All language subtitles for kxB8ww_Light.the_.Dark_.E10_ind

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Senior, Wenying.

Wenying.

Wenying, jangan datang mencariku lagi.

[Penghargaan Pekerja Teladan untuk Zhang Wenying]

Jangan datang mencariku lagi. Aku...

Tolong lepaskan aku.

Setiap hari aku bermimpi buruk.

Aku bermimpi buruk setiap hari!

Ampunilah aku.

Aku tahu aku bersalah.

Aku salah.

[Penghargaan Pekerja Teladan untuk Zhang Wenying]

Tolong lepaskan aku.

Jangan datang mencariku lagi, ya?

Aku akan membakar...

Aku akan mengirimimu uang persembahan.

Senior.

Aku akan mengirimimu uang persembahan.

Terimalah.

[Penghargaan Pekerja Teladan untuk Zhang Wenying]

Terimalah untuk kamu gunakan di alam sana.

Terimalah.

Ampunilah aku.

Jangan datang mencariku lagi.

[Light the Dark]

[Episode 10]

Silakan, Kak Ipar.

Aku tutup.

Ini semua hidangan mewah.

Sudah punya uang sekarang?

Tidak punya uang.

Namun, aku mau memberitahumu

sesuatu yang sangat ingin kamu dengar.

Aku akan memberimu 300 ribu yuan sekaligus.

Kita harus menyelesaikan urusan ini.

Mendengar perkataanku ini,

kamu pasti mengira aku berbohong, 'kan?

Aku tidak berbohong.

Aku dan putra angkatku, Chen Shan,

telah mendirikan perusahaan.

Sebentar lagi kami mendapat proyek.

Sejumlah dana juga akan segera masuk.

Setelah itu, kuberikan 300 ribu yuan.

Mulai saat itu, kita tidak perlu

saling menghubungi lagi.

Namun, aku tidak bisa...

Ada satu syarat yang harus disepakati.

Jika kuberikan 300 ribu yuan,

kamu tidak boleh

datang lagi besok

dengan membawa pita magnetik itu

untuk mengancamku

dan meminta 100 ribu yuan lagi.

Atau besok meminta lagi

700 atau 800 ribu yuan.

Aku tidak punya uang sebanyak itu.

Namun, kali ini

jika kuberikan 300 ribu yuan,

kamu harus

menyerahkan semua pita kasetnya.

Termasuk yang dipegang putrimu

dan adik laki-lakimu.

Semuanya

harus kamu serahkan kepadaku.

Lihat saja

kondisi rumahku ini.

Bahkan untuk hari ini, aku berutang

agar bisa membeli semua ini.

Jika kamu setuju,

kita sepakati hari ini.

Jika tidak setuju,

aku sungguh tidak bisa berbuat apa-apa.

Kamu boleh melapor ke kantor polisi.

Atau kamu...

Terserah kamu

mau membawa pita kaset itu

dan memberikannya kepada Chen Ying

atau Chen Shan,

aku juga tidak akan berlutut memohon kepadamu.

Bisa tidak?

Geng Jian.

Selama bertahun-tahun ini,

memang tidak mudah bagimu.

Namun, coba pikirkan.

Tanpa suamiku, Wan Yang,

apa kamu masih bisa duduk di sini?

Bagaimana kalau begini?

500 ribu yuan.

Ini yang terakhir.

Jika setuju, kita sepakat.

Jika tidak,

aku pergi sekarang.

Hari ini aku memanggilmu kakak ipar,

kita harus menepati janji.

Aku akan memberimu 500 ribu yuan.

Siapa pun yang mengingkari janji

biar disambar petir

dan mati mengenaskan.

[Utamakan Kualitas untuk Berkembang, Songsong Masa Depan dengan Keyakinan]

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

Penawaran harga tender kami adalah

25 juta yuan.

Terima kasih, semuanya.

Selanjutnya, kita persilakan

perwakilan dari PT Transmisi dan Distribusi

Gas Petrokimia Wugang, Qi Mo,

untuk menyampaikan pernyataan akhir.

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

Hadirin sekalian.

Seperti yang kita ketahui,

Petrokimia Wugang kami

telah melewati berbagai ujian zaman,

juga menghadapi banyak tantangan.

Kami berasal dari

reformasi BUMN yang telah lama berdiri.

Kami memiliki

pengalaman proyek yang luas,

serta tim teknis

yang sangat kompeten.

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

Selama tiga tahun terakhir,

kami meraih banyak pencapaian.

Kami punya reputasi dan prestasi.

Kami tidak bisa dibandingkan

dengan perusahaan kecil

yang baru berdiri.

Dalam tender kali ini,

kami juga menunjukkan

kesungguhan kami.

