Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
www.kaskus.us - narji
Satu
diantara mata!
Dua
diantara mata.
- Keluar! - Apa?
- Dia aman. - Dia keluar.
Dia mendarat tepat disini. Dia aman.
Aw, ayolah.
Sudah cukup. Aku tak ingin mendengarkan kata2 yg lain.
- Kau keluar! - Yeah, aku keluar.
Nenekku biasa mengajakku ke taman Washington Square...
untuk melihat Bobby Fischer bermain 10 permainan di saat yg sama.
Queen aku.
Dia telah memperhitungkan lima-enam langkah kedepan ditiap meja.
Bagaimanapun, dia menjadi juara dunia, ya kan?
Kemudian dia kehilangan pikirannya.
Dia mengoceh2 dan ketakutan
Akan diserang dari segala arah,
Dia tidak dapat melihat apa yg berada didepannya.
Skak mat. Skak mat!
Namaku adalah David Fisk,
Detektif kelas satu.
Aku telah menjadi polisi di NYPD selama lebih dari 30 tahun.
Dalam waktu itu...
Aku telah membunuh 14 orang.
putarkan sekali lagi untukku.
Aku telah membunuh 14 orang.
Dia gila.
Kapan hal ini dimulai?
Bagaimana mereka dimulai?
Mungkin hal satu ini dimulai bersama dgn seorang lelaki bernama Charles Randall.
Randall seorang pembunuh anak2.
Dia membunuh anak perempuan dari kekasihnya,
sekitar empat tahun yg lalu.
Bangsat kau, keparat.
Dia disidang untuk kejahatannya,
tetapi dia dibebaskan oleh para juri dari kejahatannya.
patnerku dan aku mendapati hal ini tidak bisa diterima.
Patnerku seorang yg baik.
Apa kau sungguh akan melakukan ini?
Melakukan apa?
Kau akan menjatuhkan Randall
atas pembunuhan yg tidak dia akui.
Apa yg akan kulakukan?
Kau patnerku.
- Kau panutanku. - Benar.
Apa yg akan kulakukan tanpa seorang panutan?
Kita tidak pernah melakukan percakapan ini.
Pecakapan apa?
Ini harus dibereskan.
Randall kehilangan kebebasannya
untuk kejahatan yg tidak dia akui.
Aku kehilangan kepercayaanku.
- Aku harus pergi. - Ok.
Kau bisa ambil ini sebagai sebuah pengakuan jika kau mau.
Terserah.
Beberapa minggu yg lalu situasi mulai memanas.
Apa yg kita kenakan padanya, Turk?
Marcus Smith, AKA Spider... pengedar narkoba besar,
pembunuhan2, pemerasan, banyak hal2 yg baik.
Dia merubah bank tua yg terabaikan ini
menjadi "Club 404 of Harlem".
Mungkin saat dia melihat kita dia akan mengaku.
Apa, kau tidak percaya pada mukjizat?
Jika kau menemukan sebuah cek di suatu hari...
di suatu hari, maka aku akan percaya akan mukjizat.
- Ayo pergi. Aku traktir. - Ya, itu mukjizat yg ingin kulihat.
Disini tempat dia mencuci uangnya.
Oh, ya, mencuci hijau hijau hijau.
Dia segalanya bisnis.
Aku harus buang air kecil.
Oh, aku hanya sebentar.
Aku tidak mengintip.
tidak masalah.
- Kalian para lelaki sangat beruntung. - Kenapa begitu?
Tidak ada antrian untuk pergi ke toilet dan.
kau kencing sambil berdiri.
Buka ritsleting, psss, tutup ritsleting.
Badda boom badda bing, kau keluar dari sini.
Ya, sobat ini sungguh telah melakukannya untuk hal itu.
Kau mau teler?
Darimana kau dapatkan itu?
Spider. Supremo.
Tidak buruk.
Tidak buruk? Apa yg kau cari?
Ayolah, Turk,
kau menarik rambutku.
Gee, adik perempuanku biasa menarik rambutku lebih keras dari itu.
Terserah.
Aku harus pergi.
- Kemana kau pergi? - Aku capek.
Kau capek? Ini Amerika, kau pelacur manja.
Mengapa tidak kau masuk ke taksi dan lakukan pekerjaan yg jujur?
Ya, dia dalam perjalanan. Dia tidak sabar untuk menemuimu.
Rambo germo berskateboard adalah pembunuhan kesepuluhku.
- Membayangkan diriku sebagai pembersih jalanan
Aku membersihkan kotoran yg tidak berharga ini
dan meninggalkan berita kematian atau seperti itu. Sebuah sajak berirama.
Rooster, kita harus mencari tahu siapa yg melakukan ini.
Berikan dia medali.
Hey, Rambo, kau lihat siapa yg melakukan ini?
Dia tidak bicara, eh?
Nama asli Robert Brady.
Bobby Brady. Memalukan.
Apa yg kau pikirkan? Marcia? Greg?
Kalian mengacaukan TKP ku lagi lagi?
Kau tidak tahu siapa Bobby Brady?
Ya, kami bertemu sejam yg lalu.
- Sepertinya jarak dekat. - Dari permukaan sekitar luka
bisa aku katakan sekitar sejauh 3 kaki.
Kami akan mengeluarkan pecahan2 dari otaknya.
- Apa? - Tidak, Aku baru saja mengerti...
"Marcia? Greg?" Itu satu yg bagus, Rooster.
Baik, tadi sangat cepat.
Aku mencoba agar terus bisa mengikutimu.
Dia berdagang dalam dosa mendistribusikan daging segar.
Dia mengambil buah2an ketika masih segar.
Sekarang orang lain harus menampar pelacurnya.
Jantungnya berhenti. Dia tak benapas lagi.
Apa yg ingin kau lakukan tentang ini?
Kubilang mari kita lakukan yg terbaik,
menyelidiki pelacur2nya. Mungkin kita bisa menemukan satu yg kau suka.
Kumohon. Aku telah kerahkan segala yg kubisa dari kau tahu siapa.
Benarkah?
Dia membuat level spermaku sangat rendah sehingga aku harus duduk untuk buang air kecil.
Oh, terima kasih atas gambarannya.
- Hey, apa yg bisa kukatakan?
Apa yg bisa kubantu, tuan2?
Kami ingin bicara denganmu tentang bosmu.
Dia diatas.
Bukan, bos mu yg lain.
Rambo.
Dia seorang keparat.
Kenapa "dia seorang keparat"?
Ikuti aku, kumohon.
Kau tahu siapa saja yg ingin membunuhnya?
Aku.
Ada yg lain?
Mengapa? Dia sudah mati?
Hey, dengar, kau berlaku pintarlah dan tolong kami
atau aku akan panggilkan seseorang dari ICE
dan menempatkanmu dalam pesawat berikutnya menuju dataran kielbasa?
Silahkan.
Aku warga Amerika.
Yeah.
Ini, jilat kemaluanku kapan saja.
Apa?
Hubungi kami kapan saja, kau tahu,
jika kau mendengar sesuatu, apa saja.
Kurasa kita mencari seorang lelaki bernama Sam si Tukang Jagal.
- Siapa?
Nah, Dia sedang bercanda. Tetapi serius, Letnan,
seberapa jauh kau inginkan kami lakukan dalam pembunuhan Rambo ini?
Aku tidak tahu, Aku pikir mungkin kau bisa menyelidikinya lebih banyak,
mencari tahu siapa yg melakukan ini, mencoba memasukannya kedalam penjara.
Itu saja, asal ini tidak mengganggu dalam pelajaran shuffleboard kalian.
Yeah, tidak masalah.
Kami juga sedang menyelidiki si pengedar Spider yg telah mengikat dua orang
yg kami temukan baru terbunuh.
Jika kita bisa membuntutinya, siapa tahu seberapa jauh tinggi tangga ini akan membawa.
Jadi bagaimana tentang itu?
Aku memergoki pengacara ini dengan satu ons narkoba yg dihirup.
Dia menghirupnya didepan hidungku. Aku membuatnya untuk menjebak dia.
Beruntung, eh?
Dia membeli langsung darinya?
- Yeah, dia memang. - Bagus.
Ok, baik, dapatkan apa yg bisa kau keluarkan darinya dan lepaskan dia.
Aku benci mencoba untuk menuntut seorang pengecara.
- Ini bukan Klubnya Spider. - Jalan masuk lewat belakang.
Yeah, ini pabrik kain tidak terpakai, Jessica.
Kukira aku bukan seperti biasanya...
apa kalian menyebutnya?
- Tikus? - Umpan?
Terima kasih.
Maksudku, aku pikir biasanya beberapa seperti anak miskin African-American
atau pecandu atau pelacur.
Secara normalnya pengacara dengan penghasilan 200 ribu setahun
lebih jauh pintar dari pada rata2 African-American pelacur pecandumu...
normalnya, tapi terkadang mereka hanya pikir merekalah yg lebih pintar.
Semua telah siap utk mengakhiri ini.
Apa kalian yakin aman didalam sana?
kau katakan pada teman wanitamu untuk tumbuhkan keberanian dan berangkat.
Apa pendapatmu, penasehat? Kau siap melakukan hal ini?
Yeah, mari selesaikan.
Okay, ingat apa yg kami katakan? Kau masuk kedalam sana,
kau tunggu hingga dia menanyakan apa yg kau butuhkan, ya?
Dan kemudian kau jangan kembali tanpa sekurangnya empat ons.
- Empat ons? - Yeah.
Bukankah itu banyak sekali? Aku, suka, membeli beberapa pil saat di klub, itu saja.
Kau katakan saja kau akan pergi ski, kau butuh bubuk segar untuk seminggu
Yeah, kau katakan padanya kau akan pergi berlibur.
Kulakukan ini dan riwayatku akan dibersihkan?
Seperti siulan.
Tidak ada satupun di firma hukumku tahu aku tertangkap, benarkan?
Ini tidak pernah terjadi.
Lihat, Penasehat, kita semua tahu kau lebih baik dari ini.
Kau hanya lakukan ini, kau berhenti menghirup benda itu ke hidungmu,
Kau pergi pulang, kau menikah, kau punya anak,
kau tidak akan pernah kembali kesini, dan itulah itu.
Yeah.
Semua pada posisi.
- Okay, kita berangkat. - Ya, tuan.
mari tekan sinyalnya kembali pada 50%.
Hey, Jessica.
Semoga berhasil.
Ada dua langkah.
Pintunya sebelah kiri. Bunyikan belnya.
Hey, Stubby, kenapa tidak kau pergi dan mengiringi teman kita keatas sini?
Ayo, Gendut.
