Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Pelanggan Berlimpah.
Ini, nomor 35. Makanannya sudah siap.
Ada apa? Kenapa kau belum mengantar makanannya?
- Kenapa? - Ganti dalu, baru aku antar.
Baik, akan aku ganti.
Selamat siang.
- Boksmu lepas. - Terima kasih.
Chinese Fighting Man
subtitle by rhaindesign Palu, 20 Desember 2020
- Ada yang tabrakan. - Ada yang tabrakan.
Apa kau baik-baik saja?
kau mau apa?
kau mau kabur setelah menabrak mobilku?
motorku saja masih di sana, aku bisa lari ke mana?
asal tahu saja,
Orang-orang seperti kamu yang mengacaukan kota ini!
semua orang melihatnya.
aku mau lurus, dia belok kiri.
apa yang kau bicarakan? dengar baik-baik!
kau menabrak mobilku, kau harus ganti rugi!
- Bicara baik-baik, Jangan main kasar. - Kenapa kalau aku main kasar?
Kenapa kalau aku main kasar?
Asal tahu saja, Pengantar barang seperti kalian
Berkeliaran di kota ini seperti lalat tanpa kepala.
- Siapa yang kau sebut lalat? - Kau!
Bagus!
Kau mengajak berkelahi?
Berkelahilah di sana!
kau kejam sekali.
burungku!
Sangkarku!
- Jangan berkelahi! - Bangun!
- Akan kuhajar kau! - Jangan berkelahi.
- Kalian masih mau berkelahi? - Hentikan.
Bangun!
Kenapa masih berkelahi? Berhenti!
Apa ada lagi yang terasa sakit?
Berdiri!
Berdiri! Lihat ada siapa!
Beraninya kau melawanku!
Berdiri!
Bangun.
- Pelan-pelan. - Jangan pura-pura!
- Pelan-pelan. - Jangan pura-pura!
Dia mencoba mencekikku!
- Apa yang terjadi? - Pak Polisi.
Aku mengendarai skuter dan mau lurus.
Lalu, aku menabrak mobilnya karena dia mendadak belok kiri.
- Jangan dengarkan dia. - Diam! Asal tahu saja.
Kau berhak untuk tetap diam.
Tapi semua ucapanmu bisa digunakan untuk melawanmu di pengadilan.
Silakan bicara.
Bagaimana denganmu?
Dia datang kemari untuk mencegah mereka berkelahi.
Baiklah.
Kau, Cepat pindahkan mobilmu.
Kalian bertiga, ikut aku ke kantor polisi.
Pak Polisi, kembali! Mereka merusak sangkarku
- dan burungku terbang, Bagaimana nasibku? - Begini saja.
Mobilku punya empat kursi, Ayo ikut bersama.
Baik, Ayo pergi.
Berapa umurnya?
Enam tahun.
Apa kata dokter keluargamu?
Dokter meminta kami memberinya perawatan paliatif
dan melihat apa dia bisa sembuh sendiri.
Belakangan ini, batuknya parah sekali.
Kadang, dia bahkan sulit bernapas.
Dengar. Anakmu mengidap anomali vena paru balik parsial
serta defek septum atrium.
Penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal.
Menurut hasil pemeriksaan kami,
kondisinya sekarang lebih parah, Dia harus menjalani operasi.
- Apa itu satu-satunya cara? - Vena abnormal sudah membengkak.
Dia tidak bisa sembuh tanpa operasi.
Jika makin parah, dia akan mengalami kesulitan bernapas.
Jika tidak dioperasi dan dia terkena hipertensi paru,
bukan hanya risiko operasi yang meningkat,
hasilnya juga tidak akan bagus.
Pak, katakan apa kerugianmu.
Burungku terbang.
Itu jenis burung lark.
Dia memang tidak akan kembali padaku.
Tapi bagaimana dengan sangkarku?
Usianya sudah berabad-abad.
Itu terbuat dari kayu Phoebe zhennan.
Apa kau tahu itu?
Tahun lalu, Panjiayuan mau beli dariku seharga 120.000 dan aku tolak.
Pak tua, dengarkan aku. Jangan bohong.
Di dekat rumahku ada berbagai macam kayu.
Memang kau bisa ganti kandang burungku dengan kayu apa?
Asal tahu saja.
Kau mungkin bisa menggantinya jika punya tambang.
Baik, Sebaiknya kalian keluar dulu.
Aku akan bicara dengan mereka.
Hanya kami berdua?
Tentu.
- Kemari, Pak. Lewat sini. - Kau terlalu kasar!
Dasar bodoh.
Kau pikir kau siapa?
Kenapa bertengkar dengan mereka?
Kalian bisa menyelesaikannya secara damai.
Kau memukulinya, Sebaiknya bayar saja dia.
Jika tidak bayar, Kemudian dia melakukan visum,
kau akan ditahan setidaknya 15 hari. Coba pikirkan.
Kak Li.
Seharusnya kau tidak berkelahi dengan pria itu.
- Berapa biayanya? - Untuk mobil dan orang tua itu,
sepuluh ribu.
Kalau begitu, penjara saja kami.
kau pikir ini lelucon?
Jika kalian sampai punya catatan kriminal,
nantinya kalian akan sulit mencari kerja.
- Akan aku bayar. - Bagus, Kalau begitu beres.
Bagus untuk semua orang.
Ibu, operasi itu apa?
Operasi oleh dokter
itu seperti...
Seperti kau mengganti baterai mobil mainan yang habis daya.
Setelah operasi,
tenagamu akan pulih kembali.
Kemudian kau bisa lari secepat yang kau mau, paham?
Anak baik.
Pak, kedua pemuda ini sudah minta maaf padamu.
Sisa uang mereka tinggal 1.000.
Bisakah kau berbaik hati dan melepaskan mereka?
Aku harus berbaik hati
dan melepaskan mereka?
Kalau begitu aku akan bilang ini.
Kalian datang ke Beijing untuk mencari nafkah.
Aku tahu itu sulit bagi kalian.
Tapi Beijing itu tempat seperti apa?
Ini kota kuno, kan?
Banyak barang berharga di sekitar kita.
Jika merusak barang, bukankah kalian harus ganti?
Pak Polisi, jika hari ini aku mengambil 1.000 ini,
maka pikiranku terlalu sempit.
Jika tahu kita harus bayar mahal,
seharusnya aku berbaring saja dengan mulut berbusa.
Aku bisa kejang-kejang jika belum cukup, Mungkin aku malah dapat uang.
Aku bisa mengeklaim asuransi kecelakaan kerja.
Kenapa kau tidak kejang-kejang?
Aku akan ganti uangmu setelah terima gaji bulan ini.
Aku yang memukulnya, Kenapa kau harus ganti?
Apa kau pikir kau begitu hebat?
Kau berkelahi sampai mengganti rugi demi orang lain?
Asal tahu saja, Li An Quan.
Dokter bilang,
akan sangat berbahaya buat Duo duo jika dia tidak diobati tepat waktu.
