Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SUBTITLE By atharazka disc BD Lokal murah berkualitas (shope ) atharazka disc
911. Ada keadaan darurat apa?
Halo?
Ini 911. Silakan bicara.
Ini Suh Young-chul, mantan pegawai Chains Bio.
Hari ini di Gedung Doongwoori, aku akan melakukan eksperimen.
Maaf? Bisa ulangi perkataanmu?
Ah, bukan eksperimen.
Lebih tepatnya terorisme.
Apa?
Benar. Serangan bioterror yang sangat menular.
Aku sudah menguji patogennya pada tubuhku.
Dan itu berhasil.
Hanya aku vaksin yang bisa menghentikan wabah ini.
Organisme dari spesies yang sama yang,
untuk waktu tertentu, hidup di tempat yang sama.
Kenapa kau menungguku?
Kau terlambat 10 menit. Ada apa kali ini?
Bukan apa-apa.
Lalu lintas macet,
jadi sopir taksi mencoba menurunkanku di seberang jalan.
Lalu?
Ya, hal seperti itu sering terjadi.
Boleh saja kalau aku yang bilang, tapi kenapa dia berani begitu?
Lalu?
Bukan itu yang aku mau.
Aku bilang, berapa lama pun waktunya,
turunkan aku di tempat yang kupilih.
Apa?
Jadi ini kesalahanku lagi?
Selamat datang di Konferensi Chains Bio,
platform terdepan untuk teknologi masa depan.
Terima kasih.
Kau membawa undangan yang kuberikan?
Sekarang kita akan mendengar dari CEO Kang Woo-cheol.
Mari beri tepuk tangan untuknya.
Apa itu orangnya?
Orang yang harus kujilat demi bisa bekerja di sini?
Seandainya kau akur dengan dekanmu,
hal ini tidak perlu terjadi.
Tentu, kesalahanku lagi.
Tapi apa kau tidak peduli bagaimana dekan itu
memperlakukan mahasiswa pascasarjananya?
Tidak, aku tidak peduli.
Kurasa dia memang brengsek.
Dan kau tidak bisa menoleransinya.
Jadi kau dibenci dan tidak diangkat lagi.
Aku hanya penasaran...
Kenapa kau begitu terobsesi dengan karier mantan istrimu
setelah 10 tahun bercerai?
Karena kau tidak punya teman.
Kau terus melakukan hal yang membuat orang membencimu.
Apa istrimu tahu kau mengurusi mantan istrimu begini?
Istriku tidak sesensitif dirimu.
Dia mungkin malah mengkhawatirkanmu.
Istri yang keren.
Kalian pasangan yang serasi. Aku turut senang.
Jika aku katakan bisnis utama perusahaan kami
adalah kecerdasan kolektif,
orang mungkin bertanya,
"Kenapa perusahaan bio,
bukan perusahaan IT, yang meneliti itu?"
Kecerdasan kolektif adalah istilah umum
di bidang sosiologi,
tapi orang pertama yang menggunakannya
adalah entomolog yang meneliti semut,
William Morton Wheeler.
Kecerdasan kolektif adalah kekuatan pendorong evolusi.
Kalian tahu jamur lendir kuning 'Physarum polycephalum'?
Makhluk ini meningkatkan diri
melalui pertukaran informasi
dan mengoptimalkan arah pertumbuhan menuju makanan.
Meskipun bukan organisme multiseluler,
mereka bisa belajar dan mengingat.
Terinspirasi oleh sifat luar biasa ini,
kami mampu meningkatkan secara drastis
produksi semikonduktor organik.
Mari beri tepuk tangan untuk kolaborator kecil kita.
Orang ini lebih menarik dari dugaanku.
Ini bukan perusahaan payah pembuat obat tiruan.
Ini perusahaan yang serius dan progresif.
Setelah kuperkenalkan,
mereka bahkan mengirim undangan lagi untukmu.
Sebenarnya, itulah alasan aku datang.
Aku penasaran apa arti pesan ini.
Untuk Prof. Kwon: Komunikasi yang tidak sempurna,
sumber dari segala tragedi
jadi chip ini membantu saraf rusak membawa informasi.
Kami menyuntikkannya ke tikus dengan saraf tulang belakang terputus
dan kaki belakang lumpuh,
dan seperti yang kalian lihat, tak lama kemudian,
dia bisa bergerak sama seperti tikus sehat.
Jika kita melanjutkan penelitian ini,
dan menerapkannya pada otak manusia,
aku yakin ini bisa memungkinkan transfer langsung
informasi antarindividu.
Saat itu terjadi,
kita mungkin hidup di dunia di mana
kau tidak bisa berpikir buruk di depan orang lain.
Terima kasih, CEO Kang.
Mari beri dia tepuk tangan!
Selanjutnya, untuk memperkenalkan strategi pasar global Chains Bio...
Ini liburan pertamamu setelah sekian lama.
Kenapa dihabiskan dengan adik yang kau temui tiap hari?
Dengan begini aku bisa cari udara segar, belanja...
Kau tahu betapa sesaknya bekerja di komputer seharian?
Wah, lihat peralatan kemah yang ada sekarang.
Aku bisa hidup di alam terbuka.
Pakaiannya juga bagus.
Bagaimana kalau kita berkemah? Di liburan berikutnya?
-Kita berdua saja? - Ya, ayo pergi.
Kita bakar daging...
Itu pasti seru!
Kita bisa pergi, kenapa tidak?
Baguslah. Aku akan beli peralatan. KEAMANAN.
Kembalilah bekerja. Jam makan siang akan segera usai.
- Tidak, aku akan kembali setelahmu. - Tidak perlu.
Fasilitas di sini bagus. Sangat nyaman.
Bukankah aku banting tulang agar bisa hidup beradab?
Kau selalu bicara soal peradaban,
kenapa kau mau berkemah?
Berkemah juga bagian dari peradaban.
Pergilah. Sampai jumpa di rumah.
Aku akan melihat-lihat dulu sebelum pergi.
Selamat tinggal.
-Hati-hati.- Ya.
Hati-hati. Ya.
Halo, Pak. Saya menikmati presentasi Anda.
Oh, Profesor Han.
Ini Profesor Kwon Se-jeong, yang saya sebutkan tempo hari.
Terima kasih telah mengundang saya.
Dan untuk catatan di undangan saya ini.
Tunggu sebentar.
Halo?
