All language subtitles for Beshenstvo.2023.WEBRip.x264.AAC.YTS.MX-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

The Rage AKA Beshenstvo

Keluar.

Setelah kau menghajarku, seluruh tubuhku sakit.

- Mungkin ayah bisa gendong aku? - Tentu saja.

Oke, lepaskan aku.

Lepaskan aku! Aku bisa sendiri.

Lepas! Apa yang kau lakukan?

Ini kuburan teman ayah. Dima Nifontov.

Dia meninggal saat 27 tahun.

Ayah rindu dia?

Tunggu saja. Kau akan merasakannya. Tak perlu buru-buru.

Lepaskan! Bangsat!

Dimon dikubur di sini. Tereshonok.

Dia hanya bertahan hingga 26 tahun.

Dan ini kuburan sahabat ayah, Kostya Grishkov.

Rasakan betapa lembutnya tanah di sini.

Ini lembut. Kau mau dikubur di sini juga?

Kostya berbaring di sini tak berdaya.

Kau memang bodoh.

Ada 20 teman ayah yang dikubur di sini.

Tak satupun dari mereka yang bisa bertahan hingga 30 tahun.

Berarti kau harusnya bangga. Kau sudah 100 tahun.

Mereka tidak tahu apa yang akan mereka hadapi...

...saat mereka masukkan sampah itu ke nadinya.

Dan lihat bagaimana hasilnya.

Aku lebih suka mencari motivasi kebijaksanaan dari YouTube.

Kau juga mau mati dengan jarum suntik di nadimu?

Tidak. Aku mau jadi sepertimu.

Mati dengan tenang di ranjangku,

Dikelilingi anak dan cucu tercinta.

Percuma aku membawamu ke sini.

- Ayo. - Aku bisa pergi sendiri!

Yang kau hanya bisa adalah menyuntikkan jarum ke nadimu sendiri.

โ€” Situs Bonus Melimpah โ€” โ€” Aman , Nyaman , Pasti Bayar โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Akhirnya datang juga. Aku telepon berkali-kali.

Apa ponselmu mati?

Halo.

Kau membawa si bangsat?

- Silakan berkenalan dengan dia. - Baiklah.

Keluar, Yang Mulia.

Dia sangat kurus. Sama seperti anakku.

- Tas ini untukmu. - Oke.

Kuncinya ketinggalan. Sebentar.

Misha! Ambilkan aku kunci dari rak kedua!

- Cepatlah! Di sini dingin. - Biar aku ambil itu sendiri.

Tempat apa ini?

Ini tanah airmu.

Kita sebaiknya masukkan mobil ke garasi.

Aku akan lakukan itu sekarang. Mau aku bawakan sesuatu?

- Bawakan tasnya. - Oke. Baiklah.

Ayo.

Masuk.

Kau menghangatkannya seperti sauna.

Khusus untuk tamu terhormatku.

Hei, kau mau ke mana? Kami tak pakai alas kaki di sini.

Lepas sepatumu.

Kau pergilah ambil air.

Yura.

- Ini amunisinya. - Oke.

Wow, Igor, seperti biasa, terima kasih.

- Dengar, di sini hangat... - Pergilah siapkan meja.

Tapi itu sudah siap.

Ayo, buat dirimu nyaman dan bergabung denganku.

Ini ranjangmu. Kasur di sini lembut. Cobalah.

Apa yang harus lakukan untuk membuatmu membawaku kembali?

Ayah, apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan?

- Itu bagus. - Apa ini? Kau gila?

Apa aku anjing atau budakmu?

Mulai sekarang itu akan seperti ini.

Kita tidur, olahraga di pagi hari,

Berkemas, lalu pergi ke taiga.

Ada pondok berburu di sana.

Kau tidak akan diborgol di atas sana.

Tapi di sini, itu yang akan terjadi.

Kau gila. Kau yang harusnya diborgol!

Pergilah! Aku tak punya apa-apa lagi!

- Berbaring! - Jangan sentuh aku!

Lepas! Lepas! Aku sudah bilang!

Ada udara segar...

Hewan buruan, air tawar...

Kau pasti suka.

Berikan sepatuku! Kakiku kedinginan!

Pakai selimut.

Aku terakhir pakai narkoba kemari. Kau mengerti?

Ini akan jadi malam yang penuh sakau!

Kau pasti bisa bertahan.

Detoks paksaan.

Aneh. Kau memang aneh.

Kenapa kau tidak makan dagingnya?

Aku sebaiknya makan yang panas terlebih dulu.

Itu benar.

Dia selalu seperti ini setiap hari.

Dia menabung selama musim panas, dan aku juga untuk menambahkan.

Lalu dia beli konsol gim bekas di Internet.

Sekarang dia hanya sibuk bermain itu.

Larang dia.

Itu tak berguna.

Sesaat aku keluar dari rumah, dia akan kembali bermain.

Saat ibunya pulang bekerja, dia yang akan melarangnya.

Bagaimana dengan kondisi anakmu?

Aku bawa dia ke berbagai macam klinik.

Aku bahkan temui semua jenis tabib dan orang pintar.

Aku juga ke gereja untuk dia.

Menyalakan lilin. Tidak ada yang membantu.

Aku hanya melihat dia sekali, dua tahun lalu di pemakaman Julia.

- Apa saat itu dia mulai pakai narkoba? - Tidak, dia memulai jauh sebelum itu.

Tapi kepergian Julia yang membuat dia makin terpuruk.

