All language subtitles for Happy.Death.Day.2U.2019.HDRip.x264-MkvCage.ws

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Translated & Resynced by BernadX Jakarta, Maret 2019 Ingin donasi pulsa? Silakan ke 081385001509

Request Dara Agnesia

Anjing pintar.

Awas! Awas!

Frank! Jangan!

Sudah kubilang jangan lakukan itu.

- Ada recehan? - Maaf, aku tak punya uang.

Yang benar saja.

Maaf, bro!

Awas, bung.

UNIVERSITAS BAYFIELD

- Ayo hentikan pemanasan global. - Maaf, tak bisa bahasa Inggris.

- Oke. - Maaf sekali.

Diam!

- Dia sudah kembali? - Keluar!

Aku tak mau tidur di mobilku lagi. Baunya busuk seperti kaki.

- Keluar! - Aku cuma butuh kancut bersih!

Itu juga kamarku.

Ada apa?

Kau harus segera datang kesini, bung.

Kau tak akan percaya hal ini.

Dasar bodoh, aku tak percaya itu.

Bung, datang saja sekarang!

Dimana?

- Bung, bung! - Ada apa?

Kau harus masuk kesini sekarang.

- Sebaiknya ini bagus, bung. - Memang.

Ayo, ayo!

Wow...

Ya, kan?

Tunggu. 7 milinewton energi?

Itu... Itu besar sekali.

Kapan?

Kemarin. Pukul 12.01 siang.

Astaga, ini gila, kawan.

Ya, tapi Ryan, kita tak tahu apa yang menyalakan alat itu.

Ruang lab terkunci.

Sepertinya dirancang untuk menyala sendiri.

Ini dia. Aku sudah muak.

Oh, sialan.

Hei, mau kemana kalian?

- Kami mau ke kafetaria. - Nom Nom (makan).

Dekan Bronson, hai.

- Aku suka dasinya. Apa itu kucing? - Angora Turki.

Jangan ganti topik pembicaraan!

- Topik apa? - Itu!

Kita dapat 4 kali pemadaman bergilir, jaringan listrik terbakar,

lampu pecah di lingkungan kampus.

Dan itu akibat proyek ilmiah kecilmu itu.

- Itu proyek tesisku. - Itu adalah kegagalan yang parah.

Fakultas sains universitas ini, sangat bangga...

...dalam mempelopori pemikiran yang maju untuk mencapai suatu hasil.

Hasil yang berujung pada hak paten. Jadi kau tahu cara kerjanya?

- Jadi ini soal uang? - Tentu saja, Tn. Phan.

Aku tak suka menghancurkan ilusimu.

Tapi harus ada yang bayar semua biaya listrik disini.

Sesuatu yang sepertinya sangat ingin kau hentikan!

Secara harafiah!

Anggap saja proyek lelucon ini ditangguhkan segera.

- Apa? - Benar.

Aku sudah hubungi Prof. Boner.

Dan dia setuju dengan permintaanku.

Aku sudah minta sekuriti untuk datang dan mengambil...

...cupang penghisap energi ini jam 6.00 hari ini.

- Kau tak bisa mengambilnya! - Lihat saja!

Aku sarankan kau bereskan apapun urusanmu disini. Paham?

Halo?

AREA TERBATAS LAB KIMIA 2

Hei, brengsek!

Saat kalian bermain-main, proyek kita dihentikan.

Kuharap kalian senang.

- Ada apa denganmu? - Kenapa kau menyelinap di belakangku?

Aku membawakanmu...

Sekarang sudah terpapar bakteri.

Hilang sudah uang $2.

Tak tahu terima kasih.

Anjing pintar.

Frank! Jangan!

Bung, apa masalahmu?

Maafkan aku, kawan. Aku...

Aku menyesal sekali.

Dasar.

Maaf, bro!

Diam!

SEDANG DIPAKAI

Keluar!

- Ryan! - Bung...

Aku bingung sekali sekarang.

Ya, jelas sekali.

Bukan. Ini serius.

Aku mengalami hal itu. Kau tahu...

Apa istilahnya?

Saat kau merasa telah mengalami semuanya.

Deja vu?

Ya, itu dia.

Aku benar-benar merasa telah mengalami semua ini.

Kau harus segera datang kesini, bung.

Nanti aku telpon lagi.

Oke.

Tenang dulu.

Tenang dulu.

Dengarkan aku.

Hari akan diulang kembali saat kau mati? Ya, kan?

Ya, ada orang gila bertopeng bayi menyerangku.

- Tapi itu cuma mimpi, kan? - Tombs sudah mati.

Begitu juga dengan Lori.

Jadi siapa pembunuhnya kali ini?

Halo?

Ada yang bisa jelaskan apa yang terjadi?

Oke, ini cerita singkatnya.

Jadi aku mengulang hari yang sama...

...di hari Senin tangal 18 berkali-kali...

...sampai seseorang bertopeng bayi Bayfield membunuhku di malam ulang tahunku.

Dan aku mencurigai banyak orang.

Jadi aku punya ide membuat daftar tersangka.

Ternyata pelakunya teman sekamarku, Lori...

...yang membantu pembunuh berantai itu kabur dari RS...

...agar terkesan dia yang membunuhku padahal Lori pelakunya.

Itu karena dia cemburu aku selingkuh...

...dengan profesor kampus bernama Gregory yang telah menikah.

Ya, aku tahu. Itu menjijikkan.

Tapi akhirnya aku menendang si gila Lori itu keluar dari jendela...

...lalu membunuhnya dan menghancurkan lingkaran waktu...

...dan sepertinya aku meneruskan lingkaran waktu itu kepadamu.

Dan kau akan terjebak hidup di hari ini...

...sampai kita tahu cara menghentikannya.

Tentu saja.

Aku cuma bermimpi.

- Sebentar. Apa? - Seperti film Inception.

Seperti mimpi...

...di dalam mimpi.

Bro, kau tidak sedang mimpi.

- Ryan, apa... - Shh...

Aku coba membangunkan diriku sendiri.

Itu kasar sekali. Aku jarang menyentuhnya.

Ayo.

Tunjukkan dimana kamu mati.

Di belakang itu. Lemari penyimpanan.

Hei, berikan itu.

Aku bisa membunuhnya sendiri.

Kau sudah sering mati, kan?

Hmm...

- Hajar dengan ini. - Shh...

Dasar kambing jalang sialan!

Samar, brengsek kau!

- Kenapa kau pukul aku? - Kenapa kau mengendap di belakangku?

- Kurasa tulang pipiku patah. - Apa yang terjadi disini?

- Ryan mematahkan tulang pipiku. - Apakah dia pelakunya?

Bukan.

Dia ada di sini ketika aku mati sebelumnya

Apa?

Darimana kau dapat topeng itu?

Ada di lorong gedung. Pasti ada yang menjatuhkannya.

Cukup sudah. Aku sudah muak!

- Tunggu, kalian mau kemana? - Ke kafetaria. Nom Nom (makan).

