All language subtitles for E1-A Scandal in Belgravia_@almondciblak

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

- Kau siapa? - Jim Moriarty.

SEBELUMNYA

Dah.

Kriminal konsultan.

Aku suka ini. Permainan kecil kita ini.

- Orang sudah mati. - Itu yang dilakukan orang!

Kau akan kuhentikan.

Jika kau tak berhenti mengorek,

aku akan membakarmu

Aku akan membakarmu habis.

Sampai ketemu nanti.

Tidak akan.

Maaf, bung.

Aku bisa berubah-ubah.

Itu kelemahanku, tapi biar adil bagiku sendiri,

cuma itu kelemahanku.

Kau tak bisa dibiarkan terus.

Kau tak bisa.

Aku akan coba meyakinkanmu, tapi...

tapi apa pun yang mau kukatakan sudah melintas benakmu.

Mungkin jawabanku sudah melintasimu.

Boleh aku jawab?

Silakan.

Kau punya sisa hidupmu.

Halo?

BAGIAN DALAM

Ya, tentu saja. Kau mau apa?

- Maaf. - Oh, tak apa.

Katakan lagi!

Katakan lagi dan ketahui jika kau bohong padaku,

kau akan kutemukan dan akan kukuliti.

Tunggu.

Maaf...

hari yang salah untuk mati.

Ada tawaran lebih baik?

Kau akan aku hubungi, Sherlock.

Jadi, jika kau punya yang kau bilang, aku akan membuatmu kaya.

Jika tidak,

kau akan kujadikan sepatu.

Apa yang terjadi di sana?

Seseorang berubah pikiran.

Pertanyaannya...

siapa?

Sekarang, kau sudah durjana, Yang Mulia?

Ya, Nona Adler.

SKANDAL DI BELGRAVIA

BLOG PRIBADI Dr. John H. Watson 30 Mei

Hidup terus berjalan Saatnya buat catatan.

- Kau ketik apa? - Blog.

- Tentang? - Kita.

- Maksudmu aku. - Kenapa?

Kau mengetik banyak.

Baiklah. Jadi, apa kasus kita?

Istriku tampaknya banyak menghabiskan waktu di kantor.

Membosankan.

Aku pikir suamiku selingkuh.

Ya.

Dia bukan bibiku yang sebenarnya.

Dia sudah ditukar.

Aku tahu itu.

- Aku tahu abu manusia. - Pergi.

Kami siap tawarkan uang yang kau sebutkan

- untuk memperoleh berkas ini. - Membosankan.

Kami punya situs.

Menjelaskan arti sebenarnya buku komik.

karena orang tak memahaminya.

Tapi semua cerita komik mulai jadi nyata.

Oh, menarik.

BLOG PRIBADI Dr. John H. Watson

"Penerjemah Kutu Buku," apa itu?

- Itu judulnya. - Kenapa perlu judul?

Penerjemah Kutu Buku Tiga pemuda ke Jl. Baker

Ada yang sungguh baca blogmu?

- Menurutmu klien kita dari mana? - Situs webku?

Di mana kau membahas 240 jenis abu rokok.

Tak ada yang baca situsmu.

Baiklah, rambut dicat pirang, penyebab kematian tak jelas

kecuali bercak ini, apa pun itu.

Oh, demi Tuhan.

- Apa? - "Pirang Berbercak"?

Kami tak diizinkan lihat Kakek saat dia meninggal.

- Karena dia pergi surga? - Orang mati tak pergi surga.

Mereka dibawa ke kamar khusus dan dibakar.

Sherlock.

Ada kecelakaan pesawat di Düsseldorf kemarin.

- Semua mati. - Dicurigai bom teroris.

- Kami nonton berita. - Kau matikan karena bosan.

Menurut detail penerbangan, pria ini naik ke pesawat.

Dia punya potongan pas naiknya,

serbet dari pesawat, bahkan biskuit khususnya.

Ini paspornya, distempel di bandara Berlin.

Dia seharusnya mati dalam kecelakaan di Jerman kemarin,

tapi malah di bagasi mobil di Southwark.

Beruntung lolos.

- Ada ide? - Delapan sejauh ini.

Baik, empat ide.

Mungkin dua ide.

Sherlock Holmes Bingung

Jangan sebut yang tak terpecahkan.

Orang mau tahu kau manusia.

- Kenapa? - Mereka tertarik.

Kenapa mereka tertarik?

Lihatlah.

Seribu delapan ratus sembilan lima.

- Apa? - Aku set ulang semalam.

Blog ini dikunjungi hampir 2000 kali dalam delapan jam.

Ini penghidupanmu, Sherlock,

bukan 240 jenis abu rokok yang berbeda.

Dua ratus empat puluh tiga.

Jadi, apa yang ini?

Pembunuh Pusar?

Perawatan Pusar?

- Ada banyak pers di luar. - Mereka takkan tertarik pada kita.

Ya, itu sebelum kau jadi fenomena internet.

Beberapa dari mereka khusus mau foto kalian berdua.

Demi Tuhan.

John.

Tutupi mukamu dan jalan cepat.

Tetap bagus untuk citra publik,

kasus besar seperti ini.

Aku detektif swasta. Citra publik yang terakhir kubutuhkan.

Detektif web

Sherlock & John Blogger Detektif

NASIONAL Sherlock Holmes: fenomena net

Halo. Saatnya telah tiba, betul kan?

JALAN BAKER W1 WESTMINSTER

Ya ampun. Jempol?

Pintunya...

Pintunya...

Nak! Kau dapat satu lagi!

Ceritakan dari awal. Jangan membosankan.

14 JAM SEBELUMNYA

Hai! Kau baik?

Maaf!

Kau baik saja?

Pak, telepon untukmu.

Carter.

Sudah dengar Sherlock Holmes?

- Siapa? - Kau akan bertemu dia.

Ini kasusmu. Terserah padamu.

Ini cuma saran teman, tapi beri Shelock lima menit

di TKP dan dengarkan semua yang dia katakan.

Dan sebisa mungkin,

coba untuk tak memukulnya.

Baik. Pak, pria ini bilang ia perlu bicara denganmu.

Ya, aku tahu. Sherlock Holmes.

John Watson. Bapak punya Wi-Fi?

Kau sadar ini sedikit memalukan?

Tak apa. Aku baik.

Sekarang, tunjukkan sungainya.

Tak begitu berarti bagimu.

Ini skornya enam.

Aku tak perlu meninggalkan flat bila kurang dari tujuh. Kita sepakat.

Sekarang, mundur,

tunjukkan rumputnya.

- Kapan kita sepakati itu? - Kemarin. Berhenti.

Lebih dekat.

Aku tak di rumah kemarin. Aku di Dublin.

Bukan salahku kau tak mendengarkan.

Diam!

Kau terus bicara saat aku pergi?

Entah. Berapa sering kau pergi?

Tunjukkan mobil yang meletus.

Di sana.

Itu yang mengeluarkan suara, ya?

Ya, jika kau pikir suara tembakan,

tidak ada.

Dia tidak ditembak. Dia dibunuh dengan satu pukulan

di belakang kepala pakai alat tumpul,

yang secara ajaib lenyap, bersama pembunuhnya.

Ini pasti delapan, setidaknya.

Dua menit lagi. Mereka mau informasi pengemudi.

Lupakan dia. Dia idiot. Kenapa lagi pikir dia tersangka?

Menurutku dia tersangka.

- Biar aku bicara. - Ada tombol bisu dan akan kugunakan.

- Agak naik! Aku tak bicara dari bawah. - Baik. Ambilah.

