All language subtitles for E3-The Final Problem_@almondciblak

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ibu?

Ibu. Bangun!

Ibu!

Bangun.

Tolong aku. Aku di pesawat. Semua orang tidur.

Tolong aku.

Halo. Namaku Jim Moriarty.

Selamat datang di teka-teki terakhir.

Kau tahu aku bisa menangkapmu.

- Atas dasar? - Berpakaian seperti itu.

Mau kutanggalkan?

- Kalau begitu, aku akan menuntutmu. - Silakan.

Bukankah itu awal mereka?

- Siapa? - Adam dan Hawa.

- Mereka. - Hasilnya baik.

Menurutmu begitu?

Kupikir itu adalah permulaan segala penderitaan manusia.

Apa maksudmu mau menangkapku?

Mungkin tidak menangkapmu.

- Tidak. - Aku bisa mengawasimu dari dekat.

Sangat dekat?

Ya.

Sayang sekali. Padahal aku sudah siap menyerahkan diri ke pihak berwenang.

- Benarkah? - Sidik jari.

Digeledah.

Dengan teliti.

AKU KEMBALI

Mycroft.

Mycroft.

Bagaimana kalau kau tampakkan dirimu?

Aku tak punya waktu.

Kita punya waktu, saudaraku sayang.

Waktu yang sangat lama.

Mycroft.

Siapa kau?

Kau tahu siapa.

Mustahil.

Tiada yang mustahil.

Kau yang paling tahu itu.

Aku akan menangkapmu.

Ada angin timur datang, Mycroft.

Datang menangkapmu.

Kau tak boleh keluar! Tidak bisa!

Tak ada gunanya, Mycroft.

Tak ada pertahanan diri, juga tempat bersembunyi.

Sherlock.

Tolong aku.

Eksperimen selesai.

Kesimpulan...

aku punya saudari.

Ini ulahmu? Semua ini perbuatanmu?

Kesimpulan kedua.

Saudariku, Eurus, agaknya dikurung sejak usia muda

di sebuah institusi aman yang dikendalikan kakakku.

Hei, Kak.

Kenapa kau melakukan ini, pantomim ini? Kenapa?

Kesimpulan ketiga. Kau takut kepadanya.

Kau tak tahu apa yang kau hadapi. Sama sekali tidak.

Informasi terbaru, dia bebas.

- Tidak mungkin. - Itu lebih dari mungkin.

- Dia terapis John. - Dia menembakku di suatu sesi.

Hanya dengan penenang.

- Masih ada sepuluh menit. - Ajukan pengembalian dana.

Hei, Wiggins akan memberikan uang di gerbang.

Jangan dihabiskan untuk narkotik.

Kuharap kami tak rusak kesukaanmu pada film itu.

Kau mau pergi?

Kami tak mau di sini, Eurus akan datang dan...

seseorang menonaktifkan semua pengamananmu.

Tidur nyenyak!

Dr. Watson, kenapa dia tega melakukan itu kepadaku?

- Itu gila. - Benar.

Seseorang meyakinkannya bahwa kau tidak akan jujur

sebelum kau mengompol.

"Seseorang"?

Mungkin aku.

Jadi, begini saja? Kalian mau pergi.

Jangan cemas.

Ada tempat untuk orang-orang sepertimu, yang putus asa, ketakutan,

yang tak punya tempat untuk lari.

Tempat apa?

Di 221 B Baker Street.

Sampai besok. Jika ada antrean, ikutlah mengantre.

Demi Tuhan, ini bukan lelucon bodoh kalian.

Tutuplah jendela itu.

Ada angin timur datang.

Kau harus duduk di kursi itu.

Mereka takkan bicara kecuali kau duduk,

itu aturannya.

- Aku bukan klien. - Pergilah.

Dia tak akan tetap di sana, 'kan?

- Mau secangkir teh? - Terima kasih.

Tekonya di sana.

Apa yang terjadi sekarang? Mau buat kesimpulan baru?

Kau akan katakan sebenarnya, Mycroft, dengan lugas.

Siapa yang pernah mengatakan, "Kebenaran jarang lugas"?

Aku tak tahu dan tak peduli. Jadi, kita tiga bersaudara.

Aku tahu sekarang.

Kau, aku...

dan Eurus.

Saudari yang tak bisa kuingat.

Nama yang menarik, Eurus.

Bahasa Yunani, 'kan?

Ya, arti harfiahnya "dewa angin timur".

Ya.

"Angin timur datang, Sherlock."

- Kau pakai untuk menakutiku. - Tidak.

Kau menjadikan saudariku sebuah kisah horor.

Tentu tidak.

- Aku memantaumu. - Apa?

Memori dapat muncul kembali. Luka dapat menganga lagi.

Jalan-jalan yang kita lalui ada iblisnya.

Iblismu sudah sangat lama menunggumu.

Aku tak pernah menindasmu.

Aku memakai, dengan hati-hati, kata-kata pemicu potensial untuk tahu

kondisi mentalmu. Aku menjagamu.

Kenapa aku tak bisa mengingatnya?

- Ini masalah pribadi. - John tinggal.

Ini keluarga.

Karena itulah dia tinggal!

Jadi, ada tiga anak Holmes. Berapa jarak usianya?

Tujuh tahun antara aku dan Sherlock, satu antara dia dan Eurus.

Anak tengah. Pantas.

Dia memilikinya juga?

- Apa? - Kegemaran menyimpulkan.

"Kegemaran menyimpulkan"?

- Ya. - Lebih dari bayanganmu.

Jabarkan kepadaku.

- Aku yang pintar. - Kau terus mengumumkannya.

Namun Eurus, dia brilian, bahkan pada saat itu.

Kemampuan kami dinilai secara profesional lebih dari sekali.

Nilaiku luar biasa.

Namun Eurus dideskripsikan sebagai genius yang melampaui Newton.

Lalu kenapa aku tak mengingatnya?

Kau mengingatnya, dengan suatu cara.

Setiap pilihanmu, jalan yang kau tempuh,

dirimu saat ini,

adalah memorimu tentang Eurus.

Dia berbeda sejak awal.

Dia tahu hal-hal yang tak semestinya,

seolah-olah dia mengetahui kebenaran di atas cakupan normal.

Penampilan dewasamu konyol.

- Ada apa? - Maaf.

Memori-memori itu mengganggu.

Apa maksudmu? Contoh.

Mereka pernah mendapatinya dengan pisau. Sepertinya dia menyayat dirinya.

Ibu dan Ayah ketakutan, mengira itu upaya bunuh diri.

Namun sewaktu aku menanyai Eurus apa yang dia lakukan, katanya...

Aku mau melihat cara kerja ototku.

Astaga!

Jadi, aku tanya apa dia merasa sakit.

Lalu jawabnya...

Yang mana rasa sakit?

Lalu apa yang terjadi?

Musgrave.

Rumah leluhur di mana selalu ada madu untuk teh.

Dan Sherlock bermain di antara nisan-nisan konyol.

Lucu bagaimana?

Ayo, Semua.

Semuanya tak nyata.

Tanggalnya salah semua,

sebuah lelucon arsitektur yang memukau Sherlock.

Siapa yang akan menemukanku?

Jauh di bawah pohon beech tua itu

- Bantu aku, angin timur bertiup. - Angin timur bertiup.

Angin timur bertiup

Enam belas kali enam.

Saudaraku

Dan kita turun.

- Kau mulai ingat. - Potongan memori.

Redbeard!

Redbeard!

Redbeard?

Dia anjingku.

Eurus mengambil Redbeard dan mengurungnya di tempat yang tak bisa ditemukan.

- Redbeard! - Dia menolak mengatakan di mana.

Redbeard!

Dia hanya mengulangi lagu itu.

Ritual kecilnya.

Redbeard!

Kami terus memohon padanya untuk mengatakan di mana Redbeard.

Katanya...

Lagu itu jawabannya.

Tetapi lagu itu tak masuk akal.

Saudaraku Dan kita turun

Bagaimana nasib Redbeard?

Kami tak pernah temukan.

Namun dia mulai menyebutnya "Redbeard tenggelam",

jadi, kita berasumsi.