Ayah, lihat pesawatku.
Ayo, Duo Duo, Ayah temani kau main.
Apa kau punya perasaan?
Bagaimana kau bisa membayar biaya pengobatan Duo Duo?
Aku mau berubah menjadi pesawat terbang.
Kau kenapa? seperti hantu, bikin aku takut.
Aku lsgi bicara denganmu, Apa kau tuli atau bisu?
Kapan operasinya dilakukan?
Jika punya uang, kita bisa melakukannya besok.
- Berapa biayanya? - Kata dokter, setidaknya 200.000.
Jangan cemas soal biayanya.
Dengan kondisi kita, aku sebagai pengasuh dan kau kurir makanan,
kapan kita bisa mengumpulkan 200.000?
Kita sudah di sini selama tiga tahun dan hanya mendapat 50.000.
Hari ini, kau memberikan 10.000.
Kalau begitu, pikirkan solusinya. Pelan-pelan saja.
Terus saja ikut campur urusan orang dan uang akan datang padamu.
Duo Duo, ayo. Kita ke kamar mandi
lalu bersiap untuk tidur.
Ayo, Pakai sandalmu.
Pengiriman Tuan Tuan
Bulan ini,
ada 123 komentar buruk
dan terlambat 239 kali.
Apa kalian mau menghancurkan perusahaanku?
Begini saja. Mulai bulan depan,
pegawai terburuk akan dikeluarkan.
Orang di peringkat terakhir harus mengundurkan diri.
Bubar semuanya.
Li An Quan, tetap di sini.
Dia lagi emosi, Hati-hati.
Kau mau apa?
Aku mau apa?
Sebelumnya, kau memperbaiki rak sepatu.
Terakhir kali, kau mencari penutup lubang got.
Kali ini, kau dipanggil ke kantor polisi karena berkelahi.
Tidak masalah bagiku jika kau mau menjadi pahlawan.
Tapi aku dapat komentar buruk dan komplen karena suka ikut campur,
sekarang aku terlibat.
Asal tahu saja.
Jangan pikir kau tidak akan dipecat karena kita sekampung.
Aku akan menjadikanmu contoh.
Jangan, Kak Wang.
ayo duduk dulu.
Ayo, minum air.
Aku marah sekali padamu.
Pekerjaan ini sangat penting bagiku, Aku akan lebih berhati-hati lain kali.
Belakangan ini, perusahaan mau memilih kepala bagian dari tim pengantar.
Aku sudah merekomendasikanmu.
Aku...
- Apa menjadi kepala bagian itu sulit? - Tentu saja.
Yang paling penting,
kau harus berhasil dahulu dalam pengantaranmu.
Benar.
Jika tidak bisa menjadi kurir pengantar yang baik,
bagaimana bisa menjadi kepala bagian, betul kan?
Jangan main-main denganku.
- Sekarang aku mau pergi kerja. - Silakan.
Harus lebih hati-hati.
Halo.
Gawat jika ada orang yang tahu soal ini.
Apa menurutmu semua orang kaya seperti kita?
Mereka tidak akan menghitung berapa jumlah udangnya.
Kak Li, ayo cicipi ini.
Berhentilah melakukan itu, Apa kau tidak merasa bersalah?
Kau selalu bersikap baik.
makanya aku menawarkan udang, malah dapat komentar buruk.
Apa kau tahu lowongan kerja lain?
Kau bekerja 14 jam sehari, Masih mau bekerja paruh waktu?
Keluargaku sangat membutuhkan uang.
Kau bisa menjadi sopir bayaran.
- Aturan mengemudi mabuk makin ketat. - Makananmu sudah siap.
- Terima kasih. - Pelanggan kami
selalu minta sopir bayaran setelah makan.
Sopir bayaran?
Bagus.
Lumayan.
Aku pergi dahulu.
Baik, Hati-hati.
Saat makan udang,
kau harus mengisapnya seperti ini.
Benar.
Pesawat ini terbang sangat cepat.
Cepat tangkap. Ayo, ulangi lagi.
Baiklah, Duo Duo. Berhenti bermain, Ayo mandi dulu.
Ayo.
Lihat? Rumah ini tidak kepanasan di musim panas.
Stasiun kereta api berada tepat di sampingnya.
Ini rumah termurah yang ada di Beijing dengan kualitas seperti ini.
Lihat dapurnya dan tempat itu.
Lihat televisi ini.
Lihat.
Lihat ranjang besar ini.
- Ini cukup untuk kalian berdua. - Bagaimana? Lumayan, 'kan?
Bagus!
- Kalau begitu, sepakat! - Baik.
Permisi, Kami masih tinggal di sini.
Kenapa kau membawa mereka kemari?
Sewanya 2.000 sebulan terlalu mahal untukmu.
Aku bisa apa?
Aku mau membawa Duo Duo kembali ke kampung.
apa yang kau bicarakan?
Coba pikirkan.
Sewa kita 2.000 per bulan. Biaya makan kita sekitar 3.000.
Lalu, kita harus kirim 1.500 ke kampung.
Jika perhitungannya begini, tiap bulan kita bisa nabung berapa?
Jika begini terus, kapan kita punya cukup uang untuk operasi?
Sudah kubilang, Aku akan mengurus uangnya.
Jangan cemas soal itu.
Kita harus kembali cepat atau lambat.
Sebaiknya kita kembali sekarang.
Asal tahu saja.
Bukan hanya Duo Duo akan dioperasi di sini,
dia juga akan belajar di sini. Paham?
Apa bagusnya sekolah khusus anak pegawai di Beijing?
Sekolah itu lebih bagus dari sekolah di desa kita.
Tidak peduli Beijing sebagus apa, itu bukan milik kita.
Jadi, itu milik siapa?
Milik orang-orang cerdas, berpendidikan, dan kaya.
Maksudmu, aku tidak berguna?
Bukan.
Li An Quan.
Apa kau pikir kau begitu tangguh?
Kalau begitu, tinggal saja di sini dan bermimpi.
- Jadilah kurir selamanya. - Asal tahu saja, Liu Ping.
Aku tidak akan jadi kurir selamanya, Apa kau dengar?
Baiklah, Terserah apa katamu.
Tapi ingat.
Aku sudah muak dan cukup menderita.
Aku tidak mau menyewa rumah lagi.
Aku tidak mau sering berpindah-pindah.
Aku tidak mau berjejal naik bus umum lagi!
- Maksudmu, aku tidak berusaha? - Jangan bertengkar!
Ini makananmu, Bos.
Ini antaran terakhir.
- Apa maksudmu? - Kini semua orang memakai ponsel.
Siapa yang mau beli koran?
Penjualan kami kurang bagus, Kini kota mau usir kami.
Orang tuaku di rumah juga makin tua.
Lagi pula, aku tidak bisa tinggal di sini.
Sebaiknya aku pergi sekarang.
Mereka akan merobohkan kios koran ini?
Mereka sudah memberikan pemberitahuan.
