Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahna neng: NDASERUAG
--- Selamat Mendeleng ---
BERIKUTNYA
Mimpi buruk?
Maaf jika Ibu membangunkanmu.
Itu mimpi yang indah.
Aku melakukan konser di Mall of Asia.
Ada begitu banyak orang.
Berdiri bertepuk tangan. Semuanya meneriakkan namaku...
Annelle! Annelle!
Tenanglah.
Kupikir dia baik-baik saja sekarang?
Kukatakan sebelumnya kalau itu harapan kita, inilah kenyataannya.
Jadi, apa pilihannya?
Dia harus menginap.
Kita perlu mengamatinya selama beberapa minggu.
Aku tak punya uang untuk itu.
Maafkan aku, Liv.
Aku berharap ada cara lain.
Kusarankan kita pindahkan dia ke bangsal yang lebih murah.
Tidak.
Terakhir kali saat kami seruangan,
Annelle tak bisa tidur.
Itu memperburuk keadaannya.
Sepertinya kaulah yang tak bisa tidur.
Apa kau butuh resep lagi?
Annelle membutuhkanmu, Liv.
Gem, aku bisa datang ke kantormu sekarang.
Aku membawa resume-ku.
Benar-benar tak ada cara aku bisa melamar?
Aku akan terima pekerjaan apa pun, meski...
Jancuk! Biar kutelpon kau lagi.
BURSA KERJA
sebenarnya semuanya berbicara dalam bahasa Inggris.
Oke? Terima kasih banyak. Terima kasih.
Gadis baik.
Halo. Ada yang bisa saya bantu?
Ya, saya sedang mencari pekerjaan.
LGO, Call Centre, benar?
Ya.
Bu, bursa kerja ini khusus untuk pelajar.
Saya tahu.
Anda harus pergi. / Saya mohon.
Maaf. Saya harus melaporkan Anda.
Dengar.
Maaf.
Beberapa bulan terakhir ini sungguh berat...
Jika bersedia lihatlah dulu ini.
Saya pekerja paling keras yang pernah Anda temui.
Saya tidak peduli jika harus mengantarkan kopi...
pada ratusan supervisor atau kerja dobel shift.
Aku sangat sangat membutuhkan pekerjaannya.
Tetapi jika Anda masih ngotot melaporkan saya, saya akan lawan Anda.
Mati-matian, di sini, saat ini juga.
karena saya memiliki segalanya di situ.
Saya akan abaikan fakta kalau Anda mengancam saya...
untuk alasan sederhana karena...
Anda berbahasa Inggris lebih baik ketimbang siapa pun...
yang melamar sejauh ini.
Saya akan menjadwalkan Anda untuk latihan besok.
Apa itu melegakan Anda?
Bu?
Ya! Ya! / Baik.
Terima kasih! Terima kasih banyak! / Baiklah.
Kami akan membutuhkan ini.
Meski basah kuyup. / Maaf.
Kenapa aku harus mendandani ibu? Ibu sudah tua.
Bercanda!
Maaf, ini sudah lama.
Gugup di hari pertama. Itu normal.
Sudah!
Ibu sudah cantik sekarang.
Bukankah ibu selalu secantik ini?
Kamu mau ibu pukul?
Pelan-pelan.
Ibu benci harus meninggalkanmu.
Kenapa ibu harus kerja malam?
Kerja di call center ya begitu.
Tapi tak masalah.
Setidaknya, siang harinya ibu di sini.
Tidakkah kamu suka itu? Kita akan selalu bersama.
Bagaimana ibu akan tidur?
Jangan cemaskan itu.
Ibu akan di sini sampai kamu tertidur.
Baiklah.
Ibu akan di sini sampai kamu berpura-pura tertidur.
Selamat malam.
Selamat malam, ibu.
Ibu di sini jika kamu butuh ibu. / Aku tahu.
Jika kamu butuh sesuatu... / Bu...
Pergilah.
Semoga berhasil!
Selamat datang di Liboro House. Ada yang bisa saya bantu?
Ini hari pertama saya. LGO.
Nama, tolong.
Olivia Sazon.
Ini dia.
Lantai empat.
Terima kasih.
Halo! Apa ada orang di situ?
Halo?
Turun?
Halo, semuanya! Nama saya Lance.
