Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Fasilitas Biosistem Zitek Los Corrados, California
Crypthohansa B.
Aku yakin kau inspeksi fasilitas lebih modern saat bepergian tapi...
Griffin. Jangan masuk ke sini.
Ada apa, Dr. Seberg?
Ya Tuhan.
- Tersenyumlah. - Kenapa?
Karena lebih baik bahagia daripada sedih.
- Aku tidak sedih. - Kau sangat sedih.
Kau sudah bersedih selama berbulan-bulan. Sejak...
Apa ini semacam sesi terapi?
Kau bawa tisu siapa tahu aku menangis?
Itu dia. Amarah membuat tensimu naik. Awal yang bagus.
Kau ke sini untuk meledekku? Aku sedang sibuk.
Ada telepon untukmu, Jane. Katanya sangat darurat. Saluran 2.
- Ini Jane. - Selamat pagi, Tn. Jane.
Namaku Dr. Alicia Seberg.
Aku dapat informasi dari internet, kau detektif terbaik yang terdekat.
Kau terlalu berlebihan memujiku. Tapi sebenarnya aku bukan detektif.
Aku perlu bantuan profesionalmu. Tolong kemari secepatnya.
Aku telah dibunuh.
Tadi menyenangkan sekali.
Agen Lisbon, CBI.
- Bu, Pak. Silakan ikuti aku. - Baiklah.
- Hai, Agen Lisbon. Dan kau? - Aku Patrick Jane, konsultan.
Baiklah. Teresa, Patrick, senang bertemu kalian.
Aku Dean Harken, dari Pusat Pengendali Penyakit California.
Senang bertemu denganmu.
Ada situasi wabah virus yang berpotensi berbahaya di sini.
Gedung ini di bawah kendali CDCA, sesuai keadaan protokol darurat.
Ribuan orang bisa mati jika kita tidak tangani ini dengan benar.
- Kami mendapat kabar... - Dia menyangkalnya.
Tapi situasi ini hampir dipastikan karena kesalahan Dr. Seberg.
Tak ada tindakan kriminal, jadi mungkin kau tak dibutuhkan.
- Mungkin, tapi kami harus... - Sebagai rasa hormat profesi...
Akan kuizinkan kau masuk ke gedung.
Silakan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti.
Tapi kalian harus ingat, CDCA yang punya wewenang di sini.
Investigasi kami punya prioritas.
- Apa kalian mengerti? - Tentu saja.
- Boleh kulihat kartu identitasmu? - Tentu.
Terima kasih, Dean.
Tak ada fotonya. Sayang sekali. Kau pria yang tampan.
Scott Price, aku kelola fasilitas ini untuk Divisi Biosistem Zitek.
Aku akan menjamin, kami sebagai perusahaan...
Berkomitmen sepenuhnya untuk memberikan kerja sama terbaik.
Terima kasih, Tn. Price.
Bisa kita langsung saja? Ada keadaan darurat di sini.
Ya, tentu saja.
Lisbon, Jane. Ini Dr. Edmunds. Dia kepala penelitian di sini.
Dia akan antar kalian ke lokasi. Price, tolong ikuti aku.
Terima kasih sudah cepat datang.
- Apa yang kau kerjakan di sini? - Senjata biologis.
Teknologi modern. Antraks, botulisme, penyakit pes...
Bahkan racun kobra berpotensi menjadi senjata biologis.
Ini bidang yang berkembang. Perkembangan yang menarik.
Kau kembangkan cara membunuh manusia dalam jumlah yang besar.
Justru kebalikannya. Kami kembangkan penawarnya...
Untuk melawan virus yang membunuh manusia dalam jumlah yang besar.
Kita sudah sampai.
Ikuti aku.
1-20.
Sayang, apa dia Tn. Jane?
- Ya. Bagaimana keadaanmu? - Sama saja.
Tapi kau mengalami peningkatan kerja jantung.
Metabolismeku mencoba melawan dengan adrenalin.
- Selamat pagi, Tn. Jane. - Hai.
Agen Lisbon, CBI.
Bisa kaujelaskan pada kami apa yang terjadi?
Seseorang membuka botol ini dan ditinggalkan di bawah tangki.
Botol ini mengandung virus Cryptohansa B yang mudah menguap.
Semacam super virus buatan. Jika keluar dari ruangan ini...
Virus ini akan membunuh semua makhluk dalam radius 500 meter.
Virus ini menyerang sel darah merah.
Sehingga sedikit demi sedikit berhenti mengalirkan oksigen.