Ayo dimulai.
- Selamat sore. - Hey, Spider.
- Aku akan kebawah. - Ok.
- Apa kabarmu? - Baik, sayang,
Hanya mengecek tentang penyihir ini sebelum kuperbolehkan anakku melihatnya.
- Kau pernah melihat ini? - Tidak.
Lelakinya seorang bandar. Aku akan ijinkan si kecilku menonton ini...
Mereka semua berubah menjadi pecandu. Kau tahu apa yg kukatakan?
Dia langsung ke pokok masalah.
- Kau ingat Underdog? - Kenapa dengan dia?
Anjing keparat itu telah membiakkan generasi para pecandu.
Jadi kau mengubah bank menjadi sebuah klub dan studio rekaman?
- Yeah. Kau menyukainya? - Yeah.
Apa yg kau katakan?
Apa yg dilakukan Underdog selama ini?
Dia selalu membersihkan sepatu
dan kapanpun Sweet Polly memanggilnya,
telinga anjingnya selalu mendengar dan dia akan menyelamatkannya.
Yeah, tapi apa yg dia lakukan ketika dia butuh kekuatan supernya?
Dia menggunakan cincinnya, ingat?
Mengeluarkan pil, menelannya.
Sial, kau benar. Dia adalah si kecil aneh yg sangat cepat.
Jadi urusannya apa?
Bagaimana kalau QP? Kau hebat utk QP.
Apa yg kau lakukan dengan QP?
Aku akan pergi berski dengan teman2ku,
banyak teman.
- Dimana? - Aspen, Colorado.
Sial. Aku yakin kau bisa mendapatkannya satu di Aspen.
Tidak seperti barangmu yg bagus .
Kau ski?
Tentu. Selama hidupku.
Ayo, aku tak punya waktu seharian.
Kenapa tidak kau lepaskan jaketmu, tinggal beberapa saat?
Bagaimana menurutmu?
Sebenarnya, aku harus pergi.
Aku punya IPO yg akan tutup dalam satu jam, jadi...
Kau tahu, stress akan membunuhmu. Kau harus santai.
Aku sudah sesantai yg kubisa.
Apa yg akan kau lakukan?
Kau tahu, setiap saat sementara ini...
satu dari kalian pelacur2 Upper East Side terbunuh tertembak,
mencoba untuk menggulingkan seorang negro seperti aku.
Kau takut sekarang.
Kelihatannya pasukan berkudamu datang untuk menyelamatkanmu.
Ada yg bisa aku bantu, tuan2?
Yeah, Biarkan kami masuk, Spider.
Maafkan aku, tidak ada seseorang disini dengan nama itu.
- Biarkan kami masuk. - Kami hanya ingin bicara denganmu.
Lihat, Aku tahu bagaimana untuk melihat dan dimana untuk melihat.
Kemari ke papa.
Selalu menyakitkan saat pertama kali.
Kau tidak apa2?
Kenapa bisa ada apa2 dengannya? Kami sedang menonton TV.
Bagaimana bisa dia terluka karena menonton TV?
Dia bisa saja melihat atau mendengar sesuatu yg membuatnya takut.
- Seperti apa? - Sesuatu seperti mulut besar
menembak kutu besar si mulut berisik.
Tidak seseorangpun disini yg cocok dengan deskripsi itu hingga sesaat yg lalu.
Akan kutunjukkan padamu, kau keparat...
- Kami sudak cukup bicara. - Oh, kau akan membawa istrimu kesini?
Cukup sudah. Cukup sudah. Ayo pergi. Tidak apa2.
- Kau baik2 saja? - Yeah, Aku baik2 saja. Aku baik2 saja.
Kau mau penyadapmu kembali?
Senjata!
Jangan, Stubby, jangan!
Menunduk. Menunduk!
Ayo.
Si gendut mati.
Semua berjalan dengan baik.
Oh, shit, kau berdarah.
3-4 regu, Pusat. 11-41, kirim ambulans.
Aku butuh EMS. Subject tertembak, 184th dan St. Nicholas.
Sungguh, Aku mencoba yg terbaik.
Yg kau lakukan sudah bagus, penasehat. Yg kau lakukan sudah bagus. Tenang saja.
Hey, teman2, jika kau butuh seorang pengacara...
Yeah, ok.
Tentu.
Pada saat hari2 indah dulu biasanya kami
membiarkan penjahat terluka dan menunda memanggil ambulan.
- Tenang tenang tenang. - Keparat rendahan.
Kau membuat sasaranmu. Kau membuat sasaranmu.
Sok jago, ya kan kamu, menendang lelaki saat dia terborgol?
Diam, Kau sampah.
Kau pikir aku tidak akan menembak kepalamu?
Aku tidak akan berpikir dua kali tentang itu.
Aku pergi ke dalam sana, mengambil pistol si gendut,
kembali kesini dan menempatkan dua diantara dua matamu.
Mana EMS?
Hal ini adalah kekacauan utk mengakhiri semua kekacauan.
Kau tidak dapat apa2.
Bagaimana dengan kejahatan pembunuhan?
Tidak ada obat2an, kan? jadi tidak bisa disebut kejahatan,
tidak ada konspirasi, tidak ada apa2.
Tidak ada kejahatan. Tidak ada kejahatan. Aku tak percaya ini.
Tidak ada kejahatan. Bagaimana kau mengeja "kejahatan"?
Pembunuhan, cuci uang, obat2an... Maksudku, apa yg kita bicarakan?
Hey, kau beruntung wanita kulit putih itu tidak mati.
IAB akan menginterview kalian berdua
dan melakukan laporan penyelidikan awal selama lebih dari beberapa minggu kedepan.
Sekarang diluar catatan kalian sebenarnya tidak melanggar prosedur
karena korban bersenjata dan mengarahkannya padamu,
jadi jika kalian tetap bersama kalian bisa melewati ini.
Sebaiknya kau juga menceritakannya dengan jujur,
karena aku tidak akan kembali ke tempat jauh berbatu karena kalian berdua mengacaukannya.
Dan kalian akan menghabiskan waktu bersama team peluru karet.
Dan sebaiknya kau menghadapi psikiater ini dengan serius atau kau akan di non aktifkan kerja.
Sial hanya jalan.
Sadarlah, Turk.
Rileks, partner. Dia akan mendapatkannya.
Tuan2, pertanyaan kalian.
- Siapa yg membuat keputusan untuk masuk? - Aku yg melakukannya.
-Keputusan siapa yg memutuskan untuk masuk? - Punyaku.
Apa kau segera mengidentifikasikan dirimu seorang polisi?
- Ya, kami melakukannya. - Apa kau segera mengidentifikasikan dirimu?
Posisi informan tidak dapat diteruskan.
- Kami takut dia berada dalam bahaya - Ternyata kau benar.
- Sungguh, nine-to-fiver. - Permisi, Detektif?
Apa kau telah selesai dengan klienku?
- Mereka seperti Lennon dan McCartney. - Tidak ada seinchi sinar pun diantara mereka.
Bagaimana menurutmu?
Tidak ada apa2 disini.
Mereka membahayakan si informan. Kita tidak bisa menyalahkan mereka karena itu.
Mereka melihat pistol, mereka bereaksi.
Mereka memukuli tersangka,
tapi dia tidak melakukan tuntutan.
Kita lihat apa yg psikiater katakan.
Jadi apa yg akan kita lakukan sekarang, Dok?
Apa kita akan mencari tahu jika aku cukup waras
untuk membawa senjata, mengejar orang2 jahat?
Ok, mengapa kau menjadi polisi?
Baik, saat itu malam tahun baru. Saat itu terlihat itu ide yg bagus.
Aku tidak punya kesempatan2 yg sama dengan yg kau punya, Dr. Prosky.
Ditempatku berasal hanyalah antara pistol dan lencana
atau topi kaku dan palu.
Bagaimana rasanya saat kau menembakkan senjatamu?
Seperti yg dikatakan Dirty Harry... "Tidak ada yg salah
dengan penembakan selama orang yg tepat yg tertembak."
Dan ketika orang yg salah tertembak?
Itu menyebalkan, tapi lebih baik bertanggung jawab dari pada tidak.
Tidak ada yg lebih buruk dari pada terperangkap dalam pengadilan.
Bagaimana rasanya jika kau melihat orang yg tidak bersalah terbunuh?
Kau tahu...
Aku merasa semacam mati rasa karenanya.
Ini.
Aku ingin kau ambil ini.
Gunakan untuk mencatat pikiran2mu, pertanyaan2mu,
apa saja yg mengingatkanmu tentang dirimu sendiri,
terserah.
Aku tidak akan menanyakannya.
Hanya untukmu.
Aku ingin kau mencobanya.
Kedengarannya mengasyikkan.
Lebih keras.
Ayo, Turk, ayo!
Kau bisa dapatkan base ketiga. Ayo ayo!
Yeah! Lihat itu.
Kau mendapatkannya. Kau mendapatkannya.
Tak peduli apa yg mereka katakan tentang mu,
Kau hebat sekali!
Lari lari, Turk, lari!
Aman. Kau menjatuhkan bolanya.
- Tembakan curang. - Menjauh dari base.
- Atau apa? Atau apa? Atau apa? - Lihat basenya.
NYPD mendidih bersamaan dengan frustasi,
perpecahan dan testosterone (hormon lelaki),
siap meledak kapan saja.
Bayangkan aku sebagai katup pembuka.
Satu sentuhan pemicu dan tekanan pun menurun.
Kau tahu kenapa kau bergabung dengan kesatuan?
Untuk mendapatkan kehormatan.
Kebanyakan orang menghormati lencana.
Semuan orang menghormati senjata.
Hey, Riley, Aku telah bicara dengan JD...
Kalian menemukan mayat seseorang bernama Phillip Trager, seorang pengedar senjata?
Oh, ya, benar2 seorang sampah.
- Bagaimana bisa terjadi? - Aku tak tahu.
Seseorang membuatnya merasakan obatnya sendiri, aku kira,
berjalan tepat menuju apartemennya, terbunuh dengan salah satu dari senjatanya.
Apa si penembak meninggalkan catatan atau apa saja?
Yeah, sebenarnya, si penembak meninggalkan sebuah puisi.
Dia melakukannya? Benarkah.
Yeah. Hey, Simon,
Kau ingat puisi dari kasusnya Trager?
Apa yg kau lakukan?
Turk menanyakan tentang itu.
Entah apa yg kau lakukan?
๏ฟฝQu?mierda 'tas haciendo ah? pap?
No le digas mierda a eso loco.
C๏ฟฝlmate. Dia ingin mendengar tentang puisi itu.
