Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Bulan purnama yang tidak muncul dalam satu bulan kalender disebut, "Bulan Hitam".
Itu cuma terjadi pada bulan Februari tiap 19 tahun sekali.
Bulan Hitam terakhir terjadi pada Februari 2018.
Bulan Hitam berikutnya akan terjadi tahun 2037.
Film ini mengisahkan Ritual Dzulumat yang terjadi di Bulan Hitam tahun 2018.
Ritual Dzulumat amat berbahaya.
Para ulama bahkan enggan menyebut namanya.
Itu terjadi pada bulan-bulan yang tidak ada bulan purnamanya.
Bulan-bulan itu disebut Bulan Hitam.
Malam tergelap di Bulan Hitam adalah pada malam Bulan Baru.
Malam itu adalah Malam Dzulumat.
Dzulumat artinya kegelapan.
Itu adalah era kekejaman kegelapan.
Kau beruntung waktunya sudah dekat.
Aku melihatnya sebagai pertanda.
Tapi pikirkan baik-baik sebelum kau memutuskan.
Karena tidak ada jalan mundur dari kutukan ini.
Aku rela lakukan apapun agar pembunuh putra dan suamiku merasakan derita ini!
Bahkan terbakar di api neraka!
Diam.
Cari pengorbanan.
Pada malam Dzulumat, kita akan melakukan ritual dengan pengorbanan ini.
Malam setelah keinginanmu terkabul, kau harus mengubur korban hidup-hidup.
Kau menerima dosa besar itu?
Aku bersedia.
Aku tidak punya pilihan lain.
Maka temukan pengorbananmu dan bawa kemari besok malam.
JUMAT, 16 FEBRUARI 2018. MALAM DZULUMAT
Dengarkan aku, wahai kegelapan.
Datangi suaraku di Malam Dzulumat ini.
Dengarkan aku dari akhir zaman dan beri kekuatan pada wanita ini.
Datanglah ke suaraku dengan kegelapan abadimu.
Beri kekuatan pada wanita ini dengan Ritual Dzulumat.
Kabulkan keinginan wanita ini agar bisa membalas musuhnya.
Gelapkan bulan, mulailah Dzulumat!
Ayah?
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Dzulumat-nya ampuh.
Kekejaman terpenuhi.
Sekarang sisa satu perkara.
Tunggu sampai besok malam.
Kau akan mengubur anak itu hidup-hidup.
Kau akan melakukannya sendiri.
Kau akan menanggung dosa besar ini sendirian.
Dia sekarang terjangkiti darah iblis.
Jika kau tidak melakukannya, kau akan menderita jauh lebih buruk.
Masukkan jimat terkutuk yang terbuat dari tulang tujuh binatang ini ke dalam karung
dan kubur bersama anak itu.
Jimat ini segel Dzulumat.
NAMA BEBERAPA KARAKTER DALAM FILM INI TELAH BERUBAH KARENA PERINTAH HUKUM.
Ini Malam Dzulumat!
Kekejaman Dzulumat...
Siapa yang akan menderita kekejaman kegelapan ini?
Adakah jalan keluar dari kekejaman ini?
21 MARET 2018 RABU
Saat kita bertemu kemarin,
katamu kau sedang membersihkan sekitar rumah.
Kami butuh seseorang untuk tinggal bersama kami.
Ada manula di sini. Ibu mertuaku.
Dia menderita Alzheimer dua tahun lalu.
Aku tidak dapat lagi memenuhi kebutuhannya dan merawatnya.
Kuharap kau sehat, Ny. Arzu.
Jangan khawatir.
Aku akan menjaganya.
Kami punya dua putri.
Yang tertua 18 tahun. Namanya Serap.
Dia agak gugup karena dia jauh dari teman-temannya sejak kami pindah.
Dia masih muda. Kau harus memakluminya.
Ibu?
Ini putri kecil kami, Rüya.
Kemari, Rüya.
Ini bibi Meral.
Halo, Bibi Meral.
Hai.
Mari kita lihat is tasku untuk gadis cantik ini.
Ini.
Terima kasih, Bibi Meral.
Terima kasih kembali.
Dia cantik.
Semoga Allah memudahkan rejekinya.
Amin.
Rüya selamat dari penyakit parah.
Aku memintamu untuk merawatnya secara khusus.
Tolong awasi dia.
Jangan khawatir, aku piawai. Aku akan menjaganya dengan baik.
Maka selamat.
Selamat datang di keluarga. / Terima kasih.
Orang lain yang melakukannya.
Apa kabar, Nek?
Orang lain yang melakukannya...
Ayahmu memberitahuku.
Dia memberitahuku segalanya.
Dia sangat menyesalinya, tapi dia tidak bisa berkata apa-apa.
Dia takut.
Nenek akan membaik.
Pergilah.
Orang lain yang menjadikanmu.
Orang lain yang menjadikanmu.
Orang lain...
Serap, kau tidak lapar, Nak?
Tidak.
Makanlah.
Ny. Arzu, jika tidak ada hal lain, aku mau mengurus Ny. Lale.
Baik. / Aku akan membereskan mejanya nanti.
Kau lelah hari ini. Jangan repot-repot. Aku akan mengurusnya.
Baik, terima kasih.