Kita dapat 4 kali pemadaman bergilir, jaringan listrik terbakar,

lampu pecah di lingkungan kampus.

Dan itu akibat proyek ilmiah kecilmu itu.

Tunggu.

Proyek ilmiah apa?

Reaktor Pendingin Kuantum SISYPHUS.

Kami menyebutnya "SISSY".

Kau lihat semua ini...

...adalah laser photon.

Saat ditembakkan, dia akan mendinginkan sekering sensor ini...

...jadi hampir dibawah 1 nano Kelvin.

Pada dasarnya kami ingin membuktikan...

...waktu bisa diperlambat di tingkat molekuler.

Memang belum berhasil, tapi kami menemukan data yang mengejutkan.

Saat alat ini menembak sendiri pada malam itu.

Kapan?

Pukul 12.01 siang. Kemarin.

- Hari Senin tanggal 18. - Hmm...

Apa?

Kau menciptakan lingkaran waktu, bodoh.

Itu mustahil.

SISSY tidak dirancang untuk tujuan itu.

Aku tak tahu cara memberitahumu.

Mungkin kita cuma menemukan fungsinya yang sebenarnya.

Reaksi yang tak disengaja.

Mungkin kita mengira memperlambat waktu tapi bagaimana jika kita menciptakan lingkaran waktu?

Sekarang kau terjebak di hari ini.

Selamat.

Ngomong-ngomong, kau akan mati.

Lagi...

...dan lagi, dan lagi...

Carter, bilang pacarmu jangan menakutiku.

Dia bukan pacarku.

- Sebentar, apa kau pacarku? - Sepertinya.

Kalian sudah cukup bahas status hubungan kalian?

Karena dia bilang aku akan mati.

Dan kau harus tutup lingkaran waktu itu sebelum pembunuh menemukanmu lagi.

Tapi aku tahu bagaimana bisa terjadi. Tahu-tahu...

...menembak sendiri.

Ya Tuhan.

- Danielle, hai! - Darimana saja kamu?

- Apa maksudmu? - Kau tak datang di pertemuan asrama.

- Itu dibatalkan. - Kapan?

Setelah aku tendang teman sekamarku yang pembunuh itu keluar dari jendela?

Tepat sekali.

siapa yang mau berikrar pada Kappa jika kiita punya kutukan kematian?

Kita dalam kondisi krisis, Tree.

Ewh... siapa orang-orang ini?

Hai, aku Samar.

Hei, samosa.

Kepalaku yang di tengah.

Kalau begitu...

...telepon aku setelah kau selesai dengan konvensi komik aneh ini.

- Dia panggil aku samosa? - Ya.

- Kau pikir dia menyukaiku? - Tidak.

Teman-teman, fokus.

- Aku tak ingin mati. - Tapi bagusnya, kau bisa hidup kembali.

- Aku sudah mati 11 kali. - 11 kali?

Tak mau. Itu menyakitkan.

Tunggu sebentar, aku ada ide.

Kita cari tempat seaman mungkin dan tinggal tunggu saja.

Dimana?

Kenapa?

Secara jumlah ini aman.

Seperti sembunyi di ruang terbuka.

Lagipula siapa yang memilih bayi menakutkan sebagai maskot?

Tak seharusnya aku kuliah di M.I.T.

Ayah: Aku sangat bangga padamu. Ibumu juga.

Apakah itu kamu dan Ibumu?

Lucu sekali.

Dan aku berpikir...

...ini ironis.

Aku kira aku terjebak di hari yang sama karena alasan kosmis yang besar.

Dan menghadapi kematian Ibuku.

Dan aku tak ada hubungan dengannya.

Tapi ternyata ini cuma kegagalan proyek ilmiah yang parah.

Tapi itu tidak mengecilkan arti sebenarnya. Ya, kan?

Sepertinya tidak.

Kau ada sesuatu di bawah sini.

Ya. Oops..

Kena kau.

Maaf. Cuma bercanda.

Lelucon kakek-kakek.

Kau selalu kena lelucon itu, jadi...

Ini bukan latihan.

Teman-teman!

Tunggu!

Jangan dorong aku!

Tolong! Tolong! Aku mohon!

Tolong!

Tolong!

- Ada apa itu?! - Di bawah sini!

Astaga.

Kau baik-baik saja?

Ya, kurasa begitu.

Itu dia. Kerja yang bagus.

Aku sudah sedikit latihan.

Apa-apaan kau ini? Aku kira kau pembunuhnya!

- Seharusnya kau bilang sesuatu. - Aku sedang menarimu.

Lalu siapa dia?

Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya.

Apa-apaan ini...

kau yakin tak punya saudara kembar?

Mungkin kalian terpisah saat dilahirkan.

Tentu saja aku yakin.

- Oh, sialan. - Ini jelas sialan.

- Siapa kamu? - Kau pikir siapa aku, bodoh?

Dia adalah kamu.

- Duh! - Duh!

Ada apa ini?

Aku coba menutup lingkaran waktu,

tapi entah kenapa malah masuk ke lingkaran waktu paralel.

Kita dalam bahaya serius.

Makin lama kita berada di dimensi yang sama, semua makin memburuk.

Ini Efek Kupu-Kupu.

Kalian harus membunuhnya!

Aku?

Dia akan menciptakan masalah lebih besar jika tidak kalian hentikan.

Bunuh dia, sekarang!

Persetan omongannya. Bunuh saja dia!

Kalian buang waktu. Lakukan!

Bung, aku teman kalian. Bukan dia.

Persetan dengan semua ini. Aku akan bereskan sendiri.

Hentikan dia!

Tunggu, Ryan. Mungkin kau harus berhenti.

Lupakan. Dia itu gila.

Aku yang merancangnya. Aku tahu yang kulakukan.

- Kau tak tahu yang kau lakukan! - Diam kau, Ryan palsu!

Ryan, sepertinya ini tidak tepat.

Ryan, hentikan!

...itu untuk mengukur jarak, bukan waktu.

Jadi kau bilang Han Solo itu pembohong?

Tidak, maksudku adalah...

Dre, tolong aku!

Ayo!

Wow...

Hei, apakah kau minum Yoo-koo'ku lagi?

Apa yang aku bilang tentang menyalakan benda itu?

Matikan itu sekarang!

Matikan sekarang!

Cukup. Tangkap orang itu. Tangkap, tangkap dia!

Ryan, matikan saja!

- Ryan, apa yang kau lakukan? - Ambil kunci inggris itu darinya!

Dia itu cuma mahasiswa kampus!

Itu cuma kunci inggris! Jangan takut padanya!

Baiklah. Cabut saja kabelnya dari mesin itu.

Cabut saja!

Wow...

PENGISIAN DAYA SISTEM PROSES SELESAI

Hei! Kau sudah bangun.

Aku tak yakin kau tadi tidur atau tidak.

Tree?

Ayah: Aku sangat bangga padamu. Ibumu juga.

Tidak.

Ini tak mungkin.

Hei, aku sudah melipat bajumu.

Ryan!

Masuk kesini sekarang!

Tunggu dulu. Kalian saling kenal?