"Pedagang dari kelas pencuri,
Aku gorok tenggorokannya dan kusumbat bokongnya
aku ambil pistolnya, aku ambil...
Aku ambil nyawanya, aku ambil pistolnya, tapi sayang dia bukan satu2nya".
Begitulah ceritanya, sesuatu seperti itu.
Bukan sajak bersuku lima yg berirama, tapi ini berirama.
- Rooster. - Yo.
Kita mencari orang yg sama.
Dia membunuh seorang germo bernama Rambo beberapa minggu yg lalu. Kapan punyamu?
Minggu lalu. Kami menyelidiki kasus kami bersama ATF karena senjata2nya.
Kita kembali ke bisnis dalam kasus Rambo Sepertinya orang yg sama membunuh
- seorang pengedar senjata minggu yg lalu. - Benarkah.
- Apa maksudmu? Itu kasus kami. - Itu kasus kami. Kau mengambil kasus kami.
Senioritas, teman2. Ikutlah bersama, kau akan belajar sesuatu.
Oh, katakan padaku nama lelaki itu adalah Greg Brady.
Kumohon. ya kan, ya?
Oh, seseorang menjatuhkan gerombolan Brady.
Pastinya keluarga Partridge.
Trager, pengedar senjata telah gugur...
nomor 11.
Pelurunya cocok dengan .45 di apartemen Trager.
Itu tidak mengejutkan. Jadi aku menyelidikanya di ATF.
Ini satu dari enam tumpukan senjata yg dicuri dari toko senjata
- Di Virginia bulan lalu. - Yeah, mungkin oleh Trager.
Itu yg mereka pikirkan. Dia cocok dengan deskripsi yg mereka punya.
Ini tetap tidak membantu kami menemukan pelakunya ini hanya membantu kami menguhubungkannya dengan si korban
Dimana dia sudah melakukannya dengan puisi2nya.
- Permisi. Hello.
Hey, Turk, jangan lupa kita punya pertemuan sidang nanti.
Jadi...
Aku dengar dia menghajar pengedar yg kalian tangkap.
Spider.
Jadi?
Apa dia melakukannya?
Yeah, Dia membuatnya menunduk di tanah.
Pria itu diborgol.
Dan dia mulai menendanginya di perut.
Dan kemudian
dia duduk diatas dada pria itu
dan dia sungguh mulai memukulinya
keras diwajah terus menerus
dan berteriak hingga diujung paru2nya,
"Aku akan menghancurkan wajah bangsatmu,
kau keparat!"
Dan matanya mulai terisi penuh.
Maksudku, mereka menjadi gelap...
kau tahu bagaimana dia mendapat sesuatu seperti amarah dalam dirinya.
Aku pikir dia akan membunuh pria itu.
Sungguh?
Kau gadis kecil yg nakal.
Hmm?
- Ada pekerjaan yg harus kulakukan. - Ya benar.
Penasihat, tanganku terikat disini.
Tanpa sebuah rantaian jaminan penahanan,
bukti apa saja yg diperoleh setelah pencarian awal
- harus dikeluarkan. - Kau bercanda.
Karena itu aku memaksa untuk mengabulkan mosi pembela
untuk menghapus semua tuntutan2
pemerkosaan dan penyerangan diajukan pada Mr. Van Luytens.
- Yg Mulia. - Kau pikir aku ingin pria ini
pergi kemana saja dekat anak perempuanku,
atau anak perempuan orang lain karena masalah itu?
Kau mengacaukannya. Aku membebaskan klien mu
ke dunia. Aku yakin kita semua
akan kembali lagi disini segera.
Lihat dia. Lihat keparat itu.
Hey, Ini akan kembali lagi padamu, anjing. Kau akan mendapatkannya.
- Ketika kau berjalan diluar sana perhatikan belakangmu - Tenang, Turk.
Tertib dipengadilanku.
- Ok, anjing? Kau anjing keparat. - Jangan disini, jangan sekarang.
Jangan disini, jangan sekarang. Maukah kau bawa dia keluar dari sini
sebelum seseorang memberikan hukuman padanya yg tak bisa kau ajukan naik banding?
Tertib!
- Kau tahu maksudku? Pergi pergi. - Tertib, Detektif.
Dr. Prosky menyarankan aku untuk bebas bergaul.
Jadi disinilah aku.
Kau tahu apa yg aku pikir ketika aku menekan pelatu?
- Aku memikirkan tentang aturan memukul bola dalam baseball.
Aku suka peraturan itu. Aturan yg dianggap terburuk oleh semua orang.
Aturannya mengatakan, "Maaf, pemukul, kau bodoh karena tidak terduga membiarkan pelari.
Dan kau, pemain bertahan bodoh, kau tidak bisa curang
dan menjatuhkan bola hanya karena kau tertabrak."
Bagian favoritku... pemukul keluar
tapi keuntungan bagi si pelari adalah resikonya sendiri.
Baik, bukankah ini kejutan yg menyenangkan?
Itulah cara hidup seharusnya.
Kau bisa tanggung resikomu sendiri untuk menjadi seorang yg keparat.
Atau tidak. Van Luytens... pemerkosa2 berkurang satu.
Siapa yg akan merindukannya? Tidak seorang pun.
Nomor 12 terhitung.
Whoa whoa, Kopi panas.
- Selamat pagi, Detektif Riley. - Hey, selamat pagi.
- Pintu disebelah kirimu. - Ada tanda2 masuk secara paksa?
Tidak terlihat seperti itu. Detektif Perez ada didalam sana.
Dia sudah berada disana? Ok.
- Hey, Bagaimana tentang Mets tadi malam? - Yeah, bagaimana tentang mereka?
Hey, Teddy, Teddy, kemari, Cek itu.
Wow.
Sial.
- Oh Ya Tuhan. - Besar.
Dan sangat kuat.
- Apa, layar plasma? - LCD.
- Itu plasma. - Bukan, itu pasti LCD.
- Itu tak mungkin sebesar itu. - Hey, teman2, teman2.
Dia tertembak dalam jarak dekat terjatuh tepat disini.
Si bencong tidak terlihat melakukan banyak perlawanan, ya kan, Karen?
Tidak ada indikasi itu
Tidak ada perlawanan. Tidak ada tanda masuk secara paksa, luka2, memar2.
Hey, Tidak seorang pun ingin mendengar tentang kehidupan pribadimu, Opsir Corelli.
Detektif bagimu, Opsir Kemaluan kecil.
- Ooh. - Ouch.
- Sepertinya ini orang kita lagi. - Siapa sekarang yg kau dapat?
Ini adalah Jonathan Van Luytens.
Dia memiliki beberapa dealer penjualan mobil .
- Oh, sial. - Dia dituntut atas pemerkosaan,
tapi mereka melepaskannya Minggu lalu.
Lihat ini.
" Seorang lelaki tanpa segala respek, atas keindahan, pesona atau intelek
Dia mengambil apa yg wanita tidak mau berikan.
Dia tidak berhak untuk hidup".
Ini orang kita benarkan.
Kelihatannya dia memiliki complain dengan teman lama kita Jonny.
Kau kenal dia?
Ya.
Biar kuberitahu kau, dia seorang keparat yg licik.
Yeah.
Kalian tahu betapa sangat mengasyikkannya untuk tidak menangkap seorang pembunuh beruntun?
Apa intinya disini, Letnan?
Intinya adalah
Kalian berdua sebaiknya berpikir dengan serius
tentang iya atau tidak kau ingin memimpin dalam kasus ini
Kau tidak berpikir kami tidak inginkan ini?
Ayolah, apa yg kau dapat,
110 tahun bertugas berdua dari kalian?
- 120.
Aku beritahu kau, kau mengacaukan cukup parah,
mereka akan mencoba menghancurkan pensiunmu.
Kau mau mempertaruhkan itu?
- Yeah. - Sial, yeah.
406, Letnan. 406.
Okay, 406... Apa maksudnya itu?
Ted Williams.
Ted Williams, hari terakhir musim liga, telah memukul 400.
Manajer Sox ingin mengistirahatkan dia, melindungi rata2nya, benar?
Namun demikian Williams tetap bermain keduanya,
melakukan enam dari delapan, berakhir pada 406...
orang terakhir yg pernah berhasil memukul lebih dari 400.
Okay, Baiklah. Semuanya milikmu.
Hanya jangan kalian merengek padaku ketika beberapa polisi jalan raya
menangkap pembunuh beruntunmu karena mengebut melebihi kecepatan
dan dia mengambil 15 menit kejayaanmu dan kau menyadari
keparat itu pernah berdiri tepat didepan kau,
dan itu membuatmu menghabiskan 1000 tahun cahaya untuk menangkapnya.
Bukan untuk apa2, Letnan,
tahun cahaya adalah ukuran jarak, bukan waktu.
Baik, terima kasih, Detektif. Aku akan membuat catatan untuk itu.
Ellis Lynde, 2003.
Pria ini punya sejarah mencari gay di bar-bar,
mengumpulkan gay, memukuli mereka.
Lynde ditemukan tewas tertembak di apartemennya.
Siapapun yg melakukan ini sangat dekat hubungannya dengan pria itu
menembak otak mereka keluar tanpa ada masalah,
tidak meninggalkan sidik jari
dan sangat jelas bangga atas pekerjaannya.
Okay, bisa jadi pembunuhan nomor dua kembali dari '04,
satu Matthew Mitrella.
Aku gemetar pada beberapa saat pertama
Aku membunuh dengan darah dingin.
Aku terus berpikir jika aku tertangkap mereka akan mengeluarkanku dari kesatuan.
Aku tidak khawatir tentang penjara tapi kehilangan pistol dan lencana...
itu yg menakutkanku.
Aku berangkat kerja di hari berikutnya menduga merasakan perbedaan.
aku mengira semua orang akan melihatku seperti polisi melihat orang sipil
dan tahu mana yg kotor.
Tapi mereka tidak. Saat itulah aku tahu
Aku bisa terus melakukan ini selamanya.
Jadi pemberhentian berikutnya... Spider.
Jika kita menutup bisnisnya,
mungkin dia menjadi penghianat.
Kami punya pengacara.
Kami butuhkan dia bersaksi bahwa dia telah membeli narkoba darinya.
Dia pengacara yg baik.
Aku dan patnerku melakukan kunjungan ke klub 404 of Harlem.
Sepatah kata untuknya...
Tom Cowen telah menjadi patnerku selama hampir 30 tahun.
Dia polisi terbaik yg pernah kulihat.
Akulah yg selalu mengikutinya melalui pintu.