Suatu malam,

Aku pulang ke rumah dan dia tak ada.

Dia tak menjawab teleponnya.

Tentu saja aku khawatir dan terjaga semalaman.

Lalu besok paginya,

Aku membuka pintu,

Dan melihat dia terbaring di keset tangga depan rumah.

Babak belur, kotor, seperti anjing kampung.

Kau tahu? Kau melakukan hal yang benar membawa dia ke sini.

Itu benar. Kau tahu, tanah ini memang bagus.

Di sini bisa memulihkan.

Ayo.

Dengar, Yura...

Polisi di kota menyulitkan aku.

- Sungguh? - Seperti apa situasi di sini?

Beberapa petugas cukai membuatmu membayar,

Dan yang lainnya langsung menangkapmu.

Begitulah sistem. Giliranku sudah tiba.

Itu bagus temanku peringatkan aku jika mereka datang.

Untuk menangkapku hari Senin.

- Tunggu. Ditangkap ke mana? - Ke penjara.

Aku akan sembunyi selama beberapa tahun. Istirahat.

Membaca buku. Memikirkan kehidupan.

Tidak, itu jelas mustahil.

Aku harus buat Vova berhenti terlebih dahulu.

Jadi hingga mereka temukan aku, aku akan di taiga bersama dia.

Kau bisa bantu kami?

Tentu saja. Aku tak akan biarkan kau pergi sendirian.

Kentangnya hampir siap.

Misha, matikan itu.

Bicaralah dengan Paman Igor. Setidaknya kau belajar beberapa hal.

Ayah, 15 menit lagi. Aku mohon.

Anakku dulu juga duduk di depan komputer semalaman.

Kemudian dia beralih ke heroin.

Misha, cepat matikan itu.

- Kenapa lama? - Macet.

- Ayo pergi melihat apa yang terjadi. - Tidak, terima kasih.

Aku tetap di sini di dekat mobil. Kau saja yang pergi.

Ikuti saja jejaknya. Kau takkan tersesat.

Mereka harusnya ada dua.

Mereka pergi untuk periksa stasiun saat pagi.

Kemudian malam harinya bos mereka beritahu aku...

...sama sekali tidak menerima kabar dari mereka.

Diamlah sebentar.

Jadi apa yang ada di sana?

Kau temukan keduanya?

Ya.

Itu jelas hewan liar. Menghabisi mereka dengan mudah.

Tapi hanya ada dua jejak serigala.

Apa mereka mengadakan pesta?

Serigala biasanya tidak menyerang siang hari.

Apa lagi keluarkan isi perutnya lalu meninggalkannya.

Kita sebaiknya meminta karantina.

Serius? Karantina? Apa ini Wuhan?

Serigala gila tidak berkelompok.

Jika kedua ini memang gila, berarti ada yang lainnya.

Hai.

- Menunggu ayah untuk bangun? - Tidak. Hanya duduk.

Ayah...

Aku sudah berpikir semalaman.

Aku mengerti jika kau benar.

Ini bagus kau membawaku ke sini.

Aku merasa ini hal yang tepat untuk dilakukan.

Ini seperti melihat ke cermin.

Apa yang kau lihat di sana?

Semuanya...

Begitu banyak kekacauan...

Ada pula kekejaman, kekejian, kebencian...

Aku takkan berbohong lagi, Ayah.

Aku memang ingin pakai narkoba, tapi sudah tidak mau lagi.

Jujur.

Kau bisa pegang perkataanku.

Bagus.

- Ayo pulang. - Tentu saja. Kita akan pulang.

Setelah semua itu keluar dari tubuhmu.

Agar kau bisa becermin dengan rasa gembira.

Dan tidak melihat kekacauan lagi.

Bagaimana jika itu tak bisa keluar?

Ayah akan paksa itu keluar.

Ayo, Misha, ayo. Lakukan.

Aku tidak bisa.

Kau pasti bisa, nak. Kau bisa.

Ayo. Angkat kapakmu dan potong.

- Aku tidak mau! - Bukankah sudah ayah peringatkan?

Lakukan. Cepat potong konsol itu!

- Tapi Ayah! - Kubilang potong itu sekarang juga!

Kenapa kau memaksa dia?

Jangan buat ayah ke sana dan memotong tanganmu.

Sekarang!

Lagi!

Lagi! Ayo!

Benar begitu! Kerja bagus!

Ayah bajingan! Bajingan!

Sekarang kita akan hidup dengan normal.

- Kau tak kasihan dengan dia? - Itu akan beri dia pelajaran.

Kenapa kau berdiri di sini? Pergilah!

Kapan kita pergi?

Igor, dengar...

Mungkin kau sebaiknya tetap di sini bersama Vova untuk sementara.

Mereka bilang serigala menyerang seseorang di menara semalam.

Dan mereka memanggil polisi dari kota. Sekarang mereka sedang menyelidiki.

Mustahil untuk tinggalkan mobil di sana sekarang.

Kalau begitu kami akan pergi ke pondok musim dingin.

Dengan mobilmu? Tidak mungkin. Kita takkan bisa. Kita pernah coba.

Mungkin lupakan pondok ini.

Udara di sini juga bersih. Sebagian dari ini milikmu.

Nadia tidak keberatan. Dia bisa memasak untukmu.

Tidak. Mobil salju bisa membawa kami langsung menuju pondok musim dingin.

Sungguh? Itu satu jam perjalanan.

