Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sebelumnya di Vikings..
Aku ingin menunjuk kepala pengawalku.
Aku penasaran, apa kau ingin terima posisi itu.
Kita harus coba manfaatkan lahan kosong ini.
Untuk langkah selanjutnya, aku sarankan
Untuk membagi rata lahan bagi semua keluarga.
Kau tak bersama Bjorn lagi.
Kau bisa memilikiku.
Ivar telah bergabung dengan saudaraku.
Kita harus bersiap untuk serangan.
Tantangannya sangat besar, tapi kita harus bertindak.
Kenapa kau ingin jadi Ratu?
Karena aku mengandung anaknya Bjorn.
Itu anak kita.
Bagaimana bisa kau setuju menikahi Raja Harald?
Aku tidak punya pilihan.
Cepat kemari! Lihat!
Paus itu telah terdampar di lahanku.
Kupikir kita semua hidup bersama.
Para dewa memutuskan.
Masa jaya pahlawan telah usai, Bjorn.
Mungkin Masa Keemasan Viking juga usai.
Aku tidak yakin Ketill mau berbagi.
Mereka harus berbagi. Jika tidak, sebagian kita akan mati.
Dia tidak peduli soal itu.
Ya, dia harus peduli.
Kau tidak paham. Ketill akan membunuh siapa saja.
Dia mengklaim Islandia dengan kekerasan.
Membunuh salah satu keluarga yang menentangnya.
Dia bisa melakukan hal yang sama di sini.
Apa dia membunuh Floki?
Tentu, dia membunuh Floki.
Floki akan jadi Raja Islandia.
Semua orang tahu, dan Ketill harus menyingkirkannya.
Aku tidak tahu di mana kejadiannya.
Dan aku tidak punya bukti.
Tapi aku tahu, Ketill membunuh Floki dengan berbagai cara.
Apa yang harus kita lakukan?
Bersiaplah.
Ivar.
Saatnya pergi. Saatnya pergi.
- Ayo. - Ow!
- Ayo. - Ya.
Apa yang akan dia lakukan, jika tahu kau penyihir.
Dia tahu.
Dia tahu.
Ya, dan dia tidak peduli.
Jadi kau tak bisa mengancamku, Erik.
Kau tak punya bahan aduan untuk Harald.
Kau tak bisa mempermalukanku.
Dan kau tak bisa memperbudak diriku.
- Apa? - Kau dengar.
Itulah profesi aslimu.
Semua orang memperjualkan budak.
Kau tidak tahu siapa diriku.
Aku tahu ini apa.
Kau menjualku sekali.
Kau tak ingat?
Tentu tidak. Tapi aku ingat.
Bagaimana aku bisa lupa?
Kau ingin, aku berkata apa?
Tidak ada.
Sekarang, pergi.
Aku sedang membenahi gaun pengantinku.
Kau bisa lihat masa depan?
Kita butuh makanan!
Putraku kelaparan!
Keluar dari sana!
Kau tak bisa memilikinya!
Apa maumu?
Pembagian yang adil!
Kau akan dapat bagianmu.
- Bukan darimu! - Kita kesini untuk mengambilnya.
Kalau kau menginjakkan kaki di lahanku,
Kau akan membuat dirimu terbunuh!
Dengarkan dia, dia serius! Pergilah!
Pulanglah! Kumohon!
Kami butuh makanan!
Jika ada yang menginjakkan kaki di tanahku, mereka akan mati !
Apa maksud semua ini, Ketill, ha?
Paus itu terdampar di lahanku!
Kau harus membagikannya!
Ini hadiah dari Dewa!
Ini dikirim untukku. Apa lagi artinya?
Apa kau sudah gila, hmm?
Dewa telah memilihku.
Kau tidak peduli jika semua orang mati.
Aku Raja disini ! Aku memutuskan siapa yang kelaparan.
Kau takkan bisa, dasar pembunuh!
Jadi, mereka saling bunuh di atas Dewa kita!
Tidak!
Anakku!
Kemari! Ubbe! Pergi!
Frodi !
Torvi !
Cepat!
Ke perahu!
- Cepat! - Pergi! Pergi!
- Kau terluka. - Tidak, tak masalah.
Frodi !
Kembali !
Kembali !
Cepat! Naik ke perahu!
Cepat!
Mau ke mana?
- Naik perahu! - Tidak, aku tidak bisa.
Kita tidak punya makanan, tak ada air, tak ada apapun!
Jangan takut!
Semua akan baik-baik saja!
Bergegas! Bergegas!
Bagaimana nasib kita?
Semua akan membaik, dan segala hal akan membaik!
Lihat aku.
Aku Raja Greenland.
Berbahagialah! Berbahagialah!
