All language subtitles for Valid.Love.E13.150112.HDTV.H264.720p-WITH

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitles by Soompi TV .: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Mohon untuk tidak melakukan reupload subtitle ini di blog manapun tanpa ijin penerjemah.

Apa itu kau?

Kau keparat yang menyakiti kakakku.

Jangan begitu. Lepaskan.

Sebentar. Beraninya keparat ini...

Ibu!

Ibu!

Ibu mertua!

Aku akan mencarimu nanti, mengerti?

Yi Ri!

Lepas!

Lepaskan dan bicara saja!

Ahjusshi, bicarakan saja!

- Lepaskan dia! - Lepaskan!

Dibicarakan saja!

Kau juga punya ibu!

Lepaskan!

Lepaskan ibuku!

Yi Ri!

Apa-apaan ini?

Siapa kau?

Aku masih walinya.

Siapa kau?

Huh? Apa kau tidak paham?

Cepat pergi!

Beraninya kau datang?

Jangan sampai aku melihatmu lagi.

Aku serius.

Biarkan dia, ibu.

Aku tidak apa-apa.

- Ibu tidak apa-apa? - Ya.

Apa ibu terluka?

[Episode 13: Rantai Besi]

Lepaskan aku. Aku harus bicara padanya.

Lepaskan.

Dasar preman. Apa kau punya hak?

- Apa kau terlibat secara langsung? - Hey.

Apa aku harus membiarkannya setelah perbuatannya terhadap kakakku?

- Apa kau melupakan kesetiaan? - Huh?

Marah-marah dan menyebutnya kesetiaan.

Ibuku yang akan mengurusnya.

Terserahlah!

Sesukamu saja.

Benar. Kita bicarakan soal kita.

Meringkas perkataanmu...

- Jangan bohong. - Bohong?

Kapan aku menciummu?

Lihat ini. Kau sudah gila.

Aku akan membawa bukti.

Aku akan membawa rekaman CCTV.

Silahkan saja.

Kau menggigit lidahku!

Ingin kuberi obat merah?

Astaga.

Sudahlah. Aku akan menuntutmu karena pelecehan seksual.

Menurutmu kau bisa?

Kim Yi Ri, aku akan menghabisimu dalam satu pukulan jika kau masih macam-macam!

Sial.

Aku...

akan menciummu.

Apa?

Kau tukang gunjing jika kau menghindar.

Kenapa dia?

Dasar brengsek...

Ugh, rasanya aku bisa gila.

Diatur yang baik.

Baik.

Kau mengikuti karena kau tidak bisa meninggalkan Il Ri?

Ya.

Tukang kayu Kim.

Apa kau tidak bisa menemukan jalan keluar?

Kau datang dari kanan dan pergi dari...

...kiri.

Sudah kukatakan.

Jangan dekati putriku lagi.

Ini.

Kalian makanlah dulu di sini.

Apa putri keduamu sudah menikah?

Kapan kau dapat dua menantu?

Siapa menantu tertua?

Aku akan memberinya lebih dulu.

Kau tampan.

Dia selalu membicarakan menantunya seorang doktor.

Dia tampan dan wajahnya cerah.

Dia bisa jadi Presiden.

Layak jadi Presiden!

Menjadi menantu di keluarga tanpa anak laki-laki,

kau harus makan banyak.

Ini.

Kau juga sudah bekerja keras, sayang.

Makan yang banyak.

Boon Ja, kata-katamu bagus sekali hari ini.

Jika kau menghabiskan ini,

kau akan lebih baik lagi.

Ini.

Tapi...

bukankah...

kau calon menantu kedua?

Tidak, aku datang bersama Il Ri...

Kau datang bersama Il Ri?

Apa hubungan kalian?

Dia adik kelasku.

Aku sedang menemuinya saat ini terjadi.

Aku sangat bersyukur.

Aku tidak tahu tadi.

Tapi ada satu orang lagi membuatku sangat bersyukur.

Oh, ya.

Ini disebut solidaritas.

Bukan begitu.

Mereka hanya lewat saja.

Bukan begitu, Hee Tae?

Ya.

Pokoknya, aku sangat bersyukur dan terharu.

Tuan adik kelas...

Makan yang banyak.

Sering-sering bantu kami, ya?

Silahkan menikmati!

Aku tidak percaya.

Seumur hidup ibu...

Dasar gila.

Gila.

Apa kau sudah gila?

Ibu.

