All language subtitles for Dear.X.S01E05.Grant.Me.the.Power.to.Rise.to.the.Top.KOREAN.WEB-DL.HMAX.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL ORIGINAL TVING

DEAR X

SEMUA TOKOH, TEMPAT, DAN KEJADIAN DALAM SERIAL INI ADALAH FIKTIF

AKTOR ANAK DIFILMKAN DENGAN PENDAMPINGAN WALI

AJANG KARPET MERAH

FESTIVAL FILM INTERNASIONAL BUSAN

Sambutlah aktor Heo In-gang di karpet merah.

Dia akan mempersembahkan Anugerah Aktor Terbaik malam ini

di Festival Film Internasional Busan.

Sambutlah dia dengan tepuk tangan meriah.

Selamat datang di karpet merah, Aktor Heo In-gang.

Dia bergabung dengan kita hari ini untuk mempersembahkan

Anugerah Aktor Terbaik di BIFF.

Mari beri dia tepuk tangan meriah!

Pegang tanganku.

Baek Ah-jin melangkah dengan anggun didampingi oleh Heo In-gang.

Sebagai salah satu bintang paling menjanjikan generasi mendatang

yang memimpin masa depan perfilman Korea

Baek Ah-jin memikat banyak orang dengan keluwesan dan keanggunan

yang jarang ditemukan pada aktor pemula.

Keduanya melangkah dengan memesona disertai kilatan kamera.

Tolong beri mereka sambutan hangat.

Halo, In-gang.

Halo.

Kau bintang paling dicari

di dunia perfilman dan periklanan saat ini.

Semua orang di negara ini penasaran

sejauh apa ketenaran dan kesuksesanmu.

Bagaimana perasaanmu?

Baru terasa nyata setelah aku hadir di BIFF saat ini.

Bersama megabintang Heo In-gang, Baek Ah-jin turut hadir.

Halo, aku Baek Ah-jin.

KEDATANGAN INTERNASIONAL

Kau pasti gugup berada di karpet merah untuk kali pertama.

Ya, aku sangat gugup

tapi berkat masukan dan bimbingan In-gang

aku bisa sedikit santai.

Kurasa aku bisa menikmati malam ini

dengan hati yang senang.

Kalau begitu, kau harus tetap bersamanya malam ini.

Tapi apa kau mendapat izin dari Lena?

Lena dan aku teman dekat.

Dia juga baik hati

aku yakin dia akan mengerti.

Aku membangunkanmu?

Maaf.

Aku ingin minum denganmu malam ini.

Kau yang terbaik.

Sudah kubilang jangan datang ke rumahku.

Lalu kenapa kau tidak mengganti kode pintunya?

Aku tahu kau tidak serius.

Benar juga.

Ini tangan yang digenggam Ah-jin?

Aku akan membersihkannya untukmu.

Hapus.

Mi-ri minta bantuan.

Maksudmu bantuan untuk Baek Ah-jin.

Kau lihat tatapannya?

Sangat tajam.

Dia bersikap polos, sopan, dan manis kepada semua orang

tapi aku merinding saat menatap matanya.

Aku tidak tahu emosi apa yang dia rasakan.

Lena, berapa lama lagi aku harus menunggu?

Menunggu apa?

Aku putus denganmu?

Kau tahu aku tidak serius!

Kenapa kau...

Aku sudah berulang kali melakukannya. Kenapa kali ini tak kau biarkan?

Kukira aku sudah cukup baik dengan menunggumu menerimanya.

Tapi mungkin kebaikanku memberimu harapan palsu.

Sayang.

Sayang.

Sayang, maafkan aku.

Aku akan sangat kesepian tanpamu.

Bisa beri aku satu kesempatan lagi?

Aku akan berusaha lebih keras.

Ini semua salahku. Maafkan aku.

Aku akan berpura-pura tidak mendengarnya.

Sampai jumpa.

Tidur yang nyenyak.

Kumohon tolong aku!

Ada apa?

Cut! Lena!

Sutradara.

Aktingnya benar-benar aneh.