Selamat malam. / Selamat malam.
Sepertinya dia baik.
Benar.
Nikmatilah, Ny. Lale.
Mau air?
Siapa kau? / Meral. Namaku Meral.
Kenapa kau kemari?
Tidak ada ruang lagi.
Aku di sini.
Anakku ada di sini.
Menantu perempuanku ada di sini.
Makanannya tidak akan cukup.
Mereka semua makan.
Aku akan kelaparan.
Biar kutanya putraku.
Jangan repot-repot. Biar aku saja.
Duduk!
Senang rasanya jika kau melakukan
semuanya tepat waktu.
Harus dilakukan tepat waktu.
Itu akan bagus.
Tidak jika kau melakukannya terlambat.
Harganya akan mahal.
Bagus melakukan semua tepat waktu.
Atau itu tidak berharga.
Harganya akan mahal.
Atau itu tidak berharga.
Harganya akan mahal.
Semua bagus jika dilakukan tepat waktu.
Benar, Meral?
Semua baik jika dilakukan tepat waktu.
Benar, Meral?
Siapa namamu?
Meral. / Meral.
Nama yang bagus.
Meral.
Maukah kau datang lagi?
Ya.
Aku punya cucu perempuan di lantai atas.
Jika kau menemukannya, larang dia datang kemari.
Dia menjadi orang lain.
Dia bukan cucu perempuanku.
Kemal menjadikannya orang lain.
Menjadikannya orang lain.
Istirahatlah. Nanti kuberitahu dia.
Kenapa kau datang? Pergi!
Pergi sekarang!
Pergi. Kenapa kau datang?
Pergi! Kemal akan datang.
Pergi! Kataku pergi!
Pergi! Jangan kembali!
Dia membunuhnya.
Dia tidak tahu yang telah dia lakukan.
Kemal bodoh.
Kau sangat beruntung tidak tertarik pada apapun, Rüya.
Kau selalu sama.
Kau tidak peduli di mana kau berada, apa yang kau lihat, yang kau jalani.
Tidak ada yang tidak membuatmu bahagia.
Kau selalu sama.
Kadang...
Kataku, "kuharap aku sepertimu."
Kau tidak ingin berada di posisiku, Kak.
Kemal.
Kau baik-baik saja?
Ya, aku baik-baik saja.
Aku agak teralihkan .
Serap masih belum terbiasa dengan tempat ini.
Dia akan terbiasa. Kita baru saja pindah di sini.
Dia akan punya teman di sini juga.
Percayalah ini yang terbaik.
Aku akan menenangkan diri dan mencari pekerjaan di rumah sakit lebih besar di sini.
Caranya?
Kupikir kau tidak akan melakukan ini lagi, Kemal.
Kenapa kau berhenti dari pekerjaan jika kau ingin menjadi dokter lagi?
Arzu.
Pahami aku.
Aku butuh waktu istirahat.
Ayah!
Hasan!
Ibu!
Kau tidak menepati janjimu!
Kau akan menepatinya!
Kau akan melakukannya!
Lihat!
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Arzu datang.
Di mana Rüya?
Di lantai bawah, sedang mandi.
Dia kotor sekali.
Biar kucek.
Kau urus ini.
Isi ini ke yang lain sampai aku kembali.
Baik.
Hati-hati. Jangan tumpah. Sulit menemukannya.
Harusnya kau tidak melakukan itu, Nak.
Ibu, apa yang terjadi? / Kau menggila lagi setelah membunuh.
Nak! Rüya!
Tidak ada yang tahu darah siapa ini. / Nak! Bangun!
Rüya! Bangun, Nak. Rüya!
Kau sudah gila. / Rüya! Bangun, Rüya!
Rüya! Rüya!
Bunuh aku juga. / Bangun, Nak.
Rüya! Rüya, ayo.
Tidak ada yang tahu darah siapa ini. / Bangun, Nak!
Putriku sayang! / Ayah?
Rüya?
Kemal?
Apa yang terjadi?
Rüya? / Ya, Kak?
Kau suka perempuan baru ini?
Ya. Kenapa?
Dia membuatku kesal.
Dia terus tersenyum dan berkata, "mau sesuatu?"
Apa yang harus dia lakukan? Bukan tertawa tapi menangis?
Sikapnya tampak palsu.
Aku suka dia.
Tapi jangan terlalu nyaman dengannya.
Dia cuma bekerja di sini.
Baik, Kak.
Selamat malam.
Selamat malam, Kak.
Rüya...
Rüya.. / Ada apa, Kak?
Rüya...
Kak.
Rüya...
Jangan ganggu aku.
Kak?
Aku tidak ingin kau tinggal di kamar ini.
Kak...
Jangan ganggu aku, Rüya.
Jangan ganggu aku.
Ada apa, Rüya? Bisa jangan ganggu aku?
Bulan Hitam terjadi tiap 19 tahun sekali.
Kegelapan Dzulumat akan menimpa kita.
Pengorbanan akan dilakukan, kutukan akan terpenuhi.
Kapan kekejaman ini akan dimulai?
Kutukan macam apa, kejahatan macam apa ini?
Bulan berubah menjadi kegelapan.
Kuperingatkan kau, kau tidak bisa lepas dari kutukan kami!