Setelah pergi ke lokasi terpencil dan lakukan kejahatan

tanpa saksi, kenapa kontak polisi dan detektif? Ikut aturan?

Dia coba sok pintar. Terlalu percaya diri.

Kau lihat dia?

Amat gembrot, mulut bau tak ditutupi, bujang hidup sendiri.

Pencandu internet porno,

pola napas sakit jantung tak diobati,

minder, IQ kecil, harapan hidup terbatas,

dan kau pikir dia dalang kriminal?

- Jangan khawatir, ini cuma bodoh. - Kau bilang apa? Jantung apa?

Pergi ke sungai.

Ada apa di sungai?

- Pergi dan lihat. - Sherlock.

- Kau tak jawab bel pintumu. - Kamarnya di belakang.

- Ambilkan baju. - Kau siapa?

Maaf, Tn. Holmes.

- Ada apa? - Kau ikut kami.

Dia hilang. Aku tak tahu apa--

- Dr. Watson. - Ya.

- Untukmu. - Baik, makasih.

Tidak Pak, helikopternya

Tn. Holmes, ke mana kau akan pergi, kau perlu pakai baju.

JAS: £700

TAK BERSENJATA

MANIKUR

PEKERJA KANTOR

TIDAK KIDAL

PEKERJA DALAM RUANGAN

ANJING KECIL

DUA ANJING KECIL

TIGA ANJING KECIL

Aku tahu pasti ke mana aku akan pergi.

- Kau pakai celana? - Tidak.

Oke.

Di Istana Buckingham. Betul.

Aku serius coba menahan diri untuk tak curi asbak.

Apa yang kita lakukan di sini, Sherlock? Serius, apa?

Entah.

Di sini untuk temui Ratu?

Oh, rupanya, iya.

Sekali saja bisakah kalian berdua berlaku dewasa?

Kami pecahkan kejahatan. Aku buat blog. Ia lupa celana. Jangan harap.

Aku baru tangani kasusku, Mycroft.

Apa, si pendaki dan letusan?

Kulihat sekilas laporan polisi. Cukup jelas.

Transparan.

Saatnya untuk ganti.

Kita di Istana Buckingham, jantung negara Inggris.

Sherlock Holmes, pakai celanamu.

- Untuk apa? - Klienmu.

Dan klienku adalah?

Termashyur, amat sangat.

Dan seterusnya, aku harus bilang, sepenuhnya anonim.

- Mycroft. - Harry.

Aku minta maaf atas keadaan adikku.

Pekerjaan purna waktu, kubayangkan.

Ini dr. John Watson, dulunya

- dari Komando Northumberland Kelima? - Halo, ya.

Majikanku fans berat dari blogmu.

- Majikanmu? - Terutama yang

- tentang kruk aluminium. - Terima kasih.

Dan Tn. Holmes muda. Kau kelihatan lebih tinggi di foto.

Itu berkat mantel bagus dan teman pendek.

Aku tak tangani klien anonim. Aku biasa tangani misteri.

Keduanya terlalu banyak kerja. Pagi.

Ini kepentingan nasional. Bertindaklah dewasa.

- Lepas spreiku. - Atau apa?

- Aku terus jalan. - Boleh saja.

Kumohon. Jangan di sini.

Siapa klienku?

Lihatkah di mana kau berdiri, ambil kesimpulan.

Kau akan disewa oleh yang tertinggi di negara ini. Demi Tuhan!

Kenakan pakaianmu.

Aku akan jadi ibu.

Dan ada ringkasan keseluruhan masa kecil.

Majikanku punya masalah.

Ada masalah timbul yang amat sensitif

dan berpotensi kriminal sifatnya, dan saat bantuan dibutuhkan, adikku,

namamu muncul.

Kenapa? Kita punya berbagai polisi, bahkan agen rahasia.

- Kenapa datang padaku? - Orang datang minta bantuan, kan?

Tidak untuk kencani AL.

Ini masalah sekuriti tertinggi, kepercayaan.

- Kau tak percayai agen rahasiamu? - Jelas tidak.

Mereka semua mengintai orang demi uang.

Kupikir kita punya jadwal.

Ya, tentu saja.

Kau tahu apa tentang wanita ini?

Tak tahu apa-apa.

Kau harus berikan lebih banyak perhatian.

Dia jadi pusat dua skandal politik

dalam setahun ini dan akhiri pernikahan novelis tenar...

Aku kirim kejutan

...dengan selingkuh dengan kedua pihak secara terpisah.

Kau tahu aku tak peduli dengan hal sepele.

Siapa dia?

Irene Adler,

secara profesional disebut Sang Wanita.

Secara profesional?

Ada banyak nama untuk pekerjaannya. Dia lebih suka dominatriks.

MENGUNDUH GAMBAR>>>

- Dominatriks. - Jangan kuatir.

- Ada kaitannya dengan seks. - Seks tak buat aku khawatir.

Bagaimana kau tahu?

Dia sediakan, yang disebut, rekreasi omelan

bagi yang suka hal seperti itu, dan siap membayarnya.

Ini semua dari situs webnya.

SANG WANITA

Dan kukira si Adler punya foto yang bisa merusak reputasi?

Kau amat cepat, Tn. Holmes.

Kesimpulan yang tak cukup sulit. Foto siapa?

Orang penting bagi majikanku.

Kami pilih tak bicara lebih lanjut saat ini.

Kau tak bisa beritahu kami apa pun?

Aku bisa beritahu dia seorang muda.

Seorang wanita muda.

- Berapa foto? - Jumlahnya cukup banyak, rupanya.

Apakah Nona Adler dan orang ini ada di foto bersama?

Ya.

Dalam sejumlah skenario tak layak?

Dijamin imajinatif katanya.

John, taruh cangkir di lepekmu sekarang.

Bisa bantu kami, Tn. Holmes?

Caranya?

- Mau ambil kasusnya? - Kasus apa?

Bayar dia, sekarang dan sepenuhnya.

Seperti ucapan Nona Adler di lamannya, tahu saat kau dikalahkan.

Dia tak mau apa-apa.

Dia hubungi kami, beritahu kalau foto itu ada.

Dia beri indikasi tak bermaksud memakainya

untuk memeras baik uang atau imbalan.

Oh, permainan kekuasaan.

Permainan kekuasaan dengan keluarga terkuat di Inggris.

Itu dominatriks

- Oh, ini jadi cukup mengasyikkan. - Sherlock.

- Dia di mana? - Di London, saat ini.

- Ia tinggal-- - SMS detailnya padaku,

- Nanti sore aku kontak. - Kau bisa dapat kabar?

Tidak, akan kudapat fotonya.

Kita cuma bisa berharap kau sebagus yang kaupikir.

PENUNGGANG KUDA SEKOLAH NEGERI BANGUN AWAL TIDUR SISI KIRI

AYAH TAK MEROKOK SEPARUH WALES SUKA BACA PEMINUM TEH

- Aku perlu alat. - Semua keperluanmu,

- akan kukirimkan. - Sekotak korek?

- Maaf? - Atau korek gas. Salah satu.

- Aku tak merokok. - Aku tahu,

tapi majikanmu merokok.

Kami telah berhasil mengelabui banyak orang

tentang fakta ini, Tn. Holmes.

Aku bukan Persemakmuran.

Dan dia sudah sesantun mungkin. Senang kenalan denganmu.

Sampai nanti.

Baik, merokok, bagaimana kau tahu?

Buktinya jelas sekali. John, seperti biasa, kau lihat tapi tak amati.