Hei, akting norak macam apa itu?

Kau tidak latihan?

Maaf.

Ekspresi wajahku tak mungkin begitu sekalipun aku dikejar kecoak.

Dia benar, Ah-jin. Ini bukan adegan yang sulit.

Hyang-i, ambilkan aku sebotol air. Aku haus.

Tunggu sebentar.

Hei.

Ambilkan sekarang.

Tapi Ah-jin bisa terkena flu.

Ambil.

Baik.

Mari istirahat lima menit.

Take tiga!

Tolong.

Kumohon tolong aku.

Take lima!

- Siap. - Sepuluh!

Tolong bantu aku.

- Dua belas! - Lima belas!

- Dua puluh! - Tolong aku.

Ini gila.

Kau melotot padaku sekarang? Matamu bisa menembus baja.

Sutradara, kau lihat tatapan matanya?

Bagaimana bisa aku berakting saat dia menatapku seperti itu?

Lena!

Jangan mempersulit ini, ya?

Aku sama sekali tidak bisa mendalami karakter.

Bisakah aku pulang saja? Ini sangat melelahkan.

Belum pernah ada yang sepertinya.

Kau tahu kenapa dia bersikap seperti itu, 'kan?

Kusarankan kau minta maaf dan membujuknya.

Lagi pula, dia seniormu.

Jika kita menyudahi syuting hari ini

kita akan rugi besar.

Kumohon kepadamu.

Maaf, Sutradara.

Aku akan berusaha lebih baik.

Kami tidak cocok.

Aku tidak bisa beradegan dengannya.

Kenapa semua orang bersikap seolah-olah aku sengaja melakukannya?

Untuk apa aku melakukan itu?

BAEK AH-JIN MENGGANTIKAN LENA UNTUK SOJU JIN

PASAR KOSMETIK MELAMBAT, TAPI EFEK BAEK AH-JIN BERTAHAN

JAMINAN SUKSES?

Hei, In-gang, kau datang.

Terima kasih sudah hadir di festival film dengan Ah-jin.

Aku sudah membantumu, jadi sekarang giliranmu.

Ada apa?

Kau pasti tahu, tapi aku sudah lama putus dengan Lena.

Dia tidak bisa menerimanya dan butuh waktu untuk memprosesnya

tapi ini tidak bisa terus berlanjut.

Aku ingin kau membantu mengakhirinya.

In-gang.

Kontrak Hadere sebentar lagi diteken.

Tunggulah sebentar lagi.

Hadere perlu pasangan sungguhan sebagai model.

Sebesar apa pun dananya

aku tidak mau membohongi publik.

Aku mengerti perasaanmu.

Sungguh.

Tapi bisakah kau memikirkannya sekali lagi?

Aku sudah melakukan semua yang kau minta.

Tapi kali ini, aku sungguh tidak bisa.

Baiklah, kalau begitu.

Aku pergi.

Sebentar.

Jaga Ah-jin selama syuting minggu depan.

Dia baru dan belum tahu banyak.

Jaga dia seperti keluarga sendiri, ya?

Sampai jumpa.

Hei.

Lena melakukan apa?

Kau pikir aku anak kecil?

Jangan mencoba menenangkanku dengan permen murah.

Kau pikir aku hanya punya permen untukmu?

Mengemudi saat mabuk.

Bertukar pengemudi setelah itu.

Jika itu tersebar, kariermu akan berakhir.

Mi-ri!

Tunggu, maafkan aku.

Terima kasih.

Mi-ri, aku salah.

Lena!

Berpikirlah.

Ya?

Aku tahu dia akan menerima akibatnya.

Sekalipun itu Bu Seo

bagaimana bisa Lena tiba-tiba mengalah?

Selalu ada alasan.

Bu Seo sudah bertahun-tahun di industri ini.

Ini bukan kali pertama dia menangani orang searogan Lena.

Dia menyiapkan semuanya sebelumnya.

Mi-ri, jangan pergi begitu saja.

Bersiap untuk apa?

Aku mendengarnya.

