Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ini tak boleh terjadi. Sekarang dan selamanya.
Bu, hentikan!
Inikah yang kau maksud akhir pekan asyik bersama bibimu?
- Baiklah. Bisa kami... - Aku berusaha membantunya.
Tidak, yang akan membantu
adalah memberitahuku bahwa putriku hamil.
Namun, aku justru tahu dari pemuda yang kebingungan.
- Jackson memberitahumu? - Ya.
- Semua baik-baik saja? - Ini Bu Wheeler, ibu Kristi.
Lynette adalah bibi Kristi.
- Dia tak mau pertahankan kehamilan. - Itu bukan urusanmu!
- Mungkin kita... - Tidak, aku menelepon Bibi Lynn.
Paham? Aku tak mau jadi ibu remaja.
Mungkin itu yang harus kau pikirkan sebelum mulai bercinta.
Baiklah, emosi makin memuncak.
Kurasa ibu dan anak harus berbincang.
Lynette, ayo keluar. Kubelikan kopi.
LANGDON PECANDU SABU - $20
Pencuri ambulans yang tabrakan akan tiba.
Sepuluh menit lagi, Trauma dua. Kau tangani.
Bagus. Sebaiknya mereka pecandu sabu
karena Abby ingin hadiah Birkin.
Untuk apa?
Agar dia memaafkanku karena beli anjing goldendoodle untuk anak-anak.
Mau jadi suami baik?
Suruh dia berlibur tanpamu, anak-anak, atau anak anjing.
- Kau jahat ke semua atau cuma aku? - Hanya kau.
Bagaimana status CT kepala Joseph Marino?
Masih menunggu hasil.
Dia sadar dan tidur di Utara 2. Kejang sudah berhenti.
Kabari aku begitu hasil CT keluar.
Tentu.
Bagaimana Travis, pasien tonsilektomi?
Sudah kuantar ke ruang operasi. Dia baik-baik saja.
Bagus. Kau cegah darahnya habis.
Bukan aku. Itu berkat kau dan dr. Robby.
Aku tak akan bisa menanganinya seperti kalian.
Belum. Itu sebabnya kau di sini. Namun, kau menemaninya tadi.
Dia pasti sudah meninggal di RS lain.
- Ya. Kurasa kau benar. - Ya, biasanya aku benar.
Pak Brian, harap kemari.
Maaf soal semua ini. Aku tidak mengira Eloise akan tahu.
Ya, dia sudah tahu.
Kristi harus memutuskannya sendiri.
Sayangnya, dia masih di bawah umur.
Silakan duduk.
Kami akan memanggilmu jika ada kabar baru.
- Butuh apa? - Kabur dari Gloria.
Pergilah.
- Dr. Robinavitch. - Gloria.
Ini dr. Tracy Morris, manajer regional ECQ America.
- Grup manajemen kontrak. - Salam kenal.
Sama. Maaf, aku agak sibuk, seperti biasa.
Tadi kami di atas dengan tim eksekutif, membahas proposal.
Proposal?
Kami ingin mengajak IGD bergabung dengan kami.
500 atau lebih IGD milikmu belum cukup?
- Bagaimana lagi? Bisnisnya bagus. - Ya? Bagi siapa?
- Semua orang diuntungkan. - Benarkah?
Mandat korporat saat merekrutmu
adalah mengutamakan laba pemegang saham, bukan?
Robby.
Direksi RS terkesan dengan metrik ECQ soal kepuasan pasien,
waktu pengerjaan, dan tagihan.
Proposalmu termasuk pemotongan gaji semua dokterku?
Mungkin bisa kucarikan insentif. Kau mau Direktur Medis Regional?
Beban kerja lebih ringan, tunjangan lebih baik, opsi saham.
Kau kuliah bisnis atau kedokteran?
Keduanya.
- Kami menantikan keputusanmu. - Tentu.
Semoga kita bisa segera bekerja sama, Dr. Robinavitch.
Aku tak percaya kau mempertimbangkannya.
Intinya, statistik kita tak bagus dan statistik mereka bagus.
Meski tampak bagus, bukan berarti baik bagi pasien.
Jika mau pertahankan IGD ini, tingkatkan metrik.
Ada banyak peluang pengembangan.
- Peluang perbaikan. - Rupanya itu maksudmu.
Tolong perhatikan skor kepuasan pasien.
Mauku begitu.
Kini waktu tunggu rata-rata enam jam
sebelum bertemu dokter.
Tambahkan staf agar dapat menambah perawatan.
Kau siap melakukannya?
Tingkatkan skor dengan sumber daya kita
atau kita pakai tawaran ECQ.
Itu menggelikan. Kau tahu itu.
Jika tidak, kita semua celaka.
Mungkin kau perlu cuti.
Orang terjatuh dari tangga. Pingsan dua menit. Pergilah.
Permen?
- Siapa yang menduga anak kampus? - Collins.
- Sial. Aku tahu mereka akan menabrak. - Lalu kenapa kau tak bertaruh?
Aku tak mau ada yang terluka. Itu karma buruk.
- Siapa yang menang? - Dr. Collins benar semua.
Di zona kita, tabrakan, dan anak kampus.
Itu aneh dan menyeramkan.
Orang kaya menjadi lebih kaya.
Kau harus lebih banyak bersyukur.
Aku akan lebih bersyukur jika gajiku lebih besar.