- Amati apa? - Asbak.

Kate?

Kita akan dapat tamu.

Aku perlu sedikit waktu untuk siap.

Lama?

Lama sekali.

Apa yang kaulakukan?

Aku mau perang, John. Perlu baju perang yang tepat.

Tidak.

Tidak.

Cocok buatku.

Segalanya cocok buatmu.

Jadi, apa rencananya?

Kita tahu alamatnya.

- Kita pencet belnya? - Tepat. Berhenti di sini.

- Kau tidak ganti pakaianmu. - Saatnya untuk menambah warna.

- Ini tempatnya? - Dua blok lagi, tapi ini cukup.

- Untuk apa? - Pukul mukaku.

Warna?

Darah.

- Pukul kamu? - Ya, pukul mukaku.

- Tak dengar? - Aku selalu dengar, "pukul mukaku"

- saat kau bicara. Biasanya implisit. - Ah, demi Tuhan.

Terima kasih, itu--

Oke, sudah cukup sekarang, John.

Kau perlu ingat, Sherlock, aku dulu tentara.

- Aku bunuh orang. - Kau dokter.

Aku punya hari buruk.

- Kau mau pakai apa? - Gaun perangku.

Pemuda beruntung.

Halo?

Maaf mengganggumu.

Aku baru saja diserang.

Dan kupikir mereka--

Mereka ambil dompetku dan...

dan teleponku.

Tolong, bisa bantu saya?

Aku bisa telepon polisi jika kau mau.

Terima kasih. Bisakah, tolong?

Boleh aku tunggu di sini. Sampai mereka datang?

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Terima kasih

Aku saksikan kejadiannya. Tak apa, aku dokter.

- Kau punya kotak PPPK? - Di dapur. Silakan.

- Terima kasih.

Halo, aku dengar kau terluka.

- Kate tidak dengar namamu? - Maafkan aku.

Aku...

Selalu susah mengingat nama samaran saat kau takut. Benar?

Nah.

Kita berdua lepas kedok.

Tn. Sherlock Holmes.

Nona Adler, aku kira?

Lihat tulang pipinya.

Aku bisa luka menampar muka itu.

Mau aku coba?

Baik, ini saja cukup.

Aku ketinggalan sesuatu, kan?

Silakan duduk.

Atau kalau mau teh, aku bisa panggil pelayan.

- Aku sudah minum di istana. - Aku tahu.

Dengan jelas.

Aku juga minum teh di istana. Jika ada yang tertarik.

KEMEJA DUA HARI LISTRIK BUKAN PISAU

KENCAN MALAM INI

BELUM TELEPON ADIK SIKAT GIGI BARU

KELUAR MALAM DENGAN STAMFORD

Kau tahu masalah besar dengan samaran, Tn. Holmes?

Betapa kerasnya kau coba, itu selalu jadi potret diri.

Aku pendeta dengan wajah berdarah?

Tidak, kau rusak, delusional dan percaya pada yang lebih kuasa.

Dalam kasusmu, dirimu sendiri.

Dan seseorang mencintaimu.

Jika aku harus pukul muka itu, kuhindari hidung dan gigimu juga.

Bisakah kau kenakan sesuatu?

Apa saja, serbet?

Kenapa? Kau merasa terpapar?

- John tak tahu harus lihat ke mana. - Tidak, kupikir dia tahu pasti.

- Tak yakin denganmu. - Jika mau lihat wanita telanjang,

- aku pinjam laptop John. - Kau memang pinjam laptopku.

- Aku sita. - Sudahlah.

Lebih baik bicarakan yang lain. Katakan, aku perlu tahu.

Bagaimana caranya?

Apa?

Pendaki yang dipukul kepalanya,

bagaimana dia dibunuh?

- Bukan itu alasanku ke sini. - Tidak. Kau ke sini untuk foto.

Takkan berhasil. Karena kita di sini mengobrol--

Itu belum masuk berita. Kok tahu?

Aku kenal salah satu polisi. Tahu dia suka apa.

Dan kau suka polisi?

Aku suka cerita detektif. Dan detektif.

Cerdas amat seksi.

Posisi mobil dikaitkan ke pendaki saat mesin meletus.

Pukulan maut di belakang kepala. Itu yang perlu kau tahu.

Bagaimana dia dibunuh?

Dia tidak dibunuh.

- Kaupikir bukan pembunuhan? - Aku tahu bukan.

- Caranya? - Cara sama

kutahu korban olahragawan, baru dari luar negeri,

foto yang kucari ada di ruang ini.

Baik, tapi caranya?

Jadi, ada di sini. Terima kasih.

John, jaga pintu, jangan boleh orang masuk.

Dua orang di pedesaan, terpisah beberapa meter dan satu mobil.

Oh, aku pikir kau cari foto sekarang.

Tidak, mencari lama. Aku hanya tinggal temukan,

tapi kau pintar dan kita punya waktu, ayo kita lewatkan.

Dua orang, satu mobil dan tak ada orang lain

Pengemudi coba perbaiki mesinnya. Tak bisa.

Dan pendaki luangkan waktu menatap langit.

Melihat burung?

Dalam sesaat, sesuatu akan terjadi. Apa?

Pendaki akan mati.

Bukan, itu hasilnya. Apa yang akan terjadi?

- Aku tak paham. - Oh, cobalah.

- Kenapa? - Kau layani nafsu si malang,

melepas bajumu untuk membuat kesan.

Jangan buat aku bosan, berpikirlah. Ini baru seksi.

- Mesin mobil akan meletus. - Akan ada suara keras.

- Lalu apa? - Oh, suara penting.

Suara bisa beritahu semuanya.

Contohnya...

Terima kasih.

Begitu dengar alarm asap, ibu akan melihat ke anaknya.

Luar biasa bagaimana api singkap prioritas kita.

Aku sungguh harap kau tak punya bayi di sini.

Baik, John, bisa kau matikan sekarang.

- Kubilang bisa matikan sekarang. - Sebentar.

Terima kasih.

Kau harus selalu pakai sarung tangan untuk ini.

Noda minyak tertebal selalu di tombol pertama.

Tiga. Setelah itu urutannya hampir tak terbaca.

Dari mereknya, kode enam digit.

Tak mungkin ulang tahunmu, kau lahir tahun 80-an.

- delapan jarang dipakai, jadi-- - Akan kuberitahu kodenya,

tapi kau tahu?

Sudah.

Berpikirlah.

Tangan di belakang kepala, berlutut, jangan bergerak!

Maaf, Sherlock.

Nona Adler, berlutut.

- Tak mau aku berlutut juga? - Tidak, aku mau kau buka brankas.

Orang Amerika. Menarik.

Apa pedulimu?

Brankasnya, sekarang, tolong.

- Tak tahu kodenya. - Kami dengar. Dia beritahu.

Jika dengar, kau tahu ia tak beritahu.

Aku kira ada yang terlewat.

Dari reputasimu, aku kira tidak, Tn. Holmes.

Demi Tuhan, dia yang tahu kodenya, tanyai dia.

Ya, Pak. Ia juga tahu kode otomatis untuk panggil polisi

dan hidupkan alarm.

Aku tak percaya wanita ini. - Tn. Holmes--

Diam.

Satu kata lagi keluar dari mulutmu,

akan kuhiasi dinding itu dengan isi kepalamu.

Buatku itu tidak susah.

Tn. Archer, dalam hitungan tiga, tembak dr. Watson.

- Apa? - Aku tak tahu kodenya.

- Satu. - Aku tak tahu kodenya.

- Dua. - Dia tak beritahu, aku tak tahu!

