Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
= Subrip by DanDee = == Diterjemahkan oleh Wicaksono_07 == Edit and Resync by MonoProbe (Resync dan Perbaikan typo)
NEXT ENTERTAINMENT WORLD Mempersembahkan
Sebuah Produksi APEITDA
KIM Ok-vin
SHIN Ha-kyun
BANG Sung-jun
KIM Seo-hyung
CHO Eun-ji
Apa-apaan ini?
Siapa kau?
Ada apa?!
Siapa kau?
Siapa kau?
Kau sendirian?
Dasar jalang gila!
Bajingan kau!
Angkat tangan! Kalau tidak kami tembak!
Jangan bergerak! Diam di tempat!
THE VILLAINESS
Park dan organisasinya, yang selama ini telah kami lacak,
di babat habis oleh wanita ini.
Lihat.
Siapa orang itu?
Masih kami selidiki,
Untungnya, dia cuma mencari heroin.
Heroin?
Artinya dia mengambilnya tanpa tahu apa yang terjadi.
Apa hubungan antara si wanita dengan pria ini?
Sedang diselidiki.
Amankan hard drive-nya, bagaimanapun caranya!
Kalau bocor, bisa kacau balau!
Dan si wanita...
Dia bisa dijadikan aset.
Wanita itu.
Sook-hee, bangun!
Sook-hee! Sadarlah!
Hei, berhenti!
Hei, anak baru!
Berhenti!
Dia rekrutan baru?
Semangatnya luar biasa.
Kau pun dulu seperti dia.
- Kuat sekali. - Hei! Jangan terlalu keras, oke?
Kau akan keluar kok pada waktunya!
Semakin menarik. Jangan hentikan dia.
Tenanglah!
Toh kau takkan bisa keluar!
Lakukan sesuatu!
Buka pintunya!
Menjadi!
Atau Tidak!
Gadis itu juga patut dipertanyakan!
Di mana pintu keluarnya?
Aku tahu, bawa aku bersamamu!
Lewat sini!
Tempat apa ini? Jawab!
Tak ada waktu lagi, kau harus melompat!
Apa?
Atau kau bisa mati di sini.
Itu dia! Berhenti!
Ini.
Wah Kepala kita pesonanya luar biasa.
Dia sendiri yang menangkap wanita itu?
Wanita itu sendirian membabat habis gangster.
Ah wanita yang perlu penjagaan khusus itu.
Meski dia cantik, hebat, dan bisa dapat promosi.
Aku takkan bisa hidup dengannya.
Bisa dapat promosi?
Kunyuk ini, lihat matanya.
Kenapa? Ingin dapat promosi dan menjadi bos kami?
Kau menginginkannya?
Yah, aku cukup bagus buat jadi bos kalian berdua.
Bicara apa kau ini.
Bisa menjalin hubungan sekalian dapat promosi, bukankah itu bagus.
Mereka tak membagikan tugas itu secara gratis.
Sudah banyak yang mati karena mencobanya.
Wah dia bangkit.
Dia cantik.
Sangat cantik.
Wah operasi plastiknya berjalan baik.
Mungkin itu awal yang bagus.
Pembunuh berdarah Korea-China yang tak diketahui identitasnya Bunuh Diri.
Mulai saat ini, kau sudah tak ada.
Tapi kami bisa memberikan kau kehidupan baru,
seandainya kau memilih bergabung dengan kami.
Aku tak ingin hidup, kau harusnya membunuhku.
Bunuh aku!
Membunuhmu?
Kau tak boleh mati.
Kau punya anggota keluarga baru.
Kau pikir bayimu ingin kau mati?
Hiduplah.
Hiduplah demi anakmu.
Apa yang kau inginkan dariku?
Hidup normal.
Hidup normal?
Beri kami 10 tahun,
setelah itu kau akan kami beri tempat tinggal serta kebebasan,
selama sisa hidupmu.
Pertama, jalani tes personality dan pelatihan secara rutin.
Kau pilih karirmu sendiri untuk menyamarkan identitas dan jalankan misi.
Sekali lagi...
Wow kelihatan enak.
Boleh kucoba?
Apa aneh?
Sebenarnya kau bagus dalam hal apa sih?
Tak bisa menentukan karirmu, apa kau mau selamanya di sini?
Bajingan!
Di mana jalan keluarnya?
Jawab, atau kubunuh kalian semua!
Aku? / Cepat sana!
