Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Tn. Masashi Maruyama, apa pekerjaan Anda?
Aku salah apa?
Musik di pesta Anda terlalu bising.
Tetangga Anda melapor.
Kami digerebek cuma gara-gara itu?
Aku diperlakukan seakan baru membunuh orang.
Kami hanya menjalankan tugas.
Sekali lagi, Tn. Maruyama. Apa pekerjaan Anda?
Presdir Perusahaan Konstruksi Maruyama.
Tempat dan tanggal lahir?
Lahir di Fukui.
Tanggal 2 Oktober 1967.
Berapa jumlah karyawan Anda?
Sekitar 200.
Siapa saja yang hadir di pesta itu?
Teman dan klien.
Kenapa pria disegani seperti Anda berpesta dengan perempuan muda hingga larut?
Mereka semua hostes.
Aku cuma ingin menghibur teman-temanku.
Begitu.
Sebenarnya aku dituduh apa?
Coba jelaskan.
Apa kepentingan kalian?
Apa benar semuanya hanya bersenang-senang?
Apa ada…
sesuatu yang ganjil di pesta itu?
Tidak ada beritanya hari ini.
Reporter juga bungkam soal adik Tn. Maruyama.
Baiklah.
Siapa yang memanggil polisi?
Ini bukan kebetulan.
Penangkapan adiknya adalah jebakan untuk Maruyama.
Apa ini ulah Tn. Saijo?
Belum tentu.
Jangan langsung menyimpulkan.
Baik.
Ada satu hal lagi.
Max Murata mulai merepotkan.
Dia mengungkit lagi kasus putra Takeuchi,
mengeposnya di internet bahwa itu rekayasa.
Tak akan ada yang percaya.
Sepertinya dia berkorespondensi dengan reporter asing.
Tolong selidiki.
Baik.
MASAHIRO KAGEYAMA SALDO REKENING
2.923.222 YEN
Aku tak tahu ada masalah apa.
Kau butuh uang?
Lalu kenapa?
Setiap kali ditanya, Masahiro selalu bilang semua baik saja.
Tapi aku harus bertindak.
Zaman sudah berubah.
Maksud Ibu?
Dulu,
tidak ada perempuan yang berani berjalan di depan laki-laki.
Ayah Ibu galak sekali, Ibu tak berani mendekat.
Dulu peran perempuan Jepang hanya menyajikan teh.
Sekarang tidak begitu.
Ibu tidak pernah menyeduh teh, 'kan?
Tapi Ibu tak pernah mendahului ayahmu minum teh.
Dunia sudah berubah.
Laki-laki dan perempuan sekarang tidak begitu lagi.
Paham maksud Ibu?
Sedikit.
Sejak kecil kau dan Ryu itu cerdas.
Kau juga lebih pandai membawa diri dibanding Ryu.
Ayah dan Ibu menganggapmu genius.
Terutama dalam matematika.
Itu waktu aku muda, 'kan?
Sekarang pun kau masih muda.
Kau butuh bantuanku saat liburan?
Ya.
Belakangan ini tokoku ramai sekali.
Aku sangat berterima kasih jika kau bisa membantu.
Apa bisa mulai sore ini?
Baiklah, kalau kau memintaku.
Sungguh?
Suamimu tak keberatan kau bekerja?
Tidak.
Malah, dia mendukungku bekerja.
Kalau begitu, sampai jumpa sore nanti.
Kutunggu, ya.
Aku bingung bicara dari mana.
Kita sudah setahun berhubungan, ya?
Enam bulan.
Enam bulan?
Begitu rupanya.
Mau tambah air mineralnya?
Kami juga sedia air soda.
Air mineral saja.
Enam bulan ini saat-saat paling bahagia bagiku.
Aku serius.
Terima kasih.
Aku mencintaimu. Sekarang dan selamanya.
Tapi setelah ini kau pasti akan bilang, "Aku tak bisa meninggalkan istriku."
Bukan. Bukan istriku alasannya.
Lalu apa?
Tanggung jawabku kepada keluarga dan nama Ogami.
Oh.
Nami, maafkan aku.
Aku paham.
Selamat tinggal.
Tunggu. Ayo kita bicarakan. Ya?
Bicara? Soal apa?
Masih ada yang perlu dibahas?
Ada!
Kumohon.
Aku sudah tahu keputusanmu.
Aku tak ingin menyakitimu.
- Kau sudah memutuskan. Kini giliranku. - Apa?
Melanjutkan hidup tanpamu.
Tunggu dulu.
Jangan begitu. Kita masih bisa bertemu.