Aku setuju itu.
Sudah menemukan putri Ginger?
Seharusnya dia membawa ibunya pulang.
Kuhubungi ponselnya lagi, tak dijawab.
Akan kucari di kantin sekali lagi.
- Kita harus bilang apa? - Jangan katakan apa pun.
Kau harus berkonsultasi dengan Kiara untuk kemungkinan terburuk.
- Kenapa? - Silas Dunn usia 45 tahun.
Jatuh dari tangga 2,44 meter. Dada kanan kena lantai berkarpet.
Sadar. Vital bagus. Tak ada obat dan alergi.
Aku dr. Santos. Apa kabar?
Aku baik-baik saja. Istriku menelepon 911.
Kata mereka ini semua perlu, tetapi aku bisa berjalan.
Kami akan memeriksa semuanya.
Apa dugaanmu?
Dia jatuh mungkin karena jantung atau saraf. Kau pusing?
Tadi agak pusing.
- Butuh CT kepala, EKG, dan troponin. - Ya.
Kuhitung. Satu, dua, tiga.
- Tadi aku memasang lampu. - Terima kasih.
- Dr. Santos, lakukan sonografi. - Aku dr. Garcia. Bisa eja "dunia"?
- D-U-N-I-A. - Mulai dengan huruf A, eja terbalik.
A-I-N-U-D?
Bagus. Otakmu tak apa.
Denyut 92. TD 132 per 78. Saturasi oksigen 98.
Tak ada efusi perikardial.
Lunak?
- Ya. - Rusuk 7 dan 8, selangka tengah.
- Mungkin 1-2 rusuk patah. - Periksa paru-paru.
- Bisa jadi pneumo. - Aku mau mengecat ruang duduk.
Istriku punya banyak keinginan.
Renovasi rumah yang akan kau lakukan
beberapa pekan ini bisa dilihat di TV.
- Bisa beri tahu istriku? - Paru-paru naik.
Apa zodiakmu?
- Scorpio. - Garang.
Aku fokus kepada pasien kita.
Perutnya bersih.
Dr. Garcia.
Segera. Kuharap bisa bantu. Pasien pendarahan pascaoperasi.
Kau di tangan yang tepat.
Trauma Tingkat Satu, sekarang.
Kabari jika ada perubahan.
Ambulans curian menabrak pohon.
Polisi mendampingi tahanan tersangka.
Ini tak masuk kriteria.
Zac Dawson, 21 tahun, penumpang kursi depan, diborgol, bisa berjalan di TKP.
Luka pada paha anterior akibat pecahan kaca.
Tak ada cedera lain. Vital baik.
- Terluka di mana? - Mana Miles?
Miles Hernandez, 18 tahun, pengemudi ambulans curian.
Dada kanan, cedera kaki kiri.
Napas pendek. Saturasi oksigen 91. Takikardia 120. TD 105 per 70.
- Boleh kutemani dia? - Temanmu?
- Orang penting bagiku. - Kucarikan kamar.
COLLINS ANAK KAMPUS - $5
- Kami urus Miles. - Aku dr. Collins. Bisa bicara?
Napas bilateral, banyak stridor.
- Siap intubasi. Harus segera dirawat. - Pinggul tertekuk, kaki teraduksi.
Dislokasi panggul posterior. Denyut baik.
Butuh obat induksi, ketamin, dan rokuronium.
Lihat tulang selangka.
Tertekan di tengah. Dislokasi sternoklavikularis.
Menekan trakeanya.
Kurangi dan coba apa cara ini membantu pernapasan.
Baiklah, stabilkan kakinya. Satu, dua, tiga.
Empat dosis morfin. Tes darah menyeluruh.
Detak jantung 125.
Langdon, jalur napas. Collins, E-FAST.
Orofaring bersih.
Klavikula dislokasi ke arah belakang. Usap klorheksidin.
Sepuluh lido dengan epi. Waktu sangat penting.
Tekanan darah 108 per 74.
Baiklah. Miles, tulang selangkamu menekan saluran pernapasan.
Kami akan menariknya kembali. Kusuntikkan anestesi.
Akan terasa tusukan jarum dan sensasi terbakar.
Baiklah. Gunting penjepit.
Masuk lebih dalam.
Cengkeram kedua sisi tulang itu dengan baik.
Sudah. Baiklah, Miles. Ini akan sakit sebentar. Kau siap?
Berengsek!
- Berteriak itu bagus. - Siapa yang kau siksa?
Dislokasi sternoklavikular berkurang.
- Bagaimana napasmu? - Lebih baik.
- Bagaimana pasien pendarahan pascaoperasi? - Magang panik. Alarm palsu.
- Siapa dia? - Dia?
Ini dr. Garcia. Kami akan luruskan kakimu.
- Setelah CT. - Tampaknya kau bisa menanganinya.
Kau tahu kalian ada di berita?
Kau mencuri ambulans. Kenapa?
Itu bukan ideku.
- Apa dia mirip pecandu sabu? - Astaga, kau ini kenapa?
Ini ide buruk.
- Baiklah, Chanel, selesai. - Seburuk apa?
Aku akan jujur. Itu tak terlihat bagus.
Untungnya, tak ada infeksi.
Aku memang bodoh. Kini aku mengalami serangan panik.
Rasanya...
- Permisi, Dr. Mohan. - Aku akan segera kembali.
Aku baru menanganinya beberapa menit.