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

Kami telah menekan biaya serendah mungkin.

Penawaran kami hari ini

adalah 20 juta yuan untuk menangani

Proyek 713 Tahap Kedua.

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

Selanjutnya, kami persilakan

perwakilan PT Teknologi Konstruksi Pipa

Fuwenshan, Chen Shan,

untuk menyampaikan pernyataan akhir.

Halo, semuanya.

Aku adalah Chen Shan,

pimpinan perusahaan Fuwenshan.

Terima kasih kepada Direktur Qi

atas perhatiannya terhadap

perusahaan kecil kami.

Benar.

Kami memang perusahaan baru

dan masih kecil.

Namun, semua anggota inti

perusahaan kami di sini

sangat berpengalaman

dan telah memimpin proyek

selama puluhan tahun.

Dari segi kemampuan profesional,

kami sama sekali tidak kalah

dari pihak mana pun.

Setelah melalui

pembahasan bersama,

penawaran akhir kami kali ini

adalah 30 juta yuan.

Aku tahu

kalian mungkin merasa bingung

dengan penawaran kami.

Dalam tender,

semua peserta

berusaha menjamin kualitas

sambil menekan harga serendah mungkin.

Namun, kenapa

kami justru melakukan sebaliknya?

Tiga tahun lalu,

Proyek 713 Tahap Pertama

mengalami insiden ledakan.

Ayahku bernama Chen Fu.

Dia meninggal

dalam insiden ledakan itu.

Selain dia, banyak orang lain

mengalami luka berat.

Kondisi di lokasi sangat mengerikan.

Lalu apa

penyebab semua itu?

Apa sebenarnya

yang menyebabkan ledakan itu?

Itu karena

selama pengerjaan proyek,

ada pihak yang mengurangi kualitas bahan

sehingga kualitas konstruksi bermasalah.

Karena itu, kali ini

kami harus mengambil

pendekatan jangka panjang.

Yaitu

dengan tetap mengendalikan biaya,

kami akan berusaha

menjamin kualitas semaksimal mungkin.

Jika proyek ini dipercayakan kepada kami,

kami tidak akan membiarkannya

mengalami hal yang sama

seperti Tahap Pertama yang penuh risiko.

Tujuan kami

adalah membangun untuk masa depan,

agar bisa bertahan selama 30 tahun,

50 tahun,

atau bahkan 100 tahun.

Kami menyambut siapa pun

untuk melakukan inspeksi kapan saja.

Terima kasih. Sekian dari aku.

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

[Sun Jie][Chen Shan][Geng Jian]

[Chen Zhenghua][Qi Mo][Chen Yongnian]

Setelah melakukan penilaian, dewan juri menilai

[Xia Jicheng][Lu Tiecheng]

bahwa rancangan PT Fuwenshan

memiliki beberapa keunggulan,

tapi PT Fuwenshan

memang masih kurang berpengalaman.

Selain itu, proyek memerlukan modal awal

yang mungkin tidak mampu mereka tanggung.

Setelah pertimbangan matang,

pemenang tender kali ini adalah

[Xia Jicheng][Lu Tiecheng]

PT Transmisi dan Distribusi

Gas Petrokimia Wugang.

[Qi Mo]

Pertama, terima kasih pada para pimpinan.

Tunggu sebentar.

[Chen Shan][Geng Jian]

Kepala Xia.

Setahu aku,

PT Petrokimia Wugang sekarang

terlilit banyak utang.

Selain itu, menurut informasiku,

saat ini mereka

memiliki pinjaman berlebih yang melanggar aturan.

Di sini,

aku memiliki beberapa data

pembukuan mereka,

serta data

utang perusahaan saat ini.

Silakan para pimpinan memeriksanya.

Direktur Qi,

bagaimana Anda menjelaskannya?

Karena perusahaan

sedang melakukan ekspansi,

wajar jika kami

memiliki pinjaman.

Kami tidak pernah...

Tidak pernah terlambat

membayar pinjaman, 'kan?

Kami pasti tidak akan menghambat

Proyek 713 Tahap Kedua.

Hadirin sekalian.

Saat ini muncul keadaan tak terduga

yang mengharuskan dewan juri

melakukan pemeriksaan dan penilaian lebih lanjut.

Rapat akan dilanjutkan seminggu lagi.

Xiaoyun.

Jangan-jangan kamu yang memberikan

laporan keuangan itu kepada adikmu?

Qi Mo, apa maksudmu?

Kamu mencurigaiku?

Kenapa aku tidak boleh mencurigaimu?

Jangan marah dulu.

Coba lihat. Pertama,

kamu adalah akuntan di perusahaan induk.