Korban akan mati kekurangan napas atau terkena serangan jantung.
Tergantung kondisi fisiknya.
Perkiraan kami sekitar 2 hingga 6 jam lagi.
- Jadi kau bisa mati kapan pun. - Benar.
Kata Harken ini ulahmu sendiri. Kesalahan yang tragis.
Dia birokrat. Hanya mencari jawaban mudah.
Butuh 4 langkah untuk membuka tutup salah satu botol ini.
Dan kami tak pernah membuka botol di luar tangki. Itu aturan dasar.
Aku bisa yakinkan kalian berdua, bukan aku yang buka botol ini.
Tapi ini bukan sekadar kesalahan.
Siapa pun yang lakukan ini ingin aku mati.
Semua orang tahu, aku ambil sif pertama.
Dia memanggilmu 'Sayang'. Apa kalian pasangan suami-istri?
Ya.
Dia merasa kaget karena kau terlihat sangat tenang...
Untuk seorang suami yang istrinya sedang sekarat.
Apa jika aku bersikap tidak tenang akan berguna baginya?
Penjelasan yang bagus, luruskan jika aku salah...
Tapi bila pembunuh itu membuka botolnya...
Berarti mereka juga akan terinfeksi oleh virus ini.
Artinya mereka juga sekarat atau kemungkinan sudah mati.
Tidak, ada penawarnya. Ini sebuah senyawa enzim.
Jika digunakan sebelum paparan, akan mencegah infeksi.
Aku berasumsi siapa pun pelakunya, sudah memakai satu dosis penawar.
- Bukankah kau bisa... - Aku tak bisa gunakan sekarang.
Penawarnya hanya berfungsi bila dipakai sebelum paparan.
Seperti yang kukatakan tadi.
Kenapa tak kau pakai sebelumnya sebagai pencegahan?
Efek samping dari pemakaian teratur terlalu berbahaya.
Siapa lagi yang punya akses ke ruang botol virus itu disimpan?
Yang diizinkan masuk hanya aku, Cliff, Welks, Nash, dan Trip.
Seperti yang kalian lihat, ada sistem keamanan biometrik.
Jadi, kemungkinan pembunuhnya suamimu atau 3 ilmuwan yang lain.
Maaf, maksudku calon pembunuhnya.
- Jane. - Aku hanya...
Tidak apa-apa.
Itu kesimpulan yang tak bisa dihindari.
Di mana ketiga ilmuwan itu?
Harken sedang mengisi laporan soal insiden ini.
Kami harus bicara dengan mereka.
- Kasus ini bagus sekali, 'kan? - Bagus?
Menarik, unik.
Hanya jika kau pencari petualangan yang kejam dan merasa bosan.
Kejam?
Jika orang ingin saling membunuh dan kita harus menangkap mereka...
KIusarankan mereka melakukannya dengan ide yang asli.
Hei, Van Pelt.
Aku ingin kau menyelidiki latar belakang Cliff Edmunds...
Lilith Nash, Griffin Welks, dan Florian Eric Tripp.
Kukirimkan detail mereka sekarang.
Ada yang perlu dicari secara khusus?
Salah satu dari mereka melepaskan super virus mematikan...
Yang bisa membunuh separuh warga California.
Jadi, kurasa kita mencari seseorang yang punya latar belakang...
- Menjadi penjahat super kejam. - Baiklah.
- Yang terakhir hanya lelucon. - Ya, kami mengerti.
Sampai nanti.
- Halo. - Hai.
- Halo. - Halo.
- Apa yang kaulakukan? - Menurutmu apa?
- Coba buat kami gugup? - Tepat sekali.
- Bagaimana aksiku? - Berhasil.
- Bagus sekali. - Tapi kenapa?
Salah satu dari kalian diduga membunuh Alicia Seberg.
Atau suaminya pelakunya. Tugas kami untuk mencari tahu.
Dan waktu kami hanya sedikit. Orang yang gugup mudah dibaca.
Apa yang kaudapatkan dari hal ini?
Kau gampang dibaca. Sifatmu seperti yang terlihat.
Kau tipe orang konvensional. Orang yang baik dan jujur. Benar?
- Tidak. - Aku salah. Ada sisi tersembunyi.
- Ya, tapi... - Apa yang kausembunyikan?
- Tidak ada. - Apa yang dia sembunyikan, Lilith?
- Apa yang kausembunyikan? - Aku tidak...
- Kau pelakunya, bukan? - Aku? Apa?
Kau berselingkuh dengan Alicia Seberg.