- Ya! - Tidak.

Dasar kau bodoh!

- Kau membuatku kembali. - Apa?

Ini tanggal 18 lagi.

Aku tak percaya ini.

Aku baru saja lolos. Kenapa lakukan ini padaku?

Ehm... siapa cewek gila ini?

Mungkin dia sedang mimpi buruk atau semacamnya.

Kau benar. Ini mimpi buruk.

Ini mimpi mengerikan!

Ini menyebalkan!

Ini hal paling menyebalkan yang pernah ada!

Ini menyebalkan!

Aku baik-baik saja.

Kau yakin?

Ya.

Dia harus memperbaiki semua ini.

Sekarang.

Ini cuma lelucon, kan?

Aku harap begitu.

Dengarkan.

Dengar Ryan.

Kita harus ke lab, nyalakan SISSY,

dan cari tahu cara mengembalikan aku.

Bagaimana kau tahu tentang SISSY?

Ya ampun...

Ayo pergi!

Buruan kalian!

Hei, hentikan pemanasan global?

Bilang "Tidak, terima kasih" itu sudah cukup!

Maaf!

Hari yang sama! Hari yang sama! Hari yang sama!

Aku tak bisa dengar kalian!

- Hei, apa kau belum dengar... - Kamu ini gay!

Hei, kau mau kemana? Lab ada disana.

Aku ada urusan yang harus dibereskan.

Ini aneh.

Apa?

Dia seharusnya ada disini.

Siapa?

Lupakan saja.

Dia akhirnya bangun.

- Dimana benda itu? - Dimana apanya?

- Hei, Carter. - Hei.

- Mana kue mangkuknya? - Kue mangkuk apa?

Yang kau buat untuk ulang tahunku.

Yang sudah kau beri racun.

Oh... kue mangkuk itu.

Aku serius.

Entah lelucon konyol apa yang kau buat dengan Danielle.

Tapi tak ada kue mangkuk.

Maaf.

Aku harus pergi. Menggantikan John.

Dia kena flu.

Selamat ulang tahun, ya.

Dah.

Ada yang tidak beres.

Apa?

Aku tak tahu.

Kondisinya berbeda.

Diriku ada dua?

Ya.

Itulah awal dari semua ini.

Ini mengingatkanku pada film "Back to The Future 2".

- Tepat sekali. - Ya, kan?

- Marty McFly? - Doc?

DeLorean?

Maaf.

Serius? Belum pernah nonton Back to The Future?

Belum.

- Bagaimana bisa... - Tunggu.

Astaga.

Apa ini artinya...

Maksudmu diriku ada dua disini?

Aku sangat meragukan hal itu.

Hampir tak mungkin menciptakan semesta holografis.

Kau akan terhisap dalam dimensi siklik kuantum.

Kamu hanya ada satu disini, karena dirimu yang lain,

terjebak di dimensi paralel yang ada di dalam multiverse.

Oke, Ryan.

Terima kasih sudah menjelaskan. Itu sangat membantu!

Kau tak pernah dengar Teori Multiverse?

Apa aku terlihat seperti orang yang paham multiverse?

Dengarkan. Ini adalah alam semesta kita.

Lihat ini.

Menurut teori, alam semesta punya 6 dimensi.

Jika semua omonganmu benar,

mungkin kau akan bangun di hari yang sama.

Tapi tidak di dimensi yang sama.

Itu bisa menjelaskan timbulnya anomali.

Jadi berapa besar perbedaan yang kita bahas disini?

Itu tergantung.

Sial, aku lupa ikut pertemuan asrama.

- Danielle, maafkan aku... - Hai, sayang.

Danielle.

Hai, Ry...

Hai, Danielle.

Apa tadi terlihat asli?

Aku ikut audisi untuk film tahun ini dari The Miracle Worker.

Apakah kalian tahu Anne Frank itu buta dan tuli?

Helen Keller.

Maksudnya?

Anne Frank yang tinggal di loteng.

Oh...

Terserah.

Yang aku tahu, berakting buta itu...

...mungkin lebih menyakitkan daripada buta sungguhan.

Ini butuh keahlian khusus.

Meryl Streep bahkan memplester kelopak matanya hanya untuk persiapan peran itu.

Aha...

Yah...

Ada yang tidak ikut pertemuan asrama hari ini.

Oh... ehm...

- Maafkan aku... - Aku cuma bercanda.

Gadis yang berulang tahun boleh tidak ikut.

Ngomong-ngomong, kami sudah pilih acara amal tahun ini.

Kalian siap?

Kita mengadakan Pameran Seni Anak Berkebutuhan Khusus lagi.

Bagus. Kau banyak berbuat baik, Danielle.

- Aku sangat mengagumi itu. - Oh, sudahlah.

Hatiku hangat melihat wajah-wajah kecil itu.

Maksudku, jangan salah sangka.

Kadang mereka memelukmu terlalu lama...

...dan rasanya sedikit tidak nyaman.

Tapi kau akan terbiasa.

Dan pada akhirnya nanti...

...tak ada anugerah lebih besar dalam hidup...

...selain kehidupan seorang anak.

Terima kasih.

Tree?

Kau baik-baik saja?

Ehm...

Ya. Aku...

Hei, Ayah.

Ya maaf. Aku sedang menuju kesana.

Aku tiba disana sebentar lagi.

Aku harus pergi.

- Apa? Kau pergi? - Ya.

Aku harus bertemu Ayahku untuk makan siang.

Dan untuk acara ulang tahun.

Temui aku di laboratorium.

Kita harus bereskan ini sebelum makin memburuk.

- Hei, Ayah. - Tree.

- Maaf aku terlambat. - Tak apa-apa, sayang.

Aku mengalami hari yang aneh.

Semua baik-baik saja?

Oh, ya.

- Cuma ada sedikit urusan. - Bagaimana kualiahmu?

Lancar saja, Ayah.

- Apakah Anda siap memesan? - Belum. Kami menunggu satu orang lagi.

Satu orang lagi?

Baiklah. Aku akan segera kembali.

Ibu.

Ibu!

Wow!

Hai.

Kau ada disini.

Kau benar-benar ada disini.

Tentu saja aku disini. Ini hari besar kita.

Kau baik-baik saja?

Yah.

Ya.

Ya Tuhan, aku baik-baik saja. Aku cuma...

Senang bertemu kamu.

Baiklah.

Cobalah sekarang.

20 detik.

Apakah ini normal?

Jangan khawatir. Tak akan meledak lagi.

- Lagi? - 10.

9.

8.

7.

6.

5.

4.

3.

2.

Biarkan saja.

- Kau bilang untuk... - Aku tahu. Aku berubah pikiran.

Ini pasti cewek putih gila itu.

Hei, Tree! Tunggu!

Hei! Hei.

- Kenapa berubah pikiran? - Semua berbeda.

- Berbeda bagaimana? - Tunggu. Kapan kau akan bilang padaku?

- Bilang apa? - Tentang Danielle.

- Kenapa dengan Danielle? - Tampaknya kalian berkencan.