Kamu punya akses ke pembukuan.

Kamu juga bisa berhubungan dengan

orang-orang di anak perusahaan.

Kedua,

Chen Shan adalah adik kandungmu.

Ketiga,

sejak Chen Shan kembali,

sikapmu menjadi aneh.

Dulu saat kamu memutus hubungan

dengan Keluarga Chen,

kamu memakai jam tangan

pemberian ayah kandungmu.

Namun, saat kita mengundang Chen Shan makan,

kamu justru menggantinya

dengan jam tangan pemberian Chen Fu.

Tidak ada gunanya kamu mengatakan semua ini.

Bukankah itu aneh?

Apa aku tidak boleh curiga?

Qi Mo.

Lihat jam tangan mana yang kupakai sekarang.

Jam tangan yang mana?

Apa yang sebenarnya kamu pikirkan?

Kamu...

Benar.

Mengapa kita mengundang Chen Shan

untuk makan bersama saat itu?

Aku ingin

mengembalikan uang santunan Chen Fu kepadanya,

supaya dia membawa uang itu

dan pergi jauh

agar tidak mengganggu kehidupan kita lagi.

Selain uang itu,

satu-satunya hubunganku dengan Chen Shan

hanyalah jam tangan itu.

Saat itu, aku ingin mengembalikan

jam tangan itu kepadanya

agar bisa memutus

semua hubungan dengan Keluarga Chen.

Aku hanya ingin hidup tenang

bersamamu.

Namun, kamu sendiri melihat

betapa marahnya aku hari itu.

Saat hendak pergi,

aku lupa melepasnya.

Apa salahnya, Qi Mo?

Bukan, tadi aku...

Aku sungguh tidak menyangka

kamu akan mencurigaiku

hanya karena sebuah jam tangan.

Bukan, bukan begitu.

Aku... memang aku...

Qi Mo, tunggu.

Tadi kamu bilang aku tahu soal pembukuan.

Masalah mengenai pinjaman berlebih

dan utang perusahaan ini,

apa aku mengetahuinya?

Aku sebagai akuntan perusahaan

dan istrimu sendiri,

aku malah tidak tahu sama sekali.

Sekarang kamu malah mencurigaiku?

Bukan.

Aku ini istrimu.

Bukan begitu.

Dengarkan penjelasanku, ya?

Cukup, Qi Mo. Sekarang aku mengerti.

Di antara kita

- sudah tidak ada kepercayaan. - Aku tidak bermaksud merahasiakannya.

- Bahkan kepercayaan dasar pun tidak ada. - Xiaoyun, dengarkan aku.

- Ini bukan soal kepercayaan. - Cukup! Aku tidak sanggup hidup begini.

Bukan, dengarkan penjelasanku.

Xiaoyun, kamu...

Jangan marah dulu.

Dengarkan aku...

Jangan tutup pintunya.

Xiaoyun!

Dengarkan penjelasanku.

Aku tadi hanya

terlalu panik sesaat.

Aku hanya mencoba menganalisis

siapa yang bertanggung jawab.

Namun, tiba-tiba

entah kenapa

aku malah mencurigaimu.

Aku benar-benar...

Aku minta maaf.

Apa itu belum cukup?

Xiaoyun.

Kalau masih belum cukup,

aku akan menampar diriku dua kali.

Aku minta maaf, ya?

Kamu dengar?

[Satu minggu kemudian]

Mengingat PT Petrokimia Wugang

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

memiliki masalah pembukuan

yang masih perlu diverifikasi,

namun jadwal proyek tidak boleh tertunda.

Setelah pembahasan dan penilaian dewan juri,

pemenang tender

Proyek 713 Tahap Kedua adalah

PT Teknologi Konstruksi Pipa

Fuwenshan.

[Acara Tender Proyek 713 Tahap Kedua]

[Sun Jie][Chen Shan][Geng Jian]

Dalam hal rancangan, kami...

Direktur Chen.

Qi Mo datang.

Dia ingin bertemu Anda.

Aku memintanya masuk,

tapi dia tidak mau.

Sekarang dia menunggu di depan.

- Qi Mo datang? - Benar-benar Qi Mo.

Aku akan menemuinya.

Tunggu, kenapa dia datang?

Apa maksud kedatangannya?

Tidak apa-apa,

biar aku yang bicara dengannya.

Baik.

Kak Ipar.

Ayo masuk dan duduk di kantor.

Kenapa berdiri di sini?

Tidak usah.

Terlalu banyak orang di perusahaanmu.

Kita bicara di sini saja.

Cara yang kamu gunakan kali ini

tidak terlalu terhormat.

Aku datang

bukan untuk mempermasalahkan

siapa yang memberimu buku besar itu.