Suhu sekarang sudah dibawah 30 derajat, dan akan turun lagi.

Vova lemah. Dia takkan bertahan. Taiga tak suka orang yang lemah.

- Aku tidak bisa menunggu. - Igor, jangan gegabah.

Kita tunggu hingga pagi.

Sialan.

Ayo. Aku tunjukkan kau cara siapkan mobil salju.

Aku mendapat yang terbaru.

Langsung dari Jepang, terima kasih kepadamu.

Bantalannya sudah diganti, seluncurannya baru.

- Aku akan pergi melihat Vova. - Oke.

Aku akan nyalakan itu dan hangatkan mesinnya sebentar.

Dasar berengsek!

Berikan itu padaku!

- Itu milikku! Aku akan mati tanpa itu! - Kubilang berikan itu padaku!

Berikan padaku!

Jalang!

Dasar bajingan licik.

Haruskah aku menggeledahmu sekarang?

Itu salahmu sendiri.

Berikan aku sedikit. Aku mohon.

Astaga, Ayah, berikan aku sedikit saja!

Aku akan mati tanpa itu. Kau dengar?

Berikan aku sedikit saja. Aku mohon...

Berbaik hatilah.

Kau ayahku. Aku takkan bertahan melewati malam lainnya lagi.

Ayah akan membantumu. Tenanglah. Tunggu sebentar.

Dad, ini terakhir. Ini yang terakhir kalinya.

Aku janji. Aku takkan pernah pakai narkoba lagi.

Aku butuh itu sekarang untuk bertahan hidup. Aku mohon, Ayah!

- Minum ini. Kau akan lebih baik. - Aku tidak mau! Lepaskan aku!

Itu obat pereda sakit. Kau akan merasa lebih baik.

Aku tidak mau!

Kau pikir aku tidak berusaha?

Dasar bodoh. Kau memang bodoh.

Yura, matikan itu.

Boleh aku bawa TV-mu malam ini?

Tentu.

Aku akan ke toko membeli minuman lagi untuk nanti.

Udara akan sangat dingin. Aku bisa merasakannya.

Apa kau punya sesuatu yang lebih kuat dari Ibuprofen?

Aku takut dia akan berteriak kencang hingga didengar seluruh desa ini

Pergilah temui Olga Savchenko di rumah nomor 17.

Dia paramedis. Dia mungkin punya sesuatu.

Kau bajingan.

Dan kau anaknya bajingan.

Kau mau menonton apa?

- Pemakamanmu. - Baiklah.

Ini dia. Kau pasti seperti memasuki dunia kartun saat teler, bukan?

Kau harus coba itu sendiri...

...untuk bisa memahami masalahnya lebih baik lagi.

โ€” Situs Bonus Melimpah โ€” โ€” Aman , Nyaman , Pasti Bayar โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

- Apa ada orang di sini? - Siapa di sana?

- Halo. - Apa maumu?

Namaku Igor. Timofey dan aku berburu bersama.

Baiklah. Silakan masuk.

Timofey tidak di rumah?

Dia masih belum kembali dari pondok.

Apa kau punya obat pereda sakit yang kuat?

Punggungku sangat sakit.

Akan lebih baik jika sekalian Codeine. Hanya itu yang bisa membantu.

Dari mana aku bisa dapatkan itu? Aku hanya punya parasetamol.

Dan aku beli itu dengan uangku sendiri.

Apa setidaknya kau bisa buatkan aku resepnya?

Kami tidak bisa. Kami sangat ketat soal itu.

Apa yang terjadi? Lyosha!

Osokin, perundungan lagi?

Aku akan beritahu ibumu semuanya!

Cukup! Kubilang cukup!

Sekarang pulanglah!

Ibu, kumohon... Aku tak butuh borscht...

Biar aku menelepon. Mereka akan antarkan itu.

Igoryok!

Kau dengar aku? Keluarlah.

- Ambil ini. - Terima kasih.

Itu sulit didapatkan tanpa resep.

- Bagaimana keadaan dia? - Buruk.

Ikut aku menutup pintu gerbang.

Tidak ada lagi orang di menara,

Jadi kita bisa pergi besok pagi.

Bagus.

Jika aku tak pergi sekarang, anakku kehilangan kesempatan.

- Dan anakku sekarang kabur. - Sungguh?

Ya. Dia pasti bermalam bersama keluarga Turhin.

- Ayah yang baik. - Ya.

Aku sangat khawatir.

Itu bagus kita pergi besok.

Aku tak harus mendengar ocehan dari Nadya.

Tapi kau bermaksud baik.

Ya...

Akan ada banyak pembicaraan soal itu di desa besok.

Tapi tak perlu khawatir.

Aku akan belikan dia sesuatu yang memang dibutuhkan.

Tunggu.

Cepat masuk ke dalam.

Ayo, cepat!

Cepat!

Aku akan mati.

Serigala! Habisi dia!

- Apa itu tadi? - Serigala.

Apa dia menggigitmu?

Serigala apa? Itu serigala jenis apa?

Serigala gila.

Kau bawa aku ke sini untuk dimakan serigala, 'kan?

Yura!

Serigala menyerang.

- Bagaimana dengan Yura? - Tewas.

- Aku bunuh serigalanya. - Jangan biarkan anak-anak ke sini.

Aku memintamu untuk bersabar. Kau harus sabar.

Jangan berisik.

- Bagaimana serigalanya menyerang? - Dia muncul dari kegelapan.

Apa sudah ada yang panggil polisi?