Aku siap percaya padamu, beberapa detik lagi.

- Tiga! - Tidak, hentikan!

Terima kasih, Tn. Holmes. Bukalah.

Kameo Vatikan.

- Keberatan? - Sama sekali tidak.

- Dia mati. - Terima kasih.

Kau amat jeli.

- Jeli? - Aku tersanjung.

- Jangan. - Tersanjung?

Akan ada yang lain. Mereka mengawasi gedung.

- Kita harus telepon polisi. - Ya.

- Sedang ke sini. - Demi Tuhan.

Diam. Itu cepat. Cek bagian lain, lihat bagaimana mereka masuk.

Wow, itu ksatria dalam karung.

Dan itu milikku.

AKU TERKUNCI

Semua foto di sini, aku kira?

Aku punya kopinya, tentu.

Kau tak punya..

Segala tautan atau koneksi sudah kau nonaktifkan.

Kecuali isinya unik, kau takkan bisa menjualnya.

- Siapa bilang aku mau jual? - Kenapa mereka tertarik?

Apapun isinya, jelas bukan cuma foto.

Telepon kamera itu hidupku, Tn. Holmes.

Langkahi mayatku sebelum kau ambil.

Itu pelindungku.

Sherlock!

Dulunya.

- Pasti masuk dari sini. - Jelas.

- Tak apa, ia cuma kedinginan. - Ia terbiasa dengan itu.

Ada pintu belakang.

Sebaiknya dicek, dr. Watson.

Baik.

Kau amat tenang.

Perangkapmu baru saja bunuh orang.

Dia mau membunuhku.

Itu pembelaan diri di muka.

Apa--?

Apa itu? Apa--?

Berikan padaku. Sekarang.

Berikan padaku.

Tidak.

Berikan padaku.

- Tidak. - Oh, demi Tuhan.

Jatuhkan.

Kubilang jatuhkan!

Terima kasih, sayang.

Beritahu si kecil elok itu fotonya aman denganku.

Itu bukan untuk memeras, hanya jaminan.

Selain itu, aku mungkin mau bertemu dia lagi.

Oh, jangan.

Sudah menyenangkan.

Jangan merusaknya.

Beginilah aku mau kau ingat aku,

wanita yang mengalahkanmu.

Selamat malam, Tn. Sherlock Holmes.

- Apa yang kaulakukan? - Dia akan tidur beberapa jam.

Pastikan dia tak tersedak muntahnya.

- Mayatnya takkan menarik. - Kau beri dia apa? Sherlock?

Dia akan baik.

- Sudah kupakai pada banyak teman. - Sherlock, bisa dengar aku?

Kau tahu, aku salah tentang dia.

Dia tahu lihat ke mana.

- Untuk apa? Kau bicara tentang apa? - Kode brankasku.

Apa itu?

Boleh kuberitahu dia?

Ukuranku.

Dapat.

Jangan bangun.

Aku yang akan bicara.

Jadi, mobil akan meletus,

dan pendaki,

dia menatap langit.

Kau bilang dia mungkin lihat burung, tapi tidak, kan?

Dia melihat benda terbang lain.

Mobil meletus dan pendaki menengok untuk melihat.

Itu kesalahan terbesarnya. Saat pengemudi mendongak,

pendaki sudah mati. Yang tak ia lihat yang membunuhnya

karena sudah terbawa arus sungai.

Olahragawan ulung, baru saja kembali dari luar negeri.

dengan bumerang.

Kau tahu dari sekilas pandang?

Jelas seksi baru.

Aku...

Aku...

Terus tidur, tak apa-apa.

Aku cuma kembalikan mantelmu.

John?

John!

- Kau oke? - Bagaimana aku sampai sini?

Kurasa kau tak ingat banyak. Kau tak bisa dipahami.

Sekadar peringatan, kupikir Lestrade merekammu di telponnya.

- Di mana dia? - Di mana siapa?

- Wanita itu. - Wanita apa?

Sang wanita.

- Sang "wanita" wanita. - Irene Adler? Lolos, tak ada yang lihat.

Dia tak ada di sini, Sherlock.

Apa yang kau--?

Tidak.

Kembali ke kasur.

Kau akan baik besok pagi. Tidur saja.

Tentu aku akan baik. Aku baik. Sepenuhnya baik.

Ya, kau hebat. Aku di sebelah jika perlu aku.

- Kenapa aku perlu kau? - Tak ada alasan.

Sampai lain kali, Tn. Holmes

Foto itu sepenuhnya aman.

Di tangan pekerja seks buronan?

Dia tak mau memeras. Dia mau...

perlindungan, entah kenapa.

DIJADIKAN RUMAH SAKIT

Kau hentikan investigasi penembakan di rumahnya?

Bagaimana kami bisa bertindak jika foto ada padanya?

Tangan kami terikat

Dia akan puji pilihan katamu.

Paham cara kerjanya? Kamera telepon itu kartu bebasnya.

Jangan ganggu dia. Perlakukan seperti anggota keluarga kerajaan, Mycroft.

Tak seperti cara dia perlakukan anggota keluarga kerajaan.

Apa itu?

SMS.

Tapi suara apa itu?

Kau tahu ada orang lain yang incar dia juga

sebelum kirim kami ke sana?

Pembunuh yang dilatih CIA, aku duga.

- Terima kasih, Mycroft. - Memalukan,

mengirim adikmu ke bahaya seperti itu.

Keluarga adalah segalanya, Mycroft Holmes.

Diam, Ny. Hudson.

- Mycroft! - Hai!

- Mohon maaf. - Terima kasih.

Tapi, tolong diamlah.

Suara itu agak tidak sopan, kan?

Agak baik?

Tak ada yang bisa kau dan dia lakukan, setahuku.

Aku bisa pasang pengawasan maksimum padanya.

Kenapa repot? Ikuti dia di Twitter.

Nama penggunanya The Whip Hand.

Ya, paling lucu.

Maaf.

Halo?

Kenapa teleponmu bersuara begitu?

- Suara apa? - Suara itu, yang baru saja dibuat.

Peringatan SMS. Artinya aku dapat SMS.

- SMS-mu tak biasa bersuara begitu. - Ada yang retas telpon itu

dan sebagai lelucon, suara peringatan SMS disesuaikan.

Jadi. tiap kali dia SMS...

- Kelihatannya begitu. - Bisa perkecil volumenya?

Aku baik saja.

Di usiaku--

Siapa yang bisa retas telponmu

- Mungkin di saku mantelmu. - Simpulkan saja sendiri.

Aku tidak bodoh.

Kau dapat ide itu dari mana?

Bond Air siap, sudah diputuskan. Cek dengan Coventry.

Sambung nanti.

Apa lagi yang dia punya?

Irene Adler.

Orang Amerika takkan tertarik padanya karena beberapa foto seronok.

Ada lagi.

Lebih banyak lagi.

Sesuatu yang besar akan terjadi, kan?

Irene Adler bukan urusanmu lagi.

Mulai sekarang, kau jangan ikut campur.

Oh, ya?

Ya, Sherlock.

Iya.

Permisi, aku harus buat permintaan maaf yang panjang

pada seorang teman lama.

Sampaikan salamku.

MAKAN PAGI SIANG PASTA

- Bagus, Sherlock. Itu bagus. - Luar biasa.

- Itu bagus sekali. - Coba kau pakai tanduk rusa.

Ada yang sebaiknya cukup dibayangkan saja.

- Ny. H. - Tidak, terima kasih, Sarah.

Dia payah dengan nama.