Jika kau terlibat, kau tidak akan bisa lolos. Menjauhlah!
Penjahat zaman Dzulumat.
Kau tidak berdaya untuk ini!
Kau tidak akan mendatangiku, jika kau tidak takut padaku.
Menjauhlah, atau kau tidak akan lepas dari kekejaman!
Dasar makhluk jahat yang jahat!
Keluar!
Menjauhlah, jangan terlibat!
Jika ritualnya tidak selesai, kutukan akan bertambah,
kegelapan akan menjangkiti orang yang tidak bersalah.
22 MARET 2018 KAMIS
Ini.
Pintar.
Apa kabar hari ini, Sayang?
Ibu, ada yang ingin kukatakan.
Katakan, Nak.
Tapi aku akan membisikkannya.
Boleh aku tidur di kamar lain?
Aku mau sendirian.
Kenapa, Nak?
Aku tidak ingin sekamar.
Aku akan bicara dengan kakakmu.
Lihat ini.
Aku tidak tahu apa yang sedang kualami.
Bagaimana ini akan berakhir?
Apa yang harus kulakukan?
Bagaimana ini bisa teratasi?
Bagaimana aku bisa keluar dari ini?
Apa yang harus kulakukan?
Ini sangat sulit. Rasa sakit karena kehilangan seorang anak amat berat.
Aku datang.
Mereka berdua tergeletak di tanah, berlumuran darah.
Aku mau keluar. Ada pekerjaan harus diselesaikan.
Aku segera kembali.
YILDIRIM / BURSA
Kenapa duduk di sana? Berdiri!
Berdiri dan ambilkan aku uang!
Kau ubah tempat ini jadi asrama!
Kau mendengarku? / Baik, Paman Kazim.
Sekarang pergi dari sini dan ambilkan aku uang!
Dasar dungu!
Jalan! Cepat! Jangan lama-lama!
Aneh!
Kau mengirim seseorang untuk mengejar Meral? / Benar, Kazim Abi.
Bagus. Lihat dia. Dia memberikan semua yang dia miliki untuk menemukan pria itu.
Kau mengerti sesuatu tentang ini, Samet?
Tidak.
Aku juga tidak.
Hati-hati. Jangan sampai si gila ini membuat kita kena masalah.
Dia kehilangan akal sehatnya.
Dia akan mengubur Mehmet hidup-hidup jika anak-anak tidak memberitahu kami.
Bukan dia menguburkannya, tapi si Dokter. Atau orang lain. Tapi apa pentingnya itu?
Situasi kembali menguntungkan kita.
Sekarang kejar pelacur Meral ini.
Lihat apa yang akan dia lakukan.
Dia tidak dapat diprediksi. Aku tahu sedikit soal maniak itu.
Aku akan mengunjungi dokter buronan itu nanti.
Hati-hati.
Sampai nanti.
Rüya?
Sayangku.
Lihat.
Lihat yang kubawakan.
Ini Rüya.
Dan ini Mehmet.
Terima kasih, Ayah.
Jangan pernah memisahkan mereka. / Baik, Ayah.
Biarkan mereka selalu bersama.
Putriku sayang.
Rüya.
Mehmet.
Anak domba kecilku.
Kemari, Bibi Meral.
Kenapa kau ingin tidur sendirian?
Aku tidak ingin tidur dengan kakak.
Dia bertingkah aneh.
Kenapa?
Dia membuatku takut.
Dia bisikkan namaku di malam hari, lalu mengaku tidak melakukannya.
Dia pasti bercanda, Sayang.
Adikku dulu juga melakukan hal yang sama kepadaku.
Mau kuberitahu satu rahasia?
Kakak perempuan selalu iri pada adik perempuan mereka.
Karena...
...orang dewasa lebih menyayangi anak kecil.
Kakakku tidak menyayangiku karena aku ini sakit.
Dia juga tidak suka kau.
Tapi aku amat menyayangimu, Bibi Meral. / Kemarilah, Nak.
Kemal.
Sedang apa kau?
Aku agak lelah.
Aku tidak bisa tidur semalam.
Mungkin aku bisa tidur dengan ini.
Kenapa kau tidak bisa tidur?
Aku memikirkan anak-anak.
Mereka tidak bisa terbiasa.
Mereka bertingkah aneh. Lihatlah mereka.
Tapi ini akan baik bagi kita semua. Lihat saja nanti.
Semoga.
Kau senang dengan pembantu itu?
Kami ngobrol sedikit hari ini.
Suami dan putranya dibunuh karena sengketa tanah.
Pelakunya punya kenalan kuat. Dia menghindari hukuman.
Tapi dia bilang dia dapat balasannya kemudian.
Dia menjadi gila dan membantai seluruh keluarganya.
Cepat atau lambat, siapapun yang melakukan kejahatan akan dihukum.
Keadilan Ilahi.
Keadilan Ilahi...
Keadilan Ilahi...
Dia mengingkari janjinya.
Siapa yang mengingkari janjinya?
Suamiku yang pecundang.
Dia bilang dia tidak akan pernah meninggalkanku.
Tapi dia tidak menepati janjinya.
Sekarang dia terbakar di neraka.
Janji harus ditepati.
Bahaya jika tidak menepati.
Itu akan sangat buruk.
Berikan padaku.