Apa? Tidak? Bukan denganku.
Bukan denganmu. Jadi dengan siapa?
Aku mengurus peralatan dan inventaris...
Bukan kehidupan pribadi rekan kerjaku.
Tapi dia berselingkuh, 'kan?
Apa lagi motif suaminya untuk membunuhnya?
Dan jika pelakunya bukan suaminya, berarti salah satu dari kalian.
Siapa teman selingkuhnya?
Tebakanku?
Kaseem. Ya.
- Apa suaminya tahu? - Dia tahu.
Dr. Edmunds pria baik dan lembut. Tidak mungkin dia pelakunya.
Terima kasih, Lilith. Florian. Griffin.
Kenapa tak bilang kalau kau selingkuh dengan Dr. Kaseem?
Karena hal itu tak berkaitan.
Ya, pernikahan kami terbuka dan berdasarkan kejujuran.
- Benar. - Sungguh? Kau tak keberatan?
Aku sama sekali tidak keberatan.
- Kesetiaan hanya adat budaya. - Seperti baju dan tak membunuh.
- Bisa dianggap seperti itu. - Ayolah, kau pasti cemburu.
Tidak. Kami saling mencintai.
Kebahagiaannya adalah kebahagiaanku juga.
Lagi pula bukan berarti aku juga tidak selingkuh.
- Apa saat ini kau juga selingkuh? - Tidak. Aku terlalu sibuk.
- Kau pasti berpikir ini agak aneh. - Ya, pada awalnya.
- Tapi, ya... - 'Tapi, ya...'
Sungguh kata-kata yang penuh perasaan.
Isabel. Syukurlah.
Aku terima pesan dari Ayah. Apa itu benar, Ibu?
- Ya, itu benar. - Tidak. Tidak mungkin.
Situasi yang sangat sulit, 'kan? Jangan menangis, Sayang.
Kenapa Ibu melarangku menangis? Tentu saja aku pasti menangis.
Adakah sesuatu yang bisa Ayah lakukan?
Pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan.
Dengarkan Ibu. Kita tak punya banyak waktu.
Jadi jangan habiskan hanya untuk menangis dan bersedih. Paham?
- Baiklah. - Bagus.
Bagaimana sekolahmu? Apa nilai kalkulusmu naik?
Aku dapat nilai 95 di ujian terakhir.
Bagus sekali. Pertahankan itu.
Dan bagaimana hubunganmu dengan Andy?
Dia berengsek. Aku sudah putus dengannya.
Ibu akui senang mendengarnya. Ibu kurang suka padanya.
Ibu sangat mencintaimu.
Kau hal terbaik di dalam hidup Ibu. Dan Ibu sangat bangga padamu.
Ibu.
Bila Ibu meninggal, jangan buang waktumu hanya untuk bersedih.
Sebentar tidak apa-apa, tapi jangan terlalu lama.
Kau harus berani. Kau harus bahagia.
Selamat tinggal, Sayang.
- Ibu! - Selamat tinggal, Sayang.
Tidak, Ibu!
Selamat tinggal, Sayangku.
Aku mencintaimu, Sayang. Selamat tinggal.
Ibu sudah meninggal, Sayang.
- Dia sudah meninggal? - Ya.
Aku...
Aku turut berduka cita.
Aku dan anak buahku akan segera persiapkan prosedur dekontaminasi.
Bagaimana prosedurnya?
Pembersihan mikroradiasi berintensitas rendah...
Yang disiapkan untuk peristiwa seperti ini.
Ruang ini diberi radiasi, virusnya mati...
Mayat Alicia tetap utuh.
Berapa lama hingga kami bisa menyelidiki lokasi pembunuhan ini?
Ini bukan lokasi pembunuhan hingga kau tahu ada pembunuhan, 'kan?
Ini belum tentu kasus pembunuhan. Di mana buktinya?
- Kata-kata Alicia Seberg. - Untuk apa dia berbohong?
Dia tak tahu harus berbuat apa.
Dia membuat kesalahan dan tak mau mengakuinya.
Hal itu sering terjadi. Aku sudah lama kerjakan ini.
Aku pernah dengar penyangkalan dan kepastian yang sama.
- Itu sifat alami manusia. - Tak setuju. Aku percaya padanya.
Aku nyatakan ini sebagai kasus pembunuhan.
Maaf bila ini menyulitkan pekerjaanmu, tapi ini tugasku.
Tidak masalah. Baiklah, lakukan tugasmu.
Tapi wabah virus ini masih ada, dan aku yang berwenang di sini.
