Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Penerjemah: Cucu_Thanos
Instagram : @fadlyrama03
Subscene: Https://subscene.com/u/1177074
Apa yang terjadi, Sai?
Madam, bannya mungkin bocor.
Ya Tuhan! Apa kali ini?
Okey. Ganti cepat.
Madam, kita tak punya alat di mobil.
Ayo turun.
Gunakan mulutmu!
Maaf, Madam.
Lalu, apa yang mau kau lakukan?
Madam, aku akan cari apakah ada mekanik atau tidak.
Permisi!
Permisi! Halo.
Apa ada tambal ban di sekitar sini?
Apa ada alkohol di mobilmu?
Alkohol?
Apa kau tidak tahu tanpa minum alkohol?
Apa Wine Oke untukmu?
Bahkan arak mentah juga Ok untukku.
Ayahku menyembunyikan di bagasi tanpa sepengetahuan ibuku.
Kembalikan setelah minum setengahnya.
- Madam, setengah tak cukup untukku. - Jangan banyak-banyak.
Ayah mungkin mengira aku yang minum jika kau menghabiskannya.
Kembalikan setelah meminum sedikit.
Kau tak tahu masalah apa yang akan terjadi padaku?
Kau lebih baik memakan otakku.
Maka, aku tak butuh alkohol ini.
Apa kau mau dengar masalahku?
Apa?
Madam, aku tak tahu pada siapa harus bercerita.
Aku bingung, kau ini pemabuk ..
..atau punya masalah cinta ketika kau meminta..
..alkohol dipagi hari?
Kau sepertinya bukan pemabuk.
Siapa wanita itu?
Apa yang kau pahami ketika kau menonton film itu?
Fitness di usia 80 tahun?
Sepertinya aku akan pergi Gym besok..
..dan menjauhi bir.
Kau bodoh. Menurutmu Ramakrishna?
Aku tidak mengerti.
Santosh, apa kau mengerti?
Aku ingin hidup tenang dengan membangun..
..pertanian di desa setelah pensiunku.
Omong kosong apa itu?
Apa lagi yang harus ditonton?
Kami tak mengerti apapun.
Sambil menghabiskan 5000 Rupee setiap hari ..
..kami berencana seperti adegan di film itu?
Apa Kamalhasan menyuruh Sukanya melipat pakaian?
Atau apakah dia menyuruhnya pergi?
Itulah komunikasi yang seharusnya ada..
..antara suami dan istri.
Istri seharusnya memberitahu..
.. langkah kedepan suami sambil melihat ke matanya.
Aku tak tahu tentang orang yang memberitahu langkah kedepan ..
..sambil melihat ke dalam mata suaminya.
Tapi, aku tahu banyak istri yang berbicara sambil melihat ..
Gaya melepaskan sepatu di malam hari saat suaminya mabuk.
Berapa banyak dia minum? Di mana dia jatuh?
- Berapa banyak bir yang dia konsumsi.? - Itu benar.
"Dia tertarik dengan banyak keindahan didepannya"
'Apa yang menarik memakai blush di masa muda?'
"Itu indah."
Keributan apa pagi-pagi begini?
Mereka tak membiarkanku tidur nyenyak.
"Dia memiliki banyak ketaatan dan karakteristik."
'Kenapa? Apakah keindahan itu cukup bagi wanita yang datang sebagai menantu? '
TV ini?
Apa yang sedang kau lakukan?
Aku takkan damai sebelum aku hancurkan ini berkeping-keping.
Kenapa selalu ribut setiap pagi?
Taruh di sana. Taruh di sana.
Aku akan menaruhnya. Tapi, berjanjilah kau takkan buat ..
..keributan setiap pagi.
Jangan terprovokasi.
Kau akan memahami jika kau mendengarkannya dengan benar.
Seberapa baik dia menceritakan tentang istri dan relasi?
Ayahku membesarkanku dengan semua hal ini.
Aku akan bawa kau padanya lain waktu.
Dia akan mengubahmu.
Tanganmu akan sakit.
- Taruh di sana. - 'Biasanya, orang tak akan mengingat Tuhan.'
'Kau pasti malu ketika putrimu tak tahu tentang Achanam.'
'Dan kau pasti malu ketika putrimu tak tahu ..'
'..tentang mencuci tangan pada saat Mantrapushpam.'
- Selamat pagi Pak. - Halo selamat pagi.
- Selamat pagi kelas. - Selamat pagi, Pak.
Duduk. Duduk.
- Apa? - Pak, pagi.
Duduk.
"Seberapa tampan dirimu?"
Jadi sekarang, kembali ke topik.
Kita membahas tentang perbedaan ..
..antara fisi nuklir dan fusi nuklir.
Fusi nuklir adalah tempat atom yang lebih kecil ..
Fusi nuklir adalah tempat atom yang lebih kecil ..
..be .. be, beberapa hal di mana atom yang lebih kecil menjadi ..
Aku harap kalian telah memahami kelas ini.
Silakan ambil catatan kalian. Jangan lupa.
Tanyakan sekarang hanya jika kalian punya keraguan. Besok kita akan mulai topik baru.
- Apa? - Pak, kapan kau akan menikah?
Hei, jangan tanya pertanyaan gila.
Tanyakan keraguan yang ada di subjek.
Kau tak mengerti. Pernikahan adalah masalah besar.
Siapapun dapat menceritakan tentang Matematika dan Fisika jika kita memberikan uang.
Katakan dengan serius, kapan kau akan menikah?
Pertama, bersihkan backlog-mu tahun lalu.
Buat orang tuamu bahagia.
Pikirkan pernikahan setelah itu saja. Tak ada sistem apapun.
Dia orang itu.
Beritahu alasannya dulu kenapa kau memukulku?
Karena, kau tak menerima lamaran kakakku.
Aku tak menyukainya.
Apa?
Kau tak menyukai kakaknya?
Bagaimana membuatmu suka?
Bagaimana kau bisa suka? Bagaimana caranya?
Hey!
Aku tak takut dengan pukulan dan ancamanmu.
Tapi, dia harus seperti gadis ini, jika mau aku menyukainya.
Apa? Apa wajahmu butuh gadis yang sistematis?
Ayo, aku akan bicara padanya.
Katakan sayang. Apa kau menyukainya?
Akanku lepaskan dia jika kau bilang suka.
Kalau tidak, aku akan bunuh dia di tempat.
- Ayo. - Katakan sayang.
Aku sudah menikah, Pak.
Madam?
Aku sudah menikah, Pak.
- Apa semua ini? - Tenang saja.
Maksudku, aku belum lama ini menikah.
Suamiku bilang jangan pakai cincin di kaki karena bisa membuat luka.
Kau seharusnya bilang sudah menikah.
Aku sudah berkeliaran selama 6 bulan.
Karena tak baik bicara dengan orang asing yang tak dikenal.
Ya Tuhan?
Gadis yang baik!
Madam, tolong jangan tunjukkan semua kualitas baikmu.
Aku melakukan semua pemikiran gila ini.
Aku minta maaf atas masa-masa sulit selama enam bulan ini.
Ayo pergi.
Sampai jumpa.
Pak, kemari sebentar.
Aku mengerti gadis seperti apa yang kau inginkan ..
..setelah melihat sikapmu padaku.
Kau pasti mendapatkannya. Semua yang terbaik.
Tidak, Madam.
Kau adalah istri orang.
Aku tak mau menyentuhmu.
Aku pikir kau terlalu posesif.
Jangan khawatir. Kau boleh berjabat tangan.
Sampai jumpa, madam.
Pak, kau harus mengundang kami makan siang setelah pernikahanmu.
Pak! Pak!
Ada apa, pak? Kau tertawa dalam mimpimu sendiri?
Dia cantik.
Aku tak mendapatkan detailnya.
Tapi, bibi dan paman akan senang.
Mimpi. Itu mimpi.
Bodoh sekali dia?
Beberapa mimpi akan menjadi kenyataan.
Beberapa kebenaran dari mimpi.
Mimpi dan kebenaran akan berubah jadi kenyataan. Bodoh sekali.
Apa ini seperti film 'Bharateeyudu' seperti biasanya?
Pak Vijay?
Kau yang menghiasi kuil indah ini?
Apakah ada jin di malam hari, Pak?
Tak ada yang seperti itu.
Kami bukan orang yang mendekorasi ini.
Gadis itu menghias semua ini.
Dia bilang dia akan melakukan ini dalam doanya jika dia mendapat pekerjaan.
Hei!
Sungguh, aku mendapat gadis yang lebih baik dari gadis itu ..
..yang ada di halte bus hari itu.
Kenapa dia makan seperti itu?
Dasar bodoh.
Perempuan harus selalu makan dengan tenaga.
Karena itu hanya mereka yang akan kuat.
Rumah akan kuat jika pondasi kuat.
Masyarakat juga akan kuat secara otomatis.
Cari tahu dulu apa dia sudah menikah atau belum?
Jika tidak, kau pasti berkeliaran di sini paling tidak selama lima bulan.
Madam!
Aku rasa anak dan suamimu menunggu di luar untukmu.
Yes!
Permisi!
Nak!
Kau telah melihat gadis itu.
Dimana kau bertemu dengannya?
Bagaimana pernikahan dan romansamu?
- Tidak, kami belum menikah. - Apa?
Aku punya firasat bagaimana jadinya jika kami menikah.
Tahukah kau, para gadis tak akan seperti itu setelah menikah.
Tidak Madam. Akan seperti itu jika dia datang ke dalam hidupku.
Aku merencanakannya dengan sempurna.
Gadis-gadis akan menikah dengan penuh kebahagiaan ..
..Jika semua pria memiliki fantasi sepertimu.
Apa selanjutnya?
Ini benar-benar hal baik setelah bertemu dengan Geetha.
Adikku setuju dan sudah menentukan.
Aku mengerti bahwa semua hari kedepan hanyalah hari-hari baik.
Aku memulai perjalanan ke desa untuk pertunangan adikku.
Kursi No. 25.
Tolong Tuhan! Tolong. Dia harus duduk di sampingku. Kumohon, Tuhan.
Kumohon, Tuhan! Tuhan kumohon.
Aku akan berdoa di kakimu. Dia harus duduk di sampingku. Tuhan!
Permisi!
Kursi.
Aku punya Queen. Kau punya Joker atau tidak?
Kenapa aku butuh Joker?
- Halo, ada apa? - Ramakrishna!
- Gadis itu ada di Bus-ku. - Wanita yang mana?
Yang kita lihat di kuil suci.
Kenapa dia ada di Busmu?
Entahlah. Dia duduk di sebelahku.
Aku menggigil.
Jangan goyah.
Jangan goyahkan kaki dan tanganmu, tapi juga ..
Kau harus membentuk opini layak dalam pandangannya terlebih dahulu.
Kau bicara baik dengannya.
Jangan ada kesalahan dalam berbohong dan juga berbicara.
Kau tahu aku tak tahu cara berbohong.
Tuhan juga tak bisa membuatmu benar.
Lakukan satu hal.
Katakan pada supir untuk berhenti dan kau pulang saja kerumah.
Aku akan mengajarimu cara berbohong selama 2 bulan.
Setelah itu kau bisa pergi dan berbohong padanya.
Apakah dia berada di bus selama 2 bulan?
Kenapa kau jadi idiot begini?
Lakukan perkataanku dengan tenang.
- Hai! - Hai.
Aku Vijay Govind.
- Maaf. - Vijay Govind.
Aku pernah melihatmu di kuil.
- Namamu? - Apa?
Namamu?
Appalamma.
Apa?
Appalamma.
Apa itu nama tradisional?
Mata jahat pasti selalu menjauhimu.
Kemana tujuanmu.?
Kashmir.
Kashmir?
Madam, Bus ini menuju ke Kakinada.
Kalau sudah tahu, Kenapa bertanya seperti orang bodoh?
Tolong jangan buang waktumu.
