Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle by: -o0o- Ackiel_Khan -o0o-
Didakwa memiliki harta dan kekayaan ilegal...
...inspektur Kadam telah membuktikan satu hal bahwa...
...inspektur Kadam telah membuktikan satu hal bahwa...
...tak ada yang bisa menghentikan polusi, populasi dan korupsi di India.
tuntutan korupsi yang berhubungan dengan inspektur Kadam...
...menjadi tanda tanya besar pada polisi di Goa.
Semuanya busuk.
Tak bisa dipungkiri lagi bahwa Inspektur Rakesh Kadam...
...adalah virus tambahan baru dalam permainan korupsi kotor yang terus-menerus.
Apa kabar terhebohnya, Nona?
Berita sebenarnya, jadi kapan para perwira polisi berhenti menerima suap.
Ini kejadian rutin setiap hari di negeri ini.
Ditambah lagi bahkan tuntutan publik memperberat Inspektur Kadam.
Nitin. Keluarlah dan bermain.
Mereka bilang kalau tak masalah apa nama mereka...
...nama panggilan dari para polisi korup.
Reena Patni, Star News.
Kau memakai seragam hari ini... - Aku akan pergi ke kantor.
Aku ada pekerjaan.
Jangan khawatir.
Semuanya akan baik-baik saja, Rakesh.
Jika ada banyak polisi sepertinya...
...maka negara ini akan menjadi sampah.
Rakesh Kadam sudah menipu masyarakat.
Dia seharusnya dicambuk di depan umum.
Inspektur Kadam telah membuktikan satu hal.
Bahwa di hari pertama mereka bekerja
...para polisi sudah mendapatkan surat izin untuk korupsi...
...bersamaan dikenakannya seragam mereka.
Pak, Anda.
Setelah sekian lama.
Mau teh.
Kami baru saja mendapat kabar bahwa di Goa...
SavaIkar.
Di tempat tertentu di Goa Gambar-gambar inspektur Kadam dibakar.
Ini membuktikan begitu luasnya...
'Lihat, Kadam, jangan menjadi keras hati.'
'ambil langkah kedepan.'
'dan raihlah keuntungan.'
'Bilang saja padaku berapa banyak yang kau mau.'
'Ini.'
'Kau ingin menyuapku?'
'Kau bisa beri aku berapa?'
'setengah juta, sejuta.'
'Aku akan membuat kalian semua menari dengan laguku.'
'kembali ke bosmu dan bilang padanya hanya seminggu.'
'itu saja. dan permainannya selesai.'
'Orang-orang akan mencaci seluruh department kepolisian.'
'Para perwira polisi ini secara terang-terangan meminta uang sekarang.'
'Di bawah meja. penghasilan tambahan.'
'Dan alasannya adalah kau, Tn. Rakesh Kadam, hanya kau.'
'Tn. Kadam telah membeli rumah besar ini dariku...
...dan menyuruhku untuk membuat persetujuan...
...atas nama kerabatnya bukan dirinya.'
'Pak, rumah besar itu bukan milikku.'
'Aku difitnah.'
'Dan bagaimana dengan sejumlah uang yang ditemukan di kursi jipmu?'
'Pak, itu bukan milikku. Aku... - Cukup, Kadam, cukup.'
'Cukup sudah.'
'kau tidak bisa menyangkal lagi kalau kau itu aib...
...bagi seluruh department kepolisian Goa.'
Inspektur Rakesh Kadam, Kau dipecat.
Ya, Rakesh.
Megha, semakin aku mencoba mengendalikan diri
...semakin aku jatuh
Aku bukan seorang polisi yang korup.
aku bukan seorang pengkhianat.
Tapi aku tak tahu...butuh waktu berapa lama untuk membuktikan ini?
aku tak bisa membiarkanmu dan Nitin melalui kondisi yang menyiksa ini...
...begitu lama.
Kenapa kau berkata begitu?
Kita akan menghadapinya sama-sama, Rakesh.
Dan aku tahu kalau kau tidak bersalah.
Jelaskan itu pada Nitin.
Jelaskan padanya kalau ayahnya...
...adalah polisi yang jujur.
Rakesh!
'Para polisi jaman sekarang secara terang-terangan meminta uang.'.'
Rakesh.
'Masyarakat mencaci seluruh bagian kepolisian.'
'Biarkah dia dicambuk didepan umum.'
'Dan alasan kesemuanya adalah kau, Tn. Rakesh Kadam.'
'Hanya kau.'
'Dia mengancamku. Dia polisi yang jahat, Pak.'
'Kau aib besar...'
'...bagi seluruh department keplolisian Goa.'
Rakesh!
Rakesh.
Inspektur Rakesh Kadam adalah polisi yang jujur.
Dia melakukan tugasnya dengan jujur.
Lalu kenapa dia bunuh diri?
Tentu saja dia melakukan itu...
...karena seseorang telah memaksa untuk melakukannya.
Siapa?
siapa dia? - Beritahu kami namanya, Nyonya.
Jaikant Shikre.
Sebentar. Sebentar, Tn. Shikre.
Nyonya Kadam bilang kalau...
...Anda bertanggung jawab atas kematian suaminya.
Apa yang harus aku katakan tentang hal itu?
Demokrasi!
Setiap orang boleh mengatakan apapun!
Wanita malang itu sedang menyorotku untuk menyelamatkan reputasi suaminya.
Tapi dia tidak tahu...
...kau tak bisa membuktikan dirimu tak bersalah dengan menyalahkan orang lain.
Tapi, Tn. Shikre, Nyonya Kadam juga mengatakan bahwa...
...kau menjalankan bisnis ilegal.
Apa yang aku lakukan?
Aku punya sebuah bisnis konstruksi kecil.
Dan hotel ini.
Aku melayani turis-turis asing.
Tamu adalah raja.
Nyonya Kadam bilang kalau...
...suaminya menembak dirinya sendiri karena tekanan darimu.
Aku tahu.
Sebentar.
Ini. Ini. Ini.
Bunuh dirimu.
Aku, Jaikant Shikre yang mengatakan ini.
Tembak dirimu!
Jika orang-orang benar-benar mendengarkanku...
...maka artis Kareena Kapoor akan menjadi perdana menteri.
Dengar, Rakesh Kadam adalah polisi yang korup.
Kesalahannya terus menerus menyiksanya.
Sehingga dia bunuh diri.
Jika kau masih berpikir aku salah maka kau bisa menembakku.
Tembak aku, Aku tidak keberatan
Hukum aku.
Kau tentu akan mendapatkan hukuman.
Kau akan dihukum atas perbuatanmu.
Kau tak akan selamat kali ini.
Kau tak akan selamat.
Kau harus mati.
Lihat saja, Jaikant.
Sekarang dia yang akan mengadili.
Dia.
''Singham.''
''The heart races.''
''The body trembIes.''
''When you know he's coming.''
''Singham.''
''No hesitation.''
''No deviation.''
''Just destruction.''
''Singham.''
''He never spares the bad.''
''Embraces the good.''
''He is unequaIIed.''
''He is very strong.''
''Singham is a destroyer of eviI.''
''The heart races.''
''The body trembIes.''
''When you know he's coming.''
''Singham.''
''No hesitation.''
''No deviation.''
''Just destruction.''
''Singham.''
''Has a honest heart.''
''VaIue him.''
''It's a wonderfuI dream.''
''Treasure him.''
''He's a chiId at heart.''
''Mischievous and fun.''
''But if you underestimate him.''
''You feeI his anger.''
''He's Iike a fresh breath of air.''
''Wanders about freeIy.''
''If you try and stop him.''
''You wiII feeI his anger.''
''He never spares eviI.''
''Showers Iove on the good.''
''He is unequaIIed.''
''He is very strong.''
''Singham is a destroyer of eviI.''
''The heart races.''
''The body trembIes.''
''When you know he's coming.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Halo, Singham saudaraku.
Sada, Apa...
Ada apa, KeIkar?
Pak, Sada telah berhutang 40,000 dari Shivraman...
...dengan bunga.
Dan dia tak datang pada saat pengembalian.
tapi akhirnya kami menemukannya dan menghajarnya.
Karena dia bilang dia tidak punya uang.
Pak, sekarang mereka ingin memproses ini...
...agar bisa menahannya.
Ya, kami akan menyita rumah dan tanahnya...
...melalui pengadilan dan mendapatkan kembali uang kami.
Sada. kenapa kau tak mengembalikan uangnya?
Kakak, kau tahu adikku Suhasini akan menikah.
aku sudah menghabiskan seluruh uangnya.
jika mereka memproses ini maka pernikahannya akan gagal.
Aku bilang aku akan mengembalikannya 3 bulan lagi.
Tapi mereka terus saja menghajarku semalaman.
Kalian berdua main hakim sendiri.
Kami harus melakukannya, maafkan kami.
kenapa...
Singham, ini tidak benar.
Mereka yang merusak aturan...
...aku akan mematahkan tulangnya, Chandrakant.
pemeriksaan selesai.
sekarang hukumannya di rumahku.
''Singham.''
''Singham.''
50 peti kayu.
Pergilah dan masukkan di sela-sela yang lain.
Mana kunci pengamannya, ayah? - Ibumu yang pegang.
Ibu! - Untuk apa kunci itu?
Aku butuh 40,000 rupee. - Untuk apa?
untuk diberikan ke Sada.
Dia berhutang pada Chandrakant.
Sekarang dia ingin kasus ini diproses.
jika dia mendaftarkan kasus ini, akan jadi sangat memalukan.
pernikahan adik Sada akan digagalkan.
Apa anda mau jika pernikahan seorang gadis dari desa kita...
...digagalkan, ayah?
Ibu. Ibu.
Apa? - Kunci pengamannya.
Berikan. - Ada apa?
Jika kau peduli dengan Sada
...lalu kenapa kau tak memikirkan tentang pemerintah juga.
Kenapa kau membuka kantor polisi yang begitu besar?
tapi tak ada yang ditahan dan tak ada kasus yang didaftarkan.
Aku bertanggung-jawab atas desaku sendiri.
Semua orang adalah paman, teman, dan kerabat.
Apa yang bisa aku perbuat, bu?
Bahkan anda membeli dagangan anda...
...secara kredit.
Ayah, jika sebuah keluarga tidak menolong keluarga lainnya, lalu siapa.
saudaraku, Singham sangat hebat.
Kemarin Manoj ditangkap karena pertumpahan darah.
Dan dia membiarkannya pergi. - Apa?
Pembunuhan?
Ibu, Dia mencari botol darah dari Palang merah.
Kau juga, paman. Pembunuhan.
Ini, Sada.
ambil ini.
Dan kapan kau akan mengembalikannya?
3 bulan. - Aku beri waktu 4 bulan.
4 bulan, maksudnya... - 5 bulan.
Dan kau...lain kali ketika kau meminjamkan uang...
...mintalah dengan cara yang baik.
Dan lain kali jika kau pinjam uang...
...kau akan mengembalikannya tepat waktu.
Kasus selesai.
Apa yang kau lihat, Chandrakant?
inilah gaya Bajirao Singham ketika bekerja.
''The heart races.''
''The body trembIes.''
''When you know he's coming.''
''Singham.''
''No hesitation. No deviation''
''Just destruction.''
''Singham.''
''He never spares the bad.''
''Embraces the good.''
''He is unequaIIed. He is very strong.''
''Singham is a destroyer of eviI.''
Shiva, kami sudah di spot masing-masing.
Permainan anak-anak akan selesai sejam lagi.
Maaf. - Halo.
Subodh Rajaram Tapkar. - Siapa ini?
Ayahmu.
Oh, ayahmu mengingatkanku
...anakmu yang sedang bermain di arena sport...
...akan diculik sebentar lagi.
Apa? - Jangan khawatir.
Kami belum melakukannya.
Kami akan melakukannya jika kau gagal memberi kami uang sebesar 10 juta.
Omong kosong apa ini.
Apa-apaan...
Halo, Subodh, apa kau sudah mengecek...
...anakmu masih hidup atau sudah mati?
Hey, apa yang kau katakan?
Aku tidak punya banyak uang sekarang.
Aku hanya bisa memberi 2.5 juta.
Hanya 2.5 juta kau bilang.
Ada apa denganmu...
Kau pikir kami pengemis?
Dia itu anakmu apa anak tetanggamu... - Berikan padaku.
Subodh, Apa yang kau lakukan?
tawar-menawar?
kau bukan sedang membeli detergen untuk keprluanmu.
Dia itu anakmu.
Lupakan saja, ini memang kesalahanku.
Jaman sekarang semua orang mencari diskon.
