisi kami.

Drama ini ditulis setelah kami pindah ke bawah tanah.

Tuan.

Tuan.

Musangnya sudah ketemu.

Ikut denganku.

Di sini.

Oh ya, Tuan,

ada satu hal.

Sebelum mengambil musangnya,

Tuan Besar mau minta bantuanmu.

Bantuan?

Bantuan apa?

Sesuatu yang baik, ucapan panjang umur.

Kau akan tahu setelah sampai.

Tapi aku tak kenal Tuan Besarmu,

kenapa dia mencariku?

Tuan Besar sangat suka Master Fengshui,

setelah urusan selesai, musang itu akan jadi milikmu.

Tuan Besar,

tamunya sudah datang.

Ini Tuan Besar kami.

Tuan,

di atas kertas merah itu ada huruf "panjang umur",

tapi kurang satu titik.

Hari ini beruntung sekali Master Fengshui datang ke Kediaman Huang.

Mohon bantuanmu,

agar Tuan Besar panjang umur.

Menambahkan keberuntungan ini.

Huruf "panjang umur" ini,

sangat kecil.

Kami di sini mengutamakan ulang tahun bertemu dengan angka 9 baru memeriahkan dan

menggunakan huruf besar.

Pada ulang tahun lainnya selalu menggunakan huruf kecil.

Jika tak jelas,

dekatkan kepalamu, maka akan terlihat.

Setelah kepalamu melewati Pohon Pinus,

maka akan terlihat dengan jelas.

Tuan,

hanya menitikkan satu huruf, kenapa begitu tegang?

Ingat, mendekat akan terlihat lebih jelas.

Tenang saja, aku tidak akan merusak hurufnya.

Apakah tepat?

Sudah merepotkan Tuan.

Tuan duduk dulu, aku utus orang untuk mengambilkan musang.

Adik, dari mana dapat jamur ini?

Gadis kecil, tolong berikan jamur ini pada Kakak.

Dengarkan aku, berikan pada Kakak.

Bagus.

Wang Pangzi.

Pangzi!

Yanzi! Lao Zhao!

Putriku!

Lao Zhao!

Putriku! Putriku!

Lao Zhao!

Lao Zhao!

Lao Zhao! kau tak apa?

Apa yang kau lakukan?

Kau menghalangiku melihat putriku!

Kubunuh kau!

Lao Zhao, sadarlah!

Lao Zhao, sadarlah!

Sadarlah!

Sadarlah!

Sadarlah!

Di mana ini?

Ada apa denganku?

Aku tadi melihat putriku.

Kita semua kena jurus tipu muslihat.

Kediaman Huang

adalah palsu.

Semuanya palsu.

Benar.

Semuanya palsu.

Bocah,

kau sudah menyelamatkan nyawaku.

Baik hati sekali,

Tuan Besarmu sangat royal,

menjamu makan dan memberikan barang juga.

Sekarang kau sudah tak takut,

tadi ribut mau pulang.

Untuk apa pulang?

Kita bertemu dengan orang mulia.

Tuan Besar bilang,

daripada ditaruh di sini,

Sebaiknya diberikan untuk orang yang lebih membutuhkan.

Tuan Besar sangat dermawan.

Ambil,

ambil sepuasnya.

Pangzi!

Yanzi!

Pangzi!

Pangzi!

- Cantik sekali! - Di sana.

Pangzi!

Benar.

Cepat berikan padaku.

Lao Zhao, kita berpencar!

Yanzi!

Pangzi!

Yanzi!

Yanzi!

Pangzi!

Di mana pintunya?

Di sini juga tak ada pintu.

Pangzi!

Pangzi, semuanya ilusi, jangan tertipu.

Pangzi!

Wang Pangzi!

Yanzi!

Yanzi! Yanzi!

Ini hebat sekali.

Kenapa ini tak bisa dibuka?

Tunggu.

Berikan padaku.

Pangzi!

Yanzi!

Sadarlah, Pangzi!

Sadarlah!

Yanzi!

Pangzi, sadarlah!

Siapa yang melakukannya?

Aku akan pikirkan caranya, Pangzi.