"Hei, terima teleponnya. Jangan tidur."
Tanganku berisi. Aktifkan speaker-nya.
- Ada apa? - Kurasa gadis itu sangat ganas.
Dia tidak merespons.
Dia bahkan tak memberikan kontak mata.
Perhatikan saja gadis itu selama 5 hingga 10 menit.
Kau akan mendapatkan ide. Setelah itu kau bisa manfaatkan itu.
Hanya ada logika sederhana.
Berpura-puralah sesuai kesukaannya.
Kau bisa melakukannya. Semoga berhasil.
Kemari kemari.
Halo manis.
Sayang mami..
Ada apa sayang?
Tidak sayang. Jangan menangis.
Ada apa, pak? Kenapa dia menangis seperti ini?
Tidak ada, kak. Aku hanya bilang Hai saja.
Bukan begitu Madam?
Madam, berikan dia padaku. Aku akan melihatnya.
Ayo. Ayo. Ayo.
Kenapa sayang? Ada apa?
Kita tak kemana-mana. Ini ibu.
Ya Tuhan.
Bayinya mau bermain denganmu. Gendong dia sebentar lagi.
Apa kau tak punya sopan santun?
Tahu tugas pentingku?
Kau seharusnya mengerti itu.
Aku hanya bilang Hai padamu. Itu saja.
Kau membuang-buang waktuku.
Aku akan menggigitmu.
Kenapa kau terus berkicau seperti burung?
Madam, aku rasa dia mau mimik cucu. Ini tetek-in dia.
Kau saja yang tetek-in dia jika tak keberatan.
Apa yang kau katakan, madam?
Aku harus tetek-in dia?
Bukan, pak. Aku akan berikan botol susunya.
Oh itu?
Kau telah menyelamatkanku, Madam.
Anak-anak sangat tertarik begitu melihatku.
Kau tahu satu hal, Madam.
Aku suka sekali anak-anak.
Kau memanjakan anak-anak dengan sangat baik.
Berapa banyak anakmu?
Apa?
Apa yang kau katakan, Madam?
Aku adalah bujangan terganteng di daerahku.
Madam, bayinya sudah tidur. Bawa dia.
Baik, pak.
Semua meragukanku.
Pak?
Madam, aku rasa kau ada masalah. Aku tak keberatan kau beritahu aku.
Jika kau tak keberatan, bisakah ikut denganku ke toilet.
Maksudku, pintu toilet tidak dalam kondisi baik.
Dan juga, ada orang mabuk, Aku merasa tak nyaman. Tolong jangan keberatan.
Oh, Aku tak keberatan. Ayo pergi. Ayo.
Pergilah, madam.
Pergilah. Aku akan tunggu disini saja.
Apa dia pacarmu?
Belum. Masih uji coba.
Dia akan jatuh cinta padamu ketika kau terlihat tampan.
Terima kasih.
Jika tak keberatan, Bisakah kalian bersihkan itu ..
Gadis itu merasa tak nyaman.
Ok, baiklah.
Apa?
Dia meminta bantuanmu untuk ke toilet?
- Taruh satu. - Ya.
Sesuatu terjadi tiba-tiba.
Bro, aku pikir dia mencintaimu.
Dia sangat mempercayaimu.
- Buruknya, dia jatuh cinta. - Tutup mulutmu.
Cinta? Hanya bantuan kecil.
Bagaimana aku bisa memberitahumu?
Baik. Jika dia bilang terima kasih setelah kau bantu..
..Itu berarti, dia merasa itu formal.
Jika dia tersenyum padamu dan pergi ..
..itu berarti dia punya perasaan padamu.
Percayalah padaku, dia sangat sayang padamu.
Begitu dia keluar dari toilet, kau ..
Ok, aku akan meneleponmu lagi. Aku rasa dia sudah selesai.
Madam, sepertinya, kau tak makan apa-apa.
Makanlah sesuatu.
Aku membawa beberapa buah. Aku akan mengambilnya.
Pak, kau pergi dan makanlah.
Pak!
Apa?
Aku tak bisa duduk di belakang karena ada gundukan.
Bolehkah aku duduk disini?
Pergi dari sini.
Bayi itu sudah membuang-buang waktuku Pergi saja.
Tolong Nak! Aku sudah tua.
Kenapa kau menjadi tua?
Apa kau yang melahirkanku atau membesarkanku?
Itu nasib burukmu. Pergi saja.
Tidak ada kursi.
Ada apa?
Apa ada kursi yang gratis?
- Tidak ada, Nak! - Nenek!
- Kenapa kau berteriak? - Tidak ada!
Ada gundukan di belakang kursi nenek.
Dia merasa malu ketika aku memintanya duduk di sini.
Nenek, aku berikan tempatku untukmu.
Kau harus duduk di sini.
Duduk di sini. Minggir!
Aku harus segera membunuh wanita tua itu setelah aku turun dari bus.
Ada apa, madam?
Dia terus mendengkur.
Itu menggangguku. Aku mau duduk disini saja.
Dengan senang hati.
Kemarilah dan duduk di sini, Madam.
Jika tak keberatan, bolehkah aku membaringkan kepala?
Jangan bilang tolong. Tidurlah, madam.
Apa kau sudah bilang 'I Love You' pada gadis itu?
Belum.
Gadis mana yang akan terbuka seperti dia?
Dia naik bus yang kau naiki. Dia duduk di sampingmu.
Dia memintamu ikut ke toilet.
Sekarang dia mendatangimu ketika kau pindah ke kursi belakang.
Apa lagi yang kau butuhkan?
Bagaimana bisa aku bilang 'I Love You' pada gadis yang tak akrab?
- Kau tak bisa? - Tidak.
Lakukan satu hal. Beri bibir untuk ciuman.
Kau, rekan mental.
Bagaimana kau bisa tunjukan cintamu padanya?
Kau harus lakukan secara verbal atau fisik.
Beri saja dia ciuman.
Aku akan membunuhmu jika kau memberikan saran bodoh.
Dia datang untuk tujuan itu. Rasakanlah.
Dia akan menikmatinya, bro.
Takkan ada lagi jika kau melewatkan kesempatan ini.
- Tidak. - Kau harus ceritakan kabar baik dalam 10 menit.
Kenapa aku bersikap seperti ini?
Ini tidak benar.
Lebih baik lakukan dengan cara yang benar, minta nomor teleponnya setelah turun.
Hanya itu cara yang benar.
Ngomong-ngomong, kita sudah sejauh ini.
Mari kita selfie untuk menghargai.
Bajingan.
Maafkan aku.
Madam! Madam, tolong jangan menangis.
Madam, tolonglah. Tolong jangan, Madam.
Aku tidak sengaja, madam.
Aku hanya mau selfie saja.
Tolong jangan menangis, madam. Jangan menangis, madam.
Apa itu tujuan wanita ada di bumi?
Apa kau tak mengerti mereka?
Kau bodoh!
Aku akan tunjukkan kau siapa aku.
Madam! Madam! Aku tidak sengaja. Madam!
- Siapa itu? - Adikmu menelepon, Kak.
Apa Geetha?
Kakak.
Geetha, apa yang terjadi?
Apa kau baik-baik saja?
Kakak, aku tidak baik.
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi?
Seorang pria bertingkah aneh padaku di dalam bus.
Apa yang dia lakukan? Apa yang dia lakukan padamu?
Dia mengambil foto saat dia menciumku.
Halo kakak.
Giri, Giri. Telepon adikku.Cepat.
Madam, aku tidak sengaja, madam.
Aku tak seperti itu. Aku tak punya karakter seperti itu.
Madam. Tolong madam. Itu terjadi tanpa sengaja.
Cobalah mengerti aku, Madam. Madam, tolong madam.
Madam, Maaf madam.
- Halo. - Dimana kau sekarang?
Katakan, dimana kau sekarang. Aku segera ke sana.
Tidak, kakak.
Kenapa kau kemari untuknya? Aku bawa saja dia kesana.
Aku harus melihat mayatnya di Bhanugudi Junction besok pagi.
Ayo, ayo, ayo.
Bawa dia ke sini.
Aku akan beritahu bajingan itu.
Madam, tolong madam. Aku tidak sengaja, Madam.
Madam, Madam.
Ayahku tidak tahan jika dia tahu itu, madam.
Dia akan mati, Madam. Madam.
Jam berapa bus masuk kota?
- Jam 6. - Dia akan mati di tanganku.
Suruh rekan kita ke persimpangan Bhanugudi. Ayo pergi.
Aku telah salah mengiramu, Madam.
Ayo. Ayo lihat.
Biarkan bus pergi ke Kakinada.
Mari kita lihat di sana.
Madam, Madam, sampai jumpa nanti madam.
- Aku akan pergi madam. - Hei, Ke mana?
Ke mana? Duduk di sini. Duduk. Duduk.
Kemana kau pergi? Kenapa pergi?
- Kemana kau pergi? - Madam, aku bilang aku tak sengaja.
- Kau mau menjumpaiku nanti? - Madam, ini keterlaluan.
Tolong Madam.
Apa kau melakukannya?
Madam, kenapa kau menatapku?
- Hallo Bro.. - Kenapa begini?
Apa kau menciumnya atau tidak?
Sudah kubilang itu sangat mudah.
Ya. Temanmu mencengkeramku.
Dan sekarang, Aku telah menangkapnya.
Halo halo halo.
Namaku bukan Geetha jika dia tidak mati di pagi hari ..
..dan kau tidak mati di malam hari.
Hei..
Bangun.
Ada apa?
Dia melakukan hal yang tak masuk akal di sana.
Kau mabuk? Apa yang kau katakan padanya?
Hentikan bus itu.
Duduk, Duduk, Duduk. Dengar, Jangan ada yang turun. Duduk.
Geetha.
Apa yang sedang kau lakukan?
Apa kau tak mengerti bahwa aku tidak sengaja.
Hei.
Dia datang, Pak. Sebentar.
Pak, ada telepon.
- Siapa itu? - Pak Phanindra.
Ada apa?
Ravi, Seseorang melecehkan adikku saat dia di bus.
Siapa dia? Dimana kau sekarang?
- Di sini, di Persimpangan Bhanugudi. - Di mana adikmu?
Disini.
Ok, kau pergi ke rumah bersamanya. Beri aku satu jam.
Kami akan tetap disini sebelum kau membawa dia.
Aku takkan pergi sebelum membunuh dan menguburnya.
Apa kau tak mengerti perkataanku?
Tak akan baik jika masalah seperti itu muncul.
Mulai dari sana dulu.
Hidupkan mobil, Venkata Rao.
Vijay.
Vijay.
Ayah.
Kenapa kau di sini?
Aku tertidur. Bus sudah melintasi kota.
Aku tergelincir ketika mau naik.
Apa kau terluka?
Tidak, Ayah.
Baik. Ayo.
Kenapa kau tidak terkejut?
Oh, aku akan terkejut.
Aku akan keluar dan datang lagi. Kau berteriak dan aku akan terkejut.
Kenapa kau serius sekali? \
Lumpur apa di baju ini?
Aku akan bicara denganmu nanti, Aku sedang sakit kepala,
- Bibi. - Hai.
Pergilah, aku akan membuatnya siap.
Baik.
Pada akhirnya, kau akan menikah.
Aku membawa ini hanya untukmu.
Kemarin aku membelinya di Hyderabad.
Aku merasa seperti melihat ibu.
Ada apa? Kau tidak suka?
Kemari.
Ada apa?
Ingatlah satu hal ini.
Apapun yang kau berikan akan sangat kurang..
..ketika kau bicara tanpa senyum. Katakan padaku.
Sesuatu telah terjadi?
Tidak ada.
Jangan menyembunyikannya dariku. Katakan, apa yang terjadi?
Karena, kau memilih kayumu.
Itu sebabnya aku seperti ini.
Aku mati ketakutan.
Aku tidak melihat. Ayah hanya melihat dan bilang itu adalah pertandingan yang bagus.