Kau baca koran, kan?
3 bulan lalu seorang pengusaha bernama Sri Ram.
Anaknya tewas.
Sonny boy.
Ayahmu tidak mencintaimu.
Aku meminta uang padanya tapi dia tak memberikannya.
Aku minta maaf.
mayatnya ditemukan dijalanan.
Tapi pembunuhnya tidak ditemukan.
Kau pasti sudah lihat di TV.
Jim Pereira, pemilik Hotel Dreamland .
mayatnya ditemukan di teras hotelnya...
...di bawah 500 liter tangki air.
Pembunuhnya juga tidak ditemukan.
Shiva, Siapa yang kita bunuh pada saat hari Valentine? - BansaI?
Kita membunuh Bansal pada upacara HoIi.
Oh, ya Hiren. Pria pecinta wanita.
Dia sedang memberi mawar pada pacarnya.
dan aku memberinya tembakan.
Dan kau tahu kenapa aku mengulang perkataan ini?
Kau bisa melakukan apapun padaku tapi jangan membuatku emosi.
Sekarang putuskan, Subodh.
Lebih berharga uangmu apa anakmu?
Aku sudah gila.
Orang tua jaman sekarang tidak sentimentil.
Tak punya perasaan, emosi, tak ada.
Mereka semakin praktis.
Omeletnya sudah dingin.
Bawakan yang lain.
Apa?
Telepon dia sekarang.
Aku sudah memberinya satu dosis.
Uangnya harus disiapkan.
Waktu yang menguntungkan akan berlalu.
Gautam belum tiba.
Anakmu akan kembali ke Desa Shivgad setelah 5 tahun, paman.
Ya, tapi dia terlambat.
Lihat, itu dia.
Dia sudah tiba!
Salam.
Apa kabar, kakek? - Kami baik-baik saja.
Macet, kek.
Apa kabar? - Halo. Halo. Halo.
Nandu.
bagaimana kabarmu?
Ya.
Ya, Tavde.
Gudang yang bagus.
Apa kabar, Gautam?
Aku baik-baik saja.
kau terlihat lebih baik tanpa kacamata,kek.
Ya, nak. tapi sekarang Aku lebih senang kalau nenekmu...
...yang tak memakai kacamata.
Apa yang kau katakan?
Ibu, cepat mulai programnya.
Bukan, nak. ini pemujaan bukan program.
sama saja dengan yang aku katakan...
...mulai programnya cepat.
aku harus kembali nanti malam.
Sebentar.
Pendeta, sebentar.
Ya, Tavde.
Apa bayarannya sudah dikonfirmasi?
OK, terima bayarannya...
...tapi jangan beri dia pengirimannya sebelum aku tiba.
OK.
Ya, Pendeta. Lanjutkan.
Tentu saja, Perhatianku disini...
Sebentar.
Hentikan program. Aku ada telepon.
Ya, Tavde.
Tidak, tidak, kirim bajaj itu dari gudang Pune. - Gautam.
Ada apa ini?
Apakah kau memanggil kami kemari untuk berdoa.
...atau mendengarkan percakapanmu di telepon?
aku tak melakukannya dengan sengaja.
aku harus mengawasi pekerjaanku juga.
dan kami sedang duduk-duduk santai disini.
Kami tak punya pekerjaan.
Gautam Cycles sangat terkenal di Goa.
Aku harus bekerja sehari semalam untuk menjaga nama itu.
aku mencangkul sawahku sehari semalam.
Jadi kau berharap aku datang kemari...
...dengan cangkulku, kapakku dan dua kambing milikku.
Kenapa orang-orang desa sangat iri dengan orang-orang kota?
Hebat, Gautam.
Sekarang kau milik kota itu.
Kau dibesarkan di desa ini.
Kau mendapat pendidikan di sekolah desa ini.
Tapi untuk apa kau mengingatnya?
Sekarang kau adalah Gautam BhosIe.
Sekarang kau tak lebih dari Gotya kita. Gotya.
Idih... Nama panggilan Papa itu Gotya?
Dengar, Manikrao, Kau boleh mengutukku.
Tapi jangan panggil aku Gotya. - Kenapa?
Apa kau merasa malu?
Tak peduli sekaya apa dirimu, bagi kami...
...kau tetap Gotya.
Gotya. Gotya.
Gotya. Gotya. Gotya. Gotya.
Gotya.
Gotya. Gotya. Gotya.
Gotya. - Diam!
Diam aku bilang. - Ada apa?
Tak apa-apa, Mereka... dengan sengaja memanggilku Gotya.
Lihat, Aku sudah mengakui kalau kami menyebutnya Gotya...
...sejak kecil.
Tapi dia bukan lagi Gotya...
...yang biasa kita panggil waktu kecil.
Dia orang kaya sekarang.
Tak kan ada yang memanggilnya Gotya sekarang.
Gotya. Gotya. Gotya.
Gotya. Gotya. Gotya.
Gotya. Gotya. Gotya.
Siapa itu?
Siapa yang mengatakan itu?
Hantu! Hantu! Hantu! Hantu!
Sada, Ada apa? - Hantu. Hantu. Hantu.
Hantu!
KeIkar, Mau pergi kemana kau?
Pak, kita harus mengambil langkah tegas.
Kita harus menghubungi BSF.
BSF? - Ya.
Apa anda akan menghubungi tentara untuk menangani hantu itu?
BSF. Maksudnya Baba Sadanand Fakir.
Kau lewat jalan ini dan Aku akan lewat jalan ini.
Sendirian?
Kenapa kau... - Aku pergi.
Sana.
Ini sebuah benang.
Aku punya benang yang menguntungkan.
Saibaba di leherku.
aku tak takut hantu.
Hantu itu tidak ada.
Hantu itu ada.
kak, bahkan polisipun.
kita harus lihat aksi balasannya.
Sekali lagi, kak.
Sekali lagi. - Ayo.
Kau.
Bukankah kau gadis kecil yang penakut itu?
Anak Gotya. - Gautam BhosIe.
Ya, Dia.
Sekarang kau sudah besar dan menakut-nakuti orang-orang.
Aku hanya... Menghabiskan waktu. - Menghabiskan waktu.
Penduduk desa akan kehilangan waktunya selamanya karena kau.
Dan bagaimana jika seseorag telah memukulmu?
Jadi apa ini?
Kau sudah memukulku.
Ayo, Aku akan mengantarmu pulang.
Ayo.
Nandu, apa kau yakin dia kemari setiap hari pada saat seperti ini.
Tapi apa yang ingin kau lakukan?
Meminta maaf pada Singham?
Apa? Aku akan balas dendam.
Balas dendam.
Dia sudah menampar pipi kiriku.
sekarang aku akan membalas tamparannya di pipi kanannya. - Apa?
Menampar anggota polisi. dan itupun Singham.
Kau akan benar-benar menjadi hantu setelahnya.
Jadi, KeIkar, beberapa hari terakhir ini...
...kau ke kuil setiap hari juga.
Karena ada Aarti (pahala suci), Archana (peribadatan)...
...Puja (pemujaan) dan Shanti (kedamaian) di kuil.
Pak, Ada hantu di sini.
Kavya.
Aku memikirkanmu sepanjang malam. - Apa?
Oh bukan. maksudku sepanjang malam...
...aku berpikir kalau aku sudah membuat kesalahan.
Aku tak seharusnya menampar seorang gadis.
Aku minta maaf.
Jika kau mau, kau bisa menamparku seperti aku menamparmu.
Aku... - Jangan, jangan. jangan di sini.
Aku orang terhormat di sini.
Inspektur Bajirao Singham.
Kau bisa bilang padaku waktu dan tempatnya.
aku akan di sana dengan membawa pipiku. OK.
Da.
Kak, Apa itu menyebalkan?
Dia tidak menyebalkan. Dia menyenangkan.
Dia bilang maaf. - Apa?
Lempar ini padanya.
Dia pergi. Lempar ini padanya.
Pukul dia, Pukul dia. - Kau seperti orang yang plin plan.
Kau ingin memukul seorang polisi dari desamu.
Itu juga Singham.
Anjali.
Aku? ini kau...
Itu gila.
Megha, kami akan membuka kembali kasus ini.
Kami akan menunjuk komite investigasi lagi.
Prosedur ini butuh waktu yang lama.
Dan bahkan setelah itu...
...tak kan pernah menjamin kalau nama suamimu akan kembali bersih.
Kepolisian ditujukan untuk memberi keadilan pada masyarakat.
Jika kau tidak menegakkan keadilan pada anak buahmu...
...lalu bagaimana masyarakat akan percaya padamu?
Aku akan mencoba semampuku.
Tapi kita tak bisa menyangkal fakta...
...bahwa semua bukti, semua tuduhan dalam kasus Rakesh Kadam...
...memberatkannya.
Pak, Kau sudah berbicara banyak...
...maka katakan dengan yakin...
...kalau suamiku bersalah.
Kavya, aku biasanya membawa nenekmu kemari...
...melewati sepanjang jalan Shinoli sejauh 30 kilometer dengan sepeda...
...dari desa kita untuk menonton film. - Wow!
Aku harap ini tidak menunjukkan badanku berat...
...kalau tidak, bagaimana aku bisa makan popcorn.
tapi jika itu tidak maka kau bisa makan popcorn rasa keju.
Berikan koinnya. - Lepaskan sandalmu.
Maka kau akan tahu berapa berat badanmu yang sesungguhnya.
lepaskan.
ini awal yang baik.
Selanjutnya, kau bisa melepaskan pakaianmu.
Kau akan tahu berat badanmu yang sesungguhnya.
Apa katamu?
Apa katamu?
Apa katamu? - Kakek.
Tidakkah kau dengar?
Apa kau sudah tuli karena usiamu sekarang?
Aku menyuruhnya untuk melepaskan pakaiannya.
Aku akan... - Apa yang akan kau lakukan? Apa yang akan kau lakukan?
Waktu hidupmu tak lama lagi, pak tua.
Apa kau akan memukulku?
Menyingkir. - Berani-beraninya kau?
Berani-beraninya kau menyentuhnya. - Seperti ini.
Jika penduduk desa kami tahu tentang hal ini...
...maka mereka tak kan membiarkan kalian.
Aku tahu.
Pergilah, katakan pada mereka!
Sana panggil penduduk desamu!
Dia pergi menonton film.
Beberapa preman berperilaku senonoh pada Kavya.
aku bilang pada mereka jika ada orang yang berbuat seperti itu...
...kepada gadis dari desa kai, maka penduduk desa tak kan membiarkannya.
Apa filmya sudah selesai? - Belum, pak.
5 menit lagi.
Tutup pintu keluarnya.
Berhenti. Berhenti.
Tak boleh ada yang pergi.
Berhenti. Berhenti di sini.
Hey, berhenti di sini.
Kami perlu melakukan penyelidikan. Berhenti.
Seseorang sudah berperilaku tidak pantas pada gadis ini.
Jika kau berani maka tunjukkanlah dirimu.
Keluar.
Tapi itu masalahmu.
Kenapa kau mengganggu kami?
Jika ada orang yang berperilaku seperti itu pada istrimu...
...dan kau mencari bantuan pada seorang polisi.
Lalu jika aku bilang, ''Itu masalahmu...
...kenapa kau menyeretku ke dalam masalah ini'' maka bagaimana perasaanmu?
Tetaplah disini atau kau tak kan bisa duduk lagi
Setiap orang bisa saja bertindak apapun dg memakai seragam polisi.
Setiap orang bisa saja berani kalau memegang pistol di tangannya.
Jika kau berani maka ayo kita berhadapan tanpa itu semua.
Selanjutnya aku akan tunjukkan siapa aku.
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Jangan.
Jangan.
Jangan. Jangan pukul aku.
Jangan pukul aku.
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Hari ini lebih kelihatan seperti kutu daripada seorang pengantar susu.
Dia merusakkan lampu sepedaku dengan sepedanya.
Tapi, saudara Singham, Dia menumpahkan susunya juga.
Aku akan... - Hari, Hari, Hari, Hari.
Hentikan. Hentikan, Hari. - Aku akan memotongnya menjadi beberapa potong.
Jangan marah.
Balli berasal dari desa kita.
Dan jika kau memukulnya, pemuda malang itu akan mati.
sekarang berdamai, ayo.
Lakukan.
Aku berdamai karena Singham bilang begitu, Balli.
kalau tidak aku sudah membunuhmu hari ini, Balli.
Kau disini?
Kau tahu, Singham, kalung berlianku dicuri.
Di rumah! datanglah ke kantor polisi!
Untuk apa ''datang ke kantor''?
Dia sedang dalam masalah.