Bapak Kang Woo-cheol?
Ya. Dengan siapa?
Saya Lee Bong-seok, dari Satuan Antiteror Seoul.
Ada yang bisa saya bantu?
Anda kenal pria bernama Suh Young-chul?
Panggilan ini penting. Kita bicara nanti.
Ah, baik. Kami akan menunggu.
Kau yakin dia orang yang mengirim undangan ini?
Apa yang kau lakukan? Kejar dia.
Apa?
Berikan saja kartumu padanya
dan bilang "Saya Kwon Se-jeong," itu saja.
Kenapa Anda mencari Dr. Suh?
Kami menerima laporan
bahwa Dr. Suh berencana melakukan serangan teror
di gedung tempat konferensi Anda.
Sepertinya saya melihatnya hari ini di konferensi.
Anda yakin?
Tidak yakin 100%.
Dia berdiri terlalu jauh.
Tim kami akan segera tiba di sana.
Jika Anda melihatnya lagi, segera hubungi nomor ini.
Baik, akan saya lakukan.
Pidato yang bagus, Woo-cheol.
Sangat mengesankan.
Pertukaran informasi lewat semikonduktor organik?
Kau tahu seberapa keras aku menelitinya.
Kesadaran dalam jaringan multilateral.
Yah, jika itu benar ada,
tidak akan ada orang yang dikhianati dan dibuang sepertiku, kan?
Kau gila.
Teknologi yang kau teliti tidak bisa dipakai di mana pun.
Kawan.
Aku membawa umat manusia ke level selanjutnya.
Memungkinkan revolusi kognitif kedua.
Tahu tidak?
Kau...
Hanyalah seorang psikopat.
Pergi sana, pecundang!
Tapi saat kau merekrutku,
kau bilang penelitianku hebat.
Bahwa kau menghargai penelitianku.
Itu semua akting agar kau bisa mencuri penelitianku.
Dan sekarang... psikopat?
Kau mencuri penelitian dari psikopat itu.
Kau hanya ingin memusnahkan manusia, kan?
Bukan memusnahkan.
Ini adalah kelahiran.
Kelahiran manusia jenis baru.
Bayangkan saja.
Komunikasi sempurna akan mungkin terjadi.
Segala dampak buruk individualisme kasar,
kecemburuan, persaingan, kecurigaan...
Kerugian aneh yang muncul akibat komunikasi tak stabil.
Itulah yang sedang coba kuhentikan.
Wah!
Kau benar-benar gila.
Cobalah saja.
Itu tidak ada hubungannya denganku.
Aku mau pulang, semoga berhasil dengan itu.
Aku ingin kau jadi penghubung antara aku dan manusia baru.
Apa yang kau lakukan?
Penelitian.
Kau maniak keparat!
Hei, lihat ini.
Hei, Pak!
Bukankah kita harus menelepon 911?
Sudah kau bicara dengannya?
Sepertinya waktu yang kurang tepat.
Benarkah? Tunggu sebentar.
Tidak, sungguh. Dia tak mau bicara sekarang.
Ayo makan. Dia akan menelepon balik.
Polisi. Di mana ruang konferensi?
Belok kiri lalu naik tangga, kemudian...
Apa itu?
Pergilah.
Pak, apa kau baik-baik saja?
Panggil tim penanganan. - Apa?
Panggil untuk penguncian!
Hai!
Di mana kau, Ayah? Apa yang kau lakukan?
Aku akan pulang sekarang.
Sayang, di mana paspormu?
Seharusnya di laci ruang kerja.
- Kau masih dengan Prof. Kwon? - Ya.
Aku akan segera pulang.
Ingin menyapa?
Sudahlah, cepat pulang. Kita harus berkemas.
Baik.
Ucapkan selamat tinggal pada Ayah. - Cepat pulang, Yah!
Ke mana kau pergi? Berlibur?
Kenapa tidak menjawab? Apa kau pindah negara?
Yah...
Ada posisi mengajar di UC Irvine...
Benarkah, kau ke AS? Untuk berapa lama?
Kali ini, mungkin kami akan menetap di sana.
Ah, aku paham sekarang.
Kau akan pergi, jadi kau ingin memberi
mantan istrimu pekerjaan sebelum berangkat?
Bagaimanapun, selamat.
Itu berita bagus, kan?
Karena ini terakhir kalinya, izinkan aku tanya.
Kenapa kau menikahiku?
Yah...
Caramu yang tak pernah menyerah saat kau merasa benar...
Kepribadianmu?
Wow, padahal kau selalu memohon agar aku tak begitu.
Kau menyukainya?
Aku suka... aku menyukainya.
Tapi aku tak bisa mengimbangimu.
Aku tak sanggup menghadapinya.
Aku selalu menjadi pengecut.
Itulah kenapa aku putus denganmu.
Jangan khawatir. Aku akan baik-baik saja.
Itu tidak seperti dirimu, bicara begitu.
Aku tidak bilang kau harus berubah...
Sudah selesai makan?
Ayo pergi, istrimu sedang menunggu.
Mulai lagi dia...
Terima kasih.
Selamat malam.
Sama-sama.
Sial, itu lucu sekali. Ya...
Hei, aku akan meneleponmu lagi.
Aku akan makan sampai kenyang.
Ya.
Tiga orang? - Ya, tiga.
Dari sini sampai sini... kami ambil semua.
Semuanya?
Ya, semuanya.
Kau yang bayar hari ini.
Paham?
Sial, So-eun!
Kau harus menjawabnya, ya?
Seluruh gedung sedang dikunci.
Petugas keamanan, evakuasi semua orang segera!
Apa yang terjadi?
Hei!
Semua orang evakuasi!
Bergerak! Minggir dari jalan!
Keluar! Semua orang bergerak!
Bukankah tempat parkir ke arah sana?
Se-jeong.
Kau harus mencari satu teman yang bisa diandalkan.
Semua orang lari!
Lari!
Se-jeong!
Sial...
Cepat!
Lewat sana!
Cepat kemari! Cepat!
Hyun-hee, apa kau terluka?
Aku tidak apa-apa.
Apa yang terjadi?
Ini serangan teroris.
Siapa kau?
Aku polisi.
Kami dapat panggilan bahwa serangan bioterroris
akan terjadi di gedung ini.
Orang-orang itu sepertinya terkena dampaknya.
Apa-apaan itu?
Apa itu?
Apa-apaan ini?