Aku bilang Oke.
Kau adalah ibu Emas.
Aku tidak pernah marah padamu.
Pak Menantu.
- Pergilah bermain. - Selamat pagi, Bibi. Apa kabar?
- Dia anakku Vijay. - Halo paman.
Dia adalah adik ipar.
Hai adik ipar..
Kakak, lihat kalung ini. Ini sangat cocok untuk pakaianmu.
Hai!
Kenapa tanganmu gemetar?
Dia melakukan perjalanan dengan Bus AC sepanjang malam.
Aku rasa dinginnya belum hilang.
- Dia sangat bodoh. Benarkan?
Ayah, apa mereka bertanya aku datang dengan bus atau kereta api?
Bus apa yang kau naiki?
Di malam hari, aku ..
Putraku selalu melakukan perjalanan dengan Meghana Travels.
Dia tak pernah menyukai perjalanan lain.
Tolong ayah. Aku tahu kata-katanya.
Aku akan bicara. Aku juga berkenalan dengan mereka.
Maka bicaralah!
Di mana kau turun dari bus?
Sebenarnya, aku pasti turun di kota.
Tapi, anakku selalu biasa turun di kota.
Namun entah kenapa, kali ini dia datang dari sawah dengan naik dan turun.
Dia bilang dia tidur.
Ravi apa ini?
Apa kau marah? Pernikahan akan dimulai 4 jam lagi.
Bro, apa yang terjadi?
Ada orang bodoh menganggu putri kami yang datang dari Hyderabad.
Anak-anak kami mengekspresikan keraguan pada putramu.
Menantu, hidupku, harapanku, mimpiku ..
..semua hanya anak-anakku.
Aku membesarkan mereka dengan memberitahu baik dan buruk.
Aku mengajari mereka kedamaian dengan kekuatan dan kelemahan.
Tidak akan ada kesalahan dilakukan oleh putraku.
Hari itu akan menjadi hari terakhir ..
..untukku di bumi ini jika hal seperti itu terjadi.
Maaf, Paman. Bukan pendapatku bahwa Vijay melakukannya.
Aku telah meragukan semua karena aku dalam ketegangan sejak pagi.
Tolong jangan pikirkan.
Tolong. Oke.
Kakek, Ayah, pergi dan cari tahu selanjutnya.
Nenek, kau juga pergi ke sana. Ayo.
[Nyanyian Sansekerta]
[Nyanyian Sansekerta]
[Nyanyian Sansekerta]
Madam.
Madam.
Apa? Apa itu tidak cukup?
Apalagi yang kau mau?
Madam, Yang kau lakukan bukanlah bantuan biasa bagiku.
Aku berhutang padamu sepanjang hidupku.
Terima kasih banyak, madam.
Apa? Kau pikir itu sudut lembutku padamu?
Aku ingin mencincangmu sekarang juga.
Kau tahu, kenapa aku tak memberitahu namamu?
Kenapa adikmu mendapat hukuman ketika dia lahir sebagai adikmu?
Aku akan menuangkan Asam padamu jika kau menjelajah ..
..pada Bibi dan Gadis akhirat.
Ya Tuhan? Gadis apa?
Aku sudah lupa dari detik ini bahwa ada item yang disebut Gadis.
Maaf, madam.
Pak, ada waktu yang baik pada 12 Maret, Jumat.
Tentukan waktu yang baik, Pak.
- Yah. - Yah.
Paman, bahkan tak ada dua minggu untuk tanggal 12 Maret.
Apa akan selesai sampai saat itu?
Takkan lama jika kita lakukan bersama. Kita akan selesaikan dengan cepat.
Betul.
Bro, kami akan beli pakaian dan emas, jika kau beri waktu 2 hari.
Kita takkan melakukan hal-hal itu..
Putri kami yang menanganinya..
..dia akan belanja untuk pernikahan kakaknya.
Begitukah?
Aku rasa putramu Vijay juga tinggal di Hyderabad.
Ya pak.
Apa itu pak?
Semua akan aman jika kita percaya pada kedua anak kita.
Bilang tidak.
Baik pak. Dia akan lakukan itu.
Aku adalah ayahnya.
Aku tahu bagaimana anakku.
Dia mirip ibunya dalam melakukan sesuatu, sistemnya ..
Tanggung jawabnya, dunianya .. semuanya.
Pegang ini.
Tak akan sulit, Pak.
Ayah! Ayah!
Ayah bilang semua itu, tapi bagaimana aku tahu, paman?
Aku hanya anak-anak.
Apa? Kau anak-anak?
Kau akan punya 4 anak..
Jika kau menikah sekarang ini.
Siapa lagi yang akan lakukan itu untuk pernikahan adikmu?
Pergilah, dan periksa semuanya dulu.
Oke, Nenek.
- Vijay, ambil selfie untuk kita semua. - Ya.
Apa artinya ayah?
Dia terlihat polos.
Dia ketinggalan jaman. Berada di tradisi lama.
Aku tak tahu cara dia hidup?
Ambil gambar dengan sedikit keindahan.
Apa ini?
Sepertinya, semua sampah di kota dimainkan dikepalamu saja.
Seseorang menyuruh, dan kau berciuman dengan Geetha.
Tenang dulu, Madam. Kau mengatakan hal itu juga.
Dimana aku mencium Geetha?
- Ok, Ok. Ciuman tak sengaja. - Ya.
Tapi, yang terpenting adalah ..
Ini bukan komedi biasa ..
..bahwa kau berlari keluar dari bus.
Keinginanku adalah melihat semua laki-laki didunia..
Berjalan dengan rasa takut didepan para Gadis.
Aku rasa kau juga punya banyak fantasi sepertiku.
Ngomong-ngomong, Kau keluar selamat dari insiden itu..
Selamat apanya, madam?
Dimana keselamatan laki-laki selama masih ada gadis dibumi ini?
Hai pak.
Pak.
Apa?
Hari ini ulang tahunku, pak.
Oh!
Semoga bahagia selalu.
Terima kasih, Pak.
Bawa saja, pak. Itu buatmu.
Pak, ada pesta di OTM.
Orang tuaku juga datang.
Kau juga harus datang.
Untuk apa?
Itu artinya, aku mau perkenalkanmu dengan mereka.
Neelu, aku sedang tidak mood.
Aku masih ada urusan. Tolong jangan ganggu aku.
Pak, Mood-mu tidak normal setelah melihatku..
Sepertinya hanya terjadi padaku.
Jangan bicara seperti orang bodoh.
Apa aku ingin melihatmu seperti ini?
Ok, Begitu. Beritahu aku bagaimana?
Apa aku harus berdandan lebih tradisional?
Gaun, Churidars.. Kau pasti menyukaiku disalah satu titik, pak.
Kenapa kau tak menyukaiku? Katakan.
Bagaimanapun kau terlihat olehku, aku tetap tak menyukaimu.
Mengerti.
Berapa banyak kau minum? Kau akan mati.
Jangan hentikan aku hari ini.
Aku tak merasa apapun dari minumanku.
Setidaknya, kau beri tahu dia.
Apa yang harusku katakan?
Apa aku tak merasa sakit dengan kejadian itu?
Kau harusnya mengerti niat dia..
Ketika dia bilang bukan kau yang menciumnya.
Aku masih percaya kalau dia jatuh cinta padamu.
Apa?
Itu sesuai dengan ceritamu.
Tutup mulutmu, Bodoh.
Dia masih orang asing ketika..
Aku berusaha mendekatinya..
Namun semuanya berbeda.
Sekarang dia adalah seorang kerabat.
Bagaimana aku bisa menghadapinya sepanjang hidupku?
Aku harus jalani hidupku dengan rasa takut..
Jika ini diketahui semua orang dirumah.
Sialan!
Hey. Hey. Hey.
Jangan hentikan aku, Abhi.
- Halo. - Halo.
- Siapa? - Ini aku.
Aku siapa? Bukankah orang tuamu memberimu nama?
- Benar. - Maka, katakan dan matilah.
Apa kau akan gendut karena menyebut namamu?
Geetha.
Madam! Madam! Madam.
Madam! Maaf Madam! Maaf Madam.
Aku tak tahu itu kau. Aku tidak mengenalinya.
Apa? Apa itu egomu?
Untuk apa, madam?
Apa aku mesti menelepon duluan?
Orang dirumah menyuruh untuk belanja persiapan pernikahan.
Ya, benar. Tapi aku merasa tidak nyaman..
Jika kau ada bersamaku.
Ya, karena aku mengaturmu, Itu membuatmu tak nyaman.
Ya Tuhan. Bukan itu maksudku, Madam.
Jemput aku pada jam 9.30 pagi.
Baiklah Madam. Madam, Madam.
- Apa? - Itu ..
- Apa ini nomormu? - Kenapa?
Karena aku mau menyimpannya.
Jangan lebay.
Maaf, Madam.
Apa kau sudah makan?
Belum, apa kau menyuapiku?
Tidak, Madam. Tidak, Tidak.
- Lalu apa? - Selamat malam Madam.
Hei, apa yang terjadi?
Dia bilang "Apa kau menyuapiku?' ketika aku bertanya padanya."
Sudahku bilang.
Apakah hari itu akan datang?
Ada banyak mimpi yang aku punya.
Setelah menikah dengannya, Aku memberinya makan dengan tanganku dan..
Aku makan sisa makanan yang dia tinggalkan sepanjang hidupku?
Kau akan dimanjanya. Dasar bodoh.
Hei, hei, jangan lakukan itu.
Tolong. Tolong.
Hati-hati. Keringat akan masuk ke mulutmu.
Kau akan bertemu gadis itu.
Tak akan berhasil jika kau pergi dengan mobil, Lorries dan Bulldozer.
Bawa motorku.
Api akan menyala ketika kedua tubuh kalian tersentuh.
- Maka itu akan bagus. - Kau!
- Tidak, Tidak, Tidak. - Bodoh.
Tidak, tidak, Tidak.
Aku akan membunuhmu jika memberikan saran bodoh.
- Sudah cukup bualan yang kau lakukan. - Maaf. Maaf.
Sungguh, keringat masuk ke mulutku. Ya Tuhan.
Api akan menyala ketika kedua tubuh kalian tersentuh.
Api akan menyala ketika kedua tubuh kalian tersentuh.
Maaf Madam. Aku tak melihatnya.
Lalu, apa yang kau lihat?
Itu tidak sengaja, madam.
- Ketika kau seperti ini. - Apa kau tidak berubah?
Tidak madam. Aku sudah berubah,
Aku benar-benar berubah sekarang.
Jika bukan nasibku, Aku takkan duduk di motormu.
Hai, Bibi!
- Pernikahan kakak. - Ya.
Ayah ingin datang mengundangmu. Tapi, tak ada waktu lagi.
Jangan khawatir. Siapa pengantin prianya?
Dia adalah adikku, Bibi. Namanya Sireesha.
Dia gadis baik dan berpendidikan.
Kami memberinya 15 Lakh Uang Tunai ..
10 Hektar Tanah, Ratusan Tulas Emas sebagai hadiah, Bibi.
Maksudku, Pertanyaan Bibi selanjutnya ..
Pasti bertanya "Siapa pengantin wanitanya?"
Ok Bibi. Sampai jumpa.
Pergilah setelah makan.
Kami baru saja makan, Bibi.
Ayo makan, Bibi. Aku lapar. Mari makan sesuatu.
Dimana tempat mencuci tangan?
Apa kau tak punya sopan santun?
Apa sopan santun bisa menghilangkan lapar?
Harusnya kau diluar saja tadi.
Jangan masuk ke dalam. Semua rasa hormatku hilang.
Apa yang coba kau beritahu di dalam tadi?
Bahwa keluargaku menumpang dirumahmu?
Bukan begitu, Madam.
Ayo pergi. Kau membuat kepalaku pusing.
10 panggilan tidak terjawab.
Madam, ponselku dalam mode silent.