Aku tak bilang apa pun. Kenapa?
Chanel Sutton, 22 tahun, komplikasi suntik silikon di bokong.
Itu salah klinik.
Dia menemukannya di TikTok. Dia menyuntik di ruang duduknya.
Dia pikir itu dempul silikon dari Home Depot.
Astaga. Benarkah? Dasar anak-anak zaman sekarang.
Dia mengalami takikardia dan takipnea. Kurasa serangan panik.
Jika silikon kena vena, dia bisa mengalami emboli paru.
- Harus dipindai. - Bagus.
Bagaimana keadaan Joyce, pasien sel sabit?
Bertahan. Dia diintubasi dan menunggu di ranjang IGD.
- Bagus. Pertahankan. - Pasti.
Rapat tim. Kumpul di tempat biasa.
- Susul aku setelah selesai. - Setelah kuberi perawatan.
- Maaf. - Hei. Bagaimana dia?
Lebih baik dan cepat. Butuh sepuluh orang seperti dia.
Tak kusangka kau ingin Samira lagi.
Salahkan Gloria. Jika tak menambah skor kepuasan pasien,
mereka akan bawa perusahaan manajemen dari luar.
- Astaga. Serius? - Ya.
Menggelikan.
Ada kabar tes perfusi serebral Nick Bradley?
- Masih menunggu hasil. - Bagaimana ibu muntah, Theresa Saunders?
Sudah diberi cairan. Nanti pulih.
Lihat? Kita punya pasien yang menghargaimu.
Tugas triasemu hari ini selesai.
Maaf. Apa aku berbuat salah?
Aku memang terlalu banyak bicara ke ibu tunawisma itu.
Tidak. Jangan khawatir. Tak apa.
Satu dari kita menangani ruang tunggu dan triase beberapa jam pertama,
mencoba kurangi jumlah pasien.
Kita kembali ke sini untuk sisa sif.
- Baiklah. Bagus. - Ya.
Hei. Apa kita akan dapat makan siang?
Ini lewat pukul 12.00. Aku lapar.
Bawa makanan ini untuk sif berikutnya
atau ambil roti lapis pasien.
- Tak ada waktu istirahat di sini. - Terima kasih.
- Ganti pakaian? - Ada semburan. Bantu selamatkan nyawa.
Bagaimana triase?
Bagus. Aku kembali lagi bersama kalian.
Keren. Kau merasa baik-baik saja?
Ya. Aku melakukan kesalahan beberapa jam lalu. Tak apa.
Siap kerja.
Biar kutebak. Kau temukan ini di tempat barang hilang.
Pakaian ukuranku tak ada.
Penampilan bagus, Huckleberry. Pamerkan pergelangan kaki itu.
- Rapat tim pukul 14.00, bukan? - Bukan rapat tim.
Aku hanya ingin mengingatkan beberapa hal.
Kita bekerja baik saat mendiagnosis
dan merencanakan perawatan pasien,
tetapi masih ada beberapa peluang untuk perbaikan.
Jangan hal ini lagi.
Pertama, selalu duduk di sisi ranjang pasien yang stabil.
Kau akan jadi dokter yang lebih baik.
Kedua, jika pasien harus dipulangkan, lakukan sebelum menerima pasien baru.
Pasien tahu waktu mereka bersama kita,
jangan menahan mereka di sini terlalu lama.
Ada keluhan antrean.
Aku paham, tetapi demi efisiensi dan berjalan dengan lancar,
membuka ranjang dan kamar,
pulangkan pasien sebelum menerima pasien baru.
Terima kasih. Terakhir, dalam rekam medis kalian,
pastikan pengambilan keputusan dan catatan mencerminkan
tak hanya diagnosis, tetapi juga semua pemikiranmu
untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit kritis.
Tambah pekerjaan? Aku sudah muak membuat grafik.
RS tak mau mengakuinya,
tetapi ini bukan soal bagan, melainkan laba.
Mengerti? Bagus. Sekian. Dah
Ayo.
Ibu dan remaja hamil masih mengobrol?
- Ya. - Tak ada teriakan dari kamar?
- Tidak. - Bagus. Mungkin berhasil.
Atau mereka saling membunuh. Aku terima yang mana pun.
Kau penasaran kenapa skor kepuasan pasienmu turun drastis.
Selalu menghargai dukunganmu.
Aku harus memeriksa pasien Nepal. Dia menyukaiku.
Semua orang menyukaimu jika diberi morfin.
Kita akan menindaklanjuti Gillian Dupree,
anak 4 tahun di ruang triase karena demam.
- Baiklah. - Ya.
Dr. Javadi.
Maaf. Sedang apa di sini?
Aku mau beri konsultasi, pemuda dengan usus buntu panas.
- Apa kau mahasiswa kedokteran? - Ya, Bu.
Itu kasus bagus untuk mahasiswa.
Mereka bisa kemari? Akan kuberi pengajaran dengan pasien.
- Ada anak berusia empat tahun... - Aku mau.
Boleh ikut? Mungkin bisa belajar hal baru.
- Tentu. - Bagus.
Aku tak suka orang lain mengaitkanku dengan ibuku.
Ya, tetapi aku tak bisa menolak usus buntu panas.
Mereka adalah mahasiswa kedokteran. Boleh aku mengajar?
- Silakan. - Semua orang tahu maksud McBurney.