Tapi kurasa mereka tidak akan merobohkannya secepat itu.
Duo Duo.
Jika sudah sampai rumah bibimu,
jangan lupa mendengarkan Ibumu.
Kau harus menjaga kebersihan dan bersikap sopan, ya?
Apa Ayah tidak akan ikut kami?
Ayah tidak ikut.
Ayah akan tinggal di asrama karyawan.
Duo Duo, kita harus pergi sekarang.
Ayo, bawa pesawatmu.
Pesawatnya terbang jauh.
Masuk ke mobil, Hati-hati.
- Pesawatnya juga masuk ke mobil. - Satu, dua, tiga.
Perusahaan Jasa Pindahan Qianlima
Duduk yang benar.
- Kita mau berangkat sekarang. - Kita berangkat sekarang.
Duduk yang benar juga, pesawat.
Aku akan menjemputmu setelah menemukan rumah.
Aku sedang bicara padamu.
Apa kau senang akan tinggal bersama bibimu?
Kini pesawatnya mau terbang.
Pesawatnya mau terbang.
Kita mau terbang sekarang. Duduk yang benar atau nanti jatuh.
Kau juga harus duduk yang benar atau nanti terjatuh.
Ayo, Pakai sabuk pengamanmu.
Pakaikan sabuk pengaman untuk pesawat.
An Quan, kami pulang dahulu.
Halo, apa kau pemilik nomor telepon yang berakhiran 1488?
Aku tidak pesan antaran makanan, Aku baru saja makan.
Maaf, Aku lupa memakai seragamku.
Kau luar biasa.
- Apa kau ini bunglon? - Bukan.
- Di mana mobilmu? - Yang itu.
Baik, Ayo.
Ayo.
Ayo. Tiup lilinnya. Satu, dua, tiga.
Duo Duo, ini hadiah dari Bibi. Apa kau menyukainya?
Terima kasih, Bibi.
Sama-sama.
Kakak.
Kapan Duo Duo akan dioperasi?
Kami akan mengoperasinya jika kami punya cukup uang.
Kakak ipar, apa kegiatanmu belakangan ini?
Aku mengantar makanan di pagi hari dan menjadi sopir bayaran di malam hari.
Apa mungkin bekerja seperti itu?
Aku kurang tidur, Aku lelah setiap hari.
Berapa penghasilanmu per bulan dengan bekerja seperti itu?
- Kurang dari 20.000. - Itu lebih dari penghasilan kita.
Bagaimana jika aku berhenti dan menjadi kurir pengantar juga?
Jangan bercanda.
Pasti merepotkan bagi kalian membiarkan kakakmu dan Duo Duo tinggal bersama.
Izinkan aku bersulang untuk kalian sebagai bentuk syukur.
Kakak ipar, kita adalah keluarga. Jangan menjadi orang asing.
Baik, aku ada pekerjaan. Nikmati makanannya. Aku pamit dahulu.
- Hati-hati. - Baik.
Teruskan makan kalian.
Ayam.
- Minta bonnya. - Baik, tolong tunggu sebentar.
Pelan-pelan saja. Jangan bekerja terlalu keras.
Jika uang kita kurang,
aku bisa meminjam uang dari Liu Li.
Kita operasi Duo Duo dahulu, lalu perlahan melunasinya kembali setelah itu.
Mereka baru beli rumah, Ada pinjaman. Mereka tidak punya uang untuk dipinjamkan.
- Halo, totalnya 364. - Berapa?
Kau bisa bayar di sini.
Aku berangkat dahulu, Jangan lupa bungkus makanannya.
Aku tahu harus apa.
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Pengantar terbaik bulan ini adalah
Wang Zhong Hou!
Nilainya 98!
Hadiahnya adalah 2.000.
Ambillah!
Semoga semua orang bisa lebih baik bulan depan.
- Paham? - Paham!
Kenapa kalian kurang semangat?
Ayo!
Apa moto kita?
Sopan!
Apa sumpah kita?
Kecepatan!
Itu bagus, Bubar semuanya.
Ada masalah?
Tidak ada.
Lihat dirimu.
Kau hanya perlu dua poin lagi.
Kini 2.000-mu hilang.
Apa kau menjadi pahlawan lagi?
Makananku dicuri kemarin.
Jadi, aku dapat dua komentar buruk lagi.
Siapa pelakunya?
Anggota kita sendiri.
Anggota...
Apa kau dengar ucapanku?
Kita membeli rumah ini untuk mendapatkan privasi.
Kini malah menjadi asrama.
Katanya hanya beberapa hari, Tapi mereka sepertinya tidak akan pergi.
Aku bisa apa? Dia kakakku, Mana mungkin kubiarkan dia hidup di jalan.
Aku tidak peduli dia tinggal di mana, Dia tidak bisa tinggal di sini.
Kenapa bilang begitu? Bagaimana jika itu kakakmu?
Kakak perempuanku? Dia tidak akan mengganggu kita seperti ini.
Kau!
Ayo, Makan dagingnya.
Aku punya teman yang membuka spa refleksologi kaki di Foshan.
Katanya aku bisa dapat lebih dari 10.000 per bulan.
Dia memintaku bekerja untuknya.
Apa yang akan kau lakukan? Pijat kaki orang lain?
Memijat kaki orang lain lebih baik daripada menjadi pengasuh di Beijing.
Kau tahu betapa sulitnya berurusan dengan pria tua itu?
Aku harus memasak tiga kali sehari dan harus membawanya keluar.
Serta...
Serta apa? Katakan padaku.
Aku harus memandikannya.
Pria tua itu memintamu memandikannya.
Benar, kan?
Ayo. Bawa aku ke rumah pria tua itu.
Dia mau mandi, kan? Akan kubantu.
Jangan khawatir. Setelah kumandikan,
dia pasti tidak mau mandi lagi selama setahun.
Ayo. Berangkat. Cepat sedikit.
Ayo jalan.
Aku mau ke Foshan bersama Duo Duo.
Apa katamu?
Aku mau ke Foshan bersama Duo Duo.
Jika mau pergi, kau bisa pergi besok.
Duo Duo harus tetap di Beijing.
Aku ibunya, Dia harus ikut denganku.
Bukan hanya Duo Duo akan dirawat di sini,
dia juga akan sekolah di sini, Paham?
Apa kau mau dia tinggal dengan orang lain lagi?
atau tinggal di asrama karyawan denganmu?
Inikah kehidupan terbaik yang mau kau berikan padanya?
Lebih baik daripada kau mengajaknya memijat kaki orang lain.
Duo Duo.
Ayo.
Ayo.
Ayah.
Ayah.
Asal tahu saja, Liu Ping.
Beijing punya perawatan jantung terbaik.
Coba pikirkan.
Ayo jalan.
Duo Duo, jangan lupa.
Di rumah, patuhi ayahmu.
Di taman kanak-kanak, patuhi gurumu.
Ibu, tidak bisakah kau tetap di sini?
Selamat pagi, Guru.
Selamat pagi.