Nona! Kau bisa bawa aku!
Aku tahu jalan keluarnya.
Cepat jalan!
Cepat ikuti aku!
Astaga, kenapa logatnya payah sekali?
Dasar tak berguna.
Kau juga sama.
Dengan wajahmu yang cantik, kau cocok jadi artis.
Kau membunuh orang tak berdosa.
Bahkan juga anak-anak, yang belum lama hidup!
Hal paling menakutkan di dunia ini adalah,
menyaksikan kematian orang yang kau bunuh dengan tanganmu sendiri.
Tangan ini!
Penuh noda yang takkan pernah hilang!
Sekalipun memotongnya, dosanya takkan terhapuskan!
Pergi!
Bau darah ini...
Benar,
Celupkan dan cucilah.
Air yang mengalir sanggup menyaring apapun di dunia ini.
Sungai, maukah kau mencuci tanganku,
dan membersihkan ragaku?
Eun-hye,
Ibu akan melindungimu.
Tidak apa-apa.
Cilukba!
Ini.
Cilukba!
Bagus sekali.
Bagus.
Hentikan!
Hentikan, kau bisa membunuhnya!
Kim-sun!
- Baiklah, baiklah. - Ayolah!
Sudah cukup, dia berdarah.
Kau bisa membunuhnya.
Hei, orang Yanbian. (China -red)
Ku dengar kau jago pedang.
Kau baru saja melahirkan bayi, ayo tanding.
Dasar kau!
Apa-apaan ini?
Menakutkan sekali.
Dia tampaknya ingin bertarung.
Kim-sun! Hancurkan dia juga!
Wah Sook-hee benar-benar luar biasa.
Kau bisa mengatasinya?
Hyun-Soo satu-satunya orang yang tepat buatnya.
- Tutup mulutmu. - Maafkan saya.
Selamat ulang tahun!
Selamat ulang tahun!
Buat Eun-Hye tersayang, Selamat ulang tahun!
Selamat ulang tahun!
Terima kasih.
Kau tak boleh membiarkan anakmu hidup seperti dirimu.
Tato ini...
Kau takkan percaya kalau aku sangat menginginkannya.
Sekarang aku jadi menyukaimu.
Tak bisakah kau beritahu aku,
siapa yang membunuh ayahmu?
Aku sudah bersumpah kalau aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri.
Itulah kenapa aku harus hidup.
Sook-hee!
Jangan mendekat.
Sook-hee!
Aku mengaku salah, Sook-hee.
Jangan mendekat! Kumohon! Sook-hee! Sook-hee!
Sudah ku kasih tahu agar jangan mendekat kan!
Sook-hee ku tersayang, sunguh kasihan sekali.
Yang membunuh ayahmu bukan aku.
Apa maksudmu?
Bagaimanapun juga, kami itu sudah seperti kakak adik,
Aku tak bisa melakukannya dengan tanganku sendiri.
Cepat periksa.
Mulai!
Kau masih ingin hidup?
Bunuh gadis itu sebelum dia menembakmu duluan.
Itu satu-satunya cara kau bisa hidup.
Kau pikir aku mempercayainya?
Mulai!
Kau baru saja mati sekali.
Pikirkan kematianmu, dan teruslah hidup.
Nunggu apa lagi, cepat kumpulkan, masing-masing $50.
Ah dasar wanita brengsek, selama latihan ngapain aja sih dia.
Di mana dompetku?
Cepat kumpulkan.
Apa ini?
Warna favorit Sook-hee, makanan, kebiasaan saat tidur!
Lepaskan, lepaskan!
Berapa kali keluar masuk toilet.
Ah dasar kunyuk satu ini.
Ingin dapat promosi itu, ya?
Wah sampe segitunya ya, Kuharap kau tak terbunuh di misi pertamamu.
Kenapa bicaranya begitu? Menyebalkan sekali.
Kami cuma bercanda, jangan marah begitu.
Kenapa marah!
Kau benar-benar menyukainya?
Tidak, ini semata-mata demi promosi itu.
Sudah sampai.
Ini misi pertamamu.
Kalau berhasil, kau bisa keluar.
Siapa targetnya?
Saat menerima perintah, Aku yang memberi tugas.
Kau hanya perlu mengeksekusinya.
Kalau kau tak siap katakan sekarang, banyak yang ingin keluar dari sini.
Sook-hee, jangan keluar dari kolong ya.