Tidak, aku tahu. Sarah yang dokter.

Ada yang bertahi lalat dan yang hidungnya--

Siapa setelah guru yang membosankanr?

- Tak ada. - Jeanette.

Proses eliminasi.

Ya Tuhan.

Halo. Maaf, halo.

- Di pintu tertulis naik saja. - Halo, Molly.

Tiap orang saling ucapkan halo, bagus.

Biar aku...

Astaga.

Jadi, kita adakan minum untuk Natal?

- Tak bisa dicegah. - Inilah hari

anak-anak harus manis padaku, jadi hampir tak rugi.

John?

- Konter di blogmu masih 1.895. - Molly, mau minum?

Hari Natal dibatalkan.

Ada foto aku pakai itu

- Orang suka topi itu. - Tidak. Orang apa?

- Bagaimana pinggulmu? - Brutal. Terima kasih.

Aku sudah lihat yang lebih parah, maklum tugasku otopsi.

Oh, maaf.

Jangan buat lelucon, Molly.

- Maaf. - Ini.

Terima kasih. Tak kukira kita ketemu.

Kupikir kau pergi ke Dorset untuk Natal?

Besok pagi. Aku dan istriku kembali bersama. Semua beres.

Dia tidur dengan guru olahraga.

Dan, John, kudengar kau mau ke tempat adikmu, betul?

-Ya. -Sherlock mengeluh.

Bilang. - Baru pertama dia memperbaiki diri.

Dia tak mnum lagi.

- Tidak. - Diam, Sherlock.

Punya pacar baru, Molly, yang serius.

Apa? Maaf, apa?

Mau ketemu dia malam ini dan beri kado.

- Ambil libur. - Diam.

Ayolah, pasti kalian sudah lihat kado di bagian atas tas.

Dibungkus bagus diberi pita. Lainnya dibungkus sembarangan.

Untuk orang istimewa. Merah seperti lipstiknya.

Asosiasi tak sadar atau yang mau dia rangsang.

Mana pun, Nona Hooper memikirkan cinta.

Dia serius dengannya terbukti dia memberinya kado.

Harapan jangka panjang, biarpun sedih.

Menemui dia malam ini jelas dari riasan dan pakaiannya.

Jelas coba mengimbangi ukuran mulut dan payudaranya...

SHERLOCK TERSAYANG DARI MOLLY XXX

Kau selalu bicara yang tak enak.

Setiap saat.

Selalu.

Maafkan aku.

Aku minta maaf..

Selamat Natal, Molly Hooper.

Tidak. Itu bukan-- aku tidak--

Tidak, itu aku.

- Sungguh? - Apa?

Teleponku.

Lima puluh tujuh?

- Maaf, apa? - SMS itu...

Perapian

- ...yang kudengar. - Kagum kau menghitung.

Maaf.

- Apa--? Ada apa, Sherlock? - Aku bilang maaf.

Kau pernah balas?

Ya Tuhan. Kita takkan bertelepon untuk Natal sekarang, kan?

Hukum baru sudah disahkan?

Kau akan temukan Irene Adler malam ini.

Kami sudah tahu di mana dia.

Karena kau sudah beritahu, itu tak penting lagi.

Maksudku, kau akan temukan dia mati.

- Kau baik? - Ya.

RS ST. BARTHOLOMEUS

KAMAR MAYAT

Satu-satunya yang cocok deskripsi.

Sudah bawa dia ke sini, rumah idamanmu.

Kau tak perlu datang, Molly.

Tak apa, semua sibuk dengan Natal.

Mukanya sedikit remuk, jadi mungkin agak susah.

- Itu dia, kan? - Tunjukkan seluruhnya.

Itu dia.

- Terima kasih, Nona Hooper. - Siapa dia?

Bagaimana Sherlock kenali dia tidak dari wajahnya?

Satu saja.

- Kenapa? - Selamat Natal.

Merokok di dalam, bukankah salah satu...?

Salah satu aturan hukum?

Kita di kamar mayat.

Tak ada banyak yang bisa dirusak.

Bagaimana kau tahu dia mati?

Ada barang yang dimilikinya,

yang hidupnya tergantung padanya. Dia pilih untuk serahkan.

Di mana barang itu sekarang?

Lihatlah.

Mereka semua amat peduli.

Kau pernah bertanya adakah yang salah dengan kita?

Semua hidup berakhir, semua hati patah.

Kepedulian bukan keuntungan,

Sherlock.

Ini tarnya rendah.

Kau nyaris tak kenal dia.

Selamat Natal, Mycroft.

Dan selamat Tahun Baru.

Dia menuju ke sana. Temukan sesuatu?

Tidak. Dia terima rokoknya?

- Ya. - Sialan.

- Ia tiba dalam 10 menit. - Tak ada di kamarnya.

Rupanya dia bersih. Tempat biasanya sudah dicek.

- Kau yakin nanti malam bahaya? - Tidak, tapi aku tak pernah yakin.

Kau harus tetap bersamanya, John.

Aku ada rencana.

Tidak.

Mycroft--

Aku sungguh minta maaf.

Kau tahu, temanku salah tentangmu.

Kau pacar yang baik.

Itu bagus. Aku selalu pikir aku baik--

Dan Sherlock Holmes pria beruntung.

- Jeanette, kumohon. - Tidak, maksudku. Ini mengharukan.

Kaulakukan apa saja buatnya.

Bedakan pacarmu pun dia tak bisa.

Akan kulakukan apa saja buatmu. Bilang salahku.

Jangan buat aku saingan Sherlock Holmes.

Akan kuajak jalan anjingmu.

- Akan kuajak jalan anjingmu. - Aku tak punya anjing.

Tidak, karena itu yang terakhir.

Oke.

Yesus.

- Nanti kutelepon. - Tidak!

Oke.

Itu tidak begitu bagus, kan?

Oh, hai.

Kau baik?

Kuharap indeks kaos kakiku tak kau kacaukan kali ini.

Lagu bagus, Sherlock. Belum pernah dengar itu.

- Kau menggubah lagu? - Bantu aku berpikir.

Apa yang kau pikirkan?

Hitungan di blogmu masih macet di 1.895.

Ya. Rusak, tak bisa diperbaiki.

Rusak atau kau sudah diretas, dan ada pesan.

AKU TERKUNCI

KODE SALAH AKU TERKUNCI

3 UPAYA LAGI

Cuma rusak.

Baik.

Baik.

Aku akan keluar sebentar.

Dengar, apakah dia pernah punya...

pacar, hubungan, pernah?

Aku tak tahu.

Kok kita bisa tak tahu?

Dia Sherlock.

Bagaimana kita bisa tahu apa yang terjadi di kepalanya?

Baik. Sampai nanti.

- John? - Ya?

Halo.

Halo.

Ada rencana untuk Tahun Baru malam ini?

Tidak.

Tak ada yang tak bisa kutinggalkan.

Kau ada ide?

Satu.

Mycroft bisa saja telepon aku,

jika dia tak punya sindrom kekuasaan yang tolol ini.

Tak bisakah kita ke kafe?

Sherlock tak selalu membuntutiku.

Lewat sana.

Dia menuju ke sana.

Kau betul, dia pikir Mycroft.

Dia menggubah lagu sedih.

Tidak makan,

jarang bicara, cuma untuk betulkan televisi.

Menurutku dia patah hati tapi...

Dia Sherlock.

Dia lakukan itu semua...

Halo, dr. Watson.

Beritahu dia kau hidup.

Dia akan buru aku.

- Kau akan kuburu jika tidak. - Aku percaya padamu.