Siapa yang tahu nama tanda ini?
Tim, tolong angkat kaki kananmu.
Gejala psoas.
Menyebabkan gesekan otot psoas pada usus buntu meradang.
Bagus.
Dahulu, radang usus buntu harus langsung dioperasi.
Siapa tahu soal studi CODA?
Itu dari uji coba New England Journal 2020
yang membandingkan operasi dan antibiotik.
Tanpa usus buntu,
tingkat keberhasilan 75% pada kelompok khusus antibiotik.
Tepat.
Sayang, kita pernah membahas studi itu di rumah, bukan?
"Sayang"?
Tunggu. Dia ibumu?
Namaku Victoria.
Atau Javadi, Dr. Shamsi.
Halo? Ya, aku segera ke sana.
Bu Grant mengalami nyeri dada. Kami harus pergi.
- Ya, pergilah. Utamakan pasien. - Baiklah. Terima kasih.
- Siapa Bu Grant? - Tak ada. Aku mengarangnya.
Maaf. Kau baru saja menunjukkan ekspresi seperti putraku
saat kuberi petunjuk ke tim basket dari pinggir lapangan.
Maafkan aku.
Tidak, kupikir renovasi harus seperti perawatan gigi.
Serahkan pada profesional.
Mereka yang harus menaiki tangga.
- Keluargaku sudah datang? - Entah. Akun kulihat. Bagaimana CT?
Kepala dan leher normal. Hemotoraks kecil di kanan.
Apa itu?
Pendarahan di paru-paru tempat rusukmu patah.
Napasnya makin pendek setelah pemindaian.
Karena nyeri?
Silas? Hei, bangun.
- Denyut radial hilang. - Karotis tegang. TD turun.
Mungkin butuh slang dada.
Periksa HemoCue lainnya. Cari tipenya dari bank darah.
Tekanan darah 72 per 44. Denyut 89.
- Tekanan darah turun. - Berikan non-rebreather 100%.
- Minta dua unit. - Sudah.
CT kepala normal. Hemotoraks kecil di kanan.
Yang menjadi gumpalan besar darah.
Persiapan slang dada. Kateter 20 French.
- Aku ingin pasang slang dada. - Boleh. Aku akan memandumu.
- Saturasi rendah. Intubasi? - Tunggu slang dada masuk.
Jangan membuat pneumo tegang.
Dia tak akan membuat kesalahan lagi.
Pisau 10 untuk dr. Santos.
- Banyak jaringan payudara. - Fokus ke slang dada.
Ruang interkostal kelima, garis aksila anterior.
Sempurna.
Long Kelly.
- Sial! - Astaga. Kau tak apa?
Itu pasti sakit.
- Biarkan. - Namun...
- Akan kugantikan. - Kau tak bersarung tangan. Aku saja.
- Aku... - Sendirian.
Pakai sarung tangan. Kau jahit ini.
Kami bisa. Tak perlu khawatir.
Baiklah. Aku di sebelah jika kau butuh aku.
Saturasi dan TD bagus.
- Siap masuk ke sini? - Ya.
- Kau tak apa? - Ya.
Kau mulai merasa pusing, katakan.
Ya.
Kau akan pura-pura menjadi bajak laut dengan kakimu di atas tong rum.
- Kau serius? - Ya.
Ini teknik Kapten Morgan untuk reduksi pinggul.
- Siapa Kapten Morgan? - Pria yang bawa botol rum?
- Kustabilkan panggul. - Taruh kakimu di sini.
Sebenarnya, aku akan... Maaf.
Letakkan kaki kananmu di belakang lututnya.
Seperti ini?
Ya. Lalu kau gunakan kakimu
sebagai engsel untuk gaya anterior ke tulang paha.
Fisika.
Dorong kaki bawah dengan tangan kiri.
Kau bisa. Dorong dengan punggungmu.
Pinggul adalah sendi besar, banyak otot yang menstabilkannya.
Baiklah.
- Dor. - Sial. Maksudku, astaga.
Begitulah cara reduksi pinggul.
- Bagus. - Terima kasih.
Kudengar ada pasien 85 tahun
yang mungkin ditinggalkan pengasuh utamanya?
Bisa jadi. Semoga tidak. Aku tak tahu harus apa.
Putrinya menghilang. Aku risau ibunya...
Pelan-pelan. Kita cari solusinya. Menurutmu, ada apa?
Ginger menderita skizofrenia dan dia jatuh.
Putrinya sudah kewalahan. Maksudku...
Mungkin dia kabur. Aku tak mau bilang ini kelalaian orang tua, tetapi...
Jangan berpikir negatif.
Akan kucoba hubungi anggota keluarga lain.
Kubilang pada putrinya untuk beristirahat
dan prioritaskan dirinya. Aku hanya...
Aku tak menyangka dia meninggalkan ibunya, jadi...
Ini bukan salahmu.
Ada banyak kasus serupa seiring bertambahnya usia lansia.
Keluarga mereka kesulitan.
Terima kasih.
Dr. Robby, studi perfusi serebral Nick Bradley sudah keluar.
Tak ada aliran darah di batang otak.
Baiklah.
Kabari jika petugas transplantasi dari CORE sudah tiba.
Baiklah.
- Ada kabar? - Ya. Mari kita bicara di luar.
Lewat sini.
Aku mendapat hasil pemindaian perfusi otak Nick.