Aku kira kau sudah tahu. Kalian tinggal serumah.

Tidak. Aku sama sekali tidak tahu.

Tapi pertanyaan besarnya, apakah dia tahu?

Dia tahu apa?

Salah satu sahabatnya bangun di ranjangmu pagi ini.

Kau pikir itu tak layak diceritakan?

Tak terjadi apa-apa.

Semalam aku tidur di ranjangnya Ryan.

Jadi kenapa kau bawa aku pulang?

Karena kau mabuk berat.

Aku takut kau akan jatuh dan tersedak muntahmu sendiri seperti Janis Joplin.

Oke. Tak masalah.

Tak apa-apa.

Tak apa-apa.

Seharusnya memang seperti ini. Ibuku sehat saja.

Memang ada yang coba membunuhku.

Ini seperti versi lebih baik dari hidupku. Ya, kan?

Dia ada di asrama wanita, Gregory.

Tunggu dulu.

- Di dimensi lain, apakah kita... - Aku...

- Aku tak bisa lakukan ini sekarang. - Tidak...

Tree!

Ini hadiah istimewa.

Dan ini adalah...

Ya Tuhan...

Ini aneh sekali.

Ini enak sekali.

Kita harus beli lebih banyak lagi.

Tak satupun kenangan ini adalah milikku.

Aku tahu.

Aku cuma meminjamnya untuk malam ini.

- Jam berapa kau datang ke pesta? - Ehm...

Aku tak bisa datang. Ada urusan.

Apa?

Maksudku...

Kita sudah rencanakan selama seminggu, Tree.

Aku tahu.

Aku tahu ini pesta kejutan. Aku minta maaf. Cuma...

Orang tuaku datang ke kota ini jadi aku harus...

Sepertinya harapanmu terkabul.

Ngomong-ngomong,

siapa memberitahumu tentang kejutan?

Apakah Lori?

Gadis itu harus belajar menyimpan rahasia.

Aku tak tahu apa yang terjadi padamu.

Tree, aku mau terus terang saja.

Aku merasa amat sangat tidak dihargai oleh kamu.

Halo?

Aku bicara padamu...

...sudah disebutkan perburuan pria kulit putih...

...yang berakhir setelah 5 bulan pengejaran...

...melintasi batas 4 negara bagian dan menyisakan 6 korban...

Ya Tuhan.

Dia masih berkeliaran disini.

Dia akan melarikan diri. Telepon polisi!

- Siapa? - John Tombs. Telepon polisi!

- Apa? - Kenapa kau kesana?

Sialan.

Permisi, apa yang kau lakukan?

Whoo... jatuhkan kapaknya.

- Tunggu, aku bisa jelaskan... - Jatuhkan sekarang!

Dia melarikan diri. Dia akan bunuh seseorang.

- Hadap tembok! - Kau tak mengerti. Lori bukan...

Aku tak akan minta lagi!

Tolong, dengarkan aku.

Teman sekamarku kerja disini.

Dia membebaskan Tombs karena dia ingin membawanya.

Tapi dia akan membunuhku!

Aku tak tahu kau mabuk apa.

Tapi Tombs tak ada disini sekarang. Seorang perawat membawanya.

Seperti apa dia? Berambut hitam dan berkuncir?

Ayo!

Aku tahu kau pikir aku gila tapi kau harus percaya aku!

Pusat, ini petugas Ramirez.

Ada kondisi darurat di RS. Butuh bantuan segera.

Aku tahu itu kamu, Lori.

Astaga, aku kira kau...

Kau baik-baik saja? Ada apa? Siapa itu tadi?

Tombs kabur dan dia ingin membunuhku.

Tidak, Tree. Itu mustahil. Aku sudah membawanya ke Ruang Operasi.

- Apa yang terjadi? - Aku tak tahu.

Ya Tuhan, dia memutuskan aliran listrik.

Tetap tenang.

Tetap tenang.

Sialan!

Oke, ayo.

Ayo.

Dimana kita ini?

Ini pasti salah satu lantai yang masih dalam perbaikan.

Ayo, ada pintu darurat di ujung sana.

Tunggu.

Ambil itu.

Ayo.

Kau dengar sesuatu?

Ok, keparat. Kita lihat kemampuanmu.

Hah?

Sialan.

Jangan! Jangan!

Aksi amatir, Tree.

Hei, kau sudah bangun.

- Di dimensi mana aku ini? - Apa?

Danielle.

Pacarku?

Ewh... masih dimensi yang sama.

Kau baik-baik saja?

Ya, tak pernah lebih baik.

Aku melipat bajumu.

Jangan tersinggung.

Tapi kenapa kau bisa jadian sama dia?

- Siapa? - Danielle.

Dia baik.

Oh... baik?

Tunggu sebentar. Bukankah dia sahabatmu?

Bung, kau dapat vaginanya atau...

Hmm... menarik.

- Tidak. Aku tak bermaksud... - Kau tak selugu yang terlihat.

Tapi... tapi... tidak...

Kamu.

- Temui di lab kamu sejam lagi. - Hah?

Ya ampun, aku harus buang baju menjijikkan ini.

Dengarkan aku baik-baik.

Aku mau tetap disini, di dimensi ini.

Oke? Jadi tutup saja lingkaran waktunya.

Dengar, kita tahu tahu awal mula ini terjadi.

Kalian orang-orang ilmiah yang pintar, kan?

Jadi cari tahu masalahnya.

Kau tahu kita berurusan dengan masalah yang sangat serius.

Mungkin kau harus pikirkan itu sebelum membuat benda besar bodoh ini.

Tolong...

Tolong bantu aku dan cari tahu tentang hal ini.

Oke?

- Aku mohon. - Dengar.

Ini seperti usaha coba-coba.

Kita harus buang semua variabel untuk mendapatkan algoritma yang tepat...

...yang bisa menutup lingkaran waktu.

Oke.

Dan bisa makan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu?

Dan jika omonganmu benar, tak mungkin kita menyimpan catatan kemajuan kita.

Aku tak bisa memahamimu.

Oke... ehm...

Anggap saja kita menguji sekitar...

...selusin variabel.

Pada akhirnya lingkaran waktu akan mulai dari awal, kan?

Jadi semua yang sudah kita pelajari...

...akan...

...terhapus.

Tak mungkin kita melacak kemajuan kita...

...karena kita tidak ingat semua yang telah kita pelajari.

Kita akan kembali dari awal.

Bagus.

Mampus.

Tunggu, aku dapat ide.

Semua dimulai dari awal kecuali ingatanmu, kan?

- Ya. - Baiklah. Jadi...

...harus dilakukan dengan catatan hidup.

Maksudmu aku harus mengingat semuanya?

Ya.

Itu jenius.

Tidak. Tidak. Tidak. Itu bukan jenius.

Aku bukan ilmuwan.

Dan halo?

Kau tahu ada pembunuh yang mengejarku, kan?

Jadi aku harus mati berkali-kali sampai kalian mengetahui cara menutup lingkaran waktu ini.

Mungkin kau bisa langsung bunuh diri saja.