Pernah sebuah peluru yg ditujukan padaku
bersarang di tubuhnya.
Dia adalah panutanku.
Hari dimana aku berhenti mencoba menjadi Tom Cowen
adalah hari terhebat selama hidupku.
Hey, Rooster,
Aku sedang menyelidiki file2 si bocah puisi.
Itu cara yg menarik untuk menghabiskan waktumu.
Ok, ada sebuah pistol
ditemukan pada Charles Randall ketika dia di tahan.
Yeah.
Sekarang di semua penembakan yg lain pistol ditinggalkan di TKP,
tapi ada banyak kesamaan. Jadi aku mengutarakannya pada Perez dan Riley.
Kurasa seseorang harus pergi mewawancarainya di penjara.
Aku pikir mungkin ada hubungannya.
Itu ide yg bagus, tapi bukan Perez dan Riley.
Maksudku, bukan mereka. Mereka akan mengacaukannya.
Ini terlalu penting.
Turk dan aku yg akan mengatasi Randall, ok?
Kerja yg bagus.
Detektif, Charles Randall.
Apa yg kalian keparat berdua inginkan?
Benar2 sebuah sambutan.
Kau suka puisi, Chuck?
Apa?
Apa kau suka puisi?
Yeah. Mawar berwarna merah, violet biru,
Aku ingin mengeluarkan mata2mu dengan kemaluanku, kau keparat.
Bagaimana dengan itu?
Aku pikir kau membuatnya berirama. Kau tidak melakukannya.
Persetan kau. Persetan kalian berdua.
Keluarkan aku dari sini.
Mengapa kita bahkan bersusah payah pergi kesana?
Apa yg terlihat jika kita tidak pergi?
Apa kau akan tenang?
Tenang.
Yeah, Aku akan melampiaskannya pada Karen nanti.
Semakin sering aku bersamanya, semakin banyak perbuatan kasar yg dia inginkan.
Kedengarannya mengasyikkan.
Hey, kau mau mengambilnya dariku?
Hati2lah, patner, aku punya pengaruh yg sangat spesial pada wanita.
Melakukan sesuatu yg liar.
Terserah.
Aku tak percaya aku harus berhadapan dengan sampah itu dan terlihat seperti orang idiot.
Eh, Persetan dia. Dia berada ditempat yg pantas buatnya.
Aku minta maaf, patner, Aku sungguh minta maaf.
Berhentilah menghawatirkan hal itu.
Apapun yg terjadi, Aku tidak akan membawamu jatuh bersamaku.
Jangan khawatirkan aku. Aku baik2 saja, percaya padaku.
Aku tidak tahu apa yg aku pikirkan. Aku hanya tidak tahu apa yg aku pikirkan.
Kau tahu apa yg kau pikirkan? Kau berpikir
tentang seorang gadis berumur 10 tahun yg tengkorak kepalanya hancur.
Yeah, Aku mencoba menghentikanmu, tapi kau tahu apa?
Aku mengagumimu hari itu, apa yg kau lakukan.
Itu sudah sepantasnya.
Dan jangan kau bertanya dua kali pada dirimu untuk hal seperti itu.
Ok, Aku pembunuhnya.
Aku pembunuhnya. Aku muncul di depan pintumu
atau jendela mobilmu,
dan karena beberapa alasan kau membuka pintumu,
kau menurunkan jendela mobilmu untukku.
Jadi siapa aku?
Seseorang yg aku tahu.
Mungkin karena satu set payudara yg indah.
Dan puisinya? Bagaimana tentang puisinya?
Kau harus menyusun puisinya sebelum kau kesana, benarkan?
Sebaliknya, kau akan meledakkan otak pria itu,
duduk dan menuliskan soneta untuk dirimu?
Tidak ada sidik jari dipuisinya,
jadi.... kemungkinan aku mengenakan sarung tangan saat menulisnya.
Kau secara nyata telah mengenal korbanmu. Antara itu dan dapat mengakses dgn mudah,
Kukira mereka juga mengenalmu. Mereka harusnya.
Korban2 ini semuanya penjahat. Mereka tidak akan mempercayai siapapun,
membuka pintu untuk seseorang, khususnya jika mereka tidak mengenal mereka.
Yeah, tapi aku lebih dari hanya mengenal mereka.
Aku tahu segalanya tentang mereka. Aku tahu pergerakan mereka,
pola2 mereka, Aku tahu jadwal2 mereka.
Ok, jadi kau mengikuti mereka. Kau membuntuti mereka.
Adakah seseorang yg akan mengatakannya?
Apa?
Sial.
- Dia benar, dia seorang polisi. - Tidak.
Pelan2 saja, teman2. Kita telah melangkah terlalu jauh.
- Ayolah, dia seorang polisi, kau mengetahuinya. - Aku tidak tahu apa2. dan juga kalian.
Kukatakan padamu sekarang, dia seorang polisi, dia seorang polisi, dia seorang polisi.
Apa maksudmu, "dia seorang polisi dia seorang polisi, dia seorang polisi"?
- Darimana kau bisa mengatakan dia seorang polisi? - Tenang, patner, dia hanya mengatakannya.
- Apa yg kau bicarakan? - Dia hanya mengatakan...
Aku tahu, Aku tahu, Aku tahu apa yg dia katakan.
Dan kukatakan ini sebuah omong kosong.
Tembak aku. Peduli apa? Tapi jangan katakan dia seorang polisi.
Jadi bagaimana tentang makan malam?
Kau merasa ingin pergi keluar?
Kemana?
Aku tidak peduli. Kaulah yg akan keluar.
Apa masalahmu?
Tidak ada masalah.
Jika kau merasa ingin berkeliaran, silahkan.
Aku tidak merasa ingin pergi keluar.
Baik, hanya jangan mengganggu aku.
Ini adalah bagian terbaik dalam hariku dan aku tidak ingin kau mengacaukannya.
Jadi kau hanya berhubungan intim dengan polisi?
Pernah suatu saat Aku melakukannya dengan pemadam kebakaran atau bekas napi.
Kau melumat kami bersamaan?
Baik, Aku punya respek untuk si pemadam kebakaran.
Persetan kau.
Kau tahu mengapa mereka menyingkirkan tongkat polisimu
- ketika kau bersamanya dengan pakaian dinasmu - Tidak.
Mereka tidak mempercayaimu dengan itu.
Sekarang aku pun tidak mempercayai diriku dengan itu juga.
Shit, kau mungkin menyukai itu.
Sayang sekali kau tidak pernah bertemu dengan Van Luytens.
Kalian berdua mungkin akan menggunakannya dengan hebat.
Setidaknya seseorang akhirnya menjatuhkan keadilan
pada keparat tidak punya kemaluan itu.
Dan dia itulah yg ingin kutemui.
Baik, mungkin kau akan dapatkan permohonanmu suatu hari.
Mereka pikir dia seorang polisi.
- Masuk akal. - Omong kosong.
Dia hanya seorang psikopat.
Baik, banyak dari itu dalam pekerjaan.
- Apa kau tidur dengan nyaman? - tidak juga.
- Yep. - Makan dengan baik?
- Tidak. - Yeah.
Ada mimpi buruk?
Yeah, dimana aku terjebak dalam ruangan bersamamu selamanya.
Tidak.
Apa kau pikir kau pantas untuk kembali bertugas?
- Tentu. - Yeah.
- Kau pernah berpikir untuk berhenti? - Maksudmu, mati bersama kebaikan2?
Apa yg tidak disukai?
- Kau pernah berpikir untu berhenti? - Tidak juga.
Apa yg kuinginkan untuk masa depan?
Berlayar dengan 26 kaki kapalku sekitar teluk Sheepshead,
Menjadi wasit softbal polisi?
- Bagaimana dengan kerjasama keamanan? - Itu terlalu bahaya.
- Jadi apa yg akan kau lakukan? - Mungkin aku akan membeli sebuah perahu.
Baik, lihat, aku tidak tahu apa aku mempercayai ini,
tapi aku akan mencurigai yg diluar sana.
Kalian bilang pria yg kita cari salah satu dari kita,
tapi bagaimana jika dia ternyata bekas polisi, seseorang "dendam terhadap seseorang"?
Kau punya satu dalam pikiranmu?
Dia memikirkan tentang Martin Baum
letnan lama kita.
Jadi apa ceritanya tentang dia?
Dia dipecat beberapa tahun yg lalu.
Aku tidak mengatakan apa motifnya, tapi dia tahu semua korban.
Yeah, tapi Turk, aku juga tahu kebanyakan dari mereka.
Kamu juga, Riley, Perez. Bahkan Karen tahu mereka.
- Aku hanya mencurigai yg diluar sana. - Baik, mungkin kau yg membunuh mereka.
Yeah, mungkin aku melakukannya.
Puisi2nya dan peletakan senjata2nya
adalah segala yg kita miliki yg menghubungkan dengan si pembunuh,
yg berarti apa yg harus lakukan sekarang adalah bergantung pada forensik.
Itu seharusnya bukanlah masalah yg besar.
Kita sudah punya gadis yg mengerjakan itu.
Itu benar, Karen telah mengerjakannya sepanjang minggu, seperti yg kita bicarakan.
Apa kau bilang?
Ini dia lagi.
- Kau seharusnya jaga mulutmu. - Oh, yeah?
Dia tidak bermaksud apa2. Karen dan dia sudah sejarah kuno.
- Bocah kampus tak bisa bicara untuk dirinya sendiri? - Yeah, aku bisa bicara untuk diriku sendiri.
Biar aku bicara untuk diriku sendiri... persetan kau, Turk.
Anjing kampung, Akan aku pukul kau di kepala dengan barbel ini.
Aku tidak lebih baik darimu. kau tidak lebih tidak baik dariku.
Kau masukkan hormonmu dalam kantongmu.
Dan kau, sesama opsir
Sopanlah sedikit untuk seorang teman professional, kau tahu?
Kumohon. Apa kita akan melanjutkan disini sekarang?
Apa yg kita lakukan? Kemana kita akan?
Bicara tentang Martin Baum. Apa ceritanya?
Beberapa orang bawahannya tertangkap mengambil uang.
Baum melawan utk mereka, mencoba melindungi mereka.
Dia melakukan beberapa kali?
mereka menekan menuntut, tapi dia dibebaskan dan mengundurkan diri.
Jadi apa masalahnya dengan mu?
Aku bisa saja berbohong untuk melindunginya, tapi tidak kulakukan.
Ok, tetapi jika dia memang punya masalah denganmu, mengapa tidak mengejarmu?
Mengapa tidak membunuhmu? Mengapa malah berbalik berakting seperti pembunuh beruntun,
membunuh semua mereka yg bermoral buruk ini tidak masuk akal.
