Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Selamat datang.
Selamat malam.
Kenapa?
Kenapa kau harus menutupinya?
Kenapa kau tak cerita?
Kenapa kau bohong?
SETAHUN SILAM
Minumlah sepuasmu.
Terima kasih.
Cara menghasilkan uang banyak adalah
investasikan semua uangmu selagi saat ada kesempatan.
Berarti kripto solusinya.
- Bitcoin? - Ya.
Seminggu bisa naik dua kali lipat.
Tapi terlalu riskan.
Sama seperti saham.
Bedanya, bisa cepat untung karena harganya sangat fluktuatif.
Tapi bisa rugi besar dalam sekejap.
Tapi bisa hedging, 'kan?
Perusahaan kita tak menangani kripto.
Bisa dilakukan di luar perusahaan, 'kan?
Di luar?
Nilai Bitcoin baru tembus 5.000 dolar.
Tebak berapa cuanku?
Lima ratus juta?
Masih akan terus naik.
Lima ratus juta belum cukup?
Tapi modalnya punya orang lain.
Kau tak ingin ikut memperoleh cuan?
Maksudmu aku harus pertaruhkan uangku?
Kau mengawasi bursa valas di perusahaan dagang.
Aku staf di dealing room di bank besar.
Akan kubuatkan rekening untuk menampung dananya.
Belilah aset kripto dengan uang itu.
Tak akan ketahuan selama uang pokoknya kembali.
Bukankah itu…
Kau cemas itu ilegal?
Ilegal, 'kan?
Tak akan ketahuan asal uangnya kembali.
Itu memanfaatkan celah hukum.
Nilainya turun 50 persen pekan ini.
Ya.
Apa rencanamu?
Nanti pasti naik lagi.
Sekarang 6.000 dolar.
Pasti naik ke 20.000 dolar. Waktunya menambah modal.
Kenapa kau yakin akan naik?
Karena ini bidangku.
Setelah Bitcoin menyentuh rekor tertinggi 19.783 dolar setahun lalu,
berdasarkan data yang dirilis Coin Research hari ini,
pasar kripto…
BITCOIN AMBRUK
…mengalami penurunan 37 persen bulan ini.
Ini penurunan terparah
sejak anjlok 39 persen pada bulan Agustus 2011.
Kami tak akan menuntut asal kau mengundurkan diri.
Sebaiknya terima kesepakatan ini.
Jika tak mau dipenjara.
Tolong maafkan saya!
Kenapa kau bohong?
Maaf.
Aku tak ingin menyakitimu.
Atau membuatmu cemas.
Tenang saja.
Uangnya pasti kembali.
Perhatikan aku, oh
Ooh
Oh, perhatikanlah
Ya, perhatikanlah
Perhatikan aku
Bagus sekali.
Untuk lagu pertamamu.
Terima kasih.
Mari lanjutkan rekaman.
- Dari awal sekali lagi. - Baik.
- Baik. - Baik.
Itu lagu terindah yang kudengar di sini dalam sepuluh tahun terakhir.
Kenapa aku tak dibuatkan lagu seperti itu?
Apa maksudmu?
Sudah bertahun-tahun,
tak ada lagu hit untukku.
Itu lagu buatan Risako sendiri.
Begitu rupanya.
Aku paham.
Bukan hakku untuk ikut campur,
tapi biarkanlah dia membawakan lagu buatannya.
Itu urusan nanti.
Yang penting dia terkenal dulu.
Bagaimana menurut dia?
Apa kau ingin jadi penyanyi terkenal?
Atau seniman sejati?
Jangan sungkan.
Jujur saja.
Apa tak boleh berharap
menjadi keduanya?
Kau memang masih muda.
Kelak kau akan sadar
bahwa itu mustahil di industri ini.
Hanya satu yang bisa kau pilih.
Maaf terlambat.
Ada kejadian mengejutkan.
Aku menunggumu setengah jam.
Itu yang mengejutkan bagiku.
Maaf.
Sheena datang ke studio saat aku rekaman.
- Yang penyanyi itu? - Ya.
Sheena yang itu.
Lalu?