Kau mau jadikan ini kasus pembunuhan?
Kita akan tangani tersangka sesuai protokol CDCA.
Silakan.
Hingga musim panas 2008, Seberg, Edmunds, Nash, dan Tripp...
Bekerja di Dinas Biokimia, Institut Teknologi California.
Seberg dan Edmunds keluar mendadak. Ada perselisihan hukum.
Baiklah. Aku dan Cho akan menyelidikinya.
Pernah ditahan atas tindak kriminal?
Tidak.
Apa kau sekarang atau pernah menjadi anggota organisasi teroris?
- Ini menggelikan. - Memang menggelikan.
Biarkan saja.
Apa kalian bisa diam?
- Sekarang, Tn. Tripp. Tolong... - Kenapa?
- Kenapa? - Apa bedanya?
Diam atau tidak, kau buang waktu dengan semua omong kosong ini.
Kalian bilang ini pembunuhan, jadi kita harus buat administrasinya.
- Itu yang harus dijalankan. - Hanya buang waktu saja.
Kukira perjanjian di antara kita sudah jelas.
Kalian mau buat masalah dengan CDCA?
Tentu saja tidak. Maafkan atas ketidaksopanan rekanku.
Tidak, kutarik permintaan maaf itu. Beranilah, Lisbon. Kita tahu...
Jika aku punya waktu 10 menit, akan kuungkapkan kebenaran itu.
Jika memang ada kebenaran yang bermanfaat dari mereka.
Kami permisi dulu.
Ya, kami permisi dulu. Kami harus berdiskusi.
Tenanglah. Itu perintah.
Baiklah, tenang saja. Aku sedang selidiki kasus ini.
Biar kujelaskan, ini yang namanya politik.
CDCA organisasi yang kaya, kejam, dan punya banyak koneksi.
Dibandingkan dengan CBI, kita hanya anak yatim yang miskin.
Kita tak boleh memusuhi mereka. Kita harus bekerja sama dengannya.
- Dia membuatku kesal. - Katakan, "Aku mengerti."
Pergi cari mesin penjual otomatis dan belilah sebatang cokelat.
Lalu kembalilah bila sudah tenang.
Beri aku 1 dolar, dan aku akan pergi.
Nanti kembalikan uangku.
Lanjutkan saja.
Ya, Tuhan. Itu menyedihkan.
Kau menduga ada tindakan kriminal?
Dr. Seberg dan suaminya bekerja di institut ini hingga tahun 2008.
Begitu juga Tripp dan Nash. Apa itu benar?
Ya. Mereka tim ilmuwan yang hebat. Sayang kami kehilangan mereka.
Kendalanya uang. Kami mencoba menawarkan kontrak pada mereka.
Tapi Zitek mengancam akan menuntut. Itu sebabnya mereka harus pergi.
Edmunds dan Seberg suami istri. Apa hubungan mereka baik?
Kurasa begitu. Selain semua hal itu.
Selain semua hal apa?
Aku tak suka gosip, tapi aku dengar satu berita.
- Contohnya? - Edmunds mata keranjang.
- Dia berselingkuh? - Begitu yang kudengar.
- Kadang terlalu banyak drama. - Drama seperti apa?
Kemarahan, seperti biasanya. Kalian tahu sendiri.
Tapi aku tak terlalu memerhatikan.
Ada yang tahu banyak soal hal ini?
Sepertinya salah satu lulusan kami dari bidang astrofisika terlibat.
- Siapa namanya? - Greta Skye.
Berapa lama proses dekontaminasi ini?
Satu jam lagi.
Tolong jangan sentuh itu.
Ini investigasi pembunuhan. Aku bisa sentuh apa pun. Keberatan?
Ada bahan berbahaya di sana. Itu saja.
Aku suka cokelat batangan sekarang hanya dibuat dengan cokelat pekat.
- Kau pernah mencicipinya? - Tidak.
- Apa kau mau coba? - Tidak, terima kasih.
Baiklah.
Enak sekali.
Hai. Apa kau bisa mendengarku?
- Kau Isabel, bukan? - Siapa kau?
Namaku Patrick Jane. Aku di sini untuk mencari pembunuh ibumu.
Bagus. Tolong bunuh dia.
Andai aku boleh melakukannya.
Kurasa seharusnya kau menjauhi komputermu.
Apa kau punya teman di dekat rumahmu?
- Aku ingin bersama ibuku. - Baiklah.
Aku turut berduka cita.
Apa di rumahmu ada cokelat batangan?
Apa?