Dia menyimpan berkas yang menjadi belenggu masing-masing aktor.

Hal yang bisa menghancurkan bukan hanya karier mereka

tapi juga hidup mereka jika terungkap.

Kau akan berpikir itu rumor

tapi saat aku melihat Lena seperti itu...

- Mi-ri! - mungkin bukan rumor.

Ya ampun.

Mi-ri, kumohon.

- Dia mencari masalah. - Astaga.

EPISODE 5: GRANT ME THE POWER TO RISE TO THE TOP

Riasan hari ini bagus.

Itu semua karena wajahmu, Ah-jin.

Benar juga. Kita bahkan pergi ke salon yang sama.

Kita punya banyak kesamaan.

Orang akan mengira kita satu paket.

Kau bahkan membuatku terlihat buruk.

Ambilkan aku minuman.

Sambil mengambilkan minuman, beri kami waktu sebentar.

Baik.

Kenapa kau begitu menyebalkan, ya?

Menurutmu kenapa?

Aku juga penasaran

kenapa kau begitu membenciku.

Anak Baru, carilah alasannya, bukan bertanya padaku.

Kau seharusnya tahu

pendamping saat festival film ditentukan oleh Bu Seo.

Aku tak bisa menolak...

Dan kau ingin menolak?

Tidak.

Aku bodoh jika menolak.

Aku tidak punya alasan untuk menolaknya.

Itu kesempatan bagus.

Kau pikir tak ada yang bisa menyentuhmu

karena Mi-ri melindungimu?

Lena.

Rahasia kotor apa yang dia tahu sampai kau gemetar saat itu?

Hyang-i menyerahkan diri dan bilang itu salahnya.

Kau di sini hanya untuk memberikan pernyataan, jadi jaga ucapanmu.

Semoga harimu menyenangkan.

Aku sangat penasaran hingga tidak bisa tidur karena ini.

Maukah kau memberitahuku juga?

Kau.

Jangan menanyakan alasannya.

Cari alasannya...

di dalam dirimu.

Hanya dengan begitu kau takkan digantikan lain kali.

Ah-jin, kau mau pergi?

Manajerku menunggu di bawah. Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Wanita sialan.

Ada kiriman.

Jika dan saat kau sudah lebih berguna daripada sekarang

aku mungkin bisa memanfaatkanmu.

Maka kita bisa bertemu lagi.

Astaga.

Aku sangat merindukanmu.

Hyang-i, kau bilang dulu kau manajer Lena, 'kan?

Ya.

Apa karena itu dia memperlakukanmu dengan buruk?

Tidak ada yang tahu apa yang dia pikirkan.

Kukira aku sudah melakukan yang terbaik.

Kenapa kau bertanya?

Karena kau manajerku sekarang.

Bayangkan bagaimana perasaanku jika ada yang merendahkanmu.

Terutama Lena. Dia sudah membenciku.

Mungkin itu sebabnya dia melampiaskannya kepadamu.

Jika dia melakukan itu lagi, beri tahu aku, ya?

Jangan khawatir.

Ingat berkas belenggu yang kusebutkan waktu itu?

Aku tanya soal itu, dan katanya, Bu Seo menyimpannya di laci mejanya.

Jika ada masalah, kita bisa mengambil itu.

Hyang-i.

Kita seumuran. Kenapa kau begitu kaku padaku?

Bicaralah lebih akrab denganku saat kita hanya berdua.

Kau yakin?

PENANDATANGANAN BUKU PERTAMA YOON SEOK-HA

PARTNER KEJAHATAN Y

PERJALANAN LEWAT CERITA BERSAMA PENULIS YOON SEOK-HA

BUKU TERLARIS NOMOR SATU SELAMA TUJUH PEKAN

PEMENANG PENGHARGAAN NOVEL LITERARY SQUARE 2021

Keluar sekarang juga!

Berani sekali kau datang ke sini!

Ayah.

Ayah pikir aku akan datang ke sini jika punya pilihan lain?

Jangan memanggilku "Ayah"!