Sebelum dia menemukanmu?

Wow... ide jenius yang lain.

Lebih baik daripada dikejar orang gila bertopeng bayi.

Kau ada ide yang lebih baik?

Uhh...

Aku tahu kau akan bilang itu.

ALGORITMA GAGAL

KEGAGALAN URUTAN

KEGAGALAN URUTAN

CAIRAN PEMBERSIH TOILET

Biar aku belikan...

- Jangan sentuh aku! - Maaf.

SKYDIVING

Ayo, cepat lompat! Ayo, ayo, ayo!

Ayo, sekarang giliranmu! Ayo, ayo, ayo!

KEGAGALAN URUTAN

PEMUSNAHAN POHON (TREE)

KEGAGALAN URUTAN

Ouch...

Hei, kau sudah bangun.

- Aku tak yakin... - Aku tak yakin kau tidur atau tidak.

Aku lipat bajumu semalam.

Entah bahannya mengkerut atau tidak.

Kenapa kau selalu mencari sesuatu di bawah meja itu?

Oh... pelindung gigiku.

Ya, lihat ini.

Aku menjaga gigiku saat malam.

Misteri terpecahkan.

Owh...

Kau tak apa-apa?

Ya, tak pernah lebih baik.

Entah apakah kau ingat namaku atau tidak.

Kau sangat mabuk semalam.

- Aku Carter. - Ouch!

Kau yakin tak apa-apa?

Kau terlihat pucat.

Aku baik-baik saja.

Ehm...

Mungkin aku akan pingsan.

Akan apa?

Ya, pasti akan pingsan.

Bung, kau dapat vaginanya atau...

- Apa dia mati? - Ryan...

- Tolong bantu aku, bung. - Oke.

Hei, hei tak apa-apa. Ini cuma aku.

Hei, kau tak apa-apa?

Kau tadi membuatku takut.

Ya, aku baik-baik saja.

Kau datang juga.

Ya, tentu saja. Kenapa tidak?

Oh... kita menunggu orang tuamu. Mereka menuju kesini.

- Mereka tak boleh kesini. Tak aman. - Apa maksudmu?

Astaga.

- Ada yang bisa aku bantu? - Tak apa-apa.

Dia teman.

Maaf.

Jam berkunjung telah usai.

Oh... baiklah.

Terima kasih, Carter.

Aku merasa lebih baik.

Sekarang kau tahu kenapa aku tak ikut mata kuliahmu hari ini.

Maaf?

Biologi Lanjutan.

Maaf.

Apakah kau pernah ikut mata kuliahku?

Kamu terlihat asing.

Maaf, aku salah.

Ya, aku Dr. Butler.

Senang bertemu kamu.

Nn. Gelbman, aku kesulitan mengumpulkan data medismu.

Aku tahu. Seharusnya aku sudah mati.

Hasil medisku tak masuk akal, kan?

Ya.

- Terlalu panjang untuk dianalisa. - Tunggu.

Jam berapa ini?

- Hampir jam 9.30 malam. - Dia akan mati.

- Siapa? - Lori. Dia akan membunuh Lori.

- Apa? - Dengarkan aku.

Kau harus hentikan dia ke Ruang Operasi.

- Maaf, aku tak tahu siapa yang kau bicarakan. - Benarkah?

Mungkin istrimu yang tahu.

Pergi!

Pergi!

Maaf.

Lori.

Siapa yang membebaskanmu?

Siapa kamu?

GAS MUDAH TERBAKAR

Aku mati, kau juga mati.

Hei, kau sudah bangun.

Aku tak yakin kau tidur atau tidak.

Aku sungguh muak dengan situasi ini.

Kalikan bilangan vektor Euclidean dengan akar pangkat dua...

...dari bilangan Phi sampai urutan ke-17...

...dan didapatkan aksiom sebesar 0,004...

...lalu menghasilkan vektor bidang linear sebesar 8,2.

Boom.

Keren.

Jika semua ini algoritma yang salah...

...maka tersisa 1 kemungkinan lagi.

SISTEM SIAP

Astaga!

- Kau berhasil. - Berhasil?

Apakah berhasil? Ya Tuhan, berhasil!

Kenapa kita senang? Kita bahkan tak mengenalnya.

Sejujurnya aku tak tahu yang terjadi. Tapi tadi mengesankan.

Terima kasih.

Ayo kita lakukan ini.

Agar kamu jelas.

Ryan yang satu menutup lingkaran waktu di dimensi ini.

Ryan yang lain mengirimmu ke dimensi asalmu dan menutup lingkaran waktu itu.

Ini keputusan akhir.

Tetap disini atau kembali.

Aku tetap disini.

Keputusan akhir.

Oke.

Kita mulai saja.

Mundur sedikit.

Ada apa?

Vectornya salah.

Tapi kau bilang sudah tepat.

Matematikanya tepat. Tapi yang lainnya salah.

Teman-teman, aku bunuh diri demi kalian untuk menghapal algoritma ini.

Kegagalan bukan pilihan.

Apa?

Ada masalah di hardisk.

Pasti virus.

Bung, apakah kau buka situs porno dengan spamming lagi di komputer?

Tidak!

Bagus. Aku harus secara manual memasukkan lagi semua kode ini.

Berapa lama?

6 sampai 7 jam.

Ryan, lihat aku.

Waktuku terbatas disini. Paham?

Selesaikan.

Ya, aku sedang kerjakan.

Tree, tunggu dulu!

Hei, kau yakin tentang ini?

Tentu saja aku yakin.

Bagaimana dengan pembunuh itu?

Orang akan mati malam ini jika kau tutup lingkaran waktu dan kita tidak menolongnya.

- Mereka mati selamanya, kan? - Aku harus tetap hidup.

Aku tak mau kembali ke RS itu. Terlalu beresiko.

Jadi begitu? Kau pergi dan biarkan banyak orang tak bersalah mati?

Orang bisa mati tiap hari, Carter.

Aku tidak bertanggung jawab atas semua orang, oke?

Aku tahu itu terdengar egois tapi itulah kenyataannya.

Tidak. Itu terdengar sangat egois. Kau serius?

Itu tidak adil

Kau tak tahu betapa berat ini bagiku.

Aku tak mau memilih antara kamu atau Ibuku tapi aku harus.

Apa maksudmu "memilih"?

Carter, kita pasangan kekasih...

...di dimensi yang lain.

Aku bangun di ranjangmu tiap pagi.

Seperti pagi ini.

Aku melakukannya berkali kali...

...berkali-kali sampai aku jatuh cinta padamu.

Versi kita sebagai kekasih ada disana dan Ibuku masih hidup disini.

Jadi aku buat keputusan.

Bagaimana jika kau salah?

Bagaimana jika kita salah?

Bagaimana jika ini bukan hidup yang seharusnya kau miliki?

Lalu kenapa?

Aku harus kembali ke dimensi dimana Ibuku mati?

Aku tak mau.

Aku tak mau kehilangan dia lagi.

Kau sudah kehilangan Ibumu.