Dia mendengarkan laguku.
Katanya sangat bagus.
Oh, begitu.
Kau tidak bangga?
Waspadalah pada orang di dunia hiburan.
Termasuk Sheena. Kau tak tahu dia bisa selicik apa.
Menurutku dia kelihatan baik.
Dia menawarkan bantuan.
Katanya bisa membimbingku.
Untuk apa dia menawarkan itu?
Karena menurutnya aku berbakat.
Dan kau percaya saja?
Aneh, ya?
Bagaimana, ya?
Yang jelas itu mencurigakan.
Bagaimana komentar produser?
Dia juga menyukai laguku.
Fokuslah pada tujuanmu.
Jangan terlena seperti bocah.
Begitu rupanya.
Polisi enggan berkomentar mengenai Masashi Maruyama.
Ada hostes yang menuduhnya melakukan kekerasan seksual.
Itu saja yang diungkap.
Tak mungkin semua ini kebetulan.
Jika polisi menggerebek tempat itu, berarti…
Benarkah itu ulah Sosuke Saijo?
Bukan.
Mungkin Saijo pun masih mengusutnya.
Namun, sudah jelas
Saijo akan memanfaatkan insiden ini.
Haruskah saya diskusikan dengan Hiroshi Maruyama?
Tidak perlu, sabar sebentar lagi.
Begitu Saijo mendekati Hiroshi Maruyama,
barulah kita bertindak.
Untuk sekarang, bagaimana?
Masashi Maruyama dan hostes itu.
Selidiki tentang mereka.
Baik.
Selain itu, saya sudah selidiki jurnalis asal Amerika itu.
Teruskan.
Dia belum lama tinggal di Jepang.
Dia jurnalis API divisi Asia.
Kita memiliki koneksi dengan kantor berita itu?
Punya.
Tapi tidak terlalu kuat.
Baiklah.
Tapi ada masalah.
Apa?
Jurnalis itu adalah pacar Ryu.
Wah.
Ryu sudah cerita?
Sejauh ini belum.
API masih menelusuri kematian Manabu Takeuchi.
Pantau terus reporter itu.
Pasti.
Bagaimana dengan Ryu?
Biar aku yang bicara.
SEDANG BERTRANSAKSI
- Terima kasih. - Terima kasih.
Berapa tahun kita tak bepergian bersama, ya?
Selamat datang.
Chef, lama tidak berjumpa.
- Lama tidak berjumpa. - Ya.
Halo. Selamat datang.
Mau pesan sake?
Kau mendengarkan?
Oh. Ya.
Mau pesan apa?
Sampanye.
Baik.
Astaga.
Di mana anggur pesananmu?
- Hai, permisi. - Ya?
Waktunya minum anggur, bisa pesan segelas?
Segelas anggur?
Sajikan anggur termahal di sini.
Pokoknya, sajikan anggur terbaik
untuk kekasih cantikku.
Segera diantar.
Maafkan dia. Tak usah diladeni.
Apa maksudmu?
Kau mengolok-olok Om, ya?
Padahal, Om cuma bercanda.
Memang kapan aku jadi kekasihmu?
Tak lama lagi.
Tinggal masalah waktu.
- Bersulang. - Bersulang.
Dasar!
Tempo hari aku bertemu ibumu.
Katanya kau sudah berbenah diri.
- Aku sudah dewasa. - Dewasa? Maksudnya kau?
Hei. Kau dengar kau?
Maaf. Aku dengar, kok.
Kau memperhatikan apa?
Bukan apa-apa. Maaf.
Mereka berisik sekali.
Apa tak bisa tenang sedikit?
Pria itu juga aneh.
Bisa-bisanya menggoda perempuan muda.
Memalukan.
Setuju.
Ya, 'kan?
Mau pergi, tidak?
Tapi anggur pesananmu belum jadi.
Aku tidak enak badan.
Pesanannya bisa dibatalkan?
Aku sudah kenyang.
Tentu saja.
Aku ingin pergi ke tempat lain.
Boleh.
- Permisi. - Ya?
Anggurnya tidak jadi.
Dia tidak enak badan. Maaf.