Oh, Maaf, pak. Apa aku mengganggumu?
Tidak, Madam.
Apa itu kuliah untuk wanita?
Tidak Madam. Itu kuliah tambahan.
Lalu, kenapa semua gadis di sekitarmu. Tidak ada laki-laki di sana?
Madam, siswa laki-laki.. Tiba-tiba..
Ternyata kau telah mendapat pekerjaan yang cocok untukmu.
Madam.
Kemari.
Hei, ada gadis. Siapa gadis itu?
Idiot, Bajingan.
Madam, ada apa denganmu?
Kau mengaturnya dengan baik, ya.
Mengatur apa, Madam?
Kau pikir, aku terkesan?
Hormat, Madam. Ayo pergi.
Berhenti, Berhenti. Menepi.
Tolong, Pak. Kami mau pulang setelah belanja pernikahan.
Ambil kendaraanmu nanti.
- Aku mau sekarang, Pak. - Baik.
- Kenapa kau tak pakai helm? - Aku akan memakainya, Pak.
Salam, pak.
Dimana Helmnya?
- Baik, aku akan pakai, Pak. - Pak.
- Mana surat-suratmu? - Mereka menghentikanku, Pak.
Mana surat-suratnya?
Kau tidak punya?
Pak, itu ..
- Yadgiri, bawa kendaraan itu. - Baik, pak.
- Tunjukkan SIM-mu. - Pak, pahami aku pak.
Gadis itu kepanasan, pak.
Pak, tolong pak.
Tolong katakan pada mereka, Pak.
Pak, Pak, Hati-hati.
Temui aku di kantor. Kenapa kau berkendara tanpa surat?
Madam.
Madam.
Madam, minumlah.
Tak ada surat-surat. Tidak ada bensin.
Apa kau tak pernah pacaran dengan seorang gadis?
Kau benar-benar tak bertanggung jawab.
Kau membuatku duduk dijalanan ketika aku mempercayaimu.
Tenang Madam. Apa aku mengharapkan semua ini?
Ini semua adalah bagian dari hidup, madam.
Madam, ambil ini milikku.
Hei, ambil ini.
Baik sekali. Apa kau punya teman-teman yang kaya..
.. yang memberi mobil dalam 5 menit ketika kau telepon?
Tidak ada adegan seperti itu. Mobil ini milikku.
Jadi kau punya mobil?
Aku membeli mobil 2 tahun yang lalu.
Lalu, kenapa kau pakai motor kalau kau punya mobil?
Maksudku, ketika kita membagikan undangan dengan mobil ..
Akan memakan waktu untuk naik dan turun.
Aku sudah tahu niatmu, jadi aku takkan bertanya lagi.
Madam, kau salah. Aku punya niat yang berbeda.
Cukup. Kau jemput aku dikantor pada malam hari.
Aku punya sedikit pekerjaan.
Apa ini?
Ibu menyuruh memberikan padamu.
Begitukah?
Kenapa kau tidak datang ke pertunangan kemarin?
Apa kau ingat bahwa aku punya jodoh?
Kau sudah bilang sejak kecil bahwa gadis itu akan jadi Menantu rumah ini.
Lalu kenapa kau memintaku datang ke pertunangan itu?
Apa yang bisaku lakukan jika dia tak menyukaimu?
Kapan mereka datang?
- Apa kabar? - Baik.
Suruh mereka tetap disana. Aku akan kesana dalam 10 menit.
Kami semua merasa malu berkeliaran di kota.
Apa yang terjadi?
Pertanyaan apa itu?
Orang-orang meludahi wajahku ketika bertanya..
Apa saudaramu menikah di rumah?
- Dia ingin belajar lebih tinggi. - Aku akan meneleponmu nanti.
Ternyata aku tahu alasannya.
Aku tahu bahwa sesuatu telah terjadi di bus sehari sebelum kemarin.
Orang-orang dikota mengatakan bahwa..
Pernikahan adalah drama untuk menutupi insiden itu.
Siapa yang mengatakannya?
Aku saja. Kenapa? Apa kau mau menghajarku?
Berhenti. Tenang.
Kau bisa menghajarku. Berapa banyak yang bisa kau hajar?
Apa kau akan menghajar semua orang di kota?
Tunjukkan kemarahanmu pada orang yang melakukannya.
Maka aku akan percaya bahwa saudaraku adalah laki-laki ..
Aku takkan melampiaskan pada saudaraku sendiri.
Transgender.
Aku lapar. Turunkan aku di Hostel.
Mereka akan menutup Mess.
Apa yang kau bicarakan madam?
Apa semua tentang Mess ..
..dan Hostel ini karena kau keluar denganku?
Aku akan memberimu Tiffin yang bagus. Ayo.
Ya Tuhan. Aku tidak mau.
Kau akan mencampur pil tidur ke dalam itu.
Apa kau membayangkan pendapat terburuk itu padaku?
Tentunya.
Ini menyakitkanku, Madam.
Baiklah, Kau makan Tiffin dan ke hostel dengan aman.
Madam, jangan turun.
Aku akan belikan karena ada banyak pria disana.
Aku bisa jaga diriku sendiri.
Apa yang bisa mereka lakukan padaku?
Tenang Madam. Kau memperlakukanku sebagai MMCore
Karena kesalahan kecilku.
Apa itu MMCore?
Entahlah. Kau duduk di sini. Aku akan membawanya.
Pak, kau tidak menyukaiku ketika aku berpakaian tradisional.
Sekarang kau akan menyukaiku.
Bajingan.
Madam, Ambillah Madam.
Tak akan enak kalau dingin.
Madam, makan ini dengan Chutney merah itu. Rasanya super.
Aku tidak mau. Antar aku ke Hostel segera.
Kenapa madam? Kau bilang tadi kau lapar.
Aku bilang tidak. Kau tak mau mengantarku?
Madam, apa kau ingin ke toilet?
Haruskah kita pergi ke Taj Krishna?
Kau antar aku atau aku akan naik bajai saja?
Aku berpikir kau tak punya perilaku keterlaluan seperti ini.
Tapi, sekarang aku mengerti bahwa kau tak punya karakter.
Rama Chandra.
Aku sudah bilang aku tak sengaja pada kejadian hari itu.
Itu kecelakaan, Madam. Sebenarnya, aku menghormati wanita.
Ya. Itu bukan penghormatan biasa.
Orang dapat mengetahu rasa hormatmu ketika mereka melihat ponselmu.
Apa kau melihat ponselku?
Itu menunjukkan kurangnya sopan santun ..
Bagaimanapun kita tak boleh menyentuh, Mengusik yang jadi milik..
..kesenangan dan sopan santun mereka?
Apa maksudnya itu? Apa kau mengajariku sopan santun?
Bukan begitu, madam.
Aku berusaha untuk menjelaskan hal-hal, kejadian ..
Maksudku, aku mengatakan apa yang terjadi ..
..antara kita dalam tiga hari terakhir. Itu saja.
Aku pikir kau bisa pahami aku lebih baik.
Ya. Aku sangat paham setelah melihat Ponselmu.
Kenapa kau mengatakan ponsel, ponsel, ponsel lagi dan lagi?
Ada apa di Ponsel?
Lihatlah apa yang ada di Ponsel!
Pak, kau tidak menyukaiku ketika aku berpakaian tradisional.
Sekarang kau akan menyukaiku. Lihat.
Ya Tuhan.
Madam.
Madam. Aku tak tahu apa-apa. Tolong madam.
Madam, aku bahkan tak tahu tentang itu.
Kami tak akan jadi kerabatmu jika tahu kau seperti ini.
Bagaimana orang tuamu membesarkanmu?
Tak ada aturan, Tak ada perilaku, Tak ada Karakter, Tidak Ada.
Apa cuma kau saja seperti ini atau seluruh keluargamu?
Dengar. Katakan semua tentangku. Tapi, jangan berani membawa keluarga.
Tentu saja. Apa yang akan kau lakukan?
Kenapa aku tak katakan ketika kau seperti ini?
Kenapa kau berkata begitu?
Kau memanggilku sebagai 'Ve' (KAU)?
Ya, KAU. KAU. KAU.
Aku akan katakan terus jika kau menemui keluargaku.
Kau melintasi batasmu.
Kau yang melewati batas.
Aku bersikap seperti ini hanya ketika aku sangat marah.
- Apa artinya? - Madam, aku tak bisa menjelaskan ketika sedang marah.
Aku sudah selesai dan aku turun.
Turunlah.
Turunlah.
Turun.
Turun.
Madam, kau yang minta turun.
Sekarang, kau bisa pergi dengan bajai atau jalan kaki hingga tergelincir.
Ayo, madam.
Manajer Tim, Geetha kanavandi. Ini akan jadi akhirnya. Halo.
Halo!
Vijay, aku iparmu berbicara.
Dia begitu cepat sekarang. Apa dia menelepon dan memberitahunya?
Vijay, Halo, Halo.
Ya, Ipar.
Vijay, aku datang ke Hyderabad.
Hyderabad.
Kenapa ke Hyderabad tiba-tiba?
Kau tahu kejadian di bus.
Aku lupakan karena merasa tak ada yang tahu masalah itu dan mencarinya setelah menikah.
Tapi hal itu tersebar ke seluruh kota dan semuanya berbicara buruk tentang hal itu.
Aku bukanlah laki-laki jika aku tak membunuh..
..dan menaruh mayatnya di pundakku dan berkeliling di kota.
Kenapa lakukan ini jika akan menikah dalam 2 minggu?
Jika memang perlu kita tunda pernikahan itu,
Kehormatan keluarga kami adalah penting.
Aku akan menangkapnya..
Adikku menyembunyikan ini karena dia ketakutan.
Aku ingin bantuanmu dalam hal ini, Vijay.
Objek lebih dekat dari yang terlihat.
Apa reaksimu ketika Iparmu datang ke Hyderabad?
Aku terkencing, Madam.
Madam.
Madam.
Madam. Madam.
Ini aku. Ini aku. Tolong diam.
- Apa? - Hari itu..
Kau turun di jalan.
Madam, kau yang minta turun.
Maksudku, aku menyuruhmu turun.
Aku ke sini untuk melihat apa kau tiba dengan selamat atau tidak.
Oh!
Kau punya sopan santun menjaga wanita?
Madam, kakakmu akan datang ke Hyderabad.
Hanya aku yang diteleponnya.
Aku tahu itu.
Bagaimana kau bisa tidur nyenyak, madam?
Apa masalahnya bagiku? Dia datang untuk membunuhmu.
Kenapa kau berkata seperti itu, madam?
Kita harus mematuhi ucapan setelah menjalani hukuman.
Keamanan!
Madam, Madam. Tidak Madam. Madam, tolong, Madam.
Ya Tuhan.
Siapa itu? Kalian siapa? Berhenti disana. Berhenti disana.
Kenapa gadis jahat itu jadi jodohmu?
Tutup mulutmu, bodoh.
Gadis itu baik. Semua ini terjadi karena ide burukmu.
- Bilang saja kau tak tahu. - Jangan terlalu banyak bicara.
Jangan bodoh, Lakshmi.
- Siapa yang memberitahumu ? - Bar mana yang tak ada alkohol?
Siapa yang bilang aku di Bar?
- Kemana lagi kau kecuali di Bar? - Siapa yang memberitahumu?
Maka, beritahu dimana kau sekarang,
Aku di Lalu Lintas.
Kau mabuk, apa yang kau pikirkan? Aku tak mengerti.
Apa kau tak punya sopan santun? Aku sudah menunggu dua jam.
- Hey sayang, cobalah mengerti. - Diam.
Selalu dengan wajah buruk.
Kepala Pemasaran kita datang.
Aku tak bilang kalau aku di Bar.
Ini semua adalah formalitas, sayang. Aku harus meluangkan waktu.
Pekerjaan ini berisiko.
Apa kau tak mengerti saat aku mengatakannya?
- Apa yang ada di belakangku? - Apa yang ada disana?
