All language subtitles for 8 A South African Horror Story.2019.HD1080P.X264.AAC.English.CHS

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

ROCK SALT RELEASING

MAN MAKES A PICTURE

ROLLING THUNDER

SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax

Tolong! Tolong! Tolong!

Aku adalah pengembara, yang selalu mencari.

Kau dalam diriku, dan aku dalam dirimu.

Dan kita akan bertemu lagi.

Aku tak bisa ditipu.

Aku tak bisa dikelabui.

Aku sang pengembara.

Dan kau adalah milikku selamanya.

KISAH HOROR AFRIKA SELATAN

terjemahan broth3rmax

Pegunungan ini terlihat meyeramkan.

Banyak yang percaya kalau pegunungan itu punggungnya ular.

Terbaring tidur di atas perutnya.

Setelah hujan, kau akan lihat pemandangan yang seram.

Dan begitulah pelangi tercipta.

Dan sesekali sang ular menjulurkan kepalanya.

Bila kamu perhatikan dengan seksama kau bisa melihatnya.

Kau bisa menakuti anak-anak dengan cerita begituan.

Aku tak takut. Ular tak jahat.

Banyak yang percaya ular pembawa keberuntungan.

Apa yang dipercayai?

Budaya Afrika.

Mereka bilang ular membawa jiwa ke akhirat.

Aku heran dari mana dia mengetahui beginian.

Aku membacanya dari buku.

Gadis yang pandai.

SUATU TEMPAT DI AFRIKA SELATAN, 1977

Kau sudah dekat.

Nah, kita sudah sampai.

Lihat tempat ini, sudah lama sekali.

Gelap sekali.

Kalian disini saja, aku akan periksa di dalam.

Demi Tuhan, berhati-hatilah.

William?

Dimana kau?

Boleh aku yang bawa lilinnya?

Hati-hati.

Bibi bisa bawa senterku. / Baiklah.

Mary... gawat! / Mary!

Mary!

Kau tak apa-apa?

Ada apa? Apa yang terjadi?

Lilinku mati.

Kenapa kamu berkeliaran begitu, bikin bibi takut!

Ayo kembali ke mobil dan tunggu sampai aman.

Tolong perbaiki ruangan ini atau lakukan sesuatu. / Ya.

Kau kembali.

Inilah pertanian milik kakek yang kuceritakan.

Bagaimana menurutmu?

Aku suka, dulu rasanya gimana tinggal disini?

Kayak pertanian biasa lainnya.

Ayahku bagun pagi dan kerja sebelum matahari terbit.

Kadang aku tak melihatnya sampai matahari terbenam.

Apa paman punya teman?

Ya, beberapa anak lokal sini datang dari desa mengajak bermain.

Ada sebuah desa dekat pertanian ini.

Beberapa ayah mereka kerja disini.

Ada 1 bocah yang agak khusus.

Kuingat namanya Siya siapa gitu.

Ayahnya adalah dukun lokal sini.

Maksud paman Sangoma?

Bagaimana kau bisa tahu? / Dari sekolahan.

Sangoma itu bisa bicara dengan lelulhur.

Mereka seperti hantu, tapi ramah.

Meski kadang mereka bisa marah.

Itu cuma takhayul, Mary.

Itu bukan sekedar takhayul, Bibi Sarah, itu sungguhan.

Baiklah, sudah cukup cerita hantu menyeramkan dan Sangomanya sebelum nanti kita mimpi buruk.

Banyak kerjaan besok, jadi mari kita tidur.

Tapi aku mau... / Tidak, masih banyak waktu besok.

Baiklah.

Lihat yang kutemukan. / Apa?

Sepatu milik ayahku, agak kegedean.

Baguslah, akhirnya kau mengikuti jejak ayahmu.

Baiklah, aku mau lihat-lihat sekitar sini.

Barangkali bisa menyalakan generator. Setidaknya nanti malam ada listrik.

Boleh aku ikut?

Kau disini saja bantu Sarah. Nanti saja kuajak jalan-jalannya, bagaimana?

Janji?

Janji.

Mary?

Mary!

Kamar ibuku.

Wow, barang-barang ini milik ibumu. Harta yang luar biasa.

Nanti malam aku mau tidur disini, boleh?

Ayolah!

Entahlah, ini rumah yang besar.