Sayangnya, itu menunjukkan tak ada aliran darah ke otak Nick.
Apa yang kulihat?
Mungkin membantu jika kutunjukkan. Ini otak yang sehat.
Lihat yang hitam? Itu darah yang mengalir ke otak.
Jika tak ada aliran darah...
Ini putih.
Ya.
- Dia mengalami mati otak. - Aku turut prihatin.
Aku berdoa. Aku berharap...
Semua begitu.
Jadi, dia tidak akan selamat?
Benar.
Tes apnea dan pemindaian perfusi telah membuktikannya.
Bagaimana sekarang? Dia terhubung ke semua mesin itu...
Jangan buru-buru. Cobalah memahami kabar ini.
Spesialis dukungan keluarga akan kemari
dan membantu ke tahap berikutnya.
Terima kasih.
Kau baik-baik saja?
Kutunjukkan hasil pemindaian perfusi ke orang tua remaja overdosis.
- Bagaimana? - Selalu sulit.
Apa itu dr. Robby? Kau berutang tarian kepadaku.
Tampaknya ini peluang meningkatkan kepuasan pasien.
Aku sedikit payah, tetapi mari kita coba.
Siap?
Xeroform dahulu, lalu dua potong empat kali empat.
Kim akan tunjukkan caranya.
- Tentu. - Terima kasih.
Hanya 500. Dia tidak perlu operasi.
Kau, ikut aku.
- Aku mengacau. - Katakan yang tak kuketahui.
Kau percaya diri. Itu bagus.
Namun, kepercayaan diri dan keangkuhan beda tipis.
- Perlu kuambil darahmu? - Tadi sudah kau lakukan.
Ya, maksudku untuk tes HIV dan hepatitis.
Aku bisa seperti Silas.
Tidak. Aku akan minta Dana melakukannya setelah pengobatan luka.
Boleh kujahitkan?
Tidak. Akan kujahit sendiri. Kau bisa membantu.
Siapkan perban, baki jahitan,
betadine, saline irigasi, suntik berpelindung percikan, Prolene 5-0.
Satu persen lido dengan epi, suntik lima CC, jarum ukuran 27.
Kristi dan ibunya masih bicara?
- Kuberi waktu yang dibutuhkan. - Dalam batas kewajaran.
Apa Ibu akan menyetujui Kristi aborsi?
Wanita hanya boleh punya anak jika dia ingin.
Jika kau memakai ukuran Abbot,
mereka sudah pulang sejam lalu.
Serius?
- Aku butuh dokter secepatnya. - Ada apa?
Remaja nyeri skrotum parah. Harus kesampingkan torsi.
Beri empat Versed intranasal. Aku saja.
Silakan.
Hai.
Lihat wanita kulit hitam yang cantik ini. Apa kau dokter kami?
Terima kasih. Dr. Heather Collins. Pasti kau Dillon?
- Aku ibunya, Tina. - Senang bertemu kalian.
- Dillon, kapan rasa sakitnya mulai? - Sekitar sejam lalu.
Kau ditendang atau terkena bola?
Tidak. Tiba-tiba sakit.
Astaga.
- Tenang. - Baiklah.
Aku harus melakukan USG untuk memastikan
testismu tak terpelintir dan memutus suplai darah.
- Kau tak keberatan? - Bolehkah aku minta dokter pria?
Ayolah, Dillon. Ini dokter yang kau mau. Aku janji.
- Baiklah. Sial. Sakit. - Yang sopan.
- Terima kasih. - Maaf. Ini sangat sakit.
Kami akan masukkan obat ke hidungmu.
Agar kau relaks dan meredakan sebagian nyeri.
Biarkan mereka melakukannya. Kata dokter meredakan.
Aku tahu. Aku dengar. Telingaku normal.
Testisku yang sakit.
- Baik. Maaf, Sayang. - Ayolah.
Tahan.
- Semua baik, Beto? - Ya, Dokter.
Itulah kita kelak.
- Kau lebih cepat dariku. - Ya, terima kasih.
Selangkah lagi, aku memenangkan semua.
Jadi, Collins menang?
Kalian tak penasaran kenapa dia mencuri ambulans?
Korteks prefrontal belum berkembang.
Mereka akan dipenjara.
Dr. Langdon, hasil CT sudah kelular. Joseph Marino.
Pasien kejang kita.
Bagaimana Garcia?
Baik. Dia sedang menjalani tes lab.
Kuperiksa sebentar lagi dan membuat bagan.
- Kenapa pasanganmu? - Ceritanya panjang. Mari kita lihat.
- Kau melihat apa yang kulihat? - Neurosistiserkosis.
Rawat dengan baik.
Pasien biasanya tak menangani diagnosis ini dengan baik.
Aku mengerti.
- Tidak ada aliran darah di sini. - Apa itu berbahaya?
Jika tak dirawat lebih dari enam jam, dia bisa kehilangan testis.
Aku bisa kehilangan testisku?
Satu testis. Kami akan berusaha mencegahnya.
Kau berbuat apa, Dillon? Aku akan mencopot kunci pintumu.
Sayangnya, sulit mengetahui penyebab torsi.
Dillon, aku harus merawatnya sekarang.
Baiklah.
Kami akan mengirimkan resep baru...
ke apotek. Hanya satu pil setiap pagi.
Selanjutnya, mual dan muntah di Utara empat.