Aku akan pikirkan caranya.

Yanzi! Sadarlah, Yanzi!

Nona,

bertahanlah!

Tolong, Hu Bayi.

Lao Hu, dasar!

Di sana.

Ada apa?

Tertutup.

Di atas, ayo jalan.

Pangzi! Bertahanlah!

Bertahanlah!

Yanzi!

Yanzi! kau baik-baik saja?

Yanzi!

Yanzi!

Yanzi!

Yanzi!

Yanzi!

Apakah kita sudah sampai di dunia alam bawah?

Subtitle by RhainDesign Palu, 11 Juni 2021

Bukankah aku tadi ada di dalam ruangan?

kenapa bisa kembali ke sini?

Apa yang terjadi, Lao Hu?

Mulai saat kami masuk ke Kediaman Huang,

sampai kalian gantung diri,

kita ada dalam ilusi.

Panggung drama,

penonton,

makanan dan minuman,

pengurus rumah.

Ilusi.

Semuanya ilusi?

Semuanya ilusi?

Benar.

Tadi aku menginjak kaki perempuan,

kemudian ditipu gantung diri.

Untung saja membawa pisau.

Setelah terlepas dari bahaya, rumahnya bukan seperti ini.

Di dalam tak ada satu pun boneka kertas.

Sampai aku menikam pengurus rumah,

setelah bajingan itu lari, baru berubah jadi seperti ini.

Kita semua terjebak ke dalam takhayulnya.

Pengurus rumah,

di mana dia?

Sudah lari.

Jelmaan musang.

Sungguh ada siluman musang?

Siluman kepalamu.

kalian masih ingat

bau busuk saat kita masuk dalam gua?

Mungkin

ada misteri besar dari bau busuk ini.

Bau busuk?

Aku sudah tidak terlalu ingat dengan bau busuk,

tapi aroma daging di rumah itu sangat harum.

Mungkin itu juga bukan daging,

tapi aroma obat bius.

Sebenarnya, juga bau busuk.

mustahil,

aku makan lahap di belakang.

Lalu bagaimana cara membedakan yang asli dan palsu?

Jadi kita harus segera menemukan jamur yang ada di dalam kantong,

dan pergi dari tempat perselisihan ini.

Jika tidak, sulit melindungi diri sendiri.

Sudah kukatakan jangan masuk,

kalian tetap memaksa.

Yanzi, kau jangan takut,

kami semua akan melindungimu.

Kau ikut dengan kami,

tak akan membuatmu...

Apa yang kau lakukan?

Kalian hanya memikirkan yang bukan-bukan.

Aku mau pulang.

Yanzi!

Beruang pasti menunggu kita di depan pintu,

pulang berarti mencari mati.

Tadi Hu Bayi menikam musang,

ikuti jejak darahnya.

Benar.

Kita akan pergi setelah mendapatkan jamur.

sukanal.com Situs Terbaik Hadirkan Kepuasan Untuk Anda!

= BANYAK EVENT TAK TERDUGA = BUKTIKAN SAJA SENDIRI!

Untuk Pemberani dan Berjiwa Pejuang Ke sukanal.com Aja!

Sudah ada.

Mati

Pengurus rumah tadi,

memintaku kemari membuat titik pada huruf "panjang umur".

Bukankah ini huruf "mati"?

Sebenarnya saat itu aku merasa ada yang tak beres.

Untung aku membawa senter, jadi tak perlu terlalu dekat.

Jika tidak, saat-saat menakutkan itu,

otakku akan pindah rumah.

Aku ingat tempat ini,

benar Tuan Besar Huang.

Di sini ada sebuah gua.

Jia, wu, ren, zi berada terpisah...

Pinjam aku sebentar senter ini.

Lidahmu keseleo?

Aku telah memahaminya, Lao Hu.

Aku telah menghitung menggunakan mnemonik yang kau berikan,

musang itu pasti telah lari dari lubang ini.

Lubang ini pasti pintu masuk.

Bagaimana?

Apakah kata-kataku masuk akal?

Lao Hu.

Masuk akal.