Inikah yang kalian inginkan?
Ambil saja.
Bos!
Kau tahu 'White Oval' yang dicuri itu?
White Oval?
Ini dia.
Rahasia ya.
Sook-hee sudah bangun rupanya?
Sook-hee, indah bukan?
Apa itu?
Sat kau menikah, Ayah akan berikan ini sebagai hadiah buatmu.
Sook-hee pasti senang sekali!
Dasar brengsek!
Sebenarnya di mana sih dia bersembunyi?
Harusnya aku tanya dia dulu sebelum dia membunuhnya.
Di mana ya?
Di mana ya?
Di mana ya...
Kudengar kau baru-baru ini dapat banyak duit.
Dasar jalang! Tutup mulut busukmu itu!
Kalau benar, aku pasti sudah pergi ke Yanbian, sudah angkat kaki dari neraka ini!
Kenapa kau selalu meminta bayaran lebih?
Mau kemana kau?
Sook-hee!
Sook-hee! Sook-hee!
Dasar anak brengsek! Berhenti kau!
Kemari!
Dasar brengsek!
Siapa yang mengirimmu?
Berapa kau dibayar?
Kubayar 5 kali lipat!
Bukan, 10 kali lipat!
1!
2!
5 orang terakhir tidak dapat makan!
Lari lebih cepat!
Sook-hee!
Kau mau pergi tanpa pamit?
Aku akan segera keluar,
jadi baik-baiklah.
Hei, kau bisa menemuinya kalau tak mati duluan dalam tugas pertama, ngapain banyak bicara.
Kalau sudah keluar, segera hubungi aku.
Wah dramatis sekali.
Ini dokumen-2 identitas barumu.
Di ingat semuanya hidupmu bergantung pada semua itu.
Chae Yeon-soo
Ini...
Foto kenangan buat dipasang di rumah.
Aku minta maaf.
Eun-hye, tak apa?
Kau kaget ya?
Kau baru pindah hari ini?
Ya.
Harga sewa rumah sekarang semakin tinggi, aku sudah mencari kemana-mana,
dan malah berakhir di sini.
Meski begitu lingkungan ini tak terlalu buruk juga.
Tempatnya dekat dengan pegunungan, udaranya bersih,
dan orang-orangnya juga baik.
Aigoo ya, apa ini.
Siapa yang memberikannya?
Tuan putri, mau permen?
Eun-hye, sudah ibu bilang kan agar tak menerima apapun dari orang asing.
Itu permen mahal lho.
Tak terlalu banyak mengandung gula.
Kau boleh memakakannya.
- Di makan ya. - Ayo.
Eun-hye, pindah ke sebelah sini.
Cepat.
Ngapain kau?
Rumahku...
Aku tinggal di sini.
Kau tinggal di unit #407?
Kita tetanggaan.
Pindahnya juga barengan.
Tapi kenapa kau pindahan sendirian, suamimu kemana saja.
Apa kalian bercerai?
Perjalanan bisnis ke luar negeri.
Perjalanan bisnis? Di hari pindahan?
Eih, itu keterlaluan!
Terus kau sendiri kenapa juga sendirian?
Istriku sudah meninggal beberapa tahun lalu.
Tak apa, kau tak bermaksud seperti itu.
Aku minta maaf.
Eun-hye, ayo masuk.
Tunggu dulu!
Ada apa?
Pizza?
Ya.
Ya?
Apa yang kau lakukan?
Aku sudah bayar tadi pizzanya.
Kenapa?
Pizzanya lezat,
tapi buat anak-anak itu tidak baik.
Jadi aku berpikir bagaimana kalau masak sop ayam?
kalau kau suka ayam...
Kau suka ayam?
Bagus, tadi itu tak terlalu buruk.
Kami hampir berteman.
Ada apa?
Bujang-nim, aku ingin periksa latar belakang.
Periksa latar belakang?
Seorang pria tinggal di sebelah, ada yang aneh.
Oke, akan ku cari tahu.
Jung Hyun-soo
Bujang-nim, bagaimana tadi aku?
Dia kelihatan sudah mulai terpikat, bukan?
Dia memintaku memeriksa latar belakangmu.
Dia meminta cek latar belakang?
Itu karena kau terlalu berlebihan, dia jadi curiga.
Ini adalah tugas lapangan.
Dia ada di depan pintu.
Periksa latar belakang apanya. Eih yang benar saja.