- Aku hanya mengutarakan padamu. - Kukatakan ini tidak masuk akal.
Aku mencurigai yg diluar sana. Aku katakan inilah adanya.
Kau mau mengeceknya apa tidak? Aku tidak peduli.
- Ini tidak masuk akal. - Kaulah yg menduga dia seorang polisi.
Aku hanya katakan seorang polisi dengan lencana dibahunya.
Cek saja dia jika kau mau. Aku tidak peduli.
Tenang dan berikan alasan yg lebih baik mengapa Baum menjadi tersangka, ok?
PMS, pastinya.
- Hey, teman2. - Apa yg terjadi?
Aku kemari membawakan kalian laporan dari FBI
diatas kertas dan tulisan tangan.
Tidak masalahkan bagi kalian jika aku melihat2 barang bukti
yg aku kumpulkan dan proseskan buat kalian, ya kan?
- Tidak masalah. - Taruh kembali, Karen.
- Ini menarik. - Ayo pergi, ayo.
Ayo, ayo pergi, ayo pergi.
- Apa? - Ayo, ayo pergi.
Lepaskan tanganmu dariku.
Aku akan berikan kalian sedikit privasi. Aku tidak ingin mengganggu apapun disini.
Apa kau takut aku melihat kasus2 lamamu?
- Apa itu? - Ok, Aku pergi. Nikmatilah.
- Apa? - Ada apa denganmu?
- Ada apa denganmu?
Aku minta maaf soal tadi malam, ok?
Sungguh aku. Itu hanya kebiasaan.
Kebiasaan dapat dihilangkan, benar?
Itu omong kosong.
Tidak.
Aku sepenuhnya serius, ok?
Ini bukan omong kosong,
sungguh.
Kau pikir mengapa Turk terburu2 mengambil petunjuk
atas kasus puisi, huh? Untuk menghalangi kita menemukan si pembunuh.
Itu yg kulakukan jika aku melindungi jejakku.
Dia menyuruh kita pada pengintaian Baum ini karena ini membuat semakin salah arah.
Masuk akal.
Aku benci Turk.
Hey, Dia keluar. Dia keluar.
Oh, jam 2:45 dini hari.
Apakah ini waktunya membunuh atau dia hanya menghabiskan waktu?
Ayo, Baum, pergi bunuh seseorang sudah.
Yeah, bunuh Turk. Dia yg menjebakmu.
Lakukan segala permohonan kami.
Hey, apa kau lihat nilai menembaknya Turk?
Apa kau lihat ini? Ini menggelikan.
Keahlian... 99, 70 dari 100.
Penghargaan Combat Association, Penghargaan dari department.
Orang ini bisa mengeluarkan otak kirimu dalam jarak 50 yard.
Apa kau lihat lintasan peluru di komputer?
Tidak ada peluru nyasar.
Bahkan Berkowitz menaruh beberapa dalam jaker Corinthian.
Bagaimana dengan Karen? Dia menemukan sesuatu yg baru?
Tidak, belum.
Jika Baum membunuh seseorang Aku tidak ingin kita berada dalam mobil
menunggu kapan itu terjadi, ok?
Aku akan pergi.
Attaboy, Teddy, attaboy.
Aku bangga denganmu, nak.
Kau Perez, benar?
Yeah.
Aku Martin Baum.
Aku punya ijin untuk ini.
Aku bekerja sebagai keamanan di distrik diamond.
Jadi kau menduga polisi melakukan pembunuhan puisi itu?
Seseorang katakan, "Cek Baum. Dia pikir dia punya petunjuk"
Itukah yg disampaikan dalam pekerjaan polisi sekarang?
Apa kau pikir kau punya petunjuk?
Ya benar.
- Hidup menyebalkan. - Yeah.
- Segalanya baik2 saja, Simon? - Teddy, kemana saja kamu?
Ada yg lain yg ingin kau katakan pada kami, Letnan Baum?
- Aku punya sesuatu buatmu didalam kantongku. - Huh-uh!
passport, kuitansi kartu kredit, kartu tanda naik pesawat.
Di hari Brady dibunuh
Aku sedang mengawal klien ke Brazil.
Keadilan tidak bisa diambil alih dari Tuhan.
Dan jika orang ini, pemerkosa yg tidak berharga ini
atau pembunuh, seperti yg kau gambarkan,
jika dia benar2 menyesal dan mencari pengampunan,
permohonannya pasti dikabulkan.
Namamu tidak mengingatkanku,
tapi aku telah punya banyak bocah altar bertahun2.
Begitu banyak bocah altar
sehingga sulit untuk mengingat nama2 mereka.
Namaku David Fisk, Detektif Kelas satu.
Kau mungkin tidak ingat aku sekarang,
tapi aku jamin kau akan mengingat namaku hingga akhir hidupmu.
Bapa Connell, semoga dia membusuk dineraka.
13 tewas, satu lagi.
Pakaian dalam putih dibawah lutut.
- Celana dalam pendek.
Penjepit besar.
Aku mengeluarkan kartu yg telah dimasukkan dalan dubur mayat korban
dan meletakannya dalam tas bukti plastik.
- Aku akan kembali. - Ok.
Hey. Ini satu lagi,
tulisan tangan.
"Orang tua yg dipercaya anak2,
Tidak dapat mengontrol nafsunya,
Abu kembali menjadi abu, debu kembali menjadi debu.
Gereja tak dapat menghentikannya. Seseorang harus."
Aku akan mencari yg lain yg bisa kutemukan.
Ada apa denganmu?
Bapa Connell memberikan Sakramen Agama Kristen pertamaku
dulu di Bensonhurst.
Hey, teman2. Maaf kami tidak sempat menghubungi
- Yeah, Kuduga begitu. - Pergi kemari, lihat2 sekitarnya.
Kita akan membandingkan catatannya nanti, ok?
Kelihatannya teman kita menyelesaikan masalah lama dengan pendeta
memeloroti celananya.
- Ayo. - Tidak, lihat.
Ayo, jangan bicara seperti itu.
- Hey, lihatlah sendiri. - Sedikit rasa hormat.
Hal berikutnya mereka akan memberitahu kita Letnan Baum dulu bocah altar disini.
Katakan padaku tentang ini. Mereka berdua mencurigakan.
Lihat, Dokter, kau baca puisi2nya.
Ini memang mungkin, benar, orang ini adalah seorang polisi?
Aku tak pernah melihat ini.
Aku tak pernah mendengar tentang polisi yg seorang pembunuh beruntun.
Ayo, cewek2, Ayo, ayo.
Yeah. Ayo, ayo!
Aman.
Dok, beri kami petunjuk. Bagaimana cara kami menangkap orang ini?
Kau tidak usah khawatir tentang itu.
Dia ingin tertangkap.
Kau tidak punya tempat lain yg lebih baik untuk makan siang?
Aku ingin berterima kasih.
Apa, tentang Spider?
Yeah.
Dan datang melihat keadaanku di rumah sakit
dan atas dorongannya.
Mengapa dia inginkan itu?
Setelah meloloskan diri saja tidak juga cukup.
Jadi apakah anak perempuanmu didalam team?
Tidak, dulu dia biasa bermain, tapi sekarang dia berumur 25, tinggal di California,
lima tahun seadanya dan bekerja sebagai perawat.
Dan ibunya?
Ibunya meninggal ketika dia masih muda.
Dia ingin semua orang tahu dia bisa meloloskan diri dari ini,
untuk menunjukkan semua orang betapa pintarnya dia.
Kebanyakan korban pembunuhan ini penjahat dalam kasusnya Rooster dan patnernya, benar?
Dan kemudian dia mengancam untuk membunuh Van Luytens
didepan seratus saksi. Dan kemudian dia mengirim kita
dalam pengejaran gila terhadap Letnan Baum, dia kan?
- Ya, dia melakukannya. - Untuk apa dia melakukan itu? Kenapa?
Kau harus menunjukkan aku lebih dari itu. Sejauh ini kau tidak dapat apa2.
- Berikan dia lagi. - Kau ingin lebih?
- Bagaimana tentang catatan gereja? - Satu yg Turks
begitu ingin mendapatkannya. Bagaimana tentang itu?
Ini menunjukkan korban terakhir kita Bapa Connell,
telah berpindah2 beberapa tempat... delapan gereja dalam 20 tahun.
Mengapa dia melakukan itu seorang pendeta katolik? Ini mencurigakan.
Dia memberikan anak2 lebih sekedar Sakramen Agama Kristen dibelakang altar.
Sekarang Turk sudah mengakui kenal orang ini sejak kecil.
Ini sangat masuk akal.
Pendeta ini, Bapa Connell ini,
Dia memberikan communion pertamamu, eh?
Ya dia.
Apa dia pernah mencoba melakukan apa saja yg tidak pantas? Maksudku...
Aku tahu maksudmu. Tidak, tidak pernah.
Ok, baik. Apa ada alasan
mengapa seseorang diluar sana berpikir dia melakukannya?
Tidak.
Apa aku tersangka disini, Letnan?
Bukan,
tapi tubuh2 itu mulai mengeluarkan bau.
Banyak dari itu terhanyut mengarah kepadamu.
Terhanyut atau didorong?
Apa yg bisa aku bilang?
Kau punya koneksi kebanyakan pada korban2 ini.
Kau bukanlah Ibu Teresa.
Aku tak pernah punya masalah dengan pendeta itu.
Ok. Ok, baik.
Itu menjawabnya.
Aku harus bicara dengan Riley dan Perez.
Polisi yg baik.
Jangan mengacau, ok? Dengarkanlah.
Aku mendengarkan.
Mereka pikir Turk mungkin tersangka kita.
Oh. Aku harus mengatakan padamu,
dari dimana aku duduk itu sangat2 lucu.
Kau tak bisa menganggap itu secara serius.
Semua orang begitu yakin pada kenyataan
- bahwa kita mencari orang kita sendiri. - Tapi bukanlah Turk.
Yakin seyakin aku duduk disini Dia bukan tersangka kita.
- Kau tahu itu? - Ya, Aku tahu.
- Bagaimana kau bisa tahu? - Karena aku mengetahuinya.
Aku tahu itu kepastiannya secara moral.
Ok?
Pendeta ini,
Bapa Connell ini...
Dia dulu pendetanya Turk ketika dia masih anak2.
Dia memberitahumu itu.
Dia tidak memberitahuku pendeta ini adalah seorang peleceh seksual anak2.
- Aku tidak percaya omong kosong ini. - Percayalah, ok?