Sherlock trauma.

Menurutku itu wajar. Waktu kecil, dia anak yang emosional.

Namun setelah itu dia berbeda, dia seperti berubah.

Tak membahasnya lagi.

Seiring waktu, sepertinya dia lupa bahwa Eurus pernah ada.

Bagaimana? Dia tinggal di rumah yang sama.

Tidak.

Mereka membawanya.

Kenapa?

Orang tak mengurung anak karena anjing hilang.

Benar.

Peristiwa itu terjadi langsung setelahnya.

KELUARGA, SHERLOCK

ISTIRAHAT DENGAN TENANG

Eurus tahu di mana dia.

Kita tak bisa membuatnya bicara. Kita tak bisa mengaturnya!

Setelah itu, saudari kita harus dibawa.

Ke mana?

Tempat yang cocok, atau begitulah yang orang pikir.

Namun tidak cukup cocok.

- Dia meninggal di sana. - Caranya?

Dia membuat kebakaran lagi, tak ada yang selamat.

Ini kebohongan.

Ya.

Ini juga kebaikan.

Ini kisah yang kuceritakan agar orang tua kita tak menderita

dan mempertanggungjawabkan hilangnya jasad tak dikenal.

Jelas untuk mencegah interfensi mereka.

Itu juga, tentunya.

Kedalaman psikosis Eurus dan tingkat kemampuannya

tak dapat ditampung di institusi biasa.

Paman Rudi membereskan semuanya.

Di mana dia, Mycroft? Di mana saudari kita?

Ada tempat yang disebut Sherrinford, sebuah pulau.

Instalasi yang amat dan sangat rahasia,

bertujuan untuk menampung yang kita sebut "Yang Tak Tertampung".

Setan-setan di bawah jalanan, di sinilah kami mengurung mereka.

Sherrinford lebih dari penjara, atau rumah sakit jiwa.

Ia benteng yang dibangun agar dunia tetap aman

dari apa yang di dalamnya.

Surga mungkin adalah fantasi bagi orang yang mudah percaya dan penakut.

Namun aku bisa memberimu referensi peta untuk neraka.

Di sanalah saudari kita berada sejak kanak-kanak.

Dia belum pergi, sehari pun.

Siapa pun yang kalian temui, mustahil dia Eurus.

Aku yang tersesat Siapakah yang akan menemukanku?

Jauh di bawah pohon beech tua itu

Tolong, bantu aku sekarang Angin timur bertiup

Enam belas kali enam, Saudaraku Dan kita turun

Mundur. Usahakan jangan bergerak.

Apa itu?

Sebuah drone.

Ya, aku bisa melihatnya. Apa yang ia bawa?

Apa benda perak di atasnya, Mycroft?

Itu DX-707.

Aku mengesahkan pembeliannya dalam jumlah besar.

Dalam bahasa sehari-hari, ini "granat kesabaran".

"Kesabaran"?

Sensor gerakannya diaktifkan.

Jika ada yang bergerak, granat itu akan meledak.

- Sekuat apa? - Hancurkan apartemen ini

dan membunuh penghuninya.

Jika temboknya kuat, tetanggamu aman,

namun karena ia mendarat di lantai,

aku ingin tahu apa kafe di bawah buka.

- Ini Minggu pagi, tutup. - Lalu Bu Hudson?

Dari rutinitas biasanya, estimasiku waktunya sisa dua menit.

Dia simpan penyedot debunya di belakang.

- Jadi? - Lebih aman saat dia menyimpannya.

Namun kita harus bergerak. Lakukanlah saat dia aman.

Kita beri dia delapan detik untuk ke belakang.

Dia cepat saat membersihkan. Kita bergerak.

Berapa waktu respons pemicunya?

Setelah kita bergerak, berapa lama baru meledak?

Maksimum tiga detik untuk kosongkan radius ledakannya.

Kami lewat jendela, kau tangga.

- Bantu Bu Hudson keluar juga. - Aku?

- Kau lebih dekat. - Kau lebih cepat.

Kecepatan tak sepenting jarak.

Ya. Setuju.

Dia lebih jauh.

Dia ke belakang.

Estimasiku sisa satu menit.

Bisa menelepon?

Telepon?

John punya seorang putri. Dia mungkin mau pamit.

Maaf, Dr. Watson, gerakan apa pun akan memicu granatnya.

Harap maklum.

Oscar Wilde.

Apa?

Dia bilang, "Kebenaran jarang lugas."

The Importance of Being Earnest. Pentaskan di sekolah.

Kami juga, aku ingat.

Aku jadi Lady Bracknell.

Ya. Kau hebat.

Sungguh?

Ya, sungguh.

Aku senang mengetahuinya.

Aku selalu ingin tahu.

Semoga beruntung.

Tiga, dua, satu.

Ya!

Kini Perkiraan Pelayaran oleh Met Office,

untuk Maritime and Coastguard Agency pada pukul 5.05...

Ayo, Nak, keluarkan.

Lebih baik dikeluarkan.

- Apa selalu begini? - Tidak!

Syukurlah!

Biasanya jauh lebih buruk.

Sebaiknya aku bekerja di bank.

Apa itu helikopter?

Bukan. Tidak dalam cuaca begini.

Malin, Sherrinford.

- Sherrinford. - Kau dengar?

Sherrinford.

Aku belum pernah dengar itu.

"Sherrinford".

Lupakan itu.

Apa?

Kadang saat berada di perairan ini, kita menerima pesan itu.

Lupakan saja.

Ya, tapi kita tak pernah...

Siapa kau?

- Namaku Sherlock Holmes. - Si detektif.

Si perompak.

Golf, whiskey, X-ray, ini area terbatas.

Ulang, area terbatas. Kau melenceng. Kau terima?

Golf, whiskey, X-ray, kau melenceng. Kau terima?

Ya, diterima.

Ini panggilan kecemasan. Ulang, panggilan kecemasan. Kami dalam bahaya.

Golf, whiskey, X-ray, apa situasimu?

Golf, whiskey, X-ray? Di mana kau sekarang?

Kami mengarah ke bebatuan. Kami akan karam!

MENGUNCI SISTEM

- Gubernur ke ruang kendali. - Penguncian dilakukan.

Penguncian dilaksanakan.

Silakan menuju pos-pos darurat yang telah ditentukan.

Silakan menuju pos-pos darurat yang telah ditentukan.

Tunggu!

Di pasir!

Di pasir!

BERI TAHU SAUDARIKU AKU DI SINI

Sambungkan ke Mycroft.

Dia di rumah sakit, ada sebuah ledakan.

- Hubungkan aku ke sana. - Dia tak sadarkan diri. Dia cedera.

Bahkan tak ada yang yakin dia akan selamat.

Di mana adiknya? Sherlock Holmes?

Menghilang.

Tidak. Dia ada di sini.

Pak, ada dua lagi dari kapal.

Dia membajak kapal kami! Dia dan temannya, berpistol!

Di mana kau temukan mereka?

Di utara pulau, Pak.

Sel penampungan, sekarang!

Baik, Pak.

Penguncian dilaksanakan.

Ini kesalahan! Aku korban di sini!

Orang ini membajak kapalku. Dia perompak.

- Ya, benar. - Silakan duduk.

Aku tak kenal dia!

Dia Dr. John Watson, bekas 5th Northumberland Fusiliers.

- Kenapa kau di sini? - Ini rumah sakit. Ada lowongan?

Ini bukan rumah sakit.

Aku mau Eurus Holmes diawasi. Pergi ke unit khusus,

turunkan regu hijau dan kuning atas wewenangku.

Baik.

Aku tidak mempermalukanmu karena kita di pihak sama,

dan terus terang, ini memalukan.

Mau menggeledah?

Seni menyamar sejati, menurut teman terkenalmu,

adalah tidak diamati.

Namun aku mengamatimu, 'kan, Pak Holmes?

Ya, benar.

Tapi itu tujuannya, bukan?

Mestinya kau mengamati orang yang kau berikan kuncimu.

Itulah masalah dengan seragam dan kartu identitas,

orang berhenti melihat wajah.

Lebih baik memakai kostum badut. Setidaknya ia tak relevan.

