All language subtitles for ENGTheSecretRomaticGuesthouseE18

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Shin Ye Eun"

"Ryeo Un"

"Kang Hoon"

"Jung Gun Joo"

"The Secret Romantic Guesthouse"

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanyalah fiksi"

Laksanakan eksekusinya!

Lindungi Raja!

Lindungi Raja!

Tangkap dia!

Di sana! Kejar dia!

Ini pengkhianatan!

Kita diserang!

Kita diserang. Ada kudeta.

Ratusan orang masuk lewat Gerbang Barat.

Mereka akan segera tiba.

Anda harus kabur.

Anak buah ahli waris makzul itu juga menyusup ke istana.

Bahkan jika aku pergi, aku hanya akan melakukannya setelah dia mati.

Yang Mulia.

Minggir!

Yang Mulia!

Minggir. Kamu berani menghalangiku?

Pergi dari sini.

Bunuh kami dahulu.

Atau Anda tidak akan pernah mencapainya.

- Kawal Raja! - Baik, Tuan!

- Lepaskan! - Anda harus pergi dari sini!

Kawal Raja!

- Lepaskan aku! - Kawal Raja!

Di sana. Para pengkhianat pergi ke sana.

Posisi Anda tidak menguntungkan!

Tidak lama lagi, pasukan akan tiba untuk menyingkirkan Anda.

Kamu memihak para pengkhianat?

Aku memperlakukanmu dengan baik.

Ini saatnya

Anda turun dari takhta.

Tutup mulutmu!

Bahkan jika itu berarti aku mati sambil memeluk takhta,

aku tidak akan membiarkan Lee Seol memilikinya.

Yang Mulia, tinggalkan istana.

Aku akan menanganinya.

Yang Mulia.

"Episode Terakhir"

Selamatkan dirimu.

Aku akan membawa Cendekiawan Yoon.

Kamu baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. Nenek tidak perlu khawatir.

Nenek.

Anda harus pergi dari sini, Yang Mulia.

Kami berhasil lolos,

tapi kami tidak bisa pergi lebih jauh tanpa bantuan pasukan.

Pasukan akan segera tiba.

Penjaga penginapan Taman Bunga akan membukakan gerbang.

Dan O ada di sini?

Yoon Dan O. Sedang apa gadis itu di sini?

Tangkap dia!

- Tangkap dia! - Baik, Tuan.

Sial.

Sedang apa kamu di sana?

Di sana!

Kang San.

Aku tidak pernah menyukai tatapanmu.

Apa kamu bergabung dengan Pengawal Istana

untuk merencanakan pemberontakan ini?

Ini bukan pemberontakan.

Aku di sini untuk mengambil tempatku yang seharusnya.

Aku

Lee Seol.

Jika kamu Lee Seol,

siapa pria yang kami tangkap?

Jawab aku sekarang juga!

Apa yang kamu rencanakan?

Raja terjebak.

Dia akan bunuh diri saat mencoba membunuh Lee Seol.

Entah itu

benar atau salah,

aku tidak punya alasan untuk membiarkanmu hidup.

Kamu baik-baik saja?

Kita harus pergi.

Semua baik-baik saja.

Selama kamu aman.

Ibu Suri dan Yang Mulia aman.

Bagus.

Kita akan menemukan Raja sesuai rencana.

Ya.

Selama pasukan menembus gerbang,

kita akan dapat kendali penuh.

Dan O.

Aku ingin kamu mengambil dekret dan membuka gerbang.

Ya. Aku akan melakukannya.

Mereka pasti kehilangan Yoon Dan O.

Apa yang terjadi?

Anak buahku tidak mengejar?

Mereka belum tertangkap?

Yang Mulia. Kurasa beberapa anak buah Anda mengkhianati Anda.

Aku tidak tahu siapa teman

dan siapa musuh.

- Tuan. - Tuan.

- Tuan! - Yang Mulia.

- Yang Mulia. - Tuan.

Yang Mulia.

Anda harus kabur sekarang.

Kang San.

Apa itu dia?

Tuan!

Itu dia.

Dia adalah

ahli waris makzul,

Lee Seol.

Katakan lagi.

Apa katamu?

Ahli...

Tuanku!

Ada laporan pemberontakan.

Tutup gerbangnya.

- Baik! - Baik, Tuan!

Buka gerbangnya.