Benar, Meral?
Duduk!
Siapa namamu?
Maukah kau datang lagi?
Kak...
Kak... / Rüya, pergilah.
Kau mau tidur sendirian. Pergilah tidur sekarang.
Aku takut sekali, Kak.
Boleh aku ke situ?
Rüya, pergi!
Aku takut sekali, Kak.
Rüya?
Kemarilah.
Rüya?
Kemarilah, Kak.
Boleh aku ke situ, Kak?
Kenapa aku sakit?
Kak?
Rüya?
Rüya? / Boleh aku ke situ?
Aku sangat takut.
Abla... / Rüya?
Kemarilah.
Aku tidak bisa ke situ.
Kak.
Rüya?
Kak.
Aku sangat takut.
Aku mau dewasa.
Aku takut sekali, Kak.
Rüya?
Aku takut sekali, Kak.
Rüya.
Aku takut sekali, Kak.
Apa aku harus ke situ? / Rüya?
Boleh aku ke situ?
Aku di sini, Kak.
Aku di sini, Kak.
Aku takut sekali, Kak.
Boleh aku ke situ?
Ini aku, Kak. Jangan takut.
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Ibu.
Mereka tidak mau pergi.
Hasan?
Tepati janjimu, Ibu.
Anakku... / Kubur dia, Ibu.
Hasan.
Dia sudah sakit.
Kau tidak perlu kasihan padanya. / Hasan.
Selamatkan aku, Ibu.
Selamatkan aku.
Hasan.
Ibu.
Anakku.
Ibu?
Hasan?
Anakku?
Ibu!
Kau melakukannya untukku, Ibu?
Kau melanggar janjimu, Ibu.
Tepati janjimu!
Ibu.
Ibu, bangun.
Bangun.
Maukah kau memberikan nyawamu demi Rüya, Ibu?
Rüya yang mana? Siapa dia?
Cucu perempuanmu, Ibu.
Putriku, Rüya.
Kau berusaha keras untuknya.
Kau harus mati agar Rüya bisa hidup, Bu.
Bunuh aku juga.
Bunuh Mehmet juga.
Bagaimana kau tahu soal Mehmet?
Dia kemari memberitahuku.
Dia datang dan pergi di sini.
Datang dan pergi.
Kau harus menggila sekarang, Nak.
Aku jadi gila, Bu. Aku memang gila.
Jangan kuatir.
Andai darahmu cukup, Ibu, semua akan baik-baik saja.
Tapi itu tidak ampuh.
Baik, kau siap.
Ayo, Ibu.
Kau siap, Ibu?
Kemal!
Kemal!
Kemal!
Ini bukan mimpi, Kemal.
Aku pergi, Kemal.
Ibu?
Ibu?
Ibu!
Ibu!
Ibu! Ibu!
Ibu...
JUM'AT, 23 MARET 2018
Selamat datang, Ny. Arzu.
Terima kasih, Bu Meral.
Aku turut berbela sungkawa.
Terima kasih.
Rüya bertanya tentang kami?
Nenekmu kecelakaan kecil.
Kataku, Ayah dan Ibumu membawanya ke rumah sakit.
Rüya?
Rüya, Sayang?
Apa yang terjadi, Sayang?
Kenapa kau menangis?
Nenekku sangat menyayangiku saat aku masih kecil.
Dia berkata, "kau milikku yang paling berharga."
Aku ingat.
Dia selalu bermain denganku.
Tapi dia tidak pernah menyayangiku setelah aku sakit.
Kenapa, Ibu?
Apa selalu seperti ini?
Dia masih menyayangimu.
Tapi seiring bertambahnya usia, kadang seseorang menjadi pelupa.
Tapi dia mengusirku.
Jangan pulang, katanya.
“Ayahmu mengubahmu menjadi orang lain,” katanya.
Kenapa dia berkata begitu, Ibu?
Bela sungkawaku, Dokter. Kau kumpulkan seluruh keluargamu di rumah pamanmu.
Kau kabur dari sesuatu?
Bagaimana kau bisa menemukan tempat ini?
Yang penting ketemu, Dok. Apa bedanya sekarang?
Kau bukan satu-satunya yang berpikir untuk kabur seperti ini.
Kau mendapatkan maumu.
Relakan saja. Apalagi maumu?
Kau tahu persis mauku, dokter.
Tidak ada apa-apalagi bisa kuberikan padamu.
Kau tahu betul, Dokter, aku tidak perlu mengambil paksa ini darimu.
Lepaskan aku.
Bagaimana kalau aku tidak mau?
Bagaimana kalau aku tidak mau, Dok?
Mau menelepon polisi? Kau mau apa, Dokter?
Aku sudah terbiasa keluar masuk penjara seperti itu.
Tapi jika masuk ke sana, kau akan celaka, Dokter.
Sekarang kau mau apa?
Kau akan memberiku dua juta yang kuminta.
Setelah itu, kau tidak melihatku dan aku tidak melihatmu, Dokter.
Aku tidak punya.
Kuberikan semua uangku.
Hati-hati, Dokter.
Hati-hati...
Selamat datang, Ayah.
Kenapa tidak meletakkan telepon dan makan?
Serap, letakkan teleponnya.
Kau tidak lihat? Aku sedang mengobrol dengan seseorang.