Apa yang dilakukan orang-orang gila itu?
Matikan lampunya.
Bagaimana dengan murid-murid itu?
Lakukan sesuatu, kau kan polisi!
Kita juga tidak aman di sini.
Mari kita tunggu bantuan saja.
Jadi kita akan berdiri di sini
dan melihat orang-orang itu terbunuh?
Hyun-seok...
Sepertinya mereka menuju papan tanda itu.
Hah? Papan tanda?
Kita bisa memancing mereka dengan ini.
Itu?
Apa yang akan kau lakukan dengan itu?
Pakai ini, kursi rodaku!
Apa yang kau bicarakan?
Apa yang akan kau lakukan tanpanya?
Tidakkah kau lihat tadi?
Jika aku ingin keluar, aku tak bisa pakai ini.
Kita tak bisa membiarkan orang-orang itu mati.
Sial!
Cepat!
Apa?
Aku tak bisa. Tidak mungkin.
Hei, jangan keluar ke sana!
Lewat sini!
Cepat!
Diamlah, mau tidak?
Cepat!
Kenapa dia melakukan itu?
Aku akan menjemputnya.
Ayo, kita pergi.
Ikut denganku.
Kau pasti bisa. Ayo pergi.
Pegang tanganku dan jalan.
Ayo, cepat.
Kyu-seong!
Kemari, brengsek!
Masuk, cepat!
Jika aku katakan bisnis utama perusahaan kami
adalah kecerdasan kolektif...
"Kenapa perusahaan bio,
bukan perusahaan IT, yang meneliti itu?"
Orang-orang ini meningkatkan diri mereka
melalui pertukaran informasi.
Kecerdasan kolektif adalah kekuatan pendorong evolusi.
Kyu-seong!
Cepat!
Tidak!
Siang ini, Gedung Doongwoori
dikunci menyusul aksi bioterrorisme.
Otoritas kesehatan menetapkan lokasi sebagai zona teror,
dan karantina penuh berlaku sampai penyelidikan...
Markas Antiteror mengatakan
virus tersebut sangat menular
dan menyebar dengan sangat cepat.
Badan Pengendalian Penyakit mengerahkan semua sumber daya
untuk mendapatkan
dan meneliti vaksin yang mungkin ada.
Sementara itu, rumor yang tak terkonfirmasi
tentang serangan bioterrorisme ini
menyebar dengan cepat secara daring.
Pengerahan tim SWAT selesai.
Barikade ganda Gedung Doongwoori terpasang.
Konfirmasi visual.
Halo, para pengunjung.
Terima kasih telah mengunjungi Mall Doongwoori hari ini.
Mall sekarang tutup.
Kami berharap dapat menyambut Anda besok
dengan layanan yang lebih baik.
Semoga perjalanan pulang Anda nyaman dan aman.
Terima kasih.
Sial, datanya tidak berfungsi.
Aku tidak apa-apa. Ya.
Dan kau, Ayah?
Putriku tersayang.
Benarkah? Syukurlah...
Ayah!
- Siapa kau? Di mana ayahku? - Apa Ayah menjawab?
Ji-hye, pergi ke Nenek sebentar.
- Kenapa? - Sebentar saja.
Ibu, bawa dia.
Baik, ikut Ibu sebentar.
Apa...
Bagaimana dengan Kyu-seong?
Apa dia pergi ke suatu tempat?
Kyu-seong...
Menyelamatkan beberapa orang, lalu...
Siapa...
Siapa yang dia selamatkan?
Semuanya kacau!
Lalu apa?
Lalu apa yang terjadi?
-Kyu-seong... - Ayah!
Apa yang kau bicarakan?
Kau tahu berapa lama aku terjebak di sini?
Kau tak akan terinfeksi kecuali digigit!
Apa katamu?
Apa ini?
Menurutmu apa?
Kau mau menggendongku?
Siapa lagi yang akan menggendongmu?
Anggap saja kita sedang berkemah.
Itulah kenapa kau harus berpikir sebelum menolong orang.
Dengar, Petugas!
Ada tim penyelamat yang akan menjemput kita, kan?
Tim penyelamat
tidak bisa masuk ke sini.
Apa?
Apa yang kau katakan?
Kita semua masih hidup!
Berita melaporkan bahwa virus ini
sangat menular.
Sampai analisis epidemiologi selesai,
gedung ini dalam karantina.
Lalu bagaimana dengan kita?
Mereka menyuruh kita mati saja di sini?
Aku tidak mau mati...
- Aku tidak mau mati! - Aku benar-benar gila...
Sial, kau tahu berapa pajak yang kubayar?
Tapi mereka tidak mau menyelamatkanku?
Ada satu cara agar kita bisa selamat.
Apa itu?
Pria di balik serangan ini, Suh Young-chul,
mengaku telah menyuntikkan vaksin ke tubuhnya.
Jika kita menemukannya, kita bisa selamat.
Di mana dia?
Kabarnya dia menghadiri seminar di sini,
dan tidak ada tanda dia keluar.
Suh Young-chul...
Datang menemui CEO Chains Bio, Kang Woo-cheol.
Benar.
Bagaimana kau tahu?
Setelah seminar,
aku melihatnya di dekat ruang VIP lantai 3.
Kau pasti seorang profesor.
Lalu ke mana dia pergi?
Aku melihatnya mengikuti Kang ke dalam.
Jadi apa yang harus kita lakukan?
Kita bahkan tidak bisa keluar dari pintu ini!
Ke lantai 3? Bagaimana caranya?
Benar...
Orang-orang di luar sana
tampak berevolusi lewat pertukaran informasi.
Dulu mereka merangkak,
dan menyerang tanda-tanda.
Sekarang mereka berjalan dengan dua kaki
dan kemampuan mereka mengenali manusia
perlahan terbentuk.
Mereka bertukar informasi?
Bagaimana, dengan saling menelepon?
Kata-kata bukan satu-satunya cara berkomunikasi.
Seperti jamur,
banyak makhluk selain manusia
punya jaringan komunikasi sendiri.
Contohnya, semut berkomunikasi dengan feromon.
Dan untuk mempercepat pertukaran feromon,
mereka membuat jaringan komunikasi lendir.
Jadi maksudmu orang yang terinfeksi itu,
keadaan mereka mirip semut?
Jika mereka punya kecerdasan kolektif
berdasarkan pertukaran informasi,
mungkin kita bisa memberi informasi palsu.