Kami baru saja bicara soal cokelat.
Dan aku jadi ingat, makan cokelat baik bagimu.
Cokelat akan menenangkanmu. Dan gula memberimu energi.
Ibuku meninggal dunia.
Cokelat dan duka cita adalah paduan yang baik. Kau harus mencobanya.
Rasanya akan jauh lebih kuat, efeknya akan lebih terasa.
Semuanya akan terasa seperti itu, untuk sementara.
Kau akan merasa lebih hidup.
Mungkin kau harus coba bertahan pada perasaan itu selama kau bisa.
Itu sebuah karunia.
Kurasa begitu.
Aku ingin kaulakukan sesuatu untukku sekarang, Isabel.
Aku ingin kau matikan komputermu.
Dan beri tahu temanmu, apa yang telah terjadi.
Lakukan itu sekarang juga.
Buka pintunya.
Akses Diterima
Seharusnya itu tak terjadi, 'kan?
Kau punya gelar lanjutan di bidang Fisika?
- Ya? - Permisi.
Maaf mengganggu. Kita perlu kembangkan daftar tersangka.
Pemindai canggih ini izinkan setiap orang masuk.
- Tak mungkin. - Coba saja.
- Astaga. - Lihat, 'kan? Pintu itu juga sama.
Setiap orang di lab ini bisa terjangkit virus tak dikenal itu.
Siapa yang bertanggung jawab atas pemindai keamanan ini?
Aku tak tahu bagaimana itu terjadi. Itu memalukan.
Tapi tugasmu untuk menyelia sistem keamanan di sini, 'kan?
Bukan dari aspek teknik, itu menyalahi kontrak.
Itu tak mungkin terjadi, tak ada yang salah. Percayalah.
Kau tunjukkan telapak tanganmu. Itu tanda gerakan merasa bersalah.
Itu tidak ada relevansinya. Aku hanya tunjukkan fakta dan...
Tak tahu kenapa sistem keamanannya gagal.
Dia benar. Kau tak terlalu meyakinkan.
Aku menyesal jika itu pendapatmu. Tapi aku tak punya kendali penuh.
- Tn. Price, kau ditahan. - Atas dasar apa?
Kujelaskan. Satu, atas pembunuhan Alicia Seberg.
- Itu tak masuk akal. - Itu juga bukan tugasmu.
- Betulkah? - Ya.
Investigasi pembunuhan bagian kami.
Kita bisa bicarakan ini. Aku akan telepon temanku di FBI.
Mereka akan ambil alih kasus ini. Dan aku akan lakukan hal ini.
- Maaf, Kawan. - Mungkin kau harus...
Mungkin aku benar tentang tanda gerakan telapak tangannya.
Ya.
- Lihat ke sana! - Siap!
- Kau ke kanan. - Baik.
Aku ingin bicara pada pengacaraku.
Kau punya hak itu, tapi...
Pernah naik pesawat militer dan kepalamu ditutup kain hitam?
- Tidak. - Kau akan alami itu sebentar lagi.
Karena itu caranya, kecuali jika kau bicara sekarang!
- Begini... - Diamlah.
Bicaralah.
Kontraktor mengacaukan segalanya.
Perangkat lunaknya rusak terus. Jadi mereka memperbaikinya.
Sementara itu sistem tak bekerja, untuk sementara.
Tak ada yang tahu sistem gagal. Dalam beberapa hal, sistem bekerja.
Dalam beberapa hal.
- Berapa lama sistem ini tak jalan? - Dua bulan.
Dua bulan? Siapa pun bisa masuk lab.
Teroris, orang gila, pencuri.
Kau tak sadar berapa besar masalah yang kautimbulkan?
Pencuri? Ada yang mau mencuri kuman penyakit?
Strain Cryptohansa B adalah alat riset yang harus dimiliki.
Itu susah dibuat.
Harganya 300.000 dolar per gram di pasar gelap.
- Astaga. - Bukankah begitu, Price?
Dan kau biarkan pintu lab terbuka lebar.
Kau benar-benar dalam masalah besar, Bung!
Kau pikirkan keadaanmu sebentar. Nanti kita bicara lagi.
Kau tahu dia tak membunuh Seberg. Kau hanya suka menakuti orang.
Jika ada pembunuhan di sini, kurasa dia tersangka yang tepat.
Kenapa? Dia tak tertarik pada kematiannya.
Dia hanya petunjuk pada sistem keamanan yang gagal.
Kita selidiki jika dia punya motif lain.
Fakta pentingnya, siapa pun bisa meraih botol itu, tak hanya Price.