Apa kau tak apa-apa sendirian?

Oh, lihat dirimu. Sini kubersihkan wajahmu.

Andai bisa kunyalakan benda sialan ini.

Kau tahu apa soal mesin, Tuan Akuntan?

Aku lagi berusaha, tahu?

Ada apa di gudang itu?

Will?

Aku tak tahu, gudang itu terkunci.

Kamu tahu tak baik mengendap-endap di belakang orang.

Kau tersesat, Nona kecil?

Tolong jangan disakiti tuan.

Aku memberinya makan.

Terima kasih, tuan.

Apa itu sudah mati?

Oh ya, Nona kecil. Sudah lama matinya.

Lihat lebih dekat.

Sebenarnya ini masih hidup, mewujudkan kehidupan.

Bisa kau lihat disini.

Kematian adalah hidup, hidup adalah kematian.

Belatung-belatung yang kau lihat ini, mereka butuh tubuh untuk tetap hidup.

Ini tak beda dari ulatmu.

Mereka makan dari sesuatu, lalu mereka berubah menjadi sesuatu.

Ulatku akan berubah jadi ngengat.

Namaku Lazarus.

Namaku Mary. / Senang berkenalan denganmu, Mary.

Sedang apa kau sendirian di tengah hutan begini?

Aku baru pindah ke pertanian dekat sini.

Tadi aku berniat nyari makanan buat ulatku.

Kau mau lihat? / Oh ya, boleh.

Ini ulat-ulatku.

Yang ini namanya Tiger karena ada belang di punggungnya.

Oh, halo Tiger.

Yang besar ini Tn. Galak, karena wajahnya galak.

Yang ini namanya Toto, William dan Sarah.

Dan sekarang mereka akan memintal dirinya jadi kepompong...

dan merubah dirinya menjadi ngengat.

Ya, tapi mereka tak akan meninggalkanku karena mereka temanku seumur hidup.

Tuan bisa bantu aku kembali ke pertanian? Kurasa aku sudah tersesat.

William, hey.

Mary, kemarilah.

Siapa kau?

Ini Lazarus. / Diam, Mary.

Maaf, nyonya. Saya, saya tak bermaksud menakuti.

Dulu aku kerja pada Tuan Zero? Apa dia masih disini?

Bisa saya bantu? / Selamat siang tuan.

Nama saya Lazarus. Dulu saya kerja pada ayah anda, Tuan Zero.

Ya, dia sudah meninggal. Apa yang bisa saya bantu?

Begini, kutemukan anak ini berkeliaran di tengah hutan.

Apa? Sudah kubilang jangan pergi jauh-jauh. Berbahaya di luar sana.

Maaf, tapi ulatku kelaparan.

Seperti yang saya katakan tadi, dulu saya kerja pada ayah anda.

Bila anda butuh bantuan, saya senang bisa...

Terima kasih, Tuan...

Lazarus. / Lazarus, maaf.

Kami tak butuh siapapun saat ini.

Yeah, terlalu dini, kami baru pindah, tapi emm...

Terima kasih karena mengantar pulang Mary.

Ini buatmu, Lazarus.

Terima kasih, tuan.

Nyonya, maafkan saya.

Saya tak bermaksud menakuti.

Senang jumpa denganmu, Mary.

Sampai jumpa, Lazarus.

Mary, kalau kau mengajak orang asing ke rumah akan jadi masalah.

Kita ini jauh dari kantor polisi.

Tenanglah. Dia sudah mengantar pulang Mary. Katanya pernah kerja disini.

Dia orang baik dan ramah. / Sudah cukup, Mary. Masuk ke dalam.

Kenapa kau selalu bersikap keras padanya?

Kerjaan kita bisa saja tuntas kalau ada bantuan.

Paman sudah memperbaikinya?

Aneh sekali.

Aku mau periksa sesuatu, tetaplah disini.

Hey! Ada apa ini?

Tuan...

Tak baik kalau tak ada listrik, tuan.

Kulihat anda kerepotan maka saya pikir bisa bantu.

Apa yang telah kau lakukan?

Filter dieselnya, tuan... tadinya kotor.

Itu sebabnya silindernya macet, tuan.

Makanya saya bersihkan.

Sumpah, sudah saya bersihkan.

Sekarang sudah berfungsi, tuan.

Terima kasih, Lazarus.