Jika kubilang letakkan, letakkan!
Jika tidak mau makan, pergilah ke kamarmu!
Setidaknya bersikaplah dengan benar hari ini!
Kemal... / Jangan ikut campur!
Dia memakai ponselnya seharian. Klik, klik, klik, terus mengirim pesan.
Dia akan seenaknya jika kita membiarkannya! Cukup!
Kalau begitu, kau harusnya tidak membawa kami ke tempat ini!
Pergi ke kamarmu, Serap!
Kau peduli dengan yang kualami?
Aku tidak punya teman di sini! Aku tidak bisa bertemu siapapun!
Kau tidak berhak menyeret kami cuma agar kau dapat memulai hidup baru!
Pergi ke kamarmu!
Aku terus bermimpi buruk yang konyol di rumah ini!
Rüya datang kepadaku kemarin.
Dia berkata, "Kak, aku takut. Boleh aku tidur denganmu?"
Dia menghilang di pagi hari.
Aku bertanya, “kenapa kau pergi?”. Dia jawab dia tidak pernah datang.
Cukup, Serap!
Kau menakuti adikmu.
Selalu Rüya!
Kau peduli dengan yang kualami?
Lakukan apapun yang kau mau!
Serap!
Serap, mau ke mana?
Serap!
Serap?
Ayah...
Aku tidak pernah mendatangi kakak.
Dia berbohong.
Sekarang sisa satu perkara.
Kau akan mengubur anak itu hidup-hidup.
Kau akan melakukannya sendiri.
Jika tidak, kau akan menderita jauh lebih buruk dari sekarang.
Apa yang kau lakukan?
Keluarkan anak itu! Dia sumber penghasilanku!
Jika terjadi sesuatu pada anak ini, aku akan menguburmu di situ! Paham?
Aku akan menguburmu!
Kau gila!
Dia baik-baik saja?
Ya. / Bawa dia pergi.
Kau gila!
Kau memohon ini seharian, bangsat?
Di luar dingin sekali, Paman Samet. Tidak ada seorang pun di jalanan.
Kau menghabiskannya?
Sumpah tidak.
Tapi itu bahkan tidak cukup untuk makananmu, Rıza.
Jika aku tidak menghukummu, orang lain akan melakukan hal sama, benar, Nak?
Buka tanganmu. Angkat.
Mungkin mereka akan lebih kasihan padamu jika tanganmu terlihat parah.
Aku berjanji akan mengumpulkan lebih banyak uang, sumpah.
Harusnya tak terlalu sakit, Rıza.
Paman Samet.
Mehmet?
Kenapa menyelamatkanku, Paman Samet?
Rüya.
Nek? / Aku sudah mati.
Tapi mereka tidak memberitahumu.
Agar kau tidak bersedih.
Tapi aku sudah mati.
Mereka tidak memberitahumu.
Aku sudah mati.
Tapi aku sudah mati.
Aku tidak di rumah sakit.
Aku di dalam kubur.
Tidak ada yang akan mendengarmu.
Rüya. Tidak mendengar.
Tidak bisa didengar.
Suara-suara tidak terdengar di dalam kubur.
Suara-suara tidak terdengar di dalam kubur, Rüya.
Suara-suara tidak terdengar di dalam kubur.
Tidak bisa didengar.
Tidak bisa didengar, Rüya.
Suara-suara tidak terdengar di dalam kubur, Rüya.
Rüya.
Rüya.
Kena kau!
Apa yang terjadi, anak dombaku?
Apa yang terjadi?
Sayang?
Apa yang terjadi?
Kau baik-baik saja, Sayang?
Nenek kembali dari rumah sakit?
Tidak, Sayang.
Dia akan tinggal di sana sebentar.
Tapi dia bilang dia sudah mati.
Datanglah ke kami malam ini, Sayang.
Ayo tidur bersama.
Boleh aku tidur dengan Bibi Meral malam ini?
Baik, Sayang.
Tidurlah dengan Bibi Meral malam ini.
Kau membunuh anak itu tanpa alasan, Kemal.
Dan kau tidak malu membicarakannya.
Kenapa kau memberitahuku?
Dan Meral ada di sini karenamu.
Kau berusaha keras padanya.
Rüya yang mana? Siapa dia?
Dia datang dan pergi di sini.
Datang dan pergi.
Membunuh tidak ampuh.
Kau harus menggila sekarang, Nak.
Bunuh aku juga.
Bunuh Mehmet juga.
Mehmet.
Ayahku membelikan boneka ini untukmu.
Rüya?
Lihat. Ini Rüya. Ini Mehmet.
Ini aku. Ini kau.
Ini Rüya.
Ini Mehmet.
Ini Rüya. Ini Mehmet.
Pilihan apa yang kupunya?
Katakan, pilihan apa yang kupunya?
Tidak ada pilihan.
Katakan, apa yang akan kau lakukan?
Aku tidak punya pilihan lain.
Jangan lihat aku seperti itu! Aku tidak bisa menemukan yang lain!
Kau mau apa? Katakan, kau mau apa?
Serap.
Katakan apa yang harus kulakukan?
Arzu?
Arzu, tolong katakan sesuatu.
Jangan tinggalkan aku.
Dua anak.