Saya manajer tim di sini di LGO...
dan saya akan menjadi pelatih kalian selama tujuh hari ke depan.
Jadi, saya harap untuk mengenal masing-masing kalian...
beberapa minggu ke depan.
Kita semua adalah keluarga di sini.
Kita keluarga sekarang,
jadi jangan ragu untuk datang ke saya untuk apapun. Oke?
Perjalanan singkat menyusuri jalur memori...
Liboro House dulunya adalah pemukiman bagi para penyintas...
saat Perang Dunia II.
Sang Kepala keluarga, Dokter Jaime Liboro,
membeli seluruh bangunan dan mengubahnya...
menjadi salah satu rumah sakit terbaik Manila di tahun 70-an.
Hanya untuk dibuka kembali dan diubah menjadi tempat kita semua sekarang.
Jadi, beruntungnya kita, ya?
Hai.
Saya minta maaf.
Tak masalah. Silahkan duduk.
Beberapa tip tata graha.
LGO saat ini adalah satu-satunya kantor di seluruh gedung.
Lantai kedua dan ketiga sedang dalam renovasi,
jadi harap berhati-hati saat berjalan-jalan.
Kita tidak ingin ada kecelakaan, ya?
Hai.
Apa kau mentorku?
Apa? / Mentor?
Untuk pelatihannya?
Bukan.
Aku juga peserta pelatihan.
Keren. Teman sepelatihan!
Aku Mimi.
Aku Olivia.
Aku sudah tahu semua itu.
Peserta didik profesional, hadir!
Apa?
Janji kau takkan beritahu siapa-siapa?
Aku di sini cuma untuk tunjangan pelatihannya.
Jika sudah waktunya pekerjaan yang sebenarnya, aku cari BPO baru.
Ada pertanyaan di belakang? / Tidak. Maaf, pak.
Aku bisa mengajarimu cara menjadi peserta didik profesional.
Bilang saja.
Terima kasih telah menghubungi... / TSP Bank.
Ada yang bisa dibantu? / Ya, Bu. Saya bisa melakukannya.
Kami dapat meminta pembalikan biaya keterlambatan.
Ada lagi yang bisa saya bantu? / Tentu. / Ya pak.
Tentu, saya dapat membantu soal itu. / Terima kasih sudah menelepon.
Kamu ditugaskan ke klien mana?
Apa?
Klien mana?
Bank Card TSP, Bu.
Oke, saya ingin tahu berapa saldo hutang saya.
Gunakan sistem-mu.
Kamu terlalu lama. Saya ingin batalkan kartu kredit saya.
Bu, harap tunggu.
Saya tak tahu.
Kamu tak tahu?
Maafkan saya. Ini hari pertama saya.
Dan itu akan menjadi hari terakhirmu...
jika kamu tidak mengetahui sistem ini di penghujung hari.
Dan itu berlaku untuk kalian semua.
Lance. / Ya, Nona Karen?
Jika mereka gagal, itu tanggung jawabmu.
Ya, Nona Karen.
Tuan Lance, siapa itu?
TOLONG PAKAI BAHASA INGGRIS / Maaf.
Karen Liboro, COO LGO.
Child Of Owner? (Anak Pemilik)
Jangan khawatir. Aku akan membantumu soal sistemnya, oke?
Terima kasih Pak.
Saya tak terlalu yakin saya butuh kartu kredit baru.
Ya, Bu, tapi Anda akan senang mengetahui...
kalau program transfer saldo kartu baru kami...
hanya memiliki suku bunga 0.88%.
Oke, kedengarannya bagus. Kirimkan saya email.
Baik, Bu, kami lakukan itu sekarang.
Apa ada hal lain yang bisa saya bantu?
Tidak. Itu saja. Terima kasih banyak.
Terima kasih telah menelepon Bank Card TSP.
Semoga harimu menyenangkan, Bu.
Aku tak tahu harus bagaimana.
Di satu sisi, Vince mampu membayar program Master of Arts-ku,
jika aku setuju untuk segera menikah dengannya.
Tapi kurasa aku belum siap.
Apa yang harus kulakukan?
Liv!
Nasihat? Tolong?
Maaf.
Kurasa aku bukan orang terbaik untuk memberikan nasihat hubungan.
Aku tak pernah menikah.