Apa ibu tahu yang terpenting?

Kita semua lapar.

Kita harus makan untuk berjuang lagi, meneliti dan memotong kayu.

Kebetulan saja semuanya menjadi tumpang tindih.

Jadi, mari kita makan lebih dulu.

Apa ini bisa disebut tumpang tindih?

Bahkan meski dunia sudah berbeda,

bagaimana kau bisa mempertemukan mereka?

Aku menemui Hee Tae untuk mendaftarkan berkas surat cerai.

Orang ini...

Pokoknya, semakin banyak orang semakin baik.

Pemandangan yang mengerikan!

Ibu.

Kenapa ibu terus memukulnya? Gunakan kata-kata saja.

Apa?

Dasar brengsek. Sialan.

Bagaimanapun, terima kasih sudah datang.

Selamat tinggal.

Terima kasih sudah membantu, sayang.

Hati-hati sampai di rumah.

Aku harus menemani ibu.

Pergilah dulu.

[Pemberitahuan diderek]

Sial.

[Pemberitahuan diderek]

Ambil tikar!

Suamimu menjatuhkan ini.

[Formulir Perceraian]

Aku yakin sudah membawanya.

[Formulir Perceraian]

Dia melupakan jaketnya.

[Kim Il Ri]

Sudah selesai.

Cuaca dinginnya cukup parah...

Rawat mobilmu.

Aku tahu.

Tadi...

kenapa kau bilang aku adik kelasmu?

Harus kukatakan yang sebenarnya?

Kalau begitu sebagai adik kelas,

aku ada pertanyaan.

Bagaimana supaya aku bisa selalu disambut seperti kau?

Semua orang suka padamu.

Kau selalu disambut dimana-mana.

Kenapa?

Kau ingin disambut?

Kau tidak peduli soal itu.

Sekarang aku peduli.

Dan aku penasaran.

Kenapa orang hidup begitu ramai.

Sederhana.

Patuhi aturan.

Manusia dan binatang memilih pasangan.

Entah satu lawan satu atau sepuluh,

setiap kelompok punya aturan.

Saat berburu atau kawin,

akan menjadi kacau tanpa aturan.

Kau akan kalah 100% dalam permainan ini.

Kau akan dihina apapun alasannya.

Tahu kenapa?

Aturan sejak ribuan tahun lalu sudah seperti itu.

Lampunya hijau.

Kau tadi bilang sebuah permainan.

Aku...

tidak pernah merasa bahwa...

aku dalam permainan bersama Il Ri.

Dia bukan wanita seperti itu.

Il Ri.

Tolong berhati-hati.

Kau luar biasa.

Kau luar biasa, dasar brengsek.

Hee Tae!

Kenapa tidak kau ganti kode sandinya?

Kau tidak tahu caranya, kan?

Lampu dapur mati. Kenapa tidak kau ganti?

Apa kau takut kesetrum?

Kau ini kenapa?

Kau cuci piring dan membersihkan lantai, tapi aku yang mengerjakan semuanya.

Kau takut.

Omong kosong apa ini?

Apa kau ingat?

Aku pernah bilang akan melindungimu.

Aku ingin terus melakukannya.

Kim Il Ri.

Apa ini waktunya...

Aku akan merubah kode sandinya berkala...

dan lampunya.

Aku akan mengurus rekening bank kita...

dan membuat sup pasta kacang.

Siapa istri temanmu yang bisa membuat sup pasta kacang lebih baik dariku?

Jika kau tidak bisa menjawab, biar aku yang melakukannya.

Aku benar-benar bersalah.

Aku akan lebih baik lagi.

Aku akan berusaha.

Berusaha?

Jangan berusaha.

Kurasa kau salah paham.

Benar.

Aku merasa aneh mendaftarkan berkas perceraian.

Menggunakan berkas untuk berpisah dengan orang yang selama 7 tahun hidup bersamaku ...

Bukan berarti tidak akan kudaftarkan.

Aku ingin lebih memantapkan perasaanku lagi.

Di rumah sakit,

itu adalah kesetiaanku pada ibumu.

Perasaan ibumu tulus.

Dia hanya tahu aku.

Kau harus menandatanganinya lagi.

[Formulir Perceraian]

Ayo.

Kau bisa sakit. Berdirilah.

Kenapa kau ini?

Apa yang akan kalian lakukan?

Kau tahu apa?

Kau tidak tahu apa-apa.

Ayo pergi, tolonglah.