Apa, mereka berubah jadi semut?
Jadi bagaimana cara memberi info palsu?
Menunjukkan berita palsu?
Semut juga sering berperilaku aneh
saat menerima informasi salah.
Contohnya, gilingan semut.
Terkadang saat bertukar feromon,
terjadi kesalahan.
Saat itu, mereka membentuk lingkaran raksasa
dan terus berputar, tak bisa berhenti.
Sampai mereka mati.
Jadi bagaimana cara memberi info palsu itu?
Jika salah satu dari kita mengeluarkan bau khusus,
dan kita semua diam membisu,
mengeluarkan bau yang sama sekali berbeda,
kupikir mereka tak akan mengenali kita.
Lalu sampai mereka sadar kesalahannya,
kita bisa mengulur waktu.
Siapa yang akan melakukannya?
Aku yang akan melakukannya.
Kau pasti gagal, 100%.
Dengar, bagaimana kalau yang lebih bugar?
Pria ini saja.
Aku yang akan melakukannya.
Sudah kubilang aku yang akan melakukannya.
Kau meremehkanku karena usiaku.
Saat umur 20-an, aku peraih medali emas
kompetisi atletik nasional.
Ya sudah, kau saja.
Sakit! Aw!
Aku pelatih atletik sebelum pensiun.
Profesor, beri tahu apa yang harus kulakukan.
Di mana aku harus menaruh ini?
Di sini.
- Di sini? - Ya.
Kumasukkan kalian ke obrolan grup, cek ya.
Jika mereka bertukar informasi, kita juga.
Bawa kembali parfum yang sama.
Hei, kalian gila!
Ke sini dan tangkap aku!
Cepat!
Tutup pintunya!
Aku berhasil. Ini.
Antifreeze itu, bawa ke sini.
Antifreeze itu, bawa ke sini!
Antifreeze, baik!
Ini.
Baunya menyengat!
Kenapa baunya sangat kuat?
Siap? - Ya.
Kita bisa pergi sekarang.
Cepatlah!
Ayo pergi saja!
Apa yang kau lakukan?
Apa ada yang punya korek api?
Cepat, lari!
Di belakang kita!
Lari, cepat!
Pegang yang erat.
Awas!
Bagaimana ilmuwan ternama bisa
menjadi teroris yang mengancam negara?
Mari lihat latar belakang Dr. Suh Young-chul.
Dia lulusan terbaik universitasnya
dari awal masuk sampai lulus,
dan tesisnya "Biokomputasi dengan Jamur"
dimuat di jurnal Science.
Untuk talenta menjanjikan yang tiba-tiba
melakukan aksi terorisme
dan menyandera negara,
sulit sekali dipahami.
Reporter Kim Seong-il,
apa ada detail yang menonjol
tentang Suh Young-chul?
Ayah Suh adalah profesor Biologi Terapan
di Universitas Seocheong.
PROF. SUH MENYANGKAL KORUPSI DANA Saat di sana,
PROF. SUH MENYANGKAL KORUPSI DANA laporan anonim memicu penyelidikan
atas penyalahgunaan dana laboratoriumnya
dan eksploitasi mahasiswa peneliti,
dan ini diliput luas oleh media.
Empat minggu setelah laporan itu.
Profesor Suh memilih mengakhiri hidupnya.
Apakah ada kaitan antara insiden ini
dengan serangan teroris Suh Young-chul?
Mungkinkah ini aksi balas dendam?
Sejauh ini, Suh belum membuat tuntutan,
jadi sepertinya kedua hal itu tidak terkait.
Saat ini, pemerintah belum merilis
informasi apa pun tentang serangan ini.
Lantai 3.
Tidak ada orang di sini.
Cepat!
Suh Young-chul, kau ditahan
atas serangan teror di Gedung Doongwoori.
Kau berhak atas pengacara,
dan berhak untuk tetap diam.
Apa pun yang kau katakan bisa digunakan di pengadilan...
Senang bertemu denganmu.
Menggunakan air untuk mengacaukan jaringan
komunikasi mereka, itu idemu, Prof. Kwon?
Apa ini?
Kalian berdua saling kenal?
Tapi itu kesalahan.
Air cepat menguap.
Jika air bercampur di udara dengan jaringan mereka,
bukankah akan bekerja lebih cepat?
Lupakan saja.
Sekarang bagaimana?
Apakah tim penyelamat datang?
Tidak.
Kita harus menemui mereka di atap.
Apa?
Tim penyelamat tak boleh terpapar infeksi.
Kita hampir mati ke sini, sekarang harus ke atap?
Tak bisakah mereka turun dan membasmi semuanya?
Mereka itu pasien.
Kita diperintahkan tidak membunuh tanpa alasan.
Omong kosong!
Monster di luar itu pasien?
Apakah pasien membunuh orang?
Sial, aku tak peduli mereka monster atau apa.
Pokoknya, jika kita bawa dia ke atap,
tim penyelamat datang. Kita semua selamat.
Kita hanya perlu cara aman ke sana.
Ada cara?
Ada.
Ada lift barang yang jarang diketahui orang.
Itu tampaknya paling aman.
Kurasa satpam itu benar.
Baiklah, mari kita coba.
Kau yang memimpin.
Ayo.
Kau duluan.
Profesor Gong!
Kau cepat sekali sampai.
Ya.
Ini laboratorium riset Suh Young-chul?
Ya.
Setelah keluar dari Chains Bio, dia terus meneliti di sini.
Profesor Joo!
Ya.
Sapa mereka. Ini Bioteknologi Univ. Myunghan.
Profesor Gong Sul-hee.
Ini profesor Lee Hyeon-myeong dan Jo Hyeon-mi.
Pemerintah telah membentuk
tim investigasi khusus ini.
Saat tim SWAT masuk, kita ikut mereka,
jadi bersiaplah, Profesor Gong.
Dimengerti.
Tim Alpha lewat pintu depan,
Tim Delta masuk dari belakang.
Sial...
Aku akan melakukannya.
Aku menekannya.
Cepat!
Cepat!
Tutup pintunya, cepat!
Naik ke atas.
Kita sampai di atap dalam 5 menit.
Berapa umurmu?
Kondisimu bagus untuk umurmu.
Caramu meluncur tadi keren sekali.
Kau sangat cepat.
Seperti ini.
Pintunya terbuka.
Tidak!