Berbahagialah.
Selamat atas promosimu.
Terima kasih.
Kita masih bisa berhubungan.
Apa?
Setelah menikah. Kenapa tidak?
Harald mempercayaiku. Aku selamatkan hidupnya.
Dan hal pertama yang kau lakukan adalah mengkhianatinya?
Kau tidak mencintainya.
Ini jebakan.
Sudah kubilang, ini jebakan.
Sudah kubilang.
Siapa itu?
Pangeran Dir,
Tentara Kiev tunduk padamu.
Dan menawarkanmu, dan Pangeran Igor.
Cinta dan kesetiaan kami, mulai hari ini dan seterusnya.
Dengan Rahmat Tuhan.
Terima kasih.
Dengan Rahmat Tuhan. Amin.
Mereka datang ke suatu tempat bernama Golgota,
yang berarti, "Rumah tengkorak"
Di sana, mereka menawarkan anggur kepada Yesus.
yang dicampur empedu.
Tapi setelah mencicipinya, Dia menolak meminumnya.
Saat mereka telah menyalibkannya.
mereka melepas, hampir seluruh pakaiannya.
Di atas kepalanya, mereka tulis tuduhan terhadapnya.
"Inilah Yesus, Raja bagi Yahudi."
Mereka yang lewat menghinanya,
Menggelengkan kepala dan berkata,
"Turun dari salib, kalau kau memang Putra Tuhan."
Di jalan yang sama, Pemimpin dan Para Tetua mengejeknya.
"Dia selamatkan orang lain," katanya. "Tapi Dia tak bisa selamatkan dirinya.
Dia itu Raja Israel.
Biarkan dia turun dari salib,
dan kami akan mempercayainya."
Dia percaya kepada Tuhan.
Biar Tuhan menyelamatkannya, Jika Dia menginginkannya.
Karena Dia berkata,
"Akulah Putra Tuhan."
"Akulah Putra Tuhan."
"Akulah Putra Tuhan."
Saudaraku.
Mari kita hidup dalam damai.
Mari kita hidup atas keinginan Tuhan.
Mari kita bicara..
dan mengesampingkan perbedaan kita.
Igor. Aku menyayangimu seperti anakku.
Dan kau, Ivar. Kuanggap saudaraku.
Jangan percaya dia.
Dia tidak percaya soal cinta.
Ini lelucon, dia berbohong.
Demi Tuhan,
Demi Kasih Tuhan,
Untuk yang disucikan,
Mari kita hidup dalam damai dan cinta, kumohon.
Saudaraku,
Tuhan melihat isi hati kita.
Mari kita saling mencintai.
Itu saja permintaanku.
Oh, saudaraku dalam Kristus.
Hanya itu permintaanku.
Tidak lebih.
Ambil busur dan panah ini, lalu bunuh pamanmu.
Jangan jadi orang cacat lagi.
..untuk memaafkan satu sama lain.
Entahlah.
Mungkin, dengan caranya sendiri.
Dia memang menyayangiku.
Jika kita tidak membunuhnya, kau takkan pernah bebas.
Aku menyayangimu, kau tahu itu.
Biar aku membantumu.
Aku menawarkan diriku, terserah padamu.
Tidak, tidak, tunggu.
Biar aku membunuhnya.
Biar aku yang lakukan.
Jangan, Igor.
Jangan dirimu!
Jangan!
Maafkan aku.
Bapa, ampuni mereka.
Karena mereka tidak tahu perbuatannya.
Kau datang.
Aku mendo'akanmu dan Ingrid agar bahagia.
Dan kau tidak ikut, dalam pernikahan ini?
Tidak.
Aku tidak bisa menikahimu.
Aku tidak mengerti.
Di dalam hatiku, Aku masih menikahi Bjorn.
Sekarang, aku harus pergi.
Kemana kau pergi?
Bersama kasihku.
- Gunnhild. - Biarkan dia.
Biarkan dia.
Aku pergi sekarang, untuk bertemu Bjorn,
Di Valhalla.
Di Valhalla.
Jadi, kita selamat. Itu yang terpenting.
Tapi, kemana tujuan kita?
Saat ini, terserah angin dan ombak membawa kita.
Kita tidak tahu, di mana kita berada.
Dan kita tidak punya batu matahari.
Dan kita tidak punya makanan.
Kita akan temukan makanan.
Tapi kita tidak punya air.
Jika kita tidak punya air, kita juga bisa mati.
Tuhan pasti memberi.
Kuharap, aku bisa percaya Tuhanmu.
Di mana kau belajar bertarung seperti itu.
Apa?
Kau pendeta.
Kau seorang Seminari, menjadi seorang Misionaris.
Itu katamu.