Sama-sama, tuan.

Selamat malam, tuan.

Lazarus! Kau dulu kerja sama ayahku 'kan?

Kusuruh dia bermalam di gudang. / Kau suruh dia apa?

Dia sudah perbaiki generator, Sarah.

Kita tak boleh biarkan dia berjalan di tengah malam, siapa yang tega?

Aku banyak kerjaan yang butuh bantuan.

Tidak, dia harus pergi malam ini.

Kenapa kau ini, Sarah?

Dia mengantar pulang Mary. Ya ampun, dia pernah kerja disini, dia berguna.

Ada sesuatu didirinya yang tak kupercaya.

Oh yang benar saja, Sarah.

Mary ingin tidur di kamar ibunya.

Lampu bolamnya meletus, akan kutaruh lilinnya di lorong.

Menurutmu dia tak apa-apa? / Dia akan baik-baik saja.

Mimpi indah, sayang.

Kau tahu kamar kami. Kau boleh ke kamar kami kapan saja, setuju?

Jangan khawatir, aku merasa aman di kamar ibuku.

Maaf kalau bibi membentakmu tadi, Mary.

Karena ibuku pernah bilang, jangan pernah bicara sama orang asing.

Dan saat bibi melihatmu dengan pria itu... / Lazarus?

Lazarus.

Bibi jadi panik.

Aku akan melindungi bibi.

Ada apa?

Sarah?

Tak ada apa-apa, cuma mimpi.

Kau tak apa-apa?

Ya, aku mau... tidur lagi.

Ini sudah kembali dan berbahaya...

Pertanyaannya hanyalah, kapan ini akan menyerang.

Obara, dengan segala hormat.

Aku tak bisa lanjutkan.

Kita duduk-duduk dalam goa kayak babi,

dan aku mulai mengharap ada serangan ular?

Dan kita bangun pagi selanjutnya meletup?

Aku tak mengerti.

Seekor ular memulai dengan kesabaran.

Kau harus antisipasi setiap gerakan.

Memahami pikiran mereka.

Maka bisa bersiap dari serangannya.

Jika kau terlalu dini geraknya, kau kehilangan satu mata...

tapi ini bukan ular, dia iblis.

Iblis yang memakan jiwa orang-orang yang kita cintai.

Jiwa ibu dan anak-anak kita.

Lazarus hanya seorang oria, yang didorong oleh sakit dan penderitaan.

Tak ada orang yang menderita sesakit itu.

Dalam tas keputusasaannnya yang telah dirasuki iblis.

Dan kita harus menghadapi akibatnya.

Memang, bila ini datang untuk membangkitkan kematian...

Lalu kenapa tak berusaha menghentikannya?

YUK GABUNG CHANNEL TELEGRAM t.me/broth3rmax

Lazarus.

Lazarus.

Siapa itu?

Tunjukkan dirimu!

Aku tak bisa melihat.

Apa keinginanmu Lazarus? Katakan siapa yang kau cintai...

Ingin putriku kembali padaku.

Aku bisa terus memegang tangan putriku.

Saat itu sudah terlambat.

Pasti ada cara, jalan samping.

Lazarus hanya seorang ayah yang mencintai putrinya.

Vuyiswa.

Mary, apa itu Tn. Galak?

Ya, dia mati tadi malam.

Oh, Mary... Mari, aku turut berduka.

Aku ingin menguburkannya. Tapi dia cuma seekor ulat.

Mungkin aku buang saja. / Jangan, Mary.

Kau lihat, ulat kecil ini, begitu kecil dan tak berarti.

Punya jiwa sama sepertimu.

Di dalamnya ada sesuatu yang tak bisa mati.

Tapi semuanya bisa mati, orangtuaku mati.

Aku melihat mereka mati.

Ya Mary, tapi ada sesuatu yang tetap hidup.

Sesuatu itu...

melayang-layang kayak ulat kecil dan akan tertiup angin...

ke suatu tempat.

Tempat yang sangat jauh.

Mary, kau ingin menguburkannya?

Baiklah.

Kuburkan disini.

Aku suka kalau begitu.

Kadang aku merindukan orangtuaku.

Mary, kuingin tunjukkan sesuatu.

Ikutlah aku.

Hati-hati.

Tunggu disini.

Wow!

Kedua ini, kesukaanku.