Lihat. Berapa banyak mobil di belakangku.
Biarkan wajahmu terbakar.
Kau menutup hidupmu. Jangan temui istri dan anakmu.
Apa kau tahu kecelakaan besar terjadi padaku?
Pulanglah, aku akan memberitahumu.
Aku tak ada kembalian, Madam.
Aku juga tidak punya.
Dengar Madam, Dua Ratus.
Madam, Pagi yang sangat baik.
Ada masalah apa?
Madam memberiku Dua Ribu. Aku tak punya kembalian, Pak.
- Berapa? - Dua Ratus Pak.
Berikan padanya. Kembalikan uang madam dulu.
Ini madam.
Aku tak butuh.
Jangan ambil uang dari orang yang tak dikenal.
Madam, kau mengatakan aku orang asing.
Aku juga temanmu.
Maksudku, Aku adalah Saudara dari Iparmu.
Oh Itu artinya kau adalah saudaranya.
Kau adalah saudara ipar baginya. Jadi, kenapa kau tak dapat menyesuaikan ,Madam?
Siapa Saudara ipar? Apa aku bilang padamu?
Setiap orang tak bisa jadi saudara ipar meskipun ada hubungan.
Jika kau mengatakan Saudara ipar sekali lagi ..?
Idiot.
Madam, Dua Ribu.
Aku tak butuh. Simpanlah denganmu.
Terima kasih madam. Hari apa hari ini.
Ambil ini dengan kembaliannya.
- Tak ada kesalahan apapun. - Apa katamu?
Tidak ada. Aku bilang madam pergi, pak.
Madam, Halo, Madam. Madam, Madam, Madam.
Madam, maaf.
Madam.
- Masuklah. - Kakak.
- Apa kau datang sendiri. - Ya.
Sebentar.
Vijay, ayo.
Apa kalian datang bersama?
Tidak. Aku berjalan kaki.
Baik. Masuk ke dalam.
Ayo pergi sana.
Madam, tolong jaga dengan hati-hati, Madam.
Teh, Kopi?
Ipar, Aku tak terbiasa dengan Teh, Kopi.
Tidak mau Teh, Kopi. Tapi, Alkohol dan Ciuman saja.
Apa kau minum?
Ya Kopi.
Ipar, Kau duduk saja.
Sebenarnya, aku bagus dalam menyiapkan kopi.
Geetha, Kau mau gula?
Kakak, aku tidak mau.
Kenapa? Kau baru saja minta.
Aku bilang tidak.
Prasad, ayo, ayo.
- Apa kabar? - Baik.
Ayo, duduk.
- Geetha, apa kabar? - Baik.
Siapa bocah ini?
Dia adalah Vijay, saudara iparku.
Oh, ya.
- Halo, Pak. - Ayo, duduk.
Bajingan itu telah mengambil semua rasa hormatku di kota.
Apa yang kau lakukan akhir-akhir ini?
Sudah 10 hari untuk insiden itu. Itu juga di Kakinada.
Kenapa dia masih hidup? Apa yang terjadi dengan rasa hormat keluarga kita?
Geetha, berapa usianya?
Vijay, berapa usianya?
Bagaimana aku bisa tahu usia orang asing?
Aku bertanya tentang usiamu saja.
Aku..
Usiaku .. 25.
Dia bilang 25, kakak.
Maksudku, usianya juga sedikit sama.
Ayo pergi.
Daftar Penumpang sudah ada di Kantor Perjalanan.
Kau mulai perjalananmu pada sore hari setelah membunuhnya pada jam dua siang.
Aku harus mendapatkan bajingan itu.
Madam, tolong madam.
Kakak, aku punya beberapa pekerjaan. Aku harus mengantar beberapa hal yang kau lakukan.
Baik.
Ayo madam. Mari kita bicara dengan tenang selama 10 menit.
Aku tidak butuh. Apa lagi yang mau diobrolkan?
Madam, tolong jangan tersinggung.
Aku meledak ketika kau mengatakan sesuatu tentang keluargaku.
Ya, Keluargamu adalah keluarga Bahubali. Maaf pak.
Madam, Madam.
Madam.
Madam, kau harus punya kebaikan padaku, madam.
Tolong hentikan kakakmu untuk tak pergi ke Kantor Perjalanan.
Bisakah kau telepon mereka?
Sungguh penyiksaan bagiku karena kesalahan kecil terjadi secara keliru?
Apa itu kesalahan kecil? Kau hanya merasa seperti itu.
Ini semua hanyalah kesalahan kecil sejak ..
..you bersikap dengan Sepuluh hingga Lima belas anggota setiap hari.
Oh tidak.
Sepuluh Lima belas anggota? Apa nyonya ini?
Madam Anda mungkin merasa bahwa saya seorang juara dalam isu-isu itu?
Aku bahkan tidak tahu dasar-dasarnya juga nyonya.
Begitukah?
Tanpa mengetahui dasar-dasar saja, Kau berusaha di bus ..
..yang dengan kecepatan 130 hingga 140.
Itu juga, tanpa kehilangan target.
Kepada siapa Anda mengatakan kata-kata air liur?
Madam.
- Hai pak. - Hai madam.
Minggu lalu, aku sudah bilang untuk selesaikan Sprei Putih.
Kirim juga jika sudah selesai.
Baiklah madam.
Terima kasih.
Madam, aku pikir warna hitam lebih bagus.
Tunjukkan yang hitam.
Diam.
Aku tahu warna mana yang harusku ambil.
Kemasi yang putih.
Bukan begitu, Madam.
Sangat disayangkan jika itu warna putih.
Ngomong-ngomong, setelah menikah, kau membuat adikku untuk mencuci itu.
Aku tak mau dia kerepotan dengan noda.
Kau tidak paham.
Ini untuk Program Kegiatan. Kau harus cari tahu lebih dulu.
Mana mungkin kau tahu, Kau hanya tahu Keturunan dan Lobang.
Terima kasih.
Apa itu Keturunan dan Lobang?
Apa yang dimaksud dengan Program Kegiatan?
Aku tak mengerti Telugu. Katakan dalam bahasa Hindi.
Aku tidak tahu maksudnya. Bagaimana aku bisa ucapkan dalam bahasa Hindi?
Madam.
Nenek berikan padaku.
- Terima kasih, nak. - Jangan khawatir.
Ayo.
Nenek, apa kau tahu arti Program Kegiatan?
Itu terjadi 30-40 tahun yang lalu.
Jangan terlalu lama.
Beritahu saja apa itu Program Kegiatan?
Program Kegiatan berarti Malam Pertama.
Ya Tuhan.
Madam, Madam, Madam, Aku setuju warna putih.
Bagus kalau begitu.
Madam, teleponlah Kakakmu, tolong.
Untuk apa?
Katakan padanya bahwa tak ada yang terjadi di dalam bus.
Kau hanya berbohong untuk melihat reaksinya.
Apa mereka tak membicarakan masalah ke luar?
Aku menyuruh mereka untuk keperluan Departemen saja ..
- Salam, pak. - Apa daftarnya sudah siap?
Dimana daftar penumpang tanggal 27?
Lihat daftar ini.
Halo, kak.
Di City Center, kak.
Kami ke sini untuk tujuan belanja kecil.
Vijay?
Dia ada disini, kak. Baik.
Kenapa, Madam?
Daftar sudah ada. Mereka suruh kita ke Kantor Polisi.
Kantor polisi? Aku telah mengerti Madam.
Mereka akan membunuhku di dalam.
Jangan bilang pada ayahku kalau aku mati karena alasan ini.
Katakan padanya aku mati dalam kecelakaan. Tolong.
Biarkan pernikahan adikku berlangsung tanpa terhenti.
Apa yang harusku lakukan sekarang? Apa aku yang menikahi adikmu?
Aku bersikap seperti ini, hanya ketika aku sangat marah.
Iparmu ada di dalam.
Ya Tuhan. Ibu.
Aku bukan orangnya. Temanku yang naik bus.
Katakan, siapa dia?
Apa ini, kau memesan tiket atas namamu?
Aku akan dapat 2000 Rupee dan pergi 2 hari..
..dengan menunjukkan tiket ini di kantor.
Katakan, Siapa dia? Katakan. Katakan siapa temanmu?
Apa kau punya etika? Dia adalah temanmu.
Katakan, siapa dia?
Katakan siapa temanmu. Aku tak akan melepaskanmu.
- Katakan, dimana dia? - Hentikan itu.
Berhenti.
Mundur.
Mundur.
Kau duduk saja, ipar. Aku tahu cara menghadapinya.
Duduk saja.
Aku memintamu dengan sopan.
Katakan siapa temanmu? Katakan.
Katakan! Katakan!
Katakan. Katakan.
Jangan sebut namaku atau hidupmu akan hilang.
Pernikahan adikku akan dihentikan.
Tolong.
Beritahu nama temanmu. Beritahu namanya ..
Kau akan mati. Beritahu namanya. Katakan. Katakan. Katakan. Kau akan mati.
Maafkan aku.
Dia tak mengatakan apapun..
Aku pikir dia berkata jujur.
Dia akan mati jika dia dipukul terus.
Katakan, Katakan, Katakan siapa temanmu. Katakan.
Katakan. Katakan.
Ipar.
Dia akan mati.
Apa dia akan mati karena masalah ini?
Apa itu bukan kesalahan?
Itu bukan pendapatku. Jika itu mengenai tempat, tak seharusnya begini.
Ya.
Itu terjadi pada adikku saja.
Itu tidak terjadi pada adikmu.
Vijay, ada apa?
Aku tak tahu apa yang akan kau lakukan.
Tapi iparku harus segera berangkat ke Kakinada.
Baik. Berikan telepon padanya.
Katakan dulu, apa yang akan kau katakan padanya?
Aku akan memintanya datang ke Kakinada.
Apa dia datang ketika kau yang memintanya?
Tangani dengan cerdik.
Apa kau baru saja bertanya caraku bicara dengan suamiku?
Berikan telepon kepadanya.
Sebentar.
Ipar, Adikku ada di telepon.
Dia bilang dia punya urusan penting denganmu.
Sireesha, Katakan.
Apa kabar?
Aku baik-baik saja. Apa kabar?
Aku sangat baik.
Apa yang ingin kau katakan padaku?
Aku dapat kabar dari Nenek..
Kerabatmu mengatakan hal buruk tentangmu dan Geetha.
Aku marah semua ini karena orang yang ada di dalam bus.
Jangan lepaskan bajingan itu.
Jangan pulang sebelum kau membunuh bocah itu.
Makanlah dengan tenang. Makanlah, madam.
Oke sayang. Bye.
Ada apa? Apa semuanya baik-baik saja?
Apa yang dia katakan?
Tak hanya berbagi cinta, tapi juga berbagi kebencian..
Itulah artinya istri.
Siri berbagi kebencianku juga..
Dia bilang aku jangan pulang dari Hyderabad ..
..sebelum aku membunuh bajingan itu.
Aku harus membunuhnya untuk membuat Siri senang.
Masalah seperti ini seharusnya tak mengundang permusuhan.
Tak ada gunanya menyembunyikannya.
Aku tidak menceritakannya.
Apa yang terjadi jika dia tahu?
Pernikahan adikku akan dibatalkan.
Ayah akan mati karena serangan jantung.
Tapi satu hal yang harus kau ingat. Semua dosa adalah milikmu, Madam.
Kakak.
- Madam, Madam. Tidak Madam. - Vijay ingin bilang sesuatu padamu.
Vijay, apa?
Katakanlah Vijay.
Katakan saja Vijay.
Makanan disini enak-enak.
Aku akan makan nanti. Dua menit.
Bisa-bisanya kau panggil kakakmu ketika aku bicara secara emosional.
Kau sangat tangguh.
Terima kasih.
Terima kasih?
Ya Terima kasih.
Kau memberi pujian.
Ini semua takdirku.
Turun.