Kau akan menemukan yang asli di pantai utara,

diikat dengan dua orang.

Dua orang lain?

Itu upaya uji coba. Kami harus mencari celana yang pas.

Ini gila. Ini tak perlu.

Keamananmu dibobol, entah siapa yang bisa kami percaya.

Itu membenarkan penyamaran?

Ya!

Itu membenarkan penyamaran atau apa pun yang kukatakan.

Dengarkan aku.

Demi keselamatan fisikmu, jangan bicara.

Jangan menikmati isyarat nonverbal dari dalam pikiranmu.

Jika keselamatan adikku terancam,

jika keamanan adikku dibobol,

jika pengurungan adikku ditembus,

singkatnya, jika aku mendapati indikasi adikku meninggalkan pulau ini

kapan pun, aku bersumpah, kau tak akan pergi dari sini!

- Terima kasih pada Dr. Watson. - Kenapa?

Dia membujukku tak jadi Lady Bracknell. Situasinya bisa berbeda.

Kau sudah masuk?

Baru tiba di unit sekuriti. Jelaskan.

Pintu terbuka.

Penjara dalam penjara.

Eurus dibatasi interaksinya dengan orang lain secara ketat.

- Kenapa? - Karena kau bersikeras menemuinya,

kau akan tahu.

Awasi Eurus Holmes. Perintah Gubernur.

Jawab ya atau tidak.

Pernahkah ada, di luar instruksi tegasku,

upaya evaluasi psikiatris terhadap Eurus Holmes?

- Ya. - Kurasa rekamannya ada di kantorku.

- Kantormu? - Coba ingat lagi.

Itu bekas kantormu.

Kau belum pernah kemari? Ini seperti di Silence of the Lambs.

- Apa? - Jaga jarakmu.

Minimal satu meter dari kaca.

- Kenapa penyuara kuping? - Dia terus main.

Kadang beberapa pekan.

Indah.

Akan membunuhmu.

Tetap indah.

Pintu menutup.

JAGA JARAK SATU METER

Kenapa aku di sini?

Menurutmu kenapa?

Tak ada yang memberitahuku.

- Apa aku dihukum? - Apa kau nakal?

Tidak ada yang namanya nakal.

- Tidak baik. - Baik dan jahat itu dongeng.

Kita telah berevolusi menyematkan signifikansi emosional

dengan yang tak lebih daripada strategi menyintas

dari hewan berkelompok.

Kita dikondisikan investasikan keilahian pada utilitas.

Baik tidak baik, jahat tidak salah, bawah tidak indah.

Kau terpenjara tubuh sendiri.

Kenapa kau tidak?

Aku terlalu pintar.

Kau membawanya?

Maaf?

Ikat rambutku. Kau membawanya sesuai permintaanku?

Aku bukan...

Aku tidak bekerja di sini.

Ikat rambut khususku.

Aku bukan salah satu doktermu.

Yang aku paksa kau curi dari Ibu.

Itu perkataan terakhirku kepadamu, ingat?

Di hari mereka membawaku.

Bukan.

- Bukan? - Kita pernah bicara lagi.

Kau ke apartemen beberapa pekan lalu.

Kau pura-pura menjadi wanita bernama Faith Smith.

Kita makan kentang.

Kau tak bawa ikat rambutku?

Bagaimana kau bisa keluar dari sini?

Bagaimana kau melakukannya?

Mudah. Lihat aku.

Aku sedang melihatmu.

Kau tak bisa melihatnya, ya?

Kau terus berusaha, tapi tak bisa, kau tak bisa melihat.

Melihat apa?

Bagaimana menurutmu?

Indah.

- Kau tak melihatnya. - Maksudku permainanmu.

Musik itu.

Aku tak tahu itu indah atau tidak. Hanya jika benar.

Sering kali keduanya sama.

Jika tak selalu sama, apa gunanya keindahan?

Lihat biola ini.

Aku mau tahu caramu melarikan diri.

Lihat biola ini.

Biola Stradivarius.

Ini hadiah.

- Dari siapa? - Aku.

Kenapa?

Kau bisa memainkannya, 'kan?

Bagaimana kau tahu?

Bagaimana aku tahu?

Aku mengajarimu, kau tak ingat? Bisa-bisanya kau tidak ingat itu?

Eurus, aku tak mengingatmu sama sekali.

Menarik.

Mycroft bilang kau menulis kembali memorimu.

Dia tak bilang kau menghapusku.

Apa maksudmu "menulis kembali"?

Kau masih tak tahu tentang Redbeard, ya?

Ini akan menjadi hari yang indah.

Dia senyum padamu saat kau pulang.

Semua yang kami suruh masuk...

- Seperti refleks. - sulit digambarkan,

- seolah-olah dia... - Merekrut mereka.

Tersenyum itu beriklan.

...memperbudak mereka.

Dia bisa melakukan itu sejak lima tahun.

Dia sudah dewasa.

Aku sudah memperingatkan, memerintahkanmu.

Dia unik secara klinis. Kami harus mencoba.

Dan apa harganya?

Kebahagiaan adalah lagu pop.

Kesedihan adalah puisi.

Apa harganya?

Ceritakan kejadian terburuknya.

Dia terus memberi sugesti Dr. Taylor untuk membunuh keluarganya.

Dan?

Katanya seperti cacing telinga, tak bisa keluar dari pikirannya.

Lalu?

- Dia pergi. - Dan?

Bunuh diri.

Dan?

Keluarganya.

Kau akan menangis.

Tidak apa-apa kau menangis.

Aku tak perlu menangis.

Aku bisa membantumu menangis.

Bermainlah untukku.

Aku harus tahu caramu pergi dari sini.

Kau sudah tahu. Lihat aku. Lihat dan bermainlah.

Tidak, jangan Bach. Kau tak memahaminya. Mainkan musikmu.

Aku?

Kau.

Kau pernah bercinta?

- Kenapa bertanya? - Musik itu. Aku pernah.

Caranya?

Satu perawat ceroboh. Aku suka. Tapi berantakan.

Manusia sangat rapuh.

Kurasa pria itu tak setuju.

- Pria? - Wanita?

Aku tidak perhatikan di tengah gairah itu. Dan setelahnya...

Aku tak bisa bedakan.

Apa itu vibrato atau tanganmu gemetar?

Sudah tegas kuperingatkan, jangan ada yang bicara berdua dengannya.

- Kau bicara dengannya. - Aku tahu diriku.

Kau bahkan membawakannya tamu di Hari Natal.

- Aku ambil risiko terkalkulasi. - Kau beri dia hadiah Natal.

Ingat hadiah Natal-nya?

Aku menyadari bahaya Eurus, dan diperlengkapi untuk menghadapinya.

Bahaya apa?

Eurus bukan cuma bicara dengan orang.

Dia memprogram ulang mereka.

Siapa pun yang melewatkan waktu dengannya secara otomatis terpengaruh.

Cuma aku yang bisa menolongmu. Kita bisa saling menolong.

Membantu seseorang adalah cara terbaik membantu dirimu.

Aku tak memercayaimu.

Jadi, jelas kau mengingatku.

Aku ingat semuanya, setiap hal.

Kau cuma perlu memori besar.

- Sherlock. - Jangan sekarang.

- Vatican cameos. - Sebentar.

Mari lanjutkan. Mereka memintamu menjaga jarak minimal satu meter?

- Ya. - Ayo nakal, mendekatlah.

- Kenapa? - Lakukan. Mendekatlah.

Katakan apa yang kau ingat.

Kau, aku, dan Mycroft.

Mycroft cukup pintar.

Dia bisa mengerti jika kau pelan-pelan, tetapi kau...

kau favoritku.

Kenapa aku favoritmu?

Karena aku bisa membuatmu tertawa. Aku suka saat kau tertawa.

Aku pernah membuatmu tertawa semalaman. Kukira kau akan meledak.

Aku sangat bahagia.

Lalu Ibu dan Ayah harus menghentikanku.

- Kenapa? - Ya...

Ternyata aku salah. Sepertinya kau berteriak.

Kenapa aku berteriak?

Redbeard.

- Aku ingat Redbeard. - Kau ingat?