Dekret Ibu Suri menyatakan

Raja akan digantikan oleh cucunya, ahli waris yang sah.

"Aku mengembalikan Lee Seol, ahli waris makzul"

Di mana Yang Mulia?

Raja yang makzul

dikurung di kamarnya sesuai perintah Ibu Suri.

Tanggung jawabku besar dan aku tidak bisa membuka gerbang

hanya dengan perintah pelayan istana.

Kalian berdua. Periksa kamar Raja.

- Baik, Tuan. - Baik, Tuan.

Ada apa?

Di mana Raja?

Raja makzul itu

kabur dari istana.

Dia kabur? Apa itu benar?

Jika kamu ingin hidup lama dan bermanfaat,

sebaiknya kamu juga pergi.

Kita harus pergi.

Ayo.

Ada pasukan mendekat.

Apa?

Dekret itu benar.

Raja melarikan diri dari istana.

Raja baru telah dinobatkan, jadi, terimalah perintahnya.

Buka gerbangnya.

- Baik, Tuan! - Baik, Tuan!

Gerbangnya terbuka!

Maju!

Yang Mulia.

Para pemberontak menggeledah istana.

Anda harus pergi.

Selamatkan diri Anda dan tunggulah waktu Anda.

- Gerbang di belakang... - Aku harus menghadapi Lee Seol.

Kita akan kalah.

Selama dia masih hidup, aku tidak akan punya masa depan.

Lee Seol.

Para pemberontak akan berkecil hati begitu dia mati.

Kaburlah bersama pasukanku

dan alihkan perhatian para pemberontak.

Baik, Yang Mulia.

Pasukan Raja menuju ke gerbang belakang.

Apa?

Ikuti aku!

- Baik, Tuan! - Baik, Tuan!

Temukan Lee Seol dan katakan ini kepadanya.

Bahwa aku akan

menunggunya di tempat eksekusi.

Baik, Yang Mulia.

Kenapa kamu di sini?

Jangan membenciku.

Aku juga harus melindungi tuanku.

Anda pengawalnya Lee Chang?

Pergilah.

Ini pertarunganku.

Di mana Raja?

Dia

menunggumu di lokasi eksekusi.

Jangan lakukan ini.

Haruskah aku menjatuhkan instrukturku sendiri?

Jika kamu ingin melindungi ahli waris makzul itu, bunuh aku.

Selayaknya seorang penjaga!

Pergilah.

Ini permintaan terakhirku untuk Anda.

Bunuh aku.

Biarkan aku hidup, dan pedangku akan membidik ahli waris makzul.

Aku melindunginya

bukan sebagai pengawalnya, tapi sebagai temannya.

Jadi, selama aku hidup,

pedang Anda tidak akan mencapainya.

Sudah saatnya Anda merelakan

takdir yang membebani Anda.

Buka gerbangnya.

Kang San.

Apa kamu benar-benar Lee Seol?

Pedang itu...

Lee Seol.

Kamu benar-benar dia.

Sekarang Anda mengenaliku?

Aku berada di dekat Anda begitu lama.

Siapa Lee Seol yang sangat ingin

Anda bunuh?

Apa dia ada?

Kamu ingat?

Saat kamu kecil, aku membuatkanmu katapel.

Namun, kamu

bahkan tidak bisa membunuh burung gereja dengan itu.

Kamu ingin membunuh pamanmu sendiri padahal kamu berhati lembut?

Itu sebabnya kamu belum membunuhku

Meski kamu sudah lama berada di dekatku

Lalu kamu adalah orang

yang membuatku

sampai sejauh ini.

Jangan terlibat!

Kamu di sini untuk membalas dendam ayahmu?

Haruskah kuberi tahu bagaimana ayahmu meninggal?

Tutup mulut Anda.

Dia mengembuskan napas terakhirnya sambil memohon kepadaku.

Dia memohon kepadaku untuk mengampuni putranya.

Aku tidak akan pernah memintamu mengampuniku.

Itu perbedaan mendasar antara orang

yang pantas menjadi raja dan yang tidak.

Di sini!

Era Anda sudah berakhir.

Aku tidak seperti raja makzul itu.

Menyerahlah dengan sukarela,

dan Anda akan tetap hidup.

Bangsa ini milikku.

Joseon-ku yang kuamankan dengan tanganku

yang berlumuran darah!

Kamu sama sepertiku.

Kamu membunuh pamanmu sendiri

untuk merebut takhta.