Kaseem juga bisa, contohnya. Atau kau juga bisa.
Kau sudah lebih dulu di sini, 'kan?
Untuk memeriksa inventaris, pukul berapa kau sampai sini?
Malam sebelumnya, 'kan?
Kau mengingatkanku. Aku akan telepon FBI untuk gantikan kalian.
Dan aku sudah bilang itu bukan tugasmu.
Kami di sini karena perintah langsung dari jaksa agung.
Hubungi dia, katakan kami lepaskan kasus ini. Lihat saja reaksinya.
Akan kulakukan perintahmu. Kita akan lihat akibatnya.
Kini waktunya membuka ruang biohazard.
Terdengar lucu. Membuka ruang biohazard.
Bukankah kita harus pakai masker?
Tak ada virus yang mungkin bertahan di bawah siraman radiasi.
Virus dalam botol ini tentu masih hidup.
Tapi botol ini tak bisa pecah. Ini tak berbahaya.
Lima botol ini utuh.
Kita kembalikan ini ke ruang pendingin.
Baiklah. Semua baik-baik saja.
Ayo, ambil jenazah Alicia Seberg.
- Doktor, ini TKP. Kau tak boleh... - Biarkan dia di sini.
Astaga.
Astaga.
Kau punya hubungan dekat dengan Cliff Edmunds, suami korban, 'kan?
Tidak. Maksudku, ya.
Itu tidak... Ya, memang.
Tapi aku tidak...
Kau tak pikir aku terlibat dalam pembunuhannya, 'kan?
Tidak, Bu. Kami hanya selidiki hubungan mereka.
Menurutmu Cliff membunuhnya?
- Dia tipe pencemburu? - Sama sekali tidak.
- Dia pernah memukulmu? - Tidak. Cliff adalah pria sejati.
Dan Alicia orang yang tenang.
- Kami dengar mereka ada masalah. - Tidak.
Ada kejadian, tapi tak berhubungan dengan Cliff dan Alicia.
Lanjutkan.
Kami sudah bertemu beberapa kali.
Seseorang tinggalkan catatan untukku...
Lewat bawah pintu rumahku saat tengah malam.
Tertulis bahwa aku wanita binal dan harus menjauhi Cliff.
Buruk sekali dan tak ada nama pengirimnya.
Menurutmu siapa dia?
Awalnya kupikir Alicia Seberg pelakunya.
Lalu aku tahu, dia tak ada di negara ini saat itu.
Siapa lagi menurut dugaanmu?
Satu saat, aku bertemu Cliff di tempat kerjanya.
Ada asisten lab-nya.
Wanita ini memandangku tajam, seperti sinar mematikan.
Mungkin dia pelakunya.
- Siapa namanya? - Lilith Nash.
Pertanyaannya, "Kenapa sekarang?" Apa pemicu pembunuhan ini?
- Apa perubahannya? - Apa jawabannya?
Untuk satu hal, Harken muncul.
- Menurutmu Harken pelakunya? - Mungkin, tapi apa motifnya?
- Van Pelt. - Bos.
Cho dan Rigsby bertemu dengan mantan kekasih suaminya.
Menurut dia, Lilith Nash kirimkan surat ancaman padanya.
- Menarik sekali. - Jadi, aku selidiki lagi.
Nash tak masuk dalam laporan polisi dengan namanya yang sekarang.
Tapi dia pernah menikah singkat di Kanada tahun 1996 dan 1997.
Dengan nama itu, Lilith Blaum, tahun 1999 saat masih di Kanada...
Dia dapat perintah menjauh atas tindak kekerasan pada suaminya.
Dan dia tinggal 4 bulan di lembaga perawatan penyakit jiwa.
Itu bisa terjadi pada tiap orang. Van Pelt, aku minta tolong...
Hubungi Cho dan Rigsby, suruh mereka kemari secepatnya.
- Kenapa? - Kurasa aku memerlukan mereka.
- Baiklah. - Terima kasih.
Kuhubungi mereka.
Ayo, kita bicara pada Nash.
Kenapa? Kurasa dia bisa bantu kita.
Dia gila, diam-diam menyukai atasannya lalu membunuh istrinya.
- Menurutmu begitu? - Dia sedikit gugup.
Tapi kenapa membunuhnya sekarang dan menggunakan virus itu?
- Aku tak tahu. Mari kita tanyakan. - Baiklah.
Kau menentang Nash karena kau tak buat dia tersangka dari awal.
Tidak. Aku menentang Nash karena bukan dia pelakunya.