Ceritakan yang tak kuketahui.

Sentuh kacanya.

Aku memercayaimu.

Percaya penuh kepadamu, sebagai gubernur di sini.

Itu jelas saat permulaannya.

Dia berubah setelah Natal itu.

Seolah-olah kau bangunkan.

Itu tak ada hubungannya. Kau mendapat perintah dan gagal...

- Dengar rekamannya. - Maaf?

Lakukan. Dengar.

- Metode adikku... - Dengar saja.

Kau tak tahu bagaimana aku bisa membantu.

Bawakan istrimu. Aku mau menemuinya.

Aku tak butuh bantuanmu.

Redbeard anjingku.

Aku tahu apa yang terjadi pada Redbeard.

Sherlock. Kau tak tahu apa-apa.

Sentuh kacanya, aku akan mengatakan yang sebenarnya.

Aku akan menyentuhnya juga jika kau takut.

Aku bisa memperbaikinya untukmu, dan langsung kukembalikan.

Seperti baru, aku janji.

Itu saja?

Usulanmu ini tidak, tidak benar.

Semua yang ke sana terpengaruh.

- Diperbudak, katamu? - Ya.

- Satu demi satu? - Ya.

- Dr. Watson, kupikir... - Diam.

- Kau percaya istrimu? - Satu pertanyaan.

Itu suaramu, bukan?

- Kau memercayainya? - Berhentilah mengatakan ini.

Jika Eurus memperbudakmu,

lalu siapa penanggung jawab tahanan ini?

Itu sangat tidak pantas.

Maaf.

- Tidak. - Maaf sekali.

Tidak.

Kau pikir ini sebuah trik.

Kau tampak sangat...

tidak yakin. Kau tak terbiasa dengan itu, ya?

- Itu lebih lazim daripada dugaanmu. - Lihat dirimu.

Orang yang melihat segala sesuatu

adalah orang yang tak menyadari...

saat tak ada yang bisa dilihat.

Kau lihat bagaimana caranya? Aku tahu kau suka penjelasan.

Papan itu, kau menggantungnya.

Dan suaraku? Mikrofon tenggorokan.

Hubungkan aku ke pengeras suara.

Bukankah ini cerdas?

- Sederhana, tapi cerdas. - Transparan.

Kau terus menanyakan bagaimana aku keluar dari sini.

Begini.

Masuk, kalian semua! Cegah aku membunuhnya.

Tidak, tunggu semenit lagi.

Bahaya! Bahaya besar!

- Dr. Watson. - Klingon menyerang lantai bawah.

Juga koboi bertopi hitam.

Darth Vader. Jangan takut.

Aku di sini sekarang.

Kau merindukanku?

Merindukanku?

- Pak Moriarty. - Pak G.

Pak G artinya gubernur. Bahasa jalanan.

Aku bergaul dengan mereka, tahu.

Aku dekat dengan cara itu.

Kau suka anak buahku?

Yang ini lebih berstamina, tapi kurang peduli dengan efek sisa.

Silakan ikut aku.

Cium semua kriminalitas gila itu.

- Ada kanibal di sini? - Ya.

- Berapa? - Tiga.

Bagus.

Orang meninggalkan tubuhnya untuk sains.

Kurasa kanibal akan amat berterima kasih.

HARI NATAL

LIMA TAHUN SEBELUMNYA

Manis sekali, ya?

Silakan duduk.

Aku menulis cerita Natal versiku sendiri sewaktu masih kecil.

Si Keledai Lapar.

Agak keji.

Namun jika kau membaringkan bayi di palungan, itu cari masalah.

- Kau tahu tempat apa ini. - Tentu saja.

Jadi, aku ditahan lagi?

Kau tetap orang yang dicurigai,

namun sebelum melakukan kejahatan, kau tetap bebas.

- Lalu kenapa aku di sini? - Kau hadiah Natal.

Seperti apa?

Di fasilitas ini, ada seorang tahanan yang kemampuan intelektualnya

sering digunakan oleh pemerintah Inggris.

Untuk penjumlahan yang amat sulit, pembagian panjang, begitu?

Dia memprediksikan tanggal persis tiga serangan teroris terakhir

di daratan Inggris setelah satu jam di Twitter.

Hal seperti itu.

Sebagai imbalannya, dia meminta hadiah.

- Tahun lalu biola. - Tahun ini?

Percakapan lima menit tanpa diawasi...

denganmu.

Aku?

Dengan aku?

Dia mengetahui ketertarikanmu terhadap kegiatan adikku.

Jadi...

apa hubungannya dengan Sherlock Holmes?

Apa pun yang akan kau katakan,

aku sudah tahu itu pasti... keren!

Aku hadiah Natal-mu.

Jadi, apa hadiahku?

Redbeard.

Tidak...

Bagaimana keadaanmu?

- Agak bodoh. - Ya, tapi kau berguna.

Sudah menemui kakakmu?

- Ya. - Bagaimana?

Keluarga selalu sulit.

Apa ini waktunya mengeluh?

Ada benarnya.

Kita menelepon seseorang?

Sepertinya.

- Apa yang dia lakukan di sini? - Sesuai perintah.

Eurus memegang kendali.

Tolong aku, kumohon.

Aku di pesawat. Semua orang tidur.

Tolong aku.

Halo. Namaku Jim Moriarty.

Selamat datang di teka-teki terakhir.

- Tenang, dia sudah mati. - Kedengarannya tidak.

Ini pengumuman terekam.

Silakan sapa teman-teman lamaku.

Halo? Aku bisa mendengarmu. Tolong bantu aku.

Aku di pesawat yang akan jatuh.

- Apa ini? Kita tak bisa melakukan ini. - Diamlah.

- Ada orang di sana? - Apa ini permainan?

- Diam. - Tolong bantu aku.

Halo...

Cobalah untuk tetap tenang...

Katakan siapa namamu.

Kutak boleh sebut nama ke orang asing.

Tentu tidak, bagus, tapi aku akan bilang namaku. Aku...

Halo?

Astaga. Sepertinya koneksinya putus.

Bagaimana kau lakukan ini? Bagaimana ini terjadi?

Kau masukkanku kemari, Mycroft.

Kau membawakanku hadiahku.

Hadiah apa?

Pintar Eurus! Bagus!

Bagaimana bisa itu Moriarty?

Dia merekam banyak pesan singkat sebelum meninggal.

Aku suka.

Kalian tahu saudaranya kepala stasiun?

- Kurasa dia selalu iri. - Gadis itu. Di mana dia?

Bisa bicara dengannya lagi?

Anak malang.

Seorang diri di angkasa luas, pesawat besar tanpa tempat mendarat.

Namun di manakah gerangan dia?

Teka-teki cerdas.

Jika kau ingin menerapkan dirimu, bisa kuhubungkan kembali, tapi...

Itu istriku.

Itu istriku!

Ya Tuhan, itu istriku.

Aku akan menembak istri gubernur.

Kumohon, jangan.

Kumohon, bantu dia.

Dalam satu menit...

Dor! Mati.

Jangan lakukan itu.

Kau bisa menghentikanku.

- Bagaimana? - Ada pistol di pintu. Ambillah.

Kau mau menolong istrinya?

Pilih antara Dr. Watson atau Mycroft untuk membunuh Gubernur.

Ya Tuhan.

Tak boleh kau, Sherlock. Kalau ya, tak termasuk. Akan kubunuh dia.

Harus kakakmu atau temanmu.

Kau harus melakukan ini.

Eurus akan membunuhnya.

Tampaknya tak ada pilihan.

Baiklah.

Hitung mundur dimulai...

- Berapa lama? - Tidak.

Hitung mundur itu untukku.

Dengan menahan tenggatnya, aku berikan tekanan emosional

dengan lebih merata jika mungkin.

Tolong berikan indikasi verbal tingkat kegelisahanmu.

Aku tak selalu bisa membacanya dari perilakumu.

Aku tak bisa.

Tidak, ini pembunuhan.

Ini bukan pembunuhan.

Ini menyelamatkan istriku.

Aku sangat fokus pada konflik internal

di mana berstrategi dengan kode moral intuitif besar

sepertinya menciptakan hasil yang tidak intuitif.