Jika begitu boneka kertas di kasur, mungkin pintu keluar.

Kita harus lebih berhati-hati.

Jejak yang ada di dinding ini,

sepertinya pernah digantung sesuatu.

Lao Hu, beri aku sedikit cahaya.

Di sisi ini juga ada gambar.

Lao Hu.

Setelah ikut bersamamu selama beberapa tahun ini,

akhirnya aku telah berhasil.

Adik.

Kakak Zhao.

Ini...

mo...

Lari!

Pangzi, buka jendela sebelah sana.

Ada gas beracun.

Paman Zhao.

Ada apa denganmu?

Ada apa denganmu, Lao Hu?

Yanzi.

Ada apa denganmu?

Adakah sesuatu yang bisa menutupi lubang ini?

Ini.

Tak berguna.

Yanzi.

Lao Zhao.

Jalan!

Pangzi.

Kerja yang bagus!

Benda itu dilapisi emas,

sayang sekali, sayang sekali.

Apakah semuanya baik-baik saja?

Kita harus segera keluar dari sini.

Ayo.

Kita pernah ke sini sebelumnya.

Tak apa-apa.

Semuanya, harus berhati-hati.

Mungkin saja ada jebakan.

Apa ini pencurian makam yang kalian bilang sebelumnya?

Menurutku,

ini semua orang yang dimakamkan bersama dengan penghuni rumah mewah ini.

Hal seperti ini sering terjadi di zaman kuno.

Orang-orang ini bukanlah orang yang ikut dalam pemakaman.

Mereka mungkin merupakan orang dari organisasi Ni Er,

merupakan sebuah nama organsisasi bandit.

Mereka kerja jadi perampok di pemakaman orang, kami menyebutnya bandit.

Mereka pakai pakaian hitam bergaris merah.

Mungkin ada orang pakai obat bius dari Organisai Ni Er untuk bius pikiran mereka,

membiarkan mereka menggantung diri sendiri.

Masuk akal.

Mereka mati di sini.

Meskipun penataan di sini sama dengan rumah di luar sana,

tapi di sini tak ada boneka kertas.

Hanya ada mayat.

Di sini merupakan

Yinzhai.

Ternyata tempat yang kita kelilingi sejak tadi adalah Yangzhai.

Yangzhai tempat tinggal manusia pada umumnya, Yinzhai adalah kuburan.

Yin dan Yang menyatu menjadi satu.

Jadi, pintu masuk kamar tidur Tuan besar adalah pintu keluar,

dan pintu keluar adalah pintu masuknya.

Jadi bagaimana caranya membedakan apakah kita masih dalam ilusi?

Berikan aku cahaya.

Konon, obat bius ini bisa mematikan api.

Organisasi Ni Er ini,

setidaknya ada delapan puluh persen menggunakan obat bius ini,

kita bisa menggunakan cahaya lilin untuk menentukannya.

Jika padam,

maka sebagian besar adalah ilusi.

Kuburan?

Bagus jika itu kuburan.

Kuburan punya banyak benda berharga.

Kali ini, kita tidak hanya bisa membawa pulang jamur,

kemungkinan,

kita bisa menghasilkan sedikit uang untuk menggantikannya dengan daging.

Di mana pintu masuk?

Berdasarkan struktur,

seharusnya kamar tidur Tuan besar yang ada di Yinzhai.

Kita...

berjalan menyusuri pintu masuk ini,

seharusnya bisa tiba ke rumah musang.

Menakjubkan sekali.

Tapi dengan melihat area ini saja,

apakah bisa memastikan strukturnya sama dengan Yangzhai sebelumnya?

Aku melihat rumah ini di Kuil Dewa Musang.

Mereka punya struktur yang sama persis.

Kalian telah memainkan opera selama beberapa tahun ini.

Banyak penderitaan yang telah kalian alami.

Terima kasih emas pemberian Tuan besar.

Emas dari mana?

Rantai besi ini juga bisa menipu orang?

Bagaimana mungkin ada orang yang

menganggap rantai besi adalah rantai emas?

Mungkin saja.