Kutemukan mereka terbang dekat jalanan terbuka.

Saat itu matahari terbenam, dan udara kering.

Sudah lama kukejar-kejar mereka.

Kuingin kau menyimpannya.

Sungguh? Boleh kusimpan?

Mereka jadi milikmu.

Mary?

Aku harus pergi.

Sembunyikan. Ini jadi rahasia kita, paham?

Mau kemana kamu?

Tak kemana-mana, pengen cepet saja ke kamar mandi.

Will, William. / Apa?

Ada orang mengawasiku.

Pasti dari desa itu.

Lazarus, siapa orang itu? / Aku tak tahu, tuan.

Ada sebuah pemukiman kecil di pinggir pertanian, ada yang tinggal di sana saat aku berada disini.

Mungkin dia salah satu dari mereka. / Aku tak suka orang sembunyi lalu kabur saat melihat kita.

Mungkin kau harus ke desa dan memperkenalkan diri.

Kurasa itu penting.

Akan kuajak Lazarus, dia bisa bantu.

Ya tuan.

Baik, kau tunggulah disini. Aku akan bicara sama mereka.

Ya, tuan.

Selamat pagi.

Apa kabar?

Mereka semua?

Baik, terima kasih, dan kabarmu?

Siapa namamu?

Namaku Obara. Apa kabar?

Sangat baik, terima kasih.

Aku sedang nyari... um...

Zanemvula, apa mereka masih tinggal disini?

Kami dulu pernah bermain bersama di pertanian...

sebelah sini, um... namaku William.

Mereka berdua sudah mati.

Kau rupanya! Kenapa cepat sekali kau sampai sini?

Kenapa kau mengawasi pertanian kami? / Tidak, tidak, tidak...

Namanya Suno. Dia pemandu kami.

Dia cuma ingin melihat tetangga baru kami.

Kau banyak tanya.

Kau tak diterima disini.

Keluar!

Aku tak paham...

Kurasa sebaiknya kau pergi saja, sekarang.

Tapi kami datang baik-baik.

Masuklah mobil tuan, lebih aman.

Aku saja yang bicara sama mereka.

Apa yang membuatmu datang kemari? Iblis sopan.

Siapa dirimu nak, berani sekali mengancamku?

Keluar!

Dia sudah memperingatkan, sebaiknya kau tidur dengan mata terbuka.

Jagalah hubunganmu dengan orang kulit putih itu.

Kami tak akan turut campur, jauhi kami.

Dan jauhi perbuatan jahatnya.

Keluar! / Sekali lagi, keluar!

Dengarkan si mata satu.

Dia tahu yang terjadi pada mereka yang tak patuh.

Bukan hanya sekedar matanya saja yang hilang.

Enyah kau!

Ayo pergi, tuan.

Apa-apaan tadi itu?

Takhayul, Tuan William. / Apa yang kuperbuat hingga mereka kesal?

Entahlah, mereka terus menyebut-nyebut ayah tuan.

Ayahku? Kenapa dia?

Aku tak tahu tuan, orang-orang ini, mereka tak suka orang asing memasuki tanahnya.

Mereka punya firasat kau akan mengambil tanah mereka.

Kita bisa saling bantu, kita bisa mengerjakan tanah bersama.

Jangan terlalu dekat sama mereka, tuan.

Mereka akan memanfaatkan tuan.

Kurasa sebaiknya jangan ceritakan ini pada Sarah, setuju?

Ya, tuan.

Kau betah disini?

Ya, disini nyaman.

Kau dan Lazarus kulihat makin akrab.

Dia ramah.

Kalian bicarakan apa?

Banyak hal...

Misalnya apa?

Dia banyak tahu tentang alam.

Kayak ulat, kupu-kupu dan sebagainya.

Begitu ya.

Katanya ngengat dan kupu-kupu bisa menggotong jiwa manusia saat mereka mati.

Katanya jiwa ayah dan ibuku bersitirahat di 2 ngengat besar yang indah.

Lalu dimana ngengat-ngengat ini?

Aku tak boleh bilang.

Kau percaya?

Mungkin.

Baiklah...

Waktunya tidur buat gadis kecil.

Apa kau ingin tahu alasannya?

Alasan apa?

Kau tahulah, alasan kita tak punya anak?