Menang tetaplah menang.

Aku menerima hasilnya.

Namun, Shan,

jangan mengira semua masalah sudah selesai

karena menang tender.

Proyek 713 Tahap Kedua itu

adalah pekerjaan yang sangat sulit

ditangani.

Perusahaan kami

besar dan memiliki banyak sumber daya.

Meski pembukuan bermasalah,

juga ada yang mau memberi kami pinjaman.

Namun, kamu...

Siapa yang mau meminjamkan uang

pada perusahaan kecil kalian ini?

Itu urusanku sendiri.

Kak Ipar tidak perlu memikirkannya.

Baik.

Sekalipun kamu mendapat pinjaman,

jika proyek tahap pertama tidak lolos pemeriksaan penerimaan,

kamu tetap tidak akan menerima pembayaran, 'kan?

Bisa-bisa kamu

menanggung utang seumur hidup.

Aku punya solusi

yang menguntungkan kedua pihak.

Jual hak cipta rancangan itu

kepadaku,

lalu mundurlah dari tender.

Aku akan memberimu tiga juta yuan.

Kamu terhindar dari risiko

dan tetap mendapat uang.

Kenapa tidak menerimanya?

Tiga juta yuan?

Benar.

Risiko yang Kak Ipar sebutkan tadi

memang benar ada.

Namun, coba pikirkan.

Mendirikan perusahaan dan mengikuti tender,

semuanya pasti punya risiko.

Namun, semua urusan itu,

satu per satu

berhasil kuselesaikan.

Jadi, aku tidak terlalu khawatir

terhadap risiko-risiko itu.

Yang terpenting,

siapa yang sekarang

bisa memastikan apa yang akan terjadi nanti?

Benar, 'kan?

Bagaimana kalau begini?

Masa pengumuman masih 15 hari.

Pikirkan lagi tawaranku.

Tidak perlu terburu-buru.

Jika kamu berubah pikiran,

hubungi aku kapan saja.

Baiklah.

Baik, biar kuantar keluar.

Tidak perlu.

Cukup sampai di sini saja.

Hati-hati di jalan, Kak Ipar.

Omong-omong, Feng,

rancanganmu benar-benar luar biasa.

Qi Mo itu datang...

Untuk apa Qi Mo datang?

Tadi Qi Mo bilang

dia ingin membayar tiga juta yuan

untuk membeli rancangan kita.

Dia juga meminta kita mundur dari tender.

Apa dia sudah gila?

Benar. Mana mungkin?

Benar-benar...

Tidak tahu malu!

Memang begitulah kelakuannya.

Benar.

Tidak apa-apa.

Setidaknya ini membuktikan

bahwa rancangan kita

diakui oleh banyak orang.

Kita makan dulu.

Setelah makan, kita lanjutkan.

Baik, ayo.

Kita makan dulu.

Makan dulu.

Kak Jie, kemari sebentar.

Baik.

Telepon Liu Jun.

Beri tahu dia sesuatu.

Beri tahu apa?

Katakan Qi Mo menawarkan tiga juta yuan

untuk membeli rancangan kita.

Aku mengerti.

Kamu...

Kenapa kamu datang ke sini lagi?

500 ribu yuan.

500 ribu apanya?

Menurutmu, dari mana aku bisa...

Bahkan 50 ribu yuan saja sulit kudapatkan.

Dari mana aku bisa mendapatkan 500 ribu yuan?

Kamu mau ingkar janji?

Kesabaranku sudah habis.

Tidak.

Kamu memang tidak punya kesabaran.

Aku...

Aku juga tidak punya 500 ribu yuan.

Dari mana aku bisa mendapatkan 500 ribu yuan?

Perusahaan kalian

sekarang sudah memenangkan tender.

Bahkan ada orang yang menawarkan tiga juta yuan

untuk membeli rancangan kalian.

Siapa yang percaya kamu tidak punya uang?

Siapa yang memberitahumu?

Tidak perlu tahu siapa yang memberitahuku.

- Pelan-pelan! - Aku tidak meminta lebih.

Aku hanya meminta 500 ribu yuan.

Liu Hong, dengarkan aku.

Soal tiga juta yuan itu.

Uang tiga juta yuan itu

baru tawaran untuk membeli.

Mereka belum membelinya.

Sekalipun rancangan itu terjual,

uangnya akan masuk ke perusahaan

bukan ke tanganku.

Uang itu akan diterima

putra angkatku, Chen Shan.

Aku akan mencari cara.

Kamu mau ke mana?

Kamu mau ke mana?

Mau ke mana?

Aku akan mencari Chen Shan.

Kembali ke sini!

Kemari!

Kemari!