Antar dia ke kantor polisi.
Tapi, bu... - Aku bilang pergilah.
Ayo?
Selamat malam.
Singham, seseorang telah mencuri dompetku.
Sebenarnya aku harus pergi ke pasar untuk membeli sesuatu...
...dan seseorang telah mencuri dompetku, Singham.
Ponselmu dicuri?
Di rumahmu?
Dimana terakhir kau melihatnya?
Bersama Nandu.
Apa lagi sekarang?
Singham, seseorang merampas gelangku kali ini.
Lihat.
Sepertinya kau korban favoritnya si pencuri itu.
Seperti apa dia?
Dia...
sepertinya.
Baik, pulanglah.
aku akan menangkap pencuri itu hari ini. Pergilah.
Da. - Da.
Da. - Pergilah!
Pak, Aku tidak mencurinya.
AKu juga tahu...kalau tak ada yang mencurinya.
Dia yang sudah membuat masalahnya sendiri.
dengan beberapa duri atau kaca.
tapi kenapa dia melakukan ini?
kemarin dia bilang kalau ponselnya dicuri, bukan?
Ya, tapi kita tak bisa menemukannya.
Apa kau punya nomernya? - Ya.
cepat Hubungi.
Nomor yang anda hubungi tidak valid.
Nomornya tidak valid. Itu pesannya.
Jika kau suka lagu ini maka tekan bintang untuk mendapatkannya.
Tekan 1 untuk...
''Munni difitnah... sayang hanya untukmu.''
Tekan 2 untuk.
''Sheila. Sheila si muda.''
''Aku terlalu seksi untukmu...''
''Kau tak akan mendapatkanku.''
Nandu, Bagaimana kabar ibumu?
Sangat baik, kak Singham.
Dimana Nandu?
Dia di dalam.
Suara apa itu, KeIkar?
Sepertinya ada orang di sini, Kelkar.
sepertinya ada orang di balik kotak itu, Kelkar.
Siapa itu, KeIkar?
Ini kucing.
Keluar. Keluar.
Mencuri dompet, ponsel!
Aku tidak mencurinya. aku bukan pencuri.
Tidak, kak Singham.
Aku tidak mencuri apapun. - Nenek, Apa yang Nandu perbuat.
Mencuri di rumahnya sendiri... - Cukup.
Aku mengatakannya untuk diriku sendiri, bukan untukmu.
Cukup!
Nek, aku menyuruh Nandu untuk menyembunyikan semua barang itu.
cukup bisa dibuat alasan dan berbohong agar bisa menemuimu.
Cukup!
Kavya, Lelucon macam apa ini?
Kenapa kau melakukan ini? - Sederhana.
Aku mencintaimu.
Tidakkah kau punya rasa malu?
di depan para orang tua... - Kenapa?
apa ini tindak kriminal dengan mengatakannya di depan para orang tua?
Dan aku hanya mengungkapkan isi hatiku saja.
Kenapa kau terkejut?
Aku tidak menciummu di depan umum.
Mengatakannya atau tidak.
Apa aku mengatakannya sekarang? Kapan seharusnya aku bilang?
ini akan butuh waktu bertahun-tahun.
Kakek, ketika para preman berbuat tak senonoh padaku...
...lalu kenapa kau memanggil Singham?
Karena kau juga tahu...
...kalau dialah satu-satunya orang di desa kita ini...
...yang bisa menghajar mereka semua demi aku.
benarkan? - Ya.
Nenek, jika calon menantu...
...milik desa ini maka anak nenek...
...akan pulang ke rumah setiap bulan...
... bukan sekali dalam 5 tahun.
Ya atau tidak? - Ya.
Bu, penting sekali untuk tahu asal usul si pria...
...sebelum pernikahan.
Dan ibu mengenal baik keluarganya luar dalam.
Ya, Aku tahu.
Dan aku juga tahu kalau mereka punya bisnis grosir.
maka pria itu juga akan membawa banyak keberuntungan. - Ya.
Bibi!
Lihat, Semua orang setuju.
sekarang kau katakan "Ya" juga.
setelah itu aku akan bicara pada keluargamu.
Bagaimana mungkin aku langsung mengatakan Ya? - Aku tahu.
Sekarang aku tahu.
Kau punya hubungan gelap dengan putri Lakha, Laxmi.
Lakha itu...
Nek, Aku tak punya hubungan gelap dengan siapapun.
Lalu apa masalahnya?
Katakan padaku. Katakan padaku.
AnjaIi, jelaskan pada kakakmu.
Ini tidak baik.
Apa yang perlu aku jelaskan padanya?
Dia tak kan pernah mendengarkan.
Kau tahu apa yang sudah terjadi sekali itu... - Diam.
Kelkar.
Kelkar, cobalah untuk menjelaskan padanya.
Kau seharusnya mengerti.
Katakan ya.
Kau sudah melewati usia untuk menikah. - Nandu!
Kenapa kau memarahinya?
Itu berarti kau menolak.
Baik, katakan tidak.
Katakan.
Katakan. - Katakan.
Katakan. - Katakan.
- Ya, tapi- Apa?
Katakan kalau itu tidak. Katakan kau tidak mencintaiku.
Katakan. - Katakan.
Katakan pada nenek, pada kakek, dan padaku juga.
katakan, katakan.
Kenapa kau jadi gagap begitu?
katakan. - katakan.
Oh tidak, nanti!
''BeIoved. BeIoved. ''
''What has my crazy heart done? ''
''Chosen you. Yes, you. ''
''My crazy heart has chosen you. ''
''The heart soars in the skies. Amongst the cIouds''
''Dancing to a new tune. ''
''The naughty heart is deceptive. ''
''The naughty heart feII for you. ''
''The naughty heart doesn't Iisten to me anymore. ''
''The naughty heart is deceptive. ''
''The naughty heart feII for you. ''
''The naughty heart doesn't Iisten to me. ''
''The heart Iikes you. Everything you do. ''
''My onIy dream is to be with you. ''
''Spending the night with my head pIaced on your shouIder. ''
''Spending the day hoIding your hand. ''
''What has happened to me? I have Iost my heart. ''
''What has happened to me? I have found a new worId. ''
''The naughty heart is very deceptive. ''
''The naughty heart feII for you. ''
''The naughty heart doesn't Iisten to me. ''
''The naughty heart is deceptive. ''
''The naughty heart feII for you. ''
''The naughty heart doesn't Iisten to me. ''
''BeIoved. BeIoved. ''
''What has my crazy heart done? ''
''Chosen you. Yes, you. ''
''My crazy heart has chosen you. ''
''The heart soars in the skies. Amongst the cIouds''
''Dancing to a new tune. ''
''The naughty heart is deceptive. ''
''The naughty heart feII for you. ''
''The naughty heart doesn't Iisten to me anymore. ''
''The naughty heart is deceptive. ''
''The naughty heart feII for you. ''
''The naughty heart doesn't Iisten to me. ''
AnjaIi, Aku lupa ponselku.
Ambilkan.
Oh anuku. aku akan membawa berkah tuhan.
Apa kau akan pergi? - Tidak.
Koperku bosan berada di rumah ini.
Jadi kupikir kenapa tidak memberikan angin segar untuknya.
Kau pergi naik mobil? - tidak, naik helikopter.
Aku hanya perlu memberinya baling-baling.
Kapan kau akan kembali?
Aku akan kembali 15-20 tahun lagi, Kenapa?
Tidak...
Aku ingin mengatakan sesuatu.
Aku... - Aku apa?
cinta...
Aku cinta...Gotya. - Gotya?
Tapi aku benci kau.
Aku membencimu.
Ayahmu.
Desa ini.
Dan aku bukan Gotya.
Dan...apa yang kau katakan pada putriku.
Apa yang kau katakan? - Ayah.
Aku... - Aku...
Ya, Tavde.
Kirim semua sepeda-sepeda itu dari gudang.
Kirim semuanya.
Ya, sampai mana tadi?
Aku... - Ya, dan...
Cinta...
Ya, Tavde.
Lihat, aku tak kan bangkrut jika satu sepeda saja hilang.
Kirim semuanya.
Ya, Apa yang kau katakan?
Aku cinta... - Kau.
Kau...
Tavde.
Tavde, persetan denganmu.
persetan dengan pabrikku.
Persetan dengan nama Gautam Cycles.
Bakar saja!
Musnahkan pabrikku.
Musnahkan gudang. - Aku mencintaimu.
Bakar semuanya!
Kavya, Kau jangan berani membalas ''aku cinta kau'' padanya.
Dia yang memberiku balasannya, ayah.
Aku sudah mengatakan ''Aku cinta kau'' padanya lebih dulu.
Tavde.
Tavde, kemarilah dan bakar aku.
Bakarlah.
Dia mati terlalu cepat.
Apa yang kau lakukan di sini?
Bela sungkawa.
Dia orang yang baik.
Apa yang sudah terjadi itu tidak baik. - Pergilah dari sini.
Pergilah. - Kau seharusnya mati.
Tapi dia sebagai gantinya.
dan semua karena kau.
Aku menyuruhnya untuk mengosongkan tempat.
tapi si bangsat itu menolak dan melemparku keluar.
Dan dia menjadi begitu sentimental...
...sehingga dia mulai berbicara seperti orang gila.
Istirku Shanti adalah kenangan yang tersisa di sini.
Anakku Pappu dibesarkan di rumah ini.
Lihat, lihat, Pappu sudah mati.
Hentikan omong kosongmu, Jaikant.
Aku tahu segalanya.
Kau telah membunuh anakku. Kau telah membunuhnya. - Salah.
Pappu sedang naik motor dan sebuah truk menabraknya.
Aku akui kalau itu truk milikku.
Tapi kecelakaan tetaplah kecelakaan.
Kenapa kau selalu menjadikanku sebagai target?
Kau sudah bilang tidak. Kau memasang sebuah adegan.
Dan sekarang kau menuduhku.
Kaulah pembunuhnya.
Aku hanya perantaranya. Perantara.
Pria tua bangka.
Lakukanlah apapun tapi jangan lukai ego Jaikant Shikre.
Tandatangani kertas itu dan...
...serah terima kepemilikan rumah padaku.
Kalau tidak kau yang punya keluarga besar ini...
...dan trukku sedang menunggu di luar.
Satu pemakaman lagi berikutnya.
Satu pemakaman lagi dan seterusnya akan berlanjut.
Aku sudah kehilangan akalku. - Apa sekarang?
1 vote berkurang!
Jaikant, surat perintah penangkapan Anda...
tidak akan dikeluarkan sekarang.
Kami lansgusng datang dari pengadilan
Anda sudah diberi jaminan dalam kasus pembunuhan Dutta.
Aku harus.
Itu kasus lama, 3 tahun yang lalu.
Dan aku terdakwa ketiga.
Tapi, tuan, Anda diberi jaminan bersyarat.
Anda harus pergi ke Kantor Polisi Shivgad...
...selama 15 hari untuk tanda tangan. Itu saja.
Apa? Dimana itu?
Itu sebuah desa kecil dekat Maharashtra di perbatasan Goa.
Jadi aku harus pergi ke Shivgad?
Anda tak perlu pergi ke Shivgad.
VittaI Dharvi yang menjaga dermaga kita...
...akan kesana sekarang.
Kelkar.
Siapa mereka?
Jaminan bersyarat, Pak.
Mau tanda tangan.
Mereka dari Goa.
Panggil mereka.
Hey, tunggu.
Nama. - Jaikant Shikre.
Nama Ayah.
Ada apa?
Apa ibumu tak pernah memberitahu nama ayahmu?
Pak, Kami ini orang-orang VitthaI DaIvi.
Jaikant tidak bisa datang kemari, jadi kami yang datang kemari.
Aku bekerja di dermaga di rocks.
Aku sedikit sibuk.
Ada banyak pekerjaan.
Itu sebabnya aku mengirim orang-orangku.
Kalau tidak aku... - Mana Jaikant Shikre?
Goa, Pak.
Kami perlu menandatanganinya selama 15 hari, kan?
Kami akan melakukannya.
Dan ini...
Gaji ekstra, ambillah, semoga sukses.
Anggap saja ini apapun yang anda mau.
Ini jam 10 tepat.
Aku ingin Jaikant kemari sebelum jam 2 tepat.
Dan aku tak bisa mentoleiri alasan apakah...
...dia sakit, keluarganya ada yang mati, mobilnya rusak...
...atau jalanan macet.
Aku ingin Jaikant kemari beberapa jam lagi...
...bahkan jika seluruh jalan India ditutup.
Kalau tidak surat perintah penagkapan akan diterbitkan atas namanya...