Aku lebih suka tak memikirkannya. Terima saja.

Ya, begini... ada sesuatu yang dikhawatirkan.

Kenapa aku tak bisa memberimu apa-apa.

Aku seperti pohon mati tanpa tujuan.

Tolong jangan bicara begitu.

Memang ya.

Mengapa Tuhan lakukan itu terhadapku?

Mengutukku dengan rahim busuk. / Sarah, sudahlah.

Aku ingin melahirkan anak sendiri.

Kau punya seorang anak.

Gadis kecil yang cantik.

Dia bukan anakku.

Dia tak akan pernah jadi anakku.

Sebaiknya singkirkan keras kepalamu itu selamanya.

Aku lapar.

Sekarang bukan saatnya.

Kan dan gadis itu, makin dekat denganmu.

Kau mulai melangkahiku.

Dengan cara begini aku mendapat kepercayaan mereka.

Aku ingin tahu.

Kau tahu sekarang masih terlalu dini.

Berikan sesuatu yang memuaskan rasa laparku.

Tak ada siapa-siapa disini.

Maka pergilah cari orang.

Kau terlalu banyak minta.

Kau tak mencintaiku.

Sudahlah jangan begitu! Diamlah!

Aku akan pergi orang orang-orang itu. Akan kubawakan kau makanan.

Ada apa? / Kayak ada sesuatu yang aneh di halaman.

Tak ada apa-apa. Mungkin serigala atau apalah.

Bukan, kayaknya bukan itu.

Terlalu ketat, bisa kita istirahat dulu?

Yeah.

Dari mana asalmu, Lazarus?

Tak jauh dari sini.

Sebuah desa di bawah kaki gunung.

Kau punya istri, keluarga, anak?

Aku punya seorang istri dan seorang anak perempuan.

Keduanya meninggal, istriku meninggal saat melahirkan.

Dan kemudian terjadi kebakaran.

Aku tak bisa menyelamatkan putriku.

Sejak itu aku terus berkelana.

Dan saat itulah kau sampai di Hernel op Aarde?

Hernel op Aarde kau menyebutnya, itu adalah tempat yang sangat spesial.

Tempat yang kita percayai bila disini ada persimpangan jalan.

Budayaku

meyakini disinilah tempat kita bisa berkomunikasi dengan leluhur kita.

Jadi yang kau maksud bicara sama orang-orang mati?

Kita semua punya leluhur, Tuan William.

Jadi leluhur ini cukup penting bagimu, huh?

Kalau begitu pasti ini tempat yang sangat kuat bagimu.

Apa banyak orang tahu?

Tak banyak yang tahu.

Hanya yang terpilih oleh leluhur.

Apa kau terpilih?

Di desaku aku adalah tabib.

Orang yang bisa berkomunikasi dengan yang tak diketahui.

Aku punya bakat langka, Tuan William.

Setelah kematian puteriku, bakat ini menjadi beban tanggung jawab.

Kalian terus membesar.

Jika kalian terus makan banyak, akan berubah menjadi ngengat.

Seperti ngengat pemberian Lazarus ini.

Dia orang yang sangat ramah.

Selamat beristirahat, Lazarus. / Ya, tuan.

[mantra]

Dengan ini, kubayar hutangku.

Tenanglah, ibu.

Sudah berakhir.

Semua sudah terwujud.

Masih lapar.

Sudah kubilang, masih terlalu dini. Mereka mengeluh untuk dihentikan.

Kau meninggalkanku di rumah ini.

Disini tak muat.

Kau melupakanku, mengapa ayah?

Kau bukan putriku. Putriku tak bosan dengan kami.

Maaf, sayang, maaf.

Aku bisa memberi yang amat kau inginkan, Lazarus.

Dia membawakanku gadis ini.

Wanita itu melihatku dengan curiga.

Aku urus mereka.

Sarah, boleh aku masuk?

Sarah!

Ada apa? Sarah!

Ada sesuatu yang berusaha membunuhku.

Tak ada yang membunuhmu... / Sesuatu berusaha...

Tak ada yang membunuhmu. Kau cuma stres.

Cuma ada di pikiranmu...

Bukan di pikiranku, ini sungguhan...

Halo?

Aku harus perbaiki pompa air hari ini.

Kau jangan terus ambil air dari bendungan.

Tanpa air kita tak bisa menjual tempat ini.