Ini.
Kenapa ini ada padamu?
Apa kau berasal dari Yanbian?
Istriku orang Korea-China.
Bagaimana kau tahu?
Bukan apa-apa.
Karena kita bertetangga,
Kita paling tidak tahu nama masing-masing.
Yeon-soo, Chae Yeon-soo.
Aku juga 'soo'.
Apa?
Hyun-soo, Jung Hyun-soo.
Chae Yeon-soo, Jung Hyun-soo.
Kau Yeon-soo, Aku Hyun-soo!
Kita 'Soo' bertetangga!
Bagaimana kalau sup ayam buat makan malam?
Sudah kuperiksa, Namanya Jung Hyun-soo, 33 tahun,
Bekerja di Daesung Corporation, Bagian Tim Pengembangan,
Duda, istrinya meninggal 3 tahun lalu.
Penyebab meninggal?
Perampokan disertai Pembunuhan.
Apa?
Istrinya saat itu sedang hamil.
Karena kejadian itu, dia cuti 3 tahun dan mulai kerja lagi belum lama ini.
Dia menjual rumahnya dan pindah ke sana.
Ini... Bus ini menuju stasiun Hyehwa?
Kan sudah jelas tertulis.
Begitu rupanya.
Dompetku ketinggalan di rumah...
Naik saja, gratis!
Gratis?
Aduh bagaimana ya, aku perlu dompetku buat makan siang nanti...
Dan buat pulang ke rumah juga.
Aku harus balik rumah dulu.
Apa tak bisa pinjam teman nanti di kantor?
Ya, tak bisa.
Dadah.
- Bilang selamat tinggal ke ibu. - Selamat tinggal, ibu.
Batu, kertas, gunting!
Hyun-soo.
Kau menungguku?
Aku suka.
Apa?
Aku suka menunggu.
Apa kau...
suka drama teater?
Sebentar, apa kau...
mengajakku kencan?
Tapi kau sudah menikah, harusnya jangan.
Bukan seperti itu. Sebenarnya,
Aku ada pementasan.
Kau seorang pelakon rupanya?
Tak heran kau begitu cantik.
Aku pemeran utamanya.
Ibu!
Tuan puteriku!
Bagaiaman kau tahu ibu datang?
Eun-hye bilang sudah waktunya kau pulang, dan dia ingin melihatmu.
Dia benar rupanya.
Ibu dan ahjussi bersama-sama?
Kobalt. (Warna -red)
Setelah tahu ternyata kau masih hidup, Aku tak tahu harus berbuat apa.
Wanitamu ini masih tetap sama.
Masih terus terbayang di kepalaku, aktingmu.
Apa aneh?
Tidak! Benar-benar bagus.
Rasanya sepeti aku menjadi orang baru.
Saat aku berada di atas panggung.
Dasinya cocok sekali dengamu.
Um, ya?
Ini hadiah dari istriku.
Suamiku juga punya dasi warna kobalt yang mirip seperti itu.
Hadiah dariku.
Aku suka warnanya.
Aku ingin memasangkannya sendiri di hari pernikahan kita ini.
Hyung-nim.
Aku harus ke Seoul, aku pergi duluan.
Baiklah, telah menyusahkanmu.
Kau tak menghadiri pernikahannya?
Lagian Kau akan bulan madu di Seoul kan.
Aku duluan ke sana dan mempersiapkan segala sesuatunya.
Ahjussi, lihat itu!
Kau tidak makan?
Kita berdua... mari jalani kehidupan kita dengan normal.
Ya?
Apa?
Baiklah.
Ada apa?
Chun-mo ditangkap, kau kembalilah ke hotel.
Aku ikut.
Ini bulan madu kita.
Dengarkan aku dan kembalilah ke hotel.
Ya.
Joong-sang hyung-nim menyuruhku agar jangan bilang kepadamu.
Sebenarnya, kami telah melacak keberadaan pembunuh sebenarnya ayahmu,
dan menyuruhku mengurusnya.
Tapi kemudian aku ditangkap,
dia berusaha menyelamatkanku...
Di mana mereka sekarang?
Katakan!
Hari ini benar-benar menyenangkan.
Aku tahu seharusnya aku tak mengatakan hal ini,
tapi tiba-tiba sejenak terlintas di pikiranku, bagaimana ya kalau seandainya Hyun-soo ssi tidak menikah dengan suamimu.
Ibunya Eun-hye?