...dan anjing itu akan di penjara.
Ada apa. - Aku tidak tahu.
Dimana dia?
Dimana inspektur itu?
Bajirao. - Tuan sedang pergi berkeliling.
Panggil dia.
Katakan padanya Jaikant Shikre sedang menunggu.
Katakan padanya.
Suruh dia kembali.
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Tuan, Bajirao Singham.
Jaikant Shikre.
Jadi?
Kenapa begitu banyak kerumunan di sini?
Dia bukan artis yang kemari untuk dimintai tandatangan .
Dia ini pelaku tindak kriminal yang kemari untuk tandatangan.
Hey! Hey!
Kau tidak mengenalku?
Kekuatanku.
Aku tahu.
Kau seorang pembunuh.
Aku sudah membaca berkasmu.
Dan melihat kekuatanmu juga.
Kau berlari untuk datang kemari seperti anjing dalam beberapa jam.
Tunjukkan padaku KTP-mu.
Aku sudah kehilangan akal sehatku!
Katakan padanya, Shiva.
VitthaI, jelaskan padanya.
Dia tidak tahu dengan siapa dia bicara.
Hidupmu bisa susah.
Aku bersumpah.
Aku Jaikant Shikre. - Ada apa, Saudara Singham?
Ada masalah? - tidak apa-apa, Tolong semuanya keluar.
Beritahu kami jika ada masalah, Singham.
Kapak, belati, beliung.
Kami sudah membawa truk penuh senjata.
Semuanya ku mohon keluar.
Kelkar, bawa Gundya keluar.
Dia hanya penjahat biasa.
Siapa yang dia sebut penjahat biasa?
Anda.
Kau sangat sombong dengan tempat tugasmu, bukan?
Aku bisa memecatmu dari tempat tugasmu ini sekarang.
Aku bisa membuatmu merasa seperti seekor cacing, sekarang.
Aku bisa mengatur kembali interior dari tempat ini sehingga...
...ini akan terlihat lebih seperti kamar mayat dan bukan kantor polisi.
Kenapa kau...
Hey... - Minggir...
Berhenti. Ada apa?
Berani-beraninya kau mengancam Singham kami di desa kami.
Balli, Apa yang kau lakukan?
Dia tak akan pergi dari sini hidup-hidup.
Tapi apa yang kalian semua lakukan? - Inspektur.
Stop permainan ini.
Mencoba menakut-nakutiku dengan mengumpulkan orang-orangmu.
Dasar anjing kau! Ibumu...
Tidak, Sada.
Orang-orang ini sudah gila.
Mereka bisa melakukan apapun. Ayo pergi dari sini dulu.
saudara Singham, kau bisa menahanku.
tapi aku ingin menusuk dadanya...
...seperti aku menusuk mobilnya.
Jika ada yang berani menyentuh Singham...
...aku akan memotong tangannya. - Bibi!
Kami tak mengizinkan ada tempat sampah yang berasal dari luar di Shivgad.
Mengerti.
Apa kau sudah dengar?
Apa kau sudah lihat?
Apa kau sudah mengerti?
Apa yang seluruh penduduk desa lakukan ketika kau meninggikan suaramu.
Bayangkan saja apa yang akan mereka lakukan padamu keetika aku meninggikan suaraku.
sekarang.
Apa yang kau pikirkan?
Dia hanya seorang inspektur biasa. Dia akan takut pada kita.
Kaulah orang yang ketakutan, sekarang.
Jika kau menyentuhku maka mereka akan memotongmu menjadi sepotong-sepotong. Sekarang.
Inilah desaku dan Aku milik desa ini, Jaikant Shikre.
Kelkar, bawa berkasnya.
Kemari dan tandatangan di sini 14 hari lagi seperti seorang pengecut.
Kalau tidak... Aku akan kehilangan akal sehatku.
Bawa mobil.
Tuan, duduklah di mobil.
Tn. Jaikant, ku mohon maafkan aku.
Aku tak tahu dia akan melakukan ini.
Aku tak tahu, tuan.
Ku mohon, maafkan aku.
Tn. Jaikant, ini terlalu panas.
Ku mohon duduklah di mobil.
Kenapa kaca ini masih utuh?
Aku sudah tahu, saudara.
Apa hubungannya?
Tidak ada hubugan apa-apa.
Dia ditugaskan disini hanya karena jasanya.
Dan dia favorit di desa ini.
Jika aku menyelesaikannya, akan ada masalah di sini, mengerti?
Omong kosong, putuskan teleponnya.
Mari, Mari. - Salam. - Mari.
silahkan duduk.
Anak manis.
Apa yang kau mau?
Kau ingin Bournvita atau ChocoIate.
Ya, Nyonya.
Anda memberi kami janji dari jadwal padatmu...
Apa yang kau katakan?
Phadnis dan Abbas bilang padaku kalau kau dalam masalah...
...dan kau ingin bertemu denganku.
Aku bilang itu sangat bagus.
Omong kosong. dan bagaimanapun apa lagi kami yang duduk di kursi ini.
Kami bertugas melayani masyarakat.
Katakan padaku... apa yang bisa aku bantu?
Tuan, aku ingin anda membuka kembali kasus...
... suamiku, Inspektur Rakesh Kadam.
Perintahkan penyelidikan CBI.
Penyelidikan CBI?
Nyonya, Ku rasa kau mengalami shock berat dengan kematian suami anda.
Ini kasus terbuka dan tertutup.
Tidak bisa ada penyelidikan untuk itu.
ini hanya seperti mengumpulkan debu.
Aku sarankan kau pulang saja sekarang.
Undang para pendeta.
Lakukan pemujaan.
Dan meminta maaf atas dosa-dosa yang suamimu lakukan.
Pengambil-suap!
Kau dan aku sama-sama tahu siap yang perlu melakukan doa atau pemujaan.
Phadnis, kau pelayan publik.
Buang-buang waktu! Omong kosong!
Kau melihat seorang wanita tak berdaya dan kau berpikir untuk membantunya?
Hey, Abbas...
Jika kau ingin membantunya dengan penuh semangat, berhentilah dari pekerjaanmu...
Pergilah dan adopsi anak itu serta duduk di pangkuan wanita itu.
Jangan buang-buang waktuku di sini.
Jika kau membawanya lagi kemari...
ada apa, ayah?
Kenapa semuanya diam?
Perintah pemindahanmu sudah sampai 4 hari yang lalu.
Oh ini.
Ini...
Nak, kau bahkan tak memberitahu kami.
Bu, kenapa aku haru memberitahu surat yang tak ada maksud apa-apa?
Aku tidak mengerti.
Ayah, Aku dipindah tugaskan ke Goa.
Bagaimana mungkin aku meninggalkan keluargaku?
Dan kalian berdua tahu dengan baik kalau bukan hanya kalian berdua...
...tapi seluruh Shivgad adalah keluargaku.
Kau sudah memutuskan, nak.
Kau juga seharusnya memikirkan bahwa...
...ketika kau membuat keluargamu, orang-orangmu, desamu...
...bangga di kota besar, maka ayahmu dengan bangga akan bilang...
''Inspektur Bajirao Singham itu dari desa kami''.
''desa kami. ''
Kavya, Aku punya berita untukmu.
Aku dipindah tugaskan ke kota Goa. - Benarkah?
Wow, Singham! Ini kabar yang sangat baik.
Kau akan ke Goa.
Tapi aku ingin melihat muka Gotya-mu ketika memberi kabar ini.
Gotya-mu benar-benar akan shock. - Jangan bilang begitu.
Sebenarnya, jujur.
Bahkan aku ingin melihat anunya Gotya... Reaksi Papa.
Dia akan...
Itu Singham, kan? - Ya.
Dia dipindahtugaskan kemari, kan?
Ya.
Dia berbicara tentang aku, kan?
Sebenarnya dia menanyakanmu.
Apa yang dia tanyakan?
Bagaimana kabar papa? - Dia pasti tidak bilang papa.
Dia pasti mengatakan hal lain. Apa yang dia katakan?
Dia bilang papa. - Jujurlah.
Dia bilang Gotya.
Aku sudah tahu.
Sekarang dia akan menghinaku di Goa juga. - Papa!
Hapus namanya dari hidupmu, dari ponselmu juga sekarang.
Hapus.
Mereka semua rekan dalam tindak kriminal.
Hapus.
Aku tahu. semuanya terlibat di dalamnya.
Aku akan lihat mereka.
Apa? - Ibu, Singham dipindah tugaskan ke Goa.
Inspektur, Polisi Goa.
Tidak, Aku tak kan membiarkanmu pergi. tidak sama sekali. - Tuan, Aku hanya punya sebanyak ini sekarang.
Cobalah mengerti. Ayolah mengerti satu sama lain. - Ya.
Apa ini?
Satu catatan.
Satu catatan hanya bisa menjalankan negara.
tapi bukan rumahku.
Berikan yang lain.
Pak.
Aku tahu, ini catatan palsu.
Dari mana kau mendapatkan catatan palsu ini?
Berapa banyak catatan yang kau miliki?
Itu tak apa-apa.
Aku akan mendepositokannya dan memberimu tanda buktinya. - Ya.
Aku tahu DSP itu...
...tapi kau masih membawaku kemari setiap waktu.
Ayo, selesaikan sekarang.
Ayo, Pak.
Kami baru saja mengirim uang ke DSP.
Katakan pada kami Apa yang kau mau?
Katakan saja pada kami dan selesaikan dengan ini.
Kami ingin pergi. ini waktunya bisnis, Pak.
Bertindak cerdas. - Cerdas apa, Pak?
Kami hanya mengirim uang barusan. Katakan pada kami apa yang kau mau.
Selamat Datang, Pak.
Sub-inspektur Phadnis, Pak.
Sub-inspektur Abbas. - Pak.
Kepala Polisi Salunkhe, Pak.
Dan mereka semua polisi yang bertugas, pak.
Ruang kontrol di sebelah sini.
Dan kabin anda lewat sini.
Dari jalan Peter sampai Goa lama seluruh area Goa dibawah kita, Pak.
Ini kursi anda, Pak.
Semuanya ada 3 pos, pak.
di area kita.
Mau ku pesankan teh, Pak?
Tidak.
Baik, Pak.
Terkejut. Terkejut. Terkejut.
Apa ini?
Kau mendapat shock bertegangan 440 voIt setelah pergi sejauh 300 kilometer.
Apa yang kau pikirkan?
Pemindahanmu itu wajar?
salah.
Kau di sini atas kemauanku.
Kau telah masuk ke dalam area Jaikant Shikre.
Selamat Datang di Goa, Singham.
Apa nama desanya?
Shivgad
Katakan padaku dimana itu?
Kau memanggilku ke sebuah desa...
...yang tidak ada di peta Goa.
Goaku.
Itu sebabnya aku memanggilmu kemari.
Menteri dan polisi mengikuti perintahku di sini.
Ini sistemku.
Sebelum ini, inspektur lain bertingkah terlalu cerdas di sini.
Tepat di kursi ini, dengan seragam ini.
Tepat di kursi ini, dia menembak dirinya sendiri.
Kau akan mati dengan cara yang sama.
Kau telah membuatku sangat terpukul, terima kasih atas seragam yang sangat bagus ini...
Aku bersumpah atas nama seragam bagusmu ini...
Aku akan membinasakanmu.
Tidak dengan mudah. tapi dengan perlahan.
Kau bisa melakukan apapun, Singham...
...tapi jangan pernah melukai ego Jaikant Shikre.
Sekarang kau akan meninggalkan 1000 kematian sebelum kau mati.
sekarang giliranmu.
Pak, Polisi tak punya bukti apapun untuk...
...melawan Jaikant Shikre.
karena dia membawa orang-orang dari perbatasan Karnataka...
...dan menjalankan semua bisnis ilegalnya.
Bisnis Hotel Jaikant hanya untuk menutup-nutupi.
Dia melakukan penculikan, pemerasan dan bisnis konstruksi ilegal.
Itu sebabnya inspektur Rakesh Kadam ingin mengeksposnya.
Tapi Jaikant menggunakan kekuasaannya...
...dan membuat dia tertuduh atas tindakan korupsi.
Dia mulai menyiksanya secara mental.
Departement kepolisian sendiri tidak membantunya.
Dia benar-benar sendiri.
sangat sendirian sampai-sampai... dia bunuh diri.
Pak, tepat di kursi ini...
Pak, ini bukan bunuh diri. ini pembunuhan.
Pak, aku yakin kalau inspektur Kadam bukan seorang polisi yang korup.