Kamu melakukan pembunuhan raja untuk menjadi raja.

Lee Seol.

Namaku adalah

milikmu sekarang.

Yang palsu tidak akan pernah bisa menggantikan yang asli.

Jika aku naik takhta...

Katamu tekad seseorang

yang bisa mengubah dunia, bukan asal-usulnya.

- Wakil PM Pertama. - Begitu aku bertemu Seol,

dia dengan tulus memohon kepadaku.

Setelah berpikir panjang dan keras selama beberapa hari,

akhirnya aku memutuskan.

Gyeom.

Nenek yakin

kamu harus naik takhta demi Joseon.

Izinkan kami bicara berdua.

Ya, tentu saja.

San.

Aku menjadi pemimpin Mokinhoe karena...

Aku tahu.

Itu karena kamu memimpikan dunia yang lebih baik.

Saat aku melangkah maju untuk menjatuhkan Raja,

kamu melukis masa depan yang lebih baik bersama rakyat.

Karena itu,

itu membuatku berharap

untuk melihat hari esok yang akan terus kamu bangun.

Dunia tempat kamu bisa menang tanpa membunuh siapa pun.

Aku percaya kamu

bisa mewujudkannya.

Astaga.

Astaga! Nona Dan O!

Kamu datang cepat. Kukira kamu akan tiba di malam hari.

Kami bergegas kemari begitu menerima pesanmu.

Omong-omong, di mana para cendekiawan?

- Mereka masih di istana. - Astaga.

Cendekiawan Kim juga?

Si Yeol langsung pergi.

Katanya mohon mengerti meski dia menghilang tanpa sepatah kata pun.

Apa? Aku mengerti jika dia harus pergi,

tapi kenapa dia menghilang?

Benar sekali. Seolah-olah dia ingin menghilang dari muka bumi.

"Kantor Distrik Ibu Kota"

Kamu pasti gelisah.

Maaf aku lama sekali.

Pergi dan beristirahatlah.

Bawa kami bersamamu.

Kita harus membalas kematian kepala biksu.

Itu...

Aku sudah mengurusnya.

Lalu apa

yang harus kami lakukan sekarang?

Hidup.

Bertahan hidup.

Lantas,

bagaimana denganmu?

Tunggu!

Tetap di sana

dan dengarkan.

Selama aku hidup,

aku akan marah

dan membencimu.

Jadi,

biarkan aku membencimu sesukaku.

Kamu harus tetap hidup

agar aku membencimu.

Menyerah hidup...

Itu tindakan pengecut.

Kepala Kasim.

Apa rencanamu?

Begitu upacara penobatan Anda selesai,

aku harus pergi.

Aku yakin

tugasku sudah selesai.

Ya, silakan.

Kudengar kamu memberikan bantuan dan dukungan yang tidak terhitung.

Aku penasaran.

Hanya ada satu takhta,

jadi, aku ingin melihat

apa yang akan kalian lakukan.

Lalu?

Inikah yang kamu harapkan?

Lebih mudah

mendapatkan kekuasaan daripada mempertahankannya.

Kukira kalian berdua akan menyerah pada godaan,

yang akan menyebabkan tragedi.

Kami tidak boleh mengulangi kesalahan seperti itu.

Kumohon

jangan berpikir Anda mengambil takhta

sendirian.

Takhta tidak bisa ada tanpa tangan tanpa nama

seperti tanganku

yang menegakkannya.

"Dua tahun kemudian"

- Ini tempatnya. - Ya, ini dia.

- Aku sengaja datang ke sini. - Pemikiran bagus.

Kudengar Raja belajar di sini.

Raja pernah tinggal di penginapan ini.

Kita harus masuk dan menyerap semua energi luar biasa!

"Taman Bunga"

Astaga.

Kalian banyak sekali di sini. Maafkan aku.

Kami tidak punya kamar kosong saat ini.

Biarkan aku tidur di kamar pelayan.

Aku akan dengan senang hati membayar dua kali lipat.

Maafkan aku.

Banyak orang akan senang tidur di kamar pelayan.

Astaga.

"Tidak Ada Kamar Kosong"

- Astaga. - Bagus.

- Ini menjadi topik pembicaraan. - Aku tahu.

Ini masih pagi, tapi orang-orang sudah mengantre.

Jika terus begini, kita akan segera menjadi sangat kaya!