Aku tak akan membunuh. Aku tak mau tanganku berdarah.

Ya, bagus sekali, terima kasih.

Kau membunuh istriku.

Tidak.

Baiklah.

John.

Dr. Watson, kau sudah menikah?

- Pernah. - Apa yang terjadi?

Dia meninggal.

Apa yang rela kau berikan agar dia kembali? Jika mungkin.

Kau lakukan untuk menyelamatkannya?

Eurus akan membunuhku.

Tolong selamatkan istriku.

Akan ada upaya rutin untuk menciptakan suasana mendesak.

Tik-tok.

Tik...

Tik-tok...

Siapa namamu?

- David. - Kau yakin, David?

Tentu aku yakin.

Sudah hampir.

Kau mau berdoa?

Dengan Eurus Holmes di dunia, kepada siapa aku berdoa?

Kau orang baik, melakukan hal yang benar.

Kau juga.

Aku akan katakan itu seumur hidup.

Kumohon...

Ya Tuhan.

Aku tahu kau takut, tetapi kau juga harus bangga.

Lakukan saja.

Cepat.

Tik...

Ini sangat bagus, Dr. Watson.

Mestinya kupasangkan kardiograf.

Selamat jalan, David.

Tok... Tik...

Kumohon...

Aku tak bisa. Maaf. Aku tak tega.

Aku tahu, tak apa.

Setop! Tidak, setop.

Maaf.

- Tak apa. - Aku minta maaf.

Ingat aku.

Tidak!

Kau tak apa?

Menarik.

Baiklah. Kau mendapatkan keinginanmu.

- Dia sudah mati. - Mati atau hidup...

sebenarnya tidak menarik, tapi kalian bertiga hebat.

Terima kasih.

Perbuatan kalian tadi,

Dr. Watson khususnya, karena kode moralmu,

karena kau tidak mau tanganmu berdarah,

dua orang mati, alih-alih satu.

Bukan dua orang.

Ya. Maaf.

Tunggu.

Apa keuntungan yang kode moralmu berikan?

Bukankah ujung-ujungnya egois,

agar tangan seseorang bersih dari nyawa orang lain?

Kau tak perlu membunuhnya!

Syarat keselamatannya adalah kau atau Mycroft membunuh suaminya.

Ini eksperimen.

Akan ada kekejian.

Sherlock, ambil pistol itu.

Berikutnya giliranmu. Saat aku menyuruhmu memakainya,

ingat apa yang terjadi kali ini.

Kalau aku tak mau pistol?

Pistol itu ditujukan sebagai pengampunan.

- Untuk siapa? - Kau.

- Caranya? - Jika orang lain harus mati,

kau mau membunuhnya dengan tangan kosong?

Itu membuang waktu.

Ambil saja.

Pelurunya sisa satu.

Kau cuma butuh satu.

Namun kau akan membutuhkannya.

Silakan... lewatlah.

Ada beberapa tugas untukmu dan anak di pesawat yang ketakutan.

- Hadiah? - Ya.

Sebuah biola.

Sebagai imbalan?

Dia sangat cerdas.

Aku mulai berpikir kau tak cerdas.

Ayo semua! Naik.

Pasti dia meredekorasi.

- Apa diperbolehkan? - Dia ambil alih tempat ini.

Banyak yang harus kita cemaskan selain skema warnanya.

Belum kering. Baru.

Itu keuntungan kita.

Sebagai pendorong kerja samamu yang terus berlanjut,

kini aku menghubungkanmu.

Kencangkan sabuk keselamatanmu. Ini malam yang penuh guncangan.

- Kau masih di sana? - Ya. Halo.

Halo, kami masih di sini. Bisa dengar?

- Ya. - Semua akan baik-baik saja.

Kau hanya perlu mengatakan di mana lokasimu.

- Di luar, siang atau malam? - Malam.

Itu mengurangi separuh planet.

- Kau naik pesawat apa? - Aku tak tahu.

- Besar atau kecil? - Besar.

Banyak orang?

Banyak sekali, tapi semua tidur. Kutak bisa bangunkan.

Kau berangkat dari mana?

Pengemudinya juga tidur.

Aku mengerti, tapi...

kau dari mana? Dari mana pesawatnya berangkat?

Nenekku.

Kau mau ke mana?

- Rumah. - Maksudku bandara mana?

Cukup untuk sekarang!

Saatnya permainan baru.

Lihat meja di depanmu.

Buka amplopnya jika kau mau bicara dengan anak itu lagi.

Usahakan waktu meneleponmu!

- Ini tak manusiawi. Ini gila. - Mycroft, kami tahu.

Enam bulan lalu, Evans dibunuh, tak terpecahkan, kecuali olehku.

Dia ditembak dari jarak 300 meter dengan senapan ini.

Jika polisi punya otak,

mereka akan tahu ada tiga tersangka, semua bersaudara.

Nathan Garrideb, Alex Garrideb, dan Howard Garrideb.

Ketiga foto ini terbaru, tapi yang mana...

Tarik pelatuknya, Sherlock? Yang mana?

Apa ini? Kita harus memecahkan ini, berdasarkan apa?

Ini, ini yang kita punya.

Tolong manfaatkan temanmu, Sherlock.

Aku mau melihatmu berinteraksi dengan orang dekatmu.

Kau mungkin harus memilih mana yang harus dipertahankan.

Bagaimana menurutmu?

Aku diminta membuktikan kegunaanku?

Ya, kurasa begitu.

Aku tidak mau dimanipulasi begini.

Baik. John.

John!

Ya, kurasa aku pernah melihat ini. Ini senapan bison.

Tahun 1940-an. Pembidik kuno. Tidak ada bidik silang.

Kacamata.

Nathan memakai kacamata.

Evans ditembak dari 300 meter.

Sentakan senapan sekaliber ini...

pasti sangat kuat.

Tak ada goresan atau bekas luka.

Bukan Nathan. Berikutnya?

Bagus, Dr. Watson! Berguna sekali kau.

Apa kau curiga kita dibuat bersaing?

Kita tidak bersaing. Ada pesawat yang akan jatuh.

Kita mencoba menyelamatkan anak itu.

Hari ini kita harus jadi tentara.

Tentara. Itu artinya masa bodoh apa yang terjadi pada kita.

Prioritasmu memberimu pujian.

Prioritasku baru membuat wanita terbunuh.

Sepemahamanku, Sherlock, kau berusaha menekan emosimu

untuk menajamkan rasiomu.

Aku mau melihat cara kerjanya.

Jika kau tak keberatan,

aku akan memberikan konteks terhadap kesimpulanmu.

Ya Tuhan!

Kedua Garrideb bekerja sebagai penjaga,

jadi, menangkap yang ketiga tidak terlalu sulit.

Setelah menjatuhkan vonismu, beri tahu aku,

dan keadilan akan ditegakkan.

- Keadilan. - Apa yang kau lakukan?

Pembebasan lebih awal.

Kau akan menjatuhkan ke laut.

Tenggelam atau berenang.

- Mereka terikat! - Ya! Sekarang ada konteks.

Silakan lanjutkan kesimpulanmu.

Sekarang aku fokus pada perbedaan

akibat konsekuensi tertentu pada kapasitas mentalmu.

Kenapa kami peduli?

Bagaimana jika kami tidak sudi mengikuti permainanmu, Dik?

Aku telah, jika kau ingat, memberi kalian motivasi.

Kami menembus awan. Seperti benang wol.

Bagus. Ceritakan lebih banyak tentang pesawat itu.

Kenapa ibuku tidak bangun?

Pasti satu dari dua orang ini. Howard...

Howard seorang pemabuk.

Pucatnya kulitnya, kutil gin di hidung merahnya.

Dan ketakutan, delirium tremens parah.

Mustahil dia menembak dari jarak 300 meter.

Sisa Alex.

Bekas di pelipisnya menunjukkan dia sering memakai kacamata.

Kerutan tunjukkan lamanya dia membidik.

Dia rabun dekat, atau pernah.

Operasi laser terbarunya menutupinya.

- Operasi? - Lihat bajunya. Dia berusaha.

- Bagus sekali. - Hebat.