Dengarkan aku.

Dengarkan aku, Liu Hong.

Aku mohon kepadamu!

Bukankah kamu tidak mau memberiku uang?

Aku akan memintanya kepada Chen Shan.

Akan kuberikan!

Akan kuberikan!

Begini saja.

Bi... bisakah kamu memberiku

waktu dua puluh empat jam?

Kalau aku

tidak memberimu uangnya,

terserah kamu

mau lapor ke mana.

Geng Jian.

Ini terakhir kalinya aku memercayaimu.

Baiklah.

Maskermu.

[Pegadaian Wanjin]

Aku yang melukis lukisan ini.

Kamu bercanda, ya?

Bagaimana bisa kamu yang melukisnya?

Ini... ini lukisan Zhao Hui.

Kamu tidak tahu saja.

Lukisan Zhao Hui sangat populer beberapa tahun ini.

Jadi, aku juga meniru lukisannya,

melukis beberapa lembar

untuk mencari uang.

Kamu sengaja, ya?

Kamu menginginkan lukisan ini,

lalu kamu sengaja...

Kamu ingin menawar harganya, 'kan?

Apakah kamu sengaja?

Ini adalah karya asli.

Ini adalah karya asli!

Karya asli apaan?

Kamu tidak percaya, 'kan?

Sini,

coba lihat,

sama persis dengan lukisanmu ini.

[Pria Sejati akan Cantik]

Oh ya,

beberapa tahun yang lalu ada seseorang dari pabrik kalian

yang datang ke tempatku

untuk beli satu lukisan

yang sama persis.

Aku bahkan dapat untung lebih dari sepuluh ribu yuan.

Lukisan berkelas ini

harus dimiliki oleh orang yang punya kemampuan.

Aku berpikir

orang yang punya kemampuan di sekitarku

tidak lain adalah Anda.

Dari mana kamu dapat lukisan ini?

Ayo,

masuk ke dalam.

Ayo, Direktur Qi,

masuk ke ruang tamu.

Duduklah, aku akan

menuangkan air untukmu.

Kapan bisa kamu bayar

utangmu kepada perusahaan?

Direktur Qi,

aku tidak akan

melarikan diri dari utang.

Begini saja.

Aku tunjukkan ini padamu.

Ini apa?

Ini adalah lukisan yang dilukis

oleh pelukis terkenal Zhao Hui

yang aku titipkan di rumah teman.

[Pria Sejati akan Cantik]

Nilai pasarnya lima ratus ribu yuan.

Coba kamu lihat.

Ambillah.

Aku tahu lukisan ini,

tapi tidak berharga.

Katakan saja kapan

uang tunainya bisa ditransfer

ke rekening perusahaan induk?

Bukan, kamu...

Kamu sudah jadi bos besar

masih kekurangan beberapa ratus ribu yuan itu?

Apa maksudnya

"aku masih kekurangan beberapa ratus ribu yuan itu"?

Kamu tahu sendiri aku kekurangan uang atau tidak.

Kamulah

yang diam-diam mengumpulkan data hitam pinjamanku

dan memberikannya kepada Chen Shan.

Jangan mengira aku

tidak tahu ini perbuatanmu.

Biar kuberi tahu, aku akan habiskan kamu.

Bukan, aku bahkan tidak tahu Chen Shan

dapat data itu dari mana.

Aku tidak tahu.

Sudahlah kamu.

Aku... aku tidak tahu.

Sudah berapa tahun kamu berakting?

Bisakah kamu ganti cara beraktingnya?

Aku benar-benar tidak tahu.

Geng Jian, kamu...

Begini saja.

Kamu pulanglah.

Kamu minta pada Chen Shan.

Kamu suruh Chen Shan

menjual gambar desain proyek tahap kedua

kepadaku

dan mundur dari tender.

Aku akan mentransfer tiga juta yuan

ke rekening kalian.

Kapan kamu mau kamu

kembalikan utangmu kepadaku,

aku beri kamu kelonggaran.

Ayo, Ayah Angkat.

Minum air hangat dulu.

Kamu datang mencariku malam-malam begini

hanya untuk menyuruhku menjual proyek ini

seharga tiga juta yuan kepada Qi Mo?

Benar.

Dengarkan Ayah Angkat

membantumu menganalisis masalah ini.

Proyek ini,

Proyek 713,

bagi kita

memang peluang yang sangat baik.

Tapi di dalamnya ada risiko.

Jika kelak terjadi masalah apa pun,

semua usahamu akan sia-sia.

Kita ini perusahaan baru.

Jalan ke depan masih panjang.

Asalkan kamu punya tiga juta yuan ini sebagai modal,

ke depannya proyek apa yang tidak bisa kamu kerjakan?