Dan siapa yang mengajarimu menggunakan senjata?
Di mana kau belajar bertarung seperti pejuang?
Aku berlayar ke Byzantium.
Aku diajari oleh petarung terhebat di dunia.
Di mana Byzantium?
Tempat di mana Kaisar memerintah.
Kenapa mereka mengajarimu bertarung?
Biar aku bisa melayaninya, sebagai pengawal, tentu saja.
Dia selalu memilih Viking untuk jadi pengawalnya.
Kau bilang, kau Pendeta Saxon.
Tidak, aku berkata benar bahwa Othere adalah Pendeta Saxon.
Aku mengambil identitasnya.
Dan aku mengambil keyakinannya.
Kau telah bohong dan bohong, temanku Othere.
Aku hanya mengatakan kebenaran.
Tak ada yang suka kebenaran.
Mereka hanya dengar, apa yang ingin mereka dengar.
Kebenarannya adalah kita mungkin akan mati.
Apa itu salahku?
Tidak.
Tidak, itu salahku.
Aku percaya kisahmu.
Lihat.
Aku tidak percaya itu.
Terkadang, kau harus percaya.
Tadahkan!
Tadahkan hujannya!
Dan ini seperti hujan yang turun dari surga.
Oh!
Pangeran Igor.
Jadi, apa rencanamu, Ivar?
Entahlah.
Tergantung.
Pada apa?
Padamu.
Kau tahu itu.
Tapi aku sudah di sini, bersama keluargaku.
Jadi, mereka lebih penting dariku.
Maafkan aku.
Jangan khawatir.
Aku punya ambisi lain.
Apa itu?
Beberapa urusan yang belum usai.
Jangan khawatirkan aku.
Hmm?
Maka aku senang,
kalau kau tidak salahkan aku.
Bagaimana bisa aku menyalahkanmu?
Karena aku sedang hamil anakmu.
Dengar, semuanya. Semuanya! Dengarkan.
Kita telah menggulingkan, Seorang Tiran..
yang ambisinya hanya menjadi Raja bagi Rus.
Oleg adalah saudaraku.
Meskipun begitu,
Aku tidak bisa biarkan itu terjadi di negeriku!
Aku juga tak bisa biarkan itu menimpa ponakan mudaku, Igor.
Pewaris sah tanah ini !
Tapi semua itu, tidak bisa terwujud
tanpa campur tangan, dua saudara Viking kita.
Kami salut pada kalian.
- Skol.. ! - Skol.. !
Kau ingin tinggal di Kiev?
Kau mau?
Oh, tidak.
Katia hamil anakku.
- Anakmu? - Ya.
Anakku.
Tapi aku tahu, dia ingin aku pergi.
Jadi, kau mau ikut denganku?
Ke mana?
Kita tidak tahu yang terjadi di sana sejak Bjorn mati.
Dan kita akan mencari tahu.
Kenapa kau bimbang?
Kenapa kau bertanya?
Kau tahu kita ditakdirkan untuk bersama.
Terdengar seperti, kau ingin membunuhku atau sebaliknya.
Hmm.
Hmm.
Semoga Tuhan memberkatimu dan menjagamu hari ini
dan hari-hari seterusnya, Temanku.
Selamat tinggal, Ivar.
Aku janji anak kita akan diberkati
dan tak ada lagi selain itu.
Dan aku pastikan, dia tahu..
bahwa Ayahnya adalah Ivar The Boneless.
Seorang Raja,
dan Pria hebat.
Katamu, kau mencintaiku, Ivar. Nyatanya kau tidak.
Kau mencintai istrimu, Freydis.
Dalam pikiranmu kau bingung antara aku dan dia.
Tapi aku bukan dia,
dan aku akan mengecewakanmu, saat kau menyadarinya.
Itu mengapa, kau harus pergi.
Ivar!
Ivar!
Mereka bilang kau akan pergi.
Tidak boleh. Aku tidak akan mengizinkannya.
Aku pemilik semua negeri. Aku punya seluruh langit.
Tapi kau tidak bisa memilikiku.
Jadi benar.
Kau akan pergi.
Kau bukan anak kecil lagi.
Hanya seorang pria yang bisa menjadi Raja.
Dan seorang pria harus mengesampingkan hal kekanakan,
dan dia harus belajar untuk berdiri di atas kakinya sendiri.
Semua orang di sini menyayangimu.
Aku takkan pergi jika kurasa kau belum aman.
Kau aman.
Dan kau akan menjadi Raja.
Ayo pergi.
Kau sudah berubah.
Kita tidak benar-benar berubah, kita hanya berpikir yang seharusnya.
Aah, Kau sudah berubah.
Penyunting Bahasa: Mas Pras
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.