Dan semua ini tak nyata jika kita menghapusnya.

Kau cuma...

...hidup di kehidupan sesorang yang bukan milikmu.

Rasa sakitmu, rasa kehilanganmu...

Itu...

..yang membuatmu jadi dirimu yang sekarang.

Kau bisa lakukan sesuatu yang cuma bisa dimimpikan orang lain.

Apa?

Untuk mengucapkan selamat tinggal.

Hu hu...

Pacarmu memanggilmu.

Sebaiknya aku pergi.

Apa masalahnya?

Dia tidak hadir di pertemuan asrama.

Halo?

- Apa yang kalian bicarakan? - Tak ada. Kami cuma...

...membahas urusan kuliah.

Sayang...

Jangan lupa, aku butuh bantuan untuk makalah tentang Amerika.

Aku sangat sibuk sekarang.

Carter.

Kau sudah janji.

Aku tak akan lulus tanpa bantuanmu.

Ya. Baiklah.

Kau yang terbaik.

Ini dia gadis yang berulang tahun.

- Sayang, ada apa? - Aku baik-baik saja.

Kau tak terlihat sehat.

Aku sehat. Bu...

Kau sedingin es.

- Mungkin kita harus ke RS. - Jangan!

Jangan.

Kita jangan kesana.

Aku tak ingin menakuti kalian tapi aku mau pergi dari kampus sejauh mungkin.

- Tree, ada apa? - Ayah, aku mohon.

Aku janji untuk jelaskan semua tapi aku mau kau mempercayaiku.

Oke.

Kita akan pergi.

Ayo.

- Ayo. - Ya.

Selesai.

Akhirnya.

Kalian sudah siap?

Oke.

Ayo tutup lingkaran waktu untuk selamanya.

Hei.

Kau tahu yang sangat aku inginkan sekarang?

Apa?

Dadar gulung raksasa rasa kayu manis di toko roti Marrowbay.

Untuk ulang tahunku tahun lalu?

Kau tak ingat? Kau makan dua.

Itu bukan aku.

Apa sayang?

Hei, ini sudah agak larut.

Bagaimana kalau cari tempat untuk bermalam?

Oke, kedengarannya bagus.

Sepertinya kita semua sudah lelah.

BAYFIELD GARDU LISTRIK

Lori!

Sialan.

Ryan: Sistem sudah siap. Semoga berhasil.

Aku akan ambil es. Aku segera kembali.

Oke.

Ceritakan padaku.

- Apakah kau hamil? - Apa?

Tidak. Bu...

- Maaf, aku harus bertanya. - Bukan seperti itu.

- Tapi ini soal cowok, kan? - Bukan.

Ya, tapi...

Aku tak tahu. Ini rumit.

Percayalah padaku.

Aku bisa hadapi masalah rumit.

Ada masalah apa?

Apakah kau pernah bertanya-tanya...

...bagaimana hidupmu jika tidak bersama Ayah?

Apa? Tidak.

Bagaimana jika kau harus memilih?

Bagaimana jika...

bagaimana jika bersamanya berarti kau kehilangan seorang yang sangat dekat denganmu...

...dan kau tak akan bisa bertemu orang itu lagi.

Kau harus bagaimana?

Ya...

...kita harus buat keputusan sulit, Tree. Itulah kehidupan.

Kadang masa lalu menarik kita ke suatu arah...

...dan masa depan memberi kita seseorang yang baru.

Tapi jika harus memilih aku pasti pilih Ayah.

Tanpa dia maka aku tak akan memilikimu, kan?

Bagaimana kau tahu dia orang yang tepat?

Aku tidak tahu.

Aku mengambil resiko.

Aku mengikuti hatiku.

Begitulah jalannya hidup, Tree.

Berani memilih yang belum pasti.

SEKILAS INFO RS UNIVERSITAS BAYFIELD

...RS Universitas Bayfield dimana terjadi tragedi mengerikan masih berlangsung.

Masih belum ada detail tapi sejauh ini dipastikan ada 3 korban.

Perawat dan petugas polisi.

Korban ketiga adalah mahasiswa.

Dia terbunuh saat mencoba melumpuhkan tersangka.

Kembali padamu, Dan.

Tidak.

Ada apa?

Ayo, Ryan. Angkat.

Coba kalian periksa 22, 97, dan 39 yang itu.

Ya, tunggu sebentar.

Ya, 39 cocok.

Yo, ini Ryan. Tinggalkan pesan setelah "beep".

Ryan, jangan tutup lingkaran waktu...

- Maaf, pesan suara ini. - Sialan!

Tree, apa yang terjadi?

Aku tak bisa biarkan mereka menutupnya.

Aku tak yakin dengan es ini. Baunya sepertinya kencing.

Tree! Tree!

Mau kemana kau? Tree!

Ayo, ayo! Angkat telponmu!

- Yo, ini Ryan... - Sialan!

Ini dia!

Dimana itu? Ayo, ayo!

Ayolah, aku mohon.

BAYFIELD GARDU LISTRIK

Hei, kau sudah bangun.

Aku tak yakin kau tidur atau tidak.

Itu terakhir kalinya aku mati demi kamu.

Apa?

Masih berapa lama lagi?

Berkat ingatanmu yang gila, seharusnya tak lama lagi.

Aku akan bereskan dan bisa dimulai dalam semenit.

Aku butuh sedikit waktu lagi.

Ada yang harus aku lakukan.

Tree!

Kau yakin mau kembali?

Aku tak bisa selamanya tinggal di masa lalu.

Aku harus berani memilih yang belum pasti.

Akhirnya dia bangun.

- Lori. - Hai.

- Malam yang megah? - Bisa dibilang begitu.

Ehm...

Dengar Lori, aku...

...senang bertemu kamu.

Senang bertemu kamu juga, Tree.

Dia tak layak.

Percayalah padaku.

Aku pernah berhubungan dengan pria beristri.

Aku tahu rasanya menjalani kehidupan ganda.

Merasa bersalah terhadap dirimu sendiri.

Tapi tak pernah terlambat untuk berubah.

Seseorang pernah berkata padaku bahwa...

...tiap hari adalah kesempatan untuk jadi orang yang lebih baik.

Mungkin ini adalah harimu.

Terima kasih.

Jaga dirimu.

Tree.

Hei.

Ehm...

Begini Danielle.

Aku merasa tak enak.

Aku salah menilaimu dan ini semua salahku.

Aku minta maaf telah membuat...

Cantik.

Threesome^^

Dia bercanda.

Aku tidak bercanda.

Nick...

Showernya rusak jadi aku ijinkan dia pakai punyaku.

Ya kan, Nick?

Showerku baik-baik saja.

Tentu saja.

Ehm... kau tahu...

Lupakan saja.

Maaf sudah mengganggu.

Dah.

Dah.

Ouch...

- Untuk apa itu? - Karena kau bodoh seperti batu.

Benarkah?

Bagaimana batu bisa bodoh? Batu tak punya otak.

Ouch...

Ini dia gadis yang berulang tahun.

- Hai, Ayah. - Tree.