Entahlah, maksudku, aku mulai suka disini. Rasanya kita bisa pindah ke sini.

Jangan konyol.

Apa? Ada sapi, ada ayam.

Kau bisa memerah susu di pagi hari. Mary bisa mengambil telur ayam...

Kau merencanakan semuanya, ya?

Yeah, sudah ada rencana, yeah.

Jangan berkhayal dan perbaiki pompanya.

Mary, bukankah ini ide yang bagus, iya 'kan Mary?

Kurasa ini ide yang bagus. / Bagus!

Baiklah.

Hari ini akan kuperbaiki pompa, aku pergi dulu.

Aku akan nyarikan makan buat ulat sutraku.

YUK GABUNG CHANNEL TELEGRAM t.me/broth3rmax

Ini ulah "Dia".

Aku merasakan kehadirannya kemarin.

Dia sudah memperingatkan.

Memperingatkan jangan usir iblis.

Aku tak peduli, jahat ataupun tidak jahat, yang mesti gampang dihentikan.

Aku ada rencana.

Kau bawalah tas ini.

Kita tangkap sendiri dia,

ambil tasnya lalu hancurkan.

Sangat gampang.

Kau main-main dengan api.

Kita harus menunggu saat yang tepat.

Aku sudah cukup rasanya mendengarkanmu.

Aku tak bilang aku yang mau melakukannya.

Aku tak butuh ijinmu. Dia adalah ibuku.

Ibuku.

Ibu...

bermimpilah.

Tidurlah, ibu.

Aku yang akan bertindak...

Akan kubalas kematiannya.

Ya, pembalasan.

Sekarang tidurlah, ibu.

Bermimpilah.

Apa kau mau lihat ulatku?

Mary?

Toto di pojokan itu. Aku punya ulat lagi bernama Tn. Galak.

Dia mati beberapa hari lalu, tapi tak apalah.

Kukuburkan dia di halaman. / Hey! Kau bicara sama siapa?

Kau yang dulu rupanya?

Jangan takut.

Lihatlah.

Lihatlah.

Lihatlah pada Satansbrut.

Mereka melihatnya!

Bagimu yang jangan melihatnya.

Kau tak punya pilihan lain. Dia akan membunuhku.

Mungkin kubiarkan saja ini terjadi.

Bila kau mau membunuhku, kau harus...

mencoba lebih keras lagi.

Kau iblis! / Aku bukan setan

tapi roh seorang ayah.

Kau membawa rasa tak bersalah dan kematian. Akan kuberikan kau kedamaian.

Kedamaian? Tak akan!

Semua kutukan bisa dibatalkan.

Aku bakar, aku bakar semuanya.

Mereka terbakar...

Kau telah mengeluarkan pembunuh dalam diriku.

Aku tak bisa lakukan lagi. Kau tak boleh lakukan ini pada orang lain?

Pasti gadis itu.

Yang harus jadi...

Maka malam inilah.

William!

Sudah kubilang, ada yang janggal pada Lazarus!

Amat sangat janggal.

Sudah kubilang hentikanlah.

Lazarus punya anak gadis yang dia simpan dalam tasnya.

Will percayalah! Kau harus suruh dia pergi, ini amat sangat janggal.

Ada penjelasan yang masuk akal untuk ini.

Dia pembunuh dan orang jahat.

Rasanya kau butuh istirahat.

Aku butuh dia disini, kita butuh dia disini.

William, cepat bilang padanya sekarang.

Jadi bantulah aku, kalau tidak, akan kubawa pergi Mary.

Dam kau tak akan bertemu kami lagi.

Apa yang bibi bicarakan? Lazarus bukan pembunuh.

Mary dengar, aku tahu yang kulihat.

Tidak! Akhirnya ada yang bisa kuajak bicara.

Orang yang mau dengar! / Mary, sudah cukup.

Kau harus dengarkan dia. / William kau harus ke sana dan katakan padanya.

Mary, kau ikut aku.

Kuperingatkan kau, jangan jadi orang menyedihkan!

Dan bertanggung jawablah atas perbuatanmu terhadap kami.

Lazarus, maaf, tapi aku harus menyuruhmu pergi.

Ada yang tak beres, dan...

Yah, kami telah memberikan kesempatan.

Aku... aku ada sedikit uang...