Tapi kau punya anak, bukan?
Apa itu sulit?
Ya, sulit.
Ketika kau memiliki anak,
selalu ada perasaan takut yang konstan...
karena hidupnya ada di tanganmu.
Apa maksudmu?
Putriku sakit.
Cacat jantung bawaan.
Dia perlu segera dioperasi, tapi...
Aku tak punya uang.
Aku ikut prihatin, Liv.
Tak apa-apa.
Tapi tahukah kau? Ketakutan itu...
juga memberiku kekuatan.
Saat kau menjadi seorang ibu,
kau tak pernah bisa mengatakan hal-hal seperti...
"Tidak mungkin."
"Aku tak bisa melakukannya."
Jadi, meskipun...
kami sudah berada dalam situasi ini cukup lama,
aku bisa melakukannya.
Itu sulit, ya.
Tapi setiap kali aku melihat Annelle,
itu sepadan. Semuanya sepadan.
Baik.
Aku sudah memutuskan.
Apa?
Aku tinggal.
Apa maksudmu "tinggal"?
Di sini, di LGO.
Apa yang terjadi dengan seluruh rencana "peserta didik profesional"-mu?
Ini semua salahmu. Kau sangat menyebalkan.
Kau tahu...
meski melalui banyak hal,
kau masih bertahan.
Mungkin sudah waktunya aku lebih bertanggung jawab.
Terima kasih, Bibi!
Serius? "Bibi"?
Oke, baiklah. Mbak.
Itu boleh.
Terima kasih telah menelepon Card Bank TSP. Ini Olivia.
Ada yang bisa saya bantu hari ini?
Ya, hai. Saya hanya ingin tahu masih barapa saldo yang tersedia...
di kartu kredit saya.
Tentu, Pak. Bisakah saya meminta nomornya?
Ya, nomornya sembilan, sembilan, nol...
Halo?
Halo? / Halo?
Siapa itu? Anak Anda di situ atau apa?
Tidak, pak. Saya pikir itu dari pihak Anda.
Ngomong-ngomong, boleh saya minta nomor Anda lagi?
Sembilan, sembilan, nol, dua...
Halo? / Halo?
Halo? / Halo?
Ini makin menjengkelkan. Saya akan menelepon lagi nanti.
Saya mohon maaf atas gangguannya, Pak.
Semuanya. Tenang, tenang. Oke?
Sepertinya perlu waktu untuk memperbaiki masalah listriknya.
Tunggu saja. Oke?
Liv?
Ada apa, pak?
Aku baru saja mendengar soal putrimu dari HR.
Aku ikut prihatin.
Aku hanya ingin kau tahu,
aku sampaikan hal baik tentangmu pada Karen.
Jadi kita dapat mempercepat regularisasi-mu.
Terima kasih banyak, Pak.
Tidak masalah.
Tapi, kau harus buktikan kau pantas mendapatkannya.
Karen akan mengawasimu lebih ketat, itu pasti.
Tapi... aku percaya padamu.
Ya. Hanya itu yang ingin kusampaikan.
Terima kasih sekali lagi, Pak.
Lance.
Keluarga, ingat?
Baiklah.
Ya pak. Saya mengerti, tapi bisakah Anda...
Pak?
Pak?
Dia benar-benar menguji kesabaranku!
Apa masalahnya?
Itu karena kartunya terdapat tagihan dobel.
Dia ingin beli sesuatu tapi terus ditolak...
karena tagihan gandanya memakan saldo yang ada.
Sekarang dia sangat marah dan ingin berbicara dengan supervisor.
Aku katakan padanya jika pimpinan tim kita sedang rapat.
Berikan panggilannya padaku.
Katakan padanya aku supervisormu.
Tapi kau sudah log out?
Jika kita tidak lakukan ini, kau takkan pernah mendengar akhirnya.
Selain itu, dia akan lebih mendengarkan aku jika mengira aku supervisormu.
Kau yakin tentang ini?
Transfer panggilannya ke nomor lokalku, tiga-dua-satu-satu.
Hai, pak. Bisakah saya mentransfer Anda ke supervisor saya?
Oke, mohon tunggu.
Halo, Tuan Morgan?
Ini Olivia, supervisor Mimi.
apa yang bisa saya bantu hari ini?