Waktu itu, Zhe Letian pakai jurus tipu muslihat untuk bunuh seluruh bawahannya.

Ilusi yang kita alami sepanjang jalan ini,

kemungkinan seluruh bawahannya juga pernah mengalaminya.

Kau bilang beberapa orang ini anggap diri sendiri adalah Tiran lokal?

Sebelum mati, membawa sekelompok orang dimakamkan bersamanya?

Tapi ilusi kita terus berjalan di sepanjang jalan,

apakah mungkin orang tersebut tidak mati?

Tidak mati?

Jika tidak mati, maka aku juga tak takut lagi.

Pistol pemburu tidak bisa menakuti hantu.

Satu tembakan bisa membunuh satu orang.

Ayo, jalan.

Kalian telah memainkan opera selama beberapa tahun ini.

Banyak penderitaan yang telah kalian alami.

Ada imbalannya.

Terima kasih.

Terima kasih sisir emas pemberian Tuan besar.

Ke depannya aku hanya akan menyisir rambut pakai sisir ini.

Lao Hu,

sama persis.

Dilapisi emas.

Aku akan mencabutnya,

mungkin saja akan terpakai nantinya.

Saat ini yang terpenting menemukan pintu masuk.

Tak ada pintu masuk di sini.

Bau apa ini?

Hati-hati jika itu obat bius.

Yanzi.

Yanzi.

Yanzi.

Yanzi.

Yanzi, buka pintunya!

Yanzi.

Pangzi.

Lilinnya padam.

Lao Hu,

kenapa kita bisa berada di koridor lagi?

Obat bius lagi?

Gawat.

Yanzi.

Yanzi.

Yanzi.

Hu Bayi.

Hu Bayi.

Minggir!

Apa yang sedang terjadi?

kenapa kita bisa berada di sini? Di mana Yanzi?

Lao Zhao, Lao Zhao...

ilusi ini mengacaukan petunjuk arah kita.

Ini sama seperti kamar tadi dengan empat sisi dinding yang sama,

keluar dari sini juga akan membuat kita kehilangan arah.

Ayo pikirkan caranya.

Pikirkan caranya, Lao Hu.

Kita harus menemukan Yanzi.

Cari cara, cari cara.

Lao Hu, katakan sesuatu.

Hu Bayi, ayo bicara.

Lao Hu.

Pintu masuk.

Cari pintu masuk, cari pintu masuk.

Pintu masuk.

Cari pintu masuk, cari pintu masuk.

Benar, benar.

Nyalakan lilin, nyalakan lilin.

Di atas meja ini.

Korek api, korek api.

Lao Hu, jangan tergesa-gesa, pelan-pelan.

Sialan, kenapa tidak bisa dinyalakan apinya?

Hu Bayi.

Sebenarnya bisa atau tidak?

Sebenarnya bisa atau tidak?

Percaya padaku.

Percaya padaku, percaya padaku.

Aku tak lagi percaya pada pintu masuk yang kau bilang!

Lao Hu.

Yanzi.

Yanzi.

Yanzi, Yanzi.

Yanzi, Yanzi.

Yanzi.

Yanzi, Yanzi.

Yanzi, Yanzi.

Yanzi.

Yanzi.

Yanzi, Yanzi.

- Yanzi. - Pangzi.

Ayo, jalan.

Ini Yanzi, ini Yanzi.

Yanzi, Yanzi.

Yanzi.

Ini kami, Yanzi, kau jangan takut.

Lihat aku, aku Paman Zhao.

Aku Kakak Pangzi.

Jangan takut, jangan takut.

Yanzi, sudah bebas dari bahaya.

Sudah bebas dari bahaya, Yanzi.

Sudah bebas dari bahaya.

Kita tak bisa bebas dari sini lagi.

Anak yang baik.

Kita sudah bebas dari bahaya.

Lao Hu,

ini gas beracun atau kabut?

Lao Hu,

kau harus semangat kembali,

kami semua mengandalkanmu.

Harus menemukan pintu masuk baru bisa menyelamatkan kita.

Kita harus pergi ke kamar tidur Tuan besar di Yinzhai.