Sinar-X lengan bawah lagi pada Pak Ofori di koridor selatan.
Kau bisa keluarkan dengan belat volar. Beri tahu orto. ADF.
Selalu dahulukan pasien yang bisa dipulangkan.
Anak 4 tahun, demam.
Keputusan medismu adalah otitis media.
Dia mengalami infeksi telinga.
Apa kau juga mempertimbangkan dan abaikan meningitis, mastoiditis,
- otitis eksterna maligna? - Ya.
Dokumentasikan pekerjaan kognitifmu dalam MDM.
Aku harus mengisi bagan?
Aku ingin kau menunjukkan kinerja. Penagihan adalah efek sampingnya.
Ada yang dengar ucapanku tadi?
Seringnya, torsi ada di bagian dalam,
jadi kita putar ke arah luar dengan membuka buku.
Testis mungkin terpelintir ke arah lain.
Akan kuputar lagi 180 derajat, lalu coba 180 derajat lagi ke dalam.
Lebih baik.
Itu terasa lebih baik.
- Kurasa aku baik-baik saja. - Sudah?
Untuk saat ini. Kita perlu merujuknya ke urologi.
Dia perlu operasi kecil untuk memperbaikinya dan mencegah terulang.
- Terima kasih. Ucapkan terima kasih. - Terima kasih.
Kuhubungi urologi, menanyakan antrean.
- Terima kasih. - Terima kasih juga.
Ada pertanyaan lain?
Ya. Bisa jelaskan
cara mendaftarkanmu sebagai dokter kami?
Aku spesialis pengobatan darurat,
hanya bekerja di rumah sakit ini, bukan perawatan primer.
Sial. Beri tahu aku jika kau punya kantor sendiri,
karena kau hebat.
Kau memiliki hubungan baik dengan putramu.
Dia adalah jantungku dalam wujud manusia.
Kau punya anak?
Belum, tetapi semoga segera.
Hei. Aku di triase tadi. Ada kabar ibu anak incel?
Jangan menyebutnya seperti itu.
Theresa dehidrasi dan elektrolitnya sudah diganti.
Akan kuberi tahu dia bisa pulang.
- Ada kabar dari putranya yang kabur? - Entah.
Aku siap melibatkan penegak hukum jika kau mau.
Jika tak di sini, dia mungkin menyakiti seseorang.
Tak mau hancurkan hidup anak karena kejahatan pikiran.
- Kita harus pastikan dia tidak... - Ya. Aku mengerti.
Aku dengar saat kau membahasnya.
Kutanya Theresa apa dia menemukan putranya.
Baiklah. Kita harus merawatnya.
Dia sudah pulih.
Fisiknya baik, tetapi dia berkorban demi membawa putranya ke sini.
Dia tak bisa mengatasinya dan butuh bantuan profesional.
Neurosistiserkosis, suatu parasit dalam otakmu.
Kukira aku hanya migrain, tetapi ada serangga di kepalaku?
Bukan serangga.
Ada larva dari cacing pita babi yang membuat banyak kista,
tetapi kini semua mati.
Cacing? Di kepalaku? Kau bercanda?
- Tak ada cacing di kepalamu. - Katamu tadi, ada...
Kubilang ada cacing di kepalamu, tetapi sudah lama mati.
Yang kita lihat di CT adalah jaringan parut di sekitar kista mati.
- Seperti telur cacing mati? - Larva.
Apa otakku seperti keju Swiss? Aku sekarat?
- Kau tidak sekarat. - Joseph, kau akan pulih.
Kistanya kecil dan mengalami pengapuran.
Tak ada kerusakan lebih lanjut.
- Kau bisa memperbaikinya? - Sayangnya, tidak.
Bintik-bintik kecil yang mengapur akan tetap ada di sana.
Jadi, ada kuburan cacing di otakku selamanya?
Ya, tetapi mereka sudah mati.
- Hai, Theresa. Ada kabar dari David? - Belum.
Kita harus bicara dengannya, jadi coba terus.
Sementara itu, kau diizinkan pulang.
Namun, ada sesuatu.
Aku khawatir kau minum ipecac terlalu banyak.
- Jangan lakukan itu lagi. - Aku tidak akan melakukannya.
Bagaimana situasi rumah akhir-akhir ini?
Berbeda.
Kami selalu sedih sejak suamiku meninggal.
Kau mau bicara dengan spesialis kesehatan perilaku?
Aku tak perlu itu.
Kau bicara dengan seseorang setelah suamimu wafat?
Teman, keluarga.
Ada yang secara profesional? Terapis, pendeta, pekerja sosial?
Derita pribadi yang sangat besar mungkin sulit diatasi sendiri.
Mintalah bantuan.
Bahkan mungkin meningkatkan komunikasi dengan David.
- Baiklah. - Bagus.
Aku memanggil bagian kesehatan perilaku.
Mereka bisa mempertemukanmu dengan psikolog pukul 13.30.
- Hari ini? - Sejam lagi.
- Baiklah. - Bagus.
Aku datang menengok kalian berdua. Apa kalian akan pergi?
Ya. Kami akan pulang.
Kau sudah memutuskan?
Kristi tetap sekolah sampai bayinya lahir.
Itu yang kau mau?
Mual pada pagi hari.
Aku benci ini.
Baiklah. Akan kuambilkan obat antimual.
Kau bisa merasa lebih baik. Perjalananmu masih panjang.