Kau mati di kamar mayat.

Itu pasti kamu.

Tes DNA cuma sebagus catatan yang kau simpan.

- Kau tahu penyimpannya. - Aku tahu dia suka apa.

Dan aku perlu menghilang.

Kok aku bisa melihatmu, padahal tak mau?

Aku buat kesalahan. Aku kirim sesuatu ke Sherlock untuk disimpan.

- Aku mau kembali, jadi perlu bantuanmu. - Tidak.

- Ini untuk keselamatannya. - Ini juga.

Beritahu dia kau hidup.

Aku tak bisa.

Baik.

Aku akan beritahu dia.

Aku tetap takkan membantumu.

- Aku bilang apa? - Biasanya bilang apa?

Kau kirim banyak SMS!

- Cuma hal biasa. - Tak ada yang biasa dalam kasus ini.

"Selamat pagi.

Aku suka topi lucumu."

"Aku sedih. Ayo makan malam."

"Kau seksi dalam Crimewatch. Ayo makan malam."

"Aku tak lapar."

"Ayo makan malam."

Kau main-main dengan Sherlock Holmes?

Pada dia. Dia tak pernah balas.

Tidak, Sherlock selalu balas, ke semuanya.

Dia Tn. Punchline.

Dia akan selalu berusaha berikan kalimat penutup.

Itu membuatku istimewa?

Entah, mungkin.

Kau cemburu?

- Kami tidak pacaran. - Iya.

Sudah.

"Aku tidak mati. Ayo makan malam."

Siapa tahu tentang Sherlock Holmes?

Tapi untuk catatan, jika ada yang masih peduli,

aku bukan homo.

Aku yang homo.

Lihatlah kita berdua.

Menurutku tidak.

Menurutmu?

221B

ZIL

Hentikan!

Sherlock!

Oh, Sherlock.

Sherlock.

Jangan tersedu, Ny. Hudson. Takkan menghalangi tembusan peluru.

Dunia akan begitu lembut.

Oh, tolong, maaf, Sherlock.

Aku yakin kau punya sesuatu yang kami mau, Tn. Holmes.

Kenapa tak kau minta?

Aku sudah minta dia. Rupanya dia tak tahu apa-apa.

Tapi kau tahu apa yang kuminta. Ya kan, Pak Holmes?

NADI KEPALA TENGKORAK

NADI PARU-PARU RUSUK

Aku yakin tahu.

Tolong bantu.

Singkirkan anak buahmu dulu.

- Kenapa? - Aku tak suka kalah jumlah.

Terlalu banyak kebodohan di ruangan ini.

- Kalian dua, pergi ke mobil. - Masuk mobil dan pergi.

Jangan coba kelabui aku. Kau tahu siapa aku. Takkan berhasil.

Berhenti todongkan pistol padaku.

Agar kau bisa todong aku?

Aku tak bersenjata.

- Boleh aku cek? - Silakan.

Jangan lakukan apa-apa.

Tolol.

- Terima kasih. - Kau sudah baik.

- Kau baik. - Ya.

KEJAHATAN SEDANG TERJADI JANGAN GANGGU

Ada apa?

Apa yang terjadi?

Ny. Hudson diserang orang Amerika.

- Aku kembalikan keseimbangan alam. - Ny. Hudson. Kau baik?

- Mereka lakukan apa padamu? - Aku amat bodoh.

Tidak.

Ke bawah. Bawa dia ke bawah dan rawatlah.

Sudah tak apa-apa.

Sudah tak apa-apa. Nanti aku periksa.

Aku baik.

- Akan cerita apa yang terjadi? - Semoga. Sekarang pergi.

Lestrade?

Ada perampokan di Jalan Baker.

Kirim petugas yang paling tak menjengkelkan dan ambulans.

Tidak. Kami baik.

Bukan. Ini perampoknya. Dia cedera agak berat.

Rusuk patah, kepala retak,

mungkin paru-paru bocor.

Dia jatuh dari jendela.

Ini menyengat.

Pas di tempat sampahku.

Tepatnya berapa kali dia jatuh dari jendela?

Semua agak kabur, Inspektur Detektif.

Tak ingat totalnya.

Dia harus tidur di flat kita malam ini.

- Kita perlu rawat dia. - Tidak.

- Dia baik. - Tidak. Lihatkah dia.

Dia perlu menjauh dari Jalan Baker.

Dia bisa pergi ke adiknya. Perintah dokter.

- Jangan konyol. - Dia syok, demi Tuhan.

Semuanya karena telepon kamera bodoh. Kau taruh di mana?

Tempat teraman yang kutahu.

Kau tinggal di saku jubah rumah terbaik keduamu, kikuk.

Aku berhasil keluarkan saat mereka pikir aku menangis.

Terima kasih.

- Memalukan, John Watson. - Memalukan?

Ny. Hudson tinggalkan Jl. Baker?

Inggris akan jatuh.

Di mana sekarang?

Di mana orang tak lihat.

Apapun isi telepon itu, lebih dari sekadar foto.

Ya.

Jadi, dia masih hidup.

Bagaimana perasaanmu?

- Selamat Tahun Baru, John. - Kau akan ketemu dia lagi?

Selamat Tahun Baru SH

Itu telepon?

Telepon kamera.

- Dan kau ronsen? - Ya.

- Telepon siapa? - Seorang wanita.

Pacarmu?

Dia pacarku karena aku ronsen barangnya?

-Yah, kita semua lakukan hal bodoh. -Ya.

Mereka lakukan, betul kan?

Amat bodoh.

Dia kirim ini ke alamatku.

AKU TERKUNCI

Dan ia suka main permainan.

Betul?

KODE SALAH AKUTERKUNCI

2 UPAYA LAGI

Hai, Sherlock.

- Kita punya klien. - Di kamarmu?

Jadi, siapa yang memburumu?

- Orang yang mau bunuh aku. - Siapa itu?

Pembunuh.

Akan membantu jika kau lebih spesifik.

Kau pura-pura mati buat ungguli mereka?

- Sesaat. - Kau beritahu John

- kau hidup dan maka itu aku. - Kau akan simpan rahasiaku.

Kau tak bisa.

Tapi kau simpan, kan?

Mana telepon kameraku?

Tidak di sini. Kami tidak bodoh.

Kau apakan? Jika mereka kira ada padamu, kau akan diawasi.

Jadi mereka tahu aku sewa brankas

di bank di Strand beberapa bulan lalu.

Aku perlu itu.

Kita tak bisa pergi dan ambil begitu saja, kan?

Molly Hooper.

Dia bisa ambil dan bawa ke rumah sakit.

Lalu salah satu jaringan tunawismamu bisa bawa ke sini,

tinggalkan di kafe. Salah satu staf bisa bawa ke sini.

Bagus sekali. Rencana hebat. Penuh siasat cerdik.

Terima kasih. Jadi, aku--?

Jadi...

kausimpan apa di sini?

pada umumnya, maksudku?

Foto, informasi, semua yang mungkin penting.

- Untuk pemerasan? - Untuk perlindungan.

Aku sukses dalam profesiku. Aku nakal.

Aku mau orang di pihakku saat aku butuhkan mereka.

- Bagaimana kau dapat informasi ini? - Sudah kubilang, aku nakal.

Kau dapat yang bahaya bukannya perlindungan.

- Kau tahu apa ini? - Ya.

- Tapi aku tak paham. - Sudah kuduga. Tunjukkan.

Kodenya.

- Tak bisa. - Karena ini duplikat yang kubuat,

ke dalamnya kau masukkan angka 1058.