Benar, bukan? Bisa ambilkan lauk?

Tentu.

Aku tidak pernah bosan dengan pemandangan ini.

Melihat lautan luas ini.

Lain kali, mari kita kemari sebelum matahari terbenam.

Kudengar itu sangat indah.

Jangan menunggu lain kali.

Ada sesuatu yang sangat ingin kulakukan sekarang.

Kalau begitu, lakukanlah,

apa pun itu.

Hei! Astaga.

Kudengar kamu lulus ujian dengan nilai tertinggi.

Aku sangat menghargai nasihatmu yang jujur dan bijaksana untukku.

Aku sangat berterima kasih, Yang Mulia.

Yuk Yuk Ho.

Aku mengangkatmu sebagai penyusun data di Kantor Dekret Kerajaan.

Aku yakin kamu akan bekerja keras untuk membantuku.

Aku akan membantu Yang Mulia sebaik mungkin.

"Taman Bunga"

Yuk Ho! Akhirnya kamu lulus ujian!

Aku bukan hanya lulus ujian. Aku menerima nilai tertinggi.

Kamu harus sangat bangga kepadaku!

Nona Naju akan senang mendengar ini.

Nona Naju!

- Kami sangat bangga kepadamu! - Ya!

"Tidak Ada Kamar Kosong"

Apa kubilang?

Kubilang aku akan berburu babi hutan untukmu

jika kamu lulus ujian...

Astaga. Kamu memburunya sendiri?

Aku pergi

dan membeli ini sendiri.

Aku membeli daging tersegar di toko daging.

Begitu rupanya.

Taman Bunga berjalan lancar,

dan kamu berhasil mendapatkan pekerjaan bagus di pemerintahan.

Belakangan ini, aku tidak bisa berhenti tersenyum.

Kini aku penyusun data di Kantor Dekret Kerajaan.

Mulai sekarang, panggil aku sesuai jabatanku.

Baik, Tuan.

Halo.

Aku mengundangnya.

Seo Yeon, bergabunglah dengan kami.

Selamat, Tuan Yuk.

Benar juga.

San, kamu tahu di mana Si Yeol?

Aku terkadang mendengar kabarnya,

tapi sudah lama aku tidak mendengar kabarnya.

Kurasa dia berkeliaran tanpa tujuan.

Entah di mana dia sekarang.

Akan sangat luar biasa

jika dia juga ada di sini.

Apa hati Kakak masih sangat sakit

saat memikirkan Si Yeol?

Dan O.

Kakak sudah memaafkannya.

Kakak yakin dia tidak pernah ingin menjalani hidup seperti itu.

Nasibnya yang kejam dan keras

yang harus disalahkan.

Jadi, kakak memaafkannya.

Namun, begini,

kakak...

Kakak tidak bisa memaafkan diri kakak

karena memaafkannya.

Aku senang melihatmu tampak bahagia dan sehat.

Kamu juga tampak jauh lebih tenang.

Kamu membantuku mengembalikan identitasku, jadi, ini berkat kamu.

Aku hanya melakukan yang seharusnya.

Satu per satu, ambil kembali kepunyaanmu yang hilang.

Kepunyaanku yang hilang?

Contohnya,

hal-hal seperti kebahagiaan

dan kenangan.

Begitu rupanya.

Momen yang kita bagi

berarti kebahagiaan bagiku.

Aku menghargai kenangan itu.

Sudah lama tidak bertemu. Senang bertemu denganmu.

Bagaimana kabar kalian?

Kami baik-baik saja, Yu Ha...

Maksudku, Yang Mulia.

Kamu bisa memanggil namaku saat kita berdua saja.

Tidak, aku tidak bisa melakukan itu. Anda adalah Raja.

Benar juga. Yuk Ho memberitahuku

bahwa kalian berdua berencana untuk segera meninggalkan Hanyang.

Kami akan pergi begitu kami siap.

Jika itu karena aku,

jangan pergi.

Aku ingin tetap dekat dengan teman-temanku.

Aku tidak bisa tinggal, demi Yang Mulia.

Yang Mulia.

Anda raja bijak yang kuharapkan.

Itu alasannya

aku tidak akan pernah menjadi ancaman politik bagi Anda.

Impianku adalah

bepergian.

Jadi, kapan kalian akan kembali?

Kami tidak tahu.

Kami berencana mengembara dan berlabuh di mana pun kami mau.