Kenapa aku ikut, Madam?
Mereka akan menawarkan Kopi atau Teh jika aku naik ke atas. Aku akan mau.
Kau akan memarahiku dengan bilang tidak memiliki Karakter, perilaku.
Aku akan menunggu disini. Pergilah.
Kau memang tak memilikinya.
Nyamuk, Nyamuk.
Ada apa, madam?
Dia mungkin punya mata di punggungnya.
Madam pernikahan kakak.
Oh, Selamat.
Beritahu Pak MD, aku sudah berikan undangan.
Ya, tentu.
- Kau juga harus datang. - OK sayang.
Bye Mami. Aku akan kembali dalam satu jam.
Bye.
Neelu, pulanglah cepat, sayang.
- Kita harus keluar. - Ok Mami.
Madam, dia ...
Dia adalah anakku.
Madam, aku harus mengatakan hal penting padamu jika kau tak berpikir sebaliknya.
Apa itu sayang?
Sebenarnya, aku telah melihat video buruk mengenai putrimu.
Sebenarnya, dia adalah kerabat kami.
Aku rasa dia menjebak putrimu.
Aku juga menontonnya sayang.
- Halo pak, berhenti. - Tenang.
- Aku bilang. Berhenti. - Lepaskan tanganku.
- Berhenti. - Neelu.
Siapa kau?
- Neelu. - Ada apa?
Aku akan ceritakan nanti. Beritahu dulu aku di mana Neelu?
Neelu, keluarlah.
Neelu, bangun.
Keluar.
Kau keluarlah.
Kau siapa? Aku akan telepon polisi.
Madam, aku adalah Dosen di sekolah putrimu.
Aku harus bicara denganmu. Suruh dia keluar.
Apa kau gila? Apa kau tak malu dengan yang kau lakukan..
Jika video seperti itu tersebar?
Apa kau tak punya sedikit akal sehat saat kau lahir di keluarga besar seperti ini?
Apa yang kau pikirkan?
Apa kau pikir masyarakat seperti rumahmu ..
..yang dikelilingi oleh 4 tembok?
Karena hanya diponselku, tidak ada masalah.
Aku mencintaimu.
Aku akan membunuhmu jika kau bilang itu lagi.
Berapa jumlah kekayaanmu?
100 Crores?
Tidak, mereka bilang hampir ribuan crores.
Siapa yang bilang?
Orang tuaku.
Ceritakan saja pada anakmu tentang kekayaan.
Mereka jadi tak terkendali.
Mereka tumbuh dengan pandangan, orang tua mereka akan mengatasi semua masalah.
Kenapa orangtuamu tak melahirkan anak lagi ketika kau sudah dilahirkan?
Apakah mereka tak sanggup memberi makan?
Mereka percaya padamu. Mereka percaya kau bisa menjaga mereka.
Tak perlu lakukan banyak hal untuk orang tua yang melahirkan kita.
Dengan menjaga kedamaian mereka saja, itu sudah cukup.
Aku juga telah melihat ..
..seorang perempuan sepertimu.
Aku pikir dialah hidupku dan segalanya bagiku.
Karena kesalahan kecil seperti itu..
Aku kesampingkan cintaku, aku berdiri di depannya seperti seorang teman tanpa karakter.
Apakah aku membuat itu benar meskipun aku berusaha keras?
Apa yang kau mau sekarang?
Apa kau menginginkanku?
Baik. Aku akan tinggal.
Janji. Aku akan menjadi pemberi selamat, seperti teman seumur hidupku.
Jangan menangis.
Ibu, aku minta maaf ..
Aku menangani anakmu dengan kemarahan.
Jaga dirimu.
Aku tak bertanya padanya karena dia tak punya pendapat.
Tapi aku ingin menawarkan padanya ...
Kami akan berikan putri kami pada kalian, kami akan beri seluruh properti kami di tangan kalian.
Tetaplah bersama kami.
Orang-orang memeras gadis-gadis dan orang tua mereka untuk hal-hal kecil.
Tapi dia tidak seperti itu. Dia adalah sesuatu yang lain.
Madam, siapa namamu?
Madam, aku tak sengaja, madam.
Kau melakukan kebaikan tak biasa untukku.
Aku berhutang padamu sepanjang hidupku.
Tidak Madam, aku sudah berubah. Aku benar-benar berubah.
Ada apa, Madam? Kenapa kau menatapku seperti itu?
Aku pikir kau punya kebiasaan pada perempuan saja.
Tapi, kau pandai berbohong juga.
Apa kau menemukan kebenaran dan berbohong dalam kata-kataku?
Apapun yang keluar dari mulutku, itu bohong.
Apapun yang aku lakukan adalah kesalahan.
Kau pandai mengulang kata-kata seperti seorang gadis.
Madam, aku akan terlahir sebagai seorang gadis pada reinkarnasi berikutnya.
Siapa yang sanggup menanggung semua ketegangan dan siksaan ini?
Aku lapar. Apa kita bisa makan sesuatu?
Apa yang mau kau makan, Madam?
Apa saja.
Ponselku.
Vijay.
Semua rasa hormatku akan hilang jika aku pergi tanpa menangkapnya.
Duduk.
Aku akan meneleponmu lagi.
Bye
Kau bilang kau mau bicara.
Katakan.
Geetha, apa yang terjadi?
Apa kau baik-baik saja?
Kakak, aku akan minta satu hal.
Jangan katakan tidak.
Mari kita pergi dari kota ini, kak.
Kakak, kumohon.
Aku tahu betapa pentingnya waktu bagimu dan Sireesha.
Dan kau tak boleh diganggu pada saat seperti ini.
Aku tak suka bahwa aku adalah alasan untuk semua ini.
Aku mohon, kak.
Ayo pergi.
Itu akan masuk ke mulutmu jika aku menghajarmu.
Madam, kenapa kau di sini?
Apa kau datang sendiri atau?
Pakailah Item Gaun Raja.
Aku tidak bisa melihatmu.
Maaf madam.
Madam..
Ada yang mendesak?
Kami berangkat ke Kakinada besok ..
Lalu, bagaimana dengan kakakmu?
Aku akan tangani. Aku meyakinkannya.
Tak akan ada masalahpernikahan adikmu.
Apa kau datang untuk mengatakan tentang ini?
Kau bisa mengatakannya di telepon.
Apa pertanyaan-pertanyaan ini?
Apa kau senang atau tidak?
Senang? Apa yang kau katakan itu?
Terima kasih madam.
Hei. Selamat, Govind.
Untuk apa, madam?
Kenapa bertanya? Gadis itu mencintaimu.
Bagaimana bisa kau tahu itu?
Aku bahkan tidak tahu itu.
Gadis itu berkeliaran di sekitarmu dengan melompat dan melompat.
Bagaimana bisa aku tahu dia berkeliaran dengan melompat atau gemetar?
Pada saat aku tahu itu, kakeknya mendapat serangan jantung.
Apa yang sebenarnya terjadi Nenek?
Aku tidak tahu, tiba-tiba dia jatuh dengan keringat yang banyak.
Hentikan tangismu.
Apa aku anak muda berusia 25 tahun yang tak melihat apa-apa?
Apa yang terjadi sekarang?
Aku ingin melihat pernikahan cucuku ini.
Jika Tuhan mengizinkan aku juga ingin melihat pernikahan cucu perempuanku.
Kenapa kau bicara seperti itu?
Apa itu pekerjaan Tuhan?
Mari kita lakukan pernikahan Geetha di Horoskop yang sama.
Ibu, kenapa pernikahan Geetha tiba-tiba?
Bukankah kita punya uang?
Apa uang sajaa cukup untuk pernikahan?
Ada banyak hal yang harus dipersiapkan.
Aku tak tahu hal itu.
Kedua pernikahan harus dilakukan selagi Raju-ku masih hidup.
Kalau tidak, aku akan mengutuk diriku.
- Nenek. - Tenang ibu.
- Ini bukan pekerjaan kilat. - Ayah ..
Ayah, aku akan bicara jika kau tak keberatan.
Nenek tahu, Vijay saudaranya Sireesha kita.
Dia pria yang sangat baik.
Aku sudah melihatnya.
Bicaralah dengan ayahnya setelah kami semua mengatakan OK.
Kita akan berani karena mereka kenal kita.
Bukan kami tak menyukainya. Dia harus menerimanya dulu.
Bagaimana sayang?
Bagaimana sayang?
Apa kau menunggu pesan kematian?
Kenapa kau berkata seperti itu, madam?
Aku takut pada Rumah Sakit dan ICU sejak kecil, madam.
Itu sebabnya, aku tidak datang.
Ya. Seluruh keluarga kami tidur di ICU ..
..dan makan setelah memasak di Rumah Sakit.
Aku tak berkata seperti itu.
Lalu apa? Aku tak menemukan kesedihan di wajahmu.
Apa ini, madam?
Ini keterlaluan.
Kenapa aku harus menangis ketika kakekmu sakit?
Itu kakekmu, dan kakek kita.
Apa kau tak punya kemanusiaan?
Oke, Madam. Aku akan menangis.
Bagaimana kabar Kakek?
Dia sekarat. Dia memanggilmu.
Aku, Kenapa aku?
Entahlah. Dia mungkin memberimu warisan.
Apa?
Kenapa dia memberiku sementara kalian semua ada di sana?
Lalu kenapa kau bertanya ketika kakekku sakit?
Kepalaku sangat panas.
Siapa wanita itu?
Kau bertanya gadis itu ketika aku sakit kepala.
Kalian semua ada dalam masalah yang sama.
Buka mulutmu.
Ayo.
Ayah, kenapa kau terlihat senang?
Kakek Menantu mendapat serangan jantung.
Ayah, kenapa kau menjadi seperti ini?
Apa kau merayakan festival ketika yang lebih tua terkena serangan jantung?
Tutup mulutmu.
Aku merayakan bukan untuk itu.
Orang yang lebih tua itu meminta mereka ..
..untuk melakukan pernikahan cucu perempuannya bersamaan pernikahan cucu laki-lakinya.
Oh, Apakah mereka merasa senang karena dapat menghemat pengeluaran?
Kau dan otak berlumpurmu!
Mereka ingin menikahkan Geetha denganmu. Sekarang tergantung mereka.
Kedua perkawinan berada di Muhurtham yang sama.
Selamat ya.
Kau adalah anak yang beruntung.
Apa? Apa kau terkejut?
Sebenarnya, aku ingin memberitahumu di telepon.
Tapi aku ingin melihatmu.
Cahaya di matamu dan kegembiraanmu setelah kau mendengar berita itu.
Jadi akhirnya ...
Aku telah melihatmu di kuil Suci ..
..satu bulan lalu saat kau menyalakan lilin.
Aku rasa itu 4 tahun yang lalu, Aku merayakan Diwali bersama ibuku.
Aku pikir ini akan menjadi Diwali setiap hari ketika kau datang ke dalam hidupku.
Kau akan melihat percikan nyata di mataku jika kau melihatku saat itu.
Madam..
Aku belum bercerita tentang ibuku sejauh ini.
Dia meninggal ketika aku berumur 5 tahun.
Aku sangat menyayanginya semasa hidupnya.
Dialah segalanya bagiku, seakan aku tergila-gila padanya.
Tapi, dia tak ada di sana untukku utarakan ini padanya. .
Aku sudah menunggu untuk menunjukkan semuanya pada istriku.
Istri itu penting bagiku, Madam.
Tapi, aku tak tahu alasannya, Aku tak melihat ibuku dalam dirimu.
Madam, kau mungkin menginginkan suami untuk kebutuhan atau hiasanmu.
Tapi, bagiku istri adalah segalanya.
Aku tak suka diriku sebagai Pilihan untuk hal mendesak bagimu dan keluargamu.
Aku tak mau menjadi Pilihan untuk istriku.
Aku harus jadi satu-satunya Pilihan darinya.
Istriku harus lahir hanya untukku, dia harus siap untukku saja.
