All language subtitles for Persona.S01E02.Collector.1080p.NF.WEB-DL.DDP5.1.x264-Ao_Track20

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Sejak kali pertama melihatmu, kau istimewa...

dan punya banyak rahasia.

KOLEKTOR CINTA

Bagaimana kabarmu?

Baik.

Sungguh?

Senang punya waktu untukku sendiri.

Lagi pula, kau pernah begini.

Maaf menghilang tiba-tiba.

Tidak, tak apa-apa.

Tak masalah.

Namun...

kenapa kau tak menghubungiku? Aku hanya penasaran.

Mau dengar hal yang membuatmu tenang,

atau kebenarannya?

Jangan bercanda.

Aku mau kebenaran.

Aku melancong.

Berarti kau bawa oleh-oleh untukku?

Tidak banyak, tapi...

Tunggu.

Dibuka setelah aku pergi, ya?

Jangan cemas.

Kau tak akan melupakan hari ini.

Aku jamin.

Sungguh?

Kau melancong sendirian?

Tidak, aku pergi ke sebuah pulau bersama teman-teman luar negeri.

Dua orang.

Mereka lelaki?

Ya. Aku punya urusan dari sana.

Kau pergi ke pulau apa?

- Kepulauan Phi Phi. - DiCaprio?

Ya, salah satu filmya dibuat di sana.

Anak muda memakai obat, bercinta, dan lain-lain.

Itu film yang aneh.

Omong-omong,

kau bisa bahasa Inggris?

Di sana tak perlu banyak bicara.

Apa yang kau lakukan?

Aku berselancar dan menyelam.

Sangat asyik dan menyenangkan berselancar bersama teman-teman.

Berselancar?

Ya. Meleburkan diriku pada ombak

membuatku merasa seperti gula.

Itu menyenangkan.

Sungguh menyenangkan.

Aku juga membaca.

Itu pasti pengalaman berharga.

Tubuh dan pikiranmu pasti lebih sehat.

Kau luar biasa. Kau tidak cemburu.

Omong-omong, buku apa yang kau baca?

The Kama Sutra of Pataรฑjali.

Apa?

Maksudku, Yoga Sutras of Pataรฑjali. Hanya buku yoga.

Tak begitu menarik.

Apa kataku?

Sudah kubilang dia bukan manusia.

Harusnya kau baik kepadaku saat kita bersama.

Jeong-u.

Menjadi polos dan sederhana adalah yang terbaik.

Karena itu sulit melakukannya.

Pertunangan kita pun kau batalkan.

Kau begitu ingin bersama gadis muda dan cantik?

- Jeong-u. - Ya?

Kenapa wajahmu?

Kau memikirkan hal aneh lagi?

Tidak.

Ceritakan lebih banyak soal perjalananmu.

Aku ingin dengar.

Ini membosankan bagiku.

Semuanya sudah berlalu.

Aku merasa jenuh.

Mau jalan?

Tentu.

Apa kau ingat

hari saat kau memakai kaus kuning?

Apa saat itu musim semi,

atau musim panas?

Kau tampak sangat cantik hari itu.

Lalu...

di bawah jembatan...

Aku begitu penuh renjana saat itu?

Itu sangat memesona.

Yang benar saja.

Perkataanmu sama kepada wanita lain, 'kan?

Hampir lupa.

Ada yang membuatku penasaran.

Apa?

Apa arti wanita bagimu?

Kau tahu orang bilang

pria berbicara dengan wanita untuk tidur dengannya,

dan wanita tidur dengan pria untuk bicara dengannya.

Itu masuk akal.

Sungguh?

Menurutmu sungguh begitu?

Tidak sesederhana itu.

Jika dipikirkan,

menurutku wanita lebih superior dibanding pria

sejak dahulu.

Kenapa?

Jika Tuhan berwujud manusia,

kurasa Dia akan jadi wanita.

Menurutmu begitu?

Wanita bisa melahirkan. Mereka mampu membawa kehidupan baru.

Mereka pun berdarah tiap bulan, sama seperti Yesus.

Itu...

hal berat dan pedih untuk dibayangkan kaum pria.

Namun, wanita menahan semuanya.

Kebanyakan hewan dan tumbuhan dominan

sangat indah.

Pikirkan saja bentuk halus dan gemulai

tubuh wanita.

Merak jantan dan singa lebih indah daripada betina, 'kan?

Sebenarnya...

Sebenarnya,

maksudku

wanita lebih cantik dan kuat,

serta mereka melahirkan kehidupan baru.

Membuat mereka lebih seperti Tuhan.

Kau tahu,

tak peduli seberapa tangguhnya pria,

dia butuh cinta ibunya dan wanita.

Kau tahu, pria itu...

Pablo Escobar.

Dia menjadi gembong narkoba untuk melindungi istri dan anak-anaknya.

Naluri pria...

Semuanya soal berburu,

merusak, dan perang.

Pria tak berarti tanpa cinta wanita.

KIM JIN-U: BISA KELUAR?

Hanya kau pria yang mengatakan ini.

Sangat menarik.

Kau mendengarkanku?

Karena sangat asyik bicara denganmu,

kenapa tak telepon saja mulai kini?