Dia berikan diri perspektif, setelah tak pakai kacamata.

Bahkan gelapkan kulitnya.

Namun dia belum terbiasa dengan ritual perawatan baru.

Ketahuan dari kuku dan rambut di telinganya.

Tampilan luarnya saja.

Dia normalkan mata, tangannya mantap.

Dia menarik pelatuk, dia pembunuh Evans.

Kau siap menghukum si tahanan?

- Sherlock, kita tidak bisa. - Pesawat, ingat?

Sherlock, kau siap?

Alex.

Katakan.

Hukum dia.

Hukum dia dengan mengetahui apa yang akan menimpanya.

Aku menghukum Alex Garrideb.

Awas jarak.

Selamat, tebakanmu benar.

Sekarang masuki pintunya.

Kau menjatuhkan dua lainnya, kenapa?

- Menarik. - Kenapa?

Adakah perbedaannya,

membunuh orang tak bersalah alih-alih yang bersalah?

Mari lihat.

Kereta telah meninggalkan stasiun.

Tidak. Rasanya sama saja.

John, jangan biarkan dia mengalihkanmu.

- Mengalihkan... - Tentara hari ini.

Semenit lagi di telepon.

- Ketakutan. Aku sangat ketakutan. - Jangan cemas.

Waktuku tidak lama.

Tolong katakan apa yang bisa kau lihat di luar pesawat.

Laut saja. Aku bisa melihat laut.

- Ada kapal di sana? - Tidak ada.

Aku melihat cahaya di kejauhan.

- Sebuah kota? - Kurasa begitu.

Dia akan terbang melintasi kota di pesawat tanpa pilot.

- Kita harus membimbingnya. - Apa?

- Halo, kau masih di sana? - Ya, beri kami waktu.

Jauhkan pesawat itu dari daratan, area berpopulasi mana pun.

- Ia harus jatuh di laut. - Lalu anak itu?

Jelas, Dr. Watson, dia yang harus menjatuhkannya.

Kita bisa membantunya mendarat.

Jika gagal, dia jatuh di sebuah kota.

Berapa yang akan mati?

Bagaimana caranya?

Kita harus memberinya harapan.

Benarkah tak ada yang bisa membantu di sana?

Kau sudah periksa?

Semuanya tidur.

- Bisakah kau membantuku? - Kami akan berusaha.

Aku takut. Aku sangat takut.

Tenanglah, aku...

Kembali ke masalah kita.

Peti mati.

Teka-teki, seseorang akan mati.

Ia akan menjadi sebuah tragedi. Banyak hari belum dijalani.

Banyak kata tak terucap.

Dan seterusnya...

Ya. Ini, asumsiku, adalah peti matinya.

Peti mati siapa, Sherlock?

Silakan, buat kesimpulanmu.

Aku akan menerapkan konteks sesaat lagi.

Melihat ruang kepalanya yang sempit,

menurutku peti mati ini untuk orang setinggi 163 cm.

- Mungkin wanita. - Bukan anak.

Peti mati anak lebih mahal.

Ini harganya lebih murah, walau,

masih yang terbaik.

Malam kesepian di Google.

Ini pilihan praktis informatif.

Keseimbangan probabilitas menunjukkan ini wanita lajang

yang jauh dari kerabatnya.

Itu dari pilihan ekonominya.

Tahu proses kematiannya,

tapi tidak sentimental dengan pembuangan.

- Lapisan dalamnya... - Bagus, Sherlock.

atau kita bisa melihat nama di tutupnya.

Tapi itu bukan nama.

Ini untuk seseorang yang mencintai seseorang.

Ini untuk orang yang mencintai Sherlock. Ini tentangmu. Semua ini.

Siapa yang mencintaimu?

Asumsiku tidak banyak.

- Irene Adler. - Jangan konyol.

Lihat peti matinya.

Lajang, praktis soal kematian.

Sendirian.

- Molly. - Molly Hooper.

Dia aman untuk saat ini.

Apartemennya akan meledak dalam tiga menit,

kecuali aku mendengar kode rilis dari mulutnya.

Aku meneleponnya di ponselmu, Sherlock.

- Buat dia mengatakannya. - Apa?

Jelas, Sherly.

- Tidak. - Ya.

AKU MENCINTAIMU

Satu batasan penting.

Kau tak boleh menyebutkan bahwa nyawanya terancam.

Kau tak boleh menyatakan ada bentuk krisis apa pun.

Jika ya, aku akan mengakhiri sesi ini dan hidupnya. Paham?

Tik-tok...

SHERLOCK

Sedang apa dia?

Membuat teh.

Kenapa tak dijawab?

Kau tak pernah jawab.

Ya, tapi aku yang telepon.

Hai, ini Molly di pusat kematian kota.

Tinggalkan pesan.

Baiklah.

Sekali lagi.

Ayo, Molly. Jawab. Jawab saja.

Halo, Sherlock.

Apa ini mendesak? Hariku buruk.

Molly, aku cuma mau kau melakukan hal mudah untukku tanpa bertanya.

Astaga, apa ini permainan bodohmu?

Tidak, ini bukan permainan.

Aku butuh bantuanmu.

- Tapi aku tidak di lab. - Bukan itu.

Kalau begitu, cepat.

Sherlock...

Apa? Apa maumu?

Tik-tok...

Molly, kumohon, tanpa bertanya, ucapkan kata-kata ini.

Kata-kata apa?

"Aku mencintaimu."

- Jangan ganggu aku. - Molly, jangan tutup.

- Jangan putuskan. - Tenang, Sherlock,

atau kuhabisi dia sekarang.

Kenapa kau melakukan ini? Kenapa kau mengejekku?

Kumohon, dengarkan aku.

Lebih lembut, Sherlock.

Molly, ini untuk sebuah kasus.

Ini semacam eksperimen.

Aku bukan eksperimen, Sherlock.

Ya, kau bukan eksperimen. Kau temanku.

Kita teman, tapi...

kumohon, katakan itu untukku.

Kumohon jangan lakukan ini. Pokoknya... jangan.

Ini sangat penting. Aku tak bisa bilang alasannya.

Aku janji, ini penting.

Aku tak bisa mengatakannya. Tidak kepadamu.

Tentu bisa. Kenapa tidak?

- Kau tahu alasannya. - Tidak, aku tak tahu.

Tentu kau tahu.

Tik-tok...

Kumohon, katakan saja.

Aku tak bisa.

Tidak kepadamu.

Kenapa?

Karena... itu benar.

Karena itu benar, Sherlock.

Itu selalu benar.

Jika itu benar, katakanlah.

- Bajingan. - Katakan saja.

Katakan. Ayo. Katakan lebih dahulu.

- Apa? - Katakan.

Katakan dengan sungguh.

Tiga puluh detik lagi.

Aku...

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu.

Molly.

Molly, kumohon.

Aku mencintaimu.

- Sherlock, betapa pun sulitnya itu... - Eurus, aku menang.

Sportif. Anak di pesawat.

Aku harus bicara dengannya.

Aku menang. Aku menyelamatkan Molly Hooper.

Menyelamatkannya?

Dari apa? Berpikirlah.

Tak ada peledak di rumah mungilnya.

Mana mungkin aku seceroboh itu?

Kau tidak menang.

Kau kalah. Lihat perbuatanmu padanya.

Lihat perbuatanmu itu.

Semua emosi rumit itu. Aku tak bisa menghitungnya.

Konteks emosional, Sherlock.

Ia selalu menghancurkanmu.

Tolong, kendalikan dirimu.

Kondisimu harus prima. Yang berikutnya tak mudah.

Sesuai waktumu.

Sherlock.

Tidak!

Aku tahu ini sulit, dan aku tahu kau disiksa,

tapi kau harus kuat.

Ini bukan siksaan, ini pembedahan hidup-hidup.

Kita mengalami sains dari perspektif tikus lab.

- Tentara. - Tentara.

Tik-tok. Tunjukkan tiketnya.

Hei, Kak, aku tak mau mengeluh, tapi yang ini kosong.

Ada apa? Kau kehabisan ide?

Tidak kosong, Sherlock. Kau masih bawa pistolnya, 'kan?