Bahkan kau tahu Jaikant Shikre...
sampai sekarang, hukum belum menemukan bukti konkrit...
...untuk melawan Jaikant Shikre.
Dan departement anti-korupsi...
...menangkap basah inspektur Kadam dengan uang.
Hukum kita tergantung pada bukti.
Tanpa bukti bagian kepolisian tak bisa melakukan apa-apa.
Kita harus melakukan tugas kita.
Tapi bukan melawan hukum.
Menurut hukum.
Singham. Aku sudah atur perlengkapan dapurmu.
Supermarket ada di depan.
jika kau perlu apa-apa maka pergilah kesana.
dan besok penjual koran, tukang kabel, tukang listrik...
...semuanya akan datang.
jadi jangan lupa. - Kavya.
Jika ini bukan kau... pasti sudah ada orang lain.
Singham.
Singham.
Singham.
Takut.
Biasakan diri dengan kegelapan ini.
Karena mulai sekarang hidupmu akan berada dalam kegelapan.
Selamat Datang di Goa, Singham.
Siapa itu?
Pak.
Telepon saat anda menerima panggilan...
...dicuri dari pasar Madgaon kemarin siang.
Ini laporan fax-nya.
Ponsel dalam kondisi mati sejak kemarin malam.
Itu sebabnya kita tak bisa melacaknya.
Menteri Narvekar telah memilih Jaikant Shikre...
...sebagai kandidatnya untuk pemilu.
Jaikant Shikre akan mengikuti kontes pemilihan di daerah Rai Nagar.
Halo.
Pak, ada pembunuhan di depan VTS coIony.
datanglah cepat, Pak. cepatlah kemari.
Ada apa, Pak?
Pembunuhan...(Murder) - Murder. film itu sedang berlangsung.
Kami sedang menontonnya.
Ada yang main-main dengan anda, Pak.
''Bibir lezatku.''
''Keinginanmu.''
Selamat Datang di Goa, Singham.
Ada apa, Singham?
Semua jalur di rutemu sibuk.
Sebenarnya lalu lintas dan jalan di sini milikku.
karena ini kotaku.
Selamat Datang di Goa, Singham.
Jayalah... - ...saudara Narvekar!
Jayalah... - ...saudara Narvekar!
Jayalah... - ...saudara Narvekar!
Jayalah... - ...saudara Narvekar!
Jayalah... - ...saudara Narvekar!
Ada apa, Singham?
Ini tangan yang sama yang menyeret ibu jariku suatu hari.
Hari ini, tangan ini memberi hormat padaku.
Aku tak bisa bilang ''Berikan tangan ini, Thakur''.
Karena kau akan menembak dirimu besok...
...dengan tangan yang sama.
Selamat Datang di Goa, Singham.
Aku telah terpilih untuk Pemilu Goa.
Aku telah mengambil langkah pertamaku.
Sekarang hanya terus berjalan di depan.
Singkirkan oposisi.
Dia pasti menang. - Jaikant Shikre akan menang.
Dia pasti menang. - Jaikant Shikre akan menang.
Maaf, Kayva, aku baru saja melihat panggilan tak terjawab darimu.
ini sudah seminggu, Aku belum bertemu denganmu.
Apa yang bisa aku lakukan?
Aku ditugaskan siang malam.
Dan di sela-sela itu...
...DSP menyuruhku menyelesaikan kasus.
Pencurian sepeda. Pencurian Meter Listrik.
Penangkapan penjudi jalanan.
Minggir. Biarkan kami pergi.
Aku akan menelpon lagi nanti.
Apa kau tidak lihat kalau sedang ada pemeriksaan?
Persetan dengan pemeriksaanmu.
singkirkan penghalang itu.
Kau pikir mobil ini milik siapa?
jalan ini milik siapa?
Semuanya milik kami.
Kami anak buah Jaikant Shikre.
Kenapa... - Singkirkan.
Singkirkan.
Minum dan menyetir.
Menghina tugas inspektur.
Tidak bekerjasama dengan polisi.
Catat itu semua.
Singham, Aku lebih bisa menuntutmu.
Kau tak bekerjasama dengan penduduk.
Pelecehan publik dan kekerasan.
Kau tak semestinya mengambil keuntungan dengan seragammu itu.
Jangan mengajukan kasus apapun.
Dan tidak ada tuduhan untuk menuntut mereka.
Biarkan mereka pergi. Ini perintahku.
Tapi, pak... - Diam.
Aku seniormu. kau mau sok tau, Bajirao Singham?
Ayo.
Sudah biasa di sini.
Ada sistem politik atau tidak...
...tapi pasti ada politik dalam sistem.
Kepolisian tidak mendukung Kadam.
DSP itu tidak mendukungmu.
Jadi kau ingin aku mendukungmu.
Siapa namamu? - Bajirao Singham, Pak.
Bajirao.
Bajirao, ini bukan masalah tugas dan keadilanmu.
Ini tentang keberanian dan kebodohan.
Berpikir berjalan di atas api itu keberanian, tak diragukan lagi.
Tapi sebenarnya berjalan di atas api itu juga kebodohan.
Jika kau mencoba menyakitinya, Kau akan hancur.
Tapi, Pak, Beri aku satu kesempatan.
Dukungan Anda. - Dukungan apa?
Apa aku tampak seperti orang bodoh yg sedang mencoba menjelaskan padamu?
Apa kau sudah gila?
Kau pikir siapa Shikre itu?
Kau pikir dia itu penjual teh keliling di desamu...
...yang menjual minuma keras dengan teh...
...dan kau bisa menangkap dan memenjarakannya.
Pendapatan bulanannya bisa membiayai hidupmu dan seluruh penduduk desamu...
...selama setahun.
Jaringannya sangat kuat. Omong kosong.
Polisi bersamanya. Masyarakat bersamanya.
Lebih baik percikkan air ini ke mukamu...
...dan lihat dengan jelas.
Lakukan tugasmu dan jangan mengurusnya.
Shirodkar, Aku sudah bilang.
Saat ini hanya papan iklan yang tak berfungsi...
Kenapa kau masih berdiri di sini? Apa yang kau lihat?
Apa aku sedang bercerita Ramayana di sini?
Kau ingin penghargaan. Menyingkirlah.
Pikirkan sekali lagi, Singham.
Apakah keputusanmu untuk berhenti dan kembali ke Shivgad itu benar?
Jika aku tetap di sini, maka aku tak akan dapat menghentikan diriku.
Aku tak tahu apa yang akan ku lakukan.
Kavya, biarkan dia pergi.
Kalau tidak dia akan mendapatkan ancaman yang sama.
Siksaan yang sama.
Dan akhirnya... - Baik. pergilah.
Tapi bolehkah aku menanyakanmu sesuatu.
Apa yang akan kau katakan pada orang-orang di desamu setelah kau kembali?
Apa kau akan bilang aku kalah dan kembali.
Singham, dulu ketika kau berkelahi...
...dengan para preman demi aku aku merasa bahwa tak peduli apa-apa...
...tapi dia tak akan membiarkan sesuatu yang salah terjadi.
Dan sekarang jika ayahku bertanya padaku siapa yang ingin aku nikahi...
...lalu aku harus bilang apa?
Orang yang lari dari masalah.
Aku tidak lari dari masalah, Kavya.
Aku tidak akan lari dari masalah.
Aku dilahirkan dari keluarga terhormat.
Dibesarkan di tempat yang suci.
Hidup diantara orang-orang baik.
Aku melakukan tugasku di antara orang-orang yang menghormati aturan dan keadilan.
Tak ada aturan di sini bahkan tak ada yang menghormati keadilan.
Ini rawa. benar-benar rawa.
Jika aku melempar batu di dalamnya maka aku akan ikut kotor.
Bajirao, kau tampak begitu tegang.
Apa kau mau satu yang ini? yang dingin.
Ayo.
Paman. jika kau pergi maka mereka akan melukai ibu juga.
Apa kau takut pada mereka? - Ya.
'Kau akan meninggalkan seribu kematian.'
'Selamat datang di Goa, Singham.'
'Dia pasti menang!'
'Diam. Aku seniormu.'
'dan kau sok tau? Bajirao Singham.'
'Lakukan tugasmu dan jangan mengurusnya.'
'Sebelum dirimu, ada inspektur lain yang mencoba bertingkah macam-macam.
'Dia bunuh diri.'
Ada apa? Cepat.
Ada apa? hidupkan cepat. Dia akan membunuh kita...
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Kak, jangan emosi. Aku akan mengatasinya.
Jangan emosi.
Dengarkan aku.
Dengar. Aku akan mengatasinya.
Aku akan menangani masalah ini, ok.
Jangan emosi.
Catat kasusnya.
Mengganggu milik publik.
Mengancam membunuh anggota polisi.
dan juga menyerangnya.
Sekarang Aku akan ku tunjukkan pada mereka.
Ada apa? - Tidak apa-apa .
Tulis, tulis!
Kenapa, kau punya masalah? - Masalah?
Apa gunanya mendaftarkan kasus ini, Pak?
Apa kalian tahu anak buah siapa mereka ini?
Jaikant Shikre. - Aku tahu.
Jaikant Shikre yang sama membunuh inspektur Kadam.
dan anggota polisi sepertimu...
...yang melupakan kata hatimu dan melayaninya. - Pak.
Jangan memaksaku, kalau cuma bicara itu gampang.
Apa yang kau lakukan kemarin itu?
Kau membiarkan para preman pergi karena perintah DSP itu. - Diam, SavaIkar.
Aku tidak takut dengan siapapun.
aku tak takut dengan siapapun.
Aku sudah mendengar omelan berkali-kali...
...dalam bertahun-tahun tugasku.
Aku kemari sebagai pemuda pemarah.
Tapi para senior itu mengubahku menjadi Kera tuan Gandhi.
Jangan lihat, Jangan dengar, jangan bicara.
Apa yang kau mau?
Kau ingin melawan semuanya.
Berkelahi dengan mereka. Membunuh mereka.
Kau akan menghancurkan kejujuranmu dalam 2 hari.
Tak akan ada yang mendukungmu. Tak kan ada.
Baik, Polisi SavaIkar ini yg akan mendukungmu.
Masih ada sisa 6 bulan sebelum pengunduran diriku.
Aku akan mendukungmu selama 180 hari.
Aku akan lihat Apa yang bisa kau lakukan.
Kasus ini...
Ku harap kau telah melaksanakan tugasmu dengan baik sebaik yang kau katakan.
Bajirao Singham.
Kau menahan anak buahku.
Jaikant sangat marah.
Kau marah. Jadi aku kemari untuk menenangkan keadaannya.
Dan... Oh ya ampun.
Haruskah aku duduk di kursi?
Kalau tidak kau mungkin menendang kursi itu nanti dan berkata...
''Sebelum aku memintamu duduk, berdirilah dengan sigap.''
''Ini kantor polisi dan bukan rumah ayahmu.''
Phadnis, apa aku benar?
pesankan teh. dengan jahe.
jadi, Singham.
Biarkan mereka pergi.
Aku sudah mengajukan sebuah kasus. - Kalau begitu robeklah.
ini catatan pemerintah.
tidak boleh merobeknya begitu saja.
Aku akan memberimu 4 buku baru.
Robek.
Jangan terlalu banyak berpikir. Maksudku, ini seirus, robeklah.
Bravo.
Ini sama dengan apa yang aku jelaskan padamu.
Amarah tak berguna ini... - Kenapa kau merobek kasusnya?
Kenapa kau merobek kasusnya?
Kenapa kau merobek kasusnya?
Singham, Apa kau tahu siapa aku?
Siapa Jaikant? - Katakan.
Katakan siapa kau. - Pak, Teh.
Apa kau tahu siapa dia?
Dia itu Chotu.
Dia menjual teh, bekerja keras dan jujur dalam mendapatkan uang.
kau siapa?
Seorang penjahat yang korup.
Apa derajatmu?
Katakan padaku.
Katakan.
Sekarang aku akan menunjukkan derajatmu.
Dia yang merencanakan untuk menaruh uang di mobil Kadam.
Sekarang kita akan menaruh beberapa drum minuman keras di mobilnya.
Jadikan seperti kasus penyelundupan.
Hubungi media.
Singham, Ada apa ini?
Kau sudah gila?
Pertama kau menuntutnya atas minuman keras, lalu untuk kekerasan.
Lalu kau robek laporan kasusnya sendiri...
...dan mengurungnya.
Apa-apaan ini?
Kau bukan pemilik tempat ini.
Pak. Shiva Naik merobek laporan kasusnya sendiri.
Hey!
Ya, Pak. Aku melihatnya juga.
Ya, Pak. Aku melihatnya juga.