- Turk adalah orang yg baik. - Kau mengerti?
- Dia polisi terbaik yg kau punya. - Jangan kau katakan padaku apa yg harus aku lakukan.
Jangan kau katakan satu katapun padanya tentang ini,
atau kau berakhir.
Bisa aku bicara sekarang?
Silahkan.
Dia peduli. Kau tahu apa yg kukatakan?
Turk peduli pada orang2.
Aku tahu dia kadang2 berkeliaran seperi banteng marah
Itu tidak masalah.
Dia peduli tentang melindungi orang2.
Dan jika kau tidak membantunya,
kau akan menyesalinya.
Jesus.
Maaf.
Aku tak pernah menggoyangkan penjara seseorang sebelumnya.
- Punya waktu? - Yeah, ada apa?
Kau tahu aku dan Turk berteman, benar?
Tentu.
Aku akan lakukan apapun untuknya.
Dia akan melakukan apapun untukmu.
maukah kamu?
Maukah aku apa?
Maukah kau melakukan apapun untuknya?
Aku tidak tahu... kemana ini mengarah?
Dia ingin kau berhubungan intim denganku.
Sungguh?
Dia tidak keberatan.
Tapi bukan itu mengapa aku disini.
Ok, Mengapa kau kemari?
Dimana kamu dimalam Rambo terbunuh
dan Trager? Punya alibi untuk malam itu?
Maksudku, apa kau mengenal satu saja dari mereka sebelum mereka terbunuh?
Kau merasa tidak nyaman ketika kubicara seperti ini.
Kau terlihat bersalah. Kau tidak bersalah.
Aku tahu itu. Kau tidak membunuh mereka, tidak kan?
Sekarang kau tahu perasaannya Turk.
Aku inginkan kau mendapatkan beberapa informasi
diam2.
Bisa kau lakukan itu untukku?
Ok.
Tentu.
Mari pecahkan pembunuhan ini.
Oh.
- Hey, bocah jenius. - Waktu yg tepat, teman.
Dengar, kau sungguh bekerja utk Hingis, benar?
Dia selalu tertarik mengenai patnerku.
Bagus. Seharusnya dia.
Kupikir kita seharusnya duduk, lihat apakah kita bisa membereskan sesuatu, ok?
Ok. maukah bertemu di Montrose jam 8:00 PM?
Bisa kau buat jadi 9:00? Aku harus bertemu teman lama.
Yeah, tentu, apapun kau mau.
- Hey, teman2. - Hey.
Terima kasih telah datang.
- Ini adalah Cheryl Brooks. - Hello, Cheryl Brooks.
Cheryl punya sesuatu untuk dikatakan padamu.
Anak perempuanku Lynn
meninggal empat tahun yang lalu.
Dia berumur 10 tahun. Dia diperkosa dan dibunuh
oleh pria dimana aku tinggal. Charles...
Charles Randall.
Yeah, Charles Randall... dia melakukannya.
Mengapa kau memberitahu kami ini?
Karena dia berhasil bebas dari itu. Dia dibebaskan disidang.
- Karena? - Karena?
Aku bersaksi untuknya.
- Kau lakukan apa? - Kukatakan dia bersamaku.
Kau lihat, Cheryl adalah orang yg pemaaf,
tidak seperti kita.
- Dia mengancam akan membunuhku. - Ok, Cheryl.
Sekarang katakan selamat tinggal pada opsir2 yg baik ini
dan kau pergi kembali pulang.
Jangan minum2 sampai kau mati.
Ok, jadi...
eh?
Aku ingin kau mengatakannya.
Ayo, katakan.
Kami meletakkan pistol di apartemennya Randal, ok?
Sudah kukatakan. Puas?
- Terima kasih. - Ya, Aku.
Aku akan lagukan lagi jika harus karena bangsat2 itu
membusuk selamanya. Aku bisa tidur dengan nyaman.
Jadi apa yg kau inginkan dari kami?
Kalian pikir patner aku pembunuh beruntun.
Kalian terlalu jauh.
Kau ingin Turks untuk hal ini? Silahkan.
Aku akan bersama2 kalian.
Aku bahkan mungkin akan menolong kalian.
Tapi jangan ungkit2 Chuck Randall dan pistol itu,
karena jika dia bebas keluar dari penjara dia akan berakhir mati.
Maaf?
Aku akan menembakan dua peluru melalui kepalanya
aku sendiri yg melakukannya.
Perjanjian selesai.
Nenekku menyukai opera.
Dia membiayai kami dengan menjahit.
Aku biasanya memasangkan jarum untuk nenekku.
- Memberikan semua uangnya ke gereja. - Kau mengaguminya?
Aku memujanya.
Rooster? Yeah, dia orang beragama, pergi kegereja.
Bagaimana denganmu?
Tugas kami menjaga 99% populasi aman
dari 1% yg lain.
Masalahnya adalah kita harus menghabiskan separuh hidup kita dengan 1% itu.
Dan semakin baik kami melakukan pekerjaan,
semakin sedikit 99% tadi berpikir mereka membutuhkan kami.
Mereka tidak tahu.
Satu2nya yg memperhatikan pada jalanan
adalah polisi dan para penjahat. Semua yg lain hanya
pergi ke suatu tempat atau berbelanja.
- Keluar. - Ayolah.
Aku mendapatkan perintah menempatkan kau dalam pekerjaan yg terbatas.
Terus terang itu berarti kau akan bekerja di mejamu.
Kau mungkin ingin kerja sama dengan psikoterapi
berikutnya kau akan bertemu, dan kau akan bertemu lagi.
Tenang apanya, huh?
Aku akan meledakkan lubang pada Perez
dan meledakkan tepat dikepalanya karena meletakanku pada omong kosong ini.
- Turk. - Sial, Aku akan...
membunuhnya.
Tenanglah. Ada apa? Kau akan membuat gerakan yg salah.
Apa yg kau bicarakan? Ini bukan permainan catur.
Siapa yg tahu? Mungkin iya. Kau menemui Perez sekarang...
Kau tahu apa yg akan terjadi? Kau akan masuk kedalam perangkapnya.
Mereka menunggumu.
Hingis sialan.
Hingis mempercayainya.
Dia sebenarnya mempercayai si Perez sialan.
Tetap dibelakang. Tunggu.
Tunggu sampai saat yg tepat, kemudian baru bicara.
Tidak sekarang. Sekarang bukan saat yg tepat.
Percaya padaku.
Kau percaya padaku? Sekarang bukan saatnya.
Uh-huh.
- Ayolah. - Yeah.
Hey, Turk, Aku harus melewatkan malam ini. Kelasku akan terlambat.
Tapi aku akan menemuimu besok, benar?
Dan aku minta maaf atas apa yg terjadi denganmu dan Letnan Hingis hari ini.
Itu akan baik2 saja. Itu akan menyusut.
Orang2 hanya... semuanya gila. Orang2 bertindak melampaui batas.
Benar? Selamat malam.
Itu polisi.
Apa yg kau punya utkku, cantik?
Ingat kaya2ku, ada alasan Perez memburuku.
- Perez terlalu pintar utk menjadi bodoh.
Utk satu hal, semua mahasiswa itu itu omong kosong.
Dia melakukan satu tahun di SUNY, hanya satu tahun.
Tidak bercanda.
Mereka menolaknya... pengaruh yg mengacaukan.
Dan aku dengar dari 240 bertengkar dengan kapten disana.
Pria itu benar2 brengsek.
BMW seri 3,
Mercedes CLK... terlalu ringan.
BMW seri 7... mesin yg terbesar.
Itu yg harus kau dapatkan. Jika mereka menembakmu,
kau masih ingin utk keluar dari sana...
Bentley... bagus sekali
karena bisa berhubungan intim dengan dua pelacur di kursi belakang
dan menempelkan pelempar api di kap. Da?
Da.
- Bagaimana dengan Cadillac? - Ayolah,
mobil sial ini tidak bisa berputar di tikungan. Apa kau bercanda?
Kau tahu salah satu dari ini Neanderthals?
Bintara ini Joe Scianci dari Bensonhurst. Dia pria level menengah.
Bagaimana dengan Ivan?
Pria Russian, Yevgeny Magulat,
seorg penegak utk org2 Italia, sering bekerja bersama Gambinos.
Itu menggangguku.
Aku tahu itu mengganggumu.
Kau tahu, Itu menggangguku juga,
tapi aku menerimanya, aku membolehkannya dengan syarat2ku.
Aku yakin kau tidak menulis satu katapun
dalam notebook kecil yg diberikan Prosky.
Tentu saja tidak. Kau?
Yeah, Itu hebat.
Itu menolongku meletakkan hal2 dalam sudut pandang.
Kau tahu apa yg kukatakan? Menulisnya, mengeluarkannya.
- Kau seharusnya mencoba ini. - Coba lihat.
Apa, apa kau bercanda? Oh, ayolah.
Barang2 ini milikku... pribadi.
- Kau tak ingin aku melihatnya? - Didekat dihatiku. Tidak, tuan.
Aku hanya muak pada seluruh permainan ini...
berkeliling mencari petunjuk, melakukan penahanan,
menulis laporan, memberi kesaksian, mengatur perjanjian.
Itu semua hanya omong kosong.
Detektif...
Lalu itu semua sangat sederhana.
Yeah, disini detektif Perez. Hey, ada apa?
Aku benci org yg hina. Aku suka menembak orang2. Apa aku menyerah?
Hey, lihat, Aku mengatur pertemuan dengan Rooster besok.
Ayo, kau harus cepat. Aku tak ingin Turk mengetahuinya atau apapun.
pesta pengunduran diri dan jam emas?
jabat tangan dari mayor dan namaku ada di piagam?
Perjanjian besar.
Kali ini lebih baik.
Sekarang setiap orang tahu siapa aku dan tempatku.
Hey, ini aku.
Dengar, Aku rasa seseorang mengikutiku.
Dia berada diluar sekarang.
Kau bisa datang atau...?
Telpon aku kembali, okay? Baiklah.
Jangan bergerak.
- Ayolah, buka. - Turk?
Aku baru saja menelponmu.
Turukan senjatamu.
Ada mobil yg mengikutiku.
Turukan senjatamu.
Apa kau punya sesuatu yg ingin diberitahukan padaku?
Mengenai apa?
Trager, Randall.
Apa kau menyelinap masuk ke dalam apartementku?
Apa yg mereka lakukan dengan komputermu?
Aku memeriksa semua hubungan2 dalam kasus.
Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?
Huh?
Aku baru menerima ini... puisi ini.
Puisi? Tidak cukup penting, huh?
Tulisan tangannya tidak cocok.