Baiklah. Aku tak pernah minum obat, tetapi tak apa.
Dr. Santos?
Susan dan Alana Dunn.
Tanya kabar Silas, pasien jatuh dari tangga.
- Terima kasih, Mateo. - Apa itu serius?
Beberapa rusuk kanannya patah akibat jatuh,
sehingga ada pendarahan di sekitar paru-paru.
Jadi, ada kateter drainase di dadanya.
Dengan trauma itu, kadar oksigennya sangat rendah,
jadi perlu slang pernapasan di tenggorokannya.
Astaga. Apa dia bisa meninggal?
Kondisinya serius, tetapi kini sudah stabil.
Kau ingin menemuinya?
Dia tak bisa bicara dengan slang pernapasan...
- Ya. Di mana dia? - Kami di ruang tunggu saja.
- Namun, Bu... - Alana, ayolah.
Biarkan dokter merawat ayahmu.
- Kami akan mengabari kalian. - Terima kasih.
- Kau baik-baik saja, Nak? - Ya, aku hanya memeriksa sesuatu.
Aku harus kembali bekerja.
- Ada yang bisa kubantu? Aku siap bantu. - Terima kasih.
Hanya saja,
aku punya pasien yang putrinya mungkin telah meninggalkannya.
Kau tak selalu bisa melihat sifat baik.
- Kurasa itu membuatku sedih. - Memang.
Namun, jangan memikirkannya. Kau bisa putus asa.
Kau butuh waktu untuk menenangkan diri.
Bagus. Namun, jangan lupa, pasienmu membutuhkanmu. Dia masih di sini?
Ya, aku memang agak menghindarinya.
Aku tidak tahu harus bilang apa soal putrinya.
Kau tak harus memiliki semua jawaban.
Kadang, tanya kabar sudah cukup.
Kau bisa melakukannya. Ayo.
Baiklah.
Miles akan bisa berjalan lagi?
Ya, dia akan pulih.
Semua ini seharusnya tidak terjadi.
Mau cerita yang seharusnya terjadi?
Karena kau mencuri ambulans.
Dia mencurinya. Itu bodoh.
Kau tak pernah bertindak bodoh?
Tidak juga.
Kami mengendarainya dan membawanya kembali ke kampus.
Aku ingin mereka melihat Miles dan berpikir dia keren.
Dia kesulitan. Dia sulit beradaptasi.
Niatmu bagus juga.
Beberapa polisi mulai mengejar kami. Miles ketakutan.
Aku yakin kau melihat sisanya. Seharusnya itu lelucon.
Sekarang kami akan dipenjara.
Ibuku akan menghajarku.
Emma, jangan tersinggung. Bukannya aku senang melihatmu.
Itu hal yang wajar.
Ada lagi yang bisa kau ceritakan soal orang tuanya?
Lily dan John Bradley. Kelas menengah, berpendidikan, Katolik.
Bagaimana sikap mereka?
Sesuai harapanmu. Nick adalah anak tunggal.
Baiklah. Aku siap. Kau?
Tidak pernah.
John, Lily, aku ingin perkenalkan Emma Isaacs.
Spesialis dukungan keluarga yang bekerja denganku
dan keluarga di IGD.
Dia akan menjawab pertanyaan kalian
dan memberi informasi.
- Hai, Pak dan Bu Bradley. - John dan Lily, silakan.
Baiklah. Akan kutinggal kalian.
Dokter, bisakah kau tetap di sini? Kumohon.
Tentu. Aku senang ada di sini.
Namun, Emma memang ahlinya.
Aku tahu putramu di sini dan tidak baik-baik saja.
Bisakah kau memberitahuku
apa kata dr Robbu soal situasi Nick?
Tak ada darah mengalir ke otak Nick.
Otaknya sudah mati.
Jadi, dia sudah mati.
- Aku turut berduka. - Dia putra yang luar biasa.
Dia anak paling pendiam.
Dia tidur sepanjang malam. Itu sangat sempurna.
Jika ada temannya yang bermasalah,
dia di sana untuk mendengarkan dan membantu.
Dia akan menjadi pria hebat.
Aku tidak percaya ini terjadi.
Aku tahu ini sulit bagi kalian.
Bisa ceritakan sebabnya?
Ya. Aku bisa memandu kalian menjalani langkah selanjutnya.
Apa kabar...
Jika kau tanya kabarku, aku akan memukulmu.
Aku melewatkan sesuatu?
Aku batal memasang slang dada. Dia yang melakukannya.
Ada situasi lebih rumit...
Jangan bicara lagi, kecuali mau lidahmu dijepit.
Aku menjatuhkan pisau bedah dan itu menusuk kaki Garcia.
- Itu buruk. - Mungkin lebih buruk dari pingsan.
- Setidaknya pasien tak mati. - Ini baru setengah hari.
- Kau membunuh pasien? - Tidak juga.
Maaf, kau memang melakukannya.
Bukan salah Huckleberry sepenuhnya.
Itu kebetulan. Dia dapat lansia berjantung lemah.
Namanya Bennet.
Bagus. Kau bisa menato namanya di dadamu.
Setidaknya bukan hanya aku yang mengacau.
Aku mau menangani mimisan. Sampai jumpa, sesama pecundang.
Akan kuhubungi direktur pemakaman
dan mulai mengurus dokumennya.