- Ayah? - Jangan biarkan dia ke sini!

- Ayah? Lepaskan aku. - Tahan dia!

Ayah! Apa yang terjadi dengan dia? Ayah?!

- Ayah! - Dan kau, kenapa kau di sini?

Aku tetangga dia. Kami berencana pergi berburu bersama.

Bagaimana kau membunuh serigala itu?

Aku begitu ketakutan. Aku bahkan tidak ingat.

Itu terjadi begitu cepat.

Aku tak sengaja pecahkan itu hari ini.

Aku dan Yura berencana untuk mengganti yang baru besok.

- Baiklah. - Jadi apa yang bisa aku bantu?

Petugas akan datang, lalu kita akan putuskan sesuatu.

Apa yang kau inginkan dariku?

Kapten? Bisa bicara sebentar?

Ayo, bubar. Ini sudah berakhir.

Apa?

Dia membunuh serigala itu di dalam rumah. Bukan di sini.

Apa maksudmu?

Serigala itu melompat menembus jendela.

Dia membunuhnya di dalam,

Kemudian membawa itu keluar dan menaruhnya di samping mayat Yura.

- Aku tidak tahu kenapa. - Ikut aku.

Bisa kita ke dalam?

Itu tidak nyaman untuk menulis laporan di luar.

- Baik. Mari ke sebelah sana. - Tidak. Kita sebaiknya ke sini saja.

Kami akan biarkan semua tetap seperti itu...

...untuk penyidik TKP dari kota.

Jika tidak, mereka akan membenci itu, bukan?

Tentu.

Masuklah. Duduk di meja sana.

Bisa kau matikan TV-nya? Aku tak bisa dengar apa-apa.

- Apa itu? - Itu anakku.

Dia pecandu narkoba. Dia sedang sakau.

Apa dia berada di ruang bawah tanah?

Sudah kubilang. Sakau.

Buka itu.

Roman Vasilievich, temui ambulans dan minta mereka lakukan autopsi.

- Apa yang kita lakukan dengan dia? - Kami akan urus itu.

Tolong temui mereka.

Keluarkan dia dari sana.

Di sana.

Handuknya.

Terima kasih. Jauhkan aku dari dia.

- Borgolnya. - Dengar, kapten. Ini anakku.

- Jangan dengarkan dia. Dia gila. - Diam!

Aku akan mengambil heroin dari kantong dan tunjukkan padamu.

Bohong. Dia bohong!

Aku menunggu hingga sakaunya berakhir.

Itu salah untuk membawa dia pergi sekarang. Kau mengerti?

Dia bohong. Dia sudah gila. Dia hanya menyiksaku.

Aku digigit serigala. Lihat. Lihatlah.

Mereka pandai berbohong saat sedang sakau.

- Itu luka akibat tergores paku. - Aku bisa kena rabies.

- Aku harus pergi ke kota. - Oke, sudah cukup.

Letakkan paket itu di atas kulkas.

- Dan lepaskan borgol dia. - Kau tidak mengerti, kapten.

- Ini semua terlihat... - Lepas borgolnya...

- Kau mau ke mana? - Mengambil kuncinya.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Dia psikopat. Dia mau membunuhku.

- Apa kau gila? - Ini 200,000.

Dia anakku, kapten.

Aku mau selamatkan dia.

Saat serigala menyerang, aku sembunyikan dia di rubanah...

...agar kau tidak temukan dia.

Itu anakku.

Jika aku biarkan dia pergi, aku akan kehilangan dia.

Bung, kau menakjubkan.

Kau mengerit apa artinya 200,000 rubel di sini?

Itu yang aku tawarkan padamu. 200,000 rubel.

Semua orang di sini rela jual tangan mereka untuk uang sebanyak itu.

- Kau tahu bagaimana itu menyakitkan? - Singkirkan rasa sakitnya. Ambil itu.

Jika aku mengambilnya, aku akan...

Itu salah untuk melakukan ini kepada orang lain.

Dia melakukan itu ke semua orang.

Dia sebaiknya dipenjara agar bisa mengerti.

Orang jarang belajar sesuatu saat masuk penjara.

Aku akan berdoa untuk dia.

Saudaraku dulu pecandu narkoba.

Aku bilang padanya, "Kau hanya akan mati bodoh."

Dan memang itu yang terjadi. Dia takkan pernah bisa mengerti.

Mereka tak bisa diselamatkan.

Pastikan agar tak ada orang lain mendengar dia.

Kau mau ke mana?

- Apa yang kau lakukan? - Nyalakan TV-nya.

Apa kau menjual aku ke dia?

Kau sudah gila?! Dasar bajingan!

Selamat malam, pak.

- Kami temukan serigala gila lainnya. - Kau membiakkan mereka di sini?

Apa yang dilakukan departemen kehutanan?

- Area ini harusnya dikarantina. - Itu petugas kehutanan kami.

Petugas kehutanan kalian tidak bekerja dengan baik.

- Suruh orang pergi dari sini, kapten. - Ya, pak.

- Bagaimana situasi di rumah itu? - Tunggu sebentar.

Silakan bubar. Pulanglah.

Nak, kau pasti sangat kedinginan.

Pak mayor...

Ada yang lainnya lagi. Mayor!

Cepat masuk ke mobilku!

Mereka datang. Mereka akan membantumu sekarang.

Aku mengurung makhluk itu di sana.

- Dima? - Ya.

Aku keluar saat mendengar anjing menyalak.