Kau bisa tidur, Bu.
Tidak, ibu baik-baik saja.
Boleh kunyanyikan lagu nina bobo? Agar ibu tertidur?
Itu tugas ibu.
Biarkan aku melakukannya sekali, Bu.
Di sini, aku menulis lagu untuk ibu.
Benarkah?
Tunggu, pura-pura tidur dulu.
Aku mendadak merasa malu.
Jangan pedulikan ibu. Lanjutkan. / Tidak, Bu.
Pura-puralah ibu tertidur.
Kumohon, Bu?
Baik.
Pegangan...
padaku, ibu.
Aku takkan lepaskan...
Tanganmu yang hangat dan lembut.
Ikutlah denganku, ibu.
Mari kita sambut...
Hari baru ini.
Kita akan lakukan perjalanan ini bersama...
Kita akan taklukkan pertarungan ini bersama...
Mari lakukan ini bersama...
Aku akan selalu disini...
Mari lakukan ini bersama...
Selamat datang di layanan pelanggan LGO.
Ini Olivia, ada yang bisa saya bantu hari ini?
Liv?
Apa betul kau berpura-pura jadi supervisor Mimi...
di sebuah panggilan semalam?
Ya pak. / Kau tahu itu melanggar aturan.
Belum lagi berisiko dan tidak bertanggung jawab.
Saya minta maaf, Pak. Saya membantu Mimi.
Karen mendengarkan rekaman itu.
Dan...
dia terkesan.
Ternyata,
pelanggan tersebut adalah anak dari klien VIP...
dan kau menangani situasi itu dengan baik.
Jadi,
Karen setuju untuk mempercepat status pekerjaanmu.
Kau sekarang karyawan tetap, Nona Sazon,
dengan semua manfaat perusahaan. / Apa Anda serius?
Pak, terima kasih. Terima kasih banyak!
Sama-sama.
Hei, aku tahu ini sudah larut atau terlalu pagi...
Tapi,
Apa kau ingin merayakannya? Dengan minum?
Maaf, Pak, tapi...
Saya harus kembali ke putri saya.
Tidak masalah. Aku mengerti.
Hati hati. Selamat tinggal.
Maaf, maaf.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Apa kamu bersama seseorang?
Ibumu?
Namaku Olivia.
Siapa namamu?
Aku Nerisa.
Nerisa.
Nama yang indah. Ayo, kita turun.
Seseorang mungkin mencarimu di sana.
Sebentar.
Ikuti saja aku, oke?
Ayo.
Kau tak apa-apa?
Nerisa?
Kamu baik-baik saja?
Nerisa?
Nerisa?
Nyonya, ini tidak bisa.
Bu, Anda tidak memakainya tadi malam.
Itu karena terjadi tegangan turun saat saya pergi.
Boleh saya tanya jam berapa Anda pergi semalam, untuk catatan?
Sekitar jam 4:00?
Bu, saat itu tak ada tegangan turun.
Apa?
Mustahil.
Meski begitu...
Ini dia.
Terima kasih.
Terima kasih telah menelepon Bank Card TSP.
Ini Olivia. Apa yang bisa saya bantu?
Halo?
Halo, siapa ini?
Tolong!
Mati!
Tolong!
Nerisa?
Mati!
Aku masih di sana.
Liv?
Kau baik-baik saja?
Pak,
bolehkah saya istirahat lebih awal?
Tentu. Gunakan semua waktu yang kau butuhkan.
Terima kasih.
Kau baik-baik saja?
__
Olivia? / Dok, apa yang terjadi?
Sesuatu terjadi pada Annelle, bisakah kau datang?
Halo... Liv? / Halo?
Liv? Apa kau disana? / Halo?
Liv?
Halo?
Sial.
Sial!
Halo?
Halo?
Tolong...
Halo?
Mati!
Mati sajalah!
Mati! Mati!
Liv!
Annelle!
Apa yang terjadi?
Annelle mengalami kejang beberapa waktu lalu.
Apa?
Tetapi sesuatu yang lain terjadi setelahnya.
Sesuatu...
Sesuatu yang tak bisa kujelaskan.
Apa?
Saat kami memeriksa detak jantungnya begitu dia tenang,
bunyi jantungnya yang abnormal telah hilang.
Hilang begitu saja?