[Valid Love] .: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Hasil tesnya normal.

Dia harus menjaga gizinya.

Dia kekurangan gizi.

Temperatur?

38.3 derajat.

Berapa tadi?

40 derajat.

Cepat turunnya.

Dia boleh pulang.

Tukang kayu Kim.

Kenapa dia memiliki banyak penyesalan?

Jika begitu seharusnya mereka tidak memutuskan demikian.

Jika mereka sudah memutuskan,

seharusnya tidak melihat ke belakang.

Apa menyenangkan berlagak sebagai Tuhan melayang di atas awan?

Pernikahan adalah nyata.

Kehidupan sehari-hari.

Kotor dan sulit.

Busuk dan bau tidak enak.

Mereka hidup selama tujuh tahun seperti itu.

Pikirkan itu dengan hatimu.

Apa kau pernah berpikir dari sudut pandang Il Ri?

Tujuh tahun hidup bersama suaminya...

dan saat dia harus hidup sendirian.

Pernahkan kau berpikir dari sudut pandang Il Ri?

Jang Hee Tae...

Lahir 14 Juni...

1974...

1738187...

Incheon, Junggu...

...Songhakdong.

Kim Il Ri...

Lahir 5 April 1984.

208134...

Incheon, Junggu...

...Songhakdong.

Tanggal pernikahan...

15 November...

...2008.

Alasan bercerai...

...perzinahan.

Ini.

Sudah kutulis.

Kutulis semalaman.

Bagaimana Il Ri?

Apa dia mau makan?

Dia makan.

Tapi aku tidak tahu apa akan membantu secara fisik.

Apa dia akan pergi jika aku ingin mentraktirnya?

Apa dia mau?

Lebih baik kau mengantarkannya.

Dia harus keluar.

Aku sudah membuat grafik poin-poinnya seperti yang kau bilang.

Jika ayahmu melihat ini, dia akan...

setidaknya memakainya untuk pegangan panci, kan?

Siapa yang tahu?

Hey.

Halo.

Kau berjanji saat kita minum waktu itu.

Kau bilang dijamin 100% jika aku memperbaikinya.

Kau menata poin-poinnya, kan?

Pengaturan adalah yang terpenting.

Seperti perusahan pengangkut barang pindahan rumah.

Bukan, sudah kutata. Ini bisnis masa kini yang canggih.

Banyak sekali rumah yang rusak akhir-akhir ini.

Kuterima dulu.

Permisi.

Tolong airnya.

Halo.

Aku?

Aku menemui Ki Tae.

Dia tiket makanku.

Aku akan minum bersamanya.

Apa yang kau lakukan?

Mengisinya.

Kenapa kau ini?

Aku akan meneleponmu nanti.

Ada apa?

Jangan bertemu dengan teman itu.

Apa?

Jangan menemuinya.

Dia memanfaatkanmu untuk makan dan minum gratis.

Kau bisa membaca wajah?

Kau salah.

Kau tahu pekerjaan ayahnya?

Pokoknya, jangan temui dia.

Kau...

mengkhawatirkanku.

- Apa... - Apa?

Morning Poop?

Wow...

Lama tak jumpa, Morning Poop. (Kotoran Pagi)

Morning Poop?

Kau tidak berjudi lagi?

Apa?

Judi?

Kau yang jatuh tidur saat BAB pagi hari?

Kenapa bicara soal itu di sini?

Ugh, kumisnya...

Hey, Morning!

Kenapa dia sebenarnya?

Doktor!

Ada tamu untukmu.

Doktor Jang!

Ada tamu rupanya.

Kau kenal dia?

Tidak usah dipikirkan.

Tidak adil menjadi setinggi itu, benarkan?

Siapa dia?

Wartawan?

Apa ada janji wawancara?

Tunggu. Dia seharusnya meminta wartawan wanita yang datang.

Tidak bisa tidak membandingkan.

Aku akan selalu ingin bekerja jika aku bekerja di sini.

Ada apa?

Aku ingin tahu...

seperti apa kau di tempat kerja.

Mau lihat lagi?

Apa yang ingin kau ketahui?

Lupakan saja.

Traktir aku makan.

Ya.

Keluarlah.

Aku akan membelikan makanan bergizi.

Tidak usah.

Aku akan mengadu pada ibumu jika tidak.

Aku hampir sampai.

Restoran Jepang lantai dua?

Ya.

Aku lapar. Cepat.