Lalu melihat serigala itu menyerang anjing kami.

Aku memang bodoh mencoba melawannya.

Aku harusnya melarikan diri.

Bawa mobil mendekat ke lumbung!

Ayo, ayo.

Cukup.

โ€” Situs Bonus Melimpah โ€” โ€” Aman , Nyaman , Pasti Bayar โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Bagaimana?

Sudah selesai.

Kerja bagus, Yeti.

Dengar, apa yang terjadi dengan pria di sana tadi?

- Si pecandu narkoba. - Ayo. Biar aku jelaskan.

Aku akan memberimu bonus untuk tembakanmu yang akurat.

Ini 50,000 rubel untukmu. Kita urus urusan masing-masing.

Kau menjual orang itu untuk uang?

Dia pecandu narkoba.

Kau antara pergi untuk menahan dia sendiri,

Atau aku beritahu mayor.

Dasar bodoh.

Kau tak butuh uang di hutan.

Tapi aku tinggal di sekitar manusia.

Tapi kau bersikap sangat tidak manusiawi, Abyzov.

Kau memang bodoh, petugas kehutanan.

Itu artinya hidup tenang selama tiga bulan.

Aku tidak butuh uang di hutan.

Oke. Aku akan urus itu.

Sebaiknya begitu. Dan au akan mengawasinya.

Hei!

Orang tadi membawa anak yang diikat pergi dengan mobil salju.

- Ke arah mana? - Ke taiga. Ke mana lagi?

Dia langsung membawanya pergi. Orang itu berteriak.

Dia mabuk atau semacamnya.

Kau harusnya hadang dia.

Ayo ikuti mereka.

Ke mana? Ke taiga saat malam?

Jika mereka terjebak, mereka takkan selamat hingga pagi.

Itu salah mereka. Ke mana mereka pergi?

Kau yang membuat dia melakukan itu.

Jika kau tidak pergi, aku akan temui mayor.

Batal sudah malam romantisku.

Apa kau benar-benar berencana membuatku masuk penjara?

Kenapa tidak? Itu ide bagus.

Kau akan mendapatkan apartemen, mobil, dan uang.

Berapa paket narkoba yang bisa kau beli dari hasil menjual mobilku?

- Cukup untuk setahun? - Ada sesuatu di belakang.

- Siapa? - Cepat! Melaju kencang!

Apa orang itu benar-benar pecandu?

Dia bisa tewas untuk gunakan dosis sebanyak itu.

Isikan peluru senjataku.

Tolong.

Amunisinya di laci sarung tangan.

Kita akan membuat diri kita terjebak di sana.

Tidak akan. Lapisan esnya padat.

Ini hari yang luar biasa. Dan yang lebih penting lagi,

Aku janji istriku akan Pulang untuk makan malam.

Kau hanya punya lima peluru.

Aku tak bermaksud untuk pergi perang.

Semoga kita tak perlu banyak melepaskan tembakan hari ini.

Sial!

Kita sudah sampai.

Ayo.

Berhenti.

Itu untuk apa?

Penangkal beruang.

Ini, bantu aku dengan penerangan.

Kau memang gila.

Kau sangat gila.

Semua ini hanya untukmu, Nak.

Bagaimana kita akan bertahan di sini?

Kita punya semua yang dibutuhkan di sini.

Apa yang terjadi di sini? Masha dan Beruang?

Aku dengar suara mobil.

Itu dia. Melihat dari jendela.

Lebih mendekat lagi.

Tidak. Jika aku mendekat ke sana, kita takkan bisa mundur.

Ada serigala di sana! Serigala!

- Apa dia bilang? - Aku tak bisa dengar apa-apa.

Ada serigala di sini.

- Itu sebabnya dia berteriak. - Serigala, serigala...

- Kemari! - Tidak! Kami takkan keluar!

Matikan mobilnya. Aku tak bisa dengar apa-apa.

- Ada serigala di sana! - Tidak ada apa-apa di sini!

Cepat kemari!

Bajingan.

Apa kau membunuhnya?

Kau berhasil, petugas kehutanan.

Kau mengalami pecah ban?

Sialan.

- Kita harus nyalakan mobilnya. - Minta dia untuk menyalakan itu.

Aku kehabisan peluru.

Kau serius?

Kau juga banyak buang peluru.

Aku benar-benar sial hari ini.

Ada senapan angin, tapi itu di mobil.

Itu bereaksi terhadap kita.

Kita harus pergi. Atau itu bisa pecahkan kacanya.

Kalau begitu ayo pergi. Jangan hanya berdiri saja.

- Apa itu menggigitmu? - Tidak, itu hanya merobek jaketku.

Itu tidak mengenai kulit.

- Di sini tidak ada sinyal. - Kita akan kembali, 'kan?

- Pergi? - Tidak. Bannya pecah.

Kita harus pasang ban serep dan membawamu pergi dari sini besok pagi.

Kita akan bermalam di sini.

Kau tak takut serigala lainnya datang?

- Apa kau masih hidup? - Sejauh ini bagus.

- Aku harus pergi ke kota. - Apa sakaunya sudah berakhir?

Itu karena stres.

Kenapa di sini sangat kotor?

Kita harus buat mobil menyala. Atau besok kita akan terjebak.

Benar, sekarang 40 derajat dibawah nol.

Ini terlihat seperti ada yang terkepung di sini.

Tempat ini dikunci dari dalam

Dan ada perangkap beruang di depan pintu.