Menurutmu ini mungkin, Ayah Angkat?

Kita sekarang susah payah

menemukan kesempatan

untuk bisa bersaing dengan Qi Mo,

susah payah punya kesempatan

untuk membalas dendam ayahku.

Kalau aku

menjual proyek ini sekarang,

justru itulah yang namanya sia-sia.

Tapi coba kamu pikirkan lagi.

Bukan begitu, Ayah Angkat.

Katakan saja padaku,

sebenarnya apa yang terjadi?

Kenapa kamu tiba-tiba menyuruhku

menjual proyek ini?

Qi Mo memaksaku mengembalikan utang.

Bukan, dia...

Beberapa waktu lalu ketika Qi Mo

bilang kamu korupsi,

aku sudah ingin bertanya.

Uang ratusan ribu yuan itu

kamu pakai untuk apa?

Main saham.

Semuanya rugi.

Baik, begini saja.

Aku akan membantumu

bernegosiasi dengan Qi Mo

untuk memberi kelonggaran satu setengah tahun.

Tidak masalah.

Setelah proyek ini berhasil

dan perusahaan punya uang,

aku akan membantumu menyelesaikannya.

Aku akan meneleponnya sekarang.

Shan.

Jangan.

Jangan telepon dia.

Katakan saja pada Ayah Angkat,

tiga juta yuan bisa dijual atau tidak?

Bisa dijual.

Aku ini presdir,

aku pasti ingin membantumu.

Kamu anak angkatku.

Tapi hal ini juga harus ditanyakan

pendapat dewan direksi.

Ti... tidak perlu.

Anggota dewan direksi

semuanya pemegang saham.

Menurutmu orang-orang itu

akan setuju?

Biar aku bantu hitung.

Kamu juga tahu

He Jianchuan dan Sun Jie,

dua orang dari salon itu...

Aku tahu semuanya.

Aku... aku ada urusan mendesak.

Aku pergi dulu.

Aku masih ada urusan.

Xiaoyun.

Ayah Angkat.

Kamu mencariku?

Duduklah.

Ayah Angkat.

Aku tahu

masalah antara Ayah Angkat dan Qi Mo.

Aku juga tahu Qi Mo

akhir-akhir ini menekan Ayah Angkat cukup ketat.

Ayah Angkat butuh uang, 'kan?

Aku punya uang

dan bisa membantu Ayah Angkat.

Benarkah?

Aku yang menyelidiki

dan memberitahu Qi Mo soal korupsi Ayah Angkat.

A... aku tahu.

Ayah Angkat tidak menyalahkanku, 'kan?

Aku ini akuntan,

ini adalah tanggung jawabku.

Tapi ada satu hal

yang tidak aku beri tahukan kepadanya.

Kenapa Ayah Angkat mentransfer uang

kepada Liu Hong?

Dulu dia dan Wan Yang

cukup membuat Ayah Angkat kewalahan.

Apa tujuan Ayah Angkat memberinya uang?

Itu...

Aku memang benci Wan Yang.

Tapi istrinya, Liu Hong,

selalu datang mengeluh kepadaku.

Karena hatiku terlalu lembut,

melihat mereka ibu dan anak

benar-benar kasihan.

Tidak sesederhana itu, 'kan?

Ayah Angkat,

aku benar-benar ingin memberi uang kepada Ayah Angkat.

Tapi Ayah Angkat harus jujur padaku.

Tanpa tahu alasannya,

bagaimana aku bisa membantu?

Suatu hari,

Liu Hong datang menemuiku

dan berkata

putrinya kuliah di luar negeri,

tapi tidak mampu membayar uang kuliah.

Aku pikir,

aku akan memberinya dua bulan saja.

- Dua bulan. - Tidak hanya dua bulan.

Ayah Angkat memberinya setiap bulan.

Ayah Angkat.

Jangan-jangan Liu Hong

mengancam Ayah Angkat dengan sesuatu?

Benar.

Karena

ayah angkatmu

belum menikah.

Terkadang juga bisa merasa kesepian.

Ada suatu kali tidak mampu menahan diri

dan dia memegang kelemahanku.

Jadi aku terus mentransfer uang padanya,

setiap bulan selalu ditransfer.

Sekali salah langkah, menyesal seumur hidup.

Ayah Angkat sangat menyesal.

Nama baik seumur hidup hancur

karena dia.

Sungguh.

Karena Ayah Angkat tidak mau berkata jujur,

aku juga tidak akan memaksa.

Masalah uang,

Ayah Angkat selesaikan sendiri saja.

Ini jujur.

Aku mengatakan yang sejujurnya.

Aku...