Aku sangat marah sehingga dia tak boleh bekerja di dunia ini kecuali aku.
Ini bukan kesalahanmu, tapi itu kesalahanku semata.
Pikiran tuaku.
Aku takut..
..itu akan seperti sepuluh hari ini.
Aku mohon, Madam. Jika pernikahan kita dilakukan. Aku tak bisa bilang bahwa aku tidak suka ..
..Pernikahan ini, entah itu pada keluargamu maupun keluargaku.
Karena, Adikku dan anak-anaknya pasti akan tinggal di rumahmu.
Madam, lakukan sesuatu untuk menghentikan pernikahan ini.
Atau..
Jika kau bilang pernikahan adikku akan dilakukan ..
Hanya jika pernikahan ini terjadi.
Maka aku akan mengikat TALI ke kepalaku.
Tak perlu. Aku akan mengurusnya.
Terima kasih, Madam.
Madam.
Terima kasih.
Sayang, apa kau tak mau makan?
Ayo minum susu.
Ada apa sayang?
Apa yang terjadi?
Kenapa kau menangis? Apa yang terjadi sayang?
Vijay tak menyukaiku, Nenek.
Kenapa dia bertingkah seperti kucing?
Dasar anak tak berguna!
Kenapa kau tak bicara? Katakan, ketika mereka bertanya.
Apa kalian tak mengerti ketika aku bilang aku tak menyukainya?
Apa nenek menikah secara paksa dengan kakek?
- Setelah mengambil pendapatmu.. - Bisakah kau tenang?
Akan ada Ratusan Alasan ketika seorang Gadis bilang dia menyukainya.
Akan ada lebih banyak alasan daripada itu jika dia bilang tidak suka.
Dia tak bilang tak akan menikah. Dia merelakan segalanya demi kepentingan kita.
Tolong berikan ponsel itu padaku.
Ada apa nenek?
Dinegara mana saudaramu tinggal?
Di UK (United Kingdom). Kenapa?
Entah itu UK atau BK, minta dia berangkat kemari malam ini.
Dia ada pernikahan di sini.
Nenek, berkati aku, nek.
Emas hanya berarti dirimu.
Meskipun kau berasal dari London, Kau tak melupakan desa kita.
Inilah yang disebut sopan santun.
Orang yang melupakan asal mereka akan tidur di sudut, Nenek.
Aku tak tidur di sudut, tapi hanya di tengah.
Kakek, berkati aku, Kakek.
Diberkatilah kau.
Apakah kesehatanmu baik, kek?
Ayo, mari masuk ke dalam.
Permisi, bisakah semuanya tolong membentuk Line?
Apa maksudnya Line?
Tolong. Aku punya sedikit kerjaan.
Jangan ragu. Silakan bentuk garis.
Ya. Aku mohon.
Terima kasih.
Bibi, berkati aku..
Paman.
- Kenapa semua ini? - Ini semua adalah budaya kita, paman.
Jangan bilang 'Tidak'
Dia adalah saudaraku. Bagaimana aku membesarkannya?
Kau membesarkannya dengan hebat?
Oh, kau anak-anak? Kau harus ambil berkat dariku.
- Berkati aku, paman. - Baiklah sayang.
- Apa ini Bodoh? - Berkati aku, paman
Seharusnya jangan melupakan adat.
Semua sudah tahu?
Pak Tatabbai.
Ayo pak.
Berapa lama aku tak melihatmu?
Ya Tuhan. Pak.
Apa semua anak di rumah itu baik-baik saja? Apa kabar?
Apa dia sehat?
Apa kau beri dia makanan tepat waktu?
Kenapa kau ambil berkat..
..pada seorang pekerja dan membuat kami malu?
Diamlah, Nenek.
Kau tak punya hak mendiskriminasikan seseorang berdasarkan warna, keyakinan dan kasta.
Apa kekurangannya? Dia berupaya mendapatkan penghasilan.
Dia menjaga keluarganya.
Sebelum aku masuk ke relasi ini, aku ingin menghapus satu hal.
Silakan hapus ide-ide yang lengket di otak tua bodohmu.
Semua makanannya sangat enak. Ambil Kentang. Itu sangat lezat.
- Apa ini? - Apa semua tamu sudah makan?
Kau tak keberatan dengan itu.
Kau bersiap menutup matamu tanpa mempertimbangkan mereka.
Kau tak suka gadis itu. Tetapi kau menyukai barang-barang yang kami sediakan.
Berikan padaku.
Nenek, apa kau punya sopan santun?
Aku tak akan menikmati ketukan yang tak berbudaya.
Tutup mulutmu. Seperti tongkat manis.
Sayang, berapa tahun kau belum makan?
Nenek, apakah bagus berbicara seperti itu?
Setidaknya, kau harus punya perilaku dasar.
Ambil ini. Murah! Aku membencimu, Nenek.
Halo, Bro..
- Hai pak. - Apa kabar?
- Halo! - Semoga sukses, bro.
- Hai! - Teman-temanku.
Bro, kenapa wanita tua kami mengincar kalian?
Aku telah melihat bus terlalu dini.
Aku merasa itu sangat menghina. Kenapa seperti itu?
Tidak ada pak.
Dia yang lebih tua seperti kau kenal. Dia bermain dengan kami.
Ayolah. Aku bisa merasakannya.
Dia dengan sengaja menghinamu. Ada sesuatu disana. Tolong beritahu aku.
Aku lebih baik diam saja.
Apa gunanya semua ini jika kau akan menikah di pagi hari?
Pergi tidur dengan bahagia. Bangun segar di pagi hari.
Bukan begitu, Bro. Aku akan menyelesaikan masalah ini.
Bro. Jumaz kemarilah.
Setidaknya kau beritahu aku apa yang terjadi?
Dia bilang padamu. Tak ada apa pun di sana.
Aku bilang tak ada apapun.
Jika kau tidak memberitahu, berjanjilah padaku.
- Apa? - Apa yang terjadi? Katakan padaku.
Apa yang harus aku katakan?
Mereka setuju untuk 25 dalam Pembicaraan pertunangan.
Sekarang, mereka bersikeras untuk 40 ditambah 15 untuk itu besok.
Apa itu 25 dan 15, bro?
Lakh, pak.
Untuk apa?
- Untuk mas kawin. - Apa itu?
Apakah wanita tua kami meminta mas kawin?
Tenang, Pak. Apa keluargamu seorang Swamy Vivekananda?
Mereka telah menyiksa bocah itu.
Tapi, kau harus bertarung sekarang.
Perkelahian dan Tarian apa ini, pak?
Kami adalah keluarga kelas menengah. Apa yang bisa kami lakukan?
Kau orang kaya dapat menyebutkan banyak jumlah cerita.
Kami sangat miskin.
Ini 10 ribu bagi kami jika pernikahan adik kami dilakukan.
- Seluruh keluarga telah mengembangkan dendam pada kami. - Dendam?
Aku tak pernah melihat keluarga terburuk seperti itu.
Konyol.
Berikan aku uang.
Kau mau uang?
Pegang, Pegang.
Kau punya semua kebiasaanku.
Kita harus mengumpulkan uang dengan meremas hidung.
- Kita harus ambil uangnya. - Oke, nenek.
Apa yang kamu lihat padaku seperti itu?
Berapa mas kawin yang kau berikan pada kakek?
Wajah kakekmu adalah pemberian yang luar biasa.
Apa perlu mahar untuk dia?
"Dia tidak membawa. Tapi orang yang datang ke rumahnya pasti membawa."
Ibu, kau bilang ada 40 tandan.
Kita hanya punya 15. Dimana sisa 25?
"Mereka juga punya bahasa kode."
Itu akan dibawa pada saat duduk ..
..di meja pernikahan pengantin pria dan wanita.
Bukankah mereka memberi saat kita memintanya? Untuk siapa mereka datang?
Kau mau kemana ketika bicara tentang mas kawin?
Kau kehilangan hak untuk bicara padaku.
Kau lintah darat sialan.
- Apa nenek ada di sana? - Dia ada di dalam.
Hai Nenek. Dimana dia?
Nak.
Nenek.
Apa ini?
Ayahku mengirim Emas.
- Ipar harus memakai ini besok. - Emas.
Berapa banyak Emas yang dia kirim?
Nenek! Nenek, sebentar.
Aku mohon, Nenek.
Jelas bahwa kau marah padaku.
Tapi, aku tak baik untuk Geetha, nenek.
Akan ada banyak masalah di masa depan. Tolong cobalah mengerti aku.
Ini nasib buruk kami meminta ..
Menikahkanmu dengan cucu kamu karena dia punya jangkauan tersebut.
Kau tahu iparmu yang menyarankan ..
Pada kami untuk memikirkan iparnya..
Iparnya yang ini!
Apa?
Iparku telah mengusulkan namaku?
Lalu apa? Kami terhina karena memintamu.
Ceritakan kisah yang sama padanya.
Vijay, mau kemana?
Kenapa kau marah?
Apakah iparku punya cinta seperti itu padaku ..
..dengan memberikan Geetha padaku dan melakukan pernikahan?
Aku melakukan kesalahan.
Aku merasa bersalah.
Sementara dia mempercayaiku seperti itu ..
..apa pun yang terjadi, aku akan mengatakan yang sebenarnya.
- Hei, gila! Berhenti. - Apa kau gila?
Pernikahan akan selesai dalam waktu 5 hingga 6 jam.
Mari kita lihat nanti. Tidurlah dulu dengan menutup mulutmu.
Dia adalah saudara ipar kita. Dia adalah orang yang akan menjaga Sireesha.
Apa yang bisa aku raih dengan menipunya?
Aku akan beritahu dia. Itu tak akan berhasil denganku.
Berhenti. Vijay, Berhenti.
Ceria, kakak. Tepuk tangan.
Saudara ipar.
Lihatlah ini. Aku akan datang sekarang.
Vijay, kau datang sendiri?
Aku mengatur itu ketika mereka meminta pesta lajang.
- Ayo! Ayo. Ayo. - Saudara ipar.
Aku, maaf, ipar.
Aku tak tahu kau sangat menyukaiku.
Tentang apa Vijay?
Kau mengatakan namaku pada saat topik pernikahan Geetha.
Hanya nenek yang beritahu.
Itu benar. Aku telah melihatmu.
Aku suka padamu. Kau pria yang sangat baik.
Aku mengatakan namamu, aku merasa dia akan senang ketika bersamamu.
Tapi aku harus bertanya padamu dulu.
Saudara ipar!
Aku harus menceritakan sesuatu padamu.
Akulah orang yang..
..kau cari.
Akulah orang yang melakukan di bus itu.
Vijay, aku tahu kau melakukan itu.
Adikku memberitahuku.
Kalian berdua sedang bermain drama?
- Aku akan bunuh bajingan itu. - Kakak! Kakak, tolong.
Dengarkan aku. Sekali saja, duduk di sini selama lima menit.
Hanya lima menit, tolong.
Katakan, apa yang ingin kau katakan.
Kenapa kau berteriak?
Aku hanya mengeluh terhadap Vijay.
Aku juga berpikir sepertimu bahwa dia adalah seorang penipu.
Aku punya kemarahan yang membuatku ingin membunuhnya.
Tapi, setelah aku mengetahui kebenarannya ..
..semua marahku berubah menjadi Cinta.
Dia adalah emas, kakak.
Aku tidak mendengarkannya sejauh ini ..
..ketika dia telah mengatakan bahwa..
"Aku tidak sengaja, aku tidak sengaja melakukannya."
Aku memberi ancaman. Aku membuatnya terluka.
Aku membuatnya menangis. Aku membuatnya berlari.
Aku pikir dia telah menahannya ..
..seakan dia tak punya cara untuk yang dia lakukan.
Tapi aku tak mengerti juga, itulah alasan di balik cintanya padaku.
Aku akan mendengarkannya ..