Pintu masuk.

Kita masih dalam ilusi.

Aku sedang menghitung langkah kaki.

Dari sini berjalan ke kamar tidur Tuan besar,

aku ingat dengan sangat jelas.

Jika ini hanya ilusi,

kita bisa bergerak perlahan untuk keluar dari sini.

Tak masalah.

Terus mengikutiku.

Harus terus mengikutiku.

Ayo jalan, Yanzi.

Bau di sini sangat menusuk.

Jangan-jangan ini obat bius lagi?

Semuanya, terus mengikuti aku.

Jangan ketinggalan di belakang.

Paman Zhao, biarkan kubantu.

Yanzi.

Pangzi.

Pangzi.

Pintu masuk.

Mencari pintu masuk.

Di sini tempatnya.

Pangzi.

Jangan bergerak.

Ada yang tak benar.

Musang ini benar-benar hebat.

Pangzi.

Lao Zhao.

Kita terus bersama sejak tadi.

Jangan tertipu olehnya.

Tidak benar.

Pangzi.

Lao Hu.

Aku bertanya padamu,

kapan tanggal ulang tahunku?

18 Juli.

Apa sebutan untuk memanggil Ibuku?

Ibu.

Ini dia, benar-benar dia.

Lao Hu, untung ada kau, jika tidak kami akan mampus.

Aneh.

kenapa dia membawa kalian ke sini?

Di mana ini?

Pintu masuk.

Hu Bayi.

Adakah cara lain?

Tidak benar,

tidak benar.

Apa yang tak benar?

Nadanya tidak selaras.

Nyanyiannya tidak selaras.

Benar-benar tak selaras.

Biarkan saja, ada apa dengan kalian?

Lagu ini seharusnya dinyanyikan seperti ini...

โ™ช Saat orang meminta bantuan padaku โ™ช

โ™ช Aku sangat dihormati โ™ช

โ™ช Aku merendahkan diri saat meminta bantuan pada orang lain โ™ช

Yanzi.

โ™ช Kembali ke rumah demi... โ™ช

Yanzi.

โ™ช Membakti pada orang tua โ™ช

โ™ช Aku merendahkan diri saat meminta bantuan pada orang lain โ™ช

โ™ช Kembali ke rumah demi bakti pada orang tua โ™ช

โ™ช Lebih baik pergi ke Kuil โ™ช

โ™ช Mencari Dewa Musang โ™ช

Terjadi pembunuhan.

Terjadi pembunuhan, Lao Hu, terjadi pembunuhan.

Bentuknya juga berubah.

Kita terjebak.

Mereka bukanlah Yanzi dan Lao Zhao yang sebenarnya.

Jika begitu, apa kita berbahaya?

Omong kosong!

Lari!

Sebenarnya berapa jumlahnya?

Pangzi, sebelah sini.

Berapa jauh lagi kita harus berlari?

Aku telah memikirkan tempatnya.

Kali ini sudah benar, ada di depan sana.

Tutup pintu.

Kamar Tuan besar?

Tak ada kabut, pintu masuk?

Benar.

Pintu masuk, pintu masuk.

Si pemarah itu tidak bisa masuk ke sini, 'kan?

Jangan bergerak.

Akan kulihat sebentar.

Cepat, cepat, cepat, pindahkan barang.

Pangzi, cepat pindahkan barang.

Lao Hu, minggir.

Lao Hu.

Cepat!

Cepat masuk!

Cepat, Lao Hu!

Lao Hu, ada peti di sini.

Ada peti di sini.

Lao Hu.

Kau masuk ke dalam, aku akan melindungimu.

kenapa kau melamun?

Lao Hu, dengarkan aku.

Ruangan itu terlalu kecil,

tidak bisa memuat kita bedua.

Jika aku masuk ke dalam, sudah tak ada lagi tempat untukmu.

Lao Hu, dengarkan aku...

Bolehkah salah satu dari kita bertahan hidup?

Bolehkah salah satu dari kita bertahan hidup?

Kau bawa Yanzi keluar.

Optimis sedikit.

Jangan merindukanku, Lao Hu.