Sudah kuperingatkan jangan memulai bisnis yang tak bisa kau tangani.

Sekarang kau mengambil uang rentenir?

Kau sudah gila?

Apa aku akan berada di sini jika waras?

Ayah.

Aku merasa seperti akan mati.

Orang tidak boleh mati karena uang.

Bantu aku sekali ini saja...

Kau pikir aku tidak mengenalmu?

Keluarlah jika kau datang untuk bicara omong kosong.

Aku tidak tahan melihatmu.

Kalau begitu, aku akan temui Jun-seo dan memohon padanya.

Itu yang Ayah mau?

Apa katamu?

Beraninya kau...

Ayah tidak bisa membawa uang itu saat mati!

Jujur saja.

Aku ibunya. Aku berhak meminta ini kepadanya.

Aku membesarkan cucu Ayah yang berharga dengan tangan ini!

Aku membesarkan anak yang Ayah sayangi

tapi Ayah tak pernah berikan sepeser pun pada menantumu?

Apa itu masuk akal?

Soo-hyuk, bawa dia keluar sekarang.

Mari, Bu.

Aku tidak akan ke mana-mana.

- Tenanglah. - Lepaskan aku.

- Lewat sini. - Ayah tidak bisa begini kepadaku.

Ayah akan dihukum atas ini!

Lepaskan aku!

Ayah!

Sejak kapan dia datang ke sini?

Itu bukan urusanmu.

Hanya ini buku yang kau bawa?

Ini bahkan tidak cukup untuk beberapa kontak Kakek.

Lain kali, bawa satu ikat penuh.

BANK NAMYEONG

Aku sudah memberi nomor rekening.

Apa kau harus datang ke rumah?

Kau tahu pamanmu akan marah jika dia tahu.

- Bibi, aku hanya... - Ya.

Aku mengerti kau ingin membantu adikmu.

Aku tidak akan melarangmu melakukan itu.

Tapi tempatkan dirimu di posisinya.

Siapa yang mau menemui kakak yang membunuh ayah mereka sendiri?

Kenapa kau harus membuatku mengatakan hal ini?

Aku mengerti, jadi jangan khawatir.

Aku akan mentransfer uangnya lain kali.

Bibi.

Bibi akan terus mengirimiku foto Jae-hun, bukan?

Kudengar dia berprestasi di sekolah, tidak sepertiku.

Jika dia dapat penghargaan atau nilainya bagus, kirimkan padaku.

Terima kasih

karena tidak meninggalkannya

dan membesarkannya dengan baik.

Dan maafkan aku.

Aku akan menghabiskan sisa hidupku

untuk menebusnya.

Jadi, jangan menangis karena bersikap kasar kepadaku.

Berbahagialah saja.

Ya?

Bibi, aku pulang.

Halo, tolong jaga In-gang dengan baik.

- Terima kasih. - Makanlah kudapan.

Bukankah dia luar biasa? Tolong jaga dia baik-baik.

- Terima kasih camilannya. - Ya.

- Silakan. - Terima kasih.

Hai!

Ini kopi untukmu.

- Hari ini aku yang bayar. - Terima kasih banyak.

Kau tahu industri penerbitan sedang sulit belakangan ini.

Tapi bukumu melawan tren.

Kami butuh promo agresif untuk menjaga momentum

dan kami butuh bantuanmu.

Aku akan melakukan apa pun untuk membantu.

Bagus.

Kalau begitu, aku akan menyetujui pengajuan pemesanan.

Baik.

Kita mulai dalam satu menit.

Bersiaplah, Semuanya.

Di sini sedang ramai karena ada syuting drama.

Kau pasti sering datang kemari hingga memilih tempat ini.

Maaf sudah merepotkan.

Tidak, aku sengaja memilihnya.

Aku ingin melihatnya.

Untuk bukumu berikutnya?

Kalau begitu, promo TV akan membantu tulisanmu.

Kurasa begitu.

- Kita pergi sekarang? - Ya.

Maaf, aku membuatmu menunggu?

Tidak apa-apa.