Ya, ahjumeoni?
Eun-hye sudah tidur,
Aku ada pesta yang harus dipersiapkan, aku harus segera pulang.
Ya, aku hampir sampai, kau bisa menungu sebentar lagi?
Oke.
Pak, turunkan aku di depan saja.
Tapikan masih jauh rumahnya.
Rasanya canggung kalau ahjumeoni meliha kita sedang bersama lagi.
Hyun-soo!
Duluan saja.
Ada yang ingin kuberitahukan padamu.
Sebenarnya,
suamiku sudah meninggal.
Aku sudah tahu kok.
Bagaimana kau bisa tahu?
Hyun-soo ssi benar-benar jago akting,
tapi tidak pandai berbohong.
Maafkan aku.
Sakit, tapi tidak apa-apa kok.
Jangan dijawab.
Maaf, tapi ini penting sekali.
Ya?
Seorang hoobae yang kukenal mengalami kecelakaan,
dia sedang di bawa ke rumah sakit.
Hyun-soo ssi.
Kau bisa menginap semalam di sini?
Eun-hye sendirian.
Jangan khawatir, kau hati-hati.
Eonni!
Min-ju!
Kenapa kau ada di sini?
Apanya yang kenapa?
Aku dapat misi pertama.
Aksenmu sudah tak ada lagi.
Tentu saja.
Saat aku keluar dari sana, aku akan tinggal di Seoul.
Kau pasti hidup dengan baik di Seoul ya.
Eonni sudah punya pacar ya?
Benarkan? Ayo bilang.
Tidak kok.
Kau tak bisa membohongiku.
Hei.
Ada apa dengan kalian?
Bukan seperti ini.
Aku yang akan membuka bajumu.
Bagus sekali.
Bukan hanya minum aku datang kemari.
Kemari.
Biarkan aku merasakanmu.
Kurasa aku teler nih
Hei, Ngapain kau?
Sebentar.
Kenapa?
Kamar mandi...
Ah dasar, cepat sana.
Lanjutkan.
Lepaskan, lepaskan semuanya.
Kau mengambil ponselku?
Akan kukembalikan, lepaskan dia.
Kau pasti sudah meng-copy-nya kan.
Berikan.
Dasar jalang!
Min-ju, kau baik-baik saja?
Cepat bawa dia ke IGD!
Dia kehilangan banyak darah.
Flash drive-nya.
- Lakukan dengan cepat. - Baik.
Kita tak bisa melakukannya di sini.
Cepat ke IGD!
Ayo kita kembali.
Min-ju sekarat! Kalau terus seperti ini dia bisa tewas!
Maka dari itu!
Harusnya kau lakukan tugas dengan benar.
Yeon-Soo ssi, kau baik-baik saja?
Menangislah sepuasnya.
Choi Chun-mo yang muncul selama operasi berlangsung,
dikenal sebagai pemimpin level menengah...
di organisasi pembunuh bayaran,
dia mengontrol lebih dari 5 organisasi ukuran menengah.
Berdasar data dalam hard drive,
Dia adalah pemain utama,
dan Sook-hee, yang tidak lain pionnya, direkrut ke dalam agensi kita?
Bukankah aneh?
Apaan-apaan itu.
Kalau begitu dia agen ganda?
Kami sudah menugaskan seorang agen buat mengawasinya, tak ada masalah apapun.
Choi adalah orang yang menyingkirkan suaminya demi meraih posisinya yang sekarang.
Cukup dengan cerita tentang dia.
Kita harus menangkap otak dibalik semua itu.
Kami dapat informasi kalau mereka akan melakukan kontak dengan HIN.
Pada saat itu kita akan bergerak.
Kenapa tak tugaskan dia saja?
Apa kau yang membuat ibu menangis?
Aku... tidak...
Aku yang menghiburnya.
Apa artinya itu?
Menghiburnya itu seperti ini...
saat kau menangis, aku akan bilang 'jangan menangis'.
Bisakah kau menghibur ibuku?
Apa maksudmu?
Saat ibuku menangis,
kau bilang, "jangan nangis, jangan nangis". Seperti itu.
Kau sudah bangun?
Duduklah, makanannya keburu dingin.
Aku sudah kenyang, sekarang ngantuk.
Apa dia mengganggumu?
Dia bilang,
Aku harus menghiburmu disaat kau menangis.
Aku boleh melakukannya?