Dia kabur!
Peduli setan dia kabur.
Kau pikir bajingan itu lebih penting dari kita?
Sialan itu adalah vaksinnya.
Kau lihat tadi. Terinfeksi tidak menyentuhnya.
Kita harus membawa vaksin itu keluar!
Tapi...
Bagaimana cara kita membawanya keluar?
Kau lihat monster itu mengerumuni semuanya!
Bagaimana kita menariknya dari sana?
Pintunya terbuka.
Apa? Apa mereka meniru kita?
Pintunya tertutup.
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
-Hyun-seok. - Ya?
Apa ada ruang kontrol di mana
kau bisa melihat semua CCTV gedung?
Apa? Ruang kontrol?
Kau harus tahu, kau di tim keamanan.
Ya.
Jika kita bisa melihat semua CCTV,
kita bisa tahu ke mana dia pergi secara langsung.
Ruang kontrol...
Ada di ujung Lantai B2.
B2! B2!
Untuk sekarang, ayo ke sana dan cari Suh.
Alpha, aman.
Delta, aman.
Dia membuat lab di sini.
Kau harus melihat ini.
Apa ini? Apa mereka semua mati?
Mereka hidup.
Eksperimen apa yang dia lakukan?
Di sini! Yang ini sudah terbuka!
Kontak!
UNIT OPERASI KHUSUS
Serang!
Balas tembakan!
Alpha tumbang!
Kontak!
Bawa dia ke tempat aman!
Target berhenti bergerak. Aman, konfirmasi.
Aman, konfirmasi.
Mereka semua berhenti.
Masing-masing jaga zona kalian.
Jika ada bahaya, segera respons.
Apa itu?
Itu berevolusi?
Di mana ruang kontrolnya?
Ke sana.
Baik, ayo bergerak pelan.
Tenangkan dirimu!
Dudukkan aku di sini.
Tutup itu.
Ini kamera utama.
Dan untuk kamera tambahan...
CCTV.
Lantai berapa Suh turun tadi?
Lantai 8?
Lantai 9. Aku akan mulai cari di sana.
Kondisimu bagus untuk umurmu.
Caramu meluncur tadi keren sekali.
Kau sangat cepat.
Bagaimana Suh bisa tahu?
Hal-hal yang dia katakan di lift,
seolah dia menonton apa yang kita lakukan.
Kau benar.
Apa dia menonton CCTV seperti kita?
Jika Suh bisa melihat melalui mata terinfeksi...
Tunggu, kalau begitu...
Apapun yang monster ini lihat,
Suh bisa melihat hal yang sama?
Dia melihat hal yang sama? Apa-apaan?
Aku menemukannya!
Ke mana bajingan itu pergi?
Apa yang dia lakukan?
Ke mana dia pergi?
Sepertinya dia mencari sesuatu.
Dia berhenti.
Di mana itu?
Lantai 3, Lorong Gedung A...
Bro!
Kau mengurungku, jadi sulit menemukamu.
Oh, itu...
CEO Kang Woo-cheol.
Hah?
Orang pertama yang ditemui Suh.
Dia mungkin terinfeksi yang pertama.
Lihat, bukankah aku benar?
Aku bilang kau akan jadi penghubung ke manusia baru.
Jadi cepat gigit aku.
Tunggu, apa dia baru saja menggigitnya?
Apa yang terjadi padanya?
Lihat mereka.
Aku tak yakin apa itu,
tapi mereka pasti menerima
semacam informasi baru.
Apa itu? Apa hubungannya dengan Suh digigit?
Aku tidak tahu.
Lalu berapa lama mereka dalam kondisi ini?
Sebelumnya, mereka seperti itu selama beberapa menit.
Tidak ada cara untuk tahu.
Baik, ini kesempatan kita.
Saat mereka dalam kondisi itu, kita harus ambil vaksin.
Dia di lantai 3, tidak akan lama.
Aku akan awasi CCTV dari sini
dan beri tahu jalan aman lewat grup chat.
Kau?
Kau akan tinggal di sini?
Ambil vaksinnya dan kembali.
Sampai saat itu, aku akan beri tahu ke mana harus pergi.
Bagaimana aku bisa meninggalkanmu?
Dengarkan aku. Ini cara paling aman.
Ya, ayo lakukan itu.
Kita tak tahu kapan mereka bangun, jadi ayo cepat.
Ayo seret dia ke tempat aman.
Apa yang terjadi?
Pergi, cepat!
Cepat! Lari!
Cepat! Masuk ke dalam!
Cepat!
Apa yang dilakukan orang gila ini?
Mereka pergi.
Lewat sana.
Lewat sini, cepat!
Mereka pergi.
Apa yang kau lakukan?
Ah, kau hanya pura-pura keluar? Kau pintar.
Kau pikir jika kau menutupi mataku,
kau bisa keluar dari sini hidup-hidup?
Apa yang dibicarakan orang gila ini?
Sejak digigit Kang Woo-cheol,
sepertinya dia bisa berkomunikasi dengan mereka semua.
Tunggu, berarti...
Itu artinya dia bisa mengendalikan monster di luar sana.
Ayo berkomunikasi lewat teks saja.
Jangan biarkan dia melihat atau mendengar apapun.
Tapi bukankah kita sudah mengajukan semua laporan?
Kenapa mereka memanggil kita ke Markas Anti Teror?
Kita lihat nanti saat sampai di sana.
Dari kantor lurus ke pintu darurat.
Naik tangga ke lantai 4, ke ruang mesin.
Ayo cepat.
Tunggu sebentar.
Kita kembali ke tempat asal kita.
Benar. Kenapa?
Kita harus menjemput adikku.
Tapi sekarang kita bisa keluar dengan vaksinnya.
Oh, benar juga.
Lewat sini, ada lift ke atap.
Apa yang terjadi?
KEAMANAN
Apa yang kau sarankan di sini?
Tapi sekarang kita hanya perlu naik.
Kau harap kita kembali ke ruang kontrol?
Ruang Kontrol.
Apa-apaan?
Hei!
Apa yang kau pikir sedang kau lakukan?
-Kau... Apa?
Apa yang kau lakukan?
Hentikan.
Buat itu berhenti!
Aku tak bisa membiarkan bajingan ini pergi.
Aku bawa dia bersamaku. Kau, ikuti aku!
Ayo!
Apa yang kau lakukan?
Apa kau gila?