Aku tahu.
Jadi kalian semua pikir kalian itu pintar.
Baiklah. Shiva Naik merobek laporannya sendiri.
Namun aku menyuruhmu membebaskannya sekarang.
Berikan aku catatannya.
Kalau begitu aku akan pertimbangkan.
Apa kau tahu dengan siapa kau bicara?
Aku seniormu... - Diam.
Aku tahu pada siapa aku bicara.
pada anggota polisi yang mencoba membebaskan penjahat dari penjara.
Tugas kita adalah menangkap para pelaku kriminal.
Untuk itu kau tak perlu kekuasaan atau penugasan.
Kau hanya perlu keberanian.
Keberanian.
Kau sedang berbicara pada DSP di daerah ini. DSP.
Dan kau sedang bicara dengan Bajirao Singham.
dan dia punya keberanian serta kekuatan untuk bilang itu benar jika benar...
...dan salah jika salah.
Aku...Aku...Aku... - Apa?
Kau mau memecatku?
menskor-ku? Teruskan saja.
Mungkin hal ini berpengaruh padamu.
Ini tak berpengaruh padaku.
Aku akan kembali ke desaku, bekerja keras...
...dan memenuhi impianku.
Kebutuhanku kurang, itu sebabnya hati nuraniku kuat.
Diam!
Kau hanya seorang inspektir dari desa kecil... - Desa ataupun kota.
Pemerintah memberi kita seragam yang sama.
Ini mengandung lambang singa.
Tapi milikku di sini, di dadaku.
Berani-beraninya kau berdebat dengan seniormu.
Dengan seniormu. - Tidak.
Aku sedang berdebat dengan pelayan masyarakat...
...yang melayani pelaku kriminal seperti Jaikant Shikre.
Jangan lupa kalau aku memegang 10 kantor polisi dan...
Dan aku hanya memegang 1 pos polisi ini.
Siapapun yang mencampuri urusanku...
...Aku akan mematahkan kakinya dan membuatnya mengemis di jalanan.
Aku bersumpah.
Apa semua ini?
Kembalilah ke rumah kalian.
Minggir.
Minggir.
Sawant, dimana kau. ambil mobilnya.
Sebentar. aku akan kembali.
Sebentar
Kau sudah menjadi hebat.
Sekarang kau lebih terkenal dari pada seorang bintang besar.
Kau sudah menjadi hebat.
Ada apa?
Kaget.
Aku datang kemari sendirian di hadapanmu.
Kaget.
Ayo, sentuh aku.
Sentuh aku.
Sentuh aku.
Apa ini?
Kau pikir kau seorang pahlawan setelah menangkap beberapa anak buahku.
Kau sudah pernah melihat singa di Televisi, Film, dan sirkus.
kau belum pernah melihat seekor singa yang berkeliaran di hutan belantara.
kau belum pernah melihatnya memburu mangsa.
Ketika singa itu menyerang musuhnya.
Ini tangan orang desa, Jaikant.
Ini menjadi kuat karena membajak ladang.
Mereka tidak meminta-minta dan tidak akan.
Kau sangat sombong karena seragam ini, kan?
10 menit. Aku bisa memecatmu dalam 10 menit.
Kalau begitu, lakukan.
Pecat aku.
Itu sama seperti yang aku inginkan.
Bahwa Jaikant Shikre memecat seorang inspektur.
Jaikant Shikre takut pada seorang polisi.
Jaikant Shikre kalah pada seorang polisi.
Aku bersumpah.
Kau mungkin pernah lihat 3 singa di topi polisi.
Yang keempat di sini.
Disini.
Jika kau membangunkannya... kau harus membayar untuk itu
Sekarang aku sudah kehilangan akalku.
Jaikant Shikre.
Sekarang ini giliranmu.
''Jantung berdetak kencang.''
''Tubuh bergetar.''
''ketika kau tahu dia datang.''
''Singham.''
''Tak ada keraguan.''
''Tak ada penyimpangan.''
''Hanya membasmi.''
''Singham.''
''Dia tak membiarkan kejahatan.''
''Merangkul kebaikan.''
''Dia tak tertandingi.''
''Dia sangat kuat.''
''Singham sang pembasmi kejahatan.''
''Jantung berdetak kencang.''
''Tubuh bergetar.''
''ketika kau tahu dia datang.''
''Singham.''
Tenang.
Pemilu sudah dekat.
Pemilu. tuan, tolong matikan telponnya.
Aku ingin mengatasi masalahmu.
Politikus hanya akan mencoba membuat dirinya terkenal.
tapi siapa yang akan menangani masalah listrik di pedasaan?
Aku.
Dan para turis asing.
karena mereka, Pemasukan di Goa tinggi...
...siapa yang akan memberi mereka keamanan?
Aku.
Dan jika aku tidak memenuhi kewajibanku...
...maka kalian bisa membakar gambar-gambarku di jalan-jalan yang aku lewati.
Hebat.
Dia berpidato sangat baik, bukan?
aku...itu...aku...
aku...itu...aku...
aku...itu...aku...
Dan air dimana tak ada kran...
Maksudku kran yang masih tidak ada air...
...Kau bisa meletakkan peti matiku disana.
Dan mereka yang...
Dan tuntutan siapapun yang tidak terpenuhi...
...maka aku akan memberikan hidupku...hidup...
Jayalah India.
Jayalah India.
Aku selesai, selesai, Aku selesai.
Omong kosong.
Maksudku, hadirin sekalian...
Pemimpin kita sedikit a.....
Apa ini?
Mencoba menakut-nakutiku.
Kau tak bisa melakukan apa-apa.
Aku sudah membebaskan Shiva dari penjara.
Kau bisa berbuat apa?
Tak ada alasan untuk menakut-nakutinya.
Masuk mobil. Tak perlu menakut-nakutinya.
Ya.
Periksa bagasi mobil.
Beberapa hari lalu ada bom yang ditaruh di bagasi.
Bom.
Buka pintunya. buka pintunya.
Ada apa?
Buka.
Ada apa? Tidak ada apa-apa.
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Masuk mobil.
Pak, bolehkah aku mengatakan sesuatu?
Menantangnya secara terbuka di daerahnya...
...dan menakut-nakutinya di perkumpulan umum.
Apa gunanya itu, Pak?
Ketika kau menginjak ular dia akan menggeliat...
...dan membuat suatu kesalahan.
Aku tahu.
Aku tidak tahu.
Tidak ada ular di rumahku.
hanya ada cicak.
Ya, tidak ada ular di rumahku.
Tapi dia seekor ular!
Ini tertulis di Bhagavad Gita.
Orang-orang sombong akan mati karena kesombongannya.
Dia pasti akan membuat suatu kesalahan dalam kesombongannya.
Nanti akan ku tunjukkan padanya.
Orang yang punya keberanian adalah Bajirao Singham.
Halo.
Dimana kau? - jalan ECR.
membarikade jalan. pengawasan ketat.
Dan kau?
Aku mau ke kuil bersama seluruh keluarga.
Ada apa? - Aku tahu kau akan lupa.
Hari ini hari ulang tahunku, Singham.
Aku tidak lupa... Aku hanya tidak ingat.
Selamat ulang tahun, Kavya.
Tidak begini caranya.
Kau harus kemari malam ini...
...dan menemaniku setelah memotong kue.
Tapi Gotyamu ada di sana.
Kau itu polisi pemberani tapi takut pada Gotya.
Aku tahu. Kau tidak takut?
Jika kau berani, maka datanglah kemari bersama Gotya.
Menantangku?
Tuan, sebentar.
Sebentar, Aku akan menghubungimu nanti. - Baik.
Kavya, ayo. - Ya.
Ayah. - Ya.
Ada kemacetan di jalan Mount.
ambil jalan ECR saja.
Kita akan sampai ke kuil dengan cepat.
Bagus sekali, sangat bagus.
tolong STNK dan SIMnya.
Ya, Kavya. - Singham, kau tampak gagah dalam kemeja hitam dan jeans.
Lihat, Aku penuhi tantanganmu.
Sekarang giliranmu.
ke rumahku malam ini, ulang tahun.
lebih baik kesana. - Baik.
Pak, Dia punya STNK tapi tidak ada SIM.
Biarkan dia pergi, aku mengenalnya. - Tidak, tidak. tidak perlu.
Kau ingin SIM, bukan?
Aku akan suruh orang mengantarkannya
Kavya, mana ponselnya. - Sebentar.
Halo, Singham, bagaimana kabarmu? - Baik, Bibi.
Apa kau hanya mau berkunjung ke rumah kami ketika ada orang tuamu?
Kau sedang bicara pada siapa? - kerabat.
Aku berkeringat karena kepanasan di sini...
...sementara kau sedang bicara pada kerabatmu dengan AC ini.
Kau masuklah ke dalam juga.
Ayo dan bicara pada mereka.
Halo! Ada apa?
Baik. Antarkan.
Lama sekali membawa SIMnya. - Maaf, Pak.
Ini.
Aku tidak ingin bantuan siapapun.
Aku sudah menunjukkan SIMku.
Pak.
Biarkan mereka pergi.
Kavya, Dimana AnjaIi?
Dia sedang ke mall membeli hadiah untukku.
Dia akan segera kembali, bu.
Apa ini, Singham?
Aku sudah penuhi tantanganku.
Kau tak mau memenuhi juga? - Aku mau memenuhinya.
Tapi kau tampak anggun dalam busana ungu itu.
Singham.
Nak. Kau di sini?
Senang melihatmu kemari. - Halo.
Siapa yang ingin kau temui di sini? - Anda.
Kenapa aku?
Aku tak bisa mengatakannya seperti ini.
Ini menyangkut kehormatan anda.
Kenapa anda mengendarai mobil ?
Apa anda tahu kalau SIM itu sudah tak berlaku?
Oh tidak, apa kau menabrak seseorang dengan mobil itu?
bukan, bukan, SIMnya sudah tak berlaku sejak 3 bulan yang lalu.
Ada denda untuk itu.
kurungan 6 bulan dan denda Rs.5000.
Apa? - Untungnya, Anda dari desaku.
Datanglah ke kantor RTO dengan SIM pada hari Senin.
Dan foto seukuran passport dengan tersenyum.
Singham begitu baik, kan, ayah?
Nak, karena kau sudah disini, ikut potong kue bersama kami.
Anjali akan segera pulang.
Dan Gotya tak akan berkata apa-apa.
Tak ada yang akan mengatakan apapun.
Mari, Mari.
Ya, Tavde. - Bukan Tavde. Teror.
Aku punya ibu tapi tak punya putri.
Itu sebabnya aku telah menculik anakmu Anjali. - Apa?
Takut.
Anak buahku sudah menelponmu berkali-kali untuk meminta uang.
Apa yang kau pikirkan?
Seseorang sedang menawarkanmu...
...paket liburan 4 hari 3 malam melalui telepon?
Anjali bersamamu?
Ya, aku sudah menangkapnya.
Dan aku juga tahu dialogmu selanjutnya.
Berikan teleponnya pada putriku.
Aku ingin mendengar suaranya.
''Papa, orang-orang ini sangat berbahaya.''
''Mereka akan membunuhku.''
Dan kau akan bilang, jangan sakiti putriku.
Aku akan memberikanmu uang. kalau begitu serahkan.
Antarkan uangnya ke parkir pusat Centre One Mall...
...dan bawa putrimu.
Dan dengar...jangan beritahu pacar putrimu yang lain, Singham.
Beritahu saja jika transaksinya sudah selesai.
Kau hancur, Gotya.
Halo, halo.
Ada apa? - Tidak apa-apa.
Dari siapa tadi?
Dimana AnjaIi?
Tidak terjadi apa-apa dengan AnjaIi. aku akan segera kembali.
Ada apa dengan AnjaIi? - Anda mau pergi kemana?
Ada apa? - Aku bilang tidak ada apa-apa.
Apa... - Aku tidak ingin bantuan polisi.
Aku akan kembali.
Sebelum anda memberitahuku, Aku tak akan membiarkan anda pergi...
...dan aku tak kan pergi.
Jangan khawatir.
Anjali akan kembali pada kalian.
Dan polisi akan beraksi setelah itu.
Pak, Tn. Gautam.
Kami datang. buka bagasi mobilnya.
Tak ada yang turun dari itu.
Itu mobil mereka.
Pak, tasnya sudah diambil.
Uangnya tidak penting.
Keselamatan gadis itu yang penting.
Pak, haruskah kita pergi sekarang?
Biarkan gadis itu sampai ke mobilnya dulu.
Ayah. - Sayang.
''Singham.''