Anda dan Dan O harus bicara lebih banyak.

Aku akan pergi.

Kudengar kamu menerima promosi.

Apa sekarang Asisten Petugas Yoon?

Terima kasih.

Akan lebih baik bertugas bersamamu.

Apa semuanya lancar dengan Pengawal Istana?

Kami kurang tidur

karena Yang Mulia bekerja sampai larut malam.

Kamu membayar 100 nyang itu.

Hidup sulit bagi mereka yang tinggal di dekat Gunung Sobaek.

Uang akan digunakan untuk membantu mereka.

Benar.

Namun, ini semua berkat Yang Mulia.

Kenapa ini berkatku?

Anda raja bijak

yang pernah tinggal di Taman Bunga.

Kabar telah menyebar dan kami dipenuhi tamu.

Syukurlah.

Belum lama ini, kamu khawatir karena kurangnya tamu.

Belakangan ini, aku mempertimbangkan membuka penginapan lain

dan memikirkan lokasi terbaik untuk itu.

Dahulu ada hari-hari saat kita berbagi tawa dan kata-kata.

Bahkan aku

terkadang merindukan hari-hari

yang penuh dengan tawa kita.

Kamu masih belum mendengar kabar dari Si Yeol?

Belum.

Yang Mulia, pertemuan pagi akan segera dimulai.

Setelah kamu pergi hari ini,

kemungkinan aku tidak akan bertemu denganmu.

Jaga dirimu,

Yu Ha.

Dan O.

Bolehkah aku memelukmu?

Tentu saja.

Sekarang kami akan pergi.

Biarkan diri Anda tidur di malam hari

dan milikilah hari-hari saat Anda merasa nyaman,

Yang Mulia.

Seorang raja merasa nyaman

berarti rakyatnya menderita.

San.

Di mana pun kamu berada,

jaga dirimu.

Tentu. Pasti.

Ayo pergi.

Pergilah tanpa aku.

Kamu datang untuk menemui Yang Mulia?

Kudengar kamu akan segera pergi.

Benar, dan aku berencana menjauh dari istana.

Ini caraku mengungkapkan kesetiaanku.

San dari keluarga Kang.

Dengan kata lain, kamu hanya ingin hidup dengan nama itu.

Aku akan berada di sini melayani Yang Mulia.

Mengetahui bahwa dia memiliki Anda

membuatku tidak terlalu khawatir.

Astaga. Kubilang akan kujemur sendiri.

Silakan duduk untuk makan yakgwa.

- Nanti. Biar kuselesaikan dahulu. - Tentu.

Ini.

Astaga.

Bulannya sangat terang malam ini.

Keluarlah sesekali

dan setidaknya berjalan-jalan di halaman.

"Dalam angin sepoi-sepoi"

"Saat kelopak bunga tertiup angin"

"Saat mereka melayang di sepanjang jalan diterangi bulan"

"Mereka meninggalkan aroma yang menempel"

"Perlahan dan lembut"

"Mereka jatuh" - Tuan Muda.

Boleh kutanya di mana kamu mendengar lagu itu?

Dari cendekiawan yang kutemui dalam perjalanan ke Hanyang.

Kenapa kamu bertanya?

Di mana tepatnya?

Di mana cendekiawan itu?

Dia bilang akan pergi ke dermaga untuk naik perahu ke Qing.

- Cepat, Semuanya. - Astaga.

Hati-hati!

- Astaga. - Ini dia.

Tentu saja dia sudah pergi sekarang.

"Taman Bunga"

"Taman Bunga"

Kamu pernah

memberitahuku

bahwa kamu bukan pria seperti yang terlihat,

tapi perasaanmu kepadaku

tulus tanpa ragu.

Kamu masih merasakan

hal yang sama?

Ya.

Seiring berjalannya waktu,

perasaan itu makin jelas.

Kalau begitu, mari kita lewati batasannya bersama.

"Taman Bunga"

Semua lampu mati.

Mungkinkah mereka semua tidur?

Dan O, kamu benar tentang apa yang kamu lihat.

Aku melihat kalian berdua di pasar dalam perjalanan pulang.

Kamu tidak bersinar seperti dahulu.

Apa tahun-tahun ini berat bagimu?

Selamat datang kembali.

Kamarmu selalu kosong.

Sesuai wewenang penjaga penginapan.

Aku sangat malu.