Itu palsu.
Apa kau yg menulisnya?
Apa kau yg menulisnya?
Apa yg terjadi disini?
Kau menghabiskan banyak waktu bersama Perez, benar?
Yeah, Aku sedang mengerjakan kasus.
Apa, kau cemburu?
Bisakah aku mempercayaimu?
- Ya. - Okay.
Berikan aku apapun dan semuanya yg bisa kau temukan
mengenai Perez atau Riley, apa yg mereka tahu tentangku.
Semuanya.
Karen, jangan mempermainkanku.
Aku cenderung lebih jauh kedalam yg mengatakan itu adalah polisi.
Mengatakan kau apa... Aku bergerak sebelum tingkatan cenderung
dan aku bergerak kearah Aku yakin itu adalah tingkatan polisi,
mengingat betapa ahlinya dia menembak dirumahku.
Oh Tuhanku. Apa kau terluka?
Apa aku terluka? Dia ingin tahu jika aku terluka.
Sebenarnya, dia sudah mati.
- Namanya Magulat. - Pria yg kita lihat di Salerno.
Yeah, dia dalam perawayan intensif di St. Luke's.
Mereka mengira dia orangnya
- memotong kepala Yakov Pearlstein. - Bagaimana menurutmu?
Kau mengira dia adalah korban, atau dia bisa saja menjadi tersangka?
Aku tidak tahu, tapi salah satu cara Aku rasa ini akan menyenangkan.
Dokter, apa ceritanya?
Dia salah satu manusia terkuat yg pernah berhubungan denganku.
Kami menembakkan enam peluru padanya.
Enam? Whoo!
Tiga dimalam dia terluka, Tiga dari penembakan sebelumnya.
Orang ini adalah tank.
Kau keberatan jika aku bicara padanya sedikit saja?
Rahangnya terikat, tapi lakukanlah.
Tidak apa2. Aku akan mengajukan pertanyaan. Dia bisa menjawab dengan mendengkur.
Hey, Yevgeny.
Bangun.
Bangun kau beruang grizzly.
Kau tidak bicara Rusia?
Swoboda. Swoboda. Swoboda.
Ron.
Aku berpikir mesin pembunuh rusia ini bisa menjadi saksi mata kita yg pertama.
Bangun, gugumuck. Kau bisa katakan padaku siapa yg melakukan ini padamu.
- Detektif, Aku rasa itu sudah cukup.
Kemudian kau bisa katakan padaku dimana kau menaruh kepala Yakov Pearlstein.
4-3, 4-3, Aku memerlukan detail security berkelanjutan
pada pasien Magulat, M-A-gulat,
St. Luke bagian ICU.
Apa ini nomor utk melaporkan kasus kebrutalan polisi?
- Kau tak bisa bicara? - Keluar dari penjara lagi?
Apa, kau pikir kau bisa menakutiku, pelacur kecil? Apa yg kau inginkan?
Hati2, detektif. Gajimu dibayar dengan pajakku.
Kau tak membayar pajak apapun, kehidupan rendahmu adalah sampah.
- Langsung ke masalahnya, ayolah. = Salah satu polisimu, Trager,
mencuri banyak senjata di selatan.
Senjata yg sama dengan jelas ada di tempat pembunuhan.
Jadi itu sederhana...
temukan senjata yg dicuri, kau menangkap orangmu.
Jadi kau tahu orang itu?
Apa kau tahu ada polisi diluar sana yg mungkin berbahaya bagi masyarakat?
Aku tak bisa hidup jika hanya menunggu dan tidak mengatakan apapun.
Dengar, Aku akan memberimu waktu dua detik. Jawab ya atau tidak.
Apa kau tahu orang itu? Kapan kita bertemu utk memicarakannya?
Jumat jam 9:00 PM, diklubku.
Aku akan kesana.
ada bodoh dan ada org yg bodoh,
tapi ini orang paling bodoh disini.
Tenang. Itu akan mudah utkmu.
Yg harus kau lakukan adalah menjadi umpan, ok. menjadi sarden kecil utk kami, ok?
Kau menolong kami... kami melindungimu. Klubmu jangan bertengkar
dan kau tidak memiliki pintu putar utk keluar masuk penjara .
Kita setuju atau tidak?
Yeah, tapi orangmu datang kesini dan mencari Hannibal Lecter dipantatku,
Aku tak ingin tak ada Jodie Foster datang kesini.
Aku ingin kesatuan angkatan laut.
Malam, Detektif.
Kau ingin satu? Ini tak enak, tapi lebih baik daripada tak ada sama sekali, benar?
Segera setelah aku mendengar orang Rusia itu tidak mati
Aku tahu hal2 takkan pernah menjadi sama lagi.
Aku harus merubah aturan2,
strategi.
Aku harus tegas, mengerjakan sesuatu yg tidak pernah diselesaikan.
Aku berangkat utk sesuatu yg tidak termaafkan.
Tidak. Tolong. Tidak.
Kau mendengar sesuatu yg baru kukatakan?
Bagaimana tepatnya aku bisa menyusutkan bagian ini?
Psikopat itu baru menyerangku.
Aku katakan padamu dia psikopat klasik.
Okay okay, Aku akan menyelidikinya, ok?
Aku akan menyelidikinya.
Kau menjauh dari sini. Mengerti?
Mengerti?
Sial.
Periksa bolanya.
Aku dapat bolanya.
Tetap padanya.
Maafkan aku, Aku detektif Corelli.
- Aku harus melihat buku reservasimu. - Tentu. Lakukanlah.
- Terima kasih. - Kapan saja.
Ya, ini Detektif Corelli.
Aku mencoba menghubungi Detektif Perez dan Riley
dan aku tak bisa menemukan lokasi mereka.
- Aku menyukai pesta. - Itu tidak ada apa2. Aku ingin menjadi anggota Kiss.
Aku biasa lari mengelilingi rumah
dengan lidah menjulur keluar, sambil meludah.
Aku harus bicara kepada mereka mendesak sekali.
Ya, Aku mengerti, tapi aku perlu lokasinya, tolong.
Hey, dia disini.
Biarkan aku masuk.
Terima kasih Tuhan itu polisi.
Yeah, jadi kemana kita akan pergi?
Ikuti aku.
Aku biasa bermain bola beberapa blok dari sini.
Pergi pulang sana.
Ketika aku masih anak2 aku tidak takut utk terlibat dengan orang2 sepertimu.
Kamu masih tidak takut.
Yeah, Sekarang aku membawa senjata.
Itu lingkungan yg buruk.
- Itu bukan lingkungan yg buruk bagiku. - Yeah, baik...
Yeah, dia dialam.
Sejauh ini baik2 saja.
Jadi sekarang kita sudah selesai bercandanya, apa yg kau dapat utkku?
Dia berbicara.
- Apa yg kau pikir dia akan lakukan? - Mungkin minta maaf?
Itu yg terjadi pada Stubby, yg seharusnya tidak terjadi.
Letnan, itu omong kosong.
Aku kehilangan tiga gigi di hari itu.
Dia bukan warga sipil. Dia penyalur.
- Dan aku tetap menjaga mulutku diam. - Jadi apa?
Kau menyukai gigi emas ini. Kau harus berterima kasih padaku.
Dia mengenakan rompi dan Starsky dan Hutch disini
mengawasi mereka seperti pasangan elang... elang gay.
- Yeah, tepat disana, teman.
Cukup omong kosongnya. Jadi kau tahu bocah puisi kami?
Bicaralah padaku. Apa yg kau punya utkku?
- Baik, Ini dia. - Ini dia.
Tolong?
Hanya karena pria ini bicara sulit, itu tidak berarti apa2.
Aku tanya kau sesuatu, Copernicus.
Senjata di pinggang pria itu... apakah pistol servis?
Aku bertaruh kita akan menemukan jejak kembali ke Trager. Bagaimana menurutmu?
- Apa yg ingin kau taruhkan? - 500 dollar.
- Kau sudah ikut. - Aku ikut utk lima lainnya.
Oh, Ini menyenangkan.
Dengar, Aku membantumu, kau membalasnya.
Jadi bantu aku.
Baik, kau mungkin melihat sedikit video HP.
Aku mendapatkannya didepan Trager dimalam dia membelinya.
- Kau mendapatkan apa? - Aku mendapatkan film...
beberapa anak2 kembali dari pesta dansa, menyimpan kenangan spesial mereka,
positif ID milikmu, sangat pasti.
- Oh, yeah? Milikku? - Yeah.
Okay.
Sekarang kau tahu apa yg aku bicarakan.
Yeah, sekarang aku mengerti.
Yeah, bagaimana kelihatannya aku?
Seperti penyair?
Karena itulah aku, kau tahu, seorang penyair.
Baik, ayo pergi.
Faktanya, Aku menulis puisi utkmu, Spider. Kau ingin mendengarnya?
Eh?
Latakkan senjatamu sekarang! Jatuhkan kebawah sekarang!
Oh! Oh! Menyogokku dan...
Maksudku, apa mereka sebenarnya membayar kalian berdua bodoh?
- Letakkan senjatamu kebawah. - Dengan senang hati. Disini.
Disini. Ini dia.
Hey, kau ingin membaca puisiku?
Tenang tenang.
Ini, bacalah.
Kau mencoba menjebakku, kau sialan,
Dan ini caranya kau melakukannya?
Kau kira aku akan mendapatkan kemaluanku terpotong,
daripada kau yg hanya meniupnya."
- Barang bagus.
- Apa itu? - Terima kasih.
Ini puisi.
Apa yg kau lakukan disini?
Jangan melihat padaku, rekan,
tapi aku mengikutimu terus utk melindungi pantatmu
dan utk melihat wajah mereka. Itu bernilai.
Kami melakukan pekerjaan kami disini, okay? Aku takkan minta maaf utk itu.
Aku tak pernah ingin kau minta maaf, Teddy. Ada pembunuh diluar sana memakai lencana polisi.
- Apa yg kalian lakukan mengenai itu bodoh? - Apa yg kau pikir kami lakukan disini?
- Itu bukan. - Tidak, itu bukan.
Aku baru saja mendapat 1000 dollar.
Dimana senjata yg lain? Berikan padaku.
Mengapa kau tidak menggeledahku, Sherlock? Silahkan.
- Geledah aku, silahkan. - Yeah, Aku akan menggeledahmu.
Oooh, sentuhan bagus, Mary.
Apa yg kau lakukan setelah bekerja? Kecuali kau berkomitmen.
Aku tidak ingin berada di tengah2 apapun.
Apa yg terjadi pada wajahmu?
Temanmu memberi kau sedikit gigitan cinta?