Sebagai teman.
Untuk apa jadi temanmu?
Maaf.
Kau bodoh, ya?
Nami.
Kenapa tiba-tiba membahasnya?
Adikmu ada di antara empat orang yang ditahan polisi.
Dia cuma berpesta dengan hostes, 'kan?
Empat pria cerdas dan terpandang
mabuk-mabukan bersama hostes muda
dan mereka jadi lepas kendali.
Kabarnya, kekacauannya di luar batas.
Lalu kenapa? Itu urusan dia.
Akan kucoba membantu adikku sebisaku.
Silakan.
Tapi jika dia terus melanggar hukum,
tentu saja dia harus diadili.
Sikap yang tegas.
Seperti pidato di rapat parlemen.
Apa maksudmu?
Aku cuma ingin tahu yang sebenarnya.
Kebenaran akan selalu membawa kemaslahatan bagi negara.
Itu urusan adikku. Bukan urusanku.
Sayangnya, ini urusanmu.
Adikmu, keluargamu, mereka terkait denganmu.
Jika ada investigasi menyeluruh, apa yang akan polisi temukan?
Aku bersih.
Aku tahu banyak hal.
Karena aku percaya padamu, kita harus saling bantu.
Sebagai sesama politikus.
Dan sebagai teman baik.
PENIPUAN SEKURITAS TEITO
SEMUA BERKAS OKURA DIAMANKAN
BUKTI KESALAHAN TAKASHI NAGASAKI
JARINGAN KORUPSI
Kalau mau masuk, bilang dulu.
Ichiro pasti akan kembali padamu.
Masa? Aku tidak yakin.
Dia sangat mudah goyah.
Untuk sementara, jagalah jarak.
Tapi dia bukan pembohong.
PONSEL TARGET - OGAMI ICHIRO
Kau juga bukan, 'kan?
Kau tak apa?
Ya.
Aku ingin buka lembaran baru dengan orang lain.
Terserah kau soal itu.
MENTERI MARUYAMA TERTIDUR OPOSISI MENUNTUT SANKSI
Partai oposisi mengajukan mosi
menuntut tindakan terhadap Menteri Hiroshi Maruyama
yang menghadiri pembahasan RUU Global PM Watanabe
dalam kondisi mabuk, sehingga dia tertidur dan mendengkur.
Makin banyak yang mempertanyakan kepemimpinan PM Watanabe
dan tingkat kepuasan publik makin jatuh.
Beraninya media mempertanyakan kepemimpinanku
dengan memutar video Maruyama mendengkur?
PERDANA MENTERI SHIORI WATANABE
Mereka harus berhenti meremehkanku.
Anda benar.
Saya setuju.
Kenapa adik Maruyama ditangkap polisi?
Saya juga baru dengar.
Belum tahu rinciannya.
Saya juga tak tahu apa-apa.
Ini bukan waktunya main-main!
Bisa-bisa semua borok Maruyama terbongkar.
Karena media sibuk menyoroti Maruyama yang mendengkur,
berarti kabar penangkapan adiknya belum tersebar?
- Ya. - Sepertinya begitu.
Jangan sekali-kali memanfaatkan insiden ini
untuk saling menyerang dan mencari muka di ranah politik.
- Paham? - Tentu saja.
Ya.
Kucukupkan.
Panggilkan Maruyama.
Saya janji tidak akan terulang, Perdana Menteri.
Permisi.
Perdana Menteri, maaf atas insiden ini.
Saya janji takkan mengulanginya.
Saya cuma terkantuk dan kebetulan tertangkap kamera.
- Saya menyesal… - Cukup.
Bukan karena itu kau kupanggil.
Baik.
Adikmu terlibat masalah apa?
Saya sendiri tak tahu.
Sudah bicara dengannya?
Sudah. Dia tak merasa bersalah.
Ada yang menghubungimu?
Tidak ada.
Kemarilah.
Tatap mataku.
Bisa bersumpah kau dan adikmu tak melakukan kesalahan?
Tentu saja.
Saya tentu tak bersalah.
Tapi jujur saja, saya tidak tahu apa yang telah
atau sedang adik saya perbuat.
Kau sungguh bebas dari kesalahan?
Sungguh. Tak ada yang saya tutup-tutupi.
Baik. Aku percaya.
Kalau begitu, soal polisi…
Bisakah investigasi kepolisian dihentikan?
Benar kata orang-orang.
Kau memang dungu.
Maaf. Saya sedikit panik.
Pembahasan RUU Global akan diteruskan.
Sebentar lagi giliranmu menyatakan sikap.