Bagaimana?

Sebentar.

Aku ingin ke kamar mandi.

Aku melancong.

- Itu agak erotis. - Sungguh? Kau tak suka?

Aku suka.

- Kau dengan seseorang? - Ya. Aku harus pergi.

Baiklah.

- Kapan bisa bertemu denganmu lagi? - Nanti.

Jangan.

Ini salahmu sendiri.

Jangan lakukan apa pun.

Ji-su.

- Ya? - Kau kenal pria itu?

Tidak.

- Sampai di mana tadi? - Aku menemukan tempat ini...

Lihat. Di sini.

Siapa dia?

Apa? Kenapa?

Kalian tampak akrab.

Ya, dia teman.

Kami yoga bersama. Dia sering bergurau.

Gurauan tentang yoga?

Ya.

Ada dewa bernama Siwa, dewa yoga.

Siwa? Bahkan ada dewa untuk yoga.

Jika pendapatmu benar, Siwa bisa jadi wanita.

Menurut temanku,

Siwa bisa bicara dengan ikan.

Ternyata, jika kau master yoga,

maka bisa bertahan lama dalam air tanpa bernapas.

Jika sungguh bisa, bukankah menakjubkan?

Manusia punya banyak keterbatasan.

Aku hanya...

ingin lebih bebas dan abadi.

Jeong-u, aku mulai bosan. Aku pergi.

Eun.

Sudah lama sejak terakhir bertemu.

Kenapa tak menginap denganku malam ini?

Apa?

Jika itu maumu, kenapa tak bilang dari awal?

Hari sudah larut.

Mungkin lain kali.

Jangan pergi. Kumohon. Jangan.

Ada apa denganmu? Aku lelah.

Aku sungguh ingin memberitahumu sesuatu.

Sungguh. Mari bicara sebentar.

Apa lagi yang mau kau bahas? Kita sudah bicara banyak.

Kau ingin memintaku menginap

dan tidur denganmu, bukan?

Bukan.

Baiklah.

Aku akan mendengarkanmu.

Tidakkah menurutmu...

kau terlalu kasar kepadaku?

Apa maksudmu?

Apa kita berkencan? Bisa kau bilang begitu?

Dalam beberapa hal.

Aku melalui banyak kesulitan untuk bisa bersamamu.

Maksudku,

kau hilang begitu saja...

lebih dari sepuluh hari tanpa memberiku kabar,

lantas memberitahuku kau ke pulau bersama pria-pria lain.

Kau pun terus menatap ponsel seharian.

Katamu, ingin ke kamar mandi, lalu malah mencium orang lain.

Kau kini bilang akan pergi karena bosan?

Kenapa kau kurang ajar?

Jangan perlakukan pacarmu begini.

Berapa lama aku harus menahannya?

Apa...

Apa arti diriku bagimu?

Kau membahas "arti" bodoh itu lagi.

Hei!

Katamu, aku menarik karena punya banyak rahasia.

Kau bahkan tak ingat mengatakannya, 'kan?

Hei.

Kita tak punya kewajiban hukum, Jeong-u.

Ini bukan hubungan berkomitmen.

Ke mana aku pergi, apa pun perbuatanku,

apa yang ingin kulakukan, dengan siapa aku bicara...

semua terserah aku.

Jeong-u.

Ada banyak hubungan aneh di dunia

yang tak bisa kau pahami.

B tak perlu datang setelah A,

dua tak perlu datang setelah satu, paham?

Aku hanya tinggal bersamamu seharian

untuk bersikap sopan kepadamu,

dan waktunya sudah habis.

Aku mendengarkanmu seharian ini.

Soal wanita dan Tuhan?

Kau sudah pernah menceritakannya.

Aku diam saja saat sudah mendengarnya beberapa kali.

Aku agak iba kepadamu,

juga masih menghormati dan menyayangimu.

Hanya itu alasanku tetap denganmu. Jadi, apa masalahnya?

Apa maumu dariku?

Kata-katamu benar.

Namun...

aku...

mencintaimu.

Kau paham perasaanku?

Bisakah? Bisa kau pahami perasaanku?

Aku harus lakukan apa?

Entahlah.

Aku kini tak merasakan apa pun.

Kau hanya...

tidak keren.

Bisakah kau jadi keren?

Andai saja...

kau bisa keren sebentar saja.

Kumohon.

Kau selalu bicara cinta, tapi tahukah artinya?

Tunjukkan cinta sejati kepadaku.

Jika memang ada, tunjukkan kepadaku.

Keluarkan jantungmu dan tunjukkan.

Ayo, keluarkan.

Kau tak bisa, 'kan?

Tak pernah ada yang mau berkorban sebesar itu untukku.

Apa ini cukup?

Akan kugarami secukupnya

dan mengawetkannya agar tak membusuk

untuk waktu lama.

Namamu Baek...

Jeong...

Jeong-u.

Baik, Baek Jeong-u.

"Jeong-u."

LEE JI-HO

BAEK JEONG-U

Sudah kukatakan kau tak akan pernah melupakan hari ini.

Aku mencintaimu.

Selamat tinggal.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.