Diriku yang selama ini kau kenal,
bukanlah diriku yang sebenarnya.
Itu yang ingin kuberitahukan padamu.
Apa?
Aku yang sebenarnya bukanlah seperti yang selama ini kau kenal.
Aku benar-benar orang jahat.
Tapi kalau kau tak masalah dengan hal itu, Aku ingin terus berada di sampingmu.
Tidak.
Jika kau tahu siapa diriku sebenarnya, kau pasti pergi meninggalkanku.
Aku tak peduli siapa kau sebenarnya, kau terlibat dalam hal apa,
Aku tak akan meninggalkanmu.
Kau ingin menikah?
Kalau aku terbunuh,
Eun-hye tak punya siapa-siapa lagi.
Baiklah akan kusewakan sebuah gedung sekaligus tamu bayarannya.
Apa?
Kau akan melakukannya sendiri?
Bertahanlah.
Setelah Eun-hye sampai jenjang SMP, kau bisa hidup normal.
Hyun-soo, kita bisa menikah.
Lihat kan? Sudah kubilang, orang tuamu pasti merestuinya.
Mulai sekarang, apapun yang terjadi, kita harus saling percaya.
Ya, baiklah.
Mulai sekarang, aku juga akan percaya padamu.
Tak peduli apapun yang terjadi, aku akan percaya padamu.
Janji ya.
Ada apa? Kau seperti melihat hantu saja.
Kudengar kau sedang di Jepang.
Kenapa ada di sini?
Kudengar Min-ju tewas.
Harusnya kau lakukan yang lebih baik.
Akan bagus jika dia ada disini.
Pengantin jangan cemberut gitu, senyum dong
Kwon Bujang ingin dikirimi selfie kita berdua.
Ah Kwon Bujang.
Kalo lagi diomongin pasti nongol, iyakan.
Ya, Bujang-nim.
Berikan ke Sook-hee.
Jawab.
Ya?
Ke kamar mandi sekarang.
Di sana ada bagian-bagian senapan PSG-1.
Bidikkan lewat lubang kipas angin, sasaran ada di lantai ke-4.
Arahkan ke pria yang pakai kaca mata hitam.
Apa-apaan kau! Cepat tembak dia!
Pria itu,
Siapa dia?
Kau tak perlu tahu siapa targetnya.
Nona, acaranya segera dimulai.
Sook-hee!
Sook-hee!
Tunggu sebentar!
Kalau kau masuk kau bisa tewas.
Bukan seperti ini yang hyung-nim inginkan.
Tanpa dirinya,
Aku takkan bisa hidup.
Jangan menangis.
Ini hari bahagia kita.
Aigoo dia yang biasanya pekerjaannya rapi bisa-bisanya bikin kacau begini?
Diam.
Cepat bersihkan dan keluar dari sana.
Kau menyuruhku kemari buat melakukan hal ini?
Sook-hee gagal menyelesaikan misinya, kau yang ambil alih.
Wanita itu... bukankah dia terlihat tidak asing?
Entahlah.
Apa ada sesuatu yang mencurigakan dari wanita ini?
Tamu undangannya bayaran.
Tamu bayaran?
Hyung-nim, wanita ini kelihatannya sudah pernah menikah.
Yang laki-laki juga.
Keduanya pakai tamu bayaran.
Kau masih tetap sama seperti dulu.
Tidak.
Aku sudah berubah.
Percayala padaku kali ini.
Yang jelas aku tahu 1 hal yang pasti.
Kita tidak mungkin hidup bersama lagi.
Selama kau masih hidup di dunia ini,
Aku takkan pernah bisa hidup tenang.
Yeon-soo ssi.
Aku harus menjawabnya.
Kau tidak mengenaliku?
Kau siapa?
Kau mungkin tak tahu siapa aku,
tapi aku tahu benar siapa dirimu.
Banyak orang yang akan mencintaimu. seperti yang kulakukan dulu, mencintaimu.
Hentikan dan tolong pergi dari sini.
Apa aku membuatmu tak nyaman?
Suamiku akan segera kembali.
Bukankah kau dulu kau lebih mencintainya dibandingkan suamimu yang sekarang?
Kau pasti tahu banyak mengenai aktris Chae Yeon-soo.
Ya.
Dan aku berharap bisa lebih mengenalnya lagi.
Setelah dia kehilangan orang yang sangat dia cintai,
dia memilih naik panggung untuk melupakannya.