Geng Jian tidak membuka mulut.

Lakukan sesuai rencana saja.

Sun Jie, apa yang mau kamu lakukan?

Wan adalah penyelamatmu.

Siapa yang memberi uang, dialah penyelamat.

Geng Jian memberiku dua ratus ribu yuan

untuk mengambil nyawamu.

Kamu terlalu serakah.

Sebulan diberi lima belas ribu yuan

kenapa masih merasa kurang?

Kamu memojokkan Geng Jian sampai tidak ada jalan keluar.

Jadi Geng Jian menginginkan nyawamu.

Aku tidak bisa melepaskanmu begitu saja.

Tiga tahun lalu,

kamu menyampaikan perintah palsu

dan adikmu yang sial itu

membuatku masuk penjara

mendekam selama tiga tahun.

Jadi hari ini,

utang lama dan baru kita hitung sekaligus.

Aku tidak bisa melepaskanmu begitu saja.

Restoran hotpot besok siang tidak buka.

Orang datang pukul 16.30.

Aku sudah hitung,

lima belas jam

cukup untuk membuatmu mati membeku.

Chen Shan, kenapa kamu datang?

Kamu gila.

Kamu mau apa, Chen Shan?

Mau apa?

Chen Shan!

Kak Jie.

Ini bisa menyebabkan kematian.

Aku tidak peduli!

Aku tahu kamu membenci Wan Yang.

Aku juga membencinya.

Aku bahkan sangat ingin membunuhnya.

Kamu juga tahu bagaimana dia memperlakukan

orang tuaku dulu.

Tapi kamu tidak bisa begini.

Kak Jie.

Kamu baru saja dibebaskan.

Kalau kamu benar-benar melakukan ini,

kamu mau dipenjara lagi?

Aku tidak peduli.

Geng Jian benar-benar memberiku uang.

Kamu menghalangiku,

apa kamu memberiku uang?

Ini bukan soal uang,

Kak Jie.

Coba kamu pikirkan.

Kalau kamu benar-benar melakukan ini,

kamu akan tamat,

ayah angkatku juga akan tamat.

Demi... demi seorang Liu Hong,

apakah itu sepadan?

Siapa yang peduli dengan wanita seperti ini?

Adik kandungnya pun tidak mengurusnya.

Kalau kita tidak bilang,

siapa yang akan tahu?

Benar.

Dia punya seorang putri di luar negeri.

Suatu hari kalau ada kesempatan,

aku akan pergi ke luar negeri

dan membunuh

putrinya sekalian.

Dengan begitu semuanya selesai.

Baiklah.

Lakukan saja sesukamu.

Aku tidak bisa menghentikanmu.

Tapi sebelum itu,

bisakah kamu biarkan aku

bertanya dua hal padanya?

Aku hanya tanya dua hal padanya,

bisa, tidak?

Baik, cepat.

Tolong aku, kumohon.

Jangan bicara dulu!

Aku punya uang, aku akan memberikannya padamu.

Aku sudah dengar dari Liu Jun.

Dia bilang kamu memegang

bukti kelemahan ayah angkatku.

Bukti itu juga berkaitan dengan keluargaku.

Kamu juga sudah lihat

bagaimana situasinya sekarang.

Kalau kamu beri tahu aku apa yang kamu tahu,

mungkin aku bisa menyelamatkan nyawamu.

Geng Jian...

Geng Jian, dia...

Dia membunuh...

Dia... dia membunuh ibumu.

Dia membunuh ibumu!

Sebelum Wan Yang meninggal, dia merekam

bukti pembunuhan Geng Jian,

yaitu bukti Geng Jian membunuh ibumu.

A... ada padaku.

Direktur Pabrik Wan.

Ada apa Anda memanggilku?

Bagaimana rasanya menjadi orang nomor satu?

Mari.

Semuanya demi pekerjaan.

Ada bau cerutu, ya.

Aku tidak bercerutu.

Baunya terlalu menyengat, aku tidak tahan.

Aku juga menduga begitu.

Tapi kamu akan terus bercerutu,

hingga kali kedua, kali ketiga,

memaksa dirimu menyukai rasa ini,

lalu perlahan-lahan

kamu akan terbiasa dengan baunya.

Anda memanggilku

hanya untuk mengatakan ini?

Menyuruhmu datang melihat kedai teh ini.

Pukul 5.15 setiap hari

adalah waktu terbaik melihat matahari terbenam.

Master Zhao di kedai teh ini

paling pandai menyeduh teh.

Teh seduhannya enak.

Teko tanah liat ungu antik itu

baru saja aku

seduhkan seteko untukmu.

Nanti kamu cicipi.