- Selamat pagi, Guru. - Selamat pagi.
Ibu juga tidak tega meninggalkanmu.
Begini saja.
Setelah Ibu mendapatkan cukup uang untuk operasimu,
Ibu akan segera kembali, ya?
Kembalilah lebih awal, ya?
Secepatnya.
Ibu akan kembali secepatnya.
Masuklah.
Masuklah.
Duo Duo, kau sudah datang.
Sini.
Sini.
Ayah, kamarnya bocor.
Bagaimana jika
Ayah membuatkan perahu untukmu?
Baik.
Ayah Hebat.
Ayah bisa lap sendiri.
Duo Duo, nanti Ayah jemput jam empat.
Lalu, kau bisa ikut Ayah saat mengantarkan makanan.
Kita makan malam jam tujuh malam.
Setelah makan malam, kau bisa menonton kartun.
Lalu, Ayah akan bekerja sebagai sopir bayaran, oke?
Sopir bayaran itu apa?
Sopir bayaran berarti Ayah menjadi sopir orang lain.
Ayah, Liu Zi Yang dari kelasku pergi ke Sarang Burung.
Apa ada banyak burung di Sarang Burung?
Tidak banyak burung di sana.
Sarang Burung adalah Stadion Nasional kita.
Olimpiade 2008 kita diadakan di sana.
Aku mau pergi ke sana juga.
Baik. Ayah akan mengajakmu ke sana akhir pekan ini, ya?
Akhir pekan itu kapan?
Ini hari Senin, Akhir pekan masih lima hari lagi.
Kenapa lama sekali?
Tidak lama.
Lihat, Lima hari akan berlalu
dalam sekejap mata.
Ayo.
Pergilah ke sekolah, Anak baik.
Terima kasih sudah merawatnya, Guru.
Setiap hari aku bangun jam tujuh pagi dan antar putriku ke sekolah jam 07.40.
Duo Duo, bangun. Kita hampir terlambat. Cepat.
Lalu, aku harus menjemputnya pukul 16.00.
Untuk mengganti waktu yang hilang,
aku harus lebih cepat dari semua orang.
Aku harus selesaikan setidaknya 60 order setiap hari di bawah 10 menit per order.
Nomor 18, makananmu sudah siap.
Aku harus mengenal setiap klien di setiap distrik dan gedung.
Aku tahu toilet mana yang tidak mengantre.
Aku tahu toko mana yang antreannya panjang.
Aku bahkan ingat durasi setiap lampu lalu lintas.
Aku harus sangat tepat waktu agar bisa selalu tepat waktu.
Setelah jam delapan malam,
aku harus menjadi sopir bayaran selama dua jam.
Ini waktuku yang paling santai sepanjang hari ini.
Aku duduk di kursi sopir.
Aku tidak perlu lari.
Aku juga bisa melihat pemandangan malam kota.
Duo Duo!
Duo Duo!
Duo Duo!
Duo Duo!
Duo Duo!
Duo Duo!
Duo Duo!
Apa kalian lihat gadis setinggi ini mengenakan gaun merah?
Aku tidak lihat, Mungkin kau bisa cari di sana.
Duo Duo!
Duo Duo.
Duo Duo.
Apa kalian melihat gadis setinggi ini mengenakan gaun merah?
- Tidak. - Kami tidak melihatnya.
Duo Duo.
Duo Duo.
Minumlah pelan-pelan.
Jangan minum kebanyakan dan sebaiknya malah tidak diminum.
Minuman berkarbonasi.
Jika diminum terlalu banyak, gigimu nanti hitam dan jelek, oke?
Gadis kecil, bisa beri tahu aku di mana rumahmu?
Di mana rumahmu?
- Di sana. - "Di sana" itu luas.
"Di sana" itu di mana?
Asal tahu saja, Nak.
Jika ayahmu tidak datang menjemputmu,
aku harus mengantarmu ke kantor polisi.
Ayah akan menjemputku.
Aku rasa
uang lebih penting bagi ayahmu.
Kau cemberut.
Apa kau sekarang marah padaku?
Duo Duo.
Duo Duo.
- Duo... - Lepaskan dia!
- Kau mau apa? - Dia putriku.
Nak, jangan takut.
Apa dia ayahmu?
Dia benar-benar ayahmu?
Bukankah sudah Ayah suruh...
Bukankah sudah Ayah suruh jangan ke mana-mana.
Jika kau memarahinya lagi, aku akan menelepon polisi.
Sulit kupercaya. Jika kau terlalu sibuk untuk merawatnya, bawa dia kemari.
Aku bisa menjaganya untukmu. Apa yang kau pikirkan?
Jangan takut, Nak.
Baiklah.
Sekarang bawa dia pulang.
Mari kita pulang.
- Terima kasih, Pak. - Jangan berterima kasih! Enyahlah!
Jangan coba-coba memarahinya.
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Ayah, bisakah kau mengajakku ke Sarang Burung hari ini?
Bisakah kau ikut Ayah kerja hari ini?
Ayah janji mengajakku ke Sarang Burung akhir pekan ini.
Ikut kerja bersama Ayah
dan Ayah akan mengajakmu jalan-jalan setelah itu.
Ini lebih seru daripada pergi ke Sarang Burung.
Benarkah?
Coba saja dan kau akan tahu.
Ayo.
subtitle by rhaindesign Palu, 20 Desember 2020
Ayo, Duo Duo. Naik.
Berdiri dengan benar. Ayo siap-siap berangkat.
Ayo berangkat!
Ayo.
Duo Duo, apa Beijing terlihat cantik?
Ya.
Ayah, apa aku seperti pesawat terbang?
Kau persis seperti pesawat terbang.
Pesawat Duo Duo akan terbang sekarang, Apa kau siap?
- Aku siap. - Baik, Ayah akan mengebut!
Halo, ini makananmu.
Kau mengirimnya dari Hebei atau apa kau jalan kaki kemari?
Maaf, Terjadi sesuatu.
Kami mengirim makanan dari restoran.
Bukan dari Hebei.
Gadis kecil, berapa usiamu?
- Enam tahun. - Enam tahun?
Gadis kecil, terima kasih sudah mengantarkan makananku.
- Ayo berpamitan padanya. - Bibi, selamat tinggal.
Selamat tinggal.
Aku minta maaf.
Ayo.
Ada apa, Duo Duo?
Anak baik, Ayo jalan.
Ayah, biar kubantu.
Ayo!
Terima kasih.
Ayo.
Makanlah, Duo Duo.
Makanlah, Ayah.
Ayah tidak lapar, Kau makan saja.
Kau tahu siapa yang membelikan makanan ini untuk kita?
- Ayah yang beli. - Bukan.
Seorang bibi baru membelikan ini untuk kita.
Kita bertemu banyak bibi hari ini.
Apa kau datang dari Hebei?
Apa kau ingat dia?
Kenapa dia membelikan kita makanan?
Karena kau terlalu manis.
Jadi, dia bahkan memberi Ayah 50.