Rasanya kurang memuaskan?
Bukan begitu, susyinya lezat sekali.
Maaf, terima kasih.
- Tak masalah. - Terima kasih.
- Kau benar. - Hei.
Kita pernah bertemu, 'kan?
Tidak, kau salah orang.
Aku yakin pernah melihatmu.
Seingatku tidak.
Maaf. Ayo pergi.
- Aku tak enak badan. - Benar juga. Ayo.
Maaf. Aku salah orang. Silakan lanjutkan.
Kenalanmu?
Dia sudah bilang salah orang, 'kan?
Kau menghindari pertanyaanku.
Tidak.
Ayo pesan. Permisi.
Ya?
Kau kenapa?
Aku bekerja terlalu keras,
mungkin aku stres.
Aku payah.
Kau tampak lelah. Ayo tidur lebih awal.
Maaf.
Tak apa.
Aku mandi, ya.
Aku sungguh minta maaf.
Tak apa.
SENIN, 6 MARET - NAMI
PESAN BELUM DIBACA
INI MASIH ADA DI RUMAHKU. SEBAIKNYA KUAPAKAN?
Sudah lama kau tidak ke sini.
Aku rindu.
Aku makin tua.
Semua orang juga menua.
Itu tak bisa jadi alasan.
Aku ingin minta tolong.
Wah, cantiknya.
Siapa dia?
Selingkuhan Ichiro.
Ichiro masih seperti dulu, ya.
Apa dia terlibat masalah lagi?
Justru Ichiro masalahnya.
Ichiro memikul beban yang tak sejalan dengan kapasitasnya.
Tanggung jawabnya begitu besar.
Sayangnya, dia tak menyadarinya.
Silakan.
Andai dia fokus menjalani hidup sesuai kemampuannya.
Akan kuselidiki gadis ini.
Nanti aku mampir sebelum pulang.
- Aku pulang dulu. - Dah.
- Selamat malam. - Dah.
Halo, kerja bagus hari ini.
Begini, namaku Mayu Shimizu.
Ya, salam kenal, Mayu.
Sudah mau pulang?
Ya.
Kau dari divisi mana?
Akuntansi.
Ayah antar.
Ayah dengar pacarmu dari kantor berita?
Kenapa kau tak cerita?
Ayah membuntutiku, ya?
Ayah mengawasimu
sebagai orang tuamu.
Biasanya Ayah tak turut campur,
tapi gadis itu reporter.
Lalu aku harus bagaimana?
Renungkan alasan dia mendekatimu.
Ayah benar-benar tak memercayai siapa pun, ya?
Ayah hanya memercayai orang tertentu.
Sebaiknya kau juga.
Soal hubungan, itu terserah aku.
Kau yakin tak salah menilai orang?
Ayah sendiri bagaimana?
Apakah Ayah orang yang bisa dipercaya?
Di hati Ayah,
tak ada dusta sedikit pun.
Kalau begitu, ceritakan.
Soal apa?
Soal Manabu.
Ayah tak memercayaiku?
Dia tewas dalam perkelahian.
Namun, ditemukan zat terlarang dalam darahnya.
Lawan politik Sekretaris Jenderal Takeuchi
mencoba membocorkannya ke media.
Ayah memanipulasi beritanya.
Tidak perlu sampai
menjatuhkan Sekretaris Jenderal dan menghancurkan karier politiknya.
Bagaimana nasib tersangka pembunuhan Manabu?
Dia sudah ditangani.
Aku…
tidak memercayai
konsep keadilan Ayah maupun negeri ini.
Datang juga.
Jadi, berapa biaya tambahan yang Anda butuhkan?
Seratus juta.
Harus ada jaminan jika ingin ajukan pinjaman lagi.
Risikonya tinggi bagi kami.
Restorannya dijamin sukses.
Tidak perlu ragu.
Terkadang ragu justru bagus.
Itu buang-buang waktu.
Sikap yang tegas itu penting dalam berbisnis.
Bagaimana jika jadikan rumah Anda
sebagai jaminan atas pinjaman?
Rumah?