Ya, jadi aku lanjutkan dengan pemindaian.
Hasilnya normal.
Seperti dia tak pernah mengidapnya.
Apa maksudmu?
Ibu,
Aku baik-baik saja sekarang.
Tentu masih terlalu dini untuk menyimpulkan...
tanpa tes dan pemeriksaan lebih lanjut.
Jika semua pemeriksaannya baik,
dalam beberapa hari, Annelle boleh pulang.
Ya Tuhan.
Terima kasih.
Terima kasih.
Jangan berterima kasih padaku.
Berterima kasihlah pada siapa pun yang mengawasi Annelle.
Annelle, kamu sudah siap?
Annelle?
Bu?
Apa?
Bu, permisi. Ini tagihan medis Anda.
Terima kasih. / Terima kasih.
Maaf, tapi...
Kami tidak memberikan uang muka...
bahkan jika kamu menunjukkan tagihan rumah sakit.
Jadi apa yang harus kulakukan?
Jaminan HMO-nya tidak cukup.
Aku tak tahu mesti berkata apa lagi padamu.
Maaf, Olivia. Kebijakan perusahaan.
Olivia...
Hei.
Kau baik-baik saja?
Maaf soal sebelumnya.
Aku harus katakan apa yang harus kukatakan di depan HR.
Tapi...
Ini.
Pak?
Tak masalah.
Terima kasih, Pak.
Pak?
Pak! / Apa?
Apa yang sedang Anda lakukan?
Tak apa, tak apa.
Pintu sudah kukunci.
Lepaskan aku!
Pak!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Pak!
Pak!
Apa kamu tidak terbiasa?
Annelle?
Ibu bicara kepadamu.
Maaf.
Mungkin kamu hanya lelah?
Bu?
Annelle? / Bu?
Ada sesuatu...
Ada apa? / Aku mendengar suara-suara...
Dia berbicara padaku.
Suara apa? Apa yang kamu katakan? / Aku tak tahu.
Bu, apa yang terjadi padaku?
Tolong aku...
Aku masih di sana...
Kasihani...
Annelle!
Bu?
Tak apa.
Tidurlah kembali.
Hei, kau baik saja?
Malam, semuanya! / Malam, Pak!
Baiklah, sebelum kita mulai,
Saya ingin memberikan selamat kepada Olivia...
yang baru mengalami hari istimewa.
Saya baru mendengar kabar jika putrinya...
yang di rumah sakit akhirnya pulang.
Itu berita bagus.
Selamat!
Selamat, Olivia!
Kau tak memberitahuku.
Aku turut berbahagia. / Baiklah, di berita lain,
agen teratas minggu ini...
Agen teratas!
Dan pemenangnya adalah...
Mimi. / Ya!
Tidak! / Tidak mungkin!
Memang kenapa? / Pasti curang! / Pakai Inggris, tolong.
Jadi pak, apa hadiahnya minggu ini?
Bagaimana kalau kencan dengan saya?
Maaf, Pak, tapi saya punya pacar.
Tak apa-apa karena, kalian tahu...
apa yang terjadi di LGO... / Tetap di LGO!
Setelah itu,
aku lari.
Aku ingin lapor ke polisi,
tetapi aku memilih untuk menyimpan cek itu.
Anjrit.
Anjrit!
Lance?
Apa aku orang brengsek, Mimi?
Karena aku tetap mengambil uangnya?
Bukan.
Tentu saja bukan!
Kau hanya memikirkan Annelle.
Satu-satunya yang brengsek adalah si babi Lance itu, oke?
Oke?
Halo?
Halo? Ada orang disini?
Ini tidak lucu.
Siapa disana?
Halo?
Apa yang terjadi?
Liv, ini Lance...
Saya tahu kita semua terkejut dan sedih...
dengan meninggalnya seorang teman.
Dia adalah segala yang harus diinginkan oleh karyawan LGO.
Dia akan sangat dirindukan.
Tapi mengenal Lance, dia ingin kita menjadi kuat.
Untuk maju ke depan...
terlepas dari tragedi ini.
Lebih penting lagi,
jika ada di antara kalian...
tahu apapun tentang apa yang mungkin terjadi padanya,
saya ingin kalian untuk bersedia...
berbicara dengan polisi.