Ruang lima. Jangan salah ruang.

Baik.

Ruang lima.

Silahkan sebelah sini.

Apa yang kau lakukan?

Aku minta maaf.

Jika tidak kurasa kalian tidak mau bertemu.

Dasar brengsek sombong.

Nyonya Kim kekurangan gizi.

Kau duduklah juga.

Cepat.

Ayo makan lebih dulu.

Apa berjalan baik?

Apanya?

Aku tidak tahu apakah aku berbuat baik.

Apanya?

Konfrontasi tiga arah.

Segera selesaikan.

Untuk apa ini?

Di tempat ini,

aku ingin mendapatkan keputusan akhir.

Jika kau punya penyesalan terhadap Doktor Jang,

katakan sekarang.

Kau juga, Doktor Jang. Berterus teranglah.

Siapa kau?

Apa kau punya hak?

Siapa kau memerintah kami?

Aku punya hak.

Kau tidak punya hak.

Kau melanggar aturan dan melakukan kesalahan.

Kau tidak punya hak untuk berbicara.

Tutup mulutmu dan berhenti bermain-main.

Aku akan bertanggung jawab.

Sekarang aku menyadari...

...perbuatanku.

Aku tidak punya cara untuk menebus salahku padamu, Doktor Jang.

Tapi aku akan...

...bertanggung jawab atas Nyonya Kim.

Kita akhiri...

...semua di sini.

Pergilah, Tukang Kayu Kim.

Tolong pergi.

Kim Il Ri.

Anggap saja alasan perceraian kita...

...perbedaan yang tidak bisa diselesaikan.

Bagaimana aku menjelaskan perasaanku kalau begitu?

Kita terlalu berbeda.

Kita mungkin jatuh cinta karena hal itu.

Tapi terlalu berat menjadi seperti dirimu.

Aku memutuskan hanya untuk melihat ke depan.

Hidup baik terlepas dari orang itu bertanggung jawab atas dirimu atau tidak.

Jangan sampai kekurangan gizi...

karena orang bodoh seperti diriku.

Aku memutuskan...

untuk sama sekali tidak menyesal atau apapun juga.

Seperti ekor kadal yang putus bisa tumbuh kembali...

Aku ingin memutusnya selamanya.

Aku bersalah...

bergembira karena dirimu.

Aku bersalah...

bekerja bersamamu.

Berkunjung meski itu mengganggumu...

Memintamu membuatkanku ramen...

Kambuh di hadapanmu dan membuat tanganmu panas...

Semuanya salahku.

Jadi, jangan datang padaku lagi.

Istriku menaruh telur di ramennya.

Aku tidak.

Istriku kidal.

Aku normal.

Kami berbeda.

Hal-hal tersebut yang sedikit tidak nyaman...

kurasa aku tidak akan bisa menerimannya.

Apa kau berkaca?

Oppa...

Sedang apa aku tadi?

Apa yang sedang kau pikirkan?

Kapan kau pulang?

Baru saja.

Apa yang sedang kau pikirkan?

Bukan apa-apa.

aku hanya berpikir...

masa lalu bagaikan awan yang berlalu.

Hal-hal seperti itu.

Benarkah?

Di Guwuldong,

apa kau ingat saat kita biasanya membakar briket?

Semuanya hampir mati karena karbon monoksida saat itu.

Belum lama sejak kau mendirikan perusahaan waktu itu.

Ya.

Saat kau tergila-gila pada Choi Mee Sun.

Kalau saja ayahnya yang menjawab,

kau menyuruh sekretaris Nona Lee menelepon dan berpura-pura menjadi temannya.

Kau ingat semua itu?

Apa benar Nona Lee?

Kenapa aku tidak bisa melupakannya?

Bisakah kau pikirkan yang lainnya?

Perlu kubuat daftarnya?

Aku bisa menulis beberapa novel.

Il Ri mendengarkan semua ceritaku.

Tetap saja...

Il Ri gadis yang baik.

Benar.

Orang yang pergi meninggalkan bekas.

Rumah rasanya kosong tanpa dirinya.

Cuacanya bagus.

Benar sekali.

Sedang apa kau, Nyonya Kim?

Bawa kemari.

Hati-hati.

Sudah lama sekali.

Kau harus memberi hormat karena ini tahun baru.

Cuci-cuci dan makanlah.

Kau harus makan saat masih panas.

Kupikir milikku dan mengambilnya.

Buang saja.