Jangan sentuh vaksin itu!
Maaf, tapi lupakan adikmu.
Sudah terlambat.
Hyun-seok.
Sampai dia membawa kembali adiknya,
kita akan menunggu di sini.
Paham?
Semuanya dengarkan.
Vaksin ini lebih penting dari siapa pun.
Ini demi seluruh dunia, paham?
Jika kau ingin hidup, pimpin jalannya.
Sekarang!
Hyun-seok!
Apa kau baik-baik saja? Aku ke sana.
Jalan mana yang aman untuk dilalui?
Jalan mana yang harus aku ambil?
Hyun-hee!
Um...
Teruslah berjalan lurus,
lalu belok kanan.
Baik, lalu apa lagi?
Kali ini, belok kiri.
Lurus, lalu naik tangga di sebelah kanan.
Tidak, tangga di sebelah kiri!
Sebelah kiri?
Di sini? Apa ini benar?
Ya.
Naiklah lewat sana.
Baik, aku sudah di sini.
Keluar dari pintu dan naik lift.
Ini dia!
Aku sudah di sini!
Apa kau baik-baik saja?
Hyun-hee, kau salah,
lift ini tidak menuju ke rubanah.
Kau sudah siap sekarang. Tekan lantai 4.
Lantai 4? Turun di sana?
Hyun-seok...
Lalu apa?
Dengarkan baik-baik ucapanku.
Dari lantai 4,
belok kanan sampai melihat tangga darurat.
Naiklah sampai ke lantai 7.
Lalu kau bisa kembali ke kelompokmu.
Apa maksudmu?
Hyun-hee!
Katakan dengan cepat.
Hyun-seok, fokus!
Hyun-hee!
Hyun-seok!
Keluarlah dari sini dengan selamat.
Sudah terlambat bagiku.
Tidak, ini belum terlambat.
Ini belum terlambat, aku akan ke sana!
Aku bisa ke sana sekarang.
Katakan saja padaku.
Kita seharusnya berkemah minggu lalu.
Lanjutkan. Aku tutup teleponnya.
Tunggu, jangan...
Tunggu...
Apa-apaan ini?
Oh tidak!
Kalian semua membunuh adikku. Aku merasa buruk!
Aku akan memusnahkan vaksin itu.
Dan kalian tidak akan pernah keluar hidup-hidup.
Apa ada rencana sama sekali?
Adikku terjebak di dalam,
terinfeksi oleh senjata kimia.
Mereka tidak bisa meninggalkannya begitu saja!
Mohon kirim tenaga medis atau seseorang sekarang!
Mereka terus menyuruh menunggu, berapa lama kita harus menunggu?
Permisi, Menteri.
Mereka sudah datang.
Ya ampun.
Terima kasih sudah datang.
Tunggu sebentar.
Kurasa kita harus bicara di sana.
Bergabunglah, Komisaris Polisi.
Ya.
Aku langsung ke intinya saja.
Katakanlah orang-orang di dalam
berada dalam kondisi seperti monyet-monyet itu.
Lalu apa peluang mereka bisa kembali normal?
Yah...
Saat ini, kami tidak bisa memastikannya.
Sangat tidak mungkin.
Apa maksudmu? Jelaskan dengan sederhana.
Sel saraf, setelah hancur,
tidak bisa disembuhkan atau pulih.
Sederhananya,
setelah terinfeksi, mereka kurang lebih mati otak.
Ketua tim kita menahan Suh Young-chul, kan?
Ya, benar.
Dan tim penyelamat bersiaga,
karena mereka tidak bisa melukai yang terinfeksi.
Betul.
Kalau begitu,
seperti penjelasan tim investigasi tadi,
saya ingin Anda membuat pernyataan resmi.
Khususnya...
Khususnya...
Jika Profesor Gong Sul-hee, keluarga korban sendiri,
membuat pernyataan tentang kondisi korban,
warga mungkin akan lebih mempercayainya.
Kau bilang kau ingin pembenaran
untuk menembak orang terinfeksi di dalam?
Dengan kami yang bertanggung jawab?
Tidak, tidak ada tanggung jawab. Kau bilang mustahil diobati?
Jadi yang paling penting adalah
mengamankan vaksin agar tidak menyebar.
Benar?
Semua yang kita katakan tadi hanyalah spekulasi.
Meski mereka mati otak,
kami butuh waktu untuk menelitinya, Menteri.
Tunggu.
Kenapa kau mengubah posisimu?
Kami tidak mengubah posisi kami.
- Kami hanya menyatakan fakta! - Jangan marah.
- Kau bilang tidak ada cara mengobatinya. - Maksud kami adalah...
Aku akan melakukannya.
Profesor Gong, tunggu sebentar. Ini tidak benar, tunggu.
Lalu...
Ada hal lain yang harus kau lakukan.
Di antara monyet di lab Suh,
begitu yang ditandai
semua monyet lain berhenti bergerak.
Apa monyet itu.
Berdasarkan catatannya, -
ini adalah monyet pertama yang terinfeksi.
Jadi jika kita menyingkirkan orang pertama
di gedung itu yang terinfeksi,
semua yang lain akan berhenti bergerak, benar?
Ya, kurasa begitu.
Tunggu, kalau begitu...
Mari lakukan ini.
Hubungi firma keamanan yang bertanggung jawab di gedung itu
dan dapatkan akses ke CCTV.
Mari cari tahu siapa yang pertama terinfeksi.
Kemudian atas nama Profesor Gong,
kita akan merilis temuan tim.
Cepat, paham?
Ayo gerak. Cepatlah.
Ayo.
Apa kau sudah gila?
Apa kau tidak tahu jika ini kacau, mereka akan menyalahkanmu?
Yang penting sekarang bukanlah siapa yang bertanggung jawab.
Ini tentang menghentikan infeksi lebih lanjut.
Kami mengirimkan tautan ke.
CCTV ruang kontrol Gedung Doongwoori.
Lihatlah.
Sekitar tengah hari kemarin insiden itu terjadi.
Selidiki secara menyeluruh apa yang terjadi di gedung itu.
Yang perlu kita temukan
adalah orang pertama yang terinfeksi dalam serangan teroris Suh.
-Paham? Ya, Pak.
Mari kita mulai.
Naik tangga ke ruang tunggu lantai 31,
lalu ambil tangga darurat ke atap.
Ini dia.