Aku bilang kau membutuhkannya, karena ini permainan dua orang.

Cuma dua yang melanjutkan dari sini. Pilihanmu.

Saatnya memutuskan.

Kau paling butuh bantuan siapa?

John atau Mycroft? Ini babak eliminasi.

Pilih yang satu dan bunuh yang lain.

Kau harus memilih keluarga atau teman. Mycroft atau John Watson.

Tik...

Eurus, cukup!

Belum, tapi sudah mendekati.

Ingat, ada pesawat di angkasa dan ia tak akan mendarat.

- Yah... - Apa?

Kita tak akan membahasnya, 'kan?

Maaf, Dr. Watson. Kau hebat dalam banyak hal.

Ucapkan perpisahan dan tembak dia.

- Tembak dia. - Apa?

Tembak Dr. Watson.

Tak ada pertanyaan siapa yang melanjutkan dari sini. Kita.

Kau dan aku.

Yang menanti kita butuh pikiran, Sherlock.

Bukan sentimen. Jangan tambah deritanya. Tembak dia.

Apa aku bisa bicara?

Hari ini kita tentara. Tentara mati untuk negaranya.

Maaf, Dr. Watson, hak istimewa itu kini milikmu.

Sial. Dia benar.

Dia memang benar.

Cepat. Tak perlu menambah penderitaannya.

Selesaikan agar kita bisa bekerja.

Astaga!

Mestinya aku menduga ini.

Menyedihkan. Kau selalu yang lamban.

Si idiot. Karena itulah aku selalu membencimu.

Kau mempermalukan kita. Kau mempermalukan nama keluarga.

Untuk sekali dalam hidupmu, lakukan hal yang benar.

Akhirilah penderitaan pria bodoh ini.

- Tembak dia. - Hentikan.

Lihat dia. Siapa dia? Tidak lebih dari pengganggu,

orang biasa yang bisa kau buat terkesan,

untuk kau pukau dengan kecerdasanmu.

- Ada yang lain. - Demi Tuhan, hentikanlah.

Kenapa?

Karena bahkan Lady Bracknell-mu jauh lebih meyakinkan.

Abaikan semua ucapannya, dia bersikap baik.

Dia berusaha memudahkanku untuk membunuhnya.

Karena itu, ini akan jauh lebih sulit.

Kau bilang suka Lady Bracknell-ku.

Sherlock, jangan.

Ini keputusanmu, Dr. Watson.

Tapi jangan di wajahku. Kumohon.

Aku sudah menjanjikan otakku kepada Royal Society.

Di mana saranmu?

Kurasa ada jantung di dalam tubuhku.

Kurasa ia bukan target yang baik, tapi bagaimana kalau kita coba?

Aku tak mengizinkan ini.

Ini kesalahanku.

- Moriarty. - Moriarty.

Hadiah Natal-nya.

Percakapan lima menit dengan Jim Moriarty lima tahun lalu.

Apa yang mereka bahas?

Percakapan lima menit...

tanpa diawasi.

Selamat tinggal, adikku.

Tanpa bunga...

itu permintaanku.

Jim Moriarty pikir kau akan membuat pilihan ini.

Dia sangat senang.

Di sinilah kita, di akhir permainan.

Holmes membunuh Holmes.

Di sinilah aku pamit.

Lima menit.

Dia cuma butuh lima menit untuk melakukan ini kepada kita.

Tidak dalam pengawasanku.

Apa yang kau lakukan?

Barusan, pria sangat pemberani meminta untuk dikenang.

Aku mengenang sang gubernur.

Sepuluh.

Tidak, Sherlock.

Sembilan.

- Delapan. - Tidak bisa.

- Tujuh. - Kau belum tahu soal Redbeard.

- Enam. - Sherlock!

- Lima. - Sherlock, berhenti sekarang juga!

Empat.

Tiga.

Dua...

Halo?

Halo, kau masih di sana?

Ya. Aku masih di sini. Aku di sini.

Tadi kau menghilang. Kau bilang mau membantu lalu pergi.

Ya, aku tahu. Aku minta maaf. Pasti sambungannya terputus.

Sudah berapa lama aku diam?

Berjam-jam.

Kenapa orang dewasa tidak jujur?

Tidak, aku jujur. Kau bisa memercayaiku.

- Kau ke mana tadi? - Aku tidak tahu.

Dengarkan aku. Kau harus sangat berani untukku.

Bisakah kau ke bagian depan pesawat? Bisa?

- Di depan? - Ya. Benar. Di depan.

- Maksudmu di tempat pengemudinya? - Ya.

Baik, aku ke sana.

- Kau sudah di sana? - Ya.

- John? - Ya.

Di mana kau?

Entahlah. Aku baru sadar. Kau di mana?

Aku di sel lain. Baru bicara dengan anak itu lagi.

- Kita pingsan lama. - Dia masih di atas?

Ya. Pesawat akan terus terbang sampai kehabisan bahan bakar.

- Apa Mycroft bersamamu? - Entahlah.

Kutak bisalihat apa-apa. Mycroft?

Mycroft?

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Baik. Terus periksa.

Katakan apa pun tentang tempatmu.

Dindingnya kasar. Kurasa ini batu karang.

Kau berdiri di mana?

Kurasa bebatuan.

Dengar, ada air setinggi 60 cm.

Rantai.

Ya, kakiku dirantai.

Aku bisa merasakan sesuatu.

Tulang, Sherlock.

- Ada tulang belulang di sini. - Tulang apa?

Entahlah, kecil.

Redbeard.

Siapa Redbeard?

Halo. Kau sudah di bagian depan pesawat?

Ya, aku belum bisa bangunkan pengemudinya.

Tak apa. Apa yang bisa kau lihat?

Aku bisa melihat sungai. Ada sebuah roda besar.

Baiklah. Kau dan aku akan mengemudikan pesawat ini bersama-sama.

Hanya kau dan aku.

- Kita? - Ya, tidak sulit.

Kita cuma perlu menghubungi orang-orang di darat.

Nah... bisakah kau melihat sesuatu yang mirip radio?

- Tidak. - Tak apa.

Teruslah mencari. Waktu kita banyak.

- Ada apa? - Pesawatnya goncang.

Itu hanya turbulensi.

Tak perlu cemas.

Telingaku sakit.

Apa sungainya tampak mendekat?

- Sedikit. - Baiklah.

- Artinya kau sudah dekat rumah. - Sherlock?

Aku di dalam sumur.

Di sanalah aku. Di dasar sumur.

Kenapa ada sumur di Sherrinford?

Kenapa ada aliran udara?

Tembok tidak berkontraksi setelah dicat.

Tidak jika asli.

Aku di rumah. Musgrave Hall.

Aku dan Jim Moriarty sangat cocok seperti rumah terbakar,

dan itu mengingatkanku akan rumah.

Ini hanya bangunan tua. Aku tak peduli. Pesawat itu. Katakan sekarang!

Jim yang manis. Dia tidak pernah tertarik untuk hidup.

Apalagi jika bisa membuat masalah setelah mati.

Ya. Masih tidak tertarik. Pesawat!

Kau tahu dia akan membalas dendam. Pembalasannya ternyata aku.

Izinkan aku bicara dengan anak itu

dan aku akan memainkan apa pun.

Pertama, cari Redbeard.

Aku mengalirkan airnya sekarang.

Kau tak mau aku menenggelamkan hewan piaraanmu lagi, 'kan?

Akhirnya, Sherlock Holmes,

saatnya memecahkan Musgrave Ritual.

Kasus pertamamu,

dan teka-teki terakhirmu.

- Dadah. - Sherlock!

Aku yang tersesat Oh, siapa yang akan menemukanku?

Sherlock!

Jauh di bawah Pohon beech tua itu

Tolong, bantu aku Angin timur bertiup

John. John?

Bisa dengar aku, John?

Tolong aku. Tolong aku, kumohon.

Sherlock!

- John? - Ya, di sini banjir.

Sumurnya banjir.

Berusaha selama mungkin untuk tidak tenggelam.

Apa?

Aku akan temukan. Aku sedang mencarimu.

Tolong bergegaslah. Waktuku tak banyak.