Masuk!

Pangzi,

kau benar-benar sahabat terbaikku.

Lao Hu.

Apa maksudmu?

Kau bukan Wang Kaixuan.

Kau Zhe Letian.

Lao Hu, apa kau gila?

Kau sahabatku sejak kecil?

Kau Pangzi bajingan itu?

kau tahu bagaimana cara menulis kata mengalah dalam Aksara Han?

Lao Hu, letakkan pisau itu.

Pikiranmu sudah tidak jelas.

Dia orang pertama yang selalu mau kabur.

Bahkan membunuhku, dia juga tak akan berperilaku seperti ini.

Kau bukan Wang Kaixuan.

Sekarang,

hilangkan seluruh ilusi yang ada di depan mata.

Hu Bayi, kau sudah gila?

Ilusimu tak akan bisa menyakitiku.

Kembalilah menjadi manusia.

Di mana mereka?

Aku bertanya padamu, di mana mereka?

Mereka telah dibius dengan obat bius sejak awal masuk, tapi masih hidup.

Pangzi.

Pangzi.

Pangzi, bangun!

Jangan bunuh aku, jangan bunuh aku, bunuh saja Lao Hu.

Bunuh Lao Hu, Lao Hu berhati yang baik.

Jika Lao Hu mati, dia bisa menemanimu.

Aku tak bisa, jangan bunuh aku, jangan bunuh aku.

Jangan bunuh aku.

Lao Hu.

Hu Bayi.

Lao Hu.

Kau mau kemana?

Lao Hu...

Minggir.

Sakit, sakit, minggir, minggir.

Di mana satu orang lagi?

Aku bertanya padamu, di mana satu orang lagi?

Lao Hu, siapa dia? Ini...

Pangzi, di mana Lao Zhao?

Pangzi, di mana Lao Zhao?

Aku tak tahu.

Tak heran dia seorang pemburu.

Ini Zhe Letian.

Dia bukanlah Zhe Letian.

Kau putri Zhe Letian, 'kan?

Jika aku tak salah menebak,

demi kau, Ayahmu...

membunuh semua anggota Organisasi Ni Er?

Organisasi Ni Er adalah bandit perampokan kuburan.

Setelah Era China yang baru berdiri,

kalian tahu tidak punya kesempatan untuk melihat dunia luar lagi.

Jadi,

kalian membangun bangunan Yin dan Yang.

Sewaktu hidup, akan menikmati seluruh kekayaan di Yangzhai atas perampokan,

dan mengira tetap akan menikmati kekayaan di Yinzhai (kuburan).

Tetapi karena adanya kau,

Ayahmu,

tetap saja khawatir, sekelompok bandit ini akan lakukan sesuatu padamu.

Setelah itu, segala rencana jahat juga dimulai.

Awalnya, dia membuat kebohongan mengenai Dewa Musang,

agar seluruh penduduk desa menjauh dari tempat ini.

Setelah itu, dia merayakan acara pada hari ulang tahunnya,

dan pada akhirnya,

dia membunuh seluruh saudaranya.

Semua ini, demi kau.

Tebakanku benar, 'kan?

Ayah pernah bilang,

semuanya orang jahat.

Semuanya...

adalah orang jahat.

Dengarkan aku,

jangan membicarakan hal mistis pada kami.

Pergi sana!

Lao Hu,

hebat sekali, dia bisa bertahan hidup selama sepuluh tahun ini.

Apa yang dia makan?

Makanan persembahan.

Waktu itu, Zhe Letian menyebarkan kisah Dewa Musang di seluruh desa.

Di saat yang sama, dia telah melatih sekelompok musang.

Ditambah dengan obat bius milik Organisasi Ni Er untuk

bohongi penduduk agar berikan makanan dan minuman yang enak sebagai penyembahan.

Selama sepuluh tahun ini,

dia cukup menyuruh musang mengambilnya.

Orang jahat.

Di luar,

semua orang jahat.

Kami bukan.

Kami bukan orang jahat.

Kami hanya ingin mengambil jamur untuk

mengobati Hua Mei yang terkena obat bius dari musang.