- Apa nama gerejamu? - Gereja St. Mary.
Bagus. Terima kasih.
Kau punya pertanyaan lain?
Kita harus membicarakan hal lain yang sangat penting.
SIM putramu menunjukkan
dia ingin jadi donor organ dan jaringan setelah meninggal.
Artinya, dia mengizinkan untuk...
Tidak, aku tidak mau membahasnya.
Tidak, dia terlalu muda untuk membuat keputusan itu.
Aku paham alasan kalian, tetapi usianya 18 tahun.
Kau tidak mengenalnya.
Dia tetap putraku.
Maafkan aku.
Mereka butuh waktu.
850 dolar. Akan kuberi sisanya.
Lewat PayPal juga boleh.
Menang. Tidak pernah membosankan.
Hei, aku serius soal liburan untuk istrimu.
- Bagaimana aku? - Kau?
Istrimu punya dua anak balita. Abby kerja keras tiap hari.
Aku ini dokter.
Mereka tak tahu apa-apa.
Apa ini soal feminis?
Kau harus pergi sekarang. Ayo. Pergilah.
Mau beli apa dengan uang hasil kerja keras itu?
Aku telah menandainya selama berbulan-bulan.
James Bond kini membuat kereta bayi.
Yang konvertibel memang bagus.
Akan kubeli.
Kau dan bayimu layak mendapatkannya.
Ya, 'kan?
Ya, kau harus bergembira.
Ada pengemudi Uber Eats yang tersesat.
- Di mana kutaruh ini? - Kemarikan. Terima kasih.
Kasihan dia. Tak semua orang mampu untuk menjadi tukang renovasi rumah.
Aku akan segera kembali.
- Dr. Robby? - Ada apa?
Hasil pemasangan slang dada Silas melambat setelah 650 CC.
Bagus.
Namun, saat periksa ulang, ada pembesaran payudara,
bilateral dan simetris tanpa massa yang jelas.
Apa diagnosis diferensial untuk ginekomastia pria?
Kecanduan alkohol.
Namun, ada tumor atau patologi pituitari dan gonad.
Kau mau periksa apa?
Hati untuk penyalahgunaan alkohol dan sisanya, kadar hormonal.
Estrogen, testosteron, prolaktin, HCG, progesteron.
Bagus. Lakukan.
Aku suka pastrami.
- Apa ada kalkun dan keju? - Ya.
Terima kasih.
- Apa semua ini? - Makan siang. Primanti's.
Tampaknya ada satu pasien yang bersyukur.
Semoga masih hidup. Dari siapa?
Entahlah. Ada kartu di bawah tas.
Astaga, ini enak.
Nikmati makan siang kalian.
- Apa itu? - Entahlah.
Apa?
Dari Shelby Adamson, saudari dr. Adamson.
- Dia kirim sesuatu tiap tahun. - Dia tak suka atau...
Ini bukan soal dia. Ini soal dr. Robby. Dr. Adamson adalah mentor Robby
dan meninggal saat COVID, jadi...
Pak Randolph di Tengah 10 bisa dipindahkan ke kursi.
Baiklah.
Kalau lapar, ada Primanti's di ruang staf.
Maaf. Pengingat harian untuk menelepon adikku. Apa katamu tadi?
Makan siang gratis di ruang staf. Kau perlu mengurusnya?
Ya. Aku mau periksa pasien dahulu, tetapi terima kasih...
- Jesse. Ya. - Jesse.
Halo, Bu Kitajima. Apa kabar?
Mana Ginger? Aku mulai lelah. Aku ingin pulang.
Di mana putriku?
Maaf, tetapi aku tak tahu.
Namun, kami berusaha mencarinya.
- Bisa kubantu selagi menunggu? - Aku tak keberatan makan camilan.
- Aku bisa minta bawakan roti lapis. - Bagus.
Tolong bawa kembali dr. Robby juga.
Ya. Aku hanya... Aku mau menelepon sebentar.
Bisa ambilkan roti lapis untuk Bu Kitajima?
Akan kuambilkan.
- Hai, Becca. - Mel!
Bagaimana makan siang?
Enak. Kami makan panini dan selada semangka.
- Kedengarannya lezat. - Kau akan menjemputku?
Ya. Ingat, aku akan menjemputmu setelah sifku selesai.
- Kau sudah punya pacar? - Belum.
Cepat. Kau harus cari pacar.
- Kau benar. - Ya.
- Aku harus segera cari pacar. - Ya.
Hei. Semua baik-baik saja?
Ya.
- Di mana Kristi? - Di kamar mandi.
Hei, Kristi. Ini dr. Collins. Semua baik-baik saja?
- Tidak! Aku mau aborsi! - Tidak.
Eloise, silakan duduk dan aku akan...
Apa? Memberikan aborsi yang kularang?
- Hei. - Ada apa? Kristi kirim pesan.
- Dia tak apa? - Kau tak perlu ke sini.
- Dia minta bantuan. - Lynette, biar kutangani. Ayo pergi.
Kau perlakukan Kristi seperti Ibu memperlakukanmu.
- Persetan! - Jangan berteriak.
- Ini bukan urusanmu. - Aku tak mau tinggalkan dia.
Enyah dari sini!
- Persetan. - Hei. Hentikan!
Dia putriku.
- Beri dia kesempatan. - Dia putriku.
Cukup!
Alih bahasa: Dyah D. Anggarini
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.