Aku sudah membeli yang baru.

Kupu-kupu menyimbolkan pernikahan yang bahagia.

Itu sebabnya banyak kupu-kupu di perabot antik.

Itu disebut pintu kupu-kupu.

Pintu kupu-kupu?

Tidak ada yang suamiku tidak tahu.

Aku senang kau datang, sayang.

Kakak ingin menonton drama Amerika.

Kau mengunduh film yang bagus.

Aku berusaha yang terbaik.

Jika aku tidak mengetahuinya, mungkin.

Tapi aku tidak bisa, setelah mengetahuinya.

Sungguh...

Aku tidak terlalu serakah.

Hanya jika kau sudah lebih sehat,

aku berjanji aku tidak akan berharap apapun dan hidup dengan baik.

Tapi sebuah sekrup telah lepas.

Apa...

aku baik melakukannya?

Pasti menyenangkan, kak.

Ada seseorang yang mendengarkan.

Aku bisa gila karena Suk Hyun.

Tapi aku tidak bisa memberitahu siapapun.

Maaf, Hee Soo.

Aku...

tidak bisa membaca matamu.

Bagaimana Il Ri bisa tahu?

Apa kau hanya mereka-rekanya?

[Valid Love] .: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Dia membeli yang baru. Buang saja.

Suruh Il Ri membuangnya.

Pak guru!

Aku tidak mau.

Kau buang saja...

atau berikan sendiri padanya.

Baik.

Pak guru!

Apa...

kau tahu?

Halo.

Dia sengaja...

tidak hamil karena Hee Soo.

Bukannya aku tidak bisa.

Aku memilih untuk tidak.

Kurasa itu sesuatu yang mungkin kalian diskusikan.

Hati-hati.

Baik.

Bawa ini juga.

Kau pindah?

Ya.

Seharusnya...

...setelah musim dingin.

Sudah waktunya pergi.

Bagaimana kabar Min Ki akhir-akhir ini?

Yah...

Dia masuk sekolah...

dan juga mendapatkan perawatan.

Syukurlah.

Semua berkat dirimu.

Apa yang sedang kulakukan? Aku akan membantumu.

Tidak usah!

Lama tidak jumpa.

Apa dulu kau memakai ini?

Oh, ya!

Permisi.

Tunggu sebentar.

- Permisi... - Tunggu sebentar.

- Kenapa? - Coba kulihat.

- Apa? - Sebentar saja.

Jangan, ini milikku!

- Biar kulihat! - Jangan!

- Lepaskan! - Kau tidak boleh begini.

- Sebentar... - Itu milikku.

Itu milikku.

Jangan!

Jangan!

[Pengirim]

[Idiot]

Tadi pak guru.

Sekarang Andro.

Bunuh saja aku.

Maaf.

Kepala atau ekor.

Lima puluh persen. Apa yang akan kau lakukan?

Kupikir akan membantu.

Kenapa...

...bisa gagal?

Aku dapat layanan gratis seumur hidup.

Dasar gila.

Tapi...

aku salah menilai Tukang kayu Kim.

Dia seperti orang yang berbeda.

Aku tidak peduli.

Saat kau di UGD,

dia terjaga semalaman dan ada lingkaran hitam sampai ke lututnya.

Kau membaca data pribadi mereka ratusan kali?

Kenapa melakukan itu?

Semakin aku membacanya...

semakin aku mengerti.

Apa?

Kau temannya.

Bantu aku.

Hanya satu telepon.

Bagaimana jika terjadi yang terburuk?

Apa yang terburuk?

Mengakhiri selamanya dengan Pak guru.

Permisi.

Ya?

Dimana dia?

Jadi, jangan datang padaku lagi.

Apa yang akan kau lakukan?

Apa kau akan menuntut...

...dia?

Apa aku harus menuntutnya supaya dia dihukum?

Tentu.

Dan...

untuk melengkapi penyidikan,

istrimu harus datang.

Baik.

Baiklah. Sampai jumpa.

Ya?

Hee Tae?

Kau harus datang.

Kau akan tahu setelah sampai di sini. Jangan terkejut.

Hati-hati.

Baik.

Aku akan merekamnya...

supaya aku bisa melihatnya saat merindukanmu.

Aku juga akan menyimpannya di komputermu.

Kau lihatlah saat kau rindu padaku.

Sebenarnya, aku...

mungkin...

tidak bisa sering datang.

Tidak...

Mungkin aku tidak akan pernah datang.