Bolehkah aku bicara dengan Ibu sebentar saja?

- Cuma obrolan para gadis. - Oh...

Tentu saja.

Aku jalan-jalan dulu di sekitar sini.

Terima kasih.

- Apakah semua baik-baik saja? - Ya.

Baik. Semua baik-baik saja.

Aduh, bagaimana cara melakukannya.

Melakukan apa sayang? Ada apa?

Ibu...

Aku hanya ingin kau tahu...

...betapa besarnya cintaku padamu.

Aku juga mencitaimu, sayang.

Tidak, Bu. Aku serius.

Orang bisa bilang "aku mencintaimu" setiap saat.

Keriusan ucapan itu saat kau tak bisa mengatakannya saat menatapnya...

...dan kau baru sadar seriusnya ucapanmu.

Kau sangat cantik...

...dan sangat menakjubkan.

Dan aku harap bisa jadi setengah seperti dirimu kelak.

Kau bercanda?

Aku jadi wanita seperti ini karena memiliki dirimu.

Aku tak pernah bilang ini ke orang lain sebelumnya, tapi...

Saat aku hamil kamu, aku sangat ketakutan.

- Tidak. - Tapi kemudian...

...saat aku mendekapmu...

...sesuatu dalam diriku berubah.

Seketika itu juga.

Cinta terbaik adalah penyebabnya. Cinta bisa merubahmu.

Membuatmu jadi orang yang lebih baik.

Ya Tuhan, aku begitu bodoh.

Kupikir bisa memiliki semua itu tapi ternyata aku tak bisa.

Sayang, tak ada yang bisa.

Tapi itu tak apa-apa.

Kau akan dapatkan yang kau butuhkan.

Aku harap begitu.

Kemarilah.

Apakah aku meremukkanmu?

Tidak.

Kau akan selalu jadi gadis kecilku.

Selamat ulang tahun.

Selamat ulang tahun.

Selamat ulang tahun, Tree sayang.

Selamat ulang tahun.

Buatlah permohonan.

Kau siap?

Tunggu.

Ehm...

Dengar...

Aku tahu ini mungkin membingungkan.

Maksudku...

...kalian baru mengenalku selama beberapa jam.

Tapi aku mengenal kalian selama seminggu.

Kalian berusaha keras untuk mengirimku pulang.

Jadi terima kasih.

Kami belum yakin apakah kamu benar-benar gila tapi...

...kami senang bisa membantu.

Hei, Ryan.

Nyalakan.

Jadi di dimensi lain, apakah kita...

...saling mengenal?

Bisa dibilang seperti itu.

17 detik.

16.

15.

14.

Apa yang kubilang tentang menyalakan benda itu?

Seharusnya ini belum terjadi.

Seharusnya kalian datang besok.

- Matikan benda itu sekarang. - Jangan!

- Jangan dicabut! - Jangan dicabut!

- Tolong, jangan lakukan ini. - Dan siapa kamu?

Aku mahasiswa disini.

Uubah sikapmu ini atau kami yang akan merubahnya.

Bawa benda itu dari sini.

Tolong jangan.

Hei, hati-hati! Kami membuatnya dalam 18 bulan.

Awas!

Berhati-hatilah membawanya.

Kemana kau membawanya?

Di kantorku yang akan selalu terkunci.

Ini sebuah kemunduran. Aku paham.

- Kita atur ulang dan coba lagi. - Tidak.

Kau tak paham.

Aku makin melemah tiap kali aku kembali.

Aku tak tahu berapa kesempatan yang aku punya.

Setahuku jika aku mati lagi, aku akan tetap mati.

- Itu baru masalah. - Tentu saja.

Kecuali...

...kecuali kita mencurinya lagi.

Mencurinya?

Secara teknis itu bukan mencuri.

- Itu milik kalian. - Wow... aku tak yakin dengan ini.

Jika tertangkap dan aku dikeluarkan, orang tuaku akan menggantungku...

- ...di kantong zakarku. - Aku juga begitu.

- Kecuali di bagian kantong zakar itu. - Kalian bercanda?

Maaf kalau membuat kalian merasa dalam masalah.

Ini semua tanggung jawab kalian.

Kalian ciptakan kekacauan ini, jadi kalian wajib menolongnya.

Lagipula kalau dia mati malam ini, itu adalah kesalahan kalian.

Itu terlalu dramatis.

Dia benar.

Ini salah kita.

Jadi kita akan memperbaikinya.

Itu yang dilakukan ilmuwan.

Kita menyelesaikan masalah.

Jadi kantor Dekan Bronson ada di gedung sebelah sini.

Dan jalan tercepat ke lab adalah lewat sini.

Dekan Bronson habiskan waktu siangnya untuk merajut.

- Di ruang santai fakultas ini. - Tunggu. Apa?

Dia merajut?

Sepertinya dia merokok lalu disuruh berhenti istrinya.

Dan ngomong-ngomong...

...istrinya seksi sekali.

- Samar. - Hmm?

- Bisakah fokus tentang ini sekarang? - Maaf. Kau benar.

Ya, maaf. Jadi begini.

Kita harus ambil kunci di kantornya,

menyelinap ke ruang pendaftaran, masuk ke kantor Dekan,

ambil SISSY, dan kembali ke lab tanpa terlihat sekuriti.

Kembalikan kunci Dekan Bronson tanpa tahu kuncinya telah diambil.

Nyalakan SISSY, lakukan diagnosa, tekan saklarnya, dan bam!

Tree akan kembali dimensi manapun dia berasal. Dan kita...

...kita berhasil membereskan masalah.

Baiklah.

Terdengar luar biasa.

- Bagaimana caranya? - Entahlah.

- Tentu saja. - Kita butuh pengalih perhatian.

Jadi kita cari cara untuk mengecoh Bronson.

Dia yang pilih nada dering ini.^^

Hei, sayang. Ya...

Kau baik-baik saja?

- Dengan Ryan dan... - Danielle, hai...

Jadi kami ingin minta sedikit bantuan.

Hei, sayang.

Oke. Maaf.

Jelas sekali dia mudah marah.

Hmm... benar sekali.

Berkhotbatlah.

- Ada yang bisa aku bantu? - Oh... maaf.

Sepertinya aku tersesat.

Aku Roger Bronson. Aku adalah...

- ...dekan fakultas ini. - Oh, halo.

Namaku adalah...

...Amelie...

...Le Pew...

Kau pasti dari program pertukaran mahasiswa.

Ya, ya.

Pak...

- ...boleh aku tahu wajahmu? - Maaf?

Oh... ya ampun.

Oh... ya ampun.

- Hmm... hmm... - Sebuah wajah yang kuat.

Terima kasih. Kau pasti orang Perancis.

Dan baunya seperti keju.

Aku tak makan keju.

Aku adalah...

Apa istilahnya...

...intoleransi laktosa. (alergi produk susu)

Pelan-pelan.

Kau tadi mau kemana?

Ke kafe?

Kau pasti mau ke kafetaria. Dengan senang hati aku tunjukkan.