Tolong terimalah, ini bisa membantumu dalam perjalanan.

Tanganmu tergores.

Ya, tapi ini tak apa-apa tuan.

Tuan.

Terima kasih telah memberiku kesempatan.

Dan kumohon tuan, aku tak mengingikan uangmu.

Aku cuma meminta padamu, apakah aku bisa menginap nanti malam?

Tentu saja, menginaplah nanti malam.

Secara pribadi aku berterima kasih atas kerja kerasmu.

Lazarus, aku benci mengatakannya, tapi apa boleh aku melihat isi tasmu itu?

Aku cuma ingin tahu saja.

Tentu boleh tuan.

Dieselnya sudah selesai tuan.

Aku ingin pergi ambilkan bahan bakar lagi.

Tidak, kau tinggallah malam ini.

Kau mengalami hari yang berat, rawatlah luka itu.

Maaf tuan, keluarga memang harus diutamakan.

Tangannya, Sarah!

Tangannya yang tergores.

Apa kau tahu betapa malunya aku?

Dia akan menginap malam ini, dan dia akan pergi besok pagi-pagi.

Itu belum cukup, kuingin dia pergi sekarang.

Kau saja yang suruh, aku tak mau terlibat dalam ketakutanmu sendiri.

Aku akan bereskan diesel untuk nyalakan generator.

Kalau begitu akan kukerjakan sendiri.

broth3rmax

Mary! Mary, kau disini?

Lazarus? Kaukah itu?

Mary, ikutlah aku.

Kuingin tunjukkan sesuatu.

Mana semua orang?

Mereka pergi beli bahan bakar untuk generator.

Sebentar lagi mereka kembali.

Ikutlah aku. Dan bawalah ulat sutramu.

Sarah! Mary!

Dimana kalian?

Mary?

Sarah?

Apa yang kau perbuat sama mereka?

Dimana mereka?

Hentikan nyanyiannya!

Hentikan nyanyiannya!

Hentikan nyanyiannya!

Hentikan nyanyiannya!

Dia membawa mereka. Orang yang kau panggil Lazarus itu.

Kau ini bicara apa? Apa yang terjadi? Sarah?

Sarah!

Apa yang terjadi? Sarah, lihat aku.

Bicaralah!

Sial!

Maafkan aku, ini semua salahku.

Sarah... Sarah!

Tuan, kau harus dengarkan aku.

Mary? Dimana Mary?

Jangan buang-buang waktu lagi.

Keluargamu menjumpai iblis.

Yang bernama Thuli. Mengumpulkan jiwa-jiwa.

Dibantu oleh Lazarus.

Mary dalam bahaya besar.

Apa itu "Thuli"?

Ikutilah pelacak jejak kami.

Rebutlah Mary dan bawalah dia pulang!

Aku akan tetap disini bersama istrimu.

Pergilah! Sekarang!

Dimana Mary?

Dimana dia?

Dia sudah membawa Mary.

Katakan dimana dia sekarang, atau kuledakkan otakmu dihalamanku.

Bila kau tarik pelatuk, sisa keluargamu akan hilang.

Mary membutuhkanmu, William.

Kau harus pergi.

Jika kau bohong, pak tua...

aku akan kembali.

Maafkan aku Sarah, aku segera kembali.

Bawakan aku kambing.

Bagaimana kau tahu lagu itu?

Lagu?

Kau selalu menyenandungkannya.

Dulu biasa kunyanyikan untuk putriku sebelum dia tidur.

Dimana dia sekarang?

Dia tidur.

Aku cukup lama kehilangan dia.

Sepertinya kau butuh seorang putri dan aku butuh orangtua.

Sinikan tanganmu.

Kayak begini.

Sekarang ikuti ucapanku.

Aku berjanji akan menjagamu kapanpun aku bisa...

dan tak akan pernah menyakitimu.

Itu janji yang berat.

Kurasa aku tak sanggup memenuhi janji itu.

Aku berjanji akan menjagamu kapanpun aku bisa...

dan tak akan pernah menyakitimu.

Sekarang jabat tangan.

Sekarang kita akan selalu bersama.

Minumlah.

Kita akan melihat bintang paling terang malam ini.

Sekarang kegelapan lembut dan cahaya muncul.

Bersiaplah.