Kupikir kau pilih yang lebih spesifik, tapi terima kasih.

AKU TERKUNCI

KODE SALAH AKU TERKUNCI

1 UPAYA LAGI

Sudah kubilang telepon kamera itu hidupku.

Aku tahu bila di tanganku.

Oh, kau agak bagus

Kau tak terlalu jelek.

Hamish.

John Hamish Watson. Jika kau cari nama bayi.

Ada pria, petugas MOD, dan aku tahu dia suka apa.

Salah satu yang dia suka adalah pamer.

Bilang surel ini akan selamatkan dunia.

Dia tak tahu, tapi aku foto. Dia agak terikat saat itu.

Agak kecil di layar. Kau bisa baca?

- Ya. - Kode, tentunya.

Kuminta satu a kriptografer terbaik melihatnya,

tapi dia kebanyakan terbalik, seingatku.

Tak bisa pecahkan.

Kau bisa apa, Tn. Holmes?

Ayo, buat cewek kagum.

ABC DEFG HJK

Ada margin kesalahan, tapi aku yakin ada 747

dari Heathrow besok 6.30 ke Baltimore.

Akan selamatkan dunia. Entah benar.

Sebentar, aku baru tahu kasus ini delapan detik.

Ini bukan kode. Ini alokasi kursi di pesawat jet.

Tak ada huruf I, karena bisa dikira 1.

Tak ada huruf K. Lebar pesawat batasnya.

Nomor selalu muncul acak, tak urut.

Huruf agak berurutan. Keluarga atau pasangan duduk bersama.

Cuma jumbo cukup lebar untuk K atau baris lewat 55,

sebab itu ada level atas. Ada baris 13,

maskapai irasional dieliminasi.

Nomor penerbangan, 007, eliminasi lebih banyak.

Asal dari Inggris, masuk akal, mengingat sumber informasinya.

Dan dari tekananmu, krisis ini hampir terjadi.

Maskapai yang cocok kriteria dan terbang minggu ini

adalah 6.30 ke Baltimore besok malam dari Heathrow.

Jangan merasa perlu bilang itu luar biasa.

John sudah katakan itu dalam tiap variasi yang ada dalam bahasa Inggris.

Aku akan habisi kau di sini

di meja ini sampai mohon belas kasihan dua kali.

John, tolong cek jadwal penerbangan, lihat apakah aku benar?

Sedang kulakukan.

- Aku belum pernah minta belas kasihan. - Dua kali.

Ya, kau benar, penerbangan 007.

- Apa? - Kau benar.

Sesudahnya. Kau bilang apa sesudahnya?

Dobel O-7. Penerbangan 007.

Dobel O-7. Sesuatu.

Sesuatu. 007, 007. Apa?

Dobel O-7.

747 BESOK 6:30 MALAM HEATHROW

Dobel O-7. Apa?

Apa, sesuatu? Apa?

Bond Air siap.

Bond Air siap.

Bond Air siap.

Bond Air siap.

Bond Air siap.

Jet Jumbo. Astaga Tn. Holmes.

Jet Jumbo. Astaga Tn. Holmes.

Bond Air siap, sudah diputuskan.

Cek dengan Coventry.

- Coventry. - Belum pernah ke sana.

Bagus?

Di mana John?

Keluar, beberapa jam lalu.

Aku baru saja bicara dengannya.

Dia bilang itu biasa.

Apa hubungannya dengan Coventry?

Sebuah cerita.

Mungkin tak benar

Perang Dunia Kedua, Sekutu tahu Coventry akan dibom.

Mereka pecahkan kode Jerman, tapi tak mau Jerman tahu

kode sudah dipecahkan, jadi dibiarkan terjadi.

Pernah punya pacar?

Maaf?

Saat kubilang pernah, aku tak sopan.

- Aku tak paham. - Aku akan sensitif.

Ayo makan malam.

- Kenapa? - Mungkin lapar.

- Aku tidak. - Bagus.

Kenapa aku mau makan malam

jika aku tak lapar?

Tn. Holmes,

jika ini akhir dunia,

jika ini malam terakhir,

maukah kau makan malam denganku?

Sherlock?

Terlambat.

Bukan akhir dunia. Itu Ny. Hudson.

Sherlock, orang ini di pintu. Belnya masih rusak?

Ditembaknya

- Kau mau bawa aku pergi lagi? - Ya, Tn. Holmes.

Aku menolak.

Menurutku tidak.

MASKAPAI FLYAWAY SHERLOCK HOLMES

Akan ada bom di pesawat jet.

Pemerintah Inggris dan Amerika tahu.

Daripada buka sumber informasi, mereka akan biarkan.

Pesawat akan meledak.

Coventry diulang lagi.

Roda berputar, tak ada yang baru.

Kau kelihatan lebih baik.

Bagaimana perasaanmu?

Seperti menaruh peluru di otakmu, Pak.

Mereka akan beri aku medali jika kulakukan, Pak.

Teka-teki Coventry.

Apa pendapatmu tentang solusiku?

Penerbangan kematian.

Pesawat meledak di tengah udara, misi berhasil untuk teroris,

ratusan korban, tapi tak ada yang mati.

Hebat, betul kan?

Kau sudah lama sekali mengutak-utik yang ini.

Atau kau terlalu bosan untuk melihat polanya?

Mereka takkan biarkan kami lihat Kakek bila dia mati.

Dia bukan bibiku yang sebenarnya.

Aku tahu abu manusia.

Kami jalankan program serupa dengan Jerman,

tapi salah satu penumpang kami ketinggalan pesawat.

Tapi itu almarhum untukmu,

terlambat, dalam segalanya.

Bagaimana pesawat akan terbang?

Pasti, tak berawak, bukan hal baru.

Tidak terbang, Tak akan pernah terbang.

Seluruh proyek ini dibatalkan.

Sel teroris sudah diberitahu kita tahu tentang bom itu.

Kita tak bisa membodohi mereka.

Kami kehilangan segalanya.

Satu fragmen dari satu surel dan bulanan dan tahunan perencanaan...

tamat.

Pria MOD-mu.

Cuma itu yang dibutuhkan.

Satu pria kesepian dan naif ingin pamer,

dan wanita yang cukup pintar membuatnya merasa istimewa.

Saring staf pertahananmu lebih saksama.

Aku tak bicara tentang MOD, Sherlock.

Aku bicara tentangmu.

Gadis dalam kesulitan.

Akhirnya, apakah kau amat gampang dibaca?

Karena ini sesuai buku teks.

Janji cinta, sakitnya kehilangan, sukacita penebusan.

Lalu beri teka-teki dan lihat dia menari.

- Jangan konyol. - Konyol?

Seberapa cepat kau pecahkan surel itu untuknya?

Semenit penuh?

Atau kau amat ingin buat kagum?

Kupikir kurang dari lima detik.

Aku giring kau ke jalurnya.

Maaf.

Aku tak tahu.

- Tn. Holmes, kita perlu bicara. - Aku juga.

Ada aspek yang belum begitu jelas.

Bukan kau, Junior, kau sudah tamat.

Ada lagi. Lebih banyak lagi.

Di telepon ini, ada rahasia. foto dan skandal

yang bisa jatuhkan duniamu.

Kau tak tahu malapetaka yang bisa timbul

dan cuma satu cara hentikan aku.

Kecuali kau mau bilang majikanmu kebocoran sekuriti terbesar

adalah adikmu sendiri.

Kami punya orang yang bisa akses ini.

Sudah kuuji teori itu untukmu.

Kubiarkan Sherlock Holmes coba enam bulan.