- Sutradara, aku datang. - Apa jalanan macet?

Parkirnya lama sekali.

Kau sudah lama menunggu?

Lihat.

Kita harus bicara.

Mari bicara di luar.

Cut!

Sekali lagi.

- Berkumpul! - Semuanya, berkumpul!

Cepat!

Itu bagus, tapi kita butuh lebih banyak pergerakan.

Jun-seo.

Ibu melacakmu

dan kau masih menempel pada Ah-jin yang bahkan tak memedulikanmu?

Kau menyedihkan!

"Masih"?

Jadi, ada sesuatu antara dia dan Baek Ah-jin dulu?

Lepaskan Ibu.

Kapan kau kembali?

Saat kau kembali, hubungi ibumu dahulu.

Apa Ibu harus tahu dari iklanmu?

Kenapa sulit sekali melihat wajah putra Ibu sendiri?

Ibu menepati janjimu kepadaku?

Janji apa?

Minta maaf kepada Ah-jin.

Sampai kapan Ibu akan berpura-pura tak terjadi apa pun?

Dia menderita karena Ibu.

Aku tidak tahan

melihat Ibu.

Lena.

Sedang apa kau di sini?

Kenalkan aku dengan penulis ini.

Apa?

Akan kuunggah di Instagram dan di mana-mana aku suka bukunya.

Aku tidak peduli di TV ataupun di radio.

Kita bisa minta mereka membuat segmen seperti "Bertemu Penulis".

Kenapa kau tiba-tiba tertarik?

Kontrak sojuku hilang

jadi aku bisa mengembalikan gelar "Adik Perempuan Nasional".

Kurasa ini saatnya mengubah citra menjadi anggun dan intelektual.

Kau akan melakukannya atau tidak?

Ini tugasmu.

Aku akan menelepon sekarang.

Aku ibu Ah-jin.

Kau tetap harus menelepon dulu...

Ibu mana yang menelepon dulu?

- Kau tak bisa masuk begitu saja... - Diam.

- Di mana kantor CEO? - Apa?

Ibu Ah-jin?

Setahuku, ibunya sudah meninggal.

Kurasa dia belum memberitahumu.

Aku ibu tirinya, tapi aku membesarkannya dengan cinta.

Aku memberinya makan dengan baik dan memberi ranjang yang bagus

seolah-olah dia anakku sendiri.

Ya, aku sudah dengar.

Kau membesarkannya dengan penuh cinta dan mengusirnya.

Dia bilang begitu?

Dia pergi sendiri.

Ada apa kau kemari?

Jauhkan dia dari TV.

Biarkan aku hidup.

Kau tahu itu mustahil.

Apa yang kau inginkan?

Uang?

Aku punya uang.

Halo.

Ah-jin.

Ibumu datang.

Dia, seorang aktris?

Jangan membuatku tertawa.

Dia bukan gadis yang memakai baju bagus dan menerima tepuk tangan.

Dia pada dasarnya hina.

Ibunya pecandu alkohol

dan ayahnya penjahat.

Apa lagi yang perlu kau ketahui?

Apa?

Kau tahu bagaimana ayahnya meninggal?

Dia dibunuh.

Orang lain dipenjara, tapi aku tahu yang sebenarnya.

Ah-jin pelakunya.

Memikirkannya saja membuat jantungku berdebar

dan membuatku takut.

Lalu sekarang dia ada di TV, di mana-mana

jadi aku terlalu takut

untuk bernapas.

Sebaiknya kau menjauh dari gadis gila itu.

Abaikan aku sesukamu

tapi kau akan paham maksudku begitu dia melahapmu.

Kebanyakan orang hanya paham setelah digigit olehnya

karena dia begitu licik.

Lama tak jumpa.

Bagaimana kabarmu?

Baik, berkat kau.

Karena kau memukuli sekujur tubuhku kecuali wajahku untuk bisa direkam.

Kenapa kau kemari?

Aku kemari bukan untuk menemuimu.

Aku datang agar tidak perlu melihatmu lagi.

Kuharap kau mengerti maksudku.