Tapi jika kau mau bicara padanya, mari temui dia.
Tapi apa pun yang kau kerjakan, jangan katakan pada Harken.
- Kenapa tidak? Ini prosedur. - Omong kosong dengan prosedur.
Harken bisa membuatnya tak bicara dan kau hanya akan buang waktu.
Akan kukatakan pada Harken.
Baiklah.
Nash, kemari.
Sekarang.
Berdiri di situ.
Dengarkan baik-baik dan katakan sejujurnya.
Adakah jalan keluar dari sini untuk menghindari pintu utama?
- Jalan untuk menyelinap? - Ya.
Di mana?
Jalanlah 1 mil ke utara, ada parit yang melewati bawah pagar...
Lewati setengah dari jalur tanah arah timur laut.
Bagus sekali. Sekarang, katakan yang sejujurnya.
Kau pernah pakai nama Lilith Blaum?
Ya.
Kau pernah tinggal di rumah sakit jiwa?
Ya.
Kau diam-diam tertarik dengan Cliff Edmunds?
Ya.
Kau membunuh Alicia Seberg?
Tidak.
Aku percaya padamu. Tapi aku tahu jalan pikiran Harken.
Dia akan temukan cara untuk menyalahkanmu.
Kuulangi. Aku tahu jalan pikiran Harken.
Dia akan temukan cara untuk menyalahkanmu. Kau dengar aku?
- Ya. - Bagus.
Pergilah.
- Lilith Nash kembali kemari? - Tidak.
- Aneh. - Mana Lilith Nash?
- Dia pergi dengan... - Tak perlu khawatir padanya.
- Dia tak bersalah. - Bagaimana kau tahu?
Karena aku tanya padanya. Dia katakan semua padaku.
- Mana dia sekarang? - Aku tak tahu.
Petugas keamanan.
Dia tak ada di kamarnya. Dia tak bisa ditemukan.
Kalian berlebihan. Aku yakin dia tak berbahaya.
Jiwanya tak stabil, mungkin dia pembunuh.
Tapi menurutmu dia tak berbahaya. Yang benar saja.
Jika dia pembunuh, dia pasti sudah lakukan hal terburuk.
Tn. Harken, kita kode merah.
- Apa itu kode merah? - Apa?
Tidak.
Astaga.
Maafkan Aku
Siapa pun yang berjarak 500 m dengan botol ini...
Akan mati dalam waktu 4 sampai 6 jam.
Tapi kuletakkan botol ini di kotak pengaman.
Pelakunya pasti mengambil dari kotak pengamannya..
Bagaimana itu bisa terjadi?
- Apa itu? - Gelas kimia terjatuh.
Apa?
Hanya ada 1 yang hilang.
Melegakan sekali. Bagaimana dia melakukannya?
Lupakan cara dia melakukannya. Apa yang kita lakukan sekarang?
Tak ada yang bisa kita lakukan. Dalam beberapa jam, kita akan mati.
Katakan padaku. Ini tipuan, 'kan?
Tidak. Kenapa aku lakukan hal itu? Apa untungnya?
Bersumpahlah.
Kau tahu aku tak bersumpah dalam bentuk apa pun.
Astaga.
Ini latihan, 'kan?
Ini bukan latihan. Ini benar-benar terjadi. Maaf.
Perhatian.
Kita punya waktu beberapa jam lagi. Kita tahan virus ini di sini.
Tak ada yang boleh tinggalkan lab ini.
Lalu apa? Kita dikuburkan di gurun?
AU akan lepaskan bom pembakar di lab, untuk musnahkan virusnya.
Keluarga dekat kalian akan diberi tahu.
Seperti kataku, waktu kita tinggal beberapa jam.
Kita bisa susun rencana dan berdoa sebaik mungkin.
Silakan menelepon.
Semoga Tuhan mengampuni jiwa kita.
Bos, kami 5 menit dari lokasimu.
Cho, perhatikan. Jane dan aku terpapar virus.
Sepertinya kami akan mati sebentar lagi.
Baiklah.
Jadi aku ingin berterima kasih padamu, Rigsby, dan Van Pelt.
Suatu kehormatan bisa bekerja dengan kalian.
Aku ingin kau hubungi kakakku, Tommy.
Nomor teleponnya di mejaku.
Di bawah buku 'Listrik Desa dan Kota'.
Katakan aku menyayangi dan maafkan semua perbuatannya.
Dan dia perlu berdamai dengan saudara-saudaranya.
Itu permohonan terakhirku. Sampaikan padanya.