Setiap tahun saat teh baru tiba,

asalkan kamu ada,

aku akan membiarkanmu menciumnya dulu

agar kamu mengingat bagaimana rasa kekuasaan.

Menurutku begini,

kekuasaan digunakan untuk

mensejahterakan seluruh karyawan pabrik,

bukan untuk mencari keuntungan pribadi.

Hal-hal yang usang dan membusuk itu

sudah ketinggalan zaman.

Direktur Pabrik Wan.

Aku tidak minum teh di sini lagi,

silakan minum sendiri.

Aku pergi dulu.

Lebih baik kehilangan kekuasaan,

daripada kehilangan wanita cantik.

Kamu yang bilang, 'kan?

Ke depannya jangan gunakan

hal-hal kotor itu untuk menekanku.

Kita berbeda.

Aku punya kemampuan untuk mereformasi diri.

Aku akan memimpin seluruh karyawan pabrik

menuju jalan yang benar,

membersihkan hal yang tidak benar.

Kamu benar-benar membuatku mendengar

lelucon paling lucu di dunia.

Geng Jian.

Selama bertahun-tahun kamu berpura-pura

dan sudah terbiasa berakting

sampai kamu sendiri pun percaya.

Pembunuh sepertimu ini

mengatakan omong kosong ini,

lucu, tidak?

Benar, ekspresi ini.

Dulu waktu kamu main perempuan

dan aku yang harus menebus kamu,

ekspresimu juga seperti ini.

Hari itu aku baru saja

menyuruhmu membujuk Zhang Wenying.

Tapi tak lama kemudian dia mati.

Apa ada hal sekebetulan ini?

Aku tidak pergi ke rumah Zhang Wenying.

Aku tidak menyetujuimu untuk pergi.

Zhang Wenying dipaksa mati olehmu.

Sejujurnya,

hari itu aku menyuruhmu membujuk Zhang Wenying,

tapi aku merasa tidak tenang.

Aku ada di lantai bawah.

Kamu naik pukul 20.40,

berada di selama 15 menit,

turun dengan tergesa-gesa,

lalu naik lagi dengan tergesa-gesa.

[Kartu Kerja]

Barang-barangmu sampai jatuh.

[Kartu Kerja]

[Kartu Kerja]

Aku tidak pernah ke sana.

Tidak apa-apa jika kamu tidak mau mengaku.

Mari kita pergi ke kantor polisi.

Mereka profesional.

Biarkan mereka yang menganalisisnya.

Aku melakukan banyak kesalahan.

Dihukum tujuh atau delapan tahun,

itu mungkin saja.

Tapi jika membunuh,

itu hukuman mati.

Ayo.

Apa yang kamu lakukan?

Takut?

Ayo.

Apa maumu?

Katakan padaku.

Apakah kamu yang membunuhnya?

Bukan.

Benar-benar bukan?

Bukan.

Kamu...

Bukankah kamu yang menyuruhku

pergi membujuknya?

Senior,

bisakah kita

tenang dulu?

Jangan menyerahkan diri.

Aku bilang jangan menyerahkan diri.

Karena itu tidak baik bagi siapa pun.

Lalu dia marah.

Dia murka.

Kamu bukan pria sejati!.

Dia bilang aku bukan pria sejati.

Dia memakiku.

Pengecut.

Kamu akan selalu menjadi yang kedua.

Dia bilang aku seperti kasim.

Seperti kasim,

selamanya melayani orang lain.

Kamu hanya bisa melayani orang lain.

Kamu akan selalu menjadi yang kedua.

Tidak akan jadi Direktur Pabrik!

Kamu tidak akan bisa jadi Direktur Pabrik!

"Kamu tidak bisa jadi pemimpin."

Aku tidak pernah menghargaimu.

Aku muak melihatmu.

Dia menghinaku.

Pergi!

Lalu aku mengambil tali

dan menjerat lehernya.

Aku...

Aku begitu baik kepada keluargamu,

tapi hanya dibalas dengan satu kata

"kasim".

Tidak ada sedikit pun

rasa hormat dan nilaiku?

Kenapa kalian semua menghinaku?

Tidak ada rasa hormat sama sekali.

Kamu harus minta maaf padaku.

Minta maaf!

Minta maaf padaku!

Kamu bertindak terlalu kejam

dan mencekiknya sampai mati.

Apa yang ingin kamu lakukan?

Geng Jian.

Aku ingin memohon satu hal padamu.

Jika terjadi sesuatu padaku,

bisakah kamu membantuku

merawat keluargaku?

Aku bisa.

Aku bisa.

Aku suka orang yang menepati janji.

Aku...

Aku adalah orang yang menepati janji.

Sepakat.

Oke.

Oke.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.