Biarkan aku saja.

Adik.

Adik, mari kita bicarakan hal ini dengan baik-baik.

Kau tenang dulu dan dengarkan sedikit penjelasan dariku.

Kau... kebetulan berbalikan dengan adik ini.

Kau sangat pemberani, tetapi berwawasan sempit.

Betapa indahnya dunia luar,

pastinya lebih baik daripada dunia bawah tanah.

Kau ikut kami keluar.

Jangan menakuti dia.

Baik, kalian yang sampaikan,

aku cukup mendengar.

Meskipun...

kau mengikat kami,

tapi,

kau tak berniat membunuh kami.

Sudah berapa kali dia ingin membunuh kita?

Kau sebenarnya tak jahat.

Hanya saja kau lahir di kegelapan,

dan tumbuh besar dalam kondisi penuh pengkhianatan dan ketakutan.

Kami ke sini, tak ingin melukaimu.

Kami hanya ingin mengambil kembali jamur itu,

temanku, Hua Mei terkena racun dari musang,

aku mau menolongnya.

Dia bukan orang jahat.

Dia juga memiliki teman di luar sana.

Dia memiliki harapan dan cinta kasih juga.

Jadi,

mohon bantu kami.

Aku menjadikan obat herbal jadi obat bius untuk memberi makan musang.

Jadi, bau yang mereka hasilkan akan menimbulkan ilusi pada orang.

Ini obat penyembuhan.

Jamur tidak berguna.

Adik.

Kami masih punya teman lainnya.

Dia postur tubuh yang tinggi, lebih tua, dipanggil Lao Zhao.

Kau barusan bilang,

jamur tidak berguna.

Bukankah putri Lao Zhao sembuh setelah makan jamur?

Putrinya sudah mati.

Mati?

Dari mana kau tahu?

Dia bilang saat sembahyang pada Dewa Musang di Kuil.

Masuklah, putriku masih di rumah.

Hati-hati masuk ke dunia alam bawah.

Sama sekali tak ada Dewa di sini.

Menghalangiku bertemu dengan putriku?

Kubunuh kau.

Gawat!

Kita harus segera keluar dari sini untuk selamatkan Lao Zhao.

Putriku.

Putriku.

Putriku.

Putriku.

Putriku.

Putriku.

Putriku.

Putriku.

Aku juga mau pulang.

Aku akan diselamatkan,

asalkan menemukan cara yang tepat.

Aku datang ke sini untuk menanyakan hal itu pada Dewa.

Hari ini aku telah melihatnya,

mendengarnya.

Akhrinya, aku telah menemukan cara untuk menyelamatkanmu.

Paman Zhao.

Paman Zhao, kenapa kau mengikatku?

Lepaskan aku, Paman Zhao!

Lao Hu.

Yanzi.

Gadis.

Paman Zhao, lepaskan aku!

Paman Zhao.

Paman Zhao, dengarkan aku dulu.

Kau mau menyayat dagingku?

Aku tak mau dagingmu.

Kau banyak bicara,

jadi aku mau lidahmu,

dan telinga Yanzi,

hidung Hu Bayi,

serta mataku sendiri.

Dengan begini,

aku baru bisa menyelamatkan kembali nyawa putriku.

Paman Zhao, bisakah kau berhenti percaya takhayul ini?

Bukankah itu sangat sakit? Coba kau pikirkan, harus mengorek mata.

Semua ini dikarenakan efek dari obat bius.

Beberapa Dewa Musang itu?

Lagi pula, kau biasanya naik gunung

bukankah demi memburu beberapa musang untuk menafkahi keluarga?

kenapa saat ini kau malah percaya dengan takhayul?

Yanzi.

Kau benar-benar melakukannya?

Paman Zhao, Paman Zhao.

Pangzi.

Putriku.

Aku menjemputmu pulang.

Lao Zhao.

Lao Zhao.

Kau masih belum memahaminya?

Kau tak akan bisa menyelamatkan putrimu lagi.

Lao Zhao, bangun!

Kau masih belum memahaminya?

Putrimu sudah tak bisa hidup lagi.