- Tutup mulut. Tutup wajah sialmu. - Hey hey hey! Whoa!
Aku akan meledakkan otakmu keluar jika kau tidak menyingkirkannya.
- Apa yg dia bicarakan?
- Apa yg dia bicarakan - Yg dia bicarakan,
karena kau tidak pergi tidak berarti kau bukan orang kami.
- Sekarang kita harus menghentikan ini. - Jangan terjemahkan padaku.
Akankah kau membiarkan ini berlalu? Kau mengacaukan, okay?
- Kami berantakan karena kau menolongnya. - Aku akan memaku pantatmu.
Aku belum selesai denganmu. Membuat kesalahan.
Aku akan menghancurkan tindakan bodoh ini, okay?
Kau anjing.
Santai, Spider.
Ayolah, ayo kita minum.
Aku melihat apa yg aku pikir ada kulkas disini.
Aku akan kembali.
Hey, kepala muffin.
Ini orang yg menembakmu?
Kau yakin?
Tidak, kau adalah kepala labu.
Kau merindukanku?
"...dari kematian dan rasa sakit,
Menempatkan diri diantara org yg terbunuh.
Jika satu kecanduan tidak didukung,
Dunia lebih baik dengan kematiannya."
Pelan2.
Tidak apa2. Ini akan baik2 saja.
Jesus Christ, Rooster.
Masuk kedalam ruangan. Disini.
Duduk.
Okay.
Kau harus tahu mengenai ini, Tom, dariku.
Sekarang buka buku kecil itu, mulailah membaca.
Semua yg kau ingin tahu ada didalam sana.
Lakukan.
Dengan suara keras.
Utk direkam.
Lihat video kecil disini?
"Namaku David Fisk, Detektif golongan pertama.
Aku sudah menjadi polisi di NYPD hampir 30 tahun."
- Dave, Dave, Dave, Dave. - Tom,
Masih banyak yg harus ditutupi dan tidak banyak waktu utk melakukannya, jadi...
"Namaku David Fisk, Detektif golongan pertama."
Namaku David Fisk.
"Aku sudah menjadi polisi di NYPD hampir 30 tahun."
Aku tidak mengharap kau utk mengingatku.
Maksudku, ini sudah lama sekali
sejak kau memangkuku dan mengatakan kau mencintaiku.
"Saat itu
Aku sudah membunuh 14 orang."
Tapi aku menjamin
kau akan mengingat nama selama sisa hidupmu.
"Kau tidak menjadi polisi karena kau ingin melayani dan melindungi.
Kau bergabung dengan kesatuan karena mereka membiarkan kau membawa senjata dan lencana.
Banyak orang menghormati lencana.
Semua orang menghormati senjata."
Aku adalah pembunuh. Aku datang dipintumu.
Apa yg kau bicarakan? Ini bukan permainan catur.
Siapa tahu? Mungkin iya. Kau membuat semua langkah yg salah.
Aku akan menaruh dua melewati kepalanya
diriku sendiri.
Aku tahu kepastian moral.
Kau agak kaku utk itu.
"Tom Cowen adalah peran modelku.
Dihari saat aku mencoba berhenti menjadinya
adalah hari yg terhebat dalam hidupku.
Beberapa tahun lalu aku menjebak pembunuh anak2
bernama Charles Randall.
Seharusnya aku tahu itu akan kembali menghantuiku."
Kau ingin aku melakukan apa dengan ini?
Itu semua yg ingin kau katakan?
Aku berhutang padamu tentang penjelasan ini.
Mengapa kau katakan padaku sekarang?
Ivan akan segera sadar
dan dia akan mengenaliku.
Selamat malam, detektif.
Kau ingin satu? Ini tidak enak tapi lebih baik dari tidak ada sama sekali, benar?
Aku hanya berjalan kesini. Rekanmu tertidur. Melangkah keluar.
Apa aku pernah memilih orang Rusia yg salah utk ditembak?
Sekarang kita tidak akan direkam.
Uh, Aku akan menerima hukuman utk masalah senjata Randall.
Kau melihat itu.
Maksudku, mengingat keadaan, mengapa tidak?
Tak perlu berterima kasih padaku.
Bisnis itu bukanlah aku...
Yeah.
Aku tidak mengambil itu.
Kau polisi yg baik, Tom.
Maksudku, kau salah satunya
yg aku cita2kan selama hidupku yang tak pernah bisa.
Kemudian kau melanggar hukum,
menyembunyikan senjata Randall,
membuatku kecewa.
Aku kehilangan kepercayaanku.
Itu sebabnya semua ini bermula.
Dan sekali melakukannya,
Aku tak bisa berhenti.
Akhirnya,
Aku tidak menginginkan.
Jadi aku melakukan halku sendiri.
Dan kau tahu? pada akhirnya
itu selesai.
penjahat itu jatuh.
Dan itu saja.
Aku tak mengerti kata2 yg kau ucapkan,
- tak mengerti satupun. - Aku tahu kau tak mengerti, Tom.
Segera setelah aku mendengar orang Rusia itu tidak mati
Aku tahu aku harus mengganti aturan2,
melakukan sesuatu yg tidak pernah selesai.
Aku berangkat utk sesuatu yg tidak termaafkan.
Tidak.
Jadi apa yg akan kulakukan, temanku,
rekan? Menahanmu?
Utk beberapa poin aku harus menamakannya.
Kita adalah team.
Ya kita.
Yeah, kita adalah team yg hebat.
Itu kemarin, Dave.
Hari ini...
hari ini kau mengacungkan senjata padaku.
Tapi itu masih belum berlalu.
Selamat jalan, Tom.
- Kemana kau pergi? - Aku tidak tahu.
Ke neraka, Aku kira.
- Hey, Dave, Dave. - Whoa.
Jangan mendekat!
- Kau takkan melakukkannya. - Kau mau mempertaruhkan hidupmu?
Ayo, rekan, Aku mengenalmu. Kau takkan melakukannya.
Tapi aku akan melakukannya.
Oh.
Karen, tenanglah.
- Tidak mengeluarkanku dari pikiranmu? - Tutup mulutmu, Dave.
Kau akan membela sampah ini?
- Nak, Aku dikepalamu. - Aku tidak membelanya. Tenanglah.
Sial kau, Turk. Taruh senjatamu kebawah, Fisk.
- Bagaimana jika tidak? - Dave.
- Bagaimana jika aku meledakkan otakmu keluar? - Ooh, kedengarannya aku suka.
- Jangan bergerak. - Karen.
Kau menembakku, Turk mati. Apa itu idemu?
Aku bilang jangan bergerak.
Sampai jumpa!
Berikan aku senjatanya.
Tetap disini.
Oh.
Sial.
- Kunci tua ini mengunci...
Maksudku, mereka bagus.
Dave, kau harus mengakhiri masalah ini.
Mengakhiri?
Taruh senjatanya kebawah.
Apa rencanamu?
Apa kau akan menahanku?
Apa kau akan membawaku ke polisi, menanyakanku,
mengambil sidik jariku, menelanjangiku?
Apa yg akau kau lakukan?
memutarku pada "pertunjukan Geraldo", orang aneh minggu ini?
Atau lebih baik, mengenal jauh profile psikopat dalam "Oprah"?
Apa kau siap untuk itu? Itu takkan terbang.
Dave, kau tak memberiku pilihan.
Kau punya pilihan... Aku melarikan diri.
Maukah kau melakukan itu untukku, Tom?
Maukah kau membiarkanku lari?
Ayolah, jgn lakukan ini.
Aku akan melakukannya.
Bagaimana menurutmu?
Kau harus melakukan hal yg benar.
Itu 10-10, rekan...
tembakan dilakukan, tersangka melarikan diri. Ayo!.
Ayolah, jangan pergi kesana.
Hey, rekan, ayo. Tembakan dilakukan.
- Jangan lakukan ini. - Tersangka melarikan diri,
menolak utk ditahan. Ayolah.
Orang yg budiman
Sebelum aku berdiri,
Pahlawan di tanah yg kotor.
Saudara seperjuangan,
dihati adalah kau.
Aku sungguh berharap
Kau akan mendapatkannya juga.
- Aku mendapatkannya. - Tidak, kau tidak.
Tidak, Aku mendapatkannya.
Kau tahu, satu2nya hal dalam hidup ini
yg pernah memberiku kepuasan
adalah membunuh bajingan2 itu.
Jadi ini kenyataannya.
Maksudku,
kali ini buruk.
10-13.
Petugas tertembak.
Aku takkan kemana2, Tom.
Aku takkan kemana2.
Tidak apa2.
Regu 3-4 , Central. Regu 3-4, Central.
10-13, petugas tertembak. 184th dan St. Nick's.
Petugas tertembak, 10-13. Cepat, cepat.
- 10-4, regu 4... - Tom, Jangan. Jangan.
- Petugas tertembak. Perkiraan tiba enam menit. - Jangan.
Jangan.
Jangan.
Regu 3-4, Central.
Central. Teruskan, regu 4.
Ada 10-55 didalam bis. Batalkan ambulannya.
10-5?
Batalkan ambulannya. 10-55 didalam bisa. Batalkan ambulannya.
- Kau yakin? - Yakin.
Kau melakukan ini, kau tahu.
Aku tahu, rekan, Aku tahu.
Kita melakukannya dengan baik, Tom.
Tom, Tommy.
Kita melakukannya dengan baik.
Kau orang yg baik, Tom.
Kau orang yg baik.
Aku berharap kau...
Aku berharap kau.
Kesuksesan.
Beberapa prestasi, rekanmu.
Lampu.
Dengar, Cowen,
cara kita melihatnya,
Detektif Fisk hanya menutup pintu bocah puisi.
Bagus. Apapun yg kau katakan.
Apa kita sudah selesai?
Yeah, kita sudah selesai.
Anakku memanggil.
Dia bingung dengan Rooster dan khawatir denganku.
Dia bertanya padaku apakah aku melakukan sesuatu yg bodoh
dan aku katakan "Seperti apa,
mengambil kelas manajemen marah atau pensiun?"
Aku katakan akan melakukan hal sama yg selalu aku lakukan.
Dia berkata "Bagus. Selain itu apa yg kau bisa?"
Aku katakan, "Benar."
Anak yg berkarakter mirip dengan orang tuanya, anakku.
Dia bilang aku adalah polisi yg baik.
Lucu... Rooster mengatakan hal yg sama.
Okay, ayo bersiap bermain bola.
Dalam hitungan ketiga. Semuanya didalam?
Satu, dua , tiga, ledakkan!
www.kaskus.us - narji
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.