Ya.
Kau akan mendukung RUU-ku, bukan?
Itu…
Segera putuskan.
Ya. Akan saya dukung.
- Terima kasih banyak. - Terima kasih.
- Silakan datang kembali. - Terima kasih.
Terima kasih.
Permisi, bisa bantu aku?
Bisa. Yumiko, tolong, ya?
Baik, aku ke situ.
Terima kasih mau menunggu.
Wah, lama tak jumpa.
Ya. Sudah lama tak jumpa.
- Apa kabar? - Baik. Yuki sendiri?
Kabarku baik.
Kau sudah banyak membantu suamiku. Terima kasih.
Santai saja, bukan masalah.
Dia selalu sibuk mengurusi pekerjaannya.
Tapi dia bisa sejauh ini berkat bantuanmu.
Terima kasih.
Mau pilih yang mana?
Sebentar. Yang ini berapa harganya?
Yang ini…
Kau bekerja di sini?
Ya, paruh waktu.
Membantu toko temanku.
Senang bisa ganti suasana dan keluar rumah.
Begitu, ya?
Bagaimana kabarnya?
Apa suamimu sehat?
Tentu saja.
Nanti kusampaikan kita bertemu.
Boleh.
- Ini saja? - Ya.
Bunganya untuk hadiah?
Suamimu pasti bisa segera bangkit.
Apa dia sudah dapat pekerjaan baru?
Pekerjaan baru?
Bunga itu untuk manajer baruku, pengganti Masahiro.
Sudah enam bulan sejak dia berhenti bekerja, 'kan?
Ya.
Tidak terasa, ya?
Dia belum dapat pekerjaan baru
karena mau rehat sejenak.
Baguslah.
Dia baik dan manajer terhebat bagiku.
Sayang sekali saat dia berhenti.
Ya, dia juga menyayangkannya.
Bagaimana?
Enak sekali.
Aku ingin lebih sering bersamamu.
- Bagaimana menurutmu? - Ada apa tiba-tiba?
Akhirnya aku sadar.
Agar bisa sukses, aku harus menjadi putra yang hebat.
Juga suami yang baik.
Dan kelak, menjadi ayah yang baik.
Karena itu aku butuh…
istri yang hebat.
Ayo ke restoran susyi favoritmu di Ginza.
Aku juga ingin wisata onsen.
Kemari sebentar.
Aku juga ingin kau tahu soal restoran baruku.
- Sekarang aku… - Maaf!
Kau ini kenapa?
Aku ingin menebus salahku.
Aku ingin
hubungan kita kembali harmonis.
Rasanya sikapmu aneh.
Tak biasanya kau begini.
Apa anehnya?
- Bersulang. - Bersulang.
Kau bekerja habis-habisan menyiapkan Risako, ya?
Suaranya bagus.
Dengan membawakan laguku, dia pasti jadi bintang.
Tapi sudah lama tak ada laguku yang hit.
Jangan dibahas sekarang.
Dulu kau juga bilang begitu.
Katamu suaraku yang terbaik.
Kau berjanji menjadikanku bintang.
Sudah terwujud, 'kan?
Kau menjadi bintang. Sampai sekarang.
Maafkan aku.
Taruh tanganmu di sini.
Buka jemarimu.
Kau tak percaya padaku?
Itu refleks.
Kau percaya padaku?
Jangan begini. Menakutkan.
Shee.
Aku percaya padamu.
- Siap? - Hitungan ketiga.
Satu, dua, tiga.
Sudah. Bagus.
Satu, dua.
- Lagi. - Selamat bekerja.
- Terima kasih. - Tolong.
- Hai. - Halo.
Bisa pegangi sisi itu?
Baik.
- Sisi ini bisa. - Terima kasih.
Hei. Ada apa ini?
Pak.
Ada kebocoran.
Memang dari awal, struktur bangunannya bermasalah.
Tunggu sebentar.
Bagaimana jadinya ini?
Kita tak bisa buka sesuai jadwal.
Dan maaf sebelumnya,
akan ada biaya tambahan.
Anggaran kita terbatas.
Berapa biaya tambahannya?
Belum bisa dipastikan.
Baiklah.
Aku paham.
Tolong segera perbaiki.
Akan kucarikan dananya.
Tapi sudah jauh melebihi anggaran.
Tak masalah.
Akan kucarikan uangnya.
TAKA - DIA AKAN MAKAN SUSYI DI LUAR BESOK PUKUL 19.30
DI RESTORAN SUSHIDOKORO ABE
SHIGEO
AKU RINDU NAMI-KU
MAU MAKAN MALAM BERSAMA?