Yang satu akan mati,
satunya lagi akan hidup.
Yang satu akan mati, satunya lagi akan hidup.
Yang satu akan mati, satunya lagi akan hidup.
Yang ini akan mati, yang ini akan hidup.
Yang mana akan kau pilih?
Siapapun akan melakukan apa yang kulakukan.
Tidak ada ayah yang bisa memutuskan sebaliknya.
Yang ini?
Yang ini?
Yang ini? / Yang ini?
Yang ini? Yang ini?
Yang ini?
Arzu.
Arzu, bangun.
Arzu, bangun.
Kemal. / Arzu, bangun. Kita perlu bicara.
Bangun. / Ada apa, Kemal?
Kita perlu bicara, Arzu. Aku tidak bisa menyembunyikan ini lagi.
Kemal, apa maksudmu? Apa yang tidak bisa kau sembunyikan?
Tolong jangan marah padaku.
Bersabarlah, Kemal.
Kenapa aku harus marah padamu?
Aku telah berbuat buruk, Arzu.
Tapi itu untuk Rüya.
Aku melakukannya untuk putri kita.
Kemal, apa yang kau lakukan? Beritahu aku.
Aku membunuh seorang anak.
Apa? Bunuh?
Tapi aku tidak punya pilihan.
Aku melakukannya untuk Rüya. Untuk putri kita tercinta.
Apa maksudmu, Kemal?
Aku tidak berhenti di mana seharusnya aku berhenti saat kuambil darah anak itu.
Aku melewati batas untuk memberikan lebih banyak darah ke putri kita, Rüya.
Untuk menyelamatkan Rüya.
Aku menyebabkan kematiannya.
Aku melakukannya agar Rüya membaik.
Tapi setiap ayah pasti melakukannya.
Aku tidak bisa melakukan hal lain.
Aku tidak bisa membiarkannya menghilang begitu saja.
Aku akan melakukan apapun untuknya, Arzu.
Apa yang terjadi, Ayah?
Kenapa kau menangis?
Rüya.
Kemari, Sayang.
Tidak apa-apa, Sayang.
Kau melakukannya untuk si bocah sialan ini, Ayah?
Kau melakukannya demi ini, Kemal?
Ya, Ibu. Dia melakukannya untukku.
Dia melakukannya demi putri kesayangannya!
Dia melakukan itu demi putri kesayangannya.
Benar, Kemal?
Dia melakukan itu demi putri kesayangannya.
Dia melakukannya demi putri kesayangannya!
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Halo?
Apa yang kau lakukan?
Aku tidak melakukan apapun?
Apa yang kau lakukan di rumahnya?
Apa yang kulakukan? Aku jadi pembantu mereka.
Aku menjaga anak-anak.
Menjaga anak-anak?
Aku tahu betul bagaimana kau menjaga anak-anak.
Andai kami tidak menyelamatkan anak kau culik itu, kau akan membunuhnya.
Semua sudah berakhir sekarang. Aku sudah melupakannya.
Dasar serigala. Kau memberiku banyak uang.
Kau pelajari semua tentang orang itu.
Kenapa?
Agar kau bisa menjadi pembantu di rumah itu?
Siapa yang mau kau bodohi?
Dengar, perempuan.
Si Mehmet sudah mati, tamat.
Jika kau datang dan menggangguku sekali lagi,
aku akan membunuhmu. Tidak peduli kita keluarga.
Aku tahu rencanamu.
Aku akan sampai di sana dalam dua jam, dan kau keluar.
Mereka menemukanku. Mereka mengambil anak itu dariku.
Aku tahu.
Mereka memberitahuku.
Sudah tiga hari.
Sudah kubilang harganya akan mahal.
Kenapa kau tidak memberitahuku? / Aku tidak tahu harus berbuat apa.
Mereka tidak mau pergi, ya?
Apa mereka harus menghantuimu agar kau sadar?
Aku takut.
Bocah laki-laki itu sudah mati.
Mereka menguras darahnya.
Pria yang membunuh bocah laki-laki itu punya seorang putri.
Kau akan menemukannya.
Pengorbananmu adalah dia sekarang.
Kau tidak punya banyak waktu.
Kau harus segera melakukannya.
Jika tidak, penderitaanmu akan jauh lebih buruk dari yang pernah kau alami.
Sembunyikan jimat yang kuberikan padamu tadi di dalam karung.
Meral...
Jika saatnya tiba, jimat itu akan memperingatkanmu.
Apa-apaan?
Selim.
Zikri.
Riza.
Bicaralah.
Lidahmu kelu?
Siapa yang membawamu kemari?
Apa-apaan, dasar gila? Apa yang terjadi?
Apa-apaan? Apa yang terjadi?
Sial...
Mulailah!
Paman Kazim...
Dia datang dan memberitahuku sendiri.
Dia datang dan pergi ke sini.
Datang dan pergi.
Kau harus menggila sekarang, Nak.
Aku jadi gila, Bu. Aku memang gila.
Jangan kuatir.
Membunuh tidak ampuh.
Ibu.
Maafkan aku, Ibu.
Aku tahu aku penyebab segalanya.
Semua terjadi karenaku.
Andai aku bisa menjadi anak yang lebih berbakti.
Andai aku tidak membunuhmu.