Tapi ternyata pria itu bangkit dari kematian dan kembali ke kehidupannya.
Kalau memang dia harus membunuhnya demi kelangsungan hidupnya,
Apa yang akan kau lakukan?
Jika...
seperti itu kejadiannya...
itu akan jadi hal paling ironis yang pernah terjadi di dunia.
Aku minta maaf.
Aku salah mengenali orang, kau mirip sekali dengan wanita yang dulu aku cintai.
Kalau begitu, aku permisi dulu.
Dia mengalami masa-masa sulit setelah misi itu.
Kenapa dia membuat kesalahan seperti itu?
Dia disuruh membunuh di hari pernikahannya,
wajar kalau dia membuat kesalahan.
Jangan bimbang, pernikahan ini adalah misimu.
Targetnya...
Siapa dia?
Ada apa?
Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Ahjussi.
Aku tak pakai bra...
kalau harus memakai gaun ini.
Kau mengetahuinya?
Apa yang sedang kau bayangkan?
Aku sedang membayangkannya.
kalau kau berjanji setia bersamaku,
Aku akan lupakan semua tentang balas dendamnya,
dan hidup dengan normal.
Balas dendam?
Bukankah sudah selesai?
Pembunuh sebenarnya ayahku bukan dia orangnya, tapi orang lain.
Siapa?
Kau bertemu dengan targetmu.
Itu cuma kebetulan.
Dia penggemar pentas teaterku.
Kebetulan?
Gagal menyelesaikan misi juga kebetulan?
Jangan lupakan alasanmu hidup.
Sekali kau lupakan hal itu,
kau dan keluargamu bisa lenyap dari dunia ini.
Kau mengancamku?
Bukan, cuma saran.
Apa ini?
Dari penggemar.
Penggemar beratmu...
Apa ini?
Kau mau pergi ke mana?
Aku bintang tamu.
Dan juga yang akan membersihkan kekacauanmu.
Dia disuruh membunuh di hari pernikahannya.
wajar kalau dia membuat kesalahan.
Jangan bimbang, pernikahan ini adalah misimu.
Targetnya... Siapa dia?
Penggemar beratmu...
Seorang wanita dikirim untuk membunuhmu.
Jangan bergerak!
Jangan bergerak, dasar bajingan!
Kau lihat ini?
Kalau kutekan, kita semua mati.
Kim-sun ditangkap oleh target, tetap awasi Sook-hee.
Dia tak bisa diprediksi.
Apa targetnya adalah mantan suaminya?
Jangan gali informasi lebih dalam!
Dia harus mati agar Sook-hee bisa hidup.
Percayalah padaku, Hyun-soo.
Aku mau pergi ke Yanbian.
Sedang apa di sini?
Ibuku sedang tidak sehat.
Aku harus pergi dan menjenguknya.
Selama aku pergi, jaga Eun-hye baik-baik.
Segera hubungi aku kalau ada apa-apa.
Tidak akan terjadi apa-apa.
Karena kau selalu menjagaku, aku tak perlu khawatir.
Yeon-soo ssi, Aku mencintaimu.
Sook-hee.
Kau ingat dia?
Kirimkan.
Aku ingin kau membunuhnya.
Jika itu terjadi,
kau bisa hidup bahagia bersaama suami dan anakmu.
Sekarang kalian semua dalam bahaya.
Suamiku Jung Hyun-soo.
Anjing piaraan kalian.
Kau pasti menertawakanku.
Saat aku minta ijinmu menikahi bajingan itu.
Jaga mulutmu.
Pertukaran tawanan tengah malam, Komplek Atap Dongjin.
Jung Hyun-soo
Bagaimana situasinya?
Akan kulaporkan besok.
Bujang-nim,
Aku tak bisa menghubungi Sook-hee, apa terjadi sesuatu padanya?
Dia sakit, sedang ada di RS.
Apanya yang sakit?
Sakitnya parah?
Jaga Eun-hye baik-baik.
Pulanglah.
Ayah datang.
Ayah!
Apa puteriku baik-baik saja?
Kangen ayah?
Kau baik-baik saja?
Sook-hee, kau baik-baik saja?
Ahjussi!
Aku harus menyelamatkan puteriku.
Oke, kita harus cepat.
Aku akan pergi menyelamatkannya.
Buat jaga-jaga, bawa ini.
Eun-hye, bangunlah.
Sayangku, kumohon.