Kalau begitu, setelah ini aku akan ikut Ayah kerja setiap hari.
- Itu tidak baik. - Kenapa tidak?
Karena kita harus mendapat uang dari kerja keras kita,
bukan dari rasa kasihan orang lain.
Halo, ini siapa?
Mohon tunggu sebentar. Aku akan bergegas.
Baik, Silakan.
Jalan Jianguo 35.
Menara Lixiang lantai 21.
Kamar 2109, Tuan Lin. jam tiga besok.
Baik, Terima kasih.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Ayah, apa ujian besok sulit?
Entah itu sulit atau tidak, Ayah hanya tahu ini sangat penting.
Sepenting apa?
Amat sangat penting.
Apa yang akan terjadi jika Ayah lulus ujian?
Jika lulus, Ayah tidak perlu mengantar makanan lagi.
Lalu Ayah akan kerja apa?
Jika tidak mengantar makanan,
Ayah akan memiliki kantor.
Lalu Ayah hanya perlu duduk di kantor setiap hari.
Bisakah Ibu kembali setelah itu?
Ya!
Bagus! Ibu bisa kembali sekarang!
Kau senang sekali saat kita membahasnya.
- Kau kejam sekali, Apa kau kejam? - Tidak!
Kau kejam sekali!
Saat Ayah masuk untuk wawancara, kau duduk diam di sini, ya?
Baiklah, aku tahu. Ayah sudah mengatakannya 800 kali.
Song Ge.
Ayah, apa kau gugup?
Gugup? Ayah tidak gugup.
Tidak perlu gugup, Baju ini terlalu ketat.
Saat Ayah masuk untuk wawancara, kau duduk diam di sini, ya?
Baiklah, aku tahu. Ayah sudah mengatakannya 801 kali.
Tolong perkenalkan dirimu dahulu.
Aku Li An Quan.
Tahun ini usiaku 36 tahun.
Aku dari Provinsi Jilin, Kota Jilin.
Aku sudah mengantar makanan di Beijing selama tiga tahun.
Kini, aku kurir pengantar tertua di tim kami.
Sebelum menjadi kurir pengantar, apa kau punya pekerjaan lain?
Aku pernah menjadi petugas damkar.
Setelah kontrak berakhir, aku menjadi satpam.
Sebelumnya, aku seorang sopir truk.
Aku juga pernah kerja di restoran di kampungku.
Aku sudah memeriksa datamu.
Rata-rata kau dapat dua komentar buruk dan delapan kali terlambat tiap bulan.
Ini tidak terlihat bagus.
Ya, Tapi kinerja seorang kurir pengantar
tidak bisa dinilai berdasar sistem saja. Ada hal-hal yang tidak tercatat.
Kalau begitu, beri tahu kami tentang itu.
Aku sudah kerja selama tiga tahun.
Aku tidak pernah mengalami kecelakaan.
Aku tidak pernah bertengkar dengan pelanggan.
Aku tidak pernah menelepon pelanggan dan memintanya membayar lebih dahulu.
Aku juga tidak pernah makan makanan pelanggan.
Bukankah itu tugasmu?
Benar.
Tapi...
- Kenapa ada anak kecil? - Ayah, aku mau ke toilet.
Duo Duo, tunggu Ayah di luar. Ayah akan segera keluar, ya?
Ayo, Bibi akan mengantarmu.
Terima kasih.
Maafkan aku.
Ibunya tidak di sini. Jadi, kuajak dia ikut wawancara bersamaku.
Apa kau membawa anakmu saat bekerja juga?
Aku membawanya jika aku terlalu sibuk.
Menurutmu, perusahaan akan mengizinkan pegawai membawa anak-anaknya bekerja?
Aku tahu itu tidak baik.
Tapi aku tidak membiarkannya memengaruhi pekerjaanku.
Tidak ada peraturan di perusahaan yang menyatakan bahwa
aku dilarang membawa anakku saat kerja, 'kan?
Apa pun yang terjadi, datamu tidak terlihat bagus.
Menurutmu, apa kelebihanmu dibanding kandidat lain?
Kurir pengantar seperti kami
berkeliaran di jalan setiap hari.
Kami bertemu berbagai macam orang. Kadang kau berpapasan dengan
hal-hal yang tidak bisa kau abaikan.
Mungkin sebagian akan menganggap hal-hal ini tidak penting,
tapi sebenarnya, mereka berpikir begitu karena itu tidak menimpa mereka.
Tapi aku tahu
bahwa antaranku terlambat karena aku tidak mengabaikannya.
Ini tidak baik untuk pelanggan.
Jadi, setelah itu, aku menelepon mereka dan meminta maaf dengan tulus.
Dataku tidak bagus karena aku terlibat dalam hal-hal macam itu.
Tapi,
aku tidak menyesalinya.
Tidak ada yang perlu dikeluhkan.
Jika aku mengalami seperti itu lagi di masa depan,
aku akan melakukan hal yang sama.
Jadi, jika kalian memilih kepala bagian hanya berdasarkan data saja,
maka kurasa
aku tidak punya kelebihan dibanding orang lain.
Sekian wawancaranya, Terima kasih.
Terima kasih.
Ayah, makanlah.
Ayah tidak suka es krim, Kau saja yang makan.
Apa Ayah sedih karena hasil ujiannya jelek?
Ayah tidak tahu hasilnya bagus atau jelek.
Tapi Ayah akan tetap gigih.
Jika kali ini gagal, maka Ayah akan lebih baik lagi lain kali.
Saat Ayah bercerita tentang kisah pemadam kebakaran,
Ayah mengatakan hal yang sama.
Kisah pemadam kebakaran apa?
Kau terjebak di dalam ruangan saat memadamkan api.
Kemudian kau mendobrak pintu.
Kau sangat cerdas.
Dahulu Ayah seorang petugas damkar.
Suatu kali, Ayah masuk ke gudang untuk memadamkan api.
Api mulai lepas kendali
dan memblokir pintu gudang.
Tidak ada yang bisa keluar.
Saat itu, Ayah berpikir Ayah tidak boleh menyerah.
Ayah harus mencari cara.
Jadi, Ayah mulai mendobrak pintu lainnya di gudang.
Apa kau ingat berapa banyak pintu yang Ayah dobrak?
Sebelas.
Bagaimana Ayah bisa berhasil mendobrak pintu ke-11?
Penjaga gudang lupa mengunci pintu itu.
Itu benar.
Jadi, jika kau gigih,
akan ada harapan.
Jika tidak bisa mendobrak pintu kali ini, Ayah bisa mendobraknya lain kali.
Ayah pasti akan mendobraknya.
Duo Duo.
Duo Duo?
Duo Duo?
Ayah.
Syukurlah.
Kak Wang, kenapa kau di sini?
Jika bukan karena barangku ketinggalan, aku tidak akan tahu.
Kau berani sekali.
Bagaimana kau bisa meninggalkannya di sini dan bekerja sebagai sopir bayaran?