Kemal!
Rüya?
Membunuh tidak ampuh. / Rüya.
Membunuh tidak ampuh. / Rüya, tunggu, Sayang.
Membunuh tidak ampuh.
Membunuh tidak ampuh. / Rüya.
Rüya.
Sayang, tunggu, Rüya, berhenti.
Rüya.
Rüya, berhenti, Sayang.
Rüya, Sayang, berhenti.
Membunuh tidak ampuh.
Kau di sini?
Duduk.
Aku tidak menemukan cara lain untuk menjelaskannya padamu.
Kupikir ini yang terbaik.
Kuambil darah dari bocah laki-laki yang kutemukan untuk menyelamatkan Rüya.
Rüya tiba-tiba jatuh sakit.
Karena penyakitnya, darahnya harus terus berubah.
Karena itu kami perlu cari darah segar setiap saat.
Tapi belakangan ini makin sulit.
Karena putus asa, kubuat kesepakatan dengan geng keji
yang menjual anak yatim piatu.
Kujanjikan mereka banyak uang jika mereka menemukan darah yang kumau.
Kedua pria ini menemukan darah yang kuinginkan.
Berkat darah itu, aku menyelamatkan putriku.
Kuambil terlalu banyak darah pendonor dan menyebabkan kematian anak itu.
Belakangan kutahu nama bocah itu adalah Mehmet.
Kedua pria ini memberitahuku.
Saat Mehmet meninggal, mereka mulai mengancam dan memerasku.
Karena kubunuh anak itu terang-terangan, aku harus memberikan yang mereka minta.
Tapi saat ancaman dan tuntutan tidak kunjung berhenti, solusiku adalah kabur.
Aku tidak memberitahumu ini.
Aku menyelamatkan Rüya, tapi aku tidak pernah bisa memberitahumu tentang itu.
Berminggu-minggu kucoba meyakinkan diri perbuatanku benar.
Aku mulai bermimpi buruk aneh.
Aku bahkan melihat kalau aku sudah menceritakan semua padamu, Arzu.
Aku tidak tahu bagaimana menghadapi kejahatan ini, tapi aku harus hidup demi Rüya.
Kalau tidak, semua akan sia-sia.
Rasa bersalah dan semua ketidakberdayaan ini menggilakanku.
Banyak hal menjadi tidak terkendali akhir-akhir ini.
Aku mulai melihat hal-hal yang tidak ada.
Aku baru saja melihat Rüya berpegangan tangan dengan Mehmet.
Aku mengejar mereka.
Dan aku datang ke kamar ini.
Sekarang aku melihat diriku sendiri melalui pintu dan mendengar suaraku.
Sekarang aku melihat diriku sendiri melalui pintu dan mendengar suaraku.
Lihat. Aku melihat diriku sendiri.
Bahkan aku berada di kamar kosong.
Tidak ada orang di sini selain aku.
Aku menjadi gila.
Aku menjadi gila!
Aku menjadi gila!
Aku menjadi gila!
Kemal?
Rüya?
Inilah si momok, Arzu.
Kau tidak bisa bergerak.
Rüya akan mati malam ini.
Dia akan bergabung neneknya.
Apa maksudmu tentang Rüya?
Aku bukan Rüya.
Kau kehilangan akal, Ibu.
Berhenti...
Putrimu akan mati malam ini.
Lihat ke belakangmu Arzu. Kau akan semakin takut.
Meral!
Rüya akan mati malam ini.
Beri kami kekuatan melawan yang kau laknat.
Terangi jalan kami dengan cahayamu.
Beri aku kekuatan untuk menghancurkan mereka.
Bagaimana kalau kita bermain bersama, Rüya?
Permainan seperti apa?
Kita ke taman bersama, lalu naik ke lubang yang kugali.
Tapi pertama-tama...
Seperti ini...
Terangi jalan kami dengan cahayamu.
Jangan mengecewakan kami.
Akhiri malam ini dengan perbuatan baikmu.
Ini taman bermain kita.
Sudah kubilang jangan terlibat!
Akhiri kutukan ini!
Jangan lihat ke pintu itu, jangan menuju kematianmu!
Ritual Dzulumat!
Menjauhlah, jangan ikut campur!
Akhiri kekejaman ini.
Jika kau ingin terlibat, datanglah ke kematianmu.
Datanglah ke kematianmu, berjalanlah menuju kematianmu!
Kau sedang berjalan menuju kehancuranmu, kataku menjauh!
Menjauhlah!
Apa yang terjadi di sini?
Kenapa gelap begini? Kenapa aku tidak bisa melihat apapun?
Turun ke bawah.
Ritual Dzulumat!
Ada kejahatan besar di sini.
Kenapa di sini sangat gelap?
Kenapa aku tidak bisa melihat apapun?
Kenapa aku tidak bisa melihat apapun?
Siapa namamu, siapa kau?
Siapa namamu?
Kenapa gelap sekali? Kenapa mataku tertutup?
Ada kejahatan besar di sini.
Ya.
Kau siap, Rüya?
Siapa namamu? Kenapa kau ada di tubuh ini?
Sudah kubilang menjauh!
Ada kejahatan besar di sini.
Aku akan mencari tahu kenapa aku ada di sini!
Kenapa aku di sini?