Katanya bintang itu adalah jiwa-jiwa manusia...

yang meninggal mendahului kita.

Menatap kita yang dibawah.

Mengintai lewat kegelapan.

Dan mereka mengingatkan kita bila mereka masih disini.

Tidurlah sekarang, nak.

Kerjamu disini...

sudah selesai.

Maafkan aku.

Aku disini.

Siapkan kambingnya.

Kenapa... kenapa kau berhenti? / Pssst!

Pasang pertahanan kuat.

Pegangi.

Sudah.

Cukup? / Ya cukup.

Terima kasih, para leluhurku, terima kasih.

Kegelapan, jiwa yang diracuni!

Tempatmu bukan disini, pergilah dan menampakkan diri lagi!

Mulai sekarang kukatakan padamu, roh jahat!

Tempatmu bukan disini, pergilah atau kami bunuh!

Thuli.

Kesalahanku sudah terpasang.

Apa yang telah kau lakukan?

Maafkan aku.

Bangun!

Bangun!

Sarah.

Sarah.

Kepalaku sakit.

Jangan khawatir.

Sebentar lagi akan hilang.

Ini bukan pertanianku.

Kau benar.

Ini bukan rumahmu.

Kita dimana?

Kita di suatu tempat dan bukan dimanapun.

Di sebuah dunia diantara dunia-dunia.

Suatu tempat kehampaan dan terasing.

Tapi aku tak mengerti.

Tadinya aku duduk dekat api unggun...

dan aku tertidur.

Ya, benar.

Kau tertidur di satu dunia makanya kau bisa terbangun di dunia yang ini.

Kemarilah.

Kuingin tunjukkan seseorang.

Ibu? Ayah!

Apa yang terjadi?

Ibu! Ayah! / Sekarang tenanglah...

Kemana kalian? Kembalilah! Tidak!

Tenang, tenang...

Biarkan aku! / Dengarkan suaraku.

Dengarkan suaraku.

Pejamkan matamu.

Pejamkan matamu.

Dengarkan suaraku.

Pejamkan matamu.

Apa yang kau lihat?

Ini memang rumahku.

Aku ingat hari itu.

Bibi Sarah?

Mary? Sekarang kau harus memutuskan.

Ini dirimu, Mary.

Ini jiwamu.

Sekarang kau punya pilihan untuk pergi bersama orangtuamu...

atau kembali ke dunia nyata.

Mengapa kau lakukan ini terhadapku?

Maafkan aku.

Maafkan aku, Mary.

Hanya ini satu-satunya cara untuk menyelamatkan putriku, Vuyiswa.

Maaf, aku telah mengkhianatimu.

Maafkan aku.

Aku melanggar janji kita.

Maafkan aku.

Aku melanggar janji padamu.

Apa yang akan terjadi padamu?

Mungkin bebatuan ini punya rasa kasihan pada seorang pria tua.

Jangan takut, Lazarus.

Mary.

Kau telah memberi pria tua ini anugerah yang terindah, anakku.

Berikan tangamu.

Ikuti ucapanku.

Aku berjanji tak akan melupakanmu.

Aku berjanji tak akan melupakanmu.

Aku berjanji bila suatu hari nanti kita akan bertemu kembali.

Aku berjanji bila suatu hari nanti kita akan bertemu kembali.

Jabat tangan.

Terima kasih.

Aku hamil.

Apa?

Bagaimana bisa? / Aku tak tahu.

Aku hamil.

Selamat siang.

Yeah.

Sepertinya kau butuh bantuanku disini.

Terima kasih. Semoga kami segera selesai.

Turut berduka, untuk putrimu.

Dia bukan putriku.

Kami bisa atasi, kami akan merindukannya.

Tapi dengan bantuanmu, kita bisa rubah ini menjadi surga.

Pohon bagus menghasilkan akar buah.

Aku adalah pengembara...

yang selalu mencari.

Kau dalam diriku dan aku dalam dirimu.

Dan kita akan bertemu lagi.

Aku tak bisa ditipu.

Aku tak bisa dikelabui.

Aku adalah pengembara, dan kau adalah milikku,

selamanya.

broth3rmax, 1 Maret 2020

no resync/edit/re-upload/delete-credit broth3rmax, 1 Maret 2020

SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax

GABUNG CHANNEL TELEGRAM t.me/broth3rmax

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.