Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kau sungguh tak ingat ucapanmu?
Apa?
Sebaiknya kita cari ahlinya. Temanku kenal…
Memang aku bilang apa?
Tiba-tiba kau menjerit
bahwa kau membunuhnya.
Maaf.
Maaf, Sayang,
atas semua yang kau alami di sini.
Akan kuminta dr. Molina menambahkan dosisnya.
Apa?
Kau minum obat?
Ya, sejak Fernanda tiada, aku rutin ke psikiater
untuk menghadapi kepedihanku.
Selama ini kurahasiakan, tapi…
Kau orang pertama yang kuberi tahu.
Terima kasih sudah terbuka.
Syukurlah ada yang membantu menghadapi dukamu selama ini.
Kau benar.
Kau menang.
Akan kuceritakan semua tentang Fernanda.
BETWEEN FATHER AND SON
Kubuatkan kopi hitam pekat untukmu.
Agar tak pening bertemu keluargaku?
Bukan begitu. Aku suka keluargamu.
Tapi pacar ayahmu agak aneh, ya?
Dia kelihatan resah. Biasanya begitu?
Entahlah, Luna. Aku tak kenal.
Kalau tak kenal, aneh, 'kan, dia mencarimu?
Dia ingin dekat dengan anak calon suaminya.
Apa anehnya?
- Mau kerja? - Ya. Aku berangkat, ya.
Itu 21 jam yang mengubah hidupku.
Bagaimana setelah pulang ke Meksiko?
Gelora itu tetap ada.
Malah makin kuat dan semua jadi serbacepat.
Tidak terasa tiba-tiba saja kami menikah.
Setelah kenal berapa bulan?
Enam bulan.
Seperti kita.
Ternyata aku tak suka menunggu.
Pernikahan kami luar biasa.
Sampai akhirnya…
Apa yang terjadi?
Anak-anak kami lahir, tapi segalanya tiba-tiba berubah.
Fernanda mulai banyak minum.
Bagaimana? Mereka bertengkar atau apa?
Tidak, mereka mengobrol santai. Setidaknya begitu di mataku.
Semoga Álvaro sadar wanita itu tak pantas untuknya.
Atau Álvaro yang tak pantas.
Si muka tembok itu mencuci otakmu, ya?
Kenapa berpikir begitu? Tidak.
Entahlah.
Kurasa Bárbara itu wanita yang tegas.
Entah kenapa, seleranya selalu hama seperti itu.
Semoga saja
dia bosan dengan Álvaro sebelum hal buruk terjadi.
Coba dekati Bárbara dan cari tahu situasinya.
Tapi hati-hati saat bicara.
Dia wanita cerdik, sedangkan kau sering kali kelepasan bicara.
Tingkahnya mulai
agak linglung, seperti bukan dirinya lagi…
Seperti hidup di dunianya sendiri.
Setelah dia menghilang, aku menemukan banyak pil,
obat-obatan, antidepresan di antara barangnya.
Dia ingin lari dari kenyataan.
Itulah yang mengherankan. Kupikir semua baik-baik saja.
Kenapa dia ingin lari?
Kurasa wanita sepertinya pasti merasa terkekang.
Dengar dari siapa?
Tak ada. Itu cuma dugaanku.
Bukan kali pertama ada yang merasa terkekang di La Perla.
Iker sudah besar saat itu, jadi dia tahu situasinya.
Tapi Leo masih kecil. Itu yang paling membuatku sedih.
Karena ingin bersama Fernanda dan menyelamatkan hubungan kami,
aku jadi menelantarkan anak-anakku.
Tapi kau bilang mereka dekat.
Ya, tapi Leo menyaksikan masa-masa terburuk Fernanda.
Gaby ingin membantu Fernanda, tapi…
Rasanya frustrasi. Sudah 20 tahun bersama,
tapi tetap sulit memahami jalan pikirannya.
Aku bawa oleh-oleh.
Ibumu, Álvaro, dan Leo pergi ke kota sebentar.
Kita punya banyak waktu.
Di La Perla, tak boleh ada alkohol, 'kan?
Kau bilang itu karena ayahmu atau Fernanda, ya?
Kau sudah terlalu mencampuri urusan keluargaku.
- Maaf. Habisnya menarik. - Soal Fernanda?
Fernanda selalu seperti itu.
Menarik. Bagi pria dan wanita.
Tapi masalah dia bukan hanya alkohol.
Dia punya kebiasaan buruk.
Contohnya?
Dia pemabuk, lancang, vulgar, dan tidak tahu malu.
Itu terungkap dalam penyelidikan kematiannya.
Kasihan Álvaro.
Dia sempat terpuruk hebat.
Kenapa kau terlambat?
Aku jalan-jalan setelah dari air terjun.
Karena hal yang sama lagi?
- Luna, aku malas bahas. - Kau selalu begitu. Sikapmu aneh.
Bayangkan perasaanku. Banyak turis cewek,
lalu kau lupa aku juga tinggal di kota penuh gosip ini.
Kenapa? Ada gosip apa?
Belum ada, tapi sebentar lagi pasti ada.
Tuh, 'kan?
Aku tak akan pernah macam-macam.
- Janji? - Aku janji.
KASUS PRAMUGARI HILANG DI LA PERLA DITUTUP
Halo? Ya, ini Gloria Villaseca?
Apa kabar? Saya Bárbara Landa.
Saya ingin bertanya soal kasus Fernanda Solar.
Anda sempat mengusutnya,
jadi saya ingin bertemu jika Anda berkenan.
Mau bertemu siapa?
Kau mencari apa, Bárbara?
Terjemahan subtitle oleh Fahrurrozy A
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.