Mencoba membodoh-bodohi polisi.
Aku akan...
Jadoo dari 'Koi MiI Gaya'.
Kau pakai bahasa apa?
Pak, ini bahasa Tulu dari Karnataka. Aku mengenalnya.
Kau meminta susu dan bukan uang untuk melakukan pekerjaan ini.
Maksud dia uang.
Mereka melakukan pekerjaan ini untuk uang.
Semua instruksi diberikan melalui telepon.
Mereka hanya melakukan pekerjaan mereka dan pergi.
Salam Dewa Ganesha.
Pak, jika dia berbicara seperti ini di pengadilan...
...maka hakim akan mengajukan kasus melawan kita.
Cari tahu apa dia mengatakan hal yang sebenarnya.
Halo, inspektur Hegde?
Raghu Kotian.
Alamat: 32, Angle Utara.
Trikuti.
Apa Raghu Kotiyan tinggal disini?
Ya, dia tinggal disini.
Pak, informasinya benar.
Dia benar, Pak.
Dia berbicara Tulu karena dia dari Yellapur.
Apa gunanya, Pak?
Kita sudah mendapatkan gadis itu, tapi kehilangan uangnya.
Dan, Pak, orang ini tidak berguna.
Tak peduli dimana kau melepaskan anjing piaraanmu...
...dia akan selalu pulang.
Aku tahu.
Aku tidak tahu.
Karena aku tak punya anjing.
Tapi dia adalah anjing
Dan untuk mengirim anjing ini kembali pulang pada pemiliknya...
Aku harus gunakan cara dari desaku
Kak. kakak.
Tuan, Tuan.
Raghu.
Terlepas dari penjara. kabur.
Apa kau mengatakan semuanya pada seseorang? - Tidak, Pak.
Ya, Shiva.
Raghu lari dari penjara dan datang pada kita.
Dia tidak mengatakan apa-apa...
O Tuhan!
Jaikant Shikre.
Pernyataan Raghu hanya akan memberatkan Shiva.
Tapi pernyataan bahwa dia bekerja untukmu...
...akan membantu Bajirao Singham menjeratmu.
Bagus sekali.
Itu yang disebut melaksanakan tugas.
Kau bukan hanya dewa... tapi dewanya dewa.
Dan kau, Bajirao.
Kau sudah menjadi lebih terkenal...
...dari pada Rawa Goa, Kacang Goa.
Tanpa dukungan, kau sudah melakukan pekerjaan yang bagus...
...sehingga aku siap untuk mendukungmu.
Mulai hari ini aku menjadikanmu Ketua pelatih...
...bagian kepolisin kita.
Sekarang latihlah anggota-anggota barumu.
Kasus-kasus kecil ini seperti penculikan, dan lain-lain...
...akan ditangani oleh DSP Patkar.
Senang?
Kenapa anda tidak langsung bilang saja...
...kalau anda ingin memeberhentikanku dari kasus ini dan menyelamatkan Jaikant?
Apa yang kau katakan?
Apa kau tahu siapa Jaikant itu?
apa kau tahu siapa dia?
Dia adalah gajah.
Kau bahkan bukan seekor semut yang bisa dibandingkan dengannya.
Bahkan bukan seekor semut.
Ketika seekor semut masuk ke telinga gajah...
...maka itu akan membuatnya geli.
Bagaimana kau akan melakukannya?
Bagaimana kau akan melakukannya?
Berapa kali Aku jelaskan padamu...
...kalau kau tidak punya bukti melawan Jaikant?
Bukti apa yang kau punya?
Katakan padaku. Apa yang kau punya?
Bukti apa yang ayahmu punya...
...sehingga kau memang anaknya?
Lihat...
Jika tidak ada bukti, maka setiap pelakunya tidak bersalah?
Dia menamparku!
Jika tidak ada bukti, maka kita budak menteri?
Kau menamparku?
Kau menamparku, seorang menteri?
Bukti apa yang kau punya? - Mereka.
Mereka melihatnya.
Kau lihat apa yang dia lakukan.
Ada apa, Tuan? - Singham menamparku.
Kenapa anda bercanda, Tuan?
Pak Singham sedang beridiri disana dari tadi.
Dia bahkan tidak menyentuh anda.
Kalian semua pembohong.
Kalian semua sekongkol.
Hanya karena kau Bajirao itu tidak berarti apa-apa.
Kau pikir kau itu Maratha si pemberani...
...hanya karena namamu Bajirao.
Tapi aku akan menunjukkanmu Kekuatan dari kursiku.
Aku akan tunjukkan pada kalian semua kekuatan kursi ini.
Kau seringkali berbicara omong kosong tentang kursimu itu, bukan?
Kali ini kami akan menghajarmu di sebuah tempat...
...dimana kau akan mengingat kami setiap kali kau duduk di kursi itu.
Maksudnya? - Kaki singa.
Apa a...
Ayo.
Oh!
Pak.
6 bulan lagi aku pensiun.
Bolehkah aku menghajarnya sekali lagi?
Lakukan saja.
Singham, cepat kemari.
Kenapa? Ada apa?
aku tak bisa mengatakannya di telepon. datang saja cepat.
Singham, masuklah ke dalam.
Kau tak kan percaya apa yang telah terjadi.
Tidak. ini baik-baik saja.
Ada apa?
Gautam menyuruh kami semua kemari.
Untuk membicarakan masalah pernikahanmu.
Bukan Gautam, Manya. Gotya.
Singham.
sebagai Gautam, aku tak bisa mengerti.
Tapi sekarang, sebagai Gotya, Aku paham satu hal.
Orang-orang di kota makin berbuat kotor.
Tapi setiap orang yang cinta tanah kelahirannya...
...tetap menjaga nilai-nilai dan budayanya.
Itu sebabnya aku memanggil Manya.
Karena tak ada orang yang bisa menjadi lebih baik untuk Kavya...
Tapi kelihatannya Kavya tidak bahagia dengan hubungan ini.
Tidak, Ayah, Aku selalu siap.
''The earth and the sky exist because of our Iove.''
''Night turns to day because of our Iove.''
''It's raining happiness.''
''AII my dreams fuIfiIIed because of our Iove.''
''You are my God, don't ever Ieave me.''
''BIess me with this grace and bring peace to my heart.''
''O, Lord. I am gratefuI to You''
''My Iove has appeared before me.''
''O, Lord. I am gratefuI to You.''
''My Iove has appeared before me.''
''I bow to you in reverence.''
''I wiII Iose myseIf in your arms.''
''You are my sun and shade, my destiny.''
''I am no Ionger scared as now that you are with me.''
''Now aII your sorrows are mine.''
''AII my joys are yours.''
''You are my Iove, don't ever Ieave me.''
''BIess me with this grace and gratify my heart.''
''Oh, Lord. I am gratefuI to You, Lord.''
''My Iove is before me.''
''Oh, Lord. I am gratefuI to You, Lord.''
''My Iove has appeared before me.''
Pak.
Ada apa ini? - Mereka para pengikut Jaikant.
Dia telah memenangkan Pemilu.
Dia di dalam. Dia ingin menemui Anda.
Mari, inspektur.
Aku telah memenangkan Pemilu.
Pestanya sedang dirayakan.
Saatnya berpesta.
Namun aku masih punya beberapa urusan penting denganmu.
Aku harus menyerahkan beberapa berkas penting...secara pribadi.
Jasa kurir Shikre.
Surat perintah pemindahan.
Dalam 24 jam, kau akan dipindahkan dari kantor polisi ini.
Apa yang akan kau katakan ketika kau pergi ke Shivgad sekarang?
Jaikant memindahkanku karena ketakutan.
Kau harus melakukan perjalanan sejauh 300 Km untuk memberi kabar ini.
Dan akhir-akhir ini, perjalanan lewat jalur darat tidak aman.
Tabrak lari. Kecelakaan.
Akan ada dimana kau sebelum menyampaikan kabar ini?
Siapa yang tahu?
Kau memandangiku?
Singa yang tertembak.
Teruskan.
Hanya ada 1400 harimau yang tersisa di India.
Kau bisa menjadi salah satunya suatu waktu juga.
Tapi ingatlah satu hal.
Jika kau Bajirao Singham si Singa...
...maka Aku Jaikant Shikre si pemburu.
Bagaimana seorang menteri memburu seorang anggota polisi.
Lihatlah.
Jaikant si pemburu.
Jayalah.
Pak, Shiva telah memberikan pernyataan...
...bahwa dia yang menjalankan semua bisnis ilegal itu.
Sekarang Jaikant... - Tak ada yang bisa menyentuhnya.
Buka jerujinya.
Ya Pak.
O Tuhan!
Kau membuat pernyataan palsu?
Kau akan menyelamatkan Jaikant?
Pukul aku.
Berapa lama kau bisa memukulku?
Kau hanya punya waktu 24 jam.
Kau tak bisa melakukan apa-apa.
Pukul aku.
Kau memukulku tapi kau yang merasakan sakitnya.
Kau mempermalukan aku di kantor polisi ini...
...di depan penjual teh.
Tapi derajat apa yang polisi punya?
Pukul aku.
Pukul aku.
O Tuhan!
Singham.
Kau sudah tahu Jaikant Shikre adalah penjahat.
Apa yang bisa kau lakukan?
Dia ikut politik.
Sudah memenangkan pemilu.
Apa yang bisa kau lakukan?
Lihat, Singham.
Sekarang seorang penjahat memindahkanmu...
...dari kantor polisi ini.
Apa yang kau lakukan?
Besok Jaikant akan dilantik...
...Dan lalu kau akan memberinya hormat seperti ini.
Itulah derajatmu.
Dan Pak Menteri Jaikant akan menelpon.
Dan kau akan membebaskanku 2 hari lagi.
Hei, Aku lupa.
Tapi kau sudah dipindahtugaskan, Singham.
Pukul aku.
Pukul aku.
Inilah yang Polisi bisa lakukan, Singham.
Pukul aku.
Shiva benar, Pak.
Derajat apa yang kita punya?
Tak ada.
Kita melindungi kota sepanjang hari sampai malam.
Tapi gaji kita kurang dari para pegawai pemerintah yang lain.
Kita hidup di rumah berukuran dapur orang-orang, Pak.
Itulah derajat kita.
Itulah derajat kita.
Orang-orang berhari raya.
Setelah 'HoIi' ada 'Janmashtami'.
Setelah 'Ramzan' ada 'Navratri'.
Setelah 'Id' ada 'DiwaIi'.
Tapi tugas polisi tak pernah berakhir.
Kita tak pernah mendapat liburan di hari-hari besar.
Hanya berjaga-jaga.
Berjga-jaga penjaga.
Kita tak punya hak untuk merayakan hari-hari besar.
Karena polisi tak punya derajat.
Kita tidak menyadari kalau anak kita sudah besar.
Mencoba menyelamatkan hidup orang lain.
Tapi kau tidak tahu apakah keluargamu masih hidup atau tidak.
Kemudian anggota polisi sepertimu datang
Dia mencoba mengguncang seluruh sistem...
...tapi apa gunanya, Pak?
Apa baiknya?
Polisi jujur hanya mendapat surat pemindahan sebagai penghargaan.
Dan orang-orang seperti inspektur Kadam...
...tidak mendapat penghargaan.
Malahan, Dia mendapatkan peluru dari orang berkuasa seperti Jaikant.
Sebuah peluru.
Ini tak ada gunanya, Pak.
Tak ada gunanya.
Pergilah, Pak. Kembalilah ke desamu.
Tak ada gunanya di sini.
Halo, paman! - Halo, sayang! Apa kabar?
Shiva si penjahat rendahan mengatakan padaku...
...kalau polisi seperti kita tak punya derajat.
Apa itu, Pak?
Jaikant itu memindahkanku...
...dan aku tak bisa berbuat apa-apa.
Kenapa itu, Pak?
Kenapa Rakesh Kadam bunuh diri?
Mereka masih tak mendapatkan jawabannya.
Kenapa itu, Pak?
Hei, Singham.
Ada apa ini?
Kau tahu kalau Kadam tertuduh melakukan korupsi.
Apa yang bisa kami lakukan?
Apa lagi yang bisa polisi sepertimu lakukan?
Penjahat seperti Jaikant dan politikus seperti Narvekar...
Diam!
Dia sudah gila, Pak.
Hanya karena dia menerima Surat pemindahannya, dia frustasi.
Singham. Polisi seperti kita harus melakukan tugas kita...
...dengan batasan-batasan tertentu.
Tak peduli berapa banyak pertanyaan yang kau angkat.
Tapi kau harus menjawab atasan kami.