Ada kejahatan besar di sini.
Ada kejahatan besar di sini.
Kejahatan besar.
Katakan, kenapa aku ada di sini?
Siapa namamu?
Bicaralah!
Siapa aku bukanlah urusanmu.
Menjauhlah dariku!
Aku tidak akan pergi sampai aku mengakhiri kejahatan ini.
Katakan namamu.
Beritahu aku siapa kau!
Kau tidak berdaya.
Kau lemah.
Kau tidak berhak menanyaiku!
Kau tidak tahu apa yang kau kejar?
Kau tidak tahu apa yang sedang kau hadapi?
Beraninya kau kemari?
Kau makhluk tak berdaya!
Aku tidak akan pergi sebelum aku menerangi kegelapan ini.
Sebut namamu.
Ada kejahatan besar di sini.
Bicaralah!
Siapa namamu? Kenapa kau ada di tubuh ini?
Siap hadapi sisi gelap manusia?
Aku akrab dengan kegelapan orang.
Asfaragh.
Tuhanku akan membukakan jalan dengan cahaya-Nya.
Itu akan menerangi jalan kami, akan memberi kami kekuatan!
Tuhanku akan menerangi kami dengan cahaya-Nya.
Dia tidak akan meninggalkan kami dalam apinya!
Dia akan menerangi jalan kami dengan cahaya-Nya.
Dia tidak akan membiarkanmu lolos!
Tuhanku tidak akan membiarkanmu lolos!
Dia tidak akan menempatkan kami di neraka sepertimu!
Dia tidak akan meninggalkan kami dengan kutukanmu!
Tuhanku akan menerangi jalan dengan cahaya-Nya.
Apa penyebab kejahatan gelap ini?
Kejahatan?
Pria yang membunuh seorang putra dan seorang ayah demi segenggam tanah.
Laki-laki yang memaksa anak-anak kecil polos untuk bekerja kemudian menjualnya.
Wanita yang menyerukan ritual membunuh keluarga musuhnya demi membalas dendam.
Ayah gila membunuh anak lain agar anaknya tetap hidup.
Kejahatan!
Kegelapan ada di hatimu.
Anak itu tidak melakukan kesalahan. Kau tidak berhak melakukan ini!
Semua keturunan ayah gila itu pasti bersalah, pengorbanan milik kami!
Apa dosa anak tidak bersalah itu?
Dia ditawarkan kepada kami.
Oleh siapa?
Mereka membuat kesepakatan dengan penyihir terkutuk.
Beginilah cara mereka mencuci air dengan api.
Gelapkan bulan, mulailah Dzulumat!
Aku akan mengirimmu ke jurang neraka tergelap!
Kau tidak bisa menggelapkan bulan, kau tidak bisa memulai Dzulumat!
Pergilah, dia milik kami!
Hamba ini milik Allah!
Kami semua milik Allah dan hanya kepada-Nya kami akan kembal!
Hamba ini akan pergi kepada-Nya! Kau tidak punya kuasa atasnya!
Tuhan, terangi jalan kami dengan cahaya-Mu!
Jangan berikan kami pada kejahatan, pada makhluk ini!
Jangan tinggalkan kami dalam api mereka!
Tinggalkan tubuh ini, mereka tidak berdosa!
Tuhan, beri kami keberanian!
Beri kami keberanian, buka jalan kami!
Tuhanku tidak akan membiarkanmu lolos!
Tinggalkan tubuh ini!
Tuhanku bersama kami!
Bebaskan kami dari kejahatan dan siksaan.
Tuhanku tidak akan meninggalkan kami dalam api-Mu.
Jangan serahkan kami kepada kegelapan!
Beri kami keberanian.
Aku akan membuangmu ke lubang tergelap di Sijjin!
Ibu?
Hasan...
Anakku.
Kau tidak perlu melakukan itu, Ibu.
Permainan sudah berakhir.
Anak pintar.
Kau bermain bagus, Rüya.
Berikan rambutku, Kemal.
Sayang sekali, Nak.
Kau harusnya tidak membunuh.
Itu sangat disayangkan.
Membunuh tidak ampuh.
Sayang sekali, Kemal.
Membunuh tidak ampuh.
Rüya tidak sakit, Kemal.
Kau yang sakit.
Membunuh tidak ampuh.
Ini Rüya.
Membunuh tidak ampuh.
Membunuh tidak ampuh. / Dan ini Mehmet.
Membunuh tidak ampuh.
Membunuh tidak ampuh.
Siapapun pasti melakukan hal sama. / Membunuh tidak ampuh.
Siapapun akan melakukan hal sama!
Meral, Arzu, Serap dan Rüya masih tinggal bersama dalam satu atap.
Terungkap jika Rüya tidak punya penyakit apapun
dan ayahnya, Kemal, berusaha membuat putrinya terlihat sakit di mata keluarganya
karena gangguan psikologisnya. (Sindrom MBP).
Kemal sudah kehilangan kewarasannya. Sudah enam tahun dia jalani perawatan.
Film ini berdasarkan pengakuan Meral.
Setiap cahaya yang kau pancarkan dalam kegelapan punya bayangan.
Jika tak ingin melihat bayangan yang menggelapkan hatimu
kau harus menghadapi cahaya.
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.