Ini adalah pengumuman jalur evakuasi
jika terjadi kebakaran atau darurat.
Lokasi Anda saat ini
adalah Gedung A, ruang tunggu VIP lantai 31.
Sial...
Cepat!
Apa, kau membunuhnya?
Kau bilang mereka pasien!
Kau bilang kita tidak boleh membunuh pasien!
Sekarang bagaimana? Ke mana kita harus pergi?
Balik badan dan lari!
Balik badan? Ayolah, cepat!
Kau keparat!
Cepat!
Selamatkan aku!
Selamatkan aku...
Kau bilang kau polisi... bagaimana bisa?
Sial!
Bawa aku, kau keparat!
Lepaskan!
Selamatkan aku!
Lepaskan!
Selamatkan aku, kau keparat!
Lepaskan aku, kau bajingan!
Lepaskan!
Sial.
Sialan...
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
Bagaimana kita bisa menemui tim penyelamat?
Kita harus tenang. Mari berkomunikasi lewat pesan saja.
Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?
Terlalu berbahaya untuk menemui tim penyelamat.
Kita perlu membuat mereka datang kepada kita.
Bagaimana cara menghubungi tim penyelamat?
Apa maksudmu?
Aku juga ingin tahu.
Bajingan...
Aku akan mengambil ponsel polisi yang sudah mati itu
dan menghubungi tim penyelamat.
Kau tetaplah di sini dan awasi Suh.
Aku akan mengambil ponsel polisi yang sudah mati itu
dan menghubungi tim penyelamat.
Kurasa aku menemukannya!
Tampilkan di layar.
Siapa itu?
Kang Woo-cheol...
CEO Chains Bio, Kang Woo-cheol, adalah orang pertama yang terinfeksi.
Lacak dia dan cari tahu posisinya.
Baik, Pak.
Apa dia akan pergi bersama tim penyelamat?
Bagaimana jika dia meninggalkan kita?
Apa kau tidak paham?
Tanpanya, tim penyelamat tak akan datang.
Dan jangan bicara tanpa alasan.
Dia mendengar semua yang kita katakan.
Sial.
Kita tetap akan mati.
Polisi itu mati, mereka semua mati...
Bagaimana kau bisa tetap tenang?
Karena sebelumnya lebih buruk.
Saat kau dan gengmu merundungku, itu neraka.
Lebih buruk dari ini.
Maafkan aku.
Apa?
Aku minta maaf.
Atas semua yang kulakukan padamu.
Tiba-tiba?
Sekarang?
Setelah semua perundungan itu?
Kubilang, aku minta maaf!
Tapi semua sudah berakhir sekarang!
Kita akan mati di sini.
Wanita itu.
Dia pasti akan datang untuk kita.
Dan kita akan keluar dari sini hidup-hidup.
Jadi berhenti menangis.
Maafkan aku.
Maafkan aku, So-eun.
Jika kau ingin meminta maaf padaku,
lakukan dengan benar setelah ini selesai.
Baiklah.
Komisaris Polisi Park Jeong-hwan.
Petugas Lee.
Di mana kau?
Apa Suh bersamamu?
Bawahanmu sudah tewas.
Apa? Siapa kau?
Siapa kau?
Namaku Kwon Se-jeong.
Aku salah satu orang yang menahan Suh Young-chul.
Di mana Suh sekarang?
Dia berada di tempat yang aman.
Kirim tim penyelamat ke tempat kami.
Aku menemukan lokasi infeksi pertama!
Di mana itu?
Gedung C, lorong lantai 15.
Lalu apa yang harus kita lakukan?
Bagi tim penyelamat di atap jadi dua.
Satu tim akan mengamankan Suh,
dan yang lain akan membunuh infeksi pertama,
seperti kata profesor.
Walau tak bisa mengobati, kita butuh vaksinnya.
Dengar, di mana Suh Young-chul sekarang?
Kami akan segera mengirim tim penyelamat.
Gudang di Gedung A, lantai 32. Cepatlah.
Mendekati target.
Tujuan ada di balik lorong ini.
Infeksi di jam 12!
Tembak mereka.
Tim Alpha, laporkan lokasi.
Bergerak ke target di Gedung A.
Apa kau di dalam? Kami tim penyelamat.
Mereka datang! Buka pintunya. Kami tim penyelamat.
Ya!
Na-yoon!
Kami tim penyelamat.
Kau bilang akan minta maaf?
Lakukan sekarang.
Sial!
Pergi sana!
Jangan mendekat, monster!
Tidak!
Aman!
Jalur aman. Kami masuk kembali.
Target terlihat!
Itu dia, itu...
Hah, kenapa berhenti?
Kenapa berhenti?
Coba hubungkan lagi.
Dikonfirmasi tewas.
Ini sudah berakhir, kan?
Mereka semua berhenti?
Apa itu?
Meminta bantuan!
Meminta bantuan!
Lalu Suh Young-chul?
Bukan kah itu dia?
Di sana!
Dasar bodoh.
Tidak!
Tenanglah.
Jika kau membunuh Suh, orang lain dalam bahaya.
Apa peduliku soal itu sekarang?
Hei!
Kalian...
Kalian menelantarkan kakakku!
Mau kuwujudkan keinginanmu?
Apa katamu?
Hyun-hee?
Kau lihat itu?
Bukankah dia terlihat jauh lebih baik?
Profesor Kwon?
Kau yang mengirim undangan ini, kan?
Inspirasiku menciptakan anak-anak ini
berasal darimu, Profesor Kwon.
Ayahku memohon padamu.
Untuk Prof. Kwon: Komunikasi tak sempurna,
sumber dari segala tragedi.
Se-jeong, ini salah paham.
Hukum tak selalu sesuai dengan kenyataan.
Meminjam nama mahasiswa yang tidak ikut
adalah cara untuk membayar yang ikut.
Mereka semua setuju.
Tidak, tidak, Se-jeong...
Ini tragedi akibat komunikasi tak sempurna.
Tidak, mohon.
Se-jeong... Se-jeong?
Jadi, semua ini karena kejadian itu?
Jika ingin balas dendam, padaku saja, brengsek!
Apa? Balas dendam apa?
Kematian ayahku
adalah tragedi akibat komunikasi tak sempurna.
Bukan karena orang sepertimu.
Seperti kau... seperti kau...
Dibanding pencapaian besar manusia,
pengetahuan yang dimiliki
individu sangatlah terbatas.