Jangan sampai kita bertemu lagi.

Aku minta maaf. Itu pasti tidak menyenangkan.

Itu tidak menyenangkan, tapi aku sudah terbiasa.

Menangani hal-hal seperti ini juga tugasku.

Itu alasanmu harus menghasilkan banyak uang.

Aku mengerti.

Aku akan naik dengan stabil agar ini tidak terjadi lagi.

Hidup seperti apa yang kau jalani?

Bahkan ibumu sendiri tidak memihakmu.

Sepertinya masa lalumu sangat menarik.

Aku sangat penasaran.

Jika kau terus begini

kau hanya akan makin kesal.

- Kau mengkhawatirkanku? - Ya.

Karena aku ingin kau terus bekerja di bidang ini untuk waktu yang lama.

Urus dirimu sendiri.

Aku sibuk mencari tahu apa yang akan membuatku merasa lebih baik.

Tunggu saja.

TAMU ISTIMEWA PENULIS YOON SEOK-HA, AKTRIS LENA

Hei, Lena.

Ini penulis yang akan tampil bersamamu. Beri salam.

- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

Kau sangat tampan untuk seorang penulis.

Terima kasih.

Kau punya pacar?

Atau kau pernah punya?

Seseorang yang tidak bisa kau lupakan?

Aku bercanda.

Kau mau makan malam setelah ini?

Tidak, terima kasih.

Kalian akan masuk bersama dalam lima menit.

PARTNER KEJAHATAN Y

"'Akan kucari tempat tertinggi.

Setiap saat akan menjadi kesempatan

untuk melukis diriku.

Biarkan potret diriku yang utuh

terpampang di puncak dunia.'

Ini doanya

dan aku berdoa itu tidak akan dijawab.

Semoga anak yang gagal kuselamatkan

entah bagaimana bisa lolos dari kebiadaban itu

dan kini beristirahat di hari-hari yang tenang."

Baik, aku mengerti.

Ah-jin, kau pasti lapar.

- Siapa yang menelepon? - Agensi.

Akan ada inspeksi gedung hari ini.

Listrik padam mulai pukul 18.00, jadi semua orang pulang lebih awal.

Kerja bagus, Semuanya.

- Kerja bagus. - Terima kasih.

Kalian berdua luar biasa.

- Sambutan live-nya luar biasa. - Itu bagus.

- Sampai jumpa lagi. - Ya.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Jika tidak mau makan malam, kau mau minum?

- Hong-sik. - Ya?

Dia akan mengantarku pulang, jadi kau bisa pulang lebih dulu.

Baik.

Aku tak bisa menyetir.

Jadilah sopirku.

Kau bosan atau memang...

Memang gila?

Berpikirlah sesukamu.

Aku akan menunggu di lantai satu.

Hyang-i.

Kau pasti lelah.

Bukankah setelah mengantarku

kau harus membawa mobil kembali ke kantor?

Begini saja.

Turunkan aku di kantor, lalu langsung pulang.

Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja.

Jika aku mengantarmu ke kantor, bagaimana kau akan pulang?

Itulah gunanya taksi.

Lagi pula, kau bilang semua orang pulang lebih awal.

Sebaiknya kau juga pulang cepat dan beristirahat.

Begitukah?

HYANG-I

Aku akan memberitahunya ada inspeksi gedung.

Begini

aku harus mampir ke kantor.

Aku meninggalkan sesuatu yang sangat penting.

Boleh aku mengambilnya?

Aku takut seseorang akan mengambilnya.

Listrik padam mulai pukul 18.00, jadi semua orang pulang lebih awal.

Tunggu di sini.

Aku akan segera kembali.

Kau mencari ini?

MATERI BAEK AH-JIN

MATERI KANG LENA

Atau yang ini?

Kau berkeringat.

Kau naik tangga sampai ke sini?

Lift pusat beroperasi bahkan dalam keadaan darurat.

Kurasa kau tidak tahu.

Omong-omong, berkat itu, aku mengalahkanmu.

Sekarang, keduanya ada di tanganku.