Katakan apa yang kautemukan saat kau ronsen teleponku.

Ada empat unit tambahan dipasang dalam casing.

Aku duga berisi asam atau eksplosif. Tiap upaya buka casing

- akan bakar cakram kerasnya. - Eksplosif.

- Itu lebih aku. - Beberapa data bisa dipulihkan.

- Ambil risiko itu. - Kau punya kode untuk membukanya.

Dengan menyesal kubilang ada orang kami yang bisa ambil darimu.

- Sherlock? - Ada dua kode masuk.

Satu untuk buka telepon, satu untuk bakar cakram.

Kau tak tahu mana yang dia berikan.

Upaya kedua tak ada gunanya.

Dia bagus, kan? Aku harus pasangi dia pengikat.

Itu mungkin kulakukan.

Jadi, kita hancurkan ini. Tak ada yang punya informasi.

Baik. Ide bagus.

Kecuali ada nyawa warga Inggris yang tergantung pada informasi

- yang hampir kaubakar. - Ada?

Memberitahumu akan main adil.

Aku tak bermain lagi.

Daftar pemintaanku,

dan ide untuk perlindunganku setelah dikabulkan.

Takkan buat lubang besar dalam kekayaan negara,

tapi aku akan bohong.

Kupikir kau mau pertimbangkannya?

- Terima kasih, ya. - Sayang sekali.

Pergilah dan bicara pada orang-orang.

Kau sudah amat teliti,

Aku harap orang kami separuh saja bagusnya darimu.

Aku tak bisa terima semua pujian. Aku sedikit dibantu.

Jim Moriarty kirim salam.

Ya, dia sudah menghubungi.

Kelihatannya butuh perhatianku.

Yang kuyakin bisa diatur.

Aku punya semua ini, tak tahu harus diapakan.

Syukur ada konsultan kriminal.

Beri aku banyak nasihat cara memainkan Holmes bersaudara.

Kau tahu dia sebut kau apa?

Si Pria Es...

dan si Perawan.

Tak minta apa-apa. Dia cuma suka bikin kacau.

Nah, itu pria idolaku.

Dan di sinilah kau,

dominatriks yang menaklukkan negara.

Dimainkan dengan bagus.

Tidak.

Maaf?

Aku bilang tidak.

Nyaris, tapi tidak.

Kau terlalu bersemangat.

Permainannya terlalu rumit. Kau terlalu menikmatinya.

- Tak ada yang terlalu banyak. - Menikmati asyiknya pengejaran tak apa.

Inginkan selingan permainan, aku bisa mengerti. Tapi sentimen?

Sentimen adalah cacat kimia, ditemukan di pihak kalah.

Sentimen?

- Kau bicara tentang apa? - Kamu.

Ya, Tuhan.

Lihatlah pria malang ini.

Kau tak sungguh pikir aku tertarik padamu?

Kenapa? Karena kau Sherlock Holmes yang agung,

detektif pintar bertopi lucu.

Tidak.

Sebab aku cek denyut nadimu.

Naik.

Pupilmu melebar.

Kubayangkan John Watson pikir cinta itu misteri bagiku

tapi unsurnya simpel sekali dan amat destruktif.

Pertama ketemu, kau bilang samaran itu potret diri.

Benar. Kode masuk brankasmu,

ukuranmu, tapi ini jauh lebih intim.

Ini hatimu, dan jangan pernah biarkan mengontrol kepalamu.

Bisa saja pilih nomor acak, keluar dari sini

dengan segala yang sudah kaudapat. Tapi kau tak bisa tahan diri, kan?

Aku selalu anggap cinta itu kerugian berbahaya.

Terima kasih untuk bukti akhirnya.

Segala yang kubilang, tidak nyata.

- Aku cuma mainkan permainan. - Aku tahu.

Dan ini cuma kalah.

AKU TER-SHERLOCK

Ini, Kak.

DOKUMEN FOTO RAHASIA SUARA

Semoga isinya menebus kerepotan yang kubuat.

Pastilah.

Kunci dia, atau lepaskan. Aku ragu dia bisa hidup tanpa pelindungnya.

- Kau harap aku memohon? - Ya.

Kumohon.

Kau benar.

Aku takkan bertahan enam bulan.

Maaf untuk makan malamnya.

MAKAN PAGI SIANG PASTA

Kau tak biasa merokok.

Aku juga tak sering ke kafe.

Ini arsip Irene Adler?

Ditutup selamanya.

Aku baru mau pergi dan beritahu adikku, atau kalau mau, kau bisa.

Dia berhasil masuk dalam program perlindungan saksi

di Amerika.

Nama baru, identitas baru.

Dia akan hidup dan berkembang,

tapi dia takkan ketemu dia lagi.

Kenapa dia peduli?

Dia membencinya akhirnya.

Bahkan tak mau sebut namanya, cuma si Wanita..

Itu kebencian atau salut?

Istimewa, wanita satu-satunya yang berarti.

Dia tak seperti itu.

Dia tak merasa seperti itu.

Menurutku.

Adikku punya otak ilmuwan atau filsuf,

tapi dia pilih jadi detektif.

Apa kesimpulan tentang hatinya?

Aku tak tahu.

Aku juga.

Tapi dulunya dia mau jadi perompak.

Dia akan oke dengan perlindungan saksi, tak melihatnya lagi.

Aku setuju.

Sebab itu aku putuskan untuk beritahu dia itu.

Selain apa?

Dia mati.

Dia ditangkap sel teroris di Karachi

dua bulan lalu dan dipancung.

Pasti dia? Dia pernah lakukan ini sebelumnya.

Aku teliti kali ini.

Perlu Sherlock Holmes untuk kelabui aku,

dan kupikir dia tidak tersedia, betul?

Jadi...

Sherlock kita beritahu versi mana?

Jelas kau punya berita. Jika tentang pembunuhan di Leeds,

tukang kebunnya. Tak ada yang perhatikan antingnya?

Hai. Tidak, ini...

Tentang Irene Adler.

Ya?

- Sesuatu terjadi? Dia kembali? - Tidak, dia--

Aku baru ketemu Mycroft di bawah. Ia harus jawab telepon.

- Dia kembali di London? - Tidak.

Dia...

Dia di Amerika.

Amerika?

Dia berhasil masuk program perlindungan saksi, rupanya.

Aku tak tahu bagaimana dia bisa, tapi...

- Ya, kau tahu. - Aku tahu apa?

- Kau takkan ketemu dia lagi. - Kenapa aku mau ketemu lagi?

- Tak bilang kau mau.. - Itu arsipnya?

Ya, aku mau kembalikan ke Mycroft.

- Kau mau--? - Tidak.

- Dengar-- - Tapi aku mau telepon kameranya.

- Tak ada isinya lagi. Sudah dihapus. - Aku tahu, tapi aku...

Aku masih mau.

Aku harus kembalikan ini. Kau tak bisa simpan.

Sherlock, harus kuserahkan ke Mycroft. Milik pemerintah sekarang.

- Aku tak bisa-- - Kumohon.

Terima kasih.

- Sebaiknya aku kembalikan ini. - Ya.

Dia pernah SMS lagi setelah semua itu?

Sekali, beberapa bulan lalu.

Dia bilang apa?

"Selamat tinggal, Tn. Holmes."

Selamat tinggal, Tn. Holmes

Selamat tinggal, Tn. Holmes

Selamat tinggal, Tn. Holmes

KIRIM

Saat kubilang lari, lari.

Sang Wanita.

Sang Wanita.

Terjemahan subtitel oleh:

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.