Batasan itu menciptakan ketidakpahaman.
Pada akhirnya, cara menghentikan tragedi
adalah dengan menyatukan pikiran kita.
Komunikasi tak sempurna manusia,
semua tragedi yang terjadi karena
tak memahami perasaan orang lain.
Sistem ini adalah solusi sempurna.
Itulah kita.
Apa kelebihan makhluk rendahan sepertimu?
Ah...
Kebebasan untuk menjadi orang buangan?
Apa kau sanggup, Profesor?
Kau melakukan ini karena kau sanggup?
Kalau begitu, jadilah orang buangan.
Tim Alpha, target ditemukan.
Tim Alpha, vaksin diamankan! Vaksin diamankan!
Jika target diamankan, segera mundur!
Sayang sekali, tapi kita sudah dapat vaksinnya...
Lalu bagaimana dengannya?
Kau akan meninggalkannya begitu saja?
Kirim tim penyelamat kembali sekarang!
Baik, semuanya...
Profesor, istirahatlah, ya?
Tugasmu di sini sudah selesai.
Kawal profesor keluar. Kembali ke pos kalian.
- Lewat sini. - Lepaskan!
Tim Alpha bergerak ke Atap Gedung C.
Diterima. Tim Charlie bersiap ke gedung sebelah.
Belahan Jiwaku.
Halo?
Halo? Profesor Kwon? Kau baik-baik saja?
Aku tahu situasimu di sana.
Kau tahu situasiku?
Aku memantau dari Markas Kontraterorisme.
Maafkan aku.
Kurasa tim penyelamat tak bisa kembali.
Lalu kenapa kau meneleponku?
Kupikir aku menemukan cara menghentikan infeksi.
Suh melakukan eksperimen pada sekelompok monyet.
Saat satu monyet ditandai,
monyet lainnya berhenti bergerak.
Mereka berhenti bergerak?
Jadi kupikir membunuh infeksi pertama
akan menyelesaikan segalanya...
Monyet yang ditandai itu.
Itu bukan yang pertama terinfeksi.
Itu monyet yang mengendalikan yang lain.
Kalau begitu, monyet itu.
Suh Young-chul sendiri.
Tim Alpha tiba di tujuan.
Apa kau pernah ditembak?
Fokus ke depan.
Aku sangat pegal.
Suruh mereka bunuh Suh Young-chul segera.
Itu akan menghentikan mereka semua.
Jika Suh keluar, kita tamat!
Kita tak bisa. Jika kita membunuhnya,
bukan hanya keluarga korban,
tapi semua yang takut terinfeksi
akan jadi musuh kita.
Pemerintah tak akan mudah mengambil keputusan itu.
Apa kau sanggup?
Kalau begitu, jadilah orang buangan.
Jadi itu maksudnya.
Apa dia benar-benar vaksinnya?
Lupakan pendapat orang, apa pendapatmu?
Kau harus memutuskan.
Ada masalah membawa Suh Young-chul keluar?
Tidak, Suh Young-chul keluar dengan aman.
Kita harus melenyapkan Suh Young-chul!
Apa yang kau bicarakan?
Aku menelepon Profesor Kwon yang ada di gedung,
dan dia bilang Suh mengendalikan semua yang terinfeksi.
Suh Young-chul melakukannya.
Kita harus membunuhnya.
Serius? Membunuh vaksinnya?
Tanggung jawabmu hanya sebatas
operasi yang gagal tadi!
Apa ada yang punya bukti jelas
bahwa kita harus membunuh satu-satunya vaksin kita?
Ada? Siapa yang punya?
Vaksin itu sedang menuju ke sini. Semuanya selesai!
Markas, buka penguncian. Satu kendaraan SWAT bergerak.
Vaksin sedang dipindahkan ke zona aman.
Markas, kendaraan sudah masuk! Ulangi, kendaraan masuk!
Terlalu banyak orang berkumpul di depan.
Gedung Doongwoori. Butuh bantuan.
Meminta semua personel yang tersedia
untuk dikirim ke Gedung Doongwoori.
Amankan area! Mundur!
Tolong berhenti. Mundur.
Mundur, mundur!
Menteri!
Barikade di depan.
Gedung Doongwoori telah ditembus!
Apa?
Ayo.
Tidak... kita harus menangkap Suh.
Di mana unit militer terdekat?
Semua pasukan di Seoul dikerahkan di sana.
Sial!
Dengar semuanya. Kita bubar sekarang, paham?
Kita putuskan lokasi markas baru nanti.
Semuanya evakuasi, cepat!
Halo?
Apa yang terjadi pada Suh?
Para penanggung jawab di sini semua kabur.
Dan Suh Young-chul melarikan diri.
Bisa kau cek lokasi Suh? Kau bilang kau melihat semuanya.
Sebentar. Aku akan segera meneleponmu kembali.
Profesor Gong.
Profesor Gong!
Apa kita tahu lokasi Suh?
Apa?
Apa yang kau lakukan?
Kau harus evakuasi!
Tidak ada waktu! Pergilah, cepat!
Aku menemukannya.
Dia di Jalan Sinsok 32, di jalan utama.
Lihat mobil dengan lampu berkedip itu?
Melihatnya.
Aku sedang mengawasi.
Katakan ke mana aku harus pergi.
Teruslah melaju lurus.
Teruslah melaju lurus. Jalan terus.
Belok kiri di persimpangan.
Belok kanan di persimpangan berikutnya.
Si bodoh itu, melumuri dirinya dengan itu...
Bergerak!
Minggir!
Kembali ke keadaan semula.
Berhenti! Berhenti, kalian keparat!
Berhenti!
Tolong berhenti!
Berhenti!
Tolong...
Ya?
Bagaimana di tempat lain? Apa berhasil?
Mereka sudah berhenti.
Kau berhasil.
Aku ragu orang akan melihatnya begitu.
Apa yang harus kita lakukan?
Vaksin itu sudah hilang selamanya.
Semua orang akan membenciku.
Jangan khawatir.
Aku akan bersaksi bersamamu.
Jika kau akan dibenci, aku akan menanggungnya bersamamu.
Tidak perlu melakukan itu.
Aku sudah terbiasa dibenci orang.
Di mana kau sekarang?
Kurasa kita punya banyak pekerjaan menanti.
SUBTITLE By atharazka disc BD Lokal murah berkualitas (shope ) atharazka disc
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.