Lena.

Lena!

Kau.

Kau akan menggunakan ini untuk menjatuhkanku?

Aku benci mengatakannya, tapi kini kau yang dalam masalah.

Mau lihat siapa yang benar-benar dalam masalah?

Berlututlah dan memohon.

"Lena

ampuni aku.

Maafkan aku."

Ayo lakukan.

Mudah, bukan? Tidak butuh uang atau usaha

asalkan kau menelan harga dirimu.

Kurasa kau belum putus asa.

Kau ingin menjaga harga dirimu?

Bagaimana dengan ini?

Pantas saja In-gang muak denganmu.

Wanita sialan!

Apa katamu?

Dasar gila.

Ayo.

Tidak perlu khawatir.

Hanya senior yang memberi pelajaran kepada junior arogan.

Kau sebut itu pelajaran?

Kau penggemar Baek Ah-jin?

Kau tampak khawatir.

Sekalipun bukan, itu bukanlah perilaku normal.

Sepertinya kau mengenalnya.

Kau tahu betapa gilanya dia?

Setiap ada kesempatan, dia menghancurkanku.

Tapi hari ini

aku menang.

Kau yakin sudah menang?

Tentu saja.

Aku merasa senang.

Kau ada rencana di Malam Natal?

Agensi kami berulang tahun hari itu.

Ikutlah denganku.

Kenapa?

Sebenarnya, mantan pacarku akan datang.

Aku ingin membuatnya cemburu dan mendapatkannya kembali.

Bantu aku.

Ah-jin juga akan ada di sana.

PARTNER KEJAHATAN Y

Aku suka menjadi sorotan.

Tapi aku juga suka mengamati orang.

Menggunakan dan berbagi emosi sangatlah menarik.

Kurasa aku punya bakat untuk itu.

Apa yang paling berharga bagiku? Diriku sendiri.

Aku ingin jadi aktris seperti bunglon yang pandai berubah warna.

Halo.

- Bu Seo! - Hai!

- Halo. - Selamat.

Terima kasih sudah datang.

Sekarang kita akan memulai

Acara Hari Jadi Ketujuh

Longstar Entertainment

dan Pesta Akhir Tahun 2021.

Pertama-tama, sambutan dari CEO Seo Mi-ri dan tamu kami.

- Terima kasih. - Selamat.

Terima kasih.

- Terima kasih banyak. - Selamat.

- Selamat. - Aku menghargainya.

Terima kasih.

Halo, aku Seo Mi-ri, CEO Longstar Entertainment.

Tahun ini sudah berakhir.

Melihat kembali

setiap momen...

Kau minum ini tanpa air?

Terima kasih sudah bertahan dengan baik tahun ini.

Untuk semua orang yang ada di sini...

Ah-jin.

Perjalanan pulangmu lancar hari itu?

Itu sedikit pendisiplinan dari seorang senior ke junior

jadi jangan tersinggung.

Jangan khawatir, Lena.

Sapalah dia.

Namanya terkenal sekali di dunia penerbitan sekarang.

Ini Yoon Seok-ha.

Ayo. Beri salam.

Halo.

Aku Yoon Seok-ha.

Ini aktris juniorku, Baek Ah-jin.

Senang bertemu denganmu.

Ini bukan pertemuan pertama kalian, 'kan?

Sebelumnya kalian bertemu.

Di tempat parkir.

Terima kasih untuk tadi.

Berikutnya, video yang menampilkan

tujuh tahun pertumbuhan Longstar melalui suka dan duka.

Mari kita saksikan bersama.

Kau mengabaikanku.

Andai kau tahu sopan santun

kau tidak akan melakukannya.

Kau ingin aku melakukan apa lagi?

Sudah kubilang aku tidak punya pilihan.

Lena.

Lena!

Mau lihat siapa yang benar-benar dalam masalah?

Berlututlah dan memohon.

Matikan.

Itu sangat realistis hingga aku hampir mengira itu sungguhan.

Kalian pasti terkejut.

Sebesar inilah dedikasi para aktor kami.