Oh... jangan bergerak!

Jangan bergerak! Jangan bergerak!

Kelereng ada dimana-mana.

Ayo cepat pergi!

Ya ampun.

Oh... hati-hati!

Oh... cepat sekali sampai ke sana.

Tunggu. Jangan kemana-mana. Aku mau ambil kunci.

Oh... jangan permadani itu!

Oh, ya ampun.

Oh tidak, tidak...

- Gelap sekali. - Bergeraklah menuju cahaya!

Maaf, itu tidak sensitif.

- Ayo, ayo, ayo! - Aku sedang berusaha!

- Berhentilah berguling. - Tolong. Tolong.

Kau malah tidak membantu!

- Ayo cepat ambil. - Ayo.

Ayo! Ayo!

Oke. Ayo bangun. Bangun.

Ya ampun.

Kau harus berhenti berkeliaran.

- Terima kasih. - Baiklah. Mari?

Ah... aku lupa kunciku.

Ya ampun!

Banyak sekali darahnya.

Astaga, hati-hati dengan benda itu!

- Maafkan aku. - Astaga.

Aku rasa tongkat tidak cocok untukmu.

Kau butuh anjing untuk orang buta.

Skakmat.

- Hei, bagaimana? - Kami sedang kerjakan.

Kita punya 3 jam sebelum hal itu terjadi.

Aku tak akan bohong. Waktunya mepet sekali.

Sial, jika aku tak berbuat sesuatu, Lori akan mati.

- Tunggu disini. - Apa? Kenapa?

Berjanjilah padaku kau tetap disini.

Boleh pinjam ini?

Ya, tentu.

Tunggu! Mau kemana kamu?

Tree!

Maaf, waktunya tidak tepat.

Oke.

Oke.

Oke, masukkan lagi.

Ayo, masukkan lagi!

Oke, sekarang balikkan badanmu perlahan.

Ini benar-benar ide yang buruk.

Ada pembunuh berkeliaran disini.

- Cari bantuan. - Apa?

Cepat!

Dia bawa pistol. Dia bawa pistol!

Lori, minggir!

- Ayo cepat pergi. - Ada apa ini?

Aku ceritakan nanti. Ayo!

Apa ini?

Kau tidak buta!

Aku akan bunuh mereka.

Aku akan bunuh mereka!

Dia memergoki kita.

Bisakah kalian memperbaiki kacamataku?

Aku baru saja membelinya.

Oke ayo, ayo!

Dobrak pintu itu sekarang!

- Dobrak sampai masuk! - Jangan sampai mereka masuk!

- Kami sedang mencoba! - Dobrak masuk!

Sekarang!

Astaga. Jika sampai dikeluarkan, aku tak diakui oleh orang tuaku.

Tree, katakan apa yang terjadi.

Kukira dia mau membunuhku. Ternyata dia mengejarmu.

Siapa?

Semua sudah usai, Gregory!

Apa? Kenapa?

Istrinya tahu tentang perselingkuhan kalian.

Jadi dia mencuri sebagian dari taktik lamamu.

Dia membiarkan Tombs kabur agar semua orang mengira Tombs membunuhmu.

Dan rahasia perselingkuhan kalian akan mati bersamamu.

Bravo.

Bagus sekali.

Sekali orang brengsek, tetap orang brengsek.

Maaf, apakah aku mengenalmu?

Mundur kau, keparat!

Kerahkan tenaga kalian!

Lebih keras lagi!

Kalian harus kembali latihan di gym, bung.

Ryan, kami tak bisa menahan mereka lebih lama.

Ayo, ayo!

Kau dengar itu?

Kau akan membusuk di penjara.

Kurasa tidak.

Ada satu detail kecil yang gagal kau pahami dari semua ini.

Benarkah? Apa itu?

Aku.

Lori!

Kau pikir aku akan biarkan pelacur kecil itu menghancurkan hidupku?

Gregory!

Bunuh dia!

Kau mau ambil kehormatan ini?

Kau tak keberatan, kan?

Tunggu sebentar. Aku hampir lupa.

Aku ingin bercerai.

Sekarang, sampai mana kita tadi?

Hei!

Lepaskan!

Lihat siapa yang bawa...

...obeng ke duel senjata?

PERINGATAN AWAS MAGNET

Tunggu!

Ada yang harus aku katakan padamu.

Apa?

Mampus kau!

Matikan alat ini, jalang!

Jangan! Jangan, jangan! Tunggu.

Tunggu! Jangan!

Ayo, aku pegang kamu. Aku pegang kamu.

- Ya Tuhan. - Kau tak apa-apa?

Ini lokasi yang enak untuk tertembak, ya?

Ayo angkat dia.

- Kau akan baik-baik saja. - Bagus.

Tak apa-apa. Tak apa-apa.

Kau baik-baik saja.

Lori...

...aku sangat menyesal.

Untuk apa?

Kau telah menyelamatkanku.

Aku hanya...

- ...berharap kondisinya berbeda. - Maaf.

Kami harus memindahkannya.

Hei.

- Hei. - Kau baik-baik saja?

Ya.

Aku baik-baik saja.

Aku sudah bilang jangan kemana-mana.

Yah... maaf.

Aku tak bisa menahan diriku.

Kurasa sudah saatnya.

Aku harap kau menyadari bahwa aku kembali hanya untuk satu alasan.

Ya ampun.

Yoo-hoo'ku.

Danielle?

Siapa?

Hai.

Astaga.

Sepertinya aku poop di celana.

Ini tak masuk akal.

Ya.

Cara kerjanya seperti ketapel.

Saat dia melompat kembali ke dimensi ini,

Ruang vakum yang tercipta oleh gaya sentripetal akan menutup lingkaran waktu.

Siapa yang membuang churro yang masih sangat enak ini?

Oh, jangan...

Oh...

Uh oh...

Kelihatannya buruk.

Ryan Phan.

Mungkin.

Aku Dr. Isaac Parker mewakili DARPA.

Aku harap kau ikut kami untuk menjawab beberapa pertanyaan.

- Kalian semua. - Apakah kami dalam masalah.

Silakan. Lewat sini.

Dr. Calebout ke Divisi Robotik.

Dr. Calebout ke Divisi Robotik.

Ya ampun!

SISSY!

Kuharap kau tak keberatan kami meminjammnya.

Yang kau ciptakan ini sungguh luar biasa.

Persetan Dekan Bronson.

Kami sulit memahami bagaimana cara kerja alat ini.

- Kami tahu kau bisa membantu. - Ada banyak algoritma.

Kita harus coba semua untuk membuatnya berhasil.

Aku mungkin bisa membantu itu.

Bagus.

Kita tinggal mencari subyek percobaan.

Tunggu.

Kalian akan menjebak orang dalam lingkaran waktu?

Itu kacau sekali.

Kecuali memang dia layak mendapatkannya.

Kurasa aku punya calon sempurna untuk direkrut.

Translated & Resynced by BernadX Jakarta, Maret 2019 Ingin donasi pulsa? Silakan ke 081385001509

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.