Ayahmu akan menghentikan operasi perusahaan.
Apa?
Dia tak bisa melakukan itu!
Ya dia bisa.
Semuanya!
Tolong abaikan semua yang baru saja disampaikan Nona Liboro.
Efektif segera,
Liboro Global Outsourcing akan ditutup sementara...
saat investigasi berlangsung.
Bagaimana dengan gaji kami? / Jangan khawatir, semuanya.
Kami akan mengurus semuanya.
Annelle, ayo makan.
Annelle?
Teddy sudah kembali rupanya.
Seorang pria ditemukan tewas di sebuah lift.
Lance Santos adalah pemimpin tim di sebuah call center.
Dia bekerja untuk Liboro Global Outsourcing atau LGO,
sebuah perusahaan BPO yang dimiliki oleh Karen Liboro.
Dalam rekaman CCTV perusahaan,
Santos terlihat datang lebih awal untuk giliran kerjanya.
Dia terlihat memasuki lift,
tetapi tidak terlihat tiba di lantai produksi LGO.
Dia ditemukan tewas di tempat kejadian. Menurut laporan awal polisi...
dia dibunuh dengan dicekik.
Ikuti terus berita dari kami tentang cerita yang berkembang ini.
Perubahan Perilaku Anak
Pasien Berubah Sembuh Ajaib
Kasus-kasus Ajaib Para Pasien
Jaime Liboro: Warisan Yang Hidup
Nerisa?
Aku mengusirmu dari tubuh ini!
Dalam nama Bapa, Putra...
Annelle?
Sudah lama sejak terakhir kali kamu main gitar.
Bisakah kamu mainkan sesuatu untuk ibu?
Annelle?
Annelle?
Nerisa?
Kenapa kau melakukan ini?
Ketika aku melihatmu,
Aku ingat ibuku.
Aku ingin bertemu dengannya lagi.
Bagaimana kau bisa melakukan ini pada Annelle?
Kau tak bisa mendengarku sebelumnya.
Ini satu-satunya cara.
Apa yang terjadi denganmu?
Sudah lama aku ingin melakukan ini, tapi...
aku tak bisa keluar.
Dari Liboro House?
Sampai kau akhirnya membawaku keluar.
Nama ibuku Perla.
Aku sangat ingin bertemu dengannya lagi.
Aku tak tahu dimana ibumu.
Aku tahu.
Aku bisa merasakannya.
Sekarang aku di luar, aku bisa merasakannya.
Jika aku membantumu,
maukah kau membiarkan aku dan putriku?
Boleh aku bertanya padamu...
tentang Lance...
Apa kau tahu sesuatu tentang yang terjadi padanya?
Dia orang jahat.
Dia menyakitimu.
Dia orang jahat.
Dia orang jahat.
Dia menyakitimu. / Nerisa.
Nerisa!
Kau tak senang dengan yang terjadi padanya?
Dia orang jahat,
seperti semua orang di tempat itu.
Dia orang jahat!
Dia jahat! / Lapaskan aku, ini sakit!
Dia jahat! / Lepaskan, Nerisa!
Dia orang jahat!
Orang jahat!
Dia orang jahat! / Nerisa, kau menyakitiku!
Annelle!
Bu?
Annelle!
Apa yang terjadi padaku?
Tak apa-apa.
Ibu ada di sini untukmu. Ya?
Ibu akan mengurusnya.
Kita bisa lewati ini.
Tak apa-apa.
Tak apa-apa kalau...
kamu tak percaya apa yang kukatakan.
Tidak, tak apa-apa.
Aku percaya padamu, tapi...
Aku hanya perlu memproses semuanya.
Jadi kemana kita pergi?
Nerisa?
Lurus saja.
Baik.
Jalan saja, Mimi.
Dia tidak menakutkan.
Ini gila sekali.
Belok kanan.
Tetaplah disini.
Kami harus pergi ke suatu tempat setelah ini.
Apa kau yakin?
Berhati-hatilah.
Di sini.
Dia disini.
Dia disini?
Apa ibu Perla?
Kenapa?
Bu?
Bu! Ibu!
Bu!
Aku bukan ibumu.
Bu...
Ini aku, Nerisa.
Bagaimana kau tahu nama itu?
Kau siapa?
Dia musuh,
Nerisa? / Ibu!