Diam.

Oke. Oke.

- Ada sesuatu di sana? - Ya.

Hei, apa yang terjadi?

Hei, apa yang terjadi?

Ada apa dengan dia?

Rabies.

Matikan sentermu!

Ke mana kau pergi?!

Tenang, tenang! Abyzov, berikan aku borgol!

Cepat!

- Ini! - Ikat dia.

Tenanglah! Tenang. Ini!

Pelan-pelan! Diamlah!

- Selesai. - Apa itu?

Apa itu menyebar di sekitar sini?

Tidak jika kau tak masukkan jarimu ke mulut dia.

Apa yang akan kita lakukan dengan dia?

Dia akan mati sebentar lagi.

Satu atau dua hari tersisa.

Bagaimana dia bisa bertahan di udara sedingin ini?

Dia pasti baru ke sini untuk mengisi ulang stok.

Ini pasti Timofey Savchenko.

Aku mengunjungi istrinya pagi ini.

Istrinya menunggu dia selama tiga hari terakhir.

Berarti istrinya takkan senang.

Kau memang bodoh.

Diamlah, dasar bodoh!

Sekarang kita temukan dua orang penyakitan.

Badanku sakit. Berikan aku obat.

Kita harus bunuh serigala yang ada di mobil...

...lalu pergi dari sini secepatnya. Kenapa menunggu di sini?

Bagaimana? Kita kehabisan peluru.

Kita akan buka pintunya dan biarkan itu melompat keluar,

Lalu kita jepit dan bunuh.

Bagaimana jika dia menggigit?

Dengar, kita bisa membunuhnya. Kita bertiga.

Mereka berdua jelas tak bisa membantu.

Yang harus kita putuskan adalah,

Siapa yang memegang pintunya dan siapa yang membunuh serigala itu.

Satu saja cukup untukku.

Bayar mereka agar mereka pergi bersama-sama.

Itu yang selalu ayah lakukan.

Ya, kau bisa berikan sedikit ekstra keberanian.

Aku yang akan membunuhnya.

Selama aku bisa temukan senjata.

Kau buat pancang, dan aku akan cari sekop.

Kita ambil yang ini.

Kau memilih resor kesehatan yang salah.

Berikan kapaknya.

Kau sama sekali tidak takut dengan serigala gila, 'kan?

Aku lebih takut dengan orang di kota.

Cukup. Jangan buat terlalu tipis. Itu akan mudah patah.

Itu sudah mati atau apa?

- Lakukan perlahan-lahan. - Aku mengerti.

Ayo.

Hei! Hei, kemari!

Cepat! Si pemburu bangun!

Cepatlah ke sini!

Malam yang menarik.

Kau berbaring lah di sini untuk sekarang.

Itu masih di sini.

- Itu di sana. - Siapa?

Beruang.

Itu akan datang ke sini.

Olya... Hubungi Olya... Hubungi Olya...

Baiklah. Dia akan mati besok pagi.

Hubungi Olya-ku.

Dia terlihat membaik. Dia mulai bicara.

Selalu begitu dengan orang yang terkena rabies.

Mereka terlihat membaik, tapi kemudian mereka berbaring mati.

Mungkin kita sebaiknya beri dia obat pereda sakit.

Itu takkan membantu.

Mungkin berikan dia narkoba milikmu? Itu ada di mobil.

Ada beruang di luar sana. Aku melihat jejaknya.

Jadi sekarang kita juga menghadapi beruang, begitu?

- Ya. - Bagaimana kita membunuh itu?

Dengan sekop dan kapak?

Kau tak suka serigala, ya?

Siapapun yang tahu sifat serigala tidak akan menyukai mereka.

Bagaimana kau tahu mereka?

Aku ingin pamer saat 16 tahun.

Pergi berburu serigala sendirian.

Kenapa serigala?

Karena serigala adalah penguasa taiga.

Saat aku membidik seekor serigala, serigala lain pergi ke belakangku.

Aku letakkan senjataku dan memanjat pohon.

Mengikat diriku dengan tali dan menunggu.

Besok harinya orang-orang temukan aku dari jejak kakiku.

Aku kehilangan tiga jari kaki karena radang dingin.

Aku menghormati seluruh makhluk buas di taiga.

Tapi setelah malam itu, aku punya dendam dengan serigala.

- Berapa banyak yang sudah kau bunuh? - Aku tidak menghitung.

Kau menghitung.

23.

Masih ada banyak serigala di taiga.

Jangan masukkan kayunya setiap lima menit.

Hawa panasnya akan keluar lebih cerobong.

Kau sangat sok dengan semua ocehanmu.

Wahai master taiga.

Kenapa kau begitu menyebalkan?

Kami ke sini karena entah apa yang akan kau lakukan.

Kau harusnya mengadakan karantina setelah korban pertama.

Bukan aku yang berhak memutuskan karantina.

Tapi Manajemen Perburuan Regional dan juga pemerintah daerah.

- Tapi kau polisi. - Lantas?

Kau bisa pergi ke desa-desa dan peringatkan orang.

Ya, itu benar, warga adalah tanggung jawabku.

Hewan buas tanggung jawabmu. Dan kau kelihatannya sudah gagal.

Aku paham caramu mengatasi masalah.

Hanya saat kau diberikan uang tambahan, benar?

- Apa yang kau... - Duduk!

Jika tidak, aku akan patahkan hidungmu.

Cobalah kalau berani.