Aku tahu aku membuat kalian khawatir.

Apa?

Bok Sil, apa itu kamu?

Tunggu.

Astaga.

Ini benar-benar Bok Sil kita.

Dia pasti mengikuti pemiliknya.

Dia kembali bersamaan dengan kepulanganmu.

Karena Bok Sil di sini,

seluruh keluarga berkumpul kembali.

Kamu benar.

Ini Taman Bunga yang kuingat!

- Astaga. - Hei, Bok Sil.

Dari mana saja kamu selama ini?

Lupakan saja.

Itu tidak penting. Kembalinya kamu sudah cukup.

Istana tidak lagi membesarkan anak untuk menjadi penjaga.

Apa itu permintaanmu?

Itu sistem yang kejam

yang harus dihapus suatu hari nanti.

Terima kasih, San.

Kamu telah menyelamatkan anak-anak di kuil

dari kehidupan sepertiku.

Kamu harus maju sekarang, jangan menoleh ke belakang,

keluarlah dari bayangan gelap,

dan jalani hidupmu sendiri.

Kapan kamu akan berhenti

menghabiskan malammu hanya untuk bekerja?

Kamu harus segera menyambut seorang ratu

dan melahirkan seorang ahli waris.

Cucu Anda masih cukup muda.

Di usia muda adalah saat kamu menikah.

Ketahuilah bahwa proses seleksi akan dimulai.

Negara ini baru saja menemukan stabilitas.

Untuk saat ini, aku lebih suka fokus pada pekerjaanku.

Mungkinkah

ada wanita muda

yang masih kamu sukai?

Ini cantik.

Apa yang kamu rencanakan?

Kamu tidak mau menikmati ini bersama?

Tidak, kamu belum boleh melihat.

Ini hadiah

untuk tunanganku.

Kamu akhirnya menjadi dirimu lagi.

"Taman Bunga"

Jadi, itu dikombinasikan dengan tongkat.

Lalu...

Astaga.

Aku tidak berniat menipumu.

Namun, bisakah seseorang mempelajari kata-kata

dengan menirunya tanpa tahu artinya?

Seperti ini.

"Pada saat itu,"

"bibir petugas itu memikat bibir Yeon Yi."

"Kamu segalanya bagiku."

Astaga.

Astaga.

Siapa sangka novel bisa membuat jantung seseorang berdebar?

Astaga.

Astaga.

Tidak perlu terburu-buru belajar membaca dan menulis.

Kamu akan selamanya memilikiku sebagai tutormu.

Astaga.

Astaga.

Aku berharap menjadi raja baik hati

yang benar-benar menenangkan rakyat.

Lihat aku saat aku mencapainya,

Ibu.

Kamu pasti senang

melihat kekhawatiran terakhirmu berseri-seri.

Kedua mempelai akan memberi hormat.

Kedua mempelai akan bersumpah untuk bahagia.

Kini mereka akan bersumpah untuk saling melayani.

"Taman Bunga"

Sedih melihatmu pergi

karena kita baru bertemu kembali.

Si Yeol, kamu hanya bisa menjadi pengantin baru sekali.

Jangan marah dan nikmatilah selagi bisa.

Si Yeol?

Bukan begitu caramu memanggil seseorang

yang menikah dengan kakak istrimu.

Kamu benar sekali.

San harus tahu sopan santunnya.

Seseorang harus memanggil anggota keluarga dengan benar.

Kamu dengar dia,

San.

Seharusnya aku pergi lebih awal.

Mereka benar sekali.

Kamu harus memanggilnya secara resmi sekarang.

Kakak Ipar. Kamu senang?

San,

apa itu tadi? Aku tidak mendengarmu.

Kakak...

Cukup.

Kakak akan menjaga Taman Bunga

seperti yang kamu lakukan selama ini.

Tidak perlu menaikkan statusku.

Maaf aku butuh waktu selama ini.

Semoga kamu dan Yuk Ho hidup bahagia.

Astaga.

Tolong kirim surat saat kamu berlabuh.

Yuk Ho.

Kami akan pergi.

"Taman Bunga"

Kamu tidak menyesalinya?

Menyesali apa?

Semua yang kamu relakan demi hidup normal sehari.

Sama sekali tidak.

Aku tidak menyesalinya, bahkan sedetik pun.

Semua

karena aku terus memilikimu di sisiku.

"The Secret Romantic Guesthouse"

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.