Lao Zhao.

Lao Zhao.

Semua sudah berakhir.

Ilusi lagi?

Ilusi yang sialan!

Pangzi, hati-hati!

Bagaimana kita bisa tahu tanpa mencobanya?

Lao Zhao, aku punya senjata,

jangan mendekat.

Kuperingatkan sekali lagi.

Lao Zhao, semua tak berguna.

Ayo kita kembali.

Anggap saja tak terjadi apa-apa di sini.

Pangzi.

Lao Zhao, ayo bangun!

Meskipun kau membunuh semua orang,

kau juga tak bisa menyelamatkan putrimu.

Kau masih belum memahaminya?

Orang yang telah mati, tidak akan bisa hidup kembali.

Putrimu sudah meninggal.

Penyembahan yang ada di dinding itu semua palsu.

Kau bohong!

Jangan bernegosiasi lagi denganku.

Aku hanya mau sebagian organ kalian.

Jangan memaksaku!

Hu Bayi.

Hu Bayi.

Aku.

Lepaskan aku.

Tolong!

Di mana Yanzi? Lepaskan aku!

- Yanzi? - Lepaskan aku!

Aku tak tahu.

Senter.

Lepaskan aku.

Lepaskan aku.

Lepaskan aku.

Lepaskan aku.

Lao Zhao.

Subtitle by RhainDesign Palu, 11 Juni 2021

Aku akan menghajarmu!

Lao Zhao.

Pangzi,

tolong aku.

Pangzi,

bantu aku.

Demi revolusi pertemanan.

Pangzi,

kerja yang bagus!

Aku mau...

mandi.

Aku akan membawa kalian keluar.

Kau sudah memercayai kami sekarang?

Sini.

Lao Hu, Lao Hu.

Aku sudah lapar.

Kita harus segera

kembali ke desa untuk menyelamatkan mereka.

kau bisa tinggal denganku ke depannya.

Kita bisa saling bantu.

Pangzi.

Berikan aku topimu.

Sekretaris Desa.

Hu Bayi.

Lao Zhao telah dikirim ke kantor polisi.

Hal seperti ini, dia juga percaya, benar-benar kacau.

Takhayul ini benar-benar mematikan.

Beberapa orang yang menyamar sebagai Dewa juga harus diberi hukuman berat.

Sudah zaman modern,

mereka masih memercayai takhayul itu.

Dungu.

Bodoh.

Para pemuda,

kerja yang bagus!

Hu Bayi,

ada suratmu.

Lao Hu,

dari siapa?

Ding Sitian.

Ding Sitian?

Aku mau melihatnya.

Siapa Ding Sitian?

Pangzi.

Ayo kita

pergi ke Mongolia Dalam?

Sekarang?

Ayo.

Berangkat!

kenapa kau membawa ini?

Bagaimanapun, ini petualangan pertama kita.

Misalnya...

misalnya waktu itu, Lao Zhao membunuh kita semua,

dan mencelakai gadis itu.

Pada akhirnya dia menemukan putrinya juga tak hidup lagi,

menurutmu bagaimana reaksinya?

Hu Bayi.

Kau masih mengingat lirik opera yang kita bawakan?

Tentu saja ingat.

Aku merinding saat pertama kali mendengarnya waktu itu.

Sekarang, aku merasa lumayan hafal.

Ingatanmu cukup bagus.

Coba kau lafalkan.

Orang meminta bantuan padaku, aku sangat dihormati.

Aku merendahkan diri saat minta bantuan pada orang lain.

Kembalilah ke rumah demi

berbakti pada orang tua.

Lebih baik pergi ke kuil berdoa pada Dewa Musang.

Ibu di rumah sedang sakit parah.

Aku sudah lupa, apa lirik selanjutnya?

Nadamu tidak selaras.

Selaras.

Selaras.

sukanal.com Situs Terbaik Hadirkan Kepuasan Untuk Anda!

= BANYAK EVENT TAK TERDUGA = BUKTIKAN SAJA SENDIRI!

Untuk Pemberani dan Berjiwa Pejuang Ke sukanal.com Aja!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.