Tapi mungkin kau sudah melupakan hal itu.
Kau yang sudah lupa kalau...
...ada lambang singa di topi kita.
Dan ini tidak diberikan pada politikus, bahkan para menteri.
Ini juga tidak diberikan pada perdana menteri atau Presiden.
Hanya kita yang memilikinya.
Karena masyarakat percaya bahwa kita akan melindungi mereka.
Ini bukan berarti kalau aku tidak mencoba.
Aku sudah mencoba banyak hal.
Tapi sistem yang mengontrol departement...
...tapi department tidak bisa mengontrol sistem.
Kau pikir sistem ini benar?
Aku salah, inspektur Kadam salah.
Sedangkan kau DGP di kota ini.
Lihatlah mata anak ini dan katakan bahwa ayahnya bersalah.
Kau. Lihatlah mata istrimu...
...dan katakan bahwa Jaikant adalah Ornag jujur dan orang baik.
Dan kau lihatlah mata anakmu...
...dan katakan bahwa aku salah.
Nyonya. Patkar, lihatlah mataku dan katakan...
...kalau suami anda benar.
Kau berbicara tentang sistem.
Jika kita mau, maka tak kan ada yang bisa mencuri...
...sandal di kuil.
Pak, ada beberapa polisi di sini...
...yang melaksanakan tugas mereka dengan jujur.
Tapi departement kita mencoba untuk menurunkan mereka.
Mengetahui kalau itu salah saja tidak akan berguna.
Yang berguna adalah membuatnya benar.
Aku hanya punya waktu 11 jam tersisa sebelum pemindahanku.
Aku akan bertarung melawan Jaikant...sendirian.
Kalian...bisa berdiri di sini dengan mata tertunduk.
Tapi aku pasti akan kembali ke desaku...
...dan melihat mata ayahku dan berkata...
...kalau aku telah melakukan pekerjaan seorang pria.
Sendirian.
Kavya, kau tak mengerti.
Tinggalkan aku dan pergilah.
Setelah apa yang akan aku lakukan...
...Departement kepolisian akan membunuhku.
Aku menghentikanmu untuk pergi kemarin hari.
Jadi bagaimana mungkin aku meninggalkanmu sekarang?
pak.
Kami bertiga telah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan kami.
Pak, Kami tak pernah melakukan tugas kami selama kami menjadi anggota polisi.
Sekarang kami tidak punya pekerjaan...
...tapi kami ingin melakukan pekerjaan polisi bersama anda sekarang.
Pak, apakah ada orang yang mendukungmu atau tidak.
Tapi kami akan tetap mendukungmu.
Aku sudah melihat mata anak yang berumur 5 tahun itu dan berkata...
...bahwa ayahnya benar dan Jaikant Shikre salah.
Aku, Vikram Pawar, sebagai DGP di kota ini...
...akan menjamin keadilan untuk inspektur Kadam...
...dan menghukum Jaikant.
Mulai 24 jam kedepan...
...bagian kepolisian tak akan bekerja untuk VIP, politikus...
...atau birokrat.
Kita akan melakukan apa yang menurut kita itu benar.
Pak.
Aku bersumpah, Jaikant tidak akan dilantik besok.
Jayalah Jaikant Shikre.
Jaikant.
Jaikant.
Bagaimana kau bisa masuk?
apa yang kau lakukan malam-malam begini?
Apa tujuanmu malam-malam begini?
Singham si pria gila itu sedang berencana untuk membunuhmu.
Kalau begitu, biarkan dia kemari.
Apa maksudmu ''biarkan dia kemari''?
Ini bukan masalah bagaimana menghadapinya, Jaikant.
Jika ada sesuatu yang terjadi sebelum pelantikan.
Selesai.
Oh, Tuhan.
Berita, media, publik semuanya...
Ku sarankan, kau ikut denganku.
Aku akan membawamu ke tempat yang aman.
Ayo, ayo ikut denganku.
Tak usah berpikir. Ayo.
Ayo.
Kita harus pergi kemana?
DSP. Kau sudah gila?
Begitu banyak polisi di sini hanya untuk seorang Singham.
Singham kemari untuk membunuh Jaikant...
...dan bukan Rajnikant sang superstar.
Tuan DGP.
Kau di sini juga.
Tamu adalah dewa.
Hebat, Hebat.
Kekuatan yang sama sebelum aku menjadi menteri.
DSP ambilkan snack untuk para tamu.
Dan biarkan dia datang sekarang.
Panggil bajingan itu sekarang.
Aku akan memanggilnya.
Singham.
Orang dulu bilang polisi bukanlah teman yang baik ataupun musuh.
Kau telah membuat hal keduanya.
Kau berteman dengannya dan bersitegang denganku.
Bajingan kau DSP... - Apa yang bisa aku lakukan, Jaikant?
Tak peduli begitu banyak orang yang memburu di sekelilingnya...
...dia tetap kembali.
Dan aku ini seorang polisi.
Aku akan mendukung bagian kepolisian pada akhirnya.
Teruskan promos persaudaraanmu.
Ayo semua bernyanyi bersama.
Tidak ada.
Kau tak bisa melukaiku.
Aku akan dilantik besok.
Aku akan menjadi Sri Jaikant Shikre.
Dan sejak 1947 sampai 2011 kau bisa lihat sejarah perpolitikan.
Tidak pernah ada menteri di India yang pernah dihukum.
Tapi itu masih besok, Jaikant.
Dan malam ini kau berada dalam genggaman kita. - Apa maksudmu?
Kita harus memberantasmu.
Tapi, Pak, Kita harus melakukannya sekarang.
Apa yang akan kau lakukan?
Apa yang bisa kalian semua lakukan?
Phadnis. - Ya, Pak.
Ayo kita bunuh dia dan umumkan seperti bunuh diri. - Ya.
Ya apanya?
Apa aku buta?
Apa kau akan umumkan hari libur ?
DGP.
apa yang mereka bicarakan?
Mereka akan membunuhku.
Jelaskan pada mereka, DGP.
Dimana DGP?
DGP malang itu sudah lelah dengan tugas pemilumu.
Dia menderita tekanan darah tinggi.
Dokter memberinya obat penghilang lelah.
Sekarang dia...akan bangun besok pagi.
Jadi kalian semua... - berencana akan membunuhku.
Diam.
Pak, Apa yang harus kita lakukan? - Menurutku...
Apa? Diam. Aku sedang berbicara padamu.
Ini tidak mungkin!
Ini mungkin.
Jika kau tak bisa menemukan Baygon untuk membunuh kecoa...
...maka kau bisa gunakan Sandal Paragon juga.
Pak, Menurutku Ayo kita iris pergelangan tangannya.
Tidak, tidak.
Akan ada perbedaan...
...antara mengiris pergelanmu sendiri atau orang lain yang melakukannya.
Pak, Kita akan mangalami masalah selama proses penyelidikan. - Ya.
Benar.
Semuanya akan mengalami masalah.
Pak, Gantung dia dengan kipas itu.
Jika kita menggantugnya di kipas itu...
...kipasnya akan roboh karena berat badannya. - Ya.
Pak, kita cekik saja.
Dan kita bisa bilang kalau dia gantugn diri. - Tidak, Pak.
Pak, Jika kita mencekiknya maka akan ada sebuah tanda "V".
Dan jika kita menggantungnya disana akan ada tanda "O".
Kita bisa tertangkap.
V, O. Apa-apaan...
DGP, Apa kau dengar apa yang mereka katakan?
DGP!
Dimana DGP?
Tekanan Darah Tinggi.
Dia sedang tidur.
Ayo kita lempar dia dari lantai tiga di gedung yang ada di depan.
Apa kau sudah gila?
Pak, Jika kita melemparnya dari lantai tiga bangunan itu...
...tubuhnya hanya akan remuk.
Dia tidak akan mati.
Ayo kita lempar dia dari lantai enam.
Kalau begitu, kita lempar saja dia dua kali dari lantai tiga.
Tiga. Tiga. Enam.
Apa ini lucu?
Apa aku kambing?
Bunuh dia. Lempar dia.
Keluarkan semua daging yang ada di tubuhnya.
Aku ini Jaikant Shikre. Aku akan menembak kalian satu persatu.
Dia memberi kita ide yang bagus.
Abbas, pistol curian yang ada di mobilnya itu.
Kita akan menembaknya sendiri dengan itu.
Pak.
Setelah itu sidik jarimu yang akan ada pada pistol itu.
Akhir dari Jaikant dan kasusnya.
Kau akan membunuhku?
Bukan aku, Jaikant, kesombonganmu.
Egomu yang akan membunuhmu.
Kau penipu.
Kau penipu. penipu. penipu
Kau membawa seluruh anggota polisi dan memaksa agar membunuhku.
Dia itu penjahat dan bukan seorang pahlawan.
Dia selalu menipuku.
Pertama di desanya, dia membawa seluruh penduduk desa.
Dan sekarang di Goa kau membawa Seluruh polisi dan memaksa membunuhku.
Aku sedang tidur dengan nyenyak. Bermimpi.
Dan semua mimpiku akan terpenuhi.
Sekarang ini giliranku!
Aku tak bisa mengingat nomornya.
Aku sudah gila.
9999...
Ya, tuhan.
Halo, polisi di sini. - Halo.
Ini Jaikant Shikre yang berbicara.
Para anggota polisi ini ingin membunuhku.
Aku butuh perlindungan. - Di mana kau menelepon sekarang?
Aku menelpon di bilik telepon umum...
...di depan kantor sekretariat yang lama.
Sebentar. - Ya.
Halo, Pak Singham.
Jaikant berada di bilik telepon umum...
...di depan kantor sekretariat yang lama.
Aku tidak, Aku tidak.
Aku tidak di sana.
Apa mereka mendapat solar secara cuma-cuma?
Seluruh department kepolisian sedang mencariku!
Permisi.
Apa kau punya ponsel?
Apa kau punya ponsel?
Tidak ada. Tidak ada.
Tidak ada. Aku harus lari. Apa yang harus aku lakukan sekarang?
Tn. Shikre, Anda di sini?
Aku kemari untuk masuk. - Apa?
Hidupku dalam bahaya, Lakukanlah sesuatu? - Tunggu sebentar.
Apa yang kau lakukan?
Aku sedang menghubungi polisi. - Jangan polisi.
Aku...
Jangan polisi.
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
''Singham.''
Ayo.
Ayo.
Kakak.
Sebelumnya, ada Inspektur lain bertindak macam-macam di sini.
Tepat di kursi ini, Dia menembak dirinya sendiri.
'Aku Bajirao Singham menjanjikan...'
'...pengabdiaan total Terhadap tugas dan kewajibanku...
...dengan ingtegritas, kejujuran, dan kerja keras...
...ketidakberpihakan dan berlaku sopan pada semua.'
Jangan. Jangan. Biarkan aku tetap di sini.
Hei! Biarkan aku pergi.
Bosmu sudah mati.
Ubah pernyataanmu atau kalau tidak kami akan membunuhmu juga.
Shiva Rai telah memberikan pernyataan pada polisi...
...bahwa dia adalah sekutu Jaikant Shikre.
Dan semua obat-obatan terlarang, penculikan, Perampasan tanah, pemerasan...
...dijalankan oleh Jaikant Shikre dengan dukungan...
...dari mentri Narvekar.
Dan Jaikant Shikre juga bertanggungjawab...
...terhadap kematian inspektur Rakesh Kadam.
Setelah mendapatkan bukti-bukti.
...para anggota polisi kami pergi untuk menagkap Jaikant Shikre.
Karena malu akibat penangkapannya...
...dia menembak dirinya sendiri sebelum upacara pelantikannya.
Dan...polisi menemukan mayat Jaikant Shikre.
Dari bukti-bukti ini dan pernyataan Shiva...
...polisi juga tahu...
...bahwa inspektur Rakesh Kadam tidak bersalah.
Departemen kepolisian di Goa sedang melakukan banding ke pengadilan...
...untuk melepas semua tuntutan terhadap inspektur Rakesh Kadam.
Karena beliau adalah seorang polisi yang jujur.
''Jantung berdetak kencang.''
''Tubuh bergetar.''
''Ketika kau tahu dia datang.''
''Singham.''
''Dia tak pernah membiarkan kejahatan.''
''Merangkul kebaikan.''
''Dia tak tertandingi.''
''Dia sangat kuat.''
''Singham sang pembasmi kejahatan.''
''Jantung berdetak kencang.''
''Tubuh bergetar.''
''Ketika kau tahu dia datang.''
''Singham.''
Subtitle by: -o0o- Ackiel_Khan -o0o- Resync by: R415
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.