Anakmu sudah lama memakai narkoba?

Aku mulai pakai dari dua tahun lalu. Aku bisa bagikan pengalamanku.

Tidak, terima kasih. Aku seorang pakar miras.

Kau tahu berapa banyak pakar miras yang ada di seluruh negeri?

- Dan kau kecanduan apa? - Uang.

Uang memberikan adrenalin. Itu normal bagi manusia.

- Itu bukan narkoba. - Apa yang kau tahu soal narkoba?

Itu membunuh orang. Atau membuat orang jadi bodoh.

Jadi itu alasanmu memborgol mereka?

Masih belum ada varian lain yang ditemukan.

Jadi menurutmu semua begitu mudah, bukan?

Tentu saja itu lebih mudah untuk suntikkan dirimu dengan jarum suntik.

Dan membuat kami mencarimu mengejarmu, menangkapmu.

Memohon padamu, selamatkan kau, kemudian menguburmu.

Heroin...

Mereka biasanya memulai dengan mengisapnya.

Tapi kemudian skenarionya selalu sama.

Apa yang kau lakukan? Pakai bajumu.

Ini pembuluh nadi pecandu.

Aku tidak begitu kaku.

Aku pernah suntikkan itu di sini dan di sini.

Jika nadinya tak terlihat, kau bisa suntik di tempat lain.

Contohnya di sini.

Ini juga tempat yang bagus.

Di sela jari kaki dan tanganmu.

Kau juga bisa suntikkan di kepala.

Juga bisa di bagian kemaluan. Tepat di bawah testikel.

Dan jika itu bermasalah, atau orang memeriksa urat nadi...

Kau bisa suntik di bawah lidah, tepat di dalam mulut...

Dan kau pikir bisa membuat seorang pecandu,

Yang rela suntikkan jarum ke sekujur tubuhnya untuk teler agar berhenti?

Aku harus berhenti untukmu?

Semua orang bisa diajak negosiasi, kecuali pecandu.

Kau seharusnya dipenjara.

Ya, tentu.

Tahun 1950, eksperimen dilakukan di Amerika.

Tikus dimasukkan ke dalam kandang,

Dan dua nampan air diberikan.

Satunya dicampur heroin, dan satunya air biasa.

Selang waktu, tikus hanya meminum air dengan campuran heroin.

- Itu kecanduan. - Ya, itu yang mereka putuskan.

Perang melawan narkoba dimulai di seluruh dunia.

Kemudian tahun 1980 di Kanada, seorang pria...

Bruce Alexander,

Penasaran dengan eksperimen ini,

Lalu putuskan melakukannya sendiri.

Dia membangun taman untuk tikus.

Satu kandang yang besar,

Dengan seluncuran, lubang, ayunan, dan kolam...

Menaruh 20 ekor tikus dengan jenis kelamin berbeda.

Penuhi taman itu dengan berbagai macam makanan berbeda.

Lalu menaruh dua nampan air yang dicampur heroin dan air biasa.

Tikus mencicipi air heroin, tapi mereka tidak meminumnya.

Mereka lebih memilih air biasa.

Itu cara mereka mengetahui pemicu penggunaan narkoba.

Ternyata kecanduan narkoba berkaitan dengan kondisi kehidupan.

Dan cara kau diperlakukan.

Jadi itu semua salahku?

Siapa yang peduli itu salah siapa?

Kau tak mau memahami apapun...

Kau tak mau melihat jika itu adalah sistem.

Sistem sama yang menyingkirkanmu.

Dan kau bagian dari sistem yang menyingkirkan aku.

โ€” Situs Bonus Melimpah โ€” โ€” Aman , Nyaman , Pasti Bayar โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Di mana kau menyimpannya?

Kenapa kau merekam?

Aku akan kirim ini padamu untuk kau lihat saat kau sadar.

Singkirkan ponsel itu!

Varya, berikan aku 2,000 rubel.

Varya, bisa kau pinjamkan aku 2,000?

Kau tak lihat aku sedang sakit?

Di mana uangnya?

- Di mana uangnya, Varya? - Aku tak punya uang tunai.

Jalang!

Bukankah aku memberimu uang?

Bukankah aku memberimu hadiah?

Terserahlah. Aku ambil ini kembali.

Aku tahu kau akan permainkan kau, jalang.

Singkirkan itu!

Ayo temui ibumu. Kita minta ibumu agar membawamu ke rumah sakit.

Apa kau bodoh?

Kau pikir aku mau pergi temui ibuku seperti ini?!

Ini bukan dirimu.

Kau akan lihat nanti dan sadar ini bukan dirimu sebenarnya.

Kenapa kau menggerutu? Kenapa kau menggerutu, jalang?

Vova!

Apa ibumu sekarat?

Pergilah!

- Apa yang kau lakukan, Vova? - Berikan ponsel itu padaku!

Berikan ponsel itu!

- Tolong pergilah! - Jalang, aku berharap kau diam.

- Aku terluka! Aku berdarah! - Tolong pergilah.

Di mana uangnya, jalang?

Kenapa kau sembunyi di sana?

Varya, aku merasa sangat buruk.

Varya, berikan aku uang, lalu aku akan pergi.

Tolong, pergilah.

- Tolong, pergilah. - Jalang, aku membencimu!

Di mana uangnya?

Hai, serigala.

Aku mohon... Aku mohon...

Aku mohon, aku mohon..

Aku mohon, aku mohon, aku mohon!

Terima kasih...

Di mana Vova?