Akan kusampaikan.
Baiklah. Selamat tinggal.
Tunggu. Aku juga ingin bicara pada mereka.
- Maaf. - Tak apa-apa.
Itu perpisahan yang baik.
Aku takut kau menangis dan meracau. Tapi ternyata tidak.
Ucapanmu ringkas dan mulia.
- Bagus. - Ya.
Tak adakah orang lain yang mau kau hubungi selain Cho dan Rigsby?
Tak ada.
Saat aku sekarat, aku ingin meneleponmu.
Tapi kau sudah di sini. Jadi, itu tak perlu.
Aku? Lalu, apa yang akan kaukatakan?
Tunggu dulu.
'Jika?'
'Jika aku sekarat?'
Ya. Kau tak sekarat.
Aku tulis label-nya dan tempelkan di botol kosong.
Lalu kuyakinkan Lilith Nash yang malang untuk melarikan diri.
Aku kasihan padanya...
- Sialan kau! - Tunggu dulu!
Kumohon. Diamlah. Tenang. Cho?
Ini Jane. Tolong abaikan pesannya Lisbon.
Aku menipunya. Itu salahku. Maaf.
Kau ada di parit itu? Bagus.
Tunggu saja. Beberapa orang akan menuju arahmu.
Sampai jumpa.
Kau tak waras. Kenapa kaulakukan ini padaku?
Ada 2 alasan. Pertama, untuk menangkap pembunuh Alicia Seberg.
Pembunuhnya bukan Lilith Nash yang malang.
Pembunuhnya, kau bisa mengingatnya...
Mengambil 1 dosis penawar racun agar selamat dari penularan virus.
- Benar? - Ya.
Pembunuhnya percaya dia satu-satunya yang tak akan mati.
- Betul, 'kan? - Ya.
Jadi mereka harus keluar dari sini sebelum kita mati.
Jika tidak, mereka akan dimusnahkan oleh AU.
Tak ada yang bisa mereka perbuat.
Mereka harus berusaha keluar dan membuka rahasia mereka...
Dengan ketelitian dan kejelasan dengan persamaan matematika.
Alasan nomor dua?
Alasan kedua dan paling penting...
Tidakkah kau merasa bersemangat saat kau dapatkan kehidupanmu lagi?
Kau tak merasa lega sekarang? Kau tak merasa senang bisa hidup?
Tidak.
Aku tahu kau senang. Aku tahu itu.
Jika alasan pertama tak muncul dalam waktu dekat...
Aku akan memukul hidungmu.
Sabar, Lisbon.
Harken akan muncul dengan ekspresi cemas karena ada yang kabur.
Sebentar lagi.
Tunggu.
Sebentar lagi.
Tak terjadi apa-apa.
Kau harus...
Ini maksudku.
Ini semua tipuan?
'Tipuan' terlalu berat. Lebih cocok muslihat atau strategi.
Yang penting, kita sudah tangkap pembunuhnya, 'kan?
Itu yang penting. Griffin Welks.
Tak akan tertangkap dengan caramu. Tapi caraku, lebih tegas dan alami
Kau tahu? Kau urus sendiri.
Yang penting sekarang hati-hati. Karena ini yang asli.
Setuju?
Ya. Kita kembalikan ini ke lemari pendingin.
Sampai jumpa, Jagoan.
Aku sedot sebagian matriks virus dan menjualnya ke pasar gelap.
- 300.000 dolar per gram? - Ya.
Ya. Tugasku menjaga inventaris. Maka itu memberiku kemudahan.
Lalu Harken datang dan memeriksa. Aku harus gerak cepat.
Maka aku tumpahkan botol untuk sembunyikan jumlah yang hilang.
Kau sangat paham bahwa Alicia Seberg akan tertular.
Seseorang harus bertanggung jawab.
Semua akan pikir tanpa sengaja dia buka botol itu...
Dan tak bisa menutupnya karena dia selalu begitu. Tak salah lagi.
Aku penasaran. Kau habiskan untuk apa uang itu?
Tidak. Kugunakan membeli obligasi dan beberapa rumah mewah.
Itu investasi yang cerdas.
Kau akan jadi orang paling kaya di penjara Folsom.
Hari yang berat.
Di sini dingin sekali. Kau masih marah padaku?
- Menurutmu? - Akuilah, kau memang merasa lega.
Kau merasa lebih bersemangat. Aku tahu itu.
Kau tahu apa yang membuatku lega?
Saat memukul hidungmu.
Aku senang bisa membantu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.