Beri mereka tepuk tangan meriah!

- Hyang-i. - Ya?

Apa yang kau lakukan setelah pulang kerja?

Kau akan melapor kepada Lena?

Berkas belenggu di meja Bu Seo.

Apa Lena memintamu memberitahuku tentang itu?

Ah-jin, bagaimana kau...

Dia bilang apa sebenarnya?

Aku bersumpah aku tak mau.

Aku sungguh tidak ingin melakukannya.

Tapi dia meminjamkan uang saat ayahku menjalani operasi kanker perut

dan mengancamku untuk mengembalikannya.

Jadi, aku harus menggeledah meja Bu Seo untuk mencari berkas itu?

Itu yang dia inginkan, bukan?

Aku ada di pihakmu.

Kau tahu aku tidak seperti dia.

Jika kau sungguh menyesal

mulailah membantuku sekarang.

Aku masuk ke perangkapnya

dan kau bertindak sesuai perintahnya.

Bukankah itu seru?

Menurutku seru.

Apa?

"Bintang Besar Lena Ketahuan Menyerang Aktris Baru."

Itu bisa menjadi judulnya.

Jika video ini tersebar

publik akan menggila.

Reputasi hancur berantakan, biaya penalti komersial

kebencian, ejekan, dan hinaan seumur hidup...

- Apa lagi? - Hei.

Jika kau tak mau itu

bagaimana kalau kau berlutut dan memohon?

Berlututlah dan memohon.

"Lena."

"Ah-jin.

Maafkan aku."

"Ampuni aku."

"Ampuni aku."

Katakanlah.

Kau bilang itu mudah.

Tidak butuh uang atau usaha.

Mudah, bukan? Tidak butuh uang atau usaha

asalkan kau menelan harga dirimu.

Asalkan kau menelan harga dirimu.

Dengar.

Kau harus melihat ekspresi wajahmu.

Aku bercanda, Lena.

Selama kau tak menggangguku

aku tidak punya alasan untuk mengunggah video itu.

Mari kita berteman mulai sekarang.

Silakan.

Aku tidak bisa berhenti memikirkanmu.

Aku selalu membalas apa yang diberikan kepadaku.

Aku bertanya-tanya bagaimana cara membalas budimu.

Lihat di mana kau berada. Sempurna untuk dihancurkan.

Nona Baek Ah-jin.

Aku akan melakukan segalanya untuk mendakwamu atas pembunuhan ini.

Banyak orang di sini yang ingin tahu rahasia kecilmu.

Keluar.

Kau sudah memeriksa Choi Jung-ho belakangan ini?

Kau sudah lupa? Dia pria

yang hidupnya kau hancurkan.

Tongkat bisbol ke kepala ayahmu.

Ah-jin.

Kita harus menutup acara. Kemarilah.

REPORTER BERITA HEE-KOOK PERIKSA ORANG INI

Hei, Hee-kook.

Baek Ah-jin sepertinya tertangkap dan sedang diperas.

Cari tahu soal itu.

Ya, sepertinya dia mengenal pria itu.

Aku ingin berterima kasih kepada Bu Seo

yang memercayaiku dan keluarga agensi kami serta para aktor senior.

Aku akan bekerja lebih keras.

Untuk perkembangan Longstar Entertainment

yang tidak terbatas!

- Bersulang! - Bersulang!

Dingin.

Akan kuambilkan sesuatu yang hangat.

PARTNER KEJAHATAN Y

Kemalanganku

menjadi komoditas bagimu.

SEMOGA ANAK YANG GAGAL KUSELAMATKAN LOLOS DARI KEBIADABAN

Kau sangat merindukanku, ya?

Sakit...

luar biasa.

Tentu saja.

Itu juga sangat menyakitiku.

Kukira kau sudah tenang sekarang.

Aku selalu menderita.

Kukira aku sudah lepas

tapi aku selalu di tempat yang sama.

Aku muak.

Jun-seo.

Tolong aku.

Aku ingin belajar mencintainya.

Heo In-gang.

DEAR X

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.