SUSYI
SUSHIDOKORO ABE
DIBACA
- Aku pulang. - Selamat datang.
Anak-anak sudah tidur?
Bagaimana pekerjaanmu?
Seperti biasanya.
Apa makan malamnya?
Oh, ya.
Tadi aku bertemu Yuki di toko bunga.
Begitu.
Kapan kau mau berterus terang?
Aku tak ingin kau dan anak-anak cemas.
Padahal kau menyuruh putramu jujur.
Makin dalam aku mengenalmu
Makin banyak sisi baruku yang tersingkap
Merangkulku, aurora
Warnamu berubah saat menyinari langit
Bagus.
Mari istirahat sepuluh menit.
- Baik. - Ya.
- Kerja bagus. - Terima kasih.
- Kerja bagus. - Kerja bagus.
Ada apa?
Bukan apa-apa.
Suaramu merdu sekali.
Omong-omong,
mumpung rehat, kalau kau tak keberatan…
Ya?
Maukah kau dengarkan lagu buatanku?
Boleh. Masih ada waktu.
- Buka rekaman baru. - Terima kasih.
RUU ini adalah masa depan Jepang.
- Masa depan bagaimana? - Ya.
Karena menghapus batasan penghambat negeri.
Kita membutuhkan kebijakan yang lebih terbuka
terhadap pekerja imigran dan perdagangan bebas.
- Cuma retorika. - Benar.
Kebijakan ekonomi rezim sebelumnya gagal.
Bank Jepang sudah habis akal.
Saat ini, keputusan berat menanti kita.
Sekian.
- Beliau benar! - Tak masuk akal!
Harap tenang!
Hadirin diharap tenang!
Wakil Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Sosial, Hiroshi Maruyama.
Jangan tertidur.
Perdana Menteri menyatakan
bahwa RUU ini akan menguntungkan petani, sektor agrikultur,
dan menciptakan masa depan lebih cerah
sambil tetap melestarikan tradisi.
Program subsidi akan dilanjutkan
dan mari kita sambut era kemakmuran baru.
Saya akan…
- mendukung RUU Perdana Menteri. - Apa?
Apa maksudmu?
RUU ini akan membuka gerbang baru bagi Jepang.
Saya mendukung penuh RUU Global.
Tunggu dulu!
Harap tenang.
Harap tenang. Mohon kembali duduk.
JANGAN MENGUSIK LADANG DASAR PENIPU
Hei.
- Pak. - Pak.
Hati-hati, Pak.
Kalian semua penipu!
Dasar pembohong terkutuk!
Pembohong terkutuk!
Minggir!
- Tenang dulu. - Hentikan!
- Penipu. - Mundur!
Kalian semua penipu!
- Penipu! - Tolong mundur.
- Penipu! - Cepat!
Tenang, Pak.
Penipu! Kalian penipu!
Lepaskan.
Lepaskan aku!
Tahukah kau kadang aku ingin melihatnya?
Amarahmu yang berapi-api
Aku jenuh dengan sikap dinginmu
Dekap aku dengan senyummu
Terbukalah dengan perasaanmu
Agar aku memahami isi hatimu
Karena aku lelah berusaha memikatmu
Meski kutahu itu tidaklah perlu
Sayang
Tiap langkahku tercurah untukmu
Perhatikan aku, ya
Bukalah matamu, ya
Sayang
Buai aku makin dalam lebih dari kemarin
Sambutlah tanganku
Jangan buat aku menerka-nerka
Perhatikan aku
Aku selalu memikirkanmu
Bahkan saat memilih baju
Malam ini, yakinkan saja aku
Katakan kau merasa beruntung
Kutahu ada berjuta pilihan bagimu
Aku takut kau tinggalkan tiba-tiba
Tapi aku tak ingin lagi berlaku berlebihan
Aku ingin tetap jadi diri sendiri
Ya, Sayang
Tiap langkahku tercurah untukmu
Perhatikan aku, ya
Bukalah matamu, ya
Sayang
Buai aku makin dalam lebih dari kemarin
Sambutlah tanganku
Jangan buat aku menerka-nerka
Perhatikan aku, oh
Ooh
Oh, perhatikanlah
Oh, perhatikanlah
Perhatikan aku, oh
Ooh
Oh, perhatikanlah
Oh, perhatikanlah
Perhatikan aku, oh
Ooh
Oh, perhatikanlah
Ya, perhatikanlah
Perhatikan aku
Terjemahan subtitle oleh Rizky Soraya
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.