Nerisa, apakah ini benar-benar kamu? / Ibu!
Putriku!
Ya Tuhan, itu kamu, putriku.
Aku hanya pegawai biasa di rumah sakit.
Staf pemeliharaan, tukang bersih-bersih.
Nerisa dan aku juga tinggal di sana,
karena aku tak punya suami untuk menjaganya saat aku bekerja.
Lalu suatu hari,
Nerisa jatuh sakit.
Dokter mengatakan kalau Nerisa mengidap TBC...
dan dia telah meninggal.
Itu yang diberitahukan padaku.
Itu tidak benar, Bu.
Setelah itu, mereka membuangku dari rumah sakit.
Mereka bilang kalau mereka tidak membutuhkanku lagi.
Sampai saat ini, aku tak tahu kenapa mereka memecatku...
dan kenapa mereka mengambil dan menyembunyikan Nerisa dariku.
Mereka menyakitiku, Ibu.
Mereka membunuhku.
Kenapa? Kamu tidak melakukan kesalahan apa pun, anakku.
Kami tidak melakukan hal buruk pada mereka.
Merekalah yang jahat.
Perla?
Aku berjanji pada Nerisa kalau...
aku akan membawamu ke tempatnya.
Jika kita bisa mengambil jenazahnya,
kita semua akan menemukan ketenangan.
Apa kau tahu dimana jenazahnya?
Halo, Ayah.
Mau jelaskan kepadaku kenapa Ayah menghentikanku?
Ayahmu sangat lemah.
Dan aku tidak berbicara denganmu.
Kau tahu bahwa Liboro House...
adalah rumah petak sebelum kita datang.
Apa yang mungkin tidak kamu ketahui adalah bahwa...
kita tidak benar-benar menangani penduduk liar dengan cara yang benar.
Kebanyakan dari mereka diusir,
tepat sebelum kita mulai membangun rumah sakit.
Ada wanita ini,
namanya Perla.
Dia mendekati Ayah.
Memohon pada Ayah,
untuk mengizinkan dia untuk tinggal.
Ayah memperkerjakan Perla...
sebagai staf pemeliharaan.
Kau tahu dia bahkan tak meminta apapun,
kecuali untuk mengizinkannya tinggal di ruangan tuanya di basement.
Perla...
selalu menyenangkan.
Putrinya Nerisa yang selalu aneh,
tapi sial, seluruh bangunan itu selalu aneh.
Rumah sakitnya berjalan baik.
Kita menghasilkan uang,
tapi ada sesuatu...
yang terjadi pada tempat itu, pada orang-orangnya.
Seperti ada energi ini...
yang memaksa orang untuk...
sakit, pergi dan...
Menghilang.
Orang-orang menyebut gedung itu terkutuk,
Ayah menyebutnya omong kosong.
Ayah tidak percaya pada cerita-cerita para istri tua itu.
Sampai...
Sampai apa?
Ibumu berteman dengan Perla dan Nerisa...
untuk waktu yang sangat lama.
Dia...
selalu baik hati.
Dan itulah yang membunuhnya.
Tidak...
Tidak, Ayah bilang ibu sakit.
Ayah bilang ibu sakit, Ayah!
Apa yang terjadi?
Nerisa! Bridgette!
Lepaskan aku!
Nerisa, apa ini?
Nerisa, taruh pisaunya! Nerisa, jangan!
Taruh pisaunya!
Nerisa, jangan lakukan itu!
Apa kau menginginkannya? / Nerisa, jangan!
Ini! / Nerisa, jangan!
Nerisa!
Kenapa kau lakukan itu?!
Mati!
Mati!
Mati!
Mati!
Mati!
Jadi keluarga...
menggunakan semua pengaruh kita.
Kita memberitahu polisi jika Nerisa dan ibunya baru melarikan diri,
tapi sebenarnya...
Dia tak pernah pergi.
Ayah bakar ruangan itu.
Tapi yang seharusnya Ayah lakukan adalah...
membakar seluruh gedung.
Ayah seharusnya tak membiarkanmu...
meyakinkan Ayah untuk memberikan tempat itu.
Aku tidak mengerti.
Bagaimana seorang anak bisa melakukan ini sendiri?
Dia tidak sendiri.
Apa kau yakin soal ini?