Buka matamu.
Eun-hye
Eun-hye!
Sook-hee.
Siapa yang melakukannya?
Siapa?
Katakan!
Jadi ini yang kau maksud dengan...
"lenyap dari dunia ini"?
Kau masih saja cuma pecaya dengan yang kau lihat.
Bukan kami pelakunya, kau tak mengerti ya?
Jangan bohong kau!
Jika bukan dirimu,
siapa lagi yang melakukan hal ini?
Ayah, cepetan!
Kebelet pipis?
Ayo!
Eun-hye.
Tak apa.
Kau kaget ya?
Jadi bagaimana reputasi kami di Yanbian?
Apa kau benar-benar harus melakukan ini ke Sook-hee?
Terus harus bagaimana?
Cuma menonton dia membalas dendam kepada pembunuh ayahnya?
Sook-hee mencintai Lee Joong-sang.
Makanya dia menikahinya,
bahkan sampai bulan madu segala.
Dia harusnya mati seperti yang sudah direncanakan.
Sekarang kami harus membunuh anaknya juga.
Anak ini adalah anaknya Lee Joong-sang.
- Ya, hyungnim. - Lee Joong-sang!
Lee Joong-sang!
Ya, aku mengerti.
- Ya. - Lee Joong-sang!
Ya, ya. Tak ada masalah.
Katakan padanya! Eun-hye adalah anaknya!
Baik.
Sook-hee sedang hamil saat tiba di agensi.
Aku mengerti.
Bukankah kau ingin hidup.
Aku saja yang melakukannya?
Oke, kalau begitu.
Brengsek, bikin kaget saja.
Hei, sebentar sebentar.
Baiklah.
Ayo bermain.
Ayah!
Ayah!
Ayah...
Dasar bajingan tengik...
Pistol pistol.
Pistolnya!
Aku sudah menyelesaikannya.
Kau akan melepaskanku kan?
Ayah, bangun!
Ayah, bangun!
Ya, aku bisa melihatnya.
Kenapa kau melakukan ini padaku?
Jawab!
Membunuhku takkan mengubah apapun.
Tapi kau tahu kan kalau Hyun-soo tulus mencintaimu.
Begini.
Bujangnim.
Bisakah kami... benar-benar menikah?
Jung Hyun-soo, sadarlah!
Sook-hee itu wanita yang bisa tewas kapan saja.
Tapi aku mencintai Sook-hee.
Sook-hee itu...
Dia tak boleh hidup dengan tangan penuh darah selamanya.
Aku tak ingin kau berakhir seperti diriku.
Hentikan tembakan!
Hei, coba cek.
Hyung-nim, kita kehabisan peluru.
Ahjussi.
Meskipun cuma sejenak,
apakah kau pernah mencintaiku?
Apapun jawaban yang kuberikan,
itu takkan bisa mengubah apapun.
Aku harus mendengarnya langsung...
dari mulutmu.
Sook-hee...
Aku...
pernah mencintaimu.
Tapi karena aku ini adalah pembunuh ayahmu,
aku tak bisa lagi mencintaimu.
Apa itu yang ingin kau dengar?
Kau sungguh ingin mempercayainya.
Kau bisa memilih untuk hidup dan mempercayai hal tersebut.
Kenapa kau tega melakukan ini padaku?
Aku punya hak melakukannya.
Karena...
aku yang menciptakanmu.
Ijinkan aku menunjukkannya padamu,
sesuatu yang telah kau ciptakan.
Hyung-nim!
Hyungnim! Polisi sedang menuju kemari!
- Cepat! - Baik!
Ayo!
Cepat!
Keluar semua!
Apa-apaan ini?
Keluar sekarang!
Keluar sekarang!
Hyngnim, cepat!
Ayo cepat!
Hyung-nim belum naik ke bis!
Hyun-nim, cepat lompat kemari!
Hyungnim!
Hyungnim, cepat naik!
Kau baik-baik saja?
Apa-apaan?!
Singkirkan dia!
Dasar jalang!
Sook-hee.
Kenapa kau gemetar?
Menyedihkan sekali.
Jangan takut.
Jangan takut.
Bunuh aku.
Bunuh aku!
Itulah saat di mana...
semuanya di mulai.
Penderitaan yang sesungguhnya.
Seperti hari itu, saat di mana aku membunuhmu.
Sutradara JUNG Byung-gil
THE VILLAINESS
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.