Sebenarnya, aku...

...akan diusir.

Ibu bilang itu penganiayaan.

Tapi Il Ri...

Aku tidak percaya diri.

Aku ingin berteriak dan mengusirmu.

Apa kau sudah memohon ampunan?

Kau harus berlutut dan memohon.

Sebanyak luka di hatinya...

Tidak...

Memohon sepuluh, seratus, seribu kali lagi.

Kakakku tidak mau memaafkanmu?

Kakakku baik hati.

Saat aku masih kecil...

Saat aku masih kecil dan mengambil semua miliknya,

dia selalu bilang tidak apa-apa...

sambil tertawa dan mengelus kepalaku.

Memohonlah lagi, Il Ri!

Memohon lagi...

dan berusaha lebih keras.

Kita lakukan bersama.

Aku juga akan berusaha.

Ya?

Aku minta maaf.

Kau menangis karena aku.

Kak.

Ada pasutri di Tiongkok...

Nenek jatuh sakit dan tidak bisa bergerak.

Jadi, kakek mengunyah makanan untuknya.

Selama sebelas tahun.

Menyedihkan sekali.

Bayangkan nenek dan kakek berciuman tak terhitung banyaknya dalam sehari.

Pikirkan makanan dalam ciuman itu.

Kenapa?

Kita tidak bisa hidup tanpa makan sehari saja.

Itulah cinta.

Aku juga bisa melakukannya.

Aku bisa melakukannya untuk suamiku.

Aku pasti pandai melakukannya.

Aku tidak pernah meminta maaf padanya, kak.

Karena aku mencintainya.

Aku benci mengatakan maaf.

Hatiku masih sama.

Mengatakan maaf rasanya seperti sudah berakhir.

Itu yang kau katakan saat sudah tidak mencintai lagi.

Siapa yang bisa memahamiku?

Kau hidup bersamaku selama 7 tahun, tapi tidak memahami.

Siapa yang bisa memahamiku?

Siapa peduli siapa orangnya?

Bukan kau.

Jadi aku...

sama sekali tidak menyesal.

Aku sama sekali tidak menyesal.

Tahu kenapa?

Kau tidak tahu, huh?

Kau tidak tahu karena kau bodoh.

Aku tidak menyesal.

Kenapa aku harus menyesal?

Kau tidak tahu!

Kau tidak tahu apa-apa!

Kenapa aku harus menyesal!

Aku sama sekali tidak menyesal!

Minum.

Dia iri pada kita.

Dia iri sehingga dia merasakan cemburu.

Kita adalah jenis pasangan...

yang membuat orang iri.

Il Ri.

Kim Il Ri.

Ya?

Apa kau pernah bergembira denganku?

Kapan terakhir kali?

Kau tidak ingat, huh?

Aku adalah...

...suamimu.

Dan mantan gurumu.

Guru, kawan, suami dan kekasih.

Mana yang lebih dulu?

Aku akan pergi jika kau bicara omong kosong.

Apa yang paling kuinginkan?

Kau baik-baik saja?

Di sana ladang ranjau. Jangan ke sana.

Bau alkoholnya enak.

Pak guruku pandai minum.

Kau seorang laki-laki.

Hey, kenapa kau meneguk habis sojunya?

Dasar bocah.

Pahit...

Ayahku...

pasti ingin sekali tetap tinggal saat pergi meninggalkan kami.

Dia pasti ingin berada bersama kami.

Aku tidak akan hidup seperti itu.

Aku akan hidup untuk hari ini.

Kau mengkhawatirkan masa depan, Pak guru.

Aku tidak akan!

Jadi, aku akan hidup berbahagia!

Lebih bahagia dari dirimu!

Aku akan hidup untuk hari ini.

Aku memutuskan untuk tidak...

mengkhawatirkan masa depan.

Ayo pulang.

Tidak.

Aku tidak mau.

.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Aku...

sedang jatuh cinta pada seseorang.

Jangan bersandar pada siapapun karena sulit.

Aku?

Bukan sembarang orang.

Apa hubungan antara Nyonya Kim dan Tukang kayu Kim?

Hee Soo.

Apa aku tidak punya hak untuk mati?

Kenapa kau mempermalukanku?

Kenapa kau bersikap aneh?

Tanganmu dingin.

Bukankan ini tidak adil?

Kau bahkan tidak melakukan apa-apa.

Terima kasih, Tukang kayu Kim.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.