Ini area merokok favorit orang-orang.
Ayo.
Kau sedang apa?
Gerakan peserta didik profesional.
Aturan nomor satu,
selalu godai kepala keamanan.
Kau punya kunci untuk ini juga?
Mbak, aku tak pernah tahu ada tempat ini.
Mimi. Bantu aku.
Siap? Satu dua tiga.
Baik.
Masuk dulu.
Apa?
Masuk, cepat.
Terus.
Apa ini?
Dimana dia?
Dimana Nerisa?
Kau dimana?
Dimana tubuhmu, Nerisa?
Bicara! Dimana tubuhmu, Nerisa?
Aku punya firasat buruk akan tempat ini.
Kamu tak perlu takut.
Mimi!
Mimi!
Mimi!
Mimi!
Tolong kasihani. Jangan sakiti kami.
Tolong kasihani. Jangan sakiti kami.
Nerisa.
Apa yang kau lakukan?
Kenapa kau lakukan ini?
Akhirnya, akhirnya kami bisa melakukannya.
Melakukan apa?
Apa yang tak pernah selesai.
Kumohon, tolong aku.
Annelle, anakku, tolong ibu.
Annelle, Annelle.
"Annelle, tolong ibu, Annelle."
Ibu.
Di sinilah itu dimulai, di sinilah itu akan berlanjut.
Aku tua.
Kamu cantik.
Aku lemah.
Tolong, jangan.
Kamu kuat.
Kumohon.
Kenapa kau lakukan ini?
Kenapa kau lakukan ini?
Kenapa kau lakukan ini?
Kenapa kau lakukan ini?
Kamu berikutnya.
Olivia, Olivia!
Bangun!
Annelle?
Annelle!
Annelle!
Annelle!
Pergilah!
Annelle!
Annelle!
Annelle!
Anakku?
Kamu dimana?
Annelle, tolong?
Hentikan!
Hentikan!
Tinggalkan aku.
Tinggalkan aku sendiri.
Tolong pergilah.
Tolong pergilah.
Tinggalkan aku sendiri.
Annelle!
Annelle!
Annelle!
Nerisa. Nerisa, jangan!
Bu...
Annelle, anakku, lawanlah!
Jangan biarkan dia!
Aku akan membunuhnya.
Aku akan membunuhnya! / Nerisa, jangan! / Bunuh!
Bunuh! / Nerisa!
Jika kau membunuhnya,
kau juga akan mati.
Kau tak bisa kembali.
Aku hanya inginkan ibuku.
Ibumu sudah pergi.
Perla sudah pergi.
Pergilah.
Tolong kembalikan putriku.
Kau ingin dia kembali?
Ini!
Annelle. Ibu selalu disini.
Dia lenyap!
Bu?
Annelle?
Pergilah!
"Pergilah, pergilah!"
Bu...
Bu...
Aku akan selalu disini, Bu.
Lakukan.
Bu, aku akan selalu di sini.
Kumohon, Bu.
Aku lelah.
Aku akan selalu disini...
Annelle?
Annelle?
Annelle?
Annelle?
Annelle, bangun!
Bangun!
Bangun, Annelle!
Bangun!
Annelle!
Annelle, bangun!
Bangun!
Bangun!
Bangun!
Bangun!
Annelle...
Maaf.
Annelle...
Kami membutuhkan ambulans.
Liboro House, Escolta.
Bagaimana dia?
Dia stabil.
Tapi jantungnya lemah.
Penyakitnya kembali ketika Nerisa meninggalkan tubuhnya.
Aku turut prihatin tentang Annelle.
Aku turut prihatin tentang Mimi.
Dengan semua yang telah terjadi,
kami disini lagi.
Kamu tak perlu khawatir tentang apa pun.
Aku akan urus semuanya.
Annelle akan baik-baik saja.
Kamu perlu istirahat.
Ayo.
Polisi sedang menunggu di bawah.
Aku akan tetap disini.
Semakin cepat kita berbicara dengan mereka,
semakin cepat kamu bisa kembali ke sini untuk Annelle.
Ayo.
Maaf, Bu.
Liv.
Percayalah.
Semuanya akan baik-baik saja.
Kamu tak perlu takut.
NDASERUAG Cilacap, 25 Juni 2021
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.