Ada aset lain yang bisa jadi jaminan?
Tidak.
Karena nominalnya besar…
Astaga.
Dari raut wajah Anda, tampaknya Anda ragu.
Aku tidak ragu.
Baiklah, boleh.
Baik. Saya susunkan kontraknya.
Tolong siapkan semuanya dengan baik untuk Tn. Ogami.
- Baik. - Ya.
Terima kasih.
Dengan senang hati.
Ichiro.
Bukankah kita sudah seperti saudara?
Melamunkan apa?
Maaf. Aku sedang tidak fokus.
Ada masalah apa?
Aku baik-baik saja.
Masalah keluarga?
Kenapa bertanya?
Biasanya karena keluarga, pekerjaan, hubungan, atau teman.
Aku tanya apakah soal keluarga karena kemungkinan benarnya 25 persen.
Begitu.
Kau tahu alasanku merantau ke Tokyo?
Saat aku berusia enam tahun,
ayahku meninggalkan kami di pinggiran Oregon.
Tiba-tiba saja dia minggat.
Tanpa pamit, tanpa surat. Tak ada.
Begitu sadar sudah ditinggal, ibuku sangat terpukul.
Turut prihatin.
Aku ingat ibuku tergolek di dapur sambil menjerit,
"Dasar berengsek.
Bajingan."
Aku langsung ke kamarku, meringkuk, dan berpikir,
"Di mana tempat kabur terjauh di dunia ini?"
Jepang jawabannya.
Itu sebabnya aku kemari.
Kenapa kau ke Amerika?
Orang Jepang menghindari konfrontasi.
Lebih suka bergosip.
Jadi, gosip itu akan sampai pada kita dari orang lain, bukan dari sumbernya.
Amerika jadi tempatku melarikan diri dari gosip kejam seputar keluargaku.
Bagaimana pekerjaanmu? Semoga sudah makin lancar.
Di organisasi nirlaba?
Tentu saja,
kecuali ternyata kau diam-diam seorang intelijen.
Sebenarnya, ada kasus aneh tempo hari.
Apa?
Ada seorang petani datang dan berunjuk rasa,
tapi dia berdarah-darah seperti baru dipukuli.
Apa yang dia tuntut?
Aku tak paham.
Tapi pertanian adalah industri yang diproteksi di Jepang.
Untuk itu, pemerintah bekerja sama dengan berbagai asosiasi pertanian.
Ada subsidi pemerintah?
Ya, tentu saja.
Kenapa petani itu tak puas?
Itu yang aku tidak paham.
Seperti kata pepatah, tak ada asap jika tak ada api.
Ya. Mungkin.
Sebaiknya kita telusuri.
Supaya aku punya tujuan, dan aku juga butuh berita.
Memang gadis pilihannya segawat itu?
Mungkin pilihan Ryu justru tepat.
Gadis itu reporter.
Dan orang asing.
Karena itu kau tak memercayainya?
Bukan itu.
Berarti kau hanya tak suka mereka berpacaran.
Lebih baik menjaga jarak dari gadis itu.
Cara berpikirmu kuno.
Zaman sudah banyak berubah dibanding saat kita muda.
Kini tak ada lagi batasan yang tidak relevan.
Lebih baik tetap berjaga-jaga.
Tolong jangan usik Ryu.
Dia masih muda dan sedang kasmaran, 'kan?
Kau harus bisa melepas Ryu.
Anak-anak kita sudah dewasa.
Kita tak bisa melindungi mereka selamanya.
Terima kasih.
Terima kasih.
- Nami. - Astaga!
Apa-apaan kau?
- Aku ingin bicara. - Tidak perlu.
Kumohon. Aku kesepian.
Karena tak bisa bercinta?
Karena merindukanmu.
Percuma saja bicara denganmu.
Tak bisakah kita mulai dari awal?
- Lepaskan! - Kumohon.
Ada yang menunggumu di rumah, 'kan?
Bau sekali.
HALAMAN 4 - HALAMAN 3
Halo. Ada apa?
Aku mendapat kejutan menyenangkan.
Terjemahan subtitle oleh Rizky Soraya
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.