Pesawatnya menukik.

Seluruh pesawat!

Oh, siapa yang akan menemukanku?

Jauh di bawah Pohon beech tua itu

- Tiga... - Eurus...

katamu jawabannya di sebuah lagu, aku mengingatnya,

bait demi bait, waktu itu, dan tak menemukan apa pun.

Aku tak menemukan apa pun.

Ada pohon beech di padang dan aku terus menggali...

Enam belas kaki kali enam, enam puluh meter, 16 meter,

dan tidak kutemukan apa-apa.

Tak seorang pun!

Sherlock?

Itu teka-teki yang cerdas, bukan?

Jadi, kenapa kau tak berhasil memecahkannya?

Sherlock? Kau harus tahu sesuatu.

Konteks emosional.

Dan ini dia.

Sherlock?

Tulang yang kutemukan...

Ya? Itu tulang anjing, itu Redbeard.

Mycroft selama ini membohongimu,

kita berdua.

Ini bukan tulang anjing.

Ingat alergi Ayah? Dia alergi apa?

Apa yang tak dia izinkan kau pelihara walau kau memohon?

Dia tak pernah mengizinkanmu memelihara anjing.

Ayo, Redbeard!

Memori kecilmu yang aneh, Sherlock.

Kau marah, jadi, kau menuturkan kisah yang lebih baik untuk dirimu.

Namun kita tak pernah punya anjing.

Victor.

Kini kau ingat.

Victor Trevor.

Kita main perompak.

Aku Yellowbeard dan dia...

dia Redbeard.

Kalian tak terpisahkan.

Tapi aku juga mau bermain.

Ya Tuhan.

Apa...

Apa yang kau lakukan?

Aku yang tersesat

Oh, siapa yang akan menemukanku?

Jauh di bawah Pohon beech tua itu

Kumohon, keluarkan aku. Kumohon, tolong aku. Kumohon!

Ayo, Redbeard!

Victor.

Perairan dalam, Sherlock, seumur hidupmu, di semua mimpimu.

Perairan dalam.

Kau membunuhnya.

Kau membunuh sahabatku.

Aku tak pernah punya sahabat.

Aku tak punya siapa-siapa.

Bermainlah denganku, Sherlock. Bermainlah denganku.

Tak seorang pun.

Tak seorang pun.

NEMO, KATA BENDA LATIN, TIDAK SEORANG PUN

Tak seorang pun.

Baiklah.

Mari kita bermain.

Halo, kau di sana?

Aku butuh bantuanmu. Ayo pecahkan teka-teki.

- Bagaimana dengan pesawatku? - Ini akan menyelamatkanmu.

Tanggal yang salah.

Dia memakai tanggal yang salah

sebagai kunci sandi, sandi adalah lagu itu.

Apa ini sangat relevan?

Ya. Aku segera ke sana.

- Cahaya makin dekat. - Tenang. Aku berpikir.

Mari jumlahkan kata-kata lagunya.

Susun ulang kata-kata itu untuk dicocokkan dengan urutan nisan...

TANPA KASIH SAYANGMU SELAMATKAN JIWAKU

"Aku tersesat.

Bantu aku, Saudaraku.

Selamatkan hidupku

sebelum kehancuranku.

Aku tersesat

tanpa kasih sayangmu.

Selamatkan jiwaku.

Cari kamarku."

CARI KAMARKU

Ya Tuhan!

Kami akan jatuh! Kami akan mati!

Sudah waktunya kau beri tahu namamu.

Aku tak boleh katakan pada orang asing.

Tapi aku bukan orang asing.

Aku saudaramu.

Aku di sini, Eurus.

Kau main denganku, Sherlock.

Mainkan permainannya.

Permainan itu. Ya, aku paham sekarang.

Lagu itu tak pernah jadi penunjuk arah.

Aku di pesawat. Aku akan jatuh.

Dan kau akan menyelamatkanku.

Betapa cerdas dirimu.

Pikiranmu telah menciptakan metafora sempurna.

Kau jauh di atas kami, sendirian di langit,

dan kau memahami semuanya, kecuali cara mendarat.

Aku ini bodoh.

Tapi aku di darat.

- Aku bisa membawamu pulang. - Tidak.

Tidak.

- Sudah terlambat. - Tidak. Belum terlambat.

Setiap kali aku menutup mataku, aku di pesawat itu.

Aku tersesat.

Tersesat di angkasa, dan...

Tak seorang pun bisa mendengarku.

Buka matamu.

Aku di sini.

Kau tak tersesat lagi.

Sudah...

Kau hanya...

Kau hanya salah arah sebelumnya, itu saja.

Kali ini, perbaiki.

Katakan cara menyelamatkan temanku.

Eurus.

Bantu aku selamatkan John Watson.

Tolong.

Aku baru bicara dengan kakakmu.

- Bagaimana dia? - Agak terguncang, itu saja.

Eurus tak menyakitinya. Dia cuma kurung Mycroft di sel lamanya.

- Orang menuai yang ditaburnya. - Permisi.

Pastikan Mycroft diperhatikan.

Dia tak sekuat dugaannya.

Ya, akan kupastikan.

Terima kasih, Greg.

Pete, helikopter siap?

Mari kita pindahkan dia.

Dia orangnya, Pak?

- Sherlock Holmes? - Kau penggemarnya?

Dia orang hebat, Pak.

Tidak, dia lebih dari itu.

Dia bagus.

- Kau baik-baik saja. - Aku bilang akan bawa pulang.

Aku tak bisa, 'kan?

Kau sudah memberikan apa yang dia cari.

Konteks.

Apa itu bagus?

Tak bagus, tak buruk. Itu...

Begitulah adanya.

Hidup! Selama ini?

Bagaimana mungkin?

Yang Paman Rudi mulai,

kupikir sebaiknya dilanjutkan.

Aku tak menanyakan caranya, idiot! Aku bertanya kenapa kau tega?

Aku berusaha bersikap baik.

Baik?

Baik?

Kau memberitahukan bahwa putri kami sudah meninggal.

Lebih baik itu...

daripada memberitahukan jadi apa dia.

Maaf.

Jadi apa pun dia,

apa pun dia sekarang, Mycroft, dia tetap putri kami.

Dan adikku.

Mestinya kau lebih baik.

Dia sudah berusaha.

Kalau begitu, dia sangat terbatas.

Di mana dia?

Kembali di Sherrinford, aman kali ini.

Banyak orang meninggal.

Tak diragukan, dia akan membunuh lagi jika mendapat kesempatan.

Tak ada kemungkinan dia bisa bebas.

Kapan kami bisa menemuinya?

Tak ada gunanya.

Beraninya kau bilang begitu!

Dia tak mau bicara.

Dia tak mau berkomunikasi dengan siapa pun.

Dia sudah melampaui kita.

Tidak ada kata yang bisa menjangkaunya sekarang.

Sherlock?

Bagaimana?

Kau anak yang paling dewasa.

Bagaimana sekarang?

Ya, sebaiknya kau kemari.

RINDU KAU

N.B.

Aku kenal kalian berdua.

Dan jika aku pergi, aku tahu kalian bisa jadi apa.

Karena aku mengenal diri kalian yang sebenarnya.

Pemadat yang memecahkan kejahatan agar bisa teler.

Dan dokter yang tak pernah pulang dari peperangan.

Kalian mau mendengarkanku? Siapa pun kalian, tak penting.

Ini tentang legenda itu,

kisah-kisah itu,

semua petualangan itu.

Ada perlindungan terakhir bagi mereka yang putus asa,

yang tak disayangi,

yang dianiaya.

Ada sebuah pengadilan banding terakhir untuk semua orang.

Saat hidup menjadi terlalu aneh,

terlalu mustahil,

terlalu menakutkan,

selalu ada satu pengharapan terakhir.

Saat yang lain gagal, ada dua pria duduk, berdebat di apartemen berantakan,

seolah-olah mereka selalu di sana dan akan selalu di sana.

Orang-orang terbaik dan terbijak yang pernah kukenal,

pria-pria Baker Street-ku.

Sherlock Holmes dan Dr. Watson.

Terjemahan subtitel oleh Christy Sugiarto

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.