..Aku akan mendengarkannya ketika dia meniup tamparan di wajahku ..
..seperti dia memberi tamparan pada putri MD-ku.
Dia terus menerus menanggungnya. Orang gila.
Gadis itu sangat beruntung ..
..ketika dia mendapatkan seorang suami yang menanggung segalanya.
Dia akan memikulku.
Dia punya toleransi seperti bumi punya saudara.
Gadis mana yang bisa mendapatkan pria hebat seperti itu.
Itu sebabnya aku jatuh cinta padanya.
Vijay, kau bukan pilihan untuk Geetha, tapi untuk satu-satunya pilihan.
Aku tak tahu tentang alasan ketidaksukaanmu padanya.
Tapi dia sering menangis.
Aku bertanya padanya, Kenapa kau menangis ketika dia tak menginginkanmu.
Kau tahu apa yang dia katakan?
Bagaimana kalau dia tidak menyukaiku. Tapi aku suka dia, Kakak.
- Vijay. - Ipar, aku akan datang lagi.
Kita hanya harus memeriksanya.
Madam! Madam! Madam, tolonglah.
Kenapa dia memanggil?
- Entahlah. Kau saja berbicara. - Aku tahu segalanya.
Kau bicaralah dengannya.
Aku bilang itu tak begitu penting.
Aku tahu apa yang terjadi di sini. Bicaralah padanya.
Aku harus berbicara denganmu sekali saja.
Geetha, aku tak terlibat dalam hal ini karena ini terkait dengan keluargamu.
Tapi, setelah pernikahan, aku tak akan menjamu perilaku seperti itu.
Tidak apa-apa?
Cukup yang telah kau lakukan sejauh ini. Pergilah.
Madam! Madam! Tolong berhenti, madam.
Apa?
Madam! Maaf, Madam.
Aku tak tahu, Madam, kalau kau sangat mencintaiku.
Kakakmu bilang padaku ketika aku bertemu dengannya.
Pak! Apa, pak?
Kau dan pemikiranmu? Maafkan kami karena kami warga negara kelas tiga.
Maafkan kami, pak. Maaf pak.
Ada apa, pak? Kenapa belum tidur?
Madam, apa aku bilang seperti itu?
Kau hanya perlu melakukan sesuatu, Madam.
Apa yang harus aku lakukan?
Sesuatu yang harus kau lakukan, Madam.
Aku menginginkanmu, itu saja.
Lakukan sesuatu sekarang, Madam. Batalkan pernikahan.
Pak, tak ada mendapat masalah seperti temanku.
Apa yang terjadi disana?
Aku akan memberitahumu, Pak.
Madam! Kumohon, Madam.
Kau tinggal bilang pada nenek, Madam.
Kami akan mengembalikan semua uangmu dalam seminggu madam.
Hidup adikku akan busuk ..
..jika perkawinan terhenti di meja pernikahan.
Apa kau gila?
Perkataan nenek kami adalah final.
Menikah saja baru uang.
- Setelah memberi uang saja. - Berhenti disana.
Aku akan katakan sekarang.
Kenaoa kau membutuhkan pernikahan dan kelahiran saat kau miskin.
Tidakkah masyarakat lari jika adikmu tidak menikah?
Jadilah miskin seperti kau miskin.
Orang miskin tak punya hak untuk bermimpi. Apakah itu yang dia katakan?
Pak! Tepat sekali, pak.
Aku akan memberitahunya. Tanpa ampun, kejam.
- Menyuruhku harus melakukan sesuatu? - Madam!
Madam! Tolong dengarkan aku sekali saja.
Lepaskan.
Lepaskan tanganku.
- Jaga jarakmu. - Madam!
Aku pikir kau tak bisa mengerti aku selamanya.
Apa kau mengerti rasa sakitku?
Apa kau mengerti? Orang gila.
Apakah kau mengerti?
Kau tidak mengerti.
Aku tak terluka hari itu karena kata-katamu.
Tapi, apa yang kau katakan akhirnya?
Kau bilang kau menikah denganku..
Jika hanya pernikahan adikmu yang akan dilakukan.
Itu artinya, Apakah aku tak punya karakter?
Apakah aku menikahimu dengan memerasmu?
Madam! Tidak seperti itu, Madam.
Aku tak tahu yang harus aku katakan sekarang, Madam.
Aku salah.
Aku bilang aku berbuat salah. Apakah ini akhirnya?
Ya, ini semua.
Aku sedang menunggu lamaranmu..
..dan saya siap untuk bilang Oke setelah aku tahu kau menyukaiku.
Gadis mana pun bisa jatuh cinta padamu ketika kau mengatakan ..
..'Madam! Madam! Kumohon, Madam. Tolong Madam.
Maaf Madam! Maaf Madam! Tolong Madam.
Kami akan menanggung jika ditegur. Kami bertahan jika menunjukkan marah.
Kami tenang dengan bilang dia gadis kami ketika kami mendapatkan kebencian.
Gadis mana pun bisa jatuh cinta padamu.
Aku juga jatuh cinta padamu.
Ini semua takdirku.
Kau berkenalan denganku. Kau menciumku.
Aku mengerti dirimu.
Kau membuatku jatuh cinta.
Aku menginginkanmu.
Kau menendangku dengan kakimu.
Kau sangat egois, tapi tak terlihat.
Kau adalah bajingan egois.
Vijay, bukan hanya aku, Tak ada istri yang bisa menjadi ibu bagi suaminya.
Ibu berarti Alam..
.. Tuhan, Ibu ..
Kita harus membuat Gadis yang datang ke hidup kita sebagai ibu.
Selamat tinggal.
Itu benar. Setengah botol tak cukup untukmu.
Ambil botol penuh. Aku akan menutupi Ayah dengan mengatakan sesuatu.
Madam, Apakah topiknya tentang Alkohol sekarang?
Lalu, apa yang harus aku lakukan? Kau merusaknya sendiri.
Baik, Madam.
Dia akan menikah dalam satu jam.
Aku tiak tahu apa yang harus aku lakukan?
Baik.
Aku akan memberitahumu satu hal. Maukah kau melakukan itu?
Katakan padaku, madam.
Pekerjaanmu akan selesai.
Oh!
Ide apa yang kau berikan padaku, Madam!
Sekarang aku akan tunjukkan siapa Vijay Govind.
Aku akan menunjukkan bintang pada mereka.
Hentikan make-up itu.
Kau harus menghapusnya dalam 15 menit lagi.
Kemas emas di dalam kotak itu.
Apa sayang?
Pernikahan ini tidak akan terjadi.
Kenapa kau melihatku seserius itu?
Hari-hari yang gemetar telah berlalu.
Apa kabar? Ayo.
[Nyanyian Sansekerta]
Hentikan Mantra Guru itu.
[Nyanyian Sansekerta]
- Apa yang dia lakukan? - Hentikan itu Pak Mantra.
Saudara ipar, tolong bangun.
Bangunlah, aku akan memberitahumu.
Apa yang terjadi?
Kau tutup mulutmu.
Saudara ipar, bangun.
Vijay, apa yang terjadi?
Ayah, bisakah kau tenang sebentar?
Ipar, kau harus menyelamatkanku.
Apa ini? Apa yang sedang kau lakukan?
Aku mohon. Tak ada jalan lain untukku.
Aku mohon. Lakukan sesuatu, saudara Ipar.
- Kenapa kau berguling-guling? - Saudara ipar.
Bangun Vijay. Semua menonton.
Ini masalah yang sangat sensitif.
- Saudara ipar. - Apa ini?
Apa yang bisa kita katakan pak. Semua takdirnya. Uang itu tidak diatur.
Aku mohon, saudara ipar.
Aku setuju kesalahan itu adalah kesalahanku, saudara ipar.
Aku bangun hanya setelah kau bilang 'Ya'
Bagaimana aku bisa bilang 'Ya' sekarang?
Semuanya akan menjadi sampah, Vijay ..
Kau harus memeriksa semua ini sebelum kau mengucapkan kata.
Sialan tak beradab. Aku tak menginginkan pernikahan ini.
- Kishore, Kishore. - Sialan tidak beradab.
Apa yang terjadi?
Apa kau menjalin hubungan dengan cara kasar? Kau, sama bodohnya.
Kemana kau pergi?
Kaulah penyebab seluruh masalah yang terjadi di sini.
Hey apa yang kau lakukan?
Aku harus membunuhmu.
- Apa yang terjadi denganmu? - Kamu akan masuk neraka. Ke neraka.
- Kau mengutuk wanita. - Apa kau gila?
Demi mas kawin, kau membuat mereka memegang kakimu.
Ipar, tolong. Berikan Geetha padaku.
- Vijay, kamu bangun dulu. - Apa perilaku murahan ini?
- Semua memperhatikanmu. Bangun. - Vijay.
Kau pandai membuat pernikahan.
Berhenti selama lima menit.
Madam, Bagaimana kau bisa diam seperti ini?
Tolong, Saudara Ipar ..
Berika adikmu padaku, aku memintamu.
Madam, setidaknya kau sampaikan padanya.
Apa ini hanya untukku? Apa kau punya tanggung jawab?
Aku mohon, saudara ipar. Berikan adikmu padaku.
Vijay, tolong bangun.
Aku tak akan bangun sebelum kau memberi adikmu padaku.
Aku mohon, saudara ipar.
Apa ini?
Berikan padanya.
Idiot.
Terima kasih madam.
Tak punya rasa malu!
Jalan terus.
Jatuh di kaki iparmu.
Jangan menyerah sampai dia memberi gadis itu.
Sudahlah.
Aku mendapatkannya.
Tangkap penjahat-penjahat itu. Terutama Pandu tua ini, Pandu.
- Lepaskan dia. - Hentikan.
Apa yang terjadi Inspektur?
Kami akan menangkapmu atas tuduhan 'Pelecehan Mas Kawin'
Mas kawin? Tidak ada yang seperti itu.
Paman, Tak perlu takut.
Ada banyak kejahatan yang terjadi tanpa sepengetahuanmu.
Aku akan mengeluarkan masalah itu sekarang saja.
Jumanji, Dimana Bro itu?
- Dia disana. - Bro, Bro.
Geetha, Geetha ..
- Bro.. - Kenapa masih marah juga setelah menikah, Geetha?
Lepaskan tanganku.
Aku akan membunuhmu jika kau memegangku selama 6 bulan.
Apa yang terjadi?
- Dia minta sampai menit terakhir. - Baik.
Tapi, hati mereka tak cukup baik.
Mereka memintanya menikahi gadis mereka atau memberikan mas kawin.
Mereka memaksanya.
Rekan kami tidak menyukainya. Tapi, dia tidak punya pilihan lain.
Inilah yang terjadi.
Kutukan.
Kau adalah seorang pengacau yang kejam.
Bagaimana kau mengijinkan ini? Dia adalah ayamku, kau tahu.
Kenapa?
Apa yang kau lakukan ketika seseorang memberi mas kawin pada seseorang?
- Katakan padaku. - Dimana kau?
Aku akan pergi ke Shirdi bersama dengan adikmu.
Aku menonton film setiap hari.
Tapi, kenapa aku tak dapat konsep dan sudut yang telah kau tunjukkan padaku.
Itu tak bisa terhubung dengan orang bodoh sepertimu.
Karena, itu berhasil bagimu, Kau bisa bilang apapun padaku.
Sekarang Geetha adalah istriku.
Namaku bukan Ramakrishna jika dia tak memukulmu ketika kau menyentuhnya.
Tutup teleponmu terlebih dahulu.
Tak bisakah kau biarkan dia damai?
Madam, Madam, Madam, Aku mohon, Madam.
Aku tak melakukannya dengan sengaja, Madam.
Aku melakukannya dengan keliru, madam.
Madam. Madam.
Madam..
Kenapa memannggilku Madam setelah menikah?
Subscene: Https://subscene.com/u/1177074
Instagram : @fadlyrama03
Penerjemah: Cucu_Thanos
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.