Aku sangat...

Pergilah.

Berhenti! Berhenti!

Hei!

Baringkan dia di meja.

Sialan!

Kau memang bodoh.

Tenang, tenang...

Sialan.

Tenang, tenang...

Tenang... Bertahanlah...

Tak apa. Tenanglah...

Benar begitu, benar begitu...

Benar begitu... Tenanglah.

Tenang...

Tak apa. Tak apa.

Dia mati karena kau! Kau paham itu?

Karena kau, bedebah!

Dan ibumu juga mati karenamu!

- Aku tidak merasakan sakit! - Diamlah, bangsat!

Diamlah, kalian berdua. Kau mengolok beruang itu dengan berteriak.

Dia harus dibawa ke rumah sakit untuk disuntik rabies.

Layangan terbang, melayang ke sana-sini...

Petak umpet, bola-bola...

Beruang itu masih mencoba masuk.

Jika dia masuk ke sini, kita panjat keluar jendela.

- Kita akan bakar tempat ini. - Bagaimana jika itu ikuti kita?

Kita tak punya peluang di luar sana.

Dan di sini...

Di sini kita punya sedikit kesempatan, karena di sini sempit.

Kau akan alihkan dia dengan api.

Hal yang paling penting adalah membuatnya berdiri tegak.

Kemudian kayu pancang itu mungkin bisa berguna.

Itu sudah pergi? Itu sudah pergi, 'kan?

Pecahkan jendelanya! Lari!

Aku bilang lari!

Ayah, ayo, cepat ke jendela! Kenapa kau hanya berdiri saja?

Kemari!

Bertahanlah. Semua akan baik saja. Aku akan bawa kau pergi dari sini.

Pondok ini akan terbakar habis. Kau harus pergi.

Suhu saat ini minus 40 derajat. Kau akan kedinginan.

Kita akan pergi bersama. Biar aku lihat.

Pergilah melewati hutan.

Kau akan temui jalur gunung di sana.

Tekan itu. Tekan yang kuat.

Tunggu sebentar.

Kita akan pergi bersama-sama.

Aku akan bawa kau ke sana. Mereka akan mengobatimu.

Kau pergilah sendiri. Atau kau akan membeku.

Ayo. Perlahan-lahan.

Sebelumnya ada begitu banyak waktu.

Tapi ayah tak bisa bicara denganmu.

Sekarang ayah mau bicara, tapi tidak ada waktu.

Kita akan punya cukup waktu.

Ayah ingat ceritamu bagaimana ibu melahirkan aku?

Ayah ingat?

Ceritakan itu lagi.

Ayah? Bisa kau cerita padaku?

Oke, biar aku yang cerita.

Ibu sedang proses persalinan.

Dan ayah berdiri di balik dinding di lorong.

Ibu menjerit selama empat jam.

Ibu masih belum bisa melahirkan.

Lalu kau berikan saran soal bernapas atau tidak bernapas.

Dokter ingin membunuhmu karena saran itu.

Kemudian ibu bilang,

"Bawakan aku pai daging."

"Aku masih belum melahirkan, jadi aku akan makan pai daging."

"Mereka menjual pai daging enak di bawah sana."

Kau bisa bayangkan itu?

- Aku lahir dengan berat 4,6 kg. - 4,6 kg

Ibuku tahu aku harus makan karena aku berteriak keras.

Tapi aku justru tumbuh besar menjadi kurus.

Ayah?

Jangan mati, oke?

Aku tak akan pakai narkoba lagi.

Takkan pernah.

Aku mungkin sudah berkali-kali berjanji seperti itu.

Tapi kali ini benar-benar yang terakhir.

Kenapa ayah diam?

Ayah?

Ayah, apa yang kau lakukan? Kau bercanda, 'kan?

Ayo, bangun. Bangun, Ayah.

Bangun, Ayah. Kita sudah hampir sampai. Kau dengar?

Bangunlah, dasar keparat!

Atau aku akan menghajarmu!

Kau dengar?

Jika aku bisa bertahan, berarti kau juga.

Aku mohon, Ayah, bangun!

Bangun, Ayah, aku mohon!

โ€” Situs Bonus Melimpah โ€” โ€” Aman , Nyaman , Pasti Bayar โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Kita sudah sampai.

Halo, Ayah.

Aku tak akan tanyakan bagaimana kabarmu.

Aku tahu kau baik.

Ini sudah setahun sejak aku berhenti memakai narkoba.

Jadi trikmu berhasil.

Aku dan Varya putuskan ini waktunya untuk memiliki anak.

Aku menginginkan anak perempuan.

Astaga, aku berlatih lama untuk mengatakan semuanya padamu.

Tapi sekarang kelihatannya aku sudah beritahu kau semuanya.

Bagaimana?

Kau sudah diskusikan semuanya?

Apa dia bilang tentang si kecil?

Dia bilang itu ide bagus.

- Aku akan pergi renang. - Apa maksudmu?

Sekarang juga.

Apa kau gila?

Airnya sangat dingin. Kau akan tenggelam.

Vova?

Aku takkan tenggelam di sini. Ayahku ajarkan aku renang di sini.

Kenapa dia tak ajarkan kau di Thailand atau Turki?

Di sini lebih hangat dua derajat saat bulan Juli.

Vova, ini ide yang sangat buruk.

- Sungguh? - Sungguh.

- Berarti kau ikut denganku. - Tidak, Vova!

Vova!

Vova?

Vova!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.