Aku mau memberitahumu tapi takut kau tidak akan setuju.
Cukup aman untuk menitipkannya di sini.
Duo Duo, jika lain kali Ayahmu pergi kerja,
temui Paman saja.
Paman akan mendongeng
dan menonton kartun bersamamu, setuju?
Baik.
Anak baik.
Kak Wang, aku tidak pandai bicara.
Entah bagaimana aku harus berterima kasih.
Lupakan saja.
Aku melakukannya demi anak ini, bukan untukmu.
Bagaimana wawancaranya?
Kurasa aku tidak berhasil kali ini.
Tapi tidak apa-apa.
Aku cukup berhasil dengan antar makanan dan menjadi sopir bayaran sekarang.
Itu kesempatan besar untukmu.
Kau terlalu keras kepala.
Aku dengar tentang saudaramu dari Duo Duo.
Minta maaf saja pada mereka.
Tidak ada yang namanya dendam di antara anggota keluarga.
Ayah kalah.
- Ayah kalah. - Hati-hati.
Adik.
Aku tidak pernah muntah karena minum terlalu banyak, tahu?
Asal tahu saja.
Hanya karena aku punya wanita simpanan di luar,
istriku mau menceraikanku!
Katakan padaku. Apa itu adil?
Orang kaya macam apa yang tidak punya wanita simpanan?
Beginikah caramu mengemudi?
- Jangan memukul wanita. - Kau siapa?
Lepaskan dia!
Kau siapa? Kenapa memukul pacarku?
Apa kau yang mengemudi? Kau terlalu mabuk.
Bukan, aku habis minum. Aku tidak mengemudi.
- Tidak ada orang lain di sini. - Sopir.
- Sopirnya di sana. - Di mana dia?
- Kau siapa? - Dia memukulmu.
- Kau lihat apa? - Itu bukan urusanmu!
Apa hubungannya denganmu?
- Dia sopirnya, 'kan? - Dia sopirnya.
- Apa kau pengemudi mobil itu? - Dia orangnya.
Aku tanya padamu. Kenapa berdiri di sini? Kau kenal mobil itu?
- Aku beli Range Rover itu dua hari lalu. - Dia sopirnya.
Kau mencari masalah.
- Bicara dengannya. - Kau mau apa?
- Ikut campur. - Apa kau mabuk?
Ayah.
Kau sopir bayaran? Kenapa kau mengemudi seperti ini?
Kau berkelahi bahkan ganti rugi demi orang lain?
Katakan sesuatu!
Jika tidak bisa mendobrak pintu kali ini, Ayah bisa mendobraknya lain kali.
Kenapa kau diam saja?
Inikah kehidupan terbaik yang mau kau berikan padanya?
Aku akan membunuhmu.
Pergi ke sana.
Duo Duo.
- Ayo pulang. - Ayah.
Kau datang juga.
Kak Wang.
Aku akan ketiduran jika kau masih belum datang.
- Kami permisi. - Pergilah.
- Selamat tinggal, Paman. - Selamat tinggal, Duo Duo.
Terima kasih.
subtitle by rhaindesign Palu, 20 Desember 2020
Ayah, apa besok aku boleh pergi ke Sarang Burung?
Boleh aku membawa pesawatku?
Siapa yang suruh merobohkannya?
Kau mau apa? Jangan persulit kami!
Siapa yang suruh merobohkannya?
- Enyahlah. - Siapa yang suruh merobohkan rumahku?
- Siapa yang suruh merobohkan rumahku? - Pergi!
- Kami hanya jalankan perintah. - Kau mau apa?
- Ini bukan rumah. - Kau mau apa?
- Kenapa kau seperti ini? Seret dia. - Aku akan tinggal di rumahmu.
- Seret dia! - Kau mau apa? Enyahlah!
- Enyahlah! - Di mana aku akan tinggal?
- Ibu? - Di mana aku akan tinggal?
- Enyahlah! - Aku akan tinggal di rumahmu.
- Di mana aku akan tinggal? - Pergi!
Di mana aku akan tinggal? Aku akan tinggal di rumahmu!
Ibu.
- Cepat pergi! - Di mana aku akan tinggal?
Jangan sakiti ayahku.
- Enyahlah! - Enyah? Di mana aku akan tinggal?
- Aku akan tinggal di rumahmu! - Jangan cari masalah di sini!
- Di mana aku akan tinggal? - Seret ke sana!
- Ayo! - Di mana aku akan tinggal?
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
- Halo? - Kau menarik uang dari kartu hari ini?
- Terjadi sesuatu. - Terjadi sesuatu?
Apa yang terjadi sampai harus menarik 30.000?
Katakanlah.
Apa kau ikut campur urusan orang lain lagi?
Li An Quan.
Ini bukan saatnya kau ikut campur dalam urusan orang lain.
Aku meninggalkan kartu itu bersamamu sebagai uang darurat untuk anak kita.
Bukan untuk mencampuri urusan orang lain!
Aku menabrak mobil saat bekerja sebagai sopir bayaran.
Kenapa kau bisa menabrak mobil?
Kenapa itu bisa terjadi?
Apa kau tahu bahwa putrimu
akan mati jika dia tidak dioperasi?
Bicaralah.
Di paruh pertama 2019, ada 295.000 orang
pengendara di perusahaan tersebut.
Sahamnya meningkat 16,4 persen.
Industri pengantaran makanan sudah membuka banyak peluang kerja.
Perkembangan industri ini bergantung pada kurir pengantar.
Sambil membantu kurir pengantar untuk meningkatkan kualitas layanannya,
perusahaan harus memperlakukan mereka lebih baik dan melindungi martabatnya.
Untuk konsumen, saat kau menerima antaran makanan,
senyuman dan ucapan terima kasih adalah bayaran terbaik untuk seorang kurir.
Di dunia yang luas ini, semua orang hanyalah butiran debu.
Tapi kau bisa menjadi pahlawan supermu sendiri.
Itu berlaku untukmu dan bagi mereka.
Terima kasih sudah menonton, Sampai jumpa lagi.
Kau tidak bisa tinggal di kios koran bersama anakmu.
Aku sudah menghubungi Kantor berwenang, Mereka mau ajukan Surat Pernyataan Miskin
serta mencarikan tempat untuk kau dan anakmu.
Aku sudah dapat tempat baru, Tidak perlu merepotkan mereka.
Terima kasih atas perhatianmu.
Jangan sungkan.
Jangan memikul semua beban sendirian.
Kak Li, kau dan Duo Duo bisa tidur di sini.
Baik.
Uang sewanya kita bagi dua.
Tidak usah, Tinggal saja di sini.
Uang sewa tetaplah uang sewa.
Tapi kadang, Yue Hong main kemari.
Jadi, kau dan Duo Duo harus memberi kami privasi.
Itu bagus.
Kalau begitu, kau serius tentang hubungan ini.
Dibandingkan denganmu, aku masih tertinggal jauh.
Keluarga kami sudah setuju, Mereka mendesak kami menikah.
Jadi,
kau akan meninggalkan Beijing?
Biaya hidup di sini terlalu tinggi.
Sulit memiliki kehidupan normal.
Baik, Asal kalian sudah memutuskan. Ini tidak mudah.
Kak Li.
Makanan itu.
Makanan apa?
Bukan apa-apa.
Silakan bongkar barangmu, Aku akan membelikan kau dan Duo Duo makanan.
Baik.
Silakan turun.
Lift kelebihan beban, Keluarlah.
Cepat sedikit.
Halo, ini makananmu.
Bu Guru?
Ya, ini aku.
Permisi, di mana Ruang Observasi Gawat Darurat?
- Kamar pertama di depan. - Baik, terima kasih.
Bu Guru. Ternyata di sini.
- Duo Duo kenapa? - Aku melarangnya lari atau melompat.
Dia tiba-tiba pingsan dan bibirnya ungu, Aku takut sekali.
Halo, Dokter. Bagaimana kondisinya?
Untungnya, dia ditangani tepat waktu.
Dia sudah minum obat, Dia akan bangun nanti.
Dia menderita penyakit jantung bawaan, Dia harus dioperasi secepatnya.
- Aku mau melihatnya. - Dia lagi istirahat, Jangan diganggu.
- Sebentar saja. - Jangan diganggu.
Terjadi sesuatu. Bisa pinjamkan aku uang?
Aku belum digaji selama tiga bulan.
Jika tidak mendesak, aku bisa pinjamkan saat terima gaji.
Kalau begitu tidak usah.
Kenapa kau sempat mengunjungiku?
Aku sedang cuti hari ini. Jadi, aku datang berkunjung.
Apa kabarmu?
Tidak baik, Ayahku terjatuh bulan lalu.
Dia dirawat lebih dari sebulan. Aku keluar banyak uang untuknya.
Tidak apa-apa. Teruskan pekerjaanmu.
An Quan, beri tahu aku jika kau membutuhkan bantuan.
Tidak apa-apa.
Aku akan memikirkan cara lain.
Baik.
Li An Quan.
Kau tidak mau menjadi kurir pengantar lagi?
Lihat datamu bulan ini.
Kau terlambat lebih dari sepuluh kali dan mendapat tiga keluhan.
Tinggal tiga hari sampai akhir bulan.
Pastikan jangan terjadi lagi, ya?
Atau, kau akan dipecat karena peringkat terakhir.
Baik.
Aku akan segera sampai, Baik.
Jangan bergerak, Pegangan!
Itu terlalu berbahaya!
- Ayo, beri aku jalan. - Pegangan!
Aku bekas petugas damkar, Apa ada tali? Tali tambang? Sepanjang mungkin.
- Aku punya. - Cepat sedikit!
Pegangan! Jangan bergerak! Jangan sampai jatuh!
- Beri aku jalan. - Pegangan! Jangan jatuh!
Kami ada di TKP sekarang.
Seorang kurir pengantar sudah naik dan mencoba menyelamatkan anak ini.
Dia hanya punya seutas tali. Itu sangat berbahaya.
Kami sedang menunggu pemadam kebakaran.
Pegangan.
Luar biasa.
Dia baik-baik saja sekarang.
Mereka sudah turun.
Luar biasa, Pahlawan.
Periksa anak itu.
Apa kau baik-baik saja? Tanganmu berdarah, Hati-hati.
Boleh kuwawancara sebentar?
Aku sudah terlambat mengantar. Maaf.
Apa yang kau pikirkan saat naik tadi?
Aku harus antar makanan. Aku tidak punya waktu.
Tolong bantu kami!
Lalu siapa yang membantuku? Aku bisa kehilangan pekerjaan!
Dia benar-benar pria yang baik.
Halo, ini makananmu. Maaf aku datang terlambat.
Aku pesan makan siang, bukan makan malam!
Halo, ini makananmu. Maaf aku datang terlambat.
Lihat sekarang pukul berapa, Kau saja yang makan!
Pak.
- Kau datang. - Bagaimana jika kutraktir makan hari ini?
- Makanan? Biar kulihat. - Ayo, Silakan dilihat.
Salad mentimun, Rebung tumis kecap.
Bagaimana kau tahu aku suka ini?
Udang.
Bagus.
Malam ini ada kejadian apa?
- Apa kau punya gelas anggur? - Apa kau pikir aku tidak punya?
- Ambil sendiri. - Baik.
Kenapa dia merayuku dengan makanan malam ini?
Ayo.
Terima kasih, Pak.
Katakan padaku.
Apa yang terjadi?
Ayo minum bersama dahulu.
Ayo.
- Sekali teguk. - Aku minum setengah saja.
Katakan padaku, Apa yang terjadi?
Aku pergi mengantar makanan hari ini.
Seorang anak tergantung di jendela.
Jadi, aku menyelamatkannya.
Kemudian, pengantarannya terlambat.
Para pelanggan menolak menerima makanannya.
- Terlambat? - Benar.
Pelanggan menolak menerima makanan?
Apa kau menyelamatkan anak itu?
Ya.
Bagus.
Asal tahu saja, Pria seperti kita menolong karena mau membantu.
Ayo bersulang untuk itu.
Bersulang.
Ayo, Kau benar.
Luar biasa.
Jadi,
apa rencanamu sekarang?
Kinerjaku kurang baik bulan ini.
Perusahaan memiliki sistem yang memecat pegawai terburuk.
Kurasa
aku akan dipecat akhir bulan ini.
Badai pasti berlalu.
Biar kuberi tahu, Beijing sangat luas. Pasti ada tempat untukmu.
Kau akan menemukan tempatmu di sini.
- Bersulang, Pak. - Ayo.
Ayo, Anak muda.
- Habiskan minumnya. - Habiskan minumnya.
Jangan tersedak.
Aku tahu Duo Duo perlu dioperasi.
Ini dari aku dan Yue Hong.
Terima kasih.
- Kami pamit. - Selamat tinggal, Kak.
- Dah. - Hubungi aku saat kalian menikah.
Akulah yang mencuri makananmu.
Aku dikendalikan keserakahan.
Tolong jangan salahkan aku.
Aku tidak akan memberi angpau saat kau menikah.
Seharusnya aku mengaku setelah menikah.
Itu sakit.
Selamat tinggal, Kak.
Kemarin, bocah berumur tujuh tahun tergantung di tepi jendela.
Pada saat kritis itu, seorang kurir pengantar datang
dan memegangi anak itu ketika dia terjatuh.
Teman-temanku.
Coba lihat ini.
- Aku kenal dia! - Siapa namanya?
- Dengar, Dia adalah Pejuang Tiongkok. - Pejuang Tiongkok.
- Nama apa itu? - Itu payah sekali, Benar-benar payah.
Namanya payah sekali.
Lalu mereka harus memanggilnya apa?
Pahlawan Tiongkok.
Bukankah itu Li An Quan?
- Li An Quan ada di TV? - Dia membuat warga kota terharu.
- Dia selamatkan anak orang lain, Tapi, - Dia memang beda.
anaknya sendiri dalam bahaya.
Dari info yang kami dapat, putrinya menderita penyakit jantung bawaan.
Dia membutuhkan uang untuk operasinya.
Hari ini, kami sudah membuka dana bantuan khusus untuk putrinya.
Donasi
Pindai kode QR untuk memberikan donasi pada Pejuang Tiongkok ini.
Kirimkan cinta kalian padanya.
Beberapa hari lalu, kami meluncurkan dana bantuan untuk Pejuang Tiongkok.
Kini, kami berhasil mengumpulkan lebih dari 300.000 untuknya.
Reporter kami sudah menghubungi Perusahaan Tuan Tuan.
Mereka akan memberikan donasinya
- ke kurir itu. - Ayah, bukankah itu kau?
- Ayah, aku takut. - Jangan takut.
Kami akan menunggumu di luar.
Setelah kau dioperasi,
kita akan pergi ke Sarang Burung, oke?
Ayah.
Aku sayang Ayah.
Xiao Li, ayo.
Ceritakan tentang pekerjaanmu. Apa rencana masa depanmu?
Aku tidak muda lagi.
Aku tidak bisa berkeliaran lagi.
Banyak teman dan orang-orang dari kampungku
sudah kembali ke kampung.
Anakku juga baru selesai dioperasi.
Aku berencana kembali ke kampung untuk beristirahat.
Bisakah kau beristirahat di Beijing?
Ada lowongan di Departemen Pelatihan.
Jika mau, kau bisa mencobanya.
Ambillah.
Tapi aku...
Aku kurang berpendidikan.
Apa yang kau miliki
lebih penting daripada kualifikasi akademis.
Lihat kontraknya. Aku harus jawab telepon ini.
Kontrak kerja
Mereka adalah para pekerja rajin di kota ini.
Mereka berkeliaran di jalanan tiap hari,
mengirimkan makanan hangat ke ribuan keluarga.
Mereka mewujudkan impiannya dari posisi sederhana.
Mereka mengubah gaya hidup kita.
Mereka kekuatan pendorong dibalik pencapaian Tiongkok.
Mereka adalah lambang kecepatan Tiongkok.
Kita menyebut mereka kurir.
Selanjutnya, mari kita tepuk tangan untuk menyambut
kurir kita, Li An Quan.
Terima kasih, Semuanya.
Aku hanya kurir pengantar biasa.
Aku menyelamatkan seorang anak.
Karena itu, banyak orang yang menyebut aku pahlawan.
Aku bukan pahlawan.
Aku hanya melakukan apa yang seharusnya.
Aku seorang ayah.
Aku punya seorang putri yang manis.
Tapi dia punya penyakit.
Aku membutuhkan banyak uang untuk pengobatannya.
Tapi aku tidak pernah menyangka
ada begitu banyak orang baik
yang mau membantuku menyelamatkan putriku.
Aku mau berterima kasih pada semua orang di sini
atas nama putriku
dan keluargaku.
Aku sudah mencatat
semua donasi yang diberikan padaku.
Selanjutnya, aku akan terus bekerja lebih keras.
Terakhir, aku mau berterima kasih pada Beijing.
Aku mau berterima kasih pada kota ini
karena memberiku kehangatan dan kekuatan.
Aku akan mengingatnya selamanya.
Aku yakin semuanya akan membaik.
Kami akan lebih bahagia.
Kami akan...
Saat matahari terbit,
pasti akan bersinar lebih terang!
Terima kasih.
Ayah, jika kelinci tidak tidur siang,
kura-kura pasti akan kalah.
Sebenarnya dalam banyak hal,
menang atau kalah itu tidak terlalu penting.
Walaupun kura-kura itu lambat,
jika dia terus maju,
dia pasti sampai tujuannya suatu hari nanti.
Apa menurutmu kura-kura itu mengalahkan kelinci?
Tidak.
Dia mengalahkan dirinya yang lama.
Ayah benar, 'kan?
Aku memulainya pada musim dingin 2016. Saat itu musim dingin dan pegawai sedikit.
- Banyak orang tidak mau bekerja. - Aku berangkat jam empat subuh
Aku akan bekerja sampai hampir jam sepuluh malam.
Tiga puluh hari dan 14 jam tiap hari.
Aku pernah naik tangga 17 lantai.
Aku kelelahan. Ketika duduk, aku tidak bisa bergerak.
Aku kelelahan.
Saat aku lari, terasa bebas. Udaranya terasa berbeda.
Jika ada urusan mendesak, tidak perlu mengambil cuti.
Berhenti dan pulang saja.
Jika bagus, kau bisa dapat sekitar 700-900.
Asalkan bekerja, kau akan dapat uang.
Kurasa aku adalah bosku sendiri.
Aku kerja untuk diri sendiri.
Aku kehabisan bensin.
Aku melihat kurir pengantar lain.
Aku menghentikannya dan dia memberiku sebotol bensin dari motornya sendiri.
Setelah itu, dia langsung pergi. Dia tidak meminta uang.
Membantu orang lain adalah hal yang benar.
Hanya satu atau dua kilometer. Tarik saja dia.
Nanti dia dapat orderan lagi.
Sisi jalan dibangun ekstra tebal dengan semen.
Roda depanku tersangkut dan aku jatuh.
Aku terseret sekitar empat sampai lima meter.
Kakiku patah, dan tidak bisa istirahat.
Aku hanya membawa krukku, kemudian naik bus atau kereta api.
Dia baru saja melahirkan dan kami dilarang masuk.
Aku memuji para satpam.
Lalu, aku masuk dan mengantarkan makanannya.
Ada pandemi, tapi aku masih mengantar makanan ke pintunya.
Dia senang sekali dan memberiku dua buah apel.
Dia bahkan memujiku.
Kami memiliki sertifikat.
Kami adalah
tim pengiriman selama pandemi.
Kami merasa jadi anggota tim besar yang kini sedang memerangi virus.
Ini lebih baik, Lebih bebas.
Lebih banyak pemasukan.
Ibuku didiagnosis menderita kanker pankreas dua tahun lalu.
Aku meminjam uang dari kerabat untuk membayar biaya pengobatan.
Sekitar 300.000.
Aku sudah bekerja selama tiga tahun.
Sekarang, aku masih punya sisa utang sekitar 10.000.
Aku punya rumah di Chongqing dan memiliki mobil juga.
Tapi impian terbesarku adalah membawa keluargaku
ke Tibet.
Tugasku sekarang
adalah memberi anak-anakku masa depan yang lebih baik.
Semoga orang tuaku bisa menemaniku lebih lama lagi.
Untuk dapat menjaga orang tua dan anak-anak.
Kehidupan seperti ini terdengar indah bagiku.
Jika kita terus bekerja keras, semuanya akan menjadi lebih baik.
Jika kau serius dalam pekerjaanmu dan bekerja dengan